Bimtek penggiat p4gn hasilkan generasi anti Narkoba tangguh di Desa Besinar

 

etabloidfbi.com. Langsa Aceh.–

Badan Narkotika Nasional Kota Langsa melaksanakan Bimbingan teknis Penggiat P4GN ( Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika ) di lingkungan masyarakat yang berlangsung selama 2 hari ( Rabu dan Kamis ) 16 s/d 17 Pebruari 2022 yang di ikuti oleh 30 peserta unsur ketua pemuda tokoh pemuda dari 15 Gampong yang berada di wilayah Pemko Langsa, kegiatan tersebut di buka langsung oleh kepala BNN Kota Langsa, AKBP H. Basri, SH., MH., Bimtek Penggiat P4GN berlangsung di Aula Vitra Tirta Raya, Jln. TM. Bahrum Langsa Barat. Kamis ( 17/02/2022).

Kepala BNN kota Langsa, AKBP. H. Basri, SH., MH., dalam sambutan dan paparannya menyampaikan bahwa sinergitas semua instansi pemerintah sampai ke tingkat Desa/ Gampong dan peran serta semua komponen masyarakat merupakan amanah Undang – undang No.35 tahun 2009 tentang Narkotika, untuk percepatan pelaksanaan peran serta tersebut maka presiden Republik Indonesia mengeluarkan Inpres No.2 tahun 2020 tentang Rencana Aksi Nasional P4GN.

“Dasar inilah peran serta semua komponen masyarakat untuk bersama – sama melaksanakan P4GN, karena penyalahgunaan narkoba dapat berprilaku negatif dan juga merugikan semua pihak, narkoba tidak pandang bulu,” ujar Basri.
Oleh karenanya, ketahan diri, ketahanan keluarga dan ketahanan gampong salah satu cara untuk menciptakan lingkungan bersinar.
Peningkatan ekonomi melalui pemberdayaan masyarakat temasuk alternatif development.

Kita sama – sama membaca berita yang ada dari unsur mana saja penyalahgunaan narkoba terlibat, jelas tidak pandang bulu, tegas Basri.
Kita lihat lagi fakta uji tes urine baik di instansi pemerintah, lingkungan pendidikan maupun lingkungan masyarakat hasil yang didapatkan sangat mengejutkan, masih ada yang positif.
“Indonesia darurat narkoba, semua harus bergerak ‘War On Drugs’ sehingga semua bisa mewujudkan gampong bersinar,” imbuhnya.
Para peserta Bimtek P4gn kami harapkan untuk menjadi generasi anti Narkoba tangguh baik di keluarga maupun di lingkungannya, tutup basri.

Sementara itu Waka Polres Langsa, Kompol, M. Ichsan, SH dalam materinya “Sinergisitas kepolisian dan BNN kolaborasi program Desa Bersinar dan gampong tangguh.
M Ichsan dalam paparannya menjelaskan bahwa permasalahan narkoba yakni adanya pemasok dari jaringan Tiongkok, Iran, Malaysia dan Nigeria.
“Sejauh ini korban tidak memandang usia, suku, agama dan profesi,”.
Hasil deteksi pasokan narkoba masuk ke Kota Langsa karena merupakan jalur lintas timur yang merupakan banyaknya jalur tikus dan adanya pelabuhan kecil.
Adapun tugas dari pihak kepolisian dalam menghempang laju peredaran narkoba adalah Satresnarkoba Polres Langsa berupaya maksimal memutus mata rantai bandar maupun pengedar narkoba untuk dapat memberikan yang terbaik atas kepercayaan masyarakat dan organisasi Polri.
“Tindak pidana narkoba merupakan kejahatan kemanusiaan yang tidak mengenal batas wilayah sehingga dinamakan ektra ordinary,” papar M. Ichsan.
Sinergitas Polri dan BNN jelas, memberi pelayanan terbaik untuk kenyamanan masyarakat, masyarakat silakan berkontribusi menyelamatkan generasi penerus bangsa, silakan laporkan segera baik ke polres maupun BNN apabila ada yang menggangu kamtibmas dan adanya peredaran dan penyalahgunaan narkoba di lingkungannya, tutup Ichsan.

Untuk suksesnya kegiatan Bimtek tersebut ketua Panitia yang merupakan Sub. Koordinator Sie P2M BNN Kota langsa, Cut Maria, S.Sos menyampaikan kepada media bahwa kegiatan menghadirkan 8 Narasumber dengan tema yang sesuai Jurnis dan jurlak Bimtek tersebut, narasumber tersebut yaitu Kepala BNN kota Langsa, AKBP. H.Basri, SH., MH., tema:
“Peningkatan peran serta masyarakat dalam desa Bersinar”., Waka polres Langsa, Kompol Ichsan, SH., tema : “Sinergitas dan Kolaborasi program Desa Bersinar dan Gampong tangguh”., Asisten I Pemko Langsa, Suriyatno, AP., MSP., tema : ” Rencana Aksi P4GN di desa Bersinar “,
Sekretaris Dinas Perindag, Koperasi dan UMKM Pemko Langsa, Samsul, SE., tema :
” Sinergi UMKM di desa Bersinar”, Akademisi, Dr. Mawardi, tema: ” Public Speaking “, Dinkes Pemko Langsa, dr. Donni Mulizar, tema : ” Pengetahuan Dasar Adiksi dan konseling “, Dinas Pendidikan Provisi Aceh, Neni Listia Dewi, S.Pd. Kons., tema : ” Pengembangan Karakter “, Penyuluh Madya BNN kota Langsa, Cut Maria, S.Sos., tema : ” Strategi
Pencegahan dan upaya P4GN “.
Cut Maria, menegaskan kepada peserta bahwa kegiatan Bimtek ini bukan sekedar OutPut tapi Outcome yang kita harapkan, maksudnya para penggiat sekembalikan ke Gampong masing – masing bisa menyusun dan melaksanakan Rencana Aksi P4GN di lingkungannya dengan jangka panjang, tutup Cut Maria.
( JP ).

Tinggalkan Balasan