Pra Migran ke Jepang, Bupati Sangihe Teken MOU dengan BP2MI

 

etabloidfbi.com Sangihe, Sulut

 

Kedatangan Bupati Kabupaten Kepulauan Sangihe, Jabes Ezar Gaghana, SE, ME, beserta rombongan disambut dengan penuh sukacita oleh Kepala BP2MI, Benny Rhamdany, di Kantor Badan Pelindungan Penempatan Migran Indonesia (BP2MI) di Jakarta, Senin 29/3/2021.

Pada kesempatan ini BP2MI bersama Pemkab Sangihe telah menandatangani MOU kesepakatan program Skil (tokutei ginou) ke negara Sakura, untuk menekan angka pengangguran dan penyediaan lapangan kerja bagi muda-mudi Sangihe di negara yang punya kemajuan teknologi itu.

Dalam sambutannya, Benny Rhamdany menyampaikan bahwa saat ini Presiden RI Jokowi sangat memperhatikan daerah-daerah perbatasan untuk percepatan pembangunan secara fisik maupun Sumber Daya Manusia (SDM), termasuk Tanah Tampungang Lawo (Sangihe) Kota Malahasa (Tahuna). “Jokowi inginkan lajunya pembangunan fisik di daerah perbatasan ditingkatkan, terlebih khususnya SDM. Tentunya melalui program Skil ke negara Matahari Terbit ini, dapat meningkatkan SDM yang unggul setelah kembali 5 tahun dari Jepang,” terang Rhamdany yang juga pernah mengenyam pendidikan di jajaran pulau Nusa Utara.

Bupati Sangihe berterimakasih kepada Kepala BP2MI yang sudah merealisasikan program ke Nipon dari pemuda-pemudi perbatasan. “Terimakasih pak Benny atas kerjasama ini. Pemkab Sangihe bersyukur program ke Jepang telah direalisasikan,” ungkap Bupati, yang juga pernah mengampanyekan program ke Jepang saat mencalonkan kepala daerah tahun 2017.

Terpisah, Ketua Umum Gabungan Alumni Magang Jepang Berusaha Amat Tekun Taat dan Enerjik (GAMBATTE) Indonesia, Asriel Johan Tatande, mengapresiasi terobosan Bupati pada program ke Jepang. “Ini merupakan hal yang luar biasa, sebab program ini bagus. Anak muda Sangihe mendapatkan dua manfaat dari program tersebut, yaitu menerima finansial lumayan banyak sebagai modal usaha untuk masa depannya bersama keluarga, serta terpoles karakter disiplin semangat orang Jepang yang dia bisa aplikasikan di Indonesia,” tutur pemilik Face Book (FB) Gambatte Asril yang merupakan alumni program magang 3 tahun di Jepang di kota Osaka sebagai pusat teknologi industrinya Jepang.

Lanjutnya, tapi program ini tidak sembarang. “Super ketat, butuh pelatih atau guru (sensei) yang berpengalaman seperti mantan program magang Jepang. Karena negara tujuan kerjanya di Jepang bukan di negara lain, Jepang sangat disiplin, beda dengan negara lain. Makanya para calon Migran atau TKI, butuh perjuangan dengan penuh kesabaran pada waktu mengikuti pelatihan bahasa Jepang dan budayanya di Sangihe selama kurang lebih satu tahun. Kenapa demikian? Karena pelatihan bahasa Jepang dan skilnya kira-kira 5 bulan. Setelah itu mendaftar ujian bahasa Jepang dan skil untuk mendapatkan sertifikat sebagai persyaratan program tokutei ginou (skil). Jadwal ujiannya sudah diatur bulannya oleh pemerintah Jepang di sembilan negara, didalamnya ada Indonesia. Di negara kita tempat ujiannya hanya di Medan, Surabaya, Jakarta, Bandung. Kiranya kedepan bisa di Sangihe atau minimal di Manado untuk menghemat biaya dari Pemda,” urai Asril yang fasih bahasa Jepang dan tulisannya huruf hiragana serta katakana juga kanji.

Asril Tatande menambakan bahwa program ini sangat serius, tidak main-main, seraya dia menerangkan kelanjutan tahapan atau prosedur selama di Indonesia. “Saya yakin program ini berkesinambungan jika kemasan produk SDM nya dilatih dengan disiplin di Sangihe. Selanjutnya, sesudah 5 bulan belajar bahasa juga budaya dan skil lalu ikut ujiannya. Para Migran akan mengikuti wawancara dari perusahaan di Jepang. Setelah lulus, akan mengurus paspor dan kesehatan. Terus, pihak penyelenggara di Jepang (torukushien kikan) akan mengurus eligibility atau surat izin tinggal di Jepang yang memakan waktu 3-4 bulan. Nah, kurang lebih satu tahun tahapan yang dijalani di Indonesia, baru bisa berangkat ke Jepang,” tambah Ara Fendi sapaan akrab di kampung halamannya Mahumu, Kecamatan Tamako, Kabupaten Sangihe, Sulawesi Utara.

“Perlu di ketahui bahwa program skil ini ada 14 bidang yaitu pertanian, peternakan, bangunan, perikanan, perawat lansia dan lain-lain. Program ini dimulai pada tanggal 1 April 2019. Jepang meminta 345.000 pekerja dari 9 negara, salah satunya Indonesia mendapatkan kuota 70.000 orang,” kata Asril mengakhiri. (ARA/Red)

Pak Kapolri, Penyidik Bareskrim Diduga Berupaya Hilangkan Barang Bukti Tindak Kejahatan

 

etabloidfbi.com Jakarta

 

Apakah Anda masih ingat oknum penyidik Bareskrim Mabes Polri yang memeras dan memalak anggota PPWI, Leo Handoko, dan kawan-kawan, atas nama AKBP Dr. Binsan Simorangkir, SH, MH? Hasil dari tindak pidana pemerasan itu adalah berupa bangunan ruko 3 pintu senilai total kira-kira 200 juta rupiah yang terletak di Kampung Rawa Ragas RT.12 RW.06 Desa Bojong, Kecamatan Klapa Nunggal, Cileungsi – Citeurep, Kabupaten Bogor, Jawa Barat [1].

Akibat perbuatan sang oknum penyidik di Direktorat Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus (Dittipideksus) Bareskrim Polri itu, yang bersangkutan akhirnya dicopot dari jabatannya sebagai penyidik di direktorat tersebut [2]. Pada perkembangan terakhir, Biro Pertanggungjawaban Profesi (Birowaprof) Divpropam Mabes Polri juga sudah menindaklanjuti pengaduan masyarakat yang dilayangkan Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI) dengan melakukan proses penyelidikan atas kasus dugaan pelanggaran disiplin dan penyalahgunaan kewenangan oknum Binsan Simorangkir yang memperburuk citra institusi Polri itu [3].

Sementara proses penyelidikan oleh Birowaprof berlangsung, ternyata sang oknum tidak tinggal diam. Dia diduga menugaskan orang-orang untuk membongkar bangunan ruko 3 pintu yang menjadi barang bukti kejahatan hasil dari memeras pengusaha batu bata ringan (hebel) di Jawilan, Cikande, Serang, Banten.

Bangunan ruko tiga pintu itupun saat ini telah rata dengan tanah. Bahan bangunan bekas bongkaranpun telah lenyap dari lokasi. Walau demikian, bekas tapak bangunan masih dapat dilihat jelas serta sederetan puing bangunan masih tersisa di tempat ruko bercat putih dan biru itu.

“Saya awalnya melihat orang membongkar bangunan ruko itu. Saya dekati, namanya Yuli dari Bekasi, bersama beberapa temannya, dan bertanya kenapa dibongkar? Dia bilang mau bangun apa gitu, saya gak tahu juga,” ujar Haji Kurnia alias Haji Dian kepada redaksi media ini, Selasa, 30 Maret 2021, saat dimintai informasi terkait hilangnya bangunan di pinggir jalan di tengah persawahan tersebut.

Haji Dian kemudian menjelaskan bahwa dirinya juga ikut membantu membongkar bangunan itu atas pemintaan bantuan dengan diberi imbalan oleh Yuli. “Saya juga ikut bantu bongkar bangunan itu, karena kasihan melihat mereka yang bongkar sudah capek dan saya diberi imbalan,” tambah ayah 4 anak yang tinggal tidak jauh dari lokasi bangunan tersebut.

Saat ditanyakan kemana bahan bangunan hasil bongkaran, Haji Dian mengungkapkan bahwa sebagian diambilnya. “Sebagian saya ambil dan dijual, besinya di-kiloin,” kata Haji Dian polos.

Upaya menghambat penyelidikan dan penyidikan dengan berusaha menghilangkan barang bukti bangunan ruko hasil kejahatan juga dibarengi dengan menghalang-halangi pihak PPWI membantu akreditor (penyidik – red) Birowaprof melengkapi dokumen yang diperlukan akreditor yang menyelidiki kasus ini. Di saat anggota PPWI atas nama Hendra Agus Susanto mendatangi kediaman Samin, sipemborong bangunan ruko 3 pintu itu, Hendra dicegat dan dihambat oleh oknum yang diduga suruhan penyidik bermasalah Binsan Simorangkir, bernama Karianton Tampubolon [4].

Sebagaimana diketahui bahwa pada hari Jumat, 26 Maret 2021, Samin telah hadir ke Birowaprof Divpropam Mabes Polri dan di-BAP oleh akreditor Brigpol Natasya dan Brigpol Jhoni. Usai pemeriksaan saksi Samin, kedua akreditor itu meminta agar Samin dapat menyerahkan print-out rekening koran istrinya, U’um. Rekening U’um itulah yang digunakan untuk menampung dana transferan biaya pembangunan ruko tiga pintu yang diminta oleh oknum penyidik Binsan Simorangkir. Samin menyanggupi, dan akan diserahkan pada hari Senin depannya, yakni tanggal 29 Maret 2021.

Untuk melancarkan proses penyelidikan atas kasus ini, maka akreditor Birowaprof meminta bantuan PPWI untuk mengambil print-out rekening koran istri Samin di kediamannya di Kampung Rawa Ragas RT.12 RW.06 Desa Bojong, Kecamatan Klapa Nunggal, Cileungsi – Citeurep, Kabupaten Bogor. Dalam pelaksanaan penyelidikan, PPWI selama ini bekerjasama erat dengan Birowaprof untuk menghadirkan saksi-saksi, melengkapi data-data dan informasi yang terkait dengan dugaan kejahatan oknum penyidik Binsan Simorangkir. Terkait dengan data print-out rekening koran istri Samin, Ketua Umum PPWI, Wilson Lalengke, menugaskan Pengurus PPWI Jakarta Selatan, Hendra Agus Susanto, untuk membantu menjemput dokumen terakhir yang dibutuhkan, yakni print-out rekening koran istri Samin di kediamannya pada Senin, 29 Maret 2021.

Rupanya, Samin diduga telah diintimidasi oleh oknum Karianton Tampubolon itu, dan oknum ini mendatangi Hendra, berdebat, dan terkesan melecehkan, yang pada intinya adalah melarang PPWI membantu polisi melaksanakan tugasnya. Melihat gelagat yang kurang kondusif itu, Hendra akhirnya diminta oleh Ketum PPWI agar tidak meladeni oknum yang dinilai bermental preman ini, dan segera balik kanan, kembali ke Jakarta.

Peristiwa penghalangan untuk mendapatkan dokumen print-out rekening koran U’um yang akan dijadikan sebagai salah satu alat bukti kejahatan oknum penyidik Binsan Simorangkir itu telah dilaporkan ke Birowaprof Divpropam Mabes Polri yang menangani kasus ini. “Kita tindaklanjuti, itu sangat kami perlukan,” ujar Kombespol Dr (Cand) Dominicus S Yempormase, Kepala Birowabprof.

Tidak hanya itu, peristiwa pembongkaran bangunan ruko tiga pintu hasil kejahatan itupun sudah dilaporkan kepada para akreditor Birowaprof. Laporan juga disertai dengan foto-foto dan video kondisi terkahir per hari Rabu, 31 Maret 2021, lokasi bangunan yang sudah dirobohkan.

Menanggapi hal tersebut, Lalengke geleng-geleng kepala sambil mengatakan, pendidikan tinggi dan pengetahuan yang mumpuni tentang hukum dan perundangan tidaklah menjadi jaminan seorang polisi dapat bersikap dan berperilaku sebagaimana titel dan pengetahuan yang disandangnya. “Saya sangat menyayangkan yaa. Semestinya pendidikan dan pengetahuan tentang hukum berkorelasi kuat dengan sikap dan tingkah laku seorang polisi. Menghilangkan barang bukti merupakan tindak pidana, melanggar pasal 233 KHUPid, mengapa mesti dilakukan meskipun tahu itu melanggar hukum?” kata alumni PPRA-48 Lemhannas RI tahun 2012 itu masgul. (APL/Red)

Catatan:

[1] Pak Kapolri, AKBP Binsan Simorangkir Palak Warga, Ini Hasilnya; https://pewarta-indonesia.com/2020/11/pak-kapolri-akbp-binsan-simorangkir-palak-warga-ini-hasilnya/

[2] PPWI Bertemu Pejabat Bareskrim, Wadirtipideksus: Binsan Simorangkir Akan Ditindak Tegas; https://pewarta-indonesia.com/2020/12/ppwi-bertemu-pejabat-bareskrim-wadirtipideksus-binsan-simorangkir-akan-ditindak-tegas/

[3] Akibat Peras Anggota PPWI, Oknum Penyidik Bareskrim Polri Bakal Jalani Sidang Kode Etik; https://pewarta-indonesia.com/2021/02/akibat-peras-anggota-ppwi-oknum-penyidik-bareskrim-polri-bakal-jalani-sidang-kode-etik/

[4] OKNUM PENYIDIK BARESKRIM DIDUGA HILANGKAN BARANG BUKTI KEJAHATAN; https://www.youtube.com/watch?v=JpegYEevWl8

[5] Rekaman percakapan bernuansa intimidasi dan pelarangan PPWI membantu Polri yang diduga dilakukan oleh oknum Karianton Tampubolon pada Senin, 29 Maret 2021, ada pada redaksi.

TMMD ke 110 Resmi ditutup Danrem 061/SK, Ditandai Gunting Pita dan Penandatanganan Prasasti

etabloidfbi.com – Kab. Sukabumi

Program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-110 di Kampung Kebonpanjang, Desa Sundawenang, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi, resmi ditutup, Rabu (31/03).

Penutupan rampungnya program ini ditandai dengan penandatanganan naskah serahterima pekerjaan dari kodim 0607/ Kota Sukabumi kepada pemerintah Daerah Kabupaten Sukabumi yang ditandatangani Danrem, Dandim Selaku Dansatgas dan Asda 1 Mewakili Bupati .

Selanjutnya dilokasi Jembatan diadakan Peresmian ditandai dengan Gunting pita secara bersama oleh Danrem 061/SK, Dansatgas dan Asda 1 . Selanjutnya Penandatanganan Prasasti Jembatan Yang dibangun dalam giat TMMD ke 110 dan pemecahan kendi oleh Danrem.

Di lokasi yang sama Danrem memberikan penghargaan kepada beberapa warga yang berperan aktif dalam kegiatan TMMD ini. Dilanjutkan peninjauan rumah rutilahu dan mck Komunal juga memberikan alat olahraga kepada Karang taruna dan sarung untuk DKM.

Danrem mengucapkan terima kasih kepada masyarkat, serta relawan yang terlibat dalam pembangunan juga menjalankan program tersebut.

Menurutnya berkat mereka dua target dalam program tersebut bisa terlaksana dengan optimal.

Hasil yang jelas ada dua targetnya, yakni sasaran fisik, dan nonfisik”teranya kepada awak media, usai peresmian.
Danrem menerangkan, melalui program itu TNI bisa membangun infrastruktur seperti jalan rabat beton sepanjang kurang lebih 100 meter persegi, mendirikan jembatan dengan ukuran 13,5 x 4,5 meter persegi, serta Rutilahu 20 unit.

“Bahkan untuk pembangunan fisik ini kita melebihi RAB atau over prestasi. Antara pembangunan Tembok Penahan Tebing (TPT), pelebaran jalan, serta mendirikan toilet 6 unit,”ungkapnya
Selain itu, masih dalam program TMMD juga memberikan penyuluhan kepada masyarakat terkait pertanian, kesehatan, pangan, keamanan, dan Covid-19.

Danrem berharap adanya pembangunan tersebut bisa meningkatkan perubahan roda perekonomian warga sekitar.
“Intinya kegiatan ini bisa terlaksana dengan baik, kemudian masyarakat sangat terharu dengan kolaborasi sangat luar biasa TMMD Gotongroyong dari TNI Polri dan masyarakat,” Saya harap dengan adanya pembangunan ini bisa menggenjot perekonomian warga sekitar, yang awalnya hanya sepeda motor sekarang mobil bisa melewat,” pungkasnya.

(Hendra Sofyan)

DRS.LEKOK.M.M. MEMBUKA ACARA SOSIALISASI PELAPORAN INDEKS INOVASI DAERAH TAHUN 2021 DI AULA TAPIS SEKDAKAB

etabloidfbi.com LAMPUNG UTARA –

 

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Lampung Utara, Drs. H. Lekok, M.,M., membuka acara Sosialisasi Pelaporan Indeks Inovasi Daerah (IID) Tahun 2021 di Aula Tapis Setdakab setempat, Rabu (31/03/2021).

Dalam sambutannya, Sekda mengatakan bahwa majunya suatu bangsa itu sangat ditentukan adanya inovasi oleh seluruh komponen bangsanya, termasuk oleh para Aparatur Sipil Negara sebagai pelaksana roda pemerintahan dan pembangunan.

Namun, pelaksanaan inovasi ini tentu harus memperhatikan norma dan kaedah ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. “Bentuk inovasi daerah ini diartikan sebagai semua pembaharuan untuk peningkatan kinerja dalam penyelenggaraan Pemerintah Daerah,” kata Sekda mewakili Bupati Lampung Utara Hi. Budi Utomo, S.,E., M.,M.

Menurut Peraturan Bersama Menristek dan Mendagri Nomor 03 Tahun 2012 tentang Penguatan Sistem Inovasi Daerah, Pasal 1 mengartikan bahwa inovasi adalah kegiatan penelitian, pengembangan, penerapan, pengkajian, perekayasaan dan pengoprasian penerapan praktis nilai dan konteks ilmu pengetahuan yang baru atau cara baru untuk menerapkan ilmu pengetahuan dan teknologi yang telah ada ke dalam praktek atau proses produksi.

Sedangkan Sistem Inovasi Daerah (SIDa) adalah keseluruhan proses dalam satu sistem untuk menumbuhkembangkan inovasi yang dilakukan antar Institusi Pemerintah, Pemerintah Daerah, lembaga Iitbang, lembaga pendidikan, lembaga penunjang inovasi, dunia usaha dan masyarakat di daerah.

“Untuk itulah maka sebagai upaya memacu kreatifitas daerah dalam meningkatkan daya saing ini, perlu kita pahami berbagai kriteria yang obyektif, yang dapat dijadikan sebagai pegangan bagi Pejabat Daerah dalam melakukan kegiatan yang bersifat Inovatif tersebut, tanpa adanya kekhawatiran menjadi obyek pelanggaran hukum,” ujar Sekda.

Sekda berharap, dengan dilaksanakannya Asistensi dan Sosialisasi Pelaporan Indeks Inovasi Daerah (IID) Tahun 2021, maka semua dapat memahami dan mengevaluasi sejauh mana komitmen dalam melaksanakan inovasi daerah yang diarahkan untuk percepatan terwujudnya kesejahteraan masyarakat melalui peningkatan pelayanan publik, pemberdayaan dan peran serta masyarakat, serta peningkatan daya saing daerah.

“Semoga apa yang menjadi tujuan dan sasaran yang hendak kita capai, dalam rangka mengawal kesinambungan jalannya pembangunan dan mewujudkan Visi dan Misi Kabupaten Lampung Utara yang aman, agamis, maju dan sejahtera dapat berjalan sesuai dengan harapan kita bersama,” tandasnya.

Hadir juga dalam kegiatan tersebut, Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Balitbangda) Provinsi Lampung, Kepala Bappeda Lampung Utara, Para Kepala Perangkat Daerah (PD) Kabupaten Lampung Utara. (Rudi)

ROMBONGAN IR KOARMADA I LAKSANAKAN KUNJUNGAN KERJA DI LANTAMAL XII PONTIANAK

 

etabloidfbi.com Pontianak  –

 

Lantamal XII Pontianak, Selasa, (30/03/2021) menerima kunjungan Tim Uji Petik dari Ir Koarmada I yang direncanakan selama tiga hari yaitu mulai tanggal 30 Maret s.d 01 April 2021.
Rombongan tertua Laksamana Pertama TNI Agus Santoso yang didampingi oleh Letkol Laut (KH) Benny Davidson dan Kapten Laut (KH/W) Retno Nony Nussi,

Rombongan yang berangkat dari Jakarta dengan menggunakan Pesawat Udara Umum (Paum) menuju Pontianak, tiba di Bandara Supadio langsung disambut oleh pejabat utama Lantamal XII, selanjutnya Tim Uji Petik yang berjumlah tiga orang langsung menuju Balai Dinas Kesehatan Lantamal XII untuk melaksanakan Tes SWAB Antigen.

Dalam pemeriksaan Swab Antigen di Balai Diskes Lantamal XII semua dinyatakan negative terhadap Covid 19, kemudian menuju Mako Yormahanlan XII yang ada di Kabupaten Mempawah Provinsi Kalimantan Barat untuk melaksanakan peninjauan terhadap sarana dan prasarana yang ada, baik kelebihan maupun kekurangan yang nantinya akan diteruskan ke Komando Atas (Kotas).

Selain Mako Yonmarhanlan XII, Tim Uji Petik Intern juga melaksanakan peninjauan Instalasi Jasa Maritinm (Injasmar) yaitu pelabuhan Kijing dan PT. Wika yang ada di Mempawah serta peninjuan Mako Lantamal XII Pontianak di Wajok.

Pelabuhan Kijing merupakan pelabuhan baru sehingga peninjuan sangat perlu dilakukan karena keberadaannya mempunyai nilai strategis, sangat penting sebagai fasiltas sandar bagi unsur unsur KRI yang sedang melaksanakan operasi di wilayah perbatasan di Kalimantan Barat untuk melaksanakan bekal ulang (Bekul)

Turut mendampingi selama kegiatan, Wadan Lantamal XII Kolonel Laut (P) Syamsul Rizal, S.H.,M.M, Aslog Danlantamal XII Kolonel Laut (T) Mukhamad Subur.,ST., Asrena Danlantamal XII Letkol Laut (S) Agung Widodo M.,Tr.,Hanla., Danpomal Lantamal XII Letkol Laut (PM) Nandang Farlegi S.T., Danyonmarhanlan XII Mayor Mar Anton Koerniawan M.Tr.Opsla., Kakuwil Lantamal XII Letkol Laut (S) Argen Buana C. Altaran.,S.H., Pasiops Yonmarhamlan XII Mayor Mar. Indra Maulana Batu Bara., Kasubsi Verifikasi Akun Lant. XII Mayor Laut (S) Mas Andi Sunandi., Kasubdisbang Disfaslah Mayor Laut (KH) Antoni

Selama kegiatan berlangsung tetap mematuhi protocol kesehatan guna mencegah penyebaran Virus dari pada Covid -19.(Sy Mohsin)

KOMANDAN LANTAMAL XII PONTIANAK BRIGJEN TNI (Mar) ANDI RUKMAN MERESMIKAN KANTOR POSMAT MUARA KUBU

etabloidfbi.com Pontianak.–

Komandan Lantamal XII Brigjen TNI (Mar) Andi Rukman, Selasa (30/03/2021) meresmikan Kantor Posmat Muara Kubu yang berada di Dusun Mekar Jaya, RT 007/RW 001 Ds. Dabong Kec. Kubu Kab. Kubu Raya Propinsi Kalimantan Barat, yang ditandai dengan penandatanganan prasasti yang disaksikan oleh kurang lebih 200 tamu undangan dari Forkopimda, tokoh agama, tokoh masyarakat serta masyarakat Kab. Kubu Raya Kalimantan Barat.

Sebelum peresmian kegiatan di awali dengan Bakti Sosial (Baksos) kesehatan berupa pengobatan dan khitanan massal yang dilaksanakan oleh Dinas kesehatan Lantamal XII yang dipimpin langsung Kadiskes Letkol Laut (K) drg. Heru Subagyo, Sp.Pros, sebagai bentuk kepedulian Lantamal XII tehadap kesehatan masyarakat serta untuk membantu masyarakat yang kurang mampu mengitankan anaknya dengan harapan positif mengenai berdirinya Posmat Muara Kubu ditengah masyarakat.

Dalam sambutannya Komandan Lantamal XII menyampaikan “bahwa seiring dengan berjalannya waktu selama masa pandemic Covid – 19 memiliki dampak sangat besar terhadap negara bahkan sampai ke daerah-daerah terpencil sekalipun, oleh karenanya peresmian Pos Pengamat TNI Angkatan Laut Muara Kubu dapat bekerja sesuai dengan peran dan fungsinya di dalam kesatuan TNI Angkatan Laut guna mengumpulkan informasi data serta pengawasan dan keamanan di wilayah Perairan Kubu”

Beliau juga menyampaikan kehadiran Posmat dapat memberikan informasi demi keamanan dan kenyamanan. “ Bengan harapan kehadiran kami di tengah-tengah masyarakat dapat menjalin hubungan yang harmonis, dapat saling membantu dan memberikan informasi demi keamanan dan kenyamanan bersama “ harapan Beliau”

Sebagai legalitas serta untuk menghindari permasalahan keberadaan Kantor Posmat Muara Kubu dikemudian hari, pada kegiatan tersebut dilaksanakan penyerahan Surat Pernyataan Hibah oleh Kepala Desa Dabong kepada Danlantamal XII.

Untuk menjalin keakraban kekeluargaan dilaksanakan pula penyerahan cindera mata oleh Danlantamal XII kepada Bupati Kubu Raya yang di wakili oleh Wakil Bupati Bapak Sujiwo,S.E.,M.Sos, Ketua DPRD, Kepala Desa, Bapak Hendri (Pemberi Hibah) dan kepada Bapak Hendra, kemudian dilanjut sesi foto bersama.

Sedangkan untuk kegiatan keagamaan pada kesempatan tersebut Brigjen TNI (Mar) Andi Rukman menyerahkan perlengkapan Kotbah di Masjid Al Ikhlas berupa Meja, Mimbar Khotbah dan tongkat Khotbah untuk Khotib yang diterima oleh pengurus.

Masalah kemajuan olah raga juga tidak lepas dari perhatian, pada rangkaian kegiatan tersebut Komandan Lantamal XII juga menyerahkan perlengkapan olah raga kepada Pemuda Muara Kubu.

Hadir dalam kegiatan tersebut antara lain, Wadan Lantamal XII Kolonel Laut (P) Syamsul Rizal, S.H.,M.M, Para Asisten Danlantamal XII, Para Kasarker, Para Kadis L:antamal XII, wakil Bupati Kubu Raya Bapak Sujiwo,S.E.,M.Sos, wakil Ketua DPRD Kubu Raya Bpk. Suharso, Camat Kubu Bpk. Rustam Efendi, Kepala Desa Dabung Bpk. Bustami, Kepala Dusun Selamat Jaya Bpk. Ardiansyah, Kapolsek Kubu Iptu Salahudin, Babinsa Muara Kubu Serda Komang, Personel Airud Muara Kubu Briptu Candra dan Briptu Lukman, Kapuskesmas Kubu Bpk. Samsul Hadi, Pemberi Hibah Bapak Hendri.(Sy Mohsin)

Solusi Bangkitkan Ekonomi Nasional , Seemitra.id Luncurkan Aplikasi Online

etabloidfbi.com – Kota Sukabumi

PT. Ultiface Selamet Nugraha yang berada di Jalan KH. Ahmad Sanusi No.15 Rt. 001/001 Kelurahan Karang Tengah, Kecamatan Gunungpuyuh, Kota Sukabumi, meluncurkan Aplikasi Seemitra.id berbasis Online. Ini merupakan salahsatu upaya dan Solusi untuk membangkitkan Perekonomian di masa Pandemi Covid 19 yang melanda di Negeri ini dan di Dunia.

Seemitra.id ini diresmikan Peluncurannya di Hotel Horison, Jalan Siliwangi , Kota Sukabumi yang direncanakan dihadiri oleh Walikota Sukabumi, Achmad Fahmi,
Kepala Dinas Diskopdagrin, Ayi Jamiat, dan Kepala Diskominfo , Yadi, serta tamu Undangan dan Awak Media pada hari ini, Rabu, 31/03/2021 di Hotel Horison lantai 2.

Kegiatan Peresmian ini pun dilakukan dengan menggunakan Protokol Kesehatan sebelum memasuki Ruangan dengan Pengecekan suhu, Menyediakan Masker dan Penataan Kursi para undangan pun diatur dengan jarak aman.

Saat ini Seemitra.id sudah mencapai 1300 Reseller yang tersebar di seluruh Indonesia dan menggandeng Produk UMKM sebagai Kemitraan dan sekaligus mendistribusikannya ke wilayah di Indonesia.

Dengan Peluncuran Seemitra.id ini dapat membantu Masyarakat mendapatkan Penghasilan dan menjadi Mitra Bisnis Perusahaan untuk memasarkan Produk-produk yang ada , sehingga dengan Penjualan tersebut secara Online ini Masyarakat akan mendapatkan Penghasilan tanpa harus menyimpan Barang yang akan dijual dan melakukan Packing karena semuanya dilakukan secara Dropship.

” Siapapun boleh mendaftar untuk menjadi Reseller Seemitra.id ini karena bisa di download di Playstore dan panduan ataupun Toolsnya sudah tersedia untuk Kita Promosi sehingga memudahkan kita untuk berjualan secara online “, jelas Ratno Sidik, Panitia Acara.

Website Seemitra.id yang baru dilaunching pada Juni Tahun 2020 ini sudah mendapatkan Ribuan Reseller di Seluruh Indonesia sehingga dengan pesatnya perkembangan tersebut diharapkan dapat menjadi Platform Reseller di Indonesia No. 1 nantinya.

“Kita berharap bahwa Seemitra.id ini di Indonesia dapat menjadi Kemitraan Reseller Platform No. 1 nantinya “, pungkasnya.

Bagi yang ingin menjadi Reseller Seemitra.id dapat mendowloadnya di Playstore dan Appstore kemudian ikuti petunjuknya yang berada dilaman Website.

” Dengan banyaknya varian produk dari kategori Skincare, berbagai jenis Herbal
maupun produk-produk Custom, sehingga mitra bisa leluasa memilih produk yang diinginkan untuk dijual”, imbuhnya.

( Hendra Sofyan )

Sambut Perayaan Paskah polsek Dan Koramil Pontianak Timur Laksanakan Patroli Gabungan

etabloidfbi.com Pontianak, – Kalbar

 

Menyambut perayaan Paskah yang jatuh pada hari minggu 4 april 2021, khususnya diwilayah Pontianak Timur Aparat TNI – Polri menjamin situasi tetap aman, tertib dan kondusif.

“Umat Katolik khususnya dan masyarakat pada umumnya tidak perlu merasa takut. Kehadiran aparat TNI-Polri dalam pengamanan kegiatan ibadah di hari Suci bagi umat Nasrani.

Kita akan menjamin suasana yang aman, tertib dan kondusif,” kata Akp Prayitno Kapolsek Pontianak Timur.

Anggota TNI – POLRI khususnya Koramil dan Polsek akan berkunjung ke Gereja dalam rangka patroli gabungan.

Ditegaskan oleh Akp Prayitno bahwa Tujuan TNI-Polri melaksanakan Patroli untuk mengimbau umat agar tidak perlu merasa takut, sampai saat ini wilayah Pontianak Timur masih kondusif.

Untuk beribadah di gereja secara tatap muka kapolsek berpesan untuk Jumlah jama,ah Agar Dibatasi dan jangan Lupa menerapkan protokol kesehatan dengan prinsip 5M.

Dituturkan oleh Kapolsek Umat yang tidak dapat Hadir bisa langsung dapat mengikuti ibadah secara daring dari rumah masing-masing yang akan disiarkan secara daring melalui kanal Youtube

Selain itu, umat yang datang ke gereja dihimbau untuk tidak memakai perhiasan yang berlebihan agar tidak memancing aksi kriminalitas. Tutur kapolsek.( M.zuhdi )

INSEKTORAT KOCA-KACIR MELIHAT KEDATANGAN MEDIA IKUT KE LAPANGAN

etabloidfbi.com KERINCI.–

 

Apa yang di sampaikan oleh pihak Inspektorat saat mengadakan pertemuan dengan para Kades dan PJS Kades di kantor camat siulak beberapa waktu yang lalu,agar rekan media turut serta mendampingi saat pemeriksaan kelapanagan dinilai cuma isapan jempol semata.

Pernyataan itu seolah-olah hanya sekedar pemaparan ungkapan agar terkesan kinerja pihak Inspektorat terlihat dan terdengar bekerja secara transparan ke publik atau masyarakat.

Betapa tidak,setelah menyampaikan ungkapan tersebut,pihak inspektorat Khususnya Irban II Yang di pimpin oleh Sallahhudin malah merasa risih dan seperti ayam yang koca kacir melihat seekor elang yang menghampirinya,ketika bertemu dengan awak media yang hendak mendampingi pemeriksaan di hari itu Rabu 31/03/21.

 

Ketika melihat awak media,saking gak jelasnya Salahuddin lewat seperti hantu yang ingin cepat-cepat masuk ke dalam mobilnya, seakan ada sesuatu yang disembunyikan ataupun ada yang ditutupinya hingga membuat dirinya merasa enggan di temui awak media pada saat itu.

Kejadian itu terjadi Rabu/31/2021 ketika pada saat ia dan anggotanya turun dari rumah PJS kades Desa Mukai Mudik Kecamatan Siulak Mukai Kabupaten Kerinci provinsi Jambi.

Meski ada diantara mereka yang berhasil di komfirmasi dengan melontarkan beberapa pertanyaan oleh awak media ini,namun jawaban yang di berikan sangat mengecewakan dan terasa janggal,karena apapun pertanyaan yang di tanyakan jawabanya hanya
“kami cuma melakukan pemeriksaan untuk menyesuaikan data data saja dan yang lainya itu urusan bidang evaluasi”ungkapnya.

Namun ketika di tanyakan bagaimana standar,spek,dan aturan beserta hasil dari pemeriksaan atau penyesuaian data itu jawaban tetap sama “Silakan tanya di bidang Evaluasi kami tidak bisa menjawab “tandasnya lagi.

Dan pada saat awak media kembali bertanya siapa yang bisa ditemui di bidang evaluasi untuk dikomfirmasi ia mengatakan “Untuk bidang evaluasi sekarang jabatan tersebut sedang kosong menunggu pelantikan berikut” jelasnya kembali.

Sebagai pejabat publik, yang memang hasil kerjanya sangat di tunggu oleh masyarakat seharusnya tidak boleh bersikap seperti itu,walaupun mungkin secara prinsip dan aturan laporan pertanggung jawaban mereka kepada pemerintah (Bupati) namun bukan berarti pihak Inspektorat dapat melanggar undang Undang KIP tentang keterbukaan Informasi Publik.

Dan jangan sampai karena hal itu membuat masyarakat berasumsi kalau ada kongkalingkong antara pihak inspektorat dengan PJS atau kades yang sedang di periksanya atau berasumsi kehadiran media di saat pemeriksaan itu membuat pihak inspektorat merasa terganggu menyampaikan hal-hal tertentu kepada PJS atau Kades ” ketika mereka hendak pulang”.

Domi Naldi

Bawa Sabu Dari Curup, 2 Nelayan Ditangkap Polres Benteng

 

etabloidfbi.com Bengkulu.-

BENTENG – Dua orang nelayan berinisial AES ( 28 ) warga Kelurahan Pondok Besi Kecamatan Teluk Segara Kota Bengkulu, dan AS ( 27 ) warga Kelurahan Tengah Padang Kecamatan Teluk Segara Kota Bengkulu harus ditangkap Polres Bengkulu Tengah ( Benteng ) Polda Bengkulu karena tertangkap tangan membawa narkoba jenis sabu dari Kecamatan Kepala Curup Kabupaten Rejang Lebong ( RL).

Hal tersebut diungkapkan oleh Wakapolres Benteng Kompol Abdu Arbain didampingi Kasat Resnarkoba AKP Budimansyah,S.Sos., saat melakukan press conference kemarin ( Selasa, 30/03/21 ) di Aula Mapolres.

” keduanya kami tangkap berdasarkan Laporan Polisi No : LP/ A -29/III/2021, tanggal 30 Maret 2021.” Ungkap Wakapolres.

Dijelaskan oleh Wakapolres, penangkapan terhadap kedua tersangka yang dipimpin langsung oleh Wakapolres tersebut berawal adanya informasi dari masyarakat yang malaporkan akan ada dua orang yang akan membawa sabu dari Desa Kepala Curup Kecamatan Binduriang Kabupaten RL menuju ke Kota Bengkulu dengan menggunakan satu unit mobil jenis kijang Kapsul warna silver.

Mendapatkan informasi tersebut, Wakapolres langsung memimpin personilnya untuk melakukan pengintaian dijalan lintas yang akan dilintasi kedua tersangka.

” sekira pukul 05.00 wib mobil yang dicurigai akhirnya melintas, langsung kami hentikan dan kedua tersangka kami tangkap. ” Jelas Wakapolres.

Ditambahkan oleh Wakapolres, setelah kedua tersangka berhasil ditangkap, Personil Polres Benteng langsung melakukan penggeledahan terhadap keduanya dan didapati barang bukti berupaalat bukti berupa satu paket shabu yang dibungkus plastik bening dan dibalut plastik warna hitam seberat 6 (Enam) gram.

Adapun barang bukti yang berhasil disita dari kedua tersangka diantaranya

Satu paket shabu yang
dibungkus plastik bening dan
dibalut plastik warna hitam
seberat 6 gram.
Satu Unit Mobil kijang kapsul
warna silver BD 1392 LL.
Satu Unit Handphone merk
Oppo warna merah.
Satu Unit Handphone merk
MI warna Silver.
Satu buah korek api warna hijau.
Satu buah dompet warna hitam.
” kedua tersangka kami jerat dengan pasal Pasal yang disangkakan yaitu pasal 112 ayat (1) UU RI No.35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman minimal 4 Tahun Penjara maksimal 12 Tahun penjara. ” Pungkas Wakapolres Benteng.

(S, Sitompul)

Di Picu Hutang Piutang 9 Pelaku Perkosa Anak Di Bawah Umur Secara Bergilir

etabloidfbi.com, KOTA LANGSA ACEH-

Miris, 9 Pelaku bergilir melakukan pemerkosaan terhadap anak dibawah umur di kota Langsa, di picu karena hutang piutang yang tak sanggup terbayarkan, 1 nya lagi Masih DPO , Rabu, (31/03/21)

Kapolres Langsa AKBP Agung Kanigoro Nusantoro, SH, SIK, MH. Di dampingi Kasat Reskrim Iptu Arief S Wibowo, SIK. Menjelaskan saat Konferensi pers di teras Aula depan Polres Langsa, berdasarkan Laporan PolisiNomor: LP/53/1\/RES. 124/2021/ACEH/Res Langsa, tanggal 18 Maret 2021, tersebut Kasat Reskrim Polres Langsa beserta anggota satreskrim, mengumpulkan bahan keterangan dan menemukan 2 (dua) alat bukti yang cukup, dilakukan upaya penangkapan Pada hari Sabtu tanggal 20 Maret 2021 sekira pukul 03.00 Wib dilakukan penangkapan terhadap 9 tersangka yang berinisial NS, MKA MH, MNH.MRA, MRE, MVP, MS yang pada saat itu setiap tersangka ditangkap
di dalam rumah tersangka masing-masing.

Pada Hari Selasa tanggal 23 Maret 2021 Sekira pukul 12.45 Wib Tersangka MS dan tersangka
MOS menyerahkan diri ke Polres Langsa untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya.
Hingga saat ini 1 tersangka lagi berinisial BK berhasil melarikan diri dan masih dalam pencarian polisi (DPO).

Adapun Kronologis kejadian:

MRA, MS,BK, MRE, MVP.NS MHB, dan MOS dengan cara Tersangka sdr. MRA membawa korban sdr. Melati(nama samaran) ke sebuah rumah kosong di Gampong Blang Seunibong Kec. Langsa Kota yang
mana dirumah tersebut sudah ada tersangka MS dan tersangka BK yang sudah menunggu dan
disusul oleh tersangka MRE, MVP MOS MKA,NS,MH.MNH kerumah kosong tersebut sehingga
Korban Sdra. Melati (nama samaran) di perkosa secara bergilir.

Lanjut Kapolres Pelecehan seksual dan Pemerkosaan anak dibawah umur tersebut terjadi dikarenakan Tersangka MRA memiliki Hutang terhadap Tersangka MS namun Tersangka MRA tidak sanggup
membayarnya sehingga MS meminta bayaran hutang tersebut dengan membawakan perempuan
sebagai ganti hutangnya.

MODUS OPERANDI

Berawal dari ketidak sanggupan tersangka MRA membayar hutang terhadap tersangka MS,
sehingga Tersangka MRA memberikan perempuan sebagai ganti hutangnya terhadap
Tersangka MS untuk dilakukannya hubungan seksual, guna memuaskan nafsu seksual
tersangka MS yang kemudian dimanfaatkan oleh Tersangka MOS, MPV, MRE, NS, MKA,
MH, MHB dan BK (DPO) untuk menyalurkan nafsunya.

Barang bukti yang diamankan
1 (satu) unit Handphone merk Vivo 1606 warna putih Y91 IMEI 1, 865588031978057 IMEI 2
865588031978040, 1 (satu) unit sepeda motor merk Honda Kharisma Tanpa Nomor Plat warna hitam No rangka MH1JB21184K454793, Nomor Mesin JB21E1450241, (disita dari MRA).1 (satu) unit Handphone merk Vivo 1816 type Y91 warna Hitam Biru IMEI 1887906049127913
IMEI 2 867906049127905.
(disita dari NS), 1 (satu) unit handphone merk Realme C2 type RMX1941 wama biru IMEI 1
865518046659913, IMEI 2 865518046659905, 1 (satu) unit sepeda motor merk Honda Scoopy
warna hitam coklat nopol BL 4074 FT Nomor Rangka MH1JFW113FK127040, nomor mesin JFW1E1132153
(disita dari MRE),1 (satu) unit handphone merk Samsung Type SM-J. Warna Putih IME 1 353516079929012, 1 (satu) unit sepeda motor merk Honda Beat Nopol BL 6238 FU. Warna merah Putih dengan Nomor Rangka: MHIJFZ118GK3B1314, Nomor Mesin: JFZIE 1376622
(satu) unit Handphone merk Vivo 1816 type Y91 wama Hitam Biru IMEI 1 : 867906049127913 IMEI 2
867906049127 (disita dari MH), 1 (satu) unit handphone merk Brand code warna hitam B 11 IME 1: 3650 11005084880. IME 23650 II 005084898.(Disita dari MKA), 1 (satu) unit Sepeda Motor Honda Merk Scopy dengan Nomor Polisi BL 5489 FAC,warna Hitam
Putih Nomor Rangka: MHIJM3121KK747859 Nomor mesin: JM31E2742746.
(Disita dari Saksi MZ),1 (satu) unit Sepeda Motor Merk Honda Beadengan Nomor Polisi BL 4187 ZW warna Putih Lis Biru dengan No Rangka: MH1JFZ117HK855948 dan Nomor Mesin: JFZ1E1861779.
(disita dari Saksi MK), 1 (satu) Buah kain sarung berwarna Coklat muda dan coklat Tua dengan motif garis-garis berwarna putih,1 (satu) Buah Jilbab segi 4 (empat) polos berwarna merah marun, 1 (satu) Buah Baju berlengan panjang berwarna merah marun dengan dengan tulisan di bagian
dada depan “JUST PEACHY” berwarna merah muda, 1 (satu) buah celana panjang lie berbahan karet berwarna biru muda, 1 (satu) Buah celana dalam polos berwana Merah marun berbahan karet,1 (satu) Buah Bra berwarna merah muda polos, (Disita dari saksi korban).

9 tersangka masih dalam penyidikan Polres Langsa dan 9 TSK dikenakan Pasal 47 Sub Pasal 46 dan atau Pasal 50 Sub Pasal 48
Qanun Aceh Nomor 6 Tahun 2014 tentang Hukum Jinayat Sub Pasal 55 KUHPidana Sub Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak. Ancaman Hukuman:
Pasal 50 Diancam dengan penjara/kurungan paling singkat 150 (seratus lima puluh) bulan dan paling lama 200 (dua ratus) bulan. Undang-Undang Nomor 11 tahun 2012 tentang sistem peradilan Pidana Anak Pengurangan 1/3 Hukuman dari ancaman Orang Dewasa”, Tutup Kapolres Langsa.(M.Anwar)

Polsek Bermani Ilir Tangkap Pelaku Pencurian Tanaman Jahe

 

etabloidfbi.com Bengkulu.-

KEPAHIANG – Polsek Bermani Ilir mendapati titik terang pelaku pencurian tanaman jahe milik Suplan Warga desa sosokan cinta mandi Kec. Bermani ilir Kab. Kepahiang yang dicuri pada 26 maret 2021 lalu. Pelaku ialah Jepri (21) Petani di Talang Damar kencana desa sosokan taba Kec.muara kemumu kab.Kepahiang.

Kapolres Kepahiang AKBP Suparman, S.IK MAP melalui Kapolsek Bermani Ilir IPTU Tommy Sahri, MH menjelaskan dalam laporannya pelaku ditangkap pada Selasa (30/03/2021) sekira jam 08.00 wib yang sedang berada di rumah kawannya di desa sosokan cinto mandi. Tanpa perlawanan anggota reskrim langsung melakukan penangkapan terhadap tersangka dan dibawa ke polsek bermani ilir untuk di lakukan pemeriksaan lebih lanjut.

“selain itu diamankan juga barang bukti 1(satu) unit sepada motor supra krempang yang di pakai saat pelaku melakukan pencurian, 1 (satu) karung jahe yg di curi pelaku, dan celana panjang levis warna hitam yg di pakai pelaku saat melakukan pencurian,” jelanya.

Diketahui sebelumnya pelaku melakukan pencurian tanaman jahe milik korban suplan tersebut yaitu dengan cara di cabut dari tanah kemudian mematah kan batang jahe dan langsung mengambil jahe dan langsung memasukan ke dalam karung putih selanjutnya jahe dan karung hasil curian tersebut pelaku bawah dengan mengunakan sepeda motor. Menurut korban kejadian ini bukanlah pertama, terhitung ini kali kedua tanaman jahe milik korban hilang sehingga mengalami kerugian sekira Rp. 3.500.000 ( tiga juta lima ratus ribu rupiah).

(S, Sitompul)

Masuki Purna Tugas, Kapolres Kaur Ucapkan Terima Kasih Kepada AKP Sugiyo

 

etabloidfbi.com Bengkulu.-

 

KAUR – Ucapan terima kasih dan apresiasi patut diberikan bagi anggota Polri yang telah memasuki purna tugas. Setelah mengabdi berpuluh-puluh tahun demi negara melalui institusi Polri banyak mengisahkan banyak hal yang sulit untuk dilupakan.

Kesedihan bercampur keharuan ini dirasakan oleh Kabag Sumda Polres Kaur AKP Sugiyo yang telah memasuki Purna Bakti Polri atau pensiun. Sebagai bentuk penghormatan dan penghargaan Selasa (30/03/2021) Polres Kaur menggelar acara purna bakti kepada personel yang telah selesai menyelesaikan tugas sebagai anggota Polri sampai pada masa pensiun.

Kapolres Kaur Polda Bengkulu AKBP Dwi Agung Setyono saat memimpin acara purna bakti menyampaikan ucapan terima kasih dan hormat setinggi-tingginya kepada AKP Sugiyo. Karena selama menjadi anggota Polri telah memberikan yang terbaik dalam pelaksanaan tugas pada kesatuan. Dan berharap agar seluruh personil Polres Kaur dapat mencontoh Purnawirawan AKP Sugiyo yang telah berbakti pada institusi Polri sampai pada pensiun.

“kita semua dapat mencontoh AKP Sugiyo yang telah bisa menjalankan tugas dengan baik hingga pensiun,” Kata Kapolres Kaur AKBP Dwi Agung Setyono.

(S, Sitompul)

Pendaftaran Penerimaan Calon Anggota Polri Diperpanjang Hingga April 2021

etabloidfbi.com, BANDA ACEH

Jajaran Kepolisian Republik Indonesia telah membuka kesempatan kepada pemuda-pemudi Indonesia untuk dididik menjadi calon anggota Polri melalui jalur penerimaan Tamtama, Bintara dan Akademi Kepolisian (Akpol).

Kapolda Aceh Irjen Pol. Drs. Wahyu Widada, M. Phil, yang didampingi Karo SDM Polda Aceh Kombes Pol. Dirin, SIK., MH, melalui siaran pers Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol. Winardy, SH., SIK., MSi, Selasa (30/3/21),menyebutkan, penerimaan terpadu anggota Polri terpadu T. A. 2021 berlangsung hingga pertengahan bulan April 2021.

” Untuk Bintara dan Tamtama pendaftarannya melalui online dan verifikasi diperpanjang hingga tanggal 12 April 202. Sementara untuk Akpol pendaftaran dan verifikasi diperpanjang hingga 15 April 2021, ” sambung Kabid Humas.

” Cara mendaftar melalui online dan bila ada yang kurang jelas dapat menghubungi Bagian Sumda Polres/ta setempat,” sebut Kabid Humas.

“Penerimaan terpadu anggota Polri tidak dipungut biaya dan menggunakan prinsip Bersih, Transparan, Akuntabel dan Humanis (BETAH),” tutup Kabid Humas.
(M.Anwar)

KONI Kabupaten Sukabumi Berikan Apresiasi Tim Atlet Bola Volley Kabupaten Sukabumi Raih Juara Grup BK PORDA

etabloidfbi.com – Kab. Sukabumi

Tim Bola Volley Kabupaten Sukabumi memenangkan Lomba Bola Volley babak Kualifikasi Porda Jawa Barat dengan kemenangan telak dan meraih Juara 1 untuk Juara Grup Cabang Olah Raga Volley Ball Putra tersebut.

BK Porda yang berlangsung di Depok ini berlangsung dari tanggal 24 -30 Maret 2021 dan selanjutnya dengan kemenangan ini Tim Bola Volley Kabupaten Sukabumi akan melanjutkan untuk ikut di Porda pada bulan Juli 2021, nanti.

” Kami sebagai Pelatih berharap di Porda nanti menargetkan Tim Bola Volley Kabupaten Sukabumi bisa menjuarai Pertandingan dan saat ini kita sedang melakukan persiapan-persiapan untuk kejuaraan nanti, selain dari Formasi pemain, juga akan mencari Bibit-bibit Pemain yang diharapkan nantinya dapat menjadi satu Tim Bola Volley yang Solid ,handal dan dapat membawa nama harum Kabupaten Sukabumi “, ujar Pelatih Tim Bola Volley Kabupaten Sukabumi, Wahyu Irmawan.

Tim Bola Volley Kabupaten Sukabumi ini di Fasilitasi dan dibina langsung oleh Koni Kabupaten Sukabumi . Baru pertama kali di Cabang Olah Raga di Kabupaten Sukabumi Koni sebagai Wadah dari Organisasi turun langsung untuk membina , memperhatikan suatu cabang olah raga.

Sementara itu, Ketua KONI Kabupaten Sukabumi, Sirojudin saat diwawancarai oleh Wartawan mengatakan bahwa Koni mengapresiasi Tim Bola Volley Kabupaten Sukabumi yang lolos untuk mengikuti Porda nanti dengan meraih Juara 1 untuk Katagori Grup Volley Ball Putra.

” Kami sangat mengapresiasi kepada Tim Bola Volley Kabupaten Sukabumi yang Lolos dan meraih kemenangan telak di BK Porda oleh karena itu sebagai rasa terima kasih dan penghargaan Kami pun memberikan Bonus kepada Tim ini berupa Uang Saku sehingga diharapkan dapat memberikan Motivasi kepada mereka untuk terus berprestasi “, ujar Sirojudin.

Walaupun dengan waktu yang terbatas yaitu 5 hari saat menuju ke BK Porda, tetapi dengan kerja keras dan kemauan serta Latihan yang dimaksimalkan oleh Tim ini dapat memberikan hasil berupa Kemenangan di Kompetisi tersebut.

” Kita berharap Tim Bola Volley Kabupaten Sukabumi semakin Solid dan dapat memberikan yang terbaik untuk wilayah nya dan kita akan tetap membina mereka ke depannya “, jelasnya.

Sirojudin pun mengucapkan terima kasihnya kepada para Donatur, Pemain, Pelatih dan Pemerintah Daerah yang sudah membantu atas kelancaran dan suksesnya BK Porda yang sudah dilaksanakan tersebut.

( Hendra Sofyan )

KOMANDAN LANTAMAL XII MENGIKUTI RAPIM SAKA BAHARI NASIONAL TA.2021 SECARA VIRTUAL

etabloidfbi.com Pontianak –

 

Komandan Lantamal XII Brigjend TNI (Mar) Andi Rukman selaku Kamabida Saka Bahari Daerah Kalimantan Barat mengikuti Rapim Saka Bahari Nasional TA.2021 secara Virtual di ruang Puskodalops Satrol Lantamal XII Senin, (29/03/2021).

Rapim Saka Bahari Nasional TA. 2021 dilaksanakan terpusat dari Markas Besar TNI AL Cilangkap Jakarta Timur dengan rangkaian kegiatan yang dilaksanakan antara lain pembukaan “Salam Pramuka” sebagai awal kegiatan, dilanjut dengan laporan Ketua Panitia, Kemudian menyanyikan lagu “Indonesia Raya”, pembacaan doa, sambutan dan paparan diawali dengan sambutan Ketua Majelis Pembimbing Saka Bahari Nasional Laksamana TNI Yudo Margono, S.E. M.M. Kepala Staf TNI Angkatan Laut yang dibacakan oleh Aspotmar Kasal selaku Ketua Harian Saka Bahari dilanjutkan sambutan Ketua Kwartir Nasional Budi Waseso dan Paparan Ketua Pimpinan Saka Bahari Tingkat Nasional yakni Brigjen TNI (Mar) Nuri Andrianis Djatmika (Kadispotmaral).

Dengan mengambil tema “Melalui Penyelenggaraan Rapat Pimpinan Saka Bahari Nasional Tahun 2021, Kita Wujudkan Semangat Bela Negara dan Cinta Tanah Air Yang Berwawasan Kebangsaan di Masa Pandemi Covid-19” kegiatan Rapim Saka Bahari Nasional TA.2021 diatas dipimpin oleh Aspotmar Kasal Mayjen TNI (Mar) Widodo Dwi Purwanto selaku Ketua Harian Majelis Pembimbing Saka Bahari Tingkat Nasional

Selama melaksanakan Vicon Rapim Saka Bahari Nasional TA. 2021 Danlantamal XII di dampingi oleh Aspotmar, Kolonel Marinir Agustiawarman, S.H.,, Kadispotmar Letkol Laut (KH) Harazi, S.Ag.,M.M., Mayor Laut (KH) Antoni T.S., S.T., M.Si(Han), Serda Mus Agus Zainal dan Serda Mus/w Hilda Mareta.

Selama berlangsungnya kegiatan tetap mematuhi protocol kesehatan guna mencegah penyebaran virus daripada Covid – 19.( M.zuhdi )

Penutupan Diksar, AKBP M Hasan SH; “Jaga Kehormatan Satpam Sebagai Profesi”

 

etabloidfbi.com Bengkulu.-

BENGKULU – Ditandai dengan pelepasan tanda Perwakilan Instruktur dan Peserta, Pendidikan Dasar Satuan Pengamanan (Diksar Satpam) gelombang III tahun 2021 kerjasama Dit Binmas Polda Bengkulu bersama BUJP PT Javas kemarin Senin (29/03) dinyatakan resmi berakhir.

Bertindak sebagai Inspektur Upacara Penutupan Diksar, Kasubdit Tibsos Dit Binmas Polda Bengkulu AKBP M Hasan SH, memberikan ucapan selamat untuk 81 orang peserta diksar yang dinyatakan lulus sebagai Satpam Gada Pratama.

Dalam kesempatan ini, AKBP M Hasan SH, membacakan amanat Dir Binmas Polda Bengkulu Kombes Pol Endro Prasetyo, S.IK., yang memberikan pesan agar seluruh Satpam dapat terus mengasah dan meningkatkan kemampuan sebagai bekal dalam menjalankan diwilayah kerja.

“jaga kehormatan satpam sebagai profesi yang mengemban tugas kepolisian terbatas”, tegasnya sembari mengingatkan untuk menjaga dan meningkatkan sinergitas dalam bertugas dan bila bertindak akan dinilai sebagai seorang yang berprofesi sebagai satpam.

Menutup arahan, AKBP M Hasan SH, berpesan untuk dapat menularkan kemampuan dan ilmu pengetahuan yang telah didapat kepada rekan kerja dan menjaga sikap ditengah masyarakat yang dapat dijadikan teladan khususnya saat ini dengan mematuhi protokol kesehatan ditengah pandemi covid-19.

(S, Sitompul)

Kapolresta Pontianak Pimpin Pemusnahan BB Tindak Pidana Narkoba

etabloidfbi.com Pontianak,-

Kapolresta Pontianak Kota memimpin giat pemusnahan barang bukti tindak pidana narkotika di halaman Mapolresta Pontianak Kota, Selasa (30/03/2021).

Sebanyak 1,1 kg narkotika jenis shabu yang disita dari tersangka tindak pidana narkotika a.n. M alias A yang diamankan petugas pada hari Minggu (14/03/2021) di Jl Parit Pangeran Gg Telaga Indah, Kelurahan Siantan Hulu, Pontianak Utara, dimusnahkan oleh Sat Narkoba Polresta Pontianak Kota.

Kapolresta Pontianak Kota, Kombes. Pol. Leo Joko Triwibowo, S.IK., menjelaskan pihaknya telah menahan 4 tersangka dan saat ini dalam tahap penyidikan.

“Hari ini kami melaksanakan kegiatan pemusnahan barang bukti tindak pidana narkotika jenis shabu seberat 1,1 kg yang kami sita dari pengungkapan kasus di wilayah Pontianak Timur. Barang ini masuk melalui perbatasan Indonesia-Malaysia tepatnya di Balai Karangan Kabupaten Sanggau”, ungkap Kombes. Leo.

Kegiatan pemusnahan tersebut juga disaksikan oleh undangan diantaranya Kasi Tindak Pidana Umum Kejari Pontianak, Aji Satrio Prakoso, S.H., M.H., Kasubsi Pratut Pontianak, Syahrul Syaban, Ka Lapas Klas II A Pontianak, BNN kota Pontianak dan PJU Polresta Pontianak Kota.

Kegiatan diawali dengan sambutan singkat Kapolresta Pontianak Kota, kemudian dilanjutkan dengan pengujian barang bukti oleh tenaga medis dari BNNP Kalimantan Barat. Setelah barang bukti dimusnahkan kemudian dilaksanakan penandatanganan berita acara pemusnahan barang bukti tindak pidana narkotika jenis shabu.

Dalam sambutannya, Kapolresta Pontianak Kota, Kombes. Pol. Leo Joko Triwibowo,S.IK., mengungkapkan kronologis awal pengungkapan tindak pidana narkotika tersebut, bermula dari laporan masyarakat pada hari Minggu (14/03/2021) kepada Bripka Asri Prabowo bahwa ada seseorang yang telah diamankan di Jl Parit Pangeran Gg Telaga Indah, Siantan Hulu, Pontianak Utara. Kemudian Bripka Asri menuju TKP dan didapatkan TSK a.n. M als A sudah diamankan warga sekitar, dan menurut keterangan warga, TSK sebelumnya membuang sebuah bungkusan di sekitar rumah warga tidak jauh dari TKP. Kemudian bersama warga, Bripka Asri membawa TSK untuk mencari bungkusan tersebut dan ditemukan disamping rumah warga. Setelah dibuka, di dalamnya berisikan serbuk putih yang diduga narkotika jenis shabu yang dikemas dalam satu bungkus plastik teh Guyan Yin Wang. Terhadap TSK H als A bersama barang bukti tersebut kemudian diserahterimakan kepada Polsek Pontianak Utara dan penyidik Sat Narkoba Polresta Pontianak Kota.

“Dalam pengembangan penyidikan, menurut keterangan TSK M als A, narkotika tersebut dibawa dari Balai Karangan atas perintah S als Pak Cu yang merupakan napi Lapas Klas IIA Pontianak, yang akan diantarkan ke Jl Tanjung Raya 2 Gg Anugerah Pontianak Timur, dan akan diterima oleh SW als Y yang merupakan istri dari S als Pak Cu dan IR als I”, ungkap Kapolresta Pontianak Kota.

“Kami melakukan pengembangan dengan teknik penyamaran dan penyerahan narkotika secara terselubung dibawah pengawasan oleh tim Sat Narkoba Polresta Pontianak Kota, kepada alamat yang disebutkan TSK M als A tersebut. Setelah barang tersebut diserahterimakan kepada SW als Y dan IR als I, kemudian Tim melakukan penangkapan terhadap kedua tersangka. Terhadap para tersangka, kami sangkakan pasal 114 ayat (2), sub pasal 112 ayat (2) jo pasal 132 (1) Undang Undang No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman pidana mati, seumur hidup atau paling singkat 6 tahun dan paling lama 20 tahun dan pidana denda paling sedikit 1 milyar dan paling banyak 10 miliyar rupiah”, tambah Kombes Pol Leo.

Dalam kesempatan pemusnahan tersebut, Kapolresta Pontianak Kota, Kombes. Pol. Leo Joko Triwibowo, S.IK., juga megucapkan terimakasih kepada semua pihak yang hadir dalam acara pemusnahan narkotika jenis shabu tersebut, dan mengajak kapada semua masyarakat turut berperan aktif dalam memberantas peredaran narkoba khususnya di kota Pontianak.(Sy Mohsin)

Tim Cobra Polres Rejang lebong Tangkap 2 Pelaku Spesialis Curat.

 

etabloidfbi.com Bengkulu.–

 

(36) warga Desa Kayu Manis Kecamatan Selupu Rejang dan AA (23) warga Desa Kayu Manis Kecamatan Selupu Rejang ditangkap  Tim Cobra Polres Rejang  Lebong (RL). Penangkapan ini diduga keduanya merupakan spesialis Pencurian dengan Pemberatan (Curat) yang diduga beraksi diberbagai Tempat Kejadian Perkara (TKP

Kapolres Rejang lebong AKBP Puji Prayitno, S.IK, MH melalui Kasat Reskrim AKP Rahmat Hadi Fitrianto, SH, S.IK bersama 10 personil Tim Cobra (Satreskrim dan Sat Intel) mengatakan kedua terduga ditangkap pada minggu (28/03/2021) di rumahnya masing-masing-masig Saat ditangkap, keduanya sudah mengakui perbuatannya untuk aksi di beberapa TKP.

‘’Keduanya sudah kita amankan bersama barang bukti hasil aksi Curat di beberapa TKP,’’ kata Rahmat.

Petugas juga masih melakukan pengembangan terkait keterlibatan pelaku lain saat beraksi bersama kedua tersangka yang sudah diamankan ini. Serta berapa pastinya lokasi kejadian yang menjadi TKP komplotan spesialis curat ini beraksi.

(S.SITOMPUL)

Sat Narkoba Polres Sukabumi Kota Kembali Ungkap Peredaran Narkoba di Kota Sukabumi, 14 Tersangka Diamankan

etabloidfbi.com – Kota Sukabumi

Sat Narkoba Polres Sukabumi Kota Kembali Ungkap Peredaran Narkoba di Kota Sukabumi, 14 Tersangka Diamankan

etabloidfbi.com – Kota Sukabumi

Peredaran Narkoba di Kota Sukabumi kembali di ungkap oleh Tim Satreskrim Polres Sukabumi Kota dengan tertangkapnya 14 Orang yang diduga Pelaku sudah diamankan saat ini di Mapolres Sukabumi Kota untuk dilakukan Proses Penyidikan lebih lanjut.

Kapolres Sukabumi Kota, AKBP Sumarni, saat melaksanakan Press Conference nya memaparkan dihadapan Wartawan bahwa Pengungkapan Peredaran Narkoba di wilayah Hukum Polres Sukabumi Kota ini atas Informasi dari Masyarakat , Jasa Pengiriman dan dari hasil Lidik dari Tim Sat Narkoba Polres Sukabumi Kota.

” Jajaran Sat Narkoba Polres Sukabumi Kota saat ini telah berhasil mengungkap Peredaran dan Penyalahgunaan Narkoba di wilayah Hukum Polres Sukabumi Kota selama 3 Pekan terakhir “, ujar Kapolres Sukabumi Kota, AKBP Sumarni dalam Press Conference nya dihadapan Wartawan, Selasa, 30/03/2021 di Mapolres Sukabumi Kota, Jalan Perintis Kemerdekaan Kota Sukabumi.

Dari Pengungkapan ini, telah diamankan 14 Orang Tersangka dan barang Bukti berupa Sabu seberat 107, 69 gram, Ganja 164 gram , Obat-obatan terlarang diantaranya:
Hexymer 2.386 Butir, Tramadol 4.495 Butir, kemudian Minuman Keras berupa Long Island sebanyak 12 Botol dan Coctail Leci sebanyak 15 Botol. Selain itu , 18 Handphone, 1 Unit Motor Beat warna Hitam, 4 Unit Timbangan, Kartu ATM dan Uang hasil Penjualan tersebut sebanyak Rp. 1.462.000,-.

” Para Pelaku ini memakai modus dengan cara Transfer, bertemu langsung, dan dengan cara Menempel dengan sesuai arahan-arahan kepada pembelinya”,jelasnya.

Sumarnipun menambahkan bahwa dari TKP ke 14 Tersangka ini dilakukan di beberapa wilayah di Kota Sukabumi diantaranya Kecamatan Warudoyong, Sukabumi, Cibeureum, Cisaat, Sukaraja, Baros, Kadudampit dan Cikole.

Diperkirakan para Pelaku ini sudah menjalankan aksinya selama 1-6 Bulan dan dari Para Pelaku ini ada yang merupakan sebagai Pengedar maupun sebagai Kurir.

( Hendra Sofyan )

Dandim 0607 Kota Sukabumi TMMD ke 110 di Pastikan Selesai Sesuai Jadwal

etabloidfbi.com – Kab. Sukabumi

Dandim 0607 Kota Sukabumi, Letnan Kolonel Infanteri Danang Prasetyo Wibowo,M.I. Pol tinjau kesiapan progres menjelang penutupan program TMMD ke 110 pada tanggal 31 Hari Rabu esok yang berlokasi bertempat di Kampung Kebon Panjang Desa Sundawenang Kecamatan Parungkuda Kabupaten Sukabumi.

Dengan sasaran kegiatan pembangunan Jembatan dan Rumah tidak layak huni sebanyak 20 unit dan disediakan juga berupa tambahan program pemberian kasur bagi penerima bantuan RTLH.

Letkol Inf Danang Prasteyo Wibowo M.I.Pol dalam kunjunganya Ia mengatakan bahwa hari ini saya meng kroscek kesiapan dan hasil dari kegiatan TMMD ke 110 Kodim Kota Sukabumi yang Alhamdulilah dilihat dilokasi hari ini serta berbagai kesiapan lainya di pastikan pekerjaan selesai sesuai target yang di rencanakan.

“TMMD adalah wujud pengabdian TNI bersama kementerian dan lembaga lainnya untuk membantu mempercepat pembangunan di daerah demi tercapainya kesejahteraan masyarakat,” terangnya Kepada Media di lokasi.Selasa (30/03)

lebih lanjut Dandim menyampaikan banyak terimakasih dan apresiasi kepada seluruh pihak, khususnya kepada Bapak Bupati Sukabumi (H.Marwan Hamami) dan seluruh warga masyarakat.

“Alhamdulilah berkat dukungan dari semua pihak program TMMD ini berjalan dengan lancar hingga mencapai target yang telah kita tentukan” pungkas Dandim.

( Hendra Sofyan)

TENGKU IRSAN KEPALA DESA HADUYANG RATU SAMBUT BAIK KEDATANGAN DAN KEBERADAAN TABLOID FORUM BHAYANGKARA INDONESIA (TFBI) DI KANTOR DESA NYA.

etabloidfbi.com lampung tengah,—

Tengku Irsan,selaku kepala desa,desa Haduyang Ratu,kecamatan Padang Ratu,Kabupaten Lampung Tengah,Propinsi Lampung berikan dukungan dan sambutan baik keberadaan Tabloid Forum Bhayangkara Indonesia (TFBI), atsu etabloidfbi.com dan hal itu nampak jelas saat tim berkunjung ke kantor desanya,kamis 25/03/2021.

Kepala desa tersebut meminta tim awak media bisa bekerjasama yang baik dalam hal Pemberitaan tentang segala Gerak-gerik kegiatan yang ada di Haduyang Ratu maupun desa rekan-rekan saya yang lainnya, yang ada di ruang lingkup kecamatan Padang Ratu, ungkap irsan.

Di tempat yang sama Tengku Irsan juga menyatakan sanjungan nya kepada tim awak media TFBI, karena susunan mulai dari Penanggung jawab, Penasehat, Redaksi hingga Kaperwil, dan wartawan jelas tercantum di Bok Redaksi  ini, Masing- masing Propinsi ada dan hampir tercukupi di tambah lagi jajaran jurnalis/wartawan nya sangat jelas saat saya baca kolom bok Tabloid ini,” imbuh nya sambil memberikan senyuman manis nya.

Tengku juga menjelas kan kalau masalah kantor saya pasilitas nya sudah cukup baik mulai dari bangunan gedung nya lumayan mewah dan bertingkat, Ruangan kerja saya, begitu juga ruangan kerja Aparatur saya cukup unik dan canggih serta nyaman,pungkas nya.

Di tambah lagi posko covid 19 yang kami buat tepat di samping kantor desa,biar jadi contoh rekan-rekan saya semua,tutup nya.

Penulis/Jaini Hasim.

Polri Presisi, Polsek Putri Hijau Gelar Berbagai Kegiatan Ditengah Masyarakat

 

etabloidfbi.com Bengkulu.-

BENGKULU UTARA – Menghadirkan polri yang presisi, berbagai kegiatan siang hari kemarin Senin (29/03) digelar oleh Polsek Putri Hijau Polres Bengkulu Utara Polda Bengkulu ditengah masyarakat.

Dalam laporan tertulisnya, Anggota Bhabinkamtibmas Polsek Putri Hijau Aiptu MS. Sulton, menerangkan diantara berbagai kegiatan yang digelar adalah melaksanakan Sambang Kantor Desa Suka Negara Kecamatan Marga Sakti Sebelat sekaligus Pemasangan Spanduk Posko PPKM Mikro di Desa Suka Negara.

Mendukung kegiatan yang dilaksanakan Anggotanya, Kapolsek Putri Hijau IPTU Regi Halili, S.Tr.K, turut hadir dalam kegiatan yang dilanjutkan dengan penyampaian himbauan tentang Protokol Kesehatan sekaligus pembagian masker kepada warga yang melintas di Jalan Raya Desa Suka Negara.

Kegiatan kemudian diakhiri dengan memberikan bantuan Sembako kepada warga yang termasuk dalam kategori kurang mampu di Desa Air Muring pungkasnya dalam laporan.

(S, Sitompul)

POLRES NIAS PERKETAT PENGAMANAN MAKO DAN TEMPAT-TEMPAT IBADAH

 

etabloidfbi.comel Gunungsitoli.–

 

Kepolisian Resor Nias perketat pengamanan Markas Komando (Mako) guna mengantisipasi terjadinya aksi teror,  pasca terjadinya peristiwa Bom Bunuh diri didepan Gereja Katedral Makasar Sulsel, Senin (29/03/2021).

Kapolres Nias AKBP Wawan Iriawan, S.I.K. melaui Paur Subbag Humas Polres Nias AIPTU Yadsen F. Hulu, S.H. menyampaikan pengamanan tersebut berdasarkan perintah Bapak Kapolda Sumatera Utara pasca Bom Bunuh diri di Gereja Katedral Makasar Sulawesi Selatan, yang memakan korban.

“ Sesuai perintah dari bapak Kapolda Sumut, Irjen Pol Panca Putra Simanjuntak, bahwa Polres beserta jajaran memperketat pengamanan Mako Polres beserta jajaran dan untuk Polres Nias kita memperketat pengamanan Mako Polres Nias baik di Pintu masuk maupun Pintu keluar dan manambah kekuatan Personil yang melaksanakan PAM Mako baik Pengamanan terbuka maupun tertutup,”

Untuk setiap orang yang masuk ke Mako Polres Nias, baik yang mengendarai kendaraan maupun yang berjalan Kaki dan memeriksa setiap barang bawaan tanpa mengesampingkan juga Protokol Kesehatan Wajib Pakai Masker sesuai Standar Prosedur Operasional (SOP) yang sudah berjalan selama ini.

Selain pengamanan mako, jajaran Polres Nias dan Polsek Jajaran juga memperketat pengamanan tempat keramaian umum dengan melakukan Patroli Rutin terutama Tempat-tempat Ibadah. Khususnya yang melaksanakan Ibadah kebaktian setiap Hari Minggu (Pagi/siang) dan PAM kegiatan Sholat Jum’at di Mesjid-mesjid di Wilayah Hukum Polres Nias tetap dilaksanakan.

Kegiatan Do’a bersama di Polres Nias juga kita laksanakan dengan mengundang Pendeta dan Ustad pasca Bom Bunuh diri di Gereja Katedral Makasar Sulawesi Selatan dan menghadiri Acara Do’a bersama yang diselenggarakan oleh FKUB (Forum Komunikasi Antar Umat beragama) yang dilaksanakan pada Hari Senin tanggal 29 Maret 2021, untuk menjalin Kerukunan beragama, berkaitan dgn Kejadian Ledakan Bom di Gereja Katedral Makasar Sulawesi Selatan dan mendo’akan mendo’akan agar Kerukunan beragama kiranya tetap terjalin dgn baik dan menjauhkan ancaman terorisme dari Indonesia dan khususnya Pulau Nias, mendo’akan agar Korban Bom Makasar mendapat pertolongan dari yang Maha Kuasa dan Pandemi Covid-19 Segera untuk bisa teratasi.

Lebih lanjuut Kapolres Nias AKBP Wawan Iriawan menghimbau agar seluruh lapisan masyarakat utk tetap tenang dan melaksanakan aktifitas seperti biasa serta mempercayakan kepada Polri tentang penanganan terorisme, agar dikedepankan koordinasi lintas agama, para Tokoh masyarakat dan pemerintah serta serta Apabila ada gangguan Kamtibmas segera melaporkan ke kantor kepolisian terdekat.

(DHONNY HULU)

Meski Telah Divaksin, Polda Bengkulu Himbau Masyarakat Tetap Patuhi Prokes Covid-19

etabloidfbi.com Bengkulu.–

 

Kepala Kepolisian Daerah Bengkulu Irjen Pol. Drs. Teguh Sarwono, M, Si melalui Kabid Humas Polda Bengkulu Kombespol. Sudarno, S.Sos, MH menghimbau kepada  masyarakat untuk tetap menerapkan protokol kesehatan pencegahan virus corona meskipun sudah divaksinasi. Dirinya tetap mengingatkan saat ini pandemi masih berlangsung dan program vaksinasi belum berakhir.

“selalu terapkan 5 M yaitu memakai masker, mencuci tangan pakai sabun dan air mengalir, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, serta membatasi mobilisasi dan interaksi,”himbau Kabid Humas Selasa (30/03/2021) saat ditemui diruanganya

Ia menambahkan menjalankan protokol kesehatan setelah divaksinasi adalah suatu keharusan. Hal ini dikarenakan vaksin bukanlah satu-satunya cara untuk mencegah penyakit, termasuk COVID-19.Vaksin COVID-19 tidak bisa menjamin seseorang tidak akan terkena penyakit tersebut. Setelah menerima vaksin COVID-19, seseorang tidak langsung kebal terhadap virus. Tubuh perlu waktu untuk membentuk antibodi (kekebalan tubuh) untuk melawan virus.

“Vaksin bisa menurunkan risiko kita terkena penyakit sehingga risiko terkena COVID-19 yang bergejala bisa lebih rendah di prov.bengkulu..

(S.sitompul)

Ketua Wilayah Jam’iyah Batak Muslim Indonesia(JBMI)Provinsi Bengkulu, Megutuk Keras Bom Bunuh Diri

 

etabloidfbi.com Bengkulu.–

 

Peristiwa yang terjadi teror bom bunuh diri di Gereja Katedral Kota Makassar, Dewan pimpinan wilaya, Jam’iyah Batak Muslim lndonesia provinsi Bengkulu(DPW JBMI)Sukriadi sitompul menyatakan sikap mengutuk keras terkait aksi bom bunuh diri yang terjadi pada hari Minggu pagi (28/03) kemarin.

Aksi bunuh diri yang terjadi di Gereja Katedral Jalan Kajaolalido Kecamatan Ujung Pandang Kota Makassar tambahnya yang di tuangkan dalam video yang disampaikan sore hari kemarin Minggu (28/03), kami yakini merupakan bahwa upaya oknum tertentu untuk menimbulkan teror dan meresah kan rasa ketakutan ditengah tengah masyarakat.

Untuk itu sambungnya, kami menyatakan mendukung penuh pihak kepolisian Republik Indonesia dan stakeholder terkait untuk mengusut tuntas kejadian ini agar menjadi terang dan terungkap sumber nya.

Menutupi pernyataan,ketua dewan pimpinan wilayah Jam’iyah batak muslim Indonesia(DPW JBMI)Sukriady Sitompul menghimbau kepada seluruh masyarakat dan umat beragama dimanapun berada agar tidak terpropokasi dan mari kita bersama sama menjaga beragama dengan penuh kerukunan.

Ketua Umum Dewan pinpinan pusat Jam’iyah Batak Muslim Indonesia(DPP JBMI)JENDRAL H. ALBINER SITOMPUL memberikan himbauan agar seluruh elemen elemen masyarakat tidak terpancing atas isu dan pemberitaan terkait kejadian aksi bom bunuh diri ini yang tidak mencantumkan narasumber termasuk isi pemberitaan sebagai langkah menghindari munculnya berita hoax.

(S.SITOMPUL)

Mempermudah Identifikasi Di TKP Kapolsek Pontianak Timur Himbau Tempat Ibadah Dipasang CCTV

 

etabloidfbi.com Pontianak, –

 

KALBAR Seluruh pengurus tempat ibadah yang berada di wilayah Pontianak Timur diimbau agar memasang CCTV. Ini untuk memudahkan polisi dalam melakukan penyelidikan ketika terjadi tindak pidana kriminalitas.

“Disampaikan oleh Kapolsek Pontianak Timur Akp Prayitno SH.MH Pada kesempatan memimpin Apel Pagi Anggotanya Dihalaman Mapolsek Pontianak Timur .Selasa (30/03/21)

Kapolsek mengimbau kepada para pengurus yang ada di tempat-tempat ibadah baik di gereja, masjid, maupun vihara, tolong bantu kami dengan pemasangan CCTV. Kami kesulitan karena memang tidak ada CCTV di seputaran lokasi,

Pemasangan CCTV di sekitar area tempat ibadah akan membantu dan memudahkan proses identifikasi jika terjadi kasus tindak pidana.

Berangkat dari ramainya kegiatan-kegiatan masjid maupun Gereja pada hari-hari biasa,
terutama di bulan Ramadhan yang tentunya juga melibatkan banyak jamaah, kewaspadaan dari para jamaah yang membawa kendaraan bermotor dan barang-barang lainnya perlu selalu diingatkan oleh pengelola masjid. Pasalnya, para pelaku kejahatan sekarang ini benar-benar nekad dalam melakukan aksinya, tidak pandang bulu siapa calon korban dan lokasinya.
Beberapa contoh tindak kejahatan yang bisa terjadi di lingkungan masjid dari mulai hilangnya alas kaki, hilangnya sepeda motor di parkiran, dan barang-barang jamaah seperti tas dan isinya, hingga kotak amal pun bisa hilang oleh oknum-oknum pelaku kejahatan tersebut.

Sejauh ini, terdapat 2 cara yang masih cukup efektif untuk meredam aksi-aksi tidak terpuji tersebut, yakni menyediakan tenaga keamanan masjid dan memasang jaringan kamera CCTV. Bisa dibilang cukup efektif, meski niat jahat akan selalu ada dalam pikiran oknum-oknumnya, namun setidaknya mereka juga mempertimbangkan faktor kesempatan dalam melancarkan aksinya. Artinya, dengan tenaga keamanan dan jaringan kamera CCTV yang terpasang pada titik strategis di lingkungan masjid, setidaknya akan menghilangkan faktor kesempatan untuk melancarkan aksi dari oknum-oknum tersebut.( M.zuhdi )

Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat (TBB) Memberi Bantuan Secara Langsung Kepada Korban Angin Puting Beliung.

 

 

etabloidfbi.com Tulang Bawang Barat.–

Hujan disertai angin Puting Beliung di Wilayah Tulang Bawang Barat (Tubaba) mengakibatkan sebagian masyarakat mengalami kerusakan rumah hal tersebut membuat sebagian masyarakat merasa Susah dan kesulitan hal tersebut membuat aparatur pemerintah wilayah Tubaba terjun kelapangan untuk meninjau langsung kepada para korban yang terkena musibah angin puting beliung.

Kunjungan dilakukan oleh dinas Sosial dan mereka menyerahkan Bantuan secara langsung yang di berikan pemerintah daerah melalui Somad SP kepala dinas sosial (Dinsos) dan Nisom kepala badan penanggulangan bencana daerah (BPBD) senen 29/3/2021.

Penyerahan bantuan tersebut di hadiri oleh ahmad nazaruddin camat tulang bawang tengah (TBT)fitri kepalo tiyuh penumangan dan Aris sutopo sekretaris tiyuh penumangan baru( TBT)mendampingi dari pihak dinas keliling kerumah rumah korban.

somad kepala dinas sosial(dinsos)mengatakan kepada korban angin puting beliung, “bantuan dari pemerintah daerah ini tidak seberapa namun jangan di lihat dari barang juga nilainya,semoga bisa bermanfaat dan meringankan beban bagi korban angin puting beliung” ujar Kepala Dinas Sosial kepada awak media.

 

Ucapan terima kasih juga keluar dari korban angin puting beliung kepada pemerintah daerah beserta jajaranya yang telah perhatian dan memberi bantuan yang sangat berarti ini

“Kami mewakili masyarakat Tulang Bawang Barat mengucapkan syukur dan berterimakasih atas adanya bantuan yang telah kami terima dan ini amat sangat berarti bagi kami masyarakat disini, hanya doa yang bisa kami berikan kepada para petugas yang telah hadir agar selamat fidunia Wal’akherat,” ujar salah seorang Warga yang mewakili dalam menerima bantuan tersebut.

(iwan setiawan)

Sempat Terjebak Banjir, 5 Pengunjung Wisata Berhasil Dievakuasi Ditpolairud Polda Aceh

etabloidfbi.com, Aceh Besar

Direktorat Polisi Air dan Udara (Ditpolairud) Polda Aceh berhasil mengevakuasi 5 pengunjung wisata Air Terjun Pudeng yang sempat terjebak banjir di Desa Pudeng, Kecamatan Lhoong, Kabupaten Aceh Besar.

Dirpolairud Polda Aceh Kombes Pol. Hadi Purnomo, SH., MH didampingi Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol Winardy, SH., SIK., MSi menyebutkan, tim evakuasi tersebut langsung dikerahkan ke lokasi setelah mendapatkan laporan dari masyarakat, bahwasanya ada masyarakat yang terjebak banjir di Air Terjun Pudeng.

“Atas kesigapan personel, 5 masyarakat yang sempat terjebak banjir berhasil dievakuasi. Semuanya merupakan warga Banda Aceh,” kata Hadi Purnomo, Senin (29/03/21).

Dalam evakuasi tersebut, Kata Hadi, personel Ditpolairud juga dibantu rekan-rekan dari Basarnas, BPBD Aceh Besar, Polsek Lhoong, Koramil Lhoong, dan masyarakat setempat.

Hadi juga menceritakan, kejadian itu bermula pada hari Minggu (28/3) saat rombongan yang berasal dari Banda Aceh tersebut tiba di pemandian air terjun Desa Pudeng. Saat korban sedang mandi dan bersantai, tiba-tiba air sungai meluap deras.

Luapan tersebut menutupi akses jalan yang menuju tempat wisata tersebut. Sehingga 5 pengunjung terjebak dan tidak bisa meninggalkan tempat wisata.

Selain itu lanjutnya, satu unit sepeda motor juga dilaporkan ikut terseret arus banjir. Namun tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

“Saat ini kondisi air di perkampungan Pudeng masih terus mengalami peningkatan dan diharapkan kepada masyarakat untuk tetap waspada karena curah hujan masih tinggi,” pungkas Hadi.(M.Anwar)

Gelapkan Uang Setoran Nasabah, Oknum Mantri Bank BRI Ditangkap Polisi

 

etabloidfbi.com Bengkulu.–

 

Dasar Tak pernah bersyukur akan nikmat yang didapat, Seorang oknum Mantri Bank Bri Unit Betungan berinisial BGP ( 32 ) malah menggelapkan uang setorang para nasabahnya untuk kepentingan pribadi sehingga harus ditangkap oleh Direktorat Reskrimum Polda Bengkulu.

Kabid Humas Polda Bengkulu Kombes Pol Sudarno, S.Sos., M.H., ketika diwawancarai awak media hari ini ( 29/03/21 ) mengungkapkan, penggelapan uang setoran pelunasan Kredit Usaha Rakyat (KUR) tersebut terjadi sekira tahun 2019.

” jadi pas pergantian kepala unit melakukan evaluasi sistem kinerja pegawai BRI, dari hasil evaluasi yang dilakukan ditemukan banyaknya tunggakan pembayaran kredit dari nasabah yang menjadi binaan. ” Ungkap Kabid Humas Polda Bengkulu.

Dijelaskan oleh Kabid Humas Polda Bengkulu, Setelah Evaluasi yang dilakukan, Kepala Unit kemudian melapor ke bagian Asisten Manager Bisnis Mikro (AMBM) yang ada di Bank BRI cabang Bengkulu untuk dilakukan special  audit.

Dari hasil audit tersebut diketahui bahwa benar telah terjadi penyalagunaan uang setoran pelunasan kredit yang di lakukan oleh tersangka BGP selaku mantri KUR / Account Officer (AO) dari beberapa nasabah KUR Bank BRI Unit Betungan.

” Uang yang digelapkan tersangka lebih kurang sebesar Rp. 60.280.000 (enam puluh juta dua ratus delapan puluh ribu rupiah ). ” Jelas Kabid Humas Polda Bengkulu.

Ditambahkan oleh Kabid Humas Polda Bengkulu, modus yang digunakan oleh tersangka dalam melakukan aksinya yakni dengan cara menerima uang untuk pelunasan Kredit Usaha Rakyat (KUR) dari beberapa nasabah yang merupakan nasabah binaannya dan sebagai tanda bukti penerimaan setoran tersebut tersangka memberikan bukti slip setoran pelunasan yang di dalamnya terdapat tanda tangan nasabah.

Dalam slip setoran tersebut berisi nominal pelunasan dan juga paraf tersangka, setelah para nasabah menyerahkan uang pelunasan kredit selanjutnya mengembalikan dokumen yang menjadi agunan / jaminan dalam kredit tersebut.

Akan tetapi uang pelunasan pembayaran kredit tersebut yang telah di serahkan oleh para nasabah tersebut tidak disetorkan / diserahkan ke Bank BRI Unit Betungan melainkan di pergunakan untuk kepentingan pribadi.

Sedangkan itu sepengetahuan para nasabah kewajiban bayar atas kredit di Bank BRI Unit Betungan dianggap selesai dengan adanya bukti berupa slip setoran dan telah menerima kembali agunan yang menjadi jaminan kredit.

” tersangka kami jerat dengan pasal 49 Ayat ( 1 ) huruf b dan/atau pasal 49 Ayat (2) huruf b UU RI No 10 tahun 1998 tentang perubahan UU RI No 7 Tahun 1992 Tentang Perbankan. ” Pungkas Kabid Humas Polda Bengkulu.

(S.SITOMPUL)

Secara Serentak, Polda Bengkulu Ambil Bagian 25 Polda Jalani Vaksinasi Astra Zeneca

 

etabloidfbi.com Bengkulu.-

BENGKULU – Dalam rangka pemaksimalan penggunaan vaksin Astra Zeneca yang sudah di alokasikan, 25 Polda termasuk Polda Bengkulu hari ini, Senin (29/03/2021) melaksanakan vaksinasi Massal serentak bagi seluruh anggota dan Aparatur Sipil Negara (ASN) Polda Bengkulu. Sesuai dengan rencana, vaksinasi akan diselenggaran selama dua hari hingga besok di dua titik yaitu Parkiran Gedung Adem dan halaman parkir gedung selter Mapolda Bengkulu.

Kapolda Bengkulu Irjen Pol. Drs. Teguh Sarwono, M, Si usai menyaksikan langsung proses vaksinasi mengatakan sesuai perintah Kapolri, secara serentak melaksanakan vaksinasi masal dengan sasaran seluruh anggota dan ASN Polri. Pada tahap pertama ini 25 Polda yang sudah mendapatkan vaksin Astra Zeneca termasuk Polda Bengkulu.

“kita mendapatkan langsung dari kementrian kesehatan sebanyak 350 vial vaksin. 1 vial bisa 8 -10 orang sehingga mencakup 3500 personil,” jelasnya didampingi Wakapolda Bengkulu Brigjen Pol. Drs. Hari Prasodjo, MH dan Kabid Dokkes Polda Bengkulu Kombes Pol dr. I G.A.A. Diah Yamini D, Sp. THT-KL.

Selain itu agar percepatan sasaran vaksinasi dan pelaksanaan vaksinasi yang lebih nyaman tanpa mengesampingkan keamanan, Bid Dokkes Polda Bengkulu juga melakukan inovasi dengan metode vaksinasi secara Drive Thru.

Pada metode ini semua sasaran vaksinasi tidak perlu turun dan keluar dari kendaraan masing-masing, tetapi cukup melalui meja2 yang telah disediakan dan petugas yang akan mendatangi kendaraan sasaran. ini berlaku dari mulai meja 1 (pendaftaran) sampai dengan Meja 4 (observasi).

(S, sitompul)

Irwasum Polri Kunjungi Polda Aceh Tinjau Ruang Comand Center dan Posko Presisi

etabloidfbi.com, Banda Aceh

Irwasum Polri Komjen Pol. Drs. Agung Budi Maryoto,M. Si, didampingi sejumlah Pejabat Itwasum Polri berkunjung ke Mapolda Aceh, Senin (29/3/21) siang.

Demikian kata Kabid Humas Kombes Pol. Winardy, SH., SIK., M Si, dalam siaran persnya.

Dikatakan Kabid Humas, Irwasum di Mapolda Aceh melakukan tinjauan ke sejumlah ruangan yang didampingi Kapolda Aceh Irjen Pol. Drs. Wahyu Widada, M. Phil, Irwasda Kombes Pol. Drs. Marzuki Ali Basyah, M. M dan sejumlah Pejabat Utama Polda lainnya, sambung Kabid Humas.

“Ruangan yang ditinjau Irwasum Polri adalah ruang Comand Center dan Posko Presisi,” tambah Kabid Humas.

Ruang Comand Center berfungsi diantaranya untuk menggelar kegiatan dan pelayanan Kepolisian secara teknologi informatif, sementara ruang Posko Presisi adalah tempat menerima dan mengirimkan laporan pelaksanaan program kerja Kapolri, sebut Kabid Humas

” Seusai meninjau ruangan itu, Irwasum juga meninjau tempat besuk tahanan Polda Aceh secara online, ” tutup Kabid Humas.(M.Anwar)

Bos PT. PPB Diduga Aniaya dan Sekap Karyawannya, Wilson Lalengke Desak Diusut Tuntas!

 

etabloidfbi.com Jakarta

 

Komisaris PT. Pratama Prima Bajatama (PPB), bernama Deddy Setiawan Tan, diduga kuat telah melakukan tindak pidana penganiayaan dan penyekapan terhadap orang lain sebagaimana diatur dalam Pasal 351 KUHP dan Pasal 333 KUHP. Penganiayaan dan penyekapan itu dilakukan Bos Deddy, sebut saja demikian, terhadap karyawannya sendiri bernama Rico Pujianto, pada 10 hingga 12 Oktober 2020 lalu, di kantor perusahaan besi baja itu di Jl. Raya Narogong km 13 Pangkalan Tiga, Bantar Gebang, Bekasi, Jawa Barat.

Akibat penganiayaan dan penyekapan tersebut, korban mengalami memar-memar dan trauma serta terlihat selalu ketakutan dan letih sepanjang hari. Kasus penganiayaan dan penyekapan bos terhadap karyawannya ini telah dilaporkan ke Polisi [1].

“Bos Deddy membentak, meninju, menampar dan memukuli saya berkali-kali di depan istrinya, Ibu Ing, dan kawan-kawan saya. Bahkan Bos Deddy sempat masuk ke ruangan kantornya yang hanya berjarak 8 meter dari tempat saya duduk, dan berteriak keras sambil mencari samurainya, ‘mana samurai gua, biar gua matiin sekalian’. Rupanya, samurai tersebut sudah disembunyikan istri Bos Deddy, takut terjadi hal-hal yang fatal. Jika ketemu samurai itu, mungkin saya sudah mati,” ungkap Rico menceritakan peristiwa mengerikan yang dialaminya itu kepada Ketua Umum PPWI, Wilson Lalengke, saat mengadukan nasibnya, di Sekretariat PPWI, Jakarta Barat, beberapa waktu lalu.

Korban juga menjelaskan bahwa Bos Deddy memerintahkan kawan-kawannya agar tidak melihat ke arahnya yang sedang disiksa dan dipukuli, sehingga mereka hanya menunduk takut, tidak berani melihat kejadian mengenaskan yang sedang berlangsung di depan mata mereka. Bahkan, kata Rico, Bos Deddy menyuruh salah satu karyawan, Dindon, untuk mematikan CCTV agar kejadian penganiayaan yang sedang berlangsung tidak terekam kamera pengawas.

Kemarahan Bos Deddy, menurut penuturan korban yang merupakan warga Semarang, Jawa Tengah ini, bermula dari kecurigaan sang Bos yang menuduh pemuda lajang berusia 33 tahun itu telah menilap uang hasil penjualan besi wiremesh. Sebagai informasi, Rico Pujianto bersama 5 orang rekannya merupakan sales wiremesh yang diproduksi oleh PT. PPB. Rico ditugaskan untuk memasarkan wiremesh (besi rangkaian yang digunakan untuk konstruksi jalan beton) di wilayah Jawa Tengah. Rico telah bekerja di perusahaan ini selama 2,5 tahun.

Dalam proses penjualan wiremesh itu, kata Rico, pada periode bulan-bulan menjelang dia dianiaya dan disekap, sekitar 30 persen produk wiremesh dari PT. PPB ditolak oleh pelanggan karena berkarat, tidak memenuhi standar kualitas yang diinginkan. Barang tolakan tersebut dititipkan Rico di sebuah bengkel las milik temannya, Slamet Riyadi, di Desa Karangcegak, Kecamatan Sumbang, Purwokerjo, Jawa Tengah. Rico menitipkan barang tersebut karena ketiadaan biaya angkut kembali ke gudang PT. PPB di Bantar Gebang, Bekasi, yang mencapai puluhan juta rupiah.

Atas kekurangan setoran hasil penjualan, karena sebagian barang (wiremesh) ditolak pelanggan, itulah kemudian Bos Deddy menuduh Rico telah menggelapkan uangnya sehingga sang Bos gelap mata dan penuh emosi melakukan kekerasan fisik dan non-fisik terhadap karyawannya, Rico Pujianto. Akibat pemukulan yang dialami korban, disamping mentalnya yang terluka, wajahnya juga memar dan luka di sana-sini. Ancaman pembunuhan dengan samurai juga membuatnya penuh ketakutan dan trauma.

“Saya dituduh melakukan penggelapan dan penipuan uang perusahaan. Tanpa mau mendengarkan penjelasan saya, Bos Deddy memukul dan menampar berulang kali, disaksikan istri Bos Deddy yang bernama Ibu Ing dan teman-teman. Pak Deddy melarang teman-teman untuk melihat peristiwa pemukulan, sehingga teman-teman saya semuanya menunduk takut dan tidak berani melihat. Teman saya bernama Riki Kusnadi berada di sebelah kiri, tidak ada seorangpun yang berani menyaksikan peristiwa penganiyaan dan pemukulan itu,” urai Rico yang menemui Wilson Lalengke bersama ayahnya, Alex, pada Senin, 22 Maret 2021 lalu.

Penganiayaan yang dimulai sejak pukul 13.00 wib kemudian terhenti setelah Direktur kepercayaan Bos Deddy bernama Winoto, SH mendekati Bos berusia 55 tahun itu untuk menenangkannya. Winoto yang merupakan mantan anggota DPRD Bekasi itu akhirnya tergerak untuk mendekati bos-nya ini setelah melihat gelagat yang kurang baik saat sang bos mencari samurai yang menurut Bos Deddy akan digunakan untuk membunuh Rico. Winoto berhasil menenangkan Deddy, dan berhentilah penganiayaan atas Rico hari itu.

Penganiaan berhenti, namun berlanjut dengan proses penyekapan atau perampasan kemerdekaan Rico. Handphone-nya disita. Dia tidak diizinkan menghubungi bapak dan ibunya serta anggota keluarga lainnya. Teman-teman kerjanya dilarang meminjamkan handphone kepada Rico walau sekedar untuk menghubungi keluarganya. Bahkan, seorang satpam bernama Azis diperintahkan untuk menjaga dan mengawasi Rico. Kemanapun korban beranjak, semisal saat minta izin untuk ke toilet, sang satpam mengikuti dan menungguinya di depan toilet. Jika lalai, Azis terancam dipecat si Bos Deddy.

Malamnya, cerita Rico melanjutkan, sekitar pukul 20.30 wib, Rico bersama beberapa karyawan ditugaskan ke Purwokerto untuk melihat besi wiremesh karatan yang oleh Rico dititipkan di sebuah bengkel temannya. Rico, masih dengan pengawasan ketat sang satpam Azis, ditempatkan di bak mobil fuso selama perjalanan ke Purwokerto.

“Semula, Bos Deddy menginstruksikan ke satpam agar selama dalam perjalanan, saya ditempatkan di bak mobil fuso belakang dan diikat dengan tali. Namun, karena merasa kasihan, satpam tidak mengikat saya,” ujar Rico sedih.

Setiba di Purwokerto pada esok harinya, Minggu subuh, 11 Oktober 2020, team yang terdiri atas 3 mobil fuso dan mobil pribadi, dengan dikawal oleh Bos Deddy langsung menuju bengkel las penitipan barang tolakan. Karena hari masih gelap-gulita, sekira pukul 04.00 wib, keadaan bengkel masih sepi, orang tua Slamet Riyadi yang menunggui bengkel masih tidur, pagar tertutup rapat. Tidak ingin menunggu lama, pintu pagar yang terkunci dibuka paksa gemboknya menggunakan gunting besar oleh Galuh, salah satu karyawan yang ikut rombongan, atas perintah Winoto dan Bos Deddy. Besi wiremesh rongsokan yang ditimbun di bengkel itupun dimuat ke dalam mobil-mobil fuso dan dibawa kembali ke gudang di Bekasi.

Kasus penganiayaan dan penyekapan ini telah dilaporkan ke Polres Bekasi [2]. Saat ini, berkas laporan telah diambil alih penanganannya oleh Polda Metro Jaya. Ayah korban, Alex, sangat berharap agar Bos PT. Pratama Prima Bajatama, Deddy Setiawan Tan dan para cecunguknya itu segera ditangkap dan diproses hukum.

“Saya meminta PPWI untuk membantu kami agar kasus yang dialami anak saya ini bisa segera diproses. Para pihak yang terlibat dalam penganiayaan dan penyekapan anak saya, Rico Pujianto segera ditindak sesuai hukum yang berlaku,” pinta Alex.

Merespon kasus tersebut, Ketua Umum Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI), Wilson Lalengke, S.Pd, M.Sc, MA, menyatakan bahwa pihaknya sangat prihatin dan menyayangkan atas perilaku brutal oknum komisaris perusahaan terhadap karyawannya yang sudah memberi dia keuntungan dalam bisnisnya.

“Saya heran, terbuat dari apa hati manusia, si pemilik PT Pratama Prima Bajatama itu yaa? Tanpa kerja keras karyawan, Anda tidak mungkin mendapatkan keuntungan dalam usaha dan bisnis. Semestinya Anda hargai dan sayangi karyawan supaya usahanya lebih berkah, lebih memberi manfaat bagi Anda dan orang lain. Bukan malah menyiksa karyawan,” kata Alumni PPRA-48 Lemhannas RI tahun 2012 ini menyesalkan perilaku hewani oknum Deddy Setiawan Tan itu.

Untuk itu, lanjut Lalengke, PPWI mendesak Polri untuk mengusut kasus ini secepat-cepatnya. Jangan biarkan manusia yang diduga bermental rakus, kasar dan suka menyiksa sesamanya itu berkeliaran di luar.

“Jangan karena dia banyak uang, polisi aji mumpung memanfaatkan situasi dan menjadikannya ATM sebagaimana kebiasaan oknum polisi selama ini [3], yang akhirnya keadilan bagi korban dikorbankan. Harus ditangkap segera orang ini, pasal pidananya jelas, penganiayaan, intimidasi, ancaman pembunuhan, dan penyekapan serta perampasan kemerdekaan seseorang,” tegas lulusan pasca sarjana bidang Applied Ethics dari Utrecht University, Belanda, dan Linkoping University, Swedia itu.

Berdasarkan data yang didapatkan di lapangan, kata Lalengke lagi, perusahaan itu diduga keras melakukan penggelapan pajak, praktek leasing kendaraan bermotor, dan beberapa pelanggaran perundangan lainnya [4].

“Dari data dan informasi yang kita dapatkan, bos PT. Pratama Prima Bajatama itu terindikasi kuat telah melakukan penggelapan pajak dengan nilai miliaran rupiah. Modusnya adalah menjual produk dengan 2 kategori: produk ber-PPN dan barang tidak ber-PPN. Pembayaran barang ber-PPN dilakukan melalui transfer rekening antar bank, sementara pembayaran barang non-PPN dilakukan secara tunai. Merugikan negara ini orang, harus diusut semua dugaan tindak kejahatannya,” pungkas Lalengke yang merupakan trainer bagi ribuan anggota TNI, Polri, guru, dosen, mahasiswa, wartawan, LSM, ormas dan masyarakat umum di bidang jurnalistik itu. (APL/Red)

Catatan:

[1] Pekerja Pabrik Disekap Bos di Bekasi, Ketahuan Setelah Keluarga Mencari; https://gobekasi.id/pekerja-pabrik-disekap-bos-di-bekasi-ketahuan-setelah-keluarga-mencari/

[2] BOS PERUSAHAAN BESI BAJA DI BEKASI DIDUGA SIKSA KARYAWAN; https://www.youtube.com/watch?v=fREmwDmFQSY

[3] Pak Kapolri, Ada Oknum Penyidik di Bareskrim Nyambi Jadi Pemalak; https://pewarta-indonesia.com/2020/11/pak-kapolri-ada-oknum-penyidik-di-bareskrim-nyambi-jadi-pemalak/

[4] Rekaman permintaan konfirmasi kepada Winoto terkait praktek leasing yang dilakukan PT Pratama Prima Bajatama ada pada redaksi.

Satres narkoba lampung utara mengamankan 3(tiga)pelaku pengguna narkoba

 

etabloidfbi.com Lampung Utara.–

Tak ada kata berhenti untuk perangi narkoba, hal ini terus gencar dilakukan oleh Tim Opsnal Satuan Reserse Narkoba (Satres Narkoba) Polres Lampung Utara

Sabtu 27/2/2021 di tiga lokasi dan waktu berbeda, kembali di amankan para terduga pelaku penyalah-guna narkoba berikut dengan bebarapa barang buktinya

Hal ini di sampaikan Kasatres Narkoba Iptu Aris. S. Sujatmiko SIK, MH mewakili Kapolres Lampung Utara AKBP Bambang Yudho M SIK.MSi pada Minggu 28/3/2021

Ke tiga terduga tersebut masing-masing inisial AB (23) warga jalan penitis gang Merpati Kelurahan Tanjung Harapan Kecamatan Kotabumi Selatan di tangkap pukul 12.30 wib di daerah lampu merah kebun 5 jalan Sukarno Hatta dengan barang bukti 160 butir alprazolam 1 mg, 1 plastik kresek warna merah, 4 lembar uang kertas pecahan Rp.50.000 dan 1 unit hand phone merk Vivo warna merah muda

Hasil pendalaman dan informasi, tidak berapa lama kembali di ringkus MH (24) warga dusun 4 batu nyerundung desa kistang Kecamatan Abung Barat

Ianya di amankan pukul 12.35 wib di jalan Sutan demak Kuaso Kelurahan Kota alam Kecamatan Kota bumi selatan, barang bukti 80 butir pil esilgan estazolam 2 mg, 1.bundel nota transaksi ATM Bank BCA, 1 buah ATM BCA dan 1 buah kotak Hand Phone merk Oppo A3s

Selanjutnya pada pukul 15.00 wib di TKP jalan raya Abung timur Kelurahan Kotabumi Tengah di amankan satu orang terduga inisial JA (33) warga jalan Bukit Pesagi Kelurahan Kota Alam Kotabumi Selatan dengan barang bukti 1 (satu) bungkus plastik klip bening berwisi 1 paket di duga sabu bruto 0,40 gr

Ketiganya sudah berada diw Satres Narkoba Polres Lampung Utara berikut sejumlah barang bukti dan tengah dilakukan proses pemeriksaan “ujar Aris

Lanjutnya,  terhadap AB dan MH dapat di jerat melaggar Pasal 62 UU RI No 5 Tahun 1997 tentang psikotropika dan terduga JA di kenakan melanggar pasal112 ayat (1) UU RI No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika “pungkas Aris.

(iwan s).

Kapolsek Pontianak timur AKP Prayitno nyisir tempat ibadah di wilayahnya

etabloidfbi.com Pontianak.–

 

Paska Terjadinya Ledakan Digereja Katedral diMakasar, untuk memberikan perasaan Aman dan Tenang kepada warga masyarakatnya yang akan melaksanakan ibadah di wilayah hukumnya, Kapolsek Pontianak Timur, Akp Prayitno SH. MH mengingatkan Kepada seluruh Anggotanya Baik Yang terlibat langsung pengamanan (Pam) Gereja Maupun Yang Tidak Langsung. Minggu (28/03/2021)

Untuk Pengamanan kegiatan ibadah Misa rutin mingguan yang dilaksanakan oleh jema’at gereja di wilayah Pontianak Timur. Diharapkan Anggota Agar memberikan pelayanan pengamanan yang Super Maksimal.

Disampaikan oleh Kapolsek kita sudah mulai dari Awal dengan melaksanakan sterilisasi manual dan dilanjutkan pengamanan kegiatan ibadah sampai rangkaian pelaksanaan ibadah selesai dilaksanakan,

“Selain melakukan sterilisasi dan pengamanan kegiatan ibadah, anggota di lapangan juga telah berkoordinasi dengan petugas pengamanan intern gereja guna mendeteksi adanya kehadiran orang-orang yang mencurigakan yang berada dilingkungan Gereja,
Akp Prayitno Menegaskan Agar jangan ragu untuk menegur dan bila perlu periksa identitas maupun barang yang dibawa Tanyakan maksud dan tujuannya”, Jelas Kapolsek.

Untuk meyakinkan bahwa diwilayahnya Aman Dan Kondosif Kapolsek Pontianak Timur menyisir seluruh Gereja diPontianak Timur dan mengecek langsung keberadaan Anggota dilapangan.

saat ini 5 Gereja yang ada diwilayah Pontianak Timur saya pastikan Kondusif untuk itu saya pesankan kepada anggota harus dapat meyakinkan kepada seluruh jama,at gereja bahwa siruasi wilayah pontianak Timur secara umum Kondusif.( M.zuhdi )

Akp Prayitno Kapolsek Pontianak Timur : SOP Kegiatan Pengamanan Agar Lebih Ditingkatkan

 

 

etabloidfbi.com Pontianak

 

Kapolsek Pontianak Timur Akp Prayitno SH. MH memerintahkan seluruh Anggotanya untuk memperketat pengamanan dilingkungan Makonya (mako) maupun obyek vital yang ada diwilayahnya Guna mengantisipasi terjadinya aksi teror.
Senin (29/03/21)

Menurutnya, Standar Prosedur Operasional (SOP) yang sudah berjalan selama ini agar diperketat dan dilaksanakan dengan benar.

“Demikian juga Ditegaskan oleh Kapolsek terhadap Pengunjung di polsek Pontianak Timur yang kurang dikenal Agar diPeriksa saat mendatangi mako. Tingkatkan kewaspadaan pengamanan mako dalam mengantisipasi terjadinya aksi teror,” tegas Kapolsek.

 

Selain memperketat pengamanan mako, Kapolsek mengungkapkan seluruh Anggotanya memperketat pengamanan tempat umum dan rumah ibadah yang ada untuk itu kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD)Agar mengarah/Mengercut pada titik kerawanan terhadap ancaman korelatif

“Kapolsek pontianak Timur Akp Prayitno sebelum kejadian ledakan Bom Makasar sudah sering mengingatkan kepada anggotanya agar melaksanakan tugas dengan maksimal, mengingat belum lama ini diwilayahnya telah ditangkap warga kel banjar serasan Pontianak Timur oleh petugas Densus 88 yang diduga sebagai jaringan terorisme.

“Kita juga mengimbau kepada seluruh masyarakat khususnya pontianak Timur tidak panik dan tetap tenang dalam menyikapi peristiwa ledakan di gereja Katedral makassar. Mari Tingkatkan kepekaan terhadap lingkungan sekitar, selalu berinteraksi dengan bhabinkamtibmas dan Bhabinsa

Khusus Bhabinkamtibmas Prayitno berpesan -Agar, Melibatkan seluruh pemangku kepentingan yang ada di wilayah Binaannya seperti pemuka agama, tokoh masyarakat, tokoh adat, dan tokoh pemuda,” pungkasnya.( M.zuhdi )

Pimpin Apel Pagi, Kapolres Bengkulu Ingatkan Anggota Tingkatkan Kewaspadaan

 

etabloidfbi.com Bengkulu.-

BENGKULU – Pimpin pelaksanaan apel pagi hari ini Senin (29/03), Kapolres Bengkulu Polda Bengkulu AKBP Pahala Simanjuntak, S.IK, secara tegas mengingatkan seluruh Anggota dan ASN (Aparatur Sipil Negara) Polri untuk semakin meningkatkan kesiap-siagaan dan kewaspadaan.

Hal ini berlaku juga termasuk saat memberikan berbagai pelayanan kepolisian ditengah masyarakat tambahnya sembari mengingatkan SOP Polri yang berlaku ditengah situasi terkini yang berkaitan dengan adanya aksi bom bunuh diri yang terjadi kemarin pagi Minggu (28/03) di Gereja Katedral Jalan Kajaolalido Kecamatan Ujung Pandang Kota Makassar.

Memiliki tupoksi sebagai penjaga situasi kamtibmas yang kondusif, kita selaku Anggota Polri memiliki kewajiban untuk terus meningkatkan kepekaan dan tanggap terhadap situasi terkini ditengah masyarakat.

Menutup arahan, Kapolres Bengkulu kembali mengingatkan tentang prosedur dan tahapan yang harus dipatuhi saat menggunakan senjata api kecuali sedang menghadapi situasi yang termasuk kategori benar-benar membahayakan pungkasnya.

(S,sitompul)

Tidak Pakai Masker, 40 Warga Terjaring OPS Yustisi Diberikan Teguran

 

etabloidfbi.com Bengkulu.-

KOTA BENGKULU – Bersama Anggota Kodim 0407 Bengkulu dan Satpol PP Kota Bengkulu, Tim UKL V Polres Bengkulu tadi malam Sabtu ( 27/03) menggelar kegiatan Operasi Yustisi Covid-19 Tentang Penerapan dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan.
Dilaksanakan dalam bentuk himbauan dan Patroli Dialogis, Operasi yang diawali dengan pelaksanaan Apel Bersama ini kemudian memulai kegiatan dengan mendatangi lokasi objek wisata yang biasa menjadi pusat keramaian diakhir pekan.
Dalam laporan tertulisnya, Kapolres Bengkulu AKBP Pahala Simanjuntak, S.IK, melalui Katim UKL V AKP M Tohir menerangkan pihaknya tadi malam menggelar kegiatan di Lokasi Angkringan Pasir Putih Pantai Panjang Bengkulu dan Angkringan Taman Berkas Kota Bengkulu.
Miris, dari kegiatan ini masih ditemukan sebanyak 40 orang warga yang kedapatan beraktivitas diluar rumah tanpa menggunakan masker sesuai protokol kesehatan ditengah pandemi covid-19 dan ada 2 kerumunan tanpa menjaga jarak yang kemudian kita berikan teguran dan himbauan demi keselamatan bersama tegasnya.
Alhamdulillah kegiatan yang diikuti oleh 26 orang petugas gabungan berjalan lancar dan masyarakat menyambut positif kegiatan yang kita gelar pungkasnya mengakhiri.

(S,sitompul)

Bid Humas Polda Banten, Ingatkan Masyarakat Terkait Teror Gereja Katedral Di Makassar

Keterangan Foto : Lokasi Pemboman Gereja Katedral Di Makassar

 

etabloidfbi.com Banten.–

Kabid Humas Polda Banten Kombes Pol Edy Sumardi meminta masyarakat untuk tidak memposting video ataupun foto ledakan bom bunuh diri yang terjadi di Gereja Katedral Makassar pada Minggu (28/3/2021).

“Tolong stop di kita, hapus dan jangan di share ke yang lain video dan foto aksi bom bunuh diri yang terjadi di Makassar,” ujar Edy Sumardi.

Edy Sumardi mengatakan tujuan dari aksi teroris adalah untuk membuat rasa takut dan teror serta ancaman kepada masyarakat. Jika video atau foto disebarkan, secara tidak langsung kita turut mendukungnya.

“Perlu diketahui bahwa tujuan teroris melakukan bom bunuh diri, memang untuk membuat teror, ancaman, rasa takut kepada seluruh masyarakat dan agar kita share untuk promosi kejahatannya,” tutur Edy Sumardi.

Lebih lanjut, Edy Sumardi menjelaskan bahwa Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) turut mengatur penyebaran konten kekerasan. Aturan itu terdapat pada pasal 29 dan pasal 45B.

Bagi orang yang menyebarkan konten kekerasan baik itu berupa video atau foto bisa dianggap melanggar Undang-undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.

Pasal 29 berbunyi:
Setiap orang dengan sengaja dan tanpa hak mengirimkan Informasi elektronik dan/atau Dokumen Elektronik yang berisi ancaman kekerasan atau menakut-nakuti yang ditujukan secara pribadi.

Pasal 45B berbunyi:
Setiap Orang yang dengan sengaja dan tanpa hak mengirimkan Informasi Elektronik dan/atau Dokumen Elektronik yang berisi ancaman kekerasan atau menakut-nakuti yang ditujukan secara pribadi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 29 dipidana dengan pidana penjara paling lama 4 (empat) tahun dan/atau denda paling banyak Rp750.000.000,00 (tujuh ratus lima puluh juta rupiah).

Nara Sumber Berita : Bidhumas Polda Banten

Neta S Pane “Kasus Teror Bom Gereja Katedral Makassar Merupakan Kasus Pertama Dan Semoga Yang Terakhir Di Era Kapolri Baru”

Keterangan Foto : Ketua Presidium Ind Police wacth NetApp S Pane

 

etabloidfbi.com Jakarta.–

 

Kasus teror bom di halaman Gereja Katedral Makassar merupakan kasus teror bom pertama di era kapolri Sigit Kasus bom bunuh diri ini juga merupakan peringatan buat jajaran kepolisian bahwa akan ada teror teror susulan lainnya.

Ind Police Watch (IPW) menilai, hal ini dikarenakan masih adanya kelompok kelompok teror dan kelompok radikal yg belum berhasil diciduk jajaran kepolisian, seperti di Poso atau tempat lainnya. Sementara para teroris yang sudah selesai menjalani hukuman, kini bebas melakukan aktivitas tanpa terpantau jejaknya.

Kondisi ini tentu menjadi tugas berat kapolri Sigit. Apalagi saat ini menjelang ramadhan dan idul Fitri dimana aktivitas dan kebutuhan sosial masyarakat kian meningkat. Untuk itu Kapolri perlu mengkonsolidasikan jajarannya mulai dari jajaran intelijen hingga ke aparatur babinkamtibmas sebagai ujung tombak untuk mempertajam telinga maupun penciuman jajaran kepolisian agar senantiasa mampu meningkatkan deteksi dan antisipasi dini. Kapolda dan Kapolres harus mampu memanage wilayahnya agar jarum jatuh pun di wilayah tugasnya terdengar olehnya. Tujuannya agar polri tidak kecolongan dan teror bom terjadi.

Sebab jika teror bom sudah terjadi, korban tewas atau luka tidak hanya diderita pelaku, tapi juga masyarakat luas menjadi korban akibat teror bom tersebut.

Seperti teror bom di gereja di Makassar, korban luka adalah petugas gereja dan jemaat. Dari data yg ada 5 petugas gereja dan 4 jemaat terkena serpihan bom. Tragisnya ledakan bom terjadi pada peringatan Minggu Palma yang jatuh hari ini. Bom meledak sekitar pukul 10.30 WITA atau 09.30 WIB. Minggu Palma merupakan awal dari pekan suci sebelum umat kristiani merayakan Paskah pada pekan depan.

IPW berharap, kasus teror bom, terutama yang menyerang gereja ini, merupakan yang pertama dan terakhir di era kapolri Sigit. Untuk itu Kapolri yg diperkuat oleh para Kapolda dan Kapolres harus melakukan pagar betis agar para teroris tidak mendapat celah untuk beraksi.

Sebab dalam pantauan IPW, selain Sulsel masih ada sembilan daerah lain yang tergolong rawan teroris, yakni Sulteng, Jatim, Jateng, Jogja, Jabar, Jakarta, Banten, Lampung, dan Sumut. Tingkat kerawanan ini makin tinggi tatkala konflik polri dengan ormas keagamaan yang dipimpin Habib Rizieq Syhab tak kunjung selesai.

Belum tuntasnya kasus penembakan di km 50 tol Cikampek bisa saja menyimpan dendam tersendiri bagi kelompok kelompok tertentu, yang bukan mustahil dendam itu berpotensi menimbulkan aksi teror, atau dimanfaatkan oleh sekelompok orang Fenomena inilah yang patut dicermati jajaran kepolisian ke depan agar aksi aksi teror bisa ditekan.

Nara Sumber :Neta S Pane
Ketua Presidium Ind Police Watch

Pasca Bom di Makassar, Kapolda Banten Instruksikan Jajaran Lebih Tingkatkan Pengamanan

Keterangan Foto : Kapolda Banten Irjen Pol Dr. Rudy Heriyanto

 

etabloidfbi.com SERANG  BANTEN.–

 

Pasca ledakan bom yang terjadi di depan gereja Katedral Makasar Sulawesi Selatan, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menginstruksikan kepada Polda dan Jajaran untuk lebih meningkatkan pengamanan.

Kapolda Banten Irjen Pol Dr. Rudy Heriyanto membenarkan hal tersebut.

“Ya benar, pasca dugaan aksi bom bunuh diri yang terjadi di depan Gereja Katedral Kota Makasar pagi tadi, pak Kapolri menginstruksikan kepada Polda dan Jajaran untuk lebih meningkatkan pengamanan. Baik itu pengamanan di Gereja-gereja, tempat ibadah lainnya serta Mall dan pusat perbelanjaan,” kata Rudy Heriyanto kepada awak media, Minggu (28/03/2021).

Lanjut Rudy Heriyanto, “Tak hanya meningkatkan pengamanan di tempat-tempat keramaian saja, pak Kapolri juga meminta personel Polri untuk melakukan pengamanan di Mako Polri sampai dengan ke tingkat Pospol dan mewaspadai gerak-gerik masyarakat yang mencurigakan”.

Rudy Heriyanto mengatakan bahwa hal itu dilakukan untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat dan bukti bahwa negara hadir ditengah-tengah masyarakat.

“Peningkatan pengamanan tersebut dilakukan untuk menghindari terjadinya hal seperti di kota Makassar. Dan untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat jelang momentum peringatan Wafat Isa Almasih 2 April 2021 dan perayaan Paskah 4 April mendatang,” tutur Rudy Heriyanto.

Terakhir Rudy Heriyanto berharap kepada personel yang melaksanakan piket agar meningkatkan kewaspadaan.

“Kepada personel yang melaksanakan piket 1×24 jam agar lebih meningkatkan kewaspadaan. Periksa kendaraan yang masuk ke dalam Mapolda maupun Mapolres sesuai dengan SOP yang ada. Dan untuk seluruh personel yang bertugas agar memperhatikan kesehatan dan keselamatan diri masing-masing,” tutup Rudy Heriyanto.

Nara Sumber : Bidhumas Polda Banten

Editor : Yahya Heriansyah

Bom Bunuh Diri di Katedral, Kapolri: Masyarakat Tidak Usah Panik, Kami Sedang Dalami Pelakunya

Keterangan Foto Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Argo Yuwono

 

 etabloidfbi.com JAKARTA

 

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meminta kepada seluruh masyarakat untuk tidak panik pasca-terjadinya aksi dugaan bom bunuh diri di depan Gereja Katedral, Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel).

Sigit menegaskan, pihak kepolisian langsung melakukan penyelidikan dan menggelar olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk mendalami pelaku dari aksi teror tersebut. Korps Bhayangkara menjamin keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) usai aksi tersebut.

“Kami sedang dalami dan melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Dan untuk masyarakat tidak usah terlalu panik, kami sedang dalami pelakunya,” kata Sigit saat dikonfirmasi, Jakarta, Minggu (28/3/2021).

Sigit menyebut, pihak Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri sejauh ini akan terus melakukan penindakan terhadap para kelompok teroris. Hal itu merupakan komitmen dari Korps Bhayangkara untuk memberangus para jaringan-jaringan tersebut.

Oleh sebab itu, masyarakat tidak perlu cemas dan khawatir. Mengingat, negara hadir dan tidak akan kalah dengan aksi ataupun serangan teror apapun.

 

Sementara itu, Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono menyebut, Kapolri juga langsung memerintahkan Kadensus 88 untuk ke Makassar untuk melakukan pendalaman terhadap aksi tersebut.

“Kemudian berkaitan ini kegiatan teorisme atau bukan tentunya perintah pak Kapolri siang ini Kadensus berangkat ke Makassar dan tentunya di Makassar sudah ada Korwil Densus dibantu serse Polda dan Polrestabes untuk olah TKP. Kami sudah gelar police line disana dan kami juga sudah menyisir benda apa saja sekecil apapun kami olah TKP,” ujar Argo.

Disisi lain, Argo memastikan bawah, aparat kepolisian menjamin keamanan dari keberlangsungan momentum peringatan Wafat Isa Almasih 2 April 2021 dan perayaan Paskah 4 April 2021 mendatang.

Argo menyebut, Asops Kapolri nantinya akan memberikan petunjuk ke seluruh wilayah terkait melakukan penjagaan dengan melakukan operasi rutin jajaran kepolisian di gereja-gereja.

“Tentunya ada operasi rutin kami tingkatkan dari Asops Kapolri berikan petinjuk ke wilayah terutama berkaitan kegiatan kematian tuhan dan kegiatan paskah ini bagian pengamanan yang kami lakukan, kami serentak kerjakan sama-sama kami ajak seluruh elemen masyarakat ikut amankan memelihara Kamtibmas,” ucap Argo.

“Masyarakat tetap tenang serahkan ke kepolisian untuk lidik, penyidikan dan identifikasi terkait kasus ini,” kata Argo melanjutkan.

Peristiwa diduga bom bunuh diri terjadi di Jalan Kartini, Kota Makassar. Bom meledak di depan Gereja Katedral Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu (28/3/2021).

Diduga pelaku berjumlah dua menggunakan sepeda motor ketika melakukan aksinya. Mereka diduga langsung meninggal dunia setelah melancarkan aksinya. Saat ini, polisi masih terus melakukan pengamanan di sekitar lokasi.

Sumber Informasi : Bidhumas Polri

Editor : Yahya Heriansyah

Kapolres Simalungun Ingatkan Jajarannya Tingkatkan Pengamanan dan Antisipasi Teror.

etabloidfbi.com – Simalungun

 

Meningkatkan pengamanan dalam rangka antisipasi teror diwilayah hukum Polres Simalungun, Kapolres AKBP Agus Waluyo S.Ik mengingatkan untuk seluruh unsur pejabat serta kapolsek jajaran Polres Simalungun turut serta mengajak personel dan masyarakat untuk menjadi pelopor meningkatkan pengamanan dan terkait diduga aksi terosisme agar tidak membagi foto dan video pelaku bom bunuh diri ke medsos.

Hal itu di sampaikan Kapolres dari Mapolres Simalungun kepada wartawan melalui release tertulis Minggu (28/03/2021), untuk memberikan rasa aman di tengah masyarakat saat issu terkait diduga bom bunuh diri di Makasar hari ini.

Sebelumnya disampaikan Agus, bahwa Kapolda Sumut Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak, memerintahkan seluruh Kepala Satuan Wilayah (Kasatwil) untuk memperketat pengamanan setiap markas komando (mako) mengantisipasi terjadi aksi teror. Menurutnya, Standar Prosedur Operasional (SOP) yang sudah berjalan selama ini agar diperketat dan dilaksanakan dengan benar. Demikian instruksi itu disampaikannya melalui Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Hadi Wahyudi, Minggu (28/3/2021).

“Periksa setiap orang yang tidak dikenal saat mendatangi mako. Tingkatkan kewaspadaan pengamanan mako dalam mengantisipasi terjadinya aksi teror,” katanya.

Kapolres Simalungun Akbp Agus Waluyo, S.I.K., menyampaikan bahwa Polda Sumatera Utara Polres Simalungun sebelum kejadian ledakan Bom Makasar pun sudah menyiagakan pasukan gabungan dari Sat Brimobdasu, Dit Samapta, Unit Jihandak, Unit Gultor yang setiap saat bergerak, juga diinstruksikan melaksanakan tugas mengamankan mencegah aksi terorisme, terkait hal tersebut Polres Simalungun langsung menyikapi Jukrah Bapak Kapolda Sumatera Utara untuk meningkatkan pengamanan setiap markas komando (mako) mengantisipasi terjadi aksi teror,” Ujar Kapolres.

“Kita juga mengimbau kepada seluruh masyarakat Kabupaten Simalungun untuk tidak panik dan tetap tenang dalam menyikapi peristiwa ledakan di gereja Katedral makassar. Tingkatkan kepekaan terhadap lingkungan sekitar, dan tidak menyebarkan foto dan video pelaku teror, serta selalu berinteraksi dengan bhabinkamtibmas dan Bhabinsa di desa atau kelurahan masing-masing, libatkan seluruh pemangku kepentingan yang ada di wilayah, seperti pemuka agama, tokoh masyarakat, tokoh adat, dan tokoh pemuda,” pungkasnya.

Tujuan dari aksi teroris adalah untuk membuat rasa takut dan teror serta ancaman kepada masyarakat. Sama halnya Jika video atau foto disebarkan, maka secara tidak langsung kita turut mendukungnya.

Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) turut mengatur penyebaran konten kekerasan. Aturan itu terdapat pada pasal 29 dan pasal 45B.

Bagi orang yang menyebarkan konten kekerasan baik itu berupa video atau foto melanggar Undang-undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.

Pasal 29 berbunyi:
Setiap orang dengan sengaja dan tanpa hak mengirimkan Informasi elektronik dan/atau Dokumen Elektronik yang berisi ancaman kekerasan atau menakut-nakuti yang ditujukan secara pribadi.

Pasal 45B berbunyi:
Setiap Orang yang dengan sengaja dan tanpa hak mengirimkan Informasi Elektronik dan/atau Dokumen Elektronik yang berisi ancaman kekerasan atau menakut-nakuti yang ditujukan secara pribadi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 29 dipidana dengan pidana penjara paling lama 4 (empat) tahun dan/atau denda paling banyak Rp. 750.000.000,00. (Feri)

Amankan Kedatangan Vaksin, Polda Bengkulu Gelar Pamwal Dari Kabupaten Mukomuko

etabloidfbi.com Bengkulu.-

BENGKULU – Amankan kedatangan vaksin yang berjumlah 350 vial (3500 dosis vaksin), Polda Bengkulu dan Polres Jajaran kembali menurunkan Anggota untuk melakukan kegiatan Kepolisian berupa pengamanan dan pengawalan.
Kapolda Bengkulu Irjen Pol Drs Teguh Sarwono, M.Si, melalui Kabid Humas Kombes Pol Sudarno, S.Sos, MH., ketika dikonfirmasi awak media menerangkan, pihaknya kali ini melakukan pengamanan kedatangan vaksin kemarin Sabtu (27/03) melalui jalur darat dari mulai perbatasan antar Provinsi di Kabupaten Mukomuko.
Sesuai instruksi Mabes Polri, kegiatan pengamanan vaksin yang ditujukan sebagai langkah pencegahan dan memutus mata rantai penyebaran covid-19 dilaksanakan secara ketat untuk menghindari terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan tegasnya sembari memberikan himbauan agar seluruh elemen masyarakat tetap menerapkan protokol kesehatan sebagai langkah pencegahan.
Alhamdulillah tadi malam, vaksin tiba dengan selamat di Gudang Penyimpanan Vaksin yang ada di Kota Bengkulu pungkasnya sembari menyebutkan pengamanan dilaksanakan oleh Tim yang tergabung dalam Sprin KRYD (Kegiatan Rutin Kepolisian Yang Ditingkatkan) Polda Bengkulu.

(S,sitompul)

Wakapolres Sukabumi Kota, Kompol Sulaeman ” Ngga usah gengsi menjadi Petani “

etabloidfbi.com – Kota Sukabumi

Sosok seorang Wakapolres Sukabumi Kota, Kompol Sulaeman yang merupakan seorang Anggota Kepolisian Republik Indonesia yang satu ini bisa dijadikan sebagai contoh dan motivasi bagi kita semua selain seorang Penegak Hukum di Wilayah Hukum Polres Sukabumi Kota, dirinya pun menggeluti usaha di bidang Pertanian,Peternakan dan Perikanan .

etabloidfbi.com saat menyambangi kediamannya di Kampung Cipari, Bojongsawah , Kecamatan Kebonpedes, Kabupaten Sukabumi melihat langsung kegiatan yang dilakukan seorang Wakil Kepala Kepolisian di Polres Sukabumi Kota ini, Sabtu, 27/03/2021 setelah pulang dari pekerjaannya.

Saat menyambangi kediamannya, etabloidfbi.com melihat Wakapolres Sukabumi Kota, Kompol Sulaeman ini sedang memberikan Pakan Ikan Koi nya dan Ikan Patin yang berada di Kolam Ikan miliknya.

Tepat dibelakang rumahnya , tempat dimana usaha Peternakan, Perkebunan dan Perikanan yang sedang dikelolanya ini dilakukan bersama dengan beberapa orang Karyawan yang berasal dari warga setempat.

” Ya, Saya saat ini sudah menjalankan Usaha dibidang Peternakan Bebek, Perikanan diantaranya Koi, Ikan Nila, Lele dan Ikan Patin, kemudian dari Perkebunannya juga ditanami berbagai macam Pohon buah-buahan, Sayur -sayuran dan Palawija ,lahan untuk Pertanian ini lebih kurang 10.000 Meter persegi”, jelas Kompol Sulaeman kepada etabloidfbi.com

Sementara itu, Sulaeman pun memaparkan dirinya mulai bergelut di usaha yang saat ini sedang ditekuninya dapat membantu penghasilan kepada warga sekitarnya.

” Kita berharap, apa yang kita lakukan dapat menambah penghasilan baik untuk Keluarga maupun untuk kepentingan warga masyarakat sekitar karena mereka ( warga) yang saat ini kita pekerjakan dan kita Gaji untuk ikut mengurus dan mengelolanya disaat saya sedang sibuk atau dalam tugas”, paparnya.

Selain itu juga di masa Pandemi Covid saat ini Warga Masyarakat diharapkan dapat menciptakan Ketahanan Pangan demi memenuhi kebutuhannya sehari-hari .

” Kami lakukan ini juga untuk Ketahanan Pangan di wilayah ini sehingga dimasa sulit ini mereka dapat tetap bertahan dengan adanya penghasilan dari Hasil Perkebunan, Perikanan dan Peternakan “, ujarnya.

“Jangan malu menjadi Petani, jangan pernah surut untuk berkreasi dan menciptakan inovasi untuk kepentingan warga masyarakat di wilayah, terus tanamkan kebaikan dan bantunmereka yang membutuhkan”, Tutur Wakapolres.

( Hendra Sofyan)

Terkait Kisruh PT Kahayan, Oknum Bareskrim Polri Terindikasi Berkolusi dengan Komisaris Penjarakan Direksi

 

etabloidfbi.com Jakarta

 

Oknum aparat penegak hukum di Badan Reserse Kriminal Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia (Bareskrim Mabes Polri) diduga berkong-kali-kong alias berkolusi dengan pihak oknum Komisaris Utama PT. Kahayan Karyacon, Mimihetty Layani, untuk memenjarakan para Direksi perusahaan itu, Leo Handoko, dan kawan-kawan. Indikasi adanya ‘kerjasama yang saling menguntungkan’ antara oknum Bareskrim dengan Komisaris Utama itu terlihat dari sikap dan perilaku para pihak dalam menangani kasus sengketa antara komisaris dan direksi perusahaan yang berlokasi di Kecamatan Jawilan, Kabupaten Serang, Provinsi Banten ini.

Hal tersebut disampaikan Alumni PPRA-48 Lemhannas RI tahun 2012, Wilson Lalengke, S.Pd, M.Sc, MA, kepada redaksi media ini melalui pernyataan persnya, Sabtu, 27 Maret 2021. Lalengke mengatakan bahwa dari pengalaman panjang mengawal kasus yang melibatkan empat orang direksi sebagai terlapor tersebut, dirinya berkeyakinan kuat telah terjadi penyalahgunaan kewenangan (abuse of power) oleh oknum di korps baju coklat itu.

“Kita patut menduga bahwa telah terjadi kerjasama sinergis antara oknum di Bareskrim Polri, terutama di Direktorat Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus, dengan pelapor Mimihetty Layani, baik secara langsung maupun melalui pengacaranya, Nico, SH, MH. Dan ini bukan pekerjaan satu-dua orang, ini kerjasama berjamaah, dari SPKT tempat pelaporan hingga ke pimpinan minimal di level direktur,” jelas Lalengke yang menjabat sebagai Ketua Umum Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI).

Salah satu indikasi yang sudah sangat jelas, lanjut Lalengke, adalah adanya dugaan tindak pidana pemerasan dan pemalakan yang dilakukan oleh penyidik Bareskrim, AKBP Dr. Binsan Simorangkir, SH, MH terhadap Leo Handoko, dan kawan-kawan [1]. Sebagaimana diketahui, kasus pemerasan oleh penyidik Binsan Simorangkir ini telah memasuki tahap penyelidikan oleh Biro Pertanggungjawaban Profesi (Birowabprof) Divpropam Mabes Polri. Proses penyelidikannya hampir rampung, oknum penyidik Binsan Simorangkir tersebut segera akan menjalani sidang di Dewan Kode Etik Polri [2].

“Dari kasus penyidik Binsan Simorangkir itu, kita melihat pola perilaku korup yang sebenarnya sudah membudaya di lingkungan Bareskrim Polri, bahkan di hampir semua unit dan kantor polisi di daerah-daerah se-nusantara. Pola pemaksaan kasus dari perdata ke delik pidana menjadi sebuah trend di unit reskrim ketika menerima laporan dari para pengusaha yang bertikai. Cari-cari pasal, putar-balik fakta, hingga rekayasa kasus, telah menjadi pemandangan dan pemberitaan yang biasa, terjadi sehari-hari, [3]” urai tokoh pers nasional yang sudah melatih ribuan anggota TNI, Polri, guru, dosen, mahasiswa, LSM, wartawan, dan masyarakat umum, di bidang jurnalistik itu.

Reskrim di institusi Polri, tambah Lalengke, disinyalir merupakan salah satu “unit basah”, selain Direktorat Lalulintas [4]. “Semua orang yang bermasalah hukum, baik sebagai pelapor maupun terlapor, pasti akan berurusan di unit reskrim. Pelapor tentunya ingin agar laporannya diterima dan diproses sesegera mungkin. Untuk mewujudkan keinginannya, si pelapor akan melakukan apa saja agar petugas memenuhi keinginannya itu. Sebaliknya, siterlapor juga tidak kalah akal, dia akan menggunakan segala potensi yang dimilikinya agar posisinya sebagai terlapor dapat ‘diamankan’. Dalam konteks ini, pelapor dan terlapor akan berusaha melakukan lobi-lobi, diskusi, dan nego-nego dengan para oknum terkait,” beber Lalengke.

Kita kembali ke soal kisruh antara jajaran Komisaris dan Direksi PT. Kahayan Karyakon di Jawilan itu. Jika menilik persoalan yang terjadi di perusahaan pembuat bata ringan (hebel) ini, kasus yang mereka hadapi adalah murni delik perdata. Permasalahan yang muncul adalah sebagai akibat dari kelalaian kedua organ perusahaan (Dewan Komisaris dan Dewan Direksi) yang selama perusahaan ini tidak pernah memfungsikan organ ketiga perusahaan, yakni Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) [5]. Padahal, dalam UU Nomor 40 tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas, RUPS merupakan faktor penentu dari semua keputusan penting menyangkut perkembangan dan hidup-matinya perusahaan.

“Pada perkara penambahan modal perusahaan misalnya, kebijakan itu harus dilakukan berdasarkan persetujuan RUPS. Pasal 41 ayat (1) UU Perseroan menetapkan bahwa ‘Penambahan modal Perseroan dilakukan berdasarkan persetujuan RUPS’ [6]. Nah, di PT. Kayahan itu, terjadi dua kali penambahan modal yang dilakukan tanpa RUPS. Leo Handoko hanya diperintahkan oleh Mimihetty Layani ke notaris dan meminta dibuatkan akta perobahan untuk penambahan modal/saham. Semua akta yang dibuat notaris, termasuk akta ke-4 yang dipersoalkan oleh Mimihetty Layani terkait perpanjangan kepengurusan PT. Kahayan Karyacon, tidak dilakukan berdasarkan RUPS, tapi hanya berdasarkan perintah, arahan, dan petunjuk Mimihetty Layani sebagai Komisaris Utama,” urai Lalengke yang mengikuti dengan detail persoalan yang melilit perusahaan yang mempekerjakan tidak kurang dari 200 pekerja itu.

Para Direksi, dan terutama Dewan Komisaris, imbuh Lalengke, tidak melaksanakan tugasnya dengan baik terkait kewajiban melaksanakan RUPS. Mengapa tiba-tiba komisaris dengan semena-mena boleh membuat laporan polisi, mempidanakan direksinya, dengan tuduhan yang mengada-ada? Pasal pidana pemalsuan, penggelapan, dan penipuan menjadi andalan Mimihetty untuk memenjarakan Leo Handoko dan direksi lainnya. Jika akta ke-4 yang dibuat notaris (Ferry Santosa, SH, M.Kn – red) tanpa melalui RUPS, maka semestinya dua akta terkait penambahan modal harus dinyatakan palsu.

Terkait pengggelapan dan penipuan, lanjut Lalengke, Apanya yang digelapkan? Perusahaan bersama lahan dan gedung pabrik hebelnya masih ada, tidak berkurang sedikitpun. Nilai asset perusahaan berupa pabrik dan fasilitas lainnya bernilai dua kali lebih besar dari jumlah modal yang disetorkan oleh Mimihetty Layani itu.

“Dari semua fakta di atas, pertanyaan publik yang mengemuka adalah mengapa laporan Mimihetty Layani bisa diproses secara pidana oleh Bareskrim Polri melalui Direktorat Tipideksus? Kita patut curiga dong bahwa ada udang di balik batu yang sedang dinikmati oleh para oknum-oknum itu,” tegas lulusan program pasca sarjana bidang Global Ethics dari Birmingham University, England, ini.

Mungkin ada pihak yang berkata belum cukup bukti untuk memastikan adanya kolusi di antara para oknum Bareskrim dengan Komisaris PT. Kahayan Karyacon dalam menggiring para direksi perusahaan ini ke penjara. Namun, perkembangan terakhir dapat membuka mata publik bahwa diduga kuat, indikasi kolusi itu memang sudah terjadi dan sedang terjadi di sana.

Baru-baru ini, keempat direksi PT. Kahayan Karyacon, Leo Handoko, Ery Biyaya, Feliks, dan Chang Sie Fam, mendapat panggilan polisi dari Unit IV Dittipideksus Bareskrim Mabes Polri untuk dimintai keterangan sebagai saksi terkait laporan polisi yang baru, yang dibuat oleh Komisaris Utama, Mimihetty Layani. Belum selesai perkara laporan polisi yang pertama atas keempat direksi ini, sudah dipanggil lagi dengan laporan baru oleh pelapor yang sama. Dugaan pidananya adalah tindak pidana penggelapan dalam jabatan.

Aneh tapi nyata. SPKT Bareskrim Mabes Polri pertengahan Desember 2020 lalu, menolak pembuatan laporan polisi yang diajukan oleh pihak dewan direksi yang diwakili Feliks, yang intinya melaporkan Mimihetty Layani atas dugaan tindak pidana penggunaan dokumen (akta – red) palsu, pasal 263 KUHPidana. Alasan SPKT adalah karena locus delicit kejadian perkara adalah di wilayah Kabupaten Serang, sehingga tidak bisa diterima di SPKT Mabes Polri.

Ketika ditanyakan mengapa laporan polisi yang didaftarkan Mimihetty Layani diterima di SPKT Bareskrim Mabes Polri, para petugas di SPKT, menjawab singkat: “Siap, arahan dari atas Pak!” Tidak cukup sampai di situ, polisi yang piket di SPKT saat itu sempat menyarankan agar pihak Feliks meminta memo atau rekomendasi dari atas (pimpinan Dittipideksus – red) agar laporannya dapat diterima dan diproses di SPKT itu.

Kini, laporan kedua Mimihetty Layani boleh dengan mulus laju masuk SPKT Bareskrim Polri. Bahkan, laporan dengan nomor: LP/B/0097/II/2021/Bareskrim, tertanggal 11 Februari 2021, telah berproses secepat kilat dengan pemanggilan para terlapor oleh Unit IV Dittipideksus Bareskrim Polri.

Apa sesungguhnya yang sedang terjadi di Bareskrim Mabes Polri, khususnya di Direktorat Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus itu? Hanya orang-orang nir pikir yang tidak melihat indikasi kolusi berbau amis korupsi yang marak terjadi di sana. (*)

Catatan:

[1] Pak Kapolri, AKBP Binsan Simorangkir Palak Warga, Ini Hasilnya; https://pewarta-indonesia.com/2020/11/pak-kapolri-akbp-binsan-simorangkir-palak-warga-ini-hasilnya/

[2] Akibat Peras Anggota PPWI, Oknum Penyidik Bareskrim Polri Bakal Jalani Sidang Kode Etik; https://pewarta-indonesia.com/2021/02/akibat-peras-anggota-ppwi-oknum-penyidik-bareskrim-polri-bakal-jalani-sidang-kode-etik/

[3] Pak Kapolri, Ada Oknum Penyidik di Bareskrim Nyambi Jadi Pemalak; https://pewarta-indonesia.com/2020/11/pak-kapolri-ada-oknum-penyidik-di-bareskrim-nyambi-jadi-pemalak/

[4] Berdasarkan pernyataan lisan seorang jenderal polisi berbintang dua kepada penulis beberapa waktu lalu.

[5] Pasal 1 ayat (2) Undang-Undang Nomor 40 tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas berbunya: “Organ Perseroan adalah Rapat Umum Pemegang Saham, Direksi, dan Dewan Komisaris.”

[6] Baca Undang-Undang Nomor 40 tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas, download di sini: https://jabar.bpk.go.id/files/2009/03/UU-40-2007-Perseroan-Terbatas.pdf

Diduga Terlibat Imbalan 500 Juta untuk Penangguhan Penahanan, Oknum Lawyer dan Sesjampidum Kejagung Dilaporkan ke Polisi

 

etabloidfbi.com Jakarta

 

Advokat Jaka Maulana, SH dari LQ Indonesia Lawfirm mendapatkan kuasa dari korban penipuan bernama Serly Kuganda (52 thn) untuk membuat Laporan Polisi dugaan tindak pidana penipuan, sebagaimana diatur dalam pasal 378 KUH Pidana. Laporan Polisi (LP) dengan nomor 1671/III/YAN 2.5 /2021/SPKT PMJ, tertanggal 26 Maret 2021, yang dibuat di SPKT Polda Metro Jaya, tertera nama Natalia Rusli dan Chaerul Amir sebagai terlapor dengan pasal 378 Penipuan.

Diketahui bahwa Natalia Rusli adalah seorang pengacara (lawyer) dan Chaerul Amir merupakan Sekretaris Jaksa Agung Muda bidang Pidada Umum (Sesjampidum) pada Kejaksaan Agung Republik Indonesia. Keduanya dilaporkan ke Polda Metro Jaya oleh Jaka Maulana.

Laporan Polisi berawal dari kasus Christian Halim, anak kandung Serly Kuganda, yang ditahan di Polda Jatim karena masalah sengketa infrastruktur. Serly bertemu dengan Natalia Rusli yang mengaku sebagai pengacara dan dijanjikan untuk menangguhkan penahanan anaknya (Christian Halim – red) yang ditahan di Polda Jawa Timur itu. Natalia Rusli menyatakan bahwa pihaknya dapat mengatur penangguhan penahanan Christian melalui Chaerul Amir, seorang pejabat tinggi di Kejagung, yang saat itu menjabat sebagai Sesjampidum (saat ini sebagai Sesjamdatu – red).

Natalia Rusli juga meyakinkan Serly Kuganda bahwa pihak lawan dalam kasus infrastruktur yang dihadapi Christian Halim, yakni Christeven Mergonoto, sudah mengkondisikan Kejaksaan Tinggi Jatim. Jampidum, kata Natalia Rusli, juga sudah diberikan saham Excelso oleh pihak Grup Kapal Api. Tidak hanya itu, menurut Natalia, Pengadilan Negeri Surabaya juga sudah dikondisikan. Untuk diketahui, Christeven Mergonoto adalah anak dari Soedomo Mergonoto, pemilik perusahaan kopi Kapal Api yang berpusat di Surabaya, Jawa Timur.

Lebih lanjut Natalia menjelaskan bahwa Chaerul Amir selaku Sesjampidum mampu memberikan penangguhan penahanan bagi Christian Halim yang ditahan Po;da Jatim dengan imbalan uang 500 juta. Serly Kuganda kemudian menyerahkan uang sejumlah 500 juta dalam pecahan 100 dollar US kepada Natalia Rusli.

“Karena rasa khawatir bahwa anak saya Christian Halim sudah di-setup oleh pihak lawan (Grup Kapal Api – red), dimana Christeven Mergonoto anak pemilik Kapal Api sebagai pelapor kasus Christian Halim di Jawa Timur, maka demi melepaskan anak saya, saya percaya kata-kata Natalia Rusli dan Chaerul Amir yang bilang akan membantu penanguhan anak saya melalui Kepala Kejati Jatim, saya serahkan 500 juta uang hasil jual mobil pribadi saya. Kata Natalia Rusli, hanya Sesjampidum yang mampu mengimbangi oknum Jaksa di Kejaksaan Jawa Timur yang sudah disuap oleh pihak lawan,” beber Serly Kuganda kepada media ini, Jumat, 26 Maret 2021.

Dalam beberapa hari, tambah Serly, dirinya dipertemukan dengan Chaerul Amir (Sesjampidum) oleh Natalia Rusli. Pertemuan itu membuat Serly Kuganda makin percaya bahwa mereka berdua mampu menolong anaknya Christian Halim yang dizolimi pihak Christeven Mergonoto. “Karena ketika saya cek, benar adanya orang yang dipertemukan Natalia dengan saya itu adalah Ssesjampidum,” ujar Serly Kuganda.

Namun kenyataan berbicara lain. Natalia ternyata kembali meminta uang sejumlah 1 milyar rupiah dalam pecahan 100 US Dollar. Natalia beralasan dana itu untuk mengurangi tuntutan Jaksa Penuntut Umum. “Dari sana saya mulai ragu. Juga saya sudah tidak ada uang lagi. Anak saya belum keluar dari tahanan, kenapa menawarkan pengurangan tuntutan? Sehingga saya menolak, memberikan 1 milyar. Ternyata, penangguhan penahanan yang dijanjikan tidak kunjung turun dan sidang berlanjut. Hingga hari ini Christian Halim tetap ditahan,” tutur Serly Kuganda dengan raut wajah kesal.

Mengetahui dirinya menjadi korban penipuan, maka Serly memberikan kuasa ke LQ Indonesia Lawfirm untuk mengadukan kejadian ini ke Kepolisian Republik Indonesia. Berdasarkan penuturan Serly Kuganda, ia mengatakan bahwa informasi dari Natalia dan Sesjampidum, pihak lawan sudah mengkondisikan bahwa jaksa di Kejati Jatim yang memegang berkas Christian adalah Jaksa Dhini Kasubsi Oharda. Juga disebutkan bahwa ketika perkara masih di Kepolisian, telah diatur agar jaksa yang akan memegang kasus Christian Halim adalah Dhini yang menjabat Kasubsi Oharda. Setelah dicek, ternyata benar di kemudian hari, berkas dipegang Dhini.

Natalia Rusli sempat mempertemukan Serly Kuganda dengan Dhini di Kejati Jatim untuk meyakinkan Serly Kuganda. Selain itu, Natalia Rusli juga menyampaikan bahwa Aspidum dan Kajati Jatim sudah dikondisikan oleh pihak Christeven Mergonoto. Dan saat pertemuan itu, Jaksa Dhini menyebutkan bahwa Hakim yang nanti akan menangani perkara adalah Hakim Ginting di PN Surabaya. Natalia dan Sesjampidum menerangkan bahwa perkara Christian Halim sudah disetel dan di-setup oleh oknum Kejati Jatim dan oknum Pengadilan Negeri Surabaya. Ternyata benar dikemudian hari hakim yang menangani kasus Christian adalah Hakim Ginting sesuai keterangan Dhini Kasubsi Oharda Kejati Jatim.

“Hebat sekali kekuatan oknum Kejati Jatim sehingga dapat mengatur siapa hakim yang akan menyidangkan dan mengatur putusan sidang nantinya,” ucap Serly Kuganda.

Advokat Leo Detri, SH, MH selaku wakil ketua LQ Indonesia Lawfirm sangat prihatin dengan keadaan hukum di Indonesia, bahwa hukum bisa diatur dengan uang dan pejabat-pejabat tinggi Aparat Penegak Hukum dapat diatur dengan uang. Bagaimana Kejaksaan dapat mengatur siapa hakim menyidangkan dan hasil putusan sidang nantinya?

Juga, apabila terbukti LP yang dilaporkan korban ke Polda Metro Jaya, betapa buruknya mentalitas Sesjampidum yang semestinya adalah petinggi kejaksaan, malah menjadi makelar kasus dengan bantuan oknum lawyer, mengambil 500 juta dari seorang ibu yang sedang kalut karena anaknya di dalam penjara. Para terduga penipu ini mengunakan faktor psikologi kekalutan korban dengan menakut-nakuti dan menunjukkan jabatan tingginya untuk meyakinkan korban agar menyerahkan sejumlah uang.

“Ini menurut saya sudah memenuhi ‘mens rea’ (niat) sebagaimana tersirat dalam pasal 378 KUHPidana tentang penipuan, jika benar keterangan para saksi.” Kata Leo Detri.

Advokat Jaka Maulana dan SK mengharapkan agar aparat pengawas seperti KPK, Jamwas dan Bawas MA serta Komisi Yudisial mau mengawasi jalannya kasus Christian Halim di PN Surabaya, Jawa Timur, karena sarat permainan oknum aparat Kejaksaan dan Pengadilan Negeri dan dugaan gratifikasi. “Karena mustahil oknum Jaksa Kejati Jatim dapat memilih hakim tanpa gratifikasi ke aparat Pengadilan Negeri Surabaya. Buktinya setelah kami membuat pengaduan, Hakim Ginting diganti oleh Hakim Made, Sudah ada indikasi awal permainan yang sarat dan patut diduga ada permainan dan dugaan gratifikasi ke oknum Kejati Jatim dan PN Surabaya,” ungkap Jaka Maulana.

Pihak LQ Indonesia Lawfirm juga menyesalkan proses penegakan hukum dan penciptaan keadilan bagi rakyat di negeri ini. “Kasihan apabila nasib rakyat melawan ketidakadilan ditentukan oleh kuat-kuatan uang dan diatur oleh oknum aparat. Motto hukum adalah panglima sudah berubah menjadi uang adalah panglima, miris saya melihat kondisi ini. Jika pejabat kejaksaan sekelas Sesjampidum saja menjadi makelar kasus (markus) dan menipu dengan menawarkan penanguhan penahanan, apa jadinya negara ini? Dimana KPK dalam hal pengawasan dan pencegahan?” tanya Advokat Leo Detri, SH, MH. ***

Sumber: Press Release LQ Indonesia Lawfirm, Jumat, 26 Maret 2021

Polsek Pontianak Timur Optimalkan Kegiatan Pengamanan Pada Malam Minggu

etabloidfbi.com Pontianak –

 

Anggota Polsek Pontianak Timur yang dipimpin Oleh Akp Prayitno SH, MH melaksanakan kegiatan Patroli dalam rangka Program Malam Minggu Aman.diwilayah Pontianak Timur.

Sebelum melaksanakan kegiatan Kapolsek Pontianak Timur terlebih Dahulu memimpin Apel kesiapanya , Minggu (28/03/2020).

Disampaikan oleh Kapolsek Akp Prayitno pada Waktu Arahan Apel kesiapan,
bahwa kegiatan, Malam Minggu Aman ini difokuskan Pada Titik-titik Rawan diwilayah Pontianak Timur yang rawan terhadap Kemacetan Pelanggaran dan Kecelakaan Di jalur lintas menuju arah jembatan Kapuas satu maupun arah turun jembatan Kapuas Satu.

Kapolsek Pontianak Timur, AKP Prayitno SH MH, dihubungi secara terpisah Melalui Kasi Humas Iptu Iskak Pujiyanto mengatakan Blue Light Patrol atau Patroli Lampu biru pada Malam hari dengan menyalakan Lampu Rotator warna biru, Dibagi tiga penugasan. pertama Anggota Lantas Polsek Pontianak Timur, untuk melakukan Pengaturan di Titik persimpangan diwilayah Pontianak Timur.

Kedua Patroli kita arahkan dari Persimpangan Tanjung Raya 1 menuju ke Arah Tanjung Hilir dan Tanjung Hulu, kemudian Untuk Petugas Gabungan TNi~-Polri yang pimpin Perwira pengawas diarahkan ke tempat tempat Cafe di wilayah Pontianak Timur dan tempat Fasilitas umum seperti (water frond ) guna Antisipasi terhadap penyebaran Covid-19.

“seluruh Kegiatan ini kita laksanakan untuk mengantisipasi dan mencegah terjadinya laka lantas maupun tindak kejahatan, serta Gangguan Kamtibmas lainya yang sering terjadi pada malam Minggu termasuk dalam menerapkan Protokol Kesehatan, Ungkap Prayitno.melaui Humasnya

Ditambahkan Oleh Kasi humas bahwa Patroli ini juga dilaksanakan pada dini hari dengan mengoptimalkan tindakan Preventif, dengan menyalakan Lampu Rotator Mobil Patroli pada Malam Hari agar Masyarakat tahu keberadaan petugas dilapangan, “jelasnya. ( M.zuhdi )

Aniaya Pelajar 15 Tahun, Pelaku Anak Dibawah Umur Berstatus Terlapor.

Keterangan Foto : Gambar Adalah Ilustrasi

etabloidfbi.com Bengkulu.–

 

Seorang pelaku anak dibawah umur berinisial Donjuan ( 17 ) warga Kabupaten Bengkulu Selatan ( BS ) resmi statusnya sebagai terlapor di Polres BS Polda Bengkulu setelah dilaporkan oleh iwan Darmawan seorang ASN di Kabupaten BS karena anaknya Kumbang ( 15 ) yang merupakan seorang pelajar dianiaya oleh pelaku Donjuan.

Kapolres BS AKBP Deddy Nata, S.Ik., kemarin ( Jum’at, 27/03/21 ) ketika dikonfirmasi membenarkan laporan peristiwa penganiayaan yang telah dilakukan pelaku donjuan terhadap kumbang tersebut .

” ya laporan telah kami terima, laporan dibuat oleh ayah korban sendiri, saat ini pelaku anak dibawah umur statusnya masih sebagai terlapor. ” Ungkap Kapolres BS.

Dijelaskan oleh Kapolres, Penganiayaan yang dialami korban kumbang tersebut terjadi Pada hari jumat tanggal 26 maret 2021 sekira pkl 15.30 Wib saat Korban dari rumah pergi ke Lapangan Sekundang Manna untuk bermain bola.

Selesai bermain bola Korban dan Adik Terlapor beristirahat di pinggir lapangan, kemudian terjadi ribut mulut antara Korban dengan adik Terlapor.

Melihat hal tersebut, Terlapor dan temannya menghampiri Korban dan langsung memukul kepala Korban dari belakang menggunakan tangan, dan teman- teman Terlapor juga ikut memukul Korban.

” Dari penganiayaan yang dilakukan oleh pelaku, korban mengalami luka memar di bagian kepala dan luka lecet di lutut kaki sebelah kiri.” Pungkas Kapolres BS.

(S.SITOMPUL)

Marwan Lepaskan Jabatan Bupati Dihadapan Alumni SMANSA ’82

etabloidfbi.com – Kab. Sukabumi

Bupati Sukabumi, Marwan Hamami terlihat enjoy ketika menghadiri kegiatan komunitas alumni SMA Negeri 1 Kota Sukabumi angkatan 1982 (SMANSA ’82), Sabtu (27/03/2021) di Situ Cibuluh, Desa Bantarsari, Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Sukabumi.

“Alhamdulillah, Pak Marwan terlihat lebih refresh, canda tawa menghiasi obrolan kita yang membahas kenangan sewaktu masih di bangku sekolah dahulu,” ucap Asep ‘Avhes’ Solihin teman sekolah Bupati dari semasa SMP hingga SMA.

Ia menambahkan, bahasan obrolannya mulai dari celana jeans, gadis idaman semasa di bangku sekolah, guru yang galak, semuanya obrolan santai tanpa ada bahasan tentang pemerintahan, politik, intrik, dan yang terkait Kabupaten Sukabumi lainnya.

Pengalaman diusir oleh guru waktu jam pelajaran sampai dengan membicarakan kenangan satu persatu anggota alumni SMANSA ’82, menambah keceriaan dan gelak tawa yang hadir saat itu.

Saat ini beragam profesi yang dilakoni alumni SMANSA ’82, ada yang menjadi Kepala Bidang, Kepala Seksi, Kepala Desa yang notabenenya adalah bawahan dari Bupati di struktur pemerintahan, akan tetapi Marwan melepaskan jabatan Bupatinya ketika bersama-sama dalam acara satu almamater saat itu.

Tidak ada atasan atau bawahan, tidak ada perintah ataupun instruksi, saat ini mereka seperti dahulu ketika sama-sama menuntut ilmu di SMA Negeri 1 Kota Sukabumi, bergembira melepaskan sejenak rutinitas protokoler dan padatnya agenda acara kantor yang sehari-hari mereka lakoni.

“Kekeluargaan komunitas alumni SMANSA ’82 selalu terjaga dari dahulu, pertemuan dan kegiatan rutin dilaksanakan, sehingga tali silatuhrahmi membentuk rasa persaudaraan dikalangan anggota.” ujar Asep ‘Avhes’ Solihin yang juga Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Sukabumi ini menambahkan.

( Hendra Sofyan)

Tingkatkan Sinergi Dengan Masyarakat, Polres RL Gelar Jum’at Bersih

 

etabloidfbi.com Bengkulu.–

 

Inovasi dilakukan oleh Polres Rejang Lebong ( RL ) Polda Bengkulu dengan menggelar Kegiatan Jumat bersih.

Hari ini (26/3/21), kegiatan jum’at bersih tersebut dipimpin Kabag Ops AKP Margopo, SH didampingi Kapolsek Curup Iptu Samsudin, SH menyasar Masjid Baiturrahman di kawasan Kelurahan Kesambe Baru dan Masjid Al-Hikmah di kawasan Kelurahan Talang Ulu Kecamatan Curup Timur.

Pada aksi kegiatan Jumat Bersih yang dilaksanakan dengan gotong royong bersama pengurus masjid dan masyarakat di sekitar lingkungan masjid, juga diikuti Pejabat Utama (PjU) Polres Rejang serta personil jajaran Polres Rejang Lebong maupun Polsek Curup. Kegiatan Jumat Bersih ini sendiri tidak lain merupakan inovasi jajaran Polri.

‘’ Inovasi ini bertujuan bertujuan untuk meningkatkan sinergitas Polri bersama masyarakat. Serta untuk membantu masyarakat dalam menjaga kebersihan rumah ibadah, meningkatkan kembali nilai-nilai gotong royong di tengah masyarakat dan mempererat silaturahmi antara Polri dengan masyarakat.’’ Ungkap Kabag Ops

(S.SITOMPUI)

KEPALA SEKOLAH SMAN 4 KERINCI ABAIKAN UU PERLINDUNGAN ANAK,DENGAN DALIH MENEGAKAN TATATERTIB SEKOLAH

 

etabloidfbi.com KERINCI.–

 

Tindakan Kepsek SMAN 4 Kerinci (KHUZAINI,S.Pd) yang mengeluarkan siswanya dengan dalih menegakan tata tertib sekolah,jelas sangat bertentangan dengan UUD 45,UU 35/2014 tentang hak anak mendapat pendidikan dan kewajiban pemerintah memberi pendidikan, terutama UU 2002,2003 tentang Perlindungan Anak.

Pihak sekolah telah mengeluarkan surat pengembalian siswa berinisial (A),yang merupakan siswa aktif di SMA 4 Kerinci sampai dikeluarkanya surat tersebut,yang ditujukan kepada orang tuanya pada tgl 25 Maret 2021.

Menurut keterangan dari salah satu keluarga inisial (A)ini, surat pengembalian siswa yang diberikan oleh pihak sekolah itu tidak mempunyai alasan yang jelas,sebagaimana yang di ungkapkan ke media ini.

” Kalau hanya di katakan alasanya melanggar Tata Tertib sekolah apakah siswa yang berkeliaran di jam sekolah dan merokok di warung warung disekitaran sekolah itu tidak melanggar Tata Tertib sekolah,lantas kenapa mereka tidak di keluarkan,dan lagian di tahun- tahun sebelumnya pelanggar yang di maksud oleh pihak sekolah pada pasal 14 poin 3 itu juga pernah terjadi sebelumnya, seperti yang dialami anak mantan camat siulak,tapi pihak sekolah tetap mengeluarkan ijazahnya di mana keadilandi sekolah itu, ungkap wali inisial (A) ke awak media ini.

Selain terkesan pilih kasih terhadap siswa sebagaimana yang di telah diungkapkan salah satu wali (A) tadi,hal ini Diduga kuat pihak sekolah telah melanggar ataun mengabaikan UU pasal 48,49 UU 35/2014 dan UU perlindungan anak pasal 66 ayat dab pasal 59 ,pasal 49 UU RI 2002,pasal 1 no 1 undang-undang perlindungan anak serta UUD 45 yang keseluruhanya menyatakan perlindungan bagi anak dalam mendapatkan hak nya untuk mendapatkan pendidikan 9 tahun dan pemerintan dan pemerintah Daerah wajib menyelenggarakan hal tersebut.

Senada dengan UU itu,menteri pendidikan dan kebudayaan(Muhadjir Effendi) juga pernah menyampaikan hal serupa yang kami kutip dari (Antara News)bahwa “hak anak untuk mendapatkan pendidikan tidak boleh hilang walaupun sudah menikah harus tetap mendapatkan layanan pendidikan”.

Domi Naldi

Terparkir Dihalaman Rumah, Motor ASN Digondol Maling

Keterangan Foto : Gambar Adalah Ilustrasi

 

etabloidfbi.com Bengkulu.–

 

Seorang ASN bernama Saidul Hadi ( 49 ) warga gang damai kelurahan penggantungan Kecamatan Ratu Samban Kota Bengkulu harus merasakan nasib sial lantaran motor berikut STNK yang berada dalam jok yang terparkir dihalaman rumah digondol maling.

Dari aksi curanmor yang terjadi tersebut korban harus mengalami kerugian sebesar RP. 4.500.000 (EMPAT JUTA LIMA RATUS RIBU RUPIAH).

Terkait hal tersebut, Kapolres Bengkulu Polda Bengkulu AKBP Pahala Simanjuntak, S.Ik., melalui Paur Humas Aipda Widodo ketika dikonfirmasi hari ini ( 27/03/21 ) membenarkan laporan yang dibuat oleh korban.

” laporan korban telah kami terima dengan NO.POL : LP / B-351 / III / 2021 / BKL / RES.BKL, . ” Ungkap Aipda Widodo.

Dijelaskan oleh Aipda Widodo, aksi curanmor tersebut terjadi pada hari rabu tanggal 24 maret 2021 sekira pukul 03.00 wib dirumah korban yang berada di gang damai kelurahan penggantungan Kota Bengkulu.

Adapun modus yang digunakan oleh para pelaku dalam melakukan aksinya yakni dengan cara merusak kunci stang motor korban yang berjenis Vega R dengan nopol BD 6676 AQ yang terparkir dihalaman rumah korban berikut STNK yang ada didalam Jok Motor.

” pelakunya masih proses lidik, mudah – mudahan dalam waktu dekat akan kami tangkap. ” Pungkas Aipda Widodo.

(S.SITOMPUL)

Narkoba, Direktorat Resnarkoba Polda Bengkulu Tangkap Oknum Mahasiswa Dan Pelajar.

etabloidfbi.com Bengkulu.–

 

Upaya pemberantasan penyalahgunaan narkoba terus dilakukan oleh Polda Bengkulu tanpa pandang bulu. kali ini Subdit I Ditresnarkoba Polda Bengkulu kembali menangkap dua orang tersangka berinisial FH ( 23 ) warga Timur indah 3 RT. 01 RW. 03, Kel. Sidomulyo, Kec. Gading cempaka, Kota Bengkulu dan NA ( 18 ) warga Kabupaten Empat Lawang Provinsi Sumsel yang berstatus mahasiswa dan pelajar.

Kabid Humas Polda Bengkulu Kombes Pol Sudarno, S.Sos., M.H., didampingi Kasubdit I Dit Resnarkoba Polda Bengkulu AKBP Dheny Budhiono, S.Ik., saat press conference yang di gelar hari ini ( 26/03/21 ) mengungkapkan, penangkapan terhadap kedua tersangka oleh pihaknya tersebut dilakukan pada hari rabu tanggal 24/03/21 sekitar pukul 19.30 WIB.

 

” TKPnya didepan RS.DKT, Jl. Zainul Arifin, Timur Indah, Kel.Padang nangka Kec. Singaran Pati, Kota Bengkulu. ” Ungkap Kabid Humas Polda Bengkulu.

Dijelaskan oleh Kabid Humas Polda Bengkulu, Penangkapan terhadap kedua tersangka berawal dari tertangkapnya tersangka FH didepan RS. DKT Kota Bengkulu. Setelah Berhasil ditangkap personil Subdit I Direktorat Resnarkoba Polda Bengkulu langsung melakukan penggeledahan dan didapati 1 (Satu) Paket besar yang diduga narkotika gol. I jenis ganja yang dibungkus kertas koran dan 2 (Dua) Unit HP merek Vivo warna Biru serta 1 unit HP Oppo warna putih.

Tak berhenti sampai disitu, polisi kembali menggeledaha rumah tersangka Jl.Mangga raya Rt.021, Rw.007, Kel.Lingkar timur, Kec.Singgaran Pati, ditemukan 1 (Satu) Paket besar yang di duga narkotika gol. I jenis ganja yang dibungkus kertas koran.

” Setelah dilakukan pemeriksaan awal diketahui bahwa ganja didapatkan dari tersangka NA dan berasal dari lintang. ” Jelas Kabid Humas Polda bengkulu.

(S.SITOMPUL)

Ketua Bhayangkari Ranting Pontianak Timur Beri Motivasi Anggotanya Untuk Manfaatkan Lahan Kosong

etabloidfbi.com Pontianak,-

 

Untuk menciptakan lingkungan Kerja yang Sehat, Sejuk dan Hijau, ibu- ibu bhayangkari Ranting Pontianak Timur bercocok taman Hijaukan Lingkungan Kantor Mapolsek Pontianak Timur Sabtu (27/03/21).

Ketua Pengurus Bhayangkari Ranting Pontianak Timur Ny Iin Payitno membuat jadwal Aktivitas Khusus hari Sabtu Untuk kegiatan Olah raga bersama dan dilanjutkan dengan bercocok tanam di lingkungan halaman Maposek Pontianak Timur Polresta Pontianak Kota

Ny Iin Prayitno Mengajak Anggota Bhayangkari Ranting Pontianak Timur untuk melihat kembali tanamanya yang sdh ditanam selama 1 (satu) bulan lalu.

Motivasi dari Ny Iin terhadap Anggota Bhayangkari Khususnya Ranting Pontianak Timur, bahwa waktu luang dapat digunakan untuk Menanam Sayuran di sekitar rumah. Apalagi jika memiliki lahan untuk bisa berkebun,
Dianjurkan oleh Ny Iin bahwa anggota bhayangkari ranting pontianak Timur dapat berkreasi dirumah untuk menciptakan lingkungan yang Sehat, Bersih dan Bermaanfaat.

Selain untuk menghijaukan lingkungan Polsek, sehabis berolah raga bersama kita bisa melihat perkembangan bibit yang sudah ditanam dan dirawat bersama ”ucapnya Ny Iin

Kegiatan positif ini bisa menjadi contoh bagi warga lingkungan perumahan tempat tinggal Anggota bhayangkari juga, mari kita manfaatkan lahan lingkungan Rumah agar tercipta lingkungan yang indah, sehat dan bermanfaat. ” Tutupnya.( M.zuhdi )

PROGRAM KAPOLDA METRO JAYA SATU JAM MENGAJI KITAB KUNING BERSAMA POLISI.

 

etabloidfbi.com Jakarta.–

 

Kegiatan yang diisosialisasikan oleh Kapolda Metro Jaya Hari Jumat 26 Maret 2021, pukul  17.30 wib sampai dengan selesai bertempat di Masjid Jami Assalam Jl. Raya Jembatan Serong No.17. Cipayung-Depok dan Pondok Pesantren Assa’adah. Jl. Rawa Indah No.115. Cipayung, Depok.

Kapolda Metrojaya membuat program cooling systemnya dengan nama
1. Program Kapolda Metrojaya ” Satu jam mengaji Kitab Kuning bersama Polisi di Mesjid Assallam Cipayung.

  1. Kunjungan Silahturahmi ke Pondok Pesantren Assadah, pimpinan KH.Drs
    M. ABDUL MUJIB, M A.

Kedua kegiatan tersebut diatas langsung dilaksanakan oleh
Dir Binmas PMJ KBP Badya Wijaya,SH, MH. dan di dampingi oleh Kasubdit Bintibsos Dit Binmas Polda Metro jaya AKBP Jajang Hasan Basri, S.Ag. M.Si, Kasat Binmas Polres Depok AKBP Nurfaidah. Zafar, SH dan Jajaran, Paur Sibinlat Ditbinmas PMJ AKP Susamto, Kapolsek Pancoran Mas Kompol Tri Harijasi, SH., M.Si, Bhabinkamtibmas Pancoran Mas, Ketua DKM Masjid Assalam Cipayung Ustadz A. Yani.

Kegiatan dilaksanakan dengan susunan acara yang diawali dengan Sholat Maghrib Berjamaah dilanjutkan dengan Pembukaan dan sambutan ketua DKM Masjid, Sambutan Dir Binmas Polda Metro Jaya, KBP Badya Wijaya, SH., MH.,
Pengajian kitab kuning dipimpin oleh KH. Drs. M. Abdul Mujid, M.A., Doa penutup, Sholat Isya Berjamaah, Penyerahan bantuan ke Pondok Pesantren Assa’adah dan yang terakhir Penyerahan cinderamata berupa jam dinding berfoto Kapolda Metro Jaya .

Penyerahan bantuan kepada Ponpes Ass’adah berupa:
– 500kg beras
– 3500 Masker kesehatan
– 100 Rapid Antigen
– 100 Rapid Antibodi
– 2 Derijen Disinfectant

Dalam sambutan Ketua DKM yg mentampaikan beberapa hal yaitu :
1. Ucapan terima kasih kepada Binmas PMJ dan jajaran dengan adanya kegiatan Satu Jam Mengaji Kitab Kuning Bersama Polisi.
2. Banyak harapan kita sebagai warga terhadap peran POLRI dilingkungan warga kami untuk menjaga ketertiban dan kenyamanan warga.
3. Program kegiatan ini semoga dapat mempererat hubungan antara Masyarakat dengan Kepolisian.

Sedangkan sambutan Dir Binmas Polda Metrojaya ada beberapa point antara lain :
1. Program Satu Jam mengaji Kitab Kuning Bersama Polisi sebagai Upaya Polri Mengajak Warga memakmurkan Sholat berjamaah di Masjid,
2. Implementasi Polmas, Wujud kesetaraan Polri dan Masyarakat
2. Ukhuwah Islamiyah harus ditingkatkan dan harus dijaga agar barokah supaya polisi dengan masyarakat lebih dekat;
3. Kami mengajak begitu adzan berkumandang, segeralah kita mengambil wudhu dan mendatangi masjid;
4. Beberapa hari yang lalu Polda Metro Jaya sudah mengawali kegiatan Pengajian Kitab Kuning, yang menjadi salah satu Program Kapolri
5. Dalam Program Kapolri sekarang, diharapkan semakin banyak anggota yang memahami kitab kuning
6. Vaksinasi merupakan sebuah Jihad, diharapkan
Dukungan Alim Ulama untuk mensukseskan Program Vaksin
7. Ucapan terima kasih Masjid Jami Assalam telah melaksanakan Protokol kesehatan seperti selalu memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan.

Selama kegiatan berjalan dengan aman, tertib dan lancar serta mengutamakan penerapan Protokol Physical Distancing.

(NP)

tangkap mafia tanah, Ombudsman Banten Apresiasi POLDA Banten

 

etabloidfbi.com Banten.–

Kepala Ombudsman RI Perwakilan Banten Dedy Irsan menyampaikan Apresiasi atas capaian capaian dan inovasi yang dilakukan oleh POLDA Banten,

Kepolisian Daerah Banten dibawah pimpinan Irjen Rudy Heriyanto Adi Nugroho selaku Kapolda Banten, melalui Ditreskrimum POLDA Banten yg dipimpin Kombes Martri Soni selaku Dirreskrimum menangkap sindikat pemalsu ratusan dokumen tanah berupa girik. Sindikat mafia tanah ini bekerja berdasarkan pesanan dengan keuntungan jutaan rupiah.

“Modusnya mencari keuntungan pribadi. Setelah ada permohonan ingin membuat girik palsu, dibuatkan oleh yang bersangkutan beserta jaringannya,” ujar Martri di Mapolda Banten Jalan Syekh Nawawi Al Bantani, Serang, Kamis (25/3/2021).

Dari laporan masyarakat itu, polisi bergerak menyelidiki kasus tersebut. Dari hasil penyelidikan mereka ternyata sindikat pembuat girik palsu yang bekerja di Banten dengan dugaan telah memalsukan ratusan dokumen girik.

“Ada 57 berkas baku tanah, ini sudah  didistribusikan ke pemesan. Cuma keburu ketangkap, ini sudah atas nama semua,”.

“Pemalsuan girik oleh sindikat ini menurutnya hampir sempurna. Para tersangka memiliki blanko girik, jenis dokumen tanah, dokumen girik tahun 70 hingga 80an. Bahkan, mereka mengumpulkan contoh tanda tangan pejabat-pejabat tanah di masa lalu,” ujar Martri Sony.

Sesuai arahan dari Presiden dan Kapolri untuk memberantas mafia tanah maka Kapolda Banten dan jajaran peka dan cepat mencium gerakan gerakan yg dilakukan oleh mafia tanah yang ada di Banten mengingat Provinsi Banten sebagai penyangga ibu kota dan masih banyak terdapat hamparan hamparan tanah yang luas yang bisa disalahgunakan oleh para mafia tanah dan dapat merugikan masyarakat.

Ombudsman Banten mendukung sepenuhnya upaya upaya yang dilakukan olen Kapolda Banten dan jajaran nya dalam memberantas sindikat pemalsu dokumen pertanahan serta mafia tanah yang ada di Banten, serta meminta kepada BPN selaku stake holder bidang pertanahan untuk sama sama mendukung pemberantasan mafia tanah di Banten ini ujar Dedy.

Dedy juga menyampaikan “kami siap berkolaborasi dengan POLDA Banten untuk memberikan data data dan informasi terkait dugaan praktik mafia tanah yang perlu ditangani lebih lanjut untuk penegakan hukumnya agar masyarakat tidak mengalami kerugian yang besar,” ujar Dedy

Nara Sumber Berita : Divhumas Polda Banten

Editor : Yahya Heriansyah 

KOMANDAN LANTAMAL XII HADIRI PELAKSANAAN DZIKIR DAN DOA BERSAMA DALAM RANGKA MEMPERINGATI ISRA MI’RAJ NABI MUHAMMAD SAW 1442 H TAHUN 2021

etbloidfbi.com Pontianak

 

Komandan Lantamal XII Brigjend TNI (Mar) Andi Rukman, Jumat (26/03/2021) bersama sama dengan keluarga besar Lantamal XII, di Masjid Ar Rahman Komplek TNI AL Lantamal XII Jl. Komyos Sudarso No.1 Jeruju Kota Pontianak Prov. Kalimantan Barat melaksanakan Sholat Jum’at berjam’ah yang dilanjutkan dengan Dzikir dan Do’a bersama dalam rangka memperingati hari Isra Mi’raj tahun 1442 H/2021 M dengan tema “Maknai Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1442 H/2021 M Sebagai Landasan Moral Prajurit dan PNS TNI Bermental Tangguh”

Ust. M. Yasin. S. Ag., M. Pdi bertindak sebagai Khotib dan Imam pada sholat jum’at sekaligus memimpin dzikir dan do’a bersama, dalam ceramahnya menyampaikan, Isra Mi’raj merupakan kejadian turunnya perintah wahyu sholat dari Allah SWT kepada Nabi besar Muhammad SAW dari 50 rekaat menjadi 17 rekaat. Isra Mi’raj yang merupakan perjalanan luar biasa yang dilakukan oleh Nabi Muhammad SAW dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa dengan didampinggi Malaikat Jibril, kemudian dinaikkan oleh Allah SWT ke langit tertinggi yakni Sidratul Muntaha atau langit ke tujuh yang hanya memerlukan waktu satu malam.

Selain itu, Ust. M. Yasin. S. Ag., M. Pdi juga berharap, peringatan Isra Mi’raj mampu menambah ketebalan iman dan ketaqwaan kepada Allah SWT, serta semakin menambah kecintaan kepada Rasulullah SAW atas segala keajaiban yang diperlihatkan Allah kepada umat Islam sebagaimana yang tertera dalam Q.S Al – Isra’ : I “ Agar Kami memperlihatkan kepadanya sebagian dari tanda-tanda kebesaran Kami” ( Q.S. Al – Isra’ “ 1 )

Harapan lainnya, semoga kegiatan yang dilaksanakan dapat membawa bangsa Indonesia segera terbebas dari Virus Covid-19 yang sedang mewabah hampir diseluruh dunia dan kedepan semoga bangsa Indonesia akan semakin maju dengan jalan terus berusaha meningkatkan kemampuan dan ketrampilan prajurit sehingga lebih profesional dalam melaksanakan tugas sebagai alat pertahanan negara.

Selama kegiatan berlangsung tetap melaksanakan protocol kesehatan guna mencegah penyebaran Virus daripada Covid – 19.

Hadir dalam Dzikir dan Doa bersama ini yakni Wadan Lantamal XII Kolonel Laut (P) Syamsul Rizal, S.H, M.M, para Asisten Danlantamal, Kadis dan Kasatker, PNS, seluruh Prajurit Lantamal XII, dan Prajurit Yonmarhanlan XII yang beragama Muslim.( M.zuhdi )

Bijaklah Seorang Kapolsek Sampe Rogoh Dompet Untuk Bayar Hutang Warganya.

etabloidfbi.com Klapanunggal, Jawa Barat.-

Jadi ceritanya begini : AKP Muhamad Fadli Amri, S.H., SIK selaku Kapolsek Klapanunggal.

Di tahun 2019 ada warga namanya Ade, salah satu warga kedep yang minjam uang ke saudara Nur, warga Desa Nambo, Kecamatan Klapanunggal, Kabupaten Bogor sebesar 900 Ribu, disaat mau balikkin, ada kesepakatan awal 1 Juta jadi harus nambah 100 Ribu. Si Nur ini megang Ijazah, Kartu tanda penduduk (KTP) beserta Kartu Keluarga (KK) sebagai jaminan tersebut.

“Sebelumnya memang mereka berdua saling mengenal baik di awalnya. Sekian lamanya berjalan, hutang dari Ade ini tidak kunjung dilunasi, namun ia tetap kekeuh mengaku bahwa sudah membayarnya lunas, hutang tersebut, si Nur ini merasa tidak pernah menerima uang pembayaran.”

“Saat ini tidak ada bukti yang bisa membenarkan bahwa Ade sudah bayar 1 Juta. Kemudian Ade kepepet butuh KTP dan KK untuk melamar kerja, tapi masih tersangkut hutang di saudara Nur. Akhirnya ia meminta bantuan ke Organisasi Masyarakat (Ormas) bogor untuk memfasilitasi, karena belum juga ada titik temu akhirnya di bawalah ke Polsek Klapanunggal,” ucap M. Fadli kepada etabloidfbi.com lewat pesan WhatsApp.

Syukurlah bisa bertemu kapolsek yang bijak, setelah berdebat panjang lebar antara kedua belah pihak, saudara Nur bilang bayar setengah saja tidak papa tapi langsung lunas, kemudian Ade bisanya membayar sebulan 100 Ribu.

“Tidak perlu lama, bijaklah seorang kapolsek langsung mengambil solusi tiba-tiba, kapolsek mengeluarkan uang sejumlah setengah dari hutang tersebut untuk bisa membayar hutangnya Ade, dan ijazah dan Kartu Tanda Penduduk KTP beserta Kartu Keluarga KK yang menjadi jaminan dikembalikan oleh saudara Nur kepada Ade.”

AKP Muhamad Fadli Amri berpesan, masalah yang lalu sudah selesai, tidak ada yang benar dan salah, jadikan hal ini sebagai pelajaran masing-masing. Uang bukan segalanya, pertemanan dan persahabatan itu tidak bernilai.

Yah itulah namanya hutang, pas minjam dan pas ditagih suka berbeda suasananya, ujarnya.

Terima kasih Kapolsek Klapanunggal, semoga dibalas kebaikan dan rejeki yg lancar berkah, kata saudara Nur.

(IRsan BOegeiss)

TMMD ke110 Kodim 0607 Kota Sukabumi dikunjungi Tim Wasev Mabes TNI

etabloidfbi.com – Kab. Sukabumi

Asisten Teroterial (Aster) Panglima TNI Mayjen TNI Madsuni, lakukan peninjauan TNI Manunggal Membangun Desa(TMMD) ke 110 Ta. 2021 Kodim 0607/Kota Sukabumi, di Kampung Kebon Panjang, RT 36, 37/15, Desa Sundawenang, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Kamis,(25/3/2021).

Kedatangan Asisten Teroterial (Aster) Panglima TNI Mayjen TNI Madsuni didampingi Letkol Inf Oo Sahrojad sebagai anggotaTim Wasev TMMD,di sambut oleh, Waaster Dam III/SLW, Letkol Kav Mujahidin, Dandim 0607/Kota Sukabumi selaku Dansatgas, Letkol Inf Danang Prasetyo Wibowo, M.I.Pol , Dankisatgas TMMD ,Kapten Inf A. Amin, Danramil 0712/Parungkuda, Kapten Inf Jupriyono, , Camat Parungkuda H. Amir Hamzah dan Kades Sundawenang Wahid.

Rombongan lansung Melakukan peninjauan ke lokasi pembangunan jembatan, TPT akses jalan menuju Ponpes di Kampung Balong Desa Palasari, Kecamatan Parungkuda.

Setelah meninjau pembangunan jembatan, Mayjen TNI Madsuni bersama rombongan menuju Posko TMMD dilanjutkan Paparan Oleh Dandim Selaku Dansatgas TMMD Ke 110 Kodim 0607/Kota Sukabumi.

Aster dan rombongan meninjau Rutilahu yang sudah dibangun dalam program TMMD. Selesai meninjau pembangunan rutilahu Aster memberikan bantuan paket sembako kepada warga yang ikut aktif dalam pembangunan TMMD di kampung Kebon Panjang. Kepada media Aster menyampaikan sangat mengapresiasi kegiatan TMMD ke 110 ini ” Saya sudah melihat langsung kegiatan TMMD di desa Sundawenang yaitu pembuatan jembatan,pengecoran jalan dan rutilahu yang dulu dinding terbuat dari bilik sekarang sudah tembok/rumah permanen. Untuk TMMD ke 110 diwilayah Kodam 3 ada empat titik yaitu di Sumedang, Kerawang, Sukabumi dan Lebak ” pungkas Aster ,

Ditempat yang sama Camat Parungkuda Amir Hamzah menyampaikan, “Terimakasih kepada TNI Pak Dandim yang sudah membantu dalam program ODF dan lainnya termasuk TMMD, mudah-mudahan bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh masyarakat dan dipelihara dengan baik oleh warga masyarakat. ” Pungkasnya.

Kepala Desa Sundawenang Bapak Wahid mengatakan, ,” Diharapkan dengan adanya bantuan pengadaan jamban dapat mendorong percepatan program ODF terlaksana di Desa Sundawenang ” Pungkas kades kepada media.

( Hendra Sofyan )