BNN RI Ungkap Pelaku Kepemilikan 40 Kg Sabu Dalam Konferensi Pers Di Langsa Aceh

Langsa, Aceh. 11/10 TFBI.–

BNNK Langsa, bersama BNNP Aceh dan Deputi Pemberantasan BNN RI, mengadakan Konferensi Pers Pengungkapan Kasus Tindak Pidana Narkotika di Kantor BNNK Langsa, Jalan Prof. A.Majid Ibrahim Desa Matang Seulimeng Kec. Langsa Barat Jum’at, (11/10/2019).

Dalam Konferensi Pers Deputi Pemberantasan BNN RI
Irjen.Pol. Drs. Arman Depari, juga didampingi Kepala BNNP Aceh Brigjen.Pol.Drs. H. Faisal Abdul Naser, M.H, Kepala BNNK Langsa AKBP Navri Yulenny, SH.MH, TNI, POLRI,
Walikota Langsa Usman Abdullah, SE,
dan juga lembaga/instansi pemerintahan lainnya.

Deputi Pemberantas BNN RI memberikan keterangan
dengan melakukan pengawasan dan pemantaun secara ketat khususnya diwilayah-wilayah pantai timur sumatera yang meliputi Aceh, Sumatera utara dan kepulaaun Riau, yang merupakan daerah-daerah yang sangat rawan menjadi titik masuk penyeludupan narkoba dari negara tentangga terutama yang menggunakan jalur-jalur laut, baik yang dijemput secara langsung maupun serah terima ditengah laut dikoordinat atau titik-titik yang telah ditentukan.

Maka Badan Narkotika Nasional melakukan operasi yang bekerjasama dengan Beacukai, TNI, dan POLRI serta didukung aparat aparatur sipil lain dibeberapa waktu yang lalu telah
berhasil menangkap tersangka Dustur (36) berstatus sebagai ASN Sipir Lapas Kelas II B Langsa dan Nurmasitah (31), mereka pasangan suami istri warga Dusun Petua Amin, Desa Gampong Jalan, Kec. Idi Rayeuk, Kabupaten Aceh, Senin (7/10/2019).

Dan mengamankan barang bukti dirumah tersangka kurang lebih 20 kg narkoba jenis sabu, yang tadinya berat total seluruhnya 40 kg, dan 20 kg diantaranya sudah didistribusikan atau diedarkan ke tengah-tengah masyarakat baik didaerah Lhoksemawe, Langsa maupun Medan dan kemungkinan sudah ke daerah-daerah lain serta berpotensi tersebar diseluruh Indonesia.

Dalam hal peredaran narkotika menjadi satu tantangan, maka Irjen.Pol. Drs. Arman Depari, dalam kesempatan ini menyampaikan pesan kepada seluruh masyarakat, ” bahwa kejahatan narkotika itu bisa dan mampu untuk mempengaruhi siapapun, apalagi masyarakat kita yang masih usia muda atau anak-anak muda kita, yang kita harapkan menjadi generasi penerus, wajib kita lindungi bersama-sama. Dan kita jangan sampai kendor atau jangan sampai lemah untuk melawan narkoba baik dari segi pencegahannya maupun dari segi pemberantasannya,” ucapnya.

Sambil mengakhiri acara konferensi Pers mengucapkan,“terimakasih kepada Walikota Langsa, DPRK Langsa, TNI, POLRI serta lainnya baik
kepada seluruh petugas yang sudah bekerja dilapangan dan terlebih khusus lagi kepada masyarakat Kota Langsa yang hari ini sebagai wujud komitmen kita sama-sama untuk memerangi narkoba, ” ucap Irjen.Pol. Drs. Arman Depari. (Andi)

Tinggalkan Balasan