Polres Tubaba Akhirnya Tetapkan Sebagai Tersangka Terhadap Pelaku Percambulan Anak Di Bawah Umur

 

etabloidfbi.com Tulang Bawang Barat.–

Polres kabupaten Tulang Bawang Barat provinsi Lampung akhirnya menetapkan (JR) sebagai tersangka dalam perkara dugaan melakukan perbutan pencabulan terhadap mawar Anak di bawah Umur salah satu warga kecamatan Tumijajar.

Dikatkan Kapolres Tubaba AKBP Sunhot.p Silalahi S.IK. M.M,melalui kasat reskrim AKP,Fredy Ariza putra
Parina,SH.MH,Penetapan pelaku (JR) pria berusia 31 tahun warga kecamatan Tulang Bawang Tengah itu berdasarkan laporan korban mawar yang didampingi oleh pihak keluarga nya belum lama ini di polres Tubaba dengan laporan polisi LP/38-B1/11/2022 /polda lampung /res Tubaba

” Iya benar setatus (JR) sudah kita tetapkan sebagai tersangka setelah alat bukti cukup dan keterangan saksi-saksi memenuhi unsur setelah digelar perkara selanjutnya pada Sabtu 26 Februari 2022 ,melalui surat nomer:SP.han /27/11/2022/ Reskrim maka pelaku kita tahan dirumah tahanan polres Tubaba,”ujar kasat
reskrim fredy saat dihubungi melalui sambungan telpon selulernya pada minggu (27/2/2022)

Kasat Reskrim fredy juga menegaskan, untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, pelaku terancam akan terancam dijerat kasus tindak pidana persetubuhan anak di bawah umur Pasal 82 jo 81 AYAT (1) dan (2), Jo Pasal 76 E UU RI No. 17 tahun 2016

Tentang penetapan peraturan pemerintah pengganti UU RI NO 1 Thn 2016 tentang perubahan ke dua atas Undang-Undang RI Nomor 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak. “Pelaku dapat dipidana dengan hukuman penjara paling singkat selama 5 tahun, paling lama 15 kurungan penjara,”Singkatnya
(Team)

Sarjoni”Saya Dukung Penuh APH Tindak Tegas Pelaku Pencabulan Anak Di Bawah Umur

 

etabloidfbi.com Tulang bawang barat.–

 

Selain program yang telah di tentukan oleh pemerintah pusat dan daerah ,kepalo tiyuh sendiri memiliki program yang bersinergi yaitu meningkatkan keamanan dan kenyamanan bagi masayrakat khususnya warga tiyuh murni jaya kecamatan tumijajar kabupaten tulang bawang barat.(28/02/2022)

Pasalnya dengan kejadian yang menimpa salah satu warganya ,beliau sangat merasa prihatin dan turut merasakan apa yang di rasakan oleh keluarga korban,Selasa (27/02/2022)saat di konfirmasi oleh beberapa awak media terkait dugaan yang menimpa salah satu warganya ,kepalo tiyuh sangat mendukung sekali kepada aparat penegak hukum untuk mebasmi dan menindak tegas bagi predator-predator anak ,khusus anak di bawah umur.

Pria yang sering di sapa bang Joni ini,terkenal sebagai sosok yang Darmawan dan bijaksana dalam menyikapi suatu permasalahan,baik permasalahan pribadi maupun permasalahan yang menyangkut warganya.

Program yang di rancang oleh kepalo tiyuh Sarjoni,untuk meningkatkan keamanan dan kenyamanan ini bukan semata-mata di fokuskan untuk keamanan saja namun program ini mencakup dalam semua segi bidang baik dalam bidang inspektur maupun kemajuan demi meningkatkan lagi kesejahteraan masyarakatnya khususnya warga tiyuh murni jaya ,salah satu nya dengan mendukung program Polri-TNI mebasmi predator anak agar tidak terjadi korban-korban berikutnya.
(Iwan.s)

Masyarakat Keluhkan Jalan Alternatif yang Salah Pungsi Dan Sering Terjadi Kecelakaan

 

etabloidfbi.com Temanggung.-

Jalan yang menghubungkan dua kabupaten yaitu Kabupaten Temanggung dan Kabupaten Magelang menjadi jalan Alternatif terbaik dan amat sangat disyukuri oleh masyarakat pemakai jalan.

 

Akan tetapi sebagian masyarakat yang tinggal di sekitar jalan khususnya warga 4 Desa antara lain, Desa Pare, Ngabean Madyocondro, dan Ngadirejo, meteka merasa kurang nyaman dan resah, bagaimana tidak seringnya terjadi kecelakaan dijalan tersebut dan juga banyaknya kendaraan yang ugal-ugalan secara otomatis membahayakan masyarakat sekitar.

 

Jalan yang dibangun agak sempit dan kurang rambu-rambu lalulintas otomatis membawa para pengendara memacu jalannya seenak mereka.

 

Sebagaimana dikemukakan oleh warga sekitar kepada awak media etabloidfbi.com pada hari sabtu 26-pebruari-2022,
“dijalan ini sering sekali terjadi kecelakaan dan memakan korban jiwa, dan seharusnya sudah ada rambu-rambu peringatan supaya para pengendara tidak seenaknya memacu kendaraan, ” ujar Slamet.

 

Ditambahkan oleh Slamet
” disamping Rambu dan kecelakaan disini juga banyak kendaraan besar lewat sedangkan jalan alternatif ini lumayan sempit, belum lagi adanya Angkutan umum yang berhenti seenaknya, dan sebagaimana kita kerahui disini tidak ada bahu jalan pak sehingga oara pejalan kaki memakai ruas jalan untuk lalu lalang, kami mohon segeralah dibenahi agar kami warga sekitar merasa nyaman,” ungkapnya memohon.

 

Sampai berita ini diturunkan awak media belum sempat menggubungi pihak berwenang untyk meminta Statment terkait Keluhkan masyarakat.

(PIJ)

Ngopi Bareng Forum Wartawan Dan LSM Di Kubu Raya, Gubernur Kalbar Sampaikan Pesan Ini

etabloidfbi.com, Kubu Raya.-

Gubernur Kalimantan Barat, H Sutarmidji, SH. M,Hum melalui Kepala Dinas Komunikasi dan Informsi (Kadis Kominfo) Provinsi Kalimantan Barat, Samuel, SE, M.Si mengapresiasi acara Ngopi Bareng Forum Wartawan dan LSM Kalimantan Barat Indonesia dalam rangka Hari Pers tahun 2022 bertempat di Cafe Evergreen, Jalan Adi Sucipto Sungai Raya Kabupaten Kubu Raya, Minggu (27/02/2022).

Dalam sambutannya Gubernur Kalbar, H Sutarmidji, SH, M.Hum yang dibacakan Kadis Kominfo Kalbar, Samuel, SE, M.S mengucapkan Selamat Hari Pers Nasional, Gubernur juga mengucapkan terimakasihnya kepada Insan Pers atas dedikasi, meskipun berada dalam situasi pandemi, Insan Pers tetap bekerja, terus menyampaikan informasi, meningkatkan literasi, membangun optimisme, dan membangun harapan, sehingga masyarakat tetap tangguh menghadapi dampak pandemi Covid-19.

“Membangun negeri tidak bisa dilakukan oleh diri sendiri atau kelompok kecil melainkan kelompok besar yang terdiri dari kita yaitu anak bangsa, selain itu, diperlukan sinergi antara Insan Pers, Tokoh Ulama, Tokoh Pemuda dan Lembaga Adat. Dalam mempublikasikan informasi kepada publik perlu diperhatikan nilai-nilai yang berlaku dalam masyarakat,” ungkap Gubernur Kalbar.

Tampak hadir juga Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) XII/Tpr, Kolonel Inf Hendra Purwanasari, S.Sos., Ketua Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kalimantan Barat, Pengurus Daerah Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Kalimantan Barat, BINDA Kalbar,Kasat Intelkam Polres Kubu Raya dan Sekjen FW & LSM Kalbar.
Dalam sambutannya, Kapendam XII/Tpr, Kolonel Inf Hendra Purwanasari mewakili Pangdam mengucapkan Selamat Hari Pers kepada seluruh insan pers dimanapun berada.

“Semoga rekan-rekan wartawan dan insan pers semakin profesional dan berintegritas dalam melaksanakan profesinya,” ucapnya.

Selanjutnya Kapendam, mengapresiasi kegiatan Ngopi Bareng yang diinisiasi oleh Forum Wartawan dan LSM Kalimantan Barat.

Menurutnya melalui kegiatan ini dapat saling mengenal sehingga terjalin silaturahmi.

“Forum ini sangat luar biasa. Saya mengapresiasi kegiatan ini. Dengan ini kita bisa bersilaturahmi sehingga apabila ada permasalahan apapun kita bisa sharing, Karena kalau hanya satu kepala atau dua kepala akan kalah hasilnya dengan banyak kepala,” ujarnya.

Untuk itu Kapendam berharap, kegiatan seperti ini dapat berlanjut secara rutin kedepannya. Ia berharap nantinya juga kepada Kominfo Kalbar untuk dapat mewadahi forum-forum seperti ini.
Menurutnya, melalui forum ini dapat menjadi sarana dalam menjaga kondusifitas Kalimantan Barat.

“Harapannya ini kita bisa lanjutkan silaturahmi kita, untuk menunjang tugas kita masing-masing. Yang paling penting adalah kebersamaan dan persaudaraan kita dalam memberitakan dan membantu Pemprov. Kalbar dalam membangun untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya,” harap Kapendam.

Semetara Ketua Koordinator Forum Wartawan dan LSM Kabupaten Kubu Raya, Edi Jenggot selaku tuan rumah mengatakan, kegiatan ini diikuti oleh perwakilan dari para jurnalis yang tergabung dalam Forum Wartawan dan LSM Kalimantan Barat mulai dari ujung Kapuas Hulu hingga Kubu Raya.

Edi mengatakan selain silahturahmi dan peringati Hari Pers Nasional (HPN) tahun 2022, Ngopi bareng juga menjadi ajang dialog bersama Insan Pers dan LSM dalam upaya ikut serta dalam pembangunan di Kalimantan Barat sepertri harapan Gubernur Kalbar.

“Tujuannya selain kita memperingati Hari Pers juga silaturahmi sehingga antara jurnalis dengan pejabat pemerintah bisa saling komunikasi dengan baik,” kata Edi Jenggot.
Dalam dialog tersebut juga Edi menyampaikan harapannya dengan berkumpulnya Wartawan dan LSM Se Kalbar ini menjadikan wartawan semakin professional dan tetap menjadi kontrol sosial pemerintah. (tim liputan).

KOMANDAN LANTAMAL XII MENINJAU PELAKSANAAN KEBUT VAKSINASI MASYARAKAT MARITM DI BERBAGAI TEMPAT WILAYAH KOTA PONTIANAK

etabloidfbi.com, Pontianak. –

Minggu (27/02/2022) Tim Vaksinator Satuan Tugas Penanggulangan dan Pencegahan Covid-19 Lantamal XII, melaksanakan Kebut Vaksinasi di Empat tempat yakni pada pukul 08.00 WIB di Warung Kopi Alek Jl. Siam, Tanjung Pura, Kota Pontianak dan PCC ( Pontianak City Centre ) Jl. Sultan Abdurrahman, Akcaya Pontianak Selatan, Sungai Bangkong, Kec. Pontianak Kota kemudian pukul 16.00 WIB kembali akan melaksanakan Vaksinasi Maritim yang bertempat di Water Front Dermaga Pelabuhan Sheng Hie Kota Pontianak serta Kantor Gubernur Kalimantan Barat yang bersinergi dengan Dinas Kesehatan Prov. Kalbar.

Kegiatan Kebut Vaksinasi ini dilaksanakan secara terus menerus yang dilaksanakan bagi mereka yang akan menerima Vaksin Dosis 3 atau Booster namun juga akan dilaksanakan Vaksin Dosis 1 dan 2 bagi masyarakat yang belum menerima Vaksin.

Kegiatan Vaksinasi yang dilaksanakan oleh Tim Satgas Penanggulangan dan Pencegahan Covid-19 Lantamal XII merupakan perintah langsung Kepala Staf Angkatan Laut (KASAL) Laksamana TNI Yudo Margono, S.T., M.M., sebagai upaya TNI AL khususnya Lantamal XII dalam hal menekan penyebaran wabah virus Covid-19, serta membentuk kekebalan komunal (Herd Immunity) di wilayah Kalimantan Barat.

Sementara itu Komandan Lantamal XII Pontianak, Laksamana Pertama TNI Suharto, disela-sela aktivitasnya menyempatkan waktu untuk meninjau secara langsung pelaksanaan Serbuan Vaksin di beberapa tempat diantaranya di Warung Kopi Alek dan PCC serta beliau juga memberikan apresiasi kepada Tim Satgas Penanggulangan Covid – 19 Lantamal XII yang tiada henti melakukan kegiatan Serbuan Vaksinasi.

Masyarakat yang berada di wilayah Kalbar khususnya kota Pontianak menyampaikan banyak ucapan terima kasih kepada TNI Angkatan Laut yang sudah melaksanakan Gebyar Vaksinasi Maritim, sehingga mereka dapat menerima Vaksin dengan baik. Terima Kasih Angkatan Laut, Saya Sudah di Vaksin ! “Demikian ungkapan kegembiraan masyarakat yang menerima Vaksinasi”.

Dalam kegiatan ini Satgas Covid-19 Lantamal XII, bersinergi dengan Dinas Kesehatan Prov. Kalimantan Barat, dan dalam pelaksanaannya Panitia menargetkan sekitar 300 dosis untuk Vaksin ke 3 atau Booster, namun apabila masih ada masyarakat yang belum pernah di vaksin, tetap akan difasilitasi.

Mari kita dukung terus Vaksinasi Covid-19, agar masyarakat sehat, karena melalui pemberian vaksin, daya tahan tubuh masyarakat akan lebih kuat dalam menangkal virus Covid-19″. Tetap mendisiplinkan diri dengan mematuhi Gerakan 5 M. “Tetap Sehat, Tetap Bahagia, Indonesia Bangkit, Indonesia Tumbuh”.(M.Zuhdi, Sy Mohsin)

Kasus Dugaan Penggelapan Dana Umroh Mangkrak, PPWI Surati Wassidik Bareskrim Polri

 

etabloidfbi.com Jakarta –

 

Dewan Pengurus Nasional Persatuan Pewarta Warga Indonesia (DPN-PPWI) menyurati Kepala Biro Pengawasan Proses Penyidikan (Wassidik) Bareskrim Polri dalam rangka meminta unit kerja di Mabes Polri tersebut melakukan evaluasi dan pengawasan terhadap proses penanganan kasus dugaan penipuan dan penggelapan. Perkara dengan nomor Laporan Polisi: LP/186/II/2018/Bareskrim tertanggal 06 Februari 2018 hingga saat ini terlihat masih jalan di tempat.

Surat DPN-PPWI bernomor: 06/PPWI-NASIONAL/PM/II-2022, tertanggal 21 Februari 2022, perihal Pengaduan Masyarakat ‘Tindak Lanjut Laporan Polisi Nomor: LP/186/II/2018/Bareskrim Tanggal 06 Februari 2018’ ini ditandatangani oleh Ketua Umum PPWI, Wilson Lalengke, S.Pd, M.Sc, MA, dan Sekretaris Jenderal H. Fachrul Razi, SIP, MIP, ditujukan langsung kepada Brigjend Pol. Iwan Kurniawan, S.I.K., M.Si. Pokok masalah dalam laporan polisi tersebut adalah terkait pengaduan korban penipuan dan penggelapan, Abdul Manan (55), warga Aceh Utara, Provinsi Aceh. Korban merasa ditipu oleh terlapor bernama Hj. Nasla Lubis, Direktur Utama PT. Azizi Kencana Wisata, berpusat di Medan Sumatera Utara.

Dalam penuturannya ke DPN-PPWI, Abdul Manan menyampaikan bahwa dirinya bermitra dengan Nasla Lubis merekrut calon jama’ah umroh sejak 2014 dengan biaya perjalanan umroh berkisar antara 25 hingga 30 juta rupiah. “Awalnya, lancar-lancar saja, sehingga makin banyak yang ikut daftar untuk melaksanakan ibadah umroh ke Tanah Suci. Namun sejak 2016 akhir mulai terkendala pemberangkatan para jama’ah. Hingga awal 2018 tidak ada kejelasannya, termasuk ketika diminta pengembalian dana jamaah calon peserta umroh tidak kunjung diberikan,” tutur Abdul Manan kepada Ketum PPWI, Wilson Lalengke, pertengahan Desember 2021 lalu di Pekanbaru.

Korban Abdul Manan yang merupakan guru di sebuah sekolah di Aceh Utara itu membuat laporan polisi ke Mabes Polri, Jakarta. Dia memutuskan untuk melaporkan direktur perusahaan travel, Nasla Lubis, karena yang bersangkutan sudah sulit dihubungi untuk penyelesaian kasus dimaksud.

“Saya yang dikejar-kejar jamaah, dikira saya yang menggelapkan dana perjalanan umroh mereka. Total sekitar 123 orang jama’ah dengan nilai dana yang sudah disetorkan ke PT. Azizi Kencana Wisata hampir Rp. 3 miliar. Saya jadi sakit-sakitan didera oleh masalah ini,” tambah Abdul Manan.

Korban dugaan penipuan dan penggelapan dana umroh itu juga menyampaikan bahwa dirinya sudah berupaya maksimal meminta bantuan kepada beberapa pihak, namun belum ada hasil yang signifikan. “Saya minta tolong PPWI, semoga Pak Wilson dan Pak Fachrul berkenan membantu saya dalam menyelesaikan kasus ini,” pinta pria Aceh beranak satu ini.

Berdasarkan dokumen yang ada, ungkap Ketum PPWI Wilson Lalengke, diketahui bahwa penanganan Laporan Polisi Nomor: LP/186/II/2018/Bareskrim tertanggal 06 Februari 2018 diserahkan ke Penyidik Subdit IV/Poldok Bareskrim Mabes Polri, atas nama AKBP Ruslan Abdul Rasyid, S.I.K., M.H. Sayangnya, hingga saat berita ini naik tayang belum ada tindak lanjut penanganannya.

“Padahal dalam program Kapolri menuju Polri Prediktif, Resposibilitas, Transparansi dan Berkeadilan (PRESISI) penyidik harus melayani masyarakat dalam melakukan penegakkan hukum yang berkeadilan. Oleh karena itu, demi keadilan berdasarkan Ketuhanan Yang Maha Esa dan demi penegakkan hukum dan memenuhi rasa keadilan di masyarakat, khususnya kepada korban atau pelapor, maka kami melaporkan hal ini kepada Karowassidik terkait rangkaian penyidikan oleh penyidik karena lambatnya proses penyidikan. Kita berharap Penyidik Subdit IV/Poldok Bareskrim Polri dapat melakukan upaya serius dalam memproses terlapor,” ucap alumni PPRA-48 Lemhannas RI tahun 2012 itu penuh harap. (APL/Red)

Dukung Vaksinasi Booster, Koramil 05//Secang Gandeng Berbagai Instansi

etabloidfbi.com Magelang.–

 

Warga Desa Girikulon Kecamatan Secang nampak antusias mengikuti vaksin dosis 3 yang diadakan oleh Koramil 05/Secang Kodim 0705/Magelang yang bekerja sama dengan RST Dr Soedjono, Puskesmas Secang II dan Pemerintah Desa Girikulon.

Koramil Secang berupaya dan menggandeng semua pihak agar masyarakat mendapatkan vaksin dosis 3 seperti yang telah diprogramkan pemerintah.

Kapten Arm Jumianto selaku Danramil 05/Secang menuturkan bahwa sebagai bentuk tanggung jawab jabatan untuk melaksanakan program pemerintah dan sesuai petunjuk komando atas dalam hal ini TNI AD, dirinya akan berusaha semaksimal mungkin agar masyarakat diwilayah Kecamatan Secang mendapatkan vaksin dosis 3.

Danramil juga menghimbau kepada masyarakat untuk mendapatkan vaksinasi booster. Karena vaksin untuk masyarakat ini gratis dan tidak dipungut biaya.

“Vaksin diperuntukkan agar tubuh merangsang antibodi, untuk belajar dan mengenali virus yang telah dilemahkan tersebut. Hal ini salah satu cara dalam menghindari Covid-19, termasuk varian Omicron,” katanya. Minggu (27/02).

Kepala Desa Girikulon, Asdat Imam Ukir mengajak kepada seluruh masyarakat untuk mengikuti vaksinasi dosis ke 3, karena termasuk salah satu langkah pencegahan Covid-19 varian Omicron.

“Kami selaku pemerintah desa berharap agar seluruh masyarakat bisa mendapatkan vaksin, dan jangan lupa tetap menerapkan protokol kesehatan”, pungkas Asdat. (b.i/tims).

Jalan Lintas Lokop – Peureulak Amblas, Babinsa Ramil 14/Rtp Gerak Cepat Arahkan Para Pelintas Jalan

 

etabloidfbi.com Aceh Timur.–

 

Intensitas hujan yang sangat tinggi dalam beberapa hari di wilayah Kabupaten Aceh Timur telah menimbulkan bencana alam di tiga belas Kecamatan berupa banjir dan tanah longsor yang berdampak pada kerusakan pemukiman warga maupun sarana infrastrukur lainya.

Seperti halnya yang terjadi pada jalan lintas Lokop – Peureulak tepatnya di Bhom Lama yang menghubungkan wilayah Kecamatan Rantau Peureulak – Peunaron, kondisinya terdampak longsor sehingga jalan ambles.

Menyikapi hal tersebut, Babinsa Koramil 14/Rantau Peureulak Kodim 0104/Aceh Timur Serda Andi langsung melakukan pengecekan ke lokasi guna memastikan jalan tersebut masih bisa digunakan untuk akses pengguna jalan, baik pengendara roda dua maupun roda empat, Sabtu(26/02/2022) kemarin sore.

Panjang jalan yang amblas cukup besar dan bahaya untuk dilewati. Kondisi ini membuat akses jalan lintas Kecamatan Rantau Peureulak ke Peunaron sangat membahayakan karena ditakutkan ada korban jiwa dengan kondisi jalan seperti itu, Serda Andi langsung melakukan pengawasan terhadap pengguna jalan melintas, dan diarahkan ke titik jalan yang aman.

Sementara Danramil 14/Rtp Kapten Inf Wagimin saat dikonfirmasi awak media, membenarkan kejadian di wilayahnya tersebut, Minggu (27-02-2022).

Sementara ini, belum ada temuan korban jiwa, kerugian materil berupa rusaknya akses jalan. Guna mengatasi kerusakan ini kami pihak Koramil 14/Rtp telah berkoordinasi dengan muspika Rantau Peureulak.

Diharapkan kondisi ini dapat segera diperbaiki agar dapat dilintasi oleh para pengguna jalan. Saya juga mengingatkan kepada warga yang akan melintasi jalan ini agar lebih berhati-hati,” tegas Danramil. ( JP ).

Tim hukum YK dan Partner Cabut Kuasa hukum terhadap kliennya L dan R

 

etabloidfbi.com Pekanbaru –

 

Tim kuasa hukum dari kantor hukum YK and Partner mencabut kuasa terhadap kliennya L dan R. Terhitung mulai tanggal, 27 Februari 2022.

Hal ini dipicu tidak sinkronnya antara penasehat hukum dengan kliennya.

Sebab, menurut Dr. Yudi Krismen, S.H.,M.H setiap langkah hukum yang telah di upayakan agar kasus yang menimpa kliennya selesai di luar pengadilan (restorative justice). Namun tidak di respon oleh kliennya.

Sehingga dengan keadaan seperti itu, tim kuasa hukum di bawah Kantor hukum YK and Partner merasa tidak nyaman lagi melakukan pembelaan terhadap kliennya.

“Kami merasa klien kami tidak percaya terhadap langkah-langkah hukum yang telah kami upayakan, malahan salah salah satu klien sempat berucap kepada staf saya bahwa saya senang kalau dia masuk penjara,”ucap Dr. Yudi Krismen, S.H., M.H yang akrab di sapa Dr. YK.

“Terus terang ucapan itu membuat saya tersinggung,” ucap Dr.YK.

Sesalnya lagi sambung Dr. Yudi Krismen, beberapa langkah hukum yang ditawarkan kepada salah satu kliennya, malah diplintir, seolah-olah pihaknya tidak memiliki niat untuk membela kliennya.

“Karena perkara ini sudah dilimpahkan ke kejaksaan, saya menyarankan agar dia menghubungi pihak sebelah untuk duduk bersama menyelesaikan permasalahan ini secara kekeluargaan,” kata Dr.YK.

Menurut Dr. YK sebelumnya dia juga sudah mencoba berkomunikasi dengan pihak sebelah, dari pertemuan itu saya melihat ada respon positif.

“Tinggal menunggu keputusan dari pimpinannya saja, untuk itu saya suruh dia untuk menghubungi pihak sebelah, supaya proses perdamaian ini segera di selesaikan, tapi, apa yang terjadi?” tanyanya.

“Oknum Wartawan mengkonfirmasi ke saya, dia dapat info dari R, kalau R tidak minta maaf berarti dia masuk (dipenjara). Itu kan pernyataan yang diplintir, sesat dan menyesatkan,” ungkap Dr. YK.

“Jadi, daripada kedepannya semakin tidak baik, saya memutuskan mencabut kuasa hukum terhadap klien saya itu,” tutupnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari L dan R.***

2 RTP Parapat kembali terang benderang setelah tunggakan listrik dibayar PT Wika

etabloidfbi.com Parapat.–

 

Dua malam Ruang Terbuka Publik (RTP) Parapat gelap gulita saat sambungan arus listrik ke 2 lokasi Pantai Bebas dan Atsari di Putus oleh petugas PT PLN ULP Parapat, akhirnya kembali terang benderang pada hari Sabtu malam (26/02/2022).

Amatan awak media dilokasi sekira pukul 21.30 Wib setelah arus listrik tersambung, semua sudut areal kedua RTP kini diramaikan oleh pengunjung termasuk petugas parkiran Pantai Bebas sudah kembali beraktifitas memungut uang parkiran walau tidak. memiliki karcis.

Manager PLN ULP Parapat Janno Elveri Marbun membenarkan telah menyambung kembali arus listrik di kedua RTP setelah tunggakan tagihan dibayarkan oleh PT Wika Gedung.

“Betul bang, tadi siang dikabarin sama PT Wika pembayaran tunggakan telah dilakukan, selanjutnya saya arahkan crew untuk penyambungan kembali bang, dan malam ini kami pastikan menyala kembali,” ujar Marbun melalui Whatsappnya.

Sebelumnya Pemutusan arus listrik dan penyegelan trafo di RTP Parapat dilakukan oleh PLN UPL Parapat karena tagihan listrik kedua RTP belum dibayar hingga tanggal 24 Feb 2022, walaupun SP sudah dilayangkan oleh PLN tanggal 21 Feb. (Feri)

Tim Supervisi dan Asistensi Satgas Binmas Noken Ops Damai Cartenz dan Rasaka Cartenz berada di Papua

 

etabloidfbi.com Jayapura.–

 

Selama 4(empat)hari bertempat di Aula Rastra Samara Polda Papua Tim dari Mabes Polri yang dipimpin oleh Kakorbinmas Baharkam Polri Irjen Pol Suwondo Nainggolan,.SIK,.MH melakukan Supervisi dan Asistensi terhadap Operasi Rastra Samara Kasih(Rasaka Cartenz) dan Operasi Damai Cartenz.(23/02/22).

Anggota yang ikut mendampingi Ketua Tim dari Mabes Polri adalah Karobinops Sops Polri Bjp Roma Hutajulu, KBP. Triatmojo KBP. Wawan Kurniawan, AKBP. Tri Suhartanto Ir. Totok Junari (Ahli Pertanian dan Perdagangan), sedangkan yang menerima Supervisi dan Asistensi adalah Kaops dan Wakaops Damai Cartenz-2022, Pejabat Utama Polda Papua, Para Kapolres wil Ops Damai Cartenz dan Kepala Dinas Perwakilan Pemda Kabupaten atau yang mewakili.

Acara dibuka oleh Karendalops Damai Cartenz-2022 KBP Ketut Sujatmika,
kedatangan Tim supervisi dan asistensi untuk membantu agar operasi berjalan dengan baik, guna mendukung pemerintah dalam upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat di Papua.

Menurut Ir. Totok menyampaikan bahwa Karakteristik kebudayaan wilayah, termasuk kebijakan pemerintah, akses pasar, dan kebutuhan konsumsi masyarakatnya merupakan bagian yang memerlukan integrasi yang kuat dalam rangka mewujudkan masyarakat yang aman tertram dan damai di Papua.

Kami akan melakukan asistensi dan supervisi terhadap semua personil Polri yang terlibat dalam Operasi Damai Cartenz yang sdh berlangsung sejak awal Januari 2022 dan Operasi Rasaka Cartenz yang akan diawali pd bulan maret. Semua kendala kendala yang kita temukan dilapangan baik yang bersifat sumber daya manusia, kordinasi dg lintas sektoral, sarana dan sarana, keamanan, sistem dan lain lain akan sinergikan dengan pemerintah yang ada didaerah maupun yang ada di Pusat,” jelas Kakor Binmas Baharkam Polri Irjen Pol Suwondo Nainggolan.,SIK.,MH

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Bpk Ir. Semuel Siriwa Msc dalam pertemuannya dengan Kakorbinmas Baharkam Polri mengatakan akan mendukung sepenuhnya program program Operasi Damai Cartenz dan Operasi Rasaka Cartenz yang juga merupakan bagian dari program program pemerintah daerah. NP

Semakin Rawan Kriminalitas Di Wilayah Tubaba Masyarakat Tambah Resah

 

etabloidfbi.com Tulang Bawang Barat.–

 

Pelaku tindak keriminalitas meresahkan masyarakat diwilayah Hukum polres Tulang Bawang Barat provinsi Lampung

Setelah warga tiyuh candra jaya menjadi korban perampokan kini kawanan pelaku pencuri berhasil membawa kabur satu unit kendaraan bermotor milik warga Penumangan Baru Kecamatan Tulang Bawang Tengah kejadian pada sabtu (20/22/2022) sekita pukul jam 09.30 WIB

menurut korban Aksi kawanan pelaku yang diketahuinya berjuamlah dua orang tersebut terekam kamera pengawas CCTV pemantau di Indomaret

” pelakunya berjumlah dua orabg berhasil membawa kabur satu unit sepeda motor saya yang terparkir di samping toko, Pelaku terlihat kabur membawa barang curiannya ke arah Menggala kabupaten Tulang Bawang.jelas korban

Pemilik motor tersebut juga menerangkan atas musibah yang dia alami akan segera dilaporkannya di polres tubaba dengan harapan agar kenderaan kesayangannya itu dapat diketemukan kembali

“Saya akan melaporkan secara resmi ke pihak kepolisian sambul menyerahkan bukti rekaman CCTV.” Ucap pemilik kendaraan yang berkeinginan identitasnya dirahasiakan tersebut

Sementara di tempat Terpisah setelah mendapatkan informasi ada warga tubaba kembali menjadi korban pencurian sepeda motor ,
Suhendri pengamat Tubaba saat di konfirmasi 26/02/2022.berharap dapat menjadi perhatian semua pihak

” kemarin malam informasinya yang saya dapat ada kejadian perampokan di tiyuh candra jaya korban nya H,iskandar tingkat keamanan di tubaba harus ditingkatkan patroli harus lebih digiatkan ,keamanan sistem poskamling digalakkan,”pintanya

Pengamat tubaba menginginkan beberapa kasus tindak tindak pidana kriminalitas yang terjadi di tubaba merupakan suatu kewajiban dari pemerintah dan polres tubaba dapat mengayomi serta memberikan rasa keamanan dan ketenangan untuk masyarakat Tubaba

” mengingat banyaknya warga tubaba yang menjadi korban yang telah terjadi dalam beberapa bulan terakhir ini tentu akan menjadikan kekhawatiran ataupun momok bagi masyarakat Tubaba ini,”tuturnya

Dirinya juga mengharapkan kejadian dibeberapa TKP tersebut pihak yang berwajib dalam waktu dekat dapat mengungkap pelakunya untuk menimalisir angka kejahatan yang telah meresahkan warga tubaba ini

” ini tantangan berat Team Tekab 308 gerda terdepan polres tubaba diberi tantangan kerja keras untuk mengungkap disetiap ada peristiwa yang terjadi ditengah masyarakat tubaba,”pungkasnya
(Iwan.s)

LPAI”Kami Akan Terus Kawal Laporan Korban Pencabulan Di APH Tubaba

 

etabloidfbi.com Tulang Bawang Barat.–

 

Ketua Lembaga perlindungan anak Indonesia (LPAI) kabupaten Tulang Bawang Barat provinsi Lampung Aristusyah akan terus melakukan pengawalan terhadap korban dugaan pencabulan anak dibawah umur sebut saja inisial bunga salah satu warg di kecamatan Tumijajar yang terjadi pada tanggal 26 juli tahun 2020.

Dikatakan ketua LPAI Tubaba Aristusyah menerangkan laporan kasus pencabulan bunga tersebut sudah dilaporkan korban bungga yang didampingi oleh keluarganya dipolres Tubaba dengan nomer laporan LP/38-B1/11/2022/ Polda lampung/Res tubaba pada sabtu (26/2/2022).

” hari kamis 23 februari 2022 kemarin kita sudah mendatangi polres tubaba untuk berkordinasi ke unit PPA polres Tubaba untuk menanyakan sudah sejauh mana perkembangan menagani perkara korban pencabulan tersebut,”
jelasnya

Sebagai pemerhati anak Aristusyah, juga menyampaikan berdasarkan pengamatan LPAI
Tubaba dalam kurun waktu dua bulan terahir terdapat 3 kasus dugaan Kekerasan terhadap anak dibawah umur yang telah dilaporkan ke Mapolres Tubaba,

” sampai dengan saat ini kasus tersebut belum tampak titik terangnya. Kita berharap Aparat penegak Hukum (APH) polres Tubaba dapat serius dalam menangani kasus – kasus tersebut sampai tuntas, agar korban pencabulan anak di bawah umur dikabupaten Tubaba tidak semakin bertambah,”pintanya.

Aristusyah juga memaparkan Saat LPAI tubaba menyambangi rumah korban pada selasa 22 februari 2022 berdasarkan keterangan paman korban dan warga sekitar
pelaku ber-Inisial (JR) 33 Tahun tersebut merupakan masih kerabat korban

” Kemarin kita sudah mendatangi pihak keluarga korban,” kita sangat perihatin benar dengan kondisi psikologi korban sangat terganggu dan korban bisanya mengurung diri dikamar akibat perbuatan tidak senonoh yang dilakukan terduga pelaku inisial JR tersebut,”tuturnya.

LPAI Tubaba,menambahakan bahwa dalam penaganan perberlakuan kasus pemcabulan anak dibahwah umur pihaknya meyakini polres tubaba akan bekerja secara prafisional dan tidak gegabah

” Kami yakin APH polres tubaba secepatnya akan menggelar perkara tersebut secara terbuka di hadapan publik dan terus mengusut hingga tuntas laporan korban yang lainnya

hal tersebut untuk memberikan efek jera bagi pelaku kejahatan pencabulan,” kita berharap pelaku dapat segera ditangkap dan diadili sesusuai dengan Undang – Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.harapnya.

Sementara kapolres Tubaba AKBP. sunhot p Silalahi.S.IK.MM, melalui satreskim unit PPA Polres Tubaba ,IPDA apriyudi S.H.membenarkan pihaknya telah menerima laporan korban pencabulan anak dibawah umur inisial bunga

” Iya benar bang laporannya sudah kita terima dari pihak korban dan sekarang lagi kita tindak lajuti,dan insyallah hari ini kamis 23 februari 2022 langsung akan kita digelar perkara,”singkatnya.

Ironisnya ditempat terpisah berdasarkan informasi yang didapat dari salah satu pihak keluarga korban mengatakan
jadwal gelar perkara kasus pencabulan anak dibahwah umur tersebut di polres Tubaba belum ada kejelasan

” informasinya gelar perkara yang dijadwalkan pada kamis kemarin belum ada kepastian hingga sabtu 26 februari 2022 pihak polres Tubaba belum juga memdiberi tahu pihak keluarga korban,”pungkasnya
(Iwan.s)

KOMANDAN LANTAMAL XII HADIRI VICON BERSAMA KAPOLRI, DI MAPOLSEK SUNGAI KAKAP, DALAM RANGKA VAKSINASI SERENTAK DI SELURUH INDONESIA

 

etabloidfbi.com, Kubu Raya. –

Komandan Lantamal XII, Kolonel Laut (P) Suhendro, S.A.P., M.Si (Han), Sabtu (26/02/2022), pukul 10.30 WIB s.d 11.55 WIB, bertempat di Mapolsek Sungai Kakap Kec. Sunga Kakap Kab. Kubu Raya, mengikuti kegiatan Vicon bersama Kapolri Jenderal Pol Dr. Listyo Sigit Prabowo bersama unsur Forkopimda tingkat Kabupaten/Kota dan Provinsi se-Indonesia dalam rangka Vaksinasi masal secara serentak dengan sasaran lansia, anak-anak dan lanjutan Booster, dengan didampingi Kadiskes Lantamal XII, Letkol Laut (K) drg. Heru Subagyo, Sp. Pros, selaku Dansatgas Covid-19 Lantamal XII.

Adapun pelaksanaan Vaksinasi di Kab. Kubu Raya dilaksanakan di 25 titik/lokasi dan berhasil memvaksin sejumlah 4.812 org. Sedangkan Capaian Vaksinasi yaitu Vaksinasi 1 = 319.284 (73,79%), Vaksinasi 2 = 216,760 (50,10%), serta Vaksin Booster = 13.611 (3,69 %). Sementara itu untuk Vaksinasi Lansia = 20.659 (55,60 %), dan Vaksinasi anak = 16.315 (25,23 %)

Kapolri saat melakukan Vicon dengan jajaran, antara lain bersama Polda Jawa Tengah, dengan DKI Jaya (Kabid Dokkes Polresta Metro Jaya), Kapolda DIY, Kapolda Sumatera Barat, menyampaikan bahwa saat ini saya berada di Kabupaten Pidie Provinsi Aceh, dan menyaksikan secara langsung progres daripada vaksinasi kebijakan Presiden RI untuk mengurangi dampak Pendemi Covid-19. Hari ini target vaksinasi serentak, harapannya bisa masuk di angka 1.600.000 setiap harinya. Hal ini tentunya menjadikan target bagi rekan-rekan semuanya untuk mengoptimalkan target pencapaian vaksinasi.”Demikian tegas Kapolri”.

Dalam kesempatan tersebut Kapolri juga memberikan bantuan Sembako secara Simbolis kepada perwakilan peserta vaksinasi dan penyerahan Sapi kepada 6 orang Pondok pesantren di Kab. Pidie Prov. Aceh. Selesai kegiatan Vicon bersama Kapolri, Kapolda Kalbar melaksana Press Realise dengan awak media didampingi Forkopimda Kalbar.

Hadir dalam kegiatan Vicon dengan Kapolri di Mapolsek Sungai Kakap antara lain Kapolda Kalbar, Irjen. Pol. Drs. Suryanbodo Asmoro, M.M., Kakorpolairud Baharkam Polri, Irjen Pol Verdianto, Pangdam XII/Tpr, diwakilkan Kolonel Inf Tri Ambodo, Danlantamal XII, Laksma TNI Suharto, Kabinda Kalbar, Brigjen Pol Rudy Tranggono, Wakapolda Kalbar, Brigjen Pol Asep Safrudin, Kadislog Lanud Supadio, Kolonel Tek Aris Purnawan, S.T., Sekda Prov. Kalbar, dr. Harisson, M.Kes. , Para Kapolres dibawah jajaran Polda Kalbar., Kadiskes Lantamal XII, Letkol Laut (K) drg. Heru Subagyo, Sp. Pros., Kasubdit Patroli Airud Polda Kalbar, AKBP Irfan Prastowo Adi, S.Pd., Kabid Dokkes Polda Kalbar, KBP drg. Waloejo Nugroho., Kakesdam XII/Tanjungpura, Kolonel Ckm dr. Noerjanto Rahardjo, Sp.PD., FINASIM., Kadinkes Kubu Raya, H. Marijan, S.Pd., M.Kes, serta Para Kapolsek dibawah jajaran Polres Kubu Raya.

Kegiatan Vaksinasi Massal oleh Kapolri sejalan dengan kegiatan yang juga rutin dilaksanakan TNI/TNI AL, dan ini merupakan perintah langsung Kepala Staf Angkatan Laut (KASAL) Laksamana TNI Yudo Margono, S.T., M.M., sebagai upaya TNI AL dalam hal menekan penyebaran wabah virus Covid-19, serta membentuk kekebalan komunal (Herd Immunity).(Sy Mohsin-M. Zuhdi)

TIM SATGAS COVID-19 LANTAMAL XII KEBUT VAKSINASI MASYARAKAT MARITIM DI BEBERAPA TEMPAT DENGAN MENGGUNAKAN MOBILE VAKSINASI KELILING.

etabloidfbi.com, Pontianak. -,

Hari ini, Sabtu (26/02/2022) Tim Vaksinator Satuan Tugas Penanggulangan dan Pencegahan Covid-19 Lantamal XII, kembali melaksanakan Kebut Vaksinasi dibeberapa tempat di wilayah Kota Pontianak, antara lain pukul 08.00 WIB menggelar Vaksinasi terhadap masyarakat Maritim di Balai Kesehatan Lantamal XII, Jl. Komyos Sudarso Jeruju Kota Pontianak, dan kemudian pukul 08.00 WIB di Pontianak City Centre Jl. Sultan Abdurrahman, Akcaya Pontianak Selatan, Sungai Bangkong, Kec. Pontianak Kota, serta pukul 16.00 WIB melaksanakan Vaksinasi terhadap masyarakat maritim di Water Front Dermaga Pelabuhan Sheng Hie Kota Pontianak, bersinergi dengan Dinas Kesehatan Prov. Kalbar. Sabtu (26/02/2022),

Dalam kegiatan ini Satgas Covid-19 Lantamal XII, bersinergi dengan Dinas Kesehatan Prov. Kalimantan Barat, dan dalam pelaksanaannya panitia menargetkan sekitar 500 dosis untuk Vaksin ke 3 atau Booster, namun apabila masih ada masyarakat yang belum pernah di vaksin, tetap akan difasilitasi.

Satgas Penanggulangan dan Pencegahan Covid-19 Lantamal XII, selain menggelar Kebut Vaksinasi ditiga tempat tersebut, juga melaksanakan Vaksinasi terhadap masyarakat Kota Pontianak secara mobile dengan mengunjungi beberapa titik/lokasi yang terlihat ramai dikunjungi orang, mulai pukul 08.00 WIB s.d 10.30 WIB dengan menggunakan sarana Mobil Khusus Vaksinasi yang dihibahkan oleh Kementerian Pertahanan,

Kegiatan Vaksinasi yang dilaksanakan oleh Tim Satgas Penanggulangan dan Pencegahan Covid-19 Lantamal XII merupakan perintah langsung Kepala Staf Angkatan Laut (KASAL) Laksamana TNI Yudo Margono, S.T., M.M., sebagai upaya TNI AL khususnya Lantamal XII dalam hal menekan penyebaran wabah virus Covid-19, serta membentuk kekebalan komunal (Herd Immunity) di wilayah Kalimantan Barat. Selain itu agar seluruh masyarakat kota Pontianak dapat menerima vaksin secara merata baik yang berada di pulau pulau terluar bahkan di tempat tempat terpencil yang sulit terjangkau. “Demikian ungkap Kadiskes Lantamal XII selaku Dansatgas Covid-19 Lantamal XII”.

Sementara itu Komandan Lantamal XII Pontianak, Laksamana Pertama TNI Suharto, disela-sela aktivitasnya memberikan apresiasi serta dukungannya kepada Tim Satgas Penanggulangan Covid – 19 Lantamal XII yang tiada henti melakukan kegiatan Serbuan Vaksinasi.

Mari kita dukung terus Vaksinasi Covid-19, agar masyarakat sehat, karena melalui pemberian vaksin, daya tahan tubuh masyarakat akan lebih kuat dalam menangkal virus Covid-19″. Tetap mendisiplinkan diri dengan mematuhi Gerakan 5 M. “Tetap Sehat, Tetap Bahagia, Indonesia Bangkit, Indonesia Tumbuh”(Sy Mohsin-M. Zuhdi)

Forum Bhayangkara Indonesia DPC Indramayu Rayakan Hari Jadi Yang Pertama

 

etabloidfbi.com Indramayu.–

Organisasi Kemasyarakatan (ORMAS) Forum Bhayangkara Indonesia (FBI) yang sudah berdiri sejak tahun 2016 terus berkembang dan merangkul setiap Wilayah di Indonesia dalam mewujudkan Masyarakat yang taat hukum, dan setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)

Hari ini Sabtu 26-pebruari-2022 DPC Indramayu dibawah Naungan Ketua DPC
Doyang Susanto melaksanakan Hari Ulang Tahun (DPC FBI) yang Pertama, dan acara dihadiri oleh Perwakilan DPP pusat yang diwakili oleh AKBP (Purn) Muhidin beserta beberapa pengurus dari DPP, para Anggota dari DPC Indramayu dan juga para Tamu Undangan.

acara berlangsung Cukup Meriah, dalam sambutannya Ketua aktif DPC indramayu Doyang Susanto meminta agar semua Anggota Menjaga marwah dan nama baik Organisasi dan selalu taat Hukum,
“kami berharap agar semua anggota khususnya di wilayah Kabupaten Indramayu dibawah naungan kami agar selalu Tertib hukum dan selalu menjaga nama baik organisasi yang kita cintai ini selalu taat akan ADRT yang tertuang dalam organisasi Forum Bhayangkara Indonesia,” Ungkap Doyang Susanto.

Ditambahkan oleh Ketua DPC Indramayu  Forum Bhayangkara Indonesia
“Semoga kita semua bisa bersinegritas dengan Aparatur Wilayah baik tingkat Muspida, Muspika maupun Aparatur TNI, POLRI agar Negara Kesatuan Republik Indonesia khususnya di Wilayah Kabupaten Indramayu aman dan damai,” ungkapnya kepada awak media etabloidfbi.com

“Dan kami berharap dengan adanya Organisasi ini maka marilah kita tingkatkan Persatuan dan Kesatuan dan menjaga tali silaturahmi baik sesama Anggota Organisasi maupun dengan Organisasi lainnya, kedepankan Musyawarah dalam menghadapi setiap permasalahan dilapangan dan saling menghargai satu sama lainnya, ” Kata Doyang Susanto.

Acara tersebut berjalan penuh hikmad dan lancar acarapun ditutup dengan membacaan doa dan tak lupa panitia melaksanakan Protokol Kesehatan disaat Pandemi Omicron yang masih menimpa Negeri ini.

(BS Yanto)

Tragedi Kepsek SMAN 3 Poso: Suratan Nasib dan Harga Kopi

 

Oleh: Wilson Lalengke

 

etabloidfbi.com Jakarta –

 

Kepala Sekolah Menengah Atas Negeri 3 (SMAN 3) Poso, Sulawesi Tengah, Drs. Suhariono (57), saat ini tengah mendekam di dalam Rumah Tahanan (Rutan) Poso, sejak 6 September 2021. Ia divonis bersalah oleh Mahkamah Agung dan diganjar hukuman kurungan 4 tahun subsider 200 juta rupiah, yang jika tidak sanggup dibayar harus diganti dengan 6 bulan penjara [1]. Walaupun majelis hakim PN Tipikor Palu tidak menemukan bukti kuat untuk menghukum Suhariono sehingga memutus terdakwa bebas murni, namun di tingkat kasasi, majelis hakim (tidak) agung justru mengabulkan permohonan kasasi JPU dari Kejari Poso yang meminta Suhariono dipenjarakan. Mirisnya lagi, hingga tulisan ini naik tayang, minuta putusan kasasi MA belum dibuat dan diserahkan kepada Suhariono, yang oleh karena itu belum dapat melakukan upaya hukum Peninjauan Kembali [2].

Kepala SMAN 3 Poso yang malang itu didakwa melakukan tindak pidana korupsi melakukan pungutan dan penggunaan uang komite sekolah. Terkait dengan dakwaan ini, perlu kita ketahui unsur tindak (delik) pidana korupsi yang tidak terlepas dari unsur-unsur yang terdapat dalam Pasal 2 dan Pasal 3 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 Jo Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (PTPK).

Pasal 2 UU No. 31 tahun 1999 berbunyi: “Setiap orang yang secara melawan hukum melakukan perbuatan memperkaya diri sendiri atau orang lain atau suatu korporasi yang dapat merugikan keuangan negara atau perekonomian negara, dipidana dengan pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 4 (empat) tahun paling lama 20 (dua puluh) tahun, dan denda paling sedikit dua ratus juta rupiah dan paling banyak satu milyar rupiah.” [3]

Dan, Pasal 3 UU No. 31 tahun 1999 menetapkan bahwa: “Setiap orang yang dengan tujuan menguntungkan diri sendiri atau orang lain atau suatu korporasi, menyalahgunakan kewenangan, kesempatan atau sarana yang ada padanya karena jabatan atau kedudukan yang dapat merugikan keuangan negara atau perekonomian negara, dipidana dengan pidana seumur hidup, atau pidana penjara paling singkat 1 (satu) tahun dan paling lama 20 (dua puluh) tahun dan atau denda paling sedikit lima puluh juta rupiah dan paling banyak satu milyar rupiah.”

Berdasarkan kedua pasal UU PTPK tersebut, maka dapat kita urai unsur-unsur delik korupsi yang terdapat di dalamnya, sebagai berikut:
1. Setiap orang;
2. Menggunakan kewenangan, jabatan, kesempatan, dan sarana secara melawan hukum;
3. Menguntungkan dan memperkaya diri sendiri dan orang lain atau suatu korporasi; dan
4. Merugikan keuangan negara atau perekonomian negara.

Dalam proses persidangan, keempat unsur inilah yang harus menjadi pedoman bagi setiap pihak terkait, yakni jaksa, pengacara, dan hakim, ketika membedah persoalan untuk kemudian hakim mengambil keputusan. Selama persidangan keempat unsur ini harus dibuktikan kebenaran faktualnya melalui pemeriksaan alat-alat bukti yang sah, seperti keterangan saksi, keterangan ahli, surat, petunjuk, dan keterangan terdakwa. Untuk mendukung kebenaran dan keabsahan alat-alat bukti itu umumnya harus disertai barang bukti yang digunakan dalam melakukan tindak pidana [4].

Ini berarti bahwa dalam pengambilan keputusan, hakim tidak dibenarkan membuat keputusan berdasarkan opini, asumsi, perkiraan, prediksi, ramalan, dan/atau rekaan-rekaan. Bahkan, hakim diberi kebebasan seluas-luasnya untuk menolak alat dan barang bukti serta argumentasi yang meragukan bagi hakim yang menyidangkan perkara. Artinya, hakim wajib mengambil keputusan berdasarkan alat-alat bukti yang sah disertai barang bukti pendukung yang benar dan faktual dan tidak ada keraguan sedikit pun di dalamnya. Hal tersebut sesuai dengan Pasal 183 KUHAP yang menyatakan bahwa: “Hakim tidak boleh menjatuhkan pidana kepada seorang kecuali apabila dengan sekurang-kurangnya dua alat bukti yang sah ia memperoleh keyakinan bahwa suatu tindak pidana benar-benar terjadi dan bahwa terdakwalah yang bersalah melakukannya” [5].

Pada kasus vonis putusan kasasi Mahkamah Agung terhadap Kepsek Suhariono, dari keempat unsur delik pidana korupsi yang disangkakan kepadanya, hanya poin nomor 1 yang terpenuhi. Lainnya tidak. Unsur setiap orang terpenuhi, yakni seorang individu bernama Suhariono.

Point kedua ‘unsur menggunakan kewenangan, jabatan, kesempatan, dan sarana secara melawan hukum’ tidak terpenuhi. Sebagai kepala sekolah, Suhariono melakukan pengumpulan dana komite sekolah dan menggunakannya berdasarkan Peraturan Gubernur (Pergub) Sulawesi Tengah Nomor 10 tahun 2017 tentang Pungutan dan Sumbangan Biaya Pendidikan pada Sekolah Menengah Atas, Sekolah Menengah Kejuruan, dan Sekolah Luar Biasa. Lagi, Suhariono hanya melanjutkan kebijakan yang sudah berjalan secara estafet dari kepala sekolah sebelumnya. Plus, dia hanya menjalankan kebijakan dan keputusan dari Komite Sekolah SMAN 3 Poso yang adalah para orang tua wali murid.

Poin ketiga ‘unsur menguntungkan dan memperkaya diri sendiri dan orang lain atau suatu korporasi’ juga tidak terpenuhi, kecuali jika dipelintir sekehendak hati. Kepsek itu tidak diuntungkan dan jadi kaya karena penggunaan uang komite sekolah. Dana tersebut digunakan untuk kemajuan sekolah, baik fisik bangunan maupun halaman sekolah, kegiatan ekstra kurikuler dan penambahan (les) belajar para siswa yang dibimbing guru-gurunya. Sebagian uang komite diperuntukan sebagai honor guru-guru yang membimbing siswa-siswa tersebut, dan ini atas persetujuan pengurus komite sekolah. Guru-guru juga tidak diuntungkan dan jadi kaya karena uang komite sekolah.

Korporasi (baca: sekolah) menjadi lebih bagus, lebih maju, lebih indah, lebih aman, lebih nyaman, lebih segar, lebih bergairah, dan lebih menjanjikan dari sisi lulusan SMAN 3 Poso yang berkualitas. Jika kondisi sekolah yang menjadi lebih baik itu dipelintir dan dikategorikan ‘memperkaya korporasi’, yaa suka-suka kalianlah. Akal waras angkat bendera putih!

Poin keempat, yakni ‘merugikan keuangan negara atau perekonomian negara’ tidak terpenuhi dengan sangat telak. Tidak satu sen pun uang negara, baik dari dana APBN/APBD (entah dalam bentuk dana BOS, dana rutin sekolah, gaji guru, karyawan, dan sebagainya) yang terpakai dan/atau terkorupsi oleh Kepsek Suhariono. Seluruh dana yang dipersoalkan JPU dalam mendakwa Kepsek ini sebagai koruptor adalah dana komite sekolah.

Uang komite sekolah tidak masuk kategori uang negara. Uang itu adalah dana yang dihimpun dari orang tua/wali siswa. Diputuskan besaran dan penggunaannya oleh pengurus komite sekolah melalui rapat orang tua/wali murid atau pengurus komite sekolah. Apakah pemungutan dan penggunaan dana komite sekolah itu merugikan perekonomian nasional? Jika hal itu dianggap merugikan atau mengganggu perekonomian nasional, sekali lagi suka-suka kalianlah, akal waras angkat bendera putih. Menyerah ‘Ndan!

PN Tipikor Palu membebaskan Suhariono dari tuduhan JPU. Para Hakim Tipikor di PN Palu itu telah bekerja dengan benar dan tidak hanya sesuai aturan hukum positif dan logis, tapi juga mereka menggunakan akal sehat dan hati nurani yang luhur berdasarkan Ketuhanan Yang Maha Esa, bukan berdasarkan keuangan yang maha besar. Salut dan hormat kepada para hakim yang mulia di PN Palu, semoga tetap istiqomah dalam membuat keputusan hukum bagi warga pendamba keadilan di manapun bertugas.

Perlu juga diketahui bahwa semua SMA, SMK, dan SLB di Sulawesi Tengah, termasuk di Kabupaten Poso, melakukan hal yang sama, memungut dan menggunakan dana komite sekolah dengan berpedoman kepada Pergub Sulteng No. 10 tahun 2017 itu. Mengapa hanya Suhariono seorang yang dikasuskan dan divonis penjara? Bahkan, kepsek yang menjabat sebelum Pak Suhariono juga tidak diproses dan dihukum. Ada apa ini Pak Hakim yang (tidak) Agung?

Lebih ironisnya, Suhariono divonis 4,5 tahun? Ini merupakan vonis bagi seorang guru yang na’unzubillah luar biasa mengagumkan. Sebuah vonis yang jauh lebih hebat daripada hukuman bagi para koruptor kakap penilap uang APBN/APBD miliaran yang umumnya divonis ringan, dan mendapatkan bonus korting masa hukuman [6].

Sebagai kesimpulan tulisan ini, kita berbaik sangka saja. Mungkin para hakim (tidak) agung yang memeriksa kasus ini kurang ngopi sehingga matanya rabun dan tidak bisa membaca perkara dengan benar. Jika itu yang terjadi, berarti sudah suratan nasib bagi Pak Suhariono untuk masuk prodeo. Bukan karena kesalahannya, tetapi karena harga kopi terlalu mahal. Korban dugaan kriminalisasi Mahkamah Agung itu terlalu lemah untuk sekedar dapat menyediakan kopi manis bagi para pemangku kepentingan hukum di negeri antah-berantah ini [7]. (*)

Catatan:

[1] Miris..!! Seorang Kepala Sekolah di Poso Mengalami Kriminalisasi; https://www.youtube.com/watch?v=_rnhiO60q5A

[2] Alumni Lemhannas: Tidak Hanya Lelet, Mahkamah Agung Terindikasi Melanggar HAM; https://pewarta-indonesia.com/2022/01/alumni-lemhannas-tidak-hanya-lelet-mahkamah-agung-terindikasi-melanggar-ham/

[3] Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi; https://peraturan.bpk.go.id/Home/Details/45350/uu-no-31-tahun-1999

[4] Alat Bukti dan Barang Bukti; https://www.hukumonline.com/klinik/a/apa-perbedaan-alat-bukti-dengan-barang-bukti–lt4e8ec99e4d2ae

[5] Hukum Acara Pidana: Perbedaan Alat Bukti dan Barang Bukti; https://heylawedu.id/blog/hukum-acara-pidana-perbedaan-alat-bukti-dan-barang-bukti

[6] Vonis Hukuman Djoko Tjandra Dipangkas, Ini Deretan Koruptor yang Terima Korting; https://nasional.tempo.co/read/1489003/vonis-hukuman-djoko-tjandra-dipangkas-ini-deretan-koruptor-yang-terima-korting

[7] Kronologi OTT KPK ke Hakim-Panitera Pengganti PN Surabaya; https://news.detik.com/berita/d-5907664/kronologi-ott-kpk-ke-hakim-panitera-pengganti-pn-surabaya

Kapolri meminta forkopimda provinsi Aceh tekan potensi lonjakan positivity rate.

 

etabloidfbi.com. Aceh.

 

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau langsung Vaksinasi di Provinsi Aceh, pada kesempatan itu Kapolri meminta kepada Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Aceh untuk melakukan upaya maksimal dalam pengendalian pandemi Covid-19. Upaya dan strategi itu harus dilakukan semaksimal mungkin untuk menekan potensi terjadinya lonjakan angka positivity rate di wilayah Serambi Mekkah.
“Dari perkembangan positivity rate yang ada saat ini, Aceh memang masih di bawah rata-rata nasional karena delapan persen. Rata-rata nasional 18 persen,” ujar Sigit di lokasi peninjauan akselerasi vaksinasi di Gedung LPMP Kabupaten Aceh Besar, Provinsi Aceh, Jumat (25/2/2022).

Sigit menyampaikan, bahwa salah satu upaya adalah memaksimalkan akselerasi Vaksinasi bagi masyarakat. Baik dosis pertama, dosis kedua, hingga dosis ketiga ( Booster ) yang intinya Percepatan vaksinasi dan juga harus dibarengi dengan penguatan sosialisasi pentingnya penerapan protokol kesehatan kepada masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.

Lanjut Sigit “ Tentunya kunci sukses dari ini semua adalah kerja keras semua pihak. Bagaimana soliditas yang sudah terbangun antara seluruh stakeholder, Pemda, TNI-Polri, hingga seluruh tenaga kesehatan yang ada betul-betul bisa bekerja dengan baik. Ini harus kita dorong dan kita pertahankan”.
Di sisi lain, Sigit juga mengingatkan untuk Forkopimda Aceh agar memperhatikan jangka waktu masyarakat yang sudah masuk vaksinasi booster. Dengan penyuntikan dosis ketiga itu, masyarakat akan memiliki imunitas lebih baik dan bisa mengurangi tingkat fatalitas akibat terpapar Covid -19.

“Kalau melewati batas waktu yang ada, tingkat efektivitasnya akan sedikit menurun. Jadi, saya ingatkan untuk waktu yang sesuai. Sehingga manfaat dari vaksinasi betul-betul bisa optimal,” ucap Sigit.

Sigit juga mengapresiasi seluruh stakeholder yang telah bekerja keras melakukan akselerasi vaksinasi di Aceh. Kami yakin target vaksinasi di wilayah aceh akan terus meningkat.
Terbentuknya kekebalan komunal akan berdampak pada terjaganya pertumbuhan perekonomian masyarakat di tengah lonjakan Covid-19 khususnya varian Omicron. “Kita dorong akselerasi vaksinasi di Wilayah Aceh dalam rangka menghadapi Omicron. Saya yakin dengan semangat yang ada, kita semua bisa melewati dan menghadapi varian baru tersebut. Tentunya kita ingin bahwa pertumbuhan ekonomi Aceh tetap bisa bertahan dan terus meningkat tanpa terganggu Covid-19,” papar Sigit mantan Kabareskrim Mabes Polri.
( JP ).

Rekening Listrik Menunggak, Dua RTP yang di resmikan Jokowi di Parapat gelap gulita.

etabloidfbi.com Parapat.–

 

2 Ruang Terbuka Publik (RTP) sebagai ikon kota wisata Parapat yang telah diresmikan Presiden RI Jokowidodo pada tgl 02 Feb 2022 yang lalu, saat ini terlihat sudah gelap gulita setelah aliran listrik yang ada di 2 tenpat itu diputus oleh PLN Rayon Parapat.

Amatan awak media di lokasi, Jumat (25/02/2022) sekira Pukul 19.30 Wib, ke dua RTP Parapat yang dijadikan ikon wisata Parapat Danau Toba terlihat menyeramkan bagaikan tempat hantu karena seluruh areal kedua RTP gelap tak bercahaya.

Juliana Pengunjung yang melewati Dermaga RTP Parapat yang datang dari Bekasi berlibur ke Danau Toba sangat terkejut melihat tempat yang baru diresmikan Jokowi sudah gelap gulita bahkan dia mengaku sempat terjatuh dari tangga yang dilewati.

“Kenapa ikon wisata semewah ini gelap tidak ada lampu, apa pemerintah tidak menyediakan lampu,” kata Juliana heran.

Sinaga salah seorang ABK di Pantai RTP Parapat mengatakan sudah malam kedua lokasi ini gelap gulita.

“Lampunya sudah dua malam ini padam, kami melihat kemarin PLN memutus aliran listrik dan menyegel panel trafo, mungkin karena ada tunggakan rekening listrik tidak dibayar,” kata Sinaga kepada awak media.

Pemutusan arus listrik dan penyegelan trafo kwh itu dibenarkan oleh Manager PLN Rayon Parapat Janno Elveri Marbun karena tagihan listrik kedua RTP belum dibayar.

“Benar PLN Parapat melakukan pemutusan aliran arus listrik di dua RTP Parapat (Pantai bebas dan atsari) dikarenakan ada tunggakan tagihan listrik yang sudah melewati batas pembayaran tanggal 20 tiap bulan,” ujar Marbun.

Elveri mengatakan bahwa mereka sudah melakukan kordinasi kepada pihak PUPR dan PT Wika Gedung namun sampai detik ini belum ada mereka menerima pelunasan.

“Pada tanggal 21 Feb 2022 kita sudah kordinasi melalui SP (surat pemberitahuan) kepada kedua pihak, memberitahukan bahwa kedua RTP belum lunas, jika tanggal sampai tanggal 24 belum bayar maka kami akan putus, akhirnya kemarin malam kami eksekusi,” jelas Marbun.

Namun menurut Marbun bahwa kedua pihak seolah saling menghindar saat ditagih tunggakan namun tidak bisa mencampuri internal mereka.

“Informasi yang kami dapat dari PUPR bahwa tanggung jawab itu masih di tangan PT Wika Gedung, namun saat kami kordinasi ke pihak Wika dan mengaku akan segera melunasi namun perlu kordinasi dengan pusat,” lanjut Marbun.

Pihak PLN menegaskan sampai dengan tagihan listrik belum dilunasi maka kondisi kedua RTP tetap seperti itu tapi bila sudah dilunasi maka aliran listrik akan langsung di sambung.

Terkait tunggakan tagihan listrik itu, PT Wika Gedung tidak memberikan jawaban dan tanggapan saat awak media mencoba konfirmasi kepada Toni penanggungjawab lapangan PT Wika Gedung. (Feri)

 Kapolrestabes Medan Kombes Valentino Tata Alfareda,SIK : Jatanras Polrestabes Medan Tembak Mati Buronan Begal

 

etabloidfbi.com Medan.–

 

Tim Jatanras – Satreskrim Polrestabes Medan menembak mati seorang buron begal berinisial MA (25), di Sumatera Utara . MA ditembak mati polisi lantaran melawan petugas dengan senjata tajam (sajam) saat hendak dibekuk.

Kapolrestabes Medan Kombes Valentino Tata Alfareda,SIK melalui Kasat Reskrim Kompol Dr Muhamad Firdaus,S.I.K ,M.H pada hari Jumat (25/2/2022) menjelaskan bahwa, tim Jatanras Polrestabes Medan melakukan penangkapan terhadap DPO pelaku spesialis begal dan jambret dilakukan tindakan tegas dan terukur (pelaku meninggal dunia) karena melawan petugas dengan senjata tajam.

Kasat Reskrim Kompol Dr Muhamad Firdaus,S.I.K ,M.H menuturkan bahwa , penangkapan tersebut berawal dari laporan seorang warga berinisial RS (54) warga Medan Helvetia. Pada Jumat (9/10), pelapor keluar rumah untuk bersepeda. Saat berada di Jalan Gatot Subroto Medan, tiba-tiba dua sepeda motor datang dari arah belakangnya.

Kemudian Masi Kata Kasat menuturkan, tiga orang laki-laki mendatangi dan menarik tas sandang yang ada di bahu pelapor sehingga terjadi tarik-tarikan. Terduga pelaku kemudian melakukan kekerasan terhadap pelapor hingga terjatuh ke aspal dan mengalami luka-luka.

Pelaku pun mengambil tas sandang tersebut yang berisi 1 HP, kunci rumah, kartu LSM, dan surat-surat penting. Pelapor lalu melaporkan kejadian itu ke Polrestabes Medan.

Setelah mendapat laporan, petugas menangkap dua orang tersangka yakni MH dan HS. Keduanya telah divonis.

Rupanya, bukan hanya MH dan HS yang terlibat dalam begal tersebut. Pada pukul 01.16 WIB dini hari tadi, tim Jatanras melakukan penyelidikan terhadap salah satu tersangka lainnya yang buron berinisial MA yang terdeteksi berada di daerah Desa Tiang Layar, Pancur Batu.

Petugas berangkat ke lokasi yang diduga tempat pelaku berada. Saat hendak ditangkap, pelaku kabur menggunakan sepeda motornya karena mengenali personel hingga terjadi kejar-kejaran sampai menuju Jalan Bersama Simpang Kongsi.

“Personel memberikan tembakan peringatan sebanyak 3 kali, karena sudah terdesak pelaku berhenti dan melakukan perlawanan dengan mengibaskan pisau ke arah petugas yang hampir mengenai. Karena mengancam keselamatan jiwa petugas, sehingga dilakukan tindakan tegas dan terukur mengenai bagian dada pelaku yang membuatnya langsung jatuh,” Tutur Kompol Dr FIrdaus

Selanjutnya diklatakan Kasat, bahwa petugas mengamankan sebilah pisau dan membawa pelaku ke RS Adam Malik untuk mendapat pertolongan. Namun, sat sudah di RS, pelaku dinyatakan meninggal dunia.

“Membawa pelaku ke RS Adam Malik untuk mendapat pertolongan. Namun, sesampai di sana menurut keterangan tenaga kesehatan menyatakan pelaku sudah tidak bernyawa. Lalu tim membawa jenazah ke RS Brimob TK I Polda Sumut untuk dilakukan penanganan lebih lanjut,” Sebut Mantan Kasat Reskrim Polresta Deli Serdang tersebut

Kompol Dr Firdaus juga mengungkapkan pelaku melakukan perbuatannya untuk mendapatkan uang agar bisa membeli narkoba dan kebutuhan sehari-hari. Sementara untuk modus operandinya, pelaku melakukan pencurian kekerasan dengan cara merampas barang milik korban sehingga korban terjatuh.

Kompol Dr Firdaus juga mengatakan bahwa pelaku melakukan perbuatannya untuk mendapatkan uang agar bisa membeli narkoba dan kebutuhan sehari-hari. Sementara untuk modus operandinya, pelaku melakukan pencurian kekerasan dengan cara merampas barang milik korban sehingga korban terjatuh.

Menurut keterangan tersangka yang sebelumnya ditangkap, MA merupakan residivis pada tahun 2016 untuk kasus jambret dan kasus begal di tahun 2018. MA disebut diduga telah melakukan pencurian dengan kekerasan sudah berulang ulang kali di Kota Medan. (Leodepari)

Kejari(Tuba)Terus Mendalami Kasus Dugaan KKN DD Tahun 2021 Tiyuh Panaragan Tubaba

 

etabloidfbi.com Tulang Bawang Barat.–

Kasus dugaan tindak pidana korupsi penyimpangan Anggaran Dana-desa (DD) Tahun 2021
Tiyuh panaragan kecamatan Tulang Bawang Tengah (TBT) kabupaten Tulang Bawang Barat provinsi Lampung terus bergulir didalami kejaksaan negeri (kejari) Tulang Bawang untuk melengkapi alat bukti.

Betapa tidak tahap demi tahap bentuk keseriusan pihak kejari tulang bawang melalui kasi intelijen Leonaldo Adiguna ,SH,MH, telah melakukan pemanggilan terdahap kepalo tiyuh -desa setempat fajar Ahmad Efendi dan sederet perangkat aparatur tiyuh dimintai keterangan untuk mengumpulkan alat bukti

Hal itu dibuktikannya pada kamis (24/2/2022) kasi intelijen Leonaldo Adiguna ,SH,MH, kembali melayangkan surat pemaggilan ke sekian kalinya terhadap ketua karang taruna dan bidan Desa Tiyuh setempat dengan nomer R-52/L8.18/Dip.4/02/2022

pemanggilan kasi intelijen kejari tuba tersebut di benarkan ketua karang taruna Tiyuh Panaragan Risman saat di hubungi awak media melalui sambungan telpon selulernya

” Iya benar tanggal 23 Febuari 2022 saya dan bidan desa Tiyuh Panaragan mendapatkan surat pemanggilan dari kejaksaan negeri (Kejari) Tulang Bawang.

selaku ketua karang taruna Tiyuh Panaragan lanjut, risman,hari ini saya memenuhi panggilan sekitar jam sepuluh pagi sampai jam dua siang selesai pemeriksaan baru saya bisa pulang ke rumah,” ujarnya

Dirinya juga menjelaskan, dalam pemanggilan tersebut kejaksaan negeri Tulang bawang menanyakan tentang anggaran karang taruna tahun 2021.

” Yang di bahas di sana tadi tentang anggaran karang taruna tahun 2021, ya saya menjawab apa adanya tanpa ada yang tutup tutupi sama sekali,” beber resman.

Risman juga mengatakan, dirinya sendiri yang memenuhi panggilan dari kejari tidak bersama bidan desa.

” Yang di panggil Kejari saya sama bidan desa tapi saya sendiri yang jalan bidan desa nya gak jalan karena rektif Covid jadinya dia ga bisa jalan memenuhi panggilan Kejari,” tutupnya.

Sementara melalui sambungan whatsApp pada jumat (25/2/2022) sekira pukul 15.00.WIB kasi intelijen kejari tuba membenarkan pihaknya masih terus melakukan pengumpulan keterangan dari sejumlah aparatur tiyuh setempat

” Persoalan penyalah gunaan Dana-desa tiyuh panaragan tahun 2021 masih terus berjalan Kita masih terus pulbaket melakukan pemanggilan beberapa aparatur tiyuh setempat sebelumnya hingga kemarin pada hari kamis kita kembali melayangkan surat kepada bidan desa dan ketua karang taruna untuk melengkapi alat bukti kita singkatnya.
(iwan.s)

Wadan Lantamal XII Hadiri Vicon Bersama Kapolri, Dalam Rangka Vaksinasi Serentak Di Seluruh Indonesia

 

etabloidfbi.com, Pontianak.-

Wadan Lantanal XII, Kolonel Laut (P) Suhendro, S.A.P., M.Si (Han), mewakili Komandan Lantamal XII, Jumat (25/02/2022), pukul 10.00 s.d. 11.00 WIB, bertempat di Universitas Panca Bakti kota Pontianak, mengikuti kegiatan Vicon bersama Kapolri Jenderal Pol Dr. Listyo Sigit Prabowo bersama unsur Forkopimda tingkat Kabupaten/Kota dan Provinsi se-Indonesia dalam rangka Vaksinasi masal secara serentak dengan sasaran lansia, anak-anak dan lanjutan Booster, dengan didampingi Kadiskes Lantamal XII, Letkol Laut (K) drg. Heru Subagyo, Sp. Pros, selaku Dansatgas Covid-19 Lantamal XII.

Dalam pelaksanaan Vicon tersebut Kapolri berada di Prov. Riau, memberikan arahannya yang antara lain teruslah untuk mempertahankan pencapaian Vaksinasi sebanyak-banyaknya agar dampak Covid-19 di Indonesia dapat dikendalikan. Bahwasannya sampai dengan saat ini masih terdapat beberapa masyarakat yang belum melaksanakan Vaksinasi sama sekali, ada juga saat ini yang melaksanakan vaksin dosis pertama Untuk itu agar tiap-tiap wilayah dicek benar-benar masyarakatnya yang belum melaksanakan vaksin sama sekali.

Laksanakan pengecekan ke Rumah Sakit yang ada di wilayah masing-masing, agar Rumah Sakit digunakan untuk menangani pasien covid-19 bergejala sedang s.d. berat, sedangkan untuk gejala yang ringan agar dilaksanakan isolasi mandiri saja. Kemudian pelaksanaan protokol kesehatan agar tetap dijadikan prioritas utama dan selalu dilaksanakan dimanapun berada. “

Demikian Pungkas Kapolri”.
Dalam kegiatan Vicon teresebut Kapolri memberikan bantuan Sembako secara Simbolis kepada perwakilan peserta vaksinasi, dan kemudian melakukan Vicon bersama Kapolda Sulawesi Utara, Sulawesi Barat, Sumatera Utara serta kapolda Bali.

 

Adapun Pelaksanaan Giat Vaksinasi di Kota Pontianak pada hari ini dilaksanakan di 28 titik dan berhasil memvaksin 2.263 orang. Sedangkan Capaian Vaksinasi Kota Pontianak yaitu Vaksinasi 1 = 434.152 (91,77 %), Vaksinasi 2 = 354.240 (74,88 %), dan Vaksinasi Booster = 31.372 (6,63 %), serta Vaksinasi Lansia = 25.867 (53,99 %).

Kegiatan Vaksinasi Massal oleh Kapolri sejalan dengan kegiatan yang juga rutin dilaksanakan TNI/TNI AL, dan ini merupakan perintah langsung Kepala Staf Angkatan Laut (KASAL) Laksamana TNI Yudo Margono, S.T., M.M., sebagai upaya TNI AL dalam hal menekan penyebaran wabah virus Covid-19, serta membentuk kekebalan komunal (Herd Immunity).

Hadir dalam kegiatan Vicon wilayah Kalimantan Barat antara lain Kapolda Kalbar, Irjen. Pol. Drs. Suryanbodo Asmoro, M.M. didampingi PJU, Kakorpolairud Baharkam Polri, Irjen Pol Verdianto didamoingi PJU., Kapok Sahli Pangdam XII/Tpr, Brigjen TNI Handoko Nurseta, S.H. M.Tr (Han), Kabinda Kalbar, Brigjen Pol Rudy Tranggono, Wadan Lantamal XII, Kolonel Laut (P) Suhendro, S.Ap., M.Si. (Han), Kadisops Lanud Supadio, Kolonel Pnb Agung Indrajaya, M.Sc., Sekda Prov. Kalbar, dr. Harisson, M.Kes., Asintel Kejati Kalbar, Taliwondo S.H., M.H., Para Kapolres di bawah jajaran Polda Kalbar, Kadiskes Lantamal XII, Letkol Laut (K) drg. Heru Subagyo, Sp. Pros, Kasubdit Patroli airud AKBP Irfan Prastowo Adi, S.Pd., Kabid Dokkes Polda Kalbar KBP drg. Waloejo Nugroho, Kakesdam XII/Tanjungpura, Kolonel Ckm dr. Noerjanto Rahardjo, Sp.PD., FINASIM, serta Para Kapolsek dibawah jajaran Polresta Pontianak Kota.(Sy Mohdin-M. Zuhdi)

Giat vaksinasi kampung tanjung harapan Tahap satu dan dua

 

etabloidfbi.com Lampung Tengah.–

 

Giat adakan Vaksinasi Kampung Tanjung Harapan Kecamatan Anak Tuha Kabupaten Lampung Tengah Proponsi Lampung 25/02/2022.

Acara tersebut yang di gelar di Gedung serba Guna Kampung Tanjung Harapan ,turut hadir babinkantibmas ipda Sepnur Hakim , Babinsa Ahmad Solehudin ,dan Tim Nakes dari Dinas Kesehatan Haji Pemanggilan .

Ibrahim Sekalu Kepala Kampung Tanjung Harapan sangat mendukung, Program vaksinasi di Kampung Tanjung Harapan untuk mencegah virus covid 19 yang saat ini masih ada di negara kita tercinta ini ungkap nya

Bidan Marlina menuturkan ke awak Media untuk target vaksin,jenis Sinovak dan Astra hari ini di kampung tanjung harapan ada dua ratus lima puluh tutur nya

Babinsa Ahmad Sholehudin menegaskan bagi warga yang belum di vaksin supaya bisa datang ke gedung serba guna kampung tanjung harapan dan mengikuti Program pemerintah guna untuk kesehatan kita bersama supaya bisa,” memutus mata rantai wabah virus covid 19 tutup nya .

Danramil 03/bandongan ajak Tokoh Agama menjalin silaturohmi

 

etabloid fbi.com Magelang.–

Pembinaan Wilayah menjadi salah satu tugas pokok Satuan Koramil 03 Bandongan dalam membina maupun membantu warga masyarakat, kali ini Danramil Kapten Caj Wagino bersama Kapolsek Bandongan pada pukul 10.00 Wib, melaksanakan kegiatan anjang sana ke Pondok Pesantren Ma’ahidul irfan pimpinan KH Aliyyul Munif,Lc. kamis kemarin ( 24/02).

Kegiatan yang dilaksanakan oleh Danramil 03 Bandongan sebagai upaya dalam mewujudkan kedekatan antara instansi Koramil, dengan para tokoh agama yang ada di Wilayah Kecamatan Bandongan.

KH Aliyyul Munif Lc, menyambut dengan hangat serta merasa sangat bersyukur dan bangga kepada Danramil 03 Bandongan Kodim 0705 Magelang, yang selalu ingin bersinergi dalam membangun sebuah keakraban yang lebih erat.Tentunya kedatangan pak Danramil sebagai pejabat yang baru di Koramil 03 Bandongan, sebagai bentuk perhatian kepada para Tokoh Agama sebagai mitra kerja dalam membangun generasi muda yang berkarakter, dan cerdas ,Ungkap pengasuh Ponpes Ma’ahidul Irfan tersebut.

“Kami sangat senang dengan kehadiran Danramil beserta Kapolsek Bandongan,ke Pondok kami, Mudah mudahan silaturahmi yang baik ini, sebagai wadah dalam kecintaan antara Koramil dengan Pondok Pesantren Ma’ahidul irfan” Pesan KH Aliyyul Munif Lc.

Sementara itu Kapten Caj Wagino selaku Danramil menyampaikan, bahwa selain berkunjung ke Pesantren juga ingin lebih mengenal lebih jauh, tentang bagaimana geografi, demografi dan kultur warga masyarakat di Wilayah Bandongan salah satunya berkunjung ke Ponpes Ma’ahidul irfan Desa Gandusari.

“Sebagai Warga baru, tentunya kami juga ingin mengenal lebih banyak tentang lingkungan masyarakat yang ada di Wilayah Koramil 03 Bandongan.Rasa keakraban kami dengan tokoh Agama sangat kami rasakan disaat bisa berkomunikasi dengan pimpinan pondok pesantren ” tutup Kapten Caj Wagino.
(b.irawan)

Kanit Reskrim Polsek Medan Area : 2 Orang Maling Gudang Kami Tangkap Terancam Hukuman 9 Tahun Penjara

 

etabloidfbi.com Medan.–

 

Polsek Medan Area – Polrestabes Medan berhasil menyergap 2 pencuri Komplotan Bongkar Gudang di Jalan Amaliun Medan.

Dua maling yang ditangkap itu masing-masing, Abdul Aziz Nasution (38) dan Totok Harianto (48) warga Jalan Amaliun, Gang Kampung Boyan, Kelurahan Komat VI, Kecamatan Medan Area.

Dari pelaku petugas berhasil menyita barang bukti yakni satu buah kaos warna hitam dan dua buah celana jeans, Ungkap Kompol Sawangin Manurung SH, melalui Kanit Reskrim AKP Philip Purba SH MH kepada wartawan, Jumat (25/02/2022). Pagi

Akp Philip A Purba,SH,Mh mengatakan, kejadiannya pada Hari Kamis (03/02/2022) sekitar pukul 04.00 WIB di Jalan Laksana, Gang Piano, No 1, Kelurahan Komat IV, Kecamatan Medan Area. Pada saat itu korban Rusdi (63) sedang di rumah hendak mencari besi siku di dalam gudang karena korban bekerja sebagai pemasang tower.

Lalu setibanya di dalam gudang dan korban cari besi siku tower tersebut sudah tidak ada. Korban bingung, mengapa setiap hari ada saja besi yang hilang di dalam gudang. Dikarenakan di dalam gudang tidak ada CCTV, korban coba melihat CCTV di Masjid Amanar sebelah gudangnya. Terlihat di rekaman CCTV, dua orang laki-laki sedang memikul besi dari arah gudangnya melintas di depan Masjid Amanar dan berpapasan dengan saudara Abdur Rahim.

Korban lalu mengecek kembali isi gudangnya, ternyata sudah banyak yang hilang barang-barang di gudang. Termasuk satu besi tower plat seberat satu Ton, empat set per shock mobil Hartop, satu set per shock mobil Katana, dua set shock per mobil Holden, (satu buah dinamo mobil Utility, 1 buah Dinamo cas mobil Mitshubisi Pajero, satu set roda mobil Katana, satu set dudukan drigent mobil Millys, dua batang piipa bulan berdiamter dua Inchi, dua unit mesin mobil Katana, dua unit mesin pompa air. “Korban kemudian menjumpai Abdur Rahim dan pelaku membenarkan kejadian tersebut lalu pada hari itu juga korban membuat laporan ke Polsek Medan Area,” Sebut Mantan Kanit Reskrim Polsek Medan Baru ini.

Selanjutnya, dilakukan penangkapan pada hari Jumat (18/02/2022) sekitar pukul 11.00 WIB di Jalan Amaliun Medan terhadap tersangka Abdul Aziz Nasution alias Azis dan Totok Harianto. Keduanya dibawa ke kantor Polsek Medan area guna untuk dilakukan proses penyidikan dan diserahkan kepada penyidik pembantu. “Kedua maling itu melanggar Pasal 363 Ayat (2) dari KUHPidana dengan ancaman hukuman kurungan selama-lamanya 9 tahun,” Ungkap Mantan Kanit Reskrim Polsek Patumbak Tersebut. LD

Penanganan Kasus KDRT Oknum Polisi Terkesan Lamban, PPWI Surati Provost Polri

 

etabloidfbi.com Jakarta –

 

Sebagaimana ramai diberitakan beberapa waktu lalu tentang adanya dugaan perilaku bobrok oknum anggota Polri berinisial Kombespol AP yang telah dilaporkan ke Polres Tangerang Selatan oleh istrinya, Lala Ardilla, hingga hari ini oknum polisi tersebut belum ditindak secara tegas sebagaimana janji Kapolri, Listyo Sigit Prabowo [1]. Tidak hanya ke Polres Tangerang Selatan, korban KDRT Lala Ardilla juga telah melayangkan laporan pengaduan masyarakat ke Divisi Propam Polri, pada hari Jumat tanggal 15 Oktober 2021.

“Saya telah mengirimkan surat pengaduan yang ditujukan kepada Kadivpropam Mabes Polri, pada hari Jumat tanggal 15 Oktober 2021 sekira pukul 16.35 WIB, yang diterima oleh Aipda Agus Mulya, SH sebagai Operator Sentra Pelayanan Tim II, dengan surat penerimaan Pengaduan Propam Nomor: SPSP2/3703/X/2021/Bagyanduan, perihal Dugaan atas Perselingkuhan dan Nikah Siri serta KDRT yang dilakukan oleh suami saya, anggota Polri atas nama Kombespol Arya Perdana. Tapi sampai saat ini dia belum ditindak,” beber wanita beranak empat dari hasil perkawinannya dengan Kombespol AP tersebut kepada Ketua Umum PPWI, Wilson Lalengke, beberapa waktu lalu.

Karena terkesan laporannya diabaikan, Lala Ardilla akhirnya meminta PPWI untuk membantunya mempertanyakan penyelesaian kasus tersebut ke Mabes Polri dan berbagai pihak terkait. “Saya ingin kepastian hukum atas masalah ini, saya sudah diperlakukan tidak pantas sebagai istri selama lebih 20 tahun kami menikah. Saya tahankan saja perasaan saya selama ini karena ingin menjaga keutuhan rumah tangga kami dan agar karir suami bisa terus meningkat. Tapi apa yang saya dapatkan, saya diperlakukan tidak semestinya. Sekarang saya ingin dia ditindak tegas,” tambahnya dengan nada suara kecewa.

Merespon hal tersebut, Dewan Pengurus Nasional Persatuan Pewarta Warga Indonesia (DPN-PPWI) mengirimkan surat kepada Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan (Kadivpropam) Polri, yang ditujukan langsung ke Kepala Biro Provost Divpropam, Brigjen Pol Benny Ali, SH, SIK, Kamis, 24 Februari 2022. Dalam surat yang ditandatangani oleh Ketum dan Sekjend PPWI Nasional itu, PPWI mengingatkan tugas dan tanggung jawab Provost Polri yang menjadi penjaga kedisiplinan dan ketertiban perilaku anggota Polri,

“Provost Polri bertugas untuk menjaga kedisiplinan anggota dan berperan sebagai penegak disiplin dan ketertiban di lingkungan internal Polri. Semestinya Satker Provost bekerja maksimal dalam melakukan penyelidikan, penyidikan, dan penindakan terhadap anggota Polri yang diduga telah melakukan pelanggaran Kode Etik Profesi Polri dan/atau tindak pidana yang harus dipertanggungjawabkan kepada pimpinan, pelapor/pengadu, dan masyarakat yang telah membiayai seluruh kegiatan di Divisi Propam Polri,” demikian cuplikan dari surat PPWI ke Brigjen Pol Benny Ali.

Sehubungan dengan surat pengaduan korban perlakuan buruk oknum anggota Polri AP yang sudah dilayangkan istrinya Lala Ardila, PPWI meminta agar Provost Divpropam Polri memberi perhatian serius dalam penanganannya. “Kami mengharapkan kerja sama yang baik dalam rangka menyelesaikan permasalahan yang disampaikan oleh Sdri. Lala Ardila, sebagai korban/pelapor. Kami akan terus mengawal dan mendorong agar permasalahan ini diproses sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku di Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), serta dipublikasikan ke ratusan media cetak, elektronik, online, dan media sosial yang tergabung dalam jaringan PPWI Media Group, demi tegaknya hukum dan keadilan,” terang Wilson Lalengke, mengutip isi surat PPWI tersebut, kepada media-media melalui pesan WhatsApp-nya, Jumat, 25 Februari 2022.

Selain ditujukan ke Biro Provost, surat PPWI tersebut juga ditembuskan ke Kapolri, Wakapolri, Itwasum Polri, dan Kadiv Propam, serta Kompolnas RI. (APL/Red)

Catatan:

[1] Pak Kapolri, Ada Oknum Pamen Polri Diduga Lakukan Perselingkuhan, Nikah Siri, dan KDRT; https://pewarta-indonesia.com/2022/02/pak-kapolri-ada-oknum-pamen-polri-diduga-lakukan-perselingkuhan-nikah-siri-dan-kdrt/

TIM ALFA DAN BRAVO SATGAS COVID-19 LANTAMAL XII KEBUT VAKSINASI MASYARAKAT MARITM DI PONTIANAK CITY CENTRE DAN DI WATER FRONT PELABUHAN SHENG HIE.

etabloidfbi.com, Pontianak. –

Kebut Vaksinasi yang dilaksanakan oleh Tim Alfa dan Bravo Satuan Tugas Penanggulangan dan Pencegahan Covid-19 Lantamal XII, Pada hari Kamis (24/02/2022), dilaksanakan dibeberapa tempat di wilayah Prov. Kalimantan Barat, dimana untuk Tim Alfa pukul 08.00 WIB melaksanakan Vaksinasi di Pontianak City Centre Jl. Sultan Abdurrahman, Akcaya Pontianak Selatan, Sungai Bangkong, Kec. Pontianak Kota, Kota Pontianak, dan Tim Bravo pada pukul 16.00 WIB melaksanakan Vaksinasi terhadap masyarakat maritim yang melaksanakan aktifitas di Water Front Dermaga Pelabuhan Sheng Hie Kota Pontianak.

Kegiatan Kebut Vaksinasi ini dilaksanakan secara terus menerus agar seluruh masyarakat kota Pontianak dapat menerima vaksin secara merata baik yang berada di pulau pulau terluar bahkan di tempat tempat terpencil yang sulit terjangkau. Hal ini sengaja kita lakukan untuk menfasilitasi masyarakat yang jauh, tidak memiliki sarana trasportasi sehingga boleh menerima Vaksin. “Demikian ungkap Kadiskes Lantamal XII selaku Dansatgas Covid-19 Lantamal XII”.

Dalam kegiatan ini Satgas Covid-19 Lantamal XII, bersinergi dengan Dinas Kesehatan Prov. Kalimantan Barat, dan dalam pelaksanaannya Panitia menargetkan sekitar 150 dosis untuk Vaksin ke 3 atau Booster, namun apabila masih ada masyarakat yang belum pernah di vaksin, tetap akan difasilitasi.

Masyarakat yang berada di wilayah Kalbar khususnya kota Pontianak menyampaikan banyak ucapan terima kasih kepada TNI Angkatan Laut yang sudah melaksanakan Gebyar Vaksinasi Maritim, sehingga mereka dapat menerima Vaksin dengan baik. Terima Kasih Angkatan Laut, Saya Sudah di Vaksin ! “Demikian ungkapan kegembiraan masyarakat yang menerima Vaksinasi”.

Sementara itu Komandan Lantamal XII Pontianak, Laksamana Pertama TNI Suharto, disela-sela aktivitasnya memberikan apresiasi kepada Tim Satgas Penanggulangan Covid – 19 Lantamal XII yang tiada henti melakukan kegiatan Serbuan Vaksinasi, dan berpesan kepada Tim Satgas Covid-19 Lantamal XII, untuk menjaga kesehatan pribadi masing masing dengan baik, serta tetap disiplin menjalankan protokol kesehatan. “Demikian pungkas Danlantamal XII”

Kegiatan Vaksinasi yang dilaksanakan oleh Tim Satgas Penanggulangan dan Pencegahan Covid-19 Lantamal XII merupakan perintah langsung Kepala Staf Angkatan Laut (KASAL) Laksamana TNI Yudo Margono, S.T., M.M., sebagai upaya TNI AL khususnya Lantamal XII dalam hal menekan penyebaran wabah virus Covid-19, serta membentuk kekebalan komunal (Herd Immunity) di wilayah Kalimantan Barat, khususnya satuan kerja Lantamal XII.

Mari kita dukung terus Vaksinasi Covid-19, agar masyarakat sehat, karena melalui pemberian vaksin, daya tahan tubuh masyarakat akan lebih kuat dalam menangkal virus Covid-19″. Tetap mendisiplinkan diri dengan mematuhi Gerakan 5 M, mengakselerasikan testing dan tracing, mengintensifkan screening peduli lindungi, agar Indonesia segera pulih dan ekonomi bisa bangkit kembali. Tetap Sehat, Tetap Bahagia, Indonesia Bangkit, Indonesia Tumbuh”(M, Zuhdi,Sy Mohsin)

PRAJURIT LANTAMAL XII MELAKSANAKAN LATIHAN GLAGASPUR P-1 TW 1 TAHUN 2022 DI MAKO SATROL LANTAMAL XII.

etabloidfbi.com, Pontianak.-

Dandenma Lantamal XII, Letkol Laut (PM) Hendry Wijaya,S.H., Kamis (24/02/2022), pukul 07.30 WIB bertempat di Ruang Serbaguna Malayahati Mako Satrol Lantamal XII Jl. Komyos Sudarso No 1, memimpin upacara pembukaan Latihan Glagaspur Tingkat I TW I Tahun 2022, yang diikuti seluruh prajurit Mako Lantamal XII, Satrol Lantamal XII, Pom Lantamal XII dan Prajurit “Jaguar Yudha Khatulistiwa” Yonmarhanlan XII. Kegiatan ini dilaksanakan berdasarkan perintah Komandan Lantamal XII Pontianak, Laksamana Pertama TNI Suharto.

Komandan Lantamal XII, Laksamana Pertama TNI Suharto menyampaikan bahwa latihan Glagaspur Tingkat I TW.I Tahun 2022 ini merupakan sarana untuk memelihara serta meningkatkan kemampuan, baik individu prajurit maupun satuan, peningkatan kemampuan ini harus dibina serta dikembangkan secara terprogram dan berkesinambungan.

Kepada seluruh prajurit Lantamal XII, saya perintahkan untuk melaksanakan semua kegiatan latihan dengan sungguh-sungguh sehingga tujuan dari latihan Glagaspur Tingkat I TW.I Tahun 2022, ini dapat terwujud sesuai standar yang ditetapkan”. Demikian tegas Danlantamal XII.

Adapun materi dilaksanakan pada hari ini antara lain Latihan Pertahanan Pangkalan (Hanlan) dan Latihan Penindakan Huru Hara (PHH). Dalam Latihan PHH ini diskenariokan Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Lantamal) XII diserang oleh masyarakat nelayan sekitar Mako Lantamal, berkaitan dengan salah satu rekan mereka ditahan di Mako Lantamal XII karena diduga melakukan penangkapan ikan dengan handak, sehingga ditahan untuk dimintai keterangan. Namun karena kesigapan prajurit Lantamal XII, aksi demo dapat diatasi.

Selain itu juga melaksanakan Latihan Kering Menembak Senjata Laras Panjang maupun Pistol, hal ini penting guna mengingat kembali bagaimana cara mengunakan senjata dengan baik dan benar, juga melaksanakan Latihan Penanggulangan Bahaya Kebakaran / PEK, serta Permildas atau P5T.

Dandenma Lantamal XII, Letkol Laut (PM) Hendry Wijaya, S.H., mengatakan bahwa XII kegiatan Latihan Gladi Tugas Tempur Pangkalan atau P1 ini guna menguji dan menilai hasil pembinaan latihan yang dilaksanakan prajurit Lantamal XII Pontianak secara terprogram, bertingkat dan berlanjut. Hal ini juga selaras dengan instruksi Kepala Staf Angkatan Laut, Laksamana TNI Yudo Margono untuk senantiasa berlatih untuk menguji kesiapsiagaan dan profesionalisme prajurit TNI Angkatan Laut sampai sejauh mana kemampuan perorangan yang dimiliki dalam mengahadapi setiap penugasan, dalam rangka pencapaian tugas pokok dan fungsi pangkalan. Demikian ujar Dandenma Lantamal.(M.Zuhdi,Sy Mohsin)

SETUKPA GELAR WEBINAR BRANDING KOTA SUKABUMI SEBAGAI KOTA POLISI

 

etabloidfbi.com Sukabumi.–

 

Setukpa Lemdiklat Polri bekerjasama dengan Dewan Pengurus Cabang Masyarakat Sadar Wisata (Masata) Sukabumi Raya, menggelar acara Webinar Hybrid Tourism Webinar and Discussion dengan tema Branding Kota Sukabumi sebagai Kota Polisi. Acara ini digelar di Golf House Setukpa pada Kamis 24/04/2022.

Acara dibuka oleh Walikota Sukabumi H. Ahmad Fahmi, S.Ag., M.M., M.Ag sekaligus sebagai keynote speaker yang dalam sambutannya menyampaikan harapan besar terealisasinya City Branding Sukabumi sebagai Kota Polisi.

Fahmi menambahkan Sukabumi dikaitkan dengan kota polisi karena Kota Sukabumi sebagai pembeda dengan daerah lain, tidak ada didaerah lain yang masyarakatnya sedekat masyarakat Sukabumi dengan Polisi.
Kota Polisi sebagai salah satu untuk membentuk citra positif Kota Sukabumi.
Dan Kota Polisi di Sukabumi sebagai fasilitator pihak luar dan aktivasi dengan pihak internal baik dari sisi ekonomi, pariwisata, pendidikan dan sektor lainnya.

Selain daripada itu Kota Sukabumi memiliki nilai sejarah yang kuat dengan adanya Sekolah Polisi (Setukpa) yang diharapkan kedepannya dapat melahirkan sosok Polisi yang ramah, santun sebagaimana karakter Kota Sukabumi ungkap Ahmad Fahmi.

Dalam kesempatan inipun hadir Kasetukpa Lemdiklat Polri Brigjen Pol Mardiaz Kusin Dwihananto, S.I.K., M.Hum sebagai keynote speaker, yang dalam paparannya menyampaikan bahwa Setukpa merupakan salah satu peninggalan catatan sejarah dengan adanya bangunan bangunan tempo dulu yang ada di Setukpa, selain itu juga banyak pimpinan Polri tempo dulu berasal dari Sukabumi, hal ini dapat menguatkan julukan Sukabumi sebagai Kota Polisi.

Keberadaan Setukpa sangat berpengaruh pada segala aspek kehidupan masyarakat Sukabumi, salah satunya dengan adanya siswa Setukpa maka sektor ekonomi Sukabumi akan hidup, sektor pariwisata juga akan bergairah, namun sayang saat ini situasi pandemi sehingga menghambat kegiatan siswa Setukpa untuk dapat beraktifitas di luar ksatrian, pungkas Brigjen Mardiaz.

Dalam mewujudkan Sukabumi sebagai Kota Polisi kedepan, Setukpa bekerjasama dengan Pusjarah Polri dan juga Pemkot Sukabumi akan mengusulkan pembangunan Museum Polri yang baru di mess Wisnu Wardhani dan juga akan membangun patung Polisi, serta berkomitmen akan mewujudkan sosok Polisi yang ramah dan Santun, ujar Mardiaz

Mardiaz pun mengajak warga Sukabumi untuk sama sama bertanggung jawab dalam menjadikan Kota Sukabumi sebagai Kota Polisi.

Dalam Webinar kali ini menghadirkan beberapa narasumber diantaranya, Irman Firmansyah, S.Sos., M.M ahli sejarah, Dr. Asep Deni dosen STIE Sukabumi yang juga sebagai motivator, Hendi Faisal juru bicara tim tatakota Sukabumi, Dedi Suhendra S.Kom seorang pengembang digitalisasi, Dr. Philipphe Grange Guru bahasa Perancis dan Atase Kedutaan Perancis, dan acara webinar ini dipandu oleh Moderator Madam Wati.

Untuk mewujudkan Branding City Sukabumi sebagai Kota Polisi, kita jangan pernah malu – malu, harus berani menyebutkan Branding Sukabumi sebagai Kota Polisi, berani memunculkan sosok Polisi baik untuk membangun citra positif Sukabumi sebagai Kota Polisi, ungkap para narasumber.

Dan keberadaan Setukpa sebagai salah satu lembaga pendidikan Polisi tertua di Indonesia sejak tahun 1925, merupakan catatan historis yang kuat untuk menjadikan Sukabumi sebagai Kota Polisi.

Kegiatan webinar ini dilaksanakan sebagai wujud implementasi program Transformasi Pendidikan Polri menuju kampus Persisi, dan trend positif Polisi sahabat masyarakat.

Acara berlangsung tertib dengan mempedomani protokol kesehatan Covid 19, seluruh peserta yang hadir tatap muka sebelumnya melalui test swab antigen, dan diikuti secara virtual oleh masyarakat umum. (LD)

Sulit  Dijumpai, Jimmy Gultom Dirut RSUD Parapat terkesan Elergi Dengan Wartawan

etabloidfbi.com PARAPAT..–

Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Parapat yang baru dilantik, dr Henry Jimmy Gultom sepertinya kurang bersahabat atau diduga  “Alergi” terhadap para Wartawan.

Alasan ini berdasarkan pengamatan dilapangan, Kamis (24/02/2022) saat kali ketiga wartawan berada di RSUD Parapat saat hendak silaturahmi sekaligus untuk mengkonfirmasi terkait program kerja dan kesiapan RSUD sebagai rumah sakit Pariwisata di kota wisata Parapat, Namun Direktur Utama RSUD Parapat ini tak kunjung bisa dijumpai.

Walaupun sudah beberapa kali awak media mencoba menghubungi dan menjalin komunikasi melalui Chat Whatsapp namun Direktur ini tidak memberikan jawaban dan balasan apapun selain hanya membaca whatsappnya dengan tanda dua centang biru.

Parahnya, ketika awak Media mencoba menjumpai sekaligus menunggu Direktur RSUD Parapat dilokasi, Kepala Tata Usaha RSUD Parapat Lentina Marpaung mengatakan kepada rekan rekan media supaya menunggu sebentar, Namun beberapa jam ditunggu oknum Direktur tak kunjung keluar dari ruangannya menjumpai wartawan dan berdalih sudah pergi rapat.

“Nga lao rapat tu kantor camat  ito (Uda pergi rapat ke kantor camat ito),” chat Lentina melalui WhatsApp kepada salah seorang rekan media.

Ketika dikonfirmasi kepada Direktur RSUD Parapat dr Jimmy Gultom keberadaan dan kapa waktu yang bisa diluangkan untuk bertemu melalui whatsappnya namun sampai berita ini dikirim ke meja redaksi, Direktur Utama ini tak kunjung membalas pesan awak media, sehingga dugaan saat ini bahwa pimpinan RSUD Parapat “Alergi’ terhadap insan pers dan keterbukaan Publik. (Feri)

KUNJUNGAN PERDANA KETUA UMUM BRIGADE TMP 571 KE DPD KABUPATEN BOGOR

etabloidfbi.com Kab Bogor.–

 

Demi menjalin silahturahmi serta menambah motifasi bagi para pimpinan beserta jajaran di daerah pada hari rabu 23 /02/2022 kemarin, Ketua Umum Brigade Trisula macan putih 571 (TMP571) yang Akrab di Salim ini berkunjung kepada Pimpinan Daerah beserta jajaran di Kabupaten Bogor, Salim yang di dampingi dua orang anggota nya yaitu Sekretaris Jendral dan Ketua 3 TMP 571 ini sampai di Bogor sekitar pukul 14.30 wib.

Yang pada satu hari sebelum nya Ketua Umum TMP571 sempat memberitahukan kepada Ketua DPD TMP571 kabupaten Bogor bahwa akan ikut hadir pada acara pembahasan serta evaluasi kegiatan Dewan pimpinan daerah kabupaten Bogor.
Yang mana tadi nya tim Pusat TMP571 akan hadir sebanyak 5 orang antara lain, Ketua Umum, Waketum, sekjen, kepala bidang intelijen serta Ketua 3 karena ada suatu hal maka Waketum dan kepala bagian intllelijen tidak bisa ikut serta.

 

Dan tempat pertemuan di sepakati di rumah salah satu Dewan penasehat Sugeng Heriadi SH atau yang di akrab di sapa Eyang Sugeng yang beralamat di jl. cendawan E/3 Perumahan Bogor Indah kel. Ciparigi Kec Bogor Utara
dari perwakilan DPD Kab Bogor selain Penasehat hadir pula Ketua DPD Swalakelana wayan putra, sekretaris Rizal Suryadi ,bendahara Tita Ratna dan di dampingi beberapa ketua bidang serta anggota Brigade TMP 571 Kabupaten Bogor.
Dalam pertemuan kali ini Salim menjelaskan bahwa tahun 2018 silam DPP TMP 571 pernah menerbitkan SK terkait pembentukan DPD kab Bogor , karena pengurusan pimpinan Daerah yang lama tidak berjalan maka kepengurusan yang lama dan di bentuk lagi yang baru atau yang mana saat ini pimpinan daerah kabupaten Bogor di pimpin oleh Swakelana Wayan Putra yang berdomisili di Cileungsi.” Saya sebagai Ketua Umum berharap agar di bawah kepemimpinan pimpinan daerah yang baru Bapak Swakelana Wayan Putra Kabaputen Bogor dapat berkerja sama dengan seluruh jajaran baik anggota ,pengurus , pembina serta para dewan penasehat menjadi satu kesatuan untuk menciptakan peluang peluang baik di bidang ekonomi atau pun program program yang di berikan pihak pemerintah daerah kabupaten Bogor.” pesan ketua Umum TRISULA MACAN PUTIH 571.

Begitu pun dengan ketua DPD kab Bogor Swakelana Wayan Putra yang seing di panggil dengan panggilan Kang Wayan sangat berharap agar seluruh jajaran nya tetap berkoordinas dalam setiap kegiatan yang di laksanakan agar di lapangan tidak salah dalam bertindak. ( H/A )

i

Kapolda Sumut Pastikan Temuan Minyak Goreng 1,1 Juta di Pabrik Deliserdang Bukan Penimbunan

 

etabloidfbi.com MEDAN.–

 

Kapolda Sumut Irjen R.Z Panca Putra Simanjuntak mengatakan temuan 1,1 juta kilogram minyak goreng di dalam pabrik PT Salim Ivomas Pratama, Kecamatan Lubuk Pakam, Kabupaten Deliserdang bukan penimbunan.

Kesimpulan itu diambil usai tim satgas pangan Ditreskrimsus Polda dan Pemrov Sumut melakukan pendalaman soal temuan minyak yang diduga ditimbun di dalam pabrik pada Jumat 18 Februari kemarin.

Berdasarkan hasil pemeriksaan dan perhitungan secara komprehensif oleh pihak-pihak terkait bersama Tim satgas Pangan, bahwa jumlah minyak goreng yang ditemukan tidak masuk kategori penimbunan lantaran dalam aturan pemerintah dikategorikan penimbunan apabila barang yang disimpan jumlahnya tiga kali lipat dari jumlah yang dibutuhkan rata-rata perbulan.

Saat ditemukan minyak goreng di gudang PT Salim Ivomas Pratama berjumlah 92.677 kotak. Sementara kebutuhan perusahaan perbulan selama produksi berjumlah 94.684 kotak.

Hal itu merujuk pada Peraturan Presiden No 71 tahun 2015 Pasal 11 tentang penetapan dan penyimpanan barang kebutuhan pokok penting.

“Artinya dari aturan tersebut kita tidak menemukan adanya dugaan penimbunan sebagaimana yang beredar di masyarakat dan di berita-berita seperti itu,” kata Kapolda Sumut Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak, Rabu (23/2/2022) saat datang ke PT Salim Ivomas Pratama, Jalan Sudirman, Kecamatan Lubuk Pakam, Kabupaten Deliserdang, Sumatera Utara.

Panca mengaku timnya bersama satgas pangan telah memeriksa 18 pabrik minyak goreng selama sepekan yang ada di Sumut dan sekitarnya. Hingga saat ini pihaknya belum menemukan adanya dugaan penimbunan.

“Kita sudah cek dan kemarin itu ditemukan dan kita periksa lalu kita lakukan audit di gudang gudang produksi yang ada di masing-masing perusahaan,” ucapnya.

Saat ini Polisi dan TNI pun turut membantu dengan mengerahkan armada Truk untuk mendistribusikan minyak goreng yang berada di dalam pabrik PT Salim Ivomas Pratama.

Sebanyak enam truk angkutan milik TNI Polri membawa minyak goreng ke distributor minyak maupun retail modern dan tradisional di Sumut.

“Hari ini adalah hari ketiga makanya saya dengan bapak Panglima Kodam I Bukit Barisan, Kabiro perekonomian dan kepala dinas memastikan dari proses yang kemarin kita temukan distribusinya sudah berlangsung atau tidak sebagaimana komitmen dari perusahaan dan teman-teman dari Satgas pangan.
Kemarin berdasarkan laporan hari pertama lebih dari 25 ribu kotak sudah didorong, kemudian hari kedua 34 ribu hari dan hari ini kita akan mendistribusikan 21.000,” ucapnya.

Sementara itu, Branch Manager PT Salim Ivomas Pratama, Tjin Hok menyebut selama ini perusahaannya menyalurkan minyak goreng ke seluruh Sumatera, kecuali Lampung.

Saat ditemukan satgas pangan jumlah minyak yang tersedia pun masih dibawah standar perusahaan.

Dia menyebut seharusnya perusahaan memiliki stok minimum 200 ribu karton.

“Perbulan ada 550 ribu karton, sementara yang kemarin stok itu hanya ada 94 ribu, jadi kalau kita stok minimum itu sekitar 200 ribu karton karena perusahaan juga perlu stok minimum. Jadi perusahaan benar benar komit menyalurkan dan hari ini seperti yang dilihat itu barang sudah kosong,” katanya. (Leodepari)

BNN ajak insan Pers dukung tanggap ancaman Narkoba di Simalungun

 

etabloidfbi.com Parapat.–

Sebanyak 20 jurnalis di Siantar Simalungun mengikuti workshop penguatan kapasitas dalam rangka mendukung daerah tanggap ancaman narkoba oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Simalungun di Atsari Hotel Parapat, Kamis (24/02/2022).

Kepala Badan Narkotika Nasional Kabupaten Simalungun Kompol Suhana SH. Msi. mengatakan untuk mendukung Kabupaten tanggap ancaman narkoba perlunya menggelar workshop bersama pihak media yang berfungsi menyampaikan berita terkait bahaya dan ancaman narkotika.

Suhana menjelaskan Indonesia sudah menjadi negara darurat narkoba, mengakibatkan efek yang sangat berbahaya dan langsung menyerang dan merusak otak generasi penerus bangsa.

Insan pers sebagai perpanjangan tangan dan informasi publik dan memiliki kekuatan menyuarakan kepentingan rakyat, Peran pers sangat berpengaruh besar terhadap perkembangan pemberitaan pembangunan yang bersinergi dengan BNN.

“Untuk itu, kami mengajak insan pers di Kabupaten Simalungun agar senantiasa memupuk kesadaran dan komitmen wartawan Indonesia berperan serta dalam Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan Narkotika sekaligus meningkatkan ketaatan wartawan pada kode etik jurnalistik, demi citra, kredibilitas dan integritas wartawan dan PWI Kabupaten Simalungun,” ujar Suhana dalam sambutan yang disampaikan.

Penanggulangan maraknya penyalahgunaan narkoba BNNK tidak akan bisa berjalan lancar tanpa kerjasama dengan insan media yang turut berpartisipasi menekan peredaran maupun pencegahan melalui informasi yang akurat dan efektif.

“Dengan harapan, melalui pemberitaan, masyarakat umum mempunyai kesempatan seluas-luasnya memperoleh informasi dan pengetahuan terhadap bahaya narkoba sehingga turut berperan membantu pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika (P4GN),” lanjut Suhana.

Sehingga dengan itu pers harus memperbaiki kualitas pemberitaan dan sedapat mungkin menghindari tren pemberitaan yang bias provokatif, bombastis Hal yang tidak kalah penting adalah menjaga independensi media Sehingga tidak mengedepankan judul berita untuk menimbulkan rasa penasaran dan keingintahuan pembaca sehingga mengeklik link judul berita yang pada umumnya isi tidak sesuai dengan perkiraan.

Penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba masih menjadi ancaman serius bagi Bangsa Indonesia. Oleh sebab itu, Bapak Presiden Republik Indonesia menyatakan Indonesia Darurat Narkoba Masalah penyalahgunaan narkoba telah merambah sampai ke pelosok daerah dengan prevalensi jumlah penyalahguna Narkoba setahun pakai meningkat dan 1.80% setara dengan 3 419 188 jiwa pada tahun 2019 menjadi 1,95% setara dengan 3,662 646 jiwa di tahun 2021 Hal ini menimbulkan dampak kerugian secara ekonomi.

Sesuai Instruksi Presiden Nomor 02 Tahun 20201 tentang RAN P43N Tahun 2020-2024, yaitu melakukan fasilitasi dan melaksanakan Rencana Aksi Nasional P4GN di daerah salah satunya Kaum Insan Pers Dalam rangka mewujudkan Kabupaten Simalungun Tanggap Ancaman Narkoba menuju Kabupaten Bersinar (Bersih Narkoba). sangat dibutuhkan solidaritas dan kekompakan antar BNN Kabupaten Simalungun dengan media.

Sementar salah satu jurnalis dari Kompas TV Armeindo Sinaga, mengaku workshop itu sangat bermanfaat untuk membantunya dalam memahami kondisi sebenarnya dalam penanganan penyalahgunaan narkotika, namun selain itu dia menekankan agar pihak BNN dan Kepolisian tetap melibatkan media dalam kegiatan operasi lapangan yang digelar kedua institusi (BNN-Polri red).

“Kami apresiasi workshop yang disampaikan, sangat edukatif dan kita dari media mendukung BNN dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat secara luas, kita juga sarankan dan minta bukan hanya sebatas info rilis berita yang disampaikan, namun agar pihak media dilibatkan langsung saat melakukan operasi lapangan saat melakukan pengamanan dan pemberantasan pelaku penyalahgunaan narkotika,” pungkas Armeindo. (Feri)

KANTONGI SURAT REKOMENDASI MUI DAN IZIN LINGKUNGAN MASJID JAMI AL IKLAS TAK KUNJUNG BISA DI BANGUN

etabloidfbi.com Kab Bogor.–

 

Tidak semudah membalikkan telapak tangan mungkin kata kata ini layak di berikan kepada Panitia pembangunan masjid jami AL IKLAS yang berada di perumahan PERMATA PURI HARMONI 1 Desa Situ Sari Kecamatan Cileungsi Kabupaten Bogor.

Setelah kurang lebih empat bulan semenjak di keluarkan Surat Rekomendasi dari Majelis ulama Indonesia dan Dewan Masjid Indonesia setempat pertanggal 08 Oktober 2021 yang lalu panitia pembangunan masjid yang di ketuai oleh Hendro Catur Santoso mengalami kendala untuk memulai proses pembangunan masjid di wilayah nya padahal pihak panitia merasa sudah melaksanakan persyaratan yang sebagai mana mestinya sesuai dengan peraturan pemerintah, baik itu di mulai surat izin warga sampai surat rekomendasi baik dar MUI atau Dewan masjid Indonesia yang ada di wilayah di mana masjid sebagai tempat sarana ibadah yang sangat di butuhkan wabil khusus bagi umat muslim di RW 15 Perumahan Permata Harmoni 1 tersebut.

Hal ini terjadi akibat ulah beberapa oknum yang dengan sengaja mempersulit proses pembangunan ini mereka ada di sekitar wilayah di mana rencana nya masjid itu akan di bangun.

Padahal sudah beberapa kali di adakan musyawarah baik di lingkungan Rw, Desa, sampai Kecamatan akan tetapi sampai saat ini masih mengalami jalan buntu masih belum menemui titik terang. ” Kami sebagai panitia pembangunan masjid jami Al IKLAS pada dasar nya sudah melaksanakan musyawah baik dari wilayah, Desa, sampai kecamatan dan sebelum nya kami juga sudah meminta keterangan ke warga tidak keberatan atau setuju secara tertulis dari warga terutama pihak warga terdekat dan sudah di ketahui pihak pengurus yaitu ketua Rt 02 Rw 15 Desa SituSari” ujar Hendro.

Dan di saat awak media mencoba mencari informasi di sekitar wilayah rencana pembangunan masjid , salah satu warga ( P ) yang tidak mau menyebutkan nama nya menjelaskan bahwa benar kemaren dari pihak panitia ada yang datang meminta izin untuk pembagunan masjid dan bukan hanya ( P ) warga yang lain pun tidak keberatan untuk memberi izin malahan sangat senang dan sangat mendukung apa bila di dekat rumah mereka akan di bangun masjid sebagai tempat sarana ibadah. “Tapi gak tau ya pak masjid ini kapan di bangun soal nya kemaren waktu setelah di ukur dan di pasang patok gak lama ada yang nyabut patok nya seperti nya orang itu tidak setuju kalau di sini akan di bangun masjid” tegas ( P).

Dan di tambah lagi Hendro berharap agar pihak pihak yang tidak mendukung dengan ada nya Rencana pembangunan masjid Jami AL IKLAS ini dapat menyadari bahwa apa yang mereka lakukan adalah perbuatan yang kurang pantas untuk di lakukan karena ini akan di bangun Fasilitas Sarana pendidikan dan juga sarana ibadah bagi umat muslim.*
( tim )

Tragedi Junior Tumilaar: Potret Ketidakberdayaan Rakyat

 

Oleh Wilson Lalengke

 

etabloidfbi.com Jakarta .–

 

Penahanan Brigjen TNI Junior Tumilaar oleh Denpom TNI-AD, dengan dalih yang bersangkutan melakukan kegiatan di luar kewenangan dan perintah pimpinan, merupakan cermin ketidak-berdayaan rakyat Indonesia di depan korporasi di negeri ini [1]. Bahkan, di saat jenderal bintang satu itu merintih meminta ampun dan mohon dievakuasi dari kerangkeng militer ke rumah sakit akibat ‘siksaan’ yang dideritanya, para punggawa di kesatuannya tak bergeming untuk sekedar memberikan secuil harapan bagi tentara asal Sulawesi Utara itu [2]. Miris memang. Tapi itulah Indonesia.

 

Setidaknya ada tiga pendekatan pemikiran yang bisa kita gunakan dalam menelaah fenomena yang sedang mendera Junior Tumilaar. Pertama, bahwa penguasaan tanah air beta di negeri ini oleh negara melalui tangan-tangan korporasi berbasis kapital mulai menunjukan hasilnya. Pada poin ini, sesungguhnya Pasal 33 ayat (3) Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945 sudah mencapai sasarannya, khususnya pada frasa ‘Bumi dan air dan kekayaan alam yang terkandung didalamnya dikuasai oleh Negara’ [3].

 

Bagaimana tidak, rakyat yang diagung-agungkan sebagai pewaris dan pemilik negeri leluhur ini ternyata dikalahkan hanya oleh lembaran surat yang disebut sertifikat. Keberadaan mereka yang dikodratkan lahir dari rahim-rahim perempuan Indonesia tidak diakui sebagai pemilik tanah tempat darah ketubannya tertumpah menyatu dengan buminya. Mereka dengan mudah terusir seperti puing tersapu bandang oleh alat-alat berat para komprador korporasi yang dikawal aparat negara bertameng sertifikat yang dikeluarkan negara.

 

Pasal 33 ayat (3) UUD NRI 1945 yang hakekatnya adalah penjabaran dari Alinea ke-4 Pembukaan UUD tersebut ternyata tidak mencapai maksud dan tujuannya. ‘Pembentukan Pemerintah Negara Indonesia yang melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia dan untuk memajukan kesejahteraan umum, dan mencerdaskan kehidupan bangsa’, hanyalah sebuah utopia belaka. Pasal 33 ayat (3) itu tidak lebih dari sekadar sebuah untaian kalimat indah penghibur rakyat yang sedang terkulai terkapar ditelan kekuasaan.

 

Berdasarkan kondisi faktual tersebut di atas, pertanyaan yang mestinya muncul adalah apa yang mesti dilakukan agar keadaan boleh kembali membaik? Salah satu jawabannya adalah penguatan kapasitas rakyat itu sendiri dalam mempertahankan hak pewarisannya atas negeri nusantara ini. Peningkatan kemampuan berpikir dan berargumentasi di atas landasan filosofis, sosiologis, dan hukum positif, menjadi hal yang mutlak, mendasar, dan bersifat sangat segera.

 

Kedua, bahwa Karakter Prajurit TNI Angkatan Darat sebagai pembela rakyat yang secara rinci tertuang dalam doktrin Delapan Wajib TNI semakin tergeser oleh perubahan paradigma yang dianut para borju militer Indonesia [4]. Jiwa konglomerasi di tubuh TNI yang muncul sejak tumbangnya orde lama, yang kemudian tumbuh subur di masa orde baru di bawah komando penguasa militer Jenderal Soeharto, lambat laun sukses menjauhkan para anggota TNI dari fitrahnya sebagai tentara rakyat.

 

Keberadaan para pengusaha yang terlipat-kelindan dengan penguasa telah menyeret TNI –termasuk Polri– kita ke dalam pragmatisme hidup materialistik yang hampir tidak ditemukan di negara-negara maju di dunia ini. Penguasaan lebih dari 70 persen sumber daya ekonomi oleh 10 persen penduduk Indonesia sesungguhnya merupakan kecelakaan pengelolaan pemerintahan negara yang cukup parah [5]. Dalam posisi 90 persen rakyat Indonesia memperebutkan 30 persen sumber daya di sekitarnya, mereka pun masih harus sibuk berhadapan dengan popor dan moncong senjata untuk dapat bertahan hidup.

 

Dari analisa singkat di atas, satu hal penting yang dapat dilakukan adalah melanjutkan proses reformasi di tubuh TNI yang diarahkan untuk benar-benar berfungsi sebagai tentara rakyat, bukan tentara para korporat. Terlepas dari berbagai aturan disiplin di internal TNI, yang diharapkan oleh masyarakat adalah kehadiran militer rakyat yang menjadi pelindung mereka, yang menyelamatkan hidup, dan yang menjadi pembela di saat mereka terkapar oleh goncangan zaman dan peradaban. Lain tidak.

 

Ketiga, bahwa welfare state (negara kesejahteraan) yang dianut oleh konstitusi Indonesia hampir mustahil dapat diwujudkan jika kondisi seperti ini dibiarkan. Salah satu kendala utamanya adalah karena negara seakan tak berdaya dalam mengimbangi kekuatan internal dan eksternal yang menerpa bangsa ini. Banyak kalangan melihat bahwa ketidak-mampuan itu disebabkan oleh lemahnya kendali pemerintahan sipil Indonesia atas para borju pro kemapanan yang bercokol di institusi bersenjata seperti TNI dan Polri [6].

 

Masuknya para perwira tinggi TNI –juga Polri– ke dalam struktur korporasi sebagai dewan komisaris di perusahaan-perusahaan selepas dari masa dinasnya di institusi tersebut membawa dampak yang cukup serius bagi pelemahan kekuatan rakyat dalam mempertahankan hak-haknya. Ribuan purnawirawan yang masuk ke jajaran komisaris korporasi di seantero negeri ini, termasuk di BUMN [7], sedikit banyak telah berperan menjadikan korporasi yang ditunjang oleh keuangan yang maha besar untuk menjadi ‘monster’ bagi warga masyarakat di wilayah operasional perusahaan.

 

Pada kasus yang melibatkan Brigjen Junior Tumilaar misalnya, Jenderal kebanggaan masyarakat Sulawesi Utara itu terpanggil untuk membela bawahannya, seorang Babinsa, yang coba dikriminalisasi Polres Manado akibat sang Babinsa memberi pembelaan kepada rakyat di tempat tugasnya, Ari Tahiru (67), yang mempertahankan tanah warisannya dari caplokan korporasi PT. Ciputra Internasional [8]. Dalam kasus Ciputra versus Ari Tahiru di Manado ini, Junior Tumilaar masih beruntung karena isu yang muncul ke permukaan adalah persaingan dua kubu koersif (bersenjata): TNI versus Polri.

 

Lain Ciputra Manado lain Sentul City Bogor. Dalam kasus pembelaan Junior Tumilaar terhadap warga masyarakat Bojong Koneng, Bogor, yang mempertahankan lahannya dari serbuan perusahaan PT. Sentul City, perjuangan Junior Tumilaar harus berakhir di jeruji Denpom. Dugaan keterlibatan seorang oknum anggota TNI aktif dari kesatuan Badan Intelijen Strategis (BAIS), sebagaimana yang disebutkan Junior Tumilaar, dalam insiden di Bojong Koneng menjadi indikasi kuat bahwa perusahaan itu ‘mempekerjakan’ oknum militer dan di-back-up para preman dalam melancarkan usahanya [9].

 

Walau beda warga dan beda lokasi, namun kasus Manado dan Bogor memiliki sesamaan yang signifikan. Pertama, melibatkan korporasi berhadapan dengan warga masyarakat lemah. Kedua, obyek kasus sama-sama tentang sengketa lahan. Ketiga, keduanya mengharapkan pembelaan dari kekuatan-kekuatan tertentu, terutama dari pemegang otoritas dan kewenangan di wilayahnya. Keempat, hingga saat jenderal pembela mereka Junior Tumilaar mendekam di sel Denpom, kasusnya belum selesai, bahkan mungkin bertambah rumit.

 

Jika akhirnya sang Jenderal itu harus dibungkam mati tersebab membela warga, itulah potret ketidak-berdayaan rakyat Indonesia. Namun, ibarat pepatah ‘Patah tumbuh hilang berganti, mati satu tumbuh seribu’, maka keadaan itu harus dijawab dengan semboyan perjuangan ‘Hari ini seorang Patimura mati, esok ribuan Patimura, Diponegoro, Daan Mogot muda bangkit melawan!’. (*)

 

Catatan:

 

[1] Brigjen Junior Tumilaar Ditahan di Rutan Militer, Ini Penjelasan KSAD Dudung; https://nasional.tempo.co/read/1563444/brigjen-junior-tumilaar-ditahan-di-rutan-militer-ini-penjelasan-ksad-dudung

 

[2] Jawaban Tegas TNI AD ke Brigjen Tumilaar yang Minta Pengampunan; https://news.detik.com/berita/d-5954631/jawaban-tegas-tni-ad-ke-brigjen-tumilaar-yang-minta-pengampunan

 

[3] Undang-undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945; https://www.dpr.go.id/jdih/uu1945

 

[4] DOKTRIN TNI AD KARTIKA EKA PAKSI; https://manajemenhan.akmil.ac.id/wp-content/uploads/2021/12/Doktrin-TNI-AD-KEP.pdf

 

[5] Aset Nasional Indonesia Dikuasai Segelintir Orang Kaya, Pak Jokowi Harus Turun Tangan; https://www.jpnn.com/news/aset-nasional-indonesia-dikuasai-segelintir-orang-kaya-pak-jokowi-harus-turun-tangan

 

[6] Kontrol Sipil Terhadap Militer Masih Lemah; https://www.hukumonline.com/berita/a/kontrol-sipil-terhadap-militer-masih-lemah-lt506da3721a165

 

[7] Daftar Mantan Jenderal yang Punya Bisnis dan Jadi Komisaris di Perusahaan Mentereng; https://kabar24.bisnis.com/read/20211005/16/1450489/daftar-mantan-jenderal-yang-punya-bisnis-jadi-komisaris-di-perusahaan-mentereng

 

[8] Kriminalisasi Babinsa, Kapolresta Manado Seharusnya Segera Dicopot; https://pewarta-indonesia.com/2021/09/kriminalisasi-babinsa-kapolresta-manado-seharusnya-segera-dicopot/

 

[9] Ngamuk! Brigjen Junior Tumilaar Ajak Ribut Oknum yang Bekingi Sentul City: Mana Brigjen Rio Pengkhianat Bangsa Kau!; https://makassar.terkini.id/ngamuk-brigjen-junior-tumilaarajak-ribut-oknum-yang-bekingi-sentul-city-mana-brigjen-rio-pengkhianatbangsa-kau/

Drs.H,Sulpakar Dukung Program Ikatan Wartawan Online(IWO)Lampung

 

etabloidfbi.com BANDAR LAMPUNG.–

 

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Lampung Drs. H. Sulpakar, MM. menyambut baik audiensi Pengurus Wilayah (PW) Ikatan Wartawan Online (IWO) Provinsi Lampung, di ruang kerjanya, Selasa (23/2).

Pada kesempatan itu, Sulpakar memberikan dukungan penuh program-program yang akan diselenggarakan IWO Lampung. Menurutnya, IWO Lampung harus bersinergi dengan sekolah-sekolah dalam menyelenggarakan kegiatan edukasi untuk kepentingan masyakarat Lampung.

“IWO Lampung dapat menyelenggarakan kegiatan bersama SMA/SMK di Lampung. Salah satunya, pelatihan jurnalistik siswa,” kata pria kelahiran Waykanan ini.

Dia bilang, banyak program yang dapat disinergisitaskan bersama. Harapannya, IWO dapat menjadi fasilitas untuk menyiarkan program edukasi di Bumi Ruwa Jurai. “Kedepan bisa mengajak Komite Sekolah talkshow untuk dipublikasikan. Biar masyarakat tahu, peran penting komite sekolah,” ucapnya.

Ketua IWO Lampung Riko Amir pun menyampaikan terima kasih atas dukungan yang diberikan. Selama ini, IWO Lampung terus bergerak dalam berperan aktif memajukan dunia kewartawan di Bumi Lampung.

“Banyak program yang telah diselenggarakan. Tahun ini pun setidaknya IWO Lampung akan menggelar kegiatan Musyawar Wilayah. Berkat solidaritas yang kuat, kegiatan yang diselenggarakan selama ini dapat terselenggara dengan baik,” ujarnya.

Lebih lanjut, Riko berterima kasih atas masukan-masukan yang disampaikan Kepala Disdikbud Lampung. Semoga kedepannya, semakin mempererat sinergisitas dalam berkegiatan dan mengedukasi masyarakat Lampung.
(Iwan.s)

SATGAS PENANGGULANGAN COVID-19 LANTAMAL XII BERSAMA INSTITUT DAYAKOLOGI LAKSANAKAN KEBUT VAKSINASI MARITIM

etabloidfbi. Com Pontianak. –

Komandan Lantamal XII Pontianak Laksamana Pertama TNI Suharto kembali memerintahkan Tim Alfa Satgas Penanggulangan dan Pencegahan Covid-19 Lantamal XII, untuk melaksanakan Kebut Vaksinasi melaksanakan Kebut Vaksinasi Maritim di Desa Adat Tae, Ketemenggungan Tae Komunitas Tiong Kandang, Kec Balai Batang Tarang Kab. Sanggau Kalbar.

Pelaksanaan Kebut Vaksinasi ini, sesuai permohonan kerjasama dari Institut Dayakologi untuk melaksanakan Vaksin Dosis 2 terhadap masyarakat yang ada di Desa Adat Tae Kab. Sanggau sejumlah 411 dosis.

Menindaklanjuti perintah Danlantamal XII, Kepala Dinas Kesehatan Lantamal XII, Letkol Laut (K) drg. Heru Subagyo, Sp. Pros, selaku Dansatgas Penanggulangan dan Pencegahan Covid-19 Lantamal XII segera menyiapkan Tim Vaksinator serta Personel pendukung lainnya, dan tepat Pukul 08.00 WIB, rombongan Tim berangkat menuju Desa Adat Tae, Kab. Sanggau.

Bersamaan dengan Tim Alfa melakukan vaksinasi di Desa Adat Tae Kab. Sanggau, Tim Bravo juga melanjutkan Vaksinasi terhadap anak usia 6-11 Tahun, di Balai Kesehatan Lantamal XII, Demikian ujar Letkol Laut (K) drg. Heru Subagyo, Sp. Pros, selaku Dansatgas Penanggulangan dan Pencegahan Covid-19 Lantamal XII.

Vaksinasi rutin yang dilaksanakan setiap hari di Balai Kesehatan Lantamal XII merupakan perintah langsung yang dikeluarkan oleh Kepala Staf Angkatan Laut (KASAL) Laksamana TNI Yudo Margono, S.T., M.M., sebagai upaya TNI AL khususnya Lantamal XII dalam hal menekan penyebaran wabah virus Covid-19, serta membentuk kekebalan komunal (Herd Immunity) di wilayah Kalimantan Barat, khususnya satuan kerja Lantamal XII.

Mari kita dukung terus Vaksinasi Covid-19, agar masyarakat sehat, karena melalui pemberian vaksin, daya tahan tubuh masyarakat akan lebih kuat dalam menangkal virus Covid-19″. Tetap mendisiplinkan diri dengan mematuhi Gerakan 5 M, mengakselerasikan testing dan tracing, mengintensifkan screening peduli lindungi, agar Indonesia segera pulih dan bangkit bebas dari pandemi.(M.Zuhdi,Sy Mohsin)

DANLANTAMAL XII MENGIKUTI UPACARA VIRTUAL GELAR OPS GAKTIB “WASPADA WIRA MANDAU” DAN OPS YUSTISI “CITRA WIRA MANDAU” TA. 2022.

etabloidfbi.com, Pontianak. –

Komandan Pangkalan Utama TNI AL XII Pontianak, Laksamana Pertama TNI Suharto, Rabu (23/02/2022) pukul 08.09 WIB s.d 08.35 WIB, bertempat di Aula Makodam XII Tanjungpura, mengikuti kegiatan Upacara Gelar Operasi Gaktib dan Operasi Yustisi Polisi Militer TA. 2022 secara Virtual dari Mabes TNI dengan tema “Dengan Operasi Gaktib dan Operasi Yustisi Polisi Militer TA. 2022, Polisi Militer Siap Meningkatkan Ketaatan Hukum, Disiplin dan Tata Tertib Prajurit Guna Mendukung Tugas Pokok TNI Dalam Rangka Mewujudkan Indonesia Maju, Indonesia Gangguh”.

Dalam kesempatan tersebut Irjen TNI Selaku Inspektur Upacara antara lain menyampaikan sebagai Instansi TNI kita wajib mendukung sepenuhnya kebijakan pemerintah RI. Keberhasilan tugas pokok TNI merupakan puncak yang dicapai setiap unit/satuan masing-masing, dan harus mematuhi segala peraturan hukum yang berlaku baik untuk dirinya maupun satuannya, laksanakan Operasi Gaktib dengan serius dan penuh rasa tanggung jawab sehingga supremasi hukum di lingkungan TNI dapat terwujud guna mendukung terlaksananya tugas pokok TNI. “Demikian Ujar Irjen TNI”.

Lanjut irjen TNI, bagi para Komandan satuan komando wilayah agar memahami dan mendukung pelaksanaan operasi dan fungsinya hingga dapat memastikan pemberian sanksi bagi prajurit yang melakukan pelanggaran hukum.

Tunjukkan jati diri aparat Polisi Militer yang tegas profesional proporsional dan berwibawa serta dapat bersikap Humanis selama pelaksanaan operasi. “Demikian tegas Irjen TNI”.

Sementara itu Danlantamal XII, saat diminta tanggapan oleh awak media menyampaikan bahwa Operasi Gaktib Dan Operasi Yustisi Polisi Militer TA. 2022, di wilayah Kalimantan Barat, dilaksanakan oleh Pom Kodam XII Tanjungpura, Pom Lantamal XII, serta Pom Lanud Supadio, bersama sama menegakkan disiplin prajurit TNI.

Pelaksanaan Operasi Gaktib Dan Operasi Yustisi Polisi Militer, yang rutin dilaksanakan setiap tahunnya selaras dengan instruksi Kepala Staf TNI AL (Kasal) Laksamana TNI Yudho Margono, yaitu berani berubah menjadi lebih baik dengan meninggalkan budaya rutinitas yang tidak produktif.

Hadir dalam Upacara Virtual Gelar Ops Gaktib Waspada Wira Mandau dan Ops Yustisi “Citra Wira Mandau” TA. 2022, antara lain Pangdam XII/Tpr, Mayjen TNI Sulaiman Agusto, S.I.P. M.Mh., Kapolda Kalbar, Irjen. Pol. Drs. Suryanbodo Asmoro, M.M., Danlantamal XII/Tpr, Laksma TNI Suharto., Danlanud Supadio, Marsma TNI Deni Hasoloan Simanjuntak., Wadan Pomdam XII/Tpr, Letkol Cpm Sony, Dansatpom Lanud Supadio, Letkol Pom Prawoto, Kabid Propam Polda Kalbar, Kombes Andre Ghama Putra, perwakilan personel Polisi Militer Kodam XII/Tpr, dan personel Polisi Militer Lantamal XII, serta personel Polisi Militer Lanud Supadio.(M.Zuhdi,Sy Mohsin)

Silaturahmi Jajaran Pengurus JBMI Provinsi Bengkulu Dengan Ketua Umum

 

etabloidfbi.com Jakarta.–

 

Ketua DPW JBMI provinsi bengkulu Sukriady Sitompul beserta rombongan dari Provinsi bengkulu, bersilaturahim ke rumah Ketua Umum Jamiah Batak Muslim Indonesia, (JBMI)  H Albiner Sitompul Periode 2017-2021 pada hari Senin 14-Februari-2022 dan pertemuan tersebut  berlokasi di wilayah Cibubur Komplek perumahan Angkatan Darat jakarta timur.

 

Dalam pertemuan tersebut selaku Ketua DPD JMBI Sukriady Sitompul membahas terkait Visi Misi dalam memajukan dan mengembangkan Organisasi JMBI yang sudah banyak berdiri di hampir seluruh wilayah provinsi di Indonesia, dan perlu kita ketahui Jamiah Batak Muslim Indonesia adalah salah satu perkumpulan Umat Muslim yang berasal dari Sumatera Utara dan bertujuan menguatkan Akidah Umat Muslim khususnya dari Sumatera Utara yang berada di wilayah dan umumnya yang berada di perantauan.

Dalam pertemuan tersebut Ketua JBMI DPD bengkulu Supriady Sitompul meminta wejangan dan Nasehat Kepada ketua Umum serta meminta arahan terkait kemajuan Organisasi,

“silaturahmi ini adalah sebagai wujud rasa bangga kami terhadap Organisasi JBMI dan kamipun berharap adanya arahan dan wejangan dari Ketua Umum yang sudah banyak pengalaman di terkait organisasi ini,  ungkap Sukriady yang juga aktif sebagai Kaperwil Media etabloidfbi.com

Setelah masa jabatan Ketua JBMI periode 2017-2021 berakhir maka untuk sekarang ini terpilih Ketua Umum JBMI yang baru masa bakti 2022-2025 yaitu Bapak Arif Marbun dan pertemuan berlangsung di sekretariat DPP JBMI Pusat, Jalan Duyung 3 kec pulogadung, Jakarta Timur dan Sukriadi beserta Rombongan dari Bengkulu pun bertemu dan meminta Nasehat demi kemajuan Organisasi, dan selaku Ketua Umum terpilih Arif Marbun yang mana kita ketahui bahwa dirinya sebelum menjabat selaku Ketua Umum,  dirinya menjabat sebagai  Staf Wakil Presiden.

Disampaikan oleh Ketua Umum terpilih Arif Marbun bahwa para pimpinan wilayah diminta bersabar sambil menunggu pelantikan dan kami akan berusaha menjalankan Amanah yang sudah berada di pundak kami semoga JBMI bisa semakin maju kedepannya.

Dan diakhir pertemuan ketua DPD JBMI juga berharap adanya kegiatan yang mendukung kepada para pengurus

“kami sangat mengharapkan adanya perhatian terkait kegiatan Anggota dilapangan seperti dibidang pertanian agar jangan sampai terjadi kelangkaan pupuk sehingga petani kesulitan dalam bercocok tanam dan kami amat sangat menjungjung tinggi Anggaran Dasar / Anggaran Rumah Tangga yang sudah tertuang dalam Organisasi,” tutup Sukriady.

 

(Rokaeni)

Tidak Menemukan Kesepakatan, Perkara Putri Bupati Labusel Dipastikan Berlanjut

 

etabloidfbi.com Medan-

 

Perkara Putri Bupati Labuhanbatu Selatan (Labusel) yang diduga menghina Andi Syahputra Nasution di Media Sosial Facebook dipastikan berlanjut. Pasalnya, mediasi yang kedua kalinya di Unit Cyber Crime Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sumut, Selasa, (22/2/2022) tidak ada titik terang dan belum menemukan kesepakatan antara kedua belah pihak.

“Tidak ada titik temu antara kami sewaktu dimediasi oleh penyidik Cyber Crime Ditreskrimsus Polda Sumut tadi,” ucap Andi Syahputra Nasution usai keluar dari Gedung Ditreskrimsus Polda Sumut.

Bukan hanya hari ini, tambah Andi, jauh hari sebelum kasus ini sampai bergulir ke Polda Sumut, tidak ada niat baik sama sekali dari pihak terlapor yang merupakan anak Bupati Labuhanbatu Selatan, yang telah menghina harkat dan martabatnya.

“Begini, kami itu sekampung. Dia itu kalo mau ke rumahnya pasti melintasi rumah saya. Tapi, hingga hari ini, sama sekali tidak ada terucap kata-kata permohonan maaf darinya kepada saya,” sebut Ketua Karang Taruna Labusel ini.

Meski begitu, lanjut Andi menjelaskan, secara pribadi dirinya sudah memaafkan putri ‘raja kecil’ di Kabupaten Labusel yang telah menghinanya di akun Facebook atas nama Nia Lim itu.

“Secara pribadi, saya sudah memaafkannya. Tapi saya minta ini diproses secara hukum. Karena negara ini negara hukum. Dan semua warga negara berkedudukan sama di mata hukum,” jelas Andi.

Sementara itu, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Sumut, Kombes Pol Hadi Wahyudi mengatakan, perkaranya ini tetap diproses oleh penyidik Ditreskrimsus Polda Sumut, dan penyidikan sudah menjalankan tugasnya dengan cara memanggil kedua belah pihak yang bertikai.

“Inilah bukti polisi telah menindaklanjuti perkara ini, dengan cara memproses atas laporan saudara Andi Syahputra Nasution”. ucap Hadi saat ditemui diruangan nya, Selasa (22/2/2022) sore.

Informasi sebelumnya, Andi Syahputra Nasution, pria yang dikatain bencong dalam status akun facebook bernama Nia Lim yang sudah terkonfirmasi merupakan putri Bupati Labusel melaporkan kasus tersebut ke Polres Labuhanbatu sesuai Laporan Polisi Nomor : LP/B/2164/XII/2021/SU/RES.LBH/Polda Sumut, tanggal 9 November 2021

Saat di Polres Labuhanbatu, kedua belah pihak telah dimediasi oleh penyidik polres tersebut.

Namun, saat itu, tidak ditemukan kata sepakat atau perdamaian antara kedua belah pihak hingga kasus ini bergulir ke Polda Sumut.

Seiring berjalannya waktu, kasus ini terus bergulir sehingga penyidik memfasilitasi kedua belah pihak untuk mediasi pada tanggal 25 Januari 2022 di Polda Sumut.

Dan hari ini, Selasa, (22/2/2022), mediasi kembali dilaksnakan di Subdit Cyber Crime Ditreskrimsus Polda Sumut.

Sama seperti sebelumnya, mediasi kandas alias tidak ditemukan kesepakatan antara kedua belah pihak sehingga kasus ini terus bergulir dan Andi Syahputra Nasution melaporkan ketidakprofesionalan penyidik Polda Sumut ke Divisi Propam Mabes Polri dan Komnasham. ***

 

Bupati Tubaba Memberikan Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ)Tahun Anggaran 2021

etabloidfbi.com Tulang Bawang Barat.–

 

Kemajuan dan capaian pembangunan yang telah dicapai di berbagai bidang bukan semata kerja keras pemerintah daerah (Pemda), namun merupakan kerja keras kita bersama. Untuk itu saya sampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh pelaku pembangunan di Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba), jajaran Pemda, Forkopimda, para pelaku usaha, tokoh agama, tokoh masyarakat, organisasi masyarakat serta seluruh komponen masyarakat yang telah memberikan dukungan terhadap penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan di Kabupaten Tubaba

Hal tersebut disampaikan Bupati Kabupaten Tubaba, Umar Ahmad, saat memberikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Tubaba Tahun 2021 pada acara Rapat Parpurna di Kantor DPRD Kabupaten setempat, Senin (21/02/2022)

LKPJ Bupati Tubaba Tahun 2021 adalah laporan penyelenggaran program pembangunan pemerintah daerah tahun 2021 yang merupakan kewajiban seluruh kepala daerah untuk menyusun LKPJ selama satu tahun anggaran dan ini merupakan tahun ke-empat dalam periode RPJMD 2017-2022.

Pada pelaksanaan pembangunan tahun 2021, lanjut Bupati Tubaba, pihaknya telah menentukan prioritas pembangunan yang tercantum dalam Rencana Kerja Pembangunan Daerah Kabupaten Tubaba pada Tahun 2021

“Kita telah menentukan lima perioritas pembangunan, yaitu Pembangunan infrastruktur yang berkualitas, Pembangunan SDM yang berkarakter melalui peningkatan aksesibilitas dan kualitas pelayanan dasar, Pemberdayaan masyarakat melalui pengembangan ekonomi rakyat, Pengembangan ekowisata dan pelestarian budaya, serta Reformasi birokrasi,” ujar Bupati

Ia juga menambahkan bahwa dari prioritas-prioritas tersebut, telah banyak capaian yang didapatkan,diantaranya Persentase jalan mantap kabupaten kita telah mencapai angka 64,79% naik dari sebelumnya 63,76%, Indek Pembangunan Manusia (IPM) meningkat setiap tahunnya dan mencapai 66,22% pada tahun 2021 yang mencerminkan tingkat pencapaian kesejahteraan penduduk dari perluasan akses layanan dasar bidang pendidikan dan Kesehatan

Serta dalam bidang kesehatan, realisasi pelaksanaan vaksinasi Covid-19 dosis pertama mencapai 161.307 (seratus enam puluh satu ribu tiga ratus tujuh) jiwa atau 76,77%, dosis kedua mencapai 75.280 (tujuh puluh lima ribu dua ratus delapan puluh) jiwa atau 35,83%, dan dosis ketiga mencapai 714 (tujuh ratus empat belas) jiwa atau 0,34%. Untuk Angka Harapan Hidup (AHH) di tahun 2021 mengalami kenaikan menjadi 70,03 tahun. “Dengan kenaikan ini berarti tingkat kesejahteraan dan kesehatan penduduk Kabupaten Tubaba semakin baik,” demikian jelas Bupati

Rapat Paripurna dilaksanakan dengan mematuhi protokol Kesehatan ketat dan dilakukan secara hybrid (Online dan ofline) serta dihadiri oleh Para Forkopimda, Bupati Kabupaten Tubaba, Umar Ahmad, Ketua DPRD Tubaba, Ponco Nugroho, Sekretaris Daerah Kabupaten Tubaba, Novriwan Jaya, para Asisten Bupati, Para Kepala OPD, para Camat, serta para Anggota DPRD Kabupaten setempat. (adv)

Kapolda Sumut Hadiri Rakor Program Pemberantasan Korupsi Terintegrasi

 

etabloidfbi.com Sumatera Utara.–

 

Guna mengoptimalkan pencegahan dan pemberantasan tindak pidana korupsi di Sumatera Utara, Kapolda Sumut Irjen Pol. Drs. R. Z. Panca Putra S, M.Si, menghadiri kegiatan rapat koordinasi program pemberantasan korupsi terintegrasi di wilayah Sumatera Utara, Selasa (22/02)

Kegiatan yang digelar di Kantor Kejaksaan Tinggi Sumut ini turut dihadiri Wakil ketua KPK Alexander Marwata, Kajati Sumut IBN Wiswantanu, S.H., M.H, penyidik kejaksaan dan Kepolisian beserta Inspektorat

Rapat koordinasi ini guna menyamakan persepsi antar aparat penegak hukum khususnya tindak pidana korupsi dan berkoordinasi atas kendala yang dihadapi dalam penegakan tindak pidana korupsi

Kapolda Sumut mengatakan sejauh ini koordinasi antara Polda Sumut, Kejati Sumut, Pengadilan Tinggi Medan dan BPKP Sumut sudah terjalin dengan sangat baik dan terus dilakukan

“Koordinasi terkait perkara-perkara yang perlu dikoordinasikan terus dilakukan. Ilmu pemahaman tentang permasalahan Tipikor ini juga perlu di update terus”, ujarnya

Menurut Panca, perlu ditambah kualitas tentang pemahaman tindak pidana korupsi agar proses penegakan hukum tindak pidana korupsi tepat sasaran sehingga dapat dimaksimalkan upaya pengembalian kerugian uang negara.

“Kita ingin kegiatan pemberantasan korupsi yang dilaksanakan dapat memberikan dampak yang baik dan efek jera bagi para pelaku tindak pidana korupsi. Jangan sampai kita menghukum orang karena ketidaktahuan yang bersangkutan dan memberikan hukum terlampau berlebihan”, lanjutnya

“Karena apabila perkara dengan nilai kasus korupsi yang rendah dilanjutkan sampai ke persidangan maka negara akan dirugikan 2 kali dengan biaya perkara yang di persangkakan kepada pelaku tindak pidana.
Untuk itu, pemberantasan korupsi harus efektif dan efisien”, pungkasnya. (Leodepari)

KELUARGA BESAR PNGKB BABAKTI DI SITUS ARCA DOMAS CIBALAY

 

etabloidfbi.com Kab. Bogor.–

Dalam kegiatan rutin nya setiap tiga bulan sekali yang mana sudah menjadi keputusan seluruh pengurus dan anggota Persatuan Nyukruk Galur Karuhun Bogor ( PNGKB ) pada hari minggu tanggal 20/02/2022 yang melaksanakan Babakti ala PNGKB kegiatan ini di laksanakan di situs Arca Domas Cibalay.

Menurut Hermansyah ketua umum PNGKB kegiatan ini di adakan bertujuan untuk yang pertama menjalin silahturahmi antar pegurus dan anggota PNGKB, kedua melestarikan budaya dari pada para leluhur serta mencoba lebih mengenalkan kembali ke masyatakat bahwa di Desa Tapos1 Kec Tenjolaya Kab Bogor ada situs Budaya yang sangat bersejarah dan tidak kalah indah baik dari sisi alam serta bentuk tata letak situs Arca Domas itu sendri.

” Kami dari PNGKB tidak ada maksud lain selain melestarikan budaya dari para leluhur kami untuk babakti serta kami sebagai masyarakat khusus nya yang ada di Kecamatan tenjolaya ini ingin lebih mengenalkan lagi bahwa di wilayah kami ada situs yang bernama situs Arca Domas Cibalay yang sangat pas untuk di jadikan salah satu Objek Wisata yang sangat indah tidak kalah indah nya dengan situs situs bersejarah yang tersebar di bumi Nusantara ini ” ujar ketua umum PNGKB.
Selain anggota dan pegurus pada kegiatan babakti tersebut hadr pula beberapa tamu undangan baik tokoh masyarat, tokoh agama, dan beberapa perwakilan organisasi kepemudaan yang ada di wilayah kab Bogor. Kegiatan babakti ini di mulai pukul 8.00 wib di mulai dengan ritual secara adat yang pimpin oleh Ki walang serta di dampingi oleh salah satu tokoh masyarakat yang di akui sebagai praktisi spiritual di lingkungan tersebut, setelah itu acara di lanjutkan pembukaan doa dengan lagam sunda yang mana di pimpin oleh Ki Dede atau yang sering di sapa Ki Bodas pajajaran anyar disini terlihat jelas bahwa kegiatan ini murni adalah kegiatan budaya, setalah itu di lanjutkan pula dengan tawasulan serta manakib yang di tujukan kepada syeh Abdul kodir jaelani serta sholwat kepada Nabi Muhammad SAW yang pimpin oleh Ustad Edy Kurniawan dan Abah Sujaih mereka adalah dari bagian bidang ke Agamaan di PNGKB.
Di lokasi yang sama awak media sempat menemui salah satu tamu yang hadir Puji warga depok dari perwakilan Lestari Bumi Nahdatul Ulama di singkat LESBUMI , menurut Puji dia sangat bangga dan merasa terharu dengan kegiatan yang di laksanakan oleh rekan rekan dari PNGKB karena tetap kukuh memprtahan budaya sebagai warisan dari para pendahulu nya.

” ini seharus nya menjadi Contoh apa yang saat ini di laksanakan oleh saudara saudara kami dari PNGKB hari layak mendapat acungin jempol bahkan perhargaan serta dukungan dari seluruh lapisan masyarakat terutama pihak pemerintah kabupaten Bogor beserta jajaran nya,tadi saya sempat di minta saran serta pendapat dari salah satu panitia kegiatan terkait kegiatan hari ini, jujur saya gak bisa menahan air mata saking saya bangga nya bahwa mereka tetap memperthan budaya sebagai bentuk pengabdian mereka pada leluhur dan saya menangis cuma bisa berkata terimakasih kegiatan seperti ini bisa saya saksikan di sini di mana tempat ini sangat mengandung arti bagi saya” tegas Puji sambil menundukkan kepala nya.

Dan menurut Ambu Ningsih Bendahara PNGKB yang juga di temui saat acara berlangsung membenarkan bahwa kegiatan ini adalah kegiatan rutin 3 bulan sekali keluarga besar PNGKB , dan ini adalah awal nanti kegiatan selanjut nya tiga bulan kedepan dari sekarang yaitu kira kira pertengahan April 2022 sedang untuk tempat akan di bahas dalam rapat tetap di Arca Domas Cibalay atau tempat lain, di tambah nya pula bahwa untuk kegiatan ini terkait angaran kegiatan murni dari sumbangan para anggota tidak ada donasi dari luar ataupun sponsor.

Acara yang di hadiri di atas 50 peserta baik anggota PNGKB dan para tamu undangan ini berakhir sekitar pukul 14.00wib, dan di tutup dengan doa oleh Ki Bodas dari perwakilan Pajajaran Anyar. ( Hm)

Aksi Unjuk Rasa Sopir Truk terkait “Over Dimension Overload” Di  Temanggung  Jawa Tengah 

etabloidfbi.com Kab.  Temanggung.-

 

Terkait adanya aksi Demonstrasi yang dilakukan oleh para Supir truk terkait dengan adanya aturan baru yang diterapkan oleh aparat berwenang mengenai Over Dimension Overload atau Kelebihan atas kapasitas Muatan pada hari ini Selasa 22-pebruari-2022

Semua sopir truk yang beunjuk rasa memprotes dan menyuarakan tentang adanya aturan yang diberlakukan oleh pemerintah berkaitan dengan aktifitas dan kegiatan mereka lakukan. Harus mentaati aturan kelebihan Muatan Tentang kegiatan yang mereka jalankan,harus mentaati aturan tersebut. Mereka menyuarakan dan menyatakan aturan tersebut bisa merugikan aktivitas mereka dalam menjalankan kegiatan muat barang yang mereka bawa untuk mengantarkannya karena mereka belum diberi tahu berapa nilai Batasan muatan yang masuk kategori Berlebihan

Dengan adanya hal tersebut mereka berunjuk rasa berkeinginan agar aturan tersebut ( kelebihan muatan-red) agar dapat disesuaikan serta memberi kebijakan dengan melihat keadaan wilayah yang mereka lalui. Unjuk rasa yang mereka lakukan dengan damai, dan kendaraan truk mereka parkir dikiri dan kanan pinggir jalan kota didekat terminal Madureso dan berdekatan dengan kantor dinas perhuubungan Kabupaten Temanggung.

Beberapa sopir truk yang mewakili pengunjuk rasa, sudah berudaha menemui kepala dishub Suprianto Kabupaten Temangngung Jjawa Tengah.

(Narasumber berinisial “AS”) mengatakan ini adalah aksi yang dilakukan secara damai dan dengan keinginan mengetahui tentang aturan yang diberlakukan oleh pemerintah yang harus mentaati kapasitas muatan, para sopir truk tetap akan mengikuti aturan dari pemerintah, dengan tetapi semua sopir belum bisa memahami aturan-aturan yang layak maupun yang tidak layak dan mereka berkeinginan penjelasan dari aparat yang terkait tentang aturan (Over Dimension Overload) tersebut agar mereka dapat memahami apa yang harus di ikuti dalam aturan tersebut.

“kami bukan tidak mau mentaati peraturan yang dibuat akan tetapi kami semua berharap agar aturan yang diterafkan tersebut jelas seperti apakah yang masuk kategori tidak layak dan bagaimana yang layak terkait Over Dimention Overload,”Ungkapnya kepada awak media etabloidfbi.com

(PIJ)

Tersangka Penyerangan terhadap Wartawan Telah Diserahkan ke Kejari Manokwari, PPWI Apresiasi Polda Papua Barat

 

etabloidfbi.com Jakarta –

 

Tersangka (TSK) Regen Roy Rogers Yaas dan Barang Bukti (BB) tindak pidana yang dilakukan TSK telah diserahkan pihak Penyidik Polda Papua Barat (PB) ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Papua Barat yang dilaksanakan di Kejaksaan Negeri (Kejari) Manokwari. Hal itu disampaikan Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasi Penkum) Kejati Papua Barat, Billy Wuisan, S.H, M.H kepada media ini, Selasa, 22 Februari 2022.

Menurut Billy, sehari sebelumnya yakni pada hari Senin (21/2/2022) bertempat di Kejari Manokwari telah dilakukan penyerahan TSK dari Penyidik Polda PB kepada Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Manokwari. “TSK sudah diserahakan dari Penyidik Polda Papua Barat ke JPU Kejari Manokwari, dan TSK ditahan selama 20 hari ke depan di Rutan. Sementara JPU menyiapkan surat dakwaan dan administrasi lainnya untuk segera dilimpahkan ke pengadilan,” kata Kasi Penkum saat dikonfirmasi Ketua Umum Persatuan Pewarta Warga Indonesia (Ketum PPWI), Wilson Lalengke, S.Pd, M.Sc, MA, Selasa (22/2/2022) sore.

Sementara, Kejari Manokwari melalui Kepala Seksi Intelijen (Kasi Intel), M. Ihsan Husni, SH, mengaku dan membenarkan bahwa terkait TSK Regen Roy Rogers Yaas dan Barang Buktinya telah dilakukan Tahap II (dua), dilimpahkan dari Polda PB ke kepada pihaknya (Kejari Manokwari – red). ”Kami sangat serius menangani perkara ini, kami tak main-main, dan TSK saat ini ditahan selama 20 hari ke depan sembari JPU menyiapkan surat dakwaan dan administrasi lainnya guna kepentingan persidangan di Pengadilan,” kata Ihsan Husni.

Sejalan dengan keterangan Kasi Intel, Kasi Pidum Kejari Manokwari, Hardiansah, SH saat dikonfirmasi terkait perkara tersebut menyebut bahwa perkara bernomor PDM 05//R.2.10/Eku.2/02/2022, tertanggal 21 Februari 2022 sedang diproses oleh pihaknya. ”Tersangka disangkakan dan dikenai Pasal 170 KUHP dan sudah diserahkan TSK dan Barang Buktinya pak,” kata Kasi Pidum menjawab pesan WhatsApp Ketum PPWI Wilson Lalengke.

Atas perkembangan baik itu, PPWI menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada Kepolisian Daerah Papua Barat yang telah merespon cepat pemberitaan media massa tentang kasus penyerangan dan pengeroyokan terhadap wartawan Papua Barat atas nama Zainal La Adala serta memproses pelakunya. Sebagaimana diketahui bahwa Zainal telah menjadi korban penyerangan, pemukulan dan pengeroyokan di atas KM Labobar saat dalam perjalanan dari Manokwari ke Nabire oleh Regen Roy Rogers Yaas yang merupakan anggota Polisi Papua Barat [1].

PPWI merespon kerja baik yang telah dilakukan Penyidik Polda Papua Barat dengan menganugerahkan Piagam Penghargaan kepada institusi Polri di Provinsi Papua Barat yang digawangi Irjen Pol Tornagogo Sihombing, SIK, M.Si itu. “PPWI dengan tulus hati memberikan penghargaan yang setinggi-tingginya disertai ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Kepolisian Daerah Papua Barat. Sukses dan Jaya selalu Kepolisian Daerah Papua Barat,” demkian tulisan yang terbaca pada Piagam Penghargaan PPWI dimaksud.

Dengan tindakan tegas, ujar Lalengke, memproses oknum anggota Polri yang melakukan tindak pidana terhadap wartawan Zainal La Adala itu, Polda Papua Barat telah memberikan contoh penanganan kasus yang dilakukan anggotanya. Contoh tersebut diharapkan dapat menjadi pelajaran dan memberi efek jera kepada anggota Polri lainnya, agar tidak melakukan pelanggaran yang dapat mencoreng nama baik institusi.

“Lebih daripada itu, saya berharap dengan kasus ini Kapolda Papua Barat rutin memberikan pembinaan kepada anggotanya, agar pelanggaran anggota bisa diminimalisir lagi ke depannya. Saya mengapersiasi Kapolda Papua Barat beserta jajarannya atas keseriusan memproses perkara penyerangan yang menimpa korban Zainal La Adala yang merupakan anggota PPWI Papua Barat,” tandas alumni PPRA-48 Lemhannas RI tahun 2012 itu. (ZLA/Red)

Catatan:

[1] Wartawan Papua Barat Zainal La Adala Dianiaya Oknum Polisi di KM Labobar; https://pewarta-indonesia.com/2021/09/wartawan-papua-barat-zainal-la-adala-dianiaya-oknum-polisi-di-km-labobar/

LANTAMAL XII PONTIANAK GELAR SIDANG PANTUKHIRDA PENERIMAAN CABA PK PRIA/WANITA DAN CATA PK TNI-AL GELOMBANG I TA 2022 DI GEDUNG SERBAGUNA MALAYAHATI.

etabloidfbi.com, Pontianak.-

Komandan Lantamal XII, Laksamana Pertama TNI Suharto, bertindak selaku Ketua Panitia Daerah (Panda) Seleksi Penerimaan Caba Catam Gel.I TA. 2022 Wilayah Kalimantan Barat, memimpin pelaksanaan Test Pantukhir Daerah terhadap Calon Siswa Bintara Pria dan Wanita serta Catam TNI AL Gelombang I Tahun Anggaran 2022, di Gedung Serbaguna Malayahati Mako Satrol Lantamal XII Jl. Komyos Sudarso No 1 Jeruju Kota Pontianak, Selasa (20/02/2022).

Pejabat yang ikut dalam Pantukhirda Panda Pontianak antara lain Aspers Danlantamal XII, Kolonel Laut (KH) Nur Legawa Handaka W., S.P., selaku Sekretaris Panda, Kadiskes Lantamal XII, Letkol Laut (K) drg. Heru Subagyo, Sp. Pros., selaku Katim Kesehatan, Asintel Danlantamal XII, Kolonel Marinir Yustinus R., M.Tr. Hanla., M.Tr. (Han), selaku Katim Mental Ideologi, dan Pabanren Sintel Lantamal XII, Letkol Laut (P) Ahmad Gunawan, A.Md Kadisminpers Lantamal XII, Letkol Laut (KH) Hasnatul Hadad, S.Ag., selaku Katim Rikmin, serta Kapten Laut (KH) Salahuddin Katim Kesamaptaan Jasmani, dan Paban Watpers Spers Lantamal XII, Letkol Laut (T) Arief.

Adapun jumlah Caba Pria yang ikut dalam Pantukhirda ini yaitu sejumlah 25 orang, dan Caba Wan sejumlah 17 orang, sedangkan Calon Tamtama PK TNI AL gelombang I Tahun 2022 ini sejumlah 11 orang.

Pada sidang Pantukhir tingkat daerah ini, dilaksanakan secara transparan serta melewati berbagai tahapan pemeriksaan yang sangat ketat dan teliti, dipimpin langsung oleh Komandan Lantamal XII Laksamana Pertama TNI Suharto beserta Ketua Tim pemeriksaan casis lainnya, untuk dapat melihat kembali secara akumulatif keseluruhan hasil seleksi yang telah dilaksanakan, meliputi administrasi, kesehatan 1 dan 2, kesamaptaan jasmani, mental ideologi, kesehatan jiwa dan psikologinya para calon yang telah lolos sampai tahap terakhir di tingkat daerah Lantamal XII Pontianak.

Selesai pelaksanaan sidang Pantukhir Daerah, Danlantamal XII menyampaikan pesan kepada seluruh casis, “Untuk casis yang lulus Pantukhir tingkat daerah sebagai perwakilan dari Lantamal XII, agar menjaga kesehatan dengan baik, sehingga ketika berada di Malang untuk mengikuti Test Panthukir Pusat kondisi tetap VIT, dan sebagai umat beragama jangan lupa berdoa.

Lebih lanjut Danlantamal XII menambahkan, “Kepada casis yang tidak lulus seleksi tingkat daerah agar tetap semangat dan jangan menyerah, karena masih banyak kesempatan untuk dapat menjadi TNI. Perbanyak ibadah serta siapkan segalanya yang berkaitan dengan syarat masuk TNI dengan lebih baik dan maksimal,” pungkas Danlantamal XII, Laksamana Pertama TNI Suharto.

Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana TNI Yudo Margono menyampaikan sehubungan dengan penerimaan Calon Prajurit TNI AL , baik melalui jalur perwira, bintara maupun tamtama, hendaknya semua Calon Prajurit TNI AL harus melewati proses dan rekruitmen yang baik demi terciptanya pembangunan Sumber Daya Manusia yang Unggul.

Pelaksanaan pantukhir daerah ini disaksikan oleh Tim Wasdal dari Spers Mabesal yaitu Letkol Laut (S) Silviani Damayanti, S.E., M.Tr.(Hanla), Pabandya Daldiakuat Ban II Binteman Spersal, dan Lettu Laut (KH) Angga Prastyo, S. Kom., M.M., Paur Datadiaga Ban II Binteman Spersal.(M.Zuhdi, Sy Mohsin)

Yayasan Joxzin Lawas Indonesia Mengajak Masyarakat Lebih Mendekatkan Diri Kepada Allah Dan Melestarikan Budaya

 

etabloidfbi.com Temanggung.-

Terkait berdirinya Yayasan Joksin Lawas Indonesia yang sudah berjalan kurang lebih satu tahun ini banyak mendapat respon positief dari masyarakat sekitar.

Yayasan Joksin lawas Indonesia yang berada di Kabupaten Temanggung Jawa Tengah, ternyata saat ini membuat ketertarikan masyarakat, pemuda dan remaja yang selama ini tidak bekerja dan tidak terlalu memahami atau menjalankan keagamaan khususnya agama Islam dengan mendekatkan diri kepada Allah.

Bahkan melakukan sesuatu yang nanti ber efek tidak dapat menyalurkan keahliannya dalam seni budaya Jawa dan keahlian yang dimiliki dengan jalan keagamaan Islam yang benar.dan dengan mengikuti Pancasila.serta meningkatkan kebudayaan khususnya diKabupaten Temanggung Jawa tengah.

Baru setahun ini sudah ratusan masyarakat,pemuda,remaja yang bergabung diyayasan Joxzin lawas Indonesia. Pemuda yang bergabung mengatakan,sekarang tidak pernah lagi kumpul-kumpul apalagi menegak minuman keras yang berakohol, dan menimbulkan sesuatu yang tidak layak dimasyarakat. Hobi seni dan bakat budaya yang ada dalam diri mereka ( pemuda dan remaja yang bergabung ) akan disalurkan untuk kemajuan Kabupaten Temanggung.

Sebagaimana yang telah disampaikan oleh Hendry Prasetyo, selaku kepala Yayasan Joxzin lawas Indonesia diKabupaten Temanggung Jawa tengah.

“Sebagai pengurus Yayasan Joxzin Lawas Indonesia kami bersyukur karena warga masyarakat Khususnya generasi Muda yang dahulu lebih disibukan dengan Bersenang-senang sekarang ini mereka lebih dan mau diarahkan untuk mendekatkan diri kepada Allah Swt dan mereka yang biasa hanya kumpul-kumpul tidak jelas sekarang ini mereka lebih memilih untuk aktifitas kegiatan Positif seperti mempelajari seni budaya dan berharap kedepannya bisa membawa nama baik Daerah khususnya Kabupaten Temanggung,” Ungkapnya.

(PIJ)

TIM ALFA SATGAS COVID-19 LANTAMAL XII MELAKSAKAN KEBUT VAKSINASI DOSIS KETIGA BAGI MASYARAKAT MARITIM DI INSTITUT DAYAKOLOGI KOTA PONTIANAK

etabloidfbi.Com Pontianak ,-

Komandan Lantamal XII Pontianak Laksamana Pertama TNI Suharto kembali menginstruksikan kepada Satuan Tugas Pencegahan dan Penanggulangan Covid-19 Lantamal XII, Senin (21/02/2022), melaksanakan Kebut Vaksinasi Maritim terhadap masyarakat yang berada disekitar Institut Dayakologi, Jl. Budi Utomo Blok A3 No. 26 Kec. Siantan kota Pontianak.

Kepala Dinas Kesehatan Lantamal XII, Letkol Laut (K) drg. Heru Subagyo, Sp. Pros, selaku Dansatgas Penanggulangan Covid-19 menyampaikan bahwa, Target yang disiapkan dalam Vaksinasi Maritim ini yaitu sekitar 200 dosisi, namun diharapkan dapat memberikan sebanyak banyaknya dosis vaksin agar masyarakat yang belum melaksanakan vaksin segera mendapatkan vaksin.

Serbuan Vaksinansi tersebut sejalan dengan perintah harian Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono, S.E., M.M., dalam kutipan “Jadilah contoh dan teladan dalam mendukung upaya percepatan penanganan wabah Covid-19 serta cepat beradaptasi diri terhadap tatanan kehidupan normal baru atau “The New Normal” dilingkungan TNI Angkatan Laut”.

Komandan Lantamal XII Pontianak Laksamana Pertama TNI Suharto juga menyampaikan kepada Kadiskes Lantamal XII, Letkol Laut (K) drg. Heru Subagyo, Sp. Pros, selaku Dansatgas Penanggulangan Covid-19, beserta Tim Vaksinator Diskes Lantamal XII untuk tetap semangat dalam melaksanakan kegiatan dengan keikhlasan namun tetap mendisiplinkan diri dengan mematuhi Gerakan 5M.

Mari kita dukung terus Vaksinasi Covid-19, agar masyarakat sehat, karena melalui pemberian vaksin, daya tahan tubuh masyarakat akan lebih kuat dalam menangkal virus Covid-19″. Tetap mendisiplinkan diri dengan mematuhi Gerakan 5 M, mengakselerasikan testing dan tracing, mengintensifkan screening peduli lindungi, agar Indonesia segera pulih dan bangkit bebas dari pandemi.

Hadir dalam kegiatan Vaksinasi di Institut Dayakologi antara lain Asintel Danlantamal XII, Kolonel Marinir Yustinus R., M.Tr.Hanla., M.Tr. (Han), dan Dantim Intel Lantamal XII, Letkol Laut (P) Suryadi Permana, S.E., M. Tr. Hanla.(M.zuhdi, Sy Mohsin)

Kapolri, Apresiasi Ulama Di Banten Ikuti Vaksinasi.”

 

 etabloidfbi.com Banten. —

 

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau akselerasi percepatan vaksinasi di Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Badan Diklat Banten, Kabupaten Pandeglang, Selasa (22/2/22). Kegiatan ini, juga terlaksana secara serentak di 34 Provinsi Indonesia.

Akselerasi vaksinasi yang digelar di Banten ini disaksikan dan dihadiri langsung para ulama dan tokoh agama. Hal ini, kata Sigit menjadi motivasi untuk masyarakat yang masih ragu untuk melaksanakan vaksinasi.

“Saya dapat informasi bahwa rata-rata beliau-beliau (tokoh agama dan ulama) saat ini minimal sudah vaksin kedua dan bahkan rata-rata sudah mau masuk vaksin ketiga. Jadi ini tentunya kabar baik kita semua dan bisa menjadi motivasi bagi masyarakat yang masih ragu-ragu untuk bisa vaksin,” kata Sigit.

Mantan Kabareskrim Polri ini menegaskan, percepatan vaksinasi saat ini sangat penting dilakukan, mengingat angka Covid-19 khususnya varian Omicron masih tinggi. Hingga saat ini, angka harian Covid-19 masih berada di sekitar angka 34 ribu hingga 64 ribu.

“Tentunya kita harus tetap waspada tapi tak perlu takut dan salah satunya yang terus kita gencarkan bagi masyarakat yang belum vaksin agar mau melaksanakan vaksin,” ujar Sigit.

Sigit mengimbau bagi masyarakat yang sudah vaksin pertama tapi belum melakukan penyuntikan vaksin dosis kedua agar segera datang ke gerai-gerai vaksin yang sudah disiapkan. Begitupun juga bagi masyarakat yang sudah waktunya melaksanakan vaksinasi ketiga atau booster untuk disegerakan.

Apalagi, kata Sigit, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) sudah menyatakan waktu pelaksanaan mendapatkan vaksinasi booster sudah bisa 3 bulan sejak dapatkan vaksinasi kedua bagi kelompok lanjut usia (lansia).

Kementerian Kesehatan memperpendek jeda vaksinasi booster bagi warga usia 60 tahun ke atas. Warga lanjut usia bisa memperoleh vaksin dosis ketiga dengan jarak tiga bulan dari vaksin kedua.

Aturan itu termaktub dalam Surat Edaran bernomor SR.02.06/II/1123/2022 yang ditandatangani oleh Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Maxi Rein Rondonuwu pada 21 Februari 2022.

“Ini sangat penting, khususnya bagi keluarga kita yang lansia harus betul-betul kita jaga karena memang kondisi tertentu varian delta dan omicron masih ada. Angkanya masih tinggi dan ada risiko yang harus kita hindari dan jaga,” ucap Sigit.

Sigit menekankan, seluruh pihak tidak boleh lengah ataupun abai dalam pengendalian Pandemi Covid-19. Untuk itu, perlu soliditas dan kekompakan semua elemen, baik stakeholder terkait maupun masyarakat.

“Indonesia sudah berada di urutan keempat dunia untuk vaksinasi. Dan harapan kita sebentar lagi bisa ketiga atau kedua dengan kerja sama kita semua,” tutur Sigit.

Akselerasi vaksinasi dilakukan guna membentuk kekebalan kelompok. Hal Ini sangat berpengaruh terhadap aktivitas masyarakat dan juga pertumbuhan ekonomi.

Ia berharap pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal ini bisa berada di angka 5 persen. Negara lain, kata Sigit, ada yang mengalami stagnasi pertumbuhan ekonomi, bahkan ada yang mengalami tingkat inflasi yang cukup dalam.

“Harapan kita dengan semua yang kita lakukan bisa menjaga ekonomi kita bertumbuh dengan baik, tingkat inflasi kita jaga dan ini perlu dukungan dari masyarakat dan seluruh stakeholder,” papar Sigit.

Dalam kesempatan itu, Kapolri juga memberikan pengarahan terkait upaya dan strategi percepatan vaksinasi untuk menekan laju pertumbuhan Covid-19 di seluruh Indonesia. (Manahan/humas)

Ada Pesan Penting Ketua MA, Saat Pelantikan Ketua Pengadilan.”

 

 

etabloidfbi.com Jakarta.–

 

“Bahwa hakikat suatu jabatan sesungguhnya bukan semata-mata kekuasaan, melainkan amanah dan tanggung jawab. Semakin besar jabatan yang diemban, semakin besar pertanggungjawaban yang menanti, “ tutur Ketua Mahkamah Agung Prof. Dr. H. M. Syarifuddin, SH.,MH dalam pidato pelantikan Ketua Pengadilan Tingkat Banding, pada Selasa 8/2/2022, bertempat di ruang Kusumaatmadja lantai 14 gedung Mahkamah Agung.

Lebih lanjut Ketua MA mengatakan,” Sebagai insan yang beragama, kita meyakini bahwa jabatan ini akan kita pertanggung jawabkan bukan hanya di dunia, tapi juga di hadapan Allah, Tuhan Yang Maha Kuasa.

“Jabatan itu adalah amanah, jika tidak dijalankan dengan baik, maka ia akan menjadi penyesalan, kecuali bagi mereka yang mampu memikulnya dengan benar,” jelas nya.

Penyandang gelar Prof Hukum dari Universitas Diponogoro itu menambahkan,’ Kepemimpinan tidak selalu diukur dengan kacamata wibawa dan kharismatika. Seorang pemimpin juga tidak melulu dinilai dengan kapasitas pengetahuan semata. Tapi kepemimpinan dinilai dari sejauh mana seorang pemimpin mampu menjadi figur panutan, menjadi mata air keteladanan, baik dalam tingkah laku, tutur kata, sikap maupun perbuatan. Seorang pemimpin merupakan role model dalam satuan kerja masing-masing. Kearifan budaya kita mengajarkan bahwa pemimpin ibarat beringin rindang di tengah padang, akarnya tempat bersila, pohonnya tempat besandar, dahannya tempat bergantung, tempat berteduh ketika hujan, tempat berlindung ketika panas.

 

Selain itu, Prof Syarifuddin,” mengungkapkan bahwa banyaknya bekal pengetahuan dan pengalaman di bidang hukum, namun jika tidak diiringi oleh integritas yang tinggi, hal itu akan mendegradasi profil saudara sebagai hakim sekaligus menjatuhkan nilai saudara sebagai sosok pemimpin. Mengandalkan kehebatan ilmu semata tapi mengabaikan integritas, akan mengakibatkan ketimpangan, yang pada gilirannya akan menyebabkan nilai-nilai keadilan sulit untuk direalisasikan. Inilah yang diwanti-wanti oleh Samuel Johnson, seorang cendekia Inggris abad ke-18 yang mengatakan: “Integrity without knowledges is weak and useless, and knowledges without integrity is dangerous and deadful” (integritas tanpa pengetahuan adalah lemah dan tak berguna, sedangkan pengetahuan tanpa integritas adalah berbahaya dan mematikan.

Adapun 21 Ketua/Kepala Pengadilan Tingkat Banding di lingkungan Peradilan Umum, Peradilan Agama dan Peradilan Militer yang dilantik dan diambil sumpahnya yakni:
Dr. H. Kresna Menon, S.H., M.Hum, sebagai Ketua Pengadilan Tinggi Yogyakarta;
Dr. Moh. Eka Kartika EM, S.H., M.Hum, sebagai Ketua Pengadilan Tinggi Palembang;
Pramodana Kumara Kusumah Atmadja, S.H., M.hum, sebagai Ketua Pengadilan Tinggi Bengkulu;

Dr. Drs. H. Pelmizar, M.H.I., sebagai Ketua Pengadilan Tinggi Agama Bandar Lampung;
Drs. H. Ibrahim Kardi, S.H., M.Hum, sebagai Ketua Pengadilan Tinggi Agama Jambi;
Dr. H. A. Choiri, S.H., M.H., sebagai Ketua Pengadilan Tinggi Agama Jakarta;
Drs. H. Endang Ali Ma’sum, S.H., M.H., sebagai Ketua Pengadilan Tinggi Agama Banten;

Drs. H. Mohammad Yamin Awie, S.H., M.H., sebagai Ketua Pengadilan Tinggi Agama Semarang;
Dr. H. Bahruddin Muhammad, S.H., M.H., sebagai Ketua Pengadilan Tinggi Agama Surabaya;
Dr. H. Samparaja, S.H., M.H., sebagai Ketua Pengadilan Tinggi Agama Bandung;
Drs. H. Sudirman S, S.H., M.H., sebagai Ketua Pengadilan Tinggi Agama Palangkaraya;

Dr. H. Zulkarnain, S.H., M.H., sebagai Ketua Pengadilan Tinggi Agama Jayapura;
Dr. H. Insyafli, M.H.I., sebagai Ketua Pengadilan Tinggi Agama Yogyakarta;
Dr. Drs. H. Syahril, S.H., M.H., sebagai Ketua Pengadilan Tinggi Agama Bengkulu;
Drs. H. Subuki, M.H., sebagai Ketua Pengadilan Tinggi Agama Palu;

Dr. Abd. Hakim., M.H.I., sebagai Ketua Pengadilan Tinggi Agama Maluku Utara;
Drs. H. Zulkifli Yus, M.H., sebagai Ketua Mahkamah Syar’iyah Aceh;
Dr. Drs. H. Izzuddin HM, S.H., M.H., sebagai Ketua Pengadilan Tinggi Agama Kendari;
Dr. Drs. H. Muh. Abduh Sulaeman, S.H., M.H., sebagai Ketua Pengadilan Tinggi Agama Gorontalo;
Brigjen TNI Farida Faisal, S.H., M.H., sebagai Kepala Pengadilan Militer Tinggi II Jakarta;
Kolonel Chk. Kirto, S.H., M.H., sebagai Kepala Pengadilan Militer Tinggi III Surabaya.

Acara pelantikan ini dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Turut hadir yaitu Wakil Ketua MA Bidang Yudisial, Wakil Ketua MA Bidang Non Yudisial, Pejabat Eselon I, dan pengurus pusat Dharmayukti Karini Pusat.

(redaksi/humas)

Hari ke enam setelah dilantik menjadi Dirut RSUD Parapat, dr H. Jimmy Gultom Jarang terlihat.

etabloidfbi.com PARAPAT.–

Setelah dilantik menjadi Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Parapat. dr Henry Jimmy Gultom jarang terlihat di lokasi RSUD Parapat.

Beberapa wartawan media cetak dan online yang bertugas di Parapat sengaja datang ke RSUD Parapat dan hendak konfirmasi kepada Direktur RSUD Parapat yang baru ini, namun sudah dua kali pihak wartawan berkunjung ke lokasi tapi Direktur tidak pernah berada di kantor RSUD Parapat.

Saat berada di lokasi RSU Parapat Selasa (22/02/2022),  beberapa wartawan mempertanyakan keberadaan Dirut yang baru ini, namun salah seorang petugas RSU Parapat mengatakan Dirut sedang dinas luar mengikuti rapat.

“Setelah dilantik hari Rabu (06/02/2022) kemarin, pada hari Kamis bapak itu hadir di sini, dan sekarang kami tak tau hadir atau tidak, atau mungkin lagi dinas luar,” ucap salah seorang petugas RSU.

Patut diduga oknum Direktur RSUD Parapat yang baru dilantik ini belum siap ditempatkan di jabatan baru untuk memberikan pelayanan kepada Masyarakat di Kota Wisata Parapat, dan tidak loyal terhadap perintah pimpinan dalam hal ini Bupati Simalungun.

Oleh karena itu diminta kepada Bupati Simalungun Radiapoh H Sinaga supaya meninjau ulang untuk membatalkan SK pengangkatan dr Henry Jimmy Gultom sebagai Dirut RSUD Parapat, dan diharapkan agar Bupati menempatkan pejabat yang tanggap keluhan dan tulus melayani masyarakat, terlebih karena Parapat adalah salah satu kota Wisata dari Destinasi Pariwisata Super Prioritas.

Sementara, Lentina Marpaung selaku KTU RSUD Parapat saat dikonfirmasi awak media mengatakan, bahwa oknum Dirut sedang berada di wilayah Parapat, akan tetapi masih sibuk mengikuti rapat.

“Masuknya bapak itu!, dan sekarang ada di Parapat, mungkin bapak lagi sibuk mengikuti rapat,” ungkap Lentina  terkesan membela melalui telepon selulernya.

Namun ketika dikonfirmasi Direktur RSUD Parapat dr H Jimmy Gultom mengatakan dirinya sedang mengikuti rapat.

“Nanti ku telepon balik ya bang, ini lagi rapat,” kata dr H. Jimmy Gultom kepada salah seorang wartawan melalui telpon selulernya.

Sedangkan saat di chat whatsapp hanya sebatas membaca pesan yang di terimanya tanpa memberi tanggapan apapun. (Feri).

Antisipasi Vandalisme Polsek Parapat Patroli Di Pantai RTP Parapat antisipasi 

 

etabloidfbi.com Parapat.–

 

Dalam rangka menjaga serta merawat fasilitas umum yang sudah dibangun oleh pemerintah di Destinasi Pariwisata Super Prioritas Danau Toba, khususnya di Parapat Kec.Girsang Sipanganbolon, Kab. Simalungun, Polsek Parapat mulai melakukan Patroli rutin di dua Lokasi Ruang Terbuka Publik (RTP) Parapat Senin (21/2/2022) sekira pukul 22.30 wib.

Kegiatan patroli dipimpin langsung oleh Kapolsek Parapat AKP Jonni Silalahi SH didampingi Kanit Intel Ipda Rudi Simajuntak, Kanit Reskrim Ipda Friksel Sitohang beserta anggota Aiptu B Tambunan dan Bripka W Panjaitan.

Disampaikan Kapolres Simalungun AKBP Nicolas Dedy Arifianto, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Parapat AKP Jonni Silalahi, SH, Selasa (22/02/2022) bahwa kegiatan patroli tetap dilaksanakan dilokasi lokasi yang sering dikunjungi wisatawan guna memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat serta menyampaikan himbauan untuk menjaga fasilitas umum.

“Demi memberi rasa aman dan nyaman di lokasi wisata kita menyampaikan himbauan kepada pengunjung dan anak-anak remaja agar tidak merusak fasilitas umum yang sudah disediakan oleh pemerintah, mari kita jaga dan rawat bersama, bukan untuk dirusak namun untuk kita nikmati bersama”, kata Kapolsek Silalahi.

Selain itu pihak personil menyampaikan himbauan untuk tetap disiplin dalam penerapan protokol kesehatan juga disampaikan secara humanis.

“Kita tetap sampaikan bagi pengunjung untuk selalu menggunakan masker serta menjaga jarak mengingat pandemi covi-19 belum berakhir,” himbau AKP Jonni.

AKP Jonni Silalahi SH juga menekankan Polres Simalungun khususnya Polsek Parapat akan melakukan patroli di kedua RTP guna mengantisipasi terjadinya kejahatan terutama perbuatan Vandalisme dan pengrusakan fasilitas umum dari orang yang tidak bertanggung jawab.

“Apabila menemukan tindak kejahatan pengrusakan fasilitas, kita akan lakukan tindakan tegas, sehingga harapan kita mari sama-sama menjaga pembangunan di daerah wisata supaya tetap terpelihara indah dan rapi, dan pengunjung akan semakin ramai ke Kota Wisata Parapat,” saran Kapolsek. (Feri)

Kapolres Kubu Raya Pimpin Langsung Sertijab Kabag SDM yang Baru

etabloidfbi.com, Kubu Raya.–

Kapolres Kubu Raya, AKBP Jerold HY Kumontoy, S.I.K pimpin upacara serah terima jabatan (Sertijab) Kepala Bagian Sumber Daya Manusia (Kabag SDM) dari pejabat lama Kompol Abdullah, SH kepada pejabat baru Kompol Bradanata Sembiring, SH., MH.

Upacara serah terima jabatan (Sertijab) tersebut dilaksanakan dengan tetap menerapkan Protokol Kesehatan (Prokes) ketat dengan diikuti seluruh Pejabat Utama (PJU) serta personel Polres Kubu Raya di halaman apel Mapolres Kubu Raya Jalan Arteri Supadio Kecamatan Sungai Raya Kabupaten Kubu Raya, Senin (21/02/2022).

Kepada sejumlah awak media, Kapolres Kubu Raya, AKBP Jerold HY Komuntoy, S.I.K mengatakan sertijab ini adalah hal biasa dalam lingkungan Kepolisian sebagai penyegaran dan promosi jabatan anggota dalam meningkatkan kapasitas kemampuanya.

“Serah terima Jabatan adalah hal yang biasa dalam tubuh Polri sebagai bentuk penyegaran atau promosi jabatan anggota sehingga bisa meningkatkan kapasitas diri anggota tersebut, saya ucapakna terimakasih kepada pejabat lama Kompol Abdullah, SH selamat bertugas di tempat yang baru dan selamat datang Kompol Bradanata Sembiring, SH., MH,” ucap Kapolres.

Kapolres mengatakan Sertijab ini berdasarkan Surat Keputusan Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Barat Nomor: KEP/51/II/2022 tanggal 07 Februari 2022 tentang pemberhentian dari dan pengangkatan dalam Jabatan atau mutasi Perwira Polri Dalam Jajaran Polda Kalbar
Juga berdasarkan Surat telegram Kepolisian Daerah Kalimantan Barat Nomor: ST/102/II/KEP./2022 tanggal 07 Februari 2022 tentang pemeberitahuan pemberhentian dari dan pengangkatan dalam Jabatan dan mutasi perwira dalam Jajaran Polda Kalbar.(Sy Mohsin, M Zuhdi)

Sumber : Humas Polres Kubu Raya

Komandan Lantamal XII Jemput Kedatangan Asisten Khusus II Menhan RI Dalam Kungker Di Kalbar

etabloidfbi.com, Pontianak. –

Komandan Lantamal XII, Laksamana Pertama TNI Suharto, Senin (21/02/2022) pukul 13.12 WIB s.d. 13.42 WIB, bertempat di VIP Room Pemprov. Kalimantan Barat Bandara Internasional Supadio Jl. Arteri Supadio Kec. Sungai Raya Kab. Kubu Raya Prov. Kalimantan Barat, menjemput kedatangan rombongan Asisten Khusus II Kemenhan RI, menggunakan Pesawat Udara Batik Air Nomor Penerbangan ID-8220/PK-LUQ, dalam rangka Diskusi Implementasi Kebijakan Pertahanan Negara di Kodam XII/Trp dan Satuan Jajaran TNI Lainnya di Prov. Kalimantan Barat.

Penjemputan unsur pejabat TNI/TNI AL di Kalimantan Barat ini merupakan salah satu tugas pokok Lantamal XII, yaitu menyelenggarakan dukungan logistik dan administrasi terhadap personel TNI maupun unsur yang melaksanakan tugas di wilayah kerja Lantamal XII, dengan tetap berpedoman pada keputusan Kepala Staf Angkatan Laut, Laksamana TNI Yudo Margono.

Kedatangan Asisten Khusus II Menhan Letjen TNI (Purn) Hotmangaradja Pandjaitan, di Prov. Kalimantan Barat didampingi oleh Kasubdit Hannirmil Ditrah Komhan Ditjen Strahan Kemhan Kolonel Inf Gema Repelita, S.H., M.Si., Kasubdit Anstra Ditrah Komhan Ditjen Strahan Kemhan Kolonel Czi Harri Dolli Hutabarat, S.Sos., M.Si., Kaspri Asisten Khusus II Menhan Letkol Chb Kristia Wisnu Wardhana,dan ADC Asisten Khusus II Menhan Sertu Ferdi Samosir.

Tim Kemhan RI yang dipimpin oleh Asisten Khusus II Menhan selama di Kalimantan Barat akan mengunjungi satuan satuan TNI, antara lain Kodam XII Tanjungpura, Lantamal XII Pontianak, dan Lanud Supadio serta beberapa Komando Daerah Militer (Kodim), yang ada di Kalbar.

Turut hadir menyambut kedatangan Asisten Khusus II Menhan antara lain Pangdam XII/Tpr Mayjen TNI Sulaiman Agusto, S.I.P., M.M., Danlantamal XII Pontianak Laksma TNI Suharto, S.H., M.Si.(Han)., Danlanud Supadio Marsma TNI Deni Hasoloan S., Aspotmar Danlantamal XII, Kolonel Marinir Agustiawarman.(M.Zuhdi, Sy Mohsin)

DANLANTAMAL XII TERIMA TIM KEMHAN RI DALAM RANGKA DISKUSI IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PERTAHANAN NEGARA DI SATUAN TNI.

etabloidfbi.com, Pontianak.-

Komandan Lantamal XII, Laksamana Pertama TNI Suharto, bertempat di VIP Room Mako Lantamal XII, Jl. Wajok Hilir KM.17 Mempawah Kab. Mempawah Kalbar, menerima TIM Kemhan RI, dalam rangka kegiatan Diskusi Implementasi Kebijakan Pertahanan Negara di Satuan TNI, yang diikuti oleh seluruh Pejabat Utama Lantamal XII. Senin (21/02/2022),

Adapun Tim Diskusi Kemhan RI dipimpin oleh Asisten Khusus II Menhan, Letjen TNI (Purn) Hotmangaradja Pandjaitan, Kasubdit Hannirmil Ditrah Komhan Ditjen Strahan Kemhan Kolonel Inf Gema Repelita, S.H., M.Si., Kasubdit Anstra Ditrah Komhan Ditjen Strahan Kemhan, Kolonel Czi Harri Dolli Hutabarat, S.Sos, M.Si, M.Si., dan Kaspri Asisten Ithusus II Menhan, Letkol Chb Kristia Wisnu Wardhana, serta ADC Asisten Khusus II Menhan Sertu Ferdi Samosir.

Dalam kesempatan tersebut, Asisten Khusus II Menhan, Letjen TNI (Purn) Hotmangaradja Pandjaitan, menyampaikan maksud kedatangan di Prov. Kalimantan Barat yaitu untuk mengimplementasikan kebijakan Menteri Pertahanan, dimana dalam setiap kesempatan Menteri Pertahanan menyampaikan “Suatu negara jika ingin maju harus memiliki angkatan perang yang kuat, Tentunya harus ditunjang dengan kesiapan alut sista dan ini mutlak, tidak ada anggapan bahwa selama ini tidak musuh”. Itu sebabnya kedatangan di Kalimantan Barat ini untuk mengetahui sejauh mana kesiapan satuan TNI jika diperhadapkan dengan suatu Kontijensi. “Demikian tegas Asisten Khusus Menhan.!

Sementara itu Danlantamal XII, Laksamana Pertama TNI Suharto menyampaikan ucapan selamat datang kepada Tim Diskusi Kemhan di Mako Lantamal XII, kemudian memaparkan situasi dan kondisi wilayah kerja Lantamal XII secara umum, dan menyampaikan hasil kunjungan kerja yang baru saja dilaksanakan yaitu meninjau pos-pos yang ada di wilayah Kab. Mempawah dan Kab. Sambas. Jika ada Validasi Organisasi Lantamal XII akan mengusulkan penambahan 2 Pangkalan Angkatan Laut yaitu di Kab. Mempawah dan Kab. Sambas, hal ini karena keberadaan nya sangat strategis berdekatan dengan Negara Malaysia. Selain itu juga merencakan adanya Pangkalan Udara TNI AL di Singkawang.

Sehubungan dengan kegiatan Diskusi Implementasi Kebijakan Pertahanan Negara di Satuan TNI, oleh Ditjen Strahan Kemenhan RI, Kasal Laksamana TNI Yudo Margono menegaskan bahwa guna mewujudkan TNI AL sebagai kekuatan tangguh penjaga kedaulatan dan penegakkan hukum di perairan Yurisdiksi Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) membutuhkan komitmen kuat. Upaya ini memerlukan proses waktu panjang dan dukungan lintas generasi, hal ini erat kaitannya dengan pembangunan kekuatan TNI AL sesuai dengan postur Minimmum Essential Force (MEF),perlunya komitmen, konsistensi, dan kontinuitas dalam mewujudkan pembangunan kekuatan TNI AL yang tangguh.

Hadir dalam kegiatan ini seluruh Pejabat Utama Lantamal XII, Para Asisten Danlantamal XII, Ka.Kuwil, Dansatrol Lantamal XII, Kadis dan Kasatker Jajaran Lantamal XII.(Sy Mohsin-M. Zuhdi)

Dikonfirmasi Wartawan, Diduga Sayuti Achmad Memilih Bohong dan Diam

 

etabloidfbi.com Aceh.–

 

Saat Dikonfirmasi akan Viralnya statmen yang mengatas namakan Ketua PWI Aceh Utara – Louksmawe, yang diduga memojokan Wartawan dan Organisasi Pers Sayuti Ahmad Diduga pembohong, dan memilih bungkam.

” Dari mana,dari mana pak?. Pak Sayuti sedang jaga malam, ini dengan anaknya, pak Sayuti ronda malam, tengah malam Diani di kompleks.” jawab seseorang yang mengaku anak Sayuti, saat hendak dikonfirmasi via telp WhatsApp 0811670XXXX. Minggu (20/02/2022)

Pernyataan oknum yang mengaku sebagai anaknya Sayuti saat hendak dikonfirmasi via telp WhatsApp pribadinya, diduga itu merupakan suaranya Sayuti sendiri, sehingga Sayuti di Duga Pembohong, dengan memberikan keterangan palsu atau bohong pada media.

” Itu adalah Suara Sayuti, bukan anaknya.” ucap wartawan yang mengenal akrab suara Sayuti, saat awak memberikan rekaman suara konfirmasi yang dilakukan.

Selain dirinya diduga Pembohong, dengan memberikan keterangan palsu saat dikonfirmasi. Dirinya (Sayuti-red), kembali dikonfirmasi via messenger WhatsApp pribadinya untuk mempertanyakan :

  1. Apakah bapak benar sebagai Ketua PWI Aceh Utara ?
  2. Berdasarkan Informasi yang saya peroleh dari Narasumber yang tidak ingin disebutkan Identitas, apakah benar diduga bapak sudah tidak aktif atau bukan lagi selaku Ketua PWI Aceh Utara ?
  3. Apa hak dan Atas dasar hukum apa bapak dapat mengatakan, ” Wartawan resmi adalah wartawan yang lulus uji Kompetensi, kemudian medianya terverifikasi Dewan Pers dan tergabung dalam Organisasi Resmi baik PWI,AJI, IJTI dan sebagainya. Dan mengatakan ” Untuk tidak melayani wartawan yang tidak memiliki legalitas resmi tidak perlu dilayani dan tidak perlu dibuka ruang untuk Konfirmasi” ?.
  4. Terdapat dalam Undang-Undang mana akan pernyataan tersebut diatas (poin 3) ?, tolong dijelaskan dijabarkan Bab per Bab, Pasal per Pasal, Ayat per Ayat
  5. Pernyataan bapak tersebut yang beredar di Provinsi Aceh dan Khalayak Umum tersebut diatas, dimuat dimana?
    6 Statmen yang di buat apakah sudah dikonfirmasi terlebih dahulu kepada Ketua Umum PWI pusat dan kepada Dewan Pers ?, agar tidak terkesan catut nama Organisasi Pers.
  6. berdasarkan Informasi yang di peroleh dari Narasumber, dalam mengikuti proses UKW bapak untuk naik status UKW diduga main ” intip” siapa personal pengujinya.Jika tidak dikenal atau bukan cs maka diduga langsung membatalkan diri untuk tidak ikut proses UKW, yang mungkin diduga trauma tidak lulus ya?. Seperti kejadian di Langsa, begitu penguji diacak diduga bapak langsung mundurkan diri untuk mengikuti proses naik status UKW.
    8.Apakah benar kelulusan UKW bapak tingkat Muda di wilayah Medan ?. Bukan di Aceh. Dikarenakan menurut informasi yng diperoleh, Pelaksanaan UKW di Aceh tidak lulus, yang pelaksanaannya lebih ketat dibandingkan di Medan.

Amat disayangkan, konfirmasi yang dilakukan via Messenger WhatsApp pribadinya 0811670XXZX.Hingga sampai saat berita ini dipublikasikan, Sayuti Achmad lebih memilih diam bungkam.. (Ismail S)

Penggawa Melayu Riau Desak Kejati Usut Dugaan Korupsi Pembangunan Kantor PT BSP

etabloidfbi.com PEKANBARU.–

 

Penggawa Melayu Riau (PMR) sangat mendukung pemberantasan kasus korupsi di Riau ini. Untuk itu Penggawa Melayu Riau mendesak Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau mengusut tuntas dugaan korupsi Proyek pekerjaan pembangunan Gedung Kantor PT Bumi Siak Pusako (BSP) senilai Rp 87 Milyar.

Pasalnya dalam pemberitaan beredar diduga Bupati Siak Alfedri menerima aliran dana sebesar Rp 9 miliar guna memuluskan pembangunan proyek gedung tersebut.

“Jadi kami sebagai penjaga marwah dan penjaga negeri melayu Riau ini sangat ingin kasus ini di usut tuntas apakah benar ada dugaan Bupati Siak Alfedri menerima aliran dana Rp 9 miliar itu,” ujar Sekjen Penggawa Melayu Riau Doni didampingi Komandan Pasukan Khusus (Danpasus) Dt Syarifuddin Anju kepada awak media, Jumat (18/2).

Untuk itu tambah Doni, seluruh pihak jangan berburuk sangka dan serahkan sepenuhnya kepada aparat penegak hukum di bumi lancang kuning ini. “Jadi mari kita gunakan azas praduga tak bersalah dan biarkan pihak kejaksaan yang mengusutnya,” ujar Doni

Oleh karena itu tegas Dt Syarifuddin Anju, pihaknya akan terus mengawal dugaan korupsi dalam Pemkab Siak tersebut. “Kami juga akan terus mengawal dugaan korupsi lainnya yang sudah masuk laporannya ke aparat penegak hukum,” ujar Anju.

Selanjutnya Tokoh Muda Melayu Riau Surya Lesmana juga menyampaikan hal yang sama. “Kami sebagai pemuda ingin dugaan korupsi ini diusut tuntas agar ada titik terangnya apakah benar ada dugaan keterlibatan Bupati Siak Alfedri,” ujar pria yang akrab di panggil Ucok tersebut.

Seperti diberitakan sebelumnya Kejaksaan Tinggi Riau pada tanggal 11 Februari 2022 menerbitkan surat permohonan bantuan hukum untuk penyelesaian permasalahan dalam kegiatan pembangunan Gedung PT BSP tahun 2021. Surat bernomor B-B37/L.4/Gp.2/02/2022 ditanda tangani langsung oleh Kepala Kejaksaan Tinggi Riau selaku Jaksa Pengacara Negara Dr Jaja Subagja.

Dalam surat itu yang ditujukan untuk Direktur PT Bumi Siak Pusako disebutkan bahwa pihak PT Bumi Siak Pusako sebagai KPA/PPK dan pihak PT Brahmakerta Adiwira tidak dapat menyelesaikan secara Musyawarah mufakat sebagaimana di kontrak terlebih pekerjaan pembangunan gedung PT. Gumi Siak Pusako tetap berjalan meskipun telah dilakukan pemutusan kontrak oleh PPK, sehingga berpotensi menjadi permasalahan hukum. (***)

Korban ‘Harimau Makan Anaknya Sendiri’ Menunggu Vonis Hakim, Wilson Lalengke: Semoga Harimaunya Berbahagia

 

etabloidfbi.com Jakarta. —

 

Istilah ‘harimau makan anaknya sendiri’ ini digunakan Wilson Lalengke, Ketua Umum Persatuan Pewarta warga Indonesia (PPWI), dalam tulisannya berjudul ‘Oknum Aparat Kriminalisasi Bhayangkari, Ibarat Harimau Lahap Anaknya Sendiri’ yang dimuat oleh ratusan media pada Agustus 2021 lalu [1]. Dalam artikel opini tersebut tokoh pers nasional yang getol membela warga terzolimi itu mengkritik keras perlakuan oknum Polresta Manado yang mengkriminalisasi Nina Muhammad, seorang Ibu Bhayangkari Polda Sulawesi Utara. Peribahasa ‘Sejahat-jahatnya harimau, ia tidak akan memakan anaknya sendiri’ tidak lagi berlaku belakangan ini. Demikian tulis Wilson Lalengke mengawali artikelnya itu.

Malangnya, nenek si anak harimau itupun tidak juga berbuat apa-apa untuk menyelamatkan cucunya yang sedang dilahap induknya. Mabes Polri sebagai unit tertinggi di institusi Kepolisian terkesan menikmati tontonan mengerikan itu dengan santai dan tidak melakukan apa-apa. “Bayangkan, laporan pengaduan masyarakat yang disampaikan Nina Muhammad ke Bareskrim Polri sejak Juli 2021 hingga saat ini belum jelas juntrungannya [2]. Artinya apa? Ya, sangat mungkin si nenek juga kecipratan amis darah anak harimau yang sedang dimangsa induknya itu,” kata alumni PPRA-48 Lemhannas RI tahun 2012 ini, Minggu, 20 Februari 2022.

Nina Muhammad akhirnya harus jadi bulan-bulanan oleh oknum Kejari Manado, yang dapat diduga kuat mendapat bagian dari persengkongkolan dengan para pihak berkepentingan dalam kasus ini. Bagaimana tidak, untuk kasus receh soal perselisihan akibat celoteh emak-emak di facebook antara Nina Muhammad sebagai terlapor dengan Soraya Deitje Tanod sebagai pelapor, oknum Kejari Manado merasa sangat urgent untuk memenjarakan Ibu Bhayangkari itu.

“Bahkan, ketika Nina Muhammad mendapat penagguhan penahanan atas jaminan Senator Maya Rumantir, oknum JPU dengan atraktif mengantarkan istri anggota Polri itu ke rumahnya menggunakan mobil tahanan seraya membunyikan sirine. Tujuannya apa? Ya, apalagi kalau bukan untuk menunjukan kepada sang bohir kasus ini bahwa si terdakwa telah dinistakan sedemikian rupa dan tidak punya harga diri lagi sebagai manusia,” tambah Lalengke dengan nada sinis.

Tiba di meja hijau, giliran oknum hakim yang terindikasi mendapat bagian terbesar dari perselingkuhan berbalut pasa-pasal hukum ini, menjalankan perannya. Oknum ketua majelis hakim, yang diduga kuat sebagai pemilik gedung kos-kosan mewah bernilai miliaran tanpa IMB di Kecamatan Tikala, Manado itu [3], melarang wartawan melakukan peliputan persidangan Nina Muhammad secara live dan tidak boleh merekam jalannya persidangan.

“Apa yang disembunyikan dalam proses persidangan Ibu Bhayangkari itu sehingga tidak boleh dilakukan perekaman video jalannya persidangan? Ya, tentu saja agar tidak terlihat gelagat keberpihakan oknum majelis hakim di mata publik,” tegas Lalengke.

Esok, Senin, 21 Februari 2022, Nina Muhammad akan didudukkan kembali di kursi pesakitan untuk mendengarkan keputusan majelis hakim yang menyidangkan perkaranya. Sebagaimana diketahui bahwa Ibu Bhayangkari itu didakwa melakukan tindak pidana pencemaran nama baik melalui teknologi informasi (media sosial facebook – red) alias melanggar UU ITE. Oleh JPU, Nina Muhammad dituntut hukuman penjara 6 bulan ditambah denda 50 juta rupiah.

Walaupun JPU kesulitan membuktikan dakwaannya karena kesalahan proses hukum sejak di Polresta Manado, namun banyak pihak amat pesimistis terhadap peradilan perkara Nomor: 313/Pid.Sus/2021/PN.Mnd ini akan berpihak kepada kebenaran. Jikapun lembaga Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD-RI) telah turun tangan mengawal proses hukum terhadap Ibu Bhayangkari itu, namun harapan menghadirkan keadilan bagi Nina Muhammad masih harus dipendam sejauh mungkin.

“Ibu Senator Maya Rumantir dua kali berkirim surat menggunakan kop surat DPD-RI ke ketua majelis hakim Djamaluddin Ismail terkait permintaan agar Nina Muhammad diizinkan ke Jakarta dalam rangka menghadiri undangan penyidik Bareskrim Polri untuk di-BAP. Hingga hari ini kedua surat itu tidak digubris. Apalagi hanya tulisan saya, tentu sangat tidak bermakna apa-apa bagi proses peradilan di PN Manado itu,” sungut Lalengke.

Dalam rekayasa hukum di kasus Nina Muhammad ini, imbuh pria lulusan program pasca sarjana bidang Global Ethics dari Birmingham University itu, sekali lagi pernyataan KH. A. Mustofa Bisri bakal menemukan pembuktiannya. Gus Mus, sapaan akrab kyai ini, berkata dalam puisinya: ‘penegak keadilan jalannya miring, hakim main mata dengan maling, penuntut keadilan kepalanya pusing’ [4].

“Dalam keputus-asaan ini, jika nanti Nina Muhammad diputus bersalah, saya hanya dapat berucap ‘semoga harimau itu bahagia telah melahap anaknya sendiri’,” kata Wilson Lalengke masgul. (APL/Red)

Catatan:

[1] Oknum Aparat Kriminalisasi Bhayangkari, Ibarat Harimau Lahap Anaknya Sendiri; https://pewarta-indonesia.com/2021/08/oknum-aparat-kriminalisasi-bhayangkari-ibarat-harimau-lahap-anaknya-sendiri/

[2] Jadi Makelar Kasus, Pegawai Bank Sulutgo Rolandy Thalib Dilaporkan ke Bareskrim Polri; https://pewarta-indonesia.com/2021/07/jadi-makelar-kasus-pegawai-bank-sulutgo-rolandy-thalib-dilaporkan-ke-bareskrim-polri/

[3] Gedung Kos-kosan Mewah Ketua PN Manado Diduga Tidak Memiliki IMB; https://pewarta-indonesia.com/2021/12/gedung-kos-kosan-mewah-ketua-pn-manado-diduga-tidak-memiliki-imb/

[4] Negeri Haha Hihi; http://gusmus.net/puisi/negeri-haha-hihi.

Polda Sumut Musnahkan Dua Hektar Ladang Ganja di Pegunungan Tor Mangompang

 

etabloidfbi.com MADINA –

 

Dit Res Narkoba Polda Sumut dan Polres Madina memusnahkan ladang ganja siap panen di Pegunungan Tor Mangompang, Desa Pardomuan, Kecamatan Panyabungan Timur, Kabupaten Mandailing Natal, Sabtu (19/2)

“Ada lebih 10 ribu batang pohon ganja siap panen yang kita musnahkan, pohon itu berkisar 6 sampai 7 bulan dengan tinggi 1 sampai 2 meter,” kata Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Hadi Wahyudi, Minggu (20/2).

Turut hadir dalam pemusnahan itu TNI, Pemkab Mandailing Natal dan BNNK Madina serta tokoh masyarakat dan penggiat Anti Narkoba

Dijelaskan, penemuan ladang ganja berawal dari ditangkapnya seorang tersangka berinisial S dengan barang bukti satu karung ganja seberat 4.000 gram.

“Saat diinterogasi tersangka S mengaku barang bukti ganja berasal dari ladang miliknya yang berlokasi di Pegunungan Tor Mangompang,” jelasnya.

Lebih lanjut, Hadi menyebutkan personel Dit Res Narkoba Polda Sumut dan Polres Mandailing Natal yang menerima informasi itu melakukan pengembangan menuju Pegunungan Tor Mangompang dengan jarak tempuh 6 jam (1 jam menggunakan mobil dan 5 jam jalan kaki).

“Iya, jadi ini merupakan bagian dari komitmen Polda Sumut dalam Memberantas Kejahatan Narkotika, tidak ada tempat bagi Narkoba,” tegas Kabid Humas. (Leodepari)

Dua Pelaku Pencuri Mahkota Pagar Diamankan Polsek Medan Area

 

etabloidfbi.com Medan.–

 

Polsek Medan Area meringkus dua pelaku pencurian 3 buah mahkota pagar. Keduanya yakni Hendri Gunawan alias Kakek (38) warga Jalan Selam 6 dan Ade Suwandi alias Bombom (26) warga Jalan AR Hakim Gg Sukmawati, Kecamatan Medan Area.

Keduanya diamankan dari dua lokasi terpisah di Jalan AR Hakim dan Jalan Denai bersama barang bukti uang tunai 22 ribu, 1 potong kayu broti 2×2 sepanjang 58cm dan 2 potong mahkota pagar, Rabu (16/2/22) kemarin.

Informasi yang dihimpun, penangkapan tersangka bermula dari laporan korbannya, Nurmaida Panjaitan (63) warga Jalan Selambo Raya, Kelurahan Amplas, Kecamatan Medan Amplas, Senin (14/2/22) lalu.

Saat itu, korban melapor bahwa 3 buah mahkota pagar rumah orang tuanya di Jalan AR Hakim Gg Pertama, Kecamatan Medan Area hilang dengan kerugian 20 juta. Dari situ, petugas langsung melakukan penyelidikan.

“Dari pemeriksaan rekaman cctv, kita berhasil mengidentifikasi para pelaku. Selanjutnya kita lakukan pengejaran dan berhasil mengamankan keduanya,” kata Kapolsek Medan Area, Kompol Sawangin Manurung didampingi Kanit Reskrim, AKP Philip A Purba, Senin (21/2/2022) pagi.

Dijelaskannya, bahwa tersangka Kakek diamankan di kediamannya, sementara tersangka Bombom diamankan di salah satu warnet di Jalan Denai.

“Dari pemeriksaan, tersangka mengakui perbuatannya dan menjual 1 buah mahkota pagar tersebut seharga 135 ribu. Selanjutnya uang itu dibagi dengan masing-masing tersangka Bombom mendapat 65 ribu, dan kakek 70 ribu,” jelasnya.

Selain itu, pihaknya juga menduga bahwa tersangka sudah sering melakukan aksinya dan masih dilakukan pendalaman. “Tersangka kita jerat Pasal 363 Ayat (1) ke-4 dan ke-5 dari KUHPidana dengan ancaman hukuman kurungan 7 Tahun penjara,” tegas Kapolsek Medan Area. (LD)