Bantuan Pemerintah Dan Desa Ditolak Oleh Warga Yang Terpapar Covid-19 Ada Apa..??

etabloidfbi.com Lampung barat.–

Bantuan untuk masyarakat yang terpapar covid 19 di tolak oleh masyarakat di Dusun Sinar Banten Desa Gesung Surian Kecamatan Gesung Surian Kabupaten Lampung Barat pada hari Senin 21-Juli 2021.

Desa gedung  Surian menjadi seperti buah simalakarma, karena niat baik dari desa gedung Surian, yang ingin memberi bantuan untuk masyarakat yang terpapar covid 19, tapi dari pihak keluarga menolak bantuan yang di berikan oleh desa atau pemerintah

Setelah diselidiki ternyata Alasan keluarga menolak bantuan tersebut,karena pada hari minggu yang lalu pihak keluarganya ada yang meninggal diduga terpapar covid-19, sedangkan pihak keluarga ingin melakukan pemakaman secara normal, sedangkan menurut aturan pemakaman yang terpapar covid 19 wajib mengikuti standar Prosedur Covid,  dan pemakaman di lakukan oleh tim gugus covid 19, akan tetapi pihak dari keluarga merasa kecewa karena diduga menurut keluarga korban, Almarhum di makamkan seperti binatang atau hewan.

Dari pihak kepala Desa, Camat dan Bhabinsa sudah menjelaskan kepada keluarga bahwa covid 19 ini bukan aib,dan ini adalah tindak lanjut dari pemakaman kemarin, karena setelah di Swab ada dua (2) lagi yang masih diduga terpapar Covid-19, dan itu adalah kewajiban dari pihak aparatur Pemerintah setempat untuk memberikan bantuan, kalau permasalahan pemakaman kemarin memang standarnya seperti itu

Kepala desa Boimin pun menambahkan
“Inti nya Kami dari aparatur pemerintah sudah berupaya,apa yang menjadi tugas dan kewajiban kami dari pimpinan sudah kami laksanakan, adapun masalah di terima atau tidaknya itu hak keluarga,yang penting kami sudah melaksanakan tugas kami”,tambah kepala desa

Sedangkan penolakan bantuan tersebut menurut keluarga seperti tidak percaya dengan adanya wabah covid 19 ini, oleh karena itu dengan adanya kejadian seperti ini kami berharap agar pihak Pemerintah setempat sebisa mungkin untuk memberikan penjelasan dan penerangan kepada masyarakat awam, agar dikemudian hari tidak terjadi penolakan seperti sekarang ini.

Asep Zakaria

Tinggalkan Balasan