BANTUAN SITIMULAN RUMAH SWADAYA (BSRS), DI DESA SANGKANWANGI DI DUGA TIDAK TRANSFARAN

etabloidfbi.com LebakΒ  Banten.–

Bantuan Sitimulan Rumah Swadaya ( BSRS), dengan jumlah 75 Unit yang berlokasi di Kampung Sampalan desa Sangkanwangi Kecamatan Lewidamar Kabupaten Lebak Banten diduga tidak Transfaran.

Pasalnya,anggaran Bantuan Stimulan Rumah Swadaya (BSRS),Dengan sejumlah anggaran dari pemerintah, untuk satu unit rumah,17,500,000 rupiah, hanya yang di berikan kepada warga yang berhak menerima bantuan,berupa barang matrial dengan senilai 11,870,000,- terbilang (sebelas juta delapan ratus tujuh puluh ribu rupiah) untuk satu unit rumah.

Empat Warga Kampung Sampalan Desa Sangkanwangi Kecamatan Lewidamar, yang tidak ingin di sebutkan Namanya,Saat di Wawancarai Wartawan, menjelaskan “iya kami alhmdulilah dapat bantuan bedah rumah dari pemerintah,berupa bahan matrial yang di berikan kepada kami, herbel 10 kubik,besi ukuran 10/10 32 batang,semen 10 sak,semen lem herbel 10 sak,pasir 2 kubik,seplit 2 kubik ,kusen pintu 2 set,pintu 2 set, kusen jendela 4 set,ram 4 set,selain dari itu kekurangan barang matrial bantuan dari pemerintah,kekurangannya kami yang nanggung yang punya rumah sendiri,berikut upah kulinya kami yang nanggung,sampai selesai,” Ujarnya

Ditambahkan “uang yang buat upah kulinya kami belum menerima yang senilai 2,500,000 rupiah itu“, jelas warga yang menerima bantuan itu.

Di tempat terpisah selaku pemilik toko matrial, dan ditunjuk sebagai penyuplai barang matrial, dan jugaΒ  tidak mau disebutkan namanya saat di konfirmasi langsung di tempat kediamannya menjelaskan, “ Betul saya yang mensuplai barang material langsung kepada warga yang mendaptkan bantuan bedah rumah di kampung Sampalan desa Sangkanwangi,dengan nilai harga material dari toko saya sampai ke lokasi warga yang menerima bantuan, satu kubik herbel 570,000 ribu rupiah , satu sak semen 50,000 ribu rupiah, satu sak semen lem herbel 4,5000 ribu rupiah , satu batang besi 60,000 ribu rupiah , satu kubik seplit 250,000 ribu rupiah ,satu kubik pasir 200,000 ribu rupiah ,dan matrial kayu,kusen,pintu,kusen jendela,ram kaca, 2400,000 ribu rupiah,itu sudah ada di lokasi warga penerima bantuan“,jelas yang punya toko matrial.

Amran, sebagai Kepala desa Sangakanwangi, saat di konfirmasi melalui pesan whatshapnya” bahwa kami tidak tahu menahu mengenai harga material dan yang kami tahu hanya material harus ada sesuai pesanan,untuk harga langsung saja tanya ke pak Teguh“kata kades Sangkanwangi melalui pesan whatshapnya.

Saat di hubungi,Teguh tidak memberikan keterangan yang jelas malah saling melempar,untuk sementara berita turun belum ada yang memberikan keterangan yang jelas. (Team)

Tinggalkan Balasan