BNNK Langsa adakan Rapat Kerja Anti Narkoba demi Wujudkan Gampong BERSINAR.

Etabloidfbi.com, Langsa- Aceh

Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Langsa melaksanakan kegiatan rapat kerja program pemberdayaan masyarakat anti Narkoba di lingkungan masyarakat. Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Kepala BNN Kota Langsa, AKBP Basri, SH.,MH.
Turut hadir pada kegiatan rapat kerja tersebut Kepala Kesbangpol Pemko Langsa, H.Agussalim, SH., MH.
Rapat kerja di ikuti oleh 30 peserta dari usur Geuchiek ( Kepala Desa ) di wilayah Pemko Langsa. Penyelenggaraan rapat kerja mengikuti protokol kesehatan Covid – 19, bertempat di Aula Vitra tirta raya, Jln.TM.Bahrum Langsa, Rabu (19/05/2021).

Penyelenggaraan Rapat kerja
tersebut, panitia dari Sie P2M BNN Kota langsa menyiapkan 3 Pemateri sebagai Narasumber yaitu Kepala BNN Kota Langsa, AKBP Basri, SH., MH.,
tema: ” Narkoba dan Permasalahannya di Kota Langsa “, Kepala Kesbangpol Pemko Langsa, H. Agussalim, SH., MH., tema :
” Langkah – Langkah Strategis yang dilakukan oleh Pemko Langsa “, dan Narasumber terakhir dari DPMG Pemko Langsa, Ernie yanti, SSTP.,MSP., tema :
” Dukungan Pemko Langsa dalam Akselerasi Inpres No. 2 tahun 2020 tentang RAN P4GN melalui Regulasi prioritas penggunaan dana Desa dalam mewujudkan Desa BERSINAR ( Bersih Narkoba ). Suksesnya kegiatan tersebut di pandu oleh Sub. Koordinator sie P2M BNN Kota Langsa, Cut Maria, S. Sos.

Kepala BNN Kota Langsa AKBP. H.Basri., SH.,MH., dalam sambutan dan paparannya menyampaikan bahwa tugas menyelamatkan Generasi penerus Bangsa dari ancaman bahaya narkoba merupakan tugas kita bersama, bukan tugas BNN maupun Polri saja, semua instansi dan komponen masyarakat wajib sifatnya untuk ” WAR ON DRUGS “, Perang melawan narkoba, hal ini sesuai amanah Undang – undang RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika dan Inpres RI No. 2 tahun 2020 tentang Rencana Aksi Nasional P4GN ( Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika ).

Data-data menunjukkan, penyalahgunaan dan peredaran gelap barang haram itu kini menyasar keseluruh pelosok Nusantara dan bahkan sampai ke dusun – dusun. tidak sedikit para pelajar pelajar dan mahasiswa terjerumus di dalamnya, banyak keluarga hancur karena barang haram tersebut, ketus Basri. Untuk itu, Geuchiek/ kepala desa bersama perangkatnya perlu meningkatkan lagi perannya dalam menjaga generasi bangsa dari ancaman bahaya penyalahgunaan dan peredaran Gelap Narkoba, tegas Basri.

Ketua Panitia kegiatan rapat kerja tersebut, Cut Maria, S.Sos., di lokasi kegiatan menyampaikan secara terpisah kepada tim tabloidfbi.com menyampaikan bahwa untuk mewujudkan Desa Bersinar harus mengimplementasikan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 2 Tahun 2020 tentang Rencana Aksi Nasional P4GN dan melaksanakan Intruksi Gubernur Aceh No.4 tahun 2021 tentang upaya fasilitasi p4gn serta pembentukan Desa Bersinar. Cara mewujudkan Besinar itu sendiri di tingkat Gampong harus dengan Langkah – langkah sebagai berikut :
Membuat Qanun Gampong terkait P4GN, mengalokasikan Anggaran untuk pelaksanaan P4GN, Membentuk Relawan/ Penggiat/ Satgas Anti Narkoba, Adanya Diseminasi informasi P4GN baik tatap Muka maupun Media dan adanya pemberdayaan Masyarakat. Teknis dan semua paparan lengkap sudah disampaikan masing – masing Narasumber, papar Cut Maya.

“Mari Hidup 100%, Sadar, Sehat, Produktif dan Bahagia tanpa Narkoba serta selalu berdoa supaya Covid 19 cepat berlalu, dan ikuti prokesnya”, dan tetap semangat untuk ” WAR ON DRUGS ” tutup Cut Maria sapaan Maya..
( ***)

Tinggalkan Balasan