TERBAKAR DI AIROPS, SATGAS INDO RDB MONUSCO SELAMATKAN ASET UN DI KONGO.

etabloidfbi.com Jakarta.-

Padamkan kobaran api yang membakar rumput kering di sekitar landasan pesawat udara Airops Kalemie di Kongo, Satgas Indo RDB MONUSCCO selamatkan aset penting United Nations yang berada di landasan pesawat tersebut.

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Indo RDB XXXIX-B MONUSCO, Kolonel Inf Daniel Lumbanraja, dalam rilis tertulisnya di Provinsi Tanganyika Republik Demokratik Kongo, Minggu (31/5/2020).

Dikatakannya, kebakaran pada Jumat (29/5/2020) berasal api di sekitar kamp pengamanan bandara milik Armed Forces of the Democratic Republic of the Congo (FARDC) yang disebabkan adanya masyarakat lokal membakar rumput kering namun api tersebut membesar karena tertiup hembusan angin yang cukup kencang.

Kobaran api terlihat saat personel kita sedang melaksanakan tugas patroli pengamanan landasan pesawat udara Airops yang merupakan bagian aset penting UN,” kata Daniel.

Kobaran api mendekati lokasi landasan tersebut, yang di dalamnya terdapat aset pesawat UN, pesawat tempur milik FARDC dan pesawat agensi lainnya,” tambahnya.

Dengan sigap dan cepat, kobaran api dapat dipadamkan dalam waktu singkat oleh tim patroli diperkuat perbantuan tim siaga Satgas Indo RDB yang dipimpin oleh Lettu Cpl Syaefudin dan mengerahkan mobil pemadam kebakaran dan tangki air ke lokasi kejadian kebakaran.

Untuk pemeriksaan lebih lanjut, lokasi sekitar kejadian kebakaran untuk sementara ini diamankan,” pungkasnya. (Dis/Red)

SEPUTAR THR TERUS BERULANG SETIAP TAHUN, BIDANG PENGAWASAN MAKER BELUM MAKSIMAL.

etabloidfbi.com Jakarta,-

Persoalan pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) bagi buruh terus berulang terjadi setiap tahun. Sudah bagai persoalan rutin yang tak pernah selesai.

Seharusnya, persoalan pembayaran THR ini ada upaya serius dari Pemerintah untuk melakukan pencegahan, sehingga persoalan bisa berkurang secara signifikan.

Sekjen Organisasi Pekerja Seluruh Indonesia (Sekjen Opsi) Timboel Siregar menyampaikan, pada tahun 2020 ini pun, masih terus terjadi persoalan pembayaran THR.

Timboel Siregar menyebut, ada 4 kategori pelanggaran THR dengan 453 pengaduan dari 336 perusahaan.

Seharusnya persoalan ini bisa diatasi, bila Pemerintah cq Pengawasan Ketenagakerjaan di pusat maupun provinsi mau pro-aktif mendatangi perusahaan sebelum H-7. Untuk memastikan pembayaran THR tersebut. Khususnya, bagi perusahaan-perusahaan yang tiap tahun bermasalah dengan pembayaran THR ini. Saya yakin Kemenaker dan disnaker-disnaker provinsi sudah memiliki data perusahaan-perusahaan yang punya masalah dengan pembayaran THR di tahun-tahun sebelumnya,” terang Timboel Siregar, Sabtu (30/05/2020).

Timboel melanjutkan, Posko THR juga harus proaktif. Tidak bisa hanya menunggu di posko dan menerima laporan pasca H-7.

Seharusnya, katanya, sejak H-30, Pengawas Ketenagakerjaan sudah mulai pro-aktif memantau kepastian pembayaran THR.

Bila memang bermasalah, ya harus diajak Serikat Pekerja dan Serikat Buruh, atau perwakilan pekerja untuk membahas persoalan ini. Dan mencari solusinya,” ujarnya.

Namuan, lanjutnya, dikarenakan tidak pro-aktif, ya kejadian-kejadian seperti tahun-tahun sebelumnya akan terus terjadi.

Saya berharap, ada terobosan kerja dari Kemnaker dan disnaker-disnaker terkait masalah THR ini. Jangan ada proses pembiaran, sehingga masyarakat pekerja kehilangan trust kepada Kemnaker dan disnaker-disnaker,” imbuhnya.

Timboel Siregar juga menanggapi pernyataan Menaker Ida Fauziyah yang menyatakan akan mengerahkan seluruh pengawas untuk menyelesaikan persoalan THR itu. Menurut Timboel, hal itu hanyalah sekedar statement yang biasa disampaikan oleh Menaker. Pengalaman membuktikan, dari Menaker ke Menaker, hal itu selalu dinyatakan, sehingga terkesan Kemnaker peduli sekali.

Selama ini saya tidak pernah mendengar dan mendapat data tentang follow up kasus-kasus pelanggaran THR? Apakah tuntas? Apakah ada yang dikasih sanksi pembatasan usaha?” cetusnya.

Timboel Siregar menduga, jangan-jangan kasus pelanggaran ini bermuara pada proses perselisihan sesuai dengan Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2004.

Saya meragukan pengawas ketenagakerjaan yang menindaklanjuti laporan pekerja terakit THR ini. Mengingat laporan-laporan soal THR selama ini banyak yang tidak difollow-up atau bermuara di Pengadilan Hubungan Industrial (PHI),” jelasnya.

Timboel menegaskan, sebaiknya Kemnaker terbuka ke publik atas upaya follow up laporan-laporan tersebut. Sehingga publik dapat menilai kinerja pengawas ketenagakerjaan.

Dia juga mengharapkan Ombudsman Republik Indonesia membuka ruang lebih besar kepada para buruh dan Serikat Pekerja (SP)/Serikat Buruh (SB), yang laporannya tidak difollow-up Kemnaker dan Disnaker-Disnaker.

Ombudsman harus berani memaparkan data-data ketidakmampuan Kemnaker dan Disnaker-Disnaker dalam menyelesaikan kasus-kasus terkait pembayaran THR ini,” pungkas Timboel Siregar. (Jon/Red)

DHARMA PERTIWI DAERAH P GELAR RAPID TEST GRATIS UNTUK MASYARAKAT DAN SERAHKAN BANTUAN ‘APE’ KE YAYASAN TK KODIM 1801/MANOKWARI.

etabloidfbi.com Manokwari, Papua.-

Kami ucapkan terima kepada Ketua Umum Dharma Pertiwi Pusat yang telah memberikan 250 paket Rapid Test dan Vitamin untuk masyakarat. Juga kepada Dandim 1801/Manokwari yang telah memberi bantuan 250 paket Sembako untuk masyakarat,” ucap Ny. Retno Ali Hamdan Bogra, Ketua Dharma Pertiwi Daerah P.

Ungkapan ini disampaikannya saat memberikan sambutan pada acara pemeriksaan Rapid Test dan pemberian Vitamin gratis serta pembagian Sembako untuk warga masyarakat Manokwari, Sabtu (30/5/2020) di lapangan Makodim 1801/Manokwari, Jln. Brawijaya, Kabupaten Manokwari, Provinsi Papua Barat.

Setelah melihat-lihat secara langsung jalannya pemeriksaan Rapid Test Covid-19 gratis untuk warga masyarakat yang dikerjakan oleh para tenaga medis dari Rumah Sakit Tk. IV J.A Dimara Kodam XVIII/Kasuari tersebut, Ketua Dharma Pertiwi Daerah P merasa puas dan berterima kasih kepada Kesehatan Kodam (Kesdam) XVIII/Kasuari yang telah mengorganisir kegiatan tersebut dengan baik.

Kami ucapkan terima kasih kepada Kakesdam dan tim medis sehingga pelaksanaan Rapid Test bisa berjalan dengan baik,” ujar Ny. Retno Ali Hamdan Bogra.

Selanjutnya, ibu-ibu Dharma Pertiwi mengunjungi Taman Kanak-Kanak (TK) Kartika Jaya Kodim 1801/Manokwari untuk menyerahkan bantuan Alat Permainan Edukatif (APE) kepada Yayasan TK Kartika Jaya XXII-I Kodim 1801/Manokwari.

Saya mengucapkan terima kasih atas kesempatan yang diberikan kepada saya untuk memberikan bantuan kepada TK Kartika Jaya. Setelah kami kemarin berkunjung dan berinteraksi dengan Kepala Sekolah serta dewan guru, ternyata disini kelasnya cukup banyak, ada empat kelas, berarti muridnya cukup banyak,” kata Ketua Dharma Pertiwi Daerah P.

Lebih lanjut Ny. Retno Ali Hamdan Bogra mengatakan, masih dalam suasana Hari Raya Idul Fitri 1441 H, dirinya selaku pribadi dan atas nama seluruh warga Dharma Pertiwi Daerah P menyampaikan ucapan Minal Aidin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin.

Mari kita ucapkan puji syukur Alhamdulillah, dengan masih kondisi suasana lebaran Idul Fitri 1441 H saya ucapkan Minal Aidin Walfaizin, mohon maaf lahir dan batin. Semoga Tuhan Yang Maha Esa senantiasa memberikan rahmat dan hidayah-Nya untuk kita semua,” katanya.

Mudah-mudahan apa yang telah kami bantukan dari Yayasan Kartika Jaya Cabang XXII ini, bisa bermanfaat di TK ini, khususnya untuk para putra-putri kita,” tutupnya.(Ertoto/Red)

Jalin Silaturahmi, Kapolres Sukabumi Kota Kunjungi Ponpes Terpadu Al-Istiqomah

etabloidfbi.com – Kota Sukabumi

Kapolres Sukabumi Kota AKBP Sumarni mengunjungi pondok pesantren terpadu al-Istiqomah di Kebonmanggu Gunungguruh Sukabumi, Minggu (31/05/2020) siang.

Pada kunjungan kali ini, AKBP Sumarni bertatap muka dengan pimpinan ponpes terpadu al-Istiqomah Buya Royanudin dan ketua ormas GOIB (gabungan ormas islam bersatu) KH. Asep Sirojudin.

Informasi yang berhasil diperoleh menyebutkan bahwa rangkaian kegiatan kunjungan ke pondok pesantren tersebut dilakukan untuk menjalin sinergitas antara Polres Sukabumi Kota dengan tokoh agama di wilayah hukum Polres Sukabumi Kota.

Selain itu, Polisi Wanita pertama yang menjabat sebagai Kapolres di kota Sukabumi tersebut mengajak para ulama untuk bersinergi dengan Polri dalam menjaga kondusifitas di wilayah Sukabumi, salah satunya dengan membantu mensosialisasikan penerapan protokol kesehatan kepada masyarakat di tengah pandemi covid-19.

Selain bersilaturahmi, kunjungan ini kami lakukan untuk mengajak para alim ulama untuk bersinergi dengan kami, salah satunya dengan membantu mensosialisasikan penerapan protokol kesehatan kepada masyarakat di tengah pandemi covid-19″ ujar AKBP Sumarni saat dikonfirmasi melalui telepon seluler.

Pada kesempatan yang sama, AKBP Sumarni turut menyebutkan bahwa masyarakat kota Sukabumi harus bisa menyesuaikan diri dengan rencana penerapan new normal yang akan dilaksanakan di kota Sukabumi.

Masyarakat kota Sukabumi khususnya, harus siap menyesuaikan diri dengan rencana akan diterapkannya new normal di kota Sukabumi, salah satunya dengan disiplin menjalankan protokol kesehatan seperti menggunakan masker, menjaga jarak (physical distancing), rajin mencuci tangan menggunakan sabun hingga menerapkan PHBS (pola hidup bersih dan sehat)”. Imbuh Kapolres Sukabumi Kota AKBP Sumarni

( Hendra Sofyan)

PRESIDEN AKAN SEBAR BANSOS KEPADA NELAYAN MISKIN, HNSI APRESIASI PERHATIAN JOKOWI.

etabloidfbi.com Jakarta.-

Nelayan Indonesia mengapresiasi perhatian Presiden Joko Widodo yang secara khusus menginstruksikan pemberian bantuan sosial bagi petani miskin dan nelayan miskin Indonesia.

Ketua Bidang Hubungan Antar Lembaga Dewan Pimpinan Pusat Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Siswaryudi Heru menyampaikan, apa yang disampaikan Presiden Joko Widodo itu memang sangat dibutuhkan oleh nelayan-nelayan kecil dan tradisional Indonesia.

Bantuan-bantuan yang sangat dasar sangat dibutuhkan nelayan di masa pandemi Virus Corona atau Covid-19 yang masih mendera Indonesia ini.

Nelayan tradisional, nelayan-nelayan Indonesia yang sangat membutuhkan bantuan-bantuan itu sangat mengapresiasi dan berterimakasih kepada Bapak Presiden Jokowi. Sampai saat ini memang masih sangat dibutuhkan bantuan oleh nelayan,”tutur Siswaryudi Heru, Sabtu (30/05/2020).

Wakil Ketua Komite Tetap (Wakomtap) Hubungan Antar Lembaga Dewan Pengurus Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) ini mengatakan, sektor nelayan memang salah satu segmen yang mengalami dampak terburuk dari Covid-19.

Sehingga, skema pemberian bantuan kepada Nelayan, perlu segera direalisasikan. Situasi pandemic Covid-19 yang masih berkepanjangan, lanjutnya, sangat menyiksa nelayan.

Hampir tak bisa berbuat apa-apa. Jadi, sebesar apapun bantuan yang diberikan kepada nelayan, sangat berguna bagi keberlanjutan kehidupan mereka,” ujar Siswaryudi Heru.

Siswaryudi Heru yang juga Ketua Bidang Kelautan dan Perikanan Pengurus Pusat Dewan Ekonomi Indonesia Timur (DEIT) ini menambahkan, nantinya, untuk recovery sektor perikanan dan kelautan, khususnya bagi nelayan, juga sangat perlu dilakukan.

Sebab, situasi pandemi ini sama sekali meruntuhkan kondisi perekonomian nelayan. Padahal, potensi perikanan laut Indonesia, tadinya diharapkan sebagai salah satu tulang punggung pemasukan keuangan Negara yang besar. Namun kondisi pandemi ini membuat hal itu stagnan.

Nelayan perlu segera dibantu untuk segera bisa bangkit dan bisa melaut. Beroperasi kembali untuk menggeliatkan sektor perekonomian,” ujarnya.

Oleh karena itulah, menurut Siswaryudi Heru, upaya dan perhatian Presiden Joko Widodo kepada nelayan Indonesia perlu diapresiasi dan terus didukung untuk kemajuan sektor ini.

Sekali lagi, kami dari nelayan kecil Indonesia, menyampaikan terimakasih kepada Presiden Joko Widodo yang memberikan bantuannya bagi nelayan kita,” tutur Siswaryudi Heru.

Presiden Joko Widodo menyebut ada beberapa skema besar program yang bisa digunakan untuk membantu petani dan nelayan di masa pandemi Covid-19.

Pertama, adalah melalui Program Jaring Pengaman Sosial (JPS) yang telah digelar pemerintah, mulai dari Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Sosial Tunai (Bansos Tunai), Bantuan Langsung Tunai Desa (BLT-Desa) Bantuan Sembako dan Program Gratis Subsidi Listrik.

Pastikan 2,7 juta petani miskin dan 1 juta nelayan dan petambak harus masuk program bansos,” kata Jokowi saat memimpin rapat kabinet terbatas lewat video conference, Kamis (28/5/2020).

Jokowi mengatakan, tujuan utama skema program bansos ini adalah untuk meringankan beban konsumsi rumah tangga yang kurang mampu, termasuk petani dan nelayan miskin.

Kedua, bantuan untuk nelayan dan petani juga bisa dilakukan lewat subdisi bunga kredit. Pemerintah telah menyiapkan Rp 34 Triliun untuk program ini. Dengan begitu, petani dan nelayan bisa mengakses modal kerja lewat kredit usaha rakyat tanpa dikenai bunga tinggi.

Ini penting bagi usaha pertanian, kelautan dan perikanan. Terakhir, bantuan non fiskal, seperti bibit, pupuk, serta kelancaran suplai chain diharapkan membuat usaha pertanian dan perikanan lebih baik. Saya minta prosedur dipermudah, akses dipermudah, proses sederhana,” ujar Presiden Jokowi. (Jon/Red)

KEBIJAKAN NEW NORMAL BARU BISA DILAKUKAN SETELAH ADANYA EVALUASI MENYELURUH DARI DAERAH.

etabloidfbi.com Jakarta.-

Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) mengingatkan, pelaksanaan kebijakan The New Normal Life yang dicanangkan pemerintah di masa pandemic Virus Corona atau Covid-19 ini baru akan bisa dilaksanakan apabila sudah dilakukannya evaluasi menyeluruh penanganan pandemi Covid-19 dari daerah-daerah.

Hal itu ditegaskan Wakil Ketua Komisi VIII DPR Tubagus Ace Hasan Syadzily, menyikapi maraknya wacara penyelenggaraan kebijakan The New Normal Life.

Kebijakan new normal sebetulnya baru akan diterapkan pemerintah setelah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap perkembangan persebaran Covid-19 di daerah-daerah,” tutur Tubagus Ace Hasan Syadzily, Sabtu (30/05/2020).

Politisi Partai Golkar ini menjelaskan, New Normal merupakan suatu keadaan kenormalan baru, dimana masyarakat dapat menjalankan aktivitas seperti biasanya dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan Covid-19 secara ketat, agar tetap terhindar dari penularan virus tersebut.

Ace mengatakan, new normal juga dimaksudkan agar masyarakat dapat bekerja seperti biasa di luar rumah. Terutama pada sektor ekonomi.

Namun tetap menggunakan masker, menjaga jarak, rajin mencuci tangan atau hand sanitizer, serta mematuhi protokol yang telah ditetapkan pemerintah di masing-masing sektor atau bidang,” ujarnya.

Menurutnya, rencana implementasi kebijakan new normal ini tentu sangat mempertimbangkan berbagai hal. Terutama studi yang dilakukan para ahli epidemologi serta kesiapan regional di masing-masing daerah dalam penanganan Covid-19, seperti pengembangan penyakit, pengendalian virus dan kapasitas kesehatan yang dimiliki daerah tersebut.

Berdasarkan atas studi yang dilakukan para ahli epidemologi dan hasil skoring penilaian dari tingkat keparahan pandemi, pemerintah daerah dapat memberlakukan kebijakan new normal ini.

Selain itu, dalam penerapan new normal ini, akan dipertimbangkan secara seksama kesiapan dari berbagai sektor publik.

Misalnya, dalam sektor industri telah ditetapkan circular yang sesuai dengan protokol Satgas Covid-19. Demikian pula, hingga saat ini masih dirumuskan skenario new normal di sektor pendidikan, restoran, akomodasi, pariwisata, transportasi dan sektor lainnya,” imbuh Ace.

Dia mengingatkan, skenario new normal bukan berarti menyerah terhadap Covid-19. Kebijakan ini merupakan langkah strategis. Sebagaimana juga rekomendasi WHO dan sudah diberlakukan di beberapa negara lainnya di dunia, agar keberlanjutan pembangunan terutama di bidang perekonomian.

Agar tetap dapat berjalan tanpa mengabaikan sama sekali kesehatan dan keselamatan masyarakat,” lanjutnya.

Kebijakan new normal dilakukan untuk menekan laju pelambatan ekonomi sebagai dampak pandemi Covid-19, mengatasi kemungkinan semakin bertambahnya pemutusan hubungan kerja (PHK), mengatasi pengangguran, tetap berjalannya supply dan demand. Dan tentu dalam rangka memulihkan kondisi ekonomi agar perlahan-lahan kembali normal.

Dalam bahasa agama, kebijakan new normal ini merupakan upaya menyeimbangkan antara menjaga jiwa atau hifdz an-Nafs dan menjaga perekonomian atau hifdz al-Maal,” ucapnya.

Jadi, kata dia, implementasi dari kebijakan new normal life ini harus didasarkan pada evaluasi data epidomologi yang betul-betul transparan dan akurat di suatu daerah. Dan kapasitas dari penanganan daerah dalam hal kesehatan warga. Serta kedislipinan warga dalam mematuhi protokol kesehatan Covid-19.

Pemerintah harus betul-betul mempertimbangkan ketiga hal tersebut. Jika tidak, saya khawatir new normal life akan membuat Covid-19 semakin tidak tertangani,” tandasnya. (Jon/Red)

WACANA NEW NORMAL JANGAN MALAH MEMBUAT TAMBAH PANIK.

etabloidfbi.com Jakarta.-

Wakil Ketua Komisi X DPR Ahmad Fikri Faqih mengingatkan, wacana penerapan the new normal life jangan sampai membuat situasi bertambah panic di tengah pandemic Virus Corona atau Covid-19 ini.

Anggota Fraksi PKS ini mengatakan, masih banyak hal yang harus dipertimbangkan dalam menerapkan kebijakan New Normal yang diwacanakan Pemerintah itu.

Intinya, wacana New Normal jangan malah membuat situasi menjadi tambah panic,” ujar Fikri Faqih, Sabtu (30/05/2020).

Fikri mengatakan, ada beberapa hal yang menjadi perhatian DPR. Seperti, Pemerintah harus mengindahkan himbauan dari Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) menjelang akhir masa tanggap Covid-19.

Tidak hanya itu, kita juga meminta pemerintah kembali mempertimbangkan wacana masuk sekolah di bulan Juni atau tahun pelajaran baru. Dari kami, ada sebelas anjuran yang perlu diperhatikan pemerintah. Beberapa diantaranya anjuran tetap melanjutkan kegiatan belajar di rumah dan menerapkan pembelajaran jarak jauh, mengingat sulitnya melakukan pengendalian transmisi apabila terbentuk kerumunan,” jelasnya.

Pembelajaran jarak jauh disarankan tetap dilanjutkan mengingat kemungkinan bulan Juli wabah belum teratasi dengan baik.

Fikri memaparkan, data IDAI menunjukkan hingga 18 Mei 2020, diketahui jumlah pasien dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 3.324 anak, 129 anak berstatus PDP meninggal. 584 anak terkonfirmasi positif Covid-19, dan 14 anak meninggal akibat Covid-19.

Temuan ini menunjukkan bahwa angka kesakitan dan kematian anak akibat Covid-19 d Indonesia tinggi dan membuktikan bahwa tidak benar kelompok usia anak tidak rentan terhadap Covid-19.

Wacana new normal, mestinya membuat suasana menjadi normal seperti semula, bukan malah tambah panik,” imbuhnya.

Yang jadi pertimbangan, lanjutnya, mestinya bukan hanya pulihnya ekonomi, tapi juga harus mempertimbangkan semua faktor secara komprehensif. Karena ini meliputi keselamatan, kesehatan, dan tentu saja rasa aman.

Untuk kesehatan, kami meminta pemerintah memperhatikan himbauan yang dikeluarkan IDAI,” tekannya.

Apalagi, tambahnya, kurva Covid-19 trennya naik terus. Data terbaru saja sudah mencapai 23.851 kasus, dengan angka kematian 1473. Pasien sembuh 6.057 kasus, dan kasus aktif 16.321.

Padahal, rumus untuk menerapkan new normal hanya akan berjalan efektif, setelah kurva landai, sebulan kemudian bisa berkegiatan kembali. Tetapi kurva masih naik,” tandas Fikri. (Jon/Red)

SUDAH BIKIN BINGUNG BURUH DAN RAKYAT KECIL, KEBIJAKAN NEW NORMAL TIDAK TEPAT

etabloidfbi.com Jakarta.-

Dari pemberian istilah the new normal life yang dicanangkan Pemerintah di tengah pandemi virus corona atau Covid-19 ini sudah membingungkan buruh dan masyarakat kecil. Sehingga, diprediksi malah akan banyak bermunculan persoalan baru, termasuk meningkatnya jumlah penderita yang terpapar Covid-19.

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menyampaikan, kebijakan pemerintah hendak melakukan the new normal life, tidak tepat.

Istilah new normal bisa membingungkan para buruh dan masyarakat kecil di Indonesia. Sebab, jika diberi sedikit kelonggaran, yang terjadi di masyarakat justru akan semakin banyak yang dikerjakan. Akhirnya hal ini justru kembali meningkatkan jumlah masyarakat yang postitif terpapar Covid-19. Saat ini saja ketika masih diberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) banyak yang tidak patuh. Apalagi jika diberi kebebasan,” tutur Said Iqbal, Sabtu (30/05/2020).

Oleh karena itu, KSPI menyarankan agar pemerintah tidak menggunakan istilah new normal. Tetapi tetap menggunakan istilah physical distancing yang terukur.

Misalnya, untuk kalangan buruh yang bekerja di perusahaan diliburkan secara bergilir, demi mengurangi keramaian di tempat kerja.

Dengan jumlah orang yang keluar rumah untuk bekerja berkurang, maka physical distancing lebih mudah dijalankan. Inilah yang terukur. Sehingga disamping panyebaran pandemi Corona bisa ditekan, ekonomi bisa tetap bergerak dan tumbuh,” ujarnya.

KSPI sendiri menilai, kebijakan new normal tidak tepat. Setidaknya ada lima fakta yang menjadi alasannya.

Fakta pertama, jumlah orang yang positif corona masih terus meningkat. Bahkan pertambahan orang yang positif, setiap hari jumlahnya masih mencapai ratusan.

Fakta kedua, sejumlah buruh yang tetap bekerja akhirnya positif terpapar corona. Hal ini bisa dilihat, misalnya di PT Denso Indonesia dan PT Yamaha Music, ada yang meninggal akibat positif terpapar covid 19. Begitu juga di Sampoerna dan PEMI Tangerang, dilaporkan ada buruh yang Orang Dalam Pemantauan (OPD), Pasien Dalam Pemantauan (PDP), bahkan positif.

Fakta ketiga, saat ini sudah banyak pabrik yang merumahkan dan melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) akibat bahan baku material impor makin menipis dan bahkan tidak ada.

Seperti yang terjadi di industri tekstil, bahan baku kapas makin menipis. Di industri otomotif dan elekrtonik, suku cadang makin menipis. Di industri farmasi, bahan baku obat juga makin menipis. Sementara di industri pertambangan, jumlah ekspor bahan baku menurun.

Fakta ini menjelaskan, new normal tidak akan efektif. Percuma saja menyuruh pekerja untuk kembali masuk ke pabrik. Karena tidak ada yang bisa dikerjakan, akibat tidak adanya bahan baku,” kata Said Iqbal.

Fakta keempat, PHK besar-besaran yang terjadi di industri pariwisata, Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), dan sepinya order yang diterima transportasi online, hingga kini belum ada solusi. Bahkan di industri manufaktur, ancaman PHK terhadap ratusan ribu buruh sudah di depan mata.

Menghadapi situasi dimana sedang terjadi PHK besar-besaran, yang dibutuhkan bukan new normal. Adapun yang dibutuhkan saat ini adalah mempersiapkan solusi terhadap ancaman PHK, agar jutaan buruh bisa bekerja kembali. Tidak dengan meminta masyarakat mencari kerja sendiri,” jelas Said Iqbal.

Seharusnya, lanjut Iqbal, pemerintah memaksimalkan pemberian bantuan langsung tunai (BLT) dan memberikan subsidi upah.

Bukan meminta bekerja kembali di tengah pandemi yang mengancam hilangnya nyawa. Lagipula, bagi masyarakat yang kehilangan pekerjaan, akan kembali bekerja di mana?” cetusnya.

Fakta kelima, tanpa new normal pun sebenarnya masih banyak perusahaan yang masih meminta buruhnya tetap bekerja. Dengan demikian, yang dibutuhkan para buruh dan pengusaha bukan new nomal. Tetapi regulasi dan strategi untuk memastikan bahan baku impor bisa masuk dan selalu tersedia di industri.

Di sisi lain, penting untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah terhadap dolar. Karena sebagian perusahaan meliburkan karyawan atau melakukan PHK akibat profit perusahaan menipis bahkan negatif.

Itu diakibatkan mereka harus membeli bahan baku dari impor dengan harga dollar dan menjual dengan rupiah yang sudah terpuruk,” kata Said Iqbal.

KSPI dan buruh Indonesia menegaskan, akan bersama Presiden Jokowi dan pemerintahannya untuk memerangi penyebaran Covid-19 dengan tetap mengkampanyekan physical distancing dan meminta buruh diliburkan secara bergilir.

Bukan menerapkan istilah new normal yang membingungkan para buruh dan masyarakat kecil,” tandasnya. (Jon/Red)

ANGGOTA KOMISI IX DPR ARZETI BILBINA PLEASE, JANGAN KONYOL, JANGAN SEPERTI DI KEBUN BINATANG: TOLONG DITIMBANG ULANG RENCANA KEBIJAKAN NEW NORMAL

etabloidfbi.com, Jakarta, –

Anggota Komisi IX DPR RI Arzeti Bilbina meminta dengan amat sangat agar pemerintah tidak bersikap konyol untuk tetap memaksakan perberlakuan kebijakan the new normal life di tengah masih tingginya penyebaran virus Corona atau Covid-19 ini.

Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini melihat, kondisi masyarakat dan juga kesiapan pemerintah belum memadai untuk menggelar kebijakan the new normal life itu.

Please, tolong ditimbang matang-matang. Jangan konyol. Jangan seperti di kebun binatang. Kalau di kebun binatang itu kan yang kuat yang menang dan bisa bertahan. Masyarakat kita ini kan kebanyakan belum siap. Please, jangan korbankan masyarakat kita,” tutur Arzeti Bilbina, Sabtu (30/05/2020).

Arzeti menyoroti khusus rencana Tahun Ajaran Baru Sekolah. Menurut Arzeti, tidak bisa terbayangkan, akan sangat banyak anak-anak sekolah menjadi korban keganasan virus Corona. Sebab, bicara sekolah hendak diberlakukan sebagaimana normalnya, pastilah akan sangat mengancam nyawa bagi anak-anak murid.

Jumlahnya itu puluhan ribu loh. Puluhan ribu anak-anak sekolah SD, SMP dan SMA. Mereka sangat rentan terkena sebaran virus Corona. Kasihan sekali anak-anak kita,” ujar Arzeti.

Anak-anak sekolah, lanjutnya, tidak akan bisa diperlakukan layaknya seperti orang-orang dewasa yang sudah mengerti mencegah penyebaran pandemic virus Corona. Mereka suka berkumpul, bermain, berlari-larian, berkeringat, ngelendot dengan orang tua masing-masing ketika diantar dan dijemput.

Belum lagi, kata Arzeti, tidak semua keluarga memiliki kendaraan pribadi yang mengantar anak-anak sekolah untuk belajar ke sekolah-sekolah mereka.

Saya membayangkan, setiap jam 7 pagi, ada antrian panjang orang-orang tua murid mengantarkan anak-anak mereka di pintu masuk ke sekolah. Bagaimana anak-anak itu ada yang merengek atau bergelayutan dengan orang tuanya, dan juga bercanda dengan teman-temannya. Ini kondisi yang harus diwaspadai, sebab kita tak tahu ada dimana dan kapan virus Corona itu hinggap,” jelas Arzeti.

Hal yang sama juga terjadi di pondok-pondok pesantren. Menurut Arzeti, ada puluhan ribu anak sekolah yang tinggal, hidup dan belajar di pondok-pondok pesantren yang tersebar di berbagai penjuru Tanah Air.

Bagaimana nasib mereka? Hal yang sama dan sangat rentan terjadi,” ucapnya.

Politisi PKB dari Dapil Jawa Timur I ini mengibaratkan kondisi pandemic Covid-19 ini bagaikan perlombaan dua jenis kapal yang berlayar mengarungi lautan berombak besar. Satu kapal besar yang lengkap dengan sarana dan prasarana serta perlatan memadai dan canggih-canggih.

Sedangkan satu lagi adalah sampan kecil, yang diisi oleh jutaan manusia yang tidak memiliki kelengkapan peralatan dan sarana prasarana. Ketika ombak besar datang, maka kapal kecil atau sampan itu akan segera tergulung ombak besar dan mati. Karam.

Lalu, jikalau kebijakan new normal itu diterapkan, bagaimana nasib kita masyarakat yang jumlahnya banyak di kapal kecil atau sampan ini? Pasti digulung ombak besar kan,” ucapnya.

Di sektor buruh, lanjut Arzeti, hal yang sama juga terjadi. Dia belum melihat adanya keseriusan untuk mempersiapkan buruh bisa bekerja dengan tingkat keamanan dan kesiapan menghadapi Covid-19.

Begitu juga dengan regulasi di sektor perburuhan, lanjutnya lagi, belum ada aturan atau protokol perburuhan untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19.

Misalnya, belum ada ketentuan berapa orang buruh bisa bekerja di dalam satu ruangan. Berapa jumlah buruh yang bisa bekerja di dalam satu pabrik. Ini belum ada. Belum ada juga perlengkapan dan kesiapan buruh menghadapi Covid-19. Ini kan berbahaya bagi pekerja jika new normal diterapkan,” tutur Arzeti.

Sedangkan dari sisi kesiapan kesehatan dan perangkatnya, dikatakan Arzeti, Indonesia termasuk lamban dan lemah untuk melakukan antisipasi. Uji rapid test massal yang seharusnya bisa dilakukan, ternyata belum terlaksana.

Arzeti mencoba membandingkan kondisi Indonesia dengan Negara lain yang lebih cepat dan tanggap melakukan antisipasi berupa pencegahan penyebaran Covid-19.

Kalau di Negara lain kan, mereka melakukan rapid test massal, sehingga mereka cepat mengetahui warganya yang harus segera diantisipasi mengidap Covid-19. Di kita, belum terlaksana rapid test massal itu,” jelasnya.

Memang, katanya lagi, Indonesia sudah memiliki Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, ada rumah sakit untuk isolasi pengidap Covid-19, ada bantuan-bantuan sosial, dan juga kesiapan TNI dan Polri menegakkan aturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Akan tetapi, semua itu belumlah memadai.

Terimakasih kepada TNI dan Polri yang menjadi salah satu tulang punggung penanganan Covid-19 ini. Kerja-kerja mereka yang cepat dan tegas sangat kita butuhkan. Namun, tak cukup hanya itu,” jelas Arzeti.pp

Arzeti menyampaikan, DPR sendiri, terutama Komisi IX masih akan mengagendakan Rapat Kerja dengan Kementerian dan Lembaga terkait sekitar tanggal 14 Juni 2020. Sedangkan Tahun Ajaran Baru sudah dimulai pada 13 Juni 2020.

Arzeti mengharapkan, adanya pertimbangan yang matang dan kesiapan semua perangkat, jika memang akan menerapkan the new normal life.

Semua sektor, lanjutnya, harus sudah benar-benar siap. Semua perangkat, sarana dan prasarana mestinya sudah terpenuhi, agar bisa menjalankan new normal life.

Jika itu belum siap, kata Arzeti, sebaiknya ditunda saja pelaksanaan kebijakan new normal life itu.

Salah satu tawaran kita, kami meminta pemerintah memastikan apakah sudah punya system yang kuat, apakah pemerintah sudah memiliki sarana dan prasarana yang kuat dan memadai, untuk melindungi seluruh masyarakat kita? Apakah sudah bisa bertindak cepat dan cekatan jika terjadi penyebaran Covid-19? Ini semua yang harus juga kita pastikan terlebih dahulu,” tuturnya.

Dia menambahkan, jika memang belum siap, hendaknya jangan memaksakan kebijakan new normal life. “Sekali lagi, please, kita jangan konyol,” tandasnya. (Jon/Red)

Hadapi New Normal Life, Kemensos Bentuk Tim Tata Hidup Baru

etabloidfbi.com Jakarta.-

Kementerian Sosial (Kemensos) membentuk Tim Tata Hidup Baru untuk mengimplementasikan kebijakan the new normal life.

Sekretaris Jenderal Kementerian Sosial Republik Indonesia (Sekjen Kemensos) Hartono Laras menyampaikan, sebenarnya kebijakan New Normal Life itu tidak jauh berbeda dengan pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Sebab, semua pihak mesti menjalankan protokol kesehatan.

Selain harus tetap menjalankan protokol kesehatan, setiap Kementerian, Lembaga dan Aparatur Sipil Negara (ASN) harus mematuhi protokol atau tata kerja yang dikeluarkan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB).

Sesuai arahan dari Menteri Sosial, untuk menyambut pelaksanaan kebijakan then new normal life, kita sudah membentuk Tim, yang kita namakan Tim Tata Hidup Baru ASN Kemensos. Ini salah satu upaya kita untuk tetap melaksanakan protokol kesehatan dari Kementerian Kesehatan. Dan juga mengikuti protokol yang dikeluarkan Kemenpan-RB,” tutur Hartono Laras, Sabtu (30/05/2020).

Belajar dari pelaksanaan protokol kesehatan dan protokol kerja selama 3 bulan terakhir, lanjut Hartono Laras, setiap orang, khususnya instansi-instansi Negara dan pemerintahan diwajibkan melaksanakan social distancing, physical distancing, Work From Home (WHF), penggunaan masker, sanitizer, alat pengukur suhu badan dan larangan berkerumun.

Hal yang sama juga akan diteruskan ketika mengimplementasikan kebijakan the new normal life.

Kepatuhan dan kesadaran bersama untuk memulai hidup yang baru, harus tetap menjalankan protokol kesehatan dan protokol kerja. Bagaimana pun, kita sebagai mahkluk sosial, tidak mungkin bisa hidup terisolasi terus menerus. Karena itu, dibutuhkan kesadaran bersama,”tutur Hartono Laras.

Meski begitu, lanjutnya, bukan berarti dikarenakan situasi pandemi Covid-19 masih terjadi, lantas kinerja menjadi menurun. Kemensos sendiri, tegas Hartono, produktivitas kerja tak boleh menurun.

Harus tetap produktif. Misalnya, tidak semua bidang bisa menerapkan WFH. Ada yang memang wajib ngantor. Itu menjadi tantangan tersendiri. Dengan tetap meningkatkan produktivitas kerja,”jelasnya.

Selama 3 bulan belakangan, kata dia, ada budaya dan kesadaran baru yang sudah mulai tercipta. Penggunaan teknologi informasi menjadi salah satu alternatif yang efektif dalam menjalankan tugas-tugas dan kewajiban.

Misal, dalam penyelenggaraan rapat-rapat dan koordinasi, Kemensos kini menerapkan juga penggunaan teknologi informasi.

Sehingga tidak harus bertatap muka langsung dan berkumpul di dalam satu ruangan. Kinerja bisa efektif juga. Dan koordinasi bisa cepat,”jelasnya.

Kecuali, ada pekerjaan dengan prioritas sangat tinggi. Yang membutuhkan tatap muka langsung, maka tidak melalui video conference.

Memang, dikatakan Hartono Laras, masing-masing instansi memiliki protokol sendiri-sendiri. Namun, secara umum, ada dua protokol yang mesti dijalankan, yakni protokol kesehatan dari Kementerian Kesehatan, dan protokol kerja dari Kemenpan-RB.

Hartono mengatakan, menghadapi new normal life, kesadaran masyarakat juga sangat diperlukan. Untuk tetap melaksanakan protokol kesehatan.

Dengan situasi itu, katanya, maka Kemensos membentuk Tim Tata Hidup Baru. “Kita juga melengkapi dan mempersiapkan sarana prasarana pendukung di setiap bidang, untuk bisa menerapkan kebijakan new normal life itu,”ujarnya.

Untuk proses-proses pendistribusian bantuan-bantuan sosial dari Kemensos, Hartono Laras menyampaikan, pihaknya tetap berjalan sebagaimana mestinya. Dengan tetap melakukan monitoring dan evaluasi dari pendistribusian yang telah dilakukan selama ini.

Kita sudah meminta kepada PT Pos Indonesia, agar di setiap kantor pos yang menjadi tempat pendistribusian bantuan itu ditambah pos-posnya. Untuk menghindari terjadinya antrian atau penumpukan orang dalam mengurus bantuan,” ungkapnya.

Untuk mengurangi adanya benturan di lapangan terkait pendistribusian bansos dari Kemensos, Hartono Laras menjelaskan, sejauh ini masih terkendali dan terdistribusi dengan baik.

Miskomunikasi dan riak-riak yang terjadi di lapangan, hendaknya diselesaikan dengan komunikasi yang baik.

Masalah distribusi bantuan itu kasusistis saja. Kita tahu bersama, kondisi Indonesia saat ini sedang kritis. Maka dihadapi dengan spontan juga. Dadakan. Atau khusus. Ini mungkin menimbulkan turbulensi di lapangan. Nah, kami sudah melakukan koordinasi, sosialisasi dan penyebaran informasi yang akurat ke daerah-daerah. Dan kini itu bisa tertangani dengan baik,”ungkapnya.

Agar tidak terjadi kesimpangsiuran informasi, Hartono Laras kembali menjelaskan jenis bantuan yang didistribusikan oleh Kementerian Sosial.

Kemensos hanya memiliki dua jenis bantuan. Pertama, yang dikenal dengan bantuan regular. Yaitu bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) dan Program Sembako berupa Bantuan Pangan Nontunai (BPNT). Bantuan regular ini, lanjutnya, tidak hanya dilakukan pada saat pandemi Covid-19 saja.

Sebetulnya, tanpa adanya pandemi Covid-19 ini, bantuan regular ini sudah dan tetap berjalan,”tutur Hartono Laras.

Selain bantuan regular, katanya, sebagai bagian dari kebijakan social safety net dalam menanggulangi dampak Covid-19, Kemensos meluncurkan bansos non reguler yakni bansos sembako bantuan Presiden dan bansos tunai (BST) yang kini sedang berjalan.

Hartono merinci, untuk pogram PKH, kini diperluas kepesertaannya. Dari 9,2 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) menjadi 10 juta KPM.

Kemudian Program Sembako berupa Bantuan Pangan Nontunai (BPNT), juga diperluas jangkauannya dari 15,2 juta menjadi 20 juta KPM. Indeks bantuan Program Sembako/BPNT juga ditingkatkan dari Rp150 ribu menjadi Rp200 ribu/bulan/KPM yang pencairannya.

Dipercepat dari tiga bulan sekali, menjadi perbulan,” kata Hartono.

Selanjutnya, untuk bansos sembako bantuan Presiden menjangkau 1,9 juta kepala keluarga (KK). Di mana untuk DKI Jakarta menjangkau 1,3 juta KK, dan Bodetabek (daerah yang berbatasan langsung dengan Jakarta) menjangkau 600.000 KK.

Adapun BST menjangkau 9 juta KK di luar Jabodetabek. Penerima BST adalah masyarakat terdampak yang belum menerima bansos reguler, yakni Program Keluarga Harapan (PKH) dan Program Sembako. BST disalurkan secara simultan yakni berbarengan antara salur dengan pemutakhiran data.

Sedangkan persoalan data yang diributkan sejumlah pihak, lanjutnya, sebetulnya Kemensos memiliki Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) untuk Program Perlindungan Sosial.

DTKS ini, lanjut Hartono, berasal dari data dari setiap daerah. Dan setiap tiga bulan sekali dilakukan upgrading DTKS itu.

Jadi, setiap data yang kita miliki, itu berasal dari data setiap daerah. Dan itu di-up grade setiap tiga bulan,”jelasnya.

Untuk menjangkau dan memroses secara tepat dan cepat bantuan-bantuan itu, Kemensos telah merekrut pendamping-pendamping di tataran pusat dan daerah. Juga menerapkan koordinasi dengan setiap stakeholders.

Hartono Laras mengungkapkan, sejujurnya, dalam menangani pandemi Covid-19, kesiapan bantuan di Kemensos masih bisa bertahan hingga 3 bulan ke depan.

Kita sanggupnya 3 bulan ke depan. Dan, selanjutnya belum ada kepastian. Tetapi, dengar-dengar sih akan ditambah. Kita tunggu saja, apakah benar ada tambahan bansos,”ucapnya.

Hartono Laras menegaskan, data yang dimiliki mungkin belum sempurna. Data itu diperoleh dengan koordinasi dengan daerah, dan setiap desa.

Sempurna sih gak bisa. Memang ini harus cepat dan tepat. Memberikan bantuan dengan data yang bagus perlu persiapan dan tak mudah. Akan tetapi, akan lebih kacau kalau enggak ada data,”pungkas Hartono Laras. (Jon/Red)

Polres Sekadau Siap Edukasikan “New Normal Life” Kepada Masyarakat

etabloidfbi.com, Kab Sekadau

Kepala Kepolisian Resor Sekadau, AKBP Marupa Sagala, S.I.K., S.H., M.H menyatakan akan melakukan edukasi dan sosialisasi tentang penerapan tatanan hidup baru/new normal life yang diterapkan oleh Pemerintah.

Terkait hal tersebut, Kapolres mengatakan pihaknya juga akan berkoordinasi dengan pemerintah daerah kabupaten Sekadau dan TNI untuk mendisiplinkan masyarakat supaya mengikuti protokol kesehatan. Untuk memberikan pemahaman kepada seluruh lapisan masyarakat Kabupaten Sekadau tentang penerapan new normal life, Kapolres siap menurunkan personel jajaran untuk memberikan edukasi secara langsung kepada masyarakat.

Kegiatan edukasi ini merupakan atensi dan perintah langsung dari pimpinan tertinggi kepolisian, Kapolri Jenderal Idham Azis,” ujar Kapolres, Minggu (31/5/2020).” Ucap Kapolres.

Sosialisasi dan edukasi nanti akan disampaikan melalui media sosial Polres Sekadau, Sat Binmas dan para Bhabinkamtibmas polsek jajaran,” sambungnya.

Melalui Bhabinkamtibmas sebagai garda terdepan Polri kepada masyarakat, kata Kapolres, penyampaian edukasi “new normal life” yang berarti kembali ke aktifitas seperti biasanya. Tapi dengan aturan protokol kesehatan untuk mencegah penularan Covid-19.

AKBP Marupa Sagala mengatakan, protokol kesehatan yang diterapkan seperti mencuci tangan sehabis beraktivitas, dan tetap menggunakan masker saat berada diluar rumah, serta menjaga jarak atau sosial distancing.

Saya harapkan masyarakat dapat menerapkan new normal life atau tatanan hidup baru dengan tetap mematuhi protokol kesehatan. Mari kita lebih disiplin lagi dalam menjalankan protokol kesehatan tersebut agar terhindar dari Covid-19,” harap Kapolres.(Endipriyono)

Masyarakat Harus Disiplin, Penambahan Kasus Covid-19 Masih Terjadi di Batam

etabloidfbi.com, BATAM –

Masyarakat harus disiplin menjalankan protokol kesehatan, hal itu mengingat masih terus bertambahnya jumlah kasus positif corona virus disease (Covid-19) di Kota Batam. Data terbaru tanggal 30 Mei 2020 terjadi penambahan delapan kasus baru.

Wali Kota Batam, Muhammad Rudi mengatakan data tersebut merupakan hasil pemeriksaan swab oleh Tim analis BTKLPP Batam. Berdasarkan temuan kasus baru (impor) dan hasil tracing closes contact yang terus berlangsung dari cluster Taman Baloi dengan terkonfirmasi positif nomor 49 dan 82 Kota Batam.

Ada delapan orang, yang berdasarkan hasil tes swabnya terkonfirmasi positif Covid-19. Enam orang perempuan dan dua laki-laki, satu diantara nya adalah warga Kabupaten Lingga” kata Rudi, Sabtu (30/5).

Dengan adanya penambahan kasus Beru tersebut kata Rudi diperoleh kesimpulan sementara bahwa masih mungkin terjadi pertumbuhan kasus Covid-19. Baik yang berkaitan dengan berbagai cluster yang ada ataupun kasus baru yang terjadi baik dari transmisi lokal maupun impor.

Hal itu karena masih banyak ditemui masyarakat yang belum sepenuhnya mematuhi protokol dan imbauan dari pemerintah guna menekan laju pertumbuhan kasus penyakit Covid-19. Karena itu pihaknya mengingatkan kepada seluruh masyarakat Kota Batam untuk bersama tetap mengikuti anjuran pemerintah.

Menjaga jarak, senantiasa mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, tetap dirumah saja, mengenakan masker jika terpaksa harus keluar rumah serta selalu menjaga kesehatan dengan makan makanan seimbang,” jelasnya.

Adapun rinciannya penambahan kasus Covid-19 tersebut, pertama adalah seorang laki-laki berinisial Tn.SG usia 35 tahun. Beralamat di kawasan perumahan Eden Park Kelurahan Taman Baloi Kecamatan Batam Kota Kota Batam, merupakan kasus baru Covid-19 Nomor. 121 Kota Batam. Bersangkutan merupakan suami dari terkonfirmasi positif nomor 117 dan ayah kandung dari terkonfirmasi positif nomor 118.

Kedua seorang laki-laki berinisial Tn S usia 53 tahun, beralamat di Jalan Bukit Abun Kelurahan Dabo Lama Kecamatan Singkep Kabupaten Lingga, merupakan kasus baru Covid-19 nomor 122 Kota Batam. Bersangkutan telah meninggal dunia pada hari 28 Mei 2020 lalu. Mengingat yang bersangkutan sebelumnya telah ditetapkan sebagai PDP maka sebelum dilakukan pemulasaran secara protokol Covid-19.

Ketiga dan keempat adalah anak bayi kembar perempuan berinisial By CfGC dan By CbGC yang masih berusia 01 tahun. Beralamat di kawasan perumahan Kavling Senjulung Kelurahan Kabil Kecamatan Nongsa Kota Batam, merupakan kasus baru Covid-19 nomor 123 dan 124 Kota Batam.

Kelima dan keenam adalah orang tua dari kedua anak tersebut, yakni seorang laki-laki berinisial Tn EC usia 42 tahun dan Perempuan berinisial Ny MaE usia 43 Tahun. Keduanya tercatat sebagai kasus baru Covid-19 nomor 125 dan 126 Kota Batam.

Ketujuh adalah seorang anak perempuan An JEM usia 07 tahun, beralamat di kawasan perumahan Kavling Senjulung Kelurahan Kabil Kecamatan Nongsa Kota Batam. Merupakan kasus baru Covid-19 nomor 127 Kota Batam. Ayahnya diketahui juga terkonfirmasi positif kasus nomor 102 Kota Batam.

Kedelapan adalah seorang perempuan Ny MG usia 38 tahun, merupakan kasus baru Covid-19 nomor 128 Kota Batam. Bersangkutan merupakan istri dari pasien terkonfirmasi positif kasus nomor 102 dan ibu dari pasien nomor 127 Kota Batam.

Data sampai tanggal 30 Mei 2020, jumlah kasus terkonfirmas positif Covid-19 Kota Batam sebanyak 128 kasus. Dari jumlah tersebut 47 pasien diantaranya sudah dinyatakan sembuh dan 11 pasien meninggal duania. Sedangkan sisanya saat ini masih menjalani perawatan di rumah sakit. (ferdi)

Pemerintah Kota Tangerang Belum Memastikan Pemberlakuan New Normal Di Awal Juni 2020

etabloidfbi.com, Kota Tangerang, –

Pemerintah Kota Tangerang belum umumkan penetapan New Normal per tangal 1 Juni 2020. Seperti yang sudah dilakukan oleh pemerintah daerah lainnya misalkan di wilayah Jawa Barat.

Namun persiapan aturan terkait akan beraktifitas nya kembali masyarakat di tengah pandemi covid-19 atau kehidupan baru (New Normal) telah di rencanakan.

Hal tersebut di benarkan H.Ir.Turidi Susanto, wakil Ketua DPRD kota Tangerang. “Sampai saat ini Walikota Tangerang belum rapat Forkopimda dengan kami DPRD, jadi belum ada solusi untuk membuka.” Ujarnya.

Ya yang pasti masih dibahas sampai tanggal 4 Juni 2020 ini untuk persiapan New normal dan saat ini masih lanjut memberlakukan PSBB, akan tetapi nanti pada rapat kelanjutannya akan kita sampaikan,” tandasnya. Saat di konfirmasi awak media lewat telepon seluler.(31/05/2020)

Selain itu himbauan untuk mengikuti standar protokol kesehatan selalu disampaikan oleh politikus Fraksi Gerindra tersebut, Untuk selalu menggunakan masker saat keluar rumah dan mengurangi aktifitas di luar dan tempat tempat keramaian serta selalu mencuci tangan dan menjaga jarak.

Rencana pemerintah Kota Tangerang saat di tetapkan New Normal, diantaranya perkantoran dan pusat pusat perbelanjaan akan dibuka tapi untuk tempat tempat ibadah belum bisa di pastikan untuk pembukaannya. Namun tetap menngikuti standard protokol kesehatan.

Jajaran Polres Sekadau Sosialisasi dan Edukasi New Normal Life ke Warga Masyarakat

etabloidfbi.com, Kab Sekadau

Polres Sekadau melalui Sat Binmas mensosialisasikan kebijakan pemerintah pusat terkait New Normal Life yang dilaksanakan di area komplek Pasar Sekadau, Jl. Kapuas, desa Sungai Ringin, Kecamatan Sekadau Hilir, Minggu (31/5/2020).

New normal life atau penerapan prosedur standar tatanan hidup baru, yang berarti warga masyarakat menjalankan aktivitas normal seperti biasa namun dengan tetap menerapkan protokol kesehatan cegah penularan Covid-19.

Protokol kesehatan yang dimaksud dalam pencegahan Covid-19 diantaranya sbb :

  • Selalu menggunakan masker
  • Jaga jarak/physical distancing (1-2 m)
  • Mencuci tangan sesering mungkin dengan sabun dan air mengalir/hand sanitizer
  • Membatasi jumlah kapasitas pengunjung di sarana umum
  • Pengecekan suhu tubuh

Memimpin kegiatan, Kasat Binmas Polres Sekadau IPTU Masdar bersama anggota berkeliling ke komplek pasar Sekadau menghampiri para pedagang dan masyarakat untuk menyampaikan sosialisasi tersebut.

Sosialisasi ini kami lakukan dengan pengeras suara, agar mudah di dengar warga masyarakat. Kemudian mereka dapat mengerti, dan menjalankan aktivitas seperti biasanya namun tetap mengutamakan protokol kesehatan,” harapnya.

Lebih lanjut IPTU Masdar menjelaskan, penerapan prosedur standar ini dilaksanakan untuk lebih mendisiplinkan masyarakat terkait protokol kesehatan saat berada di sarana publik. Kegiatan ini juga merupakan atensi langsung dari Kapolres Sekadau.
(Endipriyono)

MARSMA TNI MINGGIT TRIBOWO, S.I.P. MENJABAT SEBAGAI PANGKOOPSAU II

etabloidfbi.com Jakarta.-

Jabatan Panglima Komando Operasi TNI Angkatan Udara II (Pangkoopsau II) diserah terimakan dari Marsekal Madya TNI Donny Ermawan Taufanto, M.D.S., kepada Marsekal Pertama TNI Minggit Tribowo, S.I.P dalam suatu acara yang dipimpin oleh Kepala Staf Angkatan Udara Marsekal TNI Fadjar Prasetyo, S.E., M.P.P. bertempat di Markas Besar Angkatan Udara Cilangkap Jakarta Timur. Jumat (29/5/2020). Marsekal Madya TNI Donny Ermawan Taufanto, M.D.S., sekarang menjabat sebagai Sekretaris Jenderal Kementrian Pertahanan Republik Indonesia di Jakarta, sementara Marsekal Pertama TNI Minggit Tribowo, S.I.P., sebelumnya menjabat sebagai Staf Khusus Kepala Staf Angkatan Udara.

Bersamaan dengan serah terima jabatan Pangkoopsau II, juga diserah terimakan jabatan Asrena Kasau, Asops Kasau, Aslog Kasau, Pangkoopsau I, Pangkoopsau III, Danseskoau, Kadiswatpersau, dan Kadiskomlekau. Acara serah terima jabatan tersebut berlangsung secara sederhana dengan tetap mengikuti ketentuan protokol kesehatan dalam suasana Pandemik Covid 19 yaitu memakai masker, menjaga jarak, dan dihadiri oleh pejabat yang terbatas jumlahnya.

Kepala Staf Angkatan Udara Marsekal TNI Fadjar Prasetyo, S.E., M.P.P., dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada para pejabat lama atas dedikasi dan pengabdiannya kepada TNI Angkatan Udara dan sampikan salam hormat kepada ibu yang telah setia mendampingi bapak-bapak selama mengabdi di TNI Angkatan Udara. Kepada para pejabat baru Kepala Staf Angkatan Udara mengucapkan selamat atas kepercayaan yang diberikan oleh Pimpinan TNI untuk memangku jabatan masing- masing dan segera menyesuaikan diri dengan lingkungan dan jabatan barunya.

Dalam rangkaian Sertijab Pangkoopsau II, juga diserah terimakan Jabatan Ketua PIA Ardhya Garini Daerah II Koopsau II dari Ny. Donny Ermawan kepada Ny. Minggit Tribowo, yang disaksikan langsung oleh Ketua Umum PIA Ardhya Garini Ny. Inong Fadjar Prasetyo beserta pengurus PIA Ardhya Garini Pusat Lainnya. (Dis.pk/Red)

Satu Lagi Pasien Positif Covid 19 di Kota Sukabumi Bertambah 1 Orang.

etabloiddbi.com – Kota Sukabumi

Beberapa hari ini Hasil dari Laporan Covid 19 di Kota Sukabumi tidak banyak perubahan namun hari ini terjadi penambahan untuk Pasien yang Positif Covid 19 sebanyak 1 orang yang berasal dari seorang warga Kelurahan Karamat , Kota Sukabumi.

Informasi yang disampaikan oleh Tim Gugus Tugas Covid 19 Kota Sukabumi melalui Juru bicaranya pada hari Minggu , 31/05/2020, mengatakan bahwa adanya penambahan Pasien Positif masih terkait dengan Cluster Insitusi.

Penambahan 1 Orang pasien yang Positif ini masih terkait dengan Cluster Institusi , seorang Wanita dari Kelurahan Karamat”, tutur dr. Wahyu.

Dengan adanya penambahan Pasien Positif
ini yang semula 61 Orang saat ini menjadi 62 Pasien yang positif , bertambah 1 Orang.
Kemudian dari ODP juga ada penambahan 1 Orang sehingga saat ini menjadi 278 Orang dan selesai Pemantauan 269 Orang tersisa 9 Orang yang belum selesai Pemantauan.

Untuk PDP tidak ada Perubahan masih berada di 41 Orang, dan itupun hanya tersisa 1 Pasien yang belum selesai Pengawasan, sudah selesai Pengawasan sebanyak 40 Orang saat ini.

(Hendra Sofyan)

Cegah Covid-19, Bhabinkamtibmas Bersama Pemdes Tapang Semadak Lakukan Disinfeksi

etabloidfbi.com, Kab Sekadau.

Disinfeksi atau penyemprotan menggunakan cairan disinfektan dilaksanakan di dusun Prupuk Mentah Desa Tapang Semadak, Minggu (31/5/2020) pukul 10.00 WIB.

Bhabinkamtibmas Polsek Sekadau Hilir Brigadir Alexander Aldo turut serta dalam kegiatan ini, bersama perangkat desa dan pemuda setempat.

Sejumlah fasilitas mulai dari rumah ibadah, balai dusun, kantor KUD dan perumahan warga merupakan lokasi yang menjadi sasaran disinfeksi kali ini.

Penyebaran Covid-19 dapat terjadi dimana saja, salah satu upaya untuk mencegah hal tersebut dengan melakukan penyemprotan cairan disinfektan,” ujar Brigadir Aldo selepas kegiatan.

Selain itu, lanjut Brigadir Aldo, masyarakat tetap diimbau untuk selalu mematuhi kebijakan pemerintah dan menerapkan protokol kesehatan.

Ini merupakan upaya untuk menjaga keselamatan pribadi maupun keluarga dan masyarakat sekitar dari pandemi Covid-19 yang menelan banyak korban,” ungkapnya.
(Endipriyono)

Jelang New Normal, Polres Tanjungpinang Mulai Petakan Wilayah Berpotensi Keramaian

etabloidfbi.com, TANJUNGPINANG –

Kepolisian Resor (Polres) Tanjungpinang mulai memetakan wilayah-wilayah yang berpotensi menjadi titik keramaian, jelang penerapan kenormalan baru atau new normal di ibukota Provinsi Kepulauan Riau itu.

Kapolres Tanjungpinang AKBP Muhammad Iqbal menyebutkan, dari hasil pemetaan, pihaknya akan memperketat pengawasan di pasar tradisional dan pusat perbelanjaan. “Seperti di pasar dan tempat pusat pembelanjaan lainnya kita imbau jangan sampai adanya kerumunan, kita lakukan pengawasan,” ujar Kapolres, Sabtu (30/5/2020).

Sementara. di setiap pintu masuk pelabuhan dan bandara di Tanjungpinang akan dilaksanakan pengawasan penerapan protokol kesehatan yang ketat terhadap kedatangan penumpang dari luar daerah.

Selama pemberlakuan new normal wajib mengedepankan protokol kesehatan seperti mengunakan masker dan mencuci tangan serta menjaga jarak,” jelasnya.

Sejauh ini, polisi bersama pihak terkait sudah menyosialisasikan rencana penerapan kenormalan baru ini ke masyarakat.

Menurut Kapolres, new normal merupakan rutinitas masyarakat seperti biasa di tengah pandemi Covid-19 namun tetap mengedepankan protokol kesehatan.

New normal ini kita kembali lagi ke rutinitas seperti biasa, tetapi dengan membiasakan diri melakukan protokol kesehatan seperti mencuci tangan, selalu menggunakan masker, sosial distancing dan juga, kita membiasakan diri berdampingan dengan Covid-19,” pungkas Kapolres. (ferdi)

Kadisbudpar Edukasi Pemilik Restoran

etabloidfbi.com, BATAM –

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Batam, Ardiwinata, melihat masih ada pelaku pariwisata yang abaikan dengan protokol kesehatan. Untuk itu, ia terus menggencarkan imbauan dan edukasi kepada mereka.

Tadi saya masih melihat ada yang belum paham dengan protokol kesehatan, padahal kita saat ini bersiap menjelang penerapan tatanan hidup normal baru (New Normal),” ujarnya, Sabtu (30/5/2020) malam.

Sesuai instruksi langsung Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, ia mengingatkan seluruh pelaku pariwisata seperti hotel, restoran, tempat hiburan dan sebagainya untuk patuh imbauan pemerintah.

Kita ingin saat semua aktivitas dibuka pada 15 Juni nanti semua tertib,” kata dia.

Untuk saat ini, pihaknya hanya mengedukasi dan mengingatkan saja. Namun, jika nantinya masih abaikan, maka sesuai kesepakan akan dilarang dibuka.

Kita lagi menyebar surat kesepakatan itu,” kata dia.

Ia mengaku, hal ini perlu dilakukan demi kepentingan bersama dan dunia pariwisata di kota ini kembali bangkit lagi. Ia ingin, dalam hal ini perlu kerja bersama antara pemerintah dan pelaku pariwisata.

Sekarang kita sudah terpuruk. Ayo kita bangkit berasama,” ujarnya.

Adapun pada malam ini, Ardi bergerak ke beberapa tempat tongkrongan kalangan milenial di wilayah Batam Center. Ia menemukan masih banyak meja dan tempat duduk tak berjarak, bahkan pelayan restoran tak memakai masker.

Sudah kita edukasi langsung pemiliknya dan mereka siap mematuhi protokol kesehatan. Setelah diedukasi, nanti akan ada pengawasan lagi,” kata Ardi. (ferdi)

PEMULANGAN PEKERJA MIGRAN INDONESIA/TENAGA KERJA INDONESIA DI PELABUHAN DWIKORA KOTA PONTIANAK KALIMANTAN BARAT

etablodfbi.com Pontianak.–

Komandan Lantamal XII, Laksamana Pertama (Laksma) TNI Agus Hariadi yang diwakili oleh Asisten Operasi Danlantamal XII Kolonel Laut (P) Rizaldi,S.E. selaku Asops Satgas Angkutan Laut mengawasi jalannya proses keberangkatan para Pekerja Migran Indonesia, bertempat di Pelabuhan Dwikora Kota Pontianak Jalan Pakasih No 11, Kelurahan Mariana Kec. Pontianak Barat, Kota Pontianak Kalimantan Barat, Sabtu, (30/05/2020)

Kegiatan tersebut dihadiri oleh unsur yang tergabung dalam satgas Penanganan Pekerja Migran Indonesia, antara lain, Kadiskes Lantamal XII Letkol Laut (K) drg. Heru Subagyo, Sp.Pros, Paban Ops Lantamal XII Mayor Laut (KH) Santana Dipura, S.H., POM TNI Angkatan Laut Lantamal XII Pontianak, KP3L Polresta Pontianak, KPLP Pontianak, Pelindo kota Pontianak serta KSOP kota pontianak.

Sebelum diberangkatkan seluruh pekerja Migran Indonesia terlebih dahulu dilakukan pemeriksaan administrasi serta test pemeriksaan kesehatan bebas COVID-19 yang dilaksanakan Dinkes Prov. Kalimantan Barat, serta Tenaga Medis dari Lantamal XII. Selain itu dilakukan sosialisasi agar selalu melaksanakan aturan yang telah dianjurkan Pemerintah yaitu Penggunaan Masker, Physical distancing dan mencuci tangan.

Jumlah Pekerja Migran Indonesia (PMI)/ Tenaga Kerja Indonesia (TKI), yang diberangkatkan dari Pelabuhan Dwikora Pontianak menuju Pelabuhan Tg. Emas Semarang menggunakan KM. Dharma Rucitra 9, pada pukul 19.00 Wib, Sabtu (30/05/2020), yaitu sejumlah 130 orang terdiri dari 36 orang PMI/TKI dari Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Barat, dan 94 orang PMI/TKI Mandiri. Sedangkan PMI/TKI yang tidak diberangkatkan sejumlah 35 orang terdiri dari 13 orang PMI/TKI yang ditampung di Dinas Sosial, dan 22 orang PMI/TKI Madiri, alasan mereka tidak diberangkatkan karena administrasi tidak jelas.(Sy Mohsin)

DUA REMAJA PARMAKSIAN KAB. TOBA DI TANGKAP POLISI SAAT SIMPAN DAUN KERING

etabloidfbi.com, Kab Toba

Setelah Resmi menjabat Kapolres Toba, AKBP Akala Fikta Jaya S.ik mulai melakukan gebrakan untuk membersihkan Kabupaten Toba dari tindak kejahatan dan perbuatan melawan hukum yang bisa meresahkan masyarakat.

Hal ini disampaikan oleh Kasubbag Humas Polres Toba Aiptu Khairudin Sukri Yanto, bahwa Kapolres Toba melalui jajarannya (personil Sat Narkoba) oleh KBO Narkoba Iptu Libertius Siahaan, SH  dan bersama anggotanya Bripka Ferry Hardian,  Bripka Dedi Sinaga,  Briptu Marco Purba, ” Satnarkoba Polres Toba berhasil menangkap dua orang remaja yang melakukan tindak pidana atas kepemilikan Narkotika jenis Ganja, pada hari Jumat (29/05/2020) sekira pukul 15.00 Wib, di  Jln. Simpang 3 Desa Dolok Nauli Kec.  Parmaksian Kab. Toba.” ucap Kasubbag Humas Polres Toba Aiptu Khairudin Sukri Yanto

Selanjutnya personil melakukan penangkapan terhadap terduga dan diketahui bernama O. MANURUNG (23) dan R.M.P TAMBUNAN (19), keduanya masih berstatus Pelajar/Mahasiswa, warga Desa Dolok Nauli Kec. Parmaksian  Kab. Toba.

Lebih lanjut Kasubbag Humas Polres Toba Aiptu Khairudin Sukri Yanto menyampaikan, ” Petugas Kepolisian berhasil menemukan  barang bukti berupa 4 (empat)  paket yang diduga berisi Narkotika jenis ganja kering yang dibungkus dengan potongan kertas dan disimpan dalam sebuah kotak rokok merk Sampoerna yang ditemukan di kantong depan sebelah kiri jeans yg digunakan O.Manurung,”

Selanjutnya Polisi melakukan interogasi tentang keberadaan Narkotika jenis ganja didalam rumahnya, lalu oleh petugas dilakukan penggeledahan dan dari kamar pelaku, kepolisia menemukan 2 (dua)  paket berisi narkotika jenis ganja kering dibungkus dengan potongan kertas disimpan didalam 1 (satu)  buah plastik warna biru dari didalam 1 (satu) buah tas hitam merk eiger.

Dari hasil penangkapan yang dilakukan dan barang bukti yang ditemukan diboyong ke Mapolres Tobasa berupa ;

  • 6  (enam) paket berisi diduga narkotika Jenis Ganja kering dibungkus dengan  potongan kertas dengan berat bruto 13,16 gram.
  • 1 (satu) bungkus kertas tiktak
  • 1 (satu) buah kotak rokok merk sampoerna
  • 1 (satu) buah plastik warna biru
  • 1 (satu)  buah tas warna hitam merk eiger
  • 1 (satu) buah celana jeans warna biru merk EMBA
  • 1 (satu)  unit handphone Merk Iphone
    Uang tunai sejumlah Rp. 200.000 (dua ratus ribu) rupiah.

Dari keseluruhan barang bukti yang ditemukan bersama dua orang tersangka oleh personil diboyong ke Sat Narkoba Polres Toba untuk dilakukan penyidikan selanjutnya.” Imbuh Kasubbag Humas Polres Toba Aiptu Khairudin Sukri Yanto (feri)

Kapolsek Belitang Hulu IPDA Triyono Apresiasi Pos Jaga Kampung Siaga Covid-19

etabloidfbi.com, Kab Kapuas Hulu

Polsek Belitang Hulu melalui Bhabinkamtibmas melakukan patroli pencegahan Covid-19 dengan menyambangi Pos Kampung Siaga Covid-19 di desa Sebetung, kecamatan Belitang Hulu, Sabtu (30/5/2020).

Kapolsek Belitang Hulu IPDA Triyono menjelaskan, keberadaan Pos Jaga Kampung Siaga Covid-19 ini memiliki fungsi dan peran yang sangat penting khususnya bagi keamanan warga.

Sangat beperan penting dalam berbagai hal, mulai dari penyekatan terhadap warga luar desa, kemudian sebagai tempat sosialisasi langsung kepada warga mengenai protokol pencegahan Covid-19,” kata Kapolsek Belitang Hulu IPDA Triyono.

Pos Jaga Kampung Siaga ini merupakan inisiatif dari setiap desa di kecamatan Belitang Hulu yang bertujuan untuk membangun benteng kesadaran warga dalam bertahan dari ancaman virus Covid-19.

Lebih lanjut Kapolsek mengatakan, keberadaan Pos Jaga Kampung Siaga Covid-19 ini juga membantu pihak kepolisian dalam pemeliharaan Kamtibmas, untuk mengaktifkan sistem keamanan warga.

Terimakasih kepada warga masyarakat kecamatan Belitang Hulu yang telah berperan aktif dalam mengantisipasi penyebaran Covid-19. Ini merupakan upaya kita bersama membantu pemerintah dalam memutus rantai penyebaran Covid-19,” ucap Kapolsek mengapresiasi warga.
(Endipriyono)

Bhabinkamtibmas Harapkan Bantuan Bagi Terdampak Covid-19 Tepat Sasaran

etabloidfbi.com, Sekadau.

Pemerintah desa Tapang Semadak menggelar rapat lanjutan mengenai pendataan calon penerima Bantuan Langsung Tunai (BLT), Sabtu (30/5/2020).

Bantuan tersebut menggunakan dana desa tahun anggaran 2020 dan diperuntukkan bagi masyarakat desa Tapang Semadak yang terdampak Covid-19.

Bhabinkamtibmas Polsek Sekadau Hilir Brigadir Alexander Aldo berharap, nantinya bantuan tersebut tepat sasaran, dapat disalurkan dan diterima oleh masyarakat yang benar-benar membutuhkan.

Selain itu, dalam proses pendataan maupun penyalurannya nanti dirinya berharap tetap berpedoman pada protokol kesehatan dalam menghadapi pandemi seperti sekarang ini.

Sudah ada yang terkonfirmasi positif Covid-19 di wilayah Kecamatan Sekadau Hilir, tetap patuhi protokol kesehatan agar kejadian serupa dapat kita cegah,” imbau Brigadir Aldo.
(Endipriyono)

Tim Gugus Tugas Embaloh Hulu Gencar Cek Toko-toko sembako

etabloidfbi.com, Kapuas Hulu

Personil Polsek Embaloh Hulu bersama Tim gugus tugas percepatan penanggulangan Covid-19 Kecamatan Embaloh Hulu bidang operasi pasar dan ketahanan pangan menggencarkan patroli ke toko alat kesehatan dan toko sembako mengantisipasi adanya pengusaha alat kesehatan yang menimbun masker maupun sembako untuk mempengaruhi harga pasar.

Patroli itu upaya preventif, kita mengecek semua toko alat kesehatan dan toko Sembako, Hasilnya, tidak terjadi kelangkaan sembako namun ada beberapa sembako seperti gula pasir dan telor ayam yang mengalami kenaikan harga di wilayah Kecamatan Embaloh Hulu Kabupaten Kapuas Hulu,” Ungkap Kanit Reskrim Polsek Embaloh Hulu Bripka R. Simbolon, SH, Sabtu (30/05/2020).

Pengecekan sembako tersebut dilakukan, sebagai upaya mengantisipasi aksi penimbunan oleh oknum yang bertanggung jawab ditengah ke khawatiran masyarakat akan wabah virus Corona atau Covid-19.

Kanit Reskrim Polsek Embaloh Hulu Bripka R. Simbolon, SH. mengatakan monitoring stabilitas bahan pokok dan panic buying masyarakat sudah dilakukan beberapa hari ini oleh Polsek Embaloh Hulu dan Tim Gugus Tugas.

Harga sembako di wilayah Kecamatan Embaloh Hulu masih relatif stabil dan tidak ada kepanikan masyarakat untuk menimbun atau memborong bahan pokok yang Berlebihan.” kata Bripka Rikardo Simbolon, SH.

Kanit Reskrim Polsek Embaloh Hulu Bripka R. Simbolon, SH. Juga mengimbau pemilik toko maupun apotek untuk tidak menimbun sembako maupun masker. ujar Bripka Rikardo Simbolon, SH.

Kapolres Kapuas Hulu AKBP Wedy Mahadi, S.I.K., M.A.P melalui Kapolsek Embaloh Hulu Akp Salmansyah mengatakan kegiatan dilakukan guna mengantisipasi kelangkaan yang disebabkan aksi borong sembako di Toko karena dampak adanya virus corona (covid-19).

Kapolsek memerintahkan kepada seluruh anggota jajaran Polsek Embaloh Hulu agar terus mensosialisasikan dan mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, tidak panik tetapi tetap waspada,

Siapa pun yang dengan sengaja menimbun sembako maupun masker kita tindak tegas,” imbuh Akp Salmansyah

Ia menambahkan, hasil patroli ke Toko-toko, ada sebagian toko yang mengalami kekosongan masker dan ada beberapa sembako yang mengalami kenaikan harga, meski demikian, Polisi tidak menemukan indikasi penimbunan masker maupun sembako di Wilayah Hukum Polsek Embaloh Hulu.

Sehingga diharapkan situasi kamtibmas di wilayah Kecamatan Embaloh Hulu tetap aman dan kondusif di tengah pandemi Virus Corona. Pungkas Akp Salmansyah
(Endipriyono)

Polsek Putussibau Utara Terjunkan Bhabinkamtibmas, Kawal Penyaluran BLT-DD Tahap I TA 2020

etabloidfbi.com, Kab Kapuas Hulu.

Kapuas Hulu Bhabinkamtibmas Desa Nanga Awin Brigpol Gede Suteja melaksanakan pengawalan sekaligus pengamanan Penyaluran BLT-DD di Desa binaannya. Bertempat di Aula Kantor Desa Nanga Awin Jln. Lintas Utara Desa Nanga Awin Kec. Putussibau Utara telah dilaksanakan kegiatan Penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) Tahap I Tahun 2020 Desa Nanga Awin Kec. Putussibau Utara terhadap warga yang terdampak COVID-19. Jumat (29/05/2020)

Menurut keterangan Kapolsek Putussibau Utara IPTU M. Sutikno, “Penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) dampak pandemi Covid-19 kepada warga miskin dan warga yang terdampak bisa menimbulkan gejolak sosial apabila dalam penyalurannya tidak tepat sasaran dan tidak dilakukan secara terbuka / transparan pada saat pendataan oleh Desa”, ungkapnya.

Maka dari itu Personil Polsek Putussibau Utara dan Bhabinkatibmas Masing – masing Desa wajib melaksanakan monitoring dan pengawasan serta pengamanan dalam Penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) dampak pandemi Covid-19 kepada warga masyarakat, sehingga dalam pelaksanaan nya bisa berjalan maksimal dan tepat sasaran,” tambah Kapolsek.

(Endipriyono)

Padal Regu II Siaga Polres Sekadau Ingatkan Personel Lebih Proaktif Dalam Bertugas

etabloidfbi.com, Kab Sekadau

Pemeliharaan Kamtibmas merupakan tujuan utama dari pembentukan regu Siaga Polres Sekadau. Bertugas selama 1×24 jam, regu siaga dioptimalkan pada kegiatan hari libur kerja di satuan kerja Polres Sekadau.

Jajaran Polres Sekadau memberlakukan fungsi regu siaga, sebanyak 6 regu beranggotakan 30 personel gabungan lintas fungsi dan staf serta dipimpin Padal (Perwira Pengendali) di Polres Sekadau.

Padal Regu II Siaga Polres Sekadau, Kasat Intelkam IPTU PSC Kusuma Wibawa memimpin apel pengecekan personel di halaman Mapolres Sekadau, Jl. Merdeka Timur, Sabtu (30/5/2020) pukul 08.00 WIB.

Menyikapi pandemi Covid-19, dan tugas utama kita adalah pemeliharaan Kamtibmas, diingatkan agar seluruh personel regu siaga lebih proaktif dalam bertugas,” ucap kasat Intelkam dalam amanatnya.

Lebih proaktif sebagai anggota Polri dalam arti selalu waspada menyikapi berbagai potensi gangguan Kamtibmas, yang bisa saja terjadi di wilayah kabupaten Sekadau. Lakukan monitoring, patroli dan deteksi dini disetiap kegiatan masyarakat sebagai upaya pemeliharaan Kamtibmas.

Kasat Intelkam menuturkan, pemeliharaan Kamtibmas dapat terwujud dengan baik jika anggota Polri selalu hadir di tengah masyarakat, memberikan jaminan rasa aman seperti yang dilaksanakan regu siaga Polres Sekadau.

Mengawali tugas pada hari ini mari kita panjatkan doa dan puji syukur kepada Tuhan yang maha esa, agar kegiatan regu siaga selama satu hari berjalan aman dan lancar,” ucap kasat Intelkam IPTU Kusuma Wibawa mengakhiri amanatnya.
(Endipriyono)

Seorang Pria Lansia Ditemukan Meninggal Dunia

etabloidfbi.com, BINTAN –

Jumat, (29/05) di Desa Busung Kecamatan Seri Kuala Lobam, telah ditemukan seorang pria lanjut usia dalam keadaan yang telah meninggal dunia. Pria lansia tersebut bernama Muslim dengan usia yang sudah 66 tahun, pekerjaan kesehariannya sebagai tukang jahit atau buruh harian lepas. Pria lansia ini ditemukan dirumahnya di Kp. Busung Ujung RT/RW: 002/001 Desa Busung Kec. Seri Kuala Lobam (30/05/2020).

Sdr. M. Yusuf dan Sdr. Suherlan mendapatkan informasi bahwa korban mengalami kecelakaan di Sungai Kecil Kec. Teluk Sebong, lalu mereka bergegas untuk mengunjungi korban dirumahnya guna memastikan keadaannya. Sesampai dirumah korban, mereka menggedor pintu rumah korban namun tidak ada respon, kemudain mereka membuka paksa pintu tersbut lalu menemukan korban yang sudah terbaring tidak sadarkan diri didepan pintu kamar mandinya. Melihat keadaan tersebut, Sdr. M. Yusuf menginformasikan kepada Briptu Yudi Purnomo selaku Bhabinkamtibmas Desa Busung dan UPTD Puskesmas Kuala Sempang.

Personil Polsek Bintan Utara yang dipimpin oleh Kanit Intel Polsek Bintan Utara AKP Afrizal dan Unit Identifikasi Sat Reskrim Polres Bintan mendapatkan informasi tersebut dari Bhabinkamtibmas Desa Busung, langsung bergegas menuju ke rumah korban untuk di lakukan Tindakan Kepolisian dan didampingi oleh Pihak UPTD Puskesmas Kuala Sempang guna dilakukan Visum Luar.

Hasil Pemeriksaan tersebut oleh Dr. Nurul Pratiwi selaku UPTD Puskesmas Kuala Sempang adalah pupil midriasi maksimal, kaku mayat, ditemukan cairan pada wajah dan hidung, luka pada jari kanan, lutut kaki, luka kering dibahu kiri tangan dan diperkirakan korban meninggal 3 jam sebelum korban ditemukan. Kemudian di simpulkan korban memiliki riwayat penyakit gula, pernah dirawat inap di RSUD Tanjung Uban, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan, serta tidak memiliki riwayat perjalanan keluar daerah yang terjangkit Covid-19. Selanjutnya keluarga korban memilih untuk dimakamkan dan tidak dilakukan pemakaman Protokol Covid-19. (ferdi)

Pemko Batam Antisipasi Pasien Kategori OTG

etabloidfbi.com, BATAM –

Pemerintah Kota (Pemko) Batam mengantisipasi banyaknya pasien kategori Orang Tanpa Gejala (OTG). Sesuai data Gugus Tugas Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19), ada 73 OTG di Batam dari total 110 pasien positif Covid-19 di daerah ini.

Itu yang menjadi landasan kita untuk terus menelusuri orang yang punya riwayat kontak dengan pasien positif corona ini,” kata Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Batam, Amsakar Achmad, Jumat (29/5/2020).

Ia mengatakan, Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, sudah menginstruksikan semua petugas kesehatan untuk terus mencari warga yang diduga sudah terjangkit virus penyerang sistem pernapasan itu.

Bahayanya, yang kategori OTG ini tidak punya gejala. Jadi kita yang harus aktif mencari agar penularan virus ini bisa dikendalikan,” ujar Wakil Wali Kota Batam itu.

Dengan semua pasien positif corona ini bisa ditemukan, maka pemerintah akan sangat mudah menanganinya dan penularan ke warga lain dapat berhenti. “Sesuai kata pak wali, kita yang mencari orang sakit, bukan orang sakit mencari rumah sakit,” ujarnya.

Dengan cara itu, kata dia, wajar jika jumlah pasien terus bertambah.Dan Jumlah pasien ini tidak menjadi patokan keberhasilan daerah dalam menangani Covid-19.

Karena memang kami cari supaya bisa kami layani dan warga yang sehat bisa aman,” kata Amsakar.

Ia mengaku, pemerintah bisa saja menghentikan penambahan jumlah pasien positif itu. Namun, hal itu dinilai tidak menyelesaikan persoalan. Pasalnya, Batam, kata dia, ingin corona ini benar-benar tuntas.

Dari total 110 yang positif saat ini 73 di antaranya kategori OTG. Tidak ada gejala apapun yang mereka rasakan. Jika kami diamkan bisa saja, tapi bukan itu keinginan kita,” kata dia.

Bahkan, kata dia, jika pemerintah berdiam diri, bisa jadi jumlah pasien positif di Batam hanya 37 orang saja yang memiliki gejala.

Dari total pasien positif saat ini, 24 PDP (Pasien Dalam Pengawasan dan 13 ODP (Orang Dalam Pemantauan),” ujarnya.

Sebelumnya, Wali Kota Batam, Muhammad Rudi juga sudah menginstuksikan semua petugas kesehatan di kota ini terus menelusuri lokasi-lokasi yang terdapat pasien corona. Penelusuran ini dilakukan dengan menggelar rapid tes di wilayah itu.

Kalau ada warga reaktif langsung dikarantina sambil menunggu hasil swab. Ini upaya kita mengendalikan virus ini,” kata dia. (ferdi)

POLSEK DRAMAGA POLRES BOGOR UNGKAP KASUS PEMBUANGAN BAYI

etabloidfbi.com Cibinong, Bogor.-

Dramaga, Polres Bogor, Kapolres Bogor AKBP Roland Ronaldy melalui Polsek Dramaga Polres Bogor berhasil ungkap kasus pembuang Bayi di Kp. Situ Uncal RT 02/01 Ds. Purawasari Kec. Dramaga (30/05/2020).

Kejadian bermula ketika adanya laporan dari warga masyarakat setempat pada (17/05) perihal penemuan sebuah jenazah bayi perempuan dalam kantong plastik warna hitam. Setelah mendapatkan laporan tersebut Kanit Reskrim Polsek Dramaga Polres Bogor Ipda Ano melakukan penyelidikan bersama dengan tim.

Selama sepekan Ipda Ano dan tim melakukan penyelidikan dan berhasil mendapatkan terduga tersangka yang merupakan seorang perempuan warga sekitar yang sering bolak-balik ke warung tidak seperti biasanya, membeli pembalut dengan wajah pucat dan berpenampilan seperti seorang perempuan yang baru melahirkan.

Ipda Ano dan tim, kemudian berhasil menangkap Tersangka di SPBU Cibanteng Ciampea ketika Tersangka sedang mengisi BBM sepeda motor.

Alhamdulillah kami berhasil mengungkap dan menangkap seorang tersangka pembuang bayi hingga mengakibatkan meninggal dunia, dengan inisial H T S (W/24 tahun), asal Dramaga yang juga bertindak selaku orangtua kandung dari korban. Alasan tersangka membuang anaknya yang baru dilahirkan, hingga mengakibatkan meninggal dunia karena Tersangka merasa malu setelah ditinggal pergi oleh suami sirinya”, tutur Kapolres Bogor AKBP Roland Ronaldy.

Terhadap Tersangka ini kami kenakan pasal 80 ayat (3) dan (4) Jo. pasal 76C Undang Undang No. 35 tahun 2014 tentang Perubahan atas Undang-Undang No. 23 tahun 2002 tentang Perlindungan anak, dan atau pasal 341 dan 342 KUHP dengan ancaman pidana 15 tahun penjara, ” Imbuhnya. {***}

KETAHANAN PANGAN PRAJURIT YONMARHANLAN XII MEMPAWAH KAB. MEMPAWAH PROV. KALIMANTAN BARAT

etabloidfbi.com Pontianak.–

Komandan Lantamal XII, Laksamana Pertama TNI Agus Hariadi, beserta Pejabat Utama Lantamal XII, antara lain Wadan Lantamal XII, Para Asisten, Kadis/Kasatker melaksanakan peninjauan Ketahanan Pangan Prajurit Yonmarhanlan XII, JL.Kuala Secapah Kec. Mempawah Hilir, Kab. Mempawah Prov. Kalimantan Barat, disambut Komandan Batalyon Marinir Pertahanan Pangkalan (Danyonmarhanlan) XII, Letkol Mar Sofian Cahyo Utomo, M.Tr (Opsla), beserta Perwira Staf Yonmarhanlan XII, Jumat (29/05/2020)

Dalam situasi pandemi COVID-19, masalah ketahanan pangan menjadi sangat penting sekaligus rentan bermasalah pada situasi bencana. Ketahanan pangan mengindikasikan pada ketersediaan akses terhadap sumber makanan sehingga dapat memenuhi kebutuhan dasar. Hal ini yang mendasari sehingga Komandan Batalyon Marinir Pertahanan Pangkalan (Danyonmarhanlan) XII, Letkol Mar Sofian Cahyo Utomo, M.Tr (Opsla), memerintahkan seluruh prajurit untuk memanfaatkan secara maksimal lahan yang ada di Mako Yonmarhanlan XII.

Menindaklanjuti perintah Danyonmarhanlan XII, seluruh prajurit dengan cekatan memanfaatkan lahan yang ada, dengan menanam berbagai macam tanaman, antara lain Pisang, Singkong, Sayur Mayur, Cabe serta Kolam Ikan Lele, Bawal, Mujair dan Nila tidak ketinggalan juga Ibu – Ibu Jalasenanstri Pengurus Ranting F Cabang 1 Korcab Pasmar 1, ikut memanfaatkan lahan dengan membuat tanaman hidroponik.

Komandan Lantamal XII, Laksamana Pertama TNI Agus Hariadi, beserta Pejabat Utama Lantamal XII yang hadir bangga dan kagum dengan apa yang sudah dilakukan Komandan Yonmarhanlan XII serta seluruh prajurit, dalam menyikapi situasi Pandemi COVID-19, dengan melakukan kegiatan yang bermanfaat. “Tingkatkan terus sehingga semakin baik lagi”, Ujar Danlantamal XII.(Sy Mohsin)

DANLANTAMAL XII MENINJAU PEMBANGUNAN PERUMAHAN DI MAKO YONMARHANLAN DAN DERMAGA DI MUARA KUALA SECAPAH MEMPAWAH HILIR KAB. MEMPAWAH PROV. KALIMANTAN BARAT

etabloidfbi.com Pontianak.–

Komandan Lantamal XII, Laksamana Pertama TNI Agus Hariadi, beserta Pejabat Utama Lantamal XII, antara lain Wadan Lantamal XII, Para Asisten, Kadis/Kasatker melaksanakan peninjauan Pembangunan Perumahan Prajurit di Mako Yonmarhanlan XII, JL.Kuala Secapah Kec. Mempawah Hilir, Kab. Mempawah Prov. Kalimantan Barat, disambut Komandan Batalyon Marinir Pertahanan Pangkalan (Danyonmarhanlan) XII, Letkol Mar Sofian Cahyo Utomo, M.Tr (Opsla), beserta Perwira Staf Yonmarhanlan XII, Jumat (29/05/2020)

Dalam kunjungan Danlantamal XII, di Mako Yonmarhanlan XII, JL.Kuala Secapah Kec. Mempawah Hilir, Kab. Mempawah Prov. Kalimantan Barat, Danlantamal XII juga meninjau secara langsung pembangunan perumahan prajurit yang ada dilingkungan Mako Yonmarhanlan XII. “Semoga pembangunan perumahan tersebut dapat selesai tepat waktu, sesuai yang direncanakan sehingga prajurit Yonmarhanlan XII dapat segera memanfaatkannya, khususnya bagi yang sudah berkeluarga.”

Selain itu juga Danlantamal XII, meninjau Dermaga Pelabuhan Mempawah, yang dibangun beberapa waktu yang lalu, namun sampai saat ini belum juga dimanfaatkan sehubungan dengan sering terjadinya kedangkalan, hal tersebut karena posisi Dermaga tepat berada di Muara Sungai Secapah, dimana sedimentasinya sangat besar, sehingga perlu dievaluasi kembali, Demikian yang disampaikan Danlantamal XII.(Sy Mohsin)

Kapolsek Pontianak Barat Akan Tekan Angka Kriminalitas DI Wilayah Hukumnya

etabloidfbi.com Pontianak,-

Kapolsek Pontianak Barat AKP Eko Mardianto, S.IK, MH menegaskan akan menekan angka kriminalitas di wilayah hukumnya yang di nilainya masih tinggi.

Penegasan Eko yang belum sepekan di lantik ini di sampaikannya kepada sejumlah wartawan, termasuk media ini (etabloidfbi.com) , saat mewawancarainya pada Sabtu siang (30/05/20) di ruang kerjanya.

Menurut Eko, ” Angka kriminalitas yang masih tinggi di wilayah hukumnya itu di tempati 4 C, curat, curas, curanmor curbis, dan narkona. Tingginya angka ini juga bisa di lihat dari jumlah tahanan yang cukup banyak yakni mencapai 36 orang tahanan yang meringkuk di Polsek Pontianak Barat”, ungkapnya.

Guna menekan angka kriminalitas ini, program ke depan telah dia siapkan antara lain BAKUJAGA yaitu Bangun Kebersamaan Untuk Saling Menjaga.

Dalam BAKUJAGA ada dua program yang akan di laksanakan yaitu pertama PATROLI CARJUN yaitu patroli yang dilakukan pada jam jam yang memang sering terjadi tindak kejahatan.

Kemudian, tambah Eko, ABATASA, yaitu Ayo Bantu Antara Sesama, ini sudah dilakukan dengan pembagian beras dan didirikannya ATM beras, dan di ikuti juga dengan Jumat berbagi.

Kemudian terkait dengan GAKUM, menurut Eko, sudah ada program ELANG JATI, yaitu Penanggulangan Kejahatan Sejati dengan memberantas 4 C , agar tindak kriminalitas ini menurun. “Juga bersih narkoba atau bersinar, juga masuk dalam program ke depannya”, ungkap Eko.

Namun tak kalah pentingnya juga , tandas Eko, pihaknya juga sudah mempersiapkan patroli cyber crime yang di rasakan cukup tinggi, “Termasuk berita hoax akan kita tindak secara hukum”, tegasnya.

Untuk yang BAKUJAGA, tambah Eko, pihaknya sudah berkoordinasi dengan instansi terkait (forpimcam) seperti tokoh masyarakatnya, Camat, Danramil. “Saya baru dua hari di lantik sebagai Kapolsek Pontianak Barat , sudah mengunjungi mereka”, ungkapnya.

Menjawab pertanyaan wartawan, Eko mengatakan guna mengantisipasi Bersih Narkoba (BERSINAR) ini pihaknya akan turun langsung ke sekolah sekolah atau tempat tempat yang di nilai selalu beredarnya barang haram itu. “Penyuluhan ini akan terus di lakukan selama saya menjabat sebagai Kapolsek”, tegasnya.(Sy Mohsin)

Sosialisasi Program New Normal Dalam Massa Percepatan Penanganan Pandemi Covid-19 Oleh Gugus Tugas Kab Natuna

etabloidfbi.com, NATUNA –

Bertempat di Ruang Rapat Kantor Pemerintah Daerah Kab. Natuna telah dilaksanakan Kegiatan Sosialisasi Program New Normal Dalam Massa Percepatan Penanganan Pandemi Wabah Virus Covid-19 Di Kab. Natuna yang dipimpin oleh Dandim 0318/Natuna Letkol Czi Ferry Kriswardana, S.Sos, M.Tr (Han) selaku wakil Ketua 1 Tim Gugus Tugas Kab. Natuna dan Kapolres Natuna Akbp Ike Krisnadian, S.I.K.,MSi selaku Wakil Ketua 2 Tim Gugus Tugas Kab. Natuna, Sabtu (30/5/20).

Penyampaian Dandim 0318/Natuna Letkol Czi Ferry Kriswardana, S.Sos, M.Tr (Han), yaitu Mengucap syukur karna sampai saat ini masih dapat berkumpul dalam keadaan sehat, New normal bukan untuk ditakuti dan dirisaukan karena telah dilaksanakaan kajian akademis serta peninjauan langsung oleh pemerintah.

New normal ini dilakukan agar ekonomi Negara kita tidak jatuh namun tetap dengan protokol kesehatan yang sudah di tetapkan dan juga Mengapresiasi kepada cafe/Rumah Makan di kab. Natuna yang sudah mengikuti anjuran pemerintah untuk menerapkan Protokol Kesehatan.” Dandim 0318/Natuna Letkol Czi Ferry Kriswardana, S.Sos, M.Tr (Han),

Penyampaian Kapolres Natuna Akbp Ike Krisnadian, S.I.K.,Msi, yaitu Untuk diketahui bersama setiap malam gugus tugas melaksanakan patroli gabungan sebagai bentuk upaya pre-emtif dalam rangka memberi pembinaan dan penyuluhan kepada masyarakat terkait Pencegahan Wabah Virus Covid-19.

” Sampai saat ini Kab. Natuna belum menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dan masih masuk kategori Zona Hijau akan tetapi kita tetap tidak boleh over confidence dengan mengabaikan protokol kesehatan yang sudah ditetapkan pemerintah.” Ucap Kapolres Natuna Akbp Ike Krisnadian, S.I.K.,Msi

Sesuai dengan surat Edaran Bupati Natuna bagi pemilik tempat usaha agar membantu menjaga situasi kamtibmas saat ini dengan ikut mensosialisasikan jaga jarak, pakai masker saat berbelanja/ makan & minum di kedai kopi-warung. Serta mematuhi ketentuan operasional rumah makan tersebut.

Penyampaian Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Natuna, Indra Joni, yaitu Harapan dari kami selaku bagian Perizinan agar mengikuti arahan Tim Gugus Tugas Covid-19 Kab. Natuna dan menerapkan Protokol Kesehatan yang sudah ditetapkan oleh Pemerintah, Jika ada laporan dari Tim Gugus Tugas Covid-19 Kab Natuna terkait pelaku usaha yg tidak mengikuti anjuran Pemerintah dengan mengirimkan surat kepada kami maka Izin usaha terpaksa akan kami cabut.

” Pada surat edaran bupati tanggal 10 mei makan sudah boleh bebas namun jam operasional sampai pukul 23.00 wib dan mengurangi kapasitas pengunjung, Tetap harus diberi jarak minimal 1 meter karena virus ini tidak mengenal keluarga atau perorangan jadi tetap menerapkan protokol kesehatan.

Sesuai dengan Surat Edaran Bupati Natuna ini sudah menjadi atensi untuk semuanya dan sudah diberi toleransi sampai saat ini.” Ucap Indra Joni Kadis DPMPTSP

Turut hadir dalam kegiatan Dandim 0318/Natuna Letkol Czi Ferry Kriswardana, S.Sos, M.Tr (Han), Kapolres Natuna Akbp Ike Krisnadian, S.I.K.,Msi, Waka Polres Natuna Kompol Wisnu Eddi Sadono, SH, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kab. Natuna Bpk. Indra Joni, KabagOps Polres Natuna Kompol Hendrianto, SH.MH, Kasat Reskrim Iptu Muhammad Akmal,SH, Kadis Damkar Bpk. Syawal, Kasat Pol PP Bpk. Dodi Nuryadi, Para Peserta sosialisasi. (ferdi)

SATRESKRIM POLRES MEMPAWAH TANGKAP SINDIKAT JUAL BELI ONLINE

etabloid.com Mempawah,

Pada hari Jumat tanggal 29 Mei 2020 sekitar pukul 20.30 Wib, Unit Opsnal Reskrim Polres Mempawah telah mengamankan pelaku penipuan online.

Diceritakan oleh pelapor, bahwa pada hari Minggu tanggal 17 Mei 2020 sekitar pukul 20.00 Wib pelapor membuat status di Facebook tentang keinginannya untuk mencari/membeli kulkas di Group Facebook Mempawah Informasi (MI) dan tidak lama kemudian sekitar 10 (sepuluh) menit terlapor menawarkan ke pelapor tentang kulkas bekas yang diinginkan pelapor dengan cara menghubungi pelapor melalui aplikasi massengger kemudian berlanjut ke aplikasi Whatsapp.

Lanjut pelapor menceritakan, dari percakapan tersebut terjadi negoisasi harga dan transaksi uang dari pelapor kepada terlapor, yang mana pelapor transfer / mengirimkan sejumlah uang sebanyak Rp. 700.000,- (tujuh ratus ribu rupiah) ke No. Rek An. JUAIDAH dan sampai saat ini kulkas yang dipesan tidak diterima oleh pelapor. Dan atas kejadian tersebut pelapor melaporkan kejadian tersebut ke Polres Mempawah untuk dilakukan proses hukum lebih lanjut.

Pada hari Jum’at tanggal 29 Mei 2020 sekitar jam 10.00 wib tim opsnal unit Reskrim Polres Mempawah melakukan brieffing yang dipimpin langsung oleh Kasat Reskrim Res Mempawah, Iptu Muhammad Resky Rizal,SIK,MH. Selanjutnya tim melakukan pengolahan data guna melakukan pengungkapan dugaan perkara Tindak Pidana Penipuan Online. Berdasarkan hasil olah data dan mapping yang dilakukan, tim mendapatkan data pelaku. Sekitar jam 13.00 Wib tim opsnal Res Mempawah bergerak menuju sasaran ke wilayah hukum Kodya Pontianak.

Selanjutnya tim melakukan koordinasi kepada Unit Reskrim Polsek Pontianak Utara guna melakukan penyelidikan lebih lanjut. Sekitar jam 21.00 Wib tim Opsnal Reskrim Res Mempawah yang di back up oleh unit Reskrim Sek Utara berhasil mengamankan 2 orang pelaku (Sdra Muhammad Syafi’i dan Sdri Erika Erawati) yang beralamat Jl. Khatulistiwa Gg. Panca Bhakti Rt. 003 Rw. 012 Kel. Batulayang Kec. Pontianak Utara Kota Pontianak, beserta barang bukti (1 buah Handphone merk Vivo Y17 warna biru, 1 buah kartu ATM BRI warna biru, 1 buah buku tabungan BRI Simpedes dgn no rek 7720010060XXXXX a.n Juaidah).

Selanjutnya terhadap kedua orang pelaku beserta barang bukti diamankan ke Mapolres Mempawah guna penyidikan lebih lanjut.( M.zuhdi )

Jaga Kebugaran Tubuh di Tengah Wabah Corona, Personel Polresta Pontianak Senam AW S3 Pagi Hari

etabloidfbi.com Pontianak.-

Untuk meningkatkan daya tahan tubuh dan kebugaran guna cegah penyebaran Covid19, personel Polresta Pontianak Kota melaksanakan senam AWS di lapangan apel Polresta Pontianak Kota, sabtu (30/5)

Setelah pelaksanaan apel pagi, dengan tetap menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid19 dengan jaga jarak dan menggunakan masker, personel Polresta mengikuti gerakan senam AWS dengan penuh antusias dengan diiringi musik semakin menambah semangat seluruh personel untuk melaksanakan senam.

Kabag Ops Polresta Pontianak Kota AKP Rizal Satria F,S.I.K., menyampaikan “Untuk menjaga imunitas tubuh untuk mencegah penyebaran Covid19 Personel Polresta melaksankan senam AWS3″

Lanjutnya “gerakan Senam AWS yang sederhana namun banyak manfaatnya untuk kesehatan, untuk mencegah pengapuran tulang dan juga mengobati cidera lutut dan baik untuk saraf terjepit

Dengan mengawali kegiatan hari ini dengan senam AWS3 akan menambah kebugaran tubuh sehingga dapat menambah semangat dalam melaksanakan tugas” pungkasnya.(Sy Mohsin)

DANLANTAMAL XII MENINJAU MAKO YONMARHANLAN XII DI MEMPAWAH KAB. MEMPAWAH PROV. KALIMANTAN BARAT

etabloidfbi.com Pontianak –

Komandan Lantamal XII, Laksamana Pertama TNI Agus Hariadi, beserta Pejabat Utama Lantamal XII, antara lain Wadan Lantamal XII, Para Asisten, Kadis/Kasatker melaksanakan peninjauan ke Mako Yonmarhanlan XII, JL.Kuala Secapah Kec. Mempawah Hilir, Kab. Mempawah Prov. Kalimantan Barat.
Dan disambut oleh Danyonmarhanlan XII, Letkol Mar Sofian Cahyo Utomo, beserta seluruh prajurit Yonmarhanlan XII, Jumat (29/05/2020)

Dalam sambutannya Komandan Lantamal XII, menyampaikan, terima kasih atas perkembangan yang signifikan yang dilakukan oleh seluruh Prajurit Yonmarhanlan XII, dari waktu ke waktu terlihat dengan banyaknya perkembangan yang meningkat baik dari segi kemampuan personel, serta material pendukung lainnya terus menjadi lebih baik, diharapkan keterampilan yang sudah ada agar terus dilatih secara berkesinambungan baik latihan perseorangan maupun dalam bentuk latihan kelompok atau regu sehingga semakin lebih baik lagi yang akhirnya menjadikan prajurit Profesional dan handal.

Batalyon Marinir Pertahanan Pangkalan (Yonmarhanlan) XII atau dikenal dengan sebutan Yonmarhanlan XII Jaguar Yudha Khatulistiwa, merupakan Satuan Pelaksana Pasmar 1 Jakarta, dimana pembinaannya berada di bawah Korps Marinir, namun dalam kendali operasionalnya bertanggung jawab penuh kepada Danlantamal XII Pontianak, dengan tugas pokoknya menyelenggarakan pertahanan pangkalan TNI Angkatan Laut serta melaksanakan tugas – tugas lainnya dalam mendukung tugas pokok Lantamal XII Pontianak.

Selain itu Batalyon Marinir Pertahanan Pangkalan XII memiliki posisi startegis, berada di wilayah Kalimantan Barat, yang perbatasan langsung dengan negara Malaysia sehingga membutuhkan personel yang profesional, handal dan tangguh untuk mendukung serta menjamin stabilitas keamanan khususnya di Kalimantan Barat.

Usai sambutan Danlantamal XII, menyerahkan bingkisan kepada perwakilan Prajurit Yonmarhanlan XII, dilanjutkan dengan acara peninjauan ketahanan pangan Yonmarhanlan XII.(Sy Mohsin)

Personel Polresta Pontianak Kota Himbau Warga Untuk Patuhi Protokol Kesehatan

etabloidfbi.com Pontianak.-

Personel Polresta Pontianak Kota secara masif himbau warga untuk mematuhi protokol kesehatan pencegahan penyebaran Covid19 di Kota Pontianak, sabtu (30/5)

Kegiatan edukasi dan sosialisasi tentang pencegahan penyebaran Covid19 terus dilakukan oleh personel Polresta yang tergabung dalam Satuan tugas Aman Nusa II di Wilayah hukum Polresta Pontianak Kota.

Kegiatan dipimpin oleh Iptu Zulkifli Kanit Polmas Sat Binmas Polresta Pontianak Kota di daerah jalan Pak Kasih, Dermaga Kapuas Indah Jl. Rahadi Usman Kec. Pontianak Kota, Jalan Rahadi Usman dan Jalan Siam.

Kabag Ops Polresta Pontianak Kota AKP Rizal Satria F, S.I.K., menyampaikan “Personel Polresta Pontianak Kota secara masif melaksankan edukasi, sosialisasi dan himbaun kepada warga untuk mematuhi protokol kesehatan pencegahan penyebaran Covid19,”

Dalam pelaksanaan kegiatan Personel juga melaksanakan kegiatan berupa pengecekan suhu tubuh, pembagian masker, penyemprotan cairan disinfektan, himbauan social distancing, phisycal distancing, penggunaan masker dan selalu menjaga kebersihan serta pembagian selebaran GERMAS ( Gerakan Masyarakat Hidup Sehat). ” ujarnya.

Dengan pengetahuan warga akan protokol kesehatan pencegahan penyebaran Covid19, diharapkan akan meningkatkan kesadaran dan kepatuhan warga untuk menjaga diri, keluarga dan lingkungan dalam mencegah penyebaran Covid19″ pungkasnya.(Sy Mohsin)

Polresta Pontianak Kota Kedepankan Edukasi dan Sosialisasi Pada warga Agar Patuh Himbauan Protokol Kesehatan Guna Cegah Covid-19

etabloidfbi.com Pontianak.-

Menjelang Penerapan new normal, untuk mencegah penyebaran Covid19, Polresta Pontianak Kota mengedepankan pola edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat agar patuh terhadap himbaun dan protokol kesehatan pencegahan penyebaran Covid19, Jumat (29/5)

Kapolresta Pontianak Kota Kombes Pol Komarudin,S.I.K.,M.M., menyampaikan “Untuk persiapan New normal di beberapa wilayah terkait dengan kegiatan memutus mata rantai sebaran virus Corona. Beberapa aspek kegiatan masyarakat lainnya yang saat ini menjadi perhatian. Berdasarkan kajian dan evaluasi, akan dibuat beberapa aktivitas ataupun protokol kesehatan masyarakat di berbagai wilayah yang akan digelar dalam waktu dekat ini dipandang dari berbagai aspek kegiatan diantaranya untuk pemulihan ekonomi namun tetap dalam sebuah upaya, ikhtiar guna memutus mata rantai dan mencegah penyebaran Covid19.

Lanjutnya, New normal sebagaimana ditegaskan oleh Pemerintah, bahwa kegiatan ini bukanlah sebuah pelonggaran aktivitas, namun pembiasaan kepada masyarakat agar dalam beraktivitas tetap mematuhi protokol kesehatan pencegahan penyebaran Covid19.

Kapolres menyampaikan, Saat ini berbagai lini sedang mengkaji mempersiapkan ketentuan-ketentuan yang akan diberlakukan pada saat pelaksanaan new normal, dengan pengawasan ketat oleh petugas yang akan diterjunkan pada titik-titik yang memang dianggap membutuhkan pengawasan karena aktivitas masyarakatnya yang cukup padat. ” Kami lebih mengedepankan pola-pola edukasi pembelajaran, sosialisasi kepada masyarakat agar kepatuhan terhadap himbauan serta protokol kesehatan pencegahan penyebaran Covid19 semakin ditingkatkan” pungkasnya.(Sy Mohsin)

Menanggapi Kemarahan Walikota Surabaya, Khofifah : Saya Sudah Berkoordinasi Dengan BPBD Jatim

etabloidfbi.com, Surabaya.-

Tri Rismaharini walikota Surabaya muntap (marah) . hal itu disebabkan, bantuaan BNPB berupa mobil PCR dialihkan dan beroperasi ke luar Kota Surabaya (Tulungagung dan Lamongan) oleh Gugus Tugas Covid-19 Jawa Timur pada Jumat, 29/5/20. Lalu Ia telp petuga BNPB dihalaman Balai Kota.

Semestinya mobil tersebut akan digunakan untuk melakukan rapid test terhadap 200 warga Surabaya. Warga yang sudah menunggu di Asrama Haji pun batal melakukan tes.

Saya sampai ngemis ngemis lewat Pak Pramono Anung, lewat DPR RI. Saya mau disiksa apa? Saya dituduh enggak bisa kerja lagi, Saya pak, dapat (nomor) WA-nya Pak Doni Mordano itu untuk Surabaya , dan saya yang minta-minta ke mana-mana. Apa-apaan itu pak, kalau mau boikot , Saya akan ngomong ke semua orang. Apa-apaan, Bapak tahu pasien itu sudah nunggu di asrama haji loh , siapa yang enggak bisa kerja kalau ngawur, nyerobot gitu,” ungkap Risma saat menelepon

Khofifah Indar Parawansa Gubernur Jawa Timur (Jatim) menanggapi hal itu dengan tenang. Khofifah mengaku bahwa dirinya sudah berkordinasi dengan BPBD Jawa Timur terkait bantuan mobil tes PCR penanganan Covid-19. ” Apalagi, Tulungagung dan Lamongan juga masuk wilayah dengan kasus terbanyak di Jawa Timur.” Ungkapnya

Setelah Surabaya lalu Lamongan. Nah ketika kemarin dikonfirmasi ya sudah silahkan hari ini dua-duanya di Surabaya,” ujar Khofifah, Sabtu (30/5/2020).

Khofifah juga bersyukur karena banyak mendapatkan support dari BNPB khususnya dalam menangani kasus pandemi Covid-19 ini. Bahkan, kata dia, terkait mobil lab PCR, pihak Pemprov Jatim juga sudah berkomunikasi baik dengan pihak BNPB. Mulai dari informasi siapa sopir hingga Nopol pun diketahuinya.

Saya juga sudah berkoordinasi dengan BPBD Jatim, bahwa mobil siap jalan, ini Nopol-nya ini nomer driver-nya, serah terima juga dengan BNPB Jatim juga dengan koordinator Jatim,” Imbuhnya. (Pedet)

EVALUASI PSBB JABAR: 12 DAERAH ZONA KUNING DAN 15 DAERAH ZONA BIRU TAK ADA LAGI ZONA MERAH, SEMENTARA ZONA BIRU AKAN MENERAPKAN ADAPTASI KEBIASAAN BARU.

etabloidfbi.com KOTA BANDUNG.-

Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil melaporkan, terdapat 60 persen atau 12 daerah Zona Kuning (Level 3) dan 40 persen atau 15 daerah Zona Biru (Level 2) usai evaluasi Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) proporsional di 27 kabupaten/kota se-Jabar.

Nantinya, 15 kabupaten/kota di Zona Biru itu diizinkan untuk menerapkan kebiasaan baru (new normal) atau di Jabar dikenal dengan sebutan Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB). Hal itu disampaikan Kang Emil –sapaan Ridwan Kamil– dalam konferensi pers di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Jumat (29/5/20).

Kang Emil berujar, keputusan Pemerintah Daerah (Pemda) Provinsi Jabar melakukan AKB bagi Zona Biru berdasarkan kepada pertimbangan ilmiah baik data di lapangan maupun kesiapan sistem pengendalian pandemi COVID-19 di Jabar.

Setiap mengambil keputusan, kami harus berdasarkan data karena tidak ingin asal dan gegabah. Hari ini (29/5) angka reproduksi (Rt) sudah selama 14 hari di angka 1, bahkan dua hari terakhir di angka 0,97 juga laju ODP dan PDP turun. Dan ada sembilan indeks untuk ukur level kewaspadaan itu,” ucap Kang Emil.

Maka dalam kriteria ilmiah itu, zona yang masuk Level 2 (Zona Biru) itu terkendali, 60 persen yang Zona Biru inilah yang kami beri izin untuk melakukan The New Normal atau yang kami sebut Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB),” kata Kang Emil.

Selain itu, hasil evaluasi Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan COVID-19 Jabar menunjukkan, sudah tidak ada lagi daerah di Jabar yang berada di Zona Merah atau Level 4.

Adapun 12 daerah berada di Zona Kuning atau Level 3 adalah Kabupaten Bandung, Kab. Bekasi, Kab. Bogor, Kab. Indramayu, Kab. Karawang, Kab. Subang, Kab. Sukabumi, Kota Bandung, Kota Bekasi, Kota Bogor, Kota Cimahi dan Kota Depok.

Sementara 15 daerah di Zona Biru atau Level 2 yang bisa menerapkan AKB yakni yakni Kab. Bandung Barat, Kab. Ciamis, Kab. Cianjur, Kab. Cirebon, Kab. Garut, Kab. Kuningan, Kab. Majalengka, Kab. Pangandaran, Kab. Purwakarta, Kab. Sumedang, Kab. Tasikmalaya, Kota Banjar, Kota Cirebon, Kota Sukabumi, dan Kota Tasikmalaya.

Kepada 12 daerah yang masih berada di Zona Kuning, Pemda Provinsi Jabar menyarankan untuk melanjutkan penerapan PSBB proporsional.

PSBB-nya kami bagi dua, untuk Bodebek (Bogor-Depok-Bekasi) karena klaster (gabung) Jakarta maka PSBB sampai 4 Juni. Yang tujuh (Zona Kuning) di luar Bodebek direkomendasikan melanjutkan PSBB secara parsial sampai 12 Juni,” ucap Kang Emil.

Kang Emil pun meminta daerah yang berada di Zona Biru untuk bersiap melaksanakan AKB, termasuk bagi kepala daerah untuk segera mengeluarkan Surat Edaran maupun protokol selama AKB.

Nantinya, AKB akan dibagi menjadi beberapa tahap. Tahap pertama, membuka kembali rumah-rumah ibadah dengan tetap menerapkan protokol kesehatan. Tahap kedua adalah bidang ekonomi, yakni industri dan perkantoran karena dinilai memiliki risiko kecil orang hilir mudik. Tahap ketiga, yakni mulai membuka ritel atau mal.

Jadi masyarakat jangan euforia, (AKB) akan dilakukan bertahap. Tahapan ini dievaluasi per tujuh hari atau seminggu. Jika angka kurang baik, bisa saja (Zona Biru) PSBB lagi. (Daerah) yang siap 1 Juni silakan (AKB), yang belum jangan dipaksakan,” tegas Kang Emil.

Kang Emil menambahkan, akan ada 21 ribu aparat, terdiri dari 17 ribu personel kepolisian dan 4 ribu personel TNI yang akan mengawal AKB selama 14 hari. TNI/Polri, sesuai arahan presiden, akan memastikan bahwa protokol kesehatan yakni jaga jarak, pakai masker, dan cuci tangan tetap dilakukan.

Selain itu, selama AKB, Kang Emil memastikan bahwa pihaknya akan merilis sekitar 400 ambulance dengan alat rapid test untuk melakukan pengetesan masif.

Ini untuk memastikan, jangan sampai AKB menghilangkan kewaspadaan (terhadap penularan COVID-19). Nanti ambulance keliling di kawasan (kerumunan) yang diwaspadai,” ujarnya.

Secara umum, Kang Emil pun berujar bahwa Jabar sudah melewati PSBB skala besar. Saat ini, Pemda Provinsi Jabar fokus kepada pembatasan sosial skala mikro ke desa/kelurahan yang masih Zona Merah serta terus mengupayakan tes masif terhadap 0,6 persen populasi atau sekitar 300 ribu orang.

Jawa Barat kurang lebih sudah melakukan pengetesan hampir 150.000. Target kami 300.000, kami berharap itu bisa kami capai dalam satu bulan ke depan seiring dengan datangnya produk-produk PCR dan rapid tes buatan lokal,” tutupnya. (Adm/Red)

Polsek Pontianak Barat Siapkan Atm Beras Untuk Warga Kurang Mampu Dan Terdampak Covid-19

etabloidfbi.com Pontianak.-

Cara berbeda dilakukan Polsek Pontianak Barat untuk membantu meringankan beban ekonomi masyarakat yang terdampak pandemi virus corona (Covid-19). Mereka menyiapkan mesin ATM beras.

Kapolsek Pontianak Barat AKP Eko Mardianto, S.IK, MH  menjelaskan, mesin ATM beras tersebut diperuntukan bagi warga yang kurang mampu dan terdampak covid-19.

Tujuannya, agar masyarakat kecil seperti tukang becak, pemulung, dan warga kurang mampu lainnya dapat mengambil beras secara gratis melalui ATM beras tersebut.

TONTON VIDEONYA :

Kapolsek menambahkan, untuk penyalurannya Bhabinkamtibmas memberikan kupon, ini untuk menjaga agar tidak terjadi kesalahan terhadap siapa yang berhak untuk mendapatkan ATM beras sebanyak 2 Kg tersebut.

Kapolsek juga mempersilahkan bagi masyarakat yang ingin membantu beras dapat datang ke Mapolsek Pontianak Barat, dan nanti kita salurkan kepada warga yang membutuhkan melalui mesin ATM tersebut,” pungkasnya.(Sy Mohsin)

BST Membawa Bencana, Wakil Ketua BPD Kena Keroyok

etabloidfbi.com Kab OKU

Seorang anggota BPD (Badan Pengawas Desa) Desa Rantau Panjang, Kecamatan Kedaton Peninjauan, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Provinsi Sumatra Selatan, di keroyok dan di ancam aparat desa, kamis, 28/05/2020 .

Peristiwa ini dialami oleh wakil ketua BPD bernama Indra Sandi, yang saat itu tengah melakukan pengawasan pelaksanaan pembagian Bantuan Sosial Tunai (BST) di kantor desa Rantau Panjang. Kecamatan Kedaton Raya,Kab OKU, yang dihadiri oleh Camat, Babinsa, Bhabinkantimas, dan tokoh masyarakat serta masyarakat penerima (BST).

Menurut penuturan Korban Indra Sandi saat dikomfirmasi melalui via telpon membenarkan kejadian itu dan menjelaskan kronologi kejadiannya.

Ibu Ana seorang Guru yang berstatus Aparatur Sipil Negara (ASN) yang beralamatkan di Baturaja, namun tinggal di Desa Rantau Panjang, JAMAL Kepala Desa Rantau Panjang dengan tegas menolak Ibu Ana sebagai Penerima (BST), pada saat itu anggota BPD Diduga Korban Penganiayaan mencoba memberikan Penjelasan kepada Kepala Desa bahwa ibu Ana termasuk dalam daftar penerima (BST) yang merupakan hasil Rapat Sekretaris Desa dan perangkat desa serta Ketua BPD dan anggota, namun belum selesai menjelasan dan menyampaikan hasil rapat tersebut , beberapa dari masyarakat dan Perangkat Desa Langsung mengeroyok dan memukuli Saya ,” ujar Indra sandi.

Atas kejadian Penganiayaan tersebut Korban (Indra sandi) melanjutkan dan melapor ke Polsek Peninjuan diterima oleh Ps. Kanit IK AIPDA, AHRIF atas laporan pengeroyokan.

Kanit Ps IK IPDA, Ahrif. saat dikonfimasi mengatakan

Pada hari kamis 28 Mei 2020 sekitar jam 14 05 Wib, di Kantor kepala desa Rantau panjang Kec .kedaton peninjauwan Raya Kap OKU, telah terjadi tindak pidana pengeroyokan dan penganiayaan yang dilakukan oleh EEn dan kawan kawan terhadap pelapor INDARA SANDI ( korban), dengan cara memukuli wajah dan kepala korban berapa kali, sehingga korban menglami luka lebam, mata sebelah kiri dan beberapa bengkak di kepala, Permasalahan ini bermula dari selah paham, atas dasar data Nama penerima bantuan tunai (BST) pada saat itu sedang melaksanakan pembagian kepada warga , atas kejadian tersebut akan kita tindak lanjuti dengan surat laporan terlampir ,” ujar Kanit Ps IK IPDA, Ahrif. (Hery setyanto)

ANGKUTAN LAUT DIBUKA 7 JUNI, KEMENHUB MINTA ANTISIPASI NEW NORMAL.

etabloidfbi.com MAKASSAR.-

Kementerian Perhubungan RI meminta kepada seluruh instansi di Pelabuhan Makassar agar melakukan monitoring dan pengawasan arus balik setelah ada kemungkinan dibukanya angkutan laut pada 7 Juni nanti untuk menghidupkan kembali perekonomian, khususnya di Makassar.

Hal itu disampaikan Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Laut Ditjen Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan, Capt. Wisnu Handoko saat melakukan Rapat Pembahasan Kesiapan Antisipasi Pembatasan Perjalanan Arus Balik dan Protokol Covid Rapid Test/PCR Swab bagi Penumpang Angkutan Laut di Pelabuhan Utama Makassar, yang berlangsung di Ruang Rapat Bonerate Kantor Otoritas Pelabuhan Utama Makasar, Rabu (27 Mai 2020).

Rapat tersebut dihadiri Kepala Kantor Otoritas Pelabuhan Utama Makassar, Kepala Kantor Syahbandar Utama Makassar, Asops Danlantamal VI/Asops Satgas Terpadu Covid-19 Transportasi Laut Sulsel, Direktur Utama PT Pelindo IV (Persero), Prasetyadi, General Manager PT Pelindo IV Cabang Makassar, Aris Tunru, Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan Makassar, Kepala Kantor Distrk Navigasi Klas I Makassar, Kepala Balai Besar Karantina Ikan Makassar, Kepala Balai Besar Karantina Tumbuhan Makassar, Kepala KKP Klas 1 Makassar, Kepala UPP III Selayar (melalui video conference), Kepala UPP III Bulukumba (melalui video conference) dan Kepala UPP III Bajoe (melalui video conference).

Selain melakukan monitoring, Wisnu juga meminta agar dilakukan antisipasi dan menyiapkan diri untuk New Normal yang dianjurkan Pemerintah untuk mengendalikan transmisi Covid-19 dengan mengatur ketat tempat-tempat yang rentan berkumpulnya orang, termasuk pada sektor angkutan laut dengan memerhatikan protokol Covid-19 mulai dari menjaga kebersihan, memakai masker, serta physical dan social distancing.

Menurutnya, Kementerian Perhubungan harus mengikutsertakan maskapai komersil dalam hal ini PT PELNI, berkaitan dengan penyediaan tiket angkutan laut untuk menegakkan aturan protokol Covid-19. “Dimana penumpang harus melengkapi syarat-syarat seperti adanya surat kesehatan bebas Covid-19 dari rapid test, PCR/Swab test dan syarat lain yang telah ditetapkan dari pelabuhan asal baik dari luar Makassar ataupun dari Makassar. Kalau syaratnya tidak lengkap, maka bisa tidak dilayani untuk memudahkan pengawasan di pelabuhan,” terangnya.

Wisnu juga menuturkan, saat ini sudah ada aturan baru yang menyebutkan bahwa rapid test berlaku 3 hari dan PCR berlaku 7 hari. Setelah lewat harinya bisa dilakukan tes lagi.

Selama ini lanjut dia, telah terbentuk dan aktif bertugas Satgas Terpadu Covid-19 Transportasi Laut Sulsel untuk melaksanakan pengawasan, pengendalian dan penegakan hukum perjalanan orang dengan transportasi laut yang telah bekerja sama dengan berbagai instansi terkait di 15 pelabuhan di seluruh wilayah Sulsel, termasuk pelabuhan rakyat seperti Paotere dan Kayu Bangkoa dengan kontribusi yang besar dan selalu bekerja sama dengan baik.

Jangan kaget setelah 7 Juni 2020, mulai penerapan New Normal dan yakin semua pelabuhan di Sulsel telah menyiapkan pengawasan dan pengendalian sesuai protokol Covid-19,” ujarnya.

Dia juga meminta agar penjualan tiket kapal tetap 50% dan agar selalu menerapkan physical dan social distancing.

Selanjutnya kata Wisnu, akan ada penerbitan Surat Izin Keluar Masuk ke wilayah tertentu seperti yang sudah lebih dulu diterapkan di DKI Jakarta dan Bali.

Diharapkan ekonomi bisa kembali tumbuh di masa Pandemi Covid-19 dengan dibukanya transportasi laut secara bertahap, dengan tetap memerhatikan protokol Covid-19 dengan era baru New Normal,” pungkasnya.

Usai melakukan rapat, Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Laut Ditjen Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan, Capt. Wisnu Handoko bersama peserta yang hadir melakukan kunjungan langsung ke Terminal Penumpang Pelabuhan Makassar, Pelabuhan Rakyat Paotere dan Makassar New Port (MNP), (CEO/Red)

KAPOLRES TOBA AKBP AKALA FIKTA JAYA S.IK SUMBANG MATERIAL BANGUNAN BAGI KORBAN PUTING BELIUNG DI SILAEN KAB.TOBA

etabloidfbi.com, Kab Toba

Kapolres Tobasa AKBP Akala Fikta Jaya S.ik memberikan bantuan kepada masyarakat Dusun 1 Desa Silaen Kec.Silaen Kab.Toba yang terkena bencana alam Puting beliung pada hari Kamis tanggal 28 Mei 2020.

Pemberian bantuan ini di sampaikan langsung oleh Kapolres Toba AKBP Akala Fikta Jaya S.ik, kepada warga di Ds 1 Desa Silaen (29/05/2020), Salah satu warga yang menerima bantuan material bangunan adalah Lilis br Panjaitan, dia sangat terharu dan berterimakasih banyak atas bantuan itu,” Saya sampaikan rasa terima kasih saya kepada Kapolres Tobasa atas bantuan dan perhatian nya kepada kami masyarakat yang terkena musibah ini di tengah Pandemi virus Corona covid-19.”ucap “ucap Lilis Be Panjaitan.

BACA JUGA BERITA TERKAIT :

Adapun beberapa bantuan material yang diberikan kepada Lilis br Panjaitan karena yang paling parah dampak nya terkena akibat puting beliung, dan Kapolres berharap agar rumah yang rusak tersebut dapat di tempati kembali.

Kapolres Tobasa AKBP Akala Fikta Jaya S.ik berharap Agar tetap semangat walau di Situasi Covid 19, ” Ibu Lilis br Panjaitan tetap semangat dan berkenan menerima bantuan dari kami jangan melihat banyaknya tapi lihatlah dari kepedulian kami semoga dapat meringankan beban musibah ini.” terang Akala.

Di samping kegiatan tersebut Kapolres Tobasa juga melakukan kunjungan silaturahmi ke kantor Koramil 14 Silaen untuk menjaga Sinegitas TNI dan Polri dalam pelaksanaan Tugas Negara.

Dalam Kegiatan itu di hadiri Kapolres Tobasa AKBP Akala Fikta Jaya S.ik, Kapolsek Silaen Iptu Rudi H.Tampubolon, Kanit Reskrim Ipda G.Situmorang, mewakili Danramil 14 silaen Peltu Harun, Kadus 1 Silaen Jansen P.Silaen. (feri)

RAKOR PERSIAPAN PENERAPAN NEW NORMAL DAN EVALUASI PENANGANAN COVID 19 PROVINSI KALBAR

etabloidfbi.com Pontianak.–

Komandan Pangkalan Utama Angkatan Laut XII (Danlantamal XII) Laksamana Pertama (Laksma) TNI Agus Hariadi di damping oleh Aslog (Asisten Logistik) Danlantamal XII Kolonel Laut (T) Mokhamad Subur, S.T dan Aspotmar (Asisten Potensi Maritim) Danlantamal XII Kolonel Marinir Agustiawarman, S.H., menghadiri Rakor (Rapat Koordinasi) Persiapan Penerapan New Normal dan Evaluasi Penanganan Covid 19 Provinsi Kalbar bertempat di Pandopo Gubernur Kalimantan Barat Jln. Jenderal Ahmad Yani Kel. Benua Melayu Darat Kec. Pontianak Selatan Kota Pontianak, dalam pelaksanaan Rakor tersebut di pimpin langsung oleh Gubernur Kalimantan Barat Bpk. H. Sutarmidji, S.H.,M.Hum, Jumat (29/05/2020)

Dalam Rakor tersebut Gubernur Kalimantan Barat menyampaikan, ” Kabar baik buat kita semua karena dalam waktu dua minggu ke depan kita akan lebih melonggar atau lebih baik karena menurun nya Reaktif di pontianak ini,oleh karena itu dengan adanya melonggar nanti justru kita harus lebih waspada dan harus selalu bersih.”

Disamping itu, lanjut Gubernur, ” Dari segi pangan kita harus jelas ketersediaanya karena ini berurusan dengan kebutuhan masyarakat coba di cek benar masalah pangan kita, apakah ada bermasalah atau kekurangan, karena ini masalah serius untuk masyarakat kita. Dengan adanya New Normal nanti mari kita semua harus memperhatikan, yang mana sudah menjadi tanggung jawab kita bersama dan saya akan selalu kordinasi dengan Pangdam, Danlantamal, Danlanud serta Kapolda untuk nanti berlakunya New Normal.”

Sementara itu Danlantamal XII menyampaikan, ” Dengan adanya New Normal ini maka kita harus tetap waspada. Mengingat akan adanya lagi pemulangan TKI melalui Pelabuhan Dwikora, penerapan Physical Distancing, pemakaian masker serta wajib cuci tangan harus tetap diawasi dan dilaksanakan. Diwilayah kami (Lantamal XII) sudah kami laksanakan pembagian masker serta menghimbau agar setiap keluar rumah harus menggunakan masker.”

Kami juga melaksanakan pengecekan di pasar perbelanjaan yang ada di wilayah Lantamal XII, setiap penjual kami cek. Penjual wajib memakai masker, kami tempatkan Prajurit kami di area pintu masuk pasar tersebut sambil membawa masker yang akan dibagikan bagi pembeli yang belum memakai masker. Kami didik si penjual jadi harus cepat cepat, minimize komunikasi” ucap Danlantamal.

Kepala Dinas Kesehatan Prov Kalbar dr. Harisson mengatakan, ” Dalam dua minggu ke depan keadaaan kita akan melandai dan akan melonggar ini juga akan menjadi tantangan kita semua untuk lebih dewasa menyikapi masalah ini yang benar – benar kita harus jaga adalah tetap jaga jarak dan selalu memakai masker dan selalu mencuci tangan Mungkin kita semua akan lebih baik lagi dengan adanya New Normal nantinya semoga kesehatan untuk kalbar semakin meningkat untuk lebih baik lagi.”

Kepala dinas Pendidikan Prov Kalbar Suprianus Herman, SH turut menyampaikan, ” Kita masih akan belajar di rumah sampai tanggal 13 juli kita akan mulai masuk itupun bilamana sudah di perbolehkan dengan situasi yang sudah membaik dan merasa aman dari virus corona ini Dan kita akan membuat tempat – tempat cuci tangan di setiap depan kelas untuk lebih efisen lagi karena akan mempermudah para murid untuk melakukan cuci tangan Nantinya. Bangku akan kita jadikan satu – satu dan di beri jarak antara siswa karena untuk tetap mencegah adanya jarak yang lebih dekat sesama siswa.”

Kapolda Kalbar Irjen Pol Dr. Remigius Sigid Tri Hardjanto ,S.H., menyampaikan, ” Masalah New Normal untuk anggota TNI dan POLRI kita pun sudah mendapatkan perintah langsung dari panglima TNI dan KAPOLRI untuk lebih meningkatkan ke disiplinan seperti contoh : Mall, tempat ibadah dan tempat keramaian.

Pangdam XII/Tpr Mayjen TNI Muhammad Nur Rahmad menyampaikan, ” Mendisplinkan masyarakat itu tidak mudah. Makanya perlu edukasi atau himbauan agar masyarakat mengerti, hal – hal inilah yang perlu kita lakukan menuju New Normal. Kalau seperti rumah makan kita sudah tata, atur, sekolah- sekolah dan toko, bioskop dan lainnya kita adakan PRA dulu baru kita laksanakn new normal sehingga kita bisa kontrol grafik Covid ini turun dan turun terus hingga bisa menjadi normal seperti biasa,

Masalah New Normal kita tetap menunggu perintah dari pusat walaupun sebenarnya kita sudah siap untuk melakukan New Normal, dengan adanya New Normal ini semoga perekonomian kita akan menjadi lebih baik lagi dan menjadikan perubahan yang lebih baik lagi” tegas PangdamXII/Tpr.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Komandan Lanud Supadio. Marsma TNI.Palito Sitorus. SIP. MM, Ketua Pengadilan tinggi kalbar, H. Amiryat, S.H., M.H., Kepala Dinas Kesehatan Prov.Kalbar, Kepala Dinas Pendidikan Prov.Kalbar, Kepala Biro Perekonomian Setda Prov.Kalbar, Kabinda Prov.Kalbar Drs. Bakti Subanar, M.M., Kajati Prov.Kalbar Dr. Jaya Kesuma, S.H.,M.Hum Kepala Dinas Sosial Prov.Kalbar Yuline Marhaeni serta Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Prov.Kalbar.(Sy Mohsin)

Warga Kelurahan Tigaraja, Kec. Girsang Sipanganbolon sampaikan Aspirasi pemerataan BST, Kapolsek Parapat : “Tidak Ada Polisi Bersenjata Diturunkan”

etabloidfbi.com, Kab Simalungan

Warga Kelurahan Tigaraja, Kec. Girsangsipanganbolon, Kab Simalungan kembali melakukan audiens ke kantor Lurah Tigaraja untuk menuntut transparansi data dan pemerataan pembagian hak dalam pembagian BST (Bantuan Sosial Tunai) dari Kemensos bagi warga yang terdampak Covid 19, pada hari Jumat (29/05/2020).

Dalam pertemuan yang di lakukan di kantor Lurah Tigaraja ini terlihat hadir puluhan warga Tigaraja dan Siburakburak, pantauan awak media saat berlangsung pembicaraan terlihat alot dengan beberapa orang warga dan Lurah Tigaraja Darma Silalahi.

Disampaikan Lurah Tigaraja kepada awak media bahwa semua aspirasi dan keluhan warga kelurahan Tigaraja sudah di tampung dan telah disampaikan kepada Pimpinan,” Kami sudah tampung semua aspirasi warga Kelurahan Tigaraja dan sudah kami sampaikan kepada Pimpinan untuk di usulkan kepada Pemerintah Pusat terkait permintaan warga, kita berharap dan berdoa agar bisa direalisasikan oleh pemerintah pusat (Kemensos,red), tutur Silalahi melalui sambungan telepon selularnya.

Selanjutnya Kapolsek Parapat AKP Irsol membenarkan telah melakukan pengamanan saat unjuk aspirasi warga Kelurahan Tigaraja itu namun Irsol menampik terkait isu petugas kepolisian bersenjata diturunkan  saat pengamanan audiens warga kelurahan Tigaraja di kantor kelurahan itu. ” Kami dari kepolisian tidak benar menurunkan anggota bersenjata saat itu, dan saya sendiri ada disitu, itu informasi bohong dan hoax,” ungkap irsol kepada awak Media.

Irsol mengatakan bahwa Petugas yang berjaga saat itu bukan hanya dari kepolisian tapi ada dari unsur TNI dan Satpol PP namun tidak ada yang membawa senjata, yang terlihat oleh warga adanya petugas kepolisian membawa senjata saat itu, bukan untuk mengamankan warga yang melakukan audiens tapi dia tak sengaja lewat untuk bertugas PAM di salah satu perusahaan,” Petugas yang terlihat membawa senjata itu bukan untuk pengamanan saat audiens tapi dia hanya melintas dan penasaran karena sedikit ramai dan singgah sebentar di sekitar itu, lalu pulang,” terang Irsol.

Kapolsek Parapat juga menghimbau dan berharap kepada seluruh warga Kecamatan Girsang Sipanganbolon untuk bisa menahan diri untuk tidak melakukan kegiatan diluar rumah termasuk tempat yang ramai seperti unjuk aspirasi yang beramai ramai, ” Selama pandemi covid 19 ini kami berharap warga tetap tinggal dirumah dulu dan bilamana harus menyampaikan aspirasi upayakan lebih mengedepankan kedamaian dan kesejukan sekaligus mengikuti Protokol kesehatan yang disampaikan oleh pemerintah, agar bisa mencegah penularan pandemi Covid 19 yang sedang mewabah.” Pungkasnya. (feri)

DPRD OKU Mengadakan Rapat Dengar Pendapat Terkait Bansos

etabloidfbi.com, Kab OKU

Adanya pembagian bantuan sembako kepada 20 ribu Keluarga Penerima Manfaat (KPM) masyarakat OKU berpolemik panjang, pasalnya DPRD OKU menyimpulkan bahwa bantuan beras tersebut tidak memenuhi standarisasi. Hal itu terungkap saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara DPRD OKU bersama Pemerintah OKU dan Bulog Sub Divre OKU di ruang badan musyawarah DPRD OKU, Jumat 29/05/2020

Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang dipimpin ketua DPRD OKU, H Marjito Bachri didampingi Wakil ketua DPRD OKU , Yudi Purna Nugraha SH dan Yoni Risdianto SH beserta sejumlah anggota DPRD OKU lainnya mencerca beberapa pertanyaan terkait tehnis pengdaan bantuan sembako dengan anggaran APBD OKU, untuk 20 ribu KPM OKU yang diduga tidak memenuhi standarisasi.

Seperti apa tehnisnya, dan bagai mana pemerintah OKU melakukan Kontrol standarisasi pengadaan bahan sembako,” ungkap Ketua DPRD saat meminpin RDP yang dihadiri oleh Asisten I , Selamat Riyadi, Kadin Sosial OKU , Saidul Kamal dan Kepala Bulog Sub Divre OKU , Deni Laksana Putra.

Harga beras 11 ribu per kg itu merupakan beras yang sangat berkualitas, namun faktanya beras yang diterima tidak berkualitas, Pemerintah membeli saja kualitasnya seperti itu, bagaimana kalau beras itu digratis kan , ini akan jadi catatan kita semua agar lebih baik kedepannya,” Ujar Yopi Syahrudin.

Pihaknya sangat menyayangkan atas kejadian yang sempat viral tersebut, dimana beras bantuan sosial yang dibeli pemerintah OKU melalui Bulog Sub Divre OKU kondisinya tak layak di konsumsi, Selain itu dirinya juga mengkritik adanya penerapan pemotongan pajak atas pengadaan sembako Beras.

Di pandemik Covid 19 ini setahu kami perpajakan di longgarkan bahkan pajak pribadi saja diringankan apa lagi bantuan sosial, kemana uang pajaknya, ppn 10 persen dan pph 2 persen dari 4 milyar itu banyak uangnya , sedangkan pemerintah sendiri telah meringankan beban pajak. Kenapa ini masih ada pajak,” pungkasnya

Sementara itu, wakil ketua DPRD OKU, Yudi Purna Nugraha SH mengatakan.

Atas kejadian tersebut pihak pemerintah melalui Dinas Sosil dan Bulog harus bertanggung jawab atas penyaluran bantuan beras yang tidak standarisasi.

Kami menilai pemerintah OKU ada ketidak seriusan dalam menanggulangi bencana Covid 19, Kami tidak bisa menerima penjelasan dari pemerintah dan Bulog atas kejadian ini,” pungkas Yudi.

Menanggapi pertanyaan DPRD OKU, Kadin Sosial OKU, Saiful Kamal membeberkan. Dinsos ditugaskan untuk mendata calon penerima bantuaan dari pemerintah, Khusus untuk progrm Sembako APBD OKU, yang sudah di anggarkan untuk 3 bulan kedepan dengan jumblah bantun 20.000 penerim bantuan.

Kejadian yang viral kemarin adanya beras bantuan yang dinyatakan tidak layak di konsumsi itu ternyata hanya ada 3 keluarga penerima saja di kelurahan pasar baru, Kerusakan itu pun disebabkan pada saat pendistribusian dalam keadaan hujan, Dan juga beras yang rusak sudah kita ganti dengan yang baru ,” ujar Saiful Kamal dihadapan anggota DPRD OKU.

Lebih lanjut Saiful juga memaparkan nilai bantuan sembako sebesar Rp 200.000 per KPM dalam bentuk sembako merupakan petunjuk dan Juknis dari Kementrian Sosial, Sehingga pemerintah OKU memberikan bantuan sembako senilai 200.000 per PKM.

Sementara itu, Kepala Bulog Sub Divre OKU, Deni Laksana Putra menjelaskan,
Bulog merupakan suplayer tunggal bantuan Sembako pemerintah OKU,
Terkaitnya kualitas mekanismenya adalah, pemerintah OKU akan menilai hasil pekerjaan dan akan ada penetapan harga.

Bulog membeli beras seharga 9500 per kg dengan harga jual 11000 per kg, minyak goreng harga beli 10.100 dengan harga jual 12.500, gandum harga jual 9000, mie instan harga jual 3000 per pcs, gula harga jual 12.500 per kg dan garam  harga jual 1500 dan sikemas dalam kantong gudiebag seharga 4000 per kantong,” pungkasnya Deni Laksana Putra. (Hery setyanto)

ODP Bertambah 4 Orang di Kota Sukabumi

etabloidfbi. com, Kota Sukabumi

Informasi terbaru, Jumat 29/05/2020, dari Gugus Tugas Covid 19 Kota Sukabumi memberikan Keterangan nya bahwa sampai hari ini belum ada lagi Penambahan dari Pasien yang Positif dan PDP, namun untuk ODP ada penambahan sebanyak 4 Orang.

Gugus Tugas Covid 19 Kota Sukabumi lewat Juru Bicaranya, dr. Wahyu, didalam Grup Whatsapp nya mengupload Perkembangan Covid 19 di wilayah Kota Sukabumi.

Pada hari ini, data terbaru yaitu adanya penambahan ODP sebanyak 4 orang dan untuk Kriteria lainnya Pasien PDP dan Positif masih tetap”, jelas dr. Wahyu.

Dari keempat ODP tersebut merupakan Warga Masyarakat yang melakukan perjalanan dari daerah Zona Merah, yaitu Jakarta.

Riwayat dari Pasien tersebut melakukan perjalanan dari Jakarta dan saat ini sedang melakukan Isolasi di rumahnya masing-masing”, paparnya.

Dari Pasien Positif yang masih tetap sebanyak 61 Orang dan PDP sebanyak 41 Orang belum ada penambahan, namun dari Angka Kesembuhan Pasien Positif saat ini sudah mencapai 40 Orang.

ODP pada saat ini dari Keterangan Gugus Tugas Covid 19 menjadi 277 Orang yang selesai Pemantauan sebanyak 268 Orang sehingga tersisa 9 Orang yang belum selesai Pemantauannya.

( Hendra Sofyan)

Satgas Lawan Covid 19 DPRD Kota Tangerang & Satgas DPR-RI Berikan Bantuan APD Ke Puskesmas

etabloidfbi.com, Kota Tangerang,

Satgas daerah lawan Covid-19 DPRD kota Tangerang bersama dengan Satgas Lawan Covid-19 DPR RI, menyerahkan bantuan APD ke 12 Puskesmas yang ada di kota Tangerang, Kamis dan Jum’at (28-29/05/2020). Meliputi Puskesmas Poris Plawad, Puskesmas Cipondoh, Puskesmas Petir, Puskesmas Ketapang, Puskesmas Karang Tengah, Puskesmas Kunciran Baru, Puskesmas Kunciran, Puskesmas Panungan, Puskesmas sukasari, Puskesmas Panunggangan Barat, Puskesmas Gebang Raya dan Puskesmas Jurumudi Baru, masing puskesmas di terima langsung oleh kepala Puskesmasnya dimasing-masing bantuan.

Bantuan yang diberikan terdiri dari masker, APD baju hasmat, rapites, Handsanitizer, kacamata google, masker dan lain-lain,

Gatot Ketua DPRD Kota menyampaikan bahwa Bantuan tersebut diberikan ke 12 Puskesmas di Kota Tangerang.

Semoga Bantuan yang diberikan oleh Satgas Lawan Covid19 DPR RI bersama Satgasda Lawan Covid19 DPRD Kota Tangerang ini bisa membantu rekan medis untuk Merawat dan Mengobati Pasien Covid19, ” Ungkap Gatot.

Sementara Koordinator Satgasda Lawan Covid19 DPRD Kota Tangerang Turidi Susanto, Menyampaikan Kegiatan Bantuan ini diberikan secara cuma-cuma dan anggarannya tidak memakai APBN dan APBD.

Bantuan ini pyur kami berikan tidak menggunakan APBD kota, Provinsi maupun APBN melainkan anggaran sumbangsih dari DPR RI juga para donatur dan DPRD kota yang mensuportnya,” kata Wakil Ketua DPRD Kota Tangerang dari Fraksi Gerindra, Turidi Susanto kepada wartawan,

Hal senada disampaikan H. Kosasih, wakil Ketua DPRD Kota Tangerang, Saatnya Kota Tangerang punya moto baru yaitu Tangerang Sehat.

Tangerang Sehat, kita bisa bebas dari virus Covid19 dengan menerapkan Protokol Kesehatan ” Tegas Kosasih

Disinggung kaitan kesiapan New Normal, Turidi menjelaskan bahwa di Kota Tangerang masih PSBB sampai tanggal 31 Mei 2020. Apapun itu, baik New Normal ataupun PSBB diperpanjang, menurut dia yang terpenting adalah pemerintah harus memikirkan roda ekonomi yang harus bergerak.

Bicara bantuan, APBD kita terbatas dan untuk menjalankan roda pemerintahan dibutuhkan anggaran ada gaji pegawai, kebutuhan-kebutuhan lainya dan untuk memberikan bantuan bagi yang terdampak covid-19,” ujarnya.

Sementara H. Kosasih yang juga menjabat Wakil Ketua DPRD kota Tangerang dari Fraksi Golkar menjelaskan, bahwa hari ini DPRD kota Tangerang bekerjasama dengan DPR RI mendistribusikan bantuan APD ke beberapa Puskesmas yang ada di kota Tangerang.

Memang tidak semua Puskesmas kita bantu, tapi kami berharap pemberian bantuan ini walaupun terbatas, mudah-mudahan dapat membantu garda terdepan tim medis kita yang ada di Puskesmas dan bisa mengurangi beban mereka terkait APD,” terang Kosasih.

Ucapan terimakasih juga disampaikan oleh Dr. Rizki Adiarti Kepala Puskesmas Cipondoh Menyampaikan ucapan terimakasih kepada satgas Lawan Covid19 DPR RI dan Satgasda Lawan Covid19 DPRD Kota Tangerang.

Terimakasih kami ucapkan atas bantuan Alat Pelindung Diri ( APD ) yang diberikan, ini sangat dibutuhkan oleh kami dan tim medis ” ucap Aditia

Dengan APD yang diterima masing-masing Puskesmas, mudah-mudahan hari ini atau lusa corona segera hilang dan lenyap dari kota Tangerang,” lanjutnya.

Kami berharap New Normal yang diberlakukan nanti tetap berpegang pada protokol kesehatan, harapan saya sentuhanya lebih ke personaliti atau kepada seluruh masyarakat,” harap Aditia.

Turidi menambahkan, ada 4 hal yang harus diperhatikan yaitu, tetap menjaga jarak (physical distansing), selalu menggunakan masker, cuci tangan dan usai bepergian baju yang dipakai segera di rendam (dicuci).

New Normal ini mengajarkan kita hidup bersih dan teratur, bukan kebebasan tetapi membentuk karakter baru, agar masyarakat bisa hidup bersih dan bisa mencari nafkah dengan tetap menjalankan protokol kesehatan,” tandasnya.

PSBB harus dibenahi karena masih banyak pusat-pusat keramaian dan perbelanjaan buka, serta kurangnya kesadaran masyarakat karena masih banyak yang bergerombol dan berkumpul tanpa menggunakan masker dan saling berdekatan.

Masyarakat kota Tangerang harus disiplin, mudah-mudah ini cepat selesai. Kaitan bantuan sosial secepatnya segera dilaksanakan secara menyeluruh, dan yang belum dapat segera diinput agar segera dapat,” ucap Turidi

Selain itu Ia juga mengajak seluruh lapisan masyarakat, baik pemda dan masyarakat kota Tangerang untuk bersama-sama memutus mata rantai covid-19 dengan cara jaga diri, jaga kesehatan dan jaga imun tubuh.

Kalau imun tubuhnya lemah ya jangan keluar, jangan lupa pake masker, cuci tangan sampai bersih dan kalau pulang dari mana-mana segera ganti pakaian dan mandi yang bersih. Kalau semua disiplin saya yakin insya Allah corona akan lenyap dari kota Tangerang,” pungkasnya.(Sabar Manahan)

KAPOLRES TOBA AKBP AKALA FIKTA JAYA SIK HADIRI PENYALURAN BLT DI HUTANAMORA SILAEN

etabloidfbi, Kab Toba, –

Penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) di Desa Hutanamora Kec.Silaen, Kab.Toba, Tahap Pertama yang bersumber dari Dana Desa Tahun 2020, di serahkan kepada masyarakat pada hari Jumat (29/05/2020).

Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang di bagikan kepada masyarakat yang terdampak Virus Corona Covid-19 ini di serahkan oleh Bupati Toba Ir.Darwin Siagian dan Kapolres Tobasa AKBP AKALA FIKTA JAYA S.IK kepada masyarakat Hutanamora Kec.Silaen Kab.Toba.

Dari data yang menerima bantuan sebanyak 361 Kepala Keluarga masing-masing Rp.600.000 (Enam ratus Ribu), BLT ini berasal dari pemerintah untuk membantu masyarakat yang terdampak Virus Corona Covid-19, agar masyarakat dapat memenuhi kebutuhannya pada saat Pandemi virus sekaligus di harapkan masyarakat dapat melakukan Mencegah Pandemi dengan mematuhi protokol kesehatan yang ditetapkan oleh pemerintah.

Kapolres Tobasa AKBP Akala Fikta Jaya S.ik pada saat penyampaian BLT ini berharap, agar negara kita dapat menerapkan metode hidup NEW NORMAL (Prosedur Standart Tatanan Hidup Baru), sehingga semua kehidupan bermasyarakat dapat dilakukan dengan normal sesuai Protokol Kesehatan dan membatasi tempat keramaian sekaligus di tuntut kedisiplinan untuk mematuhi SOP yang ada sehingga bisa memutus mata rantai Penyebaran Virus Corona Covid-19.
Semoga Bantuan Langsung Tunai (BLT) dapat membantu masyarakat yang terdampak Virus Corona Covid-19 dan kita semua di berikan kesehatan oleh Allah SWT, Tuhan yang maha Esa.” Ungkap Kapolres.

Penyerahan bantuan tersebut di hadiri oleh Bupati Tobas Ir.Darwin Siagian,Kapolres Tobasa AKBP Akala Fikta Jaya S.ik, Sedi Lumbanraja (Camat Silaen),Iptu Rudi H. tampubolon,SH (Kapolsek silaen), Peltu Harun (Danramil silaen), Pdt Horas Sihite (Pdt Gereja Hutanamora),Ebenezer Panjaitan (Kades),Sedi Lumbanraja ( Camat)
Ny.Aruan Darwin Siagian(Ibu Bupati Toba).

(feri)

Adanya Penyaluran BLT-DD Tahap I TA 2020, Polsek Putussibau Utara Berikan Pengamanan

etabloidfbi.com. Kapuas Hulu


Bertempat di Aula Kantor Desa Sibau Hilir Jln. Lintas Utara Desa Sibau Hilir Kec. Putussibau Utara telah dilaksanakan kegiatan Penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) Tahap I Tahun 2020 Desa Sibau Hilir Kec. Putussibau Utara terhadap warga yang terdampak COVID-19. Jumat (29/05/2020)

Hadir dalam Penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) tersebut yakni Kapolsek Putussibau Utara Iptu M. SUTIKNO, Kepala Desa Sibau Hilir ANTONIUS MARNO, Ketua BPD Sibau Hilir beserta Anggota BPD, Perangkat dan Staf Desa Sibau Hilir, Pendamping Desa Kecamatan sdr. Yohanes Izaag Dura, Pendamping Desa Teknik Infrastruktur (PDTI) sdr. Hanggi, Pendamping Lokal Desa sdr. Hendrikus dan Edi, Bhabinkamtibmas Brigpol MUHADI, Bhabinsa Kopda ANDI HIDAYAT, Kanit Sabhara dan Anggota, Unit Intelkam Polsek Putussibau Utara dan juga Warga penerima BLT DD.

Menurut keterangan Kapolsek Putussibau Utara IPTU M. Sutikno, “Penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) dampak pandemi Covid-19 kepada warga miskin dan warga yang terdampak bisa menimbulkan gejolak sosial apabila dalam penyalurannya tidak tepat sasaran dan tidak dilakukan secara terbuka / transparan pada saat pendataan oleh Desa“, ungkapnya.

Maka dari itu Personil Polsek Putussibau Utara dan Bhabinkatibmas Masing – masing Desa wajib melaksanakan monitoring dan pengawasan serta pengamanan dalam Penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) dampak pandemi Covid-19 kepada warga masyarakat, sehingga dalam pelaksanaan nya bisa berjalan maksimal dan tepat sasaran,” tambah Kapolsek.

(Endipriyono)

Polsek Jongkong Bersama Tim Gabungan Terus Lakukan Pencarian Korban Tenggelam.

etabloidfbi.com, Kapuas Hulu


Kapolsek Jongkong AKP Josni Barus menyatakan pencarian korban tenggelam di Sungai Kapuas masih terus dilakukan bersama tim gabungan dari Polri, TNI, Basarnas, Pramuka Reaksi Cepat, BPBD Kapuas Hulu dan masyarakat setempat, Jum’at (29/5/2020)

Korban yang tenggelam ke Sungai Kapuas yaitu seorang laki-laki, bernama Asran Mawarni berusia 50 tahun,tenggelam pada hari Senin sekitar pukul 13.30 WIB, hingga saat ini, korban masih dalam pencarian oleh tim gabungan dan masyarakat,” ujarnya

Korban merupakan warga yang beralamat di Dusun Penelat, Desa Joki Tengah, Kecamatan Jongkong, Kabupaten Kapuas Hulu.
Kami mengetahui adanya korban tenggelam, setelah mendapatkan laporan dari kedua anaknya korban yang ikut dalam kejadian tersebut,” ucapnya.

BERITA TERKAIT ;

Sedangkan kronologis kejadian tersebut yang dijelaskan oleh saksi yaitu kedua anak korban tenggelam, dimana sekitar pukul 13.10 WIB, korban membawa speed bersama kedua anaknya berangkat dari Dusun Penelat menuju ke Desa Jongkong Pasar, menggunakan perahu kayu dengan mesin speed Mercuri 3,3 PK, sekitar pukul 13.25 wib, pada saat korban sedang membawa speed tersebut tepatnya ditengah Sungai Kapuas di dekat Desa Jongkong Kiri Hulu, korban tiba-tiba terjatuh kedalam sungai (sebelah kiri perahu) dan langsung tenggelam.

Mengetahui kejadian tersebut, anaknya langsung melaporkan ke Polsek Jongkong.
Kalau menurut anaknya, sehari sebelum kejadian ini korban pernah mengeluh sering pusing atau sakit kepala,” ujar Kapolsek.

(Endipriyono)

Masjid di Pulau-pulau Juga Laksanakan Shalat Jumat dengan Protokol Covid-19

etabloidfbi.com, BATAM –

Meski tidak ada kasus corona virus disease (Covid-19) ditemukan di pulau-pulau, protokol pencegahan penularan virus corona jenis baru ini tetap dilaksanakan. Seperti yang terlihat di sejumlah masjid di Kecamatan Belakangpadang, Jumat (29/5). Pada hari pertama dibolehkannya kembali salat Jumat berjemaah, masjid-masjid di Belakangpadang juga menerapkan jaga jarak.

Masjid yang menerapkan protokol kesehatan ini antara lain Masjid Besar At-Taqwa Belakangpadang, Masjid Rumaisyah, Masjid Al-Jihad, Masjid An-Nahar, dan Masjid Al-Muhajirin Pulau Sambu.

Di bagian lantai masjid diberi tanda silang pada sejumlah titik. Sebagai penanda tidak boleh ada jemaah yang salat di titik tersebut. Ada juga masjid yang membuat dua garis panjang sejajar untuk menandakan titik tempat jemaah bisa salat.

Walaupun tidak ada kasus positif corona di sini, tapi warga tetap patuh dengan arahan pemerintah. Hari ini masyarakat terutama umat muslim sangat bersyukur diperbolehkan untuk salat berjemaah lagi. Jadi jemaah salat Jumat juga ramai. Meski ada protokol yang pengurus masjid jalankan,” kata Camat Belakangpadang, Yudi Admajianto.

Selain menerapkan jarak antar jemaah, beberapa masjid juga menyiapkan thermometer gun. Setiap jemaah yang akan masuk ke masjid, harus dicek suhunya terlebih dulu.

Sesuai anjuran pemerintah, setiap jemaah juga menggunakan masker. Serta membawa sajadah masing-masing,” ujarnya.

Yudi mengatakan pada pagi harinya, tim Gugus Tugas Covid-19 Kecamatan Belakangpadang juga melaksanakan rapat. Sebagai tindak lanjut arahan Pemerintah Kota Batam yang akan mulai membuka kegiatan ekonomi dengan tatanan baru atau new normal. Tim mengumpulkan belasan pemilik kedai kopi dan sekitar 25 kios yang ada di daerah berjulukan pulau penawar rindu tersebut.

Kita sudah kumpulkan pelaku usaha di Belakangpadang untuk mensosialisasikan new normal dalam menjalankan usahanya. Dari pemilik kedai kopi, warung makan, hingga pedagang di Langlang Laut. Pada dasarnya pelaku usaha mengerti dan bersedia menjalankan protokol kesehatan di lokasi usahanya. Besok tim akan turun memantau. Apabila tak sesuai, maka tim yang akan mengatur langsung posisi meja kursinya sesuai protokol,” papar Yudi. (ferdi)

Wali Kota Gairahkan Lagi Pariwisata Batam

etabloidfbi.com, BATAM –

Wali Kota Batam, Muhammad Rudi kembali menggaungkan Batam sebagai kota pariwisata. Ia ingin semua pihak ikut mempercantik lingkungan masing-masing, agar Batam makin memesona.

Saya ingin, Batam ini kembali hijau,” kata Rudi, Jumat (29/5/2020).

Ia menginstruksikan semua pihak untuk ikut menanam pohon, baik di pekarangan rumah hingga ke fasilitas umum seperi sekolah. Dengan semua bergerak, maka Batam kembali asri dan enak dipandang.

Saya sudah mulai menanam pohon. Bukan sekarang kita menikmatinya, tapi nanti. Jalan juga sudah dilebarkan supaya orang nyaman di Batam,” katanya.

Hal ini, kata Rudi, sebagai upaya pemerintah mempercantik kota agar para wisatawan betah berlama-lama di Batam. Dengan mereka terus mengunjungi kota ini, maka, perputaran ekonomi juga terjadi.

Kita anggap saja satu wisatawan membawa Rp5 juta, mereka akan menghabiskan uang itu di kota kita. Maka, perekonomian kita jalan terus,” ujarnya.

Ia tak memungkiri, sebagian besar Pendapatan Asli Daerah (PAD) bersumber dari sektor pariwisata, seperti pajak hotel, restoran, hiburan dan sebagainya. Untuk itu, ia konsen kembali menggairahkan pariwisata di daerah ini.

Sekarang pariwisata kita sedang mati akibat Covid-19. Mari kita mulai berbenah diri dan nanti pada tanggal 15 Juni semua aktivitas kita buka. Ingat, tetap ikuti protokol kesehatan,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Batam, Ardiwinata mengatakan, pihaknya dalam mendukung upaya Wali Kota ini sudah berkoordinasi dengan pelaku pariwisata di daerah ini.

Kita sosialisasikan protokol kesehatan, dan meminta kesanggupan dari pelaku pariwisata, karena sesuai instruksi pak wali, nanti tanggal 15 Juni sudah buka semua,” ujarnya.

Ia berharap, dengan kebijakan orang nomor satu di Batam itu, pariwisata di kota ini kembali bangkit dan mampu menyumbang pendapatan bagi Batam.

Semua pelaku pariwisata merespons baik. Kita siap bangkitkan lagi pariwisata,” kata mantan Kabag Humas Setdako Batam itu. (ferdi)

POLSEK PONTIANAK BARAT LAKUKAN CEK SUHU TUBUH GUNA ANTISIPASI COVID – 19

etabloidfbi.com , Pontianak


Berbagai upaya guna mengantisipasi Virus Corona (Covid 19) terus dilakukan di Kota Pontianak.

Selain sekolah di liburkan, setiap intansi juga dianjurkan melakukan pemeriksaan suhu tubuh.

Terkait itu, Mapolsek Pontianak Barat melakukan kegiatan antisipasi penyebaran virus corona, untuk setiap pengunjung dan anggota polsek yang akan memasuki area mako. siapa pun yang masuk diharuskan mengikuti pemeriksaan suhu tubuh dan mencuci tangan terlebih dahulu, Jum’at (29/5/2020).

Kapolsek Pontianak Barat AKP Eko Mardianto, S.IK, M.H, mengatakan,” Kami melakukan prosedur pemeriksaan suhu tubuh dan menyediakan tempat cuci tangan kepada masyarakat yang berkunjung ke Mapolsek, hal ini merupakan bentuk antisipasi pencegahan penyebaran virus Covid-19 atau virus Corona.”

Prosedur ini juga kami berlakukan pada  tempat pelayanan masyarakat, dimana setiap masyarakat dan anggota harus menggunakan masker,” ungkapnya.( M.zuhdi )

ORANG TUA TEGA MENGANIAYA ANAK KANDUNGNYA SENDIRI HINGGA LUKA PARAH

etabloidfbi.com Pontianak


Pada hari Kamis, 29/05/2020, pukul 19.00 wib di Jln. Dharma Putra, Gg. Dharma Putra 8 Kel. Siantan Hilir. Terjadi penganiaayaan yang terjadi, dilakukan oleh inisial S (71) kepada inisial F (45).

Personil Polsek Pontianak Utara yang mendapat laporan adanya peristiwa pembacokan langsung mendatangi TKP Penganiayaan dan mengevakuasi korban Inisia F 45thn, Swasta, alamat Parit Surabaya Kec. Ambawang Kab. Kuburaya yang mengalami luka bacok sabetan senjata tajam pada bagian kepala dan Perut dan langsung membawa korban ke PUSKESMAS 24 Jam Siantan Hilir.

Adapun pelaku berinisial S, 70thn, Tidak Berkerja, alamat Jl. Darma Putra Gg. Darma Putra 8 RT 03 / RW 36 Kel. Siantan Hilir yang melakukan pembacokan adalah orang tua korban, setelah melakukan pembacokan pelaku coba melakukan bunuh diri dengan membacok kepalanya sendiri dengan mengunakan sebilah parang yang digunakan untuk melakukan pembacokan terhadap korban yang adalah anak kandungnya, saat ini korban dan pelaku menjalan perawatan di rumah sakit 24 jam Siantan Hilir.( Muhammad Zuhdi )

Polres Sekadau Musnahkan Barang Bukti Kasus Narkotika Jenis Sabu Seberat 4,76 Gram

etabloidfbi.com, Kab Sekadau

Polres Sekadau menggelar pemusnahan barang bukti narkotika jenis sabu, hasil pengungkapan pada bulan Mei 2020. Pemusnahan digelar di ruang Sat Resnarkoba Polres Sekadau, Jl. Merdeka Timur, Kamis (28/5/2020).

Kegiatan pemusnahan dipimpin Kapolres Sekadau yang diwakili Wakapolres Kompol Edy Haryanto, S.H., M.H, disaksikan oleh para PJU, Kepala Puskesmas Selalong, dan perwakilan Kejaksaan Negeri Sekadau, serta tersangka.

Barang bukti sabu dengan kode A berat netto 5,11 gram telah disisihkan 0,06 gram untuk kepentingan pengujian di BBPOM Pontianak, kemudian disisihkan kembali sebanyak 0,29 gram guna pembuktian perkara.

Sedangkan sisanya dengan berat 4,76 gram untuk dimusnahkan, dengan cara dilarutkan ke dalam air deterjen kemudian dibuang ke dalam lubang tanah yang telah disediakan. Di akhir kegiatan dilakukan penandatanganan berita acara pemusnahan.

Wakapolres Sekadau Kompol Edy Haryanto, S.H., M.H, menjelaskan, barang bukti sabu tersebut merupakan hasil pengungkapan dari kasus yang ditangani Sat Resnarkoba Polres Sekadau pada bulan Mei 2020, TKP Jl. Merdeka Timur, desa Sungai Ringin, kecamatan Sekadau Hilir.

Adapun tersangka DS (18) merupakan warga dari kabupaten Sanggau, penangkapan dilakukan pada Jumat (8/5), DS kedapatan membawa narkotika jenis sabu yang disimpan di dalam bungkus rokok,” jelasnya.

Penangkapan terhadap tersangka, lanjut Wakapolres, dilakukan berdasarkan informasi dari warga masyarakat tentang adanya transaksi narkotika di sekitaran Hotel Borneo Sekadau. Selanjutnya pada pukul 02.30 WIB, petugas melakukan penangkapan terhadap pelaku DS, tepatnya di depan warung kopi, Jl. Merdeka Timur, desa Sungai Ringin, kecamatan Sekadau Hilir.

Ketika dilakukan pemeriksaan badan, petugas menemukan satu bungkus plastik klip tranparan yang berisi narkotika jenis sabu disimpan dalam bungkus rokok Sampoerna Mild. Dalam bungkus rokok tersebut juga berisi satu lembar kertas alumunium foil,” kata Wakapolres.

Kepada petugas, pelaku DS mengakui bahwa sabu tersebut adalah miliknya. Selanjutnya petugas membawa DS beserta barang bukti sabu ke Polres Sekadau untuk kepentingan penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut,” pungkasnya.
(Endipriyono)

Bupati Sukabumi, Lepas Tim Penyemprot Disinfektan, 30.000 Liter Disinfektan Dipersiapkan.

etabloidfbi.com – Kab. Sukabumi

Ikhtiar untuk meminimalisir penyebaran covid 19 terus dilakukan Pemerintah Kabupatenn Sukabumi dengan melakukan penyemprotan Disinfektan berkolaborasi dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Jabar dan PMI Kab. Sukabumi sepanjang jalur protokol Cisaat, Cibadak sampai Parungkuda.

Kegiatan pelepasan di Pimpin Bupati Sukabumi H.Marwan Hamami didepan gedung PMI Kabupaten Sukabumi Jl. KH. Ahmad Sanusi No. 09 Sukabumi Cisereuh Kecamatan Cisaat, Jum’at
(29/05/2020)

Mudah mudahan penyemprotan disinfektan melengkapi segala ikhtiar yang kita lakukan untuk memutus mata rantai wabah, kita harus terus bekerjasama dan bekerja keras mengingat arus kedatangan dari wilayah zona merah sangat tinggi” jelas Bupati Sukabumi H. Marwan Hamami saat melepas tim penyemprotan disinfektan Di Kantor PMI Kabupaten Sukabumi.

Menurutnya, untuk memutus mata rantai perlu komitmen bersama semua pihak untuk berdisiplin, membiasakan menjalankan protokol kesehatan agar terus dilakukan.

Pola hidup bersih dan sehat harus menjadi kebiasaan sehari hari” terangnya

H. Marwan Hamami menekankan bahwa keberhasilan penanganan penyebaran covid 19 sangat tergantung pada kepedulian semua pihak. Dirinya menegaskan manfaat besar kerjasama pemerintah dan masyarakat

Pandemi ini adalah masalah kita bersama, karena itu menjaga jarak, memakai masker dan selalu mencuci tangan merupakan wujud kepedulian kita, samakin kita disiplin maka covid 19 semakin cepat tertangani. pungkasnya

Dalam kegiatan itu selain jajaran PMI, Relawan BPBD dan relawan lainnya turut serta dalam kegiatan penyemprotan tersebut

Di tempat yang sama Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) dr. Hondo Suwito menjelaskan bahwa rencana sasaran jalur protokol Cisaat sampai parungkuda dan kembali lagi ke arah Sukaraja.

Untuk disinfektan satu tangki berisi 5000 liter, dan setiap 20 KM dilalukan isi ulang total kurang lebih sekitar 30.000 liter sudah disiapkan untuk menyisir jalur. jelasnya

Penyemprotan sepanjang jalur protokol tersebut menggunakan kendaraan Gunner Sprayer Blower di bantu dengan kendaraan BPBD yang dilengkapi dengan alat jet cleaner.

(Hendra Sofyan)

Angin Puting Beliung Terjang Rumah Warga Di Silaen Kabupaten Toba

etabloidfbi.com, Kab Toba

Ditengah pandemi Covid 19 yang belum berakhir, Puluhan rumah warga di Silaen Kabupaten Toba rusak akibat terjadinya angin puting beliung pada hari kamis 28/05/2020 sore sekira pukul 17:30 Wib.

Amatan media di Kec. Silaen Kab Toba memperkirakan beberapa rumah warga rusak, seperti atap seng terbuka dan dinding rumah ambruk ditimpa pohon disertai aliran listrik padam saat angin puting beliung berkecamuk.

Salah satu rumah warga yang ditemui tim media bernama L. Panjaitan, mengatakan pada saat datang hujan deras dan angin puting beliung tidak berada dirumah,” Tadi berketepatan saya nggak dirumah begitu pulang ke rumah saya melihat keadaan rumah sudah tertimpa pohon kemiri, yah saya hanya berdoa semoga Tuhan memberikan pertolongan terlebih dirumah hanya tinggal anak anak, begitu mendengar suara gemuruh pohon mereka sangat ketakutan dirumah,”ucap Panjaitan sedih.

Kejadian angin puting beliung ini juga disertai petir, hujan deras, lampu padam dan di salah satu jalan menuju Desa Pintu Batu Kec Silaen sempat mengalami kemacetan akibat pohon tumbang ketengah jalan.

Menurut kepala Desa Silaen Baringin Silaen memang ada beberapa rumah warga yang rusak, termasuk Rumah L. Panjaitan, Y. Panjaitan, T. Siagian, dan masih ada lagi yang belum di kunjungi keluarga untuk dilakukan pendataan.(feri)

Wakapolres Sekadau Kompol Edy Haryanto Pimpin Apel Perdana, Begini Amanatnya

etabloidfbi.com, Kab Sekadau,-

Wakapolres Sekadau yang baru Kompol Edy Haryanto, S.H., M.H untuk yang perdana memimpin kegiatan apel pagi di halaman Mapolres Sekadau, Jl. Merdeka Timur, Kamis (28/5/2020) pagi pukul 07.00 WIB.

Kegiatan apel ini merupakan perdana bagi Kompol Edy Haryanto, S.H., M.H bertugas sebagai Wakapolres Sekadau, sekaligus untuk mengevaluasi dan merencanakan kegiatan dalam tugas pokok yang akan dilaksanakan di Kabupaten Sekadau kedepannya.

Kompol Edy Haryanto, S.H., M.H, sebelumnya menjabat sebagai Kasatresnarkoba Polresta Pontianak dan sekarang menjadi Wakapolres Sekadau menggantikan Kompol Florentus Situngkir, S.I.K yang kini menjabat sebagai Analis Kebijakan Pertama Bidang Ops Polres Sekadau (Dik Sespimmen).

Pada amanat yang disampaikan, Kompol Edy Haryanto, S.H., M.H mengajak seluruh anggota Polres Sekadau untuk selalu menjaga kedisiplinan, kesoliditan dan kekompakan dalam bertugas.

Selain itu juga diingatkan harus menjaga silahturahmi dengan baik antar anggotan maupun dengan pimpinan, dan tidak saling menjatuhkan, karena dapat merusak nama baik Polres Sekadau atau Institusi Polri di tempat kita bekerja untuk mengabdi,” ujarnya.

Kemudian sebagai anggota Polres Sekadau harus mendukung untuk mewujudkan program dan visi misi dari Kapolres Sekadau, yakni terwujudnya Polres Sekadau yang promoter, humanis, ikhlas, proaktif dan berkibar.

Diingatkan kembali, program dan visi misi Kapolres Sekadau akan terwujud dengan baik jika kita semua anggota Polres Sekadau, dispiplin, kompak dan solid bekerjasama dalam menjalankan tugas sesuai job description, yang diatur dalam Peraturan Kapolri Nomor 23 Tahun 2010 Tentang Susunan Organisasi dan Tata Kerja pada tingkat Polres,” tegas Kompol Edy Haryanto, S.H., M.H menyampaikan amanatnya.

Di akhir amanatnya, Kompol Edy, S.H., M.H meminta ijin kepada seluruh anggota Polres Sekadau mulai dari Bintara sampai Perwira, untuk bergabung bertugas di Polres Sekadau sebagai Wakapolres.

(Endipriyono)