BERTANI RAMAH LINGKUNGAN, PT. SLIN MENGAJAK PETANI MENGGUNAKAN PUPUK PRONIK.

etabloidfbi.com Kabupaten Bogor.-

Kondisi tanah pertanian di Indonesia sedang sakit akibat kelebihan pupuk kimia. Akibat pupuk kimia, tanah menjadi tidak sehat lantaran berkurangnya unsur hara.

Kondisi ini memprihatinkan, menimbulkan banyak kalangan termasuk PT. Solusi Lingkungan Industri Nusantara {SLIN} sebagai produsen pupuk Pronik, 27/06/2020

Adapun perusahaan yang memproduksi pupuk organik pronik tersebut, mencoba merangkul para petani di Kabupaten Bogor melalui acara Temu Kelompok Tani se Kabupaten Bogor Bersama Pupuk Pronik.

Dalam acara ini yang diikuti puluhan petani dari beberapa kecamatan di wilayah selatan Kabupaten Bogor, berlangsung di Kampung Ciletuh RT 05 RW 8, Desa Ciderum, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor.

Direktur Utama PT. SLIN, Coki, mengatakan, melalui acara tersebut pihaknya ingin mengajak petani ramah lingkungan dalam bercocok tanam dengan mempergunakan pupuk organik.

“Selama ini tanah tersebut selalu diberi pupuk kimia, akan merugi sebab produksi tanaman akan turun dan tentunya akan mempengaruhi pendapatan para petani. Kami pun mencoba memberikan solusi untuk menciptakan pupuk Pronik untuk memperbaiki kualitas tanah ini, Jadi Pronik tersebut adalah pupuk yang baik bagi nutrisi tanah dan tanaman. Kami telah melakukan percobaan di Pangalengan dan hasilnya sangat baik, sekarang kami ingin mencoba diwilayah Bogor,” pungkasnya

Coki juga menjelaskan, untuk pupuk Pronik ini terbuat dari bahan fermentasi susu. Pronik memiliki keunggulan diantaranya bersifat praktis bisa langsung di pakai, bisa juga digunakan untuk semua jenis tanaman, mempercepat masa tanam, berbahan ramah lingkungan, sangat baik untuk pertumbuhan awal dan fase vegetatif, meningkatkan produksi tanaman serta meningkatkan kualitasnya.

“Untuk 1 hektare hanya butuh 1-2 ton sebagai pupuk dasar. Per satu pohon hanya butuh 200 gram saja. Pupuk Pronik merupakan pengganti dari pupuk kandang yang merupakan pupuk organik yang selama ini digunakan petani. Tapi Pronik lebih unggul dari pupuk kandang tersebut karena bisa langsung di pakai dan secara kualitas jauh lebih baik”, tutur Coki.

PT. SLIN dalam kesempatan ini, siap berkerjasama dengan petani-petani membuat demplot “kebun percobaan”. Untuk stok kami saat ini sudah memproduksi 100 ton/hari dan punya dua pabrik di Jonggol dan Gunung Putri, Kabupaten Bogor. Untuk para petani di wilayah Bogor kami siap antar dengan free ongkir. {IB}

Tinggalkan Balasan