Acun Boomerang Asli Sukabumi, Harumkan Kota Sukabumi , Harumkan Indonesia

 

etabloidfbi.com – Kota Sukabumi

 

Seorang Warga Asli Sukabumi, Acun Boomerang, begitulah Panggilannya saat ini, seorang Warga Asli Sukabumi yang mempunyai Prestasi dan piawai memainkan Boomerang dan Slingshoot atau Ketapel hasil buatannya sendiri yang telah mendunia.

Hasil Karyanya ini sudah dikenal baik di Lokal maupun di Mancanegara yang sampai saat ini masih terus diminati .

Sosok Acun Boomerang yang merupakan seorang Kepala Keluarga yang tidak pernah mengenal bangku SMA ini tapi namun begitu, dirinya mampu mengharumkan Nama Wilayahnya, Sukabumi bahkan Indonesia karena Karyanya , diajang Kompetisi yang diadakan Komunitas Boomerang di Indonesia selalu ikut serta dan mampu menorehkan hasil.

” Pada waktu jamannya Walikota pa Muraz, saya dulu pernah menjadi Sponsor Kompetisi Nasional Boomerang Indonesia ke -7, di Semarang , bulan September 2017 , mendapatkan Piagam Penghargaan dari Asosiasi Boomerang Indonesia dan kemudian pernah mengikuti Ajang Kompetisi di Yogyakarta pada Tahun 2018 , Alhamdullillah, menjadi Juara 2 Aussie Round yang diadakan oleh Asosiasi Boomerang Indonesia ke-8 “, jelas Endi Setiadi yang saat ini dikenal dengan nama Acun Boomerang ini.

Sertifikat Kejuaraan yang didapatkan oleh Acun ini merupakan Kebanggaan untuk Pribadinya, Keluarga dan merupakan Kebanggaan Warga Sukabumi .

Selain itu, beberapa Kejuaraan Nasional yang pernah diikutinya membuat dirinya sangat terpacu untuk menjadikan Karya nya menjadi Kebanggaan Wilayah dan Indonesia.

Slingshoot dan Boomerang sudah mendunia karena banyak yang sudah memesan dan sudah terkirim ke Arab Saudi, Jerman, Brazil , USA, Australia, dan berbagai Negara lainnya.

Acun pun sangat berharap peran Pemerintah untuk berperan aktif membantu Modal untuk Pengembangan Usahanya diantaranya untuk Peralatan seperti Mesin Gergaji, Mesin Pres, Mesin Amplas dan mesin yang lainnya yang menunjang . Sementara ini , Mesin yang saat ini yang digunakan masih belum maksimal.

” Saya sangat membutuhkan Perhatian dan Permodalan untuk mengembangkan, sampai saat ini, belum dapat dan ngga tahu bagaimana caranya mendapatkan Modal untuk Pengembangan usaha yang sudah dikenal sampai Mancanegara ini, sedangkan Saya sangat berharap Usaha dalam bidang pembuatan Slingshoot dan Boomerang ini dapat berkembang lagi dan menjadi Ikonnya Sukabumi”, harapnya kepada etabloidfbi.com saat di rumahnya sekaligus tempat Produksi yang terlihat membutuhkan Bantuan dan Dukungan , khususnya Pemerintah.

Dengan keadaan mengontrak bersama kedua anak dan seorang istrinya, Acun berjuang untuk menghidupi keluarganya dengan hasil karya nya yang telah menjadi mata pencahariannya sebagai pengrajin.

” Penghasilan dari Penjualan saya pakai untuk Makan sehari-hari dan Biaya Operasional pembuatan Produk , ya karena modal ngga ada, jadi memakai Peralatan seadanya sehingga waktu pun semakin panjang, lebih kurang 3-4 hari untuk satu produk, habis untuk Operasional pengerjaan satu produk aza”, keluhnya.

Seorang Pengrajin dan sekaligus merupakan Atlit Boomerang yang berprestasi dan telah membawa Harum Tempat Kelahirannya ini berharap Bantuan serta dukungan penuh dari Pemerintah untuk Produk Kerjainannnya dapat lebih Mendunia lagi dan dapat dijadikan Komodoti Ekspor nantinya

Apa yang menjadi harapan Acun Boomerang dapat menjadi bahan Pemikiran dan Pertimbangan Pemerintah untuk memberikan dukungannya dan diharapkan dapat mewujudkan mimpinya sebagai seorang Warga Sukabumi yang telah membuktikan dirinya berprestasi dan mengenalkan Produksi Kerajinan Anak Bangsa ini hingga dikenal di Mancanegara.

( Hendra Sofyan)

POLDA KALSEL sampaikan ucapan terimakasih kepada Tim Peduli Banjir FKDB

 

etabloidfbi.com Banjarbaru.–

Dewan Pengurus Daerah Forum Komunikasi Doa Bangsa (DPD FKDB) Provinsi Kalimantan Selatan menerima ucapan terima kasih dari Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (POLDA KALSEL) atas sumbangsih FKDB yang telah turut serta membantu masyarakat melalui kegiatan Peduli Banjir Kalsel beberapa waktu yang lalu. Ucapan terimakasih ini tertuang dalam surat yang dikeluarkan oleh Kepolisian Negara Republik Indonesia Daerah Kalimantan Selatan, Nomor : B/327/ I/HUM.12.1./2021 tanggal 28 Januari 2021 yang di tandatangani langsung oleh Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Daerah Kalimantan Selatan Irjen Pol. Drs. Rikhwanto, S.H., M.Hum.

Seperti yang dberitakan sebelumnya, bencana banjir Kalsel ini telah menimpa seluruh 13 Kabupaten/Kota di Provinsi Kalimantan Selatan, bantuan FKDB Peduli disalurkan ke beberapa titik wilayah dan posko-posko pengungsian korban banjir. Bantuan yang diberikan DPD FKDB Kalsel berupa kebutuhan sembako, air mineral, perlengkapan bayi, perlengkapan kesehatan dan obat-obatan serta pakaian2 yang diperlukan.

 

“Kegiatan peduli dan pemulihan banjir kalsel ini bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, TNI, Polri dan instansi terkait saja melainkan menjadi tanggung jawab semua elemen masyarakat, tidak terkecuali FKDB yang juga memiliki rasa tanggung jawab tersebut” ujar Ketua umum FKDB, H. Ayep Zaki.

Apes, Salah Satu Dari Dua Penjambret Kambuhan Di Ringkus Warga Saat Beraksi

 

etabloidfbi.com Tebing Tinggi-Sumut.

Apes nian di alami pria remaja yang satu ini, pasalnya saat melakukan aksi nya hendak menjambret handphone milik salah satu pengunjung toko yang mau berbelanja pakaian, berhasil diringkus warga dan alhasil di hadiahi bogem mentah. selanjut nya langsung di serahkan ke kantor polisi, di jalan SM raja Kel Pasar Gambir Kec Tebing Tinggi Kota, Kota Tebing Tinggi Sumatera utara.

Pelaku penjambretan Di ketahui berinisial MS, warga Jl Cemara Lk. I Kel Deblod Sundoro Kec Padang Hilir Kota Tebing Tinggi, sementara teman nya yang berhasil kabur dari kejaran warga Berinisial R warga KF Tandean Kel Bandar Sakti Kec Bajenis Kota T. Tinggi

Kasat Reskrim melalui Kasubbag Humas Polres Tebing Tinggi AKP Josua Nainggolan kepada wartawan mengatakan (31/01/2021) bahwa pihak nya sudah menahan satu dari dua orang pelaku perampasan Handphone 2 hari lalu.

“Korban bernama Heru Gautama (19) warga Dusun IX Desa Penggalangan Kec. T. Syahbandar Kab Serdang Bedagai, sekira pukul 21.30 Wib datang melapor ke Polres Tebing Tinggi bersama warga yang membawa MS salah satu pelaku dari perampasan Handphone,” Kata Kasubbag.

“Di depan petugas Korban menceritakan, bahwasanya korban sekira pukul 20.00 Wib, berangkat dari rumah nya dengan tujuan untuk membeli celana di Toko pakaian yang ada di Kota Tebing Tinggi.

“Saat korban melintas di Jalan SM. Raja Pasar Gambir, korban mengatakan telah di dekati dua orang pria yang tidak di kenal nya dengan mengendarai Honda Vario, tiba tiba salah seorang dari pelaku yang di bonceng langsung merampas handphone yang di pegang nya, dan pelaku langsung Kabur.

“Kepada Korban pun langsung teriak dengan mengatakan Jambret, mendengar teriakan, warga di sekitar dan yang melintas bergegas mengejar pelaku bersama korban dan salah seorang pelaku tertangkap warga bersama sepeda motor nya dan seorang lagi berhasil kabur dari kejaran warga.

Akibat kejadian tersebut korban merasa keberatan karena harus mengalami kerugian Rp 2,5 Juta,” jelas kasubbag.

Diterangkan lebih jauh oleh Kasubbag, Dari tangan pelaku di amankan satu unit Sepeda motor Vario berwarna abu abu yang di gunakan nya untuk melakukan kejahatan nya, dan pelaku dapat di jerat dengan melanggar undang undang dengan Pasal 363 dari KUHPidana tentang pencurian dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara,” Tutup Kasubbag.
( cris hadi )

Kebakaran BTM Bogor Berasal Dari Dapur Masak.

 

etabloidfbi.com Bogor, Jawa Barat.–

 

Terjadinya kebakaran di Bogor Trade Mall (BTM) membuat pengunjung berhamburan keluar, Informasi yang dihimpun dari salah satu warga, kebakaran terjadi di lantai satu, depan area Restoran makanan “Solaria” jam 16:30 Wib, pada Minggu 31/01/2021.

Adapun kejadian tersebut, Salah satu dari pengunjung BTM, membenarkan kejadian ini. Sebelum api menjalar, sempat terjadi ledakan, salah satu toko pakaian di lantai satu Bogor Trade Mall.

Sebut saja Harlan, betul.. “Pengunjung BTM pada Lari semua keluar dari toko pakaian setelah adanya kejadian ledakan itu,” pungkasnya.

Namun, kobaran api terlihat jelas dan kebulan asap hitam terlihat jelas dari salah satu kaca Bogor Trade Mall, lantai satu dan dapat terlihat dari Jalan Djuanda, Bogor Kota pada jam 17:00 WIB tadi.

Dalam hal ini, etabloidfbi.com mencoba menghubungi salah satu petugas Pemadam kebakaran, ada keterangan dari petugas, terkait peristiwa kebakaran tersebut, berasal dari Dapur masak yang menyebabkan pemicu kebakaran. Untuk korban dilokasi nihil, serta warga dan pengunjung seputaran Mall btm sdh berhasil di evakuasi. (IRsan).

Pantau Prokes, Panglima TNI dan Kapolri Bagikan Masker di Pasar Tanah Abang

 

etabloidfbi.com Jakarta.–

PANGLIMA TNI Marsekal Hadi Tjahjanto bersama Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melakukan pemantauan terkait penerapan Protokol Kesehatan (Prokes) penanganan Covid-19 atau virus corona di Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Kedua Jenderal TNI-Polri tersebut kompak menyosialisasikan pentingnya protokol kesehatan yang dianjurkan Pemerintah Indonesia guna memutus mata rantai Covid-19. Mereka juga membagikan masker kepada seluruh pengunjung.

“Hari ini saya bersama Bapak Kapolri mengecek di lapangan khususnya di Pasar Tanah Abang terkait dengan protokol kesehatan utamanya menggunakan masker,” kata Hadi di Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat, Minggu (31/1).

Hadi mengungkapkan, penggunaan masker masih menjadi salah satu upaya yang dilakukan untuk mencegah sekaligus memutus mata rantai penyebaran virus corona di Indonesia.

“Penggunaan masker ini terus bisa dilaksanakan dan jangan sampai kendor karena satu-satunya terhindar dan terpapar Covid-19 diantaranya salah satunya adalah selalu menggunakan masker ketika beraktivitas diluar termasuk menjaga jarak dan selalu mencuci tangan,” ujar Hadi.

Disisi lain, Hadi menekankan, dalam waktu satu minggi kedepan penerapan protokol kesehatan akan semakin digalakan. Nantinya, TNI-Polri akan melakukan koordinasi dengan Pemerintah Daerah (Pemda) untuk melakukan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat terkait pentingnya selalu melakukan protokol kesehatan.

Sementara itu, Kapolri Jenderal Sigit menambahkan bahwa, TNI-Polri dan seluruh stakeholder lainnya harus sama-sama bekerjasama untuk memberikan pemahaman berupa edukasi terhadap masyarakat untuk selalu menerapkan protokol kesehatan.

“Menambahkan apa yang disampaikan Panglima saya mohon rekan-rekan Security terkait masker yang dibagikan agar dibagikan kepada seluruh pengunjung yang tidak menggunakan masker,” kata Sigit.

Selain itu, Sigit juga memastikan personel TNI-Polri nantinya juga akan melakukan penegakan protokol kesehatan di pasar, stasiun dan lokasi lainnya yang memiliki mobilitas dan interaksi tinggi.

“Maka edukasi pemberian masker sekaligus kegiatan lain akan terus kami lanjutkan,” tutur Sigit.

(MA)

Momentum Harlah ke-95 NU, KH. Hamzah: Untuk Menjaga Semangat Pengurus dan Keseriusan Dalam Jajarannya Dalam Menyebarkan Aswaja.

 

etabloidfbi.com Cibinong, Jawa Barat.–

 

Pondok pesantren As-Shoheh Kampung Sampora Lebak RT. 03 RW. 09 memperingati hari lahirnya Nahdlatul Ulama yang ke-95. Pengurus Nahdlatul ulama (NU) se-kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor mengadakan Doa bersama.

Dalam acara tersebut KH. Hamzah bersama Ustad Zarkasih selaku Ketua Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Kecamatan Cibinong, mengatakan bahwa meski kondisi saat ini, ditengah pandemi Covid-19 jajarannya tetap mengadakan kegiatan peringatan hari lahir Nahdlatul ulama ke-95 dengan sederhana tanpa mengurangi maknanya. Minggu 31/01/2021

“Namu lain hal Kami tetap mengadakan kegiatan peringatan harlah NU, dengan menerapkan protokol kesehatan, dan acaranya pun cukup sederhana dikarena kondisi saat ini yang tidak memungkinkan mengadakan acara besar-besaran, tetapi Tampa rasa hormat kami yakin tanpa mengurangi makna dari kecintaan terhadap Nahdlatul Ulama (NU) yang begitu besar,” jelasnya

Kegiatan Doa bersama, untuk menjaga semangat pengurus dan keseriusan dalam jajarannya dan menyebarkan Aswaja “Momentum harlah ke-95 tetap kami jadikan sebagai semangat pengurus untuk terus menyebarkan Aswaja dan komitmen terhadap kebangsaan, meminimalisir adanya paham-paham radikal ditengah Masyarakat,” kata KH. Hamzah, pimpinan Pondok pesantren As-Shoheh.

Lebih lanjut, acara tersebut berlangsung cukup khidmat dan tertutup Tampa adanya kerumunan untuk umum, hanya saja untuk kalangan pengurus NU se-kecamatan Cibinong dan santri Pondok pesantren As-Shoheh. (IRsan BOegeiss).

Kakorbinmas Baharkam Polri menutup Pelatihan Security Manager Training Gada Utama PT. Diana Abadi Santosa.

 

etabloidfbi.com Jakarta.–

 

Pada hari Jumat, 29 januari 2021 11.30 wib atas perintah Kakorbinmas Baharkam Polri, Plh. Kasubditbinanevpolsus Binpotmas Korbinmas Baharkam Polri mewakili Dirbinpotmas menutup giat pelatihan Gada Utama bertempat di Hotel Harries Convention Surabaya.

Pejabat yang hadir dalam upacara penutupan pelatihan Security Manager Training Gada Utama selain KBP Nanang Purnomo,.SH,.MH juga hadir AKBP Setiono Ksbdtbin Kamsa Polda Jatim, Ketua DPD Jatim Saudara. Rudi Dwi Santosa, SH,.MH dan Ibu Inge Diana selaku Direktur PT. Diana Abadi Santosa.

Dalam sambutannya yang dibacakan oleh KBP Nanang Purnomo,.SH,. MH , Kakorbinmas Binmas mengatakan bahwa dalam rangka mewujudkan keamanan dalam negeri yang meliputi terperliharanya keamanan dan ketertiban masyarakat, tertib dan tegaknya hukum, terselenggaranya perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat, sangat tidak mungkin polri bekerja sendiri mengingat berbagai keterbatasan sumber daya dan tantangan tugas yang melatarbelakanginya.

Untuk itu diperlukan Kerjasama Dan Kemitraan yang Sejajar, saling menguntungkan dan memiliki landasan Hukum sebagai legalitas operasionalnya.

Dalam Pasal 3 Ayat (1) Undang–Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Ri , dijelaskan bahwa pengemban fungsi Kepolisian adalah Polri yang dibantu oleh :

a. Polsus
b. PPNS dan/atau
c. Bentuk-bentuk
Pengamanan Swakarsa.

Satuan Pengamanan adalah salah satu bentuk Pengamanan Swakarsa yang mengemban Fungsi Kepolisian secara terbatas sehingga secara terus menerus perlu ditingkatkan potensinya baik dari segi kuantitas maupun kualitasnya.

Pelatihan Satpam Gada Utama merupakan salah satu upaya Polri dalam melaksanakan Misi Pembinaan dan meningkatkan Profesionalisme para pengemban fungsi Kepolisian terbatas sekaligus sebagai bagian dari upaya pemuliaan bagi Satuan pengamanan dalam upaya memuliakan Profesi Satpam, Polri telah merumuskan dan Melahirkan Peraturan Kepolisian RI Nomor 4 Tahun 2020 tentang pengamanan Swakarsa dan memuat beberapa Pasal penting antara lain tentang Satpam sebagai sebuah Profesi, tanda kepangkatan, sertifikasi profesi, sampai dengan perubahan seragam Satpam untuk menunjukkan kesungguhan Polri mengangkat harkat dan martabat Satpam yang akan berimplikasi pada status Ketenagakerjaan, Perlindungan Hukum dan Kesehatan sampai dengan Kesejahteraan Satpam.

Perubahan warna dan model seragam satpam dengan warna hampir mirip dengan warna seragam Polri gradasi warna 20%, dikandung maksudnya mendekatkan Jarak antara Pembina dengan yang dibina, munculnya kebanggaan sebagai pengemban tugas Kepolisian terbatas dan Keberadaannya dapat memberikan efek Detern guna mencegah terjadinya gangguan Kamtibmas di Lingkungan Kerjanya.

Perubahan Seragam Satpam dengan warna dan Model Baru dengan Warna Mirip Seragam Polri.
Hendaknya para anggota Satuan Pengamanan dapat menjaga marwah Profesi sebagai Pengemban Fungsi Kepolisian Terbatas, menambah semangat
Bekerja dan mengukir Prestasi Sebagai Pelindung, Pengayom dan Pelayan Masyarakat di Tempat tugasnya masing- masing.

Pelatihan Gada Utama diharapkan sudah dapat memahami Peraturan Perundang-Undangan, Polmas, Sistem Manajemen Pengamanan, cara–cara melakukan negosiasi dengan para pengunjuk rasa, tanggap darurat, HAM Intelijen, Kapita Selekta Hukum, Industrial Security, Customer Satisfaction, Criminal Justice System dan Praktek menembak serta materi lainnya yang bermanfaat bagi para peserta Gada Utama.

Sehingga setelah kembali ke Lingkungan Kerjanya dapat menerapkannya sesuai dengan Prosedur, Situasi dan Kondisi masing- masing serta Pengembangannya secara Umum.

Pelatihan Ini diarahkan untuk memenuhi Kompetensi, tidak hanya mampu memberikan Perlindungan Fisik Suatu Instalasi atau Kegiatan dalam menekan kerugian/kehilangan akibat Gangguan Keamanan, tetapi juga mampu dihadapkan kepada tantangan sebagai Penjamin dalam Pengendalian Resiko dari Ancaman/Gangguan Keamanan yang berlangsung dari suatu Proses Bisnis, Sedangkan Secara Khusus tujuan buka Pelatihan Satpam Gada Utama adalah untuk menghasilkan anggota Satpam Yang memiliki sikap Mental Kepribadian, Kesamaptaan Fisik dan memiliki Pengetahuan serta Ketrampilan Sebagai Manager/Chief Security.

Dengan Kemampuan Melakukan Analisa Tugas dan Kegiatan, Kemampuan mengelola Sumber Daya serta Kemampuan Pemecahan Masalah dalam Lingkup Tugas dan Tanggung Jawabnya, Tumbuh Kembangkan Kerja Sama Yang Baik Dengan Rekan Sejawat, Patuhilah Prosedur dan Segala Peraturan Yang ada Serta Hindarilah Semua Bentuk Pelanggaran yang dapat merugikan saudara dan orang lain khususnya Perusahaan ataupun Instansi tempat bekerja. ***

Pemkot tebing tinggi-Sumut, Rencanakan Pembanggunan UINSU

etabloidfbi.com Tebing tinggi- Sumut.

Proses rencana hibah aset untuk pembangunan cabang UINSU antara Pemko Tebing tinggi dan Kementrian Agama melalui UINSU sudah sampai pada tahap menunggu rekomendasi persetujuan DPRD Kota Tebingtinggi. Dukungan, semangat dan masukan mengalir sembari menunggu hingga ke tahap akhir.

Terkait hal tindak lanjut pembukaan cabang UINSU di Tebingtinggi, Pemko menyampaikan terima kasih kepada segala dukungan baik dari tokoh masyarakat, pendidikan, politik begitu juga atas segala masukan-masukan yang disampaikan Juru bicara Pemkot Tebingtinggi Dedi Parulian Siagian, Sabtu (30/1/2021), di Kantor Diskominfo Jalan Imam Bonjol Tebingtinggi.

Mengenai tahapan hibah Dedi menyampaikan,” “Bahwa proses hibah barang milik daerah atau aset terkait hal ini selain melihat kemanfaatannya, proses ini juga sudah mengikuti prosedur dan peraturan yang berlaku diantaranya adalah UU No. 23/2014 Tentang Pemerintahan Daerah, Peraturan Pemerintah No. 27/2014 Tentang Pengelolaan Barang Milik Derah dengan perubahannya dan Permendagri No. 19/2016 Tentang Pedoman Barang Milik Daerah.

“Proses dan tahapan harus mengadopsi regulasi yang ada meskipun bukan kepada tujuan komersil tapi sesama instasi pemerintah, regulasi harus kita taati,” ucap Dedi Siagian.

Jubir yang juga Kadis Kominfo Kota Tebingtinggi ini turut menegaskan bahwa sesuai Permendagri No.19/2016 tertulis bahwa Kepala Daerah sebagai pemegang kekuasaan pengelolaan barang milik daerah, dalam hal ini Wali Kota memiliki kewenangan dalam menentukan kebijakan pengelolaan pengelolaan barang milik daerahnya, karena pemegang kekuasaan pengelolaan barang milik daerah.

“Terkait hibah ini tentunya diawali dengan adanya usulan pemohon dan termohon, persiapan, pembentukan tim, perencanaan, pencatatan hingga perhitungan dan penilaian aset hibahnya. Setelah itu baru diketahui apakah aset tersebut memerlukan persetujuan DPRD atau tidak. Karena berdasarkan Permendagri tersebut nilai lebih dari 5 miliar harus persetujuan Kepala Daerah dan DPRD dan jika dibawah 5 miliar maka persetujuan Kepala Daerah saja dalam hal ini Wali Kota,” jelasnya.

Kebijakan ini, dikatakan Dedi Siagian untuk mendukung pemerintah dalam hal ini Pemko Tebingtinggi dalam mewujudkan Visi Misi Kota Tebingtinggi meningkatkan kualitas pendidikan membangun kota jasa terlebih sektor pendidikan serta impactnya di sektor perekonomian.

“Sekali lagi Pemkot Tebingtinggi mengucapkan terima kasih kepada seluruh unsur yang telah mendukung demi pembangunan di kota kita tercinta ini,” imbuhnya. (cris hadi)

Mempererat Tali Silaturahmi Ditlantas Polda Aceh Kunjungi Ketua NU Aceh.

 

etabloidfbi.com Banda Aceh.–

 

Dirlantas Polda Aceh Kombes Pol. Dicky Sondani, S. I. K., M. H, dalam rangka meningkatkan Kamseltibcarlantas di Aceh, Jum’at (29/1/21) melakukan silaturahmi ke Ketua NU Aceh Tengku Faisal Ali yang juga Pimpinan
Dayah Mahyal Ulum Al Aziziyah Sibreh, Aceh Besar.

Dirlantas bersama sejumlah Perwira Ditlantas Polda Aceh kemarin dalam silaturahmi tersebut berkoordinasi supaya pesan-peaan Tertib Lalu lintas bisa disampaikan oleh para Ulama di Aceh sehingga angka kecelakaan lalulintas bisa berkurang, kata Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol. Winardy, S.H., S.I.K., M.Si, dalam siaran persnya, Sabtu (30/1/21).

Ketua NU Aceh sangat senang dan menyambut dengan antusias kedatangan Dirlantas dan rombongan, ucap Kabid Humas.

SelakuKetya Dayah Mahyal Ulum Al Aziziyah Sibreh, Aceh Besar. Tengku Faisal Ali akan berusaha membantu Ditlantas Polda Aceh dan dirinya berharap kepada Dirlantas bisa menjadi Pembina Upacara di Dayah Mahyal Ulum, sebagaimana yang di katakan oleh Kabid Humas

Muhammad Anwar.

Polres Tebing Tinggi Bekuk Tiga Pengedar Narkoba Dalam kurun Waktu 2 Hari

 

etabloidfbi.com Tebing Tinggi.–

Operasi antik Toba terus di lakukan Polres Tebing Tinggi, Kali ini melalui Unit Reskrim Polres Tebing Tinggi yang pura pura menjadi pembeli Narkoba berhasil mengungkap kasus peredaran Narkoba jenis Ekstasi dan menangkap 3 pelaku pengedar nya, Sabtu (30/01/2020)

Kapolres Tebing Tinggi AKBP Agus Sugiyarso, S.Ik di dampingi Kasat Narkoba AKP Muhammad Yunus Tarigan, SH mengatakan dan membenar kan penangkapan terhadap ke 3 pelaku pengedar Ekstasi, dan ke 3 pelaku di tangkap di tempat berbeda.

“Tersangka pertama bernama Masrib Sitorus Alias Masrib ( 27 ) Warga Dusun Sei Kering Desa Juhar Kecamatan Bandar Kalifah Serdang Bedagai, di tangkap petugas di Losmen Sri Kandi Kamar no. 3, Jalan Jln. Mayjen Sutoyo Kel. Rambung kec. Tebing Tinggi Kota Kota Tebing Tinggi, pada hari Jumat (29/01) sekira pukul 23.30 Wib,” terang Kapolres.

Lanjut di jelaskan, “Sedang kan tersangka ke 2 yang bernama Edy Syahputra (44) Warga Jalan Pendidikan Lk I Kel. Indra Pura Kec. Air Putih Kab. Batu Bara dan tersangka ke 3 Abdul Rahim Alias Akim (48) warga Dusun Sei Kering Ds Juhar Kec. Bandar Kalifah Kab. Sergai di tangkap sekira pukul 00.30 Wib pada hari Sabtu (30/01) di Simpang Mayat dekat PKS desa binjai Kec. Tebing Syahbandar Kab. Sedang Bedagai.

Selanjutnya, Ungkap Kapolres ” Penangkapan berawal dari petugas yang pura pura membeli dengan cara melakukan Under cover Buy atau pembelian terselubung kepada tersangka pertama yang pada saat itu, tersangka datang ke TKP dengan membawa barang bukti.

“Tiba di TKP, petugas pun langsung meringkus tersangka pertama tersebut dan mengamankan barang bukti 1 butir pil yang kondisi nya dalam keadaan pecah dan menjadi bubuk ”

“Kepada tersangka, petugas menginterogasi tersangka pertama dan di akui nya bahwa barang di dapat nya dari tersangka kedua, mendengar jawaban dari tersangka, kemudian Petugas melakukan pengembangan dan melakukan pengejaran ke TKP kedua.

“Sampai di lokasi akhir nya polisi berhasil mengamankan 2 orang tersangka yakni tersangka kedua dan ke tiga dan di TKP dan dari tangan tersangka kedua dan ke tiga, petugas berhasil mengamankan barang bukti 2 Pil ekstasi berwarna Pink.

Tidak sampai di situ saja, petugas pun melakukan pengembangan di rumah tersangka ke dua, tepat nya di TKP ke 3 yaitu di daerah Indra Pura.

“Di TKP ke tiga tepat nya di rumah tersangka ke dua di Jalan Pendidikan Lk I Kel. Indrapura Kec. Air Putih Kab. Batubara, petugas sekali lagi berhasil menemukan barang bukti Sabu yang siap edar ” Ungkap nya.

“Dari ke tiga tersangka, petugas berhasil mengamankan barang bukti berupa 100 butir pil extasi, 1 unit HP samsung lipat,1 Unit HP Android merk Oppo, 3 Unit HP merk Nokia, 166 Paket Sabu siap edar dengan berat total 3,45 Gram, 1 buah Timbangan Elektrik, 1 buah Bong ( alat hisap sabu ) ”

Dan ke tiga tersangka sudah di amankan di Mapolres Tebing Tinggi bersama barang bukti nya,” tutup Kapolres ( cris hadi )

5 Pelanggar PROKES Dijaring di Seputaran Peunayong Saat Operasi Yustisi

 

etabloidfbi.com Banda Aceh.

 

Tim peucrok Jum’at (29/1/21) malam menggelar operasi yustisi di Jalan seputaran Peunayong Kecamatan Kutaraja, Banda Aceh, kembali menjaring 5 orang pelanggar prokes saat menggelar operasi yustisi di daerah itu.

Karo Ops Polda Aceh Kombes Pol. Drs. Agus Sarjito melalui Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol Winardy, S. H., S. I. K., M. Si dalam siaran persnys, Sabtu (30/1/21) menyebutkan, puluhan anggota tim peucrok tergabung dari personel Polri, TNI dan Satpol PP/ WH Aceh pada malam tersebut menggelar operasi yustisi di daerah itu dengan sasaran utama adalah masyarakat pengendara sepeda motor dan mobil serta masyarakat lainnya.

Dari hasil operasi itu, petugas masih menemukan 5 orang yang melanggar prokes pada umumnya tidak memakai masker, ucap Kabid Humas.

Kepada masyarakat yang melanggar prokes tersebut, petugas kemudian memberikan sanksi sosial berdasarkan Pergub No 51 Tahun 2020 Pasal 30 Ayat 3, yang sanksinya berupa menyanyikan lagu nasional atau lagu daerah, membaca surat pendek Al-qur’an dan memperingatkan supaya tidak mengulangi pelanggaran prokes lagi, jelas Kabid Humas.

Dalam operasi itu, tim peucrok juga memberikan imbauan kepada masyarakat untuk mematuhi prokes, guna mengantisipasi Covid-19, tutup Kabid Humas.

Muhammad Anwar.

Wabup dan Sekda Kerinci Olahraga Bersama Forkopimda di Desa Sebukar

 

etabloidfbi.com KERINCI.–

 

Salah salah upaya untuk terhindari dari ancaman Covid-19 yaitu menjaga kesehatan fisik ataupun daya tahan tubuh kita di masa pandemi saat ini.

Hal itulah yang di lakukan oleh Wakil Bupati Kerinci Ir. H. Ami Taher, Dandim 0417 Kerinci, Kapolres Kerinci, Ketua Pengadilan Agama, Ketua Pengadilan Negri, Sekda Kerinci Asraf, dan Kakan Kemenag Kerinci melaksanakan olahraga bersama sekalian menjalin silahturahmi diantaranya pada Jum’at (29/01/2021).

Olahraga bersama kali ini, yakni bermain Badminton di hol Sebukar. Turut juga hadir pada kesempatan tersebut, Kades Sebukar, Ketua BPD beserta anggota, dan Karang Taruna Desa Sebukar.

Bahkan pada hari Jum’at ini, Wabup Ami Taher juga sekaligus membaca khotbah Jum’at di Masjid Raya Sebukar.

Wakil Bupati Kerinci, Ami Taher, mengatakan bahwa olahraga dan aktifitas pekerjaan sehari-hari punya hubungan saling mempengaruhi. Melakukan olahraga sangat bermanfaat, untuk menunjang aktifitas harian. “Kebugaran yang didapat, efeknya bisa dirasakan langsung,” ungkap Wabup.

Silaturrahmi dan komunikasi tatap muka secara personal maupun instansi, lanjut Wabup, akan jadi sangat mudah dilakukan. “Saya berharap kegiatan semacam ini menjadi wahana sinergitas antara Pemerintah, TNI, Polri, jajaran Forkopimda dan juga masyarakat,” lanjutnya.

Sekda Kerinci, Asraf, mengatakan bahwa olah bersama ini merupakan sinergitas antara Pemkab Kerinci dengan TNI dan Polri. Tidak hanya saat menjalankan tugas saja, begitu juga saat menjaga kebugaran dengan bermain Badminton bersama. “Kita berharap, silaturrahmi dan sinergitas ini tetap terus terjalin,” ujar Sekda.

Maling Kambuhan Satroni Toko Butik, Pemilik: Kerugian Puluhan Juta

etabloidfbi.com Sumatera Utara.–

Sri Agustina Ningsih (36) pemilik toko butik warga jalan gunung Lauser kelurahan Tanjung Marulak Kec. Rambutan Kota Tebing Tinggi Sumatera Utara. mengalami kerugian berkisar Rp. 30 Juta,

Kerugian tersebut karena pada subuh tadi (29/01) sekira pukul 03.30 Wib Toko Butik nya yang berada di Jalan Ir. H. Juanda Kelurahan Karya Jaya Kecamatan Rambutan Kota Tebing Tinggi telah di bobol maling.

Berdasarkan keterangan KSPK A Polres Tebing Tinggi AIPTU Terlaksana Sembiring di TKP, membenarkan kejadian tersebut dan menceritakan kronologis nya kepada wartawan.

“Pagi itu korban hendak membuka toko nya, setelah di buka korban melihat isi yang berada dalam toko nya sudah berantakan,” Kata Sembiring kepada wartawan.

Korban pun langsung masuk kedalam toko guna memeriksa isi dalam toko nya satu persatu, setalah di periksa korban tidak menemukan lagi berjenis jenis pakaian toko nya berada di tempat,” Tambah Sembiring.

“Kemudian korban juga tidak melihat tabung gas yang berukuran isi 3 Kg di tempat nya, setelah di hitung korban mengalami kerugian berkisar Rp. 30 Juta akibat dari pencurian tersebut,” jelasnya.

Tidak terima toko nya di masuk maling, pada pagi hari nya korban langsung mendatangi Mapolres Tebing Tinggi guna membuat laporan yang dialami nya.

Mendapat kan laporan dari korban petugas dari KSPK A polres Tebing Tinggi langsung menuju lokasi guna melakukan olah TKP dengan penyelidikan.

Lanjut kata Sembiring,” di ketahui sebelum melakukan aksi, si maling di duga masuk kedalam Toko Korban dengan cara memanjat dinding tembok dan membuka atap nya, lalu masuk dari sebagian asbes dapur, dan di dalam Toko Korban Maling mengambil barang korban dan keluarnya dari pintu belakang, di duga aksi pencurian ini tidak di lakukan sendirian,” Kata nya di lokasi kejadian.

“Kasus pencurian ini sudah di tangani Pihak Polres Tebing Tinggi dengan cara di lakukan penyelidikan,” Tutup Sembiring.***

 

Nasution : Perda Belanja Iklan Perlu Bagi Kehidupan Pers Lokal

 

 

etabloidfbi.com Meda.–

 

Pakar Hukum Tata Negara Universitas Sumatera Utara (USU) Mirza Nasution menegaskan, Peraturan Daerah yang mengatur tentang Belanja Iklan Nasional sangat penting dibuat untuk kepentingan daerah. Menurutnya Peraturan Daerah tersebut sangat dibutuhkan untuk meningkatkan kehidupan pers lokal.

Pernyataan Nasution itu disampaikannya saat menjadi salah satu pembicara dalam Diskusi Media bertema “Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah Tentang Belanja Iklan Nasional Untuk Meningkatkan Mutu dan Kesejahteraan Perusahaan Pers Lokal” yang diselenggarakan oleh Dewan Pimpinan Daerah Serikat Pers Republik Indonesia Provinsi Sumetera Utara di Hotel Grand Antares Medan, pada Jumat (29/1/2021), dalam rangkaian peringatan HUT SPRI ke 21.

Ketua Asosiasi Pengajar Hukum Tata Negara-Hukum Administrasi Negara (APHTN-HAN) Provinsi Sumatera Utara ini juga menyorot tentang monopoli belanja iklan nasional yang hanya dikuasai oleh segelintir pemilik raksasa media nasional. “Semua tatanan dalam negara ini diatur oleh tatanan tertib sosial. Karena untuk monopoli itu kan tentu sudah tidak demokrasi dan (ada) hak-hak orang lain dirampas. Saya pikir ini persoalan kepedulian dan terlebih komitmen (bersama),” tandasnya.

Menyorot ketidaksejahteraan pers di tanah air, Nasution menilai ada yang salah dalam berkonstitusi. “Pers merupakan amanat negara melalui kontitusi. Atau (ada) amanat lain? Ya silahkan pers menelusuri itu amanat siapa?” tandas Nasution.

Menurutnya lagi, pers itu harus independen dan tanpa intervensi penguasa dalam menjalankan profesinya. “Pers itu bebas independen, artinya dia (pers) jangan terintervensi negatif terhadap kekuasaan dan penguasa,” terang Nasution.

Pengajar Hukum Ketatanegaraan USU itu juga mempertanyakan kondisi Pers dewasa ini yang cenderung berpihak atau tidak independen lagi. “Tapi saya ngak tahu hari ini dia (pers) diintervensi siapa? Apakah oleh eksekutif atau legislatif dan notabene siapa legislatif itu ? Karena saya lihat banyak juga pemilik pers itu, ya maaf kata, selain pengusaha, ya pimpinan partai politik,” tuturnya.

Sebagai salah satu agenda reformasi, kata Mirza, pers yang independen merupakan pilar keempat demokrasi. “Makanya pers harus dikuatkan. Sebab itu (sudah merupakan) komitmen awal reformasi,” imbuhnya.

Polda Sumut Dukung Ranperda Belanja Iklan

Pada kesempatan yang sama, Kasubbid Bantuan Hukum Bidang Hukum Polda Sumu AKBP Ramles Napitupulu yang turut menjadi pembicara, menyatakan mendukung gagasan SPRI tentang wacana pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Belanja Iklan Nasional di Sumatera Utara.

“Polda Sumut mendukung wacana penyusunan Ranperda (belanja Iklan) yang bertujuan untuk meningkatkan mutu dan kesejahteraan pers lokal,” jelas Napitupulu.

AKBP Napitupulu juga menambahkan, dengan adanya Ranperda ini nantinya perusahaan pers lokal dapat lebih mandiri dan profesional sekaligus menjalankan fungsi kontrol terhadap pemerintah. Dalam bahan pemaparannya, pihak Polda Sumut memahami bahwa setiap tahun ada belanja iklan nasional yang mencapai angka lebih dari 100 Triliun Rupiah dan 80 persen dikuasai oleh perusahaan media televisi.

Butuh Diskresi Presiden

Sedangkan wartawan senior AS Atmadi yang turut menjadi pembicara, secara tegas mengatakan, perlunya adanya diskresi oleh Presiden untuk mengatur belanja iklan nasional agar berdampak terhadap pers lokal. “Saya sangat setuju dengan diskusi ini dan kalau memang benar ada platform (rencana kerja) anggaran seratus triliun (belanja iklan nasional), dan itu segera harus ada diskresinya,” tutur wartawan yang menggeluti profesi jurnalis sejak era orde lama.

Atmadi juga menyarankan, pers lokal harus berjuang bersama untuk mendapatkan belanja iklan nasional melalui regulasi. “Harus ada regulasinya. Kita harus dapat (iklan). Dan perlu kita pikirkan ke depan setelah adanya regulasi adalah penting mengelola (perusahaan) pers dan wartawan agar (tetap) bertahan hidup,” ujarnya.

Pada forum diskusi ini turut pula dihadiri oleh sejumlah wartawan dari berbagai media lokal sebagai peserta.

Usai diskusi, Ketua DPD SPRI Sumut, Devis Karmoy mengatakan kepada wartawan, agenda selanjutnya pasca diskusi adalah tindak lanjut hasil pembahasan ini ke DPRD Sumut. “Kami akan meminta digelar Rapat Dengar Pendapat di DPRD terkait belanja iklan nasional yang harus diatur dengan perda melalui pembahasan di DPRD,” urai Karmoy yang juga merupakan Koordinator Wilayah Barat DPP SPRI.

Sumber Berita Heintje Mandagi

Editor : Yahya Heriansyah 

Kabiro Sukabumi Raya Media TFBI Sambangi Kasat Reskim Polres Sukabumi Kota

 

etabloidfbi.com – Kota Sukabumi

Menjalin Sinergitas dan Hubungan antar Lembaga Pemerintahan, Institusi dan Swasta, Kabiro Sukabumi Raya, Media Nasional Tabloid Forum Bhayangkara Indonesia ( TFBI) melakukan kunjungan ke Institusi Kepolisian Polres Sukabumi Kota, Jumat, 29/01/2021.

Dalam Rangka Silaturahmi dan sekaligus untuk membangun Kemitraan dengan Stakeholder yang ada di Wilayah Kota dan Kabupaten Sukabumi, dengan harapan dapat memberikan yang terbaik untuk Pelayanan kepada Masyarakat.

Kabiro TFBI Sukabumi Raya , saat berkunjung ke Mapolres Sukabumi Kota menyambangi Ruang kerja Kasat Reskrim, AKP Cepi Hermawan .

Perbincangan yang dirasakan sangat bermanfaat dan mendapatkan Pengetahuan tentang Proses Hukum saat terjadinya suatu Tindak Pidana terhadap Warga Masyarakat atau Warga Negara, dimana Prosedur yang dijalankan harus sesuai dengan SOP , Sesuai dengan Hukum yang berlaku dan selalu Berkoordinasi dengan Atasan.

” Tentunya setiap warga negara atau Masyarakat berhak untuk mendapatkan Pelayanan dari Kita, Namun, semuanya membutuhkan Proses , ketika menerima Laporan dari Masyarakat yang diduga ada Tindak Pidana yang terjadi , Langkahnya Pertama, Penerimaan Laporan Polisi atau Pengaduan kemudian dilakukan Penyelidikan dan kemudian Penyidikan”, ujar Akp Cepi Hermawan kepada etabloidfbi.com

“Bila terjadi di lingkungan Masyarakat dan tertangkap Tangan melakukan Tindak Pidana tentunya itu beda dan dapat Dilakukan penahanan langsung kepada pelaku”, tambahnya

Aparat Kepolisian tentunya tidak akan berbuat gegabah dan semena-mena kepada warga masyarakat, apalagi sampai melakukan Penahanan sebab ada Prosedur yang harus dijalankan.

” Warga Masyarakat tidak usah takut bila tidak melakukan kesalahan karena Kepolisian tidak akan gegabah dan bekerja sesuai dengan SOP dan Hukum yang berlaku , apalagi tidak ada Bukti-bukti yang mendukung “, ungkapnya.

Cepi pun menegaskan bahwa apa yang dilakukannya harus selalu berpegang pada Azas Praduga Tak Bersalah ,bekerja sesuai dengan SOP dan Aturan Hukum yang berlaku , kemudian yang akan menentukan Salah atau tidaknya itu adalah Pihak Pengadilan saat Sidang nanti.

( Hendra Sofyan )

Wakapolda Aceh Vicon Dengan Ketum Muhammadiyah & PW Muhammadiyah Pusat.

 

etabloidfbi.com Banda Aceh.–

Wakapolda Aceh Brigjen Pol. Drs. Raden Purwadi, S. H, Jum’at (29/1/21).melakukan vicon dengan Ketua Umum Muhammadiyah dan PW Muhammadiyah Pusat di Jakarta.
Dalam siaran pers singkatnya, Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol. Winardy, S. H., S. I. K., M. Si, mengatakan, Wakapolda Aceh siang hari ini di ruang vicon Polda Aceh, mengikuti vicon dengan Ketua Umum Muhammadiyah dan PW Muhammadiyah Pusat serta dihadiri Kapolri yang baru dilantik Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M. Si.

Wakapolda dalam vicon itu didampingi Sejumlah PW Muhammad Provinsi Aceh, ucap Kabid Humas.

Kemudian yang hadir mendampingi Wakapolda dalam vicon itu 2 Pejabat Utama Polda Aceh, masing-masing Karo Ops Kombes Pol. Drs. Agus Sarjito dan Dirbinmas Kombes Pol. Mohammad Muslim Siregar, S. I. K, jelas Kabid Humas.

Muhammad Anwar

Polisi Tangkap 3 pemuda Di Samping Musholah Pemilik Narkoba

 

etabloidfbi.com Tebing Tinggi.–

Polres Tebing Tinggi melalui Satuan Reserse Narkoba yang di bawah komando Kasat Reserse Narkoba AKP Muhammad Yunus Tarigan, SH menunjukan kembali hasil kinerja nya.

Di hari Kamis tanggal 28 Januari 2021 sekira pukul 01.30 Wib, team nya yang di pimpin Kanit 1 IPDA Fernando F Sitepu berhasil ungkap kasus peredaran narkoba di kota Tebing Tinggi, dengan menangkap 3 orang pemuda warga kelurahan Bandar Utama karena kepemilikan sabu seberat 1,79 gram yang di masuk kan kedalam 15 plastik klip berukuran kecil.

Kasat Narkoba Polres Tebing Tinggi AKP Muhammad Yunus Tarigan Kepada Wartawan membenarkan adanya penangkapan terhadap 3 orang tersangka yang sudah melakukan penyalahgunaan Narkoba.

“Nama ketiga pemuda yang sudah di tangkap Zeni Hafiz Alias Zen (27), Salman Sinaga Alias Salman (35), Rahmat Sinaga Alias Rahmat (42), dan ke tiga nya Warga Jln. Pala Lk III Kel. Bandar Utama Kota Tebing Tinggi, ” Kata AKP Yunus

Dikatakan Yunus Tarigan, ke 3 tertangkap TKP nya di jalan Pala Lk III Kel. Bandar Utama Kec. Rambutan Kota Tebing Tinggi tepatnya pas di samping Mushola,” Tambah nya

“Dan penangkapan terjadi karena adanya informasi dari masyarakat di daerah tersebut adanya transaksi narkoba, petugas pun langsung menuju ke tempat yang di informasikan.

“Tiba di TKP tepat nya di samping Mushollah yang berada di Jl. Pala Lk. III Kel. Bandar Utama Tebing Tinggi, Petugas melihat ke 3 tersangka dan di lakukan penangkapan oleh mereka.

“Petugas melakukan penggeledahan, dan dari tersangka berhasil menemukan dompet kecil di dalam nya terdapat 15 bungkus plastik berisikan sabu dan berisikan plastik bening ketika itu di letak oleh salah seorang tersangka di bawah batu, dan barang tersebut akan di jual kepada pembeli,” Tambah Tarigan.

“Setelah barang bukti di temukan, ke 3 tersangka langsung di bawa petugas ke Mapolres Tebing Tinggi guna di lakukan proses penyelidikan lebih lanjut,” Ucap nya

“Ke 3 ( Tiga ) tersangka bisa di kenakan dengan pasal 114 ayat 1 Sub Pasal 112 ayat 1 dari UU no. 35 tahun 2009, tentang Narkotika dan dapat di ancam kurungan diatas 5 Tahun Penjara,” Tutup
(cris hadi)

Satres Narkoba Polres tebing tinggi Gagalkan Transaksi Narkoba

 

etabloidfbi.com Tebing Tinggi.–

Satuan Reserse ( Satres ) Narkoba Polres Tebing Tinggi yang di pimpin Kanit 1 IPDA Fernando F. Sitepu, SH kembali gagalkan transaksi narkoba dengan menangkap satu orang pemuda dengan kepemilikan barang bukti sabu di Jln Badak Lk I Kel. Badak Bejuang kec. Tebing Tinggi kota Kota Tebing Tinggi tepatnya didepan warung pada Rabu (27/01) sekira pukul 00.30 Wib dini hari.

Kasat Reserse Narkoba ( Satres Narko ) AKP Muhammad Yunus Tarigan, SH kepada di dampingi Kasubbag Humas Polres Tebing Tinggi AKP Josua Nainggolan kepada wartawan membenarkan adanya penangkapan terhadap seorang tersangka dengan kepemilikan barang bukti sabu.

Selanjut nya di jelaskan, ” Tersangka bernama Taufik Lubis alias Taufik (40) warga kampung semut, Jalan Badak Lk I Kel. Badak Bejuang kec. Tebing Tinggi Kota Kota Tebing Tinggi ”

“Tersangka berhasil di amankan bersama barang bukti 13 bungkus plastik ukuran kecil yang berisikan Sabu dengan berat kotor 1,84 gram ”

Selain itu petugas juga mengamankan 2 bungkus plastik kosong, 1 buah jarum suntik, 1 buah pipet berbentuk sekop dan Hp realme yang ada sama tersangka ” Ujar Kasat

Lanjut Kasat, penangkapan terjadi karena informasi dari masyarakat bahwasanya ada transaksi narkoba Setiba di TKP petugas melihat Tersangka yang di curigai sebagai pengedar sedang berada di depan warung di jalan badak Lk. 1 Kel Badak Bejuang Kec. Tebing Tinggi Kota ” kata yunus

“Kepada petugas langsung mendekati dan di lakukan penggeledahan terhadap tersangka, dari hasil penggeledahan petugas menemukan barang bukti yang di maksud yang saat itu sengaja di letak kan tersangka di lantai di dekat posisi nya, dan di akui nya akan hendak dijual kepada pembeli ” Imbuh nya

“Petugas pun langsung membawa tersangka bersama barang bukti ke Mapolres Tebing Tinggi guna dilakukan penyelidikan lebih lanjut.

“Terkait karena kepemilikan sabu tersebut, tersangka bisa di jerat dengan pasal 114 ayat 1 Sub Pasal 112 ayat 1 dari UU no. 35 tahun 2009, tentang Narkotika dengan ancaman hukuman diatas 5 Tahun,” Tutup Kasat.(Cris Hadi)

Perkembangan Kasus Dugaan Penganiayaan Oleh Bupati Aceh Barat, Ini Penjelasan Polda Aceh.

 

etabloidfbi.com Banda Aceh.–

 

Polda Aceh melalui Dirreskrimum Kombes Pol. Sony Sanjaya, S. I. K, Jum’at (29/1/21) di Mapolda Aceh, menyampaikan pejelasannya terkait perkembangan kasus penganiayaan yang diduga dilakukan Bupati Aceh Barat berinisial R (56) bersama Cs lainnya.

Kasus itu ditindaklanjuti berdasarkan adanya laporan dari Z alias TJ (40) dengan laporan polisi LP/29/II/YAN.2.5./2020/SPKT, Tanggal 18 Februari 2020, tentang tindak pidana penganiayaan.

Kemudian hari ini di Mapolda Aceh, Dirreskrimum Polda Aceh menyampaikan hasil penyelidikan
dengan terlapor R Cs ini, berdasarkan penyelidikan dan penyidikan, tahap-tahapnya sudah kami lalui, ada 14 saksi yang telah kami minta keterangan. Dari 14 itu, 3 saksi mencabut keterangannya.

Dengan berkembangnya opini yang menyudutkan pihak polri dalam hal ini Ditreskrimum Polda Aceh dengan opini “Bahwa tumpul ke atas tajam ke bawah”, kami ingin meluruskan dalam arti menyampaikan apa yang telah kami lakukan dalam penyidikan berdasarkan fakta-fakta, kata Dirreskrimum.

Dalam pemeriksaan tersebut selain melihat TKP juga memeriksa bukti-bukti berdasarkan pasal 84 KUHAP tentang alat bukti, ucap Dirreskrimum.

Yang dilaporkan adalah penganiayaan yang mengakibatkan luka. Alat bukti yang sudah kami dapatkan adalah hasil visum. Sesuai dengan laporan yang dilaporkan, penganiayaan yang mengakibatkan luka, maka luka ini harus disampaikan oleh ahli, tidak bisa penyidik berkesimpulan, Oya ini luka, atau pelapor mengatakan luka, sebut Dirreskrimum.

Sesuai dengan hukum acara, maka luka itu harus dinyatakan oleh ahli, ahli yang menyatakan dalam bentuk surat yaitu visum, tutur Dirreskrimum.

Sehingga ketika korban melapor ke Polres Aceh Barat, kemudian polisi meminta visum dikeluarkan visum oleh rumah sakit cut nyak Dhien Aceh Barat, kata Dirreskrimum.

Kemudian berdasarkan visum itu, setelah korban beserta rekan-rekan korban yang mengantarkan ke polres Aceh barat dan diminta visum, kemudian korban ke Nagan Raya minta di rawat di RS Nagan raya, kenapa diminta dirawat, kata Dirreskrimum.

Kami minta keterangan juga apa yang menjadi alasan korban dirawat apakah karena penganiayaan yang dilaporkan atau tidak, sebut Dirreskrimum.

Berdasarkan visum, korban ke Nagan Raya minta dirawat di RS Nagan Raya, sebutnya.

Selanjutnya dari hasil visum dari di RSUD Meulaboh dan RSUD Nagan Raya tidak ditemukan luka pada bagian wajah, ucap Dirreskrimum.

Hingga saat ini barang bukti yang telah disita berupa 1 kursi duduk besi warna biru dan 1 unit HP Sony Eperia, kata Dirreskrimum.

Selanjutnya dalam perkembangan kasus ini sudah ada yang menjadi tersangka, yaitu inisial IL alias SO, kata Dirreskrimum.

Hingga saat ini perkembangan kasus tersebut masih berlanjut dan jika ada bukti lain, silahkan sampaikan ke penyidik, kata Dirreskrimum lagi.

Muhammad Anwar

Baharkam Polri dan BRI Perkuat Kerja Sama Sebagai Wujud Negara Hadir di Tengah Masyarakat

 

etabloidfbi.com JAKARTA –

 

Kepala Badan pemelihara Keamanan (Kabaharkam) Polri, Komjen Pol Agus Andrianto, menerima silaturahmi dan audiensi dari pejabat baru jajaran Direksi PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (Persero), bertempat di Ruang Kerja Kabaharkam Polri, Kompleks Mabes Polri, Jakarta, Jumat, 29 Januari 2021.

Pada kesempatan ini, jajaran Direksi BRI diwakili oleh Direktur Bisnis BUMN dan Kelembagaan, Agus Noorsanto; Kepala Divisi Hubungan Lembaga, M Candra Utama; Manager Institusional, Uky Wardhono; dan Pimpinan Cabang BRI Mabes Polri, Ardi.

Sementara itu Kabaharkam Polri didampingi oleh Dirbintibmas Korbinmas Baharkam Polri, Brigjen Pol Agus Pranoto dan Karorenmin Baharkam Polri, Brigjen Pol Agung Julianto.

Selain sebagai ajang silahturahmi, audiensi ini juga membahas hal-hal yang sifatnya urgent terkait peningkatan hubungan kerja sama antara BRI dan Baharkam Polri dalam hal mendukung penanganan COVID-19 dan pemulihan ekonomi nasional (PEN).

Kepada Direksi BRI, Komjen Pol Agus Andrianto menyampaikan harapannya agar di masa pandemi COVID-19 ini, yang tidak ada yang tahu kapan akan berakhir, hubungan Baharkam Polri-BRI dapat terus ditingkatkan sebagai wujud peran negara atau pemerintah hadir di tengah-tengah masyarakat dengan memberikan solusi bantuan langsung yang dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Menurut Komjen Pol Agus Andrianto, hal itu sejalan dengan program kerja Kapolri yang baru yang mengusung visi Polri Presisi, yang menekankan bahwa jajaran Polri dilarang mempersulit tumbuh kembang perekonomian masyarakat.

“Mari kita bergandengan tangan untuk membantu masyarakat. Banyak musibah di tanah air yang butuh negara hadir di dalamnya. Segala upaya yang dilakukan Polri adalah hadir bersama untuk masyarakat,” ungkap Komjen Pol Agus Andrianto.

Sejauh ini, Baharkam Polri dan BRI sudah beberapa kali melakukan kerja sama untuk membantu masyarakat di masa pandemi COVID-19 melalui sejumlah program termasuk bantuan sosial (Bansos) dan bakti kesehatan (Bakes).

Menurut Komjen Pol Agus Andrianto, dana CSR BRI dapat disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan misalnya melalui Bhabinkamtibmas yang datang kepada masyarakat dengan tanaman keras dan produktif yang dapat memberikan nilai tambah kepada masyarakat, seperti akasia, mangga, petai, jengkol, dan lain-lain, atau membangun bank sampah yang bisa membantu secara langsung masyarakat untuk mencukupi kebutuhannya.

“Kepedulian BRI dengan CSR-nya kepada masyarakat buat bantuan yang dapat terasa sekali efeknya ke masyarakat. Intinya kembali lagi bahwa sumbangan tersebut untuk membantu masyarakat,” kata Komjen Pol Agus Andrianto. (NP)

Direksi Perumda Air Minum Tirta Jaya Mandiri Kabupaten Sukabumi Hadiri Acara Pelantikan dan Pengukuhan Pejabat Struktural dan Fungsional di Lingkungan Perumda

 

etabloidfbi.com – Kabupaten Sukabumi

 

Perumda Air Minum ( PDAM) Tirta Jaya Mandiri , Jalan Cireundeu , Cibadak, Kabupaten Sukabumi melaksanakan Acara Pengukuhan dan Pelantikan Pejabat yang berada dilingkungannya untuk Jabatan Struktural dan Fungsional

Pada Pengukuhan, Pelantikan dan Alih Tugas Pejabat Struktural dan Fungsional ini dihadiri langsung oleh Direksi PDAM Tirta Jaya, H.M. Kamaludin Zen , SH. MM, Kabag Perekonomian Setda, Kabag Hukum Setda, Dewan Pengawas dan Para Pegawai Perumda Air Minum ( PDAM) Tirta Jaya pada Jumat, 29/01/2021.

Direksi PDAM Tirta Jaya, H.M. Kamaludin Zen, SH.MH., yang mengambil sumpah langsung para Pejabatnya ini mengucapkan terima kasihnya kepada yang hadir pada Acara tersebut .

” Kami Ucapkan Terima Kasih atas Kehadirannya, khususnya kepada Seluruh Jajaran Dewan Pengawas dan Selamat kepada yang sudah dilantik dan dikukuhkan dihadapan saya, Wini Andriani dan Kawan-kawan”, ujar Kamaludin Zen dihadapan yang hadir waktu itu.

lanjutnya, “Semoga Amanah dan Kepercayaan yang diberikan ini dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab sekaligus dapat berperan aktif untuk memberikan Pelayanan kepada Masyarakat”.

SURAT KEPUTUSAN DIREKSI PERUMDA AIR MINUM TIRTA JAYA MANDIRI KABUPATEN SUKABUMI Nomor : 824 / SK.Dir. 83 /PERUMDAM-TJM /XII/ 2020 Tentang : Pengangkatan/Penunjukkan/Pengukuhan/Alih Tugas Pegawai Perumda Air Minum Tirta Jaya Mandiri Kabupaten Sukabumi ini seluruh nya berjumlah 83 Orang dari Pejabat Struktural dan Fungsional yang ada di Lingkungan Perumda.

Perumda Air Minum ( PDAM) Tirta Jaya Mandiri yang merupakan BUMD ini merupakan milik Pemerintah Kabupaten Sukabumi yang harus memberikan Pelayanan kepada Masyarakat dan dapat berkontribusi untuk PAD setiap Tahunnya.

” Tanggung Jawab kita saat ini dan kedepannya harus lebih Profesional dalam Pengelolaan Perusahaan dari Perumda Am TJM Kabupaten Sukabumi menuju Good Corporate Governance ( GCG)”, pungkasnya.

( Hendra Sofyan )

Ditlantas Polda Aceh Gelar Sosialisasi Tertib Lalu Lintas di SMA 3 & SMA 4 Banda Aceh.

 

etabloidfbi.com Banda Aceh.–

 

Ditlantas Polda Aceh menggelar sosialisasi tertib lalulintas di SMA 3 dan SMA 4 Kota Banda Aceh, Jum’at (29/1/21).

Dirlantas Polda Aceh Kombes Pol. Dicky Sondani, S. I. K., M. H, mengatakan, sosialisasi tertib lalulintas itu digelar dengan metode pembagian brosur tentang keselamatan berlalulintas saat pelajar masuk ke sekolah.

Selanjutnya apabila masih ada pelajar yang melanggar peraturan Lalu lintas akan diberi surat teguran, ucap Dirlantas.

Kegiatan ini mendapat apresiasi dari Kepala Sekolah SMA 3 dan SMA. Mereka berharap adanya pembuatan SIM Kolektif bagi para pelajar dan SIM kolektif bisa diberikan asal pelajar yang mengajukan pembuatan SIM cukup umur dan mematuhi persyaratan yang telah ditentukan, tutup Dirlantas mengakhiri keterangannya.

Muhammad Anwar

PESERTA BPJSK YANG MENJADI KORBAN BEGAL, SUDAH JATUH TERTIMPA TANGGA

Keterangan Foto : Gambar Adalah Ilustrasi

 

etabloidfbi.com Bogor.–

 

Beberapa waktu yang lalu kami banyak menerima laporan dari masyarakat peserta JKN-BPJS Kesehatan yang menjadi korban tindak pidana, seperti di jambret dan di todong oleh orang tidak di kenal.

Seperti yang di alami salah satu pengemudi ojek online di Jakarta beberapa waktu yang lalu, korban sedang menunggu penumpang tiba-tiba korban di datangi orang tidak dikenal (OTK) lalu terjadi keributan dan korban di tusuk hingga akhirnya harus dilarikan ke IGD RS Polri Keramat Jati Jaktim, kami coba Melakukan koordinasi dengan pihak LPSK namun nihil, korban tetap harus membayar biaya kegawatdaruratan dan pengobatannya dengan biaya pribadi, padahal selain ia sebagai korban, ia juga salah satu peserta aktif JKN -BPJS Kesehatan.

Hingga pertengahan 2018, bagi peserta BPJS Kesehatan yang menjadi korban tindak pidana dapat mengakses layanan rumah sakit dengan menggunakan BPJS. Peraturan Presiden No 12 Tahun 2013 tentang Jaminan Kesehatan sebagaimana telah beberapa kali diubah, terakhir dengan Peraturan Presiden No 28 Tahun 2016 tentang Perubahan Ketiga Atas Peraturan Presiden No 12 Tahun 2013 tentang Jaminan Kesehatan, merupakan peraturan yang mengatur bagaimana pelaksanaan jaminan kesehatan (BPJSK) di dalamnya tidak mengatur sama sekali mengenai jaminan kesehatan bagi korban tindak pidana.

Tidak adanya aturan yang membolehkan atau melarang korban tindak pidana mendapatkan layanan BPJS Kesehatan menjadi celah bagi korban dan rumah sakit untuk memberikan layanan bagi korban tindak pidana.

Sehingga para korban tidak pidana yang menjadi peserta BPJS selama ini telah mendapatkan pertolongan pertama di berbagai fasilitas kesehatan, tanpa harus memikirkan biaya yang dikeluarkan.

Pada September 2018 lalu pemerintah mengeluarkan peraturan baru tentang Jaminan Kesehatan. Peraturan Presiden No 82 Tahun 2018 tentang Jaminan Kesehatan menggantikan Peraturan Presiden sebelumnya. Salah satu kebijakan baru yang diatur dalam peraturan presiden ini adalah pada bagian manfaat yang tidak dijamin, salah satunya pelayanan kesehatan akibat tindak pidana penganiayaan, kekerasan seksual, korban terorisme, dan tindak pidana perdagangan orang sesuai dengan peraturan perundang-undangan, sebagaimana diatur dalam Pasal 52 ayat (1) huruf r.

Jika pada pada peraturan sebelumnya tidak diatur sama sekali mengenai layanan kesehatan bagi korban tindak pidana, maka pada Peraturan Presiden Nomor 82 tahun 2018 sangat tegas untuk korban empat peristiwa tindak pidana yaitu :
Tindak Pidana Penganiayaan, Kekerasan Seksual, Korban Terorisme dan Korban Tindak Pidana Perdagangan orang tidak dapat dijamin oleh BPJS kesehatan, jika korban tersebut terluka dan membutuhkan pelayanan kesehatan.

Alasan tidak dijaminnya layanan kesehatan bagi korban tindak pidana tersebut karena layanan kesehatannya sudah diatur dalam UU No 13 Tahun 2006 tentang Perlindungan Saksi dan Korban sebagaimana telah diubah dengan UU No 31 Tahun 2014.

Korban tindak pidana dapat mengajukan permohonan kepada Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) untuk mendapatkan layanan pengobatan atau perawatan.

Tidak dijaminnya korban tindak pidana oleh BPJSK belum diketahui secara luas oleh masyarakat, sehingga masih banyak masyarakat yang mengira bahwa korban bisa dijamin BPJS Kesehatan.

Berdasarkan UU No 31 Tahun 2014, korban pelanggaran HAM yang berat, korban tindak pidana terorisme, korban tindak pidana perdagangan orang, korban tindak pidana penyiksaan, korban tindak pidana kekerasan seksual, dan korban tindak pidana penganiayaan berat berhak mendapatkan bantuan medis dan bantuan rehabilitasi psikososial dan psikologis.

Bantuan tersebut diberikan berdasarkan keputusan LPSK, sebagaimana diatur dalam Pasal 6 ayat (1) dan (2).

Tetapi, tidak serta merta dan segera sesaat setelah kejadian korban dapat mendapatkan bantuan medis oleh LPSK, harus ada prosedur yang dilalui sebelum akhirnya LPSK mengeluarkan keputusan bahwa korban tindak pidana yang mengajukan permohonan berhak untuk mendapatkan bantuan medis.

Khusus untuk korban tindak pidana terorisme, mereka berhak mendapatkan bantuan medis segera dan sesaat setelah terjadinya peristiwa, hal ini tidak diatur dalam UU 31 Tahun 2014 tetapi diatur dalam UU No 5 Tahun 2018 tentang perubahan atas UU No 15 Tahun 2003 tentang penetapan peraturan pemerintah pengganti undang-undang No 1 Tahun 2002 tentang pemberantasan tindak pidana terorisme menjadi undang-undang pasal 35B ayat (2).

Sedangkan untuk korban tindak pidana lain, selain korban terorisme, harus ada permohonan yang disampaikan kepada LPSK dilengkapi dengan syarat-syarat yang diatur dalam UU No 31 tahun 2014 dan PP No 7 Tahun 2018. Syarat paling utama untuk mengajukan permohonan adalah, adanya dokumen yang menyatakan permohonan adalah korban tindak pidana, hal ini salah satunya dibuktikan dengan adanya surat laporan polisi.

Permohonan yang disampaikan kepada LPSK kemudian dianalisis untuk diputuskan apakah permohonan diterima atau tidak.

Kalaupun permohonan korban diterima LPSK untuk kemudian diberikan bantuan medis, maka biaya perawatan dan pengobatan korban yang dapat ditanggung terhitung setelah keputusan LPSK dikeluarkan.

Sedangkan biaya perawatan dan pengobatan yang sebelumnya telah dikeluarkan, tidak dapat diganti (reimburse) oleh LPSK.

Padahal yang sangat dibutuhkan korban adalah penanganan pertama atau sesaat setelah peristiwa tindak pidana, karena tindakan medis ini yang dapat mempengaruhi kelangsungan hidup korban selanjutnya.

KEMUNDURAN ATURAN

Hukum pidana dan peraturan perundang-undangan di Indonesia belum sepenuhnya berperspektif kepada korban tindak pidana, walaupun sudah ada beberapa peraturan perundang-undangan yang mengatur mengenai bagaimana merehabilitasi korban tindak pidana. Adanya Peraturan Presiden No 82 Tahun 2018 dianggap sebagai sebuah kemunduran, karena sama sekali tidak berpersepktif kepada korban. Lain halnya jika pelaku tindak pidana yang membutuhkan perawatan dan pengobatan, negara bertanggung jawab penuh untuk memberikan layanan, tanpa harus si pelaku ini mengajukan permohonan kepada negara untuk mendapatkan layanan kesehatan.

Selain itu, kehadiran Perpres No 82 tahun 2018 memperlihatkan kurangnya koordinasi dan komunikasi antara Kementerian/Lembaga Negara dalam menyusun satu kebijakan atau peraturan. Tidak dijaminnya korban tindak pidana dalam layanan BPJSK karena telah ditanggung oleh LPSK sesuai dengan UU 31 Tahun 2014, sepertinya kami menduga pada pembahasannya tidak melibatkan LPSK, sehingga mengakibatkan adanya perbedaan pemahaman terkait pelaksanaan bantuan medis bagi korban tindak pidana yang dilakukan oleh LPSK.

JAMKESWATCH KSPI MEMINTA BPJSK DAN LPSK MELAKSANAKAN KOORDINASI SEPERTI DENGAN JASA RAHARJA

Oleh karena itu, diperlukan solusi segara untuk menyelesaikan permasalahan ini, jangan sampai korban tindak pidana menjadi korban kedua kalinya karena tidak mendapatkan layanan kesehatan.

Salah satu solusi yang mungkin dapat dipertimbangkan adalah korban tindak pidana bisa mendapatkan layanan BPJS segera atau sesaat setelah kejadian sebagai pertolongan pertama, untuk selanjutnya perawatan dan pengobatan dapat menyampaikan permohonan bantuan medis kepada LPSK, Sama halnya seperti korban lakalantas. Dimana saat ini BPJS kesehatan dan Jasa Raharja sudah melakukan Coordination of Benefit (CoB) Dengan begitu tujuan untuk merehabilitasi korban tindak pidana dapat tercapai.

Nara Sumber  Berita : Heri Irawan,SE
Deputi Direktur Advokasi dan Relawan Jamkeswatch KSPI

Editor : Yahya Heriansyah 

Laksanakan Protokol Kesehatan,Sekda Kerinci ( Asraf) Terima Suntikan Vaksin Tahap Kedua

etabloidfbi.com KERINCI.–

 

Sekda Kerinci (Asraf) lakukan suntikan vaksinasi Covid-19 untuk tapapan kedua pada Kamis siang,28/1/2021).suntikan vaksinasi kedua Ini merupakan tindaklanjut dari dosis pertama yang telah dilakukan pada 14 Januari yang lalu,dan kegiatan tersebut dilakukan di rumah dinas Gubernur Jambi.

Sekda Asraf yang juga Staf Ahli Gubernur Jambi bidang Pemerintahan Hukum dan Politik ini melakukan suntikan vaksinasi bersamaan dengan Danrem 042/Garuda Putih Brigjen TNI Zulkifli, Komandan Batalyon 133/KJ Letkol ESNAN, dan beberapa pejabat pemerintahan lainnya.

 

Di dalam pelaksanaan kegiatan itu Asraf menyampaikan ucapan syukurnya saat di wawancarai oleh rekan media yang hadir diwaktu itu.
“Alhamdulillah saya bersama Danrem 042 Garuda Putih Brigjen TNI Zulkifli, komandan batalyon 133 KJ Letkol ESNAN, dan beberapa pajabat lainnya telah selesai melakukan vaksinasi untuk yang kedua kalinya dan terlaksana dengan lancar” ujar Asraf dengan penuh keyakinan.

“Meski telah melakukan suntikan vaksin Covid-19, para pejabat itu juga tak mengabaikan protokol kesehatan dan berpesan kepada masyarakat agar tetap waspada dan mngindahkan protokol kesehatan meskipun vaksin sudah tersedia saat ini.

Waka Polres Pekalongan Kota, Pimpin Langsung Operasi Gabungan Yustisi Jaring 62 Pelanggar Prokes Dikenakan Sanksi Sosial.

etabloidfbi.com Kota Pekalongan –

 

Untuk mencegah penyebaran Covid-19 di wilayah Kecamatan Buaran Kab Pekalongan masuk Wilayah Hukum Polres Pekalongan Kota, Dari Polsek setempat terus melakukan berbagai macam upaya. Selain kegiatan edukasi, imbauan protokol kesehatan, kegiatan operasi yustisi penegakkan protokol kesehatanpun gencar dilakukan.

Waka Polres Pekalongan Kota Kompol Drs Gangsar Subagya memimpin langsung Ops Yustisi penegakan protokol kesehatan, bersama Petugas gabungan terdiri dari anggota Polres Pekalongan Kota, Koramil Buaran, Polsek, Satpol PP, Dishub ( Kab Pekalongan ) dan Trantib setempat, melakukan razia protokol kesehatan di jalan raya Wonoyoso Buaran Jum’at, (29/01/2021).

Dalam kegiatan tersebut petugas menemukan 62 pelanggaran protokol kesehatan, dimana para pelanggar protokol kesehatan tersebut adalah pedagang Kaki 5 dan masyarakat yang sudah menjadi tradisi Jum’ at kliwonan selanjutnya diambil tindakan tim Yustisi disertai pembagian masker dan dikenakan sanksi sosial berupa teguran.

Waka Kapolres Pekalongan Kota Kompol Drs Gangsar Subagya saat ditemui dilapangan, mengungkapkan bahwa kegiatan Operasi yustisi kesehatan ini akan terus digelar berkelanjutan, dengan tujuan utama untuk menumbuhkan kesadaran dari masyarakat agar selalu disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan, Rajin Mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, Memakai Masker dan menghindari kerumunan.

Kami bersama dengan pihak Kab Pekalongan dari Tiga Pilar tingkat Kecamatan berkomitmen untuk terus mendukung Pemerintah Kota Pekalongan dan Kab Pekalongan karwna Kecamatan Buaran ikut Wil hukum Polres Pekalongan Kota, dalam kegiatan kemanusiaan penanganan Covid-19.

“Polsek Pekalongan Buaran bersama dengan Koramil serta Kecamatan akan terus mendukung kegiatan penanganan Covid-19, salah satunya adalah operasi yustisi protokol kesehatan,” kata Waka Polres.

Kapolsek Buaran Akp Guritno SH, menegaskan bahwa penindakan pelanggaran protokol kesehatan memang perlu dilakukan, dimana jika ada tindakan ataupun sanksi maka bisa menimbulkan efek jera bagi para pelanggar, “Dengan adanya sanksi, diharapkan masyarakat tidak ada yang melakukan pelanggaran,” urai Kapolsek Buaran

Dari 62 pelanggaran protokol kesehatan, sebagian besar pelanggaran tidak memakai masker.

Plt Camat Buaran kab Pekalongan Makhroji,SE menyampaikan bahwa dalam penanganan Covid-19 pihaknya akan terus menjalin sinergi dengan Polsek dan Koramil, sehingga kegiatan kegiatan untuk antisipasi Covid-19 bisa berjalan maksimal, “Semua yang kita lakukan adalah untuk kesehatan bersama, apa yang kita lakukan akan sia sia, tanpa peran aktif dari masyarakart. Untuk itu kami mohon warga agar selalu disiplin protokol kesehatan,” ucap Camat Buaran.(Sutrisno)

Efek penyalagunaan Narkoba dominasi angka perceraian di langsa.

 

Etabloidfbi.com. Langsa- Aceh.

 

Kepala BNN Kota Langsa, AKBP Basri, SH., MH., didampingi Humasnya, Islamsyah, ST dan beberapa Stafnya melaksanakan kunjungan kerja ke Mahkamah Syar’iyah Langsa yang di sambut langsung oleh Ketua Lembaga vertikal tersebut, Yedi Suparman, SHI., MH., di dampingi oleh Sekretarisnya, Azhari, SH dan Panitera, Khalidah,S. Ag.
Jamuan berlangsung di diruang kerja ketua instansi tersebut, kunjungan Kepala BNN Kota Langsa tersebut merupakan Kunjungan Perdananya,Selasa (26/01/2021).

Kepala BNN Kota Langsa, AKBP H. Basri, SH., MH., dalam pertemuan tersebut menyampaikan terimakasih Kepada Ketua dan Pemangku Jabatan Mahkamah Syar’iyah Langsa atas sambutan kunjungan kerjanya. Kunjungan tersebut sebagai langkah meningkatkan silaturrahmi demi mewujudkan sinergitas pelaksanaan P4GN ( Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba ) di wilayah kerjanya. Pada kesempatan tersebut Basri mempertanyakan kepada Ketua Instasi tersebut terkait pelaksanaan P4GN di lingkungan kerjanya sesuai Intruksi Presiden No. 2 tahun 2020 tentang Rencana Aksi Nasional P4GN. Sinergitas pelaksanaan P4GN wajib berjalan dengan baik di semua lingkungan, baik itu lingkungan instansi Vertikal, Lingkungan Pemerintah Kabupaten/ Kota Sampai ke Pemerintah Gampong, Lingkungan BUMN/ Swasta, Ormas, OKP, LSM, Awak Media maupun Lingkungan Masyarakat, intinya ” Semua Komponen masyarakat harus ikut Perang melawan Narkoba ” Ketus Basri. Mari Kita jadikan Kota Langsa menjadi Kota yang benar – benar dan serius tanggap terhadap ancaman bahaya Narkoba.

Pada kesempatan itu juga Basri sempat mempertanyakan kepada ketua Mahkamah Syar’iyah setempat terkait faktor penyebab terjadi percerai yang di tanganinya. Kami pertanyakan hal ini sebagai tolak ukur untuk meningkatkan ketahan keluarga dari acaman bahaya narkoba, yang menjadi Program prioritas BNN di tahun 2021, tutup Basri.

Pada kesempatan tersebut Tim Tabloid fbi sempat mempertanyakan apa yang disampaikan dan di pertanyakan oleh kepala BNN kota Langsa kepada ketua Mahkamah Syar’iyah kota langsa.

Ketua Mahkamah Syar’iyah Kota Langsa, Yedi Suparman, SH.I., MH., menyampaikan sebuah kemulian atas kunjungan Kepala BNN Kota Langsa bersama Rombongan. Terkait Pelaksanaan P4GN di Instasi kami, bahwa sesuai intruksi Mahkamah Agung Republik Indonesia, maka Mahkamah Syar’iyah Kota Langsa dengan serius akan terus meningkatkan Pelaksanaan P4GN di lingkungan kerjanya, di instansi

Kami Sudah terbentuk Relawan Anti Narkoba dengan 11 Anggota Pengurus. Dalam Arahan Apel dan beberapa Pertemuan kita sudah sampaikan terkait Ancaman terhadap bahaya Narkoba, kedepannya akan kita tingkatkan adanya perencanaan dan pelaporan lebih baik sesuai Inpres No. 2 tahun 2020 dan berkoordinasi dengan BNN Kota Langsa sebagai Wujud Sinergitas.

Terkait Faktor Penyebab Perceraian yang di tangani Mahkamah Syar’iyah kota Langsa, di tahun 2020 berjumlah 319 dengan karkulasi penyebab Mabuk 3 kasus, meninggalkan salah satu pihak 50 kasus, Perselisihan dan pertengkaran terus menerus 263 Kasus dan faktor ekonomi 3 kasus. Dari Putusan terjadi Perceraian tersebut, hampir separuhnya dengan penyebab bermuara efek penyalahgunaan Narkoba, yang berujung ke KDRT dan ketidak harmonisan sebuah keutuhan rumah tangga.

Oleh sebab itu, Pemerintah Kota Langsa Bersama kementerian Agama Kota Langsa harus bersama – sama mencari Solusi dengan menciptakan Regulasi berupa Qanun terkait dengan keutuhan Rumah tangga tersebut, misalnya di perlukan Tes Urine bagi calon pengantin. Sangat Penting sifatnya menciptakan ketahanan keluarga dari acaman bahaya narkoba. Keluarga hancur berefek negatif terhadap kelangsungan regenerasi berikutnya.

“Mahkamah Syar’iyah kota langsa Siap bersinergi dengan BNN Kota Langsa, Pemerintah Kota Langsa, Kementerian Agama Kota Langsa dan Instansi Lainya dalam mewujudkan kota Langsa menjadi Kota tanggap terhadap ancaman bahaya Narkoba” tutup ketua MS Yedi.
( JP )

Polda Bengkulu Akan Wujudkan Elektronic Traffic Law Enforcement

etabloidfbi.com Bengkulu.–

 

Menindak lanjuti program Kapolri yang baru, salah satunya ialah penerapan Electronic Traffic Law Enforcement (E-TLE), Polda Bengkulu dalam hal ini Direktorat Lalu Lintas akan siap melaksanakan nya bersinergi dengan instansi terkait lainnya.

Karena menyangkut peralatan yang memadai untuk menerapkannya, Salah satunya perlengkapan kamera CCTV di jalan raya.

Kapolda Bengkulu Irjen Pol. Drs. Teguh Sarwono, M, Si melalui Direktur Lalu Lintas Polda Bengkulu Kombes Pol. Prabowo Santoso, S.IK, MH menjelaskan, pada prinsipnya Polda Bengkulu akan siap mendukung program baru Kapolri tersebut. Namun demikian, katanya, pihaknya akan berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah (Pemda) untuk bekerja sama.

“Kami akan bekerja sama dengan instansi terkait, komunikasi berkoordinasi yang intens dan berkolaborasi. Karena ini tidak hanya Polri tetapi bersinergi dengan yang lainnya. Kita sesuaikan dengan anggaran yang ada, alat yang ada dan situasi yang mendukung. Ide-ide atau program Kapolri yang baru ini kita siap mendukung,” katanya.

Di tambahkan Kapolda, Bahkan tahun ini pihaknya menargetkan akan memulai di beberapa titik jalan protokol atau kawasan tertib lalu lintas (KTL) seperti kawasan Simpang Lima.

“Kita punya perencanaan di tahun 2021, paling tidak satu jalur protokol, di jalur KTL, kawasan tertib lalu lintas, di Simpang Lima,” tutup kapolda.

(S, sitompul)

Naas Seorang Pria Pemulung, Tewas Terlindas Kereta Api Di Tebing Tinggi-Sumut.

 

etabloidfbi.com Tebing Tinggi-Sumut.

Naas dialami seorang pemungut barang bekas atau butut, istilah di Sumatera Utara medan. Pria naas tersebut bernama Abdullah Situros alias Opung Butut (67) warga Jalan Syeh Baringi, Kelurahan TebingTinggi, Kecamatan Padang Hilir kota Tebingtinggi,Kamis pagi (28/1/) sekitar pukul 10:30 Wib,tewas terlintas kereta api penumpang jurusan Tanjung Balai-Tebingtinggi Tepatnya di jalan Sopiyan Jakaria, Kelurahan TebingTinggi, Kecamatan Padang Hilir,dugaan sementara korban meninggal akibat bunuh diri.

Melihat kejadian ini,pihak keluarga yang mendapat kan laporan langsung datang kelokasi,setelah mengetahui orang tua tewas terlindas kereta api keluarga korban langsung histeris melihat jasad korban hancur berserakan di perlintasan rel kereta api.

Menurut keterangan saksi Buk Ipit (50)kepada wartawan mengatakan, sebelum kejadian dirinya sempat melihat korban berjalan kaki menujuh perlintasan kereta api, saksi sempat berteriak kepada korban bahwa kereta api jurusan Tanjung Balai-Tebingtinggi melintas, karena korban tidak mendengar teriakannya, selanjutnya korban langsung berjalan dan sempat tidur di perlintasan kereta, dan korban langsung terlindas oleh kereta api yang melintas pada saat itu dan terseret sepanjang 20 meter dari lokasi kejadian, bahkan tubuh korban hancur terpisah menjadi dua,” kata ibu Ipit.

Sementara dari keterangan saksi, di duga korban tewas akibat bunuh diri, karena korban di katakan Masi waras dan pekerjaan sehari-hari sebagai tukang butut.

Setelah mendapatkan laporan dari masyarakat, petugas dari kepolisian Polsek Padang Hilir bersama Tim INAFIS polres Tebingtinggi langsung bergegas menuju kelokasi kejadian,guna melakukan olah TKP.

Sesampai di lokasi, melihat tubuh korban sudah hancur dan terpisah menjadi dua, petugas bersama tim inafis langsung mengambil satu persatu tubuh korban yang tercecer di perlintasan kereta api.

Setelah tubuh korban nyatakan utuh semua dan tidak ada tertinggal petugas langsung membawa jasad korban ke RS.Bhayangkara polres Tebingtinggi,guna dilakukan visum.

Untuk penyebab kejadian ini, petugas dari Polsek Padang Hilir belum bisa memberikan keterangan, namun kasus ini sudah di tangani pihak Polsek Padang Hilir untuk penyelidikan lebih lanjut.(cris hadi)

PUPR Kota Sukabumi Cepat Respon Keluhan Warga, Sodetan Irigasi Kadulawang Selesai Diperbaiki

etabloidfbi.com – Kota Sukabumi

Lagi-lagi Keluhan warga direspon Cepat oleh Dinas PUPR Kota Sukabumi terkait Sodetan Irigasi Cipelang 6 yang berada di Kp. Kadulawang Rt. 02/01 Kelurahan Cipanengah Kecamatan Lembursitu Kota Sukabumi.

Sodetan Irigasi Cipelang 6 yang sudah dibangun oleh Dinas PUPR Kota Sukabumi pada Tahun yang lalu, langsung diperbaiki, Sodetan yang berfungsi untuk mengalirkan dan mengalihkan Air Sungai Kecil ke Sungai Besar Cipelang ini tidak berfungsi secara Maksimal sehingga Lubang Sodetan Irigasi yang tadinya dibuat sejajar dengan Bibir Jalan saat ini dibuat Coran Semen Beton yang melintang diatas Air Sungai Kecil atau Scotbalk untuk Penahan Air agar tidak meluap.

Dengan begitu, disaat Air Meluap tidak memenuhi Bibir Sungai sehingga airpun terbuang dengan cepat dan air sungai ini tidak akan meluap membanjiri Rumah Warga sekitarnya yang berada di sepanjang Aliran Sungai .

etabloidfbi.com yang pertama kali menghubungi Kepala Dinas PUPR, H. Asep Irawan dan menginformasikan terkait Sodetan Irigasi Cipelang 6 yang sudah dibuatnya masih membuat Air sungai Meluap dan Sodetan Irigasi tidak berfungsi secara Maksimal dikarenakan pada saat etabloidfbi.com berada dilokasi ketika Hujan yang cukup deras , melihat langsung keadaan Air Sungai yang meluap, limpahan air sungai tidak Masuk ke Lubang Sodetan Irigasi secara deras dan sehingga Air Sungai tetap meluap hampir rata dengan Jalan .

Kepala Dinas PUPR, H.Asep Irawan setelah mendapatkan informasi tersebut segera meminta Kasi SDA pada waktu itu untuk melihat lokasi dan turun langsung kelapangan untuk mengecek, kemudian selanjutnya hasil pengecekan dilapangan tersebut dapat dijadikan bahan Kajian oleh Tim SDA.

” Saya sudah informasikan kepada Tim SDA untuk segera melihat dan mengecek ke lapangan agar nantinya bisa dijadikan bahan kajian Kita untuk membuat langkah berikutnya”, ujar Asep Irawan kepada etabloidfbi.com diruang kerjanya pada waktu itu ( Tahun 2020 )saat etabloidfbi.com melaporkan terkait Sodetan Irigasi yang tidak berfungsi secara maksimal dari hasil Pantauan dilapangan.

Hasil Kajian tersebut, Tim SDA dari Dinas PUPR Kota Sukabumi akhirnya melakukan Rehabitasi dan Pemasangan Scotbalk ( Penahan Luapan Air) untuk mengantisipasi terjadinya Banjir ke rumah warga dan pengerjaanya dari tanggal 12 – 25 /01/2021

” Pemasangan Scotbalk Penahan Luapan Air dan Rehabilitasi Sodetan Irigasi Cipelang 6 sudah dikerjakan, Semua ini dilakukan untuk antisipasi banjir di wilayah Ke Rw an 01 Kelurahan Cipanengah dan menjaga luapan Air Irigasi yang ke arah wilayah bawah, ke Rt an 03 dan 04 “, Jelas Pelaksana Ops Bidang SDA Dinas PUPR Kota Sukabumi, Ahmad Sopiandi kepada etabloidfbi.com

Rehabilitasi Sodetan Irigasi dan Scotbalk pun saat ini sudah selesai dikerjakan oleh Tim SDA Dinas PUPR Kota Sukabumi dengan hasil yang memuaskan dan diharapkan dapat mengantisipasi terjadinya Banjir ke rumah warga ketika Curah Hujan Tinggi sehingga mengakibatkan Air Sungai Cipelang yang meluap dapat terantisipasi dengan pembangunan ini.

( Hendra Sofyan)

Penambangan EMAS Ilegal di Pidie, di Amankan Ditreskrimsus Polda Aceh.

etabloidfbi.com Banda Aceh.–

Ditreskrimsus Polda Aceh telah mengamankan seorang tersangka dalam pengungkapan penambangan emas ilegal di Geumpang, Pidie.

Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol. Winardy, S. H., S. I. K., M. Si, dalam siaran persnya, Kamis (28/1/21) mengatakan, personel Ditreskrimsus telah mengamankan seorang berinisial M (41) yang diduga melakukan tindak pidana penambangan emas ilegal di Geumpang.

Inisial M merupakan warga Tangse telah diamankan petugas bersama barang bukti lainnya berupa 1 unit alat berat/beco jenis Excavator merk Hitachi warna orange dan 2 lembar karpet asbuk warna hijau, pada Senin (25/1/21) sekira pukul 09.00 wib, sebut Kabid Humas.

Sementara lokasi penambangan emas ilegal itu berada di wilayah aliran sungai Desa Keune Kecamatan Geumpang Kabupaten Pidie, ucap Kabid Humas.

Dikatakan Kabid Humas, pengungkapan penambangan emas ilegal itu diawali penemuan lokasi oleh sejumlah personel Ditreskrimsus Polda Aceh pada pada Senin (25/1/21) sekira pukul 03.00 wib dan selanjutnya mengamankan tersangka bersama barang buktinya untuk diproses hukum lebih lanjut, sambung Kabid Humas.

Kepada tersangka tersebut disangkakan Pasal 158 jo Pasal 35 UU RI No. 03 Tahun 2020 tentang Perubahan atas UU RI No. 04 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara, tutup Kabid Humas.

Muhammad Anwar

Prestasi Cemerlang Polsek Padang Hulu, dalam waktu 8 jam Ungkap Kejahatan Curanmor

etabloidfbi.com Tebing tinggi.–

Team unit Reserse Kriminal ( Reskrim ) Polsek Padang Hulu yang di pimpin langsung Kapolsek Padang Hulu IPTU Beringin Jaya, SH berhasil mengungkap kasus pencurian sepeda motor milik Marah Aman Panjaitan warga Jalan Gatot Subroto Km.02 Lk. VI Kel. Lubuk Raya Kec. Padang Hulu, Kota Tebing Tinggi

Pengungkapan kasus pencurian sepeda motor tersebut berujung penangkapan oleh kedua pemuda bernama berinisial ASM Alias A (23) Jalan Bahbolon Lk. III Kel. Pelita Kec. Bajenis Kota Tebing Tinggi dan RM Alias O (24) Warga Jalan Lubuk Raya Kel. Pelita Kec. Bajenis Kota Tebing Tinggi.

Dikatakan IPTU Beringin Jaya, SH kepada Wartawan (28/01) melalui WhatsApp nya, membenarkan penangkapan terhadap kedua pelaku pencurian sepeda motor.

Selanjut nya AKP Beringin Jaya, mengatakan, Selasa (26/01) sekira Pukul 18.00 Wib, Korban datang ke Polsek Padang Hulu untuk membuat laporan bahwa sepeda motor milik nya merek Honda jenis Scoopy dengan Nomor Polisi BK 3286 NAF yang di parkirkan di depan teras rumah nya hilang di curi orang tidak di kenal ” Kata nya.

” Pada saat itu sepeda motor milik nya dalam keadaan hidup dan kunci nya masih tergantung di sepeda motor nya ” Tambah nya

Lanjut Kapolsek, Mendapat laporan dari Korban, Saya bersama team Reskrim langsung menuju ke TKP, guna melakukan penyelidikan dan pengembangan ”

” Karena identitas kedua pelaku sudah di ketahui, akhir nya pelaku berhasil di tangkap pada saat melintas di jalan Rao Tebing Tinggi pada Rabu dini hari (27/01) Pukul 02.00 Wib.

dari hasil pemeriksaan kedua pelaku yang di lakukan unit Reskrim, mengatakan sepeda motor hasil kejahatan nya telah di jual nya di Medan ” Ungkap Kapolsek.

” Petugas juga menyita uang senilai Rp. 700.000 dari hasil penjualan sepeda motor tersebut, dan Korban di rugikan sebesar Rp. 10.000.000, saat ini kedua pelaku sudah kita tahan di Mapolsek Padang Hulu.
(cris hadi)

Pencanangan Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 Perdana diwilayah Kota Sukabumi Dilaksanakan Hari Ini

etabloidfbi.com – Kota Sukabumi

Bertempat dilapangan apel Setda Balaikota Sukabumi Jl. R. Syamsudin,SH Kec. Cikole kota Sukabumi telah dilaksanakan penyuntikan Vaksin Sinovac perdana diwilayah kota Sukabumi (Kamis, 28/01/2021)

Komandan Kodim 0607/ Kota Sukabumi Letnan Kolonel Infanteri Danang Prasetyo Wibowo,M.I Pol. bersama Forkopimda Kota Sukabumi Melaksanakan Pencanangan
Vaksinasi Covid-19 perdana.

Dalam Sambutannya Bpk. H. Ahmad Fachmi ( Wali Kota Sukabumi ) menyampaikan “Hari yang dinantikan datang juga, karena bapak Presiden sudah mengumumkan giat vaksinasi harus terlaksana disemua wilayah”, ujar Achmad Fahmi

“Kota Sukabumi telah menerima 6000 vial vaksin untuk didistribusikan kepada 3000 tenaga kesehatan dan 10 pimpinan Pemuka daerah Kota Sukabumi”, tambahnya.

Lanjutnya, “Hari ini akan kita melakukan pencanangan vaksinasi dari mulai Forkompinda, tokoh masyarakat dan tokoh agama sehingga kita bisa memberikan contoh kepada masyarakat agar yakin dan tidak ada kecemasan tentang vaksinasi”.

“Saya ucapkan terimakasih kepada seluruh pihak yang mendukung secara langsung maupun tidak dalam kegiatan vaksinasi yang perdana ini, dan Mudah-mudahan hari ini menjadi catataan penting bagi Kota Sukabumii dalam kegiatan ini sehingga kedepan kita berdoa bersama khususnya di Kota Sukabumi agar dapat pulih seperti sediakala.” Pungkasnya.

Adapun yang melaksanakan Penyuntikan Perdana 10 orang yaitu dari Forkompimda dan perwakilan pemuka Agama kota Sukabumi diantaranya H. Ahmad Fachmi ( Walikota Sukabumi ), H. Andri Hamami ( Wakil Walikota Sukabumi ). Drs. Dida Sembada ( Sekda kota Sukabumi )( tidak memenuhi syarat screning kesehatan), AKBP Sumarni ( Kapolres Sukabumi kota ) Mayor Chb Rohman Khoerullah Amin ( Kasdim 0607/kota Sukabumi ), Irvan Rusfansyah ( Unsur DPRD kota Sukabumi, F Golkar ), Abram Nami Putera Tambunan ( Perwakilan Kejaksaan Negeri kota Sukabumi ), Parulian Manik,SH. MH ( Perwakilan Pengadilan Negeri kota Sukabumi ),RD. Heribertus Susanto Wibowo ( Pemuka Agama katholik kota Sukabumi ) KH. Ahmad Nawawi Sadili, S. Ag ( MUI kota Sukabumi ) tidak memenuhi syarat screning kesehatan.

Sementara untuk 10 orang dari unsur Nakes kota Sukabumi yaitu , dr. Hj. Rita Fitrianingsih, M. Kes ( Kadinkes Kota Sukabumi ), dr. Lulis Delawati, MARS ( Kabid P2P Dinkes Kota Sukabumi ), drg. Erna, M. Kes ( SDK Dinkes Kota Sukabumi ), dr. Bihantoro ( IDI Kota Sukabumi ), Irawan Danismaya ( PPNI Kota Sukabumi ),Fachrizal, S. Si, Apt ( IAI Kota Sukabumi ), Euis Nurhayati ( IBI Kota Sukabumi ), dr. Heri Heriyanto ( Dir RS. Asyifa Kota Sukabumi ), dr. Kote Noordhianta, Sp. THT-KL ( ASKLIN Kota Sukabumi ), drg. Ali Sundiharja ( PDGI Kota Sukabumi )

Kegiatan vaksinasi tahap ke 2 akan dilaksanakan 14 hari kedepan. Pada hari Sabtu tanggal 30 Januari 2021, ada 4 Puskesmas yang siap akan melaksanakan vaksin mengingat Puskesmas tidak memiliki alat pendingin.

( Hendra Sofyan )

Kapolda Aceh Sampaikan Ucapan Belasungkawa untuk Mantan Kasad Jenderal (P) Wismoyo Arismunandar Meninggal Dunia

 

etabloidfbi.com Banda Aceh.–

Innalillahi wa inna ilaihi rajiun. Hari ini Kamis (28/1/21) tersiar kabar duka dari media massa tentang telah meninggal dunia mantan Kasad Jenderal (Purn) Wismoyo Arismunandar di Rumah Sakit Pondok Indah, Jakarta Selatan.

Jenderal (Purn) Wismoyo Arismunandar semasa hidupnya juga pernah menjabat Ketua KONI Pusat dari tahun 1995 hingga 2003.

Seiring dengan kabar duka itu, Kapolda Aceh Irjen Pol. Drs. Wahyu Widada, M. Phil, bersama jajarannya menyampaikan ucapan belasungkawa dan berduka cita atas
meninggal dunia Jenderal (Purn) Wismoyo Arismunandar.

Demikian kata Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol. Winardy, S. H., S. I. K., M. Si, dalam siaran pers singkatnya, Kamis (28/1/21).

Silanjutnya Kapolda juga menyampaikan kepada keluarga dan kerabat Almarhum yang ditinggalkan, agar tabah dan mari kita mendo’akan semoga Almarhum mendapat tempat yang terbaik di sisi Allah SWT, pungkas Kabid Humas.

Muhammad Anwar

Kapolda Bengkulu: Mari Petik Hikmah Dari Kasus Ambroncius Nababan Dan Tolak Rasisme

Keterangan Foto : Kapolda Bengkulu. Irjen.Pol.Drs Teguh Sarwono,M.Si.

 

etabloidfbi.com Bengkulu.–

Polda Bengkulu Ajak Masyarakat Petik Hikmah Dari Penetapan Ambroncius Nababan Sebagai Tersangka Terkait Kasus Rasisme.

Setelah di tetapkan oleh Dittipidsiber Bareskrim Polri akhirnya menetapkan Ambroncius Nababan sebagai tersangka terkait kasus dugaan rasisme terhadap eks anggota Komnas HAM Natalius Pigai.

“Tadi setelah status dinaikkan menjadi tersangka, tadi sore penyidik Siber bareskrim Polri menjemput yang bersangkutan dan sekitar jam 18.30 WIB yang bersangkutan dibawa ke Bareskrim Polri. Saat ini jam 19.40 WIB sudah sampai di Bareskrim Polri. Selanjutnya penyidik akan melakukan pemeriksaan tersangka AN sebagai tersangka,” di terang kan Kapolda Bengkulu, setelah di pres rilist Kadiv Humas Polri, Irjen Pol. Raden Prabowo Argo Yuwono, S.I.K., M.Si., di Gedung Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (26/01/21).

Irjen Pol. Argo Yuwono menerangkan,” penetapan Ambroncius Nababan sebagai tersangka berdasarkan hasil gelar perkara yang dilakukan oleh tim penyidik dari Bareskrim Polri

“Pada hari Selasa, 26 Januari 2021, penyidik setelah memintai keterangan AN dan ada lima saksi yang sudah diperiksa, termasuk saksi ahli, ahli pidana, ahli bahasa yang sudah kita lakukan pemeriksaan kemudian penyidik melakukan gelar perkara.

Kadiv Humas Polri menjelaskan bahwa hari ini telah melakukan gelar perkara yang dipimpin oleh Karo Wasidik Bareskrim Polri yang diikuti oleh penyidik Siber Bareskrim Polri, kemudian dari Divisi Propam Polri, kemudian Irwasum, dan Divisi Hukum Polri.

“Setelah gelar perkara, hasil kesimpulan adalah menaikkan status AN menjadi tersangka,” tegas Irjen Pol. Raden Prabowo Argo Yuwono, S.I.K., M.Si.

Dalam kasus ini, Ambroncius Nababan dijerat dengan Pasal 45a ayat 2 jo Pasal 28 ayat 2 UU 19 Tahun 2016 perubahan UU ITE dan Pasal 16 jo Pasal 4 huruf b ayat 1 UU 40 Tahun 2008 tentang Penghapusan Diskriminasi, Ras, dan Etnis, serta Pasal 156 KUHP dengan ancaman di atas 5 tahun penjara.

Sementara itu Kapolda Bengkulu lewat Kabid Humas Polda, mengajak masyarakat untuk mengambil hikmah dari kasus tersebut. Ia menghimbau masyarakat untuk bijak menggunakan media sosial bukan menuliskan hal-hal rasis melainkan untuk saling menghargai dan menghormati terhadap setiap anak bangsa Indonesia.

“Jangan saling menyakiti, hargai setiap perbedaan tidak ada yang lebih unggul satu sama lainnya.” jelasnya.

(S, sitompul)

Bupati OKU Menghadiri Acara Rencana Kerja Kegiatan Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL)

etabloidfbi.com Kab. OKU.–

Bupati OKU Menghadiri Acara Rencana Kerja Kegiatan Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) Kantor Pertanahan Kabupaten OKU Tahun Anggaran 2021 Bertempat di Ruang Rapat Abdi Praja Kantor Bupati OKU, Rabu (27/01/2021).

Kepala kantor Pertanahan Kabupaten OKU Abdullah Adrizal, S.T., M.M menyampaikan sosialisasi PTSL untuk memberikan penjelasan kepada pimpinan daerah tentang tugas dan rencana kegiatan pertanahan di kabupaten OKU pada tahun 2021, dan pelaksanaan nanti akan mendapatkan dukungan dan bantuan dari unsur pimpinan daerah demi terwujudnya kesejahteraan masyarakat kabupaten OKU melalui program-program pertanahan.

Pada acara sosialisasi ini, agar tiap OPD dapat menyampaikan program kerja sesuai dengan tugas masing-masing.

Bupati OKU Drs. H. Kuryana Azis menyampaikan apresiasi kepada kepala kantor Petanahan kabupaten OKU telah melaksanakan kegiatan PTSL selama tiga tahun terakhir, sudah banyak penduduk kabupaten OKU telah memiliki Sertifikat Hak Milik (SHM) atas kepemilikan tanah.

Sesuai dengan peraturan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala BPN nomor 35 tahun 2016 tentang percepatan pelaksanaan PTSL, kewajiban kita memberikan data dan informasi yang jelas, benar, lengkap, dan akurat, sehingga pelaksanaan PTSL ini dapat berjalan dengan lancar, tertib, transparan dan akuntabel.

Untuk kelancaran rencana kegiatan PTSL pada tahun 2021, bupati menginstruksikan dalam semua jenjang fungsi pemerintahan kiranya bersih dari indikasi Pungutan Liar (Pungli). Camat, Lurah, dan Kades harus proaktif membantu kelancaran administratif yang diperlukan masyarakat untuk pendaftaran tanah melalui PTSL tahun 2021 ini.

Selain itu, masyarakat diberikan akses untuk menyampaikan keluhan atau laporan dalam mengikuti kegiatan PTSL. Semua OPD dan instansi terkait agar aktif berkoordinasi dan berkonsultasi kegiatan PTSL.

Mengakhiri sambutan, bupati menyampaikan apresiasi atas koordinasi dan kerjasama antara Kanwil BPN Sumsel dan kantor pertanahan kabupaten OKU dengan pemerintah daerah semakin meningkatnya pelayanan pertanahan untuk masyarakat.

Hery setyanto

Kanit Dikyasa Polres Bengkulu Bersama PUPR Kota Survei Jembatan Penghubung

 

etabloidfbi.com BENGKULU.

Peristiwa kendaraan yang terjebak di jembatan menuju kolam renang Raflesia Pantai Panjang pada saat penghujung Tahun 2020 di Provinsi Bengkulu tersebut menjadi menyita banyak perhatian, termasuk Pemerintah, Polri dan netizen di beberapa media sosial. Sejak lama tidak adanya perbaikan tetapi di awal tahun 2021, menjadi perhatian khusus oleh pemerintah dan akan segera di perbaiki.

Polres Bengkulu Dengan melakukan kordinasi kepada instansi terkait yakni Dinas PUPR Kota Bengkulu melakukan peninjauan untuk sesegera mungkin mendapatkan perbaikan.

Kapolres Bengkulu Polda Bengkulu AKBP. Pahala Simanjuntak, S. Ik melalui Kanit Dikyasa Sat Lantas, melihat langsung jembatan yang menghubungkan Kelurahan Penurunan dengan Lempuing itu saat ini telah di survei oleh Tim dari Pemerintah Kota Bengkulu.

Tampak Kanit Dikyasa Sat Lantas Polres Bengkulu Ipda Ade Lela tengah mendampingi Tim dari Dinas PUPR Kota Bengkulu di lokasi jembatan. “mudah-,mudahan dalam waktu dekat jembatan ini akan segera diperbaiki jelas Ipda Ade. Selasa (26/01/2021).

Sembari menunggu perbaikan Ipda Ade menghimbau kepada masyarakat untuk sementara tidak melewati jembatan yang beralaskan papan tersebut, karena belum layak untuk dilewati kendaraan roda empat ataupun roda dua.

(S, sitompul)

Berawal Dari V-Col, Seorang Pria Jadi Tersangka Asusila Di Polres Kepahiang-Bengkulu9

 

etabloidfbi.com Kepahiang-Bengkulu.

Polres Kepahiang gerak cepat setelah menerima laporan Saudari LF Alias Fi (30) Warga Kecamatan Kabawetan Kabupaten Kepahiang yang mengaku telah menjadi korban pornografi, dihari yang sama Senin (25/01) kemarin terduga pelaku berhasil diamankan Tim Elang Juvi yang dipimpin langsung Kasat Reskrim Polres Kepahiang IPTU Welliwanto Malau, S.IK, MH.

“benar terduga pelaku seorang pria inisial SA Alias Ai (39) Warga Kecamatan Ujan Mas berhasil kita amankan,” terang Kapolres Kepahiang AKBP Suparman, S.IK, M.AP., saat menggelar release siang hari kemarin Selasa (26/01) bersama awak media.

Dari hasil pemeriksaan sementara, diketahui bahwa antara pelapor dan pelaku pernah melakukan video call asusila yang kemudian direkam secara diam-diam oleh pelaku dan dijadikan senjata untuk memaksa korban melakukan perbuatan asusila disertai ancaman akan disebar apabila kemauan tidak dituruti tambahnya.

Korban pernah menuruti kemauan pelaku satu kali, kemudian melakukan pemblokiran akses komunikasi yang mengakibatkan pelaku merasa marah dan menyebar video asusila mereka melalui media sosial sehingga korban kemudian melapor kepada kepolisian.

Menutup keterangan, Kapolres Kepahiang kembali memberikan himbauan agar seluruh elemen masyarakat dapat terlibat aktif dalam upaya kepolisian menjaga situasi kamtibmas yang kondusif.

(S.sitompul)

Kapal Tangkap Ikan Bawa 400 Kg Sabu, Berhasil di Amankan Polres Bireuen.

etabloidfbi.com Bireuen Aceh.–

Polres Bireuen berhasil menangkap 1 (Satu) unit Kapal Motor Penangkap Ikan yang bermuatan Narkotika jenis Sabu-sabu dengan perkiraan sebanyak ± 400 Kg. bertempat di Kuala Dusun. Matang Bangka Kecamatan. Jeunib Kabupaten. Bireuen pada hari, Rabu, (27/01/2021.

Kapolres Bireuen AKBP Taufik Hidayat, SH, MH. tiba dilokasi untuk memimpin upaya penggeladahan Kapal Motor Penangkap Ikan tersebut.

Dari hasil penggeledahan bahwa ditemukannya Narkotika jenis Sabu-sabu didalam Box Viber berwarna Biru dengan terbungkus karung yang diperkirakan mencapai sebanyak ± 400 Kg.

Selanjutnya, personil Polres Bireuen meminta bantuan masyarakat setempat agar mengangkat karung yang bermuatan Narkotika jenis Sabu-sabu tersebut ke mobil dinas Double Cabin dan Rantis Barakuda untuk dibawa/diamankan ke Polres Bireuen.

Informasi tersebut hasil keterangan AZ (42 tahun), Kepala Desa Matang Bangka, Alamat, Ds. Matang Bangka Kec. Jeunib Kab. Bireuen menyampaikan bahwa pada 26/01/2021 sekira Pukul 05.30 WIB, masyarakat setempat melihat adanya 1 (Satu) unit Kapal Motor Penangkap Ikan bersandar di Kuala Desa Nasee Me Kec. Pandrah Kab. Bireuen yang terparkir dalam kondisi Mesin Menyala namun tidak adanya awak Kapal.
Mencurigai hal tersebut, masyarakat menghubungi personil Polsek Jeunib, selanjutnya Kapal Motor Penangkap Ikan tersebut diarahkan untuk dibawa ke Kuala Matang Bangka Kec. Jeunib Kab. Bireuen.

Kapolres Bireuen AKBP Taufik Hidayat, SH, MH. melalui Kanit Idik I SatresNarkoba Polres Bireuen Aiptu Yudha Purnomo bahwa banyaknya muatan Narkotika jenis Sabu-sabu yang ditemukan dalam Kapal Motor Penangkap Ikan KM. Tuah Sempurna belum dipastikan total jumlahnya. Untuk saat ini kasus tersebut masih dilakukan tahap pengembangan serta penyelidikan lebih lanjut oleh Polres Bireuen.

Saat didapati boat tersebut dalam keadaan kosong tidak ada tersangka di dalam kapal dan ABK kapal lainnya”, Ungkapnya.

(Muhammad Anwar)

KAPOLDA ACEH Hadiri Pelantikan Kapolri di Istana Negara.

etabloidfbi.com Banda Aceh.–

Kapolda Aceh Irjen Pol. Drs. Wahyu Widada, M. Phil, Rabu (27/1/21) menghadiri pelantikan Komjen Pol. Drs. Listyo Sigit Prabowo, M. Si, menjadi Kapolri menggantikan Jenderal Polisi Idham Azis yang telah memasuki masa pensiun.

Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol. Winardy, S. H., S. I. K., M. Si, dalam siaran persnya mengatakan, Kapolda Aceh bersama sejumlah Pejabat Polri lainnya hari ini sekira pukul 09.30 wib menghadiri pelantikan Komjen Pol. Listyo Sigit Prabowo menjadi Kapolri di Istana Negara, Jakarta.

Pelantikan Kapolri baru ini langsung dilakukan Presiden Republik Indonesia Ir. Joko Widodo dan dihadiri sejumlah pejabat TNI/Polri dan pejabat negara lainnya, ucap Kabid Humas.

Pelantikan Kapolri itu berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 5/Polri Tahun 2021 tentang pengangkatan Kapolri.

Kepada Komjen Pol. Listyo Sigit Prabowo, Presiden RI saat pelantikan tersebut kemudian melakukan penanggalan dan penyematan tanda pangkat baru menjadi Jenderal Polisi serta tanda jabatan dan menyerahkan tongkat Kapolri, kata Kabid Humas.

Kapolri yang baru dalam kesempatan itu diambil sumpah jabatannya dan menandatangi berita acara pengangkatan dirinya sebagai Kapolri, tutur Kabid Humas.

Pelantikan Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menjadi Kapolri ini setelah sebelumnya telah melakukan fit and proper test dengan Komisi III DPR RI di gedung DPR RI beberapa hari lalu (Rabu/21/1/2021) dan selanjutnya Komisi III DPR RI menyetujui dan memenuhi syarat Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo untuk menjadi orang nomor satu di jajaran Kepolisian Negara Republik Indonesia, tutup Kabid Humas.

Muhammad Anwar

SKKP dan Revo Adakan Peluncuran Program Ojol Gesits untuk UMKM Indonesia

 

etabloidfbi.com Jakarta –

 

Satuan Kerja Kesejahteraan Prajurit (SKKP) bekerjasama dengan pengembang aplikasi ojek online Revo mengadakan acara launching atau peluncuran program Ojol Gesits untuk UMKM Indonesia bertempat di Kampus SMK Global Indonesia, Rabu, 27 Januari 2021. Dalam acara ini, selain sosialisasi program Revo Ojol Jaman Now, Naik Ojek Dapat Duit, juga sekaligus diikuti penyerahan unit kendaraan motor listrik Gesits hasil produksi anak bangsa melalui BUMN PT. Wika Manufacture, Tbk.

Hadir dalam acara tersebut antara lain Direktur SKKP (Satuan Kerja Kesejahteraan Prajurit), Hilman Thayib Mandagi; Operator Program Revo, Roy Siby; Marketing Manager Motor Listrik Gesit, Anto Tobing; dan Marketing Manager Bank Permata. Selain itu hadir juga mitra SKKP-Revo, yakni Ketua Umum PPWI, Wilson Lalengke; Kepala SMK Global Indonesia, Sunarto, S.Kom, MM; dan beberapa pihak lainnya.

Dari pantauan lapangan, antusiasme pengunjung terhadap program ini cukup tinggi. Hal itu terlihat dari dialog yang berkembang dalam acara pembukaan kegiatan itu.

Juga, minat pengunjung acara terhadap unit motor listrik Gesits terlihat sangat baik. Ini menjadi penting karena dapat menjadi awal pengembangan teknologi otomotif karya bangsa sendiri ke masa depan.

Dalam sambutannya Hilman Mandagi menekankan pentingnya sinergi dan kolaborasi antar berbagai elemen bangsa dalam membangun negeri ini. “Salah satu bentuk kolaborasi adalah melalui sinergi SKKP, Revo, WIKA dengan motor listrik Gesits-nya, dan mitra kerja lainnya,” ujar Hilman.

Sementara itu, Ketua Umum PPWI Wilson Lalengke menyampaikan harapannya semoga program kerjasama yang baik ini mampu mendorong pengembangan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), baik di masa pandemi Covid-19 maupun ke masa depan. “Bahkan untuk jangka menengah nanti, program Ojol Gesits untuk UMKM Indonesia ini akan menjadi penggerak perubahan budaya bangsa kita dalam bidang transportasi berbasis energi non BBM, sebab tidak mudah merobah budaya masyarakat untuk berganti dari penggunaan BBM ke listrik dalam berkendaraan. Melalui program Ojol Gesits untuk UMKM Indonesia ini, kita mulai berobah dari yang biasanya gunakan BBM ke listrik,” jelas alumni PPRA-48 Lemhannas RI tahun 2012 ini berharap.

Acara ini juga diikuti kegiatan pameran UMKM selama 3 hari di halaman Kampus SMK Global Indonesia. (APL/Red)

Dengan Rekaman Video, Rabudin Setubuhi Anak Dibawah Umur

 

etabloidfbi.com Kab. OKU.–

Rabudin pria 38 tahun, seorang petani, warga Desa Pengandonan, Kecamatan Pengandonan, Kabupaten OKU, Sumatera Selatan kini harus meringkuk di Sel tahanan Mapolres OKU lantaran akibat ulahnya yang telah mencabuli seorang gadis bocah belia berumur 16 tahun di Desanya, inisial RA.

“Insiden yang merenggut kehormatan RA berawal pada hari Rabu tanggal 16 Desember 2020 lalu, sekira jam 10.00 Wib saat pelaku mendatangi rumah korban ,”kata Kapolres OKU AKBP Arif Hidayat Ritonga didampingi Kasatreskrim AKP Priyatno melalui Kasubbag Humas Polres OKU AKP Mardinursal, Selasa (16/01/21).

Dijelaskan Kasubbag Humas, pelaku mendatangi rumah korban sambil membawa sebuah video rekaman korban ketika sedang dipeluk oleh laki-laki lain. Kemudian, berbekal video tersebut pelaku mengancam akan melaporkan korban kepada orang tuanya bila tidak mau menuruti kehendak napsu bejat pelaku.

Dengan rasa ketakutan agar video tersebut tidak sampai disebar ke orangtuanya, korban pun terpaksa menuruti kehendak pelaku. Selanjutnya pelaku dengan leluasa menyutubuhi korban yang sedang berada dibawah tekanan ancaman pelaku.

Baca Juga :

6 Korban Oknum Pensiunan Dishub OKU Di Duga Pelaku Pencabulan Anak Pria Di Bawah Umur

“Ibarat pepatah “Sepintar-pintarnya Menyimpan Bangkai, Baunya Bakal Tercium Jua”. Yang pada akhirnya, ayah dari korban mengetahui aksi bejat pelaku terhadap anaknya. Alhasil, ayah korban yang tidak menerima langsung melaporkan pelaku ke Mapolres OKU, dengan: LP-B/154/X/2020/RES OKU tanggal 28 Desember 2020 ,”ujar Mardinursal.

Berdasarkan laporan dari ayah korban, Unit Satreskrim Polres OKU dipimpin Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA), Ipda. Yuardi Rahmad mendatangi rumah pelaku. Setelah dilakukan interogasi berikut barang bukti (BB) yang ada. Akhirnya, pelaku pun mengakui perbuatannya dan langsung diamankan ke Mapolres OKU.

“Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, pelaku akan dikenakan Pasal 81 dan Pasal 82 UU RI No.1 Tahun 2016. Tentang Perlindungan Anak, tindak Pidana Pencabulan dan Menyetubuhi Anak Dibawah Umur. Sementara untuk barang bukti (BB) dari korban yang kita amankan berupa, 1 helai baju baju kaos warna putih, 1 helai celana panjang warna coklat beserta 1 helai celana dalam warna putih dan BH warna putih garis-garis ,”pungkas Kasubbag Humas Polres OKU AKP Mardinursal.

Hery setyanto

6 Korban Oknum Pensiunan Dishub OKU Di Duga Pelaku Pencabulan Anak Pria Di Bawah Umur

 

etabloidfbi.com Kab. OKU.–

Perihal adanya dugaan pelecehan seksual sesama jenis yang terjadi pada beberapa anak pria di bawah umur , membuat beberapa dari awak media mencoba komfirmasi kepada para korban di kelurahan kemelak bindung langit, kecamatan baturaja timur kabupaten ogan komering ulu ( OKU ).

Warga Kelurahan Kemelak Bindung Langit Sabtu 23 Januari 2021 Sore Dikejutkan kehadiran Puluhan Para Awak Media (Wartawan) dari berbagai Media cetak dan media elektronik di daerahnya.

Baca Juga : 

Dengan Rekaman Video, Rabudin Setubuhi Anak Dibawah Umur

Mereka sadar setelah mengetahui kehadiran para Awak Media didampingi lurah Kemelak Bindung Langit Helawi dan Ketua Lembaga Pelindungan Anak Indonesia (LPAI) Kab OKU Hasmiati S,Ag berserta Anggotanya.

Kehadiran Para Awak Media yang di ketuai oleh Herman Sawiran dari Tv One untuk mencari kebenaran (Konfirmasi) Perihal adanya dugaan pelecehan seksual sesama jenis yang terjadi pada beberapa anak pria di bawah umur di Kelurahan Kemelak Bindung Langit, Kecamatan Baturaja Timur, Kabupaten Ogan Komering Ulu Provinsi Sumatera Selatan.

Awak media mengunjungi kediaman para korban Enam remaja putra diduga menjadi korban pencabulan, Empat dari enam korban remaja masih berstatus pelajar.

Enam orang korban lalu mengungkapkan apa yang mereka alami dihadapan para Awak media dan didampingi oleh lurah Kemelak Bidung Langit serta Pengurus Lembaga Pelindungan Anak Indonesia ( LPAI ) Kabupaten OKU.

Dari penuturan yang disampaikan tersebut, diduga telah terjadi tindak pencabulan yang dilakukan oleh RH oknum pensiunan ASN di OKU terhadap ke enam korban M (15), S (14), A (15), P (15), R (14) dan H (14).

Aksi pencabulan tersebut, dilakukannya di pondok kebun jagung milik pelaku dikawasan Omiba dan sebagian ada dirumah Terduga pelaku.

Ketua LPAI OKU Hasmiati S.Ag didampingi Humas Sampurna Selaku Pendampingan Para Korban mengatakan, Kasus Pencabulan dengan korban anak di bawah umur ini sudah dilaporkan LPAI OKU, ke Unit PPA Polres OKU untuk ditindaklanjut.

Pada tanggal 21 Januari lalu sudah dilaporkan ke Polres OKU, Sekarang lagi ngumpuli bukti bukti dan saksi-saksi, ” ujar Ketua LPAI OKU Hasmiati S Ag

Korban pencabulan ada yang di tahun 2020, dan ada juga yang terjadi di tahun 2018. Ini pengakuan korban, ” ungkapnya

Senin tanggal , 25 Januari, LPAI OKU kembali akan mendatangi Polres OKU untuk menyerahkan bukti bukti dan saksi yang berhasil dikumpulkan selama beberapa hari.

Kami berharap pelaku dikenakan hukuman setimpal, Karena perbuatanya merusak generasi bangsa dan menimbulkan Trauma bagi Korban .”ungjapnya

Hery setyanto

Masyarakat Aceh Timur Geger Temukan Tulang di Balut Mukena di Tambak Ikan.

 

etabloidfbi.com Aceh Timur.

Dikabarkan terkait dengan penemuan kerangka tulang belulang manusia di tambak milik Elmawati(45) warga Desa Ulee Blang kecamatan Julok kabupaten Aceh Timur Rabu (26/1/2021) Elmawati, 45 thn, kerangka manusia itu ditemukan oleh Sdr. Dolisah (40) warga sempat.

Berawal pada saat Dolisah sedang menggali tambak yang diketahui tambak tersebut milik Elmawati, setelah melakukan penggalian tanah di tambak tersebut, tiba tiba Dolisah menemukan tulang manusia, dengan sepontan Dolisah langsung melaporkan kepada Sekdes (Afrijal), tentang apa yang sudah ditemukannya di tambak yang sedang digali tersebut.

Mendengar hal tersebut, Sekdes Ds. Ulee Blang langsung menghubungi Babinkamtibmas Polsek Julok Brigadir Safuruddin beserta Babinsa Koramil 07/Jlk. Sertu Jemi Timpua.

Kerangka manusia yang ditemukan kerangka orang dewasa dan kerangka anak-anak.dan juga ditemukan berupa Mukenah, Baju kemeja, Celana kain, Jam tangan merk Tajima, Sepasang kaos kaki
Serta Tali pinggang.

Diperkirakan kerangka tulang belulang manusia tersebut merupakan korban masa konflik tahun 2001 lalu. Dan diperkirakan kerangka tulang belulang manusia ini bejumlah 2 (Dua) orang berjenis kelamin laki-laki 1 (Satu) dewasa dan 1 (Satu) anak-anak yang dikuburkan dalam 1 (Satu) tempat/lubang yang sama.

Kerangka tulang belulang manusia tersebut langsung di bawa kemeunasah Ds. Ulee Blang untuk dilakukan proses pemakaman.

Permasalahan tersebut saat ini sudah ditangani oleh pihak Inafis Polres Aceh Timur guna dilakukan penyelidikan lebih lanjut.

(Muhammad Anwar)

Polres Sukabumi Kota Kawal Pendistribusian Vaksin Covid 19 Ke Dinas Kesehatan Kota Sukabumi

etabloidfbi.com – Kota Sukabumi

Polres Sukabumi Kota kawal pendistribusian 6000 vaksin Covid-19 dari Dinas Kesehatan Kabupaten Cianjur menuju Dinas Kesehatan Kota Sukabumi, Selasa (26/01/2021) pagi.

“Kita tadi sudah mengawal distribusi vaksin dari Dinkes Provinsi Jawa Barat yang dikirim ke Cianjur, dan kami juga sudah menunggu di Cianjur untuk mengawal ke wilayah hukum Polres Sukabumi Kota dan sudah sampai di gudang Dinkes Kota Sukabumi, alhamdulilLAh dalam keadaan aman,” ujar Kapolres Sukabumi Kota AKBP Sumarni kepada awak media.

“Kami menerjunkan 128 personel yang dibagi di setiap titik, di setiap ruas Jalan,” pungkasnya.

Pengawalan yang dipimpin oleh Kabag Ops Polres Sukabumi Kota Kompol Gito tersebut dilakukan ketat dengan melibatkan 2 (Dua) unit BM (Brigade Motor), 1 unit Mobil Patwal Sat Lantas, 2 (Dua) unit Patmor Sat Sabhara serta sejumlah petugas pengawalan lainnya.

Selain itu, Sumarni juga menerangkan bahwa Jajarannya akan lakukan pengamanan di setiap pelaksanaan vaksinasi yang akan dilgelar oleh Dinas Keshatan Kota Sukabumi.

“di Gudang penyimpanan, kami juga akan lakukan pengamanan 1×24 jam dan di 24 titik pelaksanaan vaksinasi juga akan kami lakukan pengamanan, baik itu di puskesmas, rumah sakit maupun di klinik-klinik yang sudah ditentukan dari pihak pemkot Sukabumi,” terang Sumarni.

“Di setiap titik ada 7 personel pengamanan, baik itu di lokasi pelaksanaan vaksinasi maupun di gudang penyimpanan vaksin, tambahnya.

(Hendra Sofyan)

Kapolsek Kadudampit Dirikan Lagi , Posko Pembatasan Sosial Berskala Besar ( PSBB) Proporsional

etabloidfbi.com – Sukabumi

Kapolsek Kadudampit, IPTU Agus Suherman mendirikan Posko untuk Pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar ( PSBB) secara Proporsional di wilayah Kecamatan Kadudampit, Kabupaten Sukabumi, Rabu, 27/01/2020.

Posko yang dibangun tepat berada didepan Kantor Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango dengan dibantu oleh Anggotanya dan Warga sekitar untuk terlaksananya Pembangunan Posko tersebut.

” Posko ini merupakan Pos Jaga untuk memantau situasi didalam Area Wisata Situ Gunung sehingga Kami dapat langsung melihat dan lebih leluasa untuk melakukan pemantauan bagi para Pengunjung yang masuk ke Area Wisata Situ Gunung ini “, jelas IPTU Agus Suherman kepada etabloidfbi.com saat berada di lokasi untuk melihat Proses Pembangunan Posko.

etabloidfbi.com saat menerima informasi terkait adanya Pendirian Posko didalam Area Wisata Situ Gunung segera meninjau Lokasi dan bertemu dengan Kapolsek Kadudampit , IPTU Agus Suherman sekaligus melihat langsung pengerjaan Pembangunan Posko tersebut.

” Posko ini sedang kita benahi dan saat ini Bannernya tinggal kita Pasang ,hari ini kita selesaikan, agar posko ini dapat segera digunakan untuk Anggota nanti yang kebagian Jaga”, ujarnya.

Dengan keberadaan Posko ini untuk mengingatkan Warga dan Pengunjung yang datang ke Area Wisata Situ Gunung agar menerapkan Protokol Kesehatan dan akan mengingatkan mereka menjaga kebersihan lingkungan di sekitarnya.

” Kita berharap agar Warga Masyarakat dapat mematuhi Protokol Kesehatan demi Keamanan, Kenyaman dan untuk Memutus Mata Rantai Penyebaran Covid 19 lebih meluas , dengan begitu tentunya kita berharap Penyebaran Covid 19 dapat diminimalisir “, harapnya.

( Hendra Sofyan )

Polda Riau Lakukan Konfortir, Direktur LBH Keadilan Akademis Rokan Hulu Minta AA Cs Menjadi Tersangka

 

etabloidfbi.com Pekanbaru.–

Menindak lanjuti laporan dugaan penipuan serta surat panggilan, Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Keadilan Akademis Rokan Hulu, Muhammad Syukri,SH.I,MH didampingi Teguh Rama Prasja, SH., MH mendampingi Baringin Sinurat, Sulam Al Samsudin bersama Warga Desa Petapahan dan Desa Pagaruyung Kecamatan Tapung Kabupaten Kampar, mendatangi Polda Riau yang berlokasikan Jl Pattimura kota Pekanbaru. Selasa (25/01/2021)

Kedatangan warga tersebut diatas mendatangi Mapolda Riau terkait Surat Panggilan bernomor : s.pgl/59/I/Res.1.11/2021/Dirreskrimum, memenuhi panggilan Polda Riau menghadap Kompol Jorminal Sitanggang,SH.,MH untuk pemeriksaan Konfortir dengan KH Muhammad Alwi Arifin yang didugakan pelaku Penipuan.

” Saya (Sulam Al Samsudin) bersama warga Tapung lainnya yang saat ini berada didepan Mapolda Riau, selain hadir memanuhi panggilan undangan pemanggilan terhadap kami juga meminta kepastian Hukum kepada Polda Riau akan laporan kami Warga Tapung yang diduga telah ditipu selama ini.” beber Sulam pada awak media saat dipertanyakan awak media, Selasa (26/01/2021) didepan Mapolda Riau

Dengan pemanggilan kami kali ini oleh pihak Polda Riau, kami yakin dan percaya akan mendapatkan kepastian hukum dengan menetapkan status Muhammad Alwi Arifin Cs sebagai tersangka yang setelah lama dilaporkan di Polda Riau sejak September 2020 lalu hingga sampai saat ini. tambah Baringin Simurat

Sementara itu tampak dua orang Pria berpenampilan rapi yang mengaku bernama Muhhammad Syukri,SH.I.,MH, dan Teguh Rama Prasja, SH., MH, kepada awak media mengatakan. “Kami atas nama Yayasan Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Keadilan Akademis Rokan Hulu, serta selaku Kuasa Hukum warga Tapung Kabupaten Kampar yang saat ini hadir dihadapan Mapolda Riau. Meminta pihak Polda Riau, melalui Kompol Jorminal Sitanggang,SH.,MH selaku Penyidik Rekrimum Polda Riau setelah melakukan pemeriksaan Konfortir dengan pelaku yang diduga lakukan dugaan penipuan terhadap warga beserta dengan dua alat bukti yang sudah kita berikan untuk segera dapat meningkatkan Status pelaku menjadi Status Tersangka. Kami yakin dan percaya Pihak Polda Riau melalui Penyidiknya dapat meningkatkan status pelaku menjadi Tersangka, dengan proses yang telah dilalui selama ini.”

Harapan kami juga, sebagaimana yang diharapkan Hendri,SH.,MH,CPLC.,CPCLE selaku Direktur Yayasan LBH Keadilan Akademis Rokan Hulu.”Mohon berikan kepastian hukum kepada masyarakat yang membutuhkan keadilan yang seadil-adilnya. Agar kasus dugaan penipuan yang telah dilakukan oleh Muhammad Alwi Arifin Cs, untuk ditingkatkan statusnya menjadi Tersangka agar dapat segera dilakukan penangkapan oleh pihak Polda Riau nantinya.” tutup Teguh Rama Prasja, SH., MH

Nara Sumber :DPD PJI-Demokrasi Provinsi Riau

Editor :Yahya Heriansyah 

Kapolres Madina Rilist Pengungkapan Kasus Narkoba Terbesar

 

etabloidfbi.com Madina. —

Polres Mandailing Natal (Madina) Polda Sumut, menggelar press realese pengungkapan kasus narkotika bertempat di Lapangan Mapolres Mandailing Natal (Madina), Selasa. (26/01/2021).

Kapolres Madina, AKBP Horas Tua Silalahi, S.IK., M.Si yang didampingi oleh Kabag Ops Kompol Toni Irwansya, S. H dan Kasat Reserse Narkoba Polres Mandailing Natal AKP Manson Nainggolan, S.H., M. H serta Kasubbag Humas AKP Usu Supriatna mengatakan,” pengungkapan kasus ini berawal adanya informasi dari masyarakat tentang adanya Transaksi Narkoba Jenis Ganja antar Provinsi yang diduga dilakukan oleh laki – laki dengan inisial IN.

“Berdasarkan informasi tersebut Tim Opsnal Polres Mandailing Natal (Madina) langsung melakukan penyelidikan dilapangan dan pengintaian selama 15 hari sejak tanggal 08 Januari 2021 sampai dengan tanggal 22 Januari 2021, dari hasil penyelidikan pada hari Jum’at (22/01/2020 ), pukul 14.00 Wib, tepatnya di pinggiran jalinsum Kelurahan Laru Lombang Kec. Lembah sorik Marapi, tim berhasil mengamankan pelaku IN (19), pada saat melakukan penangkapan terjadi perlawan sehingga Tim melakukan tembakan peringatan namun tidak diindahkan oleh terduga pelaku dengan terpaksa diberikan tindakan tegas dan terukur dengan menembak kaki bagian luar,” ujar Kapolres Madina.

Dari hasil pengungkapan tersebut tim berhasil amankan 570 Kg daun ganja kering siap edar selain Daun Ganja Kering Tim juga berhasil amankan 2 pucuk senjata rakitan/ loccot dan 1 unit mobil truck jenis fuso dengan nopol BA 9799 PD.

Adapun Pasal yang disangkakan terhadap pelaku yakni Pasal 114 ayat (2) Subs Pasal 112 Ayat (2) Subs Pasal 115 ayat (2) Jo Psal 132 Ayat(1) dan Pasal 131 Undang – Undang Republik Indonesia No. 35 Tahun 2009, tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman pidana penjara minimal 5 Tahun dan maksimal seumur hidup atau hukuman mati.

Dalam kesempatan tersebut Kapolres juga menghimbau kepada seluruh masyarakat khususnya masyarakat Mandailing Natal (Madina) agar menjauhi segala bentuk jenis penyalahgunaan Narkoba. (Wildan Daulay)

Ditlantas Polda Aceh & Pomdam Iskandar Muda Gelar Apel Gabungan.

etabloidfbi.com Banda Aceh.–

Dirlantas Polda Aceh Kombes Pol. Dicky Sondani, S. I. K., M. Si, dan para perwira Ditlantas, Selasa (26/1/21) pagi melakukan apel pagi bersama personel Pomdam Iskandar Muda di lapangan apel Mapomdam Iskandar Muda Kota Banda Aceh.

Menurut Dirlantas, kegiatan ini diikuti oleh Dirlantas Polda Aceh, Danpomdam Iskandar Muda, Para Perwira Ditlantas dan Seluruh Perwira, Bintara Pomdam Iskandar Muda.

Kegiatan ini dilakukan dalam rangka bentuk sinergitas TNI-POLRI dalam penegakan hukum dan disiplin berlalulintas, mengingat angka pelanggaran dan kecelakaan lalulintas masih tinggi di Aceh, sebut Dirlantas.

Dirlantas saat apel gabungan itu juga mengajak peserta apel untuk tetap menjaga protokol kesehatan dalam mengurangi penyebaran Covid-19 di Aceh.

Selanjutnya Dirlantas, juga mengingatkan agar anggota TNI-POLRI harus menjadi contoh dalam disiplin berlalulintas, supaya tidak ada lagi anggota TNI-POLRI menjadi korban kecelakaan lalu lintas.

Apel pagi di Mapomdam itu diikuti oleh 25 personel Ditlantas Polda Aceh dan 63 personel Pomdam IM serta selesai apel dilanjutkan dengan foto dan sarapan pagi bersama.

(Muhammad Anwar)

Sinergitas TNI-POLRI Sosialisasi PROKES di SMKN 8 Lhokseumawe.

 

 

etabloidfbi.com Banda Aceh.–

Dalam rangka sinergisitas TNI-Polri sejumlah personel Brimob Kompi 1 Batalyon B Pelopor bersama Bhabinsa Posramil Muara Dua dan Bhabinkamtibmas Polsubsektor Muara Dua melakukan sosialisasi prokes dan penyemprotan disinfektan di SMKN 8 Kota Lhokseumawe, Selasa (26/1/21).

Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol. Winardy, S. H., S. I. K., M. Si, dalam siaran persnya mengatakan, kegiatan itu digelar di SMKN 8 Kota Lhokseumawe dan didampingi langsung kepala sekolah setempat Salma, S. Si, dan dihadiri sejumlah dewan guru dan siswa.

Kegiatan itu berlangsung sekira pukul 09.00 wib hingga 11.00 wib dengan tujuan menyampaikan pengetahuan dan imbauan terkait bahaya Covid-19 dan untuk selalu menerapkan prokes dalam kegiatan sehari-hari, tukas Kabid Humas.

Seusai sosialisasi, dilakukan penyemprotan disinfektan di seputar ruangan kelas, ruang guru dan di lingkungan sekolah SMKN 8 tersebut, kata Kabid Humas.

Petugas dalam melakukan penyemprotan disinfektan di sekolah itu tetap menerapkan prokes dengan menggunakan face shield, apd, sarung tangan dan sprayer, tutup Kabid Humas.

(Muhammad Anwar)

Antisipasi Penyebaran Covid 19 , Kapolsek Kadudampit Dirikan Posko Pemeriksaan Surat Sehat Rapid Test Antigen

 

etabloidfbi.com – Sukabumi

Kapolsek Kadudampit, IPTU Agus Suherman, berinisiatif untuk mendirikan Posko Pemeriksaan Covid 19 di Area Pintu Masuk Taman Wisata Situ Gunung, Kecamatan Kadudampit, Kabupaten Sukabumi.

Pendirian Posko tersebut merupakan salah satu upaya Kapolsek Kadudampit untuk mencegah dan meminimalisir Penyebaran Covid 19 kepada warga masyarakat dan Pengunjung.

Terutama kepada para Pengunjung Obyek Wisata dari luar kota yang berkunjung untuk sekedar Liburan dan menikmati Alam Pegunungan serta berbagai Lokasi yang ingin dikunjungi oleh para Wisatawan di Wisata Situ Gunung.

Para Pengunjung yang memasuki Area Wisata Situ Gunung akan dilakukan Cek Surat Keterangan Sehat Rapid Test Antigen sebelum mereka ( Wisatawan) masuk ke Area Wisata Situ Gunung , sehingga diharapkan dapat memberikan Rasa Aman, Nyaman dan Kondusif bagi Pengunjung yang lainnya.

” Kami Dirikan Posko Pemeriksaan ini untuk memeriksa dan mempertanyakan Surat Keterangan Sehat Rapid Test Antigen yang harus dibawa oleh Pengunjung sebelum memasuki Area Wisata, dengan begitu Antisipasi dan Mencegah Penyebaran Covid 19 kepada Warga dan Pengunjung lainnya”, jelas Kapolsek, IPTU Agus Suherman kepada etabloidfbi.com dilokasi Posko Pemeriksaan didepan Kantor Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango, tepat dibelakang Gerbang Pintu masuk Obyek Wisata Situ Gunung.

Pengunjung akan dilakukan Pengecekan Surat Keterangan Sehat Rapid Test Antigen tersebut dilakukan di Posko pertama yang didirikan dilokasi Terminal, tepatnya di depan Kantor Kecamatan Kadudampit.

” Sebelum masuk ke Posko kedua ini yang ada didalam Lokasi Area Wisata, Pengunjung sudah dilakukan Pengecekan Surat Keterangan Sehat Rapid Test Antigen di Posko 1 , bila sudah di cek dan sudah memperlihatkan Bukti Surat Keterangan tersebut lalu bisa langsung memasuki Lokasi Wisata “, ujarnya.

Posko 2 yang berada didalam Area Wisata , tepatnya dibelakang Gerbang Masuk Wisata Situ Gunung adalah Posko untuk memonitoring Aktifitas Pengunjung yang masuk sudah menerapkan Protokol Kesehatan .

” Posko 2 ini untuk memastikan Para Pengunjung telah menerapkan Protokol Kesehatan selama berada di Area Wisata,bila nanti ada yang tidak memakai Masker, Kita akan Ingatkan dan memberikan himbauan kepada mereka, termasuk mencuci Tangan ditempat yang sudah disediakan Pengelola dan Menjaga agar tidak Berkerumun “, pungkasnya.

Kapolsek pun berharap agar Warga ataupun Pengunjung selain menerapkan Protokol Kesehatan , agar selalu menjaga Kebersihan dan menjaga Kelestarian Alam didalam Area Lokasi Wisata Situ Gunung.

( Hendra Sofyan )

Tingkatkan Kinerja, Bhabinkamtibmas Polres Kuansing Terima Arahan Kapolres

 

etabloidfbi.com Riau-

Konsep satu desa satu Bhabinkamtibmas, merupakan garda terdepan didalam program Polri guna memotret seperti apa situasi dan kondisi kamtibmas yang di tingkat desa ataupun kelurahan.

Selasa, 26/1/2022, sebanyak 71 personil Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat dengan adanya Surat Telegram Kapolres Kuantan Singingi Nomor : STR/07/I/KEP/2022 tanggal 25 Januari 2021, tentang Analisa Evaluasi Kinerja Bhabinkamtibmas, diperintahkan hadir di lantai dua gedung Polres Kuansing guna menerima arahan Kapolres Kuansing tentang sejauh mana Kinerja yang telah dilakukan oleh para Bhabinkamtibmas di Tahun 2020 dan akan memberikan petunjuk Program Kerja Bhabinkamtibmas untuk Tahun 2021.

“Polres Kuansing ingin memiliki Bhabinkamtibmas yang mumpuni dalam bidang pembinaan masyarakat serta inovatif dalam kehadirannya ditengah tengah masyarakat sehingga memiliki dampak kemmampuan memelihara dan menciptakan rasa aman dan nyaman,” ungkap Kapolres Kuansing AKBP Henky Poerwanto. S.Ik. M.M.

Dalam arahan Kapolres Kuansing dihadapan 71 orang para Bhabinkamtbmas yang tersebar di 10 wilayah hukum Polsek ini, intinya adalah menaruh harapan untuk menjadi seorang Bhabinkamtibmas yang ditauladani, dengan kwalitas memiliki ilmu pengetahuan, ketrampilan dan sikap mental yang baik, dimana seorang Bhabinkamtibmas dalam kegiatan hari harinya akan mengawaki satu hingga tiga desa, baik terhadap desa binaan, desa sentuhan maupun desa pantauan, yang tentunya akan menghadapi bermacam macam masalah yang timbul dalam kehidupan masyarakat.

ada beberapa methode yang akan dilaksanakan oleh para Bhabinkmatibmas ini didalam bertugas yaitu diantaranya adanya kemampuan kehadiran sebagai seorang mediator dalam memediasi permasalahan yang timbul dan inilah methode yang disebut methode problem solving, kemudia volume kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah masyarakat juga menjadi tolak ukur didalam menyampaikan pesan pesan Kamtibmas, dan ini biasa disebut dengan door to door.

Seiring itu saat ini dalam menghadapi pandemi Covid 19 yang belum kunjung reda, semakin menjadi tugas ekstra bagi seorang Bhabinkamtibmas untuk terus dan terus menghimbau warganya dalam memetuhi protokol kesehatan.

“Gali ilmu secara mandiri dengan benar lalu aplikasi dalam bertugas” ajak Kapolres Kuansing mengakhiri kegiatan Anev para Bhabinkmatibmas (AR)

390 Butir Jenis Tramadol Berhasil Diamankan Satuan Reserse Narkoba Polres Sukabumi Kota

etabloidfbi.com – Kota Sukabumi

Satuan Reserse Narkoba Polres Sukabumi Kota tangkap AJ (24), warga Cibatu Cisaat Sukabumi atas kepemilikan ratusan butir obat tanpa izin edar di Jalan Lingkar Selatan Kelurahan Sudajayahilir Kecamatan Baros Kota Sukabumi, Minggu (24/01/2021) sekitar jam 15.00 Wib.

Sebanyak 390 butir obat jenis Tramadol, Satu buah jaket, Satu unit telepon genggam dan Satu unit sepeda motor berhasil diamankan Polisi dari tangan pelaku.

“Kemarin, hari Minggu sore, saat kami patroli rutin di sekitar Jalan Lingkar Selatan, tepatnya di pertigaan Jalan Balandongan, kami lihat seseorang yang mencurigakan, kami pun langsung melakukan pemeriksaan badan terhadap terduga pelaku dan berhasil mengamankan ratusan obat berbahaya tanpa izin edar,” ujar Kasat Narkoba AKP Ma’ruf, Senin (25/01/2021).

“Semuanya ada 390 butir obat jenis Tramadol yang berhasil kami amankan, Satu buah jaket, Satu unit telepon genggam dan Satu unit sepeda motor,” pungkasnya.

Kepada Polisi, AJ mengaku bahwa ratusan butir Tramadol tersebut didapatnya dari seseorang yang kini masih dicari keberadaannya oleh Polisi untuk diedarkan kembali.

Hingga saat ini, AJ berikut barang bukti lainnya masih diamankan di Mapolres Sukabumi Kota guna kepentingan penyidikan.

AJ terancam pasal 197 Jo Pasal 106 (1) Subsidair Pasal 196 Jo Pasal 98 (2) Undang-undang RI No. 36 Tahun 2009 tentang kesehatan dengan ancaman maksimal 15 tahun penjara.

( Hendra Sofyan)

Terkait Video Dugaan Pelanggaran Prokes di Wisata Situgunung Kabupaten Sukabumi. Kabiro TFBI Sukabumi Raya Lakukan Konfirmasi

Keterangan Foto : Camat Kadudampit Drs. Jaenal Abidin

 

etabloidfbi.com – Kab. Sukabumi

etabloidfbi.com lakukan konfirmasi terkait adanya unggahan Video dari salah seorang warga Masyarakat yang dikirimkan lewat pesan Whatsappnya, Minggu, 24/01/2021.

Didalam Video yang berdurasi 12 Detik tersebut diduga telah terjadi Pelanggaran Protokol Kesehatan yaitu adanya kerumunan dari Pengunjung saat antri di salah satu Lokasi Wisata Situ Gunung Kabupaten Sukabumi , pada Minggu, 24/01/2021.

etabloidfbi.com saat menerima Unggahan Video tersebut dari seorang warga mengatakan didalam pesan Whats Appnya bahwa di Wisata Situ Gunung Kabupaten Sukabumi diduga telah terjadi Pelanggaran Prokes dengan adanya kerumunan orang.

“ini melanggar Prokes di Situ Gunung “, pesan Whatsapp nya kepada etabloidfbi.com dan disertai dengan Video yang diduga telah terjadi Pelanggaran terkait Protokol Kesehatan saat antri.

Informasi yang dihimpun oleh Awak Media etabloidfbi.com terkait peristiwa tersebut segera menghubungi Kepala Balai Besar TNGGP Situ Gunung di Ruang Kerjanya.

” Semua sudah dilakukan sesuai dengan Protokol Kesehatan, Pengunjung di himbau memakai Masker, Menjaga Jarak dan Selalu mencuci Tangan nya di tempat yang sudah disiapkan oleh Kita di beberapa titik Lokasi “, jelas Kepala Balai Besar TNGGP Situ Gunung, Asep Suganda kepada etabloidfbi.com

“Apa yang sudah dilaporkan terkait Video kepada Kami, sudah kita lakukan Himbauan dan Tindakan kepada para Pengunjung untuk mematuhi Protokol Kesehatan di Area Wisata Situ Gunung ini”, ungkapnya.

Sementara itu, Camat Kadudampit, Drs. Jenal Abidin, saat dihubungi lewat Selluarnya mengatakan bahwa dirinya sangat ketat dan tegas dalam menerapkan Protokol Kesehatan terutama kepada Agen dan Petugas Travel yang membawa Pengunjung ke kawasan Wisata Situ Gunung.

” Rombongan Travel ini, semuanya membawa hasil Rapid Antigen. Saat memasuki kawasanpun mereka diwajibkan memakai masker, Cuci tangan pakai sabun, Antrian sesaat, sebelum memasuki, tempat wisata dan Petugas satgas Covid 19, Balai Besar TNGGP, Resort Situgunung pun terus memantau di lapangan “, tegas Camat Kadudampit, Jenal Abidin .

Selain itu Juru Bicara Gugus Tugas Covid 19 Kabupaten Sukabumi, Eneng Yulia, saat dikonfirmasi menyampaikan sama dengan apa yang dikatakan oleh Camat Kadudampit bahwa Petugas Balai Besar TNGGP Resort Situ Gunung terus memantau dan mengenai Protokol Kesehatan di Area Wisatapun sudah diterapkan oleh Pihak Management Wisata Situ Gunung kepada para Pengunjung.

Kemudian Kasi Wilayah Wisata Situ Gunung, Luki, mengatakan bahwa dirinya sudah memberikan Informasi terkait Video yang dikirimkan kepadanya dan meminta agar dilakukan Pengontrolan dan Tindakan di Lapangan oleh Petugas agar tidak melanggar Protokol Kesehatan di Area Wisata.

” Saya sudah informasikan kepada Petugas di Lapangan dan meminta mereka untuk memantau dan memberikan Pemberitahuan kepada Pengunjung agar mematuhi Protokol Kesehatan selama berada di Area Wisata Situ Gunung “, terang Luki kepada etabloidfbi.com saat dikonfirmasi lewat Selullarnya.

Dengan adanya Laporan yang diduga adanya Pelanggaran terkait Protokol Kesehatan di Area Wisata tersebut maka Kabiro etabloidfbi.com untuk wilayah Sukabumi Raya melakukan Konfirmasi, serta melihat langsung ke Lokasi untuk mendapatkan keterangan dari Pihak Pengelola Wisata terkait dengan Video yang dikirimkan.

Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat ( PPKM) yang saat ini oleh Pemerintah sedang gencar-gencarnya dilakukan , itu merupakan Salah satu Upaya untuk memutus Mata Rantai Penyebaran Covid 19 di Tanah Air dengan begitu tentunya Seluruh Elemen dapat mendukung dan menjalankannya.

Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 02 Tahun 2021 tentang Perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) untuk Pengendalian Penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19). PPKM Jawa Bali  diperpanjang dan berlaku hingga 8 Februari 2021.

( Hendra Sofyan)

Antisipasi Penyebaran Covid 19 , Kapolsek Kadudampit Dirikan Posko Pemeriksaan Surat Sehat Rapid Test Antigen

 

etabloidfbi.com – Sukabumi

Kapolsek Kadudampit, IPTU Agus Suherman, berinisiatif untuk mendirikan Posko Pemeriksaan Covid 19 di Area Pintu Masuk Taman Wisata Situ Gunung, Kecamatan Kadudampit, Kabupaten Sukabumi.

Pendirian Posko tersebut merupakan salah satu upaya Kapolsek Kadudampit untuk mencegah dan meminimalisir Penyebaran Covid 19 kepada warga masyarakat dan Pengunjung.

Terutama kepada para Pengunjung Obyek Wisata dari luar kota yang berkunjung untuk sekedar Liburan dan menikmati Alam Pegunungan serta berbagai Lokasi yang ingin dikunjungi oleh para Wisatawan di Wisata Situ Gunung.

Para Pengunjung yang memasuki Area Wisata Situ Gunung akan dilakukan Cek Surat Keterangan Sehat Rapid Test Antigen sebelum mereka ( Wisatawan) masuk ke Area Wisata Situ Gunung , sehingga diharapkan dapat memberikan Rasa Aman, Nyaman dan Kondusif bagi Pengunjung yang lainnya.

” Kami Dirikan Posko Pemeriksaan ini untuk memeriksa dan mempertanyakan Surat Keterangan Sehat Rapid Test Antigen yang harus dibawa oleh Pengunjung sebelum memasuki Area Wisata, dengan begitu Antisipasi dan Mencegah Penyebaran Covid 19 kepada Warga dan Pengunjung lainnya”, jelas Kapolsek, IPTU Agus Suherman kepada etabloidfbi.com dilokasi Posko Pemeriksaan didepan Kantor Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango, tepat dibelakang Gerbang Pintu masuk Obyek Wisata Situ Gunung.

Pengunjung akan dilakukan Pengecekan Surat Keterangan Sehat Rapid Test Antigen tersebut dilakukan di Posko pertama yang didirikan dilokasi Terminal, tepatnya di depan Kantor Kecamatan Kadudampit.

” Sebelum masuk ke Posko kedua ini yang ada didalam Lokasi Area Wisata, Pengunjung sudah dilakukan Pengecekan Surat Keterangan Sehat Rapid Test Antigen di Posko 1 , bila sudah di cek dan sudah memperlihatkan Bukti Surat Keterangan tersebut lalu bisa langsung memasuki Lokasi Wisata “, ujarnya.

Posko 2 yang berada didalam Area Wisata , tepatnya dibelakang Gerbang Masuk Wisata Situ Gunung adalah Posko untuk memonitoring Aktifitas Pengunjung yang masuk sudah menerapkan Protokol Kesehatan .

” Posko 2 ini untuk memastikan Para Pengunjung telah menerapkan Protokol Kesehatan selama berada di Area Wisata,bila nanti ada yang tidak memakai Masker, Kita akan Ingatkan dan memberikan himbauan kepada mereka, termasuk mencuci Tangan ditempat yang sudah disediakan Pengelola dan Menjaga agar tidak Berkerumun “, pungkasnya.

Kapolsek pun berharap agar Warga ataupun Pengunjung selain menerapkan Protokol Kesehatan , agar selalu menjaga Kebersihan dan menjaga Kelestarian Alam didalam Area Lokasi Wisata Situ Gunung.

( Hendra Sofyan )

Pencuri Laptop di SMPN 3 Langsa Berhasil Di Ciduk Satreskrim Polres Langsa.

etabloidfbi.com Kota Langsa-Aceh.–

Satreskrim Polres Langsa berhasil amankan TM (23) Tahun diduga pelaku pencurian sembilan unit Laptop di SMPN 3 Langsa Pelaku diketahui melakukan aksi pencurian pada hari Selasa, 05 Januari 2021 sekira pukul 11.00 WIB.

Kapolres Langsa AKBP Agung Kanigoro Nusantoro, SH, SIK, MH. melalui Kasatreskrim Iptu Arief Sukmo Wibowo, SIK. menyebutkan penangkapan tersebut sehubungan dengan LP/02/I/RES.1.8./2021/Aceh/Res Langsa, tentang dugaan tindak pidana pencurian dengan pemberatan (curat) terhadap 9 unit Laptop milik SMPN 3 Kota Langsa sebagaimana dimaksud dalam Pasal 363 KUHP.

” Modus tersangka melakukan pencurian tersebut adalah dengan cara membuka pintu ruangan laboratorium komputer dengan menggunakan kunci yang sebelumnya telah tersangka persiapkan.

Setelah itu kita lakukan penangkapan pada Minggu, (10/01/2021) sekira pukul 23.00 WIB berdasarkan baket yang diduga pelaku sedang berada dirumahnya yang beralamat di Gampong Matang Seulimeng. Kecamatan. Langsa Barat.

Setelah mengetahui keberadaan TM, tim langsung bergerak menuju ke rumah terduga pelaku dan langsung melakukan penangkapan dilanjutkan interogasi mendalam sehingga mendapatkan beberapa barang bukti (BB) yang sudah dijual ke salah satu toko sebanyak 3 unit laptop dan 2 unit laptop lagi di salah satu warnet.

Sementara 4 unit laptop lainnya masih dalam pengembangan beserta salah satu rekannya M (DPO).

BB yang telah diamankan yaitu laptop merek acer tipe Z 476 warna silver sebanyak 5 unit berikut kotak dan tas laptop.

“motif pelaku ini melakukan pencurian tersebut dengan maksud untuk memperoleh keuntungan pribadinya,” ungkap Kasatreskrim.

Muhammad Anwar

Kapolres Kaur Tegaskan Akan Razia Toko yang Jual Samcodin

 

etabloidfbi.com Bengkulu.–

 

Kapolres Kaur Polda Bengkulu AKBP Dwi Agung Setyono SIK MH meminta kepada pemilik toko obat dan apotek tidak menjual bebas obat batuk jenis Samscodin dan Komix kepada anak remaja.

Sebab, obat batuk seperti ini sering kali digunakan para anak remaja untuk mabuk.

“Kita minta kepada toko obat dan apotek untuk tidak sembarangan menjual obat batuk jenis komix dan samcodin sembarangan kepada anak-anak, karena obat ini sering digunakan untuk mabuk,”kata Kapolres, kemarin ( Sabtu , 23/1/21).

Dikatakan Kapolres, agar pemilik toko dan apotek hanya diperbolehkan menjual obat batuk jenis komix dan samcodin tersebut diberikan kepada orang dewasa dan orang tua.

Sebab, di Kabupaten Kaur samcodin dan komix seringkali disalahgunakan anak-anak untuk mabuk. Jika obat ini dikonsumsi terlalu banyak, maka bisa menyebabkan orang mabuk, seperti terjadi di Desa Talang Jawi Kecamatan Kinal lalu.

Akibat pengaruh mabuk, obat batuk samcodin pelaku nekat mencuri handphone milik warga setempat.

“Nanti kita buat surat edaran kepada toko dan apotek tidak menjual obat batuk ini sembarangan lagi, terutama kepada anak-anak remaja karena obat ini rawan disalahgunakan,” tegasnya.

Ditambahkan Kapolres, guna mencegah Samcodin dan Komix digunakan anak-anak Remaja untuk mabuk, maka Polres melakukan razia ke berbagai toko obat bersama pihak terkait.

Mengenai banyaknya anak-anak remaja yang mabuk menggunakan obat batuk. Kebiasaan mabuk seperti ini berdampak buruk bagi perkembangan bahkan merusak masa depan.

Sebab ia melihat sendiri bagaimana anak-anak remaja hanyut dengan imajinasi sendiri setelah mabuk obat batuk atau juga menghirup aroma lem aibon

“Kebiasaan mabuk dan juga menghirup lem aibon berdampak buruk. Anak-anak remaja yang rata-rata masih tergolong pelajar SMP sudah mabuk obat batuk dampaknya kenakalan remaja, seperti mencuri dan melakukan kejahatan yang lain. Pungkas Kapolres Kaur.

(S.sitompul).

Jahtanras Sat Reskrim Polres Simalungun Ringkus Jurtul Judi Togel di Warkop Otong, Warga : Bandarnya harus segera menyusul

etabloidfbi.com – Simalungun.

Tim Opsnal Unit Jahtanras Sat Reskrim Polres Simalungun meringkus seorang juru tulis (Jurtul) judi jenis togel di Warung Kopi (Warkop) Pak Otong yang terletak di Huta II Nagori Sunggaran Bayu, Kecamatan Bandar Kabupaten Simalungun, Rabu (20/1/2021) sore sekira pukul 16.00 Wib.

Kapolres Simalungun AKBP Agus Waluyo, SIK melalui Kasubbag Humas AKP Lukman Hakim Sembiring dikonfirmasi melalui telepon selulernya, Senin (25/1/2021) malam sekira pukul 21.10 Wib, Pelaku itu berinisial Su (55) warga Perumnas Manahol, Kelurahan Perdagangan III, Kecamatan Bandar, Kabupaten Simalungun.

Lukman menjelaskan, penangkapan pelaku itu berawal adanya informasi dari masyarakat melalui Aplikasi Horas Paten Polres Simalungun. Setelah dilakukan penyelidikan Tim Opsnal Unit Jahtanras meringkus Pelaku Su sedang di Warkop Pak Otong itu kemudian ditemukan barang bukti berupa 1 Unit Hp Merek Samsung Warna Putih berisikan angka angka tebakan judi jenis Togel, 1 buah buku tulis berisikan angka angka tebakkan judi togel, 1 Buah Buku Tafsir Mimpi, 1 Buah Bulpoin Merk Paster dan Uang pecahan sebesar Rp260.000.

Dari interogasi, Pelaku mengakui perbuatannya melakukan perjudian togel dan menyetorkan kepada Sub Agen berinisial LS yang tinggal didaerah Sugaran Bayu. Hanya saja setelah dilakukan pengembangan, Tim Opsnal Unit Jahtanras tidak berhasil menemukan LS karena diduga sudah mengetahui akan kedatangan petugas.

“Hingga saat ini Pelaku Su dan barang bukti sudah diamankan serta di tahan penyidik Sat Reskrim untuk diproses sesuai prosedur hukum yang berlaku, dan akan dilakukan penyidikan selanjutnya untuk menggali informasi terhadap agen dan bandar yang membawahi Su,” kata AKP Lukman Hakim Sembiring mengakhiri.

Sebelumnya dari sumber terpercaya Terkait bandar togel yang di sebut trio bandar, di sebut sebut ada satu orang warga kecamatan tanah jawa, satu warga Siantar dan satu lagi warga kota medan,  yang di duga menjadi Satu group dalam mengoperasikan operandi judi online jenis Kim hongkong dan Togel Singapura di Simalungun, sampai saat ini masih belum tersentuh hukum karena minimnya informasi terkait mereka.

Hal ini disampaikan seorang sumber yang layak di percaya, hari senin (18/01/2021) kepada rekan awak media mengatakan, ketiga bandar togel yang ada di Simalungun sudah membentuk Satu Group dengan nama group Jhony,” katanya.

Sang sumber berharap kepada pihak aparat agar tidak bermain mata dan membackup para bandar Togel di Simalungun. Dan jangan hanya menangkap ekornya (jurtul) tapi melepaskan kepalanya (bandar).

“Mana mungkin berani para bandar itu menjalankan judi togelnya kalau tak ada di backup dari aparat, terlebih ada bandar togel saat ini di sebut sudah DPO Polres Simalungun terkait judi togel namun masih sebatas surat edaran tapi belum juga berhasil dilakukan penangkapan, kalau benar tidak di backup maka pasti sudah cepat menyusul di jeruji besi” terang sumber. (feri)

Seleksi penerimaan Polri Sumber Sarjana. Kapolda Sumut : “Penerimaan Polri Transpran dan jangan percaya Calo”

 

etabloidfbi.com Sumatera Utara.–

Kapolda Sumut pimpin pakta integritas calon peserta Sekolah Inspektur Polisi Sumber Sarjana (SIPSS) T.A 2021 Polda Sumut bertempat di Aula Tribrata Mapolda Sumut. Senin (25/01/21)

Dalam kesempatan ini Kapolda Sumut Irjen Pol. Drs. Martuani Sormin M.Si turut di dampingi Irwasda Polda Sumut, Karo SDM Polda Sumut, PJU Polda Sumut, para panitia internal dan eksternal, para peserta seleksi SIPSS dan perwakilan orang tua peserta seleksi.

Kegiatan pakta integritas ini di mulai dengan pengambilan sumpah kepada panitia internal dan eksternal serta para peserta dan orangtua peserta Seleksi SIPSS. Dalam amanatnya Kapolda Sumut menyampaikan di Polda Sumut ada 141 jumlah peserta yg mengikuti seleksi SIPSS dengan pembagian 101 pria dan 40 wanita siap bersaing untuk menjadi abdi negara sebagai anggota Polri. Selain itu Kapolda Sumut juga menyampaikan agar seluruh peserta seleksi menaati protokol kesehatan selama masa pandemic covid – 19 baik saat seleksi maupun saat beraktifitas lainnya. “Ingat jaga diri sendiri agar tidak terpapar virus corona” jelas Kapolda Sumut.

Selain itu Kapolda Sumut juga menyapaikan kepada peserta seleksi yg merupakan perwakilan masyarakat agar jangan mau di takut – takuti terkait berita hoax tentang bahaya vaksinasi. “Vaksin saat ini penting untuk kita karena itu merupakan salah satu upaya pemerintah dalam pencegahan penularan covid -19 dan kita berpartisipasi sebagai bentuk dukungan untuk pencegahan penyebaran covid -19” jelas Kapolda Sumut.

“Seleksi anggota Polri ini merupakan pilihan kita untuk mewujudkan mimpi kita, dan itu merupakan panggilan jiwa kita” jelas Kapolda Sumut.
Kapolda Sumut juga mengingatkan penerimaan Polri ini merupakan seleksi alami memilih yg terbaik untuk menjadi anggota Polri. “ jadi jangan pernah mengatakan om saya kapolda sudah pasti saya lulus, jangan mimpi kamu” ucap Kapolda Sumut. Irjen Martuani mengatakan jadilah is the best untuk bisa menjadi seorang anggota Polri.

“ saya ingin titipkan institusi Polri ini di tangan kamu siapapun nanti yg lulus, karena sebentar lagi saya akan pensiun” ucap Kapolda Sumut. Kapolda Sumut juga berpesan jangan sibuk mencari deking untuk penerimaan Polri ini karena semua itu akan percuma tanpa memiliki kemampuan.
“Seleksi ini akan membuat kita tau dimana kemampuan kita, jangan malu karena kamu miskin, jangan malu karena kamu anak orang susah. Jika kamu memiliki kemampuan pasti kamu lulus. Dirimu sendirilah yg bisa membuat dirimu lulus” ucap Kapolda Sumut.

Irjen Martuani mengatakan Jangan pernah percaya dengan calo, penerimaan Polri ini transparan dan nilai akan tercantum langsung. Mudah mudahan dari 141 yg berhasil lulus nantinya tidak sombong justru bisa memperbaiki Polri menjadi lebih baik lagi kedepannya. Dan untuk yg belum lulus jangan berkecil hati berarti harus mengasah kemampuanmu lagi untuk seleksi berikutnya, tutup Kapolda Sumut.
(Leodepari)

40 Negara Hadiri Konferensi Tingkat Menteri tentang Otonomi Khusus untuk Wilayah Sahara Barat

etabloidfbi.com Rabat –

 

Sejumlah 40 negara telah menghadiri konferensi para menteri dalam rangka memberikan dukungan atas program otonomi khusus bagi wilayah Sahara Barat di bawah kedaulatan Pemerintahan Kerajaan Maroko. Konferensi yang dilaksanakan secara virtual itu dilaksanakan pada Jumat, 15 Januari 2021 lalu, dipimpin oleh Maroko.

Dari 40 negara yang hadir tersebut, tidak kurang dari 27 negara diwakili langsung oleh pejabat level menteri dari negara masing-masing. Pertemuan penting ini terselenggara atas prakarsa Pemerintah Kerajaan Maroko dan Amerika Serikat.

Berikut ini adalah risalah resmi hasil konferensi para menteri dimaksud dan daftar negara yang hadir pada pertemuan itu.

Ringkasan Konferensi:

  1. Atas undangan Kerajaan Maroko dan Amerika Serikat, Konferensi Tingkat Menteri untuk mendukung usulan Otonomi Khusus bagi Sahara Barat di bawah kedaulatan Maroko diadakan secara virtual pada tanggal 15 Januari 2021.

  2. Empatpuluh negara berpartisipasi dalam Konferensi, 27 di antaranya diwakili pejabat tingkat menteri [Lihat daftar negara peserta di Lampiran I].

  3. Sebagian besar peserta menyatakan dukungan yang kuat untuk Prakarsa Otonomi Maroko sebagai satu-satunya dasar untuk penyelesaian yang adil dan langgeng atas perselisihan regional ini.

  4. Sebagian besar peserta mengapresiasi Pernyataan Resmi Amerika Serikat tanggal 10 Desember 2020, berjudul “Pengakuan Kedaulatan Kerajaan Maroko atas Sahara Barat,” yang menegaskan kembali dukungan untuk proposal otonomi Maroko yang serius, kredibel, dan realistis sebagai satu-satunya dasar untuk solusi yang adil dan langgeng atas sengketa wilayah Sahara Barat. Pernyataan Resmi Amerika itu juga mendesak para pihak untuk melakukan diskusi dalam koordinasi dengan PBB tanpa penundaan waktu.

  5. Sebagian besar peserta juga menggarisbawahi bahwa Proklamasi Kepresidenan atau Pernyataan Resmi AS memberikan panduan bagi upaya melanjutkan proses politik secara eksklusif PBB yang bertujuan untuk mencapai solusi politik yang langgeng, dengan Inisiatif Otonomi Maroko sebagai satu-satunya dasar realistis untuk solusi semacam itu. Proklamasi ini akan memperkuat konsensus internasional untuk mendukung proses politik eksklusif PBB.

  6. Konferensi tersebut menggarisbawahi keputusan dua puluh negara Anggota Perserikatan Bangsa-Bangsa yang telah membuka Konsulat Jenderal di Maroko, yakni di Kota Laayoune dan Kota Dakhla. Langkah tersebut akan mendorong terbukanya peluang ekonomi dan bisnis untuk wilayah tersebut, memperkuat pengembangan wilayah Sahara sebagai pusat ekonomi untuk seluruh benua. Hal itu juga akan memudahkan upaya-upaya mencapai solusi politik yang baik dan efektif atas perselisihan yang berlarut-larut ini.

  7. Para peserta menyambut baik upaya pembangunan yang diluncurkan di wilayah tersebut termasuk dalam kerangka prakarsa “Model Pembangunan Baru untuk Provinsi Selatan” Maroko.

  8. Para peserta berkomitmen untuk melanjutkan dukungan mereka bagi sebuah solusi, dengan berpedoman pada rencana otonomi Maroko sebagai satu-satunya kerangka kerja untuk menyelesaikan sengketa Sahara Barat.

Lampiran 1: Daftar Negara Peserta Konferensi:

  1. Zambia
  2. Gabon
  3. Gulnee
  4. Comores
  5. Bambia
  6. Guinee Bissau
  7. Equartolale Guinee
  8. Malawi
  9. Central Africa Republic
  10. Togo
  11. Liberia
  12. Sao Tome et Principe
  13. Benin
  14. Bahrein
  15. United Arab Emirates
  16. Sainte-Lucia
  17. Antigua-and-Barbuda
  18. Haiti
  19. Guatemala
  20. Dominica Republic
  21. Barbados
  22. Jamaica
  23. Maldives
  24. Salvador
  25. Senegal
  26. Qatar
  27. Saudi Arabia
  28. Cote d’Ivoire
  29. Djibouti
  30. Eswatini
  31. Republic of Congo
  32. Jordan
  33. Oman
  34. France
  35. Egypte
  36. Paouasle New Guinee
  37. Tonga
  38. Koweit
  39. Yemen
  40. Burkina Faso

Source: Persisma.Org

KAPOLRES PEMATANGSIANTAR SERAHKAN PIAGAM PENGHARGAAN PADA PERSONIL YANG BERPRESTASI

etabloidfbi.com – Pematangsiantar.

 

Kapolres Pematangsiantar AKBP Boy Sutan Binanga Siregar SH melalui Wakapolres Kompol Dolok Panjaitan SH, memberikan piagam penghargaan kepada personil yang berprestasi, di lapangan Mapolres Pematangsiantar, Senin (25/01/2021)

Adapun personil yang menerima penghargaan Bripka Mitra Yusta Manta Bangun dengan ketegori memiliki dedikasi dan Loyalitas dalam pelaksanaan tugas yang bertindak cepat dalam menyelamatkan nyawa Lansia di Pinggir jalan PDT J. W Saragih pada hari jummat 15 Januari 2021, dan Aiptu Bernard Rajagukguk dengan kategori memiliki disiplin dedikasi dan loyalitas yang baik serta maraih peringkat 3 Quick Wins Semester II Tahun 2020

Selain itu piagam penghargan juga diberikan kepada Juper Sat Narkoba Bripka Fernando Aritonang dan ganda R Sinaga dengan kategori penyelesaian perkara tindak Pidana Narkoba pada Semester II Tahun 2020.

Pada kesempatan ini amanat Kapolres Yang disampaikan Waka Polres, mengucapkan selamat kepada kepada personil yang menerima penghargan atas disiplin, dedikasi serta prestasi dalam melaksanakan tugas.

“Kepada seluruh Personil Pematangsiantar agar dapat meniru dan mencontoh sikap dan perbuatan baik yang dilakukan rekan rekan kita, yang akan membawa harum nama Polres Pematangsiantar.” harap Kapolres. (Feri)