Mapolres Tulang Bawang Barat (TBB) Dibanjiri karangan Bunga

 

etabloidfbi.com Tulang Bawang Barat.–

Polres Tulang Bawang Barat beserta jajaran mendapatkan apresiasi dalam bentuk karangan bunga guna mengungkap kasus C3 (Curat, Curas, Curanmor) di Wilayah Hukum Polres Tulang Bawang Barat.
Tampak terlihat karangan bungan tersebut terpampang di pinggir halaman Mapolres Tubaba .

Kapolres Tulang Bawang Barat AKBP Hadi Saepul Rahman S.IK mengucapkan terima kasih atas apresiasi yang di berikan kepada Kepolisian Republik Indonesia Resor Tulang Bawang Barat dalam bentuk karangan bunga, kata Kapolres Tulang Bawang Barat .
“Terima Kasih untuk apreasinya, dan mari kita bersama seluruh lapisan masyarakat bekerja sama dalam membrantas pelaku tindak pidana, salah satunya C3 sehingga terciptannya Kamtibmas,” ulas AKBP Hadi Saepul Rahman.

Terpisah, Bupati Tulang Bawang Barat HI Umar Ahmad S.P mengatakan, atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat mendukung penuh dan selamat dalam pengungkapan kasus khususnya C3.

“Atas nama Pribadi dan Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat , saya ucapkan terima kasih atas keberhasil dalam mengungkap kasus C3, dan mendukung penuh. Karena keamanan suatu wilayah adalah yang paling utama, semoga dalam bertugas Kepolisian semakin dicintai masyarakat dan diberi perlindungan oleh Allah Swt,” harapnya.

(iwan setiawan)

Sebuah mobil nyaris tenggelam dan satu orang tewas di pelabuhan ferry ASDP Ambarita.

etabloidfbi.com Samosir.–

 

Kapal ASDP KMP Ihan Batak, mengalami Kecelakaan di Pelabuhan Ambarita, Kec. Simanindo, Kab. Samosir 1 mobil berisi 4 orang penumpang jatuh dari kapal Ferry Ihan Batak dari Ajibata menuju Ambarita, sekitar Pukul 14.00 Wib sore ini, Senin (31/05/2021).

Jatuhnya mobil jenis minibus merek Toyota Avanza dari Kapal Ferry Ihan Batak itu terjadi saat mau sandar dipelabuhan Ambarita, karena diduga akibat pintu penahan/engsel (Ramp Door) Kapal patah.

Belum diperoleh keterangan resmi dari pihak yang berwenang atas peristiwa tersebut, namun sejumlah petugas kepolisian, dinas perhubungan di bantu warga berhasil melakukan evakuasi mobil yang jatuh dari dalam air.

Diperoleh keterangan dari Kapolsek Simanindo AKP TL. Tobing, dalam peristiwa tersebut 1 orang meninggal dunia dan 3 orang lagi masih menjalani perawatan Intensif.

Salah seorang penumpang mobil, Neiny, mengatakan mereka berasal dari Pematang Siantar menuju Samosir.

Berikut nama-nama korban yang masih dalam perawatan Intensif di Puskesmas : 1. HJ. Farida, 72 thh prempuan, alamat P. Siantar, 2. H. Zulkarnain Tanjung 76 thn, Laki-laki alamat Kota Tebing Tinggi, 3. Neiny Safrina, 33 thn, perempuan alamat P. Siantar.

Sedangkan Desy Marizdayan, 32 thn, perempuan, alamat Kota Tebing Tinggi meninggal di Puskesmas Ambarita.

Kecelakaan Itu dibenarkan oleh kordinator Marine Inspector Rijay Simarmata saat dikonfirmasi awak media, ” benar kejadian itu bang, dan saat ini sedang kita lakukan penyelidikan terkait peristiwa itu,” tuturnya singkat. (Feri)

Empat korban Meninggal Akibat Laka Air Di Sungai Makjile Batu Ampar Sudah Diketemukan, Polsek batu Ampar, Basarnas dan Airud Bantu Evakuasi

 

etabloidfbi.com Kubu Raya.-

Polsek Batu Ampar Dibantu Basarnas, Airud Batu Ampar serta Masyarakat setempat bantu evakuasi dan pencarian 4(empat) korban yang tenggelam setelah terjadinya laka air( sampan Kato ) di sungai Maklije ( tanjung gunung gadung ) Pada hari Minggu tanggal 30 Mei 2021 pukul 17.45

laka air yang mengakibatkan sampan kato yang ditumpangi oleh keluarga Apriadi setelah terbalik/tenggelam di perairan sungai Maklijah ( tanjung gunung gadung) kec.batuampar sudah ditemukan oleh tim gabungan Polsek batu Ampar, Basarnas dan Airud di Bantu masyarakat.

Adapun sampan kato terbalik/tenggelam menurut sdr Apriadi (39) di sebabkan oleh gelombang motor air ( motor penunpang bone ) sehingga sampan yang di tumpangi Apriadi sekeluarga terhempas dua kali oleh gelombang motor air bone ungkap Apriandi

kapolsek batu ampar Iptu kistoyo saat di konfirmasi mengatakan” tim gabungan Polsek batu Ampar, Basarnas dan Airud di Bantu masyarakat telah berhasil menemukan 4 (empat) orang korban laka Air di sungai Makjile Tanjung gadung Kec.batu ampar”kata kapolsek

Adapun ke empat korban yang telah ditemukan sampai siang ini antara lain Antar Khunair (11 bulan), Putri Khumarah (7), Anisa Refli (3), dan Wiwit Aliansah (29) dan saat ini ke empat korban sudah berada dirumah duka di Komplek pasar batu ampar RT 005/rw 002 Dusun sungai limau desa batu Ampar kubu raya” tambah kapolsek

(Sy Mohsin)

7 Tersangka Diduga Pengedar Narkoba Berhasil Diamankan Satuan Reserse Narkoba Polres Sukabumi Kota

 

etabloidfbi.com – Kota Sukabumi

Kapolres Sukabumi Kota , AKBP Sumarni pada siang ini, Senin, 31/05/2021 melaksanakan Press Rilis Bertempat di Mapolres Sukabumi Kota terkait Penangkapan 7 Tersangka yang diduga Pengedar Narkoba dan Obat-obatan Terlarang di wilayah Hukumnya dalam kurun waktu 1 Minggu terakhir .

7 Tersangka yang saat ini sudah diamankan dan berkasnya akan dilimpahkan ke kejaksaan untuk segera diproses lebih lanjut.

Kapolres Sukabumi Kota , AKBP Sumarni menerangkan dihadapan Awak Media bahwa 7 Tersangka Pengedar dan Pengguna Obat-obatan Terlarang dan membahayakan tersebut merupakan warga dari berbagai wilayah di Kota Sukabumi.

” Dalam kurun waktu 1 Minggu ini ,dari tanggal 26 sampai 31 Mei 2021 ini, Satres Narkoba Polres Sukabumi Kota berhasil mengungkap 5 LP dan 7 Tersangka ,dimana TKP nya berada di daerah Warudoyong, Cisaat, Sukaraja dan Cikole “, jelas Sumarni .

Dari Pengungkapan Kasus ini Berhasil diamankan dan menyita Barang Bukti Sabu seberat 17,34 gr, Ganja 29,64 gr, Obat-obatan Berbahaya diantaranya , hexymer 24 butir, Tramadol 679 butir, Psikotropika 3 Butir Riklona , 7 handphone , 2 Timbangan dan Uang sebesar Rp.210.000,- dari hasil penjualan.

Sumarnipun menjelaskan bahwa diantara ke 7 Tersangka yang diamankan 2 diantaranya adalah berasal dari Anggota Geng Motor yang pernah dilakukan penegakan hukum sebelumnya.

” Dari 7 Tersangka ini 2 diantaranya dari Anggota Geng Motor. RM dari salah satu Geng Motor ini mengaku bahwa dirinya dari Anggota salah satu Geng Motor yang pernah dilakukan penindakan oleh Polres Sukabumi Kota waktu lalu dan DCF salah satu dari Geng Motor lainnya. Kemudian GK, HD, TH, TM dan MA , mereka sudah kita tahan dan kita sedang lengkapi pemberkasannya untuk selanjutnya kita serahkan ke Jaksa Penuntut Umum “, ujar Sumarni

Para Tersangka ini dalam operasi penjualannya dilakukan dengan cara Transfer, bertemu langsung dan menempel dengan arahan-arahan kepada pembelinya .

Selanjutnya , kepada para Tersangka ini dikenakan pasal 111(1), 112(2),114(1),114(2) UU RI No.35/2009 tentang Narkotika dengan Ancaman Maksimal 20 Tahun Penjara dan Pasal 196, 197 UU RI No.29/2009 tentang kesehatan dengan Ancaman 12 Tahun penjara .

( Hendra Sofyan )

Tim Tekab 308 Polres Tubaba amankan pelaku curanmor .

etabloidfbi.com Tulang bawang barat.

Tim Tekab 308 polres Tubaba berhasil mengamankan seorang pria bernama (TI) 40 tahun Bin Memed yang diduga melakukan pencurian motor yang bertempat tinggal di Tiyuh Jaya murni Kec.Gunung agung Kab.tubaba senen 31 mei 2021

Kapolres Tulang Bawang Barat AKBP Hadi Saepul Rahman S.IK yang di dampingi oleh Kasat Reskrim IPTU Andre Try Putra S.IK, mengatakan Pada hari Jumat tanggal 23 April 2021 sekira pukul 01.00 wib Telah terjadi tindak pidana Pencurian dengan pemberatan berupa sepeda motor Honda Versa warna Hitam dengan nopol BE 7632 QK noka : MH1KO5211EK182803 dan Nosin : KO52E-1181007 An. MESWANTO Di dalam rumah korban Tiyuh Jaya murni RT/RW 006/002 Kec. Gunung Agung Kab.Tubaba . Pada hari kamis tanggal 22 april 2021 sekira pukul 21.30 wib korban pulang dari rumah tetangga kemudian langsung istirahat ( Tidur ) dengan keadaan rumah korban terbuka ( lupa menutup pintu ), sekira pukul 03.00 wib korban di bangunkan oleh Saksi An. MESWANTO yang merupakan kakak kandungnya, kemudian saksi menanyakan “ Motor Kamu kemana ? “ karena saksi mendapati rumah korban sudah dalam keadaan terbuka, lalu setelah itu korban dan saksi mencari di sekitar rumah namun tidak mendapati motor korban.akibat kejadian tersebut korban mengalami kerugian berupa hilangnya 1 ( satu ) unit sepeda motor Honda Versa warna Hitam dengan nopol BE 7632 QK noka : MH1KO5211EK182803 dan Nosin : KO52E-1181007 senilai Rp. 10.000.000,- ( Sepuluh juta rupiah ) dan atas kejadian tersebut korban melaporkan ke Mapolsek Gunung Agung .

Kasat Reskrim Polres Tubaba IPTU Andre Try Putra S.IK juga mengatakan, Pada hari jumat tanggal 28 Mei 2021 sekira pukul 22.00 wib berdasarkan hasil penyelidikan Unit reskrim polsek gunung agung diketahui pelaku berada Desa Purwotani Kec.Jati agung kab.lampung selatan lalu team tombak dan team badik langsung menuju tempat persembunyian pelaku dengan di pimpin oleh Ipda A.Batubara, SH untuk melakukan penangkapan terhadap pelaku. Pada saat dilakukan penangkapan Tersangka melakukan perlawanan secara aktif terhadap petugas, Setelah itu pelaku diamankan ke Polsek Gunung Agung.

Sesuai dengan Pasal 363 KUHPidana kini terduga pelaku terkena ancaman pidana paling lama 7 tahun penjara . Pungkasnya

(iwan setiawan)

Ketua Komite I Dukung Mamuju sebagai Ibukota Provinsi Sulawesi Barat

etabloidfbi.com Jakarta

Ketua Komite I DPD-RI, Fachrul Razi, MIP, menyatakan mendukung Mamuju untuk dijadikan Ibukota Provinsi Sulawesi Barat. Sebagaimana diketahui bahwa hingga saat ini, provinsi hasil pemekaran dari provinsi induk Sulawesi Selatan itu hingga hari ini belum memiliki ibukota yang berstatus sebagai Kota. Sampai saat ini, Mamuju yang selama ini diposisikan sebagai ibukota Provinsi Sulawesi Barat masih berstatus sebagai wilayah kabupaten yang dikepalai oleh seorang Bupati.

Terkait dengan hal tersebut, Fachrul Razi mendesak Kementerian Dalam Negeri untuk sesegera mungkin memproses Kabupaten Mamuju beralih status menjadi Kota Mamuju. Segala persyaratan administratif segera disiapkan agar proses penyiapan peraturan perundangannya dapat secepat mungkin dibahas oleh Senayan. “Provinsi ini sudah berusia 15 tahun sejak dimekarkan, semestinya ibukota provinsinya sudah harus dipersiapkan sejak awal. Khan aneh jika ada provinsi tidak punya ibukota, yang ada ibukabupaten. Sampai kapan kondisi ini dibiarkan?” ujar Senator DPD-RI dari Aceh itu dengan nada tanya.

Hal ini diungkapkan Fachrul Razi dalam kunjungan kerjanya bersama Ketua DPD-RI, LaNyalla Mattalitti ke Sulawesi Barat, Minggu, 30 Mei 2021. Fachrul bersama beberapa Senator berada di Sulawesi Barat dalam rangkaian kunjungan kerja DPD-RI ke beberapa daerah provinsi di Indonesia.

“Saya meminta kepada Menteri Dalam Negeri agar sesegera mungkin memproses dan menyiapkan segala perangkat yang diperlukan untuk transformasi Kabupaten Mamuju menjadi Kota Mamuju. Bisa saja satu wilayah kabupaten menjadi satu kota atau dimekarkan menjadi dua wilayah otonom, Kabupaten Mamuju dan Kota Mamuju. Tinggal lihat keterpenuhan persyaratannya sebagai suatu daerah kabupaten/kota,” kata Senator jebolan master dari Fakultas Ilmu Politik Universitas Indonesia itu.

Sementara itu, dari penelusuran media ini, pada akhir 2019 lalu, Komite I DPD RI telah mengupayakan ke Kementerian Dalam Negeri terkait penyiapan Kabupaten Mamuju menjadi Kota Mamuju dalam hubungannya dengan penetapan Ibukota Provinsi Sulawesi Barat secara definitif. Kendala utama yang dihadapi untuk perobahan status kabupaten menjadi kota saat itu adalah belum rampungnya Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) kabupaten ini. (APL/Red)

Polisi berhasil Ringkus Dua Wanita Pelaku Pembunuhan di Tano Tingkir Simalungun

etabloidfbi.com Simalungun

Tim Opsnal Unit Jahtanras Sat Reskrim Polres Simalungun dan Tim Opsnal Unit 2 Buncil Subdit III Krimum Polda Sumut  berhasil mengungkap dan meringkus dua wanita berinisial A Boru S (40) dan H Boru T (45), keduanya warga Huta Tinggir Kecamatan Purba, Kab. Simalungun Sabtu (29/05/2021) sekira pukul 22.00 wib, di Hotel Hawai Jalan Jamin Ginting Medan.

Mereka berdua diduga pelaku pembunuhan Porta br Tumanggor (52) di Pohon Kopi Perladangan milik Ismail Turnip di Nagari Tano Tingkir Kecamatan Purba Kabupaten Simalungun, Penangkapan terhadap kedua wanita ini setelah petugas melakukan penyelidikan atas temuan mayat korban Porta boru Tumanggor (52) dalam posisi leher tergantung di pohon kopi dengan menggunakan kain panjang, Kamis (27/5/2021). Kuat dugaan, korban yang merupakan warga Nagori Tano Tinggir Kecamatan Purba Kabupaten Simalungun, tewas dibunuh.

Disampaikan Kapolres Simalungun AKBP Agus Waluyo S.Ik melalui Kasat Reskrim AKP Rachmat Aribowo SIK, MH mengatakan bahwa dalam Tempo waktu tidak sampai 2×24 jam setelah kejadian Tim Opsnal Unit Jahtanras Sat Reskrim Polres Simalungun bekerjasama dengan Tim Opsnal Unit 2 Buncil Subdit III Krimum Polda Sumut berhasil mengungkap dan menangkap terduga pelaku pembunuhan Portan br Tumanggor, saat mendapatkan informasi kalau pelakunya sedang menginap di hotel hawai Jalan Djamin Ginting Medan.

Di sampaikan bahwa sebelumnya pada Hari Kamis (27/5/2021) siang sekira pukul 13.00 Wib Kapolsek Purba IPTU M Purba menerima laporan dari Pangulu Negeri Tano Tingkir adanya penemuan mayat seorang wanita tua di pohon kopi Perladangan milik Ismail Turnip di Negeri Tano tinggir Kecamatan Purba Kabupaten Simalungun menggunakan kain panjang dan tangan terikat.

Selanjutnya Unit Jahtanras Sat reskrim Polres Simalungun dan Tim Inafis Sat Reskrim Polres Simalungun datang melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dengan dibantu oleh Subdit III Krimum Polda Sumut lalu mengevakuasi jenazah Porta Boru Tumanggor untuk autopsi ke ruangan jenazah RSUD dr Djasamen Saragih Kota P. Siantar.

Setelah dilakukan penyelidikan, Hari Sabtu (29/5/2021) sore sekira pukul 17.00 Wib Kanit Jahtanras IPDA Antonyus Hutahaean, SH, MH menerima informasi keberadaan kedua pelaku diseputaran Kecamatan Medan Tuntungan Kota Medan. Lalu malam harinya sekira pukul 22.00 Wib Kanit Jahtanras dan Tim Opsnal Sat Reskrim Polres Simalungun dibantu oleh Tim Opsnal Unit 2 Buncil Subdit III Krimum Poldasu dipimpin Panit 1 IPDA Soewandi Samosir, SH berhasil mengungkap sekaligus meringkus ke dua pelaku bersembunyi di sebuah hotel di Kota Medan.

Dari ke dua pelaku ditemukan barang bukti 2 unit handphone (HP) yang dibeli pelaku dari uang milik korban yang diambil dari dalam tas korban, 2 unit cincin milik korban dan uang tunai sekitar Rp 2.500.000 yang merupakan sisa uang milik korban yang diambil dari dalam tas korban sekira Rp 8.000.000.

“Kedua Pelaku, A Boru S dan H Boru T sudah diamankan lalu di bawa ke Sat Reskrim Polres Simalungun guna dilakukan penyidikan untuk diproses sesuai prosedur hukum yang berlaku,” kata Kapolres Simalungun AKBP Agus Waluyo SIK, MH melalui Kasat Reskrim AKP Rachmat Aribowo SIK, MH.(Feri)

17 Anggota Sat Reskrim Polres Sukabumi Kota Dapatkan Penghargaan Dari Kapolres Sukabumi Kota

 

etabloidfbi.com – Kota Sukabumi

21 anggota Polres Sukabumi Kota terima penghargaan Kapolres usai lakukan pengungkapan kasus yang menyita perhatian masyarakat. Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Kapolres Sukabumi Kota AKBP Sumarni di halaman Mapolres Sukabumi Kota, Senin (31/05/2021) pagi.

Sebanyak 17 anggota Sat Reskrim Polres Sukabumi Kota raih penghargaan Kapolres usai lakukan pengungkapan keberadaan anak hilang dan penangkapan terhadap terduga pelaku penculikan anak serta penangkapan anggota geng motor yang membuat resah masyarakat.

Sedangkan 4 anggota Polri lainnya merupakan anggota Polsek Warudoyong Polres Sukabumi Kota yang berhasil lakukan pencegahan dan penangkapan terhadap terduga penyalahgunaan narkoba.

Selain itu, Kapolres Sukabumi Kota AKBP Sumarni juga berikan penghargaan terhadap Denni Solahuddin (46) warga Kelurahan Warudoyong Sukabumi yang berperan aktif membantu Polsek Warudoyong mengungkap kasus penyalahgunaan narkoba.

“Hari ini kami Polres Sukabumi Kota melakukan kegiatan apel pemberian penghargaan kepada anggota Polres Sukabumi Kota yang kita anggap berprestasi yang kita nilai mereka berprestasi bisa melakukan kegiatan-kegiatan melampaui tugas pokoknya, termasuk pemberian penghargaan kepada warga masyarakat yang bisa memberikan informasi-informasi terkait keberadaan para pelaku pengganggu kamtibmas, pelaku kriminal dan informasi terkait kejadian yang meresahkan di masyarakat,” ujar Sumarni kepada awak media.

“Ada 21 orang yang diberikan penghargaan terdiri dari anggota Reskrim, kemudian anggota Bhabinkamtibmas, anggota Sat Intelkam dan anggota Polsek Warudoyong,” tambahnya.

Sumarni juga menyebutkan bahwa penghargaan tersebut merupakan apresiasi yang diberikan instansi Kepolisian untuk memotivasi seluruh personel Polri di setiap pelaksanaan tugasnya sehari-hari.

“Penghargaan ini adalah salah satu bentuk terimakasih kami terhadap kinerja mereka dan dalam rangka memotivasi mereka agar bekerja lebih baik lagi, memotivasi anggota kami yang lain agar bisa bekerja diatas rata-rata melampaui tugas pokoknya, kemudian mereka lebih semangat,” pungkasnya.

( Hendra Sofyan )

Lampung Utara Menuju Kabupaten Layak Anak

 

etabloidfbi.com LAMPUNG UTARA

Bupati Lampung Utara Hi. Budi Utomo, S.E., M.M., menyatakan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Utara (Lampura) telah mengeluarkan Peraturan Daerah Nomor 1 Tahun 2017 tentang Perlindungan Perempuan dan Anak Terhadap Tindak Kekerasan. Secara khusus juga telah mengeluarkan Peraturan Daerah Nomor 1 Tahun 2021 tentang Kabupaten Layak Anak (KLA)

Bahkan, Pemkab Lampura bersama Forum Anak Daerah juga telah menyatakan komitmennya bersama dengan Instansi Vertikal, Camat dan Lurah, serta Kepala Desa se-Kabupaten Lampung Utara untuk menjadikan Lampung Utara menuju Kabupaten Layak Anak, yang dideklarasikan pada tanggal 6 November 2019.

“Dalam pelaksanaannya di lapangan Pemkab Lampura juga telah memberikan fasilitas tempat bermain ramah anak. Terdapat Taman Sahabat, Kecamatan Layak Anak, Desa Layak Anak yang di dalamnya terdapat tempat bermain ramah anak dan pojok baca yang didanai dengan Dana Desa, Sekolah Ramah Anak, Puskesmas Ramah Anak, dan juga sudah membentuk UPT Perlindungan Perempuan dan Anak sejak Tahun 2020,” kata Bupati saat memberikan sambutan Pelaksanaan Verifikasi Lapangan Evaluasi Kabupaten Layak Anak Tahun 2021 di Ruang Tapis Setdakab Lampung Utara, Jumat (28/05/2021).

Hal ini dilakukan, sambung Bupati, untuk memenuhi hak-hak hidup tumbuh kembang anak, sehingga anak-anak di Kabupaten Lampung Utara dapat merasa aman dan nyaman, serta terlindungi tinggal di Kabupaten Lampung Utara.

“Ini merupakan bukti nyata bahwa Pemerintah Kabupaten Lampung Utara bersama dengan stakeholder akan terus berkomitmen melaksanakan Kabupaten Lampung Utara sebagai Kabupaten Layak Anak, karena ini juga merupakan bagian dari perwujudan Visi Kabupaten Lampung Utara yang aman, agamis, maju dan sejahtera, dimana di dalam Misi tercantum pada Misi Nomor 1 yaitu mewujudkan Sumber Daya Manusia yang berkualitas dan berbudaya,” ujar Bupati.

Bupati menyadari, sudah menjadi kewajiban terhadap perlindungan dan pemenuhan hak anak ini merupakan amanat dari Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. Selain itu tentunya merupakan hal yang sangat penting dalam rangka untuk mendukung penyiapan kualitas Sumber Daya Manusia.

“Kita tahu bahwa anak-anak inilah yang kelak akan menjadi pelaku pembangunan dimasa mendatang, dan bahkan nantinya dari mereka juga ada yang menjadi pemimpin-pemimpin daerah, pemimpin bangsa, dan tidak menutup kemungkinan juga akan menjadi pemimpin dunia. Karena itu, Pemerintah Kabupaten Lampung Utara berkomitmen untuk menjadikan Kabupaten Lampung Utara sebagai Kabupaten Layak Anak,” tandas Bupati.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Bappeda Lampung Utara Andi Wijaya, S.,T., M.,M., mewakili Gugus Tugas mengatakan bahwa kabupaten Lampura telah berkomitmen untuk menjadikan kabupaten ini Layak Anak yang diawali dengan deklarasi Kabupaten Layak Ana paja 6 November 2019.

Dimana, sistem pembangunan berbasis hak dan perlindungan anak secara menyeluruh dan berkelanjutan, dengan sasaran Kebijakan untuk mewujudkan SDM berkualitas dan berbudaya.

“Saya ingin mengajak semua melihat kebijakan dari sisi proses bagaimana indikator ini mencapai sesuai yang diinginkan. Kani ingin juga bahwa pemenuhan hak-hak anak sesuai kebijakan pemerintah. Kami tentunya juga alokasikan anggaran SDM dan teknologi agar proses ini bisa berlangsung dengan baik,” pungkasnya.

Kegiatan yang juga berlangsung secara virtual tersebut juga diikuti Tim Evaluator KLA Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia, Ketua Gugus Tugas Kabupaten Layak Anak, beserta Anggota,
Para Kepala Perangkat Daerah beserta jajaran, Para Ketua dan Anggota Lembaga/Organisasi Masyarakat, Dunia Usaha. (Rudi)

JABATAN WADAN LANTAMAL XII RESMI DISERAH TERIMAKAN

etabloidfbi.com Pontianak.-

Komandan Lantamal XII Brigjen TNI (Mar) Andi Rukman, Senin (31/05/21), memimpin dan menerima secara langsung acara penyerahan jabatan Wadan Lantamal XII dari Kolonel Laut (P) Syamsul Rizal, S.H.,M.M., yang dilaksanakan di Lobi Lantamal XII Jl. Komyos Sudarso No.1 Sungai Jawi Luar Jeruju Pontianak Barat, Kota Pontianak.

Pelaksanaan acara penyerahan jabatan Wadanlantamal XII berdasarkan keputusan Panglima Tentara Nasional Indonesia Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P, Nomor Kep/455/V/2021 tertanggal 25 Mei 2021 tentang pemberhentian dari dan pengangkatan dalam jabatan di lingkungan Tentara Nasional Indonesia.

Kolonel Laut (P) Syamsul Rizal, S.H.,M.M., akan mengemban tugas di lembaga pendidikan TNI Angkatan Laut sebagai Sekretaris Lembaga (Seklem) Akademi Angkatan Laut (AAL) yang berada di Bumi Moro Surabaya, Jawa Timur.

Rangkaian kegiatan yang dilaksanakan yaitu penanggalan tanda pangkat dan tanda jabatan, penandatanganan berita acara serah terima jabatan dan laporan resmi serah terima jabatan.

Kegiatan dihadiri oleh para Asisten Danlantamal XII, Kadis, Kasatker Lantamal XII, perwakilan Pama, Bintara dan Tamtama.

Selama pelaksanaan kegiatan seluruh yang hadir menerapkan protokol kesehatan secara ketat untuk menghindari penyebaran Covid – 19

.(M Zuhdi _ Bujang)

H. Umar ahmad SP menghadiri peresmian gedung center of excellence SMK muhamadiyah tumijajar

etabloidfbi.com Tulang bawang barat.–

Bupati Tulang Bawang Barat Hi. Umar Ahmad SP menghadiri kuliah umum dan peresmian gedung center of excellence SMK Muhamadiyah Tumijajar. Sabtu (29/05)

Bersama Prof. Dr Abdul Mu’ti, M.Ed sekretaris Umum PP Muhamadiyah, Ketua badan standar nasional pendidikan, Prof Dr.Marzuki Noor, M.S Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Lampung, Syamsul Hidayat S.Pd.I Kepala SMK Muhammadiyah Tumijajar.

Pada kegiatan ini bupati umar ahmad menggunting Pita peresmian gedung center of excellence SMK Muhammadiyah serta mendampingi Sekretaris Umum PP Muhammadiyah Prof. Dr Abdul Mu’ti, M.Ed menandatangani prasasti gedung dan meletak kan batu pertama masjid Al Muhajirin SMK Muhamadiyah Tumijajar

Acara ini bermaksud tasyakuran atas kelulusan putra putri SMK Muhammadiyah serta silaturahmi masih dalam suasana idul fitri dibulan syawal dan peresmian gedung center of excellence SMK Muhammadiyah Tumijajar.

(iwan setiawan)

Lurah Cikokol-Tangerang Kota Pasang Badan Saat Di Surati, Romo: Kita Akan Aksi

 

etabloidfbi.com Tangerang.–

 

Di Duga sudah di sumpal, lurah cikokol kecamatan Tangerang pasang badan saat di Surati LSM Geram Banten Indonesia. terlihat kurang nya respon lurah, saat Aktivis Geram Banten ber surat Kelurahan Cikokol untuk mempertanyakan ijin AMDAL di lingkungan nya.

Pembuatan AMDAl Pembangunan proyek Supermarket Indogrosir (Indomarco) dijalan MH. THAMRIN rt 001 rw 002 Cikokol Kota Tangerang, tidak sesuai dan menyalahi aturan akibat nya merugikan masyarakat.

Dari itu LSM Geram Banten Indonesia akan melakukan aksi dalam waktu dekat, karena surat yang di layangkan ke Kelurahan Cikokol Kecamatan Tangerang Kota Tangerang, yang tertuang di nomor 003/DPCKT/LSM/GERAM/BTN/INDO/IV/2021 dan nomor 001/DPCKT/LSM/GERAM/BTN/INDO/V/2021, tidak di respon oleh sang lurah.

Menurut Romo, hal itu dilakukan meminta walikota, Arif R.Wismansyah untuk menertibkan lurah nya karena Pelayanan Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Kelurahan tidak efektif, hingga dirinya melayangkan dua kali surat ke Kelurahan tersebut.

Romo menganggap Kelurahan Cikokol kurang respon terkait keluhan masyarakat, karena surat pertama yang di layangkan ke pihak kelurahan tidak ada tanggapan.

“Kita sangat menyayangkan sikap lurah, yang tidak menanggapi atau merespon surat kita. Inilah contoh buruk buat pemerintah kota Tangerang,” sebut Romo.

Sebab saat dikonfirmasi ke lurah kata Romo, Lurah Cikokol muhamad zein menyampaikan,” bahwa pembangunan tersebut tidak ada dampak lingkungan, dan warga Jauh dari pembangunan tersebut.

“Kami hanya memfasilitasi selebihnya kami kembalikan ke pihak pembangunan proyek dan instansi terkait,” kata Lurah, senin (3/5/2021).

Romo menambahkan, pada surat kedua yang dilayangkan, pihak Sekertaris Kelurahan Cikokol Euis kusuma wati selaku pejabat pelayanan publik juga tidak memberikan jawaban yang sesuai.

“Sebab ketika ditanya mengenai surat yang dilayangkan sampai kedua kali sudah dibaca atau belum, dia mengatakan hanya dibaca sedikit saja, karena dianggapnya kurang penting, sebab itu kewenangan lurah, dinas infokom dan dinas lingkungan hidup,“ tuturnya (Rabu 25/5/2021).

 

Menurutnya, kelurahan adalah pelayanan publik, karena bersentuhan langsung dengan masyarakat, dan digaji menggunakan dari uang masyarakat, oleh sebab itu, harus bisa melayani masyarakat dengan sebaik-baiknya.

“Kualitas pegawai kelurahan harus lebih ditingkatkan agar masyarakat bisa terlayani, saya menduga mereka telah di sumpal pake uang, jadi segala yang menyalahi akan ditutup tutupi” ujar Romo (31/05/2021)

Hal ini, dimaknai sebagai bukti kesadaran para perangkat Kelurahan yang kurang terbuka terhadap pentingnya pelayanan maksimal kepada masyarakat.

Romo menambahkan, “Karena kelurahan harus melakukan pelayanan kepada masyarakat, tentunya harus memahami tugas serta kewajiban sebagai penyelenggara layanan masyarakat, dan terkait buruknya pelayanan Kelurahan Cikokol, ini kami akan melakukan aksi untuk meminta walikota agar memberikan sanksi tegas kepada jajaran nya, yang tidak memberikan pelayanan Paripurna,“ tandasnya.

(SM)

Ketua Komite I DPD RI Desak Polisi Usut Tuntas Pelaku Penganiayaan terhadap Jurnalis di Pringsewu

 

etabloidfbi.com Pringsewu

 

Senator DPD RI asal Aceh, Fachrul Razi, MIP, mengecam keras terjadinya tindak kekerasan dan pemukulan terhadap jurnalis Lampung, yang dilakukan oleh oknum security SPBU di Pringsewu beberapa waktu lalu. Akibat pemukulan yang dilakukan secara tiba-tiba oleh oknum bernama Hendri Wiliansa itu, mata kiri korban Aan Sugiarto mengalami memar dan pendarahan di dalam bola matanya.

“Saya mengecam keras adanya warga yang suka main hakim sendiri, menggungakan kekerasan fisik terhadap orang lain. Itu merupakan bentuk perilaku barbar yang biadab,” tegas Fachrul Razi yang saat ini menjabat sebagai Ketua Komite I DPD-RI, Minggu, 30 Mei 2021.

Terkait peristiwa pemukulan terhadap Aan Sugiarto (42) warga Tiuh Memon, Kecamatan Pugung, Kabupaten Tanggamus, Provinsi Lampung itu, Fachrul mendesak Kapolres Pringsewu segera menindak tegas oknum pelaku penganiayaan tersebut. “Saya percaya Polri di bawah kepemimpinan Kapolri Listyo Sigit Prabowo dengan motto Presisi-nya akan melaksanakan tugas dan kewenangannya melayani, melindungi dan mengayomi warga masyarakat dengan baik. Untuk kasus penganiayaan atas Aan Sugiarto itu, saya harap Kapolres Pringsewu peka dan bergerak cepat mengusut tuntas dan memproses pelaku tersebut sebelum dia kabur,” ujar Fachrul Razi.

Sebagaimana ramai diberitakan dalam dua hari terakhir, seorang pewarta yang bernaung di organisasi Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI) atas nama Aan Sugianto mengalami tindak kekerasan dan penganiayaan ketika sedang melakukan pengisian BBM di sebuah SPBU, Kamis, 27 Mei 2021. Kejadian naas yang menimpa Aan Sugianto berupa pemukulan dan hantaman di bagian kepala itu berlangsung tiba-tiba, pada saat korban masih berada di atas motornya, sedang mengantri untuk mengisi BBM.

Peristiwa yang menyebabkan mata sebelah kiri (bukan kanan seperti pemberitaan sebelumnya – red) korban memar dan bengkak itu terjadi di SPBU 23.353.18 yang berlokasi di Jalan Ganjaran 2 Pagelaran, Kabupaten Pringsewu, Provinsi Lampung, sekitar pukul 20.00 WIB. Pelaku tindak pidana kekerasan dan penganiayaan tersebut tidak lain adalah seorang petugas security atau satpam SPBU bernama Hendri Wiliansa.

Kasus ini sudah dilaporkan ke Polres Polres Pringsewu dengan Nomor laporan: LP/B-317/V/2021/POLDA LPG/RES Pringsewu, tidak lama setelah kejadian. “Korban penganiayaan jurnalis PPWI Provinsi Lampung atas nama Aan Sugiarto, didampingi Ketua LSM Topan RI Pringsewu, Asep Sudrajat, telah melapor ke Polres Pringsewu, tidak lama setelah kejadian tersebut, Kamis, 27 Mei 2021 malam,” tulis Ketua LSM Topan RI Pringsewu, Asep Sudrajat, dalam laporannya ke Ketua Umum PPWI di Jakarta melalui jaringan WhatsApp-nya. (APL/Red)

Editor : Yahya Heriansyah

Diduga Adanya Kecurangan Pengacara Dari Paslon Kepala Desa Di Kecamatan Tragah Ajukan Gugatan.

Keterangan Foto : Edi Yani SH.  MH. and Fartners Saat Menyerahkan Surat Keberatan Dan Penolakan Hasil Pemungutan Suara Pilkades Di Desa Bajeman Dan Desa Pamorah, Bangkalan, Jawa Timur.

 

etabloidfbi.com Bangkalan. –

 

Terkait adanya pemilihan Paslon di Dua Desa Khususnya di Desa Pamurah dan Desa Bajeman kecamatan Tragah Kabupaten Bangkalan Provinsi Jawa Timur, yang dilaksanakan pada hari Minggu tanggal 02-Mei-2021terlihat Cacat hukum karena adanya beberapa pelanggaran.

Sebagaimana informasi yang didapat dari etabloidfbi.com terkait pemilihan tersebut bahwa menurut informasi bentuk pelanggaran terjadi karena adanya peserta pemilih dari luar Desa baik Desa Pamurah maupun Desa Bajeman yang datang ke lokasi pemilihan untuk melakukan pencoblosan dengan tidak menunjukan Kartu Tanda Penduduk (KTP) ditambahkan dengan informasi bahwa Ketua Panitia Pemilihan Pilkades di Desa Pamurah Bangkalan Provinsi Jawa Timur adalah adik Kandung dari peserta Pilkades dengan Nomor Urut 5, sehingga terjadi Konflik interest.

Ditambahkan juga ada beberapa warga Bajeman yang Jelas memiliki Kartu Keluarga atau KK tidak dapat menggunakan Hak Suaranya karena tidak terdaftar atau masuk dalam Daftar Pemilihan Tetap (DPT)

Menurut Keterangan dari pengacara bahwa disini jelas adanya pelanggaran terhadap Pasal 64 ayat (1) Jo. Pasal 65 ayat (3) Peraturan Bupati Bangkalan, Nomor: 89 Tahun 2020, tanggal 28 Desenber 2020 tentang Petunjuk Teknis Pemilihan Kepala Desa.

Disini jelas bahwa Panitia Pemilih Kepala Desa (P2KD), telah melakukan kelalaian sehingga diduga menimbulkan kesalahan karena tidak dapat menjalankan amanah yang diberikan sebagai pelaksana tugas dengan serius dan profesional

“Bahwa terbukti adanya pelanggaran dan kecurangan dari Pilkades di Desa Bajeman dan Desa Pamorah, sehingga telah merugikan klien kami, Syamsul Bahri (Calon Kepala Desa No. Urut 4 dan Drs. Mochammad Samsuri (Calon Kepala Desa No. Urut 1) di Desa Pamorah. Serta Adi Munif (Calon Kepala Desa No. Urut 1) di Desa Bajeman, Bangkalan Jawa Timur,”ungkap Edi Yani, SH. MH, dari Kantor LBH Gajah Mada Satya Dharma.

Ditambahkan oleh Edi
“Tidak dapat dipungkiri, terbukti pemungutan suara di Desa Pamorah dan Desa Bajeman yang telah dilaksanakan pada tanggal 2 Mei 2021 in casu, adalah cacat hukum dan tidak mempunyai kekuatan hukum, serta batal demi hukum. Maka tidak berlebihan kiranya, bila kami (tim kuasa hukum) mohon yang terhormat Bapak Bupati Bangkalan, Jawa Timur, untuk dapat melaksanakan pemungutan suara ulang. Satu dan lain hal, agar terciptanya kepastian hukum dan rasa keadilan di tengah-tengah masyarakat, terutama untuk klien kami,” Ujarnya sebagai penutup.

Editor : Yahya Heriansyah

Wapres Minta Jam’iyah Batak Muslim Indonesia. menyebar luas kan Dakwah Kerukunan beragama..

etabloidfbi.com Medan.–

( Wakil Presiden Ma’ruf Amin)membuka musyawarah Nasional VI Jam’iyah Batak Muslim Indonesia (JMBI) melalui siaran lansung virtual, Zoom,yang di ikuti JBMI se Indonesia, pada hari Sabtu 29-05-2021 Dalam kesempatan tersebut  Wakil Presiden Kyai Ma’ruf Amiin meminta agar Jamiah Batak Muslim Indonesia bisa pro aktif untuk menjaga NKRI

“Saya mengharapkan agar Jam’iyah Batak Muslim Indonesia pro aktif menjaga nilai-nilai leluhur Pancasila, Negara Kesatuan Republik Indonesia, persatuan dan kesatuan nasional, hal itu tidak bisa diganti dengan apapun,”unkap nya,dalam akun YouTube JBMI, Sabtu (29/5).

Dia pun menegaskan tidak ada satu celah pun untuk pihak yang ingin menggoyahkan NKRI. Termasuk kata bliu upaya untuk membenturkan keagamaan dan kebangsaan negara Republik indonesia.

“Oleh karena itu, pendekatan dakwah yang tepat sesuai konteks Indonesia adalah dakwah yang tidak merusak persatuan dan kesatuan bangsa, dan dengan menggunakan narasi-narasi kerukunan, bukan narasi konflik atau permusuhan,”ungkap nya..

Terkait hal tersebut kata wakil presiden ma’ruf Amin seluruh pihak memerlukan upaya untuk terus menerus dan konsisten. Salah satunya yaitu dalam mengembangkan corak keberagamaan yang moderat, inklusif, dan toleran, yang dikenal dengan moderasi beragama.

“Moderasi agama diperlukan untuk memahami ajaran agama sesuai dengan realitas sosial-politik di mana para pemeluk agama hidup dan tinggal,” ungkapnya.

Pandangan keagamaan bercorak moderat tersebut kata Ma’ruf akan membentuk relasi keberagaman yang inklusif dan toleran. Segala perbedaan agama dan budaya kata pak wakil presiden RI akan dimaknai secara positif sebagai karunia Allah swt dan keniscayaan sejarah Indonesia
“Berpotensial dijadikan sebagai modal sosial untuk membangun bangsa Indonesia kita ini” bebernya..

(S.sitompul)

Perobahan Aplikasi SIPD Picu Rendahnya Penyerapan Dana Desa di Tanah Datar

 

etabloidfbi.com Batusangkar

 

Bupati Tanah Datar, Eka Putra, SE, sambut baik kunjungan audiensi yang dilakukan Direktur Penyerasian Rencana dan Program Pembangunan Daerah Tertinggal Kemendes RI, Rafdinal, Jum’at (28/5/21) di Indojolito Batusangkar. Rafdinal mendatangi Bupati Tanah Datar, Provinsi Sumatera Barat, didampingi oleh Direktur Nagari Development Center Unand, Erigas Eka Putra, P3MD Provinsi Sumbar dan Kabupaten Tanah Datar. Pada pertemuan tersebut, hadir juga beberapa Kepala OPD Tanah Datar

Dalam acara tersebut, Eka menyampaikan bahwa penyerapan dana desa/nagari di Kabupaten Tanah Datar yang rendah dipicu oleh beberapa kendala yang ditemui aparatur, baik di tingkat kabupaten maupun nagari. “Pemicu utamanya adalah perubahan aplikasi yang lama, yang dinamakan Simda kepada Sistem Informasi Pemerintah Daerah atau SIPD,” ungkap Eka.

Eka Putra menambahkan bahwa hambatan yang dirasakan aparatur nagari terletak pada pengoperasian SIPD yang tidak dibekali pelatihan terlebih dahulu. “Aparatur di kabupaten saja masih kesulitan, apalagi di nagari dalam menggunakan SIPD. Bahkan ketika aplikasi bisa dioperasikan, malahan server di Kementerian yang error. Untuk realisasi di tingkat kabupaten saja, saat 2 bulan saya menjabat, baru mencapai angka 16 persen. Untuk itu, diharapkan jangan paksakan daerah untuk sistem ini, sebelum adanya pelatihan. Hal ini sudah saya sampaikan kepada beberapa anggota DPR RI yang berkunjung ke Tanah Datar beberapa waktu silam,” ujar Eka.

Meski begitu, tambah Eka, setelah disiasati dengan penyinkronan penggunaan pada sistem lama dengan sistem baru, terjadi kenaikan serapan dana desa saat ini. “Alhamdulillah, jika dulu berada diangka 16 persen, sekarang sudah mencapai 28 persen,” imbuhnya.

Eka berharap, ke depannya untuk tahun anggaran 2022, seandainya SIPD tetap dipakai kembali, perlu dilakukan sosialisasi dan pelatihan yang lebih awal kepada pemerintah daerah agar kejadian serupa tidak terjadi kembali.

Hal senada juga disampaikan Kadis PMDPPKB, Nofenril, bahwa pencairan dana desa atau nagari memang terlambat karena perubahan sistem pengajuannya. “Seperti yang disampaikan Pak Bupati, kita memang terkendala dalam penggunaan SIPD, sehingga terhambat dalam pengajuan dana desa/nagari,” kata Nofenril.

Dijelaskan Nofenril, saat ini sudah ada 65 nagari yang mengajukan dana desa/nagari tahap 1, 8 nagari sedang mengajukan ke KPPN Bukittinggi, dan 2 nagari lainnya APB Nagari sedang dievaluasi camat. “Insya Allah, target untuk pencairan dana di bulan Juni nanti bisa tercapai, dan angka 28 adalah capaian yang sudah bagus dan cukup tinggi,” tukasnya.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Penyerasian Rencana dan Program Pembangunan Daerah Tertinggal Kemendes RI, Rafdinal, menyampaikan terima kasih atas waktu dan kesempatan Bupati Tanah Datar menerima kunjungannya tersebut. Rafdinal menjelaskan, adapun tujuan dari digelarnya audiensi ini, selain silaturrahmi juga berharap pada pemerintah Tanah Datar untuk bekerja lebih keras lagi dalam pencapaian penyerapan dana desa/nagari.

“Kami berharap ke depan Tanah Datar semakin giat dan cepat dalam pelaksanaan penyerapan dana desa/nagari. Adapun penyampaian dan harapan Pak Bupati menjadi bahan evaluasi dan akan disampaikan ke Kemendes RI,” jelas Rafdinal.

Terakhir, Rafdinal juga berharap agar tahapan perencanaan APB Nagari tahun 2022 sudah mulai. Hendaknya rampung sebelum tahun 2021 berakhir, tentu saja ini butuh kerja keras dan komitmen. (TIM/Red)

Kapolres Toba sambut kedatangan puluhan wartawan di Mako Polres Toba

 

etabloidfbi.com Toba.

Puluhan wartawan yang tergabung dalam grup Media Polres Toba dan Organisasi kemasyarakatan di Kab Toba, secara spontan mendatangi Mako Polres untuk memberikan dukungan dan apresiasi kepada Polres Toba dan jajarannya terkait kinerja personil Polres Toba, Sabtu (29/05/2021).

Kedatangan puluhan wartawan dan organisasi kemasyarakatan ini tetap mengikuti aturan protokol kesehatan covid 19, langsung disambut dengan hangat oleh Kapolres Toba AKBP Akala Fikta Jaya S.ik dan didampingi WakaPolres Toba Kompol J. Panjaitan, Kabag Ops Polres Toba AKP Jhoni Andreas Siregar, Kabbag Humas Polres Toba Iptu B. Samosir dan KasiPropam Ipda H.E Siagian.

Kehadiran Perwakilan dan Pimpinan media diwakili puluhan wartawan mitra Polres Toba, perwakilan IJTI Tapanuli Raya, Ketua FKPPI Toba, dan Organisasi kemasyarakatan awalnya secara spontan berkumpul di Mako Polres Toba untuk menyampaikan apresiasi dan dukungan atas kinerja Kapolres Toba dan personilnya.

Mereka sangat menyayangkan sekaligus menyikapi adanya berita dari sebahagian awak media yang melakukan aksi, dengan alasan ketidak terbukaan informasi kasus yang sedang hangat di Polres Toba.

Rekan-rekan Media Mitra Polres Toba yang kurang setuju terhadap aksi tersebut datang bersilahturahmi kepada Kapolres Toba AKBP AKALA FIKTA JAYA S.Ik dan personil Polres Toba.

Abdi Saragih dari Media Mitra Pol, Menilai pertemuan ini memang layak dilakukan mengingat ada banyak hal yang disikapi bersama, termasuk aksi rekan media lainnya.

“Saya mengapresiasi Polres dibawah kepemimpinan Kapolres Toba AKBP Akala Fikta Jaya S.Ik, Saya melihat Polres Toba memang sangat serius mengungkap kasus, sehingga saya hadir disini atas aksi yang sempat dilakukan teman teman saya, saya tau tim Reskrim begitu lelah.

Abdi Saragih mengisahkan saat dirinya diajak kawan kawan melakukan aksi copot Kapolres, dia menilai bahwa itu kurang pas.

“Kalo saya menilai ini tingkat kesabaran kita kurang, komunikasi, coba Kalau kalian copot, siapa rupanya diantara kita yg cocok menggantikannya, Itu Akpol Lo, mau kita ganti dari Akbid,?? Tapi tak sabar, kan sudah dibilang kasubbag agar sabar, Jangan memaksakan kehendak. Ada prosedur kerja, tahapan kerja harus kita mengerti,” dikisahkan Abdi di pertemuan itu.

Pada kesempatan itu, Abdi berharap kepada Kapolres Toba untuk membina dan mengarahkan rekan rekan media mitra Polres Toba karena kadang kurang memahami, mau cepatnya saja.

“Semoga kerjasama Polres dengan rekan rekan media tetap terjalin dengan baik dan Polres semakin maju menciptakan kamtibmas di Masyarakat Kab.Toba,” imbuh Abdi.

Selanjutnya Wartawan Tribun News Maurits Pardosi Bersyukur dan berterimakasih kepada Polres Toba, atas pencapaian penuntasan kasus yang ada dan juga yang sedang begulir, semoga informasi yang di sajikan atas kinerja Polres Toba pihak Keluarga  dan masyarakat juga terobati.

“Kalaupun misalnya ada yg lebih dulu mendapatkan info, ya kami gak keberatan, mungkin  mereka yg lebih  lihai mencari informasi, Untuk itu kami sampaikan kepada Bapak Kapolres utk menyikapi dgn bijaksana.” ujar Maurits.

Sedangkan Daniel Manurung dari Media  SCTV dan INDOSIAR mengatakan bahwa Polres Toba sudah sangat maksimal dengan Kinerja yang luar biasa.

“Kasus  narkoba, pencabulan, kasus pembunuhan terbaru lebih cepat, hanya dalam waktu 2 x 24  jam sudah tertangkap. Semoga DPO yang satu lagi segera tertangkap, Saya juga di telepon oleh rekan rekan saat itu tapi saya berpikir positif, kami Mohon maaf atas kejadian aksi itu, mungkin sedikit Mis Komunikasi.” Kata Daniel wartawan media Online dan Televisi Nasional ini.

Kedatangan puluhan wartawan dan organisasi kepemudaan ini langsung di tanggapi dan di sambut baik oleh Kapolres Toba AKBP AKALA FIKTA JAYA S.IK. mengatakan bahwa pada dasarnya semua sebenarnya satu tujuan disini dan Keluarga saya semua, saya dengan niat yang tulus.

“Pertama terimakasih sudah datang kesini dan saya bahagia, senang.” Ujar Kapolres.

Dia juga mengatakan bahwa Toba inilah adalah jantungnya orang Batak. Kekeluarganya kuat dan bagus. Kalau masih ada kekurangan mari Sama sama kita perbaiki kekurangan tersebut karena kita adalah keluarga.

Terkait kasus yang baru di tangani dan di proses Akala menjelaskan bahwa Ada SOP masing-masing, termasuk Keterbatasan alat, makanya kerjasama dengan Polda.

“Niat kami untuk pengembangan, tapi nama nama bisa bocor, Sehingga agak lambat, makanya kita bilang agar kawan kawan pers agar sabar, Kalau pelaku tidak tau rekannya ditangkap, maka DPO bisa cepat ditangkap.” Tutur Akala.

Saat saya di Narkoba, kita validkan dan dipastikan dulu barulah di sebarkan ke wartawan, Gak mungkinlah kami tutupi kinerja yang sudah berhasil.

“seperti begini, ya mau gak mau jadi terhambat, biasanya kami pastikan dulu, akurat kan dulu supaya tidak salah infonya ke wartawan, jadi mohon bersabar, mungkin ada yang agak terhambat dan Info satu pintu via kasubbag humas polres Toba.

Kesempatan itu Kapolres Akala memohon doa dan dukungan dari semua pihak agar DPO segera tertangkap. (Feri)

Tersangka pembunuh Guru SDN di Lumban Lobu terancam hukuman seumur hidup atau 20 tahun penjara

etabloidfbi.com Toba.–

Tewasnya LMB (49) seorang guru SDN di Lumban Lobu Kab. Toba dirumahnya sendiri merupakan perbuatan keji yang dilakukan oleh pelaku danb menjadi viral dan banyak warga geram terhadap pelaku. Namun saat kejadian itu diketahui salah seorang keluarga besar korban langsung melaporkan peristiwa itu ke pihak berwajib dan sesuai data laporan nomor LP/18/V/2021/SU/TBS/SEK LUMBANJULU, TANGGAL 24 MEI 2021 atas nama pelapor TULUS MARUSAHA BUTARBUTAR dan laporan diterima di SPKT Polsek Lumbanjulu.

Kapolres Toba AKBP Akala Fikta Jaya S.Ik , Jumat (28/05/2021) menyampaikan saat konferensi pers bahwa Pihak kepolisian Polres Toba saat itu langsung bergerak cepat ke TKP dan dipimpin langsung oleh Kasat Reskrim AKP Nelson Sipahutar bersama tim Inafis Polres Toba. Setelah melakukan olah TKP dengan mengumpulkan bukti bukti yang menempel bercak darah seperti 1 (satu) helai celana, 1 (satu) helai baju lengan pendek, 1 (satu) celana, 1 (satu) pasang sandal, (satu) pasang sandal, 1 (satu) helai kain berwarna putih, 1 (satu) buah jaket warna hitam, 1 (satu) bungkus rokok berisi 5 batang rokok dan termasuk data sidik jari yang dikumpulkan oleh tim Inafis Polres Toba, berdasarkan olah TKP itu, Polres mengantongi data data pelaku.

Tidak berlangsung lama hanya berjarak dua hari setelah kejadian akhirnya Tim pemburu pelaku dari gabungan Polres Toba dan Polda Sumut berhasil meringkus dua orang pelaku YRT (24) dan NDN (16) di salah satu rumah Kos di Medan dan langsung diboyong ke Polres Toba sedangkan pelaku JH (15) sampai saat ini sedang dalam pencarian Polisi atau DPO.

Selanjutnya disampaikan Kapolres bahwa para tersangka telah mulai merencanakan pencurian ke rumah korban dari salah satu warnet di Porsea sehingga menyiapkan beberapa benda untuk mencuri.

“Tanggal 23 Mei 2021, sekira pukul 14.00 Wib, tersangka JH dan YPT yang berada di dalam warnet Pudan di Kota porsea berniat merencanakan dan melakukan pencurian.” ungkap Kapolres.

Namun Tersangka melakukan pembunuhan, berawal saat mereka ingin melakukan pencurian di dalam rumah korban, namun pada saat korban terbangun dan korban berteriak “maling” tersangka JH yang masuk kedalam rumah korban langsung melakukan penusukan dan mengakibatkan korban tewas bersimbah darah.

Setelah para tersangka menewaskan korban, mereka bertiga melarikan diri dari Desa Lumban Lobu, menuju Desa Simangkok Kec. Parmaksian dan ingin menggadaikan sepeda motor yang mereka pakai untuk biaya melarikan diri, namun di Simangkok tidak ada yang mau menerima gadai sepeda motor itu dari mereka.

Selanjutnya ketiga tersangka tersebut melarikan diri ke daerah Laguboti dan berhasil menggadaikan sepeda motor tersebut disana dan kemudian berangkat menuju Kota Balige dan sampai di Balige mereka berpisah.

Setelah berpisah dikota balige YRT dan NDN berangkat menuju kota Medan, sedangkan JH belum diketahui dan sedang dalam pencarian pihak Kepolisian.

Kapolres mengatakan atas perbuatan tersangka kepada korban maka kepada mereka di kenakan pasal tindak pidana “KEJAHATAN TERHADAP JIWA ORANG”

“sebagaimana dimaksud dalam pasal 339 Subs pasal 338 KUHPidana lebih subs 351 ayat (3) atau Pasal 365 ayat (4) jo 53 KUHPidana jo Pasal 55, 56 KUHPidana Jo UU No 11 tahun 2012 tentang sistem peradilan pidana anak (ancaman hukuman penjara seumur hidup atau ancaman hukuman 20 tahun penjara),” Ujar Akala saat konferensi Pers di Mako Polres Toba. (Feri)

Lapas Kelas 1 Tangerang, Berbagi Kasih Di Jum’at Berkah

etabloidfbi.com Tangerang-Kota.

Dalam rangka berbagi kebahagiaan di hari Jumat, hari ini (28/05/2021) Petugas Lapas Kelas 1 Tangerang membagikan pakaian layak pakai dan sembako. Sebanyak 100 paket sembako dan pakaian layak pakai telah dibagikan kepada penerima manfaat yang terdiri dari kaum dhuafa serta mustahik di sekitar Lapas Kelas 1 Tangerang.

Pembagian pakaian layak pakaian dan paket sembako tersebut diberikan secara langsung oleh Kalapas dan Petugas Lapas Kelas 1 Tangerang dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan di Halaman Lapas. Hadroh Santri Attawabin yang merupakan Warga Binaan Lapas Kelas 1 Tangerang juga ikut serta memeriahkan acara Jum’at Berkah tersebut.

Victor, selaku Kalapas Kelas 1 Tangerang mengucapkan terima kasih kepada para donatur yang telah mengamanahkan sedekah pada kegiatan ini.

“Kami ucapkan terimakasih kepada para donatur, semoga apa yang diamanahkan bisa menjadi penyejuk hati bagi para donatur serta dapat memberi kebahagiaan untuk para penerima sedekah”, tutur Victor.

“Semoga acara seperti ini dapat kita giatkan secara kontinu, bisa juga dengan bekerjasama bersama pihak lain ataupun instansi lain” pungkas Victor.(Manahan/team-7)

Sat Res Narkoba Polres Sukabumi Kota Amankan Seorang Diduga Pengedar Ratusan Obat-obatan Terlarang

etabloidfbi.com – Kota Sukabumi

Satuan Reserse Narkoba Polres Sukabumi Kota tangkap DCFP (23), anggota salah satu geng motor di Sukabumi akibat edarkan sediaan farmasi tanpa izin. Terduga pelaku ditangkap di kawasan alun-alun Cisaat Kabupaten Sukabumi, Kamis (27/05/2021) malam..

Usai dilakukan pemeriksaan badan terhadap pelaku, Polisi berhasil mengamankan 8 butir obat jenis Tramadol HCI 50 Mg, 1 unit telepon seluler, sebuah tas selempang dan uang hasil penjualan sebesar 110 ribu rupiah.

Tidak hanya lakukan pemeriksaan badan saja, Polisi juga lakukan pemeriksaan dengan menggeledah rumah pelaku hingga berhasil mengamankan barang bukti lainnya berupa sediaan farmasi jenis obat Tramadol HCI 50 Mg sebanyak 100 butir yang diakui pelaku dibeli dari seseorang berinisial J seharga 1.100.000,- (Satu Juta Seratus Ribu Rupiah).

Kepada Polisi, terduga pelaku mengaku bahwa keikutsertaannya menjadi anggota di salah satu geng motor tersebut bertujuan untuk memuluskan niatnya, mengedarkan sediaan farmasi tanpa izin.

Sementara itu, Kasat Narkoba Polres Sukabumi Kota AKP Ma’ruf Murdianto menyebutkan bahwa Jajarannya kembali berhasil mengamankan barang bukti sediaan farmasi lainnya dari terduga DCFP, warga Gunungguruh sekaligus anggota salah satu geng motor yang kerap membuat resah warga.

“Tepatnya pada hari Kamis tanggal 27 Mei sekitar jam 7 malam, kami berhasil mengamankan terduga pelaku berikut barang bukti sediaan farmasi jenis obat Tramadol HCI 50Mg sebanyak 108 butir,” terang Ma’ruf melalui aplikasi pesan singkat, Sabtu (29/05/2021) siang.

“Dan kami juga berhasil mengamankan barang bukti sediaan farmasi lainnya berupa 500 butir obat Tramadol HCI 50 Mg yang pelaku beli secara online. Jadi keseluruhan barang bukti sediaan farmasi tanpa izin edar yang berhasil kami amankan dari pelaku adalah sebanyak 608 butir,” pungkasnya.

Hingga saat ini, terduga pelaku berikut barang bukti masih diamankan di Mapolres Sukabumi Kota guna kepentingan penyidikan.

Terduga pelaku terancam Pasal 197 Jo Pasal 106 ayat (1) Subsider Pasal 196 Jo Pasal 98 ayat (2) UU RI Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara.

( Hendra Sofyan )

Team tombak Polres Tulang bawang barat mengamankan pelaku pencurian alat penyedot air

etabloidfbi.com Tulang bawang barat

Team tombak Polres Tulang Bawang Barat berhasil mengamankan terduga pelaku pencurian dengan pemberatan bernama (AL) 32 tahun Bin Sardamin, yang bertempat tinggal di Tiyuh karta RK 8 Kec. TBU Kab. Tubaba .

Kapolres Tulang Bawang Barat AKBP Hadi Saepul Rahman S.IK yang didampingi oleh Kasat Reskrim Iptu Andre Try Putra S.IK mengatakan, Pada hari Jum’at tanggal 24 november 2017,sekira pukul 06.00 wib,telah terjadi tindak pidana pencurian dengan pemberatan di Tiyuh Karta Kec. Tuba udik kab.Tulang Bawang Barat, pada saat itu saksi Casroni yang bekerja sebagai tukang pembangunan jembatan mengecek kelengkapan alat untuk bkerja kemudian saksi mendapati bahwa salah satu alat yg digunakan untuk menyedot air yaitu Alcon warna merah pitih dengan merk TESLA yang ditaruh dipinggir kali sudah tidak ada ditempatnya kemudian saksi menghubungi saudara Suwandi Ismail selaku pelapor datang kelokasi kejadian dan berdasarkan keterangan saksi yang bekerja di pembangunan jembatan bahwa malam harinya saksi mendengar suara perahu mesin di lokasi ALCON tersebut Hilang, skira pukul 11.00 wib pelapor mendatangi kediaman salah satu orang yang dicurigai melakukan pencurian yaitu (AL) dan mengajak yang bersangkutan untuk kerumah pelapor selanjutnya setelah sampai dikediaman pelapor didepan saksi, pelaku (AL) mengakui bahwa yang melakukan pencurian ALCON adalah (AL) dan barang hasil pencurian tersebut disimpan diruang kamar tidur rumah pelaku Madres selanjutnya pukul 13.00 wib pelapor bersama pelaku mengambil barang hasil pencurian tersebut dan membawa ALCON tersebut kerumah pelapor kemudian pelapor mengantarkan pelaku pulang kerumahnya sekira pukul 16.00 wib pelapor melaporkan kejadian tersebut ke polsek Tuba Udik (Tumijajar).

Pada hari Kamis tanggal 27 Mei 2021 sekira jam 18.00 wib dipimpin oleh Katim Tombak Aiptu Adi candra polres Tubaba berhasil menangkap pelaku di tempat persembunyianya yang berada di kediaman nya Di Tiyuh Karta Kec. Tuba Udik Kab. Tulang Bawang barat,dan selanjutnya tersangka di bawa ke Polres Tulang bawang barat guna penyidikan lebih lanjut.

Dengan ini terduga pelaku terjerat pasal 363 KUHP pencurian dengan pemberatan dengan ancaman pidana paling lama 7 tahun penjara . Pungkasnya

(iwan setiawan)

Perampokan yang menewaskan guru SDN Toba di rencanakan JH anak dibawah umur saat di warnet Porsea.

etabloidfbi.com Toba.–

Perampokan yang berujung tewasnya seorang Guru SDN di Lumban Lobu Kab Toba yang dilakukan oleh tiga orang tersangka dan satu di antaranya JH sedang DPO merupakan anak dibawah umur, dan telah direncanakan oleh kedua tersangka JH (15) dan YPT (24) di sebuah warnet di Porsea.

Demikian disampaikan Kapolres Toba AKBP Akala Fikta Jaya S.Ik saat melakukam konferensi pers di Mako Polres Toba, Jumat (28/05/2021), bahwa kedua tersangka merencanakan aksinya saat berada di Warnet Pudan di Kota Porsea Kab.Toba.

Kapolres Akala menyampaikan kronologi rencana para tersangka bahwa pada hari Minggu Tanggal 23 Mei 2021, sekira pukul 14.00 Wib, tersangka JH dan YPT sudah berada di dalam sebuah warnet Pudan di Kota Porsea dan berniat akan merencanakan dan melakukan pencurian, dan hendak mempersiapkan benda yang dipergunakan saat mencuri.

Saat pukul 16.30 Wib JH dan YPT mencari dan mempersiapkan benda sebagai alat yang akan digunakan untuk melakukan pencurian.

“Mereka menyiapkan 1 buah obeng dan 1 buah kunci baut, dan benda tersebut dikuasai oleh JH,” ungkap Kapolres Akala.

Selanjutnya pada pukul 21.00 Wib kedua tersangka kembali masuk di warnet berbeda di Porsea.

“Mereka masuk di warnet Dita di Porsea, JH dan YPT selalu berdampingan pada saat berada di warnet tersebut, dan JH mengatakan kepada YPT untuk rencana mereka melakukan pencurian di kampungnya Desa lumban Lobu Kec.Bonatua.” ujar Akala.

JH beralasan disana ada sebuah rumah yang dihuni oleh guru perempuan dan tinggal sendiri dirumah, dan dipastikan ada laptop, hp dan benda berharga lainnya.

Selanjutnya pukul 21.30 wib, YPT mengirim pesan (chat) kepada NDN (16) melalui FBM dan mengajaknya untuk melakukan pencurian, dan ketiganya bersama-sama berada di dalam warnet Dita.

Pada Pukul 23.00 saat warnet Dita Tutup maka ketiga tersangka pindah ke warnet Bintang Baru namun hanya berselang 30 menit di warnet Bintang Baru, mereka ingin berangkat ke tempat target di Lumban Lobu.

Saat hendak berangkat ketiga tersangka tidak memiliki kendaraan untuk berangkat sehingga JH dan NDN meminjam sepeda motor Honda Beat warna Putih dari temannya.

Setelah mereka mendapatkan kendaraan, maka Pukul 01.00 dini hari mereka bertiga berangkat menuju Lumban Lobu dengan sepeda motor di kendarai oleh YPT. (Feri)

Rajawali Bersinar Bongkar Sindikat Kasus Sabu di Jl Dr Kumpulan Pane

 

etabloidfbi.com Tebing Tinggi.–

 

Sat Narkoba Polres Tebing Tinggi Polda Sumut kembali sapu bersih aksi para pelaku dan bandar narkotika jenis sabu, dari hasil penyelidikan dan pengembangan petugas berhasil membongkar sindikat sabu sabu dengan melakukan penangkapan terhadap 3 (tiga) orang laki laki di Jl Dr Kumpulan Pane Kel Durian Kec Bajenis Kota Tebing Tinggi, Sabtu lalu (22/5/2021).

Sebelumnya telah ditangkap 2 pelaku warga Kp Bicara dengan kasus yang sama seperti telah diberitakan kemarin.

Ketiga pelaku berinisial RS (33) warga Jln.Sei Bahilang Lk.V Kel.Mandailing Kec.Tebing Tinggi Kota Kota Tebing Tinggi, selanjutnya IZ (35) warga Jln.Dr.Kumpulan Pane lk.I Kel.Durian Kec.Bajenis Kota Tebing Tinggi serta Ab (41) warga Jln.Bukit Tempurung lk.II Kel.Rantau Laban Kec.Rambutan Kota Tebing Tinggi berhasil diamankan dari adanya informasi masyarakat bahwa tindakan mereka sudah sangat meresahkan.

Dari tangan para pelaku disita barang bukti
15 bungkus plastik transparan berisikan serbuk kristal diduga narkotika jenis sabu dgn berat kotor 64,76 gram dan berat bersih 60,02 gram, kemudian 2 bungkus plastik transparan berisikan serbuk kristal diduga narkotika jenis sabu dgn berat kotor 1,90 gram dan berat bersih 1,22 gram.

Kapolres Tebing Tinggi Polda Sumut AKBP Agus Sugiyarso SIK membenarkan kejadian ini kepada wartawan melalui Kasat Narkoba Polres Tebing Tinggi AKP M Yunus Tarigan, Sabtu (29/5) bahwa penangkapan dilakukan pada hari Sabtu lalu (22/5) sekitar pukul 11.30 wib.

Tim Rajawali Bersinar melakukan penangkapan terhadap 3 orang laki laki berbeda alamat yang mengaku bernama RS, IZ dan Ab karena diduga telah melakukan tindak pidana narkotika jenis sabu.

 

Petugas menemukan 15 bungkus plastik transparan yg berisikan serbuk kristal diduga narkotika jenis sabu dengan berat kotor 64,76 gram dan berat bersih 60,02 gram dari atas pohon yg berada disamping rumah IZ , lalu petugas melakukan pemeriksaan di rumah sdra Ab dan menemukan 1 buah bekas bungkus rokok sempurna yg berisikan 2 bungkus plastik transparan yg berisi serbuk kristal diduga narkotika jenis sabu dengan berat kotor 1,90 gram dan berat bersih 1,22 gram serta sebuah kaca pirex yang terpasang karet dot dan jarum suntik, berada didalam pot bunga yang tergantung di dinding samping rumah Ab.

Kasat Narkoba AKP M Yunus Tarigan mengatakan ketiga pelaku telah mendekam di Mapolres Tebing Tinggi, ” ketiga pelaku dijerat dengan pasal 114 ayat (2) subs.pasal 112 ayat(2) UU RI No.35 tahun 2009 tentang Narkotika dan diancam hukuman diatas 5 tahun ”

(KHW)

Tenaga Kesehatan RSUD Syamsudin SH Lakukan Audensi Terkait Pembayaran Insentif Yang Mandek

 

etabloidfbi.com – Kota Sukabumi

Rumah Sakit Umum Daerah ( RSUD ) Syamsudin SH menerima sejumlah Tenaga Kesehatannya untuk Audensi yang dilaksanakan di Lokasi RSUD Syamsudin SH dengan Management Rumah Sakit terkait Upah Insentif sejumlah Tenaga Kesehatan yang belum terbayarkan sejak bulan September 2020 hingga saat ini.

Wadir Pelayanan, dr.Asep saat dikonfirmasi terkait adanya Audensi para Tenaga Kesehatan di RSUD Syamsudin SH pada hari ini, Jumat, 28/05/2021 ini membenarkan adanya Audensi tersebut.

” Ya ,benar, Audensi ini menyangkut Pembayaran Insentif untuk Tenaga Kesehatan yang belum dibayarkan sejak bulan September Tahun 2020 hingga saat ini “, jelas dr.Asep kepada etabloidfbi.com saat dihubungi lewat telepon WhatAppnya,pukul. 22.00 Wib .

Sebelumnya, etabloidfbi.com saat menerima informasi lewat aplikasi WhatApp dari Nara sumber yang enggan disebutkan namanya , mengatakan bahwa ada Audensi di RSUD Syamsudin SH pada hari ini dan dirinyapun mengirimkan Foto. Beberapa orang terlihat dalam Foto tersebut berpakaian putih-putih layaknya para pegawai Rumah Sakit ,Pakaian yang dipakai oleh para Perawat ini memasuki sebuah ruangan .

etabloidfbi.com saat mendatangi lokasi RSUD Syamsudin SH setelah mendapatkan informasi tersebut , langsung mengecek beberapa lokasi untuk memastikan informasi yang diberikan dan sekaligus akan meminta Konfirmasi terkait adanya Audensi yang dilakukan oleh para Tenaga Kesehatan tersebut kepada Managemen Rumah Sakit.

Namun saat etabloidfbi.com meminta bertemu dengan pihak Managemen dalam hal ini di arahkan kepada Wadir Pelayanan RSUD Syamsudin SH , dr.Asep , tidak dapat bertemu dan sedang melaksanakan rapat intern dengan Dirut dan Jajarannya.

” Ya , tadi kami sedang melaksanakan rapat dengan pa Dirut dan membahas beberapa hal terkait Audensi yang dilakukan oleh Tenaga Kesehatan”, ujarnya

Dalam pembahasan rapat tersebut menurut keterangan dr.Asep bahwa Dirut sudah menghubungi Sekda Kota Sukabumi , Dida Sembada terkait hal ini.

etabloidfbi.com pun menanyakan terkait berapa jumlah dan besarannya Insentif Perawat atau Tenaga Kesehatan yang belum dibayar tersebut ,dr.Asep pun menolak memberikan penjelasan mengenai hal ini karena diluar wewenangnya.

” Mengenai Jumlah Tenaga Kesehatan yang belum dibayar atau mengenai Berapa Nominalnya, silahkan konfirmasi ke Wadir Keuangan, H.Yanyan untuk mendapatkan informasi itu “, ungkapnya .

“Mandeknya Insentif Tenaga Kesehatan ini menurut dr.Asep bahwa adanya perubahan yang sebelumnya ditangani oleh Pemerintah Pusat namun sejak Februari Tahun 2021 baru diketahui informasinya bahwa dialihkan ke Pemerintah Daerah dan itu bulan di Kota Sukabumi saja tapi semua daerah seperti itu”, tambahnya.

Selain itu, etabloidfbi.com sebelum mengakhiri teleponnya menanyakan terkait tanggapan dari dr.Asep mengenai Laporan Pengaduan GM FKPPI Kota Sukabumi yang sudah diterima oleh Kejaksaan Tinggi .

” Itu sedang dalam Proses”, pungkas dr.Asep sebagai penutup.

( Hendra Sofyan )

Tewasnya Guru SDN di Toba karena pelaku kepergok merampok di dalam rumah korban

 

etabloidfbi.com Toba.–

Pihak kepolisian dari Tim Gabungan Polda Sumut dan Polres Toba yang telah berhasil mengungkap tiga orang tersangka pelaku pembunuhan Guru SDN di Toba Lisbeth M Butar-Butar, dan dua orang telah berhasil di tangkap di rumah kos-kosan di Medan pada hari Rabu (26/05/2021) yang lalu dan satu orang sedang buron.

Setelah Polisi berhasil menangkap kedua pelaku Yosep Rikki Tambunan (24) dan Nick Davidson Napitupulu (16), terungkap tewasnya korban karena tersangka kepergok korban di dalam rumahnya, demikian di sampaikan Kapolres Toba AKBP Akala Fikta Jaya S.Ik melalui Press release, Jumat (28/05/2021).

Kapolres menyampaikan, saat kedua pelaku di interogasi, ternyata ketiga tersangka sebelum melakukan aksinya, mereka telah merencanakan pencurian dan perampokan dari salah satu Warnet di Porsea dengan perencanaan matang, lalu malam itu mereka beraksi.

Disampaikan Sekitar pukul 01.00 wib hari senin (24/05/2021) dini hari, ketiga tersangka berangkat menuju Desa Lumban lobu, naik sepeda motor yang di pinjam dari teman mereka, lalu mereka membawa satu buah obeng dan kunci yang dikantongi oleh (JH) yang berstatus DPO

Akala melanjutkan, Setibanya pelaku di Desa Lumban lobu sekira pukul 01.30 Wib, mereka memarkirkan sepeda motor di jarak 500 meter dan dipastikan tidak terlihat oleh warga yang melintas, kemudian tersangka JH (DPO) memandu jalan menuju rumah korban melalui pematang sawah.

Tepat di belakang rumah korban, para tersangka mengatur posisi, dengan (NDN) berada di sudut belakang rumah memantau situasi antara belakang rumah korban dan samping kanan rumah korban, sedangkan tersangka (YPT) memantau disisi depan rumah korban, Dan (JH) merupakan eksekutor yang langsung menuju jendela.

Saat berhasil melihat satu jendela dibagian samping rumah yang bisa dibuka, saat itu (JH) langsung mengeluarkan satu bilah pisau dari pinggangnya yang dibalut dengan menggunakan kain putih.

Kemudian mencongkel jendela dan langsung masuk kedalam rumah yang posisi lampu kamar tempatnya masuk masih mati dan lampu ruang tamu juga mati saat itu, sebelum (JH) mencari benda apa yang dicuri, kemudian korban terbangun dan langsung menyalakan lampu ruang tamu dan berteriak maling saat melihat (JH).

JH kalap dan Pisau yang masih berada di tangannya dengan spontan langsung melakukan penusukan kepada korban karena teriakan korban, sehingga korban terjatuh dan bersimpuh darah, namun pada saat itu korban masih sempat melakukan perlawanan.

Tidak hanya itu JH memanggil YPT dan langsung masuk melalui jendela yang mereka buka, kemudian mendapati korban sudah bersimpuh darah dan melakukan perlawanan, akibat dan teriakan korban kemudian maka YPT langsung menutup paksa mulut korban dengan menggunakan kain putih, sembari menekan kuat leher korban, dan setelah itu JH kembali melakukan penusukan kepada korban, hingga korban benar benar tidak berdaya.

Setelah korban tidak berdaya, dan benar benar tidak ada pergerakan lagi, kemudian tersangka YPT membuka pintu rumah korban, dan ketiganya langsung melarikan diri, tanpa membawa benda yang mulanya mereka berniat melakukan pencurian. (Feri)

Sat Narkoba Polres Tebing Tinggi Tangkap 2 Pemain Sabu.

etabloidfbi.com Tebing Tinggi.–

Berbekal informasi dari masyarakat, kedua warga jalan Prof Dr Hamka Kota Tebing Tinggi yakni Z alias Budi (37) dan AAH (30) “diangkut” personil Sat Narkoba Sabtu (22/5/21) sekitar pukul 11.00 wib beserta barang bukti 7 bungkus plastik transparan berisi serbuk kristal diduga narkotika jenis sabu seberat 1,76 gram (netto 0,98 gram) dari jalan Prof Dr Hamka, sebut Kasubag Humas Polres Tebing Tinggi AKP Josua Nainggolan.

Nainggolan menuturkan, dengan gerak cepat personil melakukan penyelidikan dan sesuai dengan ciri ciri yang dusebutkan, personil melihat AAH lalu menangkapnya.

Saat dilakukan interogasi singkat dan penggeledahan ditemukan 1 unit HP merek Samsung dan 1 bungkus kotak rokok merek Evo warna biru yang berisikan 1 bungkus plastik klip transparan yang didalamnya berisi 6 bungkus plastik transparan kecil berisi serbuk krisgal diduga narkotika jenis sabu dari tempat sampah yang tak jauh dari dirinya, ujar Nainggolan.

Saat personil hendak mengamankan AAH , terlihat sesorang berlari menuju sebuah rumah disekitar lokasi, lanjut Nainggolan, merasa curiga personil lalu mengejar dan berhasil menangkap Z alias Budi.

Dari saku celananya ditemukan 1 bungkus plastik transparan berisi serbuk kristal diduga narkotika jenis sabu dan 1 unit HP merek Samsung, ungkap Nainggolan.

Saat ini kedua pemain sabu dan barang bukti diamanakan dan dijerat dengan pasal 114 ayat (1) subs pasal 112 ayat (1) dari UU No.35 Tahun 2009 ancaman hukuman diatas 5 tahun, tutup Humas Polres Tebing Tinggi.

(KHW)

ANGGOTA KODIM 0422/LAMPUNG BARAT MELAKSANAKAN GARJAS PERIODIK I T.A 2021 DAN UKP 1.10.

etabloidfbi.com Lampung Barat.–

 

Dalam rangka menjaga dan meningkatkan serta mengukur kemampuan Fisik Prajurit, Kodim 0422/Lampung Barat melaksanakan Tes Kesegaran Jasmani (Garjas) Periodik I Tahun 2021 dan UKP 1.10 Tahun 2021 yang dilaksanakan di Lapangan Kodim 0422/Lampung Barat. Jum’at (28/05)

Pelaksanaan Tes Garjas Periodik I TA 2021 ini meliputi Tes Kesegaran “A” yaitu melaksanakan Lari Dengan Waktu 12 Menit dan Tes Kesegaran “B” termasuk gerakan Pull Up, Sit Up, Push Up dan Lunges durasi waktu 1 menit serta Shuttle Run.

Sebelum melaksanakan Tes Garjas, seluruh peserta melaksanakan Tensi dan denyut nadi oleh tim kesehatan guna untuk memastikan bahwa keadaan seorang prajurit dalam keadaan sehat , selain itu Tim Kesehatan juga mendukung kendaraan ambulans untuk antisipasi dan evakuasi bila terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, memberikan pertolongan pertama untuk mempermudah jalannya evakuasi bila sewaktu-waktu diperlukan

Untuk peserta Garjas harus mentaati aturan dan ketentuan yang disampaikan oleh pimpinan atas Kajasrem serta Kasi Pers Korem tentang aturan bahwa yang termasuk di LA, LLA, tensi tinggi dan kurang sehat tidak boleh mengikuti kegiatan Garjas

Dalam kegiatan diharap kita semua dapat mengukur kemampuan kita dan tidak usah dipaksa sehingga tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan oleh pimpinan atas.

Asep Zakaria

Munas Kadin Dipindah dari Bali ke Kendari, Adik Dwi Putranto: Ini Pukulan Berat bagi UMKM dan Pelaku Wisata

 

Perpindahan Munas Kadin Tak Sejalan dengan Agenda Pemulihan Ekonomi Nasional

etabloidfbi.com Jakarta

 

Bagai petir di siang bolong, tiba-tiba Munas Kadin yang direncanakan digelar di Bali pada 2-4 Juni 2021 dipindahkan ke Kendari, Sulawesi Tenggara. Bukan hanya lokasinya yang dipindah. Waktunya juga dimundurkan menjadi 25-30 Juni.

Ketua Umum Kadin Rosan Roeslani menyebut pemindahan karena Covid-19. ”Iya betul (pertimbangannya karena Covid-19),” ujar Rosan seperti dikutip dari Tempo, Jumat (28/5/2021).

Wakil Ketua Umum Bidang Perdagangan Kadin, Benny Soetrisno, sekaligus Panitia Munas mengatakan pembatalan merupakan arahan langsung dari Presiden Joko Widodo. Pemindahan, lanjutnya, juga merupakan arahan Presiden. Benny mengaku tak tahu terkait alasan di balik pemindahan itu.

“Presiden minta dipindah ke Kendari. (Alasannya) engga tau tuh, mundur lagi akhir Juni,” bebernya seperti dikutip dari CNNIndonesia, Kamis (27/5/2021).

Sontak saja pembatalan mendadak yang masih dipenuhi pertanyaan ini pun membuat sedih para pelaku usaha di Bali. Padahal, Munas Kadin digadang-gadang sebagai momentum pemulihan ekonomi di Pulau Dewata. Selama pandemi, ekonomi Bali memang ambruk. Nyaris lumpuh total. Sebagai daerah yang 90 persen ekonominya bergantung wisata, ekonomi Bali seolah langsung berhenti seketika.

Ketua Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) Bali, Ida Bagus Agung Partha Adnyana, langsung lesu mendengar kabar pemindahan Munas Kadin di Bali. Mendamba pemulihan ekonomi melalui dorongan Munas Kadin, pelaku usaha di Bali harus gigit jari.

“Total (kerugian) kurang-lebih Rp 35 miliar,” ujar Ida Bagus Agung seperti dikutip dari tempo.co.

Suara protes terus datang dari Kadin berbagai daerah. Ketua Kadin Jawa Timur, Adik Dwi Putranto, mempertanyakan isu pemindahan lokasi dan pemunduran jadwal Munas. ”Seluruh panitia dan pengurus Kadin Provinsi telah mempersiapkan gelaran tersebut, mulai dari booking tiket pesawat hingga hotel. Saya tidak paham pertimbangannya apa (Munas dipindah dan diundur). Kadin Jatim merasa keberatan atas rencana itu karena memang dari awal yang sudah disiapkan di Bali. Dan keputusan pelaksanaan di Bali itu untuk mendongkrak perekonomian Bali yang menjadi sentra pariwisata Indonesia. Kalau pariwisata Bali bergerak, saya yakin semua akan bergerak,” tegas Adik.

Dia menjelaskan, sebelumnya, ada tiga Kadin Provinsi yang mengajukan untuk menjadi tuan rumah Munas ke-VIII Kadin, yaitu Kadin Jatim, Kadin Bali dan Kadin Kepulauan Riau. Namun setelah melalui berbagai pertimbangan, akhirnya diputuskan Munas ke VIII bakal di gelar di Bali.

“Kadin Jatim menerima dan setuju karena untuk dongkrak sektor pariwisata nasional. Kadin Jatim sangat memahami karena itu sangat dibutuhkan Bali. Dalam perjalanannya, teman-teman di Bali dan OC sudah persiapkan penyelenggaraannya,” ujarnya.

Untuk itu, Kadin Jatim akan berkirim surat ke Kadin Indonesia agar rencana pemindahan lokasi Munas ke VIII tidak diteruskan dan pelaksanaannya tetap di Bali, sesuai keputusan awal. Menurut Adik, yang tidak setuju pemindahan Munas ke-VIII ke Kendari tidak hanya Kadin Jatim, tetapi ada sekitar 21 Kadin Provinsi yang juga menyatakan ketidaksetujuan mereka atas rencana tersebut.

Pengurus Kadin, Kamrussamad, juga menyesalkan pembatalan musyawarah nasional (munas) di Bali pada 2-4 Juni 2021. Menurut dia dibatalkannya Munas Kadin di Bali mencederai semangat pemulihan ekonomi nasional (PEN), khususnya di sektor pariwisata.

Dia menyebut pembatalan Kadin di Bali tanpa alasan yang jelas. Padahal sebelumnya ditunjuknya Bali sebagai lokasi Munas juga berdasar petunjuk Presiden Jokowi. “Perlu penjelasan, karena penentuan Bali dan tanggal 2-4 Juni itu adalah petunjuk Presiden sesuai paparan Rosan (Ketua Kadin) pada rapat Dewan Pengurus Lengkap (DPL) pada April 2021 lalu. Kenapa dunia usaha dipermainkan di saat ekonomi masih sulit ini,” ujar kata Kamrussamad dalam keterangannya, Kamis (27/5/2021).

Sebelum adanya kabar pembatalan Munas Kadin di Bali, Kamrussamad menyebut, UMKM, dunia usaha yang terlibat dalam event tersebut sudah bersiap. Mereka di antaranya pelaku usaha perhotelan, industri, transportasi, dan kuliner.

Pelaku usaha itu tentu sudah menyiapkan material untuk menyambut gelaran Munas Kadin. “Dengan kenyataan seperti ini pastilah mereka kecewa,” tandas Kamrussamad.

Menurut dia, sejatinya Kadin tidak perlu membatalkan Munas di Bali. Sebab Provinsi Bali, khususnya Nusa Dua adalah kawasan zona hijau untuk covid-19. Dari segi ekonomi, Bali dan Nusa Tenggara (Nusra) pada Q1/2020 berada pada garis minus 5,06 persen dan Q1/2021 minus 5,19 persen.

“Perlu keberpihakan pemerintahan dan dunia usaha lainnya untuk menyelamatkan Bali agar ekonominya bisa rebound.”

Perubahan rencana Munas Kadin sebelumnya tertuang dalam surat pemberitahuan yang dikeluarkan Dewan Pertimbangan Kadin Indonesia kepada ketua asosiasi dan anggota luar biasa bertanggal Kamis, 27 Mei 2021. Surat dengan nomor 405/DP5/V/2021 menyatakan Munas Kadin yang semula akan digelar 2-3 Juli di Nusa Dua, Bali, akan ditunda sampai 30 Juni 2021. [TIM]

Anggotanya Dianiaya Satpam SPBU, Ketum PPWI Desak Polisi Usut Tuntas

 

etabloidfbi.com Pringsewu

 

Anggota Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI) atas nama Aan Sugianto mengalami tindak kekerasan dan penganiayaan ketika sedang melakukan pengisian BBM di sebuah SPBU, Kamis, 27 Mei 2021. Kejadian naas yang menimpa Aan Sugianto berupa pemukulan dan hantaman di bagian kepala itu berlangsung tiba-tiba, pada saat korban masih berada di atas motornya, sedang mengantri untuk mengisi BBM.

Peristiwa yang menyebabkan mata sebelah kanan korban memar dan bengkak itu terjadi di SPBU 23.353.18 yang berlokasi di Jalan Ganjaran 2 Pagelaran, Kabupaten Pringsewu, Provinsi Lampung, sekitar pukul 20.00 WIB. Pelaku tindak pidana kekerasan dan penganiayaan tersebut tidak lain adalah seorang petugas security atau satpam SPBU bernama Hendri Wiliansa.

Kasus ini sudah dilaporkan ke Polres Polres Pringsewu dengan Nomor laporan: LP/B-317/V/2021/POLDA LPG/RES Pringsewu, tidak lama setelah kejadian. “Korban penganiayaan jurnalis PPWI Provinsi Lampung atas nama Aan Sugiarto, didampingi Ketua LSM Topan RI Pringsewu, Asep Sudrajat, telah melapor ke Polres Pringsewu, tidak lama setelah kejadian tersebut, Kamis, 27 Mei 2021 malam,” tulis Ketua LSM Topan RI Pringsewu, Asep Sudrajat, dalam laporannya ke Ketua Umum PPWI di Jakarta melalui jaringan WhatsApp-nya.

Menanggapi laporan penganiayaan terhadap anggota PPWI tersebut, Ketum PPWI Wilson Lalengke bereaksi keras, meminta jajaran Polres Pringsewu segera memproses kasus tersebut. “Atas nama organisasi PPWI, saya mengecam keras tindakan main hakim sendiri yang dilakukan oleh begundal Hendri Wiliansa terhadap warga PPWI atas nama Aan Sugiarto di Pringsewu Kamis malam tadi. Untuk itu, saya mendesak agar jajaran Kepolisian Resort Pringsewu segera bergerak mengusut dan memproses si pelaku penganiayaan. Lebih cepat lebih baik,” tegas alumni PPRA-48 Lemhannas RI tahun 2012 itu dalam releasenya, Jumat, 28 Mei 2021.

Jika ada persoalan antara oknum satpam Hendri Wiliansa dengan Aan Sugianto atau siapapun, lanjut Lalengke, Hendri tidak semestinya menggunakan cara kekerasan dengan menganiaya orang lain. “Ada mekanisme hukum yang bisa dia tempuh jika ada persoalan yang menimbulkan konflik antar pribadi terjadi di antara mereka. Jangan main pukul saja, itu cara barbar yang harus diusut tuntas oleh aparat hukum,” ujar tokoh pers nasional yang anti kekerasan ini.

Tindak kekerasan dan penganiayaan terhadap anggota PPWI Lampung, Aan Sugiarto, tersebut bermula saat yang bersangkutan hendak mengisi BBM motornya di SPBU 23.353.18 Ganjaran 2 Pagelaran Pringsewu. Di saat antrian pengisian BBM, menurut saksi mata, oknum satpam Hendri Wiliansa memanggil korban disertai lambaian tangan. Namun, karena masih menunggu mengisi BBM, korban tidak menghiraukan panggilan oknum bermental begundal Hendri Wiliansa itu.

Merasa panggilannya diabaikan, oknum security Hendri Wiliansa atau biasa disapa Heen tersebut menghampiri Aan Sugianto yang masih duduk di atas motor dan dalam antrian mengisi BBM motornya. Secara tiba-tiba, setelah dekat dengan korban, dari arah samping Hendri Wiliansa langsung menonjok mata Aan Sugianto secara bertubi-tubi dan memababi-buta. Tidak kurang dari 3 kali pukulan sekaligus tanpa memberi kesempatan kepada korban untuk melakukan pembelaan diri. Kurang puas dengan serangan bertubi pertama, dan terlihat sasaran pukulan masih sehat wal afiat, oknum Hendri Wiliansa menyerang lagi sambil memukul menggunakan helm korban yang tergantung di motor milik anggota PPWI Lampung tersebut.

Sementara itu, ketika dikonfirmasi oleh Ketua DPD PPWI Lampung, Edi Suryadi, SE, atas kejadian tersebut melalui telpon genggamnya, Hendri Wiliansa mengaku bahwa dirinya tidak melakukan penganiayaan. Oknum predator psikopat Hendri Wiliansa itu berdalih bahwa miereka berkelahi. Namun kemudian dia menjelaskan aksi penganiayaan yang dilakukannya itu terjadi dalam keadaan dia tidak sadarkan diri (mungkin maksudnya khilaf – red).

Dari pengumpulan informasi sementara, kasus penganiayaan ini terjadi dipicu oleh persoalan ganti rugi tanah korban yang dijadikan fasilitas umum (jalan nasional – red) yang diduga sebagian besarnya ditilep oleh paman Hendri Wiliansa, Sdr. Waseh. (APL/Red)

Adanya Dugaan Mafia Tanah Disebalik Pemilihan RT dan RW, Diduga Camat Terbitkan SKGR Ilegal

etabloidfbi.com PEKANBARU.–

 

Pemilihan RT 02 dan RW 07 dikawasan Kelurahan Sumahilang, Kecamatan Pekanbaru Provinsi Riau, diduga akan menimbulkan sedikit kekisruhan dan dugaan adanya intervensi dan interpensi serta kecurangan yang diduga dilakukan dan atau dari aparatur Kelurahan dan Kecamatan.

Hal tersebut diperoleh berdasarkan Informasi dari Narasumber yang dapat dipercaya, serta data yang diperoleh beberapa awak media baru-baru ini, dilapangan.

” Dalam pelaksanaan pemilihan RT 02 dan RW 07 Kelurahan Sumahilang yang saat ini sedang berjalan, Lurah Kelurahan Sumahilang dan Camat Kecamatan Pekanbaru kota diduga tunggangi Keputusan Lurah Sumahilang Nomor 05/Kota/SH/III/2021 tertanggal 23 Maret 2021 tentang Panitia Pemilihan Rukun Tetangga 002 dan Rukun Warga 007 Kelurahan Sumahilang Kecamatan Pekanbaru Kota.” ungkap Subiyanto selaku Ketua Panita

Kenapa saya katakan demikian?, tanya Subiyanto pada awak media.

Didalam Keputusan tersebut diatas jelas Kelurahan dan bahkan Kecamatan, sudah menyerahkan sistim pelaksanan pemilihan Rukun Tetangga dan Rukun Warga sebagaimana tersebut diatas kepada kita panitia yang sudah di SK-kan berjumlah 5 orang.

Namun ditengah proses pelaksanaan melalui Deswanti Ermi,SZ,S.Sos, diduga lakukan dugaan Interpensi serta Interpensi sistim pelaksanaan pemilihan yang sudah disusun dengan rapi, dengan melakukan desakan kepada Panitia agar pelaksanaan Pemilihan RT 002 dan Rukun Warga 007 di Percepat. Kami selaku Panitia sudah menyerahkan dan memberikan dokumen laporan akan kinerja Panitia yang sudah berjalan, namun karena adanya surat Mosi Tidak Percaya dari warga yang diduga disponsori oleh salah satu bakal calon Ketua RW,dan sudah saya jelaskan kepada lurah bahwa kami panitia baru melaksanakan penjaringan bakal calon belum ada penetapan calon Ketua RT dan RW namun alasan yang saya berikan seperti tidak diterima ,dan akhirnya berujungLurah Kelurahan Sumahilang membatalkan SK Panitia yang telah diterbitkannya tersebut diatas (SK Nomor : 05/Kpts/SH/III/2021 tambah Subiyanto Ketua Panitia.

Akan penarikan SK tersebut diatas,saya selaku Ketua Panitia mempertanyakan dasar utama dan atau alasan utama lurah kelurahan Sumahilang menarik SK denganenggantikan SK yang terbaru dengan Nomor :09/Kpts/SH/V/2021 ke Kelurahan Sumahilang.

Dari jawaban yang diperoleh dari pihak Kelurahan,bahwa Ketua Panitia melakukan beberapa pelanggaran yang tidak masuk akal sesuai dengan isi SK Nomor 09/Kpts/SH/V/2021 serta berdasarkan laporan mosi tidak percaya yang diduga direkayasa oleh salah seorang bakal calon RW 007 Kelurahan Sumahilang berinisial JE, dengan dugaan menyalah gunakan wewenang dan jabatan, serta paraf para warga yang diperoleh dirinya hal tersebut berdasarkan bukti pernyataan warga yang telah saya peroleh. Dimana warga yang memberikan tanda tangan dan atau paraf, tidak mengetahui untuk digunakan surat mosi tidak percaya yang melainkan hanya untuk dukungan pemilihan RW untuk dirinya (JE). terang dan tutup Subiyanto

Usut punya usut yang dilakukan awak media dilapangan akan hal tersebut diatas,adanya dugaan Interpensi,Intimidasi serta penyalahgunaan wewenang oleh Lurah melalui Sekretaris Kelurahan Suma Hilang serta Camat Kecamatan Pekanbaru, mendesak Panitia melaksanakan pemilihan cepat yang tidak dilakukan sehingga berujung SK Panitia sebelumnya bernomor :05/Kpts/SH/III/2021 dicabut, berdasarkan Informasi dan data yang dimiliki awak media dari Narasumber yang dapat dipercaya.

Adanya rasa kekhawatiran beberapa oknum Kelurahan,RT03 Kelurahan Sumahilang dan bahkan oknum Camat, akan dugaan penyalah gunaan wewenang akan terkuak dan atau terbongkarnya kasus dugaan rekayasa Penerbitan Surat Penguasaan Tanah dan SKGR yang berada di Jl Sudirman Gang Suhada RT 2/ RW 07 yang diduga cacat Administrasi dan atau diduga lakukan dugaan penipuan dan atau di Indikasi mengarah kepada Mafia Tanah, dengan dugaan menerbitkan SKGR Ilegal yang diduga diterbitkan Camat Pekanbaru kota sebagaimana data yang dimiliki awak media.

Terkait dugaan Surat Penguasaan Tanah dan SKGR diduga cacat Administrasi, dan atau di Indikasi mengarah kepada Mavia tanah, informasi yang diperoleh dari Narasumber, Mursyham Ramadhani,S.Stp selaku Lurah Suma Hilang yang dijumpai oleh awak media dan LSM pada Senin (17/05/2021) mengakui. ” Adanya keteledoran dalam pengetikan “, serta pemgakuan dari Staff Lurah Kelurahan Sumahilang membenarkan bahwa objek tanah terletak di RT 02/RW 07 bukan di RT03/RW 07 seperti kedua surat yang telah terbit tersebut diatas.

Hingga berita ini dipublikasikan, Nursyam Ramadhani,S.STp selaku Lurah, Deswanti Ermi,SZ,S.Sos selaku Sekretaris Lurah, serta Camat Kecamat Pekanbaru kota. Saat masing-masing di Konfirmasi via WhatsApp pribadinya masing-masing tidak memberikan jawaban, dan saat didatangi di kantor Kelurahan yang berlokasikan M. Dahlan Lurah dan Sekretaris Lurah tidak ditempat, begitu juga Camat yang berlokasikan Jl Tengku Umar juga tidak ada ditempat saat dijumpai beberapa awak media…….. Bersambung/To Be Continue (Ismail Sarlata/Team)

Kadinkes Banten Ikut Di Periksa, Di Duga Terlibat korupsi pengadaan Masker.

 

etabloidfbi.com Banten.–

 

Kepala dinas kesehatan Banten, Pramudji Astuti ikut serta diperiksa oleh Kejati Banten, terkait korupsi pengadaan masker senilai Rp 3,3 miliar dan merugikan keuangan negara mencapai Rp 1,6 miliar.

Ati diperiksa sekitar pukul 16.00 wib dan keluar sekitar pukul 19.00 wib seorang diri. Saat diminta keterangan oleh awak media, Ati nampak lesu. Kantung matanya terlihat jelas menghitam.

Dia berjalan lemas masuk ke dalam mobilnya. Tak ada sepatah katapun yang keluar dari mulut Kadinkes Banten itu.

Menurut Kepala Kejati Banten, Asep Nana Mulyana, Ati Pramudji ikut serta diminta keterangan dan di gali informasinya oleh penyidik.

“Kadinkes tadi juga dimintai keterangan, diperiksa oleh teman-teman penyidik, nanti mungkin akan kita simpulkan, kemudian akan kami dalami lagi untuk pendalaman sekaligus untuk melengkapi alat bukti, dalam rangka penuntutan perkara ini,” kata Asep, dikantornya, Kamis (27/05/2021).

Terhadap tiga tersangka lainnya, AS dan WF, dari PT RAM. Kemudian LS, berstatus sebagai Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) pada Dinkes Banten, disangkakan pasal korupsi.

Asep masih enggan mengungkapkan potensi bertambahnya tersangka lain, atas korupsi pengadaan masker di Dinkes Banten. Pihaknya menunggu perkembangan pemeriksaan dan penyidikan atas kasus tersebut.

Termasuk penambahan pasal lainnya, karena melakukan Korupsi ditengah Pandemi Covid-19. Ketua Kejati Banten menunggu perkembangan dari para penyidiknya.

Di tambahkan oleh Kajati,” Pasal yg dikenakan oleh penyidik Pasal 2, dan Pasal 3, Undang-Undang No. 31 Tahun 1999, tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. (tambahan Pasal) nanti kita lihat pemberatan segala macam,” ujarnya.

(Team)

Jatanras Sat Reskrim Polres Sukabumi Kota Bekuk Penganiaya dan Pengeroyokan di Citamiang

 

etabloidfbi.com – Kota Sukabumi

Empat anggota geng motor yang sempat membuat teror warga Gedongpanjang dan aniaya warga Tipar Citamiang Sukabumi pada Rabu (26/05/2021) Dini hari ditangkap Polisi.

Penangkapan tersebut dilakukan tim Jatanras Sat Reskrim Polres Sukabumi Kota di wilayah Sagaranten Kabupaten Sukabumi, Jum’at (28/05/2021) dini hari.

“Hari ini kami Polres Sukabumi Kota telah berhasil menangkap para pelaku penganiayaan atau pengeroyokan yang terjadi di Citamiang tanggal 26 Mei kemarin. Pelakunya kami tangkap di daerah Sagaranten Kabupaten Sukabumi,” beber Kapolres Sukabumi Kota AKBP Sumarni saat jumpa pers di Mapolres Sukabumi Kota, Jum’at (28/05/2021) pagi.

Sumarni mengungkapkan bahwa selain menangkap para pelaku, Jajarannya juga berhasil mengamankan sejumlah barang bukti lainnya berupa 5 buah senjata tajam sejenis Corbek, gergaji dan Gir Modifikasi serta 2 unit sepeda motor.

“Yang berhasil kita tangkap baru 4 orang dan berhasil mengamankan beberapa barang bukti berupa sepeda motor Fino, kemudian Honda Beat, ada alat yang digunakan untuk kejahatan, senjata tajam sejenis Corbek kemudian gergaji,” ungkap Sumarni.

“Para pelaku yang berhasil kita tangkap berinisial SIP (16), MA (21), FR (19) dan DR (24), mereka berdomisili ada yang di Kecamatan Citamiang, ada yang di Cisaat dan ada yang di Cikole,” pungkasnya.

Dari keempat pelaku yang berhasil ditangkap, Dua diantaranya merupakan residivis dan terpaksa dilumpuhkan Polisi dengan timah panas karena melakukan perlawanan terhadap petugas, 1 orang lainnya berstatus pelajar.

Kini, para pelaku masih diamankan di Mapolres Sukabumi Kota untuk kepentingan proses penyidikan. Para pelaku terancam pasal berlapis dengan ancaman hukuman diatas 5 tahun penjara.

“Terhadap para pelaku yang kami tangkap berhasil kami lumpuhkan karena melakukan perlawanan terhadap petugas, 2 orang berhasil dilumpuhkan,” terang Sumarni.

“Pasal yang kami kenakan yaitu pasal 351 Jo pasal 170 KUHP dan Undang-undang Darurat nomor 12 tahun 1951. Ancaman hukumannya 5 tahun, 9 tahun dan 10 tahun,” tandasnya.

( Hendra Sofyan )

Tiga Tersangka Di Tetapkan Kejati, Terkait Pengadaan Masker Di Dinkes Provinsi Banten

 

etabloidfbi.com Banten. —

Dua orang pengusaha dan satu PNS, dijadikan tersangka oleh Kejati Banten dalam kasus korupsi pengadaan masker medis KN-95, bagi tenaga kesehatan (nakes). Dari total proyek Rp 3,3 miliar, nilai kerugiannya mencapai Rp 1,6 miliar.

Para pelaku berinisial AS dan WF, dari PT RAM. Kemudian LS, berstatus sebagai Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) pada Dinkes Banten. Semuanya kini di tahan di Rutan Pandeglang.

Penyidik melakukan upaya paksa, berupa penahanan terhadap tiga orang tersangka, masing-masing AS, WF, dan LS. Dari pihak swasta dan satu PPK dari Dinas Kesehatan Provinsi Banten, dalam pengadaan masker KN-95, kata Ketua Kejati Banten, Asep Nana Mulyana, dikantornya, Kamis (27/05/2021).

Masker yang diperuntukkan bagi tenaga kesehatan (nakes) itu berjumlah 14 ribu pics. Rencana Anggaran Belanja (RAB) masker di awal pandemi covid-19 tahun 2020 awalnya seharga Rp 70 ribu per pics. Kemudian berubah menjadi Rp 220 ribu per buahnya.
Akibat adanya perubahan harga lebih dari tiga kali lipat itu, menyebabkan negara rugi sekitar Rp 1,680 miliar.

Hasil temuan penyidik, setelah melakukan penyelidikkan mendalam, dan konprensif, dengan mendengar keterangan saksi-sakai dan alat bukti lain. Sehingga ada kemahalan harga yang menurut hemat sangat signifikan.

Sementara itu, dari keterangan Kejati Banten Asep Nana Mulyana, keterlibatan Kepala dinas kesehatan Banten, Pramuji Astuti, masih di perdalam. “Kadinkes masih dimintai keterangan, di periksa oleh penyidik, nanti mungkin akan kita simpulkan kemudian akan kami dalami lagi untuk pendalaman sekaligus untuk melengkapi alat bukti dalam rangka penuntutan perkara ini,” kata Asep di ruang kerjanya.

Terhadap tiga tersangka lainnya kata Kajati,” AS dan WF dari PT RAM, kemudian LS berstatus sebagai Pejabat pembuat komitmen (PPK di Dinkes Banten, di sangkakan pasal korupsi,” terang nya.

Kajati juga enggan mengungkapkan potensi bertambahnya tersangka lain atas korupsi pengadaan di Dinkes Banten. Pihak nya sedang berupaya mengembangkan pemeriksaan dan penyelidikan atas kasus tersebut.

Saat ini menurut keterangan Kajati,” pasal yang di kenakan oleh penyidik yaitu, pasal 2, dan pasal 3, Undang-Undang No.31 tahun 1999, tentang tindak pidana korupsi. “Untuk tambahan pasal nanti kita lihat pemberatan segala macam,” ujarnya.(S.Manahan.T/team)

Edarkan Sediaan Farmasi Tanpa Ijin, RMM Diamankan Petugas Satuan Reserse Narkoba Polres Sukabumi Kota

 

etabloidfbi.com – Kota Sukabumi

RMM (27), pemuda asal Cibeureum Sukabumi sekaligus anggota salah satu geng motor yang kerap membuat resah warga ditangkap Polisi di Jalan RA. Kosasih Subangjaya Cikole Kota Sukabumi, Rabu (26/05/2021) sore.

Dirinya ditangkap Satuan Reserse Narkoba Polres Sukabumi Kota karena diduga edarkan sediaan farmasi tanpa izin. Penangkapan terhadap terduga pelaku dibenarkan Kasat Narkoba Polres Sukabumi Kota AKP Ma’ruf saat dikonfirmasi awak media.

“Tepatnya hari Rabu kemarin tanggal (26/05/2021) sekitar jam 16.30 WIB, kami Jajaran Sat Narkoba berhasil mengamankan RMM yang kami duga kerap mengedarkan sediaan Farmasi tanpa izin. Terduga pelaku kita amankan di pinggir jalan di Jalan RA. Kosasih Subangjaya Cikole,” ujar Ma’ruf kepada awak media, Kamis (27/05/2021) malam.

Ma’ruf juga membeberkan bahwa penangkapan terhadap terduga pelaku bermula saat petugas Sat Narkoba lakukan pemeriksaan terhadap pelaku di pinggir jalan RA. Kosasih Cikole Kota Sukabumi.

Karena tidak membuahkan hasil, Polisi pun akhirnya lakukan pemeriksaan dan penggeledahan di salah satu rumah yang kerap dihuni oleh terduga pelaku di perum Qiana Residence Blok E No. 12 Kelurahan Cibeureumhilir Kecamatan Cibeureum Kota Sukabumi.

Kecurigaan Polisi pun terbukti usai menemukan sejumlah sediaan farmasi tanpa izin edar sejenis Tramadol, Hexymer dan Riklona yang disimpan pelaku di dalam lemari baju.

“Saat kami lakukan penggeledahan badan, kami tidak menemukan sediaan farmasi tersebut, akan tetapi setelah kami lakukan pemeriksaan terhadap terduga pelaku, akhirnya kami lakukan penggeledahan di rumah yang selama ini dihuni pelaku hingga berhasil mengamankan ratusan butir sediaan Farmasi tanpa izin edar jenis Tramadol, Hexymer dan Riklona di dalam lemari baju milik terduga pelaku,” beber Ma’ruf.

Selain mengamankan sediaan Farmasi tanpa izin edar, Polisi juga mengamankan barang bukti lainnya berupa 1 unit telepon genggam, sebuah kotak hitam, dompet dan uang tunai hasil penjualan sebesar 100 ribu.

Hingga saat ini, RMM beserta barang bukti masih diamankan di Mapolres Sukabumi Kota.

Terduga pelaku terancam Pasal 197 jo Pasal 106 ayat (1) atau Pasal 196 Jo Pasal 98 ayat (2) Undang – Undang Republik Indonesia Nomor 36 Tahun 2009, tentang Kesehatan dan atau Pasal 60 ayat (1) huruf a,b,c atau pasal 62 Undang – Undang Republik Indonesia Nomor 5 tahun 1997 tentang Psikotropika dengan ancaman diatas 15 tahun penjara.

( Hendra Sofyan )

Wakil bupati tulang bawang barat menghadiri penandatanganan dan deklarasi komitmen kepala daerah se-provinsi lampung

Tulang Bawang Barat
Fauzi Hasan wakil bupati tulang bawang barat (TBB). menghadiri acara Penandatanganan dan Deklarasi Komitmen Kepala Daerah dalam Penyelenggaraan Pelayanan Publik Pemerintah Daerah se-Provinsi Lampung Tahun 2021 yang diselenggarakan oleh Ombudsman RI Perwakilan Provinsi Lampung, di Swiss-Bell Hotel, Kamis (27/05).

Turut hadir dalam kegiatan ini Plt Direktur Gratifikasi dan Pelayanan Publik KPK Syarief Hidayat, Kepala Ombudsman RI Perwakilan Lampung Nur Rakhman Yusuf, Gubernur Lampung dan Bupati/Walikota se-Provinsi Lampung.

Kegiatan ini diselenggarakan berangkat dari adanya program Penilaian Kepatuhan Standar Pelayanan Publik sesuai dengan UU No. 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik. Program penilaian ini telah diselenggarakan oleh Ombudsman sejak tahun 2013 Di tahun ini.

Ombudsman RI Perwakilan Provinsi Lampung akan menyelenggarakan penilaian tersebut di 16 Pemerintah Daerah di Provinsi Lampung. Selain itu juga akan dilaksanakan Workshop dan Pendampingan Penilaian Kepatuhan Standar Pelayanan Publik.

Plt Direktur Gratifikasi dan Pelayanan Publik KPK, Syarief Hidayat, menyampaikan bahwa KPK melalui Direktorat Gratifikasi dan Pelayanan Publik, Ombudsman, dan Kedeputian Pelayanan Publik Kemenpan RB akan melaksanakan kerjasama dan bersinergi khususnya dalam bidang pelayanan publik. Di tahun 2021, KPK akan berfokus pada pelayanan publik yang dilaksanakan oleh BPN dan Kemendikbud serta Kemenag terkait Program Indonesia Pintar. “Semoga kehadiran kita semua disini benar-benar ikhlas dan niat untuk memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat,” ujar Syarief Hidayat.

Gubernur Arinal dalam sambutannya mengingatkan kepada seluruh Kepala Daerah yang hadir untuk mengingat janji-janji yang didengungkan ketika kampanye, khususnya yang berkaitan dengan pelayanan publik. “Saya akan mengajak para Bupati/Walikota karena pelayanan publik merupakan langkah utama menuju sukses. Bagaimana rakyat itu membutuhkan pertolongan, dan menunjukkan Negara hadir di tengah-tengah rakyatnya,” ungkap Gubernur Arinal.

Merujuk UU No. 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik, Gubernur Arinal menyampaikan bahwa keberadaan pemimpin pada pemerintah daerah masing-masing menjadi harapan utama bagi masyarakat dalam pemenuhan kebutuhan barang publik, jasa publik maupun administrasi publik. Dalam mewujudkan pelayanan publik yang berkualitas, menurut Gubernur dibutuhkan teamwork yang mampu bekerja efektif dan solutif menciptakan terobosan-terobosan baru dan menghasilkan program-program cerdas pada peningkatan kesejahteraan masyarakat. Gubernur berharap dengan berkumpulnya seluruh Kepala Daerah di Provinsi Lampung pada kegiatan ini tidak hanya dikarenakan adanya Program Penilaian Kepatuhan Pemerintah Daerah terhadap Pemenuhan Standar Pelayanan Publik tetapi juga menyadari bahwa pelayanan publik yang berkualitas dan pelaksanaannya merupakan kewajiban seluruh Kepala Daerah selaku penyelenggara negara.

Kepala Ombudsman RI Perwakilan Provinsi Lampung, Nur Rakhman Yusuf, dalam kesempatannya mengapresiasi para Kepala Daerah yang hadir dalam kegiatan ini karena merupakan wujud komitmen ingin melakukan perbaikan pelayanan publik di Provinsi Lampung.
Nur Rakhman Yusuf juga berterimakasih kepada Gubernur Lampung yang terus berpartisipasi aktif dalam setiap kegiatan pelayanan publik. Di sela acara dilakukan Penandatanganan dan Deklarasi Komitmen dalam Penyelenggaraan Pelayanan Publik oleh seluruh Kepala Daerah di Provinsi Lampung, disaksikan oleh Plt Direktur Gratifikasi & Pelayanan Publik KPK dan Kepala Ombudsman RI Perwakilan Provinsi Lampung.

(iwan setiawan)

4 Kelompok Motor Serahkan Atribut dan Ikrarkan 5 Penyataan Sikapnya Disaksikan Langsung Kapolres Sukabumi Kota

 

etabloidfbi.com – Kota Sukabumi

Pernyataan Sikap dan Penyerahan Atribut Kelompok Motor Brigez, XTC, GBR, Moonraker di Wilayah Hukum Polres Sukabumi Kota, Kamis, 27/05/2021 yang dilaksanakan di Gedung Rekonfu , Kapolres Sukabumi Kota, AKBP Sumarni berikan apresiasi kepada 4 Kelompok Motor yang menghadiri acara ini.

4 Kelompok Motor ini memberikan Atributnya kepada Polres Sukabumi Kota secara sukarela setelah Pasca Deklarasi Pembubaran dan Dilarangnya Kelompok Motor di wilayah Hukum Polres Sukabumi Kota dari berbagai kegiatannya yang sudah membuat keresahan di lingkungan warga masyarakat .

Kapolres Sukabumi Kota, AKBP Sumarni dihadapan Anggota Kelompok Motor yang hadir diantaranya , Moonraker, Brigez, XTC dan GBR menyampaikan Apresiasinya dengan apa yang sudah dilakukan oleh Kelompok Motor ini untuk menyerahkan secara sukarela seluruh Atribut yang dipakainya dan sekaligus mendeklarasikan untuk tidak lagi melakukan aktifitasnya di wilayah hukum Polres Sukabumi Kota.

” Saya Apresiasi setinggi-tingginya atas apa yang dilakukan dan mempunyai hati nurani untuk kembali ke jalan yang benar. Semoga Istiqomah dan kita selalu diberikan hidayah untuk dijadikan Manusia-manusia yang dapat memberikan kebaikan untuk diri kita sendiri dan memberikan manfaat untuk Masyarakat ke arah yang lebih baik”, ujar Sumarni .

Sumarnipun mengharapkan para Kelompok Motor ini bisa mencari hal yang lebih baik ,lebih kepada kegiatan amal yang sebanyak-banyaknya dan mengajak mereka untuk menjaga Kota Sukabumi ini tetap aman dan Kondusif.

” Saya mohon jaga Sukabumi kita, cari Kehidupan disini dan beramal eebanyak-banyak untuk bekal kita di kehidupan akhir “, jelas Sumarni.

Sumarnipun mengingatkan kepada Kelompok Motor ini untuk tidak lagi menggunakan Atribut nya dan segera hijrah ke arah kebaikan.

” Kita mengundang dan mengajak mereka untuk hijrah kembali ke arah yang lebih baik dan alhamdullillah, merekapun menyadari dengan apa yang sudah mereka lakukan itu keliru dan mereka sudah mendeklarasikan dan tidak lagi menggunakan Atribut-atribut yang kemarin mereka gunakan di kelompoknya masing-masing serta akan menjadi manusia yang lebih baik ,tidak lagi melakukan tindakan-tindakan melanggar hukum yaitu tindakan yang meresahkan masyarakat “, imbuhnya.

Apa sudah di Deklarasikan oleh Kelompok Motor ini Sumarnipun menegaskan akan terus memantau dan melihat seberapa jauh komitmen dari yang sudah di Deklarasikan.

” Kita nantikan janji mereka , apakah benar-benar Istiqomah, atau tulus ikhlas dengan apa yang ada didalam Deklarasi tersebut “, pungkasnya

Menyadari kegiatan yang dilakukan oleh grup motor ini sangat merugikan

1.Menyerahkan Bendera dan Atribut, Kemeja, Kaos dan Kartu Tanda Anggota kepada Polres Sukabumi Kota secara Sukarela dan tanpa ada paksaan dari siapapun

2.Menolak segala bentuk berandal bermotor melakukan tindakan kriminal dan yang menjurus kepada Sikap ugal-ugalan dijalan sehingga dapat mengganggu kemanan , ketertiban di lingkungan masyarakat .

  1. Mendukung dan Mendorong Aparat Penegak Hukum dan Instansi Pemerintah dalam menindak dan menanggulangi segala bentuk Kelompok Motor yang dapat menimbulkan keresahan di Masyarakat sesuai dengan ketentuan Hukum yang berlaku.

  2. Apabila dikemudian hari kami ditemukan terlibat dalam berandal bermotor dan melakukan tindakan kriminal atau dalam bentuk kriminal lainnya sehingga dapat mengganggu ketertiban, keamanan dan kenyamanan di Masyarakat maka Kami siap diproses secara hukum sesuai dengan Perundang-undangan yang berlaku di Negara Kesatuan Republik Indonesia.

  3. Kami selalu Pengurus bersedia mensosialisasikan Pernyataan Sikap ini kepada semua anggota Kelompok Motor, Brigez, XTC , GBR dan Moonraker kemudian menginstruksikan untuk tidak lagi menggunakan Atribut-atribut Kelompok Kami dan Kegiatan apapun dan dimanapun.

Sebelum mengakhiri arahannya Sumarnim mengingatkan lagi kepada Pengurus Kelompok Motor yang hadir agar dapat melaksanakan dan menginstruksikan kepada Anggota Kelompok Motor ini apa yang sudah di Deklarasikan.

” Laksanakan apa yang tadi disampaikan dalam Deklarasi tersebut dan Instruksikan kepada seluruh Jajaran untuk tidak lagi melakukan Kegiatan yang meresahkan Warga Masyarakat dan mengganggu Ketertiban Umum”, pungkas Sumarni saat memberikan arahannnya dihadapan para Jajaran Pengurus dan Anggota Kelompok Motor ini.

(Hendra Sofyan )

SMP NEGERI 1 SELAGAI LINGGA PERLU PERHATIAN DARI PEMERINTAH SETEMPAT.

etabloidfbi. com.Lampung Tengah

SMP Negeri 1 Selagai Lingga perlu perhatian dari Dinas terkaiat pasal nya Sekolah Menengah Pertama (SMP) ini adalah harapan bagi masyarakat selagai lingga untuk mendidik anak -anak yang ada di seputaran kecamatan selagai lingga agar menjadi Siswa-siswi yang pintar dan berpotensi.

Murniyati SE,selaku kepala sekolah (Kepsek) SMP negeri 1 Kecamatan Selagai Lingga,kabupaten Lampung Tengah,Provinsi Lampung menyampikan ke awak media Tabloid Forum Bhayangkara Indonesia (TFBI) ,bahwa diri nya sudah menjabat selama lebih kurang lima tahun di SMP ini dan saya sangat perihatin atas bangunan yang ada di SMP kami yang mana sampai sekarang belum mempunyai Ruang Kepsek dan Mushola,tutur nya kamis (27/05/2021).

Kepala Sekolah ini juga menambahkan bahwa kami sampai saat ini belum mempunyai tempat untuk beribadah mushola sedang kan kami sudah beberapa kali membuat proposal dan pengajuan,namun sampai saat ini belum juga terialisasi dari dinas terkait,ujar nya.

Harapan kami semua selaku dewan guru agar pemerintah bisa mempasilitasi segala kekurangan yang ada di Sekolah kami,demi tercipta nya kenyamanan dalam memberikan pelajaran terhadap Anak-anak didik kami, ungkap nya.

Di tempat yang sama Ali Udin Umar.SH,selaku Dewan Komite di Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 1 tersebut menambah kan bahwa di sekolah kami ini sangat minim Anak didik nya,hal tersebut di sampaikan kepada awak media.

Joni Saputra.Spd,membenarkan bila sekolah kami ini sangat membutuhkan Ruang kantor Kepsek dan Musola tempat beribadah,karena Rata-rata kami semua beragama islam,tutup nya.

(Jaini/Rahmad ).

Dua dari tiga orang pelaku pembunuhan Guru SDN di Toba berhasil ditangkap Polisi

etabloidfbi.com Toba.

Pihak Kepolisian dari Tim gabungan Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Toba dan Polda Sumut berhasil menangkap dua dari tiga orang tersangka pelaku pembunuhan terhadap L.M Butar Butar seorang Guru SDN di Desa Lumban Lobu, Kab. Toba, Senin (24/05/21) lalu.

Kedua orang tersangka itu berinisial R.T (23) dan D.N (16) berhasil di tangkap Polisi di salah satu rumah kos di Medan pada hari Rabu (26/05/2021), dan keduanya merupakan penjahat kambuhan, Demikian di jelaskan Kasat Reskrim Polres Toba melalui Kasubbag Humas, B. Samosir kepada awak Media.

“Benar, dari Medan Tim gabungan telah berhasil menangkap dua orang penjahat yang melakukan pembunuhan terhadap guru SD Marta Lena Butabutar,” Ujar B.Samosir.

Berdasarkan catatan kepolisian bahwa kedua pelaku pernah dijebloskan ke penjara.

“Keduanya ini pernah masuk penjara. Mereka itu adalah residivis, dan Satu orang lagi tersangka yang masih belum tertangkap,” ujar Kasubbag Humas.

Pihak Polres Toba mengatakan, pihaknya segera menjelaskan secara rinci motif dari pelaku terkait kasus tersebut setelah satu orang tersangka yang masih berkeliaran telah ditangkap.

“Kami dari Polres Toba mengharapkan kerja sama dan bantuan dari seluruh masyarakat untuk membantu pengungkapan satu tersangka lagi.” harapnya.

Saat ini kedua tersangka sudah diamankan di Polres Toba untuk dilakukan pemeriksaan dan pengembangan kasus lebih lanjut, dan sedang melakukan pengejaran terhadap satu orang yang masih belum tertangkap. (Feri)
.

DANLANTAMAL XII PONTIANAK MERESMIKAN PERUMAHAN TNI AL UNTUK PRAJURIT YONMARHANLAN XII DI KAB. MEMPAWAH

 

etabloidfbi.com Pontianak.-

Komandan Lantamal XII Pontianak Brigjen TNI (Mar) Andi Rukman, Kamis (27/05/21) tadi pagi meresmikan 20 unit Rumah Dinas (Rumdis) TNI AL untuk prajurit Marinir Yonmarhanlan XII di Mako Yonmarhanlan XII yang berada di Jl. A. Rani, Ds. Kuala Secapah RT 11, RW 06 Kec. Mempawah Hilir, Kab. Mempawah Kalimantan Barat.

Dengan diawali ucapan puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, dalam sambutannya, Komandan Lantamal XII menyampaikan bahwa pembangunan rumah dinas merupakan salah satu upaya TNI Angkatan Laut dalam rangka pemenuhan kebutuhan sarana dan prasarana khususnya kebutuhan panggon bagi prajurit, utamanya bagi yang sudah berkeluarga serta untuk membantu mewujudkan tugas dan fungsi Lantamal XII prajurit Yonmarhanlan XII.

Dengan dibangunnya rumah dinas untuk prajurit diharapkan akan dapat memberikan kontribusi yang positif serta dukungan baik moril maupun materiil bagi prajurit TNI Angkatan Laut umumnya dan khususnya prajurit di jajaran Lantamal XII yaitu Yonmarhanlan XII sehingga tugas dan fungsi Yonmarhanlan sebagai ujung tombak pertahanan dan keamanan di wilayah kabupaten mempawah Kalimantan Barat dan sekitarnya kedepan menjadi lebih baik.
Kepada seluruh prajurit yang menempati rumah dinas ini agar selalu dan terus merawat dengan sebaik-baiknya serta menjadikannya bersih, indah, dan nyaman sehingga dapat memberikan dampak yang positif baik kepada penghuninya serta lingkungan sekitarnya. “ harapan Beliau”

Ucapan apreasi juga di sampikan kepada pengembang dalam hal ini bapak Massudi sebagai direktur utama PT. AKA yang telah berupaya dan bekerja keras untuk membangun rumah dinas TNI AL mempawah dengan tepat waktu serta ucapan terima kasih kepada bupati dan pejabat Forkopinda kabupaten mempawah beserta jajarannya atas kerja sama dan silaturahmi yang sudah ada dapat telah terjalin dengan baik.

Menandai resemian dilaksanakan penekanan sirine kemudian penandatangan prasasti oleh Brigjen TNI (Mar) Andi Rukman dan pemotongan pita oleh Ny. Noni Andi Rukman, penyerahan kunci rumah kepada perwakilan prajurit Marinir dan peninjuan rumah oleh Komandan Lantamal XII yang diikuti tamu undangan dan pejabat Lantamal XII serta ibu ibu Jalasenastri Korcab XII DJA I.

Hadir dalam peresmian, Wadan Lantamal XII Kolonel Laut (P) Syamsul Rizal, S.H.,M.M. Para Asisten, Kadis, Kasatker, bupati mempawah di wakili oleh Wakil bupati bapak Muhamad Pagi, Dandim Mempawah di wakili Kapten Mino, Kapolres Mempawah diwakili oleh Wakapolres Kombes Bernawis, ibu ketua jalasenastri Korcab XII DJA I ibu Noni Andi Rukman beserta pengurus, ketua DPRD Kab. Mempawah, Kepala kejaksaan negeri Kab. Mempawah Bpk. Antoni dan bapak Massudi dari PT. AKA.

Selama kegiatan seluruh yang hadir melaksanakan protokol kesehatan secara ketat guna menghindari penyebaran Covid – 19(Sy Mohsin)

Simulasi Pencanangan Penanggulangan Siaga Bencana Tulang Bawang Barat

 

etabloidfbi.com Tulang Bawang Barat._

Pelaksanaan Kegiatan simulasi pencanangan penanggulangan kawasan siaga bencana.kegiatan itu dilaksanakan di las sengo Tiyuh Karta Kec.Tulang Bawang Udik (TBU)Kab. Tulang Bawang Barat pada hari kamis 27-05-2021.

Dalam acara tersebut dihadiri Oleh Muspida dan mereka yang hadir pada acara Tersebut antara lain :

1.Bupati Tulang Bawang Barat H.UMAR AHMAD, S.P
2.Kapolres Tulang Bawang Barat AKBP HADI SAEFUL RAHMAH, S.IK.
3.Ketua DPRD Kab.tulang bawang barat
PONCO NUGROHO, S.T
4.Kepala Dinas sosial Kab. Tuba Barat
SOMADI, S.P
5.kepala Sub Direktorat Kesiapsiagaan Mitigasi Kemensos
Dr. IYAN KUSMADIANA P. SSP.
6.Forkopinda tulang bawang Barat
7.Pejabat tingga pratama, administrator.

Sebagaimana diketahui bersama
Kabupaten Tulang Bawang Barat telah terpilih menjadi kawasan siaga bencana. Dengan total 120 peserta yang akan dikukuhkan menjadi taruna siaga bencana.
Penyerahan secara simbolis dalam bentuk uang senilai RP. 53.132.918 juga diberikan kepada Kecamatan tulang bawang tengah (TBT)dan Kecamatan tulang bawang udik (TBU), sebelum dilakukan pengukuhan kampung siaga oleh Bupati Tubaba H. Umar Ahmad, S.P
Kegiatan itu yang berlangsung aman dan kondusif .

(iwan setiawan)

Dukung BNSP Sertifikasi Wartawan, PPWI Buka Posko Pengaduan Korban UKW Dewan Pers

 

etabloidfbi.com Jakarta

 

Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI) sejak awal mendorong pelaksnaan uji sertifikasi jurnalis (wartawan) melalui lembaga resmi yang dibentuk Pemerintah Republik Indonesia yakni Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP), bukan oleh Dewan Pers (DP). Alasan utamanya adalah karena lembaga yang diberi kewenangan oleh negara melalui perundang-undangan adalah BNSP. Jadi, ketika DP melakukan program sertifikasi untuk wartawan, hal itu dinilai tidak memiliki dasar hukum yang jelas alias illegal.

Hal tersebut diungkapkan Ketua Umum PPWI, Wilson Lalengke, S.Pd, M.Sc, MA, kepada media ini menanggapi santernya pemberitaan bahwa BNSP melarang DP mengeluarkan sertifikasi wartawan [1]. “Program uji kompetensi wartawan yang diselenggarakan oleh Dewan Pers itu illegal, sertifikat yang dikeluarkan oleh lembaga tersebut juga illegal, sebab tidak punya dasar hukum yang jelas. Oleh karenanya, PPWI konsisten untuk menolak sertifikasi wartawan dilakukan oleh lembaga yang tidak berwenang seperti DP itu,” tegas alumni PPRA-48 Lemhannas RI tahun 2012 ini, Kamis, 27 Mei 2021.

Sebagaimana marak diberitakan dalam beberapa minggu terakhir ini bahwa BNSP melalui komisionernya secara tegas menyatakan bahwa Dewan Pers tidak boleh mengeluarkan sertifikasi kompetensi wartawan, menyusul Lembaga Sertifikasi Profesi Pers Indonesia dan Standar Kompetensi Kerja Khusus Wartawan sudah resmi hadir dalam sistem sertifikasi kompetensi nasional. “Dewan Pers boleh melaksanakan sertifikasi kompetensi, tapi harus lewat LSP yang berlisensi BNSP,” terang Komisioner BNSP, Henny S Widyaningsih, beberapa waktu lalu.

Ketum PPWI yang terkenal getol membela wartawan yang termaginalkan itu kemudian melanjutkan bahwa pihaknya sangat mendukung langkah dan pernyataan BNSP tersebut. PPWI juga akan terus mengawal dan mendorong para wartawan untuk mengikuti program sertifikasi kompetensi khusus wartawan yang akan diselenggarakan oleh BNSP melalui LSP Pers Indonesia.

“Program BNSP terkait sertifikasi wartawan dengan menggandeng LSP Pers Indonesia ini sudah sangat tepat dan benar sesuai peraturan perundangan. PPWI sangat mendukung dan akan mendorong setiap warga masyarakat yang ingin berkecimpung dalam dunia jurnalistik untuk mengikuti uji kompetensi khusus wartawan melalui BNSP,” beber Lalengke.

Bagaimana dengan UKW dan sertifikat yang sudah dimiliki oleh belasan ribu wartawan selama ini? Demikian tanya pewarta media ini.

Merespon pertanyaan itu, lulusan pasca sarjana bidang Global Ethics dan Birmingham University, Inggris, ini mengatakan bahwa para pemegang sertifikat kompetensi versi DP dapat mengembalikan sertifikatnya dan meminta kembali dana UKW yang pernah disetorkan ke lembaga penyelenggara UKW illegal tersebut. “Sebagaimana saya sebutkan berkali-kali bahwa sertifikatnya illegal karena dihasilkan melalui program illegal oleh lembaga yang tidak berwenang untuk itu [2], maka sebaiknya sertifikat itu dikembalikan kepada lembaga yang mengeluarkannya. Kembalikan sertifikatnya dan minta dikembalikan biaya yang pernah disetorkan untuk UKW illegal tersebut. Setelah itu, silahkan ikuti program sertifikasi resmi melalui BNSP,” ujar Lalengke.

Senada dengan Ketum PPWI, Sekretaris Jenderal PPWI, Fachrul Razi, MIP, menyatakan bahwa pihaknya mendukung penuh keputusan PPWI untuk memback-up BNSP dalam menjalankan tugas pokok dan fungsinya melakukan sertifikasi wartawan melalui LSP yang ditunjuk. “Kita dukung penuh. BNSP harus mengambil peran untuk menjalankan tugasnya yakni mensertifikasi setiap bidang profesi dan keahlian, termasuk profesi jurnalistik,” tegas Fachrul yang sehari-hari menjabat sebagai Ketua Komite I DPD RI.

Sementara terkait sertifikat UKW yang dinilai illegal, Senator DPD RI dari Aceh itu mengatakan PPWI bisa buka posko pengaduan bagi mereka yang merasa dirugikan karena dipaksa mengikuti UKW oleh lembaga yang tidak berwenang selama ini. “Sampaikan saja laporan ke Sekretariat Nasional PPWI, sertakan bukti sertifikatnya dan bukti pembayaran biaya UKW yang diminta lembaga saat mengikuti UKW itu. Nanti kita advokasi, menuntut lembaga yang telah merugikan masyarakat itu,” ujar lulusan program master bidang ilmu politik dari Fisipol Universitas Indonesia ini. (APL/Red)

Catatan:

[1] BNSP Larang Dewan Pers Keluarkan Sertifikasi Wartawan; https://www.wartaindustri.id/2021/05/bnsp-larang-dewan-pers-keluarkan.html

[2] Ambiguitas Sertifikasi Wartawan dan Verifikasi Media; https://pewarta-indonesia.com/2019/06/ambiguitas-sertifikasi-wartawan-dan-verifikasi-media/

79 PEGAWAI NEGERI SIPIL LAMPUNG UTARA DI LANTIK DAN DI AMBIL SUMPAH JABATAN NYA

 

etabloidfbi.com LAMPUNG UTARA.–

 

Bupati Lampung Utara Hi. Budi Utomo, S.E., M.M., diwakili Asisten III bidang Administrasi Umum Hi. Sofyan, S.P, M.M., melantik dan mengambil sumpah 79 Pegawai Negeri Sipil (PNS) Formasi Tahun 2018.

Rinciannya, 23 Tenaga Fungsional Guru, 49 Fungsional Kesehatan, dan 7 Tenaga Teknis. Penyerahan Surat Keputusan (SK) dan Pengambilan sumpah berlangsung di Ruang Tapis Setdakab Lampung Utara, Selasa (25/05).

Dalam sambutanya, Asisten III mengucapkan selamat karena selama melaksanakan tugas sebagai Calon Pegawai Negeri Sipil dinilai mampu dan layak untuk diangkat menjadi PNS 100 persen karena memenuhi ketentuan sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku.

“Dengan diserahkannya petikan SK PNS ini, saudara sekalian harus mampu melaksanakan tugas secara profesional, disiplin, dan bertanggung jawab, serta selalu memperhatikan dan menjaga martabat sebagai Aparatur Sipil Negara,” kata Asisten III mewakili Bupati.

Pada kesempatan itu, Asisten III juga mengingatkan kembali bahwa pengangkatan menjadi PNS ini disumpah dengan nama Tuhan, sehingga apapun yang dikerjakan akan selalu diawasi oleh Tuhan, dan akan dimintai pertanggung jawabannya di akhirat kelak.

Asisten III berharap, dengan diserahkannya Petikan SK PNS 100 persen ini dapat menambah semangat dan motivasi dalam mengemban tugas sebagai Abdi Negara dan Pelayan Masyarakat. Terlebih, hal besar dapat dimulai dari hal-hal yang kecil, tidak harus hebat untuk memulai, tapi harus memulai untuk menjadi orang hebat, karena kelak akan menggantikan para pejabat yang ada di Pemkab Lampung Utara ini.

“Pekerjaan besar telah menanti kita semua, dan tiada keberhasilan tanpa kebersamaan. Mari bersama mengadi dan melayani masyarakat, tetap menjaga kerukunan dan kedamaian, turut aktif menjaga iklim kondusif dan toleransi, selalu berpikir positif menyikapi berbagai isu yang berkembang, serta terus berjuang bersama membangun Kabupaten Lampung Utara agar semakin aman, agamais, maju dan sejahtera,” tandasnya. (Rudi)

Sat Reskrim Polres Metro Tangerang-selatan, Ungkap Jaringan Peredaran Narkotika Lintas Provinsi

 

etabloidfbi.com Kota Tangerang.–

Satreskrim polres metro tangerang Selatan, berhasil mengungkap peredaran jaringan narkoba jenis ganja dan shabu jaringan lintas propinsi Sumatera Utara dan aceh. Menurut keterangan para pelaku, yang nanti nya narkoba ini akan di edarkan di jabodetabek.

Dalam konferensi pers di Mapolres Tangsel kamis ,27 Mei 2021, Kapolres Tangerang Selatan AKBP Imam Imanuddin SH.SIK, MH. Membeberkan kronologis kejadian berikut barang bukti yaitu yang berhasil diamankan dari para tersangka, yaitu 22 bungkus ganja ukuran besar yang didalamnya telah dibungkus dengan menggunakan lakban berwarna cokelat dengan berat brutto keseluruhan 22 kilogram.

11 (sebelas) bungkus bungkus ukuran sedang yg didalamnya berisikan narkotika jenis ganja yg telah dibungkus dengan menggunakan lakban berwarna cokelat dengan berat brutto keseluruhan 2,4 kilogram.

2(dua) linting kertas berwarna putih didalamnya berisikan narkotika jenis ganja dengam berat brutto 2 gram.
1( satu) bungkus plastik bening berisikan kristal putih( narkotika jenis sabu) dengan berat brutto 0,54 ( nol koma lima puluh empat) gram.1(satu) bungkus plastik klip bening yg didalamnya berisikan narkotika jenis sabu,1 (satu ) buah timbangan elektrik
Uang tunai sebanyak 1,7 jt
7(tujuh) unit handphone.

Dari uraian Laporan polisi nomor LP .A .97
4 (empat) bungkus lakban berwarna cokelat yg didalamnya berisikan Narkotika jenis Ganja dengan berat 4(empat) kilogram
19(sembilan belas) bungkus plastik bening yg didalamnya berisikan Narkotika jenis Ganja dengan berat keseluruhan 1(satu)kilogram
2 (dua) Handphone
1 (satu) buah timbangan
1 (satu) unit motor Supra X 125

Dalam keterangan press nya, Kapolres juga memaparkan kronologis dalam Pengungkapan kasus narkoba jenis ganja dan shabu oleh satuan reserse narkoba. “Satuan reserse narkoba polres Tangsel berhasil menangkap tersangka IR als N (paring Bogor),R.L(depok),RN(paring Bogor),PC (aceh),F(Jakarta )(Timur),AY(jaktim),R(lampung) dengan total Barang buktinya keseluruhan ganja 29.46kg,Dhabi 2,69kg.

“Dalam kronologis nya berawal Dari informasi masyarakat melakukan transaksi tempel ganja di daerah pamulang,Tangsel dan berlanjut dari hasil tappying nomor handphone yang merupakan jaringan Aceh,
Tim gabungan Satuan Narkoba Polres Tangsel dipimpin Kasat Narkoba Polres Tangsel IPTU Yuki us Qiuli.SH.M.H berhasil mengungkap dan mengamankan narkotika jenis ganja sebanyak 25kg dan 1packet Narkotika jenis shabu di kontrakan Parung Bogor yang disita dari penguasaan para tersangka an sdr.IR als N,R.L,RN,A.A,PC,” jelas Kapolres.

Dari hasil pendalaman Tersangka, tambah Kapolres,” PC selama 1(satu)bulan dan analisa handphone ditemukan percakapan bahwa akan ada transaksi di daerah TKP 2 dan TKP 3 kemudian tim gabungan sat narkoba polres Tangsel dibagi menjadi 2 tim yaitu tim 1 mengarah ke TKP 2 dan Tim 2 mengarah ke TKP 3.

Dari TKP 2 berhasil diamankan BB 5kg narkotika jenis ganja dicilangkap Jaktim dari Tsk an A.R als.F dan AY.Dan TKP3 berhasil diamankan BB 2,69kg Narkotika jenis shabu di Rest Area km 215 lampung dari TSK an R.

Ada pun menurut keterangan tersangka bahwa narkotika jenis shabu dan ganja akan di edarkan di wilayah jabodetabek dan mereka Sudah mengedarkan sejak tahun awal 2020 dan mereka disinyalir merupakan jaringan sumatera.

“Untuk pengiriman narkobanya melalui darat dan didapatkan dari Medan,Palembang dan Lampung barang itu sudah masuk dijakarta dan akan di edarkan ke jabidetabek.”ucap kapolres Tangsel AKBP Iman Imannudin SH. SIK,MH.

Dari perbuatan para tersangka terse but diatas terancam hukuman pasal 114 what 2 ,subside Pascal 111 what2,subsided Pascal 112 ayat 2 ,UU RI No 35 tahun 2009 ten tang Narkotika,dengan ancaman hukuman pidana penjara seumur hidup atau paling singkat 6tahun dan paling lama 20 ta hun dan pidana paling sedikit 1(Satu)milyar rupiah dan paling banyak 10milyar.(team-7)

Cegah Aksi Geng Motor, Polres Sukabumi Kota Lakukan Razia di Lokasi Rawan Gangguan Kamtibmas

 

etabloidfbi.com – Kota Sukabumi

 

Polres Sukabumi Kota lakukan razia rutin di beberapa lokasi rawan gangguan kamtibmas. Hal tersebut dibenarkan Kapolres Sukabumi Kota AKBP Sumarni saat memimpin razia di Jalan RH. Didi Sukardi, Gedongpanjang Citamiang Kota Sukabumi, Rabu (26/05/2021) malam.

“Malam ini, kami Jajaran Polres Sukabumi Kota melakukan razia, kemudian patroli yang ditingkatkan di kantong-kantong, tempat rawan di wilayah hukum Polres Sukabumi Kota,” ujar Sumarni kepada awak media.

“Ada beberapa titik yang kita lakukan razia, diantaranya di Jalan RH. Didi Sukardi depan SMA 1, kemudian Cimuncang, Sukalarang, Bencang dan Cimanggah Sukabumi,” tambahnya.

Sumarni membeberkan bahwa razia yang dipimpinnya tersebut berhasil menjaring puluhan pengendara yang nekad melanggar Lalu lintas.

“Ada beberapa kendaraan yang kita lakukan penilangan karena kendaraan tersebut tidak sesuai dengan standar, knalpotnya kanalpot bising, pengendaranya bonceng tiga, tidak menggunakan helm dan ngebut sehingga membahayakan masyarakat yang lain, makanya kita lakukan penindakan,” beber Sumarni.

“Kita temukan juga ada sajam (senjata tajam) dan ada pengendara roda Dua yang membawa simbol-simbol geng motor sehingga kita amankan,” pungkasnya.

Informasi yang berhasil diperoleh menyebutkan bahwa penindakan terhadap pelanggaran Lalu lintas selama razia berlangsung adalah sebanyak 88 pelanggaran

( Hendra Sofyan )

Terkait Rencana Gugatan Nasabah Jiwasraya, PPWI Siapkan 10 Pengacara Terbaik Indonesia

 

etabloidfbi.com Jakarta

 

Sejumlah nasabah korban asuransi BUMN PT. Asuransi Jiwasraya (Persero) yang tergabung dalam organisasi Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI) akan melayangkan gugatan hukum terhadap perseroan terbatas itu dalam waktu dekat. PPWI sebagai organisasi yang mewadahi para jurnalis warga ini akan memberikan dukungan dan bantuan yang diperlukan dalam membela dan mengadvokasi para anggotanya yang sedang dilanda masalah dengan perusahaan asuransi tersebut [1].

Hal itu disampaikan Ketua Umum PPWI, Wilson Lalengke, S.Pd, M.Sc, MA, kepada pewarta media ini setelah berkoordinasi dengan para Nasabah Korban Asuransi Jiwasraya (NK-AJS), Selasa, 25 Mei 2021. “Sebagaimana layaknya sebuah keluarga besar, PPWI bertangung jawab moral terhadap semua persoalan dan masalah yang dihadapi para anggotanya. Untuk rekan-rekan anggota PPWI yang merupakan nasabah asuransi Jiwasraya yang saat ini sedang dirundung malang akibat perilaku bernuansa korupsi dan kebijakan melanggar hukum manajemen BUMN PT. Asuransi Jiwasraya (Persero) [2], kita mendorong dan akan mendukung mereka melakukan gugatan hukum terhadap perusahaan itu,” tutur Lalengke yang merasa amat prihatin dengan kondisi para anggotanya telah menjadi korban kesewang-wenangan manajemen Jiwasraya.

Berkaitan dengan rencana pengajuan gugatan hukum, lanjut alumni PPRA-48 Lemhannas RI tahun 2012 itu, PPWI telah meminta bantuan kepada sejumlah pengacara terbaik di negeri ini untuk membantu pendampingan hukum bagi para anggota NK-AJS. “PPWI sangat berterima kasih kepada rekan-rekan pengacara yang tergabung di PPWI. Saat ini, tidak kurang dari sepuluh orang lawyer sudah menyatakan bersedia membantu mendampingi dan mengawal gugatan para anggota NK-AJS terhadap Jiwasraya dan beberapa pihak lainnya. Dalam waktu dekat, kita akan daftarkan gugatan ke pengadilan,” ungkap lulusan pasca sarjana bidang Etika Global (Global Ethics) dari Brimingham University, England, itu.

Ketika ditanya tentang alasan utama PPWI memberikan pembelaan dan upaya advokasi kepada para nasabah korban Jiwasraya, Lalengke mengatakan bahwa pihaknya melihat gelagat dan perilaku koruptif yang sedang dipertontonkan oleh para oknum yang mengelola perusahaan plat merah itu. “PPWI melihat adanya pelanggaran undang-undang dan prosedur yang diterapkan manajemen PT. Jiwasraya dan beberapa pemangku kepentingan lainnya dalam menangani persoalan di tubuh perusahaan itu. Jiwasraya adalah entitas bisnis yang berjualan kepercayaan atau trust. Nah, sekarang dia menghancurkan materi jualannya sendiri dengan membunuh kepercayaan publik melalui modus koruptif, mengemplang dana nasabah, dan membuat kebijakan yang melanggar undang-undang. Ini sesuatu yang sangat buruk bagi dunia bisnis kepercayaan di dalam negeri, seperti perasuransian,” beber pria yang selama ini terkenal amat getol membela hak-hak warga masyarakat yang terzolimi.

Dampak dari kondisi kepercayaan publik yang hancur-hancuran itu, menurut Presiden Persaudaraan Indonesia Sahara Maroko (Persisma) ini, investasi masyarakat kepada badan-badan usaha di dalam negeri pasti merosot. “Hanya orang tolol yang mau berinvestasi kepada entitas bisnis yang korup dan tidak bisa dipercaya,” ujar Lalengke.

Selain itu, lanjut lulusan sarjana Pendidikan Moral Pancasila dan Kewarganegaraan (PMP-KN) dari FKIP Universitas Riau – Pekanbaru itu, kebiasaan para pengelola BUMN untuk merampok perusahaan negara akan terus berlangsung karena melihat publik diam saja ketika perusahaan milik rakyat itu dijadikan bancakan oleh mereka. “Posisi tawar rakyat kita itu sangat lemah dari semua sisi. Akses masyarakat ke bidang politik, ekonomi, usaha bisnis, ketenagakerjaan, sosial-budaya, keagamaan, dan lainnya sangat sulit, hampir semua pintu tertutup rapat. Pasal 33 UUD 1945 itu tidak jalan, pasal-pasal lainnya yang terkait dengan hak-hak rakyat, hampir semuanya tidak dijalankan Pemerintah. Mereka hanya sibuk diskusi dan melaksanakan pasal Undang-Undang Dasar yang terkait dengan kekuasaan pemerintahan belaka. BUMN-BUMN yang ada akhirnya dijadikan alat memeras rakyat untuk membiayai kepentingan libido politik para elit di kekuasaan itu [3],” jelas Lalengke dengan mimik sedih.

Oleh karena itu, harap Lalengke, rakyat harus berani menyampaikan aspirasi dan tuntutannya. Rakyat harus memahami dan berani mengatakan bahwa siapapun yang mengambil hak rakyat dengan semena-mena, melalui berbagai modus yang menipu, rakyat harus peduli untuk menyuarakan dan menuntutnya. “Ada koridor hukum yang dapat dipakai dalam memperjuangkan hak-hak publik yang dirampas oleh pihak-pihak terkait. Seperti halnya di perusahaan Jiwasraya, para nasabah yang menjadi korban harus berani tampil memperjuangkan hak-hak mereka yang coba dikemplang oleh para oknum yang bercokol di perusahaan BUMN itu,” tegas Lalengke. (APL/Red)

Catatan:

[1] Anggotanya Jadi Korban, PPWI Akan Kawal Gugatan Para Nasabah Asuransi Jiwasraya [1]; https://pewarta-indonesia.com/2021/05/anggotanya-jadi-korban-ppwi-akan-kawal-gugatan-para-nasabah-asuransi-jiwasraya-1/

[2] Akrobatik Manajemen, Siapa Diuntungkan dalam Permainan Direksi Jiwasraya?; https://pewarta-indonesia.com/2021/04/akrobatik-manajemen-siapa-diuntungkan-dalam-permainan-direksi-jiwasraya/

[3] Skenario Perampokan Jiwasraya Berkedok Penyelamatan Polis Nasabah (Bagian Akhir dari 3 Tulisan); https://pewarta-indonesia.com/2021/05/skenario-perampokan-jiwasraya-berkedok-penyelamatan-polis-nasabah-bagian-akhir-dari-3-tulisan/

Musda KNPI Kota Sukabumi Digelar 1 Juni 2021 Mendatang

 

etabloidfbi.com – Kota Sukabumi

Para mantan Ketua KNPI Kota Sukabumi meminta Pemerintah Kota Sukabumi dan juga kepada panitia Musda KNPI Ke-15 yakni Steering Comittee ( SC) dan OC agar secepatnya melaksanaakan kembali musda yang sempat ditunda beberapa waktu lalu.

Permintaan para mantan Ketua KNPI ini dilakukan dengan menggelar silaturahmi dengan para tokoh dan yang dihadiri dari pihak Kepolisian , Kesbangpol dan panitia sidang musda KNPI Kota Sukabumi kemarin 27/05/2021, bertempat di Kantor Badan Kesatuan Bangsa Dan Politik Kota.

Pemegang mandat tertinggi di MUSDA ke 15 KNPI Kota Sukabumi Muhammad Lili mengatakan sebagai pimpinan sidang MUSDA KNPI kota Sukabumi pihaknya sudah bersilaturahmi dengan para tokoh dan mantan ketua yang dihadiri Pihak Kepolisian dan Pemerintah dan hasil pertemuan sudah menyepakati bahwa MUSDA KNPI kota sukabumi akan digelar pada 1 Juni 2021.

“Terkait tempat,waktunya dan jam nya itu akan kembali di beritahukan. Kemudian oleh pihak panitia dari OC sedangkan Steering Comittee mempersiapkan perangkat- perangkat persidangan. Mudah-mudahan kita berharap,sidang lanjutan ini menjadi clear, dan semangat kita bersama. Apapun keputusan nya kita sudah sepakat akan di dukung dan tidak akan ada riak-riak yang tidak menyepakati hasil keputusan MUSDA sidang tgl 1 juni mendatang menjadi semangat kebersamaan, semangat pemuda KNPI pemuda Kota Sukabumi untuk bangkit “, ujar Muhammad Lili .

Sementara itu menurut terkait para Calon pihaknya menjelaskan sesuai yang telah disepakati bersama oleh para tokoh dan mantan para ketua KNPI nanti akan di persidangan,”jelasnya

“Alhamdulillah telah di sepakati oleh semua tokoh dan para mantan ketua yang disaksikan oleh unsur pemerintah dan kepolisian untuk masalah terkait calon ,kita putuskan di persidangan, tentu dengan pertimbangan -pertimbangan yang sudah jadi masukan seperti apa “, ucapnya.

lebih lanjut Muhammad Lili menjelaskan, untuk masalah keamanan Panitia Musda berharap untuk keamanan agar berperan secara maksimal agar tidak ada pelanggaran – pelanggaran yang mengganggu jalannya sidang.

“Tentu saja kami berharap saat jalannya Sidang Musda tidak ada pelanggaran -pelanggaran dan yang ada didalam sidang hanya peserta,selain peserta di luar forum, dan saya berharap pihak kepolisian dan keamanan berkomitmen untuk menjaga mekanisme MUSDA KNPI di kota Sukabumi itu dengan sangat baik,” tegasnya.

Sedangkan menurut salah satu mantan Ketua KNPI dan sekaligus pemrakarsa Charli Dahlan mengatakan, permintaan dari teman -teman dalam hal ini mantan -mantan ketua KNPI dari jaman nya ,dari periode nya menginisiasi seperti ini bukan berarti pihaknya kami ikut campur namun demikian merasa peduli terhadap keberadaan KNPI Kota Sukabumi,”ujarnya.

“Alhamdulilah teman -teman sudah menyepakati akan di laksanakan Musda KNPI yang akan digelar pada tanggal 1 Juni 2021 mendatang , kewenangan untuk tempat, teknis dan lain-lain kami menyerahkan kepada Ketua SC dan OC, akan tetapi kami meminta tetap harus koordinasi dengan Kapolisian dan juga dengan Pemerintah Daerah , Dispora seperti itu”, imbuhnya

“Dengan adanya Pertemuan tersebut para mantan ketua KNPI Kota Sukabumi berharap mudah-mudahan bisa membawa hikmah. Kita demi KNPI ke depan harus sukses tanpa ekses,sekali maju tidak mengenal waktu, dan jika berhenti dinamika demokrasi mati,” katanya

( Hendra Sofyan /00 )

Kapolres Simalungun Pimpin KRYD di Pos Pam VI Simpang Sitahoan

etabloidfbi.com – Simalungun

Kapolres Simalungun AKBP Agus Waluyo SIK, MH memimpin Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) di Pos Pengamanan (Pam) Simpang Sitahoan Kecamatan Girsang Sipangan Bolon Kabupaten Simalungun, Rabu (26/5/2021) pagi sekira pukul 09.00 Wib.

Dalam KRYD itu Kapolres menyaksikan para personil gabungan melakukan pemeriksaan terhadap kendaraan yang melewati wilayah Pos Pam Simpang Sitahoan tersebut. Data yang terpantau saat itu terdapat 87 unit kendaraan yang masuk, 61 unit kendaraan yang keluar dan 54 unit kendaraan yang diperiksa meliputi 12 unit jenis roda dua dan 42 unit jenis roda 4.

Kapolres juga menyaksikan pemeriksaan Swab Antigen 46 orang warga sebagai supir dan penumpang kendaraan kemudian turut memberikan himbauan dengan tetap mematuhi protokol kesehatan penanganan pencegahan penyebaran Covid 19.

Kapolres Simalungun AKBP Agus Waluyo SIK, MH dalam arahan nya menegaskan masyarakat yang berlibur pada perayaan Waisak tahun 2021 wajib membawa surat jalan dan hasil swab antigen. Polda Sumut memperpanjang kebijakan penyekatan di perbatasan Provinsi dan Kabupaten/Kota hingga tanggal 31 Mei 2021.

“Untuk itu mari bersama kita laksanakan petunjuk dan arahan Bapak Kapolda Sumut dengan semangat dan penuh tanggung jawab,”ujar Kapolres.

Kapolres menambahkan setiap personel yang bertugas di Pos Penyekatan wajib melakukan pemeriksaan terhadap masyarakat yang keluar masuk Sumatera Utara (Sumut). Pastikan masyarakat yang melintas di perbatasan maupun antar Kabupaten/Kota di Sumut membawa surat jalan dan hasil swab antigen guna mencegah penyebaran COVID-19 pada libur Waisak.

Personel lakukan pemeriksaan swab antigen secara acak, guna memaksimalkan serta efisiensi penggunaan peralatan namun tetap mengedepankan transparansi informasi, apapun hasilnya sampaikan dengan humanis.

“Mari tetap laksanakan Ops Yustisi COVID-19 di jalan dan pastikan masyarakat selalu menggunakan masker serta memastikan setiap tempat usaha menaati batas jam operasional sesuai instruksi Gubernur Sumut,” ujar AKBP Agus Waluyo.

Kunjungan Kapolres Simalungun saat itu turut di dampingi oleh Waka Polres Kompol Efianto, SH. MH, Kasat Lantas AKP Hendrik Fernandes Aritonang, SIK, MH, Kanit Laka IPTU Jonni Sinaga SH, Kanit Regident IPDA Ramadhan Siregar dan Personil Sat Lantas.(Feri)

Satu Pelaku Curas Tumbang ditangan Tim Buser Polsek Tebas.

etabloidfbi.com Lampung Tengah .

Sempat Buron selama 4 bulan, Salah pelaku pencurian dengan kekerasan berhasil dilumpuhkan oleh jajaran Polsek Terbanggi Besar, Polres Lampung Tengah, di tempat persembunyian, Selasa malam 25 Mei 2021.

Akhirnya pelarian AD (39) warga Kampung Terbanggi Besar, Kecamatan Terbanggi Besar, Berakhir di tangan Tim Buru Sergap Polsek setempat di Seputih Raman tadi malam.

AD adalah pelaku Curas salah satu pengendara truk yang melintas di jalan lintas Sumatera Terbanggi Besar, pada Bulan Januari lalu. Dan pelaku berhasil merampas Handphone dan uang milik korbannya.

Kompol Suntana Yusuf menyampai kan ke awak media (TFBI) “ya pelaku kami tangkap tadi malam, AD bersembunyi di tempat saudara nya di Seputih Raman. Terbilang cukup licin, saat akan ditangkap pelaku melawan petugas,”terang Kompol Suntana Yusuf.

Karena dinilai akan membahayakan petugas, Sesuai aturan yang berlaku pelaku akhirnya di lumpuhkan dengan timah panas.

“Karena pelaku melawan dan melawan anggota, Terpaksa harus dilumpuhkan dengan timah panas,” tegas Kapolsek.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, pelaku di jerat dengan pasal 365 tentang pencurian dengan kekerasan. Dengan ancaman hukuman 9 tahun kurangan penjara.

Di kesempatan itu juga kapolsek Terbanggi Besar, Menghimbau kepada masyarakat di wilayah hukumnya untuk mengaktifkan siskamling.

“Marilah kita bersama menjaga keamanan dan mengaktifkan sistem keamanan lingkungan atau siskamling. Untuk mengantisipasi pelaku-pelaku kejahatan lainnya,” Tutupnya.

(Rahmad Aldi )

Team badik polres tulang bawang barat tangkap pelaku curat

etabloidfbi.com Tulang bawang barat.

Team Badik Polres Tulang Bawang Barat berhasil mengamankan seorang laki-laki tersangka pelaku curat atas nama YU (38) bin Adenan, Selasa (25/5).

Kapolres Tulang Bawang Barat AKBP Hadi Saepul Rahman S.IK yang didampingi Kasat Reskrim IPTU Andre Try Putra S.IK mengatakan, pada hari Jumat tanggal 29 Januari 2021 sekira jam 05.00 WIB telah terjadi peristiwa pencurian yang terjadi di kediaman korban Ari Widianto di Tiyuh Pagarjaya, Kecamatan Lambu Kibang.

Kronologi kejadian pada saat korban tidur sekira pukul 02.00 wib handphone jenis oppo A12 yang sedang di cas korban diletakkan dekat kepala korban disebelahnya ada handphone korban Aji Purnomo jenis Oppo,korban baru tersadar pada saat korban Ari Widianto membangunkan korban Aji Purnomo yang tidur bersebelahan.

Berdasarkan laporan tersebut team Badik polres Tubaba melakukan penyelidikan terhadap kasus pencurian dengan kekerasan tersebut, kemudian pada hari selasa tanggal 23 Mei 2021 sekira jam 07.00 wib dipimpin oleh Katim Badik Ipda Batubara dan Team Badik Polres Tubaba berhasil menangkap pelaku di tempat persembunyian di Tiyuh Bujung Dewa, kecamatan Pagardewa, Kabupaten Tubaba.

Saat dilakukan penangkapan, tersangka sempat melakukan perlawanan Secara aktif kepada petugas kemudian team Badik Polres Tubaba melakukan tindakan tegas terukur kepada tersangka dan selanjutnya tersangka di bawa ke Polsek Lambu Kibang guna penyidikan lebih lanjut.

“Setelah dilakukan penyidikan lebih lanjut lalu ditemukannya barang bukti berupa hand Phone merk Oppo berjumlah 1 (unit). Dengan ini tersangka pelaku YU terjerat pasal 363 KUHP dengan ancaman pidana penjara paling lama 7 Tahun,.”ujar kapolres.

(iwan setiawan)

Kapolres Sukabumi Kota Akan Menindak Tegas Aksi Geng Motor di Sukabumi Yang Meresahkan Masyarakat

 

etabloidfbi.com – Kota Sukabumi

 

Polres Sukabumi Kota gelar rakor (rapat koordinasi) dengan unsur Forkopimda, MUI, Ormas Islam dan sejumlah elemen masyarakat Kota dan Kabupaten Sukabumi di aula Graha Rekonfu Polres Sukabumi Kota, Selasa (25/05/2021).

Rapat koordinasi yang diinisiasi oleh Jajaran Polres Sukabumi Kota tersebut sepakat untuk menolak keberadaan geng motor yang kerap membuat resah masyarakat.

“Setelah rapat koordinasi bersama dengan Pemda Kabupaten Kota kemudian unsur Forkopimda lainnya, DPRD Kabupaten Kota, MUI Kabupaten Kota, Organisasi masyarakat, Organisasi Islam, kita menyimpulkan bahwa semua masyarakat menolak keberadaan geng motor dan aksi-aksi berandalan motor,” beber Kapolres Sukabumi Kota Sumarni usai deklarasi menolak geng motor dan aksi-aksi berandalan motor.

Sumarni menegaskan bahwa Jajarannya akan melakukan tindakan tegas terhadap aksi-aksi berandalan motor.

“Kami akan menindak tegas kalau masih ada aksi-aksi berandalan motor, keberadaan geng motor dengan simbol-simbolnya, kita akan tindak tegas,” tegasnya.

Masih kata Sumarni, “Kita juga berkoordinasi dengan pemda, Ulama, tokoh masyarakat untuk membentuk Satgas untuk menjaga di lingkungan terkecil, di RT/RT, kita akan koordinasikan formulasinya seperti apa, kita akan bentuk Satgas untuk jaga kampung,” katanya.

Sumarni juga mengajak seluruh elemen masyarakat berkomitmen untuk membuat oknum-oknum generasi muda berhijrah dan tidak terlibat dengan aksi-aksi yang membuat resah masyarakat.

“Kita juga bersama-sama dengan alim ulama mengajak anak-anak muda generasi muda kita untuk hijrah kembali ke jalan yang benar, tidak terlibat lagi aksi-aksi yang meresahkan di masyarakat,” terangnya.

“Kami mengajak juga Ormas-ormas untuk mengajak mereka benar-benar hijrah, tidak menyediakan tempat untuk mereka berlindung, tetapi benar-benar mengajak mereka hijrah kepada kebaikan,” pungkasnya.

Usai lakukan rapat Koordinasi, Kapolres Sukabumi Kota AKBP Sumarni bersama-sama dengan Walikota Sukabumi, Ketua DPRD Kota dan Kabupaten Sukabumi, MUI Kota dan Kabupaten, perwakilan Ormas Islam dan elemen masyarakat lainnya deklarasikan penolakan terhadap geng motor dan aksi-aksi berandalan motor.

( Hendra Sofyan )

Ganip Warsito, Kepala BNPB Terpilih Menggantikan Doni Monardo 

 

etabloidfbi.com Jakarta .–

 

Usai dilantik Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Provinsi DKI Jakarta, Selasa (25/5), Letjen TNI Ganip Warsito resmi menjabat sebagai sebagai Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menggantikan Letjen TNI Doni Monardo yang memasuki masa pensiun pada 1 Juni 2021.

Letjen TNI Ganip Warsito yang kelahiran Magelang pada tanggal 23 Nopember 1963 ini, dilantik sebagai Kepala BNPB, berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 79P Tahun 2021 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Dari dan Dalam Jabatan Pimpinan Tinggi Utama di Lingkungan Badan Nasional Penanggulangan Bencana, yang Ditetapkan di Jakarta 24 Mei 2021.

Sebelum menjabat sebagai Kepala BNPB, Letjen Ganip Warsito adalah Kepala Staf Umum (Kasum) TNI yang dilantik Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto pada 1 Februari 2021 lalu. Selain itu, jebolan Akabri 1986 ini pernah menduduki jabatan strategis di lingkungan militer dan berpengalaman dalam beberapa penugasan di medan operasi baik dalam maupun luar negeri.

Beberapa jabatan itu antara lain Direktur Latihan Komando Pembina Doktrin, Pendidikan dan Latihan (Kodiklat) TNI AD (2014-2015), Panglima Divisi Infanteri (Pangdivif) 2/Kostrad (2015-2016), Pa Sahli Tk. III Bid. Polkamnas Panglima TNI (2016), Pangdam XIII/Merdeka (2016-2018), Pa Sahli Tk. III Bid. Hubint Panglima TNI (2018), Asops Panglima TNI (2018-2019), dan Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) III (2019-2021).

Sedangkan beberapa penugasan operasi yang pernah dilaksanakan sosok Jenderal Bintang Tiga ini selama berkarir di dunia militer antara lain Operasi Seroja Timor Timur (1988, 1992, 1994 dan 1996), Operasi Banwil Maluku pada tahun 2002, Operasi Pengamanan Perbatasan RI-RDTL tahun 2003, RI-Malaysia tahun 2012, dan RI-Philipina tahun 2017, Operasi Tinombala tahun 2017, dan Operasi Papua tahun 2018. Untuk penugasan luar negeri, antara lain di negara Pakistan, Brunei, Korea Selatan, Pakistan, Afrika Tengah, Malaysia, dan Tahiland.

Dengan pengalaman di jabatan dan bermacam penugasan operasi itu, Suami dari Atie Suprijati ini diyakini dapat melaksanakan amanah tugas yang diberikan kepadanya sebagai Kepala BNPB, terutama dalam menghadapi tantangan tugas berupa penangganan Covid-19 dan manajemen bencana alam di wilayah Indonesia.

Hal bisa dipahami karena memang TNI selama ini sangat aktif menjalankan fungsi penanganan bencana dengan memobilisasi dan pengerahan kekuatan TNI dalam penanggulangan bencana di Indonesia, dan Presiden Jokowi melalui Menteri Sekretaris Negara Pratikno menyampaikan bahwa jabatan Ka BNPB adalah dijabat oleh perwira tinggi aktif, agar setiap terjadi bencana bisa mudah mengerahkan pasukan.

 

Editor : Yahya Heriansyah 

Terima Paparan TMMD ke-111, Pangdam XII/Tpr : Siapkan dan Laksanakan dengan Baik

 

etabloidfbi.com Kubu Raya.–(25/5/21)

 

Panglima Kodam XII/Tanjungpura, Mayjen TNI Muhammad Nur Rahmad menerima paparan kesiapan pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-111 bertempat di Ruang Yudha Makodam XII/Tpr. Hal ini dilakukan agar pelaksanaan TMMD di wilayah Kodam XII/Tpr nantinya berjalan lancar dan sesuai dengan rencana.

Dalam kesempatan tersebut Pangdam XII/Tpr, Mayjen TNI Muhammad Nur Rahmad menerima paparan dari Dandim 1013/Muara Teweh, Dandim 1202/Singkawang dan Dandim 1207/Berdiri Sendiri serta Kapendam XII/Tpr.

Para Dandim memaparkan kepada Pangdam terkait kesiapannya dalam menyelenggarakan kegiatan TMMD ke-111. Sedangkan Kapendam XII/Tpr memaparkan kepada Pangdam terkait mekanisme pelaksanan lomba Karya jurnalistik.

Pangdam XII/Tpr, Mayjen TNI Muhammad Nur Rahmad menekankan kepada para Dandim yang akan melaksanakan TMMD agar mempersiapkan dan melaksanakan dengan sebaik-baiknya.

“Agar dipersiapkan dan dilaksanakan dengan baik, sehingga nantinya mampu berhasil guna dan betul-betul bermanfaat bagi masyarakat,” tegas Pangdam selaku Pengendali Kegiatan Operasional TMMD.

Sedangkan Kapendam XII/Tpr, Letkol Inf Hendra Purwanasari, S.Sos., usai mengikuti kegiatan menjelaskan, TMMD Reguler ke-111 di wilayah Kodam XII/Tpr akan dilaksanakan pada bulan Juni mendatang di tiga lokasi.

“Diantaranya Kodim 1013/Mtw di Desa Karamuan, Kecamatan Lahei Barat Kabupaten Barito Utara. Kodim 1202/Skw akan dilaksanakan di Desa Sentangau Jaya, Kecamatan Seluas, Kabupaten Bengkayang. Kemudian di Kodim 1207/BS akan dilaksanakan di Desa Kuala Mandor B, Kecamatan Kuala Mandor B, Kabupaten Kubu Raya,” terang Letkol Inf Hendra Purwanasari.

Sumber Berita : Pendam XII/Tpr

Jurnalis : Sy Mohsin 

Pemilik Karaoke Trenz Lounge Di Tangerang, Tantang Pergub Banten. Ko bisa..!

Etabloidfbi.com, Kabupaten Tangerang

Trenz Club Karaoke & Lounge di jalan Scientia Boulevard Barat Kav. T03, Medang, Kec. Pagedangan, Tangerang, Banten, benar – benar melanggar, atau lebih tepatnya menantang instruksi gubernur Banten, nomor 556/901-Dispar/2921 tentang penutupan sementara destinasi wisata. Saat menjelang libur hari raya idul Fitri 2021, gubernur Provinsi Banten mengeluarkan aturan untuk menutup segala tempat destinasi wisata, sejak tgl 15 sampai tanggal 30 Mei, 2021.

Setiap hari membuka usahanya hingga pukul 03.00 WIB dan ramai pengunjung, tempat karaoke trenz lounge bebas beroperasi tanpa tersentuh oleh aparat penegak hukum, atau satgas penangan virus disease yang sudah banyak menelan korban jiwa, dan merongrong ekonomi rakyat.

Masyarakat pantas bertanya atas kinerja 3 pilar TNI, Polisi, Satpol PP yang dimana sudah di tunjuk oleh pemerintah untuk menangani dan memberikan sanksi kepada pelanggar usaha yang membandel. Tidak pernah tersentuh, meski sempat didatangi tapi hanya mumpung lewat saja, persoalannya tidak pernah ada tindakan yang benar-benar menyegel tempat hiburan malam ini.

Ini jadi pertanyaan masyarakat, terutama bagi satpol PP Kabupaten Tangerang apakah sudah kong kalikong alias sudah dapat uang penutup mulut.

.”Ada apa dengan satpol PP, berapa uang jatah yang diterima dari Trenz, Bupati harus bertindak agar tempat hiburan malam seperti Trenz ini bisa mematuhi aturan pergub terkait Covid 19,” ungkap salah satu warga yang enggan disebut namanya.

Ditambahkannya, Trenz Club Karaoke & Lounge ini pernah di razia dan kedapatan ada pengunjung membawa narkoba. Namun tidak ada tindakan yang berarti yang dilakukan aparat setempat. Pasalnya besok harinya tempat hiburan malam itu terap buka.

Bahkan kejadian ini berulang-ulang, dan tidak ada upaya penutupan yang dilakukan. aparat setempat.
“Pemilik Trenz ini, sudah kangkangi aturan Pergub, jadi buat apa pergub di buat kalau masih ada pengusaha tempat hiburan malam buka, berarti Gubernur Banten Wahidin Halim tidak dihargai,” terangnya.(25/05/2021)

Sementara keterangan warga lainnya, menceritakan dari depan, tempat karaoke itu tampak gelap dan pagar ditutup di gembok sehingga sekilas terlihat tidak ada aktivitas dalam tempat karaoke itu. Namun jika kita masuk ke dalam, maka akan terlihat aktivitas karaoke di dalam room beserta pemandu lagu.

“Pagar tertutup rapat, lampu dimatikan tapi room berbunyi,” paparnya.

Ditegaskannya, pembukaan karaoke Trenz ini berpotensi menjadi penyebaran Covid-19. Ruangan karaoke yang sempit dan tertutup rawan menjadi tempat berkembangnya virus. Dalam satu ruang karaoke biasanya terdapat 2 orang lebih. Belum lagi mikrofon yang digunakan bergantian. Sehingga dimungkinkan Covid-19 menular di ruang karaoke.

“Tolong pak Gubernur tolong tindak pengusaha Trenz, dan Bupati kabupaten tangerang tegur keras, karena menurut informasi Satpol PP sudah mendapat jatah dari klub malam ini, sehingga tidak ada tindakan keras yang dilakukan,” tandasnya.

Sementara sebelumnya Gubernur Banten sudah mengeluarkan instruksi gubernur nomor 556/901-Dispar/2921 tentang penutupan sementara dstinasi wisata dampak libur hari raya idul Fitri 2021 di Provinsi Banten. Berkaitan diatas bupati/walikota se-Provinsi Banten, diminta untuk menutup sementara destinasi pariwisata di wilayah Banten, mulai tgl 15 Mei 2021 s.d 30 Mei 2021.

Sehubungan dengan hal tersebut diatas berdasarkan perturan daerah Provinsi Banten nomor 1 tahun 2021 tentang penanggulangan Corona virus Disease19. Peraturan Gubernur Banten no 38 tahun 2020 tentang penerapan disiplin dan penegakan hukum protokol kesehatan sebagai upaya pencegahan dan pengendalian Corona virus diease19

Peraturan Gubernur Nomor 45 tahun 2020 tentang perubahan atas peraturan Gubernur no 38 tahun 2020 tentang penerapan disiplin dan penegakan hukum protokol kesehatan sebagai upaya pencegahan dan pengendalian Corona Virus Disease19

Peraturan Gubernur Banten nomor 13 tahun 2021 tentang Standar oprasional prosedur penegakan penanggulangan Corona virus diease 19.

(team-7

PEMBINAAN TIYUH DEMI MENCIPTAKAN  KESADARAN HUKUM DI TULANG BAWANG BARAT LAMPUNG

 

etabloidfbi.com Tulangbawang Barat.–

 

Pemerintah KabupatenTulang Bawang Barat,melaksanakan kegiatan penyuluhan Sadar Hukum.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala Bagian Hukum Sekdakab Tulang Bawang Barat Budi Sugianto, SH, Kepala Kanwil Kementerian Hukum dan HAM Provinsi Lampung, beberapa Camat dan Kepala Tiyuh Se- Kabupaten Tulang Bawang Barat, di Ruang Rapat Wakil Bupati. Selasa (25/05) lalu.

Penyuluh Ahli Madya Kanwil Kemenkumham Lampung M. Zuhri mengatakan, kegiatan tersebut bertujuan agar masyarakat dari tingkat kecamatan hingga tingkat tiyuh lebih sadar akan hukum.
” Kita berharap kegiatan ini kedepannya bisa meminimalisir tingkat kriminalitas di desa yang dilakukan dari kalangan remaja sampai orang dewasa. Seperti, kasus (3C) Curanmor, Curat dan Curas. Serta kekerasan dalam rumah tangga (KDRT),” ujarnya.

Dia juga meminta agar Pemda melalui Sekretariat Bagian Hukum untuk mengawasi tiyuh-tiyuh yang telah diajukan sebagai tiyuh binaan sadar hukum.
Tiyuh-tiyuh iharus dipantau, setelah ditunjuk sebagai tiyuh binaan sadar hukum. Bagaimana perkembangan masyarakatnya tentang tingkat kesadaran untuk tidak melakukan perbuatan melanggar hukum.

Ditempat yang sama, Kepala Bagian Hukum Setdakab Tubaba Budi Sugianto mengatakan, di Kabupaten Tubaba terdapat 5 tiyuh yang tunjuk sebagai calon desa binaan sadar hukum.

 

Yakni, Tiyuh Cahyo Randu Kecamatan Pagardewa, Tiyuh Kibang Mulya Jaya, Kecamatan Lambu Kibang, dan Tiyuh Penumangan Baru, Kecamatan Tulangbawang Tengah, Makarti, Kecamatan Tumijajar serta Tiyuh Gedung Ratu Kecamatan Tulangbawang Udik.
” Kelima tiyuh ini sebagai percontohan. Karena tiyuh-tiyuh ini pada tahun sebelumnya telah mengikuti kegiatan ini,” ungkapnya.

Budi menjelaskan, saat ini pembuatan SK kelima tiyuh tersebut sedang dalam proses. Sembari menunggu tiyuh-tiyuh itu selesai mengisi kuisioner yang telah diberikan.
Peran serta dari seluruh lapisan masyarakat sangat dibutuhkan agar menjadikan wadah ini sebagai penggerak masyarakat menjadi lebih sadar hukum .

(expose iwan setiawan)

Seorang Bocah Dikembalikan Kepangkuan Ibunya, Polres Sukabumi Kota Berhasil Tangkap Tersangka WU

 

etabloidfbi.com – Kota Sukabumi

 

Kapolres Sukabumi Kota, AKBP Sumarni, sambut kedatangan Korban AM seorang Bocah berusia 11 Tahun yang berhasil ditemukan dan dikembalikan kepada Keluarganya di Mapolres Sukabumi Kota, Senin, 24/05/2021, pukul.24.00 Wib.

Selain membawa Korban AM, Satreskrim Polres Sukabumi Kotapun berhasil menangkap seorang tersangka bernama WU (46 Th ) yang sebelumnya sudah dilakukan Penyelidikan dan Pencarian Korban selama 46 hari dari tanggal 11/04/2021 , saat dilaporkan oleh Orang Tua Korban dengan LAPORAN POLISI NOMOR : LP/B/76/IV/2021/JBR/RES SMI KOTA, TANGGAL 13 APRIL 2021 ATAS NAMA PELAPOR AS yang merupakan Ibu dari Korban AM.

” Hari ini, Senin, 24/05/2021, Pukul.24.00 Wib, kami melaksanakan Rilis terkait Penangkapan diduga Pelaku Penculikan atau membawa lari Anak dibawah umur yang dilaporkan oleh Keluarga korban pada tanggal 11/04/2021″, jelas Kapolres Sukabumi Kota, AKBP Sumarni dihadapan Wartawan.

Penyelidikan dan Pencarian korban yang dilakukan oleh Jajaran Polres Sukabumi Kota dari tanggal dilaporkan sampai hari ini menginjak ke 46 hari dan berhasil menemukan Korban dan sekaligus menangkap Tersangka yang diduga telah membawa lari korban ke wilayah Tanggerang.

” Dari hasil Penyelidikan, kami berhasil menyita barang bukti berupa Handphone , baik yang dimiliki korban maupun diduga pelaku serta Print Out percakapan mereka di Media Sosial , Kartu Keluarga dan Akte Kelahiran “, ujar Sumarni.

Tersangka yang ditangkap , diduga telah membawa lari korban ini, Sumarnipun membeberkan Kronologis kejadiannya.

” Tersangka yang merupakan tetangga korban dan sudah saling mengenal kurang lebih 5 bulan dan merupakan seorang pemulung barang rongsokan yang tinggal disekitar rumah korban membawa kabur Korban yang berawal dibawa ke Bogor dengan menggunakan Becak milik Tersangka dan selanjutnya dibawa ke Tanggerang “, tambah Sumarni.

Tersangka WU yang berasal dari Rancakalong Kabupaten Sumedang ini mencoba mengajak korban AM yang beralamat di wilayah Kecamatan Citamiang Kota Sukabumi untuk di sebuah Warnet yang tidak jauh dari rumah korban dan kemudian setelah mereka bertemu, tanpa sepengetahuan orang tua WU , Tersangka membawa kabur Korban .

Dengan perbuatan yang dilakukan oleh Tersangka dikenakan pasal PASAL 76F JO PASAL 83 UU RI NO 35 TAHUN 2014 TENTANG PERUBAHAN ATAS UU NO
23 TAHUN 2002 TENTANG PERLINDUNGAN ANAK, DAN ATAU PASAL 82 UU RI NO. 17
TAHUN 2016 TENTANG PENETAPAN PERATURAN PEMERINTAH NO 01 TAHUN 2016 TENTANG PERUBAHAN KEDUA ATAS UU RI NO 23 TAHUN 2002 TENTANG
PERLINDUNGAN ANAK

PASAL 76F UU RI NO 35 TAHUN 2014 TENTANG PERLINDUNGAN ANAK :
“SETIAP ORANG DILARANG MENEMPATKAN, MEMBIARKAN, MELAKUKAN, MENYURUH MELAKUKAN, ATAU TURUT SERTA MELAKUKAN PENCULIKAN, PENJUALAN, DAN/ATAU PERDAGANGAN ANAK”.

PASAL 83 UU RI NO 35 TAHUN 2014 TENTANG PERLINDUNGAN ANAK :
“SETIAP ORANG YANG MELANGGAR KETENTUAN SEBAGAIMANA DIMAKSUD
DALAM PASAL 76F DIPIDANA DENGAN PIDANA PENJARA PALING SINGKAT 3
(TIGA) TAHUN DAN PALING LAMA 15 (LIMA BELAS) TAHUN DAN DENDA PALING
SEDIKIT RP 60.000.000,00 (ENAM PULUH JUTA RUPIAH) DAN PALING BANYAK RP.
300.000.000,00 (TIGA RATUS JUTARUPIAH)”

PASAL 82 UU RI NO 17 TAHUN 2016 TENTANG PERLINDUNGAN ANAK :
“SETIAP ORANG DILARANG MELAKUKAN KEKERASAN ATAU ANCAMAN KEKERASAN MEMAKSA ANAK MELAKUKAN TIPU MUSLIHATM, MELAKUKAN SERANGKAIAN KEBOHONGANATAU MEMBUJUK ANAK UNTUK MELAKUKAN ATAU MEMBIARKAN DILAKUKAN PERBUATAN CABUL DIPIDANA DENGAN PIDANA PENJARA PALING SINGKAT 5 (TIGA) TAHUN DAN PALING LAMA 15 (LIMA BELAS) TAHUN DAN DENDA PALING BANYAK RP.5.000.000.000,00 (LIMA MILYAR)”

Sumarnipun mengatakan bahwa keberhasilan dari pengungkapan dan tertangkapnya Tersangka atas dukungan dari Mabes Polri, Polres Subang , Polres Tanggerang dan masih banyak lagi yang ikut membantu dalam Pencarian ini.

( Hendra Sofyan )

Pengakuan saksi tewasnya Guru SD Di Dalam Rumahnya di Toba.

 

etabloidfbi.com Toba.–

Seorang guru yang mengajar di Sekolah Dasar Di Desa Lumban Lobu Kecamatan Bonatualunasi Kabupaten Toba, Sumatera Utara, Senin (24/05/2021). Jenazah korban tergeletak bersimbah darah di ruang tamu rumahnya.

Mendapat informasi, pihak inafis Polres Toba langsung melakukan olah TKP untuk mengungkap motif pembunuhan tersebut .

Disekitar lokasi, masyarakat langsung memadati untuk melihat kondisi korban pembunuhan. Namun pihak kepolisian langsung membuat garis polisi (police Line) agar masyarakat tidak menghalangi proses evakuasi korban pembunuhan yang bernama Lisbet Butar-butar (42).

Terlihat ruang tamu rumah korban pembunuhan berantakan dengan kursi yang terbalik dan jenazah korban terkapar terlentang dimana bagian kepala berserakan darah yang kemungkinan luka yang dialami oleh korban di bagian kepala serta pakaian yang acak acakan dan bagian paha sampai pinggang korban tersingkap.

Sesuai keterangan pihak keluarga Rita Tambunan saat dikonfirmasi mengatakan saat membuka kilang padi yang berada di depan rumah korban, melihat pintu rumah korban terbuka. Sebab biasanya pintu rumah korban tidak pernah terbuka.

Kemudian kami mememeriksa dan mendatangi rumah tersebut, alangkah kagetnya kami melihat ada jejak ceceran darah di depan pintu rumah. Jejak darah tersebut menuju ke persawahan. Kemungkinan pelaku pembunuhan tersebut melarikan diri melalui sawah tepat disamping rumah korban.

Pertama yang mengetahui adalah anak saya yang kebetulan ingin memberi makan bebek. Saat melintas rumah korban pada saat itu, pintu rumah korban terlihat terbuka serta terdapat didepan pintu rumah korban ada jejak kaki berupa cetakan darah yang tercecer. Melihat hal tersebut anak saya memberitahukan ke saya dan selanjutnya kami memberitahukan kepada pihak keluarga untuk melaporkan kepolisan, ujar Rita Tambunan

Sementara itu, keterangan dari warga, korban sebagai guru PNS mengajar di SDN 173659 Lumban Lobu diketahui sudah menikah dan belum dikaruniai anak dan sudah pisah rumah selama 5 tahun dengan suaminya.

“Korban kalau tidak salah lahiran 1972 dan telah menikah tetapi belum punya anak, suaminya di Sibolga dan sudah sekitar 5 tahun pisah rumah,” ujar warga.

Sebagian warga mengaku bahwa perawakan korban keseharian pendiam dan kurang terbuka kepada sesama, sehingga sampai saat ini belum diketahui korban memiliki jalinan kekasih dengan lelaki lain.

Sesuai keterangan dan melihat simbah darah korban diduga dibunuh menggunakan senjata tajam dan di tempat kejadian ditemukan adanya jejak kaki yang berbeda sehingga kuat kemungkinan pembunuhan dilakukan secara terencena oleh dua orang.

Kasat Reskrim Polres Toba AKP Nelson Sipahutar saat dikonfirmasi rekan media menjelaskan bahwa saat ini kita sudah melakukan pengumpulan bukti – bukti serta meminta keterangan saksi – saksi untuk kelanjutan pengungkapan dugaan kasus pembunuhan ini.

Dalam peristiwa tersebut kami berhasil mengamankan barang bukti berupa CCTV yang dilengketkan di lampu teras rumah serta barang – barang korban tidak ada yang hilang, tutup Kasat Reskrim Polres Toba AKP Nelson Sipahutar.( Feri )

Kemitraan PPWI dengan Pemda Harus Segera Terbina

 

etabloidfbi.com Banjarmasin

 

Sekretaris Jenderal Dewan Pengurus Nasional Persatuan Pewarta Warga Indonesia (Sekjen DPN PPWI), Fahru Razi, MIP, mengapresiasi Kepengurusan Dewan Pengurus Daerah PPWI Kalimantan Selatan yang dinilainya sangat aktif dalam memberikan kontribusi terhadap tersedianya informasi yang benar dan berpihak pada masyarakat. Untuk lebih memaksimalkan peran PPWI di daerah, khususnya di Kalimantan Selatan (Kalsel), setiap kepengurusan harus sesegera mungkin menjalin hubungan kemitraan dengan Pemerintah Daerah setempat.

Hal itu disampaikan Fachrul Razi saat bertemu Pengurus DPD PPWI Kalsel dan berbagai media di Banjarmasin di sela-sela kunjungannya ke Kalsel, Senin, 24 Mei 2021. “Hadirnya PPWI di tengah masyarakat sangat penting. Nah, untuk itu saya mendorong agar Pemerintah Daerah bermitra dengan PPWI dan menggunakan jaringan PPWI ini untuk publikasi serta menyerap informasi dari masyarakat sehingga berita di Kalsel lebih objektif, faktual, dan berimbang. Maka dari itu kemitraan dengan Pemerintah Daerah harus terbina dengan cepat,” beber aktivis muda yang akrab dipanggi Bang Fachrul ini.

Sekjen PPWI yang notabene menjabat sebagai Senator DPD RI dari Aceh itu sangat mendukung keberadaan DPD PPWI Kalsel dan mengharapkan agar kepengurusan ditingkatkan hingga ke daerah-daerah dengan membentuk kepengurusan cabang atau DPC di kabupaten/kota se-Kalsel. “PPWI juga mendukung dan mengadvokasi segala upaya masyarakat melalui sisten jurnalisme warga atau citizen journalist, yakni dengan memberitakan kebenaran yang berpihak pada hak politik, ekonomi, dan sosial di masyarakat,” ujar Ketua Komite I DPD RI yang murah senyum ini.

PPWI itu, lanjut Fachrul, adalah lembaga pewarga terdepan yang menyuarakan dan memperjuangkan aspirasi masyarakat. “Dan ini adalah langkah strategis dalam memperjuangkan demokrasi agar rakyat lebih cerdas, semakin paham, dan menghindari berita-berita hoax,” tutur Fahrul pada pertemuan yang berlangsung di di Hotel Mercure Banjarmasin, Senin (24/5/2021).

PPWI menjadi istimewa karena memiliki spesifikasi menarik karena lembaga ini adalah milik masyarakat umum, milik mereka yang gemar dalam melakukan kegiatan tulis-menulis secara citizen journalism. Mereka bisa menulis dengan ragamnya masing-masing, baik dia berprofesi sebagai PNS, POLRI, TNI, wiraswasta, dan rakyat biasa. (Red)

Terkait Dharmasanti Waisak 2565 BE, Ini Penjelasan Dirjen Bimas Buddha Kementerian Agama RI

 

etabloidfbi.com Jakarta

 

Umat Buddha di seluruh dunia akan melaksanakan peringatan Trisuci Waisak 2565 BE tahun 2021 yang jatuh pada hari Rabu, 26 Mei 2021, ini. Demikian juga di Indonesia, para pemeluk agama Buddha akan menyelenggarakan peringatan Hari Besar Trisuci Waisak secara nasional.

Dirjen Bimbingan Masyarakat Buddha Kementerian Agama RI, Caliadi, SH, MH, dalam jumpa pers di kantornya Jalan MH Tamrin, lantai 16, menyampaikan bahwa pihaknya akan menyelenggarakan Dharmasanti Trisuci 2565 BE tahun 2021 ini dengan mengusung tema ‘Bangkit Bersatu untuk Indonesia Maju’. “Kegiatan peringatan kali ini dilaksanakan secara daring dan luring,” ungkap Caliadi.

Acara tersebut rencananya akan dihadiri Presiden RI, Joko Widodo, melalui virtual. “Selain Bapak Presiden, juga akan hadir secara virtual Bapak Menteri Agama. Kita juga mengundang organisasi keagamaan Buddha seperti, Walubi, Permabudhi, Pimpinan Majelis Agama Buddha, tokoh lintas agama, serta mengundang semua umat Buddha di Indonesia secara virtual,” beber Caliadi menambahkan.

Waktu pelaksanaannya, imbuh Caliadi, adalah pada hari Kamis, 27 Mei 2021 pukul 09:00 wib s/d 11:30 wib bertempat di Auditorium Kementerian Agama RI, Jakarta Pusat. (AMR/Red)

Silaturahmi Dari Aparatur Desa Dan Klarifikasi Pihak Puskesmas Terkait Swab Yang Di ulang di Puskesmas Margo Mulyo

 

etabloidfbi.com Bojonegoro. —

 

Terkait adanya berita yang Beredar pada hari kamis yang lalu yang berjudul :

Musibah Kehilangan Keluarga Yang Meninggal Dan Swab Secara Ulang Di Puskesmas Margo Mulyo Bojonegoro Jawa Timur

Pihak dari Puskesmas sudah melakukan Klarifikasi terkait adanya pengulangan Swab Covid-19 dan sudah bersilaturahmi langsung dengan pihak keluarga dari Bapak Suparno pada hari ini senin 24/05/2021 dan disambut baik oleh tuan rumah.

Di dampingi oleh Aparatur Pemerintah antara lain Kepala Desa Sumberjo, Babinmas dan perwakilan dari Kepala Puskesmas setempat Silaturahmi tersebut alhamdulillah berjalan dengan baik dan kekeluargaan.

Puskesmas Margomulyo sudah melakukan Klarifikasi terkait adanya pengulangan Swab kepada pihak yang bersangkutan pada hari senin tgl 24-5-2021, Pihak puskesmas dalam hal ini Kepala Puskesmas beserta petugas surveilans, perawat desa dan diterima oleh keluarga dari penderita.

“Kami ingin klarifikasi terkait adanya pemberitaan yang beredar kemarin bahwa kami pihak Puskesmas berusaha bekerja yang terbaik buat seluruh masyarakat khususnya diwilayah Desa Sumberjo. Terkait dengan pemeriksaan swab ulang memang diperlukan utk penegakan diagnosa karena pemeriksaan swab awal adalah pemeriksaan swab antigen sebagai bagian dari tracing kontak, karena hasil swab PCR dari pasien yg meninggal keluar setelah beberapa hari kemudian dan ada beberapa orang yg bergejala maka dilakukan swab PCR pada yang bergejala tersebut walaupun awalnya hasil swab antigennya negatif, dan ini sudah sesuai dengan prosedur yang sudah ada, dan kami berusaha melayani masyarakat sekitar dengan tulus Ikhlas dan berusaha memperkecil angka penularan Covid-19 ” ujar dokter Heru Sambodo Kepala Puskesmas

Dalam Silaturahmi tersebut Kepala Desa setempat Bapak Suroto berusaha datang dan mengunjungi warganya sebagai bentuk empati dan dia mengatakan

” kami mohon maaf baru bisa berkunjung dan ikut prihatin dan berbela Sungkawa atas musibah kepulangan dari istri bapak Suparno semoga keluarga di berikan kekuatan dan ketabahan dan kami berharap agar keluarganya semua sehat Walafiat dan bisa beraktifitas seperti biasa, dan mari kita bersama-sama mematuhi Protokol kesehatan” ujar Kepala Desa.

Begitu juga pihak dari Binmas Brigadir Heru pun berharap agar kita semua diberi Nikmat sehat, panjang umur dan bisa selalu menjaga diri ditengah situasi yang sulit ini

“Semoga kita semua bisa menjaga ketertiban dan keamanan ditengah situasi sulit seperti ini dan kami mengharap agar masyarakat tetap mematuhi Protokol kesehatan ditengan Pandemi Covid-19,” tambahnya.

Sementara itu pihak dari Keluarga besar Suparno berterimakasih atas kunjungan dari aparatur pemerintah setempat, yang telah menyempatkan waktu untuk berkunjung kerumah kami

“jujur kami terharu atas kedatangan bapak-bapak semua, jiwa dan Bhatin kami terhibur setelah kepulangan dari Orangtua kami, semoga Allah Swt membalas kebaikan atas perhatian dan simpati baik dari Pihak dokter Puskesmas, Kepala Desa maupun Babinmas dan semoga kami disini semua sehat Walafiat,” Kata Winarsih anak dari Bapak Suparno.

“Semoga kebaikan bapak-bapak mendapatkan Balasan dari Allah Swt, saya juga berterimakasih atas semua bentuk kepedulian aparatur Pemerintah dan semoga kami semua sehat walafiat agar bisa kembali beraktifitas seperti biasanya, ” Ujar Suparno sebagai penutup.

Wartawan : Irfan Yoga Pratama

Editor : Yahya Heriansyah 

Kapolsek Batu Ceper Metro Tangerang Kota Tunjukkan Rasa Emphaty Kepada Warga, Ini Sebabnya.!

etabloidfbi.com KOTA TANGERANG.-

Polsek Batu Ceper Polres Metro Tangerang Kota melaksanakan Kegiatan Emphaty Building dan Social Bounding berupa pembagian Bingkisan sembako dan beras kepada warga, yang butuh bantuan karena efek ekonomi akibat terpapar Covid 19. (24/5/2021)

Menurut Kapolsek Batu Ceper, AKP DAVID P. PURBA, SH,.S.I.K.,M.I.K., Kegiatan tersebut dilaksanakan dalam rangka melaksanakan Program Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes POL Deonijiu De Fatima, S.IK, SH yaitu, Empathy Building dan Social Bonding (Membangun Empati dan Ikatan Sosial).

Dalam giat tersebut Kapolsek Batuceper didampingi Binmas Kel. Batuceper Aiptu K. Handoko menyerahkan bantuan sembako kepada warga yang terpapar covid-19 dan dalam isolasi mandiri.

“Selain itu kegiatan tersebut sebagai wujud kepedulian Polsek Batu Ceper untuk meringankan beban warga yang terpapar Covid-19 maupun sudah sembuh di wilkum Polsek Batu Ceper,” ungkap AKP David.

Dirinya juga menghimbau kepada para pemudik yang baru kembali dari kampung, dalam rangka mengantisipasi penyebaran Covid-19 pada arus balik lebaran 2021 ini pihaknya menerapkan wajib Swab Antigen gratis bagi pemudik.

(SM)