Ketua DPC FBI Kab. Indramayu Doyang Susanto Lantik DPAC Losarang

 

etabloidfbi.com Kab Indramayu.–

Organisasi Kemasyarakatan Forum Bhayangkara Indonesia atau disingkat (FBI) Kabupaten Indramayu dibawah kepemimpinan Saudara Doyang Susanto selaku Ketua DPC terpilih melantik Dewan Pimpinan Anak Cabang (DPAC) Kecamatan Losarang pada hari Rabu 29-September-2021 bertempat di Desa Jumbleng Kecamatan Losarang Kabuparen Indramayu Provinsi Jawa Barat.

Dalam pelantikan DPAC tersebut turut hadir pengurus DPC baik Ketua Sekretaris dan juga para Srikandi Organisasi Masyarakat Forum Bhayangkara Indonesia Kabupaten Indramayu, sementara itu Tokoh Masyarakat yang diwakili oleh Mantan Kepala Desa Jumbleng Saudara Waskim Sidik turut hadir dan menyaksikan jalannya pelantikan pengurus DPAC Losarang.

Kegiatan yang dilakukan secara sederhana tersebut cukup membuat suasana persaudaraan bertambah erat dan harmonis, diawali dengan Pemotongan Nasi Tumpeng maka terhitung tanggal 29-September-2021 Kepengurusan DPAC Losarang resmi berdiri.

Dalam sambutannya selaku Ketua DPC Kabupaten Indramayu Doyang Susanto berpesan agar para pengurus beserta jajarannya , bisa mengemban Amanah yang sudah diberikan serta Menjungjung tinggi Nama Baik Organisasi Kemasyarakatan Forum Bhayangkara Indonesia (FBI)

” Selaku Ketua DPC Kabupaten Indramayu saya mengucapkan selamat kepada Ketua terpilih DPAC Losarang dan menghimbau agar Seluruh Anggota beserta jajarannya memegang teguh amanah yang sudah diberikan ini, dan kami berharap agar kita semua berusaha menjaga nama baik organisasi yang kita Cintai ini,’ ungkap Doyang Susanto selaku Ketua DPC Kabupaten Indramayu.

Ditambahkan oleh Doyang Susanto
“Kami juga berharap agar Ketua terpilih turut serta mendukung kinerja Pemerintah khususnya di wilayah Kecamatan Losarang agar bisa bersinergi dan melakukan kontrol sosial sesuai Tugas dan Pungsinya masing-masing,” katanya lagi.

Acara berlangsung secara sederhana dan tetap mematuhi Protokol kesehatan dan seluruh Anggota yang hadir antusias dan bersemangat serta merekapun berharap agar organisasi ini bisa dikenal luas oleh seluruh masyarakat khususnya di wilayah kami dan umumnya diseluruh wilayah NKRI.

(BS Yanto)

KETUA DPW JBMI SUKRIADI SITOMPUL MENYERAH KAN SK DPD KABUPATEN SELUMA.

 

etabloidfbi.com Bengkulu rabu/29/09/2021.

Ketua Dewan pimpinan wilayah jam’iyah Batak Muslim Indonesia JBMI provinsi bengkulu Sukriadi Sitompulmenerima kunjungan dari DPD JBMI seluma, ketua dewan pimpinan daerah kabupaten seluma Saudara Baginda Harahap dan beserta rombongan pengurus JBMI yang hadir pada hari tersebut.rabu/29/09/2021 pada pukul 13 wib dan berlokasi di sekretariat JBMI DPD Bengkulu jl. RE Martadinata simpang tiga bumi ayu Kabupaten Bengkulu Provinsi Bengkulu.

Demi mewujudkan cita-cita JBMI yang selama ini sudah terjalin hubungan tali silaturahim antara sesama penggurus JBMI se provinsi bengkulu.

Sehubungan dengan struktur ke penggurusan di kabupaten seluma sudah terbentuk, maka ketua DPW JBMI provinsi bengkulu sukriadi sitompul telah menyerahkan SK DPD JBMI kabupaten seluma agar memperkuat kedudukan penggurus JBMI di kabupaten seluma lebih maju kedepan dan sesuai apa yang kita harapkan bersama amiin YRA.

Ketua DPW JBMI Sukriadi Sitompul menghimbau agar di dalam kepengurusan se provinsi bengkulu agar mempersiapkan struktur masing-masing daerah untuk memperkuat kedudukan dalam ke pengurusan organisasimasing-masing daerah.

“Dalam persatuan beragama islamyah agar sesuai dengan anggaran dasar JBMI dan telah tertuang di dalamnya,siapapun bisa bergabung di luar suku batak,asal kita tetap satu akidah dan mengembang kan isi alquran dan hadis,” ungkapnya sebagai penutup

(S.S)

TNI AL LANTAMAL XII SUKSESKAN SERBUAN VAKSINASI MARITIM DI GEDUNG VIGOR PONTIANAK GUNA MEMUTUS MATA RANTAI PANDEMI COVID – 19 DI KALBAR

etabloidfbi.com Pontianak –

Komandan Lantamal XII Pontianak Brigjen TNI (Mar) Andi Rukman, kembali memerintahkan Kepala Dinas Kesehatan Lantamal XII, Letkol Laut (K) drg. Heru Subagyo, Sp. Pros, selaku Dansatgas Penanggulangan Covid-19, beserta Tim Vaksinator Diskes Lantamal XII untuk kembali mendukung serbuan vaksinasi maritim yang dilaksanakan di gedung Vigor Resto and Café Jl. Letnan Jendral Sutoyo, Parit Tokaya, Kota Pontianak, Kalimantan Rabu (29/6/2021).

Dalam pelaksanaan Serbuan Vaksinasi ini panitia penyelenggara menyiapkan sekitar 500 dosis vaksin jenis Sinovac yang digunakan baik Vaksinasi pertama maupun Vaksinasi kedua.

Vaksinasi massal yang melibatkan tenaga kesehatan/Vaksinator dari unsur TNI/Polri dan Dinas Kesehatan Puskesmas Kota Pontianak tersebut, TNI AL Lantamal XII melibatkan 1 tim Vaksinator dan sudah beberapa hari ini bergabung dengan tim Vaksinator yang lain yakni 1 tim dari Kesdam XII/Tpr, 1 tim dari Polda Kalbar dan 1 tim dari Puskesmas Purnama Kota Pontianak.

Baca Juga ;

Komandan Lantamal XII Secara Resmi Membuka Latihan Percepatan Penanggulangan Covid – 19, dan Medis Pasien Covid -19 di KRI dan KAL

Komandan Lantamal XII Pontianak Brigjend TNI (Mar) Andi Rukman, menyampaikan bahwa “Serbuan Vaksinasi maritim yang dibantu oleh 1 Tim Vaksinator Lantamal XII pontianak dan Unsur Vaksinator TNI Polri dan Pemda merupakan upaya proaktif Lantamal XII dalam mendukung program pemerintah dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

“Kapan saja masyarakat membutuhkan bantuan TNI AL Khususnya masyarakat Wilayah Prov. Kalimantan Barat, Prajurit Lantamal XII siap membantunya. Apalagi dimasa Pandemi Covid – 19 ini, Tim Vaksinator Diskes Lantamal XII tetap siap dan konsisten mendukung Serbuan Vaksinasi di Wilayah Prov. Kalimantan, Demikian Ungkap Danlantamal XII Brigjen TNI (Mar) Andi Rukman.

Melalui pemberian vaksin, daya tahan tubuh masyarakat akan lebih kuat dalam menangkal virus Covid-19″.

Dukung terus Vaksinasi Covid-19, sehingga semua masyarakat sehat, tetap disiplin 3M, menggunakan masker, mencuci tangan pakai sabun dengan air bersih dan mengalir, menjaga jarak minimal 1 meter, menghindari kerumunan dan membatasi mobilitas agar Indonesia segera pulih dan bangkit dari pandemi.

# Lindungi Diri Dan Keluarga Dari Covid – 19
# Wujudkan Masyarakat yang Sehat danProduktid dengan Vaksinasi Covid 19.

(M.zuhdi /sy Mohsin )

Komandan Lantamal XII Secara Resmi Membuka Latihan Percepatan Penanggulangan Covid – 19, dan Medis Pasien Covid -19 di KRI dan KAL

etabloidfbi.com Pontianak :

Komandan Lantamal XII, Brigjend TNI (Marinir) Andi Rukman membuka secara resmi Latihan Percepatan Penanggulangan Penademi Covid- 19 ” Latihan Evaluasi Medis Pasien Covid – 19 di KRI dan KAL serta Serbuan Vaksin di Lantamal XII di Dermaga Mako Lantamal XII Wajok Kab Mempawah Prov. Kalimantan Barat, Rabu (29/09/2021).

Latihan Percepatan Penanggulangan Covid-19 melalui serbuan Vaksin TA.2021 dilaksanakan oleh seluruh Prajurit TNI AL Lantamal XII yang diinisiasi Staf Opeasi Lantamal XII dan Dinas Kesehatan Lantamal XII dengan melibatkan sumber yang berkompeten dalam bidangnya. Peserta Latihan berdasarkan Surat Perintah Komandan Lantamal XII sejumlah 275 orang personel Lantamal XII dari berbagai satker terkait yang terlibat langsung dalam setiap pelaksanaan serbuan vaksin Lantamal XII.

Dengan adanya Latihan ini diharapkan dapat meningkatkan kesiapan prajurit personel Lantamal XII dalam penangulangan Covid-19 dan meningkatkan kesiapsiagaan pangkalan dalam mendukung pemerintah mewujudkan target vaksinasi covid-19, Demikian Pungkas Brigjend TNI Marinir Andi Rukman, pada pembukaan Latihan tersebut.

Selain itu Danlantamal XII menyampaikan harapan kepada peserta Latihan, yaitu kesiapsiagaan dan sinergitas seluruh dengan jajaran Lantamal XII instansi terkait dalam rangka terwujudnya pencegahan dan penanggulangan pandemi wabah penanggulangan covid-19 melalui serbuan vaksin, dan terwujudnya sistem komando, kendali, komunikasi dan insformasi (k31) pencegahan dan penanggulangan serbuan vaksin, dalam rangka wabah pandemi covid-19 serta terwujudnya zero accident dalam prosedur dan mekanisme latihan pencegahan dan penanggulangan pandemi covid-19 melalui serbuan vaksin.

Rangkaian kegiatan yang akan dilaksanakan pada latihan tersebut yaitu pemberian materi klasikal selama 1 hari, kemudian akan dilanjutkan Latihan pemantapan teori dilapangan pada hari Kamis (30/09/2021),

Adapun materi yang diberikan kepada personel tersebut adalah untuk mendukung keberhasilan tugas pangkalan dalam mendukung penanggulangan covid 19, yaitu 3 M/5M (Mencuci Tangan, Memakai Masker, Menjaga Jarak, Menghindari Kerumunan dan Menghindari bepergian), dan Pelaksanaan Protokol Kesehatan, Screening ,Trecing ,Tritment, dan kemudian Sistem Pelaporan.

Adapun pejabat yang hadir dalam acara ini seluruh Pejabat Utama Lantamal XII, Wadan Lantamal XII, Kolonel Laut ( P) Suhendro S.AP.,M.Si (Han), Para Asisten Danlantamal XII, Kadis dan Kasatker Jajaran Lantamal XII, serta Dandim Mempawah, Kapolres Mempawah, Kapolsek Jungkat, Kepala Bidang P2P Provinsi Kalbar, dan Kadinkes Mempawah (diwakili), serta Kades Sungai Kunyit Mempawah Kalimantan Barat.( M.zuhdi / sy Mohsin )

3 Rumah di Sipolha Hancur Di Terjang Longsor

etabloidfbi.com Sipolha.–

Sejumlah rumah hancur akibat diterjang longsor dari luapan Sungai, saat hujan deras mengguyur kawasan itu sehingga membuat debit air di sungai tak terbendung dan membawa material tanah dan bebatuan dari atas gunung di Dusun IV Refa Kelurahan Sipolha Kecamatan Pematang Sidamanik Kabupaten Simalungun.

Longsor yang menimpa 3 rumah warga itu terjadi antara pukul 20.00 – 21.00 Wib, Selasa (27/09/2021), Demikian disampaikan Salah seorang anggota keluarga dari korban yang rumahnya tertimbun material Ferryanto Manik menuturkan kepada awak media.

“Tiga rumah jebol akibat luapan air yang bersamaan dengan material tanah dan batu dari atas Sungai, mengakibatkan rumah kami dan dua lainnya rusak parah,” tutur Ferryanto Manik.

Dia menjelaskan ketiga rumah yang rusak terdiri dari Rumah Permanen milik A. Roni Manik  mengalami kerusakan total dan tertutup dengan material, rumah milik A. Edi Napitu semi permanen rusak total, dan rumah A. Ranto Sihaloho mengalami kerusakan di bagian dapur. Namun kejadian tersebut tidak menimbulkan korban jiwa, hanya mengalami kerugian materi.

Forkopimcam Pematang Sidamanik yang turun ke lokasi longsor, Rabu (29/09/2021) melalui Camat Pematang Sidamanik Drs.Johny Simatupang membenarkan longsor yang terjadi dan tim sedang berada dilokasi melakukan pendataan untuk dilaporkan ke pimpinan dan pihak BPBD Kab Simalungun.

“Benar, longsor yang terjadi mengakibatkan tiga rumah rusak parah, namun tidak ada korban jiwa,tim kita sedang berada dilokasi melakukan pendataan, selanjutnya disampaikan kepada pimpinan dan BPBD Simalungun,” ungkap Camat Pematang Sidamanik.

(Feri)

Wartawan Papua Barat Zainal La Adala Dianiaya Oknum Polisi di KM Labobar

 

etabloiddbi.com Nabire –

 

Wartawan Papua Barat, Zainal La Adala, mengalami nasib naas ketika dirinya sedang dalam perjalanan menggunakan transportasi KM Labobar milik Pelni, dari Manokwari, Papua Barat, menuju Nabire, Provinsi Papua. Zainal babak-belur dianiaya oleh oknum polisi yang bertugas di Polsek Bandara Rendani, Manokwari, bernama Regen Roy Rogers Yaas [1]. Zainal dan Regen sama-sama menumpang kapal tersebut namun tidak saling mengenal.

Berdasarkan kesaksian korban penganiayaan, Zainal La Adala, yang sehari-hari beraktivitas sebagai wartawan media online www.medianasional.id, kejadian bermula saat dirinya keluar dari dalam kamar penumpang kapal dan naik ke deck 7 untuk bersantai sambil merokok. “Saat itu, sekitar pukul 01.00 WIT, dini hari, pada Selasa, 28 September 2021, saya keluar dan naik ke atas deck 7 untuk merokok. Setiba di deck 7 itu, di bagian atas kapal, saya bertemu pelaku bersama rekan-rekannya yang sedang memesan minuman keras (alkohol),” ungkap Zainal memulai ceritanya kepada Pengurus DPC PPWI Nabire dan kawan-kawan wartawan setibanya di Pelabuhan Nabire.

Pelaku penganiayaan, sambung Zainal, memanggilnya mendekat untuk meminjam korek apinya. Pelaku bersama rekan-rekannya selanjutnya meminta Zainal duduk bersama mereka dan menawarkan segelas minuman keras. Untuk menghargai kenalan barunya itu, Zainal menerima tawaran minuman tersebut dan meminumnya.

“Setelah itu, mereka menawarkan lagi segelas miras merek Sopi. Tapi saya menolak. Saat itu pelaku bersama teman-temannya langsung bertanya ‘Anda Wartawan?’ Saya jawab ‘Iya’. Pelaku meminta ID Card saya dan memeriksanya, kemudian dia masukan ke kantongnya, dan tiba-tiba memukuli saya. Kawan-kawan pelaku juga ikut mengeroyok saya, dan saat itu saya bertanya ‘apa salah saya bang?’ tapi mereka tidak peduli. Akhirnya saya berpikir sudah akan mati dipukuli secara beringas dan membabi-buta oleh pelaku dan kawan-kawannya,” beber Zainal yang juga tergabung di organisasi PPWI Papua Barat ini, sedih.

Untunglah ada petugas keamanan kapal yang datang dan langsung mengamankan pelaku dan korban. Korban kemudian langsung menghubungi Ketua Umum PPWI dan memberitahukan kejadian buruk yang menimpanya saat itu. Ketum PPWI, Wilson Lalengke, meminta untuk berbicara langsung kepada petugas kapal dan meminta agar korban diberikan pengobatan dan pelayanan kesehatan atas luka dan lebam yang diderita.

Ketua Umum PPWI menyampaikan bahwa pihaknya merasa prihatin atas kejadian di atas KM Labobar yang dioperasikan oleh PT. Pelni itu. Untuk itu, Wilson Lalengke meminta agar pengamanan penumpang perlu mendapat perhatian dari para pihak terkait, termasuk Kementerian Perhubungan. “Saya mendesak pihak terkait dengan urusan perhubungan, agar kejadian ini menjadi perhatian serius. Jangan biarkan alat transportasi seperti kapal, pesawat, ferry, kereta api, bus, dan alat transportasi massal lainnya jadi tempat melakukan tindak kriminal. Jika perlu Kapten KM Labobar itu dievaluasi dan bila ternyata ada kelalaian, misalnya membiarkan minuman keras masuk ke kapal atau diperjual-belikan di kapal, maka si kapten kapal itu harus dicopot,” tegas alumni PPRA-48 Lemhannas RI tahun 2012 ini, Selasa, 28 September 2021.

Demikian juga, lanjutnya, oknum penganiaya anggotanya yang diduga merupakan anggota Polri di Manokwari, Papua Barat, harus diproses hukum. “Penganiayaan adalah tindak pidana, sehingga oknum polisi berpangkat Aipda dengan NRP 83121260 bernama Regen Roy Rogers Yaas, itu harus diproses pidana dan dipecat dari Kepolisian Republik Indonesia,” ujar tokoh pers nasional yang terkenal getol membela warga selama ini.

Sejauh ini, korban Zainal La Adala telah membuat Laporan Polisi (LP) di SPKT Polres Nabire. Zainal juga sudah diambil keterangannya sebagai saksi korban. “Kepada teman-teman PPWI dan wartawan di Nabire, agar memonitor dan mengawal kasus ini hingga tuntas,” pungkas Wilson Lalengke. (APL/Red)

Catatan:

[1] Identitas pelaku didasarkan pada keterangan hasil interogasi KP3 Laut Nabire terhadap pelaku penganiayaan, Regen Roy Rogers Yaas, Selasa, 28 September 2021.

Kabid Humas Polda Aceh: Polisi Terus Kejar Pelaku Pembakaran Mobil Ketua YARA

etabloidfbi.com, Kota Langsa Aceh-

 

Polisi Daerah (Polda) Aceh dan Polres Kota Langsa terus melakukan penyelidikan terkait tindak kriminal pembakaran mobil Ketua Yayasan Advokat Rakyat Aceh (YARA) Kota Langsa, H A Muthallib, Ibrahim, SE,.SH,.M.Si,.M.Kn oleh Orang Tak Dikenal (OTK) Senin (20/9/2021) subuh di garasi rumahnya kawasan Jalan Syiah Kuala Gampong Tualang Teungoh Langsa Kota, Provinsi.

Seperti dilansir dari wartawan Acehglobal yang melakukan konfirmasi kepada Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol Winardy,S.I.K yang mengatakan kasus tersebut kini dalam proses penyelidikan polisi. Sabtu (25/9/2021).

Kabid Humas Kombes Pol Winardy menyebutkan, tindak kriminal pembakaran mobil Harrier Plat BK 88 WZ milik Ketua YARA yang juga Pimred Mediarealitas Kota Langsa H. A. Muthallib, Ibr, SE, SH, M. Si, M. Kn yang dibakar oleh orang yang belum diketahui identitasnya sampai saat ini masih terus dilakukan penyelidikan pihaknya.

Polisi kini terus mengumpulkan bukti-bukti pendukung seperti ditemukannya satu galah yang di ujungnya ada balutan kain berbungkus karet ban yang di duga digunakan untuk membakar mobil yang ada di garasi, yang dibuang tidak jauh dari lokasi pembakaran mobil, milik Dosen Fakultas Hukum Unsam.

Bukti lain seperti adanya rekaman Closed Cirkuit Television (CCTV) dimana pelaku yang diduga dua orang dengan mengenderai sepeda motor honda scopy yang satu orang terlihat menyulutkan galah yang ujungnya sudah di siapkan api di tujukan ke arah tangki minyak mobil bagian bawah, sebut Kabid Humas Polda Aceh.

“Kasus tersebut kini masih dalam proses penyelidikan, kita terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap kasus tersebut sampai tuntas,” kata Kabid Humas.

Sebelumnya, pasca peristiwa dibakarnya mobil merk Toyota Harrier milik Ketua YARA Langsa, Kapolres Langsa AKBP Agung Karnigoro Nusantoro,SH,SIK,MH bersama tim juga sudah turun langsung ke lokasi untuk melakukan penyelidikan, dimana bukti awal berupa galah yang digunakan oleh pelaku untuk menyulutkan api ke arah bawah tangki minyak mobil sudah diamankan.

“Dan semua alat bukti yang kita kumpulkan itu akan kita bawa ke Laboratorium Forensik (Labfor) untuk penyelidikan lebih lanjut,”kata Kapolres Agung sembari mengatakan masih terus mengejar pelakunya. (Anwar)

Rusak pemandangan, Pelaku Wisata pertanyakan fungsi tembok pagar bangunan rebranding pantai di Parapat

 

etabloidfbi.com Parapat.–

Pembangunan fasilitas rebranding kota wisata Parapat yang hampir saja rampung, diharapkan memberikan dampak positif dan meningkatkan daya tarik wisata ke Parapat – Danau Toba.

Namun dari beberapa bagian pembangunan itu, terlihat adanya item yang tidak sesuai dalam metode promosi kepariwisataan dan menutup pemandangan Danau.

Salah seorang pelaku wisata di Parapat, juga Guide Senior Sumatera Utara M. Simanjuntak mengatakan ada bagian pembangunan yang sangat mengganggu pemandangan secara menyeluruh yaitu tembok pagar bangunan yang tingginya kurang lebih 2 meter.

Dia mempertanyakan fungsi tembok itu di bangun sedemikian tinggi, karena menutup pemandangan Danau Toba dari ruas jalan dan trotoar yang di lewati tamu pengunjung, sehingga menganggu pemandangan Danau Toba yang eksotis.

“Tembok ini merusak pemandangan baik dari hotel yang berhadapan di bangunan maupun dari pengguna jalan dan trotoar, bagi tamu yang lewat di lokasi bangunan rebranding tidak bisa menikmati langsung pemandangan Danau Toba tanpa turun dan masuk dalam lokasi bangunan,” Ujar M. Simanjuntak.

Dia juga meminta pihak konsultan meninjau kembali pemasangan tembok pagar itu dan menyarankan sebaiknya di pasang sejenis kaca atau tiang yang berjarak untuk bisa dilihat pemandangan dengan terbuka. (Feri)

Warga keluhkan luapan air saat Hujan Deras di ruas jalan Pelabuhan Ferry Ajibata

etabloidfbi.com Toba.–

Dilema yang sudah bertahun terus terjadi saat Kota Ajibata dilanda hujan deras, mengakibatkan air meluap di ruas jalan sepanjang lokasi pelabuhan Ferry Ajibata dan Pekan tradisional Ajibata sehingga menimbulkan genangan air setinggi 50 cm lebih menutupi seluruh badan jalan.

Salah seorang warga Ajibata melalui akun FB Osborn Bondez Subur Siallagan mengeluhkan kejadian itu dan sudah berlangsung lama tanpa ada solusi dari pihak Pemerintah. Dia melalui akun Fbnya, mengatakan masih 30 menit hujan deras mengguyur Ajibata namun Parit tidak mampu menampung debit air sehingga air meluap dan banjir di badan jalan.

Osbron juga menjelaskan melalui video FBnya bahwa saat ini ada proyek pemerintah pembangunan drainase di kawasan itu, dan meminta pihak pelaksana proyek agar menyikapi kejadian genangan air yang membanjiri ruas jalan bahkan masuk ke lokasi pelabuhan Ferry Ajibata itu. sebelum seluruhnya gorong gorong parit terpasang.

“Bukan hanya di badan jalan, air juga masuk ke Pelabuhan Ajibata, Pekan Ajibata sehingga dibutuhkan parit besar dan penambahan parit induk untuk pembuangan langsung ke Danau yang tidak cukup hanya satu.” Ungkap Osborn di Akun FBnya.

Dia juga menyarankan pembangunan jalur penambahan  Parit untuk membuang secara merata genangan air harus di pasang parit di belakang kios pelabuhan sayap kiri pelabuhan Ferry, Penambahan parit ke 2 bisa langsung dari pelataran parkir lokasi pelabuhan Ferry Ihan Batak Ajibata, dan parit ke 3 depan RM Siganupari/barisan belakang rumah makan subur.

Saat ini proyek pemasangan parit depan rumah warga sedang berlangsung di Jl.Justin Sirait Ajibata, namun Parit pembuangan yang ada tidak mampu menampung debit pembuangan air ke Danau.

(Feri)

Kormi Kalbar Dukung Program Pemerintah Menuju Indonesia Bugar 2020-2045

etabloidfbi.com, Singkawang.- Kalbar

Komite Olah raga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI) Kalimantan Barat yang sebelumnya bernama Federasi Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (FORMI) merupakan organisasi keolahragaan masyarakat Indonesia yang dibentuk berdasarkan Undang-Undang No 3 Tahun 2005 Tentang Sistem Keolahragaan Nasional,.

KORMI merupakan organisasi yang mandiri dan merupakan wadah berhimpun organisasi induk olah raga masyarakat Indonesia, yang juga merupakan mitra strategis pemerintah dalam mendukung program pemerintah membudayakan, membugarkan, mengolah ragakan masyarakat dan memasyarakatkan olahraga, untuk menuju Indonesia Bugar 2020-2045.

Selain telah membentuk KORMI di 7 Kab/Kota di Kalbar, KORMI juga menaungi 17 induk olah raga masyarakat di Kalimantan Barat antara lain : Induk Olahraga Airsoft Brotherhood Unity (ABU) Kalbar,Induk Olahraga Indonesia Elektronik Sport Association (IESPA) Kalbar,Induk Olahraga Federasi Airsoft Indonesia (FAI) Prov.Kalbar,

Kemudian Induk Olahraga Persatuan Streat Soccoer Indonesia (PERSSOCI) Kalbar,Induk Olahraga Parkour Indonesia (PI) Kalbar,Induk Olahraga Asosiasi BMX Indonesia (ABI) Kalbar, Induk Olahraga Senam Tera Indonesia (STI) Kalbar,Induk Olahraga Perkumpulan Olahraga Senam Massal Indonesia (POSMI) Kalbar,Induk Olahraga Yayasan Jantung Sehat Indonesia (YJI) Kalbar.

Dan Kebugaran Lansia Pralansia Indonesia (KLPI) Kalbar,Induk Olahraga Indonesia Cheear leading Association / Asosiasi Pemandu Sorak Indonesia (ICA/APSI) Kalbar,Induk Olahraga Perkumpulan Olahraga Tradisional Indonesia (PORTINA) Kalbar,Induk Olahraga Komunitas Sepeda Tua Indonesia (KOSTI) Kalbar,Induk Olahraga Ikatan Olahraga Senam Kreasi Indonesia (IOSKI) Kalbar,Induk Olahraga Persatuan Liong dan Barongsai Seluruh Indonesia (PLBSI) Kalbar,Induk Olahraga Federasi Olah raga Kreasi Budaya Indonesia (FOKBI) Kalbar,Asosiasi Perguruan Pencak Silat Budaya Indonesia (APPBSI) Kalbar.

KORMI Kalbar yang dipimpin oleh Ketua Umum KORMI Kalbar Adiyudha Permana, M.OR beraudiensi kepada Wakil Gubernur Kalbar Bapak Drs. H. Ria Norsan, MM, MH dengan membawa agenda Rapat Kerja KORMI Provinsi Kalbar II yang akan dilaksanakan pada tanggal 9 Oktober 2021 mendatang di Kota Singkawang.

Audiensi dimaksudkan untuk memperoleh arahan dan dukungan terkait pelaksanaan Rakerprov KORMI II dan juga arahan tentang kelembagaan KORMI di Kalimantan Barat.

Pada Rakerprov II KORMI Kalbar di Singkawang yang akan mengusung tema “Road To FORNAS Tahun2022 di Palembang” juga akan dibahas tentang kesiapan daerah untuk berpartisipasi dalam FORNAS 2022, terutama terkait pembiayaan dan kesiapan para penggiat Olahraga Masyarakat untuk mampu membawa nama baik Kalbar di ajang olah raga masyarakat dan kebugaran.

Lebih lanjut dijelaskan oleh Kepala Bidang Olahraga Disporapar Provinsi Kalbar Ganda Butar Butar, S.STP bahwa Pemerintah Provinsi Kalbar pada tahun 2022,mendatang berkomitmen untuk memberikan dukungan/komitmen terhadap keikutsertaan Kalbar dalam FORNAS 2022.

Hal tersebut juga disambut baik oleh H Ria Norsan Wakil Gubernur dengan memberikan penekanan terhadap komitmen Pemprov melalui penganggaran Dana Hibah tetap di tahun 2022 untuk menunjang keberlangsungan organisasi KORMI di Kalbar.

Selanjutnya, arahan Wakil Gubernur Kalbar agar kedepannya KORMI mampu mencetak prestasi dalam dunia olahraga, khususnya olah raga masyarakat serta mampu mengembangkan dan meningkatkan kapasitas organisasi baik secara kelembagaan maupun kepengurusan baik di level Provinsi maupun Kab/Kota.

Selaini itu, program kerja KORMI diharapkan juga dapat terus bersinergi dengan Pemerintah Daerah, dalam hal ini Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata Provinsi Kalimantan Barat.(Sy Mohsin)

DEMI MASYARAKAT SEHAT TERBEBAS  DARI COVID-19 DANLANTAMAL XII TERJUNKAN TIM VAKSINATOR MEMVAKSINASI MASYARAKAT MARITIM DI GEDUNG VIGOR PONTIANAK

etabloidfbi.com Pontianak –

Guna terus melakukan vaksinasi terhadap maritim masyarakat Kalimantan Barat agar segera terbebas dari Covid-19 Komandan Lantamal XII Pontianak Brigjen TNI (Mar) Andi Rukman, kembali terjunkan tim vaksinator guna mendukung pemerintah daerah dengan menunjuk langsung Kepala Dinas Kesehatan Lantamal XII, Letkol Laut (K) drg. Heru Subagyo, Sp. Pros, selaku Dansatgas Penanggulangan Covid-19, melaksanakan serbuan vaksinasi maritim yang dilaksanakan di gedung  Vigor Resto and Café Jl. Letnan Jendral Sutoyo, Parit Tokaya, Kota Pontianak, Kalimantan Selasa (28/6/2021).

Vaksinasi massal yang melibatkan tenaga kesehatan/Vaksinator dari unsur TNI/Polri dan Dinas Kesehatan Puskesmas Kota Pontianak tersebut, TNI AL Lantamal XII melibatkan 1 tim Vaksinator  yang bergabung dengan tim Vaksinator yang lain yakni 1 tim dari Kesdam XII/Tpr, 1 tim dari Polda Kalbar dan 1 tim dari Puskesmas Purnama Kota Pontianak.

Dalam pelaksanaan Serbuan Vaksinasi terebut panitia penyelenggara menyiapkan sebanyak 354 dosis vaksin  jenis Sinovac yang digunakan baik Vaksinasi pertama maupun Vaksinasi kedua dan seluruh peserta yang menerima Vaksin berjalan aman dan lancar tanpa ada yang mengalami KIPI.

Komandan Lantamal XII Pontianak Brigjend TNI (Mar) Andi Rukman, menyampaikan bahwa “Serbuan Vaksinasi maritim yang dibantu oleh 1 Tim Vaksinator  Lantamal XII pontianak dan Unsur Vaksinator TNI Polri dan Pemda merupakan upaya proaktif Lantamal XII dalam mendukung program pemerintah dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19, serta mendukung akselerasi pemulihan kesehatan masyarakat.

Melalui pemberian vaksin, daya tahan tubuh masyarakat akan lebih kuat dalam menangkal virus Covid-19”.

Mari kita dukung terus Vaksinasi Covid-19, agar masyarakat sehat,  tetap patuhi protocol 5 M, dengan tetap memakai masker dalam kehidupan sehari hari, selalu mencuci tangan pakai sabun dengan air bersih, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan membatasi mobilitas agar Indonesia segera pulih dan bangkit dari pandemi.( M.zuhdi / sy Mohsin )

Diduga Palsukan Data, Tiga Kelompok Versi Munaslub APKOMINDO 2015 Disomasi

 

etabloidfbi.com Jakarta-

 

Dugaan pemalsuan data terkait kepengurusan Asosiasi Pengusaha Komputer Indonesia (APKOMINDO) versi Musyawarah Nasional Luar Biasa APKOMINDO tanggal 2 Februari 2015 di Jakarta, yang digunakan sebagai bahan gugatan perdata oleh 3 kelompok orang yang mengatasnamakan pengurus APKOMINDO mulai berbuntut panjang.

Soegiharto Santoso alias Hoky selaku Ketua Umum APKOMINDO versi Musyawarah Nasional 2015 dan 2019 yang disahkan pemerintah melalui Surat Keputusan Menteri Hukum dan HAM RI Nomor: AHU-0000478.AH.01.08.TAHUN 2017 untuk masa bakti tahun 2015-2019 dan Nomor: AHU-0000970.AH.01.08.TAHUN 2019 untuk masa bakti tahun 2019-2023, akhirnya melayangkan somasi kepada sejumlah pihak yang pernah melayangkan gugatan terkait kepengurusan APKOMINDO versi Munaslub APKOMINDO tahun 2015.

Somasi tersebut sengaja dilayangkannya atas pertimbangan bahwa terdapat tiga versi kepengurusan berbeda untuk satu kegiatan Munaslub APKOMINDO 2015. Anehnya, menurut Hoky, tiga versi kepengurusan itu justeru bisa digunakan secara bebas untuk melayangkan gugatan di tiga tempat pengadilan yang berbeda, yaitu PN Jaktim, PN JakSel dan PN JakPus.

“Tiga kelompok yang mengatasnamakan pengurus APKOMINDO versi Munaslub 2015 ini diduga kuat menggunakan data palsu untuk mendaftarkan gugatan dan membuat keterangan palsu dalam gugatannya,” ungkap Hoky sapaan akrabnya melalui siaran pers yang dikirim ke redaksi, 28/9/2021 di Jakarta.

Hoky yang juga menjabat Pimpinan Media Biskom dan Ketua Dewan Pengawas LSP Pers Indonesia, membeberkan, berdasarkan data yang ada, dugaan pemalsuan data tersebut dapat dilihat secara jelas pada dokumen surat gugatan perkara nomor: 633/Pdt.G/2018/ PN.JKT.Sel tertanggal 21 Agustus 2018 dari kantor Hukum OTTO HASIBUAN & ASSOCIATES selaku kuasa hukum dari Rudy Dermawan Muliadi dan Faaz Ismail, dan surat Eksepsi dan Jawaban Perkara Nomor: 218/Pdt.G/2020/PN.JKT/PST di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat dari kantor Hukum OTTO HASIBUAN & ASSOCIATES tertanggal 27 Oktober 2020 selaku kuasa hukum dari Sonny Franslay, Hengkyanto T.A, Kunarto Mintarno, Rudy Dermawan Muliadi, Suwandi Sutikno, Faaz Ismail, Adnan, serta Anne Djoenardi. Dimana kedua dokumen tersebut ditandatangani Otto Hasibuan, Sordame Purba, SH serta Kartika Yustisia Utami, akan tetapi isinya berbeda-beda.

Pada gugatan di PN Jakarta Selatan disebutkan kepengurusan APKOMINDO versi Munaslub 2015 adalah Rudy Dermawan Muliadi selaku Ketua Umum, Faaz Ismail selaku Sekretaris Jenderal dan Adnan selaku Bendahara, sedangkan pada perkara di PN Jakarta Pusat disebutkan kepengurusannya adalah Rudi Rusdiah selaku Ketua Umum, Rudy Dermawan Muliadi selaku Sekertaris Jenderal, dan Kunarto Mintarno selaku Bendahara.

Sementara dalam surat Memori Kasasi atas Putusan PT DKI Jakarta No. 340/PDT/2017/PT.DKI Jo. PN JakTim No. 479/Pdt.G/2013/ PN.JKT.Tim yang ditandatangani oleh pengacara Filipus Arya Sembadastyo dan Josephine Levina Pietra tertanggal 01 Oktober 2020 dari kantor Hukum Kula Mithra Law Firm selaku kuasa hukum dari pihak Dewan Pertimbangan APKOMINDO, disebutkan kepengurusan versi Munaslub APKOMINDO 2015 Rudi Rusdiah selaku Ketua Umum, Rudi D. Muliadi selaku Sekretaris Jenderal, dan Suharto Jowono selaku Bendahara, dimana keseluruhannya sama-sama terjadi pada tanggal 02 Februari 2015.

Dalam somasinya, Hoky mewajibkan seluruh pihak yang nama-namanya disebutkan sebagai pengurus di tiga versi berbeda segera memberikan surat jawaban klarifikasi serta penjelasannya tentang mana yang sesungguhnya benar terjadi pada peristiwa pemilihan terkait kepengurusan hasil Munaslub APKOMINDO tanggal 2 Februari 2015 secara tertulis dalam waktu paling lama 2 hari terhitung sejak surat diterima.

“Jika somasi dijawab dengan jujur maka saya dengan senang hati siap berdamai, namun jika tidak digubris maka saya akan membuat laporan pidana di kepolisian dengan tuduhan dugaan pemalsuan data dan keterangan palsu yang digunakan untuk gugatan di tiga Pengadilan, sebab mana mungkin bisa terjadi ada tiga versi kepengurusan yang berbeda pada satu kali peristiwa yang sama di tanggal 02 Februari 2015,” tandas Hoky.

Dikatakan juga, perlu dicatat dan diketahui bahwa penyelenggaraan MUNASLUB APKOMINDO tertanggal 02 Februari 2015 telah melanggar AD, karena faktanya tidak ada permintaan tertulis dari minimal 2/3 pengurus DPD APKOMINDO Kota / Kabupaten, dan bahkan tidak ada satu orangpun pengurus DPD Apkomindo yang hadir.

Menariknya hingga berita ini ditayangkan hanya Rudi Rusdiah yang melayangkan surat jawaban kepada pihak Hoky. Dalam suratnya, Rudi Rusdiah menyebutkan, dirinya sudah pernah melayangkan surat kepada pihak notaris Anne Djoenardi untuk membatalkan akta notaris nomor: 55 tentang akta Perubahan Anggaran Dasar Asosiasi Pengusaha Komputer Indonesia (APKOMINDO), tertanggal 24 Juni 2015.

Rudi mengatakan, pihaknya belum pernah datang ke kantor Notaris Anne Djoenardi dengan alamat Komplek Wijaya Grand Center, Blok A / 5., JL. Wijaya II, Kebayoran Baru, Jakarta dan tidak pernah bertemu dengan Notaris Anne Djoenardi.

Dalam surat jawaban tertuliskan antara lain bahwa dirinya tidak pernah menerangkan apa-apa kepada Notaris Anne Djoenardi.  “Kalaupun ada tandatangan saya di dalam minuta aktanya, maka saya menduga pada saat itu surat-surat ditumpuk dan saya tandatangani tanpa mengetahui akan adanya hal tersebut,” ungkapnya.

Sebagai informasi, Rudi mengatakan, pihaknya sudah mengundurkan diri pada tahun yang sama setelah Munaslub karena tidak ingin terlibat lebih jauh dengan masalah di Kepengurusan APKOMINDO.

Sementara Hoky mengapresiasi sikap Rudi Rusdiah. “Saya sangat mengapresiasi atas jawaban beliau yang sangat cepat dan isinya sangat jelas mengungkap kebenaran. Sebelumnya Pak Rudi juga telah sebanyak tiga kali hadir menjadi saksi di persidangan untuk mengungkap kebenaran,” pungkasnya.

Hoky menambahkan, surat somasi telah ditembuskan ke Ketua MA, Ketua KY, Ketua Bawas MA, Kapolda Metro Jaya, Ketua PT DKI Jakarta, Ketua PN JakPus, Ketua PN JakSel, Ketua PN JakTim, Kantor Hukum Otto Hasibuan & Associates dan Kantor Hukum Kula Mithra Law Firm.  ***

Guna Tekan Angka Laka Lantas, Polsek Pontianak Barat Tindak Pelanggaran Lalin Kasat Mata

etabloidfbi.com, Pontianak,-
Unit Lalu Lintas Polsek Pontianak Barat melakukan penindakan terhadap pelanggaran kasat mata di simpang Jl. H.R.A. Rahman – Jl. Jeranding Pontianak. Langkah ini dilakukan untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas, Selasa (28/09/2021)

Kapolsek Pontianak Barat AKP Muslimin, S.H., melalui Kanit Lantas, Iptu Nursadi mengatakan, penindakan tersebut dilakukan dalam rangka “Operasi Patuh Kapuas 2021” sebagai upaya untuk menyadarkan masyarakat agar tetap mematuhi peraturan lalu lintas.

“Setiap hari kami secara rutin melaksanakan pengaturan lalu lintas di titik rawan kemacetan dengan melihat jam-jam yang dianggap rawan kecelakaan berlangsung sekitar pukul 06.00 s/d 08.00 WIB, dan 16.00 s/d 17.30 WIB,” terang Iptu Nursadi

Kapolsek Pontianak Barat AKP Muslimin, S.H., melalui Kanit Lantas Iptu Nursadi juga menambahkan selain melakukan pengaturan lalu lintas, pihaknya juga tak henti-hentinya memberikan himbauan kepada masyarakat agar tetap mematuhi peraturan lalu lintas dan protokol kesehatan, jika melihat adanya pelanggaran kasat mata, maka pihaknya tak segan untuk melakukan tindakan dengan memberikan E-Tilang.

“Kami tetap mengedapankan tindakan persuasif terhadap pelanggar aturan lalulintas di jalan. Tetapi untuk pelanggaran yang sudah sangat membahayakan keselamatan, seperti menerobos traffict light, atau tidak mengenakan helm saat berkendara, kami tidak akan segan memberikan tilang”, pungkasnya. [SY Mohsin HRY, M Zuhdi)

Polresta Pontianak Kota Laksanakan Gaktiblin Terhadap Personilnya

etabloidfbi.com, Pontianak.-

Polresta Pontianak Kota bekerjasama dengan Bid Propam Polda Kalbar melaksanakan penegakan dan penertiban disiplin (Gaktibplin) terhadap personil Polresta Pontianak Kota, Selasa (28/09/2021).

Gaktibplin dilakukan pada saat apel pagi di halaman apel Polresta Pontianak Kota, dipimpin langsung oleh Kassubid Provost Polda Kalbar, Kompol. Sunaryo dan didampingi Kasi Propam Polresta Pontianak Kota, Iptu. Sunarto, S.H.

Kapolresta Pontianak Kota, Kombes. Pol. Andi Herindra, S.I.K., melalui Kasi Propam, Iptu. Sunarto, S.H., menjelaskan bahwa kegiatan penegakan disiplin anggota Polri khususnya di Polresta Pontianak Kota tersebut secara berkala dilaksanakan untuk senantiasa menjaga performa anggota Polri, dan memeriksa ketertiban administrasi personil, baik itu kepemilikan SIM, STNK, Kartu Anggota dan EKTP.

“Giat penegakan dan penertiban disiplin diantaranya mencakup pemeriksaan kelengkapan perorangan seperti surat kepemilikan kendaraan motor/mobil, Kartu Anggota Polri Elektronik (E-KTA), E-KTP, sikap tampang, dan kerapian serta kelengkapan lainnya” terang Iptu Sunarto

Kasi Propam Polresta Pontianak Kota, Iptu. Sunarto, S.H., juga menjelaskan bahwa kegiatan Gaktibplin tersebut merupakan kegiatan rutin yang dilakukan baik itu dari pihak Provost Polda maupun Propam Polresta Pontianak Kota guna meminimalisir pelanggaran anggota baik yang berdinas di Polresta maupun di Polsek jajaran.

“Kegiatan ini dilaksanakan agar setiap anggota Polresta Pontianak Kota selalu mematuhi tata tertib serta menegakkan disiplin sebelum menegakkan hukum dan peraturan di masyarakat, serta dapat memberikan contoh yang baik kepada masyarakat. Kami nantinya juga akan melaksanakan hal yang sama di Polsek-polsek jajaran Polresta Pontianak Kota”, ujar Kasie Propam.(Sy Mohsin, M Zuhdi)

Humas Polresta Pontianak Kota

Kriminalisasi Babinsa, Kapolresta Manado Seharusnya Segera Dicopot

 

etabloidfbi.com Jakarta.–

 

Usai mengkriminalisasi Ibu Bhayangkari, Nina Muhammad, kini kasus kriminalisasi oleh oknum Polresta Manado terjadi lagi. Kali ini korbannya adalah seorang anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang bertugas sebagai Bintara Pembina Desa atau lazim disebut Babinsa. Tidak kurang dari Inspektur Kodam (Irdam) XIII Merdeka, Brigjen TNI Junior Tumilaar, turun tangan membela Babinsa agar tidak dikriminalisasi oleh oknum Polresta Manado.

Sebagaimana viral di media sosial dan dilambungkan oleh media-media massa beberapa waktu belakangan ini, diketahui bahwa Brigjen TNI Junior Tumilaar bahkan menulis surat dengan tulisan tangan, meminta Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo agar polisi tidak membuat panggilan pemeriksaan terhadap anggota Babinsa.

“Ari Tahiru itu rakyat, dia minta tolong kepada Babinsa. Babinsa itu prajurit TNI, jati diri TNI adalah tentara rakyat, tentara rakyat itu dia berdasarkan kerakyatan, di mana rakyat menderita dia harus mengatasi kesulitan rakyat sekelilingnya, sesuai 8 wajib TNI. Dia harus bersikap sopan-santun terhadap rakyat, harus bersikap ramah-tamah terhadap rakyat, terus tidak boleh menakuti dan menyakiti hati rakyat,” jelas Junior Tumilaar dalam video viral yang dikutip Liputan6.com dan berbagai media lainnya, Selasa (21/9/2021).

Secara singkat, surat Junior Tumilaar berisi permintaan kepada Kapolri agar polisi tidak mengkiriminalisasi rakyat, Ari Tahiru (67), yang mempertahankan tanah warisannya yang dicaplok oleh PT. Ciputra Internasional (Perumahan Citraland), yang kemudian meminta bantuan atau perlindungan kepada Babinsa. Dalam surat itu, Junior juga meminta agar polisi tidak membuat surat panggilan pemeriksaan terhadap anggota Babinsa yang merupakan tentara rakyat, bagian dari sistim pertahanan negara. Di awal suratnya, Junior Tumilaar memberi catatan bahwa surat kepada Kapolri itu sengaja dibuat karena telah mendatangi Polda Sulut, dan juga telah dikomunikasikan kasus tersebut melalui jalur Forkopimda, tapi tidak diindahkan.

Tidak hanya itu, tentara penyandang pangkat satu bintang itu mengajak Polri untuk bersinergi membela rakyat miskin/kecil. “Akhir kata Demi Allah yang Maha Esa-Maha Kasih, mari kita bela Rakyat Miskin/Kecil, dan jangan bela perusahaan yang merampas tanah-tanah rakyat,” tulis Brigjen TNI Junior Tumilaar di bagian akhir suratnya yang ditembuskan kepada Panglima TNI, Kasad, dan Pangdam XIII/Merdeka, tersebut.

Tidak hanya menulis surat, Junior juga dengan gagah berani, berpakaian dinas lengkap, menjemput langsung petani miskin Ari Tahiru yang sempat ditahan Polresta Manado lebih-kurang 20 hari.

Menanggapi fenomena maraknya kriminalisasi warga di Polresta Manado itu, Ketua Umum Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI), Wilson Lalengke, S.Pd, M.Sc, MA, mengaku sangat sedih. “Saya bersedih hati karena Pimpinan Polri seakan tutup mata dan telinga atas keluh-kesah warga yang jadi korban ketidak-adilan hukum di tangan oknum-oknum polisi seperti di Polresta Manado itu. Anda bayangkan, apakah masuk akal menghukum Ibu Bhayangkari yang adalah anggota keluarga besar Polri dan petani miskin usia renta seperti Pak Ari Tahiru itu? Kejahatan seperti apa kira-kira yang mereka perbuat sehingga harus diproses dan dikurung dalam tahanan?” ujar Wilson Lalengke kepada media ini, Senin, 27 September 2021 dengan nada tanya.

Di kasus Ibu Bhayangkari, lanjut Lalengke, Nina Muhammad yang hanya istri seorang Bintara berhadapan lawan dengan Soraya Tanod yang adalah istri Direktur Marketing Bank Sulutgo. Di kasus petani miskin yang mempertahankan sepenggal tanahnya, Ari Tahiru berhadapan lawan dengan perusahaan pengembang perumahan milik konglomerat.

“Ayolah, bukan hal yang sulit untuk menduga bahwa ada dana besar yang mengalir ke Polresta Manado itu sehingga orang-orang kecil tak berdaya ini dipantas-pantaskan untuk dihukum. Siapapun yang menghalangi, tentara sekalipun, akan dilibas. Itulah pakem yang dipegang para oknum aparat yang patut diduga ‘sakit’ itu. Mereka gunakan pedang hukum untuk menebas kaum lemah,” imbuh tokoh pers nasional itu dengan nada masgul.

Oleh karenanya, sambung lulusan dari tiga universitas terbaik di Eropa (Birmingham University, UK; Utrecht University, The Netherlands; dan Linkoping University, Sweden – red) ini, dia berharap agar Kapolri dapat bertindak tegas atas kasus tersebut. “Jangan dibiarkan, ini dapat menjadi bibit pemicu perpecahan antara Polri dan TNI, karena TNI akan selalu berada di pihak rakyat, sementara Polri terkesan justru cenderung mencari-cari kesalahan rakyat dan menggiring mereka ke penjara,” urai Lalengke yang mengaku menerima banyak sekali pengaduan warga yang mengeluhkan kinerja oknum polisi di berbagai tempat di negara ini.

Solusi terbaik, kata Wilson, tidak ada yang lain selain segera memproses oknum Kapolresta Manado itu. “Saya sudah mengirimkan laporan ke Divpropam Polri terhadap oknum Kapolresta Manado, Kombespol Elvianus Laoli, SIK, MH, dalam kasus kriminalisasi Ibu Bhayangkari [1]. Sekarang dia berkasus lagi dengan Babinsa. Perlu menunggu berapa kasus lagi baru diambil tindakan terhadap yang bersangkutan? Saya meminta Kapolri dan/atau Kapolda Sulut untuk mencopot yang bersangkutan dari jabatannya selaku Kapolresta Manado. Masih banyak kader Polri yang baik dan bagus untuk jabatan tersebut,” tegas Presiden Persisma (Persaudaraan Indonesia Sahara Maroko) itu mengakhiri releasenya. (APL/Red)

Catatan:

[1] Diduga Langgar Kode Etik Profesi dan KUHAPidana, Oknum Kapolresta Manado Dipropamkan; https://pewarta-indonesia.com/2021/08/diduga-langgar-kode-etik-profesi-dan-kuhapidana-oknum-kapolresta-manado-dipropamkan/

Presiden, DPR, dan Dewan Pers Dipastikan Beri Keterangan di MK

 

etabloidfbi.com Jakarta-

 

Presiden Republik Indonesia, Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia, dan Dewan Pers dipastikan bakal hadir memberikan keterangan pada sidang lanjutan uji materi Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers dalam perkara: Nomor 38/PUU-XIX/2021 pada 11/10/2021.

Kepastian itu disampaikan Panitera MK melalui surat panggilan sidang yang ditujukan kepada kuasa hukum pemohon tertanggal 27/9/2021.

Sidang lanjutan uji materi Pasal 15 ayat (2) huruf f dan ayat (5) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers terhadap Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, akan berlangsung pada 11/10/2021 pukul 11 siang di ruang Sidang Pleno lantai 2 Gedung Mahkamah Konstitusi Jakarta dan alan disiarkan secara langsung melalui chanel youtube resmi milik Mahkamah Konstitusi.

Kuasa hukum pihak pemohon Vincent Suriadinata membenarkan surat panggilan yang dilayangkan MK melalui surat nomor 344.38/PUU/PAN.MK/PS/09/2021 yang ditandatangani Panitera Muhidin.

“Kami sangat mengapresiasi keputusan majelis hakim yang akan mendengarkan keterangan dari Presiden, DPR, dan Dewan Pers pada sidang nanti. Ini makin memperjelas uji materi  UU Pers yang diajukan pemohon,” ujar Vincent.

Sementara itu, Hence Mandagi selaku salah satu pemohon mengatakan, keterangan pihak presiden dan DPR, serta Dewan Pers selaku pihak terkait sangat penting untuk bahan pertimbangan majelis hakim dalam memutus perkara UU Pers ini. “Saya berharap dari keterangan 3 pihak yang dihadirkan dalam sidang nanti akan menambah keyakinan majelis hakim untuk mengabulkan permohonan kami,” kata Mandagi yang juga menjabat Ketua Dewan Pers Indonesia dan Ketua LSP Pers Indonesia. ***

Tiga Kali Ganti Kapolsek Kebon Jeruk, Penangkapan DPO Santoso Gunawan Selalu Gagal

 

etabloidfbi.com Jakarta –

 

Santoso Gunawan (61 tahun), tersangka kasus tindak pidana pengeroyokan, hingga saat ini belum berhasil alias gagal ditangkap oleh aparat Kepolisian Sektor Kebon Jeruk, Polres Metro Jakarta Barat. Padahal, tersangka Santoso Gunawan ini telah masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) lebih dari setahun, tepatnya sejak 28 Agustus 2020 lalu.

Kasus ini sebenarnya sudah berjalan lebih dari 5 tahun sejak dilaporkan pertama kali oleh korban pengeroyokan Denny Darwis (40), warga Kebon Jeruk, Jakarta Barat, pada 27 Juli 2016. Setelah melalui proses penyelidikan dan penyidikan yang cukup lama, pada 28 Agustus 2020 Santoso Gunawan ditetapkan sebagai kriminal pelarian sehingga harus masuk ke dalam Daftar Pencarian Orang atau DPO.

Aneh bin ajaib, sang DPO Santoso Gunawan sesungguhnya tidak keman-mana. Orang ini tetap beraktivitas seperti biasa di kantornya, di Jl. Pioner No. 5, RT.11/RW.15, Kelurahan Penjaringan, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara, Daerah Khusus Ibukota Jakarta – 14440, telepon (021) 6624079. Tetapi hingga berita ini naik tayang, sang DPO masih bebas gentayangan keman-mana, bahkan mondar mandir ke Polsek Kebun Jeruk, Polres-polres di Jakarta, Polda Metro Jaya, dan Bareskrim Mabes Polri.

“Hingga hari ini, sudah berganti Kapolsek Kebon Jeruk sebanyak tiga kali, namun si DPO belum juga bisa ditangkap,” cerita korban Denny Darwis kepada Ketua Umum PPWI, Wilson Lalengke, beberapa waktu lalu saat korban datang mengadukan nasibnya ke Sekretariat Nasional Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI).

Korban Denny Darwis menceritakan kronologis kejadian bahwa kasus ini bermula saat korban bekerja sama (joint operation) dengan perusahaan Santoso Gunawan, PT. Putra Teknik Perkasa Genset. Pemilik perusahaan ini membantu menebus Sertifikat Hak Milik (SHM) atas lahan dan unit rumah di atasnya yang berlokasi di Perum Green Garden Blok P.3 No. 61, Kelurahan Kedoya Utara, Kecamatan Kebon Jeruk, Jakarta Barat. SHM atas nama Denny Darwis itu ditebus dari Bank ANZ (saat ini bernama Bank DBZ) pada Mei 2014.

Namun, tidak berapa lama berselang, tiba-tiba Santoso Gunawan mengklaim bahwa tanah dan unit rumah tersebut adalah miliknya. Klaim kepemilikan tersebut didukung dengan Sertifikat Hak Milik yang tadinya atas nama Denny Darwis, berganti menjadi atas nama Santoso Gunawan. Santoso Gunawan bahkan kemudian menggugat perdata atas SHM tersebut ke PN Jakarta Barat, meminta pengadilan memberikan pengesahan SHM itu sebagai miliknya, namun gugatan tersebut ditolak majelis hakim yang mengadilinya.

Perselisihan dan saling klaim antara kedua belah pihak berbuntut pada penyerangan bersama-sama (pengeroyokan) terhadap Denny Darwis dan keluarga di kediamannya di Perum Green Garden Blok P.3 No. 61 itu oleh Santoso Gunawan bersama centeng-centengnya. Bangunan rumah Denny Darwis juga tidak luput dari pengrusakan parah. Pengeroyokan dan pengrusakan yang terjadi pada 27 Juli 2016 itu selanjutnya dilaporkan ke Polsek Kebon Jeruk, Polres Metro Jakarta Barat, dengan Laporan Polisi Nomor: 158/K/VII/2016/RESTROJAKBAR/SEKTOR KJ, tanggal 27 Agustus 2016.

Penyidik Polsek Kebon Jeruk kemudian melakukan penyedilikan dan penyidikan terhadap para oknum yang terlibat tindak pidana pengeroyokan atas Denny Darwis, dan menetapkan Santoso Gunawan sebagai tersangka. Berkas perkara oknum pengusaha supplier genset import dari China itu sudah P-21 alias sudah lengkap dan diterima oleh Kejaksaan Negeri Jakarta Barat. Kejari Jakarta Barat selanjutnya meminta agar dilakukan P-21 tahap 2, yakni penyerahan berkas perkara bersama tersangkanya sejak tahun lalu.

Wilson Lalengke yang menerima pengaduan Denny Darwis itu menyatakan sangat prihatin atas kinerja oknum aparat yang menangani kasus tersebut. Tokoh pers nasional yang dikenal getol memberitakan kebobrokan oknum polisi di berbagai tempat itu menyampaikan bahwa dirinya sangat menyayangkan atas perlakuan diskriminasi hukum yang dipertontonkan dengan pongahnya oleh oknum-oknum polisi dimana-mana.

“Saya sempat menelpon Kapolsek Kebon Jeruk saat korban mengadukan nasibnya ke PPWI Nasional, waktu itu kapolseknya masih Kompol Robinson Manurung, mempertanyakan mengapa si DPO Santoso Gunawan belum ditangkap? Dengan santainya dia menyalahkan Kejari yang katanya belum bersedia menerima tersangka Santoso Gunawan itu. Begitu parahnya para oknum itu mempermainkan hukum di negeri ini,” beber alumni PPRA-48 Lemhannas RI tahun 2012 kepada media, Senin, 27 September 2021.

Dari selentingan informasi yang dikumpulkan redaksi media ini, rupanya pengusaha Santoso Gunawan bisa berlenggang-ria di tengah ‘kejaran pura-pura, pura-pura dikejar’ polisi terhadapnya ini, karena diduga kuat sang DPO itu punya backing berinisial Kompol TG di Paminal Divpropam Mabes Polri. “Saya sudah sempat menelepon kenalan saya yang tugas di Divpropam Mabes Polri, katanya memang ada oknum Kompol TG di sana, namun dia tidak mau banyak bicara terkait oknum TG tersebut,” ungkap Wilson.

Terkait dengan kasus pengeroyokan terhadap warga Denny Darwis ini, lulusan pasca sarjana Global Ethics dari Birmingham University, England, itu mengharapkan agar Pimpinan Polri, melalui unit terkait pengawasan kinerja aparat di lapangan seperti Itwasum dan Divpropam Mabes Polri, serta Kompolnas sebagai pengawas independen intitusi Polri, untuk benar-benar melaksanakan tugasnya dengan baik dan benar. “Warga bangsa ini hanya butuh keadilan hukum, perlakuan yang sama di depan hukum. Kita tidak minta lebih. Para penegak hukum itu janganlah menjadikan hukum dan aturan perundangan yang ada untuk semata-mata mencari keuntungan pribadi. Jangan jadikan hukum sebagai sawah-ladang aparat. Akibat korban tidak punya uang, penyelesaian kasusnya dipersulit, dihambat, bahkan dikuburkan,” ujar Wilson Lalengke dengan nada lesu.

Apalagi saat ini, tambahnya, Kapolsek Kebon Jeruk dijabat oleh Kompol Slamet Riyadi [1], oknum Kapolsek yang mengkriminalisasi 4 wartawan beberapa waktu lalu [2]. “Bakal tambah nyaman aman sentosa itu si DPO Santoso Gunawan, Mapolseknya dipimpin oknum Kompol Ceng-li [3],” kata pria paruh baya ini dengan nada makin miris. (APL/Red)

Catatan:

[1] Diduga Sebarkan Berita Bohong, Kapolsek Kalideres Dilaporkan ke Propam; https://pewarta-indonesia.com/2020/07/diduga-sebarkan-berita-bohong-kapolsek-kalideres-dilaporkan-ke-propam/

[2] Kapolsek Sebar Kebohongan melalui Konferensi Pers, PPWI: Memalukan! Pakai Uang Negara untuk Produksi Hoax; https://pewarta-indonesia.com/2020/07/kapolsek-sebar-kebohongan-melalui-konferensi-pers-ppwi-memalukan-pakai-uang-negara-untuk-produksi-hoax/

[3] Ceng-li adalah ungkapan yang disampaikan Kompol Slamet kepada Wilson Lalengke ketika disambangi di Mapolsek Kalideres untuk mempertanyakan tindakan kriminalisasi terhadap 4 wartawan media online www.bidikfakta.com dan pelepasan oknum Provost Polda Metro Jaya yang terlibat bersama 4 wartawan itu dalam kasus dugaan pemerasan terhadap rentenir pegadaian lebih dari 500 buah Kartu Jakarta Pintar (KJP). “Pak Wilson gak bisa ceng-li sih,” kata Kompol Slamet menanggapi protes Ketum PPWI yang terkenal anti korupsi dan pungli tersebut.

Wartawan Dumai Gelar Aksi Damai, Kapolres Muhammad Kholid: Kita Akan Tindak Pelakunya

 

etabloisfbi.com Dumai –

 

Kapolres Dumai, AKBP Muhammad Kholid, SIK, berjanji akan menindak tegas pelaku yang terlibat dalam kasus kekerasan dan penganiayaan terhadap wartawan di Kota Dumai. Menurutnya, itu sudah menjadi kewajiban aparat kepolisian dalam rangka memberikan jaminan perlindungan serta penegakan aturan hukum dan Undang-Undang yang berlaku.

“Kewajiban kami untuk memberikan perlindungan, tidak hanya untuk wartawan, tapi seluruh masyarakat. Terkait kasus kekerasan dan penganiayaan terhadap wartawan, akan kita sikapi dan pelakunya akan kita tindak tegas,” ujar AKBP Muhammad Kholid saat menerima perwakilan wartawan yang menggelar aksi demonstrasi di Mapolres Dumai, Provinsi Riau, , Senin (27/09/21).

Sebelumnya Faisal Sikumbang, selaku penanggungjawab aksi pada kesempatan itu menyampaikan terima kasih kepada Kapolres Dumai yang telah menerima perwakilan wartawan dan membuka ruang dialog. Kasus kekerasan terhadap wartawan yang berulang kali terjadi di Dumai sangat memprihatinkan dan disesalkan oleh semua pihak.

“Terima kasih atas kesediaan Bang Kholid (Kapolres Dumai – red) yang telah berkenan menerima kehadiran kami. Intinya, kami minta negara hadir dalam memberikan jaminan perlindungan terhadap pelaksanaan tugas-tugas wartawan di lapangan. Sebagai perpanjangan tangan negara dalam penegakan hukum, kami berharap pihak kepolisian memberikan tindakan tegas kepada siapa saja pelaku kekerasan terhadap wartawan,” ujar Faisal Sikumbang.

Hal yang sama juga disampaikan Kordinator Lapangan, M. Syahrul Aidi, yang menyebutkan aksi demonstrasi adalah langkah terakhir yang terpaksa harus dilakukan. Pasalnya, kasus yang berulang menandakan tidak adanya efek jera terhadap pelaku yang melakukan kekerasan terhadap wartawan.

“Untuk itu, pada hari ini kami ingin menyampaikan 3 pernyataan sikap, yakni meminta Kapolres Dumai menindak pelaku kekerasan terhadap wartawan, memberantas seluruh lokasi penampungan BBM dan CPO illegal, dan terakhir memberikan jaminan perlindungan terhadap wartawan,” tegas M. Syahrul Aidi.

Aksi demonstrasi yang digelar sejumlah Pimpinan Organisasi Pers serta Pemimpin Redaksi media di Dumai, Senin (27/09/21) ini berjalan tertib dan aman. Sesampainya di Mapolres Dumai, puluhan massa aksi membentangkan poster dan spanduk berisikan kalimat ‘Tolak Kekerasan Pers’.

Setelah berdialog dengan Kasat Reskrim, AKP Nusirwan, perwakilan wartawan kemudian diarahkan untuk bertatap muka langsung dengan Kapolres Dumai. Hadir di antaranya rekan-rekan dari keluarga besar PPWI, Endy Charlote, dan kawan-kawan; Bendahara PWI, M. Ridwan Syafri; Ketua PWRI Riau, Feri Windria; Ketua JMSI Dumai, Ahmad Dahlan; Pengurus DPD PPJI, Pengurus DPD IMO Indonesia, Ketua Forum Pemimpin Redaksi, Megi Al Fajrin; dan Komisaris Kupas Media Grup (K-MG), Syafrizal.

Setelah berdialog dan menyerahkan Pernyataan Sikap Wartawan kepada pihak Kepolisian, massa aksi kemudian membubarkan diri. Rencananya, dalam waktu dekat ini Forum Lintas Wartawan (FLW) akan menyurati DPRD Kota Dumai untuk meminta agenda hearing terkait kasus kekerasan wartawan serta aktivitas penampungan BBM dan CPO ilegal yang cukup marak di Kota Dumai. “Agenda berikutnya, kita akan surati DPRD Dumai untuk hearing menyikapi kasus kekerasan wartawan dan maraknya aktivitas penampungan BBM dan CPO ilegal di Dumai,” ungkap Koordinator Lapangan, M. Syahrul Aidi.

Sementara itu dari Jakarta, Ketua Umum Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI), Wilson Lalengke, menyatakan amat prihatin atas kejadian yang menimpa wartawan di Dumai. Menurutnya, dalam beberapa waktu terakhir ini Sekretariat Nasional PPWI menerima 3 pengaduan terkait kasus kekerasan, penganiayaan, pengancaman, dan intimidasi, terhadap wartawan dan netizen atau pewarta warga.

“Kejadian di Dumai itu sangat memalukan. Saya prihatin sekali, terutama karena dalam beberapa kasus yang saya terima, pelakunya melibatkan aparat. Oleh karena itu, saya mendukung kawan-kawan di Dumai untuk terus menyuarakan perlawanan terhadap aksi kekerasan terhadap wartawan dan warga masyarakat, melalui koridor hukum yang tersedia. Kapolres Dumai harus menuntaskan berbagai kasus kekerasan yang menimpa warga di wilayah kerjanya,” ujar alumni PPRA-48 Lemhannas RI tahun 2012 ini berharap. (ECH/Red)

KAWANAN PELAKU CURANMOR DITANGKAP POLRES SIMALUNGUN

etabloiddbi.com Simalungun.–

Pelaku pencurian dan penadah kendaraan bermotor dengan merubah identitas kendaraan berhasil diamankan personil Polres Simalungun.

Penangkapan kawanan pelaku curanmor ini mulai terungkap pada hari Kamis tanggal 16 September 2021, Unit Opsnal Jatanras Sat Reskrim Polres Simalungun saat mendapat informasi bahwa yang diduga melakukan pencurian 1 (satu) unit sepeda motor Supra-X 125 milik korban M. Yunus Lubis yang selama ini telah diselidiki diketahui bernama Wisnu yang saat itu ia diketahui sedang berada di Jln. Viyata Yuda Kec. Siantar Sitalasari Kota Pematangsiantar.

Mendapat informasi itu, Opsnal Jahtanras Polres Simalungun langsung mendatangi tempat yang dimaksud. Saat tiba dilokasi ditemukan seorang laki-laki sesuai dengan ciri2 yang diperoleh dan dia mengaku bernama wisnu setelah di amankan.

Saat itu Wisnu mengakui bahwa ia telah mencuri Sepeda motor Supra X-125 dari parkiran Mesjid An-nur Rahmat di Nag. Totap Majawa Kab. Simalungun pada hari Rabu tgl 08 September 2021sekira pkl 05.00 Wib.

Mereka melalukan pencurian bersama dengan seorang temannya berinisial “A”.

Saat ditanya keberadaan barang curian itu, ia mengakui telah dijual kepada seorang laki-laki yang di kenalnya bernama RIZAL di daerah Pantai Cermin.

Setelah dilakukan pengejaran, Jumat tgl 17 September 2021 Muhammad Rizal Als Rizal ditemukan di rumahnya Dusun II Desa Kota Pari Kec. Pantai Cermin Kab. Serdang Bedagai.

Saat di amankan Rizal mengatakan bahwa 1 unit sepeda motor Honda Supra-X 125 warna hijau yang sebelumnya dibeli dari Wisnu sudah diserahkan kepada temannya Fera untuk dijualkan kembali dengan terlebih dahulu mengganti nomor mesin dan nomor rangka sepeda motor Honda Supra-X warna hijau tersebut.

Pengejaran dilakukan kembali dan hari Minggu tgl 19 September 2021 Tengku Azfera Als Fera dan ditemukan di Dusun II Desa Sugiharjo Kec. Batang Kuis Kab. Deli Serdang bersama dengan 1 unit sepeda motor Honda Supra-X 125 warna hitam list warna hijau tahun 2012 yang Nomor Polisi dan Nomor Rangka beserta Nomor Mesin sudah di modifikasi/ dirubah, 1 buah martil ukuran kecil bergagang aluminium yang dipergunakan sebagai alat untuk mengukir nomor/ angka pada mesin dan rangka, 3 buah potongan besi ketok yang dipergunakan untuk membentuk/ mengukir angka pada nomor mesin dan nomor rangka dan 1 lembar kertas pasir dipergunakan untuk menghilangkan/ menghapus angka/ nomor pada nomor mesin dan nomor rangka.

Diketahui bahwa pencurian itu terjadi pada Rabu tanggal 08 September 2021 sekira pukul 05.00 wib, saat korban M. Yunus Lubis melaksanakan Sholat Subuh di Mesjid Annur Totap Majawa dimana saat itu ia memarkirkan sepeda motornya di tempat parkir Mesjid Annur Totap Majawa Nag. Totap Majawa Kec. Tanah Jawa Kab. Simalungun dalam keadaan stang terkunci. Selesai melaksanakan Sholat subuh, ia tidak menemukan sepeda motor miliknya di tempat parkir (telah hilang), kemudian korban melaporkan hal yang dialaminya ke Polsekta Tanah Jawa sesuai dengan Laporan Polisi Nomor : LP/ B/ 120/ IX/ 2021/ SPKT/ SEK-T.JAWA / POLRES SIMALUNGUN/ POLDA SUMATERA UTARA, tanggal 08 September 2021.

Selain itu, pelaku Wisnu juga mengakui bahwa ia bersama temannya “S” telah mengambil Sepeda Motor Kawasaki KLX dari parkiran halaman Mesjid tepatnya di Jl. Sudirman Mesjid Ar Rahman Kel. Pematang Raya Kec. Raya Kabupaten Simalungun.

Diketahui peristiwa pencurian itu terjadi pada hari Jumat tanggal 23 Juli 2021 sekira pukul 16.30 wib. Sesuai Laporan Polisi No. : LP/ B/ 32/ VII/ 2021/ SPKT/ Polsek Raya/ Polres Simalungun/ Polda Sumatera Utara, tanggal 26 Juli 2021.

Wisnu mengatakan bahwa Sepeda motor yang diambilnya itu dijual kepada Elvis Hawanda warga Lubuk Pakam. Namun saat diamankan, ia mengatakan telah menjual kembali kepada Julianto Als Bajol warga Panai Hulu Kab. Labuhan Batu melalui temannya warga Lubuk Pakam bernama Sapri. Setelah kembali diamankan, Bajol menerangkan bahwa KLX yang dibelinya telah dijualkan kembali kepada temannya “S”, juga warga Panai Hulu Kab. Labuhan Batu. Namun “S” belum dapat ditemukan.

Saat ini ke enam (6) pelaku dan penadah ranmor bersama barang buktinya diamankan di Polres Simalungun untuk dilakukan proses penyidikan lebih lanjut.(feri)

TNI AL LANTAMAL XII SAPU BERSIH VAKSINASI COVID-19 TERHADAP MASYARAKAT MARITIM YANG ADA DI SEKITAR KOMPLEK TNI AL JERUJU

etabloidfbi.com PONTIANAK :

Sehubungan dengan menuntaskan pandemic
Covid-19 di sekitar komplek TNI AL Jeruju Kota Pontianak, Komandan Lantamal XII Pontianak Brigjen TNI (Mar) Andi Rukman, memerintahkan Kepala Dinas Kesehatan Lantamal XII, Letkol Laut (K) drg. Heru Subagyo, Sp. Pros. selaku Dansatgas Penanggulangan Covid-19, beserta Tim Vaksinator Diskes Lantamal XII untuk menggelar kembali Serbuan Vaksinasi terhadap masyarakat Maritim yang ada di sekitar Kompek TNI AL Yos Sudarso Kota Pontianak, Senin (27/09/2021).
.
“Kepada seluruh lapisan masyarakat Kota Pontianak yang ada disekitar Komplek TNI AL, bagi yang belum di Vaksin Covid 19 baik dosis 1 maupun dosis 2, mari segera datang ke Balai Kesehatan Lantama XII guna mendapatkan Vaksinasi. Pemerintah Menjamin Vaksin yang suntikan sesuai dengan Standars Keamanan dan telah Melalui Uji klinik yang ketat. “Kapan saja masyarakat membutuhkan bantuan TNI AL Khususnya masyarakat Wilayah Prov. Kalimantan Barat, Prajurit Lantamal XII siap membantunya. Apalagi dimasa Pandemi Covid – 19 ini, Tim Vaksinator Diskes Lantamal XII tetap siap dan konsisten mendukung Serbuan Vaksinasi di Wilayah Prov. Kalimantan, Demikian Ungkap Danlantamal XII Brigjen TNI (Mar) Andi Rukman.

Dalam pelaksanaan “Sapu Bersih Vaksinasi Covid-19 terhadap masyarakat maritim yang ada disekitar Komplek TNI AL Yos Sudarso, yang di Vaksin hanya 18 orang saja, hal ini menunjukkan sebagian besar masyarakat sudah menerima Vaksinasi. Lantamal XII tentunya patut berbangga karena kerja keras selama ini dengan terus menerus menggelar Serbuan Vaksin sudah menunjukkan hasil yang signifikan.

 

Dukung terus Vaksinasi Covid-19, sehingga semua masyarakat sehat, tetap disiplin 3M, menggunakan masker, mencuci tangan pakai sabun dengan air bersih dan mengalir, menjaga jarak minimal 1 meter, menghindari kerumunan dan membatasi mobilitas agar Indonesia segera pulih dan bangkit dari pandemi.

Lindungi Diri Dan Keluarga Dari Covid – 19

Wujudkan Masyarakat yang Sehat danProduktif dengan Vaksinasi Covid 19.

(M.zuhdi / sy Mohsin )

Dirbinmas Polda Metrojaya Hadir Sebagai Narasumber Dalam Rapat Pokja 1 FORKABI th 2021

 

etabloidfbi.com Jakarta |

 

Pada Hari Minggu, 26 September 2021 Pukul 09.00 Wib s.d Selesai di Hotel Mega Anggrek, Jl. Arjuna Selatan, Kel. Kemanggisan, Kec. Palmerah, Jakarta Barat.
Dirbinmas Polda Metro jaya mewakili Kapolda Metro Jaya sebagai Narasumber Dalam Kegiatan Rapat Kerja 1 DPP FORKABI Tahun 2021 dengan tema Menjadikan FORKABI Organisasi yg Maju Modern Dan Bermartabat.

Kegiatan rapat pokja1 Forum Komunikasi Anak Betawi diawali dengan acara Pembacaan Kitab Suci Al-Qura’an, Menyanyikan Lagu Indonesia Raya, Menyanyikan Mars Forkabi(Forum Komunikasi Anak Betawi), Mengheningkam Cipta, Sambutan Ketua Umum DPP FORKABI, Sambutan Perwakilan Provinsi Jakarta, Prosesi MOU antara FORKABI dengan Lembaga Ekonomi Umat dan Dekopinwil Jakarta, Pemberian Plakat FORKABI untuk Narasumber, Pengesahan Nama Lembaga dan Badan Otonom FORKABI yg telah dibentuk, Pengukuhan dan Pelantikan Lembaga/Badan Otonom dan acara diakhiri dengan Pembacaan Doa serta ditutup dengan Foto Bersama.

Dirbinmas Polda Metro Jaya menyampaikan bahwa
Ormas Sbg Agen Of Change berpartisipasi aktif dalam kehudupan sosial kemasyarakatan dan menjadi WN yg patuh hukum
( Garda terdepan dalam wujudkan demokrasi yg berkualitas ), Ormas diharapkan dapat menyebarkan suara keberagaman, perdamaian, toleransi, persatuan & kesatuan serta membumikan kembali nilai nilai Pancasila, Menjadi corong dari Cooling System, ciptakan kesejukan ditengah masyarakat serta aktif dalam melawan politik identitas, sara, Hoax & Hate Speeh, Sinergi dg Polri / TNI serta seluruh komponen masyarakat dalam rangka tanggulangi bahaya Radikalisme dan intoleransi serta mendukung penuh Upaya penanggulangan Pandemi Covid-19. Dan yang terakhir Dirbinmas Polda Metro Jaya menekankan agar juga bijak dalam gunakan Medsos, berhati dan tdk mudah terprovokasi oleh konten2 yg berpotensi timbulkan Konflik. Dan yang terakhir harus mampu menjadi pelopor aktif dalam memberikan Informasi kpd aparat Hukum ( Polri ) terkait kondisi kamtibmas yg terkadi di wilayahnya

Hadir dalam kegiatan sebagai berikut : Ketua Majelis Pertimbangan Tinggi Mayjen TNI (purn) H. Nachrowi Ramli, S.E,. Kesbangpol DKI Jakarta Bpk. Ahmad Ya’la, Dirbinmas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Badya Wijaya., S.H., M.H, Ketua Umum DPP FORKABI Bpk. M. Ihsan, S.H, Wakasat Binmas Polres Metro Jakarta Barat Kompol Herjon Silaban, S.H, Anggota Polres Metro Jakarta Barat, Babinsa, Bhabinkamtibmas dan Para Majelis Tinggi FORKABI.

Kegiatan berjalan dengan menerapkan protokol kesehatan.  (NP)

Azis Syamsuddin Ditahan KPK, Warga Lampung: Ahmad Bastian Kapan Ditangkap?

 

etabloidfbi.com Bandar Lampung –

 

Komisi Pemberantas Korupsi (KPK) telah menangkap dan menahan Wakil Ketua DPR RI, Azis Syamsuddin, terduga pelaku tindak pidana korupsi, yakni memberikan uang dan/atau janji kepada mantan penyidik KPK, Stepanus Robin Pattuju, senilai Rp. 3,1 miliar, pada Sabtu dini hari, 25 September 2021. Pemberian suap Rp. 3,1 miliar itu dimaksudkan untuk memuluskan pengurusan kasus yang sedang disidik KPK di Kabupaten Lampung Tengah.

Masyarakat Indonesia terlihat senang dan bersemangat kembali menjalani hidup kesehariannya di tengah bangsa yang sarat perilaku koruptif para pejabatnya ini. Namun tidak demikian bagi sebagian besar rakyat Lampung. Mereka masih belum menunjukkan rasa puas atas kinerja KPK di bawah pimpinan Firli Bahuri itu. Mereka menilai masih banyak pejabat di Provinsi Lampung yang korup tapi selama ini terkesan dibiarkan melenggang, bahkan mendapatkan jabatan dengan gaji belasan miliar per tahun.

“Salah satunya, itu si terduga koruptor Ahmad Bastian, pengusaha Lampung Selatan yang terindikasi kuat menyuap mantan Bupati Lampung Selatan, Zainuddin Hasan. Padahal nilai uang yang dikorupsi Ahmad Bastian jauh lebih besar dari Azis Syamsuddin, yakni Rp. 9,6 miliar. Tapi mengapa dia belum ditangkap dan ditahan KPK? Apakah ada kekuatan maha kuat yang menjadi backing Ahmad Bastian itu sehingga KPK tidak bernyali untuk menetapkannya sebagai tersangka?” beber Edi Suryadi, warga Bandar Lampung yang menjabat sebagai Sekjen Topan-RI ini keheranan, Sabtu, 25 September 2021.

Berbagai pihak yang terkait dengan peristiwa suap-menyuap fee-proyek di Lampung Selatan, lanjut Edi Suryadi, sudah memberi kesaksian di Pengadilan Tipikor, yang menerangkan bahwa Ahmad Bastian terlibat dalam pemberian fee-proyek kepada mantan Bupati Lampung Selatan melalui orang kepercayaan mantan Bupati itu, Agus Bakti Nugroho. Bahkan, Ahmad Bastian sendiri sudah mengakui memberi fee proyek kepada Zainuddin Hasan, walaupun yang diakuinya hanya Rp. 500 juta. Hingga saat ini KPK terlihat enggan dan/atau ragu-ragu dalam menetapkan Ahmad Bastian sebagai tersangka.

“Zainuddin Hasan sudah divonis dan sedang menjalani masa tahanan 12 tahun penjara. Demikian juga Agus Bakti Nugroho, sudah divonis 4 tahun. Beberapa orang yang terlibat dalam lingkaran mafia korupsi fee-proyek mantan Zainuddin Hasan juga sudah diputus, seperti mantan Kadis PUPR Kabupaten Lampung Selatan, Anjar Asmara yang divonis 4 tahun dan Hermansyah Hamidi dengan vonis 7 tahun. Lah, para penyuapnya, seperti Ahmad Bastian kok belum diproses lanjut menjadi tersangka?” tanya Edi Suryadi lagi.

Dalam pemberitaan yang beredar sebelumnya, sebagaimana dikutip dari media www.kirka.co, Ketua DPP Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Pergerakan Masyarakat Anti Korupsi (Pematank), Suadi Romli, menilai ada keterlibatan Ahmad Bastian untuk kasus korupsi fee proyek Dinas PUPR Lampung Selatan. “Dalam pandangan saya, jelas dong adanya keterlibatan saksi dalam kaloborasi tindak pidana korupsi,” ungkap Romli.

Penyidik KPK, menurut Romli, wajib mendalami keterangan dari saksi tersebut. Karena, jika melihat dari keterangan saksi Ahmad Bastian, terlepas kebenaran itu uang pinjaman atau buka, kata dia, ada aliran dana disana.

Juga, kata Romli lagi, berdasarkan keterangan Jaksa KPK, Taufiq Ibunugroho, saat membacakan BAP Ahmad Bastian di persidangan, anggota DPD RI itu pernah memberikan uang Rp 500 juta kepada Agus Bakti Nugroho dengan maksud mendapat paket pekerjaan Rp 9 miliar.

“Jelas ada aliran dana lewat dia, dengan perjanjian proyek. Hal ini wajib dilakukan penyidikan oleh KPK agar persoalan tersebut jelas di permukaan. Karena sudah bisa diambil kesimpulan bahwa saksi punya peran juga dalam lingkaran fee proyek Lampung Selatan,” tegas Romli.

Untuk itu, harap Edi Suryadi, pihaknya mendorong KPK untuk mengusut dengan serius dugaan tindak pidana korupsi yang dilakukan oleh Ahmad Bastian yang kini sedang berleha-leha menghabiskan uang negara miliaran rupiah sebagai anggota DPD-RI di Senayan sana. “Rugi berkali-kali lipat rakyat di negara ini, sudah dikorup uang mereka, sekarang kita bayar pula biaya hidupnya si terduga koruptor itu di Senayan sana. Kita ini benar-benar rakyat yang mudah dibodohi para koruptor!” ungkap Edi Suryadi dengan nada kesal.

Edi Suryadi selanjutnya menyertakan berbagai referensi pemberitaan tentang dugaan kasus korupsi yang dilakukan Ahmad Bastian, berikut ini.

  • Ahmad Bastian Ada Peluang Jadi Tersangka https://kirka.co/ahmad-bastian-ada-peluang-jadi-tersangka/

  • Anggota DPD RI Ahmad Bastian Akui Garap Proyek Lamsel Rp70 M https://www.rmollampung.id/anggota-dpd-ri-ahmad-bastian-akui-garap-proyek-lamsel-rp70-m

  • Ahmad Bastian Garap Proyek Rp 70 Miliar Lampung Selatan https://kirka.co/ahmad-bastian-garap-proyek-rp-70-miliar-lampung-selatan/

  • DPD RI Lihai Bicara Suap, TOPAN RI: Kasus Suap Ahmad Bastian Apa Khabarnya Pak? https://pewarta-indonesia.com/2021/06/dpd-ri-lihai-bicara-suap-topan-ri-kasus-suap-ahmad-bastian-apa-khabarnya-pak/

  • KPK Periksa Anggota DPD-RI Asal Lampung, Topan RI: Tangkap Ahmad Bastian! https://pewarta-indonesia.com/2020/12/kpk-periksa-anggota-dpd-ri-asal-lampung-topan-ri-tangkap-ahmad-bastian/

  • KPK Tangkapi Menteri, TOPAN RI: Ahmad Bastian Kok Belum Ditangkap? https://pewarta-indonesia.com/2020/12/kpk-tangkapi-menteri-topan-ri-ahmad-bastian-kok-belum-ditangkap/

  • Terkait Penelusuran Pelaku Korupsi di Lampung, KPK Harus Berani Menangkap Ahmad Bastian https://pewarta-indonesia.com/2020/08/terkait-penelusuran-pelaku-korupsi-di-lampung-kpk-harus-berani-menangkap-ahmad-bastian/

  • Ahmad Bastian Belum Ditangkap, Warga Lampung Sesalkan Sikap Tebang Pilih Aparat Hukum https://pewarta-indonesia.com/2019/11/ahmad-bastian-belum-ditangkap-warga-lampung-sesalkan-sikap-tebang-pilih-aparat-hukum/

  • KPK Melempem terhadap Kasus Dugaan Korupsi Ahmad Bastian, TOPAN RI Ancam Perkarakan KPK https://pewarta-indonesia.com/2019/09/kpk-melempem-terhadap-kasus-dugaan-korupsi-ahmad-bastian-topan-ri-ancam-perkarakan-kpk/

  • Terduga Koruptor Leha-leha di Senayan, Apa Khabar KPK? https://pewarta-indonesia.com/2021/03/terduga-koruptor-leha-leha-di-senayan-apa-khabar-kpk/

  • Lampung Bakal Punya Senator Terlibat KKN, Alumni Lemhannas: KPK Mesti Cegah Senayan jadi Sarang Koruptor https://pewarta-indonesia.com/2019/08/lampung-bakal-punya-senator-terlibat-kkn-alumni-lemhannas-kpk-mesti-cegah-senayan-jadi-sarang-koruptor/

“Pemberitaan tentang kasus korupsi (suap fee proyek – red) yang diduga melibatkan Ahmad Bastian sudah sangat banyak. Tapi kelihatannya oknum anggota DPD-RI asal Lampung ini kebal hukum. Aneh bin ajaib,” pungkas Edi Suryadi yang juga menjabat sebagai Koordinator Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI) Regional Sumatera ini. (TIM/Red)

IGF: Masjid Istiqlal Kiblat Peradaban Dunia

Keterangan Foto : Imam Besar Masjid Istiqlal, Prof. Dr. KH Nasaruddin Umar, MA; Berfoto Bersama Dengan Tim Istiqlal Global Fund (IGF)

 

etabloidfbi.com Jakarta –

 

Istiqlal Global Fund (IGF) menyelenggarakan Rapat Reguler dan Silaturahmi pada Jum’at 17 September 2021 di Masjid Istiqlal, Jakarta. Rapat dan Silaturahmi IGF dihadiri oleh Imam Besar Masjid Istiqlal, Prof. Dr. KH Nasaruddin Umar, MA; Dewan Penasehat IGF, Irjen Pol (Pur) Dr. Said Saile, M.Si, Laksamana Pertama (pur) Dr. KH. Asep Saipudin, dan H. M. Faried F. Saenong, MA, M.Sc, Ph.D. Unsur Dewan Ahli dihadiri oleh Dr. N. E. Hj. Fatimah Azzahra, M.Si

Acara ini juga dihadiri oleh segenap direksi IGF yang baru mendapat amanah dan kepercayaan dari Badan Pengelola Masjid Istiqlal (BPMI), yaitu Mulyono Lodji, M.Si (Direktur Utama IGF); Abdul Basit Baedlowi, S.THI, MM (Direktur Marketing Komunikasi & Keuangan); Ahsanul Haq, S.Ar, MM (Direktur Pengembangan Bisnis dan Kerjasama Korporasi); Dwi Andayani, SE, MM (Direktur Pengembangan Usaha Halal); Aan Yugiastomo (Direktur Pengembangan Ekosistem Usaha dan Digitalisasi); Abu Hurairah Abdul Salam, Lc, MA (Direktur Prngembangan Filantropi ZISQU); Nur Hayyin Muhdlor, Lc, MM (Direktur Pengembangan dan Kerjasama Wakaf).

IGF adalah lembaga pengelola usaha, bisnis dan ekonomi umat Masjid Istiqlal Jakarta-Indonesia bertaraf internasional untuk mengoptimalkan potensi dana dan ekonomi umat dengan tujuan mengembangkan perdaban global yang mandiri dan inklusif dalam berbagai dimensi dengan cara berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk memperoleh keuntungan, manfaat dan kemasalahatan dalam mencapai keberkahan dan ridha Allah SWT.

“Setelah Masjid Istiqlal dilaunching secara fisik oleh Presiden Republik Indonesia, Ir. H. Joko Widodo pasca renovasi besar-besaran pada Januari 2021, Wakil Presiden Republik Infonesia bersama Badan Pengelola Masjid Istiqlal (BPMI) mengenalkan New Istiqlal dengan 43 Program utama untuk menjadikan Masjid Istiqlal sebagai kiblat peradaban global,” jelas Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar dalam Rapat Reguler dan Silaturahmi dengan para direksi IGF di Ruang Meeting Utama Foyer Masjid Istiqlal.

Baca Juga : 

 

Duta Besar Jepang Kunjungi Masjid Istiqlal

Prof. Nasaruddin Umar yang juga menjabat sebagai Ketua Harian Badan Pengelola Masjid Istiqlal itu menegaskan bahwa selain sebagai masjid negara, Masjid Istoqlal sebagai masjid terbesar di Asia Tenggara ini memiliki potensi ekonomi umat yang sangat besar dalam memberdayakan masyarakat. Istiqlal harus menjadi role model pengembangan ekonomi umat berbasis masjid di nusantara juga di kancah global.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Utama IGF, Mulyono Lodji, M.Si menyampaikan bahwa misi utama IGF adalah mengelola usaha, bisnis, ekonomi dan dana umat secara produktif, distributif dan berkelanjutan serta menjamin kemandirian dan keberlanjutan pendanaan umat di bidang keagamaan, pendidikan, teknologi, lingkungan, ekonomi, sosial, dan budaya melalui pengelolaan Dana Abadi Masjid Istiqlal secara optimal, amanah dan profesional.

“IGF memformulasikan empat strategi untuk mewujudkan visi Masjid Istiqlal sebagai kiblat peradaban yaitu memperkuat kelembagaan dan pengelolaan usaha, bisnis dan ekonomi umat di Masjid Istiqlal. Kedua, memperkuat dan mengembangkan pengelolaan dana dan ekonomi umat dari zakat, infak, sadakah, kurban dan wakaf. Ketiga, mengembangkan pengelolaan ekonomi syariah dan potensi halal lifestyle. Keempat, membangun ekosistem usaha dan bisnis Istiqlal dan ekonomi umat berbasis digital,” tambah Mulyono yang juga sebagai Ketua Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Nahdliyin (HPN).

Duta Besar Jepang Kunjungi Masjid Istiqlal

 

etabloidfbi.com Jakarta –

 

Duta Besar Jepang, H.E. KANASUGI Kenji, beserta rombongan tiba di VIP Room Masjid Istiqlal pada Rabu, 22 September 2021. Delegasi diterima oleh Imam Besar Masjid Istiqlal Prof. DR. KH Nasaruddin Umar, MA yang didampingi Kabid Sosial dan Pemberdayaan Umat, Laksamana Pertama TNI (Pur) Asep Saepudin; Kepala Kabid Peribadatan, KH. Bukhori Sail Attahiri, Lc, MA; Kabid Pendidikan dan Pelatihan, KH. Faried F. Saenong, Ph.D.; Kabid Riayah, Irjen Pol (P) Dr. H. M. Said Saile, M.Si; Kabag Kerjasama dan Keuangan, Dr. N. E. Fatimah Azzahra, M.Si; dan Direktur Utama Istiqlal Global Fund (IGF) Mulyono Lodji, M.Si.

Imam Besar menyampaikan Jepang dan Indonesia memiliki banyak persamaan dalam hal budaya sehingga diharapkan melalui Duta Besar, Masjid Istiqlal dapat menjalin kerjasama dengan pemerintah Jepang. Imam Besar menawarkan untuk mengirim Imam pada komunitas muslim di Jepang karena Masjid Istiqlal memiliki lembaga pendidikan dan pengkaderan imam dan ulama yg moderat.

Hal yang perlu dipelajari dari Jepang adalah bagaimana tetap bisa mempertahankan budaya dan kemurnian agama ditengah kemajuan yang dicapai dan modernitas. Imam Besar sangat terkesan dengan kebersihan dan kerapihan lingkungan Jepang, beliau teringat dengan mobil kecil pembersih jalan yang ada di Jepang dan berharap Masjid Istiqlal bisa memilikinya.

Duta besar Jepang yang baru pertama kali berkunjung ke Masjid Istiqlal sejak dilantik menyatakan tentang adanya peluang kerjasama dalam bidang sosial, politik dan kebudayaan. Duta besar bahkan menunggu terjadinya kerjasama itu. Dalam hal ini juga mengenalkan empat orang yang mendampinginya yaitu Mr. TAMURA Masami (Wakil Duta Besar Jepang), Mr. TANAKA Motoyasu (Direktur Bagian Politik Kedutaan Besar Jepang), Mr. TSUNODA Katsunori (Sekretaris 1 Bagian Politik, Kedutaan Besar Jepang) dan Mr. Furunobu Koichi berperan sebagai penerjemah karena Duta Besar berkonukasi menggunakan Bahasa Jepang.

Secara terperinci Imam Besar menyampaikan hal yang ingin dipelajari dari Jepang adalah pembinaan kemajemukan masyarakat, pembinaan dalam hal keagamaan, spiritualitas dan budaya. Kabid Sosial menyampaiakan keinginan kerjasama dalam bidang bantuan sosial dan pengembangan ekonomi masyarakat. Kabid Peribadatan menyampaikan tentang visi Masjid Istiqlal yang sudah mulai go internasional sehingga menawarkan untuk menghubungkan Masjid Istiqlal dengan jaringan masjid di Jepang dan memulai kerjasama melalui keikutsertaan komunitas muslim Jepang dalam acara peringatan hari besar agama Islam yang dilakukan melalui virtual.

Kabid Diklat menyampaikan peran Masjid Istiqlal dalam melaksanakan pendidikan mulai dari tingkat anak-anak samapai Pendidikan Kader Ulama. Masjid Istiqlal juga dipercaya untuk melaksanakan pembinaan kepada para pembina rohani di lingkungan tentara dan kepolisian tingkat nasional. Kabid Diklat menyampaikan adanya rencana pelaksanaan program Pendidkan Kader Ulama Internasinal yang diharapkan akan diikuti perwakilan negara-negara di wilayah dunia timur yang mengusung moderasi Islam. Kabid Riayah tertarik untuk menjalin kerjasama pada bidang sistem keamanan dan pengolahan sampah.

Imam Besar di depan Duta Besar Jepang memperkenalkan dan menunjuk Direktur Utama Istiqlal Global Fund (IGF) Mulyono Lodji, M.Si.sebagai PIC untuk merealisasikan lanjutan pembicaraan pada pertemuan ini. Mulyono menyampaikan secara general 43 program New Istiqlal yang dicanangkan Masjid Istiqlal secara global dan menyatakan bahwa salah satu tujuan pembentukan Istiqlal Global Fund adalah untuk mendukung program-program besar tersebut.

Duta Besar pada kunjungannya itu mengucapkan terima kasih atas penerimaan Masjid Istiqlal. Beliau menceritakan bahwa sejak tahun 2004 sudah terdapat 160 guru pesantren berkunjung ke Jepang yang dilaksnakan setiap tahun. Bahkan juga perwakilan dari kalangan NU, Muhammadiyyah dan Universitas Negeri Indonesia sudah berkunjung ke Jepang.

Pesantern asuhan Imam Besar juga disampaikan pada tahun 2018 telah berkunjung ke Jepang, terkait hal ini Imam besar mengucapkan terima kasih dan apresiasi karena pesantren yang dimaksud bisa memenuhi standar ISO sepulangnya dari Jepang. Kedutaan Besar Jepang juga bermaksud mengundang Imam Besar pada acara buka puasa bersama Ramadhan mendatang, karena puhak kedutaan biasa menyelenggarakan acar tersebut. Pembicaraan resmi berakhir pada pukul 15.30.

Acara di akhiri dengan pemberian plakat dari Imam Besar Masjid Istiqlal kepada Duta Besar, foto bersama dan berkeliling Masjid Istiqlal. Kunjungan tidak hanya pada bagian utama Masjid Istiqlal tetapi juga melihat dari luar terowongan Silaturhim Masjid Istiqlal-Katedral dan meninjau lokasi Istiqlal Business Center. (TIM/Red)

Irjenpol Dr. H. Agung Makbul, SH, MH Sampaikan Pemaparan Terkait Pungsi Satgas Saber Pungli

 

etabloidfbi.com Kuningan.–

 

Maraknya Praktek Pungli atau Pungutan liar yang selama ini sering  terjadi dari segala sisi membuat seluruh masyarakat resah dan bingung bagaimana cara mengatasi dan melaporkannya.

Beruntung Team Satgas Saber Pungli dibawah Naungan Irjenpol Dr. H. Agung Makbul, SH, MH telah memaparkan sebagaimana tugas dan pungsi dari Team sapu bersih Saber Pungli

 

Berikut dikirimkan video yang berisi pemaparan lengkap tentang Satuan Tugas Satu Bersih Pungutan Liar (Satgas Saber Pungli), dan segala sesuatu yang terkait dengan tindak pidana pungutan liar, yang disampaikan langsung oleh Sekretaris Satgas Pusat Saber Pungli, Irjenpol Dr. H. Agung Makbul, SH, MH. Sosialisasi Perpres No. 87 tahun 2016 tentang Saber Pungli ini berlangsung pada Sabtu, 18 September 2021, di Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, yang dirangkaikan dengan peresmian Biro Media Sahabat Bhayangkara Indonesia (SBI) Kuningan.

Informasi dalam video ini dapat dijadikan rujukan dalam mengawasi dan mengantisipasi perilaku pungli di komunitas masing-masing.

Selanjutnya, agar hal ini menjadi pengetahuan bersama seluruh masyarakat dimanapun berada tentang masalah pungutan liar, agar menonton dan memahami Iai dari Video tersebut dan Semoga pandemi pungli dan koruptif akan segera lenyap dari negeri ini.

Nara Sumber  : Wilson Lalengke

Editor : Yahya Heriansyah

Kapolda Sumut : Saya Targetkan Dalam Dua Minggu Vaksin di Nisel Akan Sampai 24 Persen

 

etabloidfbi.com Nias Selatan.–

 

Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sumatera Utara, Irjen Pol RZ Drs. Panca Putra, Msi mendorong Percepatan Vaksin di Kepulauan Nias Selatan (Nisel) , Sabtu (25/9).

Dalam kunjungan kerjanya di Kabupaten Nias Selatan, Kapolda Sumut didampingi Wakapolda Brigjen Pol Dr. Dadang Hartanto, SH., SIK, M.si, Irwasda Kombes Drs. Armia Fahmi, Karoops Kombes Desman Tarigan SH, Kabid Propam Kombes Donal Simanjuntak SIK, Kabid TIK Kombes Raja Sinambela SIK, dan Kabid Humas Kombes Hadi Wahyudi SIK, SH meninjau beberapa lokasi vaksinasi massal yang diperuntukan bagi pelajar, masyarakat serta lansia.

“Akselerasi vaksinasi di Kabupaten Nias Selatan menindaklanjuti arahan Presiden Joko Widodo sebagai upaya membentuk herd immunity masyarakat agar terhindar terpapar Covid-19,” kata Kapolda Sumut, Irjen Pol Panca Putra Simanjuntak, saat meninjau vaksinasi di Lapangan Ororusa Teluk Dalam

Menurutnya, Kabupaten Nias Selatan tercapat sebagai wilayah yang pling rendah dalam menjalankan program vaksinasi sebesar 7 persen. Sehingga, perlu didorong agar seluruh stakeholder bekerjasama meningkatkan vaksinasi.

“Saya targetkan dua minggu ke depan vaksinasi di Kabupaten Nias Selatan harus mencapai 24 persen.

“Untuk hari ini Polda Sumut kembali mendorong 30 ribu dosis vaksin khusus yang diberikan kepada masyarakat Nias Selatan,” tuturnya.

Panca berharap, kepada seluruh masyarakat yang belum divaksin agar kedepannya mau mengikuti vaksinasi. Sebab, vaksin sangat baik bagi tubuh dalam menjaga imun tubuh tetap sehat.

“Kita akan kerahkan batalyon vaksin dari Polda Sumut untuk mendorng percepatan vaksinasi di Pulau Nias Selatan,” pungkasnya.

(Leodepari)

Pelaku Pengrusakan Warkop diciduk Team Resmob Poldasu, Jatanras Polrestabes Medan

 

etabloidfbi.com Medan.–

 

Kasus pengrusakan di salah satu kafe di Simpang Pemda Kel. Sempakata Kec. Medan Selayang yang terjadi pada Minggu (19/09) sekira Pukul 02.00 WIB berhasil diungkap oleh tim gabungan Resmob Poldasu, Jatanras Satreskrim Polrestabes Medan dan Tekab Polsek Sunggal.

Demikian disampaikan oleh Plt Kapolsek Sunggal AKP P. Panjaitan SH MH melalui Kanit Reskrim AKP Budiman Simanjuntak SE MH didampingi Kasi Hukum Aiptu Ngatijan dan Kasi Humas Aiptu Roni Sembiring saat dikonfirmasi pada Jumat (24/09) di mako Polsek Sunggal.

Dijelaskan Kanit, dalam pengungkapan tersebut pihaknya mengamankan 6 orang pria masing-masing berinisial REPG (19) warga Desa Harapan Tani Kec. Medan Tuntungan, HMS (18), warga Kel. Namo Gajah Kec. Medan Tuntungan, SPN (17) warga Kel. Kemenangan Tani Kec. Medan Tuntungan, EGAK (16), warga Kel. Menenangan Tani Kec. Medan Tuntungan, GNG (19) warga Kel. Titi Rantai Kec. Medan Baru dan MAPG (17) warga Kel. Titi Rantai Kec. Medan Baru.

Ditambahkannya, berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, penyerangan tersebut berawal pada hari Minggu (19/09) sekira pukul 01.30 wib, kelompok genk motor Ezto yang bergabung bersama kelompok genk motor M2S, bertemu dengan kelompok genk motor SL disekitar lokasi kejadian. Selanjutnya kedua kelompok genk motor tersebut berkelahi hingga akhirnya kelompok genk motor SL terdesak dan sebagian anggotanya melarikan diri ke dalam kafe ayam penyet Brader. Jadi, tambahnya lagi, karena lawannya melarikan diri ke dalam kafe tersebut, kelompok genk motor Ezto dan M2S langsung menyerang kafe Brader secara membabi-buta dengan menggunakan batu, balok dan senjata tajam hingga mengakibatkan pihak kafe ayam penyet Brader mengalami kerugian materil.

Selanjutnya pada Selasa (21/09), pemilik kafe ayam penyet Brader membuat pengaduan ke Polsek Sunggal yang segera ditindaklanjuti oleh petugas dengan melakukan olah TKP dan penyelidikan ke lapangan. Guna mempercepat pengungkapan kasus tersebut, selanjutnya atas petunjuk pimpinan, dibentuk team gabungan dari Resmob Poldasu, Jatanras Polrestabes Medan dan Tekab Polsek Sunggal hingga akhirnya para pelaku berhasil diamankan oleh team gabungan tersebut pada Rabu (22/09) ditempat persembunyiannya masing-masing tanpa perlawanan, imbuh Kanit lagi.

“Dari hasil pemeriksaan, selain melakukan penyerangan tersebut, para pelaku juga menerangkan telah melakukan pengrusakan mobil pada bulan Juni 2021 yang lalu. Namun demikian, kita masih mendalami kemungkinan para tersangka juga terlibat dalam kasus yang lain baik di wilkum Polsek Sunggal maupun di tempat lain,” paparnya lagi.

“Tiga dari enam orang tersangka tersebut tidak kami tahan karena masih dibawah umur namun kami lakukan wajib lapor sampai nantinya kami limpahkan ke pihak kejaksaan, sedangkan tiga orang yang lain kami tahan di RTP Polsek Sunggal, kami mempersangkakan pasal 170 Ayat (1) Subs Pasal 335 Ayat (1) KUHPidana tentang pengrusakan dan pengancaman secara bersama-sama, dengan ancaman hukuman lima tahun penjara, selain itu kami juga tetap menghimbau agar para orang tua memperhatikan pergaulan anaknya sehingga kejadian serupa tidak terjadi lagi di hari kemudian,” himbaunya mengakhiri. (LD)

Diduga Rusak Rumah Mertua Oknum Bidan Padang Ratu Lamteng Di polisikan

 

etabloid fbi com Lampung Tengah

 

Amarah tampaknya telah menguasai diri NS salah seorang oknum Bidan di padang ratu Lampung Tengah, karena adanya cekcok dia diduga nekat melakukan pengrusakan rumah mertua nya di padang ratu.

Imbasnya saudara NS di laporkan ke polres lampung tengah oleh deny chandra dwipara yang merupakan kerabat suami nya.

Menurut deny menuturkan ,inseden aksi pengrusakan oleh SN di lakukan bersama keluarga nya .sekitar pukul 21.00 WIB 19/09/2021.

Deny menyampaikan ke awak media TFBI Tabloid Forum Bhayangkara Indonesia terkait inseden pengrusakan rumah orangtua nya yang di lakukan SN dengan memecah kan pot-pot bunga menurut nya hal itu di lakukan NS di latar belakangi cekcok dengan adik nya gede yang merupakan suami NS.

“Saya selaku kakak tertua dari gede tidak terima rumah kami dirusak apa lagi pengrusakan di lakukan beramai ramai sekitar 20 orang ada beberapa tetua dan tokoh yang juga keluarga NS ikut merusak rumah kami,” ungkap Deny.

Deny melaporkan kejadian tersebut ke Polres Lampung Tengah Dengan Nomor Laporan LP/B/1182/1X/2021/SPKT/Poles Lamteng/Polda Lampung

Dengan adamya peristiwa tersebut pelapor berharap keadilan dan laporan nya dapat segera di tindak lanjuti.

“Saya mewakili Orang tua lapor kepolosi dan kami berharap adanya keadilan dan penegakan hukum terkait perustiwa tersebut,” pungkas nya

Saat dikompirmasi Tim TFBI Tabloid Forum Bhayangakara Indonesia , Kasat Reskrim Polres Lampung Tengah AKP Edi Qorinas membenarkan ada nya laporan tersebut .menurut timnya sudah turun lapangan untuk mengecek TKP .

“Senin kita akan melakukan pemanggilan saksi -saksi,”tutup mantan Kasat Reskrim Polres tanggamus itu.

(Tim)

LANTAMAL XII KEMBALI MENDUKUNG SERBUAN VAKSINASI FORUM KOMUNIKASI PUTRA PUTRI PURNAWIRAWAN TNI POLRI (FKPPI) KOTA PONTIANAK

etabloidfbi.com Pontianak :

Komandan Lantamal XII Brigjen TNI (Mar) Andi Rukman kembali memerintahkan Letkol Laut (K) dr. Heru Subagyo, Sp. Pros, selaku Dansatgas Pananggulangan Covid-19 Lantamal XII untuk mendukung serbuan Vaksin yang dilaksanakan oleh Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan TNI/Polri (FK-PPI) Kota Pontianak yang digelar di Kantor Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI), Jl. Jenderal Ahmad Yani, Benua Melayu Darat, Kec. Pontianak Selatan, Kota Pontianak, Kalimantan Barat, Sabtu (25/09/2021).

Komandan Lantamal XII Brigjen TNI (Mar) Andi Rukman mengungkapkan bahwa kapan saja masyarakat membutuhkan bantuan layanan kesehatan untuk di Vaksin Covid-19, Dinas Kesehatan Pangkalan Utama TNI AL Pontianak selalu siap. Selain itu masyarakat yang menerima Vaksin tidak perlu ragu karena Vaksin yang disuntikan sesuai dengan standart keamanan dan telah melalui uji klinik yang ketat oleh pemerintah,. Dalam hal ini Kementrian Kesehatan RI. Kepada masyarakat yang sudah di Vaksin juga tetap mematuhi protokol kesehatan, jangan lupa tetap pakai masker, jaga jarak dan tetap mencuci tangan dengan sabun, dan menghimbau kepada masyarakat yang belum di vaksin untuk tidak ragu mendatangi Puskesmas terdekat, sehingga penyebaran Virus Covid 19 di wilayah Kalimantan Barat segera berakhir, sehingga kita tidak merasa was-was untuk melakukan aktivitas sehari hari, “Demikian ujar Brigjen TNI Marinir Andi Rukman”.

Adapun Vaksinator berjumlah 4 Tim, terdiri dari 1 Tim tenaga Kesehatan/Vaksinator Diskes Lantamal XII dan 3 Tim Vaksinator dari Dinas Kesehatan Kota Pontianak. Dalam Serbuan Vaksinasi ini menggunakan Vaksin jenis Sinovac, dan masyarakat yang menerima vaksin sejumlah 332 orang yang terdiri dari Dosis 1 sebanyak 329 orang dan Dosis 2, sebanyak 3 orang. Hasil observasi yang dilakukan selama 30 menit pasca divaksin semuannya dalam keadaan sehat tidak ditemukan Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI).

Dukung terus Vaksinasi Covid-19, sehingga semua masyarakat sehat, tetap disiplin 3M, menggunakan masker, mencuci tangan pakai sabun dengan air bersih mengalir selama 20 detik, menjaga jarak minimal 1 meter, menghindari kerumunan dan membatasi mobilitas agar Indonesia segera pulih dan bangkit dari pandemi.

Pakai Masker Harga Mati, Tidak Pakai Masker Mati.

Wujudkan Masyarakat yang Sehat dan Produktif dengan Vaksinasi Covid 19.( M.zuhdi / sy Mohsin )

Plh. Bupati OKU Hadiri Pelantikan DPC PEPABRI OKU periode 2021-2026

 

etabloidfbi.com.OKU.–

 

Plh. Bupati OKU Drs. H. Edward Candra, MH menghadiri Pengukuhan dan Pelantikan Pengurus DPC PEPABRI dan PC PERIP Kabupaten OKU Masa Bhakti 2021-2026. Bertempat di Pendopo Rumah Dinas Bupati OKU, Kamis (23/09/2021).

Hadir pada acara ini, Dandim 0403/OKU Letkol Arh. Tan Kurniawan, Kapolres OKU AKBP Danu Agus Purnomo, SIK, Mewakili Forkopimda OKU, OPD Terkait, Ketua Persit CK dan Ketua Bhayangkari OKU dan undangan lainnya.

Mayor TNI (Purn) Johani, S.Ag dilantik sebagai Ketua DPC PEPABRI OKU masa bhakti 2021-2026 oleh Ketua DPD PEPABRI Sumsel. Pelantikan Ketua dan susunan pengurus DPC PEPABRI Kabupaten OKU tertuang dalam Surat Keputusan No.Skep-16/DPDSS/VII/2021.

Bersamaan itu juga dilantik Amildawati Johani sebagai Ketua PERIP Kabupaten OKU yang tertuang dalam Surat Keputusan No. Skep-02/DPDSS/VII/2021.
Ketua DPC PEPABRI Kabupaten OKU Mayor TNI (Purn) Johani, S.Ag., Mengucapkan terima kasih kepada Plh. Bupati OKU dan Ketua DPD PEPABRI Sumsel yang telah memfasilitasi pelantikan pengurus DPC PEPABRI Kabupaten OKU masa bhakti 2021-2026.

DPC PEPABRI OKU akan berkiprah membantu Pemerintah Daerah, Kodim dan Polres OKU untuk menciptakan Kabupaten OKU ini tetap kondusif. Sebagai mantan abdi negara, PEPABRI masih terpanggil masih ada panggilan jiwa bersama Pemerintah Daerah membangun Kabupaten OKU ini.

Pada kesempatan ini, Ketua DPC PEPABRI OKU mengharapkan kepada Plh. Bupati OKU terkait kantor DPC PEPABRI OKU punya pemerintah yang sifatnya pinjam pakai, dan juga kondisi bangunan kantor saat ini memerlukan perbaikan, dikarenakan juga PEPABRI hanya bergerak di bidang sosial.Kedepan, DPC PEPABRI OKU siap sebagai warga TNI, Polri, yang berjiwa Sapta Marga, Sumpah Prajurit, dan Tri Brata siap membantu Pemerintah Daerah.

Plh. Bupati OKU Drs. H. Edward Candra, MH mengatakan situasi yang kondusif merupakan hal mutlak diperlukan dalam rangka pelaksanaan program pemerintah, hal tersebut tentunya tidak terlepas berkat kerjasama yang baik antara Forkopimda, masyarakat dan pihak terkait lainnya yang dibingkai dalam Motto Kabupaten OKU yaitu Sembimbing dan Sekundang.
Selamat kepada pengurus yang telah dikukuhkan, tentunya Pemerintah Kabupaten OKU merespon dan menyambut baik dengan terbuka, mengingat DPC PEPABRI dan PC PERIP merupakan figur-figur yang telah matang dalam bernegara menjadi pemersatu dan mengawal tujuan pembangunan maupun negara.

Berharap DPC PEPABRI dan PERIP OKU dapat berkerjasama untuk mewujudkan visi dan misi Kabupaten OKU yaitu Bersih, Kreatif, Religius, Maju dan Sejahtèra. Visi tersebut ditetapkan oleh almarhum H. Kuryana Azis dan Johan Anuar yang tertuang didalam RPJMD Kabupaten OKU. Mengenai sekretariat DPC PEPABRI OKU dalam waktu dekat akan ditinjau oleh Plh. Bupati OKU.

Ketua DPD PEPABRI Sumsel Mayjen TNl. (Purn) Syahrial BP Peliung, mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Daerah yang telah memberikan fasilitas, Dandim, Kapolres, dengan terlaksananya pelantikan DPC PEPABRI OKU masa bhakti 2021-2026.
Harapan Ketua DPD PEPABRI Sumsel dapat mengajak DPC PEPABRI OKU bekerjasama dalam rangka mendukung Pemerintah Kabupaten OKU.
Ketua DPD PEPABRI Sumsel mengucapkan terima kasih kepada pengurus DPC PEPABRI OKU periode sebelumnya yang telah banyak mencurahkan darma bhaktinya untuk.kemajuan Kabupaten OKU, Selanjutnya Syahrial BP Peliung juga mengucapkan selamat menjalankan tugas kepada pengurus DPC PEPABRI OKU masa bhakti 2021-2026, pungkasnya . ( Herry setyanto )

34 ORANG DINYATAKAN LOLOS DALAM TEST PANTUKHIR DAERAH PENERIMAAN CABA DAN CATAM GEL. II TA. 2021 WILAYAH KALIMANTAN BARAT

etabloidfbi.com Pontianak :

Komandan Lantamal XII Brigjen TNI (Marinir) Andi Rukman, bertindak selaku Ketua Panitia Daerah (Panda) Seleksi Penerimaan Caba Catam Gel.II TA. 2021 Wilayah Kalimantan Barat, memimpin pelaksanaan Test Pantukhir Daerah terhadap Calon Siswa Bintara Pria dan Wanita serta Catam TNI AL Gelombang II Tahun Anggaran 2021, dengan didampingi Aspers Danlantamal XII, Letkol Laut (KH) Nur Legawa Handaka W., S.P., selaku Sekretaris Panda, Kadiskes Lantamal XII, Letkol Laut (K) drg. Heru Subagyo, Sp. Pros., selaku Katim Kes, Asintel Danlantamal XII, Kolonel Marinir Yustinus R., M.Tr. Hanla., M.Tr. (Han), selaku Katim MI, Kadisminpers Lantamal XII, Letkol Laut (KH) Hasnatul Hadad, S.Ag., selaku Katim Rikmin, serta Kapten Laut (KH) Salahuddin Katim Kesamaptaan Jasmani, yang dilaksanakan, di Gedung Sekolah Umum Perikanan Menengah Negeri (SUMP) Pontianak, Jl. Pembangunan Nipah Kuning Sungai Rengas, Kec. Sungai Kakap, Kota Pontianak, Jumat (24/09/2021)

Pelaksanaan Pantukhir Tingkat Daerah (Pantukhirda) Seleksi Caba dan Catam TNI AL TA. 2021 diikuti oleh Caba Pria 21 orang, dan Caba Wanita 3 orang serta Cata 14 orang. Selain itu juga terdapat 2 orang calon dimana mereka pada saat penerimaan calon TNI AL GelombangI telah lulus sampai tingkat panpus, yang dilaksanakan di Lapetal Malang, namun karena keterbatasan jumlah kuota mereka tidak lolos dan ditawarkan untuk mendapat Tiket Holder, mengikuti pendidikan pada Gelombang II ini namun dengan kondisi Kesehatan tetap memenuhi syarat. Adapun kedua calon tersebut yaitu Donny Ahmad Soleh, dari Peserta Tes Cata Gel. I TA. 2021 Panda Pontianak, dan Yohannes, sebagai peserta Tes Catar TA. 2021 Panda Pontianak, namun ybs siap untuk dicabakan dan ikut pada seleksi gelombang kedua ini.

 

Pendaftaran Caba dan Catam TNI AL Gelombang II TA di Panda Pontianak diikuti sekitar 300 orang pendaftar dari berbagai daerah yang ada di Wilayah Prov. Kalimantan Barat dan sekitarnya. Sebelum tiba pada Test Pantukhir Daearah ini, mereka telah melalui berbagai tahapan tes, meliputi tes administrasi, tes kesehatan hingga 2 tahap, tes kesamaptaan jasmani, tes kesehatan jiwa, mental ideologi (tertulis dan wawancara). Bagi yang dinyatakan lulus dalam Test Pantukhir Daerah ini akan dikirim ke Lapetal Malang untuk melanjutkan Test Pantukhir Pusat, dimana seluruh calon dari seluruh Indonesia akan berjibaku menampilkan yang terbaik diantara yang baik.

Pada akhirnya, yang dinyatakan terpilih untuk ikut serta dalam sidang Pantukhir tingkat pusat yaitu Caba Pria 13 orang, sementara 8 orang tidak lulus, namun 4 orang lainnya di Catamkan, kemudian Caba Wanita 3 orang, artinya ketiganya dinyatakan lulus, serta Calon Tamtama dari jumlah 14 orang, 2 orang dinyatakan tidak lulus, dan ditambah 2 orang Tiket Holder. Bagi mereka yang dinyatakan lulus dalam waktu dekat ini akan diberangkatkan ke Lapetal Malang, untuk mengikuti Test Pantukhir Tingkat Pusat, , dan kemudian bagi yang lulus tingkat pusat akan melanjutkan pendidikan Dasar Kemiliteran.

Pada sidang Pantukhir tingkat daerah ini, dilaksanakan secara transparan serta melewati berbagai tahapan pemeriksaan yang sangat ketat dan teliti. Dipimpin langsung oleh Komandan Lantamal XII Brigjen TNI (marinir) Andi Rukman, beserta Ketua Tim pemeriksaan casis lainnya, untuk dapat melihat kembali secara akumulatif keseluruhan hasil seleksi yang telah dilaksanakan, meliputi administrasi, kesehatan 1 dan 2, kesamaptaan jasmani, mental ideologi, kesehatan jiwa dan psikologinya para calon yang telah lolos sampai tahap terakhir di tingkat daerah Lantamal XII Pontianak. Pelaksanaan pantukhir daerah ini disaksikan oleh oleh Tim Wasdal dari Spers Mabesal yang diketuai oleh Kolonel Laut (P) Dodi Agus Prasetyo S.Pi., M.A.P., CHRMP Paban IV Binkar Spersal (Ketua), dan Letkol Laut (KH) Joni Agus Sugiharto S.Si., Pabandya Renbangkuat Ban II Binteman Spersal.

Selesai pelaksanaan sidang Pantukhir Daerah, Danlantamal XII menyampaikan pesan kepada seluruh casis, “Untuk casis yang lulus Pantukhir tingkat daerah sebagai perwakilan dari Lantamal XII, buatlah kebanggaan baik untuk orang tua kalian maupun untuk Kalimantan Barat dengan berlanjut lulus masuk pendidikan hingga dilantik menjadi Prajurit TNI AL.

Lebih lanjut Danlantamal XII menambahkan, “Kepada casis yang tidak lulus seleksi tingkat daerah agar tetap semangat dan jangan menyerah, karena masih banyak kesempatan untuk dapat menjadi TNI. Perbanyak ibadah serta siapkan segalanya yang berkaitan dengan syarat masuk TNI dengan lebih baik dan maksimal,” pungkas Danlantamal XII, Brigjen TNI Andi Rukman.( M.zuhdi / sy mohsin )

Bupati Bersama Forkopimda Landak Hadiri Pemakaman Praka Anumerta Ida Bagus Putu S

etabloidfbi.com,,Landak.-

Bertempat di Taman Makam Pahlawan (TMP) atau Makam Juang Kabupaten Landak telah dilaksanakan prosesi pemakaman Praka Anumerta Ida Bagus Putu S (Personel Satgas Yonmek 403/WP) yang gugur saat bertugas di Pos Kiwarok, Distrik di Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua.

Hadir dalam prosesi pemakaman Danrem 121/Abw Brigjen TNI Dr. Ronny, Wadanyon Armed 16/Komposit Mayor Armed Ahya, Bupati Landak dr. Karolin Margret Natasa, Ketua DPRD Kabupaten Landak Heri Saman, Ketua Pengadilan Negeri Landak, Kajari Landak Sukamto, Dandim 1201 Mempawah Letkol Inf Dwi Agung Prihanto, Sekda Landak Vinsensius, Kapolres Landak, PJU Polres Landak, Kapolsek Ngabang, Camat Ngabang dan Orangtua almarhum beserta keluarga.

Sebelum dimakamkan jenazah almarhum sebelumnya diberangkatkan dari rumah duka yang beralamat di gang Abdul Aziz, Dusun, Tungkul, RT.003, RW 13, Desa Hilir Kantor, Kecamatan Ngabang, Kabupaten Landak menuju ke Kantor Bupati Landak dalam rangka penyerahan jenazah dari Pemerintah Kabupaten Landak kepada Danrem 121/Abw untuk di lakukan pemakaman secara militer.

Pelaksanaan upacara pemakaman secara militer dipimpin langsung oleh Danrem 121/Abw dan usai pemakaman dilanjutkan peletakan karangan dan pemberian santunan kepada orang tua almarhum, selama prosesi pemakaman berjalan dengan hikmah dan lancar.

Usai melaksanakan upacara pemakaman secara militer Komandan Korem 121/Alambhana Wanawwai Brigjen TNI Ronny mengatakan Kalimantan Barat sudah kehilangan dua prajurit TNI yang gugur dalam melaksanakan tugas dan mereka dengan tulus memberikan jiwa dan raganya ditempat tugasnya dalam daerah operasi untuk keamanan negara.

“Sejak satu bulan yang lalu juga putra Kalimantan Barat dari Kabupaten Sintang yang juga gugur di Papua dan sekarang putra dari Kabupaten Landak, Saya berharap kedepan tidak ada lagi putra Kalimantan Barat yang bertugas di wilayah Papua menjadi korban dari kelompok sparatis teroris papua yang ada di sana,” ungkapnya.

“Untuk rekan-rekan prajurit yang bertugas di papua tetap menjaga keamanan dan perdamaian disana,” tambah Ronny.

Bupati Landak Karolin Margret Natasa mengatakan bahwa Kabupaten Landak sangat berduka dengan gugurnya Praka Anumerta Ida Bagus Putu Suwarman yang gugur dalam menjalankan tugas yang menjaga keamanan dan kedamian di Papua.

“Ini merupakan bukti bahwa keamanan itu adalah sesuatu yang mahal, kemerdekaan dan keamanan kita itu dibayar dengan harga yang mahal sekali bahkan dengan nyawa. Konflik dan kekerasan tidak menghasilkan apapun, semua orang akan rugi,” terang Karolin.

Bupati Karolin mengatakan terus mendukung pemerintah agar segera tercipta situasi yang aman dan damai di Papua serta perjuangan putra Kabupaten Landak yang gugur tersebut bisa diteruskan ke semua orang untuk menciptakan kedamaian dan menjaga kemerdekaan Indonesia.

“Kepada saudara-saudara kita di papua, kami mendoakan agar seluruh gerakan sparatis yang ada gerakan teroris yang ada itu segera bisa ditumpas dan situasi di papua bisa aman sehingga bisa membangun daerah papua,” tutup Karolin.(Sy Mohsin)

Wujud Program TJSL BUMN, Direktur PTPN I Serahkan Bantuan UMKM dan Memberi Pelatihan Tata Rias di Langsa

 

Etabloidfbi.Com, Langsa – Aceh.–

PTPN I laksanakan lanjutan Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan BUMN ( Program TJSL BUMN ), kegiatan ini merupakan komitmen perusahaan terhadap pembangunan yang berkelanjutan dengan memberikan manfaat pada ekonomi, sosial, lingkungan serta hukum dan tata kelola dengan prinsip yang lebih terintegrasi, terarah, terukur dampaknya serta dapat dipertanggungjawabkan dan merupakan bagian dari pendekatan bisnis perusahaan.

Manajemen PTPN I melalui Direktur PTPN I, Ahmad Gusmar Harahap memberi bantuan kepada UMKM pedagang terasi dan ikan asin sekaligus membuka secara resmi acara pelatihan Tata rias/salon kepada remaja putri putus sekolah yang berdomisili disekitar lingkungan PTPN I dalam wilayah Kota Langsa.
Penyerahan bantuan dan pembukaan pelatihan tersebut di laksanakan di gedung Learning Centre PTPN I Kota Langsa, Rabu (22/09).

turut pada penyerahan bantuan dan pembukaan pelatihan tersebut yaitu SEVP Operation PTPN I Denny Ramadhan Nasution, Ketua TJSL Kota Langsa Mahmudin,ST, Sekreterias Perusahahaan, Yantri Bakti Putera serta semua Kepala Bagian PTPN I.

Direktur PTPN I,Ahmad Gusmar Harahap dalam sambutannya menyampaikan bahwa pemberian bantuan kepada UMKM dan pelatihan tata rias/salon kepada remaja putri dilingkungan perusahaan PTPN I pada hari ini merupakan program TJSL PTPN I tahap lanjutan, dimana sebelumnya PTPN I juga telah memberikan bantuan TJSL kepada masyarakat Aceh Tamiang, Kota Langsa dan Aceh Timur antara lain bantuan box tempat jahit sepatu kepada 10 orang penjahit sepatu, gerobak tempat jualan sirih kepada 5 orang ibu-ibu penjualan sirih, 10 buah gerobak penjual makanan di kaki lima, Renovasi mesjid, bantuan kepada korban kebakaran dan pelatihan bordir motif Aceh kepada 10 orang wanita yang berdomisili di Kota Langsa,

Pemberian bantuan TJSL tersebut merupakan bentuk kepedulian PTPN I terhadap masyarakat dan bantuan yang diberikan merupakan dampak dari semakin baiknya kondisi keuangan PTPN I akhir – akhir ini, untuk itu management PTPN I mengharapkan Doa dari para peserta penerima bantuan dan masyarakat dilingkungan PTPN I agar kondisi PTPN I kedepan lebih baik lagi dan bisa mendapatkan keuntungan sehingga dapat memberikan bantuan yang lebih besar lagi kepada masyarakat kedepan, Tutup Ahmad GH.

Pada kesempatan itu juga Ketua TJSL Kota Langsa Mahmudin,ST, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada PTPN I yang telah melaksanakan program TJSL dengan baik, sehingga banyak masyarakat Kota Langsa terbantu dengan program tersebut, saya berharap kepada adik-adik yang hari ini mendapat kesempatan untuk mengikuti pelatihan tata rias/salon yang diadakan oleh PTPN I, ikutilah program ini dengan baik, disiplin dan penuh tanggung jawab sampai selesai. Pelatihan ini bukan sekedar Output, tapi yang diharapkan adalah Outcam sehingga bisa beguna dan dapat membuka usaha secara mandiri untuk membantu perekonomian secara pribadi maupun keluarga, tegasnya.

Diakhir sambutan Ketua TJSL Kota Langsa yang mewakili pemeritah Kota Langsa menyampaikan ucapan terima kasih kepada Manajemen PTPN I yang telah peduli kepada masyarakat Kota Langsa dan lingkungannya, harapan kami kedepan semakin besar lagi bantuan PTPN I yang dapat dirasakan oleh masyarakat Kota Langsa, Mahmuddin,ST Ketua TJSL Kota Langsa juga berharap PTPN I ikut berperan serta dalam membantu masyarakat dipemukiman kumuh seperti pengadaan tong sampah dan penghijauan lingkungan dengan pelaksanaan penanaman pohon dipemukiman kumuh yang berada di Wilayah Kota Langsa.

Akhir dari kegiatan pelaksanaan program bantuan TJSL, Direktur PTPN I yang didampingi oleh SEVP Operation Denny Ramadhan Nasution, Sekreterias Perusahahaan Yantri Bakti Putera serta semua Kepala Bagian PTPN I dan Ketua TJSL Kota Langsa meninjau langsung usaha masyarakat yang telah dibantu modal usaha oleh PTPN I seperti usaha penjualan terasi dan ikan asin di Kampung Alur Dua, Kampung Lhok Banie Kota Langsa.
Penerima bantuan Modal Usaha tersebut menyambut dengan gembira kedatangan orang nomor satu PTPN I, mereka mendoakan semoga PTPN I semakin baik kedepan dan terima kasih atas perhatian untuk kami pedagang kecil, karena bantuan dari PTPN I sangat bermanfaat kepada kami apalagi saat ini suasana masih dalam keadaan pandemi covid-19 yang berefek gangguan ekonomi masyarakat menjadi terbatas. Ketus masyarakat.
( Islamsyah MTA ).

Kadis Dinkes Dilantik, Bersama 68 Pegawai Lainnya Oleh Wakil Walikota Tangerang.

 

etabloidfbi.com Kota Tangerang.–

 

Wakil Wali Kota Tangerang, H.Sachrudin, melantik sebanyak 68 pegawai Pemerintah Kota Tangerang untuk mengisi sejumlah kekosongan jabatan strategis serta rotasi sejumlah pejabat.

Salah satu jabatan yang di isi dalam pelantikan tersebut adalah jabatan Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang, di mana dr. Dini Anggraeni secara resmi dilantik setelah sebelumnya menjabat sebagai Plt. Kepala Dinas Kesehatan, selain itu untuk Sekretaris Dinkes dijabat oleh dr. Darto.

“Posisi Kadinkes penting untuk segera diisi, mengingat saat ini Pemkot Tangerang tengah melakukan sejumlah kegiatan dalam kaitan penanganan Covid-19,” ujar Sachrudin usai acara pelantikan yang berlangsung secara hybrid di ruang Akhlakul Karimah, Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Kamis, 23 September 2021.

Sachrudin menambahkan, dengan dilakukannya pengisian sejumlah jabatan serta rotasi yang dilakukan akan semakin meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

“Dimanapun bertugas tetap junjung tinggi profesionalitas dan semangat melayani untuk masyarakat,” pesan Sachrudin.

Untuk diketahui, acara pelantikan tersebut diikuti sebanyak 68 pegawai Pemkot Tangerang untuk mengisi sejumlah jabatan diantaranya administrator, pengawas dan juga dokter yang diberi tugas tambahan sebagai kepala UPT Puskesmas. ***

TNI AL LANTAMAL XII PEDULI DENGAN TERUS DUKUNG SERBUAN VAKSINASI COVID-19 DI WILAYAH KALIMANTAN BARAT.

etabloidfbi.com, Pontianak.-

Tim Satgas Covid-19 Lantamal XII dibawa komando Kepala Dinas Kesehatan Lantamal XII, Letkol Laut (K) drg. Heru Subagyo, Sp. Pros., terus mendukung serbuan Vaksinasi Masal yang dilaksanakan oleh unsur Forkopimda Kab/Kota/ maupun Provinsi Kalimantan Barat, guna memutus mata rantai pendemi Covid-19 di wilayah Kalimantan Barat dengan segera, sehingga masyarakat Kalbar kembali dapat beraktifitas. Hal ini sehubungan dengan masih terus berlanjutnya Serbuan Vaksinasi, yang disponsori oleh Nawahasta Akabri 1998, yang bertemakan “Nawahasta Mengabdi Untuk Negeri, Mewujudkan Masyarakat yang sehat dan Produktif”, yang dilaksanakan di Mall Ayani Jl. Jenderal Ahmad Yani No.4, Parit Tokaya, Kec. Pontianak Selatan, Kota Pontianak, Kalimantan Barat, dan di SMP Negeri 17 Pontianak, dimana Lantamal XII tetap menurunkan Tim Vaksinatornya.

Komandan Lantamal XII Brigjen TNI (Marinir) Andi Rukman, menyampaikan bahwa sampai Negara Republik Indonesia khususnya Wilayah Kalimantan Barat dinyatakan telah bebas dari Virus Covid-19, maka Satgas Covid-19 Lantamal XII, bisa bernafas lega. Hal ini karena segala upaya baik waktu maupun tenaga telah dicurahkan untuk melawan pandemic Covid-19 yang menyerang semua sektor kehidupan, dan ini berdampak terhadap seluruh kehidupan manusia di seluruh belahan bumi.

Selain itu juga kondisi saat ini yang sudah membaik, diharapkan akan semakin baik lagi jika seluruh elemen masyarakat tanpa terkecuali, baik pemerintah, TNI/Polri serta semua Lembaga Swadaya Masyarakat bahu membahu, bersama sama bergotong royong membantu program pemeritah dalam menuntaskan Pandemi Covid-19 di Bumi Khatulistiwa dengan ikhlas tanpa pamrih, tanpa ada muatan politik dan lain lain sebagainya, semua yang kita lakukan (Lantamal XII-Red), atas dasar kemanusiaan, Demikian ujar Brigjen TNI Marinir Andi Rukman.

Kepala Dinas Kesehatan Lantamal XII, Letkol Laut (K) drg. Heru Subagyo, Sp. Pros.,selaku Dansatgas Covid-19 menyampaikan bahwa jumlah yang mendapatkan Vaksin di Mall Ayani sejumlah 1250 orang, sedangkan di SMP Negeri 17 sejumlah 169 orang jenis Sinovac baik Vaksinasi 1 dan Vaksinasi 2.

Dukung terus Vaksinasi Covid-19, di wilayah Kalimantan Barat, tetap disiplin menjalankan Protokol Kesehatan. Tetap Sehat dan Tetap Bahagia.(Bujang)

DOA BERSAMA LINTAS AGAMA UNTUK NEGARA DAN BANGSA DIPUSATKAN DI KRI SEMARANG – 594 DIIKUTI PRAJURIT PANGKALAN UTAMA TNI AL XII PONTIANAK

etabloidfbi.com, Pontianak.-

Danlantamal XII Pontianak, Brigjen TNI (Marinir) Andi Rukman, bersama Pejabat Utama Lantamal XII, Wadan lantamal XII, Para Asisten, Kadis dan Kasatker serta Prajurit dan PNS Lantamal XII, Prajurit Yonmarhanlan XII Mempawah yang beragama Islam melaksanakan “Doa Bersama Lintas Agama Untuk Negara dan Bangsa“ yang dilaksanakan di Mesjid Ar Rahma Komplek TNI AL Yos Sudarso, Kamis (23/09/2021).

Doa Bersama Lintas Agama Untuk Negara dan Bangsa ini dilaksanakan secara serentak di seluruh Kotama TNI AL, dilaksanakan secara Virtual terpusat di KRI Semarang-594 di hadiri Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana TNI Yudo Margono dan doa dipimpin oleh Ustad Habib Lutfi Bin Yahya dan didampingi oleh beberapa tokoh lintas agama baik Islam, Kristen Katholik, Kristen Protestan, Hindu dan Budha.

Sebelum mengikuti kegiatan Doa Bersama secara virtual yang terpusat di KRI Semarang – 594, terlebih dahulu masing-masing personel Lantamal XII Pontianak melaksanakan doa Bersama sesuai agama dan tempat ibadah masing-masing. Prajurit yang beragama muslim di Mesjid Ar Rahman yang ada di Komplek TNI AL Yos Sudarso dipimpin oleh Ustad Supriyanto. Sedangkan Agama Kristen Protestan dan Khatolik dipimpin Ibu Pdt. Emawati Yulia Rumampuk Baule dari Gereja Protestan Indonesia Bagian Barat (GPIB) Siloam Pontianak, serta Agama Hindu oleh Tokoh Agama Hindu Pedanda Bpk. Ketut Mariana dari Pura Giri Patih Mulawarman di Jl. Adisucipto Pontianak.

Selesai pelaksanaan Doa Bersama Lintas Agama, seluruh Tokoh Agama dan pengurus rumah ibadah yang hadir berkumpul di Lobby Utama Mako Lantamal XII guna menerima penyerahan tali asih dan sembako dari Kepala Staf Angkatan Laut, yang disampaikan oleh Danlantamal XII Brigjen TNI (Mar) Andi Rukman.

“Kiranya Tuhan Yang Maha Esa, Allah Subhanahu Wa Ta’ala (SWT), Sang Hyang Widhi“ memberikan rahmat, taufik dan hidayaNya bagi kita semua, dalam menjalankan tugas dan pengabdian bagi Bangsa dan Negara Republik Indonesia.(Sy Mohsin_Bujang)

SETETES DARAH MU BERGUNA BAGI KAMI, AKSI DONOR DARAH YANG DILAKSANAKAN LANTAMAL XII MENDAPAT APRESIASI YANG POSITIF DARI MASYARAKAT KALIMANTAN BARAT.

etabloidfbi.com, Pontianak.-

Dalam Rangka menyonsong Hari jadi Tentara Nasional Indonesia ke 76, tanggal 5 Oktober 2021, Komandan Lantamal XII, Brigjen TNI Andi Rukman memerintahkan Kadiskes Lantamal XII Letkol Laut Laut (K) dr. Heru Subagyo, Sp.Pros, Kamis (23/09/2021), untuk menggelar aksi Donor Darah yang dilaksanakan di Mako Pangkalan Utama TNI AL XII Pontianak, Jl. Komyos Sudarso No. 1 Jeruju Kota Pontianak Kalimantan Barat.

Aksi Donor darah ini, Lantamal XII bekerjasama dengan Unit Donor Darah (UDD) Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Pontianak yang diikuti oleh Unsur TNI/Polri dan elemen masyarakat yaitu Prajurit dan PNS Lantamal XII, Prajurit Yonmarhanlan XII, dan Pengurus Korcab XII DJA I, serta perwakilan dari ibu Persit Kartika Candra Kirana Kodam XII/Tpr, Ibu Pia Ardhya Garini Lanud Supadio, Ibu Bayangkari. Selain itu perwakilan dari Satpolairud Polda Kalbar, Satpol PP Kota Pontianak, Dinas Kelautan dan Perikanan Prov, Kalbar, Pelindo, Ikatan Keluarga Bugis Kalimantan (IKBK), siswa Sekolah Umum Perikanan Menengah, dan Pramuka Saka Bahari.

Pelaksanaan aksi donor darah ini berdasarkan perintah Kepala Staf Angkatan Laut, Laksamana TNI Yudo Margono,SE,MM yang secara serentak juga diikuti oleh jajaran TNI AL di seluruh wilayah Indonesia. Donor darah ini dalam rangka mendukung program pemerintah dalam hal ini sesuai Telegram KASAL tentang bagaimana kita turut mendukung penyediaan donor darah.

PMI Kota Pontianak melalui Unit Donor Darah menyampaikan ucapan terima kasih atas kegiatan yang dilakukan TNI AL. “Hal ini karena Darah merupakan hal yang sangat vital bagi tubuh manusia, dan Darah tidak dapat tergantikan dengan yang lain.

Komandan Lantamal (Danlantamal) XII Pontianak Brigjen TNI (Mar) Andi Rukman bersama Pejabat Utama Lantamal XII Pontianak meninjau langsung pelaksanaan aksi donor darah dimana sasaranya kepada masyarakat umum dan keluarga besar TNI/Polri di wilayah Kota Pontianak. Dalam kesempatan tersebut menyampaikan akan pentingnya berdonor darah guna meningkatkan produksi sel darah merah.

“Ketika donor darah, sel darah akan berkurang. Namun, sumsum tulang belakang akan segera memproduksi sel darah merah baru untuk menggantikan yang hilang,” Demikian tegas Brigjen TNI (Mar) Andi Rukman.

Danlantamal XII juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh pendonor yang telah mendonorkan darahnya. “Terima kasih kepada semua pendonor yang telah mendonorkan darahnya. Aksi ini merupakan wujud bakti amal para prajurit TNI AL di jajaran Lantamal XII Pontianak,” ujarnya.

Pelaksanaannya Donor Darah ini terkumpul sebanyak 82 Kantong. Dalam pelaksanaannya tetap berpedoman pada protokol kesehatan dengan menerapkan protokol Covid-19, memakai masker, dengan mengukur suhu tubuh setiap pendonor, dan menyiapkan hand sanitizer serta tetap menjaga jarak.(Bujang)

Team Cobra Sat Narkoba Tubaba Amankan Pengedar Narkoba Jenis Sabu

 

etabloidfbi.com Tulang Bawang Barat.–

Anggota Satuan Narkoba Polres Tulang Bawang Barat telah mengamankan 1 (satu) orang laki-laki yang diduga melakukan tindak pidana Narkotika pelaku AD (43).kamis (23/9/2021)

Sprint/20/IX/2021/ tanggal 21 September dan Lp/A-342/IX/Spk T/Satres Narkoba/Res Tubaba/Polda Lampung, tanggal 21 September. Petugas mengamankan AD (43) di rumah kediaman pelaku yang berada di Rt/Rw 02/02, Tiyuh Panaragan, Kecamatan Tulang Bawang Tengah, Kabupaten Tulang Bawang Barat.

Kapolres Tulang Bawang Barat AKBP Sunhot P. Silalahi, S.IK., M.M. melalui Kasat Narkoba AKP Nasir Eden Panjaitan, S.H., M.H. mengatakan, Berdasarkan informasi dari masyarakat bahwa di tempat permainan bola bilyard di samping Rumah tersangka Sering terjadi transaksi narkoba, dan narkoba tersebut didapatkan dengan cara membeli di wilayah Mesuji.

“Kemudian dilakukan penyelidikan dan pada hari Selasa 21 September 2021 dilakukan penangkapan terhadap AD (43) di lokasi permainan bola bilyard yang ada disamping rumahnya, dilakukan penggeledahan ditemukan 4 (empat) paket narkoba jenis sabu yg disimpan di lubang kursi bambu yang ada diteras rumahnya, namun ketika akan dibawa ke polres tubaba dihadang oleh keluarga besarnya dan menimbulkan reaksi banyak massa, kemudian setelah diberi penjelasan dan pengarahan /penggalangan serta penambahan personil dari Polres Tubaba, sekira jam 00.30 wib pelaku dapat diamankan dan dibawa Ke Mapolres Tubaba untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut”, ujarnya.

Setelah dilakukan penyelidikan lebih lanjut oleh Sat Res Narkoba Polres Tubaba lalu ditemukannya barang bukti berupa 4 (Empat ) klip plastik bening berisi kristal putih diduga narkotika jenis sabu,berat bruto 0,69 gram, 1 (satu )unit HP android merk oppo warna silver, dan 1 (satu) helai kertas tisu.

“Untuk pelaku terjerat pasal 114 ayat 1 sub 112 ayat 1 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkoba, dengan ancaman pidana penjara paling lama 12 tahun”, paparnya.

(iwan setiawan)

KPK Tetapkan Bupati Kolaka Timur dan 5 orang lainnya Terkait Pengadaan Barang dan Jasa

etabloidfbi.com Jakarta.–

 

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan kegiatan Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap sejumlah pejabat dan pihak swasta di Kabupaten Kolaka Timur.

Plt Juru bicara KPK, Ali Fikri kepada Media ini Kamis (16/9/2021) mengungkapkan bahwa pihaknya telah melakukan penangkapan terhadap 6 orang terkait kegiatan tangkap tangan atas dugaan tindak pidana korupsi berupa penerimaan hadiah atau janji oleh penyelenggara negara terkait pengadaan barang / jasa dilingkungan Pemerintah Kabupaten Kolaka Timur tahun 2021.

Ali Fikri menjelaskan bahwa Dalam kegiatan tangkap tangan ini, Tim KPK telah mengamankan 6 orang pada hari Selasa tanggal 21 September 2021 sekitar jam 8 malam di Kabupaten Kolaka Timur, Sulawesi Tenggara, sebagai berikut : a. AMN (Andi Merya Nur, tidak dibacakan) Bupati Kolaka Timur periode 2021-2026; b. AZR (Anzarullah, tidak dibacakan) Kepala BPBD Kolaka Timur; c. MD (Mujeri Dachri, tidak dibacakan) Suami AMN; d. AY (Andi Yustika, tidak dibacakan) Ajudan Bupati; e. NR (NOVRIANDI, tidak dibacakan) Ajudan Bupati; f. MW (MUAWIYAH, tidak dibacakan) Ajudan Bupati.

Dijelaskan Ali Fikri adapun Kronologis Tangkap Tangan Pada Selasa tanggal 21 September 2021, Tim KPK menerima informasi dari masyarakat akan adanya dugaan penerimaan sejumlah uang oleh Penyelenggara Negara yang diduga telah disiapkan dan diberikan oleh AZR. Tim KPK selanjutnya bergerak dan mengikuti AZR yang telah menyiapkan uang sejumlah Rp225 juta.

Bahwa Dalam komunikasi percakapan yang dipantau oleh Tim KPK, AZR menghubungi ajudan AMN untuk meminta waktu bertemu dengan AMN di rumah dinas jabatan Bupati. AZR kemudian bertemu langsung dengan AMN di rumah dinas jabatan Bupati dengan membawa uang Rp225 juta untuk diserahkan langsung kepada AMN. Namun oleh karena ditempat tersebut sedang ada pertemuan kedinasan sehingga AMN menyampaikan agar uang dimaksud diserahkan oleh AZR melalui ajudan yang ada di rumah kediaman pribadi AMN di Kendari.

Dijelaskan kembali oleh Ali Fikri,Saat meninggalkan rumah jabatan Bupati, Tim KPK langsung mengamankan AZR, AMN dan pihak terkait lainnya serta uang sejumlah Rp225 juta. Semua pihak yang diamankan, kemudian dibawa ke Polda Sulawesi Tenggara untuk dilakukan permintaan keterangan dan selanjutnya dibawa ke gedung KPK Merah Putih untuk dilakukan pemeriksaan lanjutan.

Bahwa Setelah dilakukan pengumpulan berbagai bahan keterangan dugaan tindak pidana korupsi dimaksud, selanjutnya KPK melakukan penyelidikan yang kemudian ditemukan adanya bukti permulaan yang cukup, maka KPK meningkatkan status perkara ini ke tahap penyidikan dengan mengumumkan tersangka, sbb : a. AMN (Andi Merya Nur, tidak dibacakan) Bupati Kolaka Timur periode periode 2021-2026; b. AZR (Anzarullah, tidak dibacakan) Kepala BPBD Kolaka Timur.

Konstruksi perkara”

Diduga telah terjadi :  Pada Maret s/d Agustus 2021, AMN dan AZR menyusun proposal dana hibah Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) berupa dana Rehabilitasi dan Rekonstruksi (RR) serta Dana Siap Pakai (DSP).”Kemudian awal September 2021, AMN dan AZR datang ke BNPB Pusat di Jakarta untuk menyampaikan paparan terkait dengan pengajuan dana hibah logistik & peralatan, dimana Pemkab Kolaka Timur memperoleh dana hibah BNPB yaitu Hibah Relokasi & Rekonstruksi senilai Rp26,9 Miliar dan Hibah Dana Siap Pakai senilai Rp12,1 Miliar.

“Tindak lanjut atas pemaparan tersebut, AZR kemudian meminta AMN agar beberapa proyek pekerjaan fisik yang bersumber dari dana hibah BNPB tersebut nantinya dilaksanakan oleh orang-orang kepercayaan AZR dan pihak-pihak lain yang membantu mengurus agar dana hibah tersebut cair ke Pemkab Kolaka Timur.

Khusus untuk paket belanja jasa konsultansi perencanaan pekerjaan jembatan 2 unit di Kecamatan Ueesi senilai Rp714 juta dan belanja jasa konsultansi perencaaan pembangunan 100 unit rumah di Kecamatan Uluiwoi senilai Rp175 juta akan dikerjakan oleh AZR.  AMN menyetujui permintaan AZR tersebut dan sepakat akan memberikan fee kepada AMN sebesar 30%.

Selanjutnya AMN memerintahkan AZR untuk berkoordinasi langsung dengan DEWA MADE RATMAWAN (Kabag ULP) agar memproses pekerjaan perencanaan lelang konsultan dan menguploadnya ke LPSE sehingga perusahaan milik AZR dan/ atau grup AZR dimenangkan serta ditunjuk menjadi konsultan perencana pekerjaan 2 proyek dimaksud.

Sebagai realisasi kesepakatan, AMN diduga meminta uang sebesar Rp250 juta atas 2 proyek pekerjaan yang akan didapatkan AZR tersebut. AZR kemudian menyerahkan uang sebesar Rp25 Juta lebih dahulu kepada AMN dan sisanya sebesar Rp225 juta sepakat akan diserahkan di rumah pribadi AMN di Kendari.

Dijelaskan Ali Fikri,bahwa Atas perbuatan para Tersangka disangkakan melanggar pasal, sbb : • AZR selaku pemberi disangkakan melanggar Pasal 5 ayat (1) huruf a atau Pasal 5 ayat (1) huruf b atau Pasal 13 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Sementara untuk AMN selaku penerima disangkakan melanggar Pasal 12 huruf (a) atau Pasal 12 huruf (b) atau Pasal 11 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan UndangUndang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas UndangUndang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Selanjutnya Untuk proses penyidikan, Tim Penyidik melakukan upaya paksa penahanan kepada para tersangka untuk 20 hari pertama, terhitung mulai tanggal 22 September 2021 s/d 11 Oktober 2021 di Rutan KPK, sbb : a. AMN ditahan di Rutan KPK Gedung Merah Putih. b. AZR ditahan di Rutan KPK Kavling C1. Sebagai langkah antisipasi penyebaran Covid 19 dilingkungan Rutan KPK, para Tersangka akan dilakukan isolasi mandiri selama 14 hari pada Rutan masing-masing.

Tak lupa Ali Fikri, menegaskan kembali bahwa KPK selalu mengingatkan para penyelenggara negara untuk berpegang pada sumpah jabatan dan bekerja sebagai pelayan masyarakat. Pengadaan barang dan jasa melalui lelang dilakukan sebagai sistem pencegahan agar seluruh proyek pemerintah berjalan dengan bersih dan tidak disusupi oleh keinginan pejabat mendapatkan “upeti” diluar pendapatannya sebagai penyelenggara negara. ( ***)

MEMBENTUK PRAJURIT LANTAMAL XII YANG PROFESIONAL, MODERN DAN MEMILIKI KEMAMPUAN MENJAGA KEUTUHAN WILAYAH NKRI DALAM SAFARI PERSONEL DI BUMI KATULISTIWA

etabloidfbi.com Pontianak :

Komandan Lantamal XII Brigjen TNI (Mar) Andi Rukman dengan didampingi pejabat utama Lantamal XII, Wadan Lantamal XII, Para Asisten Danlantamal XII, Ka. Kuwil, Dansatrol, Kadis dan Kasatker jajaran Lantamal XII serta perwakilan Prajurit Mako Lantamal XII, dan Prajurit Satuan Kapal Patroli, serta Prajurit Jaguar Yudha Khatulistiwa Yonmarhanlan XII yang berkedudukan di Kab. Mempawah, bertempat di Ruang Terbuka Dinas Angkutan Lantamal XII, Jl. Komyos Sudarso No 1 Jeruju Kota Pontianak Kalimantan Barat. Rabu (22/09/2021).

Danlantamal XII dalam kesempatan tersebut menyampaikan amanat didahului dengan ungkapan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, karena masih dapat mengikuti kegiatan Safari Personil Tahun 2021 dalam keadaan sehat walafiat. Sebagai pemimpin TNI Angkatan Laut di Lantamal XII telah memberi arahan untuk memprioritaskan pembangunan SDM TNI Angkatan Laut, namun masih banyak kekurangan sehingga diperlukan upaya terus-menerus dan berkelanjutan dalam mewujudkan sumber daya manusia luhur yang baik bagi Angkatan Laut di masa mendatang. Dan berharap dengan dilaksanakannya kegiatan Safari Personel yang rutin dilakukan tiap tahun sebagai sarana prajurit untuk mengetahui tentang berbagai isu dan kebijakan-kebijakan pemimpin TNI Angkatan Laut saat ini, dapat menerima penjelasan dan menjawab setiap permasalahan guna menentukan kebijakan dalam bidang personel, serta memberikan manfaat bagi seluruh seluruh prajurit Lantamal XII

Pada kesempatan tersebut juga dibacakan Sambutan Aspers Kasal, Laksamana Muda (Laksda) TNI Irwan Achmadi, M.Tr (Han) yang dibacakan oleh Ketua Tim Safari Pers Mabesal, Kolonel Laut (P) Dodi Agus Prasetyo S.Pi., M.A.P., CHRMP Paban IV Binkar Spersal yang mengatakan bahwa hasil yang diharapkan dari kegiatan Safari Personil adalah terciptanya komunikasi dua arah antara personel sebagai pembuat kebijakan dengan pelaksana kebijakan di daerah sehingga terjadi kesamaan Pola Pikir, Pola Sikap dan Pola Tindak pada semua tingkat. Diharapkan dengan dilaksanakannya Safari Personel dapat mengetahui kondisi dilapangan guna merumuskan kebijakan.

Ketua Tim Safari Pers Mabesal, Kolonel Laut (P) Dodi Agus Prasetyo S.Pi., M.A.P., CHRMP juga menyampaikan tujuan kedatangan Tim Safari Personel di Bumi Khatulistiwa ini yaitu untuk mensosialisasikan tentang aturan yang baru dan informasi sehubungan dengan pembinaan karier prajurit, serta hak dan kewajiban prajurit, agar dapat dimengerti dan dipahami dan dilaksanakan oleh seluruh personil dijajaran TNI Angkatan Laut dan mengetahui permasalahan aktual faktual yang terjadi di lapangan satuan bawah, serta melaksanakan pengawasan dan pengendalian pada penyelenggaraan penerimaan Caba Catam PK TNI AL gel. II TA. 2021.

Dalam paparan yang disampaikan Ketua Tim Safari Pers mengingatkan kembali prioritas Kasal yaitu “Pembangunan SDM TNI AL yang Unggul” dengan cara mengimplementasikan Visi dan Misi Kasal yaitu terwujudnya TNI AL yang professional dan modern serta kemampuan proyeksi regional dan komitmen global dan Pembinaan Kekuatan TNI AL menjadi Angkatan laut yang proyeksi dan dan modern guna menjaga kedaulatan dan keutuhan wilayah NKRI, jadi kekuatan regional serta mendukung kebijakan politik Negara yaitu menjadikan NKRI sebagai Poros Maritim Dunia, serta menyampaikan rencana pembangunan TNI AL jangka panjang meliputi; rekruitmen, pendidikan, kesejahteraan prajurit, pembanguan SDM meliputi penempatan jabatan dan pengendalian karier.

Saat ini Angkatan Laut telah memiliki 3 Satdik yaitu Satdik 1 berada di Tg. Uban (wilayah Riau Daratan, dan Riau Kepulauan, Sumatera dan Kalbar), dan Satdik 2 berada di Makasar (wilayah Kalimantan (Kalbar tidak termasuk), dan Sulawesi), serta Satdik 3 di Sorong ( Wilayah Papua dan Maluku)

Adapun Tim Safari Pers, Berdasarkan Surat Perintah Asisten Personel Kasal, Nomor SPrin/349/IX/2021 tanggal 17 September 2021, terdiri dari Kolonel Laut (P) Dodi Agus Prasetyo S.Pi., M.A.P., CHRMP Paban IV Binkar Spersal (Ketua), dan Letkol Laut (KH) Joni Agus Sugiharto S.Si., Pbandya Renbangkuat Ban II Binteman Spersal, serta Pengda Tk.I III/b Agusng Prabowo , S.T., Kaur Komposisi Sip ban II Binteman Spersal, sebagai Anggota tim.( M.zuhdi / sy Mohsin )

Keluhan Masyarakat Royal Terjawab Sudah, Wakil Ketua DPRD Kota Tangerang: Semoga Bermanfaat.

 

etabloidfbi.com Kota Tangerang.–

Penantian panjang warga akhirnya terbayar juga, mulai hari Rabu (22/9/21) perbaikan drainase dan jalan masuk Perumahan Taman Royal Cipondoh sepanjang 120 meter yang dikerjakan oleh Pengembang.

Hal itu di utarakan langsung oleh Wakil Ketua I DPRD Kota Tangerang Turidi Susanto saat sidak ke Perumahan Taman Royal Jl. KH Ashari, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang.

Menurut Turidi, jalan rusak tersebut memang sudah banyak dikeluhkan warga bertahun-tahun lamanya dan sudah berkali-kali dilakukan pertemuan-pertemuan antara warga dengan pengembang maupun pemerintah kota Tangerang, bahkan Kejaksaan.

“Dan Alhamdulillah pada hari ini, perjuangan panjang kami bersama dengan pemerintahan dan kejaksaan kota Tangerang dengan warga bisa terlaksana, mudah-mudahan pelaksanaan pembangunan drainase dan jalan ini bisa terwujud sampai selesai. Sehingga bisa bermanfaat bagi masyarakat dan warga sekitar,” tutur Turidi kepada media saat ditemani oleh pihak pengembang dilokasi.

Lebih lanjut, Turidi mengatakan, proses ini merupakan tindak lanjut dari pertemuan dan hasil putusan gugatan warga royal terhadap pengembang, yang amar putusanya mewajibkan pengembang membangun jalan tersebut. Adapun keterlambatan dari perbaikan jalan tersebut dikarenakan belum diserah terimakannya lahan fasos fasum kepada Pemkot Tangerang.

“Ya, setelah duduk bareng DPRD, pemkot dan kejaksaan dengan pengembang akhirnya ada solusi, pengembang mau melakukan kelanjutan perbaikan jalan dengan spesifikasi dan standarisasi dari PUPR. Tadi malam alat berat ini datang dan sekarang sudah dilakukan pengerukan drainase,” papar Turidi.

Saat dilokasi, Turidi juga menyebut bahwa akses jalan tersebut bukan hanya milik Royal tapi juga milik warga Kota Tangerang. Karena jalan ini merupakan jalur alternative menuju Jalan KH Hasyim Ashari menuju Kali Sipon dan menuju jalur Tol Bandara Soekarno Hatta.

“DPRD sudah mengupayakan bahwa ini terlaksana dengan baik dan sesuai dengan harapan masyarakat. Kalau ini terlaksana dengan baik, kami sebagai warga yang bertempat tinggal di sekitar, saya bersama RW disini mengucapkan terima kasih kepada pengembang yang mau membangun jalan yang di anggap jalanan paling jelek di Kota Tangerang. Semoga warga tidak ada lagi yang nanem pohon pisang dan mancing lele di tengah jalan sini. Saya bersama RW ikut senang jalan ini akhirnya dibangun,” katanya.

Hal senada diungkapkan oleh Ketua RW 01 Poris Plawad Utara Cipondoh, Muasan Laoren, dirinya bersama warga sangat senang dan berterima kasih kepada pengembang dan Wakil Ketua I DPRD Kota Tangerang Turidi Susanto dengan berkat perjuangan beliau semua bisa terealisasi.

“Alhamdulillah sudah terlaksana. Semoga ini bukan janji-janji lagi. Semoga semua berjalan baik. Sekali lagi kami ucapkan terima kasih,” katanya.

Sementara, perwakilan pengembang Perumahan Taman Royal Cipondoh Juara W Siahan manambahkan, pembangunan jalan sepanjang 120 meter dan lebar 10 meter dua ruas jalan dari Jl. KH Ashari sampai ke Kali Sipon sebenarnya merupakan tanggung jawab dari developer/pengembang, oleh karena-nya belum diserahkan ke Pemkot Tangerang.

Dan kenapa prosesnya lama, Karena memang sempat terkendala keuangan di perusahaan kami.

“Makanya baru saat ini pengembang bisa melaksanakannya. Tapi kita bertanggung jawab. Saat ini yang dikerjakan pekerjaan drainase bahu kanan dan kiri selebar 5 meter. Lalu pengecoran jalan sebagai bentuk tanggung jawab dari developer/pengembang,” katanya.

“Setelah selesai baru kita serahkan ke Dinas Perkim Kota Tangerang, baru menjadi tanggung jawab pemerintah daerah,” sambung Juara. (SM)

Nomor Kontak Diblokir Pejabat, Ketum PPWI: Handphonenya Dibeli dari Uang Rakyat untuk Layani Rakyat

 

etabloidfbi.com Jakarta –

 

Salah satu perilaku kurang baik dari sebagian oknum pejabat di negeri ini adalah memblokir nomor kontak dari warganya. Tujuan utama dari pemblokiran itu tidak lain adalah agar si rakyat tidak dapat menghubunginya lagi di kemudian hari. Rupanya, ketika si pejabat dihubungi rakyat, entah untuk menyampaikan aspirasi, mengeluhkan sesuatu masalah, atau mempertanyakan kinerja pejabat itu, dan lain-lain, si pejabat merasa terganggu dan memandang perlu menjauhkan diri dari keluh-kesah rakyatnya.

Ketua Umum Persatuan Pewarta Warga Indonesia (Ketum PPWI), Wilson Lalengke, S.Pd, M.Sc, MA, mengaku sangat prihatin dengan sikap dan perilaku pejabat, termasuk beberapa oknum aparat TNI-Polri, yang selalu mengambil jalan pintas, memblokir nomor kontak warga masyarakat ketika si pejabat merasa terganggu dihubungi warga. “Kecuali jika terkait dengan modus penipuan, pengancaman dan sejenisnya, bolehlah nomor kontak si penelpon atau pengirim pesan SMS/WA diblokir. Modus seperti ini masuk delik dugaan tindak pidana, bisa diporses oleh pihak aparat penegak hukum. Namun, jika warga yang mempertanyakan kinerja pejabat, menyampaikan aspirasi, keluhan, dan sebagainya, hal seperti ini semestinya dijawab dengan baik dan ditindak-lanjuti sesuai tugas pokok dan fungsi si pejabat atau aparat tersebut,” terang Lalengke dalam pesan tertulisnya kepada media ini, Rabu, 22 September 2021.

Hal itu disampaikan alumni PPRA-48 Lemhannas RI tahun 2012 itu menjawab permintaan komentar wartawan media online Delik.Co.Id yang mengeluhkan perilaku pejabat Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DHLK) Kabupaten Karawang, Jawa Barat, yang memblokir nomor ponselnya [1]. Menurut si wartawan, pemblokiran tersebut menyebabkan terhambatnya komunikasi dengan si pejabat dalam rangka mendapatkan konfirmasi atas masalah pengelolaan linkungan, terutama terkait program Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) di Kabupaten Karawang.

Wilson Lalengke mengaku banyak menemukan pejabat model itu, yang suka memblokir nomor handphone-nya karena terusik dengan pertanyaan kritis, kritikan, dan pengaduan warga yang perlu diteruskan kepada si pejabat dan/atau aparat terkait. “Ini pengalaman harian kita sebagai wartawan. Para oknum pejabat dan aparat itu kemungkinan mengalami sakit kepala, pusing tujuh keliling mencari alasan, alibi, dan argumentasi atas pertanyaan kritis wartawan dan warga terhadap kinerjanya yang tidak becus, koruptif, dan sewenang-wenang. Ini erat kaitannya dengan penyakit mental pengecut akut yang diidap sebagian oknum pejabat dan aparat di negeri ini,” tambahnya.

Bahkan, kata Lalengke lagi, pejabat atau aparat yang awalnya sangat welcome dengan dirinya, bisa tiba-tiba berbalik dan memblokir nomor ponselnya seketika dirinya mencium adanya gelagat penyelewengan yang dilakukan sang pejabat. “Ada beberapa oknum pejabat Polri yang awalnya bersikap baik dan komunikatif, namun tiba-tiba memblokir nomor saya. Mungkin karena ingin menutup diri agar tidak ketahuan lebih banyak kebobrokannya yaa. Oknum itu ada di hampir semua level, ada di lingkungan Mabes Polri, Mapolda, Mapolres, dan Mapolsek. Contohnya, itu oknum Kapolsek Kalideres yang mengkriminalisasi wartawan beberapa waktu lalu, oknum Kapolresta Manado yang sudah kita laporkan ke Divpropam Polri atas dugaan kriminalisasi Ibu Bhayangkari Nina Muhammad, dan beberapa oknum pejabat lainnya, mereka tidak ingin dihubungi lagi. Akibatnya, kita tidak bisa minta informasi dan/atau klarifikasi terhadap persoalan yang akan kita beritakan,” jelas alumni program persahabatan Indonesia-Jepang Abad-21 ini dengan nada prihatin.

Terkait blokir-memblokir nomor kontak warga masyarakat itu, lulusan program pasca sarjana bidang Etika Terapan dari Universitas Utrecht, Belanda, dan Universitas Linkoping, Swedia, ini mengatakan bahwa seluruh perangkat penyelenggara pemerintahan, seperti ASN dan birokrat, anggota DPR, aparat penegak hukum, TNI-Polri, dan mereka yang hidupnya dibiayai dari uang rakyat, tidak semestinya menutup diri dari hubungan komunikasi dengan rakyat. “Segala fasilitas yang mereka miliki dan gunakan itu adalah pembelian dari uang rakyat. Bahkan isi perut mereka dibiayai dari uang rakyat. Tidak hanya itu, biaya hidup dan pembelian kolor anak-istri atau suami mereka dibeli dari uang gaji yang diberikan oleh negara yang notabene uang rakyat. Jadi, aneh dan sangat tidak sopan jika mereka bersikap alergi untuk dihubungi rakyat,” tegas tokoh pers nasional yang getol membela warga teraniaya itu.

Oleh karenanya, Wilson Lalengke menghimbau agar para pejabat dan aparat segera sadar diri bahwa dia ada di posisi jabatan itu adalah semata-mata untuk melayani rakyat. “Segeralah kembali ke jalan yang benar, gunakan handphone pembelian dari uang rakyat untuk melayani rakyat dengan baik, bukan menutup diri dengan memblokir nomor kontak rakyat. Jika tidak ingin diganggu rakyat, silahkan berhenti dari jabatan Anda, mari bergabung dengan rakyat kebanyakan, dan kita pelototi bersama para pejabat yang ada agar melaksanakan tupoksinya dengan baik,” pungkas Lalengke mengakhiri release-nya. (APL/Red)

Catatan:

[1] Blokir Nomor Ponsel, Oknum Pejabat DLHK Karawang Dilaporkan ke Bupati; https://pewarta-indonesia.com/2021/09/blokir-nomor-ponsel-oknum-pejabat-dlhk-karawang-dilaporkan-ke-bupati/

Gubernur Sulut Lepas Kontingen PON, Danlanud Sam Ratulangi Jadi Ketua Kontingen

 

etabloidfbi.com Manado.–

 

Gubernur Provinsi Sulawesi Utara, Olly Dondokambey, S.E., melepas kontingen Sulut menuju Pekan Olahraga Nasional XX tahun 2021 Papua, bertempat di Wisma Negara Bumi Beringin Manado, Selasa (21/09/2021). Olly mengatakan bahwa pemberangkatan para atlet Sulut bersama Pelatih dan Official ke PON Papua menjadi tanggungjawab kita bersama.

Gubernur juga berharap agar kontingen PON Sulut dapat berprestasi dalam perhelatan Pesta Olahraga Nasional tersebut. Oleh karenanya dibutuhkan komitmen, motivasi, disiplin, percaya diri serta menjaga sportivitas olahraga sebagai kunci keberhasilan.

“Sulut bangga memiliki atlet-atlet hebat, yang siap berpartisipasi dan berkompetisi di PON XX Papua. Jangan sia-siakan kesempatan ini, berikan yang terbaik bagi daerah kita, agar menjadi kebanggaan masyarakat Sulut serta dapat mengharumkan nama daerah Sulut di kancah nasional,” kata Olly Dondokambey di hadapan hadirin.

Hadir pada acara pelepasan kontingen PON ini antara lain Wagub Sulut Steven O.E. Kandouw selaku Ketua KONI Sulut, Ketua TP PKK Sulut dan Wakilnya, para Pejabat Forkopimda serta seluruh insan olahraga Provinsi Sulut.

Pekan Olahraga Nasional (PON) XX di Papua merupakan sejarah baru bagi pergelaran pesta olahraga nasional. Provinsi Papua ditunjuk pertama kalinya sebagai Tuan Rumah penyelenggara event olahraga terbesar di Indonesia ini.

Semula PON ke XX Papua akan diselenggarakan pada tahun 2020. Sehubungan dengan pandemi Covid-19 yang melanda dunia, pelaksanaannya ditunda dan dilaksanakan pada tahun 2021.

Atas sepengetahuan dan seijin pimpinan TNI Angkatan Udara, baik Kepala Staf Angkatan Udara di Mabesau maupun Pangkoopsau II di Makassar, kontingen Sulut dikomandoi oleh Marsekal Pertama TNI M. Satriyo Utomo S.H. Danlanud Sam Ratulangi akan memimpin 121 atlet, didampingi 47 Pelatih dan 40 Official. Jumlah yang akan diberangkatkan ke Papua sebanyak 208 orang. Para atlet Sulut akan berlaga di 21 cabang olahraga dalam PON ini.

Adapun target Sulut pada PON XX Papua yaitu memperbaiki prestasi yang pernah dicapai Sulut pada PON XIX Jawa Barat tahun 2016. Hal ini dipastikan oleh Komandan Lanud Sam Ratulangi Marsma TNI Mohamad Satriyo Utomo S.H., yang dipercayakan sebagai Ketua Kontingen Sulut pada PON XX Papua.

“Dengan membawa semangat “Sulut Hebat! Sulut Bersama Bisa!”, maka target prestasi yang diharapkan dari kontingen, InsyaAllah akan kita raih,” demikian harapan dari Danlanud Sam Ratulangi Manado. (SMM/Red)

Kunjungi Penderita Tumor Otak, Bunda Winarni Beri Semangat bagi Hendrik Alzaini

 

etabloidfbi.com Lamsel.–

 

Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Lampung Selatan, Hj. Winarni Nanang Ermanto, membesuk Hendrik Alzaini (12), warga Kecamatan Palas penderita tumor otak. Wanita yang akrab dipanggil Bunda Winarni ini menyambangi kediaman Hendrik pada Selasa, 21 September 2021, kemarin.

Turut mendampingi Bunda Winarni, Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Lampung Selatan, Yani Thamrin; Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Eka Riantinawati; serta Camat Palas, Rika Wati.

Setibanya di lokasi, Bunda Winarni disambut hangat keluarga Hendrik. Selain menyerahkan sejumlah bantuan kebutuhan sehari-hari, Bunda Winarni juga memberikan dukungan kepada keluarga Hendrik.

Ketika berdiri tepat di hadapan Hendrik, Bunda Winarni hampir tak bisa berkata-kata melihat seorang bocah yang harus berjuang melawan penyakit ganas itu. Namun, Bunda Winarni, yang datang sebagai istri Bupati Lampung Selatan, ini mencoba dan berusaha terlihat tegar di depan Hendrik. Ia mencoba memberikan sedikit asupan kekuatan untuk Hendrik.

“Hendrik harus sabar dan semangat ya, lekas sembuh. Semoga Allah memberikan kesehatan dan jalan yang terbaik untuk kita semua,” ujar Winarni menyemangati Hendrik.

Dihadapan keluarga Hendrik, Bunda Winarni yang juga sebagai Duta Swasembada Gizi Kabupaten Lampung Selatan ini, berjanji mengupayakan kesembuhan warganya itu. “Saya minta Dinas Kesehatan untuk membantu menemukan solusi secepatnya agar penyakit adik Hendrik ini tidak semakin memburuk dan harus segera ditindaklanjuti,” imbuhnya.

Sementara, disamping Hendrik, sang ibunda, Siti Amelia, juga terlihat berusaha tegar. Ia sesekali menjawab pertanyaan yang dilontarkan Bunda Winarni. Raut sedih tak bisa disembunyikannya.

Kepada Winarni, Siti Amelia menyampaikan terima kasih atas perhatian dan kepedulian dari Ketua TP PKK Kabupaten Lampung Selatan itu. “Kami dari keluarga berterima kasih atas kunjungan dan bantuan yang diberikan. Dan juga bantuan Ibu Winarni yang membantu solusi dan jalan untuk mengupayakan kesembuhan Hendrik,” tutur Siti Amelia.

Seperti diketahui, Hendrik Alzaini, anak pertama dari dua bersaudara, putra dari pasangan Hendra Sudiro (44) dan Siti Amelia (38), warga RT.006 / RW.003 Desa Palas Jaya, Kecamatan Palas, Lampung Selatan, Provinsi Lampung, ini diketahui menderita tumor otak sejak berusia 3 tahun.

Dengan segala keterbatasan sebagai warga dari keluarga kurang mampu, Hendra Sudiro telah mengupayakan pengobatan anaknya secara maksimal. Bahkan, rumah dan tanah ladang miliknya habis terjual untuk biaya pengobatan.

Hendrik sendiri pernah melakukan operasi dan beberapa kali kemoterapi di Rumah Sakit Kanker Dharmais, Jakarta. Ia juga pernah menjalani operasi di Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Moeloek, Bandar Lampung. Namun tumor itu kembali tumbuh.

Kurun waktu 4 tahun terakhir, keluarga Hendrik berjuang mengupayakan pengobatan Hendrik. Namun karena kondisi ekonomi yang sulit, saat ini Hendrik hanya melakukan perawatan di rumah. (SRD/Red)

LSM Akbar Desak Gubernur Aceh Selesaikan Masalah Warga Blang Lancang dan Rancong

 

etabloidfbi.com Lhokseumawe.–

 

Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat Aliansi Keluarga Besar Blang Lancang dan Rancong (LSM Akbar), Muhammad Jubir, mendesak Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, agar segera meneruskan proses penyelesaian masalah pemukiman warga eks Blang Lancang dan Rancong, Lhokseumawe, Aceh. Sementara ini, penyelesaian persoalan pemukiman tersendat karena masalah Covid-19.

Muhammad Jubir mengharapkan agar Gubernur Nova Iriansyah jangan menjadikan Covid-19 sebagai alasan untuk menunda-nunda penyelesaian permasalahan warga yang tergusur dari lokasi pendirian proyek PT. Arun LNG. “Pada rapat terakhir di Kantor LMAN akhir Maret 2019, pihak-pihak terkait membicarakan masalah pemukiman baru yang terdiri atas lahan perumahan dan lahan pertanian lebih kurang 2 hektare per KK, termasuk pembangunan sarana prasarana dan perumahan. Hal ini sesuai janji Gubernur Aceh kepada 542 KK warga korban gusuran proyek PT. Arun, melalui Surat Dinas Gubernur Aceh Nomor 2882/1-585 tertanggal 9 November 1974,” tutur Muhammad Jubir.

Jubir menambahkan, dalam pertemuan tersebut juga diundang beberapa pihak. Tidak kurang dari Dirut PT. Pertamina, pejabat Kementerian Keuangan, Kementerian BUMN, Kemendagri, Kementerian ATR/BPN, Kementerian ESDM, Kementerian PUPR, Kementerian Sosial, Pemerintah Aceh, dan Pemko Lhokseumawe, hadir pada rapat ini.

Atas dasar itu, Ketua LSM Akbar mengharapkan kepada Gubernur Aceh dapat mempercepat penyelesaian permasalahan resettlement masyarakat Blang Lancang dan Rancong. Upaya ini menurut Muhammad Jubir sudah sangat lama diperjuangkan dengan berbagai cara, dari temu audiensi hingga demo warga sampai masuk penjara, namun hingga kini belum tuntas.

“Jikapun permasalahan tersebut tidak bisa ditindaklanjuti, maka kami akan mengambil sikap dengan cara kami,” tegas Muhammad Jubir. (ZBR/Red)

Reskrim Polsek Medan Barat Amankan Dua Pria Yang di Vidiokan Saat Mencuri

 

etabloidfbi.com Medan.–

Dua orang pria pelaku pencurian pagar yang viral di media sosial akhirnya berhasil dibekuk unit Reskrim Polsek Medan Barat- Polrestabes Medan.

Kedua pria tersebut terekam vidio amatir salah seorang warga, dimana dua orang pria saling membantu untuk membongkar pagar penyangga lampu yang diduga berada di sebuah lapangan olah raga . aksi tersebut pun viral pada hari senin 19 September 2021 Sekitar Pukul 19.00 Wib.

Kanit Reskrim Polsek Medan Barat , Polrestabes Medan , Iptu Philip A Purba,SH,MH saat ditemui langsung diruang kerjanya, Rabu 22 September 2021 Pukul 14.00 Wib menjelaskan bahwa, unit reskrim Polsek Medan barat telah mengamankan dua orang pria yang viral di vidio media sosial pada hari Minggu 19 Septermber 2021,Pukul 19.00 Wib.

“Kedua pria tersebut ialah, Abdullah Sani (52) warga Jalan Budi Kemenangan No. 3 Kel. Pulo Brayan Kota Kec. Medan Barat dan M. G. F. Khadafi warga Jalan Veteran No. 34 Kel. Pulo brayan bengkel. Kec. Medan barat, mereka ditangkap di
Jl. Budi kemenangan no. 3 Kel. Pulo Brayan Kota Kec. Medan Barat (rumah Abdullah Sani)”, Tutur Mantan Kanit Res Polsek Sunggal tersebut.

Mantan, Kanit Reskrim Polsek Medan Baru ini juga mengatakan bahwa , mereka berdua diamankan pada tanggal 20 September 2021 Pukul 00.30 Wib. Dimana saat itu kedua pria tersebut sedang dusuk duduk di depa Rumah abdullah Sani dan Saat diamankan, kedua pelaku itu mengaku bahwa mereka lah yang melakukan pencurian yang terekam vidio yang viral di Medsos sehingga untuk proses lebih lanjut kedua pria tersebut kami bawa ke Polsek Medan Barat untuk proses selanjutnya.

(Leodepari)

Program suling Direktorat Binmas Polda Metrojaya silahturahmi ke kediaman Habib Hassan Assadah.

 

etabloidfbi.com Jakarta.–

 

Pada hari Rabu, 22 September 2021 pukul 04.00 WIB s.d. selesai bertempat di Masjid Jami Al Khairaat, Gg. Masjid Al Khairaat, Jl. Raya Condet RT06/02 Kel. Batu Ampar, Kec. Kramat Jati, Jakarta Timur Dirbinmas Polda Metrojaya di dampingi Kasubdit Bin Satpam/Polsus selain melaksanakan Sholat Subuh Berjamaah dan Tausyiah juga menyerahkan bantuan dari Kapolda Metrojaya berupa 20 ALQURAN, 1000 Masker, 25 Paket Sembako dan 250 KG Beras.

Dalam sambutannya Dirbinmas Polda Metrojaya mengucapan terima kasih kepada Dewan Keamanan Mesjid dan jamaah yang telah mengizinkan kegiatan Sholat Subuh Berjamaah; Kegiatan Sholat subuh keliling yang merupakan salah satu Program Polri menuju Polri yg Presisi;
Dengan pelaksanaan sholat subhuh berjamaah di Mesjid sebenarnya akan mampu Zihad dijalan Allah SWT. Alhamdulillah situasi Jakarta saat Pandemi ini sudah turun ke Level 3; Terkait dengan situasi Covid-19 ini juga merupakan salah satu ikhtiar kita terhadap dlm mendukung Vaksinasi dari pemerintah. Jangan termakan berita hoax terkait dengan Vaksin, karna Vaksin itu Aman dan Halal; Sehingga memahami bagaimana cara penanganan covid 19 atau pandemi ini cepat teratasi serta diucapkan terima kasih juga kepada para jamaah sudah melaksanakan Protokol Kesehatan 5M saat sholat berjamaah dimasjid.

Sedangkan Tausyiah Suhun dari Habib Hasan Assaddah mengatakan bahwa,” makna dan Hakikat Sholat Subuh berjamaah agar umat Muslim harus selalu Menjadi Suri Tauladan dan Wajib berbagi dg Sesama Mahluk Ciptaan Allah SWT. Pandemi Covid 19 adalah sebuah cobaan dari Allah SWT untuk menguji sampai sejauh mana ketaatan kita untuk beribadah.Umat Muslim tidak boleh mudah terhasut dg berita2 hoax , agar selalu bertabayun apabila ragu thd berita berita yg berpotensi memecah belah, umat muslim yg baik wajib selalu taat akan tata tertib yg ditetapkan oleh Amirul Mukminin dalam hal ini Permerintah yg sah.

Kegiatan suling sampai selesai diikuti oleh Direktur Binmas Polda Metro Jaya, KBP Badya Wijaya, SH. MH., Kasubdit Bin Satpam/Polsus, AKBP Jajang Hasan Basri, S.Ag M.Si., Habib Hasan Assaddah, Ketua DKM Masjid Bpk Abdullah, Ust. H. Sanusi, Ust. Yusuf Maulana, Paur Sibinlat, AKP Susamto, Kanitbinmas Polsek Kramat jati Iptu Aang Suhana, Bhabinkamtibmas Polsek Kramat Jati Aiptu Rian dan jamaah Sholat Subuh lebih kurang 100 jamaah. Kegiatan berjalan dengan aman, tertib dan lancar dengan menerapkan protokol physical distancing. (NP)

BNN Mengamankan Sabu 100 Kg di Bagansiapiapi, Diduga Dikendalikan Dari Dalam Lapas

Etabloidfbi.com, Pekanbaru.

Badan Narkotika Nasional (BNN), Selasa (21/9/2021) mengamankan 100 kg Sabu di Jalan Sentosa Bagansiapiapi Kabupaten Rokan Hilir.

Belum diketahui pihak BNN mana yang mengamankan, apakah Badan Narkotika Nasional  pusat atau Riau.

Penggerebekan dilakukan sekitar pukul 04.00 WIB [Selasa, 21/9/2021] pada salah satu rumah di Jalan Sentosa tersebut.

Informasi tersebut beredar di grup whatsapp warga Bagansiapiapi, selain mengamankan barang bukti 100 kg sabu juga diamankan satu orang pelaku atas nama Ken yang merupakan warga setempat.

Penangkapan sebelumnya dilakukan berawal saat barang akan dibawa melalui jalur laut menuju Sinaboi Rokan Hilir. (Khoi)

TNI AL LANTAMAL XII TERTANTANG MELAKUKAN SERBUAN VAKSINASI COVID-19 DI EMPAT TEMPAT TERPISAH SECARA SERENTAK DI WILAYAH KALIMANTAN BARAT

etabloid.com, Pontianak.-

Tingginya animo masyarakat maritim akan pentingnya Vaksin Covid-19 terhadap tubuhnya, sehingga Tim Satgas Covid-19 Lantamal XII dibawa komando Kepala Dinas Kesehatan Lantamal XII, Letkol Laut (K) drg. Heru Subagyo, Sp. Pros., diperintahkan kembali oleh Komandan Lantamal XII Brigjen TNI (Marinir) Andi Rukman, Rabu (22/09/2021), untuk mendukung Serbuan Vaksinasi Covid-19 yang dimotori oleh beberapa elemen masyarakat yang dilaksanakan secara serentak diseluruh Indonesia. Tidak tanggung-tanggung kali ini dilaksanakan di empat tempat berbeda yang tersebar di wilayah Kalimantan Barat.

Adapun Keempat tempat tersebut antara lain di Gedung Sport Institut Agama Islam Negeri (IAIN), Pontianak jalan Letjen Suprapto No.14, Benua Melayu Darat, Kec. Pontianak Selatan Kota Pontianak.

Kegiatan ini merupakan kerjasama Pemerintah dengan Kapolri serta BEM Se- Nusantara. Dalam kesempatan tersebut Presiden Joko Widodo melakukan Video Conference dengan Unsur Forkopimda Kalimantan Barat dan menyampaikan bahwa Vaksinasi Merdeka serentak dilaksanakan di 9 Titik di seluruh Indonesia ini. Kegiatan ini dilakukan karena kita ingin proses vaksinasi di percepat dan protokol kesehatan yang terus kita perkuat, selain itu kondisi Covid saat sedang turun sehingga ini merupakan kesempatan yang baik untuk terus menekan agar kasus penyebaran covid ini bisa kita selesaikan. Kecepatan vaksinasi sangat di perlukan dalam rangka melindungi kita semuanya dari Covid 19 serta jaga terus protokol kesehatan ingatkan masyarakat pentingnya memakai masker. Demikian ujar Joko Widodo.

Kemudian serbuan Vaksinasi di Mall Ayani Jl. Jenderal Ahmad Yani No.4, Parit Tokaya, Kec. Pontianak Selatan, Kota Pontianak, Kalimantan Barat yang di sponsori oleh Nawahasta Akabri 1998, yang bertemakan “Nawahasta Mengabdi Untuk Negeri, Mewujudkan Masyarakat yang sehat dan Produktif”, dan di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Pontianak, alamat Jalan Jenderal Ahmad Yani No.9, Akcaya, Kec. Pontianak Selatan Kota Pontianak, serta di SMP Negeri 17 Pontianak, alamat Jalan Husein Hamzah, Pal Lima, Kec. Pontianak Barat, Kota Pontianak,

Komandan Lantamal XII Brigjen TNI (Marinir) Andi Rukman, berpesan kepada Tim Satgas Covid-19 Lantamal XII, agar tetap menjaga kesehatan dengan baik, karena dimasa pandemi ini dituntut kesiapsiagaan yang total, sebagai ujung tombak dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19, kapan saja dibutuhkan selalu siap! Bekerjalah dengan ikhlas, untuk tugas kemanusiaan, pasti kita akan menerima pahala dari Tuhan YME, Demikian ujar Danlantamal.

Kepala Dinas Kesehatan Lantamal XII, Letkol Laut (K) drg. Heru Subagyo, Sp. Pros.,selaku Dansatgas Covid-19 menyampaikan bahwa panitia penyelenggara masing-masing tempat menyiapkan sekitar 200 – 350 Vial jenis Sinovac baik Vaksinasi 1 dan Vaksinasi 2.

Dukung terus Vaksinasi Covid-19, di wilayah Kalimantan Barat, tetap disiplin menjalankan Protokol Kesehatan. Tetap Sehat dan Tetap Bahagia.(Sy Mohsin, M zuhdi)

Giat Aktif FKDB dalam Sosialisasi Peraturan Kepolisian Negara Republik Indonesia

 

etabloidfbi.com Jakarta.–

 

Ketua Umum FKDB, H. Ayep Zaki, S.E. menghadiri undangan dari KAKORBINMAS BAHARKAM POLRI atas nama Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia dalam acara Sosialisasi Peraturan Kepolisian Negara Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2021 tentang Pemolisian Masyarakat dan Peraturan Kepala Kepolisian Republik Indonesia Nomor 7 Tahun 2021 tentang Bhabinkamtibmas Kepada Dirbinmas Polda, Kasubdit Binpolmas Ditbinmas Polda dan Anggota Subditbinpolmas Ditbinmas Polda.

Kegiatan sosialisasi tersebut dilaksanakan hari ini pukul 08.00 WIB di Hotel Ambhara, Jalan Iskandarsyah No 1, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, DKI Jakarta dan dihadiri oleh para pejabat serta mitra Polri diantaranya Ketua Umum Keluarga Besar Putra Putri Polri, Ketua Umum Senkom Mitra Polri, Ketua Umum Pokdar Kamtibmas Bhayangkara, dan Ketua Umum Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan Indonesia.

H. Ayep Zaki yang hadir sebagai Mitra Kerja Polri sebagaimana kesepakatan Kerjasama yang ditandatangani pada bulan September 2020 lalu memberikan tanggapan bahwa penerapan pemolisian masyarakat sangat penting dalam membangun dan menciptakan keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif

“FKDB selaku mitra polri akan terus mendukung pelaksanaan tugas Kepolisian Negara Republik Indonesia secara optimal dengan turut serta aktif dalam setiap kegiatan pemolisian masyarakat guna tercapainya keamanan dan ketertiban” tegas Ayep Zaki

(NP)

Polres Toba Tangkap Pelaku Cabul Anak di bawah umur

 

etabloidfbi.com Toba.–

 

Polres Toba melalui Tim Resmob Sat Reskrim Polres Toba amankan BN (52) terduga pelaku tindak pidana cabul terhadap gadis dibawah umur CHS (14) kini sudah ditahan di Polres Toba sejak Selasa (21/09/21) sekira pukul 21.00 WIB.

Penangkapan dilakukan setelah adanya laporan ibu dari orang tua korban dengan LP / B /360 / IX / 2021 / SPKT / POLRES TOBA / POLDA SUMUT. Ibu korban M. R S yang tidak terima perlakuan BN terhadap anaknya yang masih sekolah. Menurut orang tua korban, BN sudah melakukan perilaku bejat tersebut sebanyak 3 kali.

Awalnya ibu korban mengetahui kejadian yang menimpa anaknya pada Sabtu 18 September 2021 dari saksi R.LT. Saksi mengatakan kalau CHS telah diperlakukan tidak senonoh oleh BN pada Agustus dan September 2021.

Orang tua korban langsung membawa anak gadisnya ke rumah terduga pelaku yang merupakan tetangganya. Di depan istri terduga pelaku, tapi pelaku tidak mengakui perbuatannya dan malah mengatakan anaknya yang mengada-ada (hurang roha-red)

Tak terima dengan keterangan keluarga pelaku, orang tua korban lantas melaporkan kejadian tersebut ke Polres Toba dan sikorban dilakukan visum.

Setelah menerima laporan, Polres Toba langsung melakukan penyelidikan melakukan penangkapan terhadap BN.

Melalui Kasubag Humas Polres Toba, Iptu Bungaran Samosir pada Rabu, 22/9/2021 mengatakan bahwa Polres Toba juga menyita barang bukti berupa1 potong baju kaos lengan pendek warna pink, 1 potong celana pendek motif kotak kotak warna putih hitam dan beberapa barang bukti lainnya.

Beberapa keterangan saksi telah dimintai keterangan oleh penyidik R. LT (36), S.T (60), D. P (38) dan F. (25) yang merupakan warga desa yang sama dengan pelaku. Sementara korban dan keluarga merupakan warga desa tetangga dan berdomisili di desa tersebut.

Pelaku dikenakan pasal 81 ayat 1 dan 2 jo pasal 76d subs pasal 82 ayat 1 jo pasal 76e UU RI Nomor 17 tahun 2016 tentang penetapan peraturan pemerintah pengganti UU Nomor 1 tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UU RI Nomor 35 tahun 2014 tentang perubahan atas UU RI Nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak dengan ancaman hukuman penjara paling singkat 5 tahun paling lama 15 tahun.

Satlantas Polresta Pontianak Kota Adakan Syukuran Peringati HUT Lalu Lintas

etabloidfbi.com, Pontianak.–

22 September setiap tahunnya diperingati sebagai hari Lalulintas, pada moment hari ulang tahun lalulintas ke 66 “Untuk menciptakan pergerakan Polisi Lalu Lintas yang Presisi, Tangguh dan bertumbuh di era Kenormalan baru” tahun ini Sat Lantas Polresta pontianak kota mengadakan syukuran yang di rayakan secara sederhana,puncak acara memperingati HUT Lalulintas, setelah beberapa hari sebelumnya sat lantas Polresta potianak kota mengadakan kegiatan Vaksin masal,bagi bagi masker, dan bansos. Kegiatan syukuran hut lalulintas yang diadakan di forum lalu lintas polresta pontianak kota

Syukuran ini dipimpin Wakapolresta pontianak kota, AKBP. Natalia Budi Darma, S.I.K, M.H., didampingi Kabag Ops AKP Sutrisno, S.I.K dan Kasat lantas polresta pontianak Kompol Rio Sigal Hasibuan,SIK,MH, serta dihadiri perwakilan dari beberapa unit personil Satlantas polresta pontianak kota, Rabu 22 september 2021.

Kasat lantas polresta pontianak Kompol Rio Sigal Hasibuan,SIK,MH mengatakan “peringatan HUT Lalulintas ini kami adakan dengan mengkedepankan Protokol Covid 19, syukuran hut lalulintas ini sebagai bentuk puncaknya acara HUT Lalulintas setelah beberapa hari sebelumnya kami telah mengadakan kegiatan Vaksin masal, pembagian masker , dan bansos, selanjutnya berkenan Bapak wakapolres untuk memipin acara syukuran HUT Lalulintas di polresta pontianak kota ini serta pemotongan Tumpeng untuk diberikan kepada personil sat lantas,”jelasnya.

Kegiatan Syukuran HUT Lalulintas ini mengedepankan Protokol kesehatan dan 5 M guna mencegah peredaran Wabah Covid 19, acara syukuran ini berjalan khidmat.(Sy Mohsin_ M Zuhdi)

Binsan Simorangkir Jalani Sidang Kode Etik, Wilson Lalengke Hadir sebagai Saksi

Wilson Lalengke (berkopiah) dan Parwata (baju putih) bersiap memasuki Ruang Sidang KEPP, Senin, 20 September 2021.

 

etabloidfbi.com Jakarta –

 

Komisi Kode Etik Profesi Polri (KEPP) menggelar Sidang KEPP dengan terduga pelanggar AKBP Dr. Binsan Simorangkir, SH, MH, bertempat di Ruang Sidang KEPP, Gedung Transnational Crime Centre (TNCC) Mabes Polri, Lt. 1, Jl. Trunojoyo No. 3, Jakarta Selatan, Senin, 20 September 2021. Sebagaimana banyak diberitakan di berbagai media, Binsan Simorangkir adalah seorang polisi, mantan penyidik di Direktorat Tindak Pidana Khusus dan Ekonomi (Dittipideksus) Bareskrim Mabes Polri. Binsan Simorangkir didakwa telah melakukan pelanggaran KEPP berupa pemerasan dan/atau pemalakan terhadap warga, Leo Handoko, yang sedang diprosesnya saat bertugas sebagai penyidik [1].

Sidang yang berlangsung tertutup itu menghadirkan Ketua Umum Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI), Wilson Lalengke, S.Pd, M.Sc, MA, sebagai saksi pelapor atas kasus tersebut. Saksi lainnya yang dihadirkan dalam persidangan perkara ini adalah Parwata, rekan satu team penyidik Binsan Simorangkir yang melakukan tugas penyidikan terhadap Leo Handoko.

Dalam sidang yang dimulai pada pukul 11.00 wib itu, dihadirkan juga terduga pelanggar KEPP, AKBP Dr. Binsan Simorangkir, SH, MH, ditemani satu pendamping, seorang Polwan berpangkat Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP). Di sisi lain, hadir sebagai penuntut dua orang Polisi dari unit Biro Pertanggungjawaban Profesi (Birowaprof) Divisi Propam Polri. Majelis Komisioner yang menyidangkan kasus ini diketuai oleh Kombespol Christiyanto bersama seorang wakil ketua dan satu orang anggota.

Sementara itu, saksi korban Leo Handoko bersama kakaknya Ery Biaya tidak dapat hadir di persidangan KEPP ini. Keterangan dan kesaksian mereka telah diberikan dalam bentuk informasi tertulis yang diambil oleh team penuntut (Birowaprof – red) terhadap keduanya sebelum persidangan itu digelar.

Sidang diawali dengan pengambilan sumpah oleh Majelis Komisioner terhadap kedua saksi, Wilson Lalengke dan Parwata. Selanjutnya, mendengarkan keterangan tentang identitas serta kondisi (kesehatan) dari kedua saksi dan awal-mula tentang mencuatnya kasus dugaan pemerasan dan/atau pemalakan yang dilakukan oleh terduga pelanggar AKBP Dr. Binsan Simorangkir, SH, MH.

“Nama saya Wilson Lalengke, jabatan Ketua Umum Persatuan Pewarta Warga Indonesia, pekerjaan sebagai wartawan dan trainer jurnalistik warga, domisili di Jalan Anggrek Cenderawasih X Nomor 29, RT.001 / RW.003, Kelurahan Kemanggisan, Kecamatan Palmerah, Jakarta Barat, saat ini dalam keadaan sehat wal afiat, terima kasih Yang Mulia,” terang alumni PPRA-48 Lemhannas RI tahun 2012 ini menjawab pertanyaan Ketua Majelis Komisioner.

Pada persidangan sesi pertama, hanya satu Komisioner yang mengajukan berbagai pertanyaan kepada saksi pelapor, Wilson Lalengke, dan saksi dari penyidik Parwata. Ketum PPWI mendapat pertanyaan yang cukup banyak dibandingkan dengan saksi Parwata. Majelis mempertanyakan kapasitas Wilson Lalengke yang bertindak sebagai pelapor kasus ini hingga berproses sampai disidangkan di Komisi KEPP. Wilson juga diminta menjelaskan hubungan hukum antara dirinya dengan para korban pemerasan, termasuk awal mula mengetahui adanya dugaan tindak pemerasan yang dilakukan oknum penyidik Bareskrim Mabes Polri terhadap para korban.
“Secara formal, saya diberikan kuasa oleh korban, Ery Biaya, untuk membuat laporan dalam bentuk Pengaduan Masyarakat (Dumas). Leo Handoko dan kawan-kawan adalah Anggota PPWI yang saya pimpinan, dan oleh karena itu saya bertanggung jawab moral untuk memantu mereka dalam kasus ini,” ungkapnya [2].

Berbeda dengan saksi Wilson Lalengke, Parwata tidak dapat memberikan banyak keterangan, ia hanya membenarkan informasi bahwa dirinya bertugas sebagai penyidik atas kasus Leo Handoko bersama-bersama terduga pelanggar Binsan Simorangkir. Namun, terkait dengan dugaan telah terjadi pemerasan dan/atau pemalakan terhadap Leo Handoko, dan kawan-kawan oleh atasannya itu, Parwata mengaku tidak mengetahui sama sekali.

Sidang kemudian di-skors pada pukul 12.00 wib untuk istrahat sholat dan makan siang.

Sesi kedua persidangan KEPP terhadap terduga pelanggar Binsan Simorangkir dimulai pada pukul 13.30 wib. Pada sesi ini, kembali Wilson Lalengke dijejali dengan berbagai pertanyaan dalam rangka menggali informasi dan fakta-fakta terkait laporan pelanggaran KEPP yang disangkakan kepada terduga pelanggar, Binsan Simorangkir. Ketum PPWI itu dengan lancar menceritakan tentang kronologis dirinya mendapatkan informasi dan data dari korban Ery Biaya yang selanjutnya ditindak-lanjuti dengan melakukan investigasi lapangan. Semua informasi dan data tersebut selanjutnya dituangkan dalam bentuk artikel berita yang disiarkan atau ditayangkan melalui ratusan media massa di seluruh Indonesia yang tergabung dalam PPWI Media Group serta di jejaring media massa lainnya [3].

Saat dikonfirmasi kepada terduga pelanggar, Binsan Simorangkir menyangkal bahwa ia melakukan pemerasan. Menurutnya, para korban yang menawarkan bantuan membangun rumah toko untuk masa pensiunnya. Sebagaimana diketahui bahwa Binsan Simorangkir akan memasuki masa pensiun sekitar 2 tahunan lagi.

“Awalnya mereka bertanya, nanti Pak Binsan kalau sudah pensiun mau usaha apa? Saya jawab saya mau jadi dosen. Mereka tanya lagi, apakah Pak Binsan punya lahan? Saya jawab ada sedikit. Mereka kemudian menawarkan untuk membantu membangun ruko di tanah saya itu,” jelas Binsan Simorangkir.

Sayang sekali, kedua korban dugaan pemerasan Leo Handoko dan Ery Biyaya tidak hadir di persidangan, sehingga Majelis tidak dapat mengkonfrontir langsung keterangan Binsan Simorangkir terhadap mereka di persidangan KEPP ini. “Bagaimana kita bisa mengkonfrontir keterangan terduga pelanggar terhadap korban dugaan pemerasan karena kedua korban tidak hadir? Lain kali korban harus dihadirkan secara fisik, atau bisa juga secara online, yaa,” ujar seorang Komisioner kepada Team Penuntut dari Birowaprof.

Salah satu yang menarik dari persidangan ini adalah ketika Team Penuntut menanyakan kepada Wilson Lalengke tentang kemungkinan adanya laporan lainnya dari warga yang ditangani oleh PPWI selama ini. Menjawab pertanyaan itu, Ketum PPWI menjelaskan bahwa pihaknya menerima banyak sekali laporan dari masyarakat yang masuk ke Sekretariat PPWI Nasional. Lebih dari 80 persen adalah kasus yang melibatkan oknum anggota polisi yang terindikasi koruptif, melakukan pungli, tidak melaksanakan tupoksinya dengan baik, dan berbagai dugaan pelanggaran KEPP dan pidanya lainnya.

“Banyak sekali laporan warga masyarakat yang masuk ke Sekretariat Nasional PPWI, umumnya laporan yang masuk melibatkan oknum anggota polisi yang dianggap melakukan penyalahgunaan kewenangan. Oknum-oknum aparat Polisi itu berada di semua level dan daerah, dari Mabes Polri, Mapolda, Mapolres, hingga Mapolsek di hampir seluruh Indonesia,” tegas lulusan pasca sarjana bidang Global Ethics dari Birmingham University, England, ini.

Beberapa kasus yang sedang diadvokasi PPWI sempat dibeberkan secara detail. Salah satunya adalah kasus dugaan kriminalisasi Ibu Bhayangkari, Nina Muhammad, oleh oknum Polresta Manado, Sulawesi Utara. Ketika Wilson Lalengke menceritakan kasus itu, ruangan jadi hening, semua menyimak pemaparannya yang disampaikan dengan suara lantang bernada menggugat perilaku oknum-oknum di institusi Polri.

“Salah satu yang kami tangani saat ini adalah kasus dugaan kriminalisasi Ibu Bhayangkari, Nina Muhammad, oleh oknum Polresta Manado. Saya juga sudah melaporkan Kapolresta Manado ke Divpropam Mabes Polri. Saya pada Kamis minggu lalu (16 September 2021 – red) mendatangi Bareskrim Mabes Polri dan menyampaikan pertanyaan ‘mengapa saya yang orang luar ini yang harus sibuk membela Ibu Bhayangkari yang adalah anggota keluarga besar Polri? Semestinya kalian yang membela Ibu Bhayangkari itu dari tindak kriminalisasi yang diduga kuat dilakukan oleh oknum Polresta Manado. Kecuali jika Ibu Bhayangkari itu memang benar-benar bersalah. Saya sudah pelajari dengan detil dan seksama kasus itu. Bagaimana mungkin penyidik Polresta Manado menerima laporan dari Rolandy Thalib yang mengaku sebagai korban, dengan barang bukti screenshot postingan di facebook yang tidak ada hubungannya sama sekali dengan pelapor sebagai korban?’” gugat Wilson Lalengke.

Sementara itu, ketika giliran pendamping Binsan Simorangkir, seorang Polwan berpangkat AKBP menyampaikan pertanyaan, Wilson Lalengke sekali lagi bersuara keras dan tegas saat menjawab pertanyaan apakah dirinya mempunyai KTA PWI (Persatuan Wartawan Indonesia). “Saya bukan anggota PWI, jadi saya tidak memiliki kartu anggota PWI. Inilah salah satu kesalahan besar dari banyak aparat di mana-mana, yang selalu mengira jika seorang wartawan itu harus menjadi anggota PWI. Sejak reformasi, ada puluhan bahkan ratusan organisasi wartawan di luar PWI yang ada di Indonesia. Salah satunya adalah organisasi yang saya pimpin, PPWI atau Persatuan Pewarta Warga Indonesia,” sergah tokoh pers nasional yang dikenal gigih membela para wartawan dan warga yang terzolimi di berbagai tempat di nusantara ini.

Ketika semua pihak telah mendapatkan giliran bertanya-jawab dengan kedua saksi, Anggota Majelis Komisioner menyampaikan pesan-pesannya, terutama kepada Ketum PPWI. Poin penting dari pesan dan/atau nasehat yang disampaikan adalah bahwa Majelis menilai apa yang dilakukan oleh saksi Wilson Lalengke bersama jaringan PPWI adalah sesuatu yang baik dan dapat disinergikan dengan institusi Polri dalam rangka kontrol sosial terhadap kinerja anggota Polri di semua lini.

“Apa yang Pak Wilson Lakukan bersama PPWI ini bagus, ini akan sangat membantu kita dalam mengawasi kinerja anggota Polri di lapangan. Namun kami sangat berharap agar lain kali, Pak Wilson jangan mau hadir ke persidangan jika para korban yang bapak bantu tidak mau hadir. Saya menyayangkan sekali, karena terkesan peran Pak Wilson sudah berlebihan dalam membantu korban, sementara mereka sendiri seakan tidak peduli dengan perkara yang sedang bapak bantu ini. Sangat disayangkan jika justru Pak Wilson nanti dijadikan sebagai tameng atau bamper para korban ya. Itu saja, setuju Pak Wilson?” kata Anggota Majelis Komisioner yang dijawab singkat oleh Wilson Lalengke dengan kata “Setuju Yang Mulia.” (APL/Red).

Catatan:

[1] Pak Kapolri, AKBP Binsan Simorangkir Palak Warga, Ini Hasilnya; https://pewarta-indonesia.com/2020/11/pak-kapolri-akbp-binsan-simorangkir-palak-warga-ini-hasilnya/

[2] Oknum Penyidik Bareskrim Diduga Peras Warga, PPWI Lapor Kapolri dan Presiden; https://pewarta-indonesia.com/2021/01/oknum-penyidik-bareskrim-diduga-peras-warga-ppwi-lapor-kapolri-dan-presiden/

[3] Pak Kapolri, Penyidik Bareskrim Diduga Hilangkan Barang Bukti Tindak Kejahatan; https://pewarta-indonesia.com/2021/04/pak-kapolri-penyidik-bareskrim-diduga-hilangkan-barang-bukti-tindak-kejahatan/

BERKAT SINERGITAS TNI AL LANTAMAL XII BERSAMA TNI/POLRI, VAKSINASI MASAL DI MALL A.YANI DISERBU MASYARAKAT DAN BERBONDONG BONDONG MENDAPATKAN VAKSIN COVID 19

etabloidfbi.com Pontianak :

Menyikapi perintah Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana TNI Yudo Margono, bahwa TNI AL konsisten mendukung sepenuhnya program pemerintah dalam memutus mata rantai penyebaran pandemi Covid-19, sehingga masyarakat dapat beraktifitas kembali, Komandan Lantamal XII Brigjen TNI (Marinir) Andi Rukman, Selasa (21/09/2021), kembali menugaskan Kepala Dinas Kesehatan Lantamal XII, Letkol Laut (K) drg. Heru Subagyo, Sp. Pros. selaku Dansatgas Penanggulangan Covid-19, beserta Tim Vaksinator Diskes Lantamal XII untuk ikut berpatisipasi dalam Serbuan Vaksin Masal yang dilaksanakan oleh Satgas Covid-19 Prov. Kalimantan Barat, Kodam XII Tanjungpura dan Polda Kalbar, yang dilaksanakan di Mall Ayani Jl. Jenderal Ahmad Yani No.4, Parit Tokaya, Kec. Pontianak Selatan, Kota Pontianak, Kalimantan Barat.

Komandan Lantamal XII, disela-sela aktifitasnya menyampaikan bahwa Program Serbuan Vaksinasi terhadap Masyarakat Maritim di Kalimantan Barat, bersinergi dengan Serbuan Vaksinasi yang dilaksanakan Satgas Covid-19 Forkopimda Kalimantan Barat merupakan upaya proaktif dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19, serta mendukung akselerasi pemulihan kesehatan seluruh lapisan masyarakat. Vaksinasi Covid-19 bertujuan untuk menciptakan kekebalan kelompok (herd immunity) agar masyarakat menjadi lebih produktif dalam menjalankan aktivitas kesehariannya.

Selain itu juga Vaksinasi tidak hanya melindungi tubuh dari serangan penyakit serius, tetapi juga dapat membantu mencegah penyebaran penyakit. Pemberian vaksin terbukti dapat menurunkan risiko seseorang terkena berbagai macam penyakit yang dapat mengakibatkan kematian, oleh karena itu kita wajib mendukung kebijakan pemerintah dan melindungi diri serta keluarga dengan disiplin menerapkan protokol kesehatan guna memutus mata rantai penyebaran virus corona” Demikian tegas Komandan Lantamal XII Brigjen TNI (Mar) Andi Rukman.

“Sementara itu, bagi masyarakat Kalimantan Barat yang belum mendapatkan vaksin diharapkan untuk pro-aktif, tidak ragu-ragu mendatangi Puskesmas terdekat atau tempat-tempat dimana dilaksanakan vaksinasi masal dan tidak perlu khawatir, karena vaksin yang digunakan aman dan, terjamin serta berkualitas sesuai standard yang ditetapkan Kementrian Kesehatan RI.

Dalam pelaksanaan Serbuan Vaksinasi ini panitia penyelenggara menyiapkan sejumlah 50 Vial jenis Sinovac yaitu sebayak 500 dosis Vaksin baik Vaksinasi 1 dan Vaksinasi 2. “Demikian ujar Kadiskes Lantamal XII, Letkol Laut (K) drg. Heru Subagyo, Sp. Pros.

Dukung terus Vaksinasi Covid-19, sehingga semua masyarakat sehat, tetap disiplin 3M, menggunakan masker, mencuci tangan pakai sabun dengan air bersih mengalir selama 20 detik, menjaga jarak minimal 1 meter, menghindari kerumunan dan membatasi mobilitas agar Indonesia segera pulih dan bangkit dari pandemi.( M.zuhdi / sy Mohsin )

Kapolres Tubaba Meninjau Kegiatan Vaksinasi Merdeka

 

etabloidfbi.com Tulang Bawang Barat.–

Kapolres Tulang Bawang Barat AKBP Sunhot P Silalahi, S.IK., M.M. meninjau kegiatan vaksinasi Merdeka yang dilaksanakan dibeberapa sekolah menengah atas (SMA) dan seluruh gerai vaksin di wilayah hukum Polres Tubaba.

Dalam rangka vaksinasi merdeka, Polres Tubaba menargetkan sebanyak 1500 dosis vaksin yang diberikan kepada sekolah dan seluruh gerai vaksin merdeka.

Kapolres Tubaba AKBP Sunhot P Silalahi, S .IK., M.M. menyampaikan, terima kasih kepada masyarakat yang antusias serbu vaksinasi massal secara gratis, yang kita selenggarakan, bersama Dinkes Tubaba dan SMA di Tubaba, yang ikut berpartisipasi dalam melaksanakan Vaksinasi Merdeka.

“Terima Kasih kepada masyarakat, Tim Tenaga Medis, dan kepala sekolah yang membantu mensukseskan program vaksinasi merdeka ini. Saya mengapresiasi kegiatan tersebut. Sebab, antusiasme para siswa dan masyarakat Tubaba cukup tinggi. Bagi siswa dan masyarakat yang sudah melakukan vaksinasi diharapkan agar selalu menerapkan protokol kesehatan (prokes)”, ujarnya Kapolres. Selasa, (21/09/2021).

Kapolres mengingatkan untuk tetap mematuhi protokol kesehatan. Pihaknya juga mengapresiasi para panitia baik dari kepala sekolah maupun tim medis dalam bertugas untuk mensukseskan vaksinasi merdeka ini, sebagai penyelenggaran vaksinasi merdeka dan masyarakat serta siswa SMA yang dengan kesadaran sendiri ikut berperan aktif dengan melakukan vaksinasi merdeka.

“Vaksinasi diharapkan dapat membentuk herd immunity untuk siswa dan masyarakat agar terhindar dari Covid-19, dan jangan takut untuk divaksin”, paparnya.

Kapolres Tubaba, berharap dan menghimbau bagi masyarakat dan para siswa yang telah mendapatkan vaksin Covid 19 tetap waspada dan menjaga kesehatan serta menerapkan protokol kesehatan.

“Bagi yang sudah divaksinasi Covid 19, agar tetap menjaga prokes, yakni 5 M. Mencuci tangan dengan sabun, memakai masker, menjaga jarak, mengurangi mobilitas dan melaksanakan vaksin. Demi kebaikan kita bersama serta untuk memutus mata rantai Covid 19”, jelasnya Kapolres.

(iwan setiawan)

PPKM Level 4 Di Madina “Yang Masuk Wilayah Kabupaten Mandailing Natal Wajib Swab Antigen”

 

etabloidfbi.com Madina.–

 

Kapolres Madina Akbp Horas Tua Silalahi, S.I.K, M.Si bersama dengan Forkopimcam Siabu dan Kasi Propam Polres Madina Iptu Binton Silalahi melaksanakan pengecekan kesiapsiagaan personil yang bertugas di Pos Penyekatan Siabu Kec. Siabu Kabupaten Mandailing Natal, Senin (13/09/2021).

“Kabupaten Mandailing Natal memasuki tahapan PPKM level 4, menindak lanjuti hal tersebut kami membuat 2 (dua) titik Pos Penyekatan, titik pertama di kecamatan Siabu yang merupakan pintu gerbang masuk ke Mandailing Natal dari arah Tapanuli Selatan dan titik kedua di kecamatan Kota Nopan yang merupakan pintu gerbang masuk dari Sumatera Barat ke Kabupaten Mandailing Natal” sebut Kapolres Madina.

“Warga luar daerah yang masuk ke Kabupaten Mandailing Natal wajib Swab Antigen di kedua Pos Penyekatan yang kami buat tersebut, yang reaktif langsung kami lakukan PCR dengan alat yang disediakan oleh Polda Sumut, apabila Positif langsung dilakukan isolasi ditempa yang telah kami disediakan” tambah Akbp Horas Tua Silalahi, S.I.K, M.Si.

“Kami harapkan warga luar daerah yang masuk ke Kabupaten Mandailing Natal steril dari virus Covid-19, hal tersebut kami lakukan dengan tujuan agar Mandailing Natal turun level dari PPKM level 4 dan terbebas dari Pandemi Covid-19” tutup papar Kapolres Madina.

“Mari bersama kita menjaga diri dari penularan dan penyebaran Covid-19, patuhilah Prokes Covid-19 yang dikeluarkan oleh pemerintah saat kita beraktivitas, semoga kita sehat dan selalu dalam lindungan Allah SWT, amiin ya robbal alamin” tutup Akbp Horas Tua Silalahi, S.I.K, M.Si kepada awak media diakhir kegiatan yang dilaksanakan.

(Wildan Daulay)

Terlalu.! Pejabat PDAM tirta benteng Kota Tangerang korupsi Jam Kerja, Biaya Administrasi Melambung.”

 

etabloidfbi.com Kota Tangerang.–

 

Walaupun telah berulang kali intruksi presiden RI untuk setiap pelayanan baik di pemerintahan dan di BUMN untuk disiplin pada jam kerja, tapi tidak di indahkan oleh pejabat pejabat PDAM Tirta benteng Kota Tangerang ini. Terbukti saat awal media melakukan kroschek langsung ke Gedung pelayanan nya di Jl.Komplek PU Prosida No.9 RT 001 Rw002 kelurahan Mekarsari Kecamatan Neglasari Kota Tangerang.(21\09\2021).

Memberikan pelayan kepada masyarakat, harusnya dapat di berikan sesuai waktu yang telah di tetapkan selama pelayanan. Namun kenyataannya tidak berlaku untuk jajaran pejabat PDAM tinta benteng kota tangerang yang dimana sampai dengan selesai waktu jam istirahat makan siang direktur utama dan jajaran nya sampai dengan jam 1 siang lewat masih asyik bercanda ria dikantin padahal cukup banyak masyarakat menunggu untuk dilayani.

Tim media, saat hendak makan di kantin PDAM tinta benteng pun harus meninggalkan KTA di pos satpam. apakah jurnalis makan dikantor PDAM harus mengeluarkan KTA??? Bagaimana masyarakat diharuskan patuh aturan sedangkan para pejabat PDAM tinta benteng asyik korupsi waktu. sampai berita ini di turunkan, belum dapat mengkomfirmasi ‘sumarya’ selaku dirut PDAM karena penuh nya birokrasi yang diterapkan .

Bahkan baru baru ini, masyarakat mengeluhkan mahalnya administrasi yang di tanggung kan kepada pelanggan nya. Dari 2.500 per meteran menjadi 21.500 berlaku sejak tahun 2020. Ada nya keluhan masyarakat tersebut di sampaikan langsung ke komisi 2 DPRD kota Tangerang, karena kurang nya sosialisasi ke masyarakat.

“Iya, itu kurang sosialisasi ke masyarakat, harus nya PDAM Tirta benteng kota mensosialisasikan terlebih dahulu ke masyarakat, supaya tidak menimbulkan polemik di masyarakat,” Ujar H. Saiful Millah baru baru ini saat di konfirmasi awak media.

Korupsi waktu dengan naiknya administrasi tentu menjadi persoalan di PDAM Tirta benteng kota Tangerang, bahkan masyarakat meminta walikota Tangerang, supaya mengambil tindakan. Bahkan kalau perlu, supaya mencopot pimpinan PDAM Tirta benteng kota (Direktur Utama) agar kedepannya membawa kebaikan untuk masyarakat kota Tangerang.

DPC FBI Kab. Indramayu Provinsi Jawa Barat Mengadakan Bhakti sosial Memperbaiki Drainase

 

etabloidfbi.com Indramayu.–

Lembaga Kemasyarakatan Forum Bhayangkara Indonesia (FBI) DPC INDRAMAYU melaksanakan giat bakti sosial di desa karanganyar kec kandanghaur Kabupaten Indramayu Provinsi Jawa Barat, kegiatan ini di pimpin langsung oleh ketua DPC Indramayu Doyang. S dan di ikuti oleh para Anggotanya beserta masyarakat yang berpartisipasi.

Kegiatan Bhakti sosial yang dilaksanakan pada hari senin 20/09/2021 ini barjalan lancar dan masyarakat sekitar ikut antusias mendukung jalannya kegiatan tesebut.

Turut hadir Camat kandanghaur Iim nurahim. S. Sos M.si dan juga kepala kuwu Desa karanganyar saudara Joni, bahkan Organisasi kemasyarakatan GRIB ikut hadir dilokasi.

Selain itu pelaksanaan bakti sosial ini bertujuan supaya lembaga Forum Bhayangkara Indonesia bisa di berkesan dan bersinergi dengan masyarakat
“Kami berharap dengan adanya kegiatan bakti Sosial ini kedepannya agar terjalin hubungan sinegritas antara aparatur Pemerintahan setempat dengan kami Selaku Organissi Masyarakat Forum Bhayangkara Indonesia,”ungkap Wahyu selaku Sekretaria DPC.

(Yanto)

Polsek Medan Barat Tangkap Pelaku Pencurian Dengan Kekerasan

 

etabloidfbi.com Medan |

Seorang pelaku pencurian dengan kekerasan berhasil di bekuk tim reskrim Polsek Medan Barat dari sebuah warnet yang berada di Jalan Bilal,Kelurahan Pulo Darat II,Kecamatan Medan Timur

Pelakunya adalah Febriansyah alias Bele, Bele nekat melakukan aksinya di Jalan Budi Pengabdian tepatnya di belalang SMA Pertiwi ,Kelurahan Pulo Brayan ,Kecamatan Medan Barat Pada 14 Agustus 2021 Sekitar Pukul 21.00 wib

Kanit Reskrim Polsek Medan Barat, Iptu Philip A Purba,SH,MH saat ditemu di ruangan kerjanya Pada Senin 20 September 2021,Pukul 11.30 Wib menjelaskan, bahwa Febriansyah alias Bele ditangkap terkait kasus pencurian dengan kekerasan yang terjadi di bulan agustus tahun 2021 an pelapor MFA.

“Dimana, pada hari Sabtu tanggal 14 Agustus 2021, sekira pukul 20.00 wib, dimana pada saat itu korban chatingan bersama pelaku Febriansyah Silalahi alias Bele, dan dimana pelaku menawarkan handphone kepada korban, selanjutnya korban dan pelaku bertemu di jalan bilal warnet depan rumah sakit imelda sesampainya ditempat tersebut pelaku mengatakan bahwa handphone tersebut digadaikan di brayan”, Tutu Kanit

Lanjut Philip, sepakat dengan hal tersebut, pelaku dan korban langsung ke brayan untuk menebus handphone tersebut. sesampainya di brayan pelaku langsung masuk ke dalam pajak ,dan tidak berapa lama kemudian pelaku datang dan meminta uang kepada korban sebanyak Rp. 50.000 (lima puluh ribu rupiah).

“Saat itu ,korban tidak punya uang pas 50.000 sehingga korban pun memberikan selembar uang senilai Rp 100.000 . Setelah mendapatkan uang tersebut , pelaku kembali masuk ke dalam pajak, namun karena waktu sudah sampai pukul 21.00 Wib dan pelaku juga tak kunjung datang , akhirnya korban memberanikan diri untuk mencari pelaku ke dalam pajak”, Ucap Mantan Kanit Reskrim Polsek Patumbak tersebut

Masi Kata Iptu Philip, saat masuk ke dalam areal pajak,akhirnya korban dan pelaku bertemu, seketika itu juga korban bertanya tentang keberadaan handphone yang dijanjikan pelaku,namun pelaku mengatakan bahwa uang korban sudah diberikan kepada orang yang menggadaikan tersebut, kemudian korban langsung meminta uang tersebut dan tidak jadi membelli handphone tersebut.

” Setelah pelaku mengatakan hal tersebut , pelaku langsung mengajak korban kerumah neneknya di jalan Budi Keadilan Kel. Pulo Brayan Kota Kec. Medan Barat untuk mengambil uang dan menggantikan uang korban, yang mana pada saaat itu pelaku yang membonceng korban, sesampainya ditempat tersebut dimana pelaku beralasan meminta uang kepada neneknya, namun dirumah tidak ada orang lalu pelaku berlari menuju sepeda motor korban dan korban pun ikut lari mengejar pelaku, sesampainya pelaku di sepeda motor korban lalu pelaku menghidupkan sepeda motor lalu korban berusaha menahan besi penyangga sepeda motor dengan tangan korban agar pelaku tidak bisa pergi, namun pelaku menggas sepeda motor korban sehingga korban pun terseret kurang lebih 10 meter hingga peganngan korban terlepas dan pelaku berhasil kabur”, Pungkas Mantan Kanit Reskrim Polsek Medan Baru tersebut.

Masi Kata Kanit Reskrim Polsek Medan Barat ,atas dasar laporan korban, kami langsung tindak lanjuti dan berhasil menangkap pelaku pada Hari Minggu tanggal 12 September 2021 sekira pukul 21.00 Wib bersama barang bukti – 1 (satu) buah celana warna hitam merk BANG BANG JEANS, 1 (satu) buah BPKB sepeda motor Yamaha jenis Bison tahun 2012 warna putih An. ENDRI, ST, 1 (satu) buah STNK sepeda motor Yamaha jenis Bison tahun 2012 warna putih An. ENDRI, ST.

” Pelaku kami jerat dengan Pasal 365 ayat (1) dengan ancaman hukuman paling lama sembilan tahun penjara, Ungkap Iptu A Purba,SH,MH . (LD)

Gubernur Ali Mazi Diminta Evaluasi Kinerja Kadis Kominfo Provinsi Sultra

 

etabloidfbi.com Kendari –

 

Kepala Dinas Kominfo Provinsi Sulawesi Tenggara, Ridwan Badalah, dituntut pertanggungjawabannya atas dana pemberitaan dan advertorial by order dari 10 (sepuluh) media di Kendari yang belum dibayarkan. Untuk itu Gubernur Sulawesi Tenggara, H. Ali Mazi, SH, diminta agar segera mengevaluasi kinerja Ridwan Badalah sebagai Kepala Dinas Kominfo.

Hal tersebut diungkapkan oleh Sekertaris Dewan Pengurus Daerah Persatuan Pewarta Warga Indonesia (DPD-PPWI) Provinsi Sulawesi Tenggara, Agussalim Patunru, kepada media ini, Minggu (19/9/2021). “Ada sepuluh media di Kendari yang mengeluhkan kinerja Dinas Kominfo Sultra atas janji-janji yang tak ada habisnya untuk melakukan pembayaran atas berita dan iklan yang telah dimuat di website masing-masing media. Kesembilan media ini sudan menyetorkan invoice atau tagihan pembayaran tapi tak kunjung dibayarkan,” jelas Agussalim.

Menurutnya, jika Dinas Kominfo tidak punya dana atau tidak ingin memberikan dana pemberitaan dan iklan, hal itu tidak masalah. Namun jangan menjanjikan akan memberikan bantuan dana pemberitaan kepada pihak media-media ini.

“Pada bulan Februari 2021 lalu, saya diundang atas nama PPWI Sultra oleh Kadis Kominfo Ridwan Badalah untuk bertemu di salah satu warung kopi di Kendari. Kadis Kominfo kemudian meminta 25 media dari 64 media yang tergabung di DPD-PPWI Sultra untuk didaftarkan pengajuan kontrak kerjasama dengan Pemvrop Sultra dengan nilai anggaran Rp.5.500.000 perbulan permedia. Secara bergilir lima media akan dibayarkan setiap bulannya, demikian janji Kadis itu kepada DPD-PPWI Sultra. Tapi yang terjadi sejak bulan Maret berjalan sampai bulan September belum ada sama sekali yang dibayarkan, padahal invoice sudah disetorkan kepada staf Kadis, Pak Hardin, dan telah diparaf oleh Ridwan Badalah. Setelah ditagih, tiba-tiba Ridwan Badalah mengurangi angka dari Rp.5.500.000 turun menjadi 1.000.000 per media, itupun belum dibayarkan hingga saat ini. Kalau tidak mau bantu, jangan berikan janji-janji,” jelas Agussalim dengan nada kesal.

Kinerja Kadis Kominfo perlu dievaluasi dan pihak penegak hukum diminta untuk mengaudit anggaran media yang bergulir di Dinas Kominfo tahun 2021 sebesar Rp 1,5 miliar yang dinilai tidak transparan.

Berikut daftar media yang dijanjikan dana bantuan pemberitaan dan iklan namun belum dibayarkan:
1. www.radartenggara.co.id
2. www.globalsultra.co.id
3. www.mediasultra.co.id
4. www.indinesiaexpres.com
5. www.livefaktanews.com
6. www.rakyatku.com
7. www.fokustime.com
8. www.terobosnusantara.com
9. www.wargata.com
10. www.platmeranews.com

Secara terpisah, ketika masalah ini dilaporkan ke Dewan Pengurus Nasional PPWI di Jakarta, Ketum PPWI Wilson Lalengke menanggapi ringan terhadap perilaku Kadis Kominfo Sultra tersebut. Wilson mengingatkan kepengurusan PPWI Sultra bahwa pihaknya sudah mewanti-wanti dari awal agar jangan terkecoh dengan janji seorang pejabat. Bahkan, Wilson Lalengke menegaskan agar setiap anggotanya, terutama pemilik dan pengelola media massa, tidak berdekatan dengan birokrasi dan pihak manapun untuk kerjasama pemberitaan yang sifatnya mengikat secara finansial.

“Saya sudah ingatkan sejak awal agar teman-teman media menghindari berdekatan dengan pejabat dalam hal pemberitaan yang didanai oleh oknum pejabat atau anggaran daerah. Anda akan dikibuli alias dibohongi. Ini terjadi dimana-mana. Mereka dengan mudah menghamburkan janji-janji sorga agar perilaku bobrok mereka tidak diberitakan. Namun, setelah berjalan sekian lama, mereka nyaman menikmati situasi aman terkendali, oknum pejabat itu akan dengan mudah juga ingkar janji dengan seribu satu alasan dan bahkan seribu satu janji palsu lagi,” jelas alumni PPRA-48 Lemhannas RI tahun 2012 ini.

Oleh karena itu, sambung Wilson Lalengke, dia menyarankan kepada rekan-rekan media di Sulawesi Tenggara agar berhentilah merengek janji dari Ridwan Badalah itu. “Cukuplah pengalaman ini jadi catatan dan penilaian masyarakat tentang karakter oknum pejabat tersebut yang ternyata tidak bisa dipercaya alias tidak amanah terhadap janji yang diucapkannya,” tutup tokoh pers nasional yang terkenal gigih membela warga yang teraniaya dimana-mana. (AGS/Red)