PPWI Sumut Prihatin Vaksin Langka di Medan

 

etabloidfbi.com Medan –

 

Masyarakat Sumatera Utara (Sumut) belakangan ini menghadapi dilema. Pasalnya, segala pengurusan harus lebih dulu memegang sertifikasi vaksin Covid-19. Namun sangat disayangkan, selama dua pekan terakhir ini vaksin bantuan pemerintah tersebut kosong. Atas kekosongan stok vaksin, tak ayal membuat berbagai pihak, termasuk organisasi media angkat suara.

Ya, salah satunya dari DPD PPWI Sumut (Persatuan Pewarta Warga Indonesia). Kepada pewarta media ini, Bendahara PPWI Sumut, Indrawan S, menyatakan keprihatinannya atas kondisi minimnya stok vaksin Covid-19 di Sumut, terkhusus di Kota Medan.

“Bukan hanya minim, tapi stok vaksin itu tak ada selama dua pekan belakangan ini. Dan ini terus terang membuat cemas masyarakat. Sebab, segala urusan, setahu saya harus mendapatkan sertifikasi vaksin Covid-19, baru mendapat restu pengurusan,” terang Indtawan S didampingi Ketua PPWI Sumut, Surya Putra Sianipar; Wasekjen Dedi J Nasution, serta pengurus lainnya di Sekretariat PPWI Sumut, Jalan Flamboyan I No 12, Tanjung Selamat, Medan, Sabtu (31/7/2021).

Seharusnya, menurut Indra, masalah kekurangan stok vaksin harus segera diantisipasi. Hal itu bertujuan agar keresahan masyarakat tidak timbul. Nah, sekarang stok vaksin tak ada, bahkan langka.

“Alhasil, sekarang masyarakat serba salah. Masyarakat disuruh vaksin tapi vaksinnya sendiri tak ada. Kan ini sangat dilematis bagi masyarakat. Untuk itu kita minta kepada pemerintah secepatnya mengambil langkah agar menyelesaikan masalah ini,” seru Indrawan.

Sebagai tambahan informasi, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) kembali menerima 183.500 dosis vaksin Covid-19. Vaksin Sinovac tersebut tiba di Bandara Kuala Namu Internasional (KNIA) Deli Serdang sekitar pukul 15.35 WIB dan langsung dibawa ke gudang farmasi Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara dengan pengawalan pihak kepolisian, Jumat (30/7/2021).

Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi mengatakan vaksin ini akan diprioritaskan kepada warga yang belum menerima suntikan vaksin tahap kedua. “Ini kita fokuskan untuk periode yang kedua artinya untuk orang yang sudah vaksin tahap pertama,” kata Edy kepada wartawan.

Edy menjelaskan, pengiriman vaksin ke Sumatera Utara akan terus berlanjut hingga Agustus 2021 mendatang. Vaksin yang masuk hari ini adalah Sinovac dan Astrazeneca.

“Mungkin itu di Agustus nanti (datang Pfizer dan Moderna). Sekarang Sinovac dan AstraZeneca yang sudah datang,” jelas Gubsu Edy.

Dengan datangnya vaksin ini maka vaksinasi akan terus dilanjutkan. Meski demikian, ia tetap mengimbau agar masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan. (BN/Red)

Kapolres Tubaba Pimpin Upacara Wisuda Purnabakti Personel

 

etabloidfbi.com Tulang Bawang Barat.

Kepolisian Resor Tulang Bawang Barat Polda Lampung menggelar upacara wisuda purna bakti 2 (dua) personil Polri Polres Tulang Bawang Barat di halaman Mapolres. Bertindak selaku Inspektur Upacara Kapolres Tubaba AKBP Hadi Saepul Rahman. S.IK,.sabtu(31/7/2021)

Pada kesempatan tersebut Kapolres Tubaba AKBP Hadi Saepul Rahman. S.IK, secara simbolis menyerahkan tanda penghargaan dan cindera mata serta pengalungan selendang dan karangan bunga kepada anggota yang mengakhiri masa baktinya tersebut. Selanjutnya, bersama seluruh anggota dan mengiringi hingga gerbang Mapolres.

Kapolres Tubaba AKBP Hadi Saepul Rahman. S.IK, menyampaikan, upacara ini pada hakekatnya merupakan penghargaan yang tulus dan ungkapan rasa hormat yang setinggi-tingginya dari segenap kesatuan atas pengabdian selama dinas aktif sampai mengakhiri tugas bagi anggota yang memasuki masa pensiun.

 

“Atas nama pimpinan dan pribadi menyampaikan penghargaan serta rasa hormat kepada segenap anggota yang telah memasuki masa purna atas dedikasi dan kinerja serta darma baktinya kepada bangsa dan negara”, ujaw Kapolres.

Menurutnya kegiatan ini juga menindak lanjuti perintah pimpinan, bahwa dilaksanakan upacara purna bakti kepada para perwira tinggi Polri yang memasuki masa purna tugas.

Sementara tradisi pelepasan pedang pora ini sebagai bentuk wujud nyata penghargaan satuan intitusi Polri kepada tugas dan jasa-jasa para anggotanya.

“Tak ada gading yang tak retak, atas nama kesatuan dan keluarga besar memohon maaf. Kami juga akan terus bersama rekan sekalian sebagai bagian dari keluarga besar Polri. Jadi kapan saja, kita selalu terbuka”, paparnya.

Sementara 2 anggota tersebut masing-masing yang mengikuti wisuda purna bakti periode Juli 2021 antara lain, Purn. Kompol Purnawirawan Sobari dan AKP Prnawirawan Suhardi.

Kasubbag Humas Polres Tubaba, IPDA Dian Purnama, mengungkapkan bahwa pelepasan ke dua Purna Bakti yang memasuki masa purna tugas, dirinya mewakili teman teman di jajaran Polres Tubaba mengucapkan terima kasih atas pengabdian selama bertugas.

“Selama masih aktif, Kompol Purn Sobari dan AKP Purn Suhardi telah memberikan pengabdian terbaik di Polres Tubaba “, cetusnya

(iwan setiawan)

30 Orang Terjaring PPKM Level 4 Di Jalan Pattimura Nunukan, 4 Orang Dinyatakan Reaktif

 

etabloidfbi.com Nunukan-

 

Pelaksanaan razia penerapan PPKM Level 4 di Kabupaten Nunukan terus dilakukan oleh Tim Yustisi yang melibatkan unsur terkait yang dalam Tim Satgas Penanganan COVID-19 Kab.Nunukan.

Kapolres Nunukan AKBP Syaiful Anwar,S.Ik melalui Ketua Tim Yustisi Penegakan Hukum Penerapan PPKM Level 4 COVID-19 Kabupaten Nunukan, Ipda Andi Irwan, mengatakan,” Tim Yustisi Penegakan Hukum Penerapan Pemberlakuan Pengetatan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4, sebagai tindaklanjut Surat Edaran (SE) Bupati Nunukan Nomor 5 Tahun 2021.

“Dalam pelaksanaan razia ini, Tim berjumlah 47 orang, terdiri dari Gabungan Personil TNI/Polri, Sat.Pol PP dan dari Dinkes Kabupaten Nunukan,” ujar Andi.

Untuk razia di jalan Pattimura Nunukan malam ini, tim menghentikan pengendara kendaraan roda empat dan roda dua yang melanggar protokol kesehatan.Bagi masyarakat yang tidak memakai masker, maka langsung kita data dan kita beri pengarahkan untuk selalu memakai masker dan melaksanakan protkes.

Setelah dilakukan pendataan dan pengarahan bagi mereka, untuk yang berusia muda kita berikan tindakan pembinaan berupa push up dan menyanyikan lagu Indonesia Raya, dan semua yang terjaring kita lakukan rapid tes antigen.

Dan setelah dilakukan rapid
tes antigen didapati sebanyak 4 orang yang hasilnya reaktif. Dan kepada yang reaktif kita minta langsung pulang dan lakukan Isolasi mandiri dirumahnya masing-masing selama 10 hari.

Dan untuk pengawasan pelaksanaan isolasi mandiri akan dipantau oleh Puskesmas
bersama Babinsa dan Babinkamtibmas di Kelurahan masing-masing.

“Jika nantinya ada didapati dari mereka tidak patuh melaksanakan Isomannya, maka yang yang bersangkutan, oleh Tim Satgas Penanganan COVID-19 akan dibawa ke gedung rusunawa Nunukan untuk melanjutkan Isolasinya sampai hasil rapidnya dinyatakan sudah negatif,” ujar Andi.

Pemberlakuan PPKM Level 4 dimulai sejak 26 Juli sampai 2 Agustus 2021, selanjutnya akan dievalusi, apa dilanjutkan apa diturunkan levelnya oleh Satgas Penanganan COVID-19 Kabupaten Nunukan.

Abdullah, Salah satu warga terjaring razia yang beralamat di Kelurahan Nunukan Kecamatan Nunukan, mengatakan,”benar dia lupa membawa masker karena keburu, dan memohon maaf dan berjanji untuk selalu menjalankan prokes. Dan setelah dirinya dilakukan rapid tes antingen, dirinya dinyatakan negatif,”ucapnya.

Andi Irwan yang juga menjabat sebagai Kasi Propam Polres Nunukan, berharap agar semua warga masyarakat agar selalu melaksanakan protokol kesehatan, ini wajib dilakukan demi kebaikan kita bersama untuk menghentikan laju penyebaran COVID-19,”ujarnya.

“Setelah razia di jalan Pattimura ini selesai, Tim Justisi bergerak menuju beberapa titik jalan untuk melakukan melanjutkan pengawasan penerapan protkes PPKM Level 4,”pungkas Andi.

Syafaruddin/Biro Nunukan

Terkait Dugaan Pungli di SMAN 2 Cileungsi, Nah loh Ada apa Dengan LBH Bogor Timur.

Keterangan foto Foto: Aca Hendra Gunawan Humas SMAN 2 Cileungsi

 

etabloidfbi.com Cileungsi, Jawa Barat.–

Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Bogor timur, dugaan pungli atas Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di SMAN 2 Cileungsi, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor disebut bohong, pada Jum’at 30/07/2021.

Hal ini disampaikan Aca Hendra Gunawan, selaku Humas SMAN 2 Cileungsi, saat ditemui para awak media di gedung Sekolah. Awal mula adanya tuduhan dugaan pungli yang dilakukan oleh pihak SMAN 2 Cileungsi karena belum terakomodirnya Calon Peserta Didik (CPD) yang diajukan oleh Presidium Bogor Timur, jelasnya.

“Tak lama kemudian datanglah perwakilan dari Presidium yang membawa CPD, tapi karena sudah cukup CPD yang diakomodir pihak sekolah, kami meminta waktu kepada pihak Presidium, bersabar dengan harapan ada CPD yang mengundurkan diri,” kata Aca kepada wartawan saat ditemui di ruang SMAN 2 Cileungsi.

Lanjut,. Aca, dalam hal ini ada kemungkinan mereka (Presidium, red) merasa tidak di orangi dan merasa tersinggung. “Katanya si mereka punya andil .. lah, terbangunnya SMA Negeri 2 Cileungsi tersebut,” ucapnya.

Karena merasa tidak dianggap, sambung Aca, maka pihak Presidium melalui LBH Botim melaporkan dugaan pungli di SMAN 2 tersebut. Padahal, biaya yang dimaksud pungli itu atas dasar persetujuan orang tua siswa yang menginginkan dibangun tambahan roombel atau ruang kelas agar anak mereka bisa masuk Sekolah di SMAN 2 ini.

“Dengan kesepakatan orang tua murid, maka mereka memberikan sumbangan untuk membangun ruang kelas baru sebanyak 3 ruangan, dengan jumlah siswa sebanyak 108 murid. Untuk sumbangan yang diberi bervariasi dan tidak di tentukan oleh piak sekolah,” pungkasnya.

Aca juga menjelaskan, dalam carut permasalahan ini, akhirnya tercetus mediasi yang di juga dihadiri oleh Camat Cileungsi, Danramil, Kapolsek Cileungsi yang dilaksanakan di Kantor Kecamatan Cileungsi.

“Dihadiri juga oleh Pak Beben Dewan, dan terlontar ucapan seperti yang pernah saya dengar dari pihak Presedium dengan LBH nya, yang mana LBH Botim akan mempidanakan SMA Negeri 2 Cileungsi, cuma diredam oleh pak camat, kalo dari pihak sekolah jika memang seperti itu ya silahkan aja dilaporkan,” ucap Aca.

Foto: Saat Awak media di Ruangan SMAN 2 Cileungsi

Dalam kesimpulan yang dilontarkan Aca mewakili SMA Negeri 2 Cileungsi tersebut ialah yang penting semua sudah dibuka pada mediasi di tingkat kecamatan.

“Kita tidak merasa adanya pungutan, karena ada pernyataan dari warga mereka menitipkan sumbangannya, dan juga pihak mereka (presedium) menerima karena dari 2 anak ini 1 kita akomodir dan yang satu sudah mendapat sekolah lain,” tukasnya.

Sementara itu, Alhafiz Rana, Ketua Presidium Botim melalui pesan singkat menuturkan, CPD yang diajukan oleh lembaganya tidak diterima. “Tidak diakomodir,” singkatnya.

Sebelumnya, Jamaluddin Direktur Lembaga Bantuan Hukum Bogor Timur (LBH Botim) menegaskan, untuk dugaan pungli di SMAN 2 Cileungsi ini LBH Botim menemukan berbagai pungutan. “Mulai dari pengembangan sekolah yang nilainya jutaan rupiah, kemudian PPDB” jelasnya.

Berkaitan dengan adanya temuan-temuan tersebut, Jamaluddin mengaku tengah menyiapkan gugatan hukum terkait dugaan pungli di SMAN 2 cileungsi. Ia juga mengaku tengah membangun komunikasi dengan pihak kejaksaan dan pengadilan terkait gugatan tersebut.

“Bagi kami ini ranahnya sudah tidak lagi kelalaian administrasi. Pungutan ini sudah diciptakan secara sistemik dan terstruktur, jadi akan kami bawa ke ranah pidananya” tutupnya. (TIm BTJ/IRsan)

Bupati Bogor Sampaikan Rancangan KUA dan PPAS Tahun 2022,

etabloidfbi.com Cibinong, Jawa Barat.–

Bupati Bogor, Ade Yasin menyampaikan Rancangan Kebijakan Umum APBD (KUA) serta Rancangan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) tahun anggaran 2022 pada Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Bogor. Rapat paripurna dihadiri Wakil Bupati Bogor, Iwan Setiawan secara daring. Pimpinan dan anggota DPRD, Sekretaris Daerah, serta jajaran Pemerintah Kabupaten Bogor hadir secara daring maupun luring di Ruang Rapat Paripurna DPRD, pada Jumat 30/7/2021

Ade Yasin menjelaskan, strategi dan arah kebijakan untuk mencapai target makro daerah serta kemampuan APBD tahun anggaran 2022 telah tertuang dan menjadi bagian yang tidak terpisahkan dalam substansi dokumen Rancangan KUA dan PPAS tahun anggaran 2022. Dengan tetap memedomani sasaran dan prioritas pembangunan daerah Kabupaten Bogor tahun 2022, serta memperhatikan penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi daerah.

“Tema pembangunan daerah tahun 2022 berdasarkan arahan rancangan akhir sekaligus Raperda Perubahan RPJMD Kabupaten Bogor tahun 2018-2023 serta tercantum dalam dokumen RKPD tahun 2022 adalah “Membangun Masa Depan Kabupaten Bogor dengan Pancakarsa Dalam Rangka Percepatan Pemulihan Ekonomi Daerah,” jelas Ade.

Hal ini, lanjut Ade, sesuai dengan arah kebijakan pusat dan Jawa Barat yang menitikberatkan pembangunan pada upaya memulihkan perekonomian nasional dan daerah, akibat pandemi Covid-19.

“Tema pembangunan daerah tahun 2022 menjadi dasar penentuan prioritas pembangunan daerah yaitu, meningkatkan kualitas dan aksesibilitas pendidikan. Meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat. Meningkatkan daya saing perekonomian daerah dan pelayanan publik. Meningkatkan pemerataan pembangunan yang berkelanjutan, dan meningkatkan ketertiban dan kenyamanan masyarakat berdasarkan nilai-nilai keagamaan yang berkeadaban”, ungkapnya.

Bupati Ade Yasin berharap, agar dalam tahapan pembahasan selanjutnya dengan DPRD Kabupaten Bogor, akan diperoleh persetujuan bersama terkait seluruh substansi Rancangan KUA dan PPAS tahun anggaran 2022. Adapun secara teknis, penajaman terhadap program, kegiatan, dan sub kegiatan program tahun anggaran 2022 dapat dibahas dalam forum-forum pembahasan selanjutnya.

Selanjutnya, pada Rapat Paripurna tersebut juga dilakukan penetapan Rancangan Peraturan Daerah Kabupaten Bogor tentang Laporan Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2020. (DKb/IRsan)

Upaya Percepatan Penangan Covid-19, Lantamal XII Pontianak Laksanakan Latihan Operasional Fast Lab Polymerase Chain Reaction (PCR) Mobile.

 

etabloidfbi.com Pontianak-

Untuk meningkatkan profesionalisme dan kesiapsiagaan personel Dinas Kesehatan Lantamal XII Pontianak agar mampu mengawaki operasional peralatan khusus mobil Fasilitas Laboratorium Polymerase Chain Reaction (PCR), Komandan Lantamal XII membuka secara resmi Pelatihan Pengawak Kendaraan Khusus tersebut di gedung Malahayati Mako Lantamal XII, Jumat (30/7/2021).

Komandan Lantamal XII Pontianak Brigjend TNI Marinir Andi Rukman pada amanatnya menyampaikan bahwa, “Pelatihan yang kita laksanakan kali ini adalah untuk membentuk profesionalisme personel Dinas Kesehatan Lantamal XII agar cakap dalam mengawaki peralatan yang disiapkan untuk operasional penanganan Covid-19”.

Danlantamal menambahkan bahwa, “Fasilitas mobil PCR ini merupakan bantuan yang diterima Lantamal XII dari Kemrnterian Pertahanan RI melalui Kepala Staf TNI Angkatan Laut (Kasal) dalam hal ini Dinas Fasilitas Pangkalan TNI Angkatan Laut (Disfaslanal) Mabesal, guna mendukung program Pemerintah dalam percepatan penanggulangan pandemi Covid-19”.

Fasilitas mobil PCR tersebut sangat bermanfaat untuk operasional penanganan Covid-19 di wilayah kerja Lantamal XII, berperan aktif membantu pemerintah daerah melakukan penerapan Tracing dan PPKM di tengah masyarakat, mengerahkan dan menempatkan personel membantu penanggulangan Covid 19 di Kalimantan Barat.

Dengan adanya fasilitas mobil PCR ini dapat membantu langkah percepatan layanan laboratorium tes swab PCR prajurit TNI AL beserta keluarga dan masyarakat sehingga dapat membatu memutus penularan Covid 19. Bila dibutuhkan juga dapat melayani masyarakat yang memerlukan. Mobil PCR ini dapat bergerak ke berbagai lokasi kapan pun diperlukan, dengan hasil pemeriksaan yang cepat.

Pelatihan Fasilitas kendaraan khusus mobil PCR ini di ikuti oleh 25 orang tenaga kesehatan jajaran Lantamal XII Pontianak dan personel non kesehatan yang ditunjuk.

Pada kesempatan yang sama Brigjen TNI (Mar) Andi Rukman bersama sama dengan Kepala dinas kesehatan Prov. Kalbar Bpk Horison, dr Feery Sapariadi dari Kabid Yankes Diskes Prov. Kalbar, bapak Bambang Triyono Atap staf Admin, pak kukuh dan Mbak gina dan Lapkesda dari Diskes Prov. Kalbar dan dr. Handanu dari Dinkes Kota Pontianak melaksanakan pengecekan dan perijinan terhadap Lab PCR Mobille sebagai tindak lanjut sebagai jejaring pemeriksaan Covid-19 yang berada tempat pelatihan.

Acara pembukaan pelatihan dihadiri oleh Wadan Lantamal XII Kolonel Laut (P) Suhendro, para pejabat utama, para kepala dinas dan para kasatker Lantamal XII.( M.zihdi / sy Mohsin )

KOMANDAN LANTAMAL XII MENERIMA BANTUAN SOSIAL UNTUK KORBAN BANJIR DI KAPUAS HULU KALBAR DARI ALUMNI PKN JABOTABEK KALBAR

etabloidfbi.com Pontianak :

Komandan Lantamal XII Brigjen TNI (Mar) Andi Rukman Jum’at (30/07/21) pagi tadi, di Mako Lantamal XII Jl. Kom Yos Sudarso No. 01 Kota Pontianak menerima bantuan sosial untuk masyarakat Kec. Silat Hulu Kab. Kapuas Hulu Kalimantan Barat yang mengalami musibah banjir.

Bantuan sosial yang diterima berupa beras sebanyak 50 karung (@ 40 kg) total 2.000 kg, Mie instan 150 karton (@ 40 bungkus) total 6000 bungkus yang berasal dari sumbangan  masyarakat Alumni PKN Jabodetabek  Kalbar.

Dalam sambutannya Komandan Lantamal XII menyampaikan, “bantuan sosial yang diterimakan akan segera di distribusikan agar segera diterima oleh masyarakat terdampak banjir untuk dapat meringankan beban saudara saudara kita yang saat ini sedang mengalami musibah khususnya di  Kec. Silat Hulu Kab. Kapuas Hulu”.

Komandan juga mengucapkan terima kasih kepada Alumi PKN Jabodetabek Kalbar yang telah peduli kepada masyarakat yang mengalami musibah banjir, semoga bantuan yang diberikan dapat bermanfaat bagi masyarakat yang terdampak bencana banjir yang telah menimpa daerah mereka.

Selanjutnya bantuan diserahkan secara simbolik oleh Komandan Lantamal XII dari kepada perwakilan Alumni PKN Jabotabek Kalbar. Rencana bantuan tersebut akan didistribusikan kepada masyarakat terdampak pada hari Selasa (3/08).

Hadir dalam penyerahan bantuan Wadan Lantamal XII Kolonel Laut (P) Suhendro, S.AP.,M.Si., para Kadis dan Kasatker serta 2 orang perwakilan penerima bantuan. ( M.zuhdi / sy Mohsin )

LAPORKAN DUGAAN KORUPSI BOS DI ENAM SEKOLAH KE INSPEKTORAT KETUA LPAB SOFYAN AS ST MINTA LANJUTKAN KE PROSES HUKUM

 

etabloidfb com-Lampung Tengah.

Ketua LPAB lampung tengah sofyan as st melaporkan ke enam sekolah yang ada di dua kecamatan padang ratu dan kecamatan anak ratu aji kemaren pada senin 26 juli 2021 yang di terima langsung oleh kepala inspektorat lampung tengah kusuma Riadi

Dalam laporannya sofyan menduga lebih dari 50% dari 100% Anggaran Biaya Oprasional sekolah BOS di korupsi oleh masing-masing kepala sekolah dari ke enam sekolah tersebut yakni SMP Negri 1 Padang Ratu, SMP Negri 2 Anak Ratu aji SD Negri 4 Kuripan, SD Negri 5 kuripan kecamatan padang ratu Kemudian SD Negri 1 Bandar Putih tua SD Negri 2 Sukajaya kecamatan Anak ratu aji.

Ya saya melaporkan ke enam sekolah tersebut atas dugaan Penyimpangan dana BOS tahun Ajaran 2020-2021 karna banyak nya laporan dari masyarakat melalui kami tentu kami melaporkan semuanya setelah kita padukan laporan Masyarakat bersama hasil pantauan dan investigasi.

Dari hasil tersebut tim kami benar menemukan penyimpangan sesuai dengan apa yang kita laporkan yautu temuan yang berawal dari laporan masyarakat temuan dimaksud kelebihan pembayaran terhadap pihak ketiga dan pengadaan barang jasa untuk kepentingan sekolah ada juga yang manipulasi LPJ seperti perawatan peralatan gedung kantor, biaya administrasi sekolah, pengadaan buku atau pengembangan perpustakaan, biaya berlangganan daya dan jasa, kegiatan asesmen, kegiatan Extrakurikurer dan perawatan peratan sekolah gedung kantor pengadaan alat multi media terang sofyan 30/07/201.

Kesemua nya kita laporkan atas dua persuapan yang pertama melanggar Undang-undang korupsi kemudian Undang-undang Nomor.14 tahun 2008 tentang keterbukaan publik dikarenakan upaya pembenahan melalui Surat Klarifikasi dan somasi sudah kita upayakan tetapi seolah diabaikan dengan diabaikannya tersebut maka kami laporkan kepada inspektorat dikarnakan tidak ada transparansi publik tentunya penuh dengan dugaan korupsi kata sofyan.

Sofyan menyebutkan dari ke enam sekolah tersebut telah merugikan masyarakat dan negara ratusan juta rupiah contoh nya saja tahun 2020 siswa/i libur ke sekolah seluruh kegiatan melalui daring dan luring, luring tidak dilaksanakan guru pendidik pun tidak pernah ada acara kekabupaten dan kegiatan seperti olah raga, lalu pramukaan juga tidak ada akan tetapi ada di LPJ begitu juga dengan yang lainnya.

Adanya laporan tersebut saya sangat berharap kepada inspektorat untuk dapat bekerja dengan baik, menghindari dari pendatang yang minta-minta kemudian melanjutkan hasil pemeriksaan nya kepada Aparat Penegak hukum dan bupati supaya tindakan hukum atau terproses hukum.

Karna ini sudah jelas enam sekolah tersebut telah merugikan masyarakat dan negara dengan penuh unsur kesengajaan lalu merusak citra pendidikan yang ada di lampung tengah bahkan nanti kita akan tambahkan lebih dari 10 sekolah atas dugaan yang sama dan penyimpangannya yang lebih besar kata sofyan.

( Tim.)

Jadi Makelar Kasus, Pegawai Bank Sulutgo Rolandy Thalib Dilaporkan ke Bareskrim Polri

 

etabloidfbi.com Jakarta –

 

Seorang pegawai Bank Sulutgo (BSG) bernama Rolandy Thalib resmi dilaporkan ke Direktorat Tindak Pidana Umum Badan Reserse Kriminal (Dittipidum Bareskrim) Mabes Polri, pada Rabu, 28 Juli 2021. Pelaporan itu dilakukan Nina Muhammad, SE, korban kriminalisasi oleh oknum penyidik Polri di lingkungan Polda Sulawesi Utara dan Polresta Manado. Saat membuat laporan polisi, Nina Muhammad didampingi Ketua Umum Persatuan Pewarta Warga Indonesia (Ketum PPWI), Wilson Lalengke, S.Pd, M.Sc, MA.

“Alhamdulillah, setelah berjuang sekian lama, akhirnya saya sudah berhasil membuat laporan polisi terkait dugaan pemalsuan identitas dan laporan palsu atas nama Rolandy Thalib ke Bareskrim Polri kemarin, Rabu, 28 Juli 2021. Laporan polisi telah diterima oleh Bareskrim dan akan segera ditindaklanjuti dengan penyelidikan dan pemanggilan berbagai pihak terkait, termasuk manajemen Bank Sulutgo dan Polresta Manado,” ungkap Nina Muhammad kepada redaksi media ini, Kamis, 29 Juli 2021.

Nina Muhammad yang merupakan anggota Bhayangkari di lingkup Polda Sulawesi Utara ini mengaku lega dan bersyukur karena upayanya untuk mendapatkan keadilan mulai berjalan maju walaupun masih panjang perjalanan perjuangannya itu. “Saya tiap hari puasa sunnah, terus berdoa, sholat tahajud, memohon pertolongan Allah SWT, semoga jalan yang saya tempuh ini mendapatkan ridho-Nya,” tutur Nina yang merupakan istri anggota Polri yang berdinas di Sekolah Polisi Negara, di Polda Sulut.

Secara substantif, dalam laporan polisi tersebut disebutkan bahwa Rolandy Thalib telah melakukan dugaan pemalsuan identitas dan/atau memberikan keterangan palsu saat membuat laporan polisi di Polresta Manado, nomor: LP/726/IV/2020/Sulut/Restra Manado tertanggal 4 April 2020. Dalam laporan tersebut, Rolandy terdaftar sebagai pelapor sekaligus korban tindak pidana ITE, dengan terlapor Nina Muhammad. Faktanya, barang bukti yang dilampirkan berupa screenshot postingan facebook yang diduga mencemarkan nama baiknya itu, tidak ada sedikitpun terkait dengan Rolandy Thalib.

Anehnya, Polresta Manado menerima begitu saja laporan Rolandy Thalib dan secara kilat menetapkan Nina Muhammad sebagai tersangka dalam waktu hanya 10 hari setelah laporan itu berproses. Dalam proses BAP terhadap Nina Muhammad, bertambah aneh bin ajaib, yang menjadi korban bukan Rolandy Thalib, tetapi Soraya Deitje Tanod, istri Direktur Marketing Bank Sulutgo, Machmud Turuis.

Pemalsuan lainnya yang dilakukan Rolandy Thalib agar perannya sebagai makelar kasus berjalan dengan lancar adalah pada saat persidangan Pra Peradilan yang diajukan Nina Muhammad di Pengadilan Negeri Manado, Rolandy berperan sebagai pengacara dan kuasa hukum dari Soraya Deitje Tanod. Padahal, dalam kenyataan sehari-hari, oknum ‘pengacara jadi-jadian’ ini tercatat sebagai pegawai Bank Sulutgo dengan Nomor Induk Kepegawaian (NIK): 7910.1757.

Sementara itu, Ketum PPWI Wilson Lalengke yang menyempatkan diri mendampingi anggotanya, Nina Muhammad, membuat LP ke Bareskrim Polri mengatakan bahwa pihaknya akan terus memantau perkembangan kasus itu. “Makelar kasus seperti Rolandy itu harus dibersihkan dari lingkaran dunia hukum di negeri ini. Para pihak yang sering memanfaatkan peran markus Rolandy ini harus ikut bertanggung jawab atas perilaku bejat oknum yang merupakan pegawai resmi di bank Pemerintah Daerah Provinsi Sulawesi Utara itu,” tegas alumni PPRA-48 Lemhannas RI tahun 2012 ini, Kamis, 29 Juli 2021.

Bagaimana mungkin, lanjut Lalengke, kita bisa menciptakan dunia peradilan yang dapat menghadirkan kebenaran dan keadilan di pengadilan jika kita membiarkan markus-markus seperti Rolandy Thalib berkeliaran mengatur-atur para aparat penegak hukum seperti yang terjadi atas kasus kriminalisasi Ibu Bhayangkari, Nina Muhammad? “Non-sense kita bermimpi dapat mewujudkan peradilan yang benar dan adil jika sistem peradilan kita membiarkan makelar kasus dan mafia kasus berseliweran di antara para penegak hukum seperti polisi, jaksa, dan hakim. Kita harus tegas memberantas markus sampai tuntas, antara lain dengan menghentikan gerak langkah si markus Rolandy Thalib itu,” kata tokoh pers nasional yang dikenal sangat anti mafia hukum ini.

Masih Lalengke, Ketum PPWI ini mengatakan bahwa pihaknya akan melayangkan laporan ke beberapa lembaga terkait, antara lain ke Divpropam Mabes Polri tentang oknum penyidik Polresta Manado bersama Kapolresta Manado dan ke Komisi Yudusial terkait perilaku oknum Ketua Pengadilan Negeri Manado yang diduga koruptif dan menjadi bagian dari mafia hukum di lingkungan Peradilan Negeri Manado.

“Kita sedang mengumpulkan data, informasi, dan bukti-bukti yang akan digunakan sebagai dasar pembuatan laporan atas oknum-oknum tersebut. Yang pasti, Kapolresta Manado dan oknum penyidik kasus kriminalisasi Nina Muhammad sudah cukup bukti, kita akan laporkan sesegera mungkin ke Divpropam Polri,” imbuh lulusan pasca sarjana bidang Etika Terapan dari Universitas Utrecht, Belanda, dan Universitas Linkoping, Swedia ini.

Pada akhir pernyataannya, Lalengke mengharapkan kepada semua pihak, terutama para aparat penegak hukum agar benar-benar mengiplementasikan motto ‘_Fiat justitia ruat caelum_, walau langit runtuh, kebenaran dan keadilan wajib ditegakkan’. “Kepada aparat penegak hukum, kita tegaskan agar Anda semua harus mampu berpihak pada kebenaran dan keadilan walaupun uang miliaran terbentang di depan matamu. Walau markus datang dengan tas besar berisi sejumlah uang, Anda wajib menampiknya dan kembali bekerja di jalan yang benar,” tutup Presiden Persaudaraan Indonesia Sahara Maroko (Persisma) itu menghakhiri pernyataannya. (APL/Red)

Pariwisata Terpuruk, Pengusaha Hotel dan Restoran di Pelabuhan Ratu Angkat Bendera Putih

 

etabloidfbi.com Sukabumi –

 

Perpanjangan waktu PPKM (Penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) yang dilakukan secara terus-menerus belakangan ini terasa sangat berat bagi pelaku pariwisata. “Terus terang saja, dalam beberapa hari ini kami sebagai pelaku pariwisata dengan sangat berat, terpaksa mengibarkan bendera putih di depan setiap hotel dan restoran,” ungkap Opung Bastian, pengelola Hotel Bunga Ayu, salah satu hotel favorit di pinggiran pantai Pelabuhan Ratu, Sukabumi, Jawa Barat, Kamis, 29 Juli 2021.

Menurut Bastian, tidak kurang dari sebulan terakhir ini tidak ada satupun tamu yang datang untuk menginap di hotelnya. “Kami menyerah, sudah satu bulan lebih hotel kami kosong, tidak ada tamu sama sekali,” tutur Bastian dengan nada sedih kepada pewarta media ini, melalui jaringan komunikasi WhatsApp-nya.

Akibat dari kondisi tersebut, lanjut Bastian, berbagai biaya operasional usahanya tidak dapat dipenuhi. Seperti juga hotel dan penginapan serta restoran lainnya di Pelabuhan Ratu, Manajemen Hotel Bunga Ayu, saat ini harus menunggak pembayaran berbagai biaya rutin yang menjadi kewajiban mereka.

“Biaya operasional usaha, dari listrik, telepon, air PAM, BPJS Kesehatan, BPJS Tenaga Kerja, sudah beberapa bulan ini belum kami bayar. Apalagi gaji karyawan, tidak ada pemasukan dana untuk membayar gaji mereka,” keluh Bastian.

Sehubungan dengan keadaan sulit yang mereka hadapi, pinta Bastian, pihaknya berharap agar pihak terkait berkenan turun tangan membantu mereka. Bantuan itu terutama diperlukan untuk membiayai para karyawan yang adalah juga bagian dari tanggung jawab bersama Pemerintah dan berbagai pihak lainnya.

“Saya amat berharap kiranya Dinas Pariwisata dan PHRI Kabuapten Sukabumi dapat mengusahakan jalan keluar bagi pelaku usaha pariwisata di wilayah ini. Selama okupansi hotel kami kosong, mohon berkenan Bapak Bupati melalui Dinas Pariwisata membatu kemudahan bantuan dari Pemerintah, baik berupa BLT gaji karyawan swasta yang gaji di bawah 3,5 juta rupiah maupun BIP Bantuan Hibah [1] dari Kemenparekraf,” kata Bastian penuh harap. (ELLA/Red)

Catatan:

[1] BIP atau Bantuan Insentif Pemerintah dapat diakses di https://aksespembiayaan.kemenparekraf.go.id/bip/

SATGAS PAMWAL POLRES SINGKAWANG KAWAL LIQUID OKSIGEN MEDIS SEBERAT 8 TON

 

etabloidfbi.com Singkawang –

Polres Singkawang Satlantas.Kamis (29/07/2021) Satuan Lalu lIntas (Satlantas) Polres Singkawang yang tergabung dalam Ops Aman Nusa II melaksanakan pengawalan dan pengamanan terhadap distribusi liquit oksigen.

Route pengawalan dari Kota Pontianak menuju PT. SNI di Kota Singkawang mendapatkan pengawalan ketat oleh Satgas Pamwal untuk antisipasi gangguan kamtibmas serta memastikan kelancaran pengiriman oksigen yang akan digunakan untuk keperluan medis di Kota Singkawang.

Kapolres Singkawang AKBP Prasetiyo Adhi Wibowo, S.I.K., M.H. melalui Kasat Lantas AKP Syaiful Bahri, S.ip., M.Sos menyatakan kegiatan pengawalan oksigen ini adalah wujud komitmen untuk mendukung percepatan penanganan Covid-19, salah satunya adalah ketersediaan oksigen yang dibutuhkan masyarakat yang sedang dalam perawatan yang ada di Kota Singkawang.

“Pendistribusian oksigen ke Kota Singkawang mencapai 8 ton. Pengawalan berlangsung lancar dan tanpa kendala, ini sebagai wujud pelayanan kepada masyarakat untuk distribusi liquid oksigen aman” Ujar Kasat Lantas Polres Singkawang.(Sy Mohsin/M.Zuhdi)

Pelaku pembakaran rumah wartawan di Siantar, Polisi tangkap 6 tersangka dan 2 orang DPO

 

etabloidfbi.com Pematangsiantar.–

 

Penyidik unit Sat Reskrim Polres Pematangsiantar, menetapkan 6 (enam) orang Tersangka dan 2 (dua) orang masih DPO, pelaku pembakaran rumah wartawan media online, Bamby Lubis (40) yang berada di Jalan Jorlang Hataran, Kelurahan Simarito, Kecamatan Siantar Barat

Hal ini di sampaikan Kapolres Pematangsiantar AKBP Boy Sutan Binanga Siregar S.I.K, saat konferensi pers, Kasus Pembakaran Rumah Wartawan Media Online Bamby Lubis  yang terjadi pada hari Sabtu 29 Mei 2021 didampingi oleh Kanit 1 Jahtanras IPDA MOSES BUTAR-BUTAR dan Kanit Ekonomi AIPDA BOLON SITUNGKIR Bertempat di Ruang Lobby, Rabu (28/07/2021).

Kapolres Pematangsiantar AKBP Boy Sutan Binanga Siregar,SIK  mengungkapkan ke 6 (Enam) orang Tersangka yang tertangkap itu adalah Lulus Akbar Harahap (30), Rony Paty Syahrani (43) keduanya warga Jalan Tanah Jawa Kelurahan Melayu, Kecamatan Siantar Utara, sedangkan Muhammad Juanda Saragih (34), Muhammad Safii (27), Fauzi Aldino (34), ketiganya warga Jalan Medan, Kelurahan Nagapitu, Kecamatan Siantar Martoba serta Umar Harahap warga Jalan Tanah Jawa, Gg Puri, Kelurahan Melayu, Kecamatan Siantar Utara, sebagai dalang dari pembakaran.

Kapolres mengatakan para tersangka mulai merencanakan pembakaran rumah korban pada hari Kamis (27/5) lalu sekira jam 17.15 Wib, tersangka Rony Paty Syahrani bersama dengan Muhammad Juanda Saragih, Lulus Akbar Harahap, Umar Harahap, Noni, Dinda, May ngumpul dikamar Nomor 129 Siantar Hotel.

“Dalam kamar tersebut Umar Harahap  mengatakan kepada teman temannya supaya memukuli Bamby “Kalian pukuli Bamby” Dengan menjanjikan bayaran uang senilai Rp 5 juta.”, ujar Kapolres menirukan kesaksian para tersangka.

Dari hasil penyidikan di ungkapkan motif dari kasus pembakaran rumah karena unsur sakit hati, dimana Bamby Lubis sering menuduhkan hal yang tidak-tidak terhadap para pelaku lewat pemberitaan di media, menurut ke 12 orang saksi yang dimintai keterangan terkait kasus itu.

Pelaku pembakaran berjumlah 8 orang, sedangkan 6 (enam) orang sudah diamankan sementara 2 (dua)  orang lagi yakni Eko dan Iwan statusnya masih DPO Polres Pematangsiantar

Saat kejadian pihak Penyidik telah menyita barang bukti berupa, 2 buah bingkai gorden, 1 helai kain gorden yang terbakar, botol aqua, sepasang sandal warna biru, bingkai kaca, mobil Toyota Agya BK 1789 WR, Kereta Yamaha Vixion ,selembar Screen Shot pesan WhatsApp milik Umar Harahap berisi nada ancaman kepada Bamby Lubis dan barang bukti lainnya.

Pada Kesempatan itu Kapolres Pematangsiantar AKBP Boy Sutan Binanga Siregar,SIK menyampaikan saat konpers bahwa kepada Para tersangka yang 5 orang pelaku di jerat Pasal 187 Yo Pasal 55, 56 KUHP.

Sedangkan untuk Umar Harahap dipersangkakan Pasal 187 Yo Pasal 55, 56, atau Pasal 335 ayat (1) KUHP dengan Ancaman Hukuman 15 (lima belas) tahun penjara tentang perbuatan pembakaran dan pengancaman.

Kapolres juga membenarkan adanya perdamaian antara korban dan pelaku.

“memang antara korban dengan para pelaku sudah melakukan perdamaian, namun demikian  kasus pembakaran ini semata-mata tidak bisa langsung dihentikan, dimana masih ada 2 orang pelakunya belum tertangkap dan masih buron, Boleh-boleh saja berdamai.Tapi ini kasus ini bukan delik aduan dan semata-mata bisa dicabut walaupun sudah membuat surat permohonan pencabutan pelaporan”, tegas Kapolres. ***

Menteri Sosial Geram.! Saat Sidak Di Kota Tangerang, Ada “Pungli”

etabloidfbi.com Kota Tangerang.

Menteri Sosial, Tri Risma Maharani blusukan di kota Tangerang, tujuan nya untuk memantau langsung pendistribusian Bantuan (BST) kepada masyarakat. Risma geram, saat mengetahui ada ‘pungli’ penyaluran bantuan (BLT) di masyarakat.
Kedatangan Menteri sosial tersebut, tanpa ada pengawalan dari pihak pemerintah kota Tangerang.

 

Blusukan Menteri Sosial kali ini, hanya di ketahui oleh pihak PT Pos Indonesia Tangerang, bahkan Risma tidak dapat pengawalan khusus, dan langsung menemui warga yang ada di wilayah karang tengah dan Pinang. Dalam bincang bincang nya dengan warga, di ketahui kalau BLT yang di terima penerima manfaat sudah di potong 50 ribu oleh “oknum” yang di duga sebagai panitia pendamping.(28/07/2021)

Selanjut nya terlihat Menteri sosial Geram, bahkan murka saat mengetahui ada pemotongan bantuan dan meminta kepada warga, dan meminta kepada penerima manfaat supaya memberitahukan siapa nama oknum yang melakukan pungli tersebut. Pihak nya (Kemensos) akan tetap menjamin keluarga, dan tidak akan terjadi apa -apa supaya menyebutkan nama pelaku yang melakukan ‘pungli’ tersebut.

“Ayo kasih tau nama orang nya, Ibu juga harus minta kartunya, harus berani dan kasih tau, saya disuruh minta kartunya oleh ibu Mentri, ibu tidak usah kwatir kalau ada apa-apa tulis surat kesaya,” jelas Risma terhadap keluarga penerima manfaat (KPM) yang menjadi korban pungli.

Risma juga meminta warga, agar tegas menolak pungli yang di lakukan oleh oknum panitia pendamping. Nanti pihak nya juga akan menindak lanjuti temuan tersebut ke pihak kepolisian. “Oknum tersebut nanti akan di tindak lanjuti oleh pihak kepolisian,” jelas Risma di depan wartawan.

Sementara itu, saat di konfirmasi ke Dinas sosial kota Tangerang terkait, kedatangan Mentri Sosial secara mendadak dan melakukan sidak, selain itu adanya di ketahui pungli oleh Mentri, saat pendistribusian BST ke warga. Pihak Dinsos kota Tangerang, “Suli Rosadi” belum bisa di konfirmasi, bahkan hingga berita ini di muat, belum ada penjelasan yang di sampaikan kepala dinas sosial tersebut.(S.Manahan)

Ketua DPD PAN Kota Sukabumi Menjadi Korban Curat , Diduga Pelaku Diamankan Sat Reskrim Polres Sukabumi Kota

 

etabloidfbi.com – Kota Sukabumi

 

Usman Maulana Yusuf , Ketua DPD PAN Kota Sukabumi menjadi korban Pencurian dengan Pemberatan ( Curat ) disaat dirinya sudah melakukan Transaksi pengambilan uang di salah satu Bank BCA Cabang Sukabumi , Rabu ( 28/07/2021) pada sekira pukul 14.00 Wib di Jalan RA Kosasih No.226 Kelurahan Subangjaya Kecamatan Cikole Kota Sukabumi.

Diduga Pelaku yang sebelumnya sudah mengincar Korbannya lalu mencoba untuk menggembosi Ban Kendaraan korbannya dengan paku sehingga mengakibatkan Ban Kendaraan yang tumpangi korban kempis, kemudian disaat mengetahui Ban Kendaraanya kempis . Korban mencoba mengeceknya dan memberhentikan kendaraannya , lalu bergegas turun dari kendaraannya.

Diduga Pelaku yang sebelumnya sudah membututi korbannya langsung melakukan aksinya dengan mencoba mengambil tas yang berisi uang didalam mobil korban.

Namun aksinya gagal, karena Korban yang mengetahui upaya Pelaku lalu meneriakinya sehingga sontak membuat perhatian warga yang berada di sekitarnya datang dan mencoba mengamankan Diduga Pelaku.

” Ya benar sudah terjadi Tindak Pidana Curat atau Pencurian dengan Pemberatan di Jalan RA.Kosasih Kelurahan Subangjaya Kecamatan Cikole Kota Sukabumi dengan modus Pelaku mengincar korbannya semenjak korban mengambil uang di Bank BCA Cabang Sukabumi”, jelas Kasat Reskrim Polres Sukabumi Kota, IPTU Yanto SH kepada Awak Media.

Saat ini Diduga Pelaku sudah diamankan oleh Petugas Sat Reskrim Polres Sukabumi Kota dan sedang dilakukan Proses lebih lanjut untuk Penyelidikan dan Penyidikan.

” Saat ini Pelaku sudah diamankan untuk selanjutnya dilakukan Proses lebih lanjut untuk Penyelidikan dan Penyidikan serta pengembangan untuk mengungkap para pelaku lainnya”, ucap Kasat Reskrim kepada Awak Media.

( Hendra Sofyan )

Kapolda Aceh Ikut Tanam Raya Bawang Merah di Pidie

 

etabloidfbi.com, Pidie Aceh-

Kapolda Aceh Irjen Pol. Drs. Wahyu Widada, M. Phil, Selasa (27/7/21) menghadiri undangan kegiatan ‘ Tanam Raya Bawang Merah” antara Yayasan Pionir Nusantara dengan petani di Kabupaten Pidie.

Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol. Wnardy, SH., SIK., MSi, dalam siaran persnya menyebutkan kegiatan tanam raya bawang merah itu digelar di lahan di Gampong Suwiek Kecamatan Indrajaya, Pidie.

Kapolda dalam kegiatan itu turut memberi sambutannya dan Bupati Pidie Roni Ahmad jiga menyampaikan sambutannya, ujar Kabid Humas.

Selain itu turut hadir Kapolres Pidie AKBP Zulhir Destrian, SIK, MH, sejumlah pejabat TNI dan Pemerintahan Kabupaten Pidie, tokoh agama, komunitas, masyarakat tani dan para undangan lainnya, sebut Kabid Humas.

Lebih lanjut, Kapolda turut membagikan bantuan sosial sembako kepada masyarakat di daerah itu, sambung Kabid Humas.

” Saat penanaman bawang merah itu, Kapolda Aceh juga turun langsung ikut menanam bawang merah bersama masyarakat di atas lahan di Gampong Suwiek Kecamatan Indrajaya, Kabupaten Pidie, ” kata Kabid Humas.

Penanaman raya bawang merah yang digelar di Gampong itu adalah upaya untuk meningkatkan pendapatan petani di masa pandemi Covid-19 di Kabupaten Pidie, tutup Kabid Humas. (Anwar)

PEKERJAAN PT.CAWANG ARTHA SENTOSA DI SEI TANDAI DIDUGA MILIK OKNUM DEWAN DAN BANYAK HAL YANG PATUT DIPERTANYAKAN

 

etabloidfbi.com KERINCI,JAMBI.–

 

Kegiatan kontruksi pada pekerjaan Rehabilitas Jaringan irigasi di Sei Tandai kecamatan Gunung Tujuh Kabupaten Kerinci dari Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat(PUPR) TA 2020/2021 dengan pagu dana Rp.2.841.928.000.00 diinformasikan ada kejanggalan dalam pelaksanaanya.

Hal ini di rangkum dari beberapa sumber yang mnegatakan kepada awak media ini termasuk dari pekerja di lokasi tersebut yang sempat di komfirmasi oleh media ini beberapa waktu yang lalu.

Adapun beberapa kejanggalan yang di sampaikan kepada awak media ini diantaranya pekerjaan proyek tersebut tidak memasang papan informasi kegiatan dan proyek tersebut diduga milik salah satu anggota DPRD Kabupaten Kerinci (YN)sebagaimana diketahui adanya larangan ataupun aturan tentang larangan anggota Dewan bemain proyek,sebagaimana pula yang kami kutip dari hasil komfirmasi dengan pekerja di lapangan yang menyatakanke media ini ” ya….ini milik pak Rere alias (YN) dan itu mobilnya di sana dibawa sama anaknya Rere,”tandasnya.

Hal lain yang terasa janggal disitu adalah,menurut informasi yang kami dapat pekerjaan itu adalah pembuatan jaringan irigasi baru dan pekerjaan pengerasan Jalan dengan material yang dudatangkan,menurut salah satu sumber yang tak mau namanya di tulis di berita ini,namun Judul yang terpampang di LPSE Rehabilitas Jaringan irigasi sedangkan yang namanya rehab sebagaimana yang di ketahui pekerjaanya adalah memperbaiki yang sudah ada sebelumnya akan tetapi jaringan irigasi ini baru pertama kali dibuatkan di lokasi itu.

Dan kejanggalan lainya diduga terjadi pada bahan materialnya yang mana informasi yang kami dapatkan mengatakan bahwa material pengerasan untuk jalan itu adalah menggunakan material yang di datangkan akan tetapi saat awak media ini melakukan investigasi dilapangan material yang di gunakan adalah menggunakan material yang di dapatkan dari perbukitan di sisi jalan atau material setempat,hal ini jelas bertolak belakang dengan informasi yang didapatkan.
“Pak rere kemaren keatas dengan orang PU dan menyuruh menggunakan material yang dapat di ambil dari bukit di sisi jalan ini,ungkap salah satu pekerjanya yang sempat kami temui di lapangan.

untuk mengetahui kebenaran dan kejelasan dari hal itu awak media ini akan melakukan komfirmasi lebih lanjut ke pihak dinas agar tidak terjadi kesimpang siuran dalam pemberitaan yang akan menjadi bahan kosumsi masyarakat***.

Polres Bogor Berhasil Ungkap Pelaku Pencurian Ikan Arwana Bernilai Milyaran Rupiah.

 

etabloidfbi.com Cibinong, Jawa Barat.–

 

Pelaku pencurian ikan arwana jenis super red yang berlokasi di kampung Pajeleran kelurahan Sukahati Kecamatan Cibinong yang bernilai milyaran rupiah berhasil di Ungkap Polres Bogor.

Adapun pelaku pencurian tersebut, tak lain ialah UG (30), merupakan karyawan yang juga merupakan orang kepercayaan dari pemilik budidaya ikan arwana, yaitu KE (68)

Namun, kejadian itu berawal dari kecurigaan pemilik budidaya ikan arwana, sempat curiga akan jumlah ikan arwana tersebut miliknya terlihat berkurang, koban KE yang mencoba memancing ikan miliknya dengan melempari rumput ke kolam agar ikan muncul ke permukaan pun hanya mendapati sedikit yang bermunculan.

Sehingga membuat korban KE pun mencoba memastikan kembali dengan memeriksa ke dalam kolam miliknya dan mendapati ikan arwananya tersisa beberapa ekor saja, kata AKBP Harun, saat Konferensi pers di Polres Bogor, pada Selasa 27/07/2021.

Kecurigaan pun mulai muncul saat salah satu karyawan yang sudah lama bekerja dengannya pamit untuk keluar dari tempat ia bekerja. atas kecurigaannya KE pun melaporkannya ke pihak yang berwajib.

Polres Bogor yang menerima laporan atas kejadian ini langsung melakukan penyelidikan. Dimana dari penyelidikan ini, di lakukan oleh Sat Reskrim Polres Bogor dan terdapat 4 orang tersangka dalam pencurian ikan arwana milik saudara KE, Yaitu tersangka dengan berinisial UG, ES, WH dan UY.

Dari empat tersangka itu, yang identitasnya telah di ketahui Sat Reskrim Polres Bogor, berhasil mengamankan dua tersangka yaitu UG (30) dan ES (29) sementara itu dua tersangka lainnya yaitu WH dan UY hingga saat ini masih menjadi DPO, terangnya.

Kapolres Bogor AKBP Harun S.I.K., S.H mengungkapkan bahwa dari hasil pengungkapan yang kita lakukan, terhadap kasus pencurian ikan arwana super red ini diketahui para tersangka ini telah melancarkan aksinya sejak akhir tahun 2019 dan berhasil mengambil kurang lebih sebanyak 400 ekor arwana berjenis super red.

Lanjut, AKBP Harun, Dalam melancarkan aksinya tersangka UG tersebut di bantu oleh dua orang saudaranya yaitu WH (DPO) dan UY (DPO) untuk kemudian ikan arwana curiannya tersebut di jual kepada penadah yaitu ES.Sementara itu akibat pencurian ini korban KE pun di tafsir mengalami kerugian mencapai 24 milyar.

Atas perbuatannya, dua tersangka yang berhasil kita amankan ini akan kita kenakan pasal yang berbeda yaitu UG akan kita jerat dengan pasal 363 KUHP dan atau Pasal 372 KUHP dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara, sementara itu tersangka ES akan kita jerat dengan Pasal 480 KUHP dengan ancaman 4 tahun penjara, tutup AKBP Harun. (HPb/IRsan)

PWRI kutuk pelaku penyiraman air keras terhadap wartawan di Medan

 

etabloidfbi.com Jakarta –

 

Dunia pers tanah air kembali berduka. Peristiwa kekerasan dialami Pemimpin Redaksi JelajahPerkara.com, Persada Bhayangkara Sembiring. Dia disiram air keras oleh dua pria tak dikenal, Minggu (25/7/2021) sekira pukul 22.00 WIB, di kawasan Simpang Selayang, Medan, Sumatera Utara, tepatnya di depan rumah makan (RM) Tesalonika. Kini korban dirawat intensif di RS Adam Malik Medan karena luka bakar di bagian wajahnya.

Penyiraman air keras ini, diduga terkait dengan pemberitaan.

Dewan Pimpinan Pusat Persatuan Wartawan Republik Indonesia (DPP PWRI) mengutuk keras pelaku biadab tak berperikemanusiaan yang telah menyiram air keras terhadap wartawan JelajahPerkara.com, Persada Bhayangkara Sembiring.

“ Ini perilaku bar-bar dan biadab. Apapun alasannya, tindakan kekerasan yang bisa mengancam keselamatan jiwa seseorang tidak dibenarkan. Saya berharap pihak kepolisian memburu para pelaku. Apalagi tindakan tersebut diduga ada kaitannya dengan pemberitaan soal perjudian yang selama ini sering dilakukan oleh korban. Sangat ironis, ” kata Ketua Umum PWRI Dr. Suriyanto PD, SH, MH, M.Kn, melalui keterangan resmi yang diterima redaksi strateginews.co, Senin (26/72021) siang.

Suriyanto mengungkapkan, bahwa negara menjamin kemerdekaan pers dan melindungi profesi wartawan sebagaimana diamanatkan dalam UU Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers.

“ Kekerasan terhadap wartawan tidak boleh lagi terjadi. Dan kita berharap para pelaku segera tertangkap dan mendapat hukuman yang setimpal dengan perbuatannya,” harap Suriyanto.

Sebelumnya diperoleh keterangan bahwa korban pada malam itu akan bertemu seseorang berinisial HST di depan RM Tesalonika Simpang Selayang. Saat menunggu HST, tiba-tiba datang dua pria bersepeda motor jenis Vixion dan langsung menyiramkan air keras ke bagian wajah korban.

Korban saat di RS mengaku bahwa yang menyiramkan air keras ke wajahnya diduga orang suruhan HST. “Mereka naik kereta Vixion, Bang. Yang menyiram saya temannya HST,” ujarnya saat memberikan keterangan kepada rekannya sesama wartawan di RS Adam Malik.
Keterangan lain diperoleh, orang pertama yang memberikan pertolongan setelah ditelepon korban adalah Boni T Manullang, rekannya sesama wartawan. Kejadiannya di daerah Simpang Selayang, Kecamatan Medan Tuntungan, dekat RM Tesalonika pada pukul 21:40 WIB. Sekitar pukul 22:30 WIB korban dilarikan ke RS Adam Malik oleh Boni.

Menurut Boni, pada pukul 22:00 WIB dia ditelepon korban agar tolong datang ke lokasi kejadian karena ada dua pria menyiramkan air keras ke wajahnya.

KOMANDAN LANTAMAL XII PONTIANAK TERJUN LANGSUNG PIMPIN TIM SERBUAN VAKSINASI MASYARAKAT MARITIM DI PEMANGKAT KAB. SAMBAS

etabloidfbi.com Pontianak :

TNI AL Lantamal XII kembali menggelar serbuan Vaksin terhadap masyarakat Pemangkat Kabupaten Sambas Kalimantan Barat.

Keberangkatan tim vaksinator, Rabu (28/07) dari Mako Lantamal XII Jl. Kom Yos Sudarso  No. 1 Jeruju Kota Pontianak menuju Pemangkat dipimpin langsung Komandan Lantamal XII Brigjend TNI (Mar) Andi Rukman.

Serbuan vaksinasi kali ini diselenggarakan atas kerjasama Lantamal XII dengan Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Pemangkat. Komandan Lantamal XII Pontianak Brigjend TNI (Mar) Andi Rukman mengatakan, “Kegiatan serbuan vaksinasi TNI AL yang akan di gelar di Pemangkat kamis (29/07) merupakan kegiatan vaksinasi untuk masyarakat maritim ke dua kalinya, dimana sebelumnya pernah di laksanakan di tempat yang sama pada tanggal 2 Juli 2021”.

Danlantamal juga menyampaikan bahwa serbuan vaksin untuk masyarakat maritim yang dilakukan di Wilayah kerja Lantamal XII Pontianak merupakan implementasi arahan dari pimpinan TNI AL, Kasal Laksamana TNI Yudo Margono, S.E., M.M. kepada seluruh jajaran dalam menyukseskan program pemerintah, guna mencegah penyebaran virus corona, meningkatkan kekebalan tubuh masyarakat Indonesia dengan melaksanakan serbuan vaksin Covid-19 sesuai dengan target pemerintah 1 Juta vaksin perhari.

Keberangkatan rombongan ke Pemangkat menggunakan kendaraan Bus dan Truck TNI AL dengan pengawalan Mobil Patroli Pomal Lantamal XII menuju lokasi vaksinasi di Kantor PPN Pemangkat yang berada di Jln. Pelabuhan Desa Penjajab Kecamatan Pemangkat Kabupaten Sambas dengan waktu tempuh kurang lebih 5 jam perjalanan.

Keberangkatan diawali dengan dilaksanakannya apel kelengkapan oleh Kadiskes Lantamal XII Letkol Laut (K) drg. Heru Subagyo, Sp.Pros, dilanjutkan arahan dan pelepasan oleh Wadan Lantamal XII Kolonel Laut (P) Suhendro sekaligus memanjatkan do’a kelancaran kegiatan yang akan dilaksanakan nantinya.( M.zuhdi / sy Mohsin )

Mentri Dalam Negri Ke Tangerang Selatan, Tinjau penanganan Covid-19

etabloidfbi.com Tangerang Selatan.

Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, Tito Karnavian kunjungan kerja ke Tangerang Selatan provinsi Banten. Kunjungan kerja tersebut untuk memberikan catatan khusus kepada Pemerintah Kota Tangerang Selatan dalam penanganan penyebaran Covid-19, Selasa (27/7/2021).

Dalam siaran pers nya di pusat pemerintahan kota Tangerang Selatan, Menurut Tito,” meski angka penularan di wilayah Tangsel kondisinya naik turun, Pemerintah daerah harus tetap waspada. Terlebih mengenai Bed Occupancy Rate (BOR) masih di atas 90 persen.

“Saya memberikan catatan khusus mengenai BOR, rate-nya masih di atas 90 persen, hal ini perlu di waspadai,” ujarnya.

Tito menambahkan,” kondisi yang demikian menurutnya dapat berdampak pada sulitnya masyarakat dalam mendapatkan perawatan, oleh karena itu lanjut Tito, perlu dilakukan penambahan bed Covid-19, baik dari rumah sakit pemerintah maupun swasta yang di konversi untuk menjadi tempat perawatan pasien Covid-19.

Sementara itu ditempat yang sama, Walikota Tangerang Selatan Benyamin Davnie, mengatakan problem terkait ketersediaan tempat tidur memang menjadi fokusnya dalam penanganan Covid-19 di wilayahnya.

“Terutama tempat tidur ICU, memang banyak di butuhkan masyarakat. Dari 22 rumah sakit umum dan rumah sakit swasta di Tangsel, terdapat 71 tempat tidur ICU yang hampir penuh seperti apa yang kami laporkan kepada Bapak Mendagri,” ungkap Benyamin.

Benyamin juga memaparkan, dengan kapasitas 150 atau 100 tempat tidur menurutnya dapat di maksimalkan untuk penanganan Covid-19, terutama bagi pasien dengan gejala ringan dan sedang sehingga dapat meringankan beban rumah sakit swasta dan rumah sakit umum di Kota Tangerang Selatan.(S.Manahan/team)

Wow.! Camat Periuk Kota Tangerang, Kirim Nasi Box Buat Warga Yang Isolasi Mandiri

 

etabloidfbi.com Kota Tangerang.

 

Sudah satu bulan camat Periuk kota Tangerang-Banten, memberikan bantuan nasi box kepada warga nya yang sedang melakukan isolasi mandiri akibat terpapar virus disease (Covid-19) ke 5(lima) kelurahan yang sudah masuk zona merah beberapa bulan terakhir.

Bantuan makanan langsung saji tersebut diserahkan lewat 5(lima) kelurahan yang ada di wilayah kecamatan Periuk. Sejak tiga pekan lalu, sampai 26 Juli 2021, yang berjumlah 5.716 kotak nasi, dan akan terus di salurkan sampai keadaan warga sudah membaik dan di nyatakan negatif seperti semula.

Tentu manfaat nya sangat bagus, salah satu nya yakni: untuk membatu beban para keluarga yang sedang melakukan isolasi mandiri (ISOMAN).

Disampaikan oleh Camat Periuk, Maryono” kalau pihak nya sudah tiga pekan penuh rutin memberikan nasi box kepada warga, untuk membantu beban yang sedang melakukan isolasi mandiri, agar menjaga waga sekitar untuk tidak terpapar dan tetap sehat guna memutus mata rantai penyebaran virus disease tersebut. “Iya, semoga bermanfaat, dan kepada warga agar tetap bersabar saat melakukan isolasi mandiri dan semoga cepat sehat,” terang Maryono.(26/07/2021).

Di kota Tangerang sendiri angka penularan covid-19 di beberapa bulan terakhir memasuki fase kritis, bahkan 32 rumah sakit dan dua RSUD mengalami overlood akibat banyak nya pasien yang terpapar covid-19. Dan tidak bisa dipungkiri bahkan angka kematian pun cukup tinggi.

“Pasien di sini full Covid-19, jadi kita punya 200 lebih tempat tidur. Untuk tingkat kematian, ya cukup tinggi. Dan saya rasa semua daerah sama, Alhamdulillah di sini sudah turun 10-14, kemarin pernah tertinggi hingga 30 pasien Covid-19 meninggal dunia. Semoga Covid-19 cepat berlalu,” tutur Dirut RSUD Kota Tangerang sebelum nya.

(S.Manahan)

Kapolres Tangerang Terus Lakukan Vaksinasi Tahap Dua, Disini Tempatnya.”

 

etabloidfbi.com Kota Tangerang.–

Polresta Tangerang Polda Banten dan Polsek jajaran melaksanakan kegiatan vaksinasi massal di Gerai Vaksin Presisi Polresta Tangerang di World of Wonder (WOW), Citra Raya, Kecamatan Panongan, Kabupaten Tangerang, Senin (26/7/2021). Kegiatan vaksinasi yang dilaksanakan adalah vaksin dosis kedua.

Kapolresta Tangerang Kombes Pol Wahyu Sri Bintoro menerangkan, kegiatan itu dilaksanakan masih merupakan rangkaian Peringatan Hari Bhayangkara ke-75. Wahyu mengapresiasi Ciputra Hospital dan Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang yang telah bekerja sama dengan TNI-Polri untuk melaksanakan kegiatan vaksinasi massal.

“Target hari ini pelaksanaan vaksinasi dosis kedua untuk 2.000 orang,” kata Wahyu.

Wahyu mengimbau masyarakat yang sudah melaksanakan vaksinasi dosis pertama baik di Polresta Tangerang ataupun di CGV Ciputra Mall untuk kembali melaksanakan vaksinasi dosis kedua. Wahyu berharap, dengan masyarakat yang sudah melaksanakan vaksinasi hingga dosis kedua, masyarakat dapat memiliki kekebalan tubuh.

 

“Harapannya masyarakat memiliki kekebalan tubuh sehingga membentuk herd immunity atau kekebalan kolektif sehingga terhindar dari potensi terpapar Covid-19,” terangnya.

Wahyu juga berharap, kegiatan vaksinasi dapat menurunkan angka positif Covid-19 di Kabupaten Tangerang. Oleh karena itu, Wahyu mengingatkan masyarakat untuk tetap disiplin melaksanakan protokol kesehatan meski sudah menjalani vaksinasi.

Ia juga mengajak masyarakat untuk mendukung kebijakan Pemerintah terkait PPKM yang kembali diperpanjang hingga 2 Agustus 2021. Kata Wahyu, masyarakat harus mematuhi aturan PPKM karena aturan itu diberlakukan untuk melindungi masyarakat dan untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

“Tetap disiplin protokol kesehatan dan mematuhi aturan PPKM untuk kepentingan bersama,” tandasnya.

(Sabar Manahan)

DANLANTAMAL XII SELAKU KETUA PANDA PONTIANAK MEMBERANGKATKAN CALON TAMTAMA PK TNI AL MENGIKUTI SELEKSI TINGKAT PUSAT DI MALANG

etabloidfbi.com Pontianak :

23 orang Calon Tamtama PK TNI AL Gel. II Panda Pontianak, Senin (26/07) secara resmi dilepas oleh Komandan Lantamal XII Pontianak dari Mako Lantamal XII Jl.Komyos Sudarso No. 1 Kota Pontinak untuk berangkat ke Malang Jawa Timur guna mengikuti seleksi Patukhir tingkat pusat.

Sebelum di berangkatkan para calon mendapatkan arahan dan pembekalan secara khusus dari Komandan Lantamal XII Brigjend TNI (Mar) Andi Rukman selaku ketua Panda Pontianak di gedung Mahalayati dalam rangka persiapan menghadapi seleksi lanjut tingkat pusat di Malang Jawa Timur.

Dalam arahannya Komandan Lantamal XII mengatakan bahwa, “Perjuangan kalian melewati seleksi tingkat daerah dan bersaing dengan calon lain dari pontianak sangat berat, kalian berhasil melewatinya dan kalian adalah yang terbaik dari kawan kawan kalian yang lain. Seleksi tingkat pusat nanti lebih berat dari seleksi yang telah kalian lalui, di Malang nanti kalian masih harus bersaing dengan peserta lain dari seluruh Indonesia, dimana mereka juga yang terbaik dari Panda mereka berasal. Tetap menjaga kesehatan, berdo’a dan jangan lupa minta restu kedua orang tua” tambah Beliau.

Komandan Lantamal menyampaikan  harapan kepada seluruh Calon Tamtama PK TNI AL Gel. II Panda Pontianak, “Saya berharap seluruh calon dari Panda Pontianak tidak ada yang kembali dan diterima semua”.

Ke 23 Calon Tamtama PK TNI AL Gel. II Panda Pontianak yang diberangkatkan ke Malang, merupakan calon yang terbaik dan berhasil lulus dari beberapa tahapan seleksi yang telah dilaksanakan. Mereka melewati seleksi kesehatan 1, Psikologi, kesamataan Jasmani, kesehatan 2, Mental ideologi dan Adminitrasi yang bersaing dengan ratusan peserta lainnya.( M.zuhdi / sy Mohsin )

Aliansi Surati SMA Negri 8 Kota Tangerang, Terkait PPDB T.A 2021/2022 Di Duga Bermasalah.”

 

Keterangan foto : Gambar Adalah Iluatrasi

 

etabloidfbi.com Kota Tangerang.–

Aliansi Tangerang Raya Bersatu temukan dugaan praktek pungutan untuk sistem Pendaftaran siswa baru T.A 2021/2022 di SMA Negeri 8 Cibodas kota tangerang-Banten. Di duga ada praktek jual beli kursi di sekolah oleh oknum, saat proses Penerimaan Siswa sehingga sampai di keluhkan oleh calon orang tua wali murid. ‘Fantastis’ nilai titipan yang di ketahui, hinga mencapai puluhan juta rupiah Per siswa. Modus nya dengan cara titip nama atau yang familiar di sebut lewat belakang.

Di sampaikan oleh Direktur Eksekutif Aliansi Tangerang Raya Bersatu Drs.Bonar TSH,MM. Pihak nya sangat menyayangkan praktek Pungutan yang terjadi di SMA Negri 8, dan sudah bersurat untuk pihak sekolah agar secepatnya memberikan klarifikasi serta melampirkan data data penerimaan murid lewat sistem PPDB tentang jumlah siswa yang di terima.

“Kami dari aliansi Tangerang Raya Bersatu menyayangkan praktek jual beli kursi siswa ini, dan berharap surat yang kita layangkan agar pihak sekolah memberikan klarifikasi secepat mungkin’ terkait mekanisme sistem PPDB yang di laksanakan oleh SMA Negri 8. Sebab selain tidak transparan, kami juga menemukan adanya penerimaan murid yang Istilah nya dengan kata lain “jalur belakang,” ujar Drs.Bonar, saat di konfirmasi awak media. (26/07/2021)

Memang praktek jual beli kursi di SMA Negri 8 bukan menjadi sebuah rahasia lagi, seperti titip menitip siswa terjadi di sekolah tersebut. pasalnya’ di duga oknum panitia sediri yang ikut berpartisipasi di dalam nya. Seperti biasanya duit dari wali murid untuk biaya meloloskan proses pendaftaran sudah disepakati. Hal itu udah menjadi kebiasaan di sekolah tersebut setiap penerimaan siswa tahun ajaran baru.

Foto SMA N 8 Kota Tangerang 

 

Di katakan oleh salah satu orang tua calon Siswa, anak nya bisa masuk di terima di sekolah tersebut,(SMA N 8) karena menyiapkan sejumlah uang sebanyak yang di minta oleh oknum.
“Saya tidak punya uang sebanyak itu, keadaan saat ini sangat sulit, pak. Kalau punya uang sebanyak itu ke swasta juga sudah saya daftar,” ujar J,(inisial-red) kepada awak media.

Masih menurut Drs.Bonar, menjadi azas manfaat dan mumpung ada ‘kesempatan’ ulah oknum tersebut untuk meraup keuntungan di saat masyarakat dalam keadaan ter lunta-lunta oleh ekonomi yang terpuruk, akibat di Landa wabah Corona yang berkepanjangan, tentu suatu persoalan dan harus di pertanggung-jawabkan oleh Dinas Pendidikan provinsi Banten kepada masyarakat.

Seperti biasanya, di sekolah SMA Negri 8 sendiri, panitia di percaya oleh kepala sekolah untuk membantu dan meregistrasi setiap pendaftar calon siswa baik lewat online dan manual. Namun moment tersebut di salah gunakan hingga membuat masyarakat resah.

Saat di konfirmasi oleh awak media lewat pesan whatsap kepada kepala sekolah SMA Negri 8, “Marsudi,” lebih memilih diam, dan enggan berkomentar. Dan sangat di sayangkan hingga berita ini di muat pihak sekolah belum bisa di temui atau memberikan penjelasan.

Masyarakat berharap supaya kedepan nya, Kepala Dinas Pendidikan Propinsi Banten dan Pihak Kepolisian agar segera mengusut tuntas praktek yang terjadi di lingkup sekolah SMA Negri 8, yang dilakukan oleh oknum oknum di sekolah itu sendiri.

Sebab di khawatirkan, bisa mengorbankan harapan anak anak generasi bangsa yang seharusnya mendapatkan pendidikan yang baik, seperti yang sudah diamanatkan oleh UUD Negara Republik Indonesia tahun 1945, tentang pendidikan.(team-7)

Irjen Pol. Ahmad Haydar Jabat Kapolda Aceh Yang Baru

 

etabloidfbi.com, Provinsi Aceh –

 

Mutasi di tubuh Polri kembali dilakukan oleh Kapolri termasuk di Polda Aceh.

Irjen Pol. Ahmad Haydar sesuai Surat Telegram Kapolri dengan nomer ST/1506/VII/KP/2021 Senin tertanggal 26 Juli 2021.

Sosok Kapolda Aceh yang baru ini merupakan lulusan AKPOL 1988 kelahiran kudus Jawa Tengah sangat berpengalaman di bidang Reserse sehingga membawa harapan baru di Provinsi Aceh untuk dapat menuntaskan segala permasalahan Tindak Pidana Korupsi yang selama ini menyelimuti Nanggroe Aceh.

Harapan masyarakat Aceh atas kinerja nyata Kapolda Aceh yang baru tentulah sangat dinantikan guna melanjutkan kinerja Kapolda Aceh yang sebelumnya yaitu Irjen Pol. Wahyu Widada, M. Phil yang selama ini telah bekerja keras dalam melakukan Penegakkan Hukum secara baik di Aceh.

“Irjen Pol. Wahyu Widada, M. Phil mendapatkan tugas barunya sebagai Asisten Sumber Daya Manusia (SDM) Kapolri.

Kaperwil Aceh Media Tabloid Forum Bhayangkara Indonesia, M. Anwar HS, SH, mengucapkan terima kasih kepada Kapolda Aceh sebelumnya Irjen.Pol. Wahyu Widada, M.Phil atas kinerja yang baik selama bertugas di Aceh dan menjadikan Media Tabloid Forum Bhayangkara Indonesia sebagai Mitra Kerja dalam memberikan edukasi, informasi kegiatan Polda Aceh ke masyarakat selama ini, “Serta selamat datang kami ucapkan kepada Kapolda Aceh yang baru Irjen Pol. Ahmad Haydar, harapan kami dari Media Tabloid Forum Bhayangkara Indonesia semoga Bapak Kapolda Aceh yang baru dapat menjalankan tugas mulianya dengan baik dan dapat melanjutkan Sinergitas dengan Media Tabloid Forum Bhayangkara Indonesia sebagai Mitra Kerja Polri.” ucap Kepala Perwakilan Aceh Media Tabloid Forum Bhayangkara Indonesia. ***

Sukseskan Vaksinasi Dosis Ke 2, Polres Tubaba Bagikan di 5 Tempat Gerai Vaksinasi Presisi Polri

 

etabloidfbi.com Tubaba Lampung. —

 

Polres Tubaba bersinergi dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Tulang Bawang Barat kembali mensukseskan pelaksanaan Vaksinasi dosis 2 (dua) secara bertahap dan serentak di Kabupaten Tulang Bawang Barat, Lampung. Senin, (26/07/2021).

Dalam kegiatan Vaksinasi berlangsung, Polres Tubaba bekerjasama dengan Dinkes Tubaba serta Panitia Tiyuh melaksanakan vaksinasi dosis ke 2 (dua), sebanyak 940 dosis vaksin yang diberikan kepada masyarakat Tulang Bawang Barat yang terbagi di 5 (lima) tempat, yakni PKM Mulya Asri, Tiyuh Daya Asri, Tiyuh Kibang Budi Jaya, Tiyuh Tunas Jaya dan Ponpes Darul Hidayah Al-Anshori .

Kapolres Tubaba AKBP Hadi Saepul Rahman. S .IK, mengatakan, hari ini kita melaksanakan vaksinasi dosis ke 2 (dua) di 5 tempat, sebanyak 940 dosis yang dibagikan untuk masyarakat. Antusias serbu vaksinasi massal secara gratis, yang kita selenggarakan, bersama Dinkes Tubaba, yang ikut berpartisipasi dalam melaksanakan Vaksinasi.

“Antusiasme masyarakat Tubaba cukup tinggi. Semoga dapat menekan penyebaran Covid 19 di wilayah Kabupaten Tubaba. Bagi masyarakat yang sudah melakukan vaksinasi dosis 2 (dua) diharapkan agar selalu menerapkan protokol kesehatan (prokes)”, ujarnya Kapolres.

Sesuai instruksi dari Presiden, hari dilaksanakannya vaksinasi massal secara menyeluruh dengan target mencapai target yakni 940 dosis yang akan diberikan kepada masyarakat Tubaba.

Kapolres mengingatkan untuk tetap mematuhi protokol kesehatan. Pihaknya juga mengapresiasi para panitia yang ikut dalam bertugas untuk mensukseskan vaksinasi massal ini, sebagai penyelenggaran vaksinasi massal dan warganya yang dengan kesadaran sendiri ikut berperan aktif dengan melakukan vaksinasi.

“Vaksinasi diharapkan dapat membentuk herd immunity dan masyarakat terhindar dari Covid-19, dan untuk masyarakat jangan takut divaksin”, paparnya.

Kapolres Tubaba berharap dan menghimbau bagi masyarakat yang telah mendapatkan vaksin Covid 19 tetap waspada dan menjaga kesehatan serta menerapkan protokol kesehatan.

“Bagi yang sudah divaksinasi Covid 19, agar tetap menjaga prokes, yakni 6 M. Mencuci tangan dengan sabun, memakai masker, menjaga jarak, menghindari kerumunan, mengurangi aktivitas diluar rumah dan melaksanakan vaksin. Demi kebaikan kita bersama serta untuk memutus mata rantai Covid 19”, jelasnya Kapolres.

(iwan setiawan)

Video Viral Pasien Covid-19 Diamankan di Toba, Risma Sitorus: Suamiku Mencoba Tularkan Sakitnya Kepada Warga Desa

 

etabloidfbi.com TOBA –

 

Risma Sitorus membenarkan kalau suami bernama Selamat Sianipar terpapar Covid-19 dan hendak menularkannya kepada masyarakat di daerah Siguti, Desa Pardomuan, Kecamatan Silaen, Kabupaten Toba.

“Karena mencoba menularkan Virus Covid-19 kepada keluarga dan warga, suami ku itu pun terpaksa diamankan,” katanya saat memberikan klarifikasi terkait video viral di media sosial bahwa suaminya dianiaya warga, Sabtu (24/7) malam.

Menurutnya, pada Rabu 21 Juli 2021 kemarin suaminya Selamat Sianipar kabur dari tempat isolasi mandiri kembali ke rumah dalam kondisi mengalami depresi karena dinyatakan positif terpapar pandemi Covid-19.

“Pada Kamis 22 Juli 2021 sekira Pukul 17.00 WIB suami ku keluar dari rumah sembari meludahi tangannya mencoba menyentuh warga yang berada didekat dengan berteriak dirinya tidak terpapar Covid-19,” tuturnya.

Baca juga :

Viral Pria Positif Covid19 Pemkab: Hanya Diamankan Karena Lari Saat Isoman

“Ternyata perbuatannya itu membuat warga desa marah sehingga dengan menggunakan kayu serta bambu mencoba mengamankannya karena takut tertular Covid-19. Namun aksi warga untuk mengamankan Selamat Sianipar gagal dan suami ku itu berhasil kabur ke hutan,” sambung Risma Sitorus.

Lebih lanjut, ia mengungkapkan pada Jumat 23 Juli 2021 Pukul 10.00 WIB, Selamat Sianipar kembali ditemukan warga se tempat di depan Gereja HKBP dan mengamankannya dengan cara menggunakan bambu untuk menjaga jarak, karena yang bersangkutan selalu meludahi dan ingin memeluk warga.

“Kemudian Pukul 11.00 WIB Selamat Sianipar berhasil diamankan lalu diantarkan ke Rumah Sakit Umum Daerah Porsea. Namun pada malam harinya ia kembali kabur dari rumah sakit,” ungkapnya.

Tepat pada Sabtu 24 Juli 2021 sekira Pukul 11.30 WIB, Risma menuturkan Selamat Sianipar akhirnya ditemukan di depan Perumahan Del Sitorus di Desa Siantar Narumonda VI, Kecamatan Siantar Narumonda dan langsung dibawa ke Rumah Sakit Porsea.

Hal senada juga disampaikan, Erik Sianipar keluarga dari Selamat Sianipar mengaku tidak ada maksud untuk melakukan pengianayaan tetapi ingin mengamankan saudaranya tersebut. Sebab, kondisi Selamat Sianipar positif Covid-19.

“Dengan menggunakan kayu dan bambu sebagai upaya menjaga jarak agat tidak tertular Covid-19 cara saya bersama warga untuk mengamankan Selamat Sianipar,” pungkasnya. (Leodepari)

Viral Pria Positif Covid19 Pemkab: Hanya Diamankan Karena Lari Saat Isoman

 

etabloidfbi.com Toba.–

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Toba, Sumatera Utara (Sumut) memberikan penjelasan terkait adanya seorang pria yang disebut dalam kondisi positif virus Corona dianiaya warga kampung. Pemkab mengatakan pria itu bukan dianiaya, namun diamankan karena lari saat menjalani isolasi mandiri (Isoman).

” Bukan untuk kekerasan, hanya mengamankan. Saya lihat masyarakat desa juga sangat peduli dengan pak Selamat Sianipar ini,” kata Bupati Toba, Poltak Sitorus, Sabtu 24/7/2021).

Poltak mengatakan hal itu setelah pihaknya sudah menemui pihak keluarga dari Selamat untuk mendapatkan informasi terkait hal ini. Poltak mengatakan pemerintah Kabupaten Toba telah membawa Selamat ke RSUD untuk menjalani perawatan.

“Beliau sudah kita posisikan di RSUD Porsea,” ujarnya.

Sementara itu Kepala Desa Pardomuan, Toba, Timbang Sianipar, mengatakan pihaknya melakukan isolasi mandiri kepada korban bernama Selamat Sianipar di lokasi yang sudah disetujui oleh pihak keluarga. Kebutuhan Selamat saat isolasi juga sudah dipenuhi oleh pemerintah Desa.

“Beras 1 karung, telur 1 papan, dencis 2 kaleng, garam, minyak goreng, sabun mandi, sudah kami siapkan untuk saudara Selamat Sianipar,” ucap Kades Pardomuan.

Meski sudah ditempatkan di lokasi yang jauh dari rumahnya, Selamat disebut kembali pulang ke rumahnya. Pihak Desa yang mengetahui hal itu kemudian mendatangi loakasi rumah Selamat.

“Kembali ke rumah orang tuanya lagi, jadi saya langsung terjun ke rumah saudara Selamat Sianipar,” jelasnsya.

Istri dari Selamat, Risma Sitorus, juga mengakui suaminya lari saat menjalani isolasi mandiri. Dia mengaku suaminya diamankan warga karena dirinya beserta anaknya sudah lari terlebih dahulu saat hendak dipeluk oleh Selamat.

“Anak ku mau dipeluk, ‘nggak mau pak’. Lari kami. Jadi warga yang ngapakan nya, kami udah lari ke bawah,” tutur Risma.

Sementara itu Kabid Humas Polda Sumut Kombes Hadi Wahyudi yang datang ke lokasi juga mengatakan peristiwa ini terjadi hanya karena warga ingin mengamankan Selamat yang lari saat isoman. Warga tersebut mengamankan Selamat yang terus menerus mengejar ingin memeluk warga.

“Itu dilakukan warga sebagai tindakan mengamankan karena yang bersangkutan teriak-teriak bahwa tidak ada COVID. Yang bersangkutan keluar rumah sambil meludahi orang yang berpapasan dengan dia dan memeluk orang. Setelah diamankan, yang bersangkutan juga langsung dibawa ke RS di Silaen, namun sudah 2 kali lari dari RS,” tutur Hadi.

Hadi mengatakan pihaknya juga sudah melakukan pemeriksaan kepada keluarga dan warga kampung atas peristiwa itu.

“Warga yang ikut mengamankan saat itu juga sudah diambil keterangan untuk klarifikasi kejadian video yang viral tersebut.,” jelasnya.

(Ld)

BPI KPNPA RI Minta Polri Sikat Habis Mafia Tanah di Sumut ,Jabar Dan Banten Yang Makin Menggila

etabloidfbi.com Nasional. —

Tubagus Rahmad Sukendar selaku Ketua Umum Badan Peneliti Independen Kekayaan Penyelenggara Negara&Pengawas Anggaran RI ( BPI KPNPA RI ) menyampaikan bahwa praktik para Mafia Tanah sudah semakin MERAJALELA di Sumatra Utara, Kawasan Pantura Banten, dan Kawasan Pantura Jawa Barat mulai dari Wilayah Kabupaten Bekasi sampai ke Kabupaten Bandung.

hal ini di jelaskan TB Rahmad Sukendar terkait banyaknya aduan masyarakat yang di sampaikan kepada dirinya melalui beberapa Ketua Satgas Sikat Mafia Tanah BPI KPNPA RI yang dibentuk berdasarkan instruksi dari Ketua Dewan Pembina BPI KPNPA RI Drs Erwin Charara Rusmana sosok PSTI Polri yang ditugaskan Kapolri di Kemenkopolhukam dan juga menjabat salah satu Asisten Deputi V/ Kemenkopolhukam dan Gerak Cepat dari Satgas Sikat Mafia Tanah BPI KPNPA RI sudah mulai bekerja menindaklanjuti adanya aduan masyarakat korban praktik mafia tanah dengan menangani beberapa kasus tanah yang masuk di BPI KPNPA RI melibatkan Mafia Tanah , dalam menindak lanjuti banyaknya aduan Masyarkat tersebut dari Kasatgas Sikat Mafia Tanah BPI KPNPA RI telah berkoordinasi melakukan pertemuan dengan Kabareskrim Polri dan Kementrian ATR BPN Pertanahan Nasional beberapa waktu lalu terkait kesiapan dari Satgas Sikat Mafia Tanah BPI KPNPA RI bekerjasama membackup data dan informasi kepada Polri dan Kementrian ATR BPN terkait adanya praktik praktik Mafia Tanah yang banyak terjadi di Daerah , Tb Rahmad Sukendar juga mengatakan bahwa Reforma Agraria yang dicita-citakan untuk memberantas TUAN TUAN TANAH belum terlaksana dengan baik. Bahkan menurut Tb Rahmad Sukendar semakin tahun praktik mafia tanah di Indonesia, tak terkecuali di wilayah Pantura Kabupaten Tangerang dan kabupaten Bekasi malah semakin menggila untuk melanggengkan kekuasaan para mafia tanah tersebut.

“Sudah lebih dari 16 tahun saya berkeliling ke seluruh wilayah di Indonesia dan saya melihat walau sudah ada Reforma Agraria para tuan-tuan tanah bukannya menghilang justru praktik mafia tanah di Indonesia sudah sangat menggila. Bahkan ada tuan tanah yang menguasai lahan hingga ribuan hektar ujar Tb Rahmad Sukendar saat dimintai wawancara awak media terkait ‘Mengungkap Praktik Dan Akal Bulus Mafia Tanah Di Indonesia’

Menurut Tb Rahmad Sukendar yang juga menjabat Ketua Peradin Kota Tangerang Selatan ,makin maraknya praktik mafia tanah ini karena mereka telah berkolaborasi dengan oknum-oknum penegak hukum di kepolisian, oknum pejabat kejaksaaan dan pengadilan serta oknum-oknum pejabat penting yang memegang kebijakan di pemerintahan dan pertanahan. Oleh sebab itu menurut Tb Rahmad Sukendar dalam memberantas mafia tanah ini tidaklah gampang perlu adanya sinergitas dan komitmen bersama antara pihak kepolisian, kejaksaan, kehakiman dan pemerintah.

“Mafia tanah itu tidak terlihat namun dia ada. Mereka berkolaborasi dengan berbagai oknum-oknum pejabat karena praktik mafia tanah ini tentunya tidak bisa berjalan sendiri,” ujar pria yang juga menjabat sebagai Ketua Satgas Sikat Mafia Tanah BPI KPNPA RI ini.

Sementara, Ketua Satgas Sikat Mafia Tanah BPI KPNPA RI Wilayah Sumatera Utara Mayor Purn Johnson Sitimorang SH , menyampaikan bahwa banyak sudah Korban Mafia Tanah diwilayah Sumatra Utara dan dari Satgas Sikat Mafia Tanah BPI KPNPA RI Sumatra Utara banyak menerima aduan masyarakat Sumatra Utara. Mayor Purn Jonhson Situmorang SH menyampaikan bahwa dari data yang dimilikinya, seluruh luas daratan di Indonesia yang mencapai 1.919.440 km² lebih dari 80 persennya telah dikuasai oleh korporasi. Bahkan 13 persen lahan dari 80 persen tersebut telah dikuasai oleh pihak asing.

“Dengan kondisi banyaknya lahan yang telah dikuasai oleh korporasi bahkan pihak asing tersebut maka bisa saya tegaskan tidak ada lagi kedaulatan Indonesia atas lahannya,” tegas pria kelahiran tanah batak dari Pulau Samosir yang akrab disapa dengan Bang Jon

Menurut Bang Jon saat ini banyak warga yang harus kehilangan aset tanah miliknya praktik-praktik mafia tanah ini yang telah mendapat bantuan dari para oknum pejabat. Bahkan menurut Bang Jon dengan dukungan oknum-oknum pejabat tidak sedikit warga yang telah memiliki sertifikat tanah/bahkan di Kuasai/Diusai Pemilik namun bisa timbul SHM milik org lain( warga keturunan), bahkan Alas hak asli msh di pegang Pemilik atas lahanya namun bisa muncul SHM orang lain sehingga pemilik Lahan tersebut di Intimidasi oleh Aparat penegak hukum bahkan digari seperti Teroris di masukkan ke penjara , pada hal tanah miliknya dirampas oleh mafia tanah. Maka dengan kondisi tersebut, dirinya menyebut para pejabat yang berkolaborasi untuk melancarkan praktik mafia adalah mereka yang anti Pancasila yang harus mendapatkan hukuman seberat-beratnya karena telah merampas lahan milik masyarakat Indonesia.

Para pejabat yang membantu praktik mafia tanah ini lah para penghianat bangsa sesungguhnya yang layak dihukum mati tegas Jonhson Situmorang SH berapi-api.

Dalam kesempatan yang sama, Asdep II / V Kemenkopolhukam Drs Erwin Charara Rusmana SH.MH yang juga sebagai Pembina di BPI KPNPA RI menyarankan agar para korban mafia tanah ini bersatu dalam memperjuangkan hak atas lahanya. Bahkan menurut Erwin CR jika perlu mereka melakukan gugatan kepada Badan Pusat Pertanahan (BPN) yang telah mengeluarkan Nomor Identifikasi Bidang (NIB) bahkan sertifikat di atas lahan milik warga.

“Patut pertanyakan apakah keluarnya NIB bahkan sertifikat di atas lahan milik warga ini unsur ketidak sengajaan atau memang pesanan dari para mafia tanah ujarnya.

Selain itu Erwin CR juga mempertanyakan kinerja BPN dengan adanya penguasaan lahan yang sangat besar oleh seseorang. Padahal jelas dalam UU Agraria ada batasannya terlebih di lokasi-loksi yang pada penduduk.

“Terlepas itu hasil merampas atau membeli, bagaimana bisa di wilayah kecamatan Pantura Kabupaten Tangerang dan Bekasi ada beberapa nama yang mampu menguasai hingga ratusan hektar lahan. Dan itu muncul di website resmi BPN.Ini yang harus kita pertanyakan kepada BPN terkait adanya pemilik tanah warga negara asing ,dan Erwin CR meminta kepada.warga masyarakat apabila ada bermasalah dengan Mafia Tanah agar jangan segan segan melaporkan kepada pihak yang berwajib atau bisa juga mengadukan kepada Satgas Sikat Mafia Tanah BPI KPNPA RI dengan No telp Hotline 082111587999 yang nanti akan menindaklanjuti langsung kepada Bareskrim dan Deputi V Kemenkopolhukam bidang Konflik Trans Keamanan Nasional , kita akan sikat habis praktik Mafia tanah di Indonesia .Tegas Erwin CR. (***)

Jadi Penyebar Fitnah, Ketum PPWI Prihatin Terhadap Media-media Ini

 

etabloidfbi.com Jakarta.–

 

Ketua Umum Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI), Wilson Lalengke, S.Pd, M.Sc, MA, mengatakan amat prihatin dan menyayangkan atas perilaku beberapa media nasional yang sering “terciduk” menjadi penyebar berita bohong dan fitnah. Hal ini disampaikan alumni PPRA-48 Lemhannas RI tahun 2012 itu menanggapi beredarnya informasi di beberapa media terkait tudingan miring terhadap sejumlah wartawan yang meliput acara vaksinasi di Kampus Universitas Ibnu Chaldun, Rawamangun, Jakarta Timur pada Sabtu, 24 Juli 2021 kemarin.

“Saya turut bersimpati atas nasib kawan-kawan wartawan yang dituding dan dilecehkan oleh oknum wartawan Miftahul Munir yang menulis di media itu. Saya amat prihatin dan menyayangkan hal itu terjadi, dan berdasarkan catatan saya media-media itu sudah sering menyebarkan berita bohong, dusta, hoaks dan fitnah,” ungkap Wilson Lalengke kepada sejumlah wartawan yang menyambangi kantornya di Sekretariat Nasional PPWI, Slipi-29, Jakarta Barat, Minggu, 25 Juli 2021.

Sebagaimana diketahui bahwa dalam dua hari ini beredar berita di media viva.co.id [1], wartakotalive.com [2], dan tribunnews.com [3] yang mendiskreditkan beberapa wartawan. Judul beritanya sangat tendensius, dengan mengatakan sejumlah orang yang mengaku wartawan mengambil sembako yang diperuntukan bagi peserta vaksinasi di Universitas Ibn u Chaldun.

“Judul beritanya itu melecehkan sekali, ditulisnya ‘Sekelompok Orang Mengaku Wartawan Ambil Sembako untuk Peserta Vaksinasi di Pulogadung’. Ini wartawan dapat informasinya dari mana?” keluh Deva, wartawan media online Figurnews.Com yang berpusat di Padang saat temu audiensi dengan Ketum PPWI Wilson Lalengke, Minggu, 25 Juli 2021.

Berita yang ditulis oleh oknum wartawan wartakotalive.com, Miftahul Munir, dan disadur oleh media tribunnews.com dan viva.co.id itu sama sekali tidak berdasar alias bohong besar. Diduga kuat, sang oknum wartawan itu hanya melihat kejadian dari kejauhan dan mengarang cerita menurut persepsinya sendiri. Suatu hal yang sangat dilarang dalam dunia jurnalisme.

“Oknum ini tidak melakukan konfirmasi kepada para pihak terkait seperti panitia, petugas vaksinasi, dan atau aparat keamanan yang bertugas di lokasi kejadian. Oknum wartawan seperti saudara Munir itu sangat berbahaya jika dibiarkan terus beraktivitas dalam dunia pemberitaan, karena akan mendistorsi ruang pemberitaan dengan berita-berita sampah yang bersifat fitnah sana, fitnah sini. Itu berbahaya sekali,” jelas Lalengke usai menelepon Ketua Panitia kegiatan vaksinasi Universitas Ibnu Chaldun, Ibrahim, dan aparat kepolisian yang bertugas saat kejadian, Bli Ketut.

Dalam penjelasannya kepada Ketum PPWI, Ibrahim justru menyampaikan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya kepada para wartawan yang sudah membantu meliput dan menyebarluaskan informasi tentang kegiatan vaksinasi di kampusnya bekerjasama dengan Polres Jakarta Timur dan Satgas Covid-19. Dan, terkait tudingan pengambilan sembako yang dilakukan oleh para wartawan, Ibrahim mengatakan bahwa itu tidak benar.

“Paket sembako banyak, sehingga kami membagikan kepada teman-teman wartawan itu, jadi bukan mereka mengambilnya, tapi panitia memberikannya, karena paket sembakonya banyak sekali lebihnya. Hingga acara vaksinasi selesai, paket sembakonya masih banyak,” jelas Ibrahim.

Ketika ditanyakan tentang apakah ada panitia atau warga yang mengeluh kepada oknum wartawan dari warta kota terkait pemberian paket sembako kepada wartawan, Ibrahim menampik keras pertanyaan itu dan menjawab bahwa pihaknya justru sangat berterima kasih kepada para wartawan. Panitia memberikan paket sembako kepada para wartawan yang datang meliput karena jumlah paketnya sangat banyak dan berlebih jika hanya untuk para peserta vaksinasi.

Oleh karena itu, aku Ibrahim, dia heran saat membaca berita bohong yang ditulis oknum wartawan Miftahul Munir dari media warta kota tersebut. “Mungkin hal ini terjadi karena media dengan media saling menjatuhkan satu dengan lainnya,” aku Ibrahim menjawab pertanyaan mengapa bisa muncul pemberitaan fitnah seperti yang dimuat di tiga media tersebut.

Sementara itu, ketika Ketum PPWI Wilson Lalengke mengkofirmasi pemberitaan bohong itu ke penulisnya, oknum wartawan Miftahul Munir mengatakan bahwa dirinya menulis berdasarkan fakta. “Mereka bukan wartawan karena mereka tidak terdaftar di Dewan Pers,” kata oknum yang sehari-hari disapa Munir itu.

Dari jawaban Munir tersebut, Wilson Lalengke akhirnya berkesimpulan bahwa oknum wartawan warta kota itu adalah salah satu contoh wartawan korban cuci otak lembaga Dewan Pers. Ia sangat menyayangkan adanya oknum semacam Munir ini yang tidak memahami perundang-undangan namun dengan sombong mendiskreditkan wartawan media lainnya karena terhasut oleh pemikiran sesat Dewan Pers.

“Saran saya, Munir baca dan pahami baik-baik Undang-Undang Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers. Sejak kapan Dewan Pers diberi kewenangan menjadi lembaga yang berfungsi memberi lisensi atau cap “wartawan” dan “bukan wartawan” kepada seseorang?” kata lulusan pasca sarjana bidang Global Ethics dari Universitas Birmingham, Inggris, ini kepada oknum wartawan Munir melalui telepon selulernya saat melakukan konfirmasi atas berita yang ditulisnya itu.

Atas munculnya fenomena Munir Pembohong ini, Lalengke mengharapkan agar manajemen media tempat yang bersangkutan bekerja semestinya melakukan evaluasi, seleksi, dan pembinaan yang benar terhadap para wartawannya. Hanya dengan mempekerjakan wartawan yang jujur, memberitakan hanya informasi yang benar dan sesuai fakta lapangan, jagad pemberitaan di tanah air dapat berkembang ke arah yang lebih baik.

Pada akhir penyampaiannya kepada para wartawan yang datang ke kantornya, Ketum PPWI itu memberikan wejangan agar teman-teman jurnalis terus meningkatkan kualitas karya tulisnya. “Dan paling penting adalah beritakanlah hanya kebenaran dan fakta lapangan, bukan berita bohong, dusta, dan fitnah seperti yang dilakukan oknum wartawan bernama Munir itu,” tegas Lalengke menghakhiri pesannya. (APL/Red)

Catatan:

[1] Sejumlah Orang Ngaku Wartawan Ambil Sembako untuk Peserta Vaksin; https://www.viva.co.id/amp/berita/metro/1389940-sejumlah-orang-ngaku-wartawan-ambil-sembako-untuk-peserta-vaksin?

[2] Mengaku Wartawan, Segerombolan Orang Ambil Sembako untuk Peserta Vaksinasi di Kampus Ibnu Chaldun; https://wartakota.tribunnews.com/2021/07/24/mengaku-wartawan-segerombolan-orang-ambil-sembako-untuk-peserta-vaksinasi-di-kampus-ibnu-chaldun.

[3] Sekelompok Orang Mengaku Wartawan Ambil Sembako untuk Peserta Vaksinasi di Pulogadung; https://www.tribunnews.com/metropolitan/2021/07/24/sekelompok-orang-mengaku-wartawan-ambil-sembako-untuk-peserta-vaksinasi-di-pulogadung.

Rumah Sakit TNI AU Sam Ratulangi Manado Kembali Melakukan Serbuan Vaksinasi

etabloidfbi.com Manado –

 

Rumah Sakit Pangkalan TNI AU (Lanud) Sam Ratulangi Manado Sulawesi Utara kembali melaksanakan pelayanan kesehatan bersifat nasional yakni Serbuan Vaksinasi, berlokasi di Gedung Balai Prajurit Lanud Sam Ratulangi,  Lapangan, kecamatan Mapanget, Manado, Sulaweis Utara, Minggu (25/07/2021).

Kepala Rumah Sakit TNI AU Sam Ratulangi Manado, dr. Ahmad Fauzi, telah merilis pamflet dengan judul tulisan menyolok dan bersifat mengajak, “Kami Melayani Serbuan Vaksin Dosis Pertama, dan Vaksin Dosis Kedua”.
Pamflet ini berisikan informasi tentang Serbuan Vaksinasi kepada masyarakat luas, meminta kesediaan seluruh anggota “Tentara Langit” Lanud Sam Ratulangi untuk memancarkan ke seluruh grup WA yang diikuti.

Dengan harapan, informasi ini akan menjangkau berbagai lapisan masyarakat Sulawesi Utara. “Mohon ijin bantu share. Khusus untuk giat vaksin tanggal 26 Juli hanya untuk suntikan dosis pertama, sedangkan untuk suntikan dosis kedua mulai Selasa tanggal 27 Juli sampai dengan 4 Agustus 2021. Registrasi dibuka mulai jam delapan sampai jam dua belas Wita. Terima kasih,” demikian Kepala Rumah Sakit TNI AU Sam Ratulangi menjelaskan kepada Penerangan Lanud Sam Ratulangi Manado.

Disamping kegiatan Serbuan Vaksinasi ini, tambah dr. Ahmad, dengan jumlah Nakes yang tersedia rumah sakit TNI AU tetap melayani pemeriksaan kesehatan masyarakat melalui poli kesehatan yang ada. “Tenaga kesehatan akan bekerja sepenuh hati untuk membangun imunitas bangsa melalui Serbuan Vaksinasi lanjutan ini,” tandas dr. Ahmad Fauzi memastikan.

Sebelumnya, Marsma TNI Mohamad Satriyo Utomo, S.H., Komandan Lanud Sam Ratulangi Manado telah menginstruksikan kepada beberapa satuan kerja agar mempersiapkan kegiatan pelayanan kesehatan ini dengan baik. “Selamat siang, salam sehat selalu. Untuk kegiatan lanjutan serbuan vaksin, mulai Senin di Balai Prajurit, kita setting seperti yang dilaksanakan sebelumnya, tanpa ada pengurangan. Jika ada penambahan untuk konteks yang lebih baik, oke!!” perintah Galaxy (callsign komunikasi radio di Lanud Sam Ratulangi) bagi Komandan Lanud Sam Ratulangi Manado.

“Tim Nakes, siapkan mental dan fisik. Vaksin yang akan dipakai, hitung dan pastikan jumlahnya. Segera ajukan penambahan ke Kodam atau Dinkes terkait, jika kurang. Meja dan kursi-kursi diatur seperti sebelum-sebelumnya, baik di luar maupun dalam. Senkom (Sentral Komunikasi) digelar seperti sebelum-sebelumnya, siapkan layar proyektor, untuk Vicon dan pemutaran video serta musik. Site parkir atur yang rapi dan tertib seperti biasanya, area depan balai prajurit clear dari kendaraan-kendaraan Personel pendukung yang terlibat seperti sebelumnya, efektif dan efisien. Site meja pendaftaran upayakan tidak kosong. Harus ada yang mengarahkan masyarakat jika kebingungan. Yanpers, disiapkan ransum seperti biasanya serbuan vaksin di balai prajurit. Banner-benner yang diperlukan disiapkan dan digelar di balai prajurit. Jika ada booth utk masyarakat berfoto setelah suntik vaksin, desainkan dan cetak. Bismillah, serbuan vaksin kali inipun semoga berjalan dengan sukses. Aamiin YRA.Terima Kasih,” instruksi Marsma TNI Mohamad Satriyo Utomo.

Kegiatan Serbuan Vaksinasi dapat dijangkau oleh masyarakat dengan cek poin Kantor Satuan Polisi Militer TNI AU Lanud Sam Ratulangi. Gedung Balai Prajurit tepat berada dibelakangnya. Berada tidak jauh dari pintu gerbang Bandar Udara Sam Ratulangi Manado. Lanud Sam Ratulangi senantiasa berkoordinasi dengan instansi Dinas Kesehatan Provinsi Sulut dalam kegiatan nasional ini. Vaksinasi ini diarahkan untuk anak-anak usia dua belas tahun keatas, dengan tetap memberikan suntikan Vaksin kepada masyarakat usia dewasa dan lansia. Masyarakat diharapkan sudah mendaftar secara online pada https://www.vaksinhebat.idsolution.co.id/, untuk memudahkan registrasi, namun Lanud tetap melayani pendaftaran secara offline/manual. (SRI/Red)

UNTUK MENCEGAH DAN MEMUTUS RANTAI PENYEBARAN VIRUS COVID-19, POLRES NIAS MELAKSANAKAN OPERASI YUSTISI

 

etabloidfbi.com Gunungsitoli.–

 

Polres Nias melaksanakan Kegiatan Operasi Yustisi dimulai dari Pukul 09.00 Wib s/d selesai, bertempat di seputaran Kota Gunungsitoli dengan melakukan Patroli dan memberikan himbauan kepada masyarakat tentang Protokol Kesehatan dan pencegahan penyebaran Virus Covid-19, Sabtu pagi (24/07/2021).

Sebelum Kegiatan dilaksanakan, diawali dengan Apel untuk mengecek kekuatan dan memberikan arahan serta petunjuk kepada Personil yang terlibat untuk pelaksanaan Tugas yang dipimpin oleh Kasiwas Polres Nias IPDA Karib Zega selaku Perwira Pengendali.

Kegiatan tersebut dilaksanakan Polres Nias Instruksi Presiden (Inpres) No.6 Tahun 2020 tentang Peningkatan Disiplin dan penegakan Hukum Protokoler Kesehatan dan Surat Perintan Kapolres Nias Nomor : Sprin/834/VII/OPS.2/2021 tanggal 23 Juli 2021 tentang Pelaksanaan Operasi Yustisi.

Adapun maksud dan tujuan dilaksanakannya Operasi Yustisi tersebut dalam rangka peningkatan Disiplin masyarakat untuk mematuhi Protokol Kesehatan, penegakan Hukum Protokol Kesehatan serta upaya pencegahan dan pemutusan penyebaran Virus Covid-19 di Wilayah Hukum Polres Nias.

Dalam keterangannya IPDA Karib Zega selaku Perwira Pengendali kegiatan, bahwa masih didapatkan sejumlah pelanggaran, antara lain adanya Warga masyarakat yang tidak menggunakan Masker dan kepada mereka kita berika teguran dan tindakan berupa Push-Up serta memberikan Masker.

Kegiatan ini akan terus dilakukan setiap harinya baik pagi, Sore dan malam Hari, kami menghimbau kepada Warga Masyarakat agar tetap mematuhi Protokol Kesehatan dengan memakai masker, sering cuci tangan, menjaga jarak, hindari keramaian, kurangi mobilitas dan mendukung pelaksanaan Vaksinasi yang sedang berjalan sekarang ini guna mencegah dan mempercepat pemutusan mata rantai Virus Covid-19, Ucapnya mengakhiri.

(Dhonny Hulu)

Pasien Covid-19 Meningkat Tajam, RSUD Nunukan Harus Datangkan Oksigen Dari Kaltim.

etabloidfbi.com Nunukan.–

 

Dalam satu bulan belakangan ini, penyebaran COVID-19 di wilayah Kabupaten Nunukan meningkat tajam, dan Varian Delta telah dipastikan sudah masuk di daerah ini.

Pasien COVID-19 yang dirawat di ruang Isolasi Rumah sakit Umum Daerah (RSUD) Nunukan terus bertambah, dan kebanyakan dalam kondisi kritis dan perlu penanganan ekstra dan banyak membutuhkan oksigen. Sementara stok oksigen di RSUD Nunukan, saat ini sangat terbatas.

Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Nunukan dr.H.Dulman.L,Sp.OG mengatakan,”Pasien terpapar Covid-19 yang di rawat di ruang Isolasi RSUD Nunukan jumlahnya 25 orang, namun kebanyakan dalam kondisi kritis dan perlu penanganan ekstra serta membutuhkan oksigen. Dan untuk pemenuhan kebutuhan oksigen setiap pasien kritis itu bisa menggunakan sampai 20an tabung besar setiap harinya,” ucapnya saat diwawancarai media ini, Jumat sore, (23/07/2021).

Sementara mesin yang kita miliki, hanya mampu memproduksi oksigen maksimal 32 tabung dalam sehari.

Selama ini tidak ada kendala terkait suplai oksigen, karena selain di hasilkan dari alat yang kita miliki, kita juga ada dua Perusahaan rekanan pengisian oksigen di Kota Tarakan.

“Namun beberapa hari lalu saat pihak kita ingin mengisi ulang, rekanan tersebut menyetop dan tidak melayani lagi. Entah instruksi dari mana penghentian tersebut ?,” ungkap Dulman.

Kemungkinan rekanan itu mensuplai untuk kebutuhan dalam KotaTarakan, karena pasien terpapar di sejumlah RSU disana juga cukup tinggi.

Untuk mengantisipasi hal itu, saya sudah mengontak teman-teman di RSU Kabupaten Berau Kalimantan Timur. Dan didapatkan informasi ada perusahaan penyuplai oksigen disana.

Setelah kita lakukan komunikasi dengan perusahaan dimaksud, pihaknya perusahaan bisa menyuplai maksimal 250 tabung oksigen perhari.

Walau biaya angkut dari daerah tersebut cukup fantastis karena harus menggunakan jalur darat lalu dipindahkan dan seterusnya diangkut menggunakan kapal laut dengan jarak tempuh sangat jauh menuju Nunukan.

“Tapi karena bersifat emergency, maka hal apapun akan kita lakukan. Dan untuk stok oksigen di Tanjung Redeb ini juga tidak bisa diharap terus menerus, karena tingkat penyebaran COVID-19 didaerah itu juga terus meningkat, dan perusahaan ini juga menjadi rekanan sejumlah rumah sakit di Kabupaten Bulungan dan Kabupaten Malinau,” ucap Dulman.

Menurut Dulman, langkah antisipasi lainnya juga terus di lakukan dengan Otoritas Tawau Sabah Malaysia melalui perwakilan kita disana, karena pertimbangan jarak temouh dekat. Tapi jawaban dari mereka, di sana juga menjaga stoknya yang terbatas, karena jika kekurangan, maka harus mendatangkan dari Kota Kinabalu yang cukup jauh, hingga untuk mendatangkan dari sana tidak bisa kita lakukan.

“Untuk supley dari Tanjung Redep, staf kita sudah ada disana dan akan mengupayakan mengangkut menggunakan kendaraan darat menuju Tanjung Selor Kabupaten Bulungan, dan dari sana selanjutnya menggunakan kapal laut menuju Nunukan. Mudah-mudahan tidak ada kendala, kapal tersebut bisa tiba di Nunukan dalam beberapa hari kedepan,”ucap Dulman.

“Tadi juga, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Utara sudah menghubungi saya, dan menyampaikan bahwa hari senin, (26/07/2021) akan dilakukan pertemuan melalui Vicon dengan Direksi Rumah Sakit (RS) Se-Kaltara untuk membahas permasalahan ketersediaan oksigen di wilayah Kaltara. Dan hasilnya akan disampaikan ke Pemerintah Pusat terkait permasalahan kekurangan oksigen di Kaltara,” pungkasnya.

Dan sesuai Data Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Nunukan, Kamis 24 Juli 2021 pukul 13.00 Wita Pasien terkonfirmasi Covid-19 sebanyak 937 orang dengan rincian yang melakukan isolasi mandiri sebanyak 916 orang dan menjalani perawatan di RSUD Nunukan 21 orang.

Dan jumlah pasien yang meninggal dunia kemarin ada 4 orang dan telah dikebumikan di Pemakaman Khusus Covid di daerah Kecamatan Nunukan selatan dan merupakan angka kematian tertinggi sejak penanganan Covid-19 Maret tahun lalu. Sementara yang diny

Warga Perum Sakinah 2 Gotong Royong Bersihkan Selokan dan Drinase

etabloidfbi.com Bengkulu.-

Bengkulu 24 Juli 2021 – 08:00 WIB
Warga Desa Sawah Lebar Komplek Perum sakinah 2, Kecamatan Ratu Agung Kota Bengkulu. Warga Komplek Perumahan Sakinah 2 di hadiri Pak RT Hernolis dan mengajak TFBI(Tabloid Bayangkara Indonesia) Kordinator Liputan Prov Bengkulu Sdr Rokaeni Se.kebetulan berdomisili di rt tersebut..bersama sama masyarakat ber Gotong-royong membersihkan selokan,tujuan gotong royong tersebut untuk mencegah terjadinya banjir tidak hanya Bapak-bapak saja yang ikut meramaikan gotong royong, ibu – ibu juga ikut menghadiri dan antusias ikut gotong-royong ini.

Gotong-royong yang kesekian kalinya itu dilakukan untuk membersihkan sampah termasuk yang menyumbat pada selokan atau draenase di komplek tersebut.

Pada pertengahan Desember 2020 lalu, wilayah tersebut sempat diterjang banjir akibat hujan lebat semalaman. Banjir yang juga menggenangi jalan warga Komplek sakinah 2 desa sawah lebar kecamatan Ratu Agung berlangsung lama.

Ketua RT Perum Sakinah 2 saudara Hernolis di sela gotong-royong menuturkan, “gotong-royong membersihkan sampah dan juga selokan ini agar sistem draenase di wilayahnya terutama sekitar komplek Perum sakinah 2 bisa lancar,” ungkapnya  kepada koordinator liputan TFBI

Ia menghimbau warganya maupun orang-orang di komplek sakinah 2 Desa Sawah Lebar kecamatan Ratu Agung menjaga kebersihan dan tidak membuang sampah sembarangan.

Selaku ketua RT diwilayah rersebut,  Hernolis menambahkan, “gotong-royong membersihkan lingkungan desa akan terus berlanjut ke beberapa titik lainnya. Terutama yang dinilai banyak sampah berserakan maupun draenase yang masih kurang lancar.” katanya sebagai penutup.

( S Sitompul )

SI JAGO MERAH MENGHANGUSKAN RUMAH DAN RUKO DI GUNUNGSITOLI

etabloidfbi.com Gunungsitoli.–

 

Kejadian kebakaran menghanguskan Rumah dan Ruko pada Hari Jum’at sekitar Pukul 17.30 Wib di Jalan Gomo dan Jalan Sirao Kel. Pasar Kec  Gunungsitoli Kota Gunungsitoli Jum’at Sore (23/07/2021).
Kebakaran tersebut menghanguskan 9 (Sembilan) Rumah dan Ruko yang berada di Jalan Gomo dan Jalan Sirao Kel. Pasar Kec  Gunungsitoli Kota Gunungsitoli namun dalam peristiwa itu tidak ada Korban luka maupun Korban Jiwa hanya Korban Materil dan Harta benda, diperkiran sementara kerugian Materi akibat kebakaran tersebut sekitar Rp.250.000.000.- (Dua ratus lima puluh juta rupiah).

Personil Polres Nias yang turun di TKP yang dipimpin oleh Kasat Reskrim AKP J.R. Silalahi Selaku Perwira Pengawas, bersama dengan Personil Kodim 0213/Nias, Personil Damkar Kota Gunungsitoli, BPBD Kota Gunungsitoli dan dibantu oleh Warga masyarakat berusaha memadamkan api dan menyelematkan barang-barang pemilik rumah dan ruko, dengan segala upaya yang dilakukan sehingga pada pukul 19.00 Wib api berhadil dipadamkan.

Menurut keterangan Kapolres Nias AKBP Wawan Iriawan melalui Ps. Paur Subbag Humas AIPTU Yadsen F. Hulu, “ bahwa dugaan sementara sumber api berasal dari Arus Pendek/Korsleting Listrik

“kita melihat bahwa diduga apu berasal dari arus pendek atau Kossleting listrik yang berasal dari salah satu kamar Rumah salah seorang korban, sehingga api membesar cepat, karena sebagian material bagunan terbuat dari kayu dan menjalar kerumah dan ruko lainnya, namun demikian kami dari Polres Nias selanjutnya masih akan melakukan upaya Penyelidikan atas kejadian kebakaran tersebut,” pungkasnya sevagao penutup informasi berira.

(Dhonny Hulu)

Herry Chommbiie dan DPC PWRI Bogor Angkat Isu Donor Plasma Konvalesen Dalam Hari Ke-2 Webinar,

 

etabloidfbi.com Bogor, Jawa Barat.–

 

Setahun pandemi Covid-19 berlangsung, jumlah terinfeksi virus corona terus bertambah setiap hari. Meski banyak pasien Covid-19 sembuh, tapi sejauh ini belum ada obat khusus untuk mengobati orang yang terinfeksi virus corona. Salah satu metode pengobatan yang efektif adalah dengan terapi dari donor darah plasma konvalesen.

Namun belum banyak orang yang memahami tentang Donor Darah Plasma, untuk menjawab hal tersebut media etabloidfbi.com
bersama Dewan Pimpinan Cabang Persatuan Wartawan Republik Indonesia Bogor (DPC PWRI) dan Herry Chommbiie Channel kembali melakukan Webinar dengan tema “Sulitnya Mendapatkan Donor Plasma Konvalesen” dengan menghadirkan dr. Euis Wulantari.M.EPID dari Unit Transfusi Darah Palang Merah Indonesia Kabupaten Bogor (UTD PMI Kab, Bogor) dan Fahrurozi Koordinator Relawan Donor Darah Bogor pada Sabtu, 24/7/2021.

Banyak masyarakat yang datang ke UTD PMI untuk melakukan donor plasma namun mereka belum memahami apa saja kriteria dan syarat untuk dapat donor plasma, ini kita jelaskan biar semua faham dan tidak kecewa jika sudah mengetahui ada persyaratan tertentu. Kata Euis Wulantari dalam Webinar bogor.okeyboz.com.

“Untuk pengambilan plasma darah konvalesen dan untuk donor lainnya kami mengacu kepada Permenkes 91 tahun 2005, kenapa agar supaya darah yang tersedia itu bermutu terjamin dan aman. Kenapa syarat ini di berikan agar supaya darah yang diterima oleh semua orang yang membutuhkan darah apalagi plasma konvalesen itu adalah aman bagi penerima.” Terang dr. Euis sambil memaparkan materi yang telah dibuatnya.

Download materi Syarat Donor Plasma di https://drive.google.com/file/d/1rJQr1LgLkCQYlEldY42tExg-4GdTxhPa/view?usp=drivesdk

“Kriteria dan syarat donor darah plasma konvalesen yang pertama adalah diutamakan laki-laki atau perempuan yang belum pernah hamil dan tidak mempunyai penyakit komorbid, kenapa diutamakan laki-laki? karena rata-rata laki-laki berat badannya kan di atas 55kg, kemudian perempuan yang belum pernah hamil kenapa karena memang kalau kita hamil perempuan itu ada yang masih bertahan di tubuhnya itu HLA (human leukocyte antigen).” tambah dr.Euis.

Simak penjelasan selengkapnya di Herry Chommbiie Channel klik https://youtu.be/a5rKug00txE

Sementara itu Fahrurozi menjelaskan kasus Covid-19 saat ini meningkat sehingga kebutuhan Donor Plasma juga sangat meningkat, akan tetapi masih sedikit masyarakat yang bersedia melakukan donor plasma, sehingga tidak balance antara kebutuhan dengan persediaan.

“Ada tiga yang kami rasa menjadi kendala kurangnya jumlah persediaan Plasma, yang petama adalah syarat mutlak minimal 14 hari untuk dapat melakukan donor, kedua harus ada hasil PCR Positif sedangkan banyak masyarakat yang hanya menggunakan test Swab Antigen dan yang ketiga masih banyak masyarakat yang menganggap terkena Virus Covid-19 seperti aib, jadi mereka malu untuk mendonorkan, namun untuk yang ketiga ini kami masih bisa edukasi dan memberikan pengertian” terangnya.

Ditempat yang berbeda, selaku ketua DPC PWRI Bogor, Rohmat Selamat.SH,.Mkn mengatakan mendukung penuh kegiatan Webinar tersebut.

“Dalam situasi pandemi ini, Virus Covid-19 kita tidak boleh kumpul-kumpul tapi kebutuhan akan informasi yang kredibel sangat diperlukan, sehingga dengan adanya Webinar ini. Dibuat oleh bang Heri Irawan, saya sebagai Ketua DPC PWRI Bogor sangat mendukung dan apresiasi,” ucap Rohmat saat di konfirmasi melalui pesan WhatsApp. (IRsan BOegeiss)

TNI AL – LANTAMAL XII MELAKSANAKAN SERBUAN VAKSIN GABUNGAN TNI – POLRI di LANUD SUPADIO DAN DI UNIVERITAS TANJUNG PURA

etabloidfbi.com Pontianak :

Dalam rangka menyukseskan program pemerintah 1 juta vaksin sehari bagi masyarakat, Sabtu (24/07/21) Lantamal XII Pontianak ikut serta dalam melaksanakan serbuan vaksin bagi masyarakat bersama unsur TNI Polri di Pontianak.

Pada serbuan vaksin kali ini Lantamal XII menerjunkan 2 tim Vaksinator, masing masing 1 tim mendukung serbuan vaksin di gedung Graha Tedy Kustari Lanud Supadio dan 1 tim melaksanakan serbuan Vaksin di gedung konferensi Untan Pontianak, bersama dengan tim kesehatan instansi lainnya yaitu dari Kesdam XII Tanjungpura, Lanud Supadio, Polda Kalbar dan Dinas Kesehatan Provinsi, KKP serta Dinas Kesehatan Kubu Raya.

Vaksin yang disediakan pada pelaksanaan kali ini berjumlah 100 vial vaksin jenis Sinovac di Untan Pontianak dan 60 vial untuk pelaksanaan vaksinasi di Lanud Supadio, yang diperuntukan kepada masyarakat umum yang belum menerima vaksin dosis pertama dan ke dua di Provinsi Kalimantan Barat.

Komandan Lantamal XII Brigjend TNI (Mar) Andi Rukman menunjuk Kadiskes Lantamal XII Letkol Laut (K) drg. Heru Subagyo, Sp. Pros sebagai kordinator pelaksanaan untuk kelancaran kegiatan Serbuan Vaksin yang dilaksanakan kali ini.

Danlantamal juga menyampaikan bahwa serbuan vaksin untuk masyarakat maritim yang dilakukan di Wilayah kerja Lantamal XII Pontianak merupakan implementasi arahan dari pimpinan TNI AL, Kasal Laksamana TNI Yudo Margono, S.E., M.M. kepada seluruh jajaran dalam menyukseskan program pemerintah, guna mencegah penyebaran virus corona dengan melaksanakan serbuan vaksin Covid-19 sesuai dengan target pemerintah 1 Juta vaksin perhari.

Sebelumnya Lantamal XII juga gencar melakukan serbuan vaksin bagi masyarakat maritim di beberapa lokasi, diantaranya di pelabuhan Umum Dwikora Pelindo II Pontianak, KBN Pemqngkat dan Pelabuhan Sheng Hie Pontianak.

Seluruh kegiatan berjalan dengan lancar serta mendapatkan sambutan masyarakat yang cukup positif sehingga kegiatan Vaksin kepada masyarakat ke depan akan terus disiapkan.( M.zuhdi )

Polres Bogor dan Kodim 0621 Berikan Paket Sembako Pada Pedagang dan Masyarakat, Terdampak Covid-19.

 

etabloidfbi.com Cibinong, Jawa Barat.–

Polres Bogor bersama Kodim 0621 serta Satgas Covid19 Kabupaten Bogor, lakukan gelar patroli skala besar dalam Upaya penegakan protokol kesehatan dan aturan PPKM Level 4 di wilayah kabupaten Bogor, pada Jumat (24/07/2021)

Adapun kegiatan tersebut, patroli skala besar ini di pimpin Kapolres Bogor AKBP Harun S.I.K., S.H., dan Dandim 0621 Letkol Inf. Sukur Hermanto. Namun di lakukan dengan berkeliling di wilayah Cibinong dan sekitarnya.

Dimana dalam kegiatan patroli ini pun Kapolres Bogor AKBP Harun bersama Dandim 0621 Kolonel Inf Sukur memberikan sosialisasi kepada para pedagang mengenai aturan PPKM Level 4 yang di berlakukan saat ini.

Kegiatan patroli saat ini di lakukan, nampak Kapolres Bogor AKBP Harun memborong penjual jajanan bakso goreng , tahu gejrot dan pecel lele yang ada di emperan jalan raya tegar beriman.

Selain itu disela-sela gelaran patroli tersebut, skala besar. Kapolres Bogor juga berikan bantuan sosial berupa paket sembako kepada para pedagang dan masyarakat yang dihampirinya.

Kapolres Bogor AKBP Harun S.I.K., S.H mengungkapkan kegiatan patroli skala besar ini merupakan sebagai upaya kami Polres Bogor, bersama Kodim 0621 serta Satgas Covid19 melakukan penegakan disiplin protokol kesehatan, serta memberikan sosialisasi aturan yang di berlakukan di PPKM Level 4 kali ini.

Dimana Sesuai Keputusan Mendagri para pedagang kaki lima di izinkan buka hingga pukul 21.00 WIB yang sebelumnya hanya di perbolehkan hanya sampai pukul 20.00 WIB, selain itu para pembeli pun di perbolehkan makan di tempat dengan batas maksimum 30 menit

Selain patroli dan sosialisasi yang kita lakukan ini, kita juga berikan sedikit bantuan kepada masyarakat yang terkena dampak dari Pandemi Covid-19, dengan memberikan bantuan sosial berupa paket sembako, yang dimana di malam hari ini kita siapkan 100 paket Sembako dan 500 Kg Karung beras, masing masing mendapatkan 5 kg, kita akan berikan pada masyarakat tersebut. (HPb/IRsan)

Kabupaten Grobogan Jawa Tengah Bergoyang Diduga Maraknya Jual Beli Jabatan

 

 

 

etabloidfbi.com Grobogan Jawa Tengah.–

 

Terselenggaranya pemilihan Perangkat Desa di Kabupaten Grobogan mulai terkuak dengan adanya dugaan permainan jual beli jabatan yang selama bertahun – tahun tanpa tersentuh oleh hukum.

Kini di Desa Tungu Kecamatan Godong dan Desa Telawah bergoyang ibarat sudah waktunya angin hukum meniup di beberapa Desa tersebut sehingga pejabat pemerintah mendapat tamparan sebagai imbas permainan Jual beli jabatan yg di duga di lakukan oleh oknum pejabat Pemerintah Desa yang bekerjasama dengan Pejabat dari Kecamatan setempat sampai ketingkat Kabupaten.

Penjaringan perangkat Desa yang dilaksanakan pada tanggal. 7 Juni 2021di beberapa lokasi di adakannya tes perangkat telah dilakukan namun di dalamnya ada sesuatu kejanggalan pada akhirnya terjadilah petisi dari warga yang tidak puas dengan hasil tes tersebut.

Dari undang undang Tipikor sudah jelas yang tertera dalam pasal 2 dan 3 di jelaskan bahwa Negara Indonesia membuat undang – undang agar supaya para pemangku pemerintahan yang mempunyai kedudukan tidak melakukan KKN namun apa boleh di kata keserakahan para pejabat menggila di karenakan jabatannya tanpa ada pengawasan dari pihak – pihak terkait terutama dari Aparat Penegak Hukum.

Yang menjadi pertanyaan mengapa di pemerintahan Kabupaten Grobogan diduga bebas tanpa ada hambatan para oknum pejabat melakukan kesewenangan sehingga adanya dugaan telah berbuat jahat kepada rakyat yang selama ini terbungkam oleh sistimatik sangat rapi dalam kancah di dalam melakukan KKN.

 

Sudah saatnya Kabupaten Grobogan para oknum pejabat merasa gerah kebakaran jenggot karena terjadinya laporan masyarakat yang berani menguak praktek jual beli jabatan melaporkan kasus kepada LIDIK KRIMSUS yang mana telah berjalan di tangani oleh Bareskrim dan sudah sampai turun ke Polres kasus jual beli jabatan tersebut.

Kemudian menurut keterangan beberapa warga yang menjadi saksi dalam peristiwa tersebut kini telah di periksa untuk di mintai keterangan oleh Aparat yang berwenang.

Sementara itu para Awak media yang menerima informasi kasus tersebut dan berusaha mencari informasi dari beberapa pihak dan didapat informasi adanya dugaan telah terjadi jual beli jabatan terkait pengisian perangkat Desa yang begitu dasyatnya angka nominal uang untuk dapat menjadi perangkat Desa yang mana ada ketentuan yang telah di tentukan para oknum pejabat yang nakal.

(Untung S W/ Kelik)

Selebgram dan Pemilik Usaha yang Sebabkan Kerumunan di Lhokseumawe Jadi Tsk.

etabloidfbi.com, Lhokseumawe Aceh

Selebgram Aceh berinisial HK dan pemilik tempat usaha Wulan Kokula KS yang sebabkan kerumunan di Pasar Inpres, Kota Lhokseumawe resmi dijadikan tersangka atas kasus tindak pidana tidak mematuhi penyelenggaraan Kekarantinaan Kesehatan, Jumat (23/7/2021).

“Penetapan itu dilakukan setelah penyidik memeriksa ke dua terduga pelaku dan delapan orang saksi, termasuk satu saksi ahli terkait kerumunan yang terjadi di Pasar Inpres, Lhokseumawe,” sebut Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol Winardy, M. Si yang dampingi Kapolres Lhokseumawe AKBP Eko Hartanto, M. H dalam siaran persnya, Jumat malam (23/7).

Lebih lanjut Winardy menjelaskan, berdasarkan hasil pemeriksaan, secara umum disimpulkan bahwa kerumunan masyarakat di toko grosir Wulan Kokula melanggar Kekarantinaan Kesehatan dengan mengabaikan protokol kesehatan (Prokes), sebagaimana yang dimaksud dalam Pasal 93 undang-undang Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2018 Jo pasal 55 KUHP.

“Sudah ditetapkan tersangkanya. Itu berdasarkan pemeriksaan baik terduga pelaku maupun saksi-saksi, termasuk satu ahli hukum pidana,” sebut Winardy.

Selain itu, jelas Winardy lagi, toko grosir Wulan Kokula saat ini telah disegel dan dipasang police line oleh Personil Sat Pol PP dan WH Kota Lhokseumawe, serta Personil Polres Lhokseumawe.

Penyegelan tersebut dilakukan berdasarkan Peraturan Walikota Lhokseumawe Nomor 44 Tahun 2020 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan Sebagai Upaya Pencegahan dan Pengendalian Corona Virus Disease 2019 dan Surat Edaran Walikota Lhokseumawe Nomor :100/266/2020, perihal Menutup/Pembatasan Sementara Tempat Keramaian.

“Kalau dilihat dari dua dasar hukum tersebut, secara jelas toko grosir Wulan Kokula telah melakukan pelanggaran terhadap peraturan yang telah ditetapkan pemerintah setempat,” terang Winardy.

“Penyegelan tersebut terhitung mulai tanggal 23 Juli 2021 sampai dengan batas waktu yang belum ditetapkan,” imbuh Pamen tiga melati tersebut sembari mengakhiri keterangannya.(M.Anwar)

Kapolres Kubu Raya Pimpin Patroli Skala Besar Dan Bagikan Sembako Kepada Masyarakat

etabloisfbi.com, Kubu Raya.–

Kapolres Kubu Raya AKBP Yani Permana, S.I.K, MH pimpin langsung patroli skala besar dalam rangka antisipasi perkembangan situasi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) di masa pandemi covid-19, setelah sebelumnya melakukan apel persiapan bersama dipimpin oleh Kapolda Kalbar. Irjen Pol Dr Drs Remigius Sigid Tri Hardjanto, SH, M.Si di lapangan Jananuraga Polda Kalbar, Jumat (23/07/2021).

Patroli Skala besar Polres Kubu Raya mengerahkan kurang lebih sebanyak 100 Personel gabungan bersama Polsek jajaran, hal ini bertujuan memberikan rasa aman kepada masyrakat dalam menciptakan Harkamtibmas di wilayah hukum Polres Kubu Raya.

Hal tersebut disampaikan Kapolres Kubu Raya AKBP Yani Permana, S.I.K., MH, Ia mengatakan Polres Kubu Raya melakukan patroli skala besar pada hari ini (23/07) dalam rangka menciptakan rasa aman kepada masyarakat Kabupaten Kubu Raya.

“Hari ini Polres Kubu Raya melaksanakan Patroli Skala Besar untuk menciptakan rasa aman dan Harkamtibmas tentunya, sehingga situasi di Kabupaten Kubu Raya Tetap Kondusif,” ujar Kapolres.
Kapolres Kubu Raya AKBP Yani Permana berharap dengan adanya kegiatan Patroli skala besar ini masyarakat Kabupaten Kubu Raya tetap lakukan aktifitas seperti biasa, dengan tetap menerapkan Protokol kesehatan.

“Dan ini harus didukung kepada semua komponen baik Pemerintahan Daerah, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama serta masyarakat Kubu Raya sehingga tercipta suasana yang nyaman aman dan damai serta Harkamtibmas akan tercapai,” ungkap AKBP Yani Permana.

Kapolres Kubu Raya AKBP Yani Permana juga berharap pada masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat ini semua elemen mendukung kebijakan pemerintah dan tetap lakukan Protokol Kesehatan serta percepatan Vaksinasi Massal di gerai-gerai yang telah ditentukan.

“Dimasa PPKM Darurat ini Selain lakukan Patroli Skala Besar Polres Kubu Raya juga melakukan Pembagian Sembako kepada warga yang kurang mampu dan terdampak pandemi Covid-19 yang ada di Kabupaten Kubu Raya sebagai bentuk kepedulian dari pihak kepolisian terhadap masyarakat,” Pungkas Kapolres Kubu Raya AKBP Yani Permana.(Sy Mohsin/M.Zuhdi)

(Sumber : Humas Polres Kubu Raya).

Terjadinya Kasus Pungli Di SMAN 2 Cileungsi, LBH Botim Siapkan Gugatan Hukum.

Reporter : Irsan Boegiees

Editor Yahya Heriansyah 

etabloidfbi.com Cileungsi, Jawa Barat.–

Maraknya kasus pungli yang terjadi di SMAN 2 Cileungsi, menjadi catatan merah tersendiri dalam dunia pendidikan di Kabupaten Bogor.

Direktur Lembaga Bantuan Hukum Bogor Timur (LBH Botim) Jamaluddin mengatakan, bahwa adanya kasus dugaan pungli yang terjadi di SMAN 2 Cileungsi menjadi catatan merah tersendiri dalam dunia pendidikan saat ini.

“Pasalnya, ditengah pandemi dan kesulitan ekonomi yang dialami masyarakat, pihak dari pengelola SMAN 2 Cileungsi justru menambah beban masyarakat yang ingin menyekolahkan anaknya di sekolah negeri dengan adanya pungutan yang jumlahnya cukup fantastis,” kata Ilong panggilan akrabnya.

Dalam hal ini pun, praktik pungutan liar di dunia pendidikan pun menjadi sorotan tersendiri di kabupaten Bogor, bagi lembaga bantuan hukum Bogor timur (LBH Botim), tengah menyiapkan gugatan hukum, sebab kami sebagai LBH ini khususnya di Botim merasa prihatin dengan masih adanya dugaan pungutan liar di tiap-tiap sekolah, saat penerimaan siswa baru, jelas Jamaluddin, kepada etabloidfbi.com

“Apalagi ditengah pandemi saat ini dimana semua orang tengah kesulitan ekonomi. Seharusnya lembaga pendidikan tersebut harusnya turut meringankan beban masyarakat bukan malah sebaliknya menambah beban dengan meminta pungutan yang sangat besar.”

Lanjut., Jamaluddin, menurutnya praktik yang dugaan pungli di lembaga pendidikan ini, apalagi terjadi di sekolah negeri tidak dapat ditolerir dengan alasan apapun, tegasnya.

“Pasalnya, seluruh kebutuhan di lembaga pendidikan sudah dipenuhi oleh negara dalam hal ini pemerintah provinsi atau kabupaten. Oleh karena itu, lembaga pendidikan tidak diperkenankan untuk meminta pungutan atau sumbangan kepada orang tua siswa, apalagi dengan nominal atau besaran yang sudah ditetapkan,”

Jamaluddin menambahkan, untuk dugaan pungli di SMAN 2 Cileungsi ini LBH Botim menemukan berbagai pungutan. “ulai dari pengembangan sekolah yang nilainya jutaan rupiah, kemudian pungutan PPDB yang mencapai puluhan juta rupiah,” jelasnya.

Berkaitan dengan adanya temuan-temuan tersebut, Jamaluddin mengaku tengah menyiapkan gugatan hukum terkait dugaan pungli di SMAN 2 cileungsi. Ia juga mengaku tengah membangun komunikasi dengan pihak kejaksaan dan pengadilan terkait gugatan tersebut.

“Bagi kami ini ranahnya sudah tidak lagi kelalaian administrasi. Pungutan ini sudah diciptakan secara sistemik dan terstruktur, jadi akan kami bawa ke ranah pidananya” tutupnya.

Polres Bogor Berhasil Ungkap Perampasan Sepeda Motor Bermodus Debtcollector

 

etabloidfbi.com Bogor. —

Pengungkapan kasus penipuan dan Perampas berhasil dilakukan Satreskrim Polres Bogor bersama Polsek Cileungsi kejadian yang terjadi pada hari Rabu 9 Juni 2021 tersebut di samping Pom bensin Duta, jalan raya Cileungsi jonggol, bermula dari salah satu korban inisial (CAP) yang mengendarai sepeda motor Honda Vario.

Adapun korban diberhentikan oleh 4 Orang tak dikenal yang mengaku Debtcollector dari sebuah Leasing dan meminta untuk menyerahkan sepeda motornya, korban (CAP) diminta untuk ke Kantor leasing tersebut dengan alasan bahwa kendaraan nya belum lunas dan di berikan surat berita acara serah terima kendaraan (BASTK), padahal faktanya sepeda motor yang ditarik para pelaku sudah lunas, dan mereka menggunakan surat penarikan palsu.

Namun, saudara (ES) yang merupakan pemilik motor tersebut, lantas menerima laporan dari saudara (CAP), atas kejadian ini kemudian saudara (ES) pun langsung melaporkannya ke Polsek Cileungsi, atas laporan tersebut Polsek Cileungsi langsung bergegas melakukan Penyelidikan.

Dari penyelidikan tersebut dilakukan Sat Reskrim Polsek Cileungsi mengetahui 4 Orang tersangka, dimana dari total 4 tersangka ini yang diamankan sebanyak (3) Orang atas nama DS, JHM, TSM berhasil di tangkap, sementara itu satu tersangka (S) yang hingga saat ini masih DPO, ucap AKBP Harun dalam konferensi pers.

Sementara itu kasus dengan modus serupa yang menimpa Korban (AT) berhasil di ungkap Sat Reskrim Polres Bogor. dimana kejadian tersebut terjadi di jalan Raya narogong kecamatan Cileungsi, dalam hal ini Satreskrim Polres Bogor langsung melakukan penyelidikan dan berhasil mengetahui para tersangka yang berjumlah 6 orang. Lantas berhasil mengamankan satu orang tersangka berinisial (RP), sementara itu 5 orang lainnya yang berinisial ON ,ZA, NS, Y, dan J masih dalam Pengejaran Satreskrim Polres Bogor, kata Kapolres Bogor AKBP Harun S.I.K., S.H.

Dalam mengungkapkan dari dua kasus tersebut kami berhasil menangkap para tersangka yang saat ini di amankan, Yakni DS, JHM, TSM dan RP pelakunya akan di kenakan pasal 378 dan atau 372 dan atau 368 KUHP dengan ancaman hukuman 9 Tahun Penjara, Sementara itu dari para tersangka yang hingga saat ini masih DPO kita terus lakukan pengejaran pungkasnya. (HPb/IRsan BOegeiss)

Lanjutan Serbuan Vaksin TNI AL kepada Masyarakat Maritim Lantamal XII di Pel. Dwikora Pelindo II Kota Pontianak.

etabloidfbi.com Pontianak:

Pada Lanjutan Serbuan Vaksin hari ini kepada masyarakat Maritim yang diselenggarakan oleh Lantamal XII, Jum’at (23/07/21) di pelabuhan Dwikora Pelindo II kota Pontianak masih diikuti dengan antusias oleh masyarakat, terlihat dari banyaknya masyarakat yang mendaftar untuk divaksin dalam kegiatan tersebut.

Serbuan Vaksin yang dilaksanakan oleh Lantamal XII melibatkan 2 tim tenaga kesehatan dari Diskes Lantamal XII sebanyak 13 orang, tenaga kesehatan dari Kesdam XII Tanjungpura, Nakes Lanud Supadio Pontianak, Polda Kalbar dan Nakes dari Prov. Kalimantan Barat.

Pada Serbuan Vaksin hari ini, disiapkan sebanyak 70 Vial vaksin jenis Sinovac dan 2 Vial vaksin jenis Astrazeneca yang di peruntukkan kepada masyarakat maritim yang berusia 18 tahun keatas.

Peserta vaksin pada umumnya di ikuti oleh masyarakat Pontianak, Kubu Raya para pendatang dari luar kota Pontianak maupun masyarakat dari Jawa, yang belum menerima vaksin dosis dua, namun tetap menerima masyarakat yang belum menerima vaksin dosis pertama.

Serbuan vaksinasi yang berlangsung pada hari kedua ini telah disuntikan kepada masyarakat maritim sebanyak 520 orang menggunakan vaksin sinovac yang terdiri atas 370 orang penerima dosis pertama dan 150 orang menerima dosis ke dua. Sehingga total vaksin yang tersalurkan sebanyak 52 vial.

Bahkan dengan semangat yang luar biasa, salah satu masyarakat datang dengan menggunakan Kursi Roda yang diantar oleh keluarganya untuk mengikuti vaksinasi Covid-19.

Komandan Lantamal XII Brigjen TNI (Mar) Andi Rukman saat meninjau kegiatan dan sempat berbincang dengan beberapa masyarakat yang menerima vaksin.

Danlantamal juga menyampaikan bahwa serbuan vaksin untuk masyarakat maritim yang dilakukan di Wilayah kerja Lantamal XII Pontianak merupakan implementasi arahan dari pimpinan TNI AL, Kasal Laksamana TNI Yudo Margono, S.E., M.M. kepada seluruh jajaran dalam mensukseskan program pemerintah, guna mencegah penyebaran virus corona dengan melaksanakan serbuan vaksinasi Covid-19 sesuai dengan target pemerintah 1 Juta vaksin perhari.

Hadir pada pelaksanaan vaksin di Pel. Dwikora, Wadan Lantamal XII Kolonel Laut (P) Suhendro, Sip.Ap. M.SI, para PJU, Kadis dan Kasatker( M.zuhdi )

Polairud Polda Kalbar Kembali Kerahkan Helikopter Lakukan Pencarian 18 Kapal

etabloidfbi.com, Pontianak.–

Polda Kalbar kembali mengerahkan helikopter Polri Bell 429 untuk melaksanakan pencarian melalui udara ke-18 kapal tenggelam di perairan Kalbar, Kamis (22/7/2021).

“Baru saja kita melaksanakan kegiatan pencarian hampir sekitar 60 nautical mile dilokasi terjadinya kecelakaan laut di beberapa titik di perairan Kalbar,” ungkap Dir Polairud Kombes Pol Benyamin Sapta T.

Menurut Benyamin, saat pencarian itu, belum menemukan adanya korban. Akan tetapi secara visual bisa lihat ada 2 kapal yang menjadi korban hingga saat ini masih berada di perairan Kalbar.

Benyamin memperkirakan, saat ini korban-korban sudah cukup jauh terbawa arus, setelah memasuki hari ke-9 pencarian kapal nelayan tenggelam.

Kemudian, petugas gabungan saat ini masih melakukan pencarian terhadap korban kapal tenggelam sampai dengan besok, Jumat (23/7/2021) akan dilakukan pencarian terakhir oleh tim SAR gabungan.

“Besok telah selesai dilakukan upaya pencarian korban oleh tim SAR gabungan dan dilanjutkan dengan kegiatan tabur bunga,” pungkasnya.

Ia berharap pada hari terakhir pencarian korban kapal tenggelam, dapat ditemukan oleh petugas gabungan.

(Sy Mohsin/M.Zuhdi)

Sumber Humas Polda Kalbar

Pimred Media Online Laporkan Petugas Piket Arogan Ke Propam Polrestabes Medan

 

Keterangan Foto : Indra Hasibuan Saat Menunjukan Bukti Laporan

etabloidfbi.com Medan |

 

Indra Hasibuan Pemred Deteksinusantara.com didampingi rekan nya Leo resmi melaporkan sejumlah oknum petugas piket ke Propam Polrestabes Medan, Rabu, 21/7/2021 Pukul 15.00 Wib

Indra mengatakan bahwa dirinya bersama rekan nya sudah diperiksa oleh Aiptu Kembaren dan sudah mendapatkan bukti tanda laporan dari propam yang langsung diberikan oleh Kasi Propam Kompol Zonny Aroma

” kami sudah selesai membuat laporan dan bukti laporan sudah diberikan langsung oleh Kasi propam. Kami masi menunggu hasil dari laporan kami tersebut,”

Lanjut Indra, “Saya berharap semua oknum petugas piket yang saat itu ikut mengusir kami supaya diberikan sanksi tegas. Saya bermohon agar Bapak Kapolrestabes Medan Kombes Pol Riko Sunarko segera melakukan mutasi kepada mereka yang bersifat arogan agar kejadian tersebut kedepan nya tidak terulang kembali,” tambahnya.

“Kami berharap agar mereka tidak bertugas lagi di Polrestabes Medan , karena kami mangkal disini mencari berita , kalau mereka disini kan tiap hari kami jumpa , saya khawatir akan terulang kembali hal tersebut, dalam waktu dekat kami akan surati Bapak Kapolri ke Mabes Polri agar beliau juga dapat memberikan tindakan tegas kepada oknum yang kami laporkan, ” Harap Indra

Kasi Propam Polrestabes Medan,Kompol Zonny Aroma,SH saat ditemui di ruangan nya menjelaskan bahwa dirinya sudah menerima laporan tersebut Rabu 21/7/2021 Sore

” Akan kami lakukan gelar pekara atas laporan tersebut nanti akan di beritahukan kepada pelapor,” Ungkap Kasi Propam

(Tim)

Polda Sumut Sebar Brosur Pakai Helikopter, DPRD Sumut: Ajang Gagah-Gagahan

 

etabloidfbi.com Medan.–

 

Ketua Komisi A DPRD Sumatera Utara (Sumut), Hendro Susanto, menilai penyebaran brosur terkait sosialisasi Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang dilakukan menggunakan helikopter sangat tidak efektif.

Menurutnya, di era revolusi industri 4.0 saat ini, seharusnya Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Poldasu) bekerja sama dengan provider telekomunikasi untuk menyampaikan pesan sosialisasi PPKM melalui broadcast.

Apalagi selama ini, kata Hendro, masyarakat sudah mendapat sms dari Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 tentang informasi terkait dengan isu Covid-19.

“Ngapain ditebarkan dari helikopter, mau gagah gagahan, kan justru bukan memberikan edukasi. Berapa orang sih yang baca itu?!” kata Hendro setengah bertanya saat dikonfirmasi Waspada Online, Rabu (21/7).

Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini menyebutkan penyebaran brosur tersebut justru akan membuat rusak pemandangan dari akibat tumpukan sampah.

Sehingga, kata Hendro, petugas kebersihan yang akan mendapat tugas ekstra membereskan sampah tersebut.

“Kalau memang ada anggarannya, gunakanlah cara yang elegan, humanis, dan lebih edukatiflah,” ujarnya.

Sebelumnya, Polda Sumut terus menyampaikan imbauan untuk mematuhi pelaksanaan PPKM Darurat (kini PPKM Level 4, red) di Kota Medan. Diketahui pada Kamis (15/7) lalu, Poldasu menyebarkan sekira 5.000 brosur imbauan PPKM Darurat via helikopter di udara.

(Tim/Sumber)

Ketum PPWI Terima Kunjungan Silahturahmi Rombongan Komunitas Seni Kuningan

 

etabloidfbi.com Jakarta –

 

Ketua Umum Persatuan Pewarta Warga Indonesia (Ketum PPWI), Wilson Lalengke, S.Pd, M.Sc, MA, menerima kunjungan silahturahmi pengurus dan anggota Komunitas Seni Kuningan (KSK) di Sekretariat Nasional PPWI, Jl. Anggrek Cenderawasih X Nomor 29, Palmerah, Slipi, Jakarta Barat, Kamis, 22 Juli 2021. Rombongan KSK dipimpin langsung Ketua Umumnya, Tatang Koswara, yang didampingi para pengurus dan anggota lainnya.

Ketum PPWI pada kesempatan itu didampingi Koordinator PPWI Regional Jawa, Sukendar, SH, dan anggota PPWI DKI Jakarta, Recky. Selain sebagai pengurus pusat PPWI, Sukendar juga bertemu Ketum PPWI pada kesempatan ini dalam kapasitas sebagai Dewan Penasehat KSK.

Dalam pengantarnya, Sukendar menjelaskan bahwa KSK adalah wadah tempat berkumpulnya para seniman dan pendukung kegiatan seni-budaya di Kabupaten Kuningan, Jawa Barat. Komunitas ini mencoba untuk mengumpulkan para pekerja seni di Kuningan dan sekitarnya dengan tujuan utama untuk pemberdayaan warga masyarakat pelaku seni, termasuk para stakeholder seni lainnya.

“Komunitas Seni Kuningan ini terbentuk dalam rangka mewadahi para seniman di Kabupaten Kuningan agar dapat bergerak bersama dalam pelestarian seni budaya masyarakat Kuningan. Selain itu, diharapkan melalui organisasi ini, para anggotanya dapat lebih diberdayakan dari sisi ekonomi melalui usaha ekonomi bersama,” beber Sukendar.

Sementara itu, Tatang Koswara kepada Ketum PPWI menyampaikan harapannya agar KSK yang dipimpinnya dapat bersinergi dengan PPWI dalam membangun masyarakat seni di Kuningan. “Kami berharap adanya dukungan PPWI dalam kegiatan-kegiatan KSK ke depannya,” kata Tatang berharap.

Selain menyampaikan harapannya, Tatang dan kawan-kawan juga menyampaikan berbagai persoalan yang mereka hadapi sebagai seniman di masa pandemi Covid-19 ini. Terlebih lagi pada masa pelaksanaan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) belakangan ini.

“Kami sudah koordinasi dengan Bupati Kuningan untuk mencari solusi agar kami juga masih bisa hidup di tengah kesulitan ekonomi akibat pandemi Covid-19. Tapi sampai saat ini Pemda belum bisa memberi kami alternatif solusi. Kami hanya disuruh bersabar dan tidak beraktivitas di luar rumah. Kalau kami tidak ada kegiatan seni yang boleh dilakukan, anak istri kami mau makan apa?” demikian antara lain keluhan para seniman ini.

Untuk itu, lanjut Tatang Koswara, pihaknya berharap keluh-kesah mereka dapat ditampung dan disalurkan kepada para pihak terkait di pusat pemerintahan negeri ini. Mereka sangat berharap agar Pemerintah Pusat dan Daerah dapat segera menghakhiri penerapan PPKM dan/atau memberikan alternatif solusi agar para seniman, baik di Kuningan maupun di seluruh tanah air, dapat melanjutkan penghidupan keluarganya masing-masing.

“Kami ini sangat maklum terhadap program Pemerintah terkait pandemi Covid-19, dan kami selalu siap mendukung. Namun kondisi ekonomi kami yang sangat sulit, untuk makan sehari-hari sekarang ini amat sukar mendapatkan penghasilan. Mau mentas di tempat acara hajatan warga, semua dilarang. Pemain musik dilarang, nyanyi, tari, soundsystem, penyewaan tenda, dan rias penganten, juga penyedia menu makanan, semuanya dilarang. Padahal selama ini, kami hanya mengandalkan hidup dari kegiatan-kegiatan tersebut,” keluh Tatang yang diiyakan kawan-kawan KSK lainnya yang hadir dengan berpakaian hitam-hitam khas seniman KSK.

Merespon hal itu, Ketua Umum PPWI menyampaikan rasa simpati yang mendalam atas situasi dan kondisi sulit yang dihadapi Tatang dan kawan-kawan seniman Kuningan yang hadir di kantornya. Kondisi ini, kata Wilson Lalengke, juga dihadapi oleh segenap kalangan di hampir semua pelosok tanah air.

“Saya ikut bersimpati dengan kondisi sulit yang dihadapi kawan-kawan seniman KSK yaa. Kita semua menghadapi situasi sulit yang sama. Beberapa waktu lalu, sejumlah warga dari Jatinangor datang menemui saya, menyampaikan keluhan yang kurang-lebih serupa. Mereka adalah warga masyarakat di sekitar IPDN Jatinangor yang tergabung dalam koperasi IPDN, yang dulunya bisa berjualan di kios-kios yang disediakan oleh koperasi. Namun, sejak pandemi merebak, usaha mereka ditutup sepihak oleh manajemen IPDN. Akhirnya mereka kesulitan mendapatkan penghasilan untuk menghidupi keluarga mereka. Jadi, kesulitan ekonomi yang ada ini tidak hanya dihadapi oleh KSK, tapi juga oleh hampir seluruh warga masyarakat Indonesia. Kita berdoa semoga situasi ini segera berangsur normal kembali,” jelas alumni PPRA-48 Lemhannas RI tahun 2012 itu memberi pandangan.

Lalengke kemudian menyarankan agar para pengurus KSK terus berkoordinasi dengan berbagai pihak di jajaran pemerintahan daerah, dari tingkat kabupaten hingga kelurahan/desa untuk mencari dan mengusulkan berbagai ide kreatif yang dapat dilakukan dalam menyiasati kesulitan yang ada. “Kita berharap situasi segera membaik, Pemerintah kiranya segera melonggarkan PPKM dan memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk beraktivitas kembali dalam rangka menggerakan roda perekonomian masyarakat,” tutur tokoh pers nasional itu sambil menyampaikan bahwa tujuan PPKM yang diberlakukan saat ini adalah untuk keselamatan seluruh warga masyarakat juga.

Kepada pihak Pemerintah Daerah Kuningan, Ketum PPWI berharap agar bekerja lebih giat dan serius dalam melayani warga masyarakatnya. Dalam dunia demokrasi, jelas Lalengke, pemerintah daerah adalah pelayan yang digaji oleh rakyat untuk melayani rakyat. Oleh karena itu, jika mereka gagal melayani rakyatnya, hal itu merupakan penghianatan terhadap sistem demokrasi yang menempatkan kepentingan rakyat sebagai prioritas utama dalam setiap program kerja pemerintahan.

“Saya berharap Bupati Kuningan dapat memberikan solusi terbaik bagi rakyatnya dalam membiayai kehidupan sehari-hari warganya. Keberadaan seorang Bupati atau Walikota, Gubernur, dan seterusnya di jabatannya itu adalah untuk melayani rakyat. Jadi dalam bekerja, mereka itu hanya boleh memikirkan bagaimana rakyatnya dapat terlayani dengan baik, terpenuhi segala kebutuhan dasar warganya. Kalau di negara maju, pejabat yang gagal melayani rakyat pasti mengundurkan diri atau bunuh diri,” tegas lulusan pasca sarjana bidang studi Applied Ethics dan Utrecht University, The Netherlands, dan Linkoping University, Sweden, itu.

Pertemuan silahturahmi yang dimulai pada pukul 13.00 wib tersebut selanjutnya diakhiri dengan foto bersama dan salam-salaman. (KEN/Red)

50 WNI Dipulangkan Ke Nunukan, Setahun Lebih Terjebak Lockdown Di Malaysia

 

etabloidfbi.com Nunukan.–

 

Sebanyak 50 Orang Warga Negara Indonesia yang selama ini tinggal di Sabah Malaysia dipulangkan melalui Pelabuhan Tawau dengan menggunakan KM.Nunukan Express, dan setelah melakukan perjalanan sekitar 1,5 jam kapal tiba dan merapat di Pelabuhan Tunon Taka Nunukan, Kamis (22/07/2021) sekitar pukul 15.00 Wita.

Setibanya di Pelabuhan Tunon Taka, terhadap mereka di lakukan test Swab walau telah dilengkapi hasil pemeriksaan FCR dari Tawau Malaysia sebelum keberangkatan mereka menuju Nunukan.

Setelah semuanya melakukan pemeriksaan dokumen keimigrasian dan test swab, mereka lalu dibawa langsung menuju ke Rusunawa Nunukan untuk menjalani masa karantina.

Kepala UPT BP2MI Nunukan, Kombes Pol. Hotma Victor Sihombing, mengatakan,”Warga Negara Indonesia yg pulang dari Malaysia ini sebanyak 50 orang terdiri dari 33 Laki-laki dan 17 Perempuan, diantaranya ada satu orang yg sudah berumur 80 thn dan dua orang anak laki-laki berusia tiga dan empat tahun,”Ucap Hotma, diwawancarai Media ini di ruang Tunggu Pelabuhan Tunon Taka Nunukan, Kamis (22/07/2021).

Kepulangan mereka ini di fasilitasi Konsulat RI di Kota Kinabalu dan Konsulat RI di Tawau Sabah Malaysia dengan bekerjasama dengan Pihak Pemerintah Malaysia.

“Dan biaya perjalanan darat dari Konsulat ke pelabuhan Tawau dan lanjut menggunakan kapal cepat menuju Pelabuhan Nunukan ditanggung dari mereka masing-masing,” bebernya.

Hotma juga menuturkan, mereka ini terjebak lockdown yang diberlakukan pihak Kerajaan Malaysia sejak merebaknya pandemi Covid-19 mulai Maret tahun lalu, dimana pintu keluar masuk negara bagian sabah khususnya melalui pintu Pelabuhan Tawau Sabah ditutup total untuk layanan kapal penumpang.

“Mereka akan di karantina di rumah susun (Rusun) Mambunut Kecamatan Nunukan Selatan Kabupaten Nunukan kemungkinan selama delapan hari.
Untuk biaya karantina mereka selama delapan hari ditanggung oleh Pihak BPPD, dan setelah itu menjadi tanggung jawab BP2MI sambil menunggu jadwal keberangkatan kapal yang akan memulangkan mereka ke daerah asal masing-masing,” ungkap Hotma.

Lanjut Hotma, bagi mereka yang kondisinya sakit, langsung di bawa ke RSUD Nunukan dan karantina dilakukan disana. Jika sudah sembuh dan selesai karantina, kita akan fasilitasi juga untuk dipulangkan kekampung halamannya.

Jelas Hotma, Sebelum keberangkatan mereka nantinya, akan dilakukan test FCR dan Vaksin. Bagi Pekerja Migran Indonesia (PMI), biaya kepulangan sampai kekampung halamannya ditanggung dari anggaran BP2MI, sementara yang bukan PMI menjadi tanggungan mandiri mereka masing-masing,” jelasnya.

Menurut Hotma, untuk pemulangan WNI tahap berikutnya dari Tawau Sabah, informasi yang diterimanya dari Konsul RI Tawau akan dilakukan tanggal 4 Agustus mendatang, rencananya ada 185 orang yang akan di deportasi oleh Pihak Kerajaan Malaysia.

“Mereka semuanya telah usai menjalani hukuman penjara karena pelanggaran Keimigrasian dan pelanggaran lainnya selama tinggal di Sabah Malaysia,” pungkas Hotma.

Syafaruddin/Biro Nunukan.

Hitungan Jam, Polres Belawan Amankan Otak Pelaku Aksi Tawuran dan Penjarahan

 

etabloidfbi.com Belawan |

Hanya hitungan Jam saja Polres Pelabuhan Belawan berhasil menangkap 6 pelaku Otak aksi tawuran antar warga yang terjadi di Jalan K.L Yos Sudarso Belawan pada Rabu (21/) dini hari. Hal tersebut diungkapkan Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Dr. Mhd. R. Dayan, SH.,MH., dalam konferensi pers, Rabu (21/7) pukul 20.00 WIB.

Keenam pelaku yang ditangkap masing-masing MS (17), K (17), RA (17), AP (17), AA (14) dan BWB (31)

Dalam kegiatan konferensi pers tersebut, Kapolres didampingi Kasat Reskrim AKP I.K.Herry Cahyadi, SH., SIK., MH., KBO Sat Reskrim Iptu Arifin Purba, SH dan Kanit I Sat Reskrim Ipda Herikson Siahaan, SH., MH.

Menurut Kapolres, bentrokan yang terjadi bukan karena Isue SARA yang sempat beredar, namun karena hal sepele berupa saling ejek yang selama ini biasa terjadi antar warga disana yang dipisahkan oleh sungai.

Atas ejek – ejekan tersebut TSK BS yang saat ini DPO mengajak teman – temannya warga Yong Panah Hijau untuk patungan merakit bom molotov dan menyerang warga Maden Baru.

Akibat serangan Bom Molotov tersebut beberapa rumah dan warung milik warga mengalami kerusakan dan ada Bom molotov yang jatuh di halaman gereja yang terletak dilokasi tsb.

Atas serangan tersebut, warga Maden Lama menyerang balik kelompok BS sampai kembali ke Yong Panah Hijau dan mengajak teman – temannya yang lain hingga bentrokan pun semakin meluas.

“Jadi enam orang yang kami tangkap ini merupakan pelaku penyerangan dan penjarahan ke rumah dan toko milik warga yang rusak akibat bentrokan tersebut, 1 diantaranya sudah dewasa sementara lima lainnya masih dibawah umur”. Ucap Kapolres.

“Terkait adanya isu sara yang beredar saya sudah datang ke Mesjid dan Gereja yang ada disana dan menjelaskan kepada pengurus Mesjid dan Gereja bahwa isu sara tersebut tidak ada, bentrokan yang terjadi adalah bentrokan yang sudah direncanakan karena permasalahan sepele ejek-ejekan”, Lanjut Kapolres.

“Saya juga sudah mengumpulkan Camat, Lurah dan Kepling untuk penyelesaian permasalahan yang terjadi dan menyiagakan personil Polres Pelabuhan Belawan dibantu personil Brimob dan Sabhara Polda di lokasi untuk mencegah terjadinya bentrokan susulan”, sambung Kapolres.

“Jadi saya himbau kepada warga untuk tidak mudah terprovokasi dan ikut – ikutan mengingat situasi saat ini sedang PPKM Level 4 dimana kita semua harus menghindari kerumunan, sebab dari 6 yang kita tahan ternyata 1 diantaranya reaktif covid19” Pungkas Kapolres menjelaskan.

(Leodepari)

Polres Sukabumi Kota Salurkan 6,5 Ton Beras Bantuan PPKM Level 4

 

 

etabloidfbi.com – Kota Sukabumi

Polres Sukabumi Kota salurkan bantuan PPKM Level 4 berupa 6,5 Ton Beras kepada warga yang terdampak pandemi Covid-19 di wilayah hukum Polres Sukabumi Kota, Rabu (21/07/2021).

Penyaluran bansos (bantuan sosial) dari Pemerintah tersebut salah satunya dilakukan oleh 93 personel Bhabinkamtibmas yang ada di Jajaran Polres Sukabumi Kota bersama-sama dengan Babinsa dari Kodim 0607 Kota Sukabumi.

“Hari ini kami Jajaran Polres Sukabumi Kota menyalurkan bantuan sosial, bantuan PPKM Level 4 berupa besar sebanyak total 6,5 Ton kepada warga masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19,” terang Kapolres Sukabumi Kota AKBP Sumarni kepada awak media.

“Kami menugaskan para Bhabinkamtibmas kami bersama-sama dengan Babinsa untuk menyalurkan bansos ini karena para Bhabinkamtibmas ini mengetahui persis lokasi dan warga mana saja yang berhak menerima bansos ini,” bebernya.

Masih kata Sumarni, “Semoga bantuan ini bisa bermanfaat dan membantu meringankan beban warga masyarakat, khususnya yang terdampak pandemi Covid-19 dan penerapan PPKM Level 4 ini,” pungkasnya.

Informasi yang berhasil diperoleh, dari 6,5 Ton beras tersebut, masing-masing warga yang terdampak pandemi Covid-19 berhak menerima 5Kg beras bantuan PPKM Level 4.

( Hendra Sofyan )

Tanpa Sebab, seorang pengendara Loncat Ke Sungai Cisadane Kota Tangerang

 

etabloidfbi.com Kota Tangerang.–

Seorang pengendara motor tiba tiba meloncat ke dalam sungai Cisadane yang sedang ber arus deras. Di duga pengendara tersebut mengalami depresi sehingga melakukan aksi nekat, dengan cara menceburkan diri kedalam sungai.(21/07/2021)

Informasi yang dihimpun dari Polsek benteng metro kota Tangerang, sementara diketahui pengendara tersebut berjenis kelamin pria, warga Victoria park blok E1/27
Rt : 001 / 010
Kel/ Desa nusa jaya
Kecamatan karawaci kota Tangerang.

Terlihat kendaran yang di gunakan korban saat menuju jembatan, terparkir tepat di tempat dirinya menceburkan diri.

Dari keterangan salah satu warga, korban meloncat dari jembatan. Warga awal nya tidak menyangka kalau korban akan meloncat dari jembatan tersebut dan kejadian itu berlangsung sangat cepat.

Informasi terakhir korban sampai saat ini korban belum ditemukan, mengingat aliran air kali cisadane sedang deras. Pihak kepolisian sedang melakukan, cek TKP dan mengumpulkan saksi & bukti juga berkordinasi dengan PU bid. OPSDA, dan selanjutnya akan menginformasi apabila menemukan korban untuk berkordinasi dengan BPBD kota tangerang.

Proses pencarian korban masih berlangsung dengan menggunakan 1 perahu karet zibec + mopel & 1 unit mobil reaccue dengan 5 anggota, BPBD kota tangerang. Dan sementara itu dari pihak keluarga korban belum bisa dikonfirmasi penyebab korban loncat kesungai sampai berita ini di muat.

(S. Manahan)

Tim Mobile Vaksinasi Polres Serta Pemkab Kembali Targetkan Vaksin Untuk Masyarakat Kab.Tubaba

 

etabloidfbi.com Tulang Bawang Barat.

Tim Mobile Vaksinasi Polres Tubaba serta Dinas Kesehatan memantau dan mengamankan pelaksanaan vaksinasi di Kecamatan Tulang Bawang Tengah, Kabupaten Tulang Bawang Barat, pada Rabu, (21/07/2021) pagi.

Kapolres Tubaba AKBP Hadi Saepul Rahman S.IK, menjelaskan, kegiatan tersebut merupakan pemberian vaksin yang dilanjutkan di hari sebelumnya Tim Mobile Vaksinasi sambagi rumah-rumah warga Lansia. Untuk hari ini kita bersama Puskesmas Panaragan Jaya melaksanakan vaksinasi di Balai Tiyuh Panaragan dengan target sebanyak 100 dosis untuk warga.

Adapun pelaksanaan vaksinasi Covid 19 berlangsung di Balai Tiyuh Panaragan bersama UPT Puskesmas Panaragan Jaya dengan penerapan protokol kesehatan ketat.

“Vaksinasi dosis I (pertama) terhadap lansia Kecamatan Tulang Bawang Tengah yang sudah berlangsung, Total lansia dan warga yang telah ditargetkan sebanyak 100 dosis untuk warga lansia terbagi di Tiyuh Panaragan Jaya”, ujarnya Kapolres. Rabu, (21/07/2021).

Pelaksanaan vaksinasi COVID-19 sudah dilaksanakan dengan target kelompok Lanjut Usia (usia 60 tahun keatas). Vaksinasi untuk target kelompok warga lansia.

“Untuk hari ini tanggal 21 Juli sebanyak warga lansia dan lainnya yang sudah kita laksanakan vaksinasi di Tiyuh Panaragan, Kecamatan Tulang Bawang Tengah dengan total target vaksin sebanyak 100 warga”, tuturnya.

Kegiatan tersebut telah usai, dilaksanakan dengan Tertib, Aman, dan Lancar serta menerapkan protokol kesehatan (prokes) dengan ketat.

(iwan setiawan)

LANTAMAL XII KEMBALI MENYERAHKAN 1 JENAZAH KORBAN KAPAL TENGGGELAM KEPADA KAKANSAR PONTIANAK TEMUAN KRI CLURIT 641

 

etabloidfbi.com Pontianak :

KRI Clurit 641 Salah satu unsur SAR gabungan dari TNI AL tiba di Dermaga Umum pelindo II Dwikora Pontianak pada hari selasa 20 juli 2021 pada pukul 20.45 WIB dengan membawa 1 Jenazah Korban salah satu ABK kapal yang tenggelam beberapa hari lalu diperairan Kalbar. Kedatangan KRI Clurit 641 disambut langsung oleh Komandan Lantamal XII Pontianak Brigjen TNI (Mar) Andi Rukman yang didampingi oleh Kakansar Pontianak bapak Yopi Haryadi, SH. MH.

Dalam Konferensi pers kepada para awak media yang di gelar di dermaga umum Pelindo II Dwikora Pontianak Komandan Lantamal XII Brigjen TNI (Mar) Andi Rukman mengatakan “korban ditemukan oleh KRI Clurit berdasarkan informasi pantauan udara oleh pesawat TNI AL CN235 MPA P-8305 dan informasi dari kapal ikan yang melintas, dimana pada posisi yang telah di sebutkan terdapat banyak tumpukan sampah yang diduga puing dari kapal yang mengalami musibah. KRI Clurit 641 langsung menuju lokasi dan ditemukan 1 jenazah terapung yang berada diantara puing-puing kapal tsb.

Jenazah korban temuan, oleh Komandan KRI Clurit 641 Letkol Laut (P) Rudi Iskandar langsung di evakuasi ke Pontianak untuk diserahkan ke Posko SAR Gabungan guna penanganan lebih lanjut ke RS. Polri Anton Soedjarwo Pontianak.

TNI AL akan memaksimalkan kembali pencarian dan pertolongan korban melalui udara dalam mendukung operasi SAR Gabungan yang digelar oleh Basarnas dalam hal ini kakansar pontianak.

“Dengan ditambahnya 3 hari pelaksanaan SAR sampai dengan hari Jum’at tanggal 23 Juli 2021 semoga tim SAR masih dapat menemukan lagi jenazah para Korban” tambah Komandan Lantamal XII.

Hingga hari ketujuh digelarnya Operasi Gabungan Pencarian dan Pertolongan yang digelar, dari 138 koban, 83 orang telah ditemukan selamat, 22 orang dalam keadaan meninggal dunia. Hingga kini, Tim SAR masih terus melakukan pencarian terhadap 33 lainnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut antara lain, Wadan Lantamal XII, Kolonel Laut (P) Suhendro,S.Ap., M.Si, Para pejabat utama Lantamal XII, Dir Polair Polda Kalbar diwakili AKBP Irfan dan Kepala PSDKP Pontianak Erik Sostenes Tambunan, S.St.Pi., M.Si.( M.zuhdi / sy Mohsin )

Mendagri Keluarkan Surat Edaran Nomor 440/3929/SJ, Ini Harapan Ketua DPRD Kota Tangerang.”

etabloidfbi.com Kota Tangerang.

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, mengeluarkan surat edaran berisi arahan kepada Gubernur serta Bupati/Wali Kota.
Surat Edaran (SE) bernomor 440/3929/SJ itu tentang Penertiban Pelaksanaan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) dan Percepatan Pemberian Vaksin Bagi Masyarakat. (19/7/2021).

Dengan tetap mengedepankan kesehatan/keselamatan masyarakat dan percepatan pemberian vaksin bagi masyarakat, diminta kepada Gubernur dan Bupati/Wali Kota, untuk dilaksanakan.

Dikutip dari detikNews Senin 19 Juli 2021.
Mengevaluasi secara reguler penertiban pelaksanaan PPKM di wilayahnya untuk mengetahui efektivitasnya menekan penularan kasus COVID-19.

Memerintahkan jajaran Satpol PP di daerah masing-masing untuk mengutamakan langkah-langkah yang profesional, humanis dan persuasif dalam pelaksanaan PPKM pada tahapan:
Penertiban pelaksanaan PPKM sebagaimana yang telah diatur dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri tentang PPKM;
Penegakan hukum/disiplin yang tegas namun santun dan simpatik bagi masyarakat yang melanggar ketentuan PPKM dan dilarang menggunakan kekerasan yang berpotensi pelanggaran hukum.

Membantu masyarakat yang kesulitan secara ekonomi sebagai akibat terkena dampak pandemi COVID-19 dan dampak pelaksanaan PPKM, antara lain dengan cara memberikan masker, hand sanitizer, bantuan sembako dan suplemen/makanan sehat, disesuaikan dengan kondisi/kemampuan keuangan daerah.

Melaksanakan percepatan pemberian vaksin bagi masyarakat dengan cara:
Gubernur berwenang mengalihkan alokasi kebutuhan vaksin dari Kabupaten dan Kota yang kelebihan alokasi vaksin kepada Kabupaten dan Kota yang kekurangan alokasi vaksin.

Memerintahkan kepada Dinas Kesehatan untuk tidak menyimpan/menimbun stok vaksin dan segera menyuntikkan vaksin kepada masyarakat sesuai skala prioritas.
Melakukan sosialisasi penerapan 5M (menggunakan masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas) secara masif kepada masyarakat dan mendistribusikan masker kepada masyarakat luas dengan menggunakan anggaran yang tersedia.

Melaporkan pelaksanaan Surat Edaran Menteri ini kepada Menteri Dalam Negeri Cq Direktur Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan.

Menanggapi surat edaran Mendagri tersebut, ketua DPRD Kota Tangerang Gatot Wibowo,S.I.P, berharap kepada pemerintah untuk dilaksanakan dan juga rapat kordinasi harus selalu dilakukan.

“Harapan kita, supaya pemerintah kota Tangerang melaksanakan nya, karena bagaimana pun masyarakat itu butuh edukasi dan pembinaan. Terkait untuk pelayanan gizi, saat ini pemerintah sudah melakukan dapur umum melalui setiap OPD dengan cara bergilir melakukan dapur umum,” ujar Gatot saat telewicara dengan awak media.(21/07/2021)

Gatot juga menyampaikan pesan buat masyarakat, agar tetap mengikuti arahan instruksi dari pemerintah pusat propinsi dan daerah. Karena menurut Gatot Wibowo, sucses nya PPKM bukan hanya dari pemerintah, tapi dari setiap stakholder dan komponen masyarakat.

“Iya saat nya kita bersama sama bekerjasama semua harus bergotong royong lah, dan adanya instruksi evaluasi perpanjangan PPKM darurat sampai beberapa hari kedepan, dengan melakukan pelonggaran secara bertahap tapi pemerintah perlu mengantisipasi kegiatan masyarakat. Dan terkait bantuan, pemerintah kota tangerang tetaplah berkordinasi dengan pemerintah pusat agar segera mengucurkan bantuan (Bansos) untuk masyarakat yang sangat berdampak langsung.

“Sebab yang dilarang oleh pemerintah tentang PPKM darurat bukan usaha masyarakat tapi kerumunan, dan yang harus selalu di edukasi dan di sosialisasikan, karena masyarakat sudah mulai tertib dan mulai menyadari arti PPKM darurat, jadi pemerintah kota Tangerang harus lebih sabar lah,” terang Gatot.(S.Manahan)

Shalat Idul Adha Dan Pembagian Daging Kurban Di Nunukan Terapkan Prokes

 

etabloidfbi.com Nunukan.–

 

Pelaksanaan shalat sunnah Idul Adha di Nunukan dilaksanakan khusyuk dan dengan protokol Kesehatan (Prokes) yang cukup ketat, Apalagin masih berlangsungnya Perpanjangan Pelaksanaan Pengetatan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di kabupaten Nunukan.

Seperti yang terlihat di Masjid Agung Al-Mujahidin, Masjid Besar Al-Muttaqien dan Masjid Ar-Rahman Nunukan.

Masjid yang terletak di dalam Kota Nunukan ini menerapkan protokol kesehatan dengan mengatur jarak shap dan memakai masker.

Seperti disampaikan Wakil Ketua Pengurus Masjid Agung Al-Mujahidin Nunukan,Kadrie Silawane,” Kesadaran masyarakat dalam mematuhi Prokes dalam pelaksanaan Shalat Idul Adha ini cukup tinggi, apalagi jauh-jauh hari Bupati Nunukan telah mengeluarkan Surat Edaran (SE) yang ditujukan kepada seluruh Pengurus Masjid Se-Kabupaten Nunukan,” saat ditemui usai Shalat Id, Selasa (20/07/2021)

“Himbauan Bupati Nunukan dalam SE, agar masyarakat muslim bisa melaksanakan shalat Idul Adha dilaksanakan dirumah masing-masing, namun jika tetap ingin melaksanakan di masjid, mushollah atau tanah lapang agar mematuhi prokes, termasuk larangan untuk orang yang sudah tua, Ibu hamil dan anak usia dibawah sepuluh tahun untuk tidak melaksanakan shalat Idul Adha diluar rumah,” ucap Kadrie.

Kadrie juga mengungkapkan, apalagi dengan pihak keamanan Polri, TNI dan Pol PP kita selalu koordinasi, hingga hal-hal terkait pelaksanaan Shalat Idul Adha dan pelaksanaan kurban alhamdulillah berjalan lancar.

PELAKSANAAN PEMOTONGAN HEWAN DAN PEMBAGIAN KURBAN

Pemotongan hewan kurban di kabupaten Nunukan tahun ini jumlahnya jauh berkurang dari tahun sebelumnya.Seperti terlihat di Masjid Agung Al-Mujahidin dan Masjid Al Muttaqien Nunukan.

“Tapi beruntung dan bersyukur karena Masjid Agung Al-Mujahiddin mendapatkan hewan kurban dari Presiden Joko Widodo satu ekor sapi seberat 1,1 ton, sapi dari hasil perkawinan silang Limosin dan Simental yang diambil dari pembibitan ternak kota Tarakan”.ucap Kadrie ditemui di Masjid Al-Mujahidin, Selasa (20/07/2021).

Lanjut Kandrie, Sapi kurban Presiden Jokowi diserahkan oleh Pemprov Kaltara yang diterima panitia kurban masjid Al Mujahidin bersamaan dengan penyerahan 1 ekor sapi jenis Brahman Cros dari Gubernur Kalimantan Utara H.Zainal Arifin Palliwang, dan 8 ekor sapi dari perorangan dan kelompok warga Nunukan.

“Pembagian kupon kurban telah diberikan sebelum pelaksanaan kurban, dan panitia yang berupaya mengantarkan 1 kg daging kerumah masing-masing penerima,”ujar Kadrie.

Sementara ditempat terpisah, pengurus masjid Al-Muttaqin Nunukan H.Ridwan mengungkapkan,bahwa tahun hewan kurban yang dipotong jauh berkurang dari tahun lalu, hanya 7 ekor sapi dan 3 ekor kambing,”.

“Mungkin ini pengaruh Covid-19 hingga ekonomi masyarakat tentu berpengaruh.
Tapi alhamdulillah kita laksanakan amanah warga yang berkurban dengan mengantarkan kepada yang berhak, dimana telah didata sebelumnya, dan masing-masing penerima kita berikan daging 1,5 kg,”ujar H.Ridwan.

Ungkapan senada disampaikan Kadrie Silawane dan H.Ridwan, keduanya berharap Covid-19 segera berakhir agar aktifitas masyarakat bisa kembali berjalan normal, tentu ini semua atas kehendak Allah SWT.

Dari pantauan dan informasi yang diterima media ini, pelaksanaan shalat Idul Adha dan pembagian hewan kurban di masing-masing kecamatan berjalan aman dan lancar.

Syafaruddin/Biro Nunukan

DIDUGA ADANYA PUNGLI DI DUA KECAMATAN PUBIAN KALIREJO DINAS PENDIDIKAN KAB. LAMTENG TUTUP MATA

 

etabloidfbi,com. Lampung Tengah.

-Pungli (Pungutan Liar) di Lampung Tengah Merajalela. LSM LPAB laporkan Dugaan aksi pungutan liar kepada Kejaksaan Negeri Lampung Tengah, Senin (12/07/2021).

Sofyan, AS ST Ketua LSM LPAB Lamteng mengatakan, aksi pungli tersebut terjadi secara menyeluruh hampir 80% dari 28 kecamatan yang ada di Lampung tengah.

Pungli yang merugikan keuangan negara hingga ratusan juta rupiah tersebut sofyan berharap aparat penegak hukum gak pakek lama sikat pelaku pungli sesuai intruksi presiden sikat dan Hukum Mati Pelaku Pungli disaat negara sedang mengalami krisis ekonomi dan dalam keadaan pandemi covid 19.

Sofyan menambahkan kesemuanya yang dilaporkan sudah nyata Fakta, ya ini semuanya nyata bukan rekayasa walaupun kepala sekolah semua di intimidasi oleh mereka dengan ancaman toh semuanya kita punya recordnya

nanti kalau mereka dipanggil sampai 2kali tidak menghadap ke tiga kepala sekolah layak untuk dijemput paksa sudah sesuai aturan, Jaksa gak perlu kuatir ada pelemahan saksi ;- record bicaranyakan sudah ada terlebih lagi APH yang periksa berdasarkan aturan jadi saya pastikan dah semuanya kebongkar dari mana kemana Dana hasil pungli tersebut mengalir kata sofyan.

Dan ini semua jelas ada persilingkuhan atau kerennya kerja sama dengan pengawas sekolah salah satu contoh diantaranya di kecamatan pubian pengawasnyakan RDK mengapa saya katakan begitu karna jelas RDK sudah tau dan ada unsur kerja sama gimana tidak pungli tersebut kan sudah berjalan tiga tahunan lebih kalau Pengawas nya tidak tau hal yang sangat mustahil, Kemudian dinas tidak mendengar hal yg lucu, Begitu juga dengan inspektorat pasti semuanya sudah ada udang dibalik kuali kata sofyan.

Jadi saya beharap kejari tidak perlu ragu untuk menghukum semua pelaku karna pungli yang kami laporkan sudah jelas bahkan segenap masyarakat yang tidak pro korupsi sangat meng,apresiasi langkah hukum dan siap turun kejalan begitu juga teman-teman dari DPR juga sangat mengapresiasi kenerja kita karna merekapun tau faktanya tutup sofyan.

( Tim)

Mesjid Raya Taqwa Parapat sembelih 13 ekor lembu dan 31 ekor kambing di hari raya Idul Adha

etabloidfbi.com Parapat.–

Panitia Perayaan Hari Besar Islam (PHBI) Mesjid Raya Taqwa Parapat bersama umat muslim di Kecamatan Girsang Sipanganbolon, Kab. Simalungun dan Kec. Ajibata Kab. Toba menyembelih hewan qurban sebanyak 13 ekor Lembu dan 31 ekor Kambing di peringatan Hari Raya Idul Adha 10 Dzulhijjah 1442 H, Selasa (20/07/2021).

Penyembelihan hewan qurban ini dilakukan di halaman Masjid Raya Taqwa Parapat oleh panitia PHBI dan di bantu oleh ahli qurban dan pekerja Mesjid.

Ketua PHBI Hidayat mengatakan semua hewan qurban berasal dari beberapa daerah di Kab. Simalungun dan telah dilakukan seleksi kelayakan sebagai hewan qurban.

“Semua hewan qurban itu di datangkan oleh ahli Qurban dari berbagai kecamatan di Kab. Simalungun dengan biaya dari donasi tidak terikat oleh berbagai elemen kaum umat muslim yang ada di Wilayah Parapat dan Ajibata”, ujar Hidayat.

Total paket qurban yang didistribusikan sebanyak 965 bungkus terdiri dari 650 orang umat muslim yang terdata sebagai penduduk di Wilayah Mesjid Raya Taqwa Parapat dan paket selanjutnya dibagi untuk Ahli Qurban dan pekerja Masjid.

Disebut Hidayat, mengingat pandemic Covid 19 maka pembagian qurban dilakukan berdasarkan kupon yang telah dibagikan sebelumnya ke rumah warga oleh tim PHBI.

“Warga yang datang di lokasi pembagian paket qurban tidak diperkenankan melakukan antrian dan kerumunan lagi, warga hanya tinggal menyesuaikan lokasi meja kupon, maka oleh panitia paket diserahkan langsung kepada warga agar langsung kembali kerumah masing masing”, lanjut Hidayat.

Hidayat mengatakan pihaknya juga  menyiapkan panitia khusus untuk pencegahan pelanggaran prokes seperti tim pembagian masker, tim mengingatkan jaga jarak dan menyuruh bergegas kembali ke rumah setelah mendapatkan paket.

Pengertian Ibadah Qurban

Menurut Ustad Isbah Affandi Nasution yang perlu diketahui oleh shohibul qurban (orang yang berqurban) maupun pihak-pihak lain yang terlibat dalam proses ibadah Idul Adha adalah ibadah qurban.

Ibadah qurban merupakan ibadah yang dijalankan umat Muslim untuk memperingati kisah Nabi Ibrahim yang mengorbankan putranya untuk Allah SWT, sebagaimana di tegaskan dalam surah asshafat ayat 102, “Sesungguhnya aku bermimpi bahwa aku menyembelihmu. Maka pikirkanlah bagaimana pendapatmu!” Dia (Ismail) menjawab, “Wahai ayahku! Lakukanlah apa yang diperintahkan (Allah) kepadamu; insya Allah engkau akan mendapatiku termasuk orang yang sabar.”

Menurut Ustad Fandi yang juga khotib di acara sholat idul Adha 1442 H di Mesjid Raya Taqwa Parapat ini mengatakan bahwa Ibadah ini bersifat sunnah muakkadah, artinya sangat dianjurkan dan amat ditekankan. Jika tidak memiliki harta yang cukup, shohibul qurban dapat berkurban secara kolektif, tentunya dengan menaati hukum qurban kolektif. (Feri)

Seekor Sapi Kurban Mengamuk , Tendang Petugas Jagal ,Lalu Kabur Saat Akan Disembelih

 

etabloidfbi.com – Kota Sukabumi

Seekor Sapi Kurban yang akan disembelih pada Hari Raya Idul Adha , Selasa, ( 20/07/2021 ) , di Mesjid Al-Kautsar, Perumahan Situ Endah , Kecamatan Lembursitu Kota Sukabumi sekitar pukul 10.00 Wib , mengamuk dan kabur dari Lokasi Penyembelihan Qurban.

Informasi yang diperoleh Awak Media dari seorang saksi mata dan merupakan Panitia Qurban , Ustad Iwan Ridwan ( 53 ), warga Kp.Kadulawang RT.04/01 Kel.Cipanengah Kec.Lembursitu Kota Sukabumi pada saat kejadian berada di lokasi dan melihat langsung Sapi Qurban yang akan disembelih tersebut Mengamuk dan sempat menendang salah seorang Petugas Jagal .

“Ketika itu panitia kurban seusai menyembelih domba 1 ekor dan sapi 2 ekor. Lalu, yang satu 1 ekor sapi mengamuk membabi buta saat akan dipindahkan untuk giliran disembelih,” kata Iwan kepada Awak Media.

Kemudian Sapi Qurban yang mengamuk tersebutpun kabur dengan meloncati pagar setinggi 1,5 Meter .

” Setelah mengamuk dan sempat menendang salah seorang petugas Jagal, Sapi tersebut kabur dengan meloncati pagar , lari ke Jalan Raya dan dikejar oleh warga dengan kendaraan motor dan mobil Pick-Up “, jelasnya.

Sementara saat menuju ke Jalan Raya, Sapi tersebut pun sempat masuk ke area RS.Al- Mulk dan akhirnya dapat di sembelih di Halaman SCG .

“Sapi kurban itu kemudian dikejar enam warga dan dibantu oleh aparat Kepolisian Polsek Lembursitu ke sekitar perumahan, halaman Rumah Sakit Al Mulk hingga ke pintu utama masuk gerbang PT Semen Jawa Grup (SCG) di Desa Sirnaresmi, Kecamatan Gunungguruh,” imbuhnya.

Kejadian kaburnya seekor sapi kurban ini sempat direkam oleh salah seorang warga dan sempat Viral di Aplikasi perpesanan Whats App dan Media Sosial.

Untuk menangkap sapi itu, menurut Iwan, salah satu aparat Polsek Lembursitu melakukan langkah preventif dengan cara menembaknya di sekitar bagian kemaluan. Anehnya, sapi itu tidak mati, seolah kebal timah panas.

Tindakan preventif itu, terpaksa dilakukan petugas lantaran sapi saat ditangkap terus mengamuk dan membahayakan warga sekitar.

“Akhirnya sekitar 1 jam lebih sapi itu terperosok ke kolong bagian kendaraan dumtruk di parkiran PT SCG. Tidak mau terulang kabur lagi, sapi itu langsung disembelih di sana kemudian dibawa kembali ke Perumahan Situendah untuk dibagikan dagingnya ke warga,” tutupnya.

Terpisah, Kapolsek Lembursitu AKP Dedi Suryadi membenarkan adanya sapi kurban yanf mengamuk saat akan disembelih di daerah Perumahan Situendah.

” Ya betul, Alhamdulilah tidak ada korban jiwa atas kejadian sapi mengamuk. Saat ini sapi tersebut sudah berhasil disembelih dan dibawa kembali ke Perumahan Situendah,” tandasnya.

( Hendra Sofyan )

KRI KERAMBIT 627 BERHASIL MENGEVAKUASI KORBAN KAPAL TENGGELAM DI PERAIRAN KALBAR

etabloidfbi.com Pontianak

Salah satu unsur SAR gabungan dari TNI AL yaitu KRI Kerambit-627 berhasil menemukan 7 Korban ABK kapal yang tenggelam beberapa hari lalu diperairan Kalbar, 2 diantaranya dalam keadaan selamat sedangkan 5 korban lainnya ditemukan telah meninggal dunia.

Komandan Lantamal XII Pontianak Brigjen TNI (Mar) Andi Rukman menyambut kedatangan KRI Kerambit-627 di dermaga umum Pelindo II Dwikora Kota Pontianak, Selasa (20/07/21) tadi pagi. Selanjutnya menyerahkan 2 korban selamat dan 5 jenazah korban kepada Kakansar Pontianak bapak Yopi Haryadi, SH., MH,.

Dalam Konferensi pers yang di gelar di dermaga umum Pelindo II Dwikora Pontianak Komandan Lantamal XII Brigjen TNI (Mar) Andi Rukman mengatakan “Korban selamat bernama Aris (27) Asal Pontianak dan Maulana (20) nelayan dari Sungai Kakap, keduanya merupakan ABK KM. Kawan Lama 999 , kedua korban yg selamat langsung dibawa kerumah sakit soedarso pontianak Sedangkan 5 korban lainnya ditemukan telah meninggal dunia kemudian diserahkan ke Posko SAR Gabungan untuk di evakuasi ke RS. Polri Anton Soedjarwo guna penanganan lebih lanjut.”

Berawal dari Pantauan udara pesawat TNI AL CN235 MPA P-8305 dengan Captain Pilot Lettu Laut (P) Adtya Mulyarajasa memonitor jasad terapung diantara puing-puing kapal selanjutnya Crew Pesud TNI AL menginformasikan kepada Asops Danlantamal XII dan unsur KRI yg melaksanakan pencarian,

Komandan Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Danlantamal) XII Pontianak Brigjen TNI (Mar) Andi Rukman selaku koordinator SAR TNI AL memerintahkan KRI Kerambit-627 yang dikomandani oleh Letkol Laut (P) Kurniawan Kus untuk menuju kekordinat yg diberikan dari pesud TNI AL. KRI Kerambit 627 langsung menuju lokasi dan mengevakuasi 7 korban.
Selain mengerahkan 2 Kapal Perang KRI Kerambit-627 dan KRI Clurit-641 serta 2 KAL Lantamal XII KAL Lemukutan, KAL Sambas dibantu 2 Sei Rider, Tim SAR TNI Angkatan Laut juga diperkuat dengan 2 unsur Pesawat Udara TNI AL CN 235 P-8305 dan Casa NC 212 P-8203 yang memiliki kemampuan dalam intai maritim.

“TNI AL akan memaksimalkan kembali pencarian dan pertolongan korban dalam mendukung operasi SAR Gabungan yang digelar oleh Basarnas dalam hal ini kakansar pontianak.

Hingga hari ketujuh digelarnya Operasi Gabungan Pencarian dan Pertolongan yang digelar, dari 138 koban, 83 orang telah ditemukan selamat, 21 orang dalam keadaan meninggal dunia. Hingga kini, Tim SAR masih terus melakukan pencarian terhadap 34 lainnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut antara lain, Wadan Lantamal XII, Kolonel Laut (P) Suhendro,S.Ap., M.Si, Para pejabat utama Lantamal XII, Dir Polair Polda Kalbar diwakili AKBP Irfan dan Kepala PSDKP Pontianak Erik Sostenes Tambunan, S.St.Pi., M.Si.( M Zuhdi / sy Mohsin )