Besi Penyanggah Eks Dermaga pantai Atsari Diduga Akan dibototkan, Kadishub Simalungun : Tak Ada Alat PT WIKA Memotong Besi.

 

etabloidfbi.com – SIMALUNGUN

Puluhan tiang besi setinggi 5-6 meter dicincang dan diduga akan dilego ke tukang Botot bermarga S di dekat Puskesmas Parapat Girsang, Jl Anggarajim Atas, Kecamatan Girsang Sipangan Bolon, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, Selasa (12/01/2021).

Puluhan tiang besi yang ditarik dari kedalaman air 2-3 meter itu, dicabut dengan alat berat milik PT WIKA, selaku perusahaan yang mengerjakan proyek Dermaga wisata persis depan Atsari Hotel Parapat. Informasi yang didapatkan dari warga disekitar proyek Dermaga depan Atsari telah menyaksikan anggota Parbotot (Tukang Botot) bermarga S memotongi besi tiang penyanggah itu di tempat.

“Parbotot bermarga S memotongi besi itu lalu diangkut ke lokasi tukang botot di Jln Anggarajim Girsang,” Ujar W Sinaga.

Rekan media yang datang memotret foto besi yang sudah dipotong-potong itu, parbotot terkejut saat mereka sedang menimbangi besi potongan tiang dermaga itu di lokasi.

“Semalam sudah beres semua, karena par Dishub (orang Dishub bermarga M) yang menyuruh kami” Ujarnya sembari memalingkan wajah dari jepretan.

Tampak puluhan potongan besi tiang penyanggah dermaga itu sengaja ditumpuk sementara dekat rumah Tukang Botot bermarga S di Lingkungan Girsang 1, ada juga kilo, dan ukuran besinya bervariasi, 1/2 – 1 Meter.

“semoga aparat penegak hukum dapat menindaklanjuti informasi warga ini, sebab itu adalah aset negara dan kalaupun dijual, sah-sah saja, asalkan dibuat berita acaranya dan uangnya disetorkan ke Kas Negara melalui Bank setempat,” Kata P Simbolon di Parapat.

Dari temuan itu rekan rekan media melakukan konfirmasi kepada Kapolres Simalungun AKBP Agus Waluyo melalui Kasat Reskrim AKP Rachmat Ari Wibowo SIK yang dikonfirmasi terkait pemindahan dan pencincangan eks tiang besi penyanggah dermaga itu, mengatakan, akan mengecek dan akan kita lidik,” Ujar Kasat Reskrim R. Ari Wibowo S.Ik kepada rekan media.

Sementara Kadishub Simalungun Rony Butarbutar yang dikonfirmasi perihal aset Pemkab Simalungun itu mengatakan, “Besi itu dicincang dan dititipkan ke lapangan dekat tukang botot, karena tidak ada alat PT WIKA itu untuk memotong tiang besi itu”, Ujarnya.

Rony juga mengatakan, potongan besi itu akan dibawa ke Pematang Raya, “di lokasi proyek dermaga itu tidak ada tempatnya, makanya kami pindahkan,” Kilahnya. (Feri)

Tinggalkan Balasan