3 Menteri panen industri Food Estate Sumatera Utara di Humbahas

etabloidfbi.com – Humbang Hasundutan.

Tiga menteri Presiden Joko Widodo melaksanakan panen kentang serta pengembangan industri Food Estate (FE) di Desa Ria Ria Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas), Selasa (23/3/2021).

Ketiga menteri yang hadir adalah Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi RI Jenderal TNI (Purn) Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri PUPR RI Dr. Ir. Mochamad Basuki Hadimoeljono,M.Sc, Menteri Pertanian RI Dr. H. Syahrul Yasin Limpo,S.H,M.H, dan didampingi oleh Gubsu Edy Rahmayadi, Kapolda Sumut Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak, serta PJU Polda Sumut dan Pangdam I/BB Mayjen TNI Hassanuddin, Bupati Humbahas Dosmar Banjarnahor, Dandim 0210/TU, Kapolres Humbahas serta para petani yang hadir.

Pada kesempatan itu, Menko Marves melakukan penandatangan kerjasama dengan para pihak dalam pengembangan Food Estate komoditas hortikultura di Kabupaten Humbahas.

Usai melakukan penandatangan kerjasama, rombongan Menko Marves RI bergerak menuju Desa Hutajulu. Di sana, Menko Marves RI, Menteri Pertanian RI dan Menteri PUPR RI menerima penjelasan singkat dari Bupati Humbahas tentang lahan Food Estate seluas 785 hektar.

“Di Humbahas ini terdapat tiga area FE yang keseluruhannya seluas 785 ha, yakni di Hutajulu 120, 5 ha, di Desa Ria Ria 411, 5 ha dan Parsingguran 253 ha. Dari hasil panen komoditas di area 215 ha progres yang dicapai hasil panen sampai 20 Maret 2021 yakni sebanyak 79.454 kg.” Ujar Bupati Humbahas.

Untuk pengembangan selanjutnya kawasan FE ini tahap ke II sesuai peta wilayah kepentingan (AOI) 1.591 ha SK MenLHK 448, Kabupaten Humbahas direncanakan areal tahap II 747 ha dan 406, 7 ha AOI area usulan kebun raya.

Bupati Humbahas telah menyampaikan surat No. 600/HH/III/2021 tangal 5 Maret 2021 pada Menteri LHK untuk merubah fungsi peruntukan kebun raya menjadi FE.

Selanjutnya dalam arahan, Menko Marves RI, Jend TNI (Purn) Luhut Binsar Pandjaitan, mengungkapkan program kerja yang sudah rancang ini harus terus terlaksana dan mengutamakan pemikiran kaum muda.

“Jangan ada lagi lahan yang kosong tidak terawat, oleh karena itu ayo kita manfaatkan lahan kosong sehingga bermanfaat,” katanya.

Dalam mengelola lahan, Luhut berharap terus bekerja sama dan menjunjung tinggi kebersamaan.
“Kita harus bangga menjadi Indonesia karena kita pasti bisa. Kita juga harus menciptakan sesuatu yang baru dan sangat menarik dalam arti positif,” harapnya.

“Presiden memerintahkan bahwa lahan yang kita olah ini akan dibagi dengan masyarakat. Jangan ada lagi yang tidak serius dalam mengelola lahan yang ada saat ini,” lanjut Luhut.

Sebelumnya rombongan Menteri melakukan peninjauan melalui jalur udara menggunakan helikopter di kawasan Danau Toba. Kemudian di area FE di Desa Ria Ria dilaksanakan seremoni panen perdana komoditas kentang dan kemudian kembali ke Jakarta melalui Bandara Silangit. (Feri)

Tinggalkan Balasan