5 korban pembunuan sadis oleh seorang pemuda di desa bunglai

Keterangan Foto : Pelaku Yang Telah Menewaskan 5 Warga Yang Tak Berdosa

 

etaboloidfbi.com. baturaja.–

 

Diduga mengalami gangguan jiwa, seorang lelaki bernama Oto Effendi alias Sueb bin Abu Usman (25) memukul, menikam dan menggorok leher seorang warga yang terlihat olehnya dengan menggunakan senjata tajam.

Akibatnya sangat tragis, dalam waktu singkat sejumlah lima nyawa melayang dengan kondisi luka-luka menggenaskan, sebelumnya satu jiwa dalam keadaan kritis atau meregang nyawa.

Kelima korban yang mengalami penganiayaan dan meninggal di tempat kejadian perkara (TKP) itu masing- masing adalah Sari binti Syarifudin (45), ibu rumah tangga mengalami luka robek di bagian leher melingkar leher sepanjang 13 centi meter (cm), lebar luka 2 cm dan kedalaman luka 10 cm, luka tusuk perut sebelah kanan sepanjang 2 cm, lebar luka 2 cm dengan kedalaman luka 4 cm, luka tusuk lengan atas sepanjang 4,5 cm, lebar luka 3 cm dengan kedalaman luka 3 cm, luka tusuk bahu kiri bagian atas sepanjang 5,5 cm, lebar luka 2 cm dengan kedalaman luka 2 cm, luka tusuk pergelangan kanan bagian dalam sepanjang 5 cm, lebar luka 1,5 cm dengan kedalaman luka 4 cm, luka tusuk ketiak atas bagian kiri sepanjang 3 cm, lebar luka 1,2 cm dengan kedalaman luka 2 cm, luka tusuk terbuka pada bagian leher belakang sepanjang 6 cm, lebar luka 2 cm dengan kedalaman luka 10 cm, luka tusuk ketiak bawah sepanjang 2 cm, lebar luka 0,5 cm dengan kedalaman luka 3 cm.

 

Korban meninggal kedua menimpa Ikrom bin Makmur (48), tani, mengalami luka tusuk di perut sebelah kanan sepanjang 3 cm, lebar luka 1,5 cm dengan kedalaman luka 4,5 cm. Korban meninggal ketiga menimpa Endang bin Muzakkir (40), tapi, mengalami luka tusuk di rahang bawah kanan sepanjang 2 cm, lebar luka 0,5 cm dengan kedalaman 1 cm, luka lecet alis kanan sepanjang 1 cm, lebar luka 0,5 cm, luka tusuk di bagian dada sepanjang 8,5 cm, lebar luka 2,5 cm dengan kedalaman luka 2,5 cm, luka tusuk lengan bawah bagian kiri sepanjang 4 cm, lebar luka 1 cm dengan kedalaman luka 2 cm, luka tusuk lutut bawah sepanjang 6 cm, lebar luka 2 cm dengan kedalaman luka 1 cm.

Korban meninggal keempat menimpa Hendri Jaya bin Sarifudin (33), tani, mengalami luka tusuk di perut bagian atas sebelah kiri sepanjang 7 cm, lebar luka 3 cm dengan kedalaman luka 15 cm. Korban meninggal dunia menimpa Erni binti Sarifudin (35), IRT, mengalami luka tusuk pada lengan kanan atas sepanjang 5 cm, lebar luka 2 cm, luka tusuk pinggang kanan sepanjang 2 cm, lebar luka 1 cm, luka robek jari kanan sepanjang 1 cm, lebar luka 0,5 cm, luka tusuk di bokong kiri sepanjang 1 cm, lebar luka 0,5 cm, luka robek di bagian pinggang kanan bawah sepanjang 2,5 cm, lebar luka 1 cm.

Adapun saksi yang melihat langsung peristiwa sadis dan mencekam itu, masing-masing Saufi Malik (70), pekerjaan tani dan Ali bin Lakoni (35), pekerjaan tani. Kelima korban meninggal dunia maupun 2 saksi merupakan Warga Kampung I Desa Bingkai Kecamatan Peninjauan Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU). Sedangkan pelaku penganiayaan hingga menyebabkan lima orang lain meninggal dunia, pelaku adalah Warga Kampung III Desa Bunglai Kecamatan Peninjauan Kabupaten OKU yang kini telah diamankan di Markas Kepolisian Resort (Mapolres) OKU.

Kepala Kepolisian Resort (Kapolres) OKU AKBP Danu Agus Purnomo, S.I.K didampingi Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasatreskrim) Polres OKU, Kapolsek Peninjauan melalui Kepala Seksi Hubungan Masyarakat (Kasi Humas) Polres OKU AKP Mardi Nursal kepada wartawan, Sabtu pagi (27/11/2021) mengatakan, awal kronologis kejadian tindak pidana penganiayaan berat menyebabkan lima korban meninggal dunia, yaitu sebelumnya Pelaku Otori Effendi alias Sueb sekira satu tahun lebih tidak pernah keluar dari rumahnya.

Pada Kamis (25/11/2021) malam sekira pukul 21.00 WIB, Pelaku Otori alias Sueb melakukan pemukulan terhadap Suhardiman bin Ibnu Hajar (53), buruh, Alt Warga Kota Bumi Provinsi Lampung / Alt. Domisili Kampung III Desa Bunglai Kecamatan Peninjauan Kabupaten OKU di rumah seorang warga bernama Sunar, Kampung I Desa Bunglai Kecamatan Peninjauan Kabupaten OKU.

Kemudian pada Jum’at (26/11/2021) sore sekira pukul 16.30 WIB, Pelaku Otori alias Sueb dengan memakai baju warna hitam mengendarai sepeda motor Honda CBR warna hitam Nopol.B-6566-VMU berhenti dan makan somai bersama Korban Hendri Jaya, saat itu Pelaku Otori alias Sueb langsung melakukan penusukan dengan senjata tajam (Sajam) terhadap Hendri Jaya.

Selanjutnya Pelaku Otori alias Sueb itu kembali melakukan penusukan terhadap Ikhrom yang sedang melintas menggunakan sepeda motor dan berhenti ketika melihat keributan. Melihat kedatangan Ikhrom, Pelaku Otori alias Sueb langsung menusuk Ikhrom dengan menggunakan Sajam yang dipegangnya.

Tak hanya sampai di situ, Pelaku Otori alias Sueb langsung menuju ke sumur dan ketemu korban ketiga bernama Erni, Erni yang sedang menimba air langsung ditusuk oleh Pelaku Otori alias Sueb.

Melihat kejadian tersebut, Korban Endang selaku Suami Erni keluar rumah dan Pelaku Otori alias Sueb kembali menghunjamkan Sajam yang masih dipegangnya ke tubuh Endang.

Setelah terjadi empat kali penganiayaan, Korban berikutnya menimpa Sari yang keluar rumah karena mendengar keributan, Korban Sari pun dirangkul oleh Pelaku Otori alias Sueb yang kemudian menusuk dan menggorok leher Sari.

Setelah kejadian mencekam dan sadis itu, Pelaku Otori alias Sueb kembali ke rumahnya dengan mengendarai sepeda motor yang dibawanya.

( Herry setyanto)

Tinggalkan Balasan