Polres Mandailing Natal Amankan 53 Gram Sabu Beserta Tiga Orang Tersangka

Mandailing Natal, TFBI.–

Kapolres Mandailing Natal Akbp Irsan Sinuhaji, S.I.K, M.H melalui personil Satuan Reserse Narkotika Polres Mandailing Natal berhasil mengamankan 53,15 gram narkotika jenis sabu dan 120 gram ganja dari sebuah rumah di gang Abadi Kelurahan Kayu Jati Kecamatan Panyabungan.

Dari rumah tersebut selain berhasil mengamankan barang bukti jenis sabu dan ganja petugas juga berhasil mengamankan tiga tersangka.

Ketiga orang tersangka dan barang bukti ini diamankan petugas pada Kamis (28/12) sekira pukul 20.00 WIB.

Kapolres Mandailing Natal melalui Kasat Narkoba, AKP Muhammad Rusli dalam rilisnya kepada Subbag Humas Polres Madina, Sabtu (30/11) menyampaikan, penangkapan ketiga pelaku ini setelah personil Sat Resnarkoba Polres Madina mendapat informasi dari masyarakat bahwa akan terjadi transaksi narkotika jenis shabu di jalan lintas timur, Kayu Jati.

“Menanggapi informasi tersebut petugas langsung bergerak menuju ke lokasi yang berada di Gang Abadi, Kayu Jati tepatnya di rumah MY alias Yusuf,” ujarnya.

Dari rumah tersebut petugas melakukan penangkapan terhadap dua orang yakni SN alias Harefa (30 tahun) warga Desa Padang Laru Kecamatan Panyabungan Timur dan IB alias Balekong (38 tahun) warga Desa Huta Bangun Kec. Panyabungan Timur.

Dari kedua kedua orang tersebut petugas menemukan barang bukti satu bungkus sabu dengan berat Brutto 1,06 gram yang dibeli dari MY.

Kemudian, setelah dilakukan pengembangan dari kedua tersangka, dari rumah MY (43 tahun) warga Kelurahan Kayu Jati tersebut petugas berhasil menemukan barang bukti shabu dengan berat bruto 52,09 gram dan ganja seberat 120 gram.

Saat ini ketiga orang tersangka dan barang bukti sudah diamankan di Mapolres Madina untuk di lakukan proses lebih lanjut. (Redaksi)

Road Show Kampung Bersih dan Aman 2019, Jajaran Polsek Tirtayasa dan Bhayangkari Olahraga Bersama Masyarakat

Kabupaten Serang Banten, TFBI.–

Kegiatan Road Show Kampung Bersih dan Aman 2019 merupakan salah satu program dari Pemkab Serang, kegiatan tersebut diikuti -/+ 5000 peserta, bertempat di lapangan bola Kp. Jongjing Desa Tirtayasa Kabupaten Serang, Banten , Minggu (30/11/2019).

Pada kesempatan tersebut, Kapolsek Tirtayasa AKP Hendri Dunand, menuturkan, jajaran Polsek Tirtayasa dan Bhayangkari Ranting Tirtayasa turut serta dalam kegiatan tersebut, salah satunya olahraga jalan santai dan senam sehat, bersama masyarakat.

“Program yang disosialisasikan Pemkab Serang yaitu Kampung Bersih dan Aman 2019, bertujuan untuk membuat kampung yang bersih dan aman. Gerakan peduli lingkungan dan gerakan sadar hukum,” kata AKP Hendri.

Lanjutnya, Program Kampung Bersih dan Aman 2019 dapat berjalan baik, apabila ada kerjasama dan sinergi dari semua stakeholder dan elemen masyarakat.

“Mari sukseskan program tersebut, bersama sama mewujudkan masyarakat dengan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS),” tutup AKP Hendri. (***)

BIMTEK Jurnalistik dan Uji Kompetensi Wartawan dihadiri Puluhan Awak Media

TFBI, 30/11, Kab Sukabumi

Persatuan Wartawan Indonesia ( PWI) Kabupaten Sukabumi melaksanakan Uji Kompetensi Wartawan yang dilaksanakan di Hotel Selabintana Resort, Jalan Selabintana, Kabupaten Sukabumi.

Pelaksanaan Bimbingan Teknis ( Bimtek) Jurnalistik dengan tema Orientasi Kewartawanan dan Keorganisasian hari ini, 30/11/2019, dihadiri oleh Beberapa Nara Sumber yang diantaranya dari Redaktur Bandung Raya HU Pikiran Rakyat, H. Dedy Suhaeri, Bidang advokasi PWI jabar , Agus Dinar, Wakil Ketua Bidang Organisasi, Muhammad Syahrin Zaini, Ketua PWI Jawa Barat , Hilman Hidayat, Ketua PWI Kabupaten Sukabumi, H. Rachmat Djuniardi, Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Sukabumi, R. Joni Bambang Sunyoto dan Para Peserta Wartawan dari berbagai Media yang ada di Sukabumi.

Ketua Dinas Kominfo Kabupaten Sukabumi, R. Joni Bambang Sunyoto, membacakan Pesan dari Bupati Sukabumi, Marwan Hamami, yang tidak dapat hadir pada acara Bimtek Jurnalistik dan sekaligus Uji Kompetensi Wartawan kali ini kepada hadirin yang hadir dan membuka secara resmi Acara ini.

Materi pembahasan dalam Bimtek Jurnalistik yang di berikan kepada peserta merupakan Orientasi nya kepada Kewartawanan dan Keorganisasian , selain itu dibahas juga mengenai Profesionalitas Wartawan , dan Cara Penulisan berita yang benar serta setiap melaksanakan Tugasnya harus sesuai dengan Kode etik Jurnalistik .

” Setiap kita menulis berita itu tidak di campur antara Opini dan Fakta , berita yang di sajikan pun baru ,berita yang kita tulis harus dilakukan cek and ricek juga, observasi langsung kelapangan Wawancara dengan Nara Sumber, agar berita yang kita sajikan bukan katanya, tapi benar adanya”, Jelas Agus Dinar saat mberikan materinya kepada para peserta Bimtek.

Tugas wartawan adalah Mencari, mengolah dan menyebarluaskan informasi yang di yakini merupakan kepentingan umum secara akurat dan tepat waktu.

” Tugas wartawan itu mencari informasi, mengolahnya dan kemudian menyebarluaskan kepada publik, mencari informasi untuk satu pemberitaan harus di lakukan dengan mendapatkan Nara sumbernya, lakukan wawancara dengan Nara Sumber dan lakukan juga pencarian Informasi yang dapat di pertanggung jawabkan dengan kita menaikkan berita tersebut, Jujur, Obyektif, Akuntabel, Berpihak kepada kepentingan umum dan meminimalkan kerusakan yang di timbulkan dari pemberitaan kita, sesuai dengan Prinsip Etika Wartawan dan Sesuai dengan Kode Etik Jurnalistik “, Tambahnya.

Beberapa Materi yang telah di berikan kepada para Peserta Bimtek selanjutnya dilaksanakan test Uji Kompetensi Wartawan serta memberikan tugas kepada para peserta untuk menulis berita tentang kegiatan Bimtek Jurnalis hari ini yang kemudian di kumpulkan oleh panitia untuk menjadi Penilaian .

( Hendra Sofyan)

Polres Bogor laksanakan kegiatan Nobar film SANG PRAWIRA

Bogor, TFBI.–

Sebanyak 375 personil Kepolisan Resor Bogor melaksanakan kegiatan nonton bareng Film Sang Prawira di Bioskop Cineplex Cibinong Square dan Bioskop XXI Cibinong City Mall pada hari Jumat dan Sabtu tanggal 29-30 November 2019.

Film Sang Prawira ini merupakan sebuah film bergenre edukasi dan semi action yang sangat cocok di tonton oleh keluarga yang dikemas secara apik sehingga menghasilkan alur cerita yang baik.

Film ini mengisahkan seorang pemuda bernama Horas yang memiliki latar belakang keluarga kurang mampu namun memiliki tekad yang kuat untuk menjadi seorang Perwira Polisi dan ingin membanggakan keluarganya.

Mimpi menjadi seorang polisi akhirnya terwujud. Horas berhasil menjadi seorang polisi. Pemuda tampan ini mampu membanggakan dan mengangkat derajat keluarganya. Namun dibalik kesuksesannya itu, ia harus menghadapi ragam cobaan mulai dari kehilangan orang tua, kekasih hingga sahabat.

Ujar Kapolres Bogor AKBP M. JONI bahwa film Sang Prawira ini memiliki nilai edukasi yang baik bagi keluarga masyarakat lndonesi khususnya bagi seorang anak yang ingin menjadi seorang Perwira Polisi serta film ini banyak sekali menampilkan kekayaan budaya dan alam Indonesia serta sejarah Polri (Boegeiss)

Diduga ditinggal oleh seorang Pria,bocah perempuan 7 tahun Menangis Saat Diamankan

Jakarta, TFBI.–

Seorang bocah berusia 7 tahun diamankan Pelda A. Herry Prasetio Batuud/wakil Danramil 06/KD yang diduga kuat ditinggalkan seseorang pria di area parkir SPBU Jalan Daan Mogot KM 16 depan Damoci, Kalidrees, Jakarta Barat, Jumat (29/11/2019) malam.

Anak perempuan yang diperkirakan berumur 7 tahun tersebut mengaku bernama Riska Jihan Fahira. Pada saat ditemukan anak tersebut dalam keadaan menangis seorang diri.

Pelda A.Herry mengatakan, kejadian tersesatnya anak itu terjadi pada Jumat (29/11/2019) malam sekitar pukul 11.30 WIB. Pihaknya ketika itu sedang piket di Koramil 06/KD dan menerima informasi dari Securty bahwa ada seorang anak perempuan yang tersesat di SPBU.

“Kemudian kami bersama anggota Mitra Jaya langsung menuju lokasi. Saat ditemukan bocah perempuan itu sedang menangis di area SPBU. Dirinya bersama Mitra Jaya mencoba menenangkan lalu bertanya siapa nama anak tersebut,” ujar Pelda.A.Herry, Sabtu (30/11/20199.

Anak itu menyebut namanya Riska Jihan Fahira dengan logat bahasa daerah. Dia menangis karena sedang mencari om nya bernama Herdiansyah yang membawanya ke lokasi SPBU.

Dengan logat bahasa Indonesia yang tidak fasih ini mengaku, kebingungan dan menangis mencari pria yang membawanya. Namun disisi lain, berdasarkan rekaman CTTV di lokasi SPBU nampak seorang pria berusia (27) mengendong anak tersebut lalu meninggalkan di lokasi area parkir SPBU.

“Tadi kita sudah menelepon petugas Polsek Kalideres. Kemudian polisi datang mencari keterangan dan bukti rekaman CCTV untuk ditindaki lebih lanjut,” jelas Jainudin.

Kemudian Fahira didampingi anggota Mitra Jaya langsung di bawa ke Polsek Kalideres guna penyelidikan lebih lanjut.

Saat ini, bocah tersebut sedang berada di Polsek Kalideres Jakarta Barat, Sementara itu, polisi masih menelusuri keberadaan pelaku, maupun orang tua bocah tersebut yang menurut pengakuan Pelda A. Herry Prasetio Batuud/wakil Danramil 06/KD mengamankan seorang anak perempuan yang diduga kuat ditinggalkan seseorang pria di area parkir SPBU Jalan Daan Mogot KM 16 depan Damoci, Kalidrees, Jakarta Barat, Jumat (29/11/2019) malam.

“Kemudian kami bersama anggota Mitra Jaya langsung menuju lokasi. Saat ditemukan bocah perempuan itu sedang menangis di area SPBU. Dirinya bersama Mitra Jaya mencoba menenangkan lalu bertanya siapa nama anak tersebut,” ujar Pelda.A.Herry, Sabtu (30/11/20199.

“Tadi kita sudah menelepon petugas Polsek Kalideres. Kemudian polisi datang mencari keterangan dan bukti rekaman CCTV untuk ditindaki lebih lanjut,” jelas Jainudin.

Kemudian Fahira didampingi anggota Mitra Jaya langsung di bawa ke Polsek Kalideres guna penyelidikan lebih lanjut.

Saat ini, bocah tersebut sedang berada di Polsek Kalideres. Sementara itu, polisi masih menelusuri keberadaan pelaku, maupun orang tua bocah tersebut yang menurut pengakuan tinggal di daerah Ogan Komering, Sumetera Selatan. di daerah Ogan Komering, Sumetera Selatan. (Dwi Wahyudi )

KAPOLSEK SUNGAI KAKAP ANJANGSANA KE MASYARAKAT MISKIN

Kubu Raya, TFBI.–

Kapolsek Sungai Kakap AKP Matias4 Suwart,SH,M.A.P beserta anggota dan didampingi oleh Kepala Desa Sungai Itik Bapak Abdurahman melaksanakan anjangsana dan pemberian tali asih kepada warga kurang mampu di wilayah hukumnya yaitu di Desa Sungai Itik Kecamatan2 Sungai Kakap Kabupaten Kubu Raya. Jumat pagi (29/11/2019)

Kapolsek Sungai Kakap beserta anggota yang didampingi Kepala Desa Sungai Itik mengunjungi dan memberi tali asih kepada warga lanjut usia (lansia), Lebek Adam (74) yang hidup seadanya di Dusun Mawar Rt 06 Rw 02 Desa Sungai Itik Kecamatan Sungai Kakap Kabupaten Kubu Raya.

Kapolsek Sungai Kakap AKP Matias Suwart,SH,M.A.P mengatakan kegiatan anjangsana dan pemberian tali asih itu dilaksanakan dalam rangka bentuk kepedulian Polri khususnya Polsek Sungai Kakap terhadap keluarga kurang mampu.
“Dalam kegiatan tersebut kami menyerahkan bantuan berupa sembako kepada warga yang kurang mampu dengan harapan meringankan beban hidup warga tersebut dan ini sebagai bentuk kepedulian dari Polsek Sungai Kakap,” ungkap AKP Matias Suwart.(Sy Mohsin)

Kapolda beserta Pejabat Utama Polda Banten Nobar Sang Prawira

Serang Banten , TFBI.–

Polda Banten, pada hari Jumat (29/11/2019) menggelar Nonton bareng (Nobar) Kapolda Banten bersama Pejabat Polda Banten dan jajaranya, menyaksikan bersama film “Sang Prawira” di Cinema XXI Mall Of Serang

Rombongan yang terdiri puluhan personil Polda Banten menyaksikan keseruan cerita dalam film Sang Prawira yang berdurasi kurang lebih 90 menit tersebut,
Kabidhumas Polda Banten Kombes Pol Edy Sumardi Priadinata, S.I.K.,M.H dalam keterangannya mengatakan, acara nobar ini sudah diagendakan Kadiv Humas Polri kepada semua jajaran ke bawah.

Film tersebut terinspirasi dari pejabat utama Polda Sumut yang kemudian diperkaya oleh Kapolda Sumut, Irjen Pol Drs Agus Andrianto, yang menceritakan sosok seorang Polisi yang berani dan tangguh. Selain itu Sang Prawira menyelipkan pesan moral pedagogis (strategi pembelajaran) kepada masyarakat.

Lebih lanjut dikatakan, film ‘Sang Prawira’ ini menceritakan kisah sepasang suami istri ribut tentang perkara tujuan hidup anak mereka setelah menamatkan sekolah menengah atas (SMA). Namun, kedua orang tua berbeda pendapat dalam merancang masa depan anaknya. Sang ibu, ingin menuruti kemauan anaknya jadi polisi sementara si bapak lebih condong anaknya bekerja di luar negeri agar dapat menolong keuangan keluarga yang selama ini tergolong miskin” Imbuh Kabidhumas Polda Banten.

(Dwi Wahyudi,-|etabloidfbi.com)

(Sumber:Bidhumas)

Masyarakat Kota Tangerang Gerak Jalan Sehat Dalam Rangka Ulang Tahun Korpri Ke 48 Dan PGRI Ke 74

Tangerang Kota, TFBI.–

Masyarakat bersama Walikota Tangerang H.Arief R.Winsmansyah melakukan olah raga gerak jalan santai, di pusat pemerintahan kota Tangerang, Jln. Satria-Sudirman Sukarasa Kota tangerang.(24/11/2019).

moment tersebut dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Korpri ke 48 serta PGRI ke 74. “Selain di ikuti dari jajaran pemerintahan kota Tangerang, di ikuti juga guru guru pengajar baik dari tingkat PAUD,TK, SD,SMP, juga tingkat SMA sederajat. dan juga di ikuti oleh siswa siswi serta orang tua murid se kota Tangerang.

Saat pembukaan olah raga sehat, Walikota Tangerang menyampaikan’ hari ini kita melakukan olah raga sehat dalam rangka Ulang tahun Korpri ke 48, dan PGRI ke 74, mudah mudahan Korpri di seluruh Indonesia dan guru guru yang ada di kota Tangerang sekalian propesional,dan terus meningkatkan sumber daya manusia dalam pelayanan ke pada masyarakat.

” Kami atas nama pemerintah kota Tangerang “mengucapkan selamat dan sucses, mudah mudahan selalu terbangun semangat kebersamaan dan kekeluargaan untuk membangun kota Tangerang yang kita cintai,” tuturnya.

Lebih lanjut Walikota berharap agar Kedepanya Para guru-guru dan Korp pegawai Republik Indonesia se Kota Tangerang harus dan bisa meningkatkan Pelayan dan Mutu Pendidikan kepada para Siswa-siswi dan mampu bersinergi membangun Sumberdaya manusia khususnya generasi penerus diwilayah Kota Tangerang,” Ungkap Walikota menyampaikan pesan dan Amanatnya kepada Korp Pegawai dan juga para Guru di Kota Tangerang. (ADV)

Calon Jemaah Umroh Yang Ditipu PT SBL Akan Kembali Melapor Polisi Demi Mencari Keadilan

Jakarta, TFBI.–

2500 Calon Jemaah Haji dan Umroh yang dikabarkan gagal diberangkatkan Umrah oleh PT Solusi Balad Lumampah (SBL) dalam waktu dekat akan kembali melaporkan kasus kedua dalam kasus Dugaan penipuan yang meminta tambahan uang 5 Jt untuk penambahan biaya perjalanan Ke Tanah Suci .

Murniati Armal korban yang juga mengaku sebagai perwakilan korban penipuan agen perjalanan Umroh tersebut menjelaskan bahwa , sebelumnya PT Solusi Balad Lumampah (SBL) sudah di laporkan ke Polisi terkait penipuan terhadap sejumlah calon Jemaah yang gagal berangkat ke Tanah Suci .

“ Dalam pengaduan pertama dimana “ Aom “ telah terbukti bersalah dan meyakinkan melakukan penipuan serta pencucian uang, sebagaimana tertuang dalam dakwaan alternatif pertama Pasal 378 KUHP dan Pasal 3 UU RI Nomor 8 tahun 2010 tentang tindak pidana pencucian uang (TPPU) dan divonis dua tahun dan denda Rp 100 Juta oleh Hakim Pengadilan Negeri (PN) Bandung, 18 Oktober 2018 Lalu .

Masi Kata Murni “Owner SBL dan kolaborasi dengan lowyer SBL si MA memberikan penawaran dan berupa iming iming jika kami bersedia menambah uang senilai 5.000.000 Rupiah maka kami akan diberangkatkan ke Tanah Suci , namun hal tersebut hanyalah omong kosong .

“ Sudah setahun lebih menunggu keberangkatan , nyatanya sampai sekarang ini kami tidak ada mendapatkan kabar kapan kami bisa memijakkan kaki di Tanah Suci dari pihak Agen Travel tersebut dan sampai saat ini dari seluruh Indonesia lebih kurang ada 2500 jemaahyang diduga menjadi koban penipuan penambahan Uang Senilai 5 Juta itu . Sedih Murni .

Kami para calon Jemaah yang diduga menjadi korban penipuan dalam waktu dekat sepakat kembali melaporkan meraka ke Bareskrim Mabes Polri karena kami menjadi korban penipuan yang kedua kalinya oleh mereka . Jelas Wanita Kelahiran Panjaringan ini ( 29/11/2019) Pagi . (Redaksi)

Jawara pendekar Lebak Banten Lakukan Santunan Anak Yatim Memperingati Maulid Nabi

Lebak banten,TFBI.–

Keluarga Besar Padepokan Cangkudu Badak (PCB) Mengadakan Acara Keuceuran Di Padepokan Cangkudu Badak, tepatnya hari Kamis Tanggal 28/11/2019,
Yang berada di Kampung Pariuk Rancawiru Rt,01/08 Desa, Sukamekar Sari Kec. Karang Anyar. Kab Lebak Banten.

Acara Keuceuran Tersebut dalam Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW. Demikian yang dikatakan “Abah Aat” Pemimpin Padepokan Cangkudu Badak.

Saat Acara di laksanakan terlihat hadir Umi PCB, DPC BPPKB Lebak Budi Hartono serta para jajaran,Agus DPAC Pamulang, Asrudin DPAC Tenjo, Samsudin penasehat DPAC Cimarga, dan juga hadir para Undangan H.Asmun(Ketua Lapbas),Ukar(Kadivpam Lsm GMBI),Soma KBA(Keluarga Besar Aleda) Lebak.Ade Tokoh Masyarakat Pariuk Rancawiru.dan dari kalangan Pencak Silat Naga Suci,Pencak Silat Cakar Elang,Pencak Silat Sancang Lodaya.

Meskipun Terbilang sederhana Namun saat acara Keuceuran berlangsung terlihat kebersamaan di kalangan jawara dan pendekar tersebut. “Kedepanya Agar tetap maju dan semangat didalam kepeduliannya Terhadap Seni budaya Lebak serta Memperkuat Tali persaudaraan di masyarakat dalam dan Masyarakat luar, ujar “Abah Aat.

Disisi Lain Abah Aat Selaku pemilik Padepokan Cangkudu Badak, “Berharap Acara Keuceuran ini Sebagai pedoman didiri kita agar kita harus bersyukur nikmat apa yang di berikan oleh Allah ke kita seperti halnya yang telah di lakukan oleh Nabi kita Muhammad SAW yang Selalu bersyukur nikmat di dalam kehidupannya agar Tercipta Kerukunan Dan Kedamaian di Masyarakat sekitar dan Masyarakat Luas, tambah nya.
Setelah Memberikan Sambutan Acara dilanjutkan pembagian santunan kepada Anak Yatim Piatu, yang diwakili sdri Umi PCB. Acara Tersebut di akhiri dengan Atraksi Debus dan pencak Silat .(Ujang)

Kapolda Kalbar Pimpin Upacara HUT Korpri PNS Polda Kalbar

Pontianak Kalbar, TFBI.–

Tidak seperti tahun tahun sebelumnya setiap tanggal 29 November para PNS Polri Polda Kalbar bergabung dengan pemerintah Provinsi Kalbar untuk mengikuti upacara peringatan hari ulang tahun Korpri, untuk pertama kalinya pada tahun ini jajaran Korpri PNS Polda Kalbar melangsungkan upacara tersebut di Mako Polda Kalbar. Upacara peringatan hari ulang tahun Korpri ini dipimpin langsung oleh Kapolda Kalbar Irjen Pol Didi Haryono. Jumat (29/11).

Mengusung tema “Korpri Berkaya, Melayani dan Menyatukan Bangsa”, Irjen Pol Didi Haryono mengawali sambutannya di acara Hut Korpri ke 48 ini mengucapkan terimakasih kepada jajaran PNS Polda Kalbar atas kekompakan dan kerjasama yang baik dari pengurus Korpri Polda Kalbar.

Selain itu, Jenderal bintang dua ini juga mengatakan bahwa tujuan peringatan hari ulang tahun Korpri ini tidak hanya bersifat seremonial semata. Lanjutnya ia menegaskan bahwa tujuan ini untuk mengajak anggota Korpri di jajaran Polda Kalbar untuk meningkatkan kinerja sejalan dengan Polri yang semakin Promoter.

“Ada beberapa point yang dapat dijadikan momentum dalam peringatan hari Korpri ini, mulai dari meningkatkan semangat profesionalitas kinerja, memantapkan fungsi Korpri sebagai pemersatu bangsa, memantapkan netralitas seluruh anggota serta meningkatkan kepedulian sosial dan lingkungan dalam melaksanakan kegiatan positif” himbaunya

Dalam kesempatannya ini juga Kapolda Kalbar Irjen Pol Didi Haryono mengajak untuk menunjukan prestasi yang membanggakan serta dapat memberikan kontribusi yang bermanfaat bagi kemajuan bangsa dan negara. (Sy Mohsin)

Obat Gratis bagi Pasien TBC dan HiV, bila di Perjualbelikan , Laporkan !

TFBI, 29/11, Kota Sukabumi

Dalam Workshop pada hari ini, Jum’at, 29/11, di Room Rapat i Hotel Balcony, Jalan Raya Cimanggah, Kota Sukabumi yang dilaksanakan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi dan Dinas Kesehatan Provinsi adalah hari terakhir. Pelaksanaan Workshop bagi Para Dokter dan Pegawai Laboratorium yang berada di Lingkup Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi terdiri dari seluruh Puskesmas, Rumah Sakit Negeri dan Swasta, serta dari Ikatan Dokter Indonesia dan Patelki pun ikut dalam Workshop kali ini.

Dari hari pertama sampai hari ketiga workshop ini di adakan dengan tujuan memberikan Pendidikan, Pengetahuan dan Sosialisasi mengenai Program yang akan dan sedang di laksanakan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi dalam Hal Aplikasi Pelaporan dan Pencegahan secara Dini Penyakit TBC di wilayah Kabupaten Sukabumi dengan berbasis Pelaporan secara Cepat dengan menggunakan Aplikasi yaitu SITRUST

Aplikasi ini dapat di download di Google Playstore dan dapat di gunakan untuk melaporkan, mencegah dan menanggulangi secara dini serta mempercepat akses Laporan ke Pusat terutama ke Dinas Kesehatan dari setiap Puskesmas yang ada di wilayah Kabupaten Sukabumi. Dengan begitu Pelayanan kepada Masyarakat di harapkan dapat lebih efektif dan efisien serta Maksimal.

Pada hari ketiga ini, menjelaskan mengenai adanya Aplikasi yang harus di download dan digunakan oleh setiap Puskesmas dalam mengatasi setiap permasalahan yang timbul dan dengan begitu dapat segera terdeteksi dan dapat segera di tanggulangi oleh Dinas Kesehatan dalam melakukan Tindakan Cepat agar Masyarakat atau Pasien dapat termonitor ,terkontrol dan segera dapat di tanggulangi.

Didi Sukmadi, Programer TB, HIV, menjelaskan kepada wartawan etabloidfbi.com mengenai beberapa hal dalam kegiatan Workshop hari ini.

” menyangkut dengan Penyakit TB ini, harus kolaborasi, dimana bila ada pasien yang terindikasi TB, dan setelah di diagnosis Positif TB maka harus di periksa DM ( Diabetes) nya juga HIV nya, begitu juga sebaliknya , jadi semua nya berkaitan, itu yang namanya Kolaborasi”, jelas Didi Sukmadi.

Pasien yang terjangkit TBC dan HIV ini di berikan obat secara gratis dari Pemerintah
Obat yang diberikan yaitu ARV untuk mengobati HIV dan OAT untuk TBC, Obat tersebut tidak di perjual belikan karena sudah di sediakan untuk pengobatan Pasien TB dan HIV oleh Pemerintah.

” Bila menemukan Oknum yang memperjualbelikan Obat TB ( OAT) dan Obat untuk HIV ( ARV) , silahkan laporkan kepada kami, karena semua itu Gratis “, tambahnya.

Penanggulangan dan Pencegahan Penyakit tersebut tidak dapat dilakukan sendiri oleh Dinas Kesehatan akan tetapi harus dapat dilakukan oleh semua pihak, terlebih lagi kepada Masyarakat yang positif mempunyai penyakit tersebut segeralah datang ke Puskesmas, Rumah sakit untuk segera di obati dan di tanggulangi agar meminimalisir Penyebaran Penyakit tersebut kepada Masyarakat Lain dan Keluarga Kita sendiri.

( Hendra Sofyan)

Angkutan Umum Keluhkan Seringnya BBM Jenis Solar Dan Premiun Abis Di SPBU 14 229 326 Dalan Lidang Aek Godang.

Madina Sumatera Utara, TFBI.–

Sejumlah angkutan umum mengeluhkan seringnya BBM jenis solar dan Premium habis di Stasiun Pengisian Baham Bakar Umum (SPBU) 14 229 326 Aek Godang Dalan Lidang Kec. Panyabungan dan hal ini terjadi sejak dua bulan terahir ini, kamis ( 28/11).

Demikian diungkapkan salah satu pemilik angkutan Umum, dikatakanya kelangkaan bahan bakar jenis solar dan premium ini sudah sering terjadi, akan tetapi kita selalu melihat kedatangan truk Pertamina untuk melakukan pengisian di SPBU 14 229 326 Aek Godang Dalan Lidang tersebut.

Kita heran mengapa BBM yang dua jenis tersebut sering habis sementara kita selaku angkutan umum sangat membutuhkan BBM tersebut,dan kita menduga ada permainan pihak SPBU 14 229 326 Aek Godang Dalan Lidang sengaja melakukan penimbunan dan menjualnya kembali kepada pengecer yang ada diwilayah pantai barat.

Artinya, oknum atau siapapun itu sengaja melakukan hal tersebut untuk meraup keuntungan sementara kita yang berhak untuk mendapatkannya selalu habis meskipun truk pertamina baru saja melakukan pengisian ke SPBU 14 229 326 Aek Godang Jalan Lidang tersebut.

Lanjut “kita menduga kuat bahwa pemilik SPBU 14 229 326 Aek Godang Dalan Lidang sengaja melakukan hal tersebut untuk maraup keuntungan dari nilai jual yang telah ditetapkan oleh pemerintah, untuk itu instansi terkait khususnya Bagian Perekonomian agar melakukan pengecekan setiap SPBU karena diduga kuat telah melakukan penimbunan dan menjualnya kewilayah pantai barat bahkan sampai kesumatra barat”.

Apa sih tugas dari bagian perekonomian Madina , sehingga penimbunan yang dilakukan oleh pihak SPBU 14 229 326 Aek Godang Dalan Lidang begitu merajalela atau ada kong kali kong antara pemilik SPBU 14 229 326 Aek Godang Jalan Lidang dengan Bagian Perekonomian sehingga penimbunan BBM ini terus terjadi katanya.

Kami juga mengambil dokumentasi Foto dan Video kegiatan penyalahgunaan BBM di SPBU 14 229 326 Aek Godang Dalan Lidang tersebut, pantauan saya, cara ini merupakan salah satu trik pemilik SPBU 14 229 326 Aek Godang Jalan Lidang untuk mengelabui petugas dan aparat penegak hukum, Jelasnya.
Beda lagi dengan seorang pria yang truk yang meminta kepada Bapak Komisaris Basuki Tjahaja Purnama yang baru menjabat sebagai komisaris utama Pertamina supaya melakukan sidak ke SPBU 14 229 326 Aek Godang Dalan Lidang tersebut “.

“ Sulit sekali untuk mendapatkan bahan bakar disini bang , terkadang kami harus mengisi bahan bakar melalui gallon eceran yang berada di pinggir jalan yang harganya sangat berbeda jauh dengan di SPBU resmi , sehingga uang makan kami pun berkurang bang , kami jadinya harus irit dirumah makan supaya kami sampai tujuan di Jakarta sedih seorang pria yang megaku bernama Parman tersebut .

Sementara itu , Sementara itu , saat kami Coba konfirmasi (29/11/19) siang Pertamina di Jakarta melalui nomor kantor Pertamina , seorang wanita mengatakan bahwa Bapak Komisarits Utama Sedang keluar Negri dan menyarankan untuk hubungi di Nomor 500000. (Redaksi)

Polres Bogor bersama Pelajar dan Elemen Masyarakat Nobar

Cibinong, Bogor, TFBI. —

KEGIATAN Nonton Bareng yang Bertempat di Platinum Cineplex Cibinong Square Polres Bogor Nonton Bareng Film “Sang Prawira” Bersama para Pelajar Sekabupaten bogor. pada hari ini Jumat 29/2019.

Hadir dalam acara tersebut Kasubag ( Humas Polres Bogor, AKP Ita Puspita Lena), beserta Humas dan Staf jajaran Polres bersama para Pelajar Sekabupaten Bogor dan Elemen masyarakat Kabupaten Bogor, acara Nobar yang dihadiri kurang lebih 250 orang yang hadir dalam pelaksanaan nonton bareng Film Sang Prawira tersebut berjalan amat sangat Meriah.

Seorang Pelajar sangat Antusias, mengatakan bahwa dalam pelaksanaan nonton Bareng Film Sang Prawira selain merupakan kebanggaan bagi Anggota Polri, Film ini juga memberikan pesan ajakan untuk mengedukasi dan memotivasi bagi pelajar dan generasi millenial bahwa menjadi seorang Akpol. kepada negara serta mental dan fhisik secara sadar harus benar benar disiapkan.

“Acara Nobar ini memberikan Motivasi dan Afresiasi bagi kami para pelajar yang merupakan generasi penerus, Film Sang Prawira amat sangat Berkesan dan menjadi penyemangat kami untuk menjadi seorang Akpol yang Baik dan membanggakan Negara serta Orang tua, Ujar Ananta salah satu Pelajar yang hadir dilokasi Nobar.

Pantauan etabloidfbi.com Polres Bogor, nonton bareng ini bertujuan mendekatkan hubungan silahtuhrahmi antara Polres Bogor dan Pelajar serta masyarakat yang hadir. ( Boegeiss)

INSTITUT TEKNOLOGI DEL KOMIT DUKUNG DIGITALISASI PARIWISATA DANAU TOBA

Sumatera Utara, TFBI.–

Telah menjadi prioritas dalam membangun pariwisata di Danau Toba, terbukti dalam hal ini institut teknologi Del Laguboti dan Dinas pariwisata sekawasan Danau Toba bekerjasama dengan komunitas Badan Aksebilisasi Telekomunikasi dan informasi kementrian komunikasi dan informasi (BAKTI Kominfo) menggelar Forum Group Discusion (FGD) dan Bimtek pemberdayaan komunitas masyarakat dalam digitalisasi kepariwisataan sekawasan Danau Toba yang ke 6 kalinya di Simalungun tepat di Atsari Hotel Parapat (29/11/2019) dimana sebelumnya telah dilaksanakan di kabupaten Samosir, Karo, Dairi, Taput, Humbahas, Pakpak barat dan terakhir di Tobasa.

Adapun Narasumber yang hadir dari Traveloka Ibu Endang Nur Intani, pak Arnaldo Sinaga dari IT Del selaku Ketua Pelaksana FGD.

Dalam sambutan pembukaan acara FGD Anson Napitupulu SH selaku sekretaris Dinas Pariwisata Simalungun menyampaikan berterimakasih dengan kegiatan FGD ini ” kami menyambut digitalisasi pariwisata dikawasan Danau Toba karena peran digitalisasi sangat penting untuk membantu wisatawan cepat mengakses informasi dan kami berharap kegiatan ini bisa bermanfaat bagi seluruh peserta dan masyarakat” ujar pak Anson.

sama halnya disampaikan Dr Arnaldo M Sinaga ST.M.Infotech, selaku ketua pelaksana FGD,yang juga salah satu Dosen di IT Del mengatakan bahwa BAKTI Kominfo adalah Lembaga dibawah kementrian Kominfo sebagai lembaga penyedia layanan jaringan satelit, dan meminta kepada IT Del agar membuat FGD pemberdayaan digitalisasi pariwisata untuk membantu meningkatkan potensi wisata dengan menaikkan konten wisata melalui promosi digital.

“tujuan BATIK Kominfo melakukan FGD ini adalah meminta data dari lapangan atau masyarakat sekawasan Danau Toba agar titik titik jaringan yang di sediakan dapat dimanfaat dan dapat dirasakan sebagai suatu kebutuhan oleh masyarakat dikawasan Danau Toba, dan FGD terselenggara atas inisiatif BATIK Kominfo bekerjasama dengan IT Del dan dinas Pariwisata, imbuhnya.

Pak Sinaga juga melanjutkan bahwa hasil hasil FGD dari seluruh kabupaten akan di input dalam satu dokumentasi dan disampaikan kepada pusat, keminfo dan dinas pariwisata dan juga sebagai dasar meneruskan komunitas kedepannya yaitu CBT (Comunnity Based Tourism).

“dalam FGD ini mereka ingin datanya diangkat dulu dan bisa bersinergi dengan dispar dan berdomain pariwisata dalam bentuk sebuah komunitas yang diberi nama CBT (Comunity Based Tourism) dan dengan kata lain fgd saat ini telah membentuk satu komunitas CBT Simalungun, tuturnya kembali.
(feri)

KAPOLDA KALBAR SAKSIKAN LANGSUNG PEMBUATAN CUKA KAYU DI RASAU JAYA

Kuburaya, KalBar TFBI.–

Polda Kalbar Irjen pol Drs Didi Haryono SH.MH ,beserta jajaran kapolre/ta dan rombongan.Melakukan kunjungan kedaerah rasau jaya kabupaten kubu raya kalbar.

Tepatnya ke kantor Manggala Agni rasau jaya.Guna menyaksikan pembuatan cuka kayu.pada hari Jum,at (29/11/2019)

Pembuatan cuka kayu tersebut dengan cara memanfaatkan limbah tebangan dan tebasan dari pembukaan lahan kosong.

Kapolda Kalbar Irjen pol Drs Didi Haryono SH.MH mengharapkan masyarakat tidak lagi buka lahan dengan cara membakar. Tapi bisa membakar dengan menggunakan tungku,selain bisa menghasilkan cuka kayu dari hasil pembakaran.cuka kayu juga bermanfaat sebagai pupuk untuk perkebunan,dan tidak mengganggu ekosistem alam kita tetap terjaga,ujar Kapolda Kalbar.

Dengan memanfaatkan limbah tebang dan tebasan pembukaan lahan,masyarakat bisa memproduksi cuka kayu,dari hasil pembakaran dan menambah nilai ekonomi bagi masyarakat itu sendiri.

Cuka kayu juga bermanfaat untuk pupuk perkebunan.jadi ada nilai tambah kalau dilakukan pembakaran melalui tungku pembakaran.ucap kepala dinas manggala Agni.(Sy Mohsin/ Muhammad zuhdi )

Belum Sepekan Tugas Pamtas, Satgas Yonif 641 Evakuasi Nenek Usia Senja Penderita Katarak

Sanggau, TFBI.–

Belum genap satu pekan tiba di daerah penugasan, hari ini Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) Batalyon Infanteri Raider 641/Beruang mengevakuasi seorang nenek berusia senja, salah satu warga perbatasan tepatnya di Dusun Sungai Ima, Desa Sotok, Kecamatan Sekayam, Kabupaten Sanggau.

Satgas Pamtas Yonif R 641/Bru mengevakuasi nenek Sempel (75) penderita katarak akut yang selama ini hidup sebatang kara dan tinggal di gubuk reyot tidak layak huni ukuran 3×3 meter. Evakuasi dipimpin langsung oleh Dansatgas Pamtas Yonif R 641/Bru, Letkol Inf Kukuh Suharwiyono bersama 6 personel Satgas Pamtas serta Kasi Ekbang Desa Sotok, Bapak Kerbinus Budi tadi pagi.

Dansatgas Pamtas Yonif R 641/Bru, Letkol Inf Kukuh Suharwiyono mengatakan, evakuasi tersebut dilakukan Satgas Pamtas atas adanya laporan dari warga kepada Satgas Pamtas bahwa ada seorang nenek yang sakit.

“Ada warga yang melaporkan ke kita bahwa ada seorang nenek yang sakit dan sangat memerlukan penanganan. Selanjutnya kemarin kita tindaklanjuti dengan turun langsung ke rumah nenek Sempel bersama aparat desa setempat,” kata Dansatgas Pamtas.

Letkol Inf Kukuh Suharwiyono menyampaikan, setelah dilakukan pengecekan diketahui sehari-harinya nenek Sempel tinggal sendiri karena tidak memiliki sanak saudara. Untuk makan sehari-hari hanya mengandalkan dari uluran tangan dari tetangganya. Sedangkan untuk minum hanya minum air mentah. Mandinyapun hanya di kubangan dekat rumahnya karena tidak bisa ke sungai karena tidak bisa melihat.

“Kondisinya sangat memprihatinkan selain mengalami katarak sejak 2004 badannyapun juga mengalami pembengkakan, makanya hari ini kita lakukan evakuasi,” kata Letkol Inf Kukuh Suharwiyono.

Dansatgas Pamtas Yonif R 641/Bru, Letkol Inf Kukuh Suharwiyono menyampaikan, selanjutnya nenek Sempel hari ini dievakuasi Satgas Pamtas untuk dibawa ke Pontianak agar mendapatkan penangananan secara medis.

“Kita bawa Nenek Sempel ke Pontianak Eye Center untuk mendapatkan pengobatan pada penyakit katarak yang dideritanya,” pungkasnya. ( Muhammad Zuhdi )

Bantuan Sapi 2017 Di Desa Watu Kila Dana ADD Di Mark’Up

Fhoto adalah Ilustrasi

Konawe utara.TFBI.–

Bantuan sapi tahun 2017 di Desa Watu Kila
Kec: lasolo kab: konawe Utara,
dengan sumber dana ADD. di anggap di mark’uf berdasarkan laporan masyarakat. dan hasil pantauan pihak media ini di berbagai tingkatan namun hasil informasi yang aktual belum juga ada kepastian.

Kejadian ini seolah olah di handel oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab.

sebagaimana pemberitaan edisi lalu, bantuan sapi tahun 2027 di desa watukila dengan sumber dana ADD di duga Di mark’Up sekitar 75 jt. Rupiah belum lagi di tahun 2018 pengadaan kawat Duri. diduga terjadi lagi mark’Up anggaran

Akibat adanya Mark’Up dana maka dapat menggakibatkan kerugian negara,
Dan dengan berdasarkan pengaduan masyarakat, terkait bantuan sapi di tahun 2017 pihak media ini menkomfirmasi melalui telpon seluler ispetorat Kab Konawe Utara.

Terkait hasil pemeriksaan atau audit kepala dinas Inspektorat
Paul Patri Dinar baru baru ini mejelaskan bahwa Pihaknya telah melakukan pemeriksaan/audit secara leguler kepada kepala desa watu kila namun hasil audit tersebut belum ada laporan kepada pimpinan, saat itu yang di tugaskan.

“Pak Amrun. Sp MM sudah di pindah tugas menjadi camat lasolo . Saat ini tetapi dalam hal ini dengan adanya laporan masyarakat
Maka pihak Inspektorat. akan melakukan pemeriksaan khusus, tetapi nanti tahun 2020 karna saat ini personil kami sudah terbagi habis.dan anggaran tahun ini sudah tidak ada.Itupun saya harus melaporkan kepada bupati dan masih menunggu perintah kalau sudah ada perintah baru kami laksanakan,”
Tutur. Paul Patri Dinar.

Dalam kesimpulan ini cukup jelas kinerja Inspektorat perlu di pertanyakan ada apa.?

Menggapa hal ini bisa terjadi
Kenapa masyrakat biasa bisa mengetahui jika penggunaan anggaran 2017 terjadi penyimpanggan oleh pihak kepala desa watukila. Sementara pihak Inspektorat sendiri tidak ada temuan, dan salah satu bukti nyata dengan keluarnya surat bebas temuan desa watu karna saat ini desa watu kilah sudah berakhi masa jabatanya.

Dan sekarang masuk lagi sebagai calon Kepala Desa Watu Kila periode 2019 2024.Pada saat pendaftaran bakal calon kepala desa, tentunya salah satu persaratan utama adalah adanya bebas temuan dari penggunaan anggaran di masa jabatannya. (M. Jamal)

Lapas Pemuda Tangerang Gelar Upacara Dalam Rangka Memperingati HUT KORPRI Ke-48 Tahun 2019

Tangerang, TFBI.–

Lembaga Pemasyarakatan Pemuda Kelas IIA Tangerang (Lapas Pemuda TangerPemudaUnit Pelaksana Teknis di bawah naungan Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Banten yang juga menjadi salah satu cagar budaya di Kota Tangerang, hari ini melaksanakan upacara dalam rangka memperingati Hari Korpri Ke 48 tahun 2019. Upacara dipimpin oleh SEG. Johannes selaku Plt. Kepala Lapas Pemuda Tangerang, dan diikuti oleh seluruh pegawai di lingkungan Lapas Pemuda Tangerang,Jum’at 29/11/19. Upacara juga diikuti oleh mahasiswa Kampus Kehidupan, Pramuka, santri Pondok Pesantren At-Taubah, serta perwakilan WBP lainnya.

Peringatan HUT KORPRI Ke-48 mengambil tema, “KORPRI: Berkarya, Melayani, dan Menyatukan Bangsa”. Sehubungan dengan hal tersebut, Veri, sapaan SEG. Johannes, mengatakan bahwa tema ini memiliki makna besar, yakni agar seluruh insan Korps Pegawai Republik Indonesia bisa terus memberikan yang lebih baik kepada masyarakat, bangsa, dan negara harus selalu ditingkatkan.

“Peringatan Hari Ulang Tahun Ke-48 KORPRI Tahun 2019 bertujuan untuk mengajak anggota KORPRI di seluruh Indonesia untuk meningkatkan kinerja terutama di bidang pelayanan publik, meningkatkan semangat
profesionalitas seluruh PNS, memantapkan fungsi organisasi KORPRI sebagai perekat pemersatu bangsa, memantapkan netralitas seluruh anggota, meningkatkan kesehatan jasmani dan rohani, meningkatkan kepedulian sosial dan lingkungan dalam bentuk kegiatan olahraga, bakti sosial, penghijauan, pembinaan mental/rohani, pertemuan ilmiah, kegiatan lomba, dan sebagainya,” ujar Veri saat membacakan sambutan.

“Agar Indonesia bisa menjadi bangsa pemenang dalam era kompetisi global maka rakyat membutuhkan anggota KORPRI yang disiplin, anggota KORPRI yang bertanggung jawab, anggota KORPRI yang berorientasi
kerja. Segera tinggalkan pola pikir masa lalu seperti egosektoral, mental priyayi, mental penguasa, mental koruptif, yang hanya terpaku pada formalitas belaka,” tambahnya. (DW)

Syukuran HUT Ke-48 KORPRI, Pangdam XII/Tpr Ingin PNS TNI Tingkatkan Profesionalisme dan Kinerja

Kubu Raya, TFBI.–

Panglima Kodam XII/Tanjungpura, Mayjen TNI Muhammad Nur Rahmad menginginkan kepada para Pegawai Negeri Sipil (PNS) TNI di wilayah Kodam XII/Tpr agar terus meningkatkan profesionalisme, meneguhkan tekad dan memperbaharui semangat juang. Ini disampaikan Mayjen TNI Muhammad Nur melalui sambutan yang dibacakan Wadanlantamal XII/Pontianak, Kolonel Mar Bambang Hadi Suseno, S.E., pada acara Syukuran Hari Ulang Tahun Ke-48 Korps Pegawai Republik Indonesia Tahun 2019 di Hanggar Lanud Supadio tadi pagi.

“Untuk terus meningkatkan kinerja dan sekaligus pengabdian yang lebih baik, mengingat tantangan tugas yang akan datang semakin berat dan komplek,” tegas Mayjen TNI Muhammad Nur Rahmad selaku Pembina Utama KORPRI TNI di wilayah Kodam XII/Tpr.

Sebelumnya juga, Pangdam XII/Tpr, Mayjen TNI Muhammad Nur Rahmad mengucapkan Selamat Ulang Tahun Ke-48 Korps Pegawai Republik Indonesia Tahun 2019 kepada seluruh warga KORPRI TNI yang ada di wilayah Kalimantan Barat di mana pun berada dan bertugas.

“Saya selaku Pangdam XII/Tpr dan pribadi mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang tulus atas peran aktif dan pengabdian anggota KORPRI yang selama ini telah mampu melaksanakan tugasnya dengan baik,” ujar Pangdam XII/Tpr.

Selain itu Mayjen TNI Muhammad Nur Rahmad mengajak agar peringatan HUT KORPRI Ke-48 Tahun 2019 ini dijadikan sebagai momentum untuk meningkatkan kinerja Aparatur Sipil Negara sebagai anggota KORPRI di semua tingkat kepengurusan, serta terus berupaya meraih prestasi yang setinggi-tingginya. Juga dapat dijadikan sebagai wahana untuk melakukan evaluasi dan Introspeksi terhadap peIaksanaan tugas daIam kurun waktu satu tahun yang laIu.

“Dengan harapan setiap warga KORPRI akan berusaha memperbaiki etos kerja dan memacu diri meningkatkan kinerjanya, disertai tekad yang kuat untuk terus melanjutkan cita-cita dan pengabdian yang tulus,” harap Pangdam XII/Tpr.

Pada puncak peringatan HUT ke-48 KORPRI kali ini diperingati oleh PNS TNI dari tiga matra di wilayah Kodam XII/Tpr dengan menggelar upacara serta acara syukuran. Selain itu sebelumnya juga telah dilaksanakan beberapa rangkaian peringatan seperti anjangsana dan lomba volly.

Sedangkan acara syukuran ditandai dengan doa bersama serta pemotongan tumpeng oleh Wadanlantamal XII/Tpr, Kolonel Mar Bambang Hadi Suseno, S.E. Potongan tumpeng diberikan kepada PNS yang memasuki masa pensiun, Nunun Ismiati dari satuan Rumkit Tk. II Kartika Husada Kesdam XII/Tpr. Acara syukuran dihadiri para pejabat utama Kodam XII/Tpr, Lanud Supadio dan Lantamal XII/Pontianak. ( Sy Mohsin )

Pertemuan Dengan Dai Kamtibmas Se Kecamatan Oleh Kapolsek Karawaci Metro Kota Tangerang

Kota Tangerang, TFBI.–

Dalam meningkatkan silahturahmi yang erat kembali kapolsek karawaci mengadakan acara pertemuan dengan para Dai Kamtibmas Se Kecamatan Karawaci Demi menjalin kerjasama untuk menciptakan suasana dan situasi wilayah karawaci semakin kondusif dan aman terkendali.

Agenda pertemuan tersebut diselenggarakan pada hari Kamis tanggal 28/11/2019 jam 20.00 wb s/d jam 23.00 wib.
Di buka langsung oleh kapolsek karawaci AKP Yulies Andri Pratiwi S.IK di Majelis ta’lim Al Firdaus jl merdeka Rt. 03/03 kel pabuaran.

kegiatan silaturahmi ini turut di hadiri oleh Ketua Dai kamtibmas kec karawaci KH Sihabudin Quraise, Kapolsek karawaci Ibu AKP Yulies Andri Pratiwi S.IK, Kanit binmas polsek karawaci IPDA Sudarto, Seluruh bhabinkamtibmas polsek karawaci, Para Dai kamtibmas se kecamatan karawaci yang berjumlah dan yang hadir lebih kurang 35 orang Dai se Kecamatan karawaci.

Adapun susunan acara sebagai berikut yakni Pembukaan oleh Ustad Sardi, Kalam Ilahi ustad Tabrizi , dan sambutan – sambutan Ketua Dai kamtibmas KH Sihabudin Quraise, dan Kapolsek karawaci AKP Yulies Andri Pratiwi S.IK .

Kesempatan tersebut kapolsek karawaci menyampaikan pesan yakni memperkenalkan diri selaku kapolsek karawaci kepada Dai kamtibmas se kecamatan Karawaci.

“Permohonan maaf karena baru kali ini bisa silaturahmi dengan jajaran dai kamtibmas, dan mengucapkan Terima kasih sudah terbentuk Dai kamtibmas, tutur AKP Yulies.

Serta mengharapkan peran serta seluruh Dai kamtibmas untuk membantu polri menjaga kamtibmas agar tercipta situasi yang aman dan kondusif, Kapolsek berharap ke depan bisa memberikan tausiah/pencerahan kepada tahanan yang ada di polsek, ajak Kapolsek, “Dengan adanya Dai kamtibmas kapolsek berharap para Dai bisa mengawasi pemuda terutama dengan perkembangan dunia digital/medsos jangan sampai mengakses hal – hal yang berbau negatif terutama dengan aliran radikal dan aliran terorisme, himbau AKP Yulies, menambahkan.

Para Dai bisa memberikan warna di lingkungan dengan mengawasi anak – anak muda bila mana menemukan anak yang nongkrong lewat waktu, mabuk 2an mohon segera di laporkan ke bhabinkamtibmas supaya bisa di berikan pencerahan agar tidak terjadi hal 2 yang tidak kita inginkan, tutupnya.

Kegiatan acara pertemuan tersebut berjalan dengan tertib dan lancar. Dan dilakukan doa penutup oleh KH Sihabudin. (Rudi)

Para Mahasiswa/i STTI Setia Asal Papua Sambangi PT Dwi Naga Sakti

Tangerang, TFBI.–

Para Mahasiswa dan mahasiswi STTI Setia asal Papua kunjungi PT Dwi Naga Sakti Abadi (Homyped) di Jalan Yos Sudarso RT.01/09, Kelurahan Jurumudi Baru, Kecamatan Benda, Kota Tangerang pada hari Kamis tanggal 28 November 2019 pukul 09.00 WIB.

Dalam kunjungannya para Mahasiswa/i ke PT Dwi Naga Sakti Abadi (Homyped) juga dihadiri, Kasat Binmas AKBP Lendy Agustinus, ST.,SH.,MM, Kapolsek Benda KOMPOL Doddy Ginajar, Pendiri sekaligus pemilik PT Dwi Naga Sakti Abadi Sandi Kurniawan, Direktur Utama PT Dwi Naga Sakti Abadi Kevin Ho, Manager Umum PT Dwi Naga Sakti Abadi Fredy Gunawan, Manager Produksi PT Dwi Naga Sakti Abadi Remon Ricard,
Lurah Jurumudi Baru Chaeruddin, S.IP, Danramil 02 Batuceper, yang mewakili SERDA Murtaka, Pendamping/pembina Mahasiswa/i STTI Setia Oren Siregar, Para Mahasiswa/i STTI Setia Asal Papua.

Pada kesempatannya Kapolsek Benda menyampaikan ucapan terima kasihnya
dalam hal ini PT Dwi Naga Sakti Abadi yang bersedia menerima kunjungan adik-adik Mahasiswa/i STTI Setia Asal Papua serta terima kasih kepada mahasiswa/i STTI Setia yang sudah hadir dalam kegiatan ini, ucap Kapolsek.

Kapolsek juga mengatakan,”marilah kita saling hormat menghormati dan jaga keutuhan NKRI,” katanya.

Dilanjutkan sambutan dari pendamping Mahasiswa/i Oren Siregar mengungkapkan rasa bangga dan berbahagia atas undangan dan sambutan dalam kegiatan ini.

“Kami sudah sekitar 8 tahun berada di wilayah Tangerang. Kami siap menjaga persatuan dan kesatuan, serta keutuhan dan setia terhadap NKRI,” pungkas Oren.

Kasat Binmas, Saya atas nama Kapolres, beliau memohon maaf atas ketidakhadiran, dan sangat senang dengan terlaksana kegiatan ini. Kami akan adakan giat silaturahmi kepada adik-adik asal Papua yang berdomisili di Tangerang. Kami berharap dengan adanya kegiatan seperti ini bisa memotivasi adik-adik sekalian serta menjaga kerukunan dan keutuhan NKRI.

Kevin Ho Direktur Utama PT. Dwi Naga Sakti Abadi, “Kami sangat senang, bangga dan terhormat dapat menerima kunjungan teman dan bapak-bapak sekalian. Kami sudah berdiri 40 tahun, dan sangat senang sekali sudah bisa berkontribusi di Indonesia, bahan yang kami pakai berasal dari Indonesia. Disini kami memberi pelajaran bagaimana pembuatan Sepatu. Mari bersama-sama kita belajar dan jangan malu bertanya.” Ujarnya. (Dwi Wahyudi)

Pembinaan Tenaga Pendidik Agama dan Marbot Mesjid Menuju Masyarakat yang Religius, Nyaman dan Sejahtera

TFBI, 29/11, Kota Sukabumi

Pelaksanaan Kegiatan Pembinaan Tenaga Pendidik ini di laksanakan di Gedung Pusat Kajian Islam, Islamic Centre, Jalan Veteran, Kelurahan Gunung Parang, Kec. Cikole, Kota Sukabumi, dengan di hadiri oleh beberapa Pejabat di lingkungan Pemerintahan Kota Sukabumi diantaranya Kepala Kemenag, Kabag Kesra, Ketua MUI, Ketua TP PKK dan Hadirin dari Tenaga Pendidik Agama , Marbot Mesjid dan Para Ulama dari Wilayah Kota Sukabumi.

Dalam meningkatkan Kualitas Tenaga Pendidik dan Pendidikan Agama di Wilayah Kota Sukabumi yang berakhlakul karimah, maka harus dilaksanakan nya Kegiatan-kegiatan dalam menunjang itu semua. Dengan Pembinaan yang rutin dan terus menerus dapat menciptakan para Tenaga Pendidik yang Handal, Profesional dan Berakhlakul Karimah demi terciptanya Masyarakat yang Religius, Nyaman dan Sejahtera di Kota Sukabumi.

Kepala Bidang Kesra yang saat itu hadir dan sekaligus merupakan Panitia Kegiatan ini mengatakan bahwa dengan kegiatan ini diharapkan dapat memberikan Perubahan bagi Kota Sukabumi.

” Dengan Kegiatan saat ini melaksanakan sosialisasi serta pembinaan bagi Para Tenaga Pendidik Agama di wilayah Kota Sukabumi dapat memotivasi dan memberikan perubahan uang berarti bagi Kota Sukabumi. Kita berharap, agar dengan kegiatan yang di lakukan secara rutin dan berkesinambungan dapat menciptakan Para Tenaga Pendidik Agama di Kota Sukabumi lebih Handal, Profesional dan Berakhlakul Karimah serta dapat mendorong Kota Sukabumi yang Renyah ” Religius, Nyaman dan Sejahtera “, Jelas Kabid Kesra Pemda Kota Sukabumi saat selesai acara.

Data yang terhimpun saat ini oleh etabloidfbi.com mengenai Pendidik Agama yang ada di Kota Sukabumi yaitu sebanyak 1233 Orang untuk keseluruhan yang terdiri dari Guru Madarasah Diniyah, Guru Pontren, Guru Madrasah Ibtidaiyah, Guru RA, Guru TPQ dan Para Marbot Mesjid yang ada di Wilayah Kota Sukabumi

Dengan adanya Pembinaan dan Pendidikan untuk para Pendidik ini diharapkan menjadikan salah satu solusi dan Peningkatan dalam Meningkatkan Masyarakat yang mempunyai Akhlakul Karimah dan di awali dengan dibentuknya para Pendidik ini untuk menjadi Pendidik yang dapat mencontoh dan menjadi Guru yang bermanfaat bagi Masyarakat di Bidang keahliannya masing-masing.

( Hendra Sofyan)

Susul Depok dan Lhokseumawe, DPC PPWI Surabaya Dideklarasikan Sabtu Besok

Surabaya, TFBI.–

Setelah peresmian dan pelantikan Pengurus Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI) Kota Depok (23 Oktober) dan Kota Lhokseumawe (23 November) lalu, DPC PPWI Kota Surabaya siap dideklarasikan. Hal tersebut disampaikan oleh Ketua DPC PPWI Surabaya, Budi Santoso, SH, kepada pewarta media ini melalui saluran WhatsApp-nya, Jumat (29 November 2019).

“Sesuai jadwal, peresmian dan pelantikan DPC PPWI Kota Surabaya akan dilaksanakan esok, Sabtu, 30 November 2019, bertempat di Ballroom Hotel Grand Surabaya, Jl. Pemuda No. 21 Surabaya,” jelas Mas Budi, sapaan akrabnya.

Berdasarkan jadwal yang telah disusun, acara pelantikan pengurus PPWI Surabaya akan dihadiri langsung oleh Ketua Umum PPWI, Wilson Lalengke, dan Brigjenpol Dr. Victor Pudjiadi dari BNN Pusat. Acara akan diawali upacara pelantikan pengurus, disusul dengan kegiatan penyuluhan anti penyalahgunaan narkoba bagi warga masyarakat Surabaya.

Dari undangan yang disebar, terlihat ditujukan kepada para pejabat di lingkungan pemerintahan Kota Surabaya, kalangan jurnalis, LSM, dan Humas Kepolisian di lingkungan Polda Jawa Timur. “Kami undang berbagai elemen masyarakat dan Pemerintahan Daerah Surabaya, mohon doanya semoga acara dapat berlangsung lancar sesuai rencana,” tutup Budi penuh harap. (Red)

https://pewarta-indonesia.com/2019/11/susul-depok-dan-lhokseumawe-dpc-ppwi-surabaya-dideklarasikan-sabtu-besok/

IPW, Komjen Firli Tak Perlu Mundur

Jakarta, TFBI.–

Indonesia Police Watch (IPW) menyampaikan, jika nanti dilantik menjadi Ketua KPK, Komjen Firli tidak perlu mundur dari Polri. Sebab tidak ada Undang-undang yang mengatur atau menyatakan bahwa perwira tinggi aktif Polri yang terpilih menjadi pimpinan KPK harus mundur dari Polri.

Ketua Presidium IPW Neta S Pane menilai, desakan agar Firli mundur dari Polri hanya dilakukan oleh oknum-oknum KPK yang takut dengan kehadiran Firli memimpin lembaga anti rasuha itu.

“Lagian masa dinas Firli sebagi anggota Polri tidak lama lagi, setelah itu dia pensiun dan menjadi masyarakat sipil. Selama ini, perwira tinggi Polri yang terpilih jadi pimpinan adalah purnawirawan sehingga tidak dipermasalahkan, baik oleh internal KPK maupun eksternal KPK,” ujar Neta dalam keteranganya kepada awak media Jumat (29/11/2019).

Ia menjelaskan, kini muncul masalah karena oknum-oknum yang merasa menjadi penguasa di KPK selama ini, ketakutan melihat kehadiran Firli, terutama oknum-oknum yang disebut sebagai “Polisi Taliban”, padahal bagi masyarakat luas tidak masalah apakah Firli jenderal aktif atau tidak.

IPW melihat ada dua hal yang membuat orang-orang yang sok kuasa di KPK ketakutan pada Firli.

Pertama, Firli pernah menjadi deputi penindakan KPK sehingga dia tahu persis borok borok dan orang-orang yang menjadi biang kerok di lembaga anti rasuah itu.

Kedua, Firli akan mereformasi KPK dengan paradigma baru yang tentunya kepentingan orang yang sok kuasa di KPK akan tersapu. (DW)

Kapolsek Ciampea Didampingi Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan Berikan Bantuan Kepada Nenek Jompo

Bogor, TFBI.–

Kapolsek Ciampea bersama Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan berikan bantuan kepada seorang wanita jompo yang hidup sebatang kara

Bertempat di Kp. Ciampea Udik RT 02/09 Ds. Ciampea Kec. Ciampea Kab. Bogor Kapolsek Ciampea Kompol Anak Agung Raka beserta TKSK Ciampea memberikan bantuan sembako terhadap seorang wanita jompo yang hidup sebatang kara.

Rupanya nenek AMINAH (80thn) bukan hanya seorang wanita jompo yang hidup sebatang kara, akan tetapi merupakan wanita jompo yang mengalami kelumpuhan sejak 5 tahun belakangan ini.

Nenek AMINAH ini mengalami lumpuh karena faktor usia, sehingga menggerakkan hati Kapolsek Ciampea Kompol Anak Agung Raka untuk meringankan beban hidupnya.

Kapolsek Ciampea bersinergi dengan TKSK Ciampea untuk membantu nenek AMINAH ini dengan memberikan bantuan berupa sembako dan mengajukan bantuan kursi roda ke Dinas Sosial Kabupaten Bogor melalui TKSK pada program PKH (Program Keluarga Harapan. (Boegeiss)

Kasad Menerima Laporan Korps Kenaikan Pangkat 24 Perwira Tinggi Angkatan Darat

Jakarta, TFBI.–

Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Andika Perkasa menerima Laporan Korps kenaikan pangkat 24 Perwira Tinggi (Pati) TNI AD, salah satu diantaranya putra terbaik dari Tidore, Brigjen TNI Rafael Granada Baay, yang menjabat Asisten Teritorial Kepala Staf Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Aster Kaskogabwilhan) I.

Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad), Brigjen TNI Candra Wijaya, dalam rilis tertulisnya, di Mabesad, Jakarta Pusat, Kamis (28/11/2019).

Diungkapkan Kadispenad, dalam Laporan Korps 24 orang Pati tersebut dihadiri oleh Wakasad Letjen TNI Tatang Sulaiman dan para pejabat teras TNI AD lainnya.

“Dari 24 Pati itu terdapat
Brigjen TNI Rafael Granada Baay, mantan Danrem 074/Wiratama yang merupakan kelahiran Tidore, Maluku Utara,” ujar Candra.

Dia menuturkan, Rafael Granada Baay merupakan lulusan Akademi Militer (Akmil) tahun 1993 dengan kecabangan Infanteri dan lama berdinas di satuan elit TNI AD, yaitu di Kopassus, hingga pernah menjabat sebagai Dangrup-2/Parako tahun 2015.

“Setelah sekian lama berdinas di Kopassus, pada tahun 2017 menjabat sebagai Danrindam XIV/Hsn,’’ ucapnya.

Lebih lanjut dikatakan, Rafael Granada Baay, berdasarkan Surat Perintah Kasad Nomor Sprin/4784/XI/2019 Tanggal 20 November 2019 mendapatkan promosi menjadi Brigadir Jenderal, sebagai Aster Kaskogabwilhan I.

“Selain Letjen TNI Ganip Warsito (Pangkogabwilhan III) terdapat lima Pati Bintang Dua yang melaksanakan Laporan Korps kepada Kasad, yaitu Mayjen TNI Widodo Iryansyah (Kasahli Kasad), Mayjen TNI Muhammad Hita Tunggal (Pa Sahli Tk.III Bid.Polkamnas Panglima TNI), Mayjen TNI Joko Warsito (Kas Kogabwilhan II), Mayjen TNI Deni Dadang Ahmad R, (Kasahli Kasad), dan Mayjen TNI Richard T.H.Tampubolon (Kas Kogabwilhan I),” terang Candra.

Dikatakan juga oleh Candra, dalam Laporan Korps itu, dari 18 Pati Bintang Satu lainnya yang melaksanakan Laporan Korps kepada Kasad, yaitu Wadanpussenif Kodiklatad Brigjen TNI Agus Subiyanto.

“Sedangkan 16 orang Pati lainnya merupakan pejabat dari BIN, BAIS TNI, para Asisten Kogabwilhan, Polhukam, BSSN serta Kemenhan RI,” pungkasnya.(Lundak Pakpahan).

Pembangunan Dan Bedah Rumah Di Desa Domo Menguntungkan Masyarakat

Kampar, TFBI.–

Masyarakat Desa Domo, Kecamatan Kampar Kiri, Kabupaten Kampar, Riau merasa puas dan terbantu atas semua pembangunan dana desa (DD) di wilayah mereka. Karena pembangunan tersebut sangat menguntungkan bagi semua masyarakat domo.

Program pembangunan DD Pusat, diantaranya semenisasi dan pembangunan turap. Selain itu, masyarakat dapat bantuan 52 unit bedah rumah dari program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat ( PUPR)

Kepala Desa Domo Firmansyah mengatakan, masyarakat dapat menikmati pembangunan di Desa Domo. Seperti pembangunan, turap semenisasi di dusun 5 dan dusun 2. Kemudian bedah rumah bagi warga kurang mampu.

“Pembangunan semenisasi sistim padat karya. Siapa saja boleh bekerja. Kita mengutamakan warga tempatan,” kata Firmansyah, kepada wartawan, di Kantornya, Kamis (28/11/2019).

Firmansyah menuturkan, pekerja untuk pembangunan semenisasi berkisar lebih kurang 150 orang. Upah kepala tukang sehari Rp 150.000 perorang, upah pembantu Rp100.000 perorang.

“Target tiga hari kerja. Kepala tukang lebih kurang 15 orang. Dengan pembangunan semenisasi akses jalan lebih baik di lingkungan. Masyarakat merasa terbantu dengan ada pekerjaan dan akses jalan,” ujar Firmansyah.

Untuk bantuan bedah rumah, sebut Firmansyah, sudah di salurkan pada masyarakat. Masyarakat merasa senang dan gembira dengan bantuan tersebut.

“Untuk perunit masyarakat dapat bantuan Rp17.500.000. Uang bantuan langsung di kirim ke rekening penerima bantuan,” ungkap Firmansyah.

Firmansyah menuturkan, ketika uang sudah di terima warga. Warga langsung membelanjakan material ke toko bangunan.

“Bantuan Rp17.500.000 yang di terima warga, Rp15.000.000 untuk belanja material, Rp2.500.000 untuk upah tukang,” terang Firmansyah.

Firman mengungkapkan, penerima bantuan bedah rumah merupakan hasil musyawarah dengan ke sepakatan bersama. Sesuai kriteria penerima. Sampai saat ini, tidak ada masalah dalam pembangunan di desa.

“Warga sangat bersyukur dan berterima kasih dengan mendapat bantuan tersebut. Masalah sama sekali tidak ada, pembayaran lancar,” tutur Firmansyah.

Ketua Badan Pemusyawarata Desa (BPD) Domo Buyar AS menyebutkan, pembangunan desa sangat berkembang. Karena masyarakat puas dan merasa terbantu dengan adanya pembangunan dan bantuan bedah rumah.

“Pembangunan langsung bersentuhan dengan masyarakat. Untuk pembangunan, BPD dan warga selalu di bawa rapat,”terang Buyar.

Buyar mengungkapkan, dulu memang ada pembangunan. Tapi saat ini lebih meningkat lagi.

“Kami berharap Kepala Desa selalu netral dan berjuang untuk pembangunan, selalu menjemput bola untuk pembangunan,” tandas Buyar.

Buyar menyebutkan, penerima bantuan bedah rumah puas. Intinya pembangunan merata. Selama bedah rumah tidak ada masalah, semua lancar.

“Kami dari BPD selalu mengawasi pekerjaan yang di bangun,” tandas Buyar.

Buyar menjelaskan, kepala desa tidak pernah meminta uang pada masyarakat. Malahan kepala desa berkorban untuk membantu warga.

“Saya ketahui kepala desa tidak pernah minta uang dari masyarakat. Kepala desa iklas membantu masyarakat,” tutup Buyar.

Salah seorang tukang semenisasi, Harizon (47) mengaku, sangat terbantu adanya pembangunan di desa. Karena, pengangguran dapat bekerja.

“Mudah-mudahan bantuan dapat kembali kami terima. Mana jalan yang rusak telah terbantu adanya pembangunan,” jelas Harizon.

Harizon megungkapkan, soal pembangunan tidak ada masalah sama sekali tidak ada. Masyarakat mendukung pembangunan yang ada di Desa Domo.

“Untuk gaji tukang yang saya terima Rp150.000. Gaji yang kami terima utuh tidak ada pemotongan,” tandas Harizon.

Salah seorang penerima bantuan bedah rumah, Apendi (56) mengaku, berterima kasih pada pemerintah yang telah menyalurkan bantuan bedah rumah kepada warga kurang mampu seperti dirinya.

“Sebelumnya saya tidak bisa merenovadi atau memperbaiki rumah saya. Sekarang dengan adanya bantuan tersebut, rumah saya sudah bagus,” jelas Apendi.

Apendi menuturkan, bantuan uang bedah rumah langsung masuk ke rekening tabungannya. Ketika dana masuk, uang di belanjakan ke bahan bangunan.

“Bantuan dana bedah rumah yang saya terima Rp17.500.00. Untuk beli bahan bangunan Rp15.000.000 dan untuk upah tukang Rp. 2.500.000,-,” Jelas Apendi (Anhar Rosal)

Polda Banten Menggelar Upacara HUT Korpri Ke 48

BANTEN, TFBI.–

Polda Banten melaksanakan Upacara HUT Korpri atau Korps Pegawai Republik Indonesia yang ke-48, dengan tema “Korpri berkarya, melayani dan mempersatukan bangsa”. Di lapangan Polda Banten, Jumat (29/11/2019) pagi.

Bertindak selaku Inspektur Upaca HUT Korpri ke 48 adalah Wakapolda Banten Drs. Tomex Korniawan dan dihadiri oleh para pejabat utama Polda Banten, para pamen, pama, bintara, PNS Polda Banten dan jajaran.
Wakapolda Banten selaku Inspektur Upacara membacakan amanat Presiden Republik Indonesia, dalam amantnya presiden secara khusus menyampaikan apresiasi dan ucapan terimakasih kepada seluruh anggota Korpri yang bertugas di Pelosok Negeri dan wilayah yang terisolir.

“Saya ingin menyampaikan salam sekaligus apresiasi khusus pada anggota Korpri yang bertugas di Pelosok-pelosok negeri, dipulau-pulau terdepan, di kawasan perbatasan dan wilayah-wilayah terisolir. Mereka adalah abdi negara yang menajalankan tugas dengan penuh dedikasi, untuk memastikan negara hadir di seluruh penjuru tanah air. Terimakasih atas pengabdian yang saudara-saudara berikan kepada rakyat, bangsa dan negara” Ucap tomex saat membacakan amanat presiden joko widodo

Presiden juga menekankan dalam amanatnya yang di bacakan Tomex bahwa kita harus optimis menatap masa depan dan harus yakin menjadi salah satu negara terkuat di dunia jika kita mau bersatu.

“Kita harus optimis menatap masa depan. Kita harus percaya diri menghadapi tantangan kompetisi global. Kita harus yakin menjadi salah satu negara terkuat di dunia. Menjadi negara pemenang. Kuncinya adalah kita mau bersatu. Persatuan dan kesatuan adalah pengikat kita untuk menuju Indonesia maju. Tanpa persatuan, kemajemukan negara kita, tidak akan pernah menjadi energi kolektif untuk mencapai kemajuan, tanpa persatuan, kita akan menjadi negara yang lemah dan pecundang” Ucapnya (DW)

Red

Polisi berhasil ungkap identitas mayat di curug

BANTEN, TFBI.–

Seorang mayat pria tanpa identitas yang ditemukan di depan Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten, Curug Kota Serang berhasil terungkap. Mayat pria tersebut diketahui bernama DD (40) warga Pancanegara, Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Serang.

Kasatreskrim Polres Serang Kota AKP Indra Feradinata mengatakan, berdasarkan informasi warga sekitar bahwa selang satu hari sebelum mayat ditemukan warga memergoki seseorang yang hendak akan mencuri kambing milik warga sekitar, namun sang pencuri berhasil melarikan diri dari kejaran massa (27/11).

“Satu hari sebelumnya sekitar jam 17.00 WIB dia kepergok warga sedang akan melakukan aksi pencurian ternak di salah satu kandang kambing di dekat lokasi namun dia melarikan diri dengan meninggalkan kendaraan R2 yang digunakannya meloncat panel lari ke hutan,” kata Indra saat dikonfirmasi, Kamis (28/11).

Berdasarkan hasil keterangan keluarga dan saksi, pihaknya menyimpulkan bahwa yang bersangkutan meninggal dunia karena kelelahan saat melarikan diri. Diketahui, sebelumnya dia memilki riwayat sesak nafas seperti penyakit kelainan jantung dan paru-paru.

Setelah dilakukan penangan awal oleh pihak Rumah Sakit dr Drajat Prawiranagara (RSDP) Serang, pihak keluarga menyatakan untuk menolak dilakukan autopsi kemudian jenazah langsung dibawa keluarga dan akan dimakamkan.

Ya “Pihak keluarga pada saat diambil keterangan oleh penyidik, menyampaikan Bahwa DD memang menderita sakit paru-paru dan kondisi tubuh DD (saat ditemukan) bersih tidak ada bekas kekerasan, karena itu Keluarga tidak mau autopsi langsung mau dimakamkan,” katanya. (DW)

KPK JABAR Setda Kota Sukabumi Mendapat Kunjungan Peserta Kader Bawaslu Kota Sukabumi

TFBI, 28/11, Kota Sukabumi

Bawaslu Kota Sukabumi melaksanakan Giat SKPP atau Sekolah Kader Pengawas Partisipatif di Kota Sukabumi. Dalam kegiatan kali ini, Bawaslu Kota Sukabumi mengadakan Kunjungan ke beberapa Lembaga yang sudah di akui dan Terdaftar di Kemenkumham serta sudah bekerjasama dengan Bawaslu dalam Perannya saat ikut dalam Pengawas Pemilu pada Pilkada dan Pilpres waktu lalu.
KPK Jabar Setda Kota Sukabumi saat ini di kunjungi oleh Tim dari Bawaslu dan Tim tersebut dari kalangan Mahasiswa. Beberapa Mahasiswa dari UMMI Kota Sukabumi, Syamsul Ulum, STAI dan ada juga Mahasiswa dari Universitas yang ada di Bandung.

Turut hadir dalam Giat Kunjungan ini selain dari beberapa Mahasiswa yang merupakan Peserta Kader Bawaslu yaitu Seluruh Anggota KPK Jabar Setda Kota Sukabumi dan Korwil KPK Jabar Sukabumi Raya.

Dalam Kunjungannya Mahasiswa yang tergabung dalam Peserta Kader Bawaslu ini mengajukan beberapa pertanyaan kepada Lembaga KPK Jabar Setda Kota Sukabumi mengenai Peran Serta Lembaga ini dalam Kegiatan Pengawas Pemilu dan Strategi dalam Pengawasan Pemilu.

” Giat SKPP yang di laksanakan oleh Bawaslu kota Sukabumi, Lembaga Komite Pencegahan Korupsi Setda Kota Sukabumi sangat mengapresiasi kegiatan tersebut, hal itu sangat positif yang tujuannya agar masyarakat lebih faham tentang pelanggaran-pelanggaran pemilu, adanya peran serta lembaga komite pencegahan korupsi di kota Sukabumi ini tujuan untuk mencegah kecurangan dalam proses pemilu di antaranya money politik yang kerap terjadi di kalangan Mayarakat”, Ujar Ketua KPK Jabar Setda Kota Sukabumi kepada etabloidfbi.com

KPK Jabar Setda Kota Sukabumi yang sudah berdiri dan terbentuk lebih kurang 2 Tahun di Kota Sukabumi dan Lembaga ini merupakan Lembaga Profesional dengan nama Komite Pencegahan Korupsi Jawa Barat dengan Badan Hukum No. 34/26-07-2018, Badan Hukum KPK Jabar No. 17-2018 , SK AHU Kemnkumham RI No. 0013396.AH.01.07.2018 yang beralamat saat ini sekretariat di Jalan Koperasi No. 19 Cikole, Kota Sukabumi.

Dengan keberadaanya KPK Jabar Setda Kota Sukabumi, semoga dapat memberikan Kontribusi untuk negara dan bangsa ini dalam Pencegahan Korupsi di Jawa Barat dan Kota Sukabumi pada khususnya serta adanya Support dan dukungan dari Pemerintah Daerah untuk berkolaborasi dalam melaksanakan Pencegahan Korupsi di Kota Sukabumi.

( Hendra Sofyan )

Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi Laksanakan Workshop Penguatan Jejaring external TBC di FKTP

TFBI,28/11, Kota Sukabumi

Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Provinsi dalam melaksanakan Programnya dilaksanakan Workshop bagi seluruh Kepala Puskesmas dan Jajaran Dinas Kesehatan di Kabupaten Sukabumi.

Workshop yang di laksanakan di Hotel Balconi Lantai 5, Jalan Cimanggah, Kota Sukabumi,pelaksanaan Workshop ini menginjakhari ke-2 yang di jadwalkan selama 3 hari.

Dalam Giat Workshop ini, dihadiri selain dari pegawai Puskesmas, Dokter, dan Jajarannya, dihadiri pula oleh beberapa Organisasi diantaranya IDI dan PATELKI yang ikut dalam acara Workshop di Hotel Balconi.

Kasi Dinas Kesehatan , P2PM, Penanggulangan Penyakit Menular Bidang P2P, Kabupaten Sukabumi , Dwi Asmarajaya, saat di wawancarai oleh kru etabloidfbi.com mengatakan bahwa Workshop ini merupakan Aplikasi untuk mengetahui secara cepat Informasi yang berkembang mengenai TBC di suatu Wilayah di setiap Jaringan Puskesmas yang ada di bawah Jaringan Dinas Kesehatan.

” Workshop ini dilaksanakan oleh seluruh Puskesmas se-Kabupaten Sukabumi, dan Lintas external mengenai Pelayanan antara Rumah Sakit Pemerintah dan Swasta , serta Puskesmas dalam penanganan TB yang ada di wilayah Kabupaten Sukabumi, intinya sih, Pelaporan lah, begitu”, jelas Kasi P2PM, Dinas Kesehatan kepada etabloidfbi.com.

Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat yang melaksanakan Kegiatan ini bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi untuk melalsanakan Workshop ini, Namun Dinas Kesehatan dalam hal ini hanya memfasilitasi dan mengkoordinasikan kepada setiap Rumah Sakit Pemerintah, Swasta, Klinik dan Puskesmas dalam mengikuti kegiatan Workshop ini.

“Workshop ini selain untuk memberikan pengetahuan lebih cepat dalam penanganan TB , System Pelaporan untuk penemuan Kasus TB dan pengobatannya sekaligus untuk memberikan sosialisasi langsung kepada para pemegang TB atau Dokter yang menangani TB ini”, Tambahnya.

Dalam Penanganan dan Pengobatan penyakit TBC ini, Pemerintah sudah mencanangkan Program dalam Penanganan dan pengobatan penyakit ini, oleh sebab itu Puskesmas sebagai Ujung Tombak dari Dinas kesehatan dalam Pelayanan Kesehatan kepada Masyarakat tentunya harus cepat dan tanggap dal setiap penanganan nya.

Dengan Kegiatan Workshop ini maka di harapkan dapat memberikan manfaat bagi para Dokter dan Perawat dalam menangani Penyakit TB ini secara cepat dan terdeteksi sejak dini sehingga dapat menanggulangi nya dengan cepat.

( Hendra Sofyan)

Mahfud MD: “Rekomendasi Ombudsman ke Menteri Harus Dilaksanakan”

Fhoto : Menkopolhukam Mahfud MD dan Ketum PAMI Romy Fredi Rumengan

Jakarta, TFBI.–

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD mengaku prihatin atas banyaknya pejabat dan institusi pemerintah yang mengabaikan rekomendasi dari Ombudsman Republik Indonesia (ORI).

Dalam belasan tahun atau dalam sekian tahun berdirinya Ombudsman ini, menurut Mahfud, belum efektif. “Banyak aparatur pemerintah yang mendapat rekomendasi itu abai,” katanya.

“Pak, ini ada laporan, dan saya tanya sudah lapor Ombudsman belum? Sudah, ini surat dari Ombudsman kepada menteri, kepada ini, banyak, tetapi tidak jalan juga kami mau apa?” ujar Mahfud saat membuka Seminar Propartif dan Penganugerahan Predikat Kepatuhan Tahun 2019 yang digelar Ombudsman RI di Hotel JS Luwansa, (27/11).

Padahal, lanjut dia, Ombudsman dibentuk oleh negara untuk membantu pemerintah dalam mengoreksi sistem yang korup dan berbelit-belit, serta menghubungkan rakyat dengan pemerintah.

“Ombudsman ini dibentuk oleh negara untuk bantu pemerintah dan bantu rakyat. Bukan memusuhi pemerintah. Ini masih ada orang yang sepelekan Ombudsman,” sesalnya.

Ia mengaku dapat laporan terjadinya banyak pelanggaran administrasi, lemahnya pelayanan publik, hingga vonis yang tidak bisa dieksekusi, dan setelah direkomendasi Ombudsman masih tetap tidak jalan juga.

Oleh sebab itu, Mahfud meminta kepada seluruh aparatur pemerintah supaya memperhatikan rekomendasi Ombudsman karena itu merupakan lembaga yang dibentuk negara untuk menghubungkan masyarakat dengan pemerintah.

Menurutnya lagi, Ombudsman akan memberikan jalan penyelesaian yang sifatnya bukan peradilan, tapi rekomendasi penyelesaian permasalahan secara objektif.

“Jangan sampai Ombudsman sudah buat dan kirim surat berkali kali, tak ditanggapi. Enggak boleh begitu. Harusnya setiap pejabat berterima kasih pada Ombudsman,” imbuhnya.

Pada kesempatan terpisah, Ketua Umum Pelopor Angkatan Muda Indonesia Romy Fredy John Rumengan menanggapi positif pernyataan Mahfud soal penguatan peran Ombudsman.

Menurut Rumengan, rekomendasi Ombudsman wajib dilaksanakan pemerintah agar apa yang disampaikan Menkopolhukam Mahfud MD terkait peran penting lembaga Ombudsman bisa diimplementasi oleh seluruh jajaran kementrian.

Seperti halnya Mendikbud yang baru Nadiem Makarim, menurutnya, harus berani melaksanakan rekomendasi Ombudsman meski terjadi pada era pemerintahan sebelumnya.

Rumengan menegaskan, Rekomendasi Ombudsman Republik Indonesia sudah sangat jelas meminta Menteri Riset dan Pendidikan Tinggi yang ketika itu dijabat Muhamad Nazir untuk segera membatalkan penyetaraan ijazah doctor (S3) luar negeri dan kenaikan jabatan fungsional dosen menjadi guru besar yang diperoleh Julyeta Paulina Amelia Runtuwene.

“Kami yakin menteri Nadiem mampu bersikap tegas dan melaksanakan rekomendasi ORI dan segera mencopot jabatan Rektor UNIMA agar dunia pendidikan tidak dikotori oleh praktek maladministrasi,” ujar Rumengan.

Rumengan juga menuding Dirjen Dikti Ali Gufron diduga memanipulasi surat rekomendasi ORI nomor 0001/REK/0834.2016/V/2018 tangal 31 Mei 2018, sehingga menteri tidak berani mencopot rektor Unima.

Untuk membuktikan keseriusannya Rumengan telah resmi melaporkan Ali Gufron ke Polda Sulut pada 27 November 2019 dengan nomor laporan: STTLP/770.a/XI/2019/SPKT dengan tuduhan dugaan pidana pemalsuan. (Yahya Heriansyah)

Pangdam XII/Tpr Pimpin Sidang Panlih Pemuda Terbaik Kalbar dan Kalteng untuk Dididik Jadi Prajurit

Kubu Raya, Kamis 28/11, TFBI.–

Panglima Kodam XII/Tanjungpura, Mayjen TNI Muhammad Nur Rahmad hari ini memimpin Sidang Panlih Tingkat Pusat Cata PK Gelombang II TNI AD TA. 2019 Kodam XII/Tpr. Sidang dilaksanakan di Rindam XII/Tpr, Jalan Pasir Panjang, Kota Singkawang. Demikian disampaikan Kapendam XII/Tpr, Kolonel Inf Aulia Fahmi Dalimunthe, S.Sos., dalam rilisnya hari ini di Kantor Pendam XII/Tpr.

Kapendam XII/Tpr, Kolonel Inf Aulia Fahmi Dalimunthe, S.Sos., mengatakan, sidang Panlih memilih 900 orang dari sebanyak 1496 orang pemuda terbaik yang berasal dari wilayah Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah.

Kolonel Inf Aulia Fahmi Dalimunthe, S.Sos menyampaikan, seleksi penerimaan Cata PK TNI AD Gelombang II TA. 2019 Kodam XII/Tpr bertujuan untuk meningkatkan kinerja organisasi Kodam XII/Tpr dalam rangka mendukung reformasi birokrasi di jajaran TNI AD. Selain itu, untuk meningkatkan pemenuhan TOP/DSPP Satkowil dengan Komposisi 52,04%:47,96% dengan skala prioritas pemenuhan kekuatan mantap I untuk Satkowil di jajaran Kodam XII/Tpr.

“Pelaksanaan Panlih ini merupakan salah satu tahapan dalam Werving penerimaan Cata PK TNI AD Gelombang II TA 2019. Yang dimaksudkan untuk menyeleksi dan menjaring para Calon Tamtama yang berkualitas, baik dari aspek administrasi, kesehatan dan jasmani, sehingga mereka nantinya diharapkan dapat mengikuti seluruh proses pendidikan dengan baik dan berhasil,” kata Kapendam XII/Tpr.

Selanjutnya menegaskan dalam rekrutmen kali ini Kodam XII/Tpr sangat menjunjung tinggi objektivitas karena Kodam XII/Tpr ingin mendapatkan calon prajurit yang berkualitas.

“Kodam ingin hanya calon berkualitas dan lulus seleksi yang dapat mengawaki organisasi TNI AD. Tidak ada lagi istilah titipan, KKN, mafia calo, dan perilaku tidak terpuji lainnya yang bisa mempengaruhi kelulusan dalam Parade ini. Kita ciptakan image kepada masyarakat bahwa menjadi Prajurit TNI harus sukarela, memenuhi syarat dan tidak ada bayar,” tegasnya mengakhiri. (Sy Mohsin)

PARTAI Berkarya Pecah Terbagi Dua

Jakarta, TFBI.–

Partai Berkarya Besutan Hutomo Mandalala Putra Atau Tommy Soeharto mengalami perpecahan dalam kubu Partainya sendiri.

Sebagaimana disampaikan oleh Dato Yudi Relawanto yang ingin. Agar Partai tetap berjalan dan Mendukung Pemerintahan yang sedang memimpin. “Kami mendukung Pemerintahan yang Sah dibawah kepemimpinan Presiden Jokowi-Ma’ruf dan siap bersinergi,” Ungkap Dato Yudi Relawanto.

Dengan adanya kegagalan dalam suara Partai Kemaren maka kami akan menentukan Sikap kedepannya sebagaimana sudah kami tuangkan dalam hasil pertemuan tersebut antara lain :

Pada hari ini, Kamis tanggal 28/11 kami dari KAUKUS BERKARYA (selanjutnya disebut KAUKUS) terlebih
dahulu menerangkan sebagai berikut :

  1. Kaukus adalah perseorangan dan organisasi yang perduli terhadap pengembangan Partai
    Berkarya (selanjutnya disebut Partai) baik yang terkait langsung maupun tidak langsung
    dengan Partai yang terdiri dari antara lain :
    (1) Anggota Partai
    (2) para Pendiri Partai
    (3) unsur kepengurusan Partai yang terdiri dari :
    a. organisasi Kepengurusan Partai di Tingkat Pusat
    b. organisasi Kepengurusan Partai di Tingkat Provinsi
    c. organisasi Kepengurusan Partai di Tingkat Kabupaten/Kota
    (4) unsur Pengurus Badan/Lembaga Partai
    (5) unsur Pengurus Oranisasi Sayap
    (6) unsur Pengurus Organisasi Otonom
    (7) Calon Anggota Legislatif pada Pemilu tahun 2019 baik di tingkat Pusat, Provinsi dan
    Kabupaten/Kota
    (8) para kader, simpatisan, serta pihak-pihak lain yang perduli terhadap Partai;
  2. Kaukus sesuai fungsi dan kewenangannya masing-masing berusaha menjaga
    kepercayaan, amanah dan harapan masyarakat terhadap Partai untuk diwujudkan dan
    berusaha menjalankan peran, fungsi dan tugas masing-masing sesuai ketentuan
    perundang-undangan dan atau peraturan pelaksanaannya serta konstitusi Partai demi
    mawujudkan visi, misi dan prinsip perjuangan Partai;
  3. Kaukus terhindar dan tetap akan menjaga agar terhindar dari upaya-upaya untuk
    merongrong dan merugikan Partai, baik dari kepentingan kelompok maupun pribadi;
  4. Kaukus berusaha menjaga dan mewujudkan marwah, pemikiran, cita-cita dan harapan
    Presiden Kedua Republik Indonesia H. Muhammad Soeharto; dan
  5. Kaukus dengan mendasarkan pada fakta-fakta sebagaimana tersebut dalam Lampiran 1

Dengan ini Kaukus, menyatakan pernyataan sikap politik mensikapi perkembangan dan
dinamika Partai yang terjadi sebagai berikut :

  1. Berdasarkan Keputusan KPU Nomor : 987/PL.01.8-Kpt/06/KPU/V/20191
    tanggal 21 Mei
    2019 dan pasca penyelesaian sengketa Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) oleh
    Mahkamah Konstitusi2
    , Partai gagal mencapai target perolehan 80 kursi Anggota DPR RI
    sebagaimana ditetapkan dalam Rapimnas ke III tanggal 11 Maret 2018 di Surakarta dan
    Partai gagal memenuhi persyaratan minimal 4% ambang batas perolehan suara atau
    parliamentary treshold yang ditetapkan dalam Pasal 414 ayat (1) UU Pemilu3
    , sehingga
    Partai tidak diikutsertakan dalam penentuan perolehan kursi Anggota DPR RI.
  2. Dewan Pimpinan Pusat (DPP) sebagai badan struktural pelaksana atau eksekutif Partai di
    tingkat nasional yang bertanggung jawab atas kepengurusan Partai secara menyeluruh
    tidak mampu menggerakkan mesin politik Partai secara optimal karena tidak
    berjalannya atau minimal belum terjadinya hirarki komunikasi Partai yang baik sebagai
    bentuk koordinasi dan konsolidasi antar Pengurus di semua tingkatan, tidak adanya
    rencana strategis, petunjuk teknis yang ditetapkan untuk pemenangan dan gugus
    kendali target yang terarah dan terukur serta tidak adanya kontribusi dan bantuan
    anggaran dari DPP untuk keperluan operasionalisasi dan pemenangan Partai pada
    kontestasi Pemilu tahun 2019, sehingga mengharuskan Pengurus di semua tingkatan di
    seluruh Indonesia membiayai secara mandiri pengurusan dan operasionalisasi Partai
    serta untuk pemenangan Partai pada Pemilu 2019.
  3. Bahwa anggota, perolehan suara sah secara nasional Partai sebesar 2.929.495 suara,
    adanya perwakilan DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten/Kota di beberapa daerah,
    struktur kepengurusan Partai di semua tingkatan di seluruh Indonesia, kader, simpatisan
    dan jaringan konstituen merupakan potensi Partai yang diperoleh oleh masing-masing
    pihak terkait secara mandiri atau merupakan pemenuhan persyaratan yang ditetapkan
    perundangan-undangan, harus dikelola dan ditumbuhkembangkan dengan baik dan
    terukur berdasarkan peraturan perundang-undangan, AD/ART dan atau peraturan
    organisasi Partai lainnya sehingga target Partai dapat dicapai.

Dan dari Kaukus yang sudah ditetapkan maka tertuang 6 sikap politik yang disampaikan Kaukus Berkarya. Salah satu poinnya adalah menyebut DPP Partai Berkarya tidak mampu menggerakkan mesin partai sehingga gagal di Pemilu 2019. Berikut ini sikap lengkap Kaukus Partai Berkarya:

1
tentang Penetapan Hasil Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat,
Dewan Perwakilan Daerah, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah
Kabupaten/Kota Secara Nasional Dalam Pemilihan Umum Tahun 2019.
2
Putusan Ketetapan MK Nomor 249-07-00/PHPU.DPR-DPRD/XVII/2019 tertanggal 8 Agustus 2019, gugatan
PHPU Partai Berkarya dinyatakan gugur.
3
Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum.

  1. Pengurusan Partai tidak berjalan efektif dan optimal karena tidak mengacu atau
    sekurang-kurangnya belum mengacu pada ketentuan AD/ART, tidak adanya koordinasi
    dan konsolidasi yang produktif sehingga terjadi dinamika di internal Partai yang
    menghendaki dilakukannya evaluasi dan revitalisasi kepengurusan Partai di tingkat
    Pusat secara menyeluruh melalui Munas atau Munaslub berdasarkan ketentuan dan
    mekanisme yang diatur dan ditetapkan dalam AD/ART untuk perbaikan Partai dan agar
    Partai memiliki waktu yang cukup untuk konsolidasi seluruh elemen Partai di semua
    tingkatan di seluruh Indonesia, mempersiapkan dan mengikuti agenda-agenda politik
    nasional, utamanya untuk memenangi kontestasi Pemilu tahun 2024.
  2. Kepada pihak-pihak tertentu agar menghentikan penyalahgunaan wewenang, manuver,
    intrik dan agitasi baik di internal maupun eksternal Partai yang hanya berorientasi
    untuk kepentingan kelompok tertentu dan atau pribadi yang merugikan dan merongrong
    harkat dan martabat Partai dengan mengeyampingkan etika dan aturan yang sudah
    ditetapkan di dalam peraturan perundang-undangan dan atau peraturan pelaksanaannya
    serta konstitusi partai yang sudah ditetapkan yaitu AD/ART Partai.
  3. Mendorong Partai untuk mendukung Pemerintahan Presiden Ir. H. Joko Widodo dan
    Wakil Presiden Prof. Dr. K.H. Ma’ruf Amin untuk mensejahterakan Rakyat melalui
    program-program yang ditetapkan dengan menerapkan prinsip-prinsip tata kelola
    Pemerintahan yang baik dan benar (Good Corporate Governance) secara adil, merata,
    transparan, akuntabel, responsibel, kewajaran dan kesetaraan dalam berbagai bidang.
    Hormat kami,
    Ttd
    Kaukus Berkarya

Lampiran 1 : Fakta-Fakta Peristiwa
KELEBIHAN KEKURANGAN
Partai Berkarya mendapat pengesahan sebagai Partai Politik
(Parpol) dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia
berdasarkan Keputusan Nomor M.HH-20.AH.11.01 Tahun 2016
tanggal 13 Oktober 2016.
Sejak mendapatkan pengesahan berdasarkan KepmenkumHAM No.
M.HH-20.AH.11.01 Tahun 2016, Partai Berkarya belum pernah
menyelenggarakan Musyawarah Nasional, perubahan AD/ART dan
susunan kepengurusan DPP Periode 2017 – 2022 ditetapkan
berdasarkan keputusan Rapimnas III di Surakarta.
Partai Berkarya telah memenuhi persyaratan sebagaimana
ditetapkan Pasal 8 ayat (2) UU Pemilu Anggota DPR, DPD dan DPRD.
Partai gagal mencapai target perolehan 80 kursi anggota DPR RI dan
3 kursi anggota DPRD yang ditetapkan dalam Rapimnas ke III tanggal
11 Maret 2018 di Surakarta.
Berdasarkan Peraturan KPU 59/PL.01.1-Kpt/03/KPU/II/2018 dan
setelah melalui tahapan verifikasi, ditetapkan sebagai salah satu
Parpol peserta Pemilu 2019 dengan Nomor Urut 7.
Berdasarkan PKPU No. 987/2019 perolehan suara sah secara nasional
Partai adalah 2.929.495 suara atau 2,09% PT, sehingga Partai tidak
diikutsertakan dalam penentuan perolehan kursi anggota DPR RI
karena tidak lolos persyaratan minimal PT 4%.
Terdapat perwakilan Anggota DPRD baik tingkat Provinsi maupun
tingkat Kabupaten/Kota.
Berdasarkan putusan ketetapan MK No. 249-07-00/PHPU.DPR-
DPRD/XVII/2019 tertanggal 8 Agustus 2019, gugatan PHPU Partai
Berkarya dinyatakan gugur.
Terjadi dinamika di internal Partai yang menghendaki dilakukannya
revitalisasi Partai secara menyeluruh berdasarkan ketentuan dan
mekanisme yang diatur dan ditetapkan dalam AD/ART untuk
perbaikan Partai ke depan dan agar Partai memiliki waktu yang cukup
untuk mempersiapkan dan mengikuti agenda-agenda politik
nasional, utamanya untuk memenangi kontestasi Pemilu 2024.
Bahwa pada pra, saat dan pasca khususnya terkait pelaksanaan
Pemilu 2019, umumnya yang terkait dengan seluruh kegiatan
pengurusan Partai, tidak ada bantuan anggaran dari DPP kepada
struktur kepengurusan di bawahnya untuk operasionalisasi atau
pemenangan Pemilu 2019, yang mengharuskan Pengurus di semua
tingkatan di seluruh Indonesia untuk membiayai secara mandiri
pengurusan dan pemenangan Partai pada Pemilu 2019.
Pengurusan Partai belum berjalan efektif dan produktif yang
mengakibatkan mesin politik Partai tidak berjalan dengan baik, hal ini
disebabkan karena tidak berjalannya atau minimal belum terjadinya
hirarki komunikasi Partai yang baik sebagai bentuk koordinasi dan
konsolidasi antar Pengurus di semua tingkatan.

KELEBIHAN KEKURANGAN
Dewan Pimpinan Pusat sebagai badan struktural pelaksana atau
eksekutif Partai di tingkat nasional yang bertanggung jawab atas
kepengurusan Partai secara menyeluruh tidak mampu
menggerakkan mesin politik Partai secara optimal karena tidak
berjalannya atau minimal belum terjadinya hirarki komunikasi Partai
yang baik sebagai bentuk koordinasi dan konsolidasi antar Pengurus
di semua tingkatan, tidak adanya rencana strategis, petunjuk teknis
yang ditetapkan untuk pemenangan dan gugus kendali target yang
terarah dan terukur serta tidak adanya kontribusi dan bantuan
anggaran dari DPP untuk keperluan operasionalisasi dan
pemenangan Partai pada kontestasi Pemilu tahun 2019, sehingga
mengharuskan Pengurus di semua tingkatan di seluruh Indonesia
membiayai secara mandiri pengurusan dan operasionalisasi Partai
serta untuk pemenangan Partai pada Pemilu 2019.
Sewa kantor yang rata-rata habis masa sewanya, terdapat struktur
kepengurusan di masing-masing tingkatan yang sudah tidak aktif
akibat tidak adanya pembinaan dan konsolidasi yang terstruktur,
tidak ada anggaran operasional.
Hancurnya semangat dan kepercayaan, khususnya Pengurus Partai
sebagai akibat tata kelola dan pengurusan Partai yang buruk dan
cenderung pembiaran.
(Yahya Heriansyah)

Siloturohmi Lintas TOGA TOMAS Oleh Kapolsek Batu Ceper Metro Kota Tangerang

Tangerang-Kota. TFBI.–

Siloturohmi Lintas tokoh agama dan tokoh masyarakat (TOGA TOMAS) di lakukan oleh Kapolsek Batu Ceper Metro Kota Tangerang. Kompol.Wahyudi.SH. di Mapolsek Batu ceper Jln.daan Mogot Km 19, Kelurahan Batu Ceper Tangerang Kota. (28/11/2019)

“Acara siloturohmi ini adalah untuk berbagi dan berbagi, terhadap masyarakat. “Terlebih kepada yang kurang mampu, dan anak yatim semoga kedepan nya acara seperti ini selalu rutin bisa kita lakukan, untuk masyarakat,” ungkap Kompol Wahyudi.

“Dan harapan kami kemasyarakat mari kita bahu membahu bersama dalam menjaga Khamtibmas di masyarakat, karena peran serta masyarakat sangat penting dalam membantu tugas kami, juga meningkatkan hubungan dan menjaga keamanan dan kenyamanan di tengah tengah masyarakat(Kamtibmas) karena kami hadir untuk masyarakat khususnya wilayah hukum Polsek batu ceper ini,” tambahnya lagi

Selain acara siloturohmi dan do’a bersama lintas agama dan masyarakat, ” Kapolsek batu ceper juga memberikan santunan kepada anak yatim dan du’afa, sampai akhir sesi acara siloturohmi tersebut dilaksanakan terlihat kebahagian di antara anak yatim dan tokoh agama dan masyarakat. (Arnadi.S)

Penggusuran Sepihak,oleh SATPOL PP Tangerang Kota Menimbulkan Kecemburuan Sosial

Tangerang, TFBI.–

Berlokasi Jl.Tanah Tinggi Daan Mogot,Kelurahan Tanah Tinggi,Kecamatan Tangerang Kota,Penggusuran yang dilakukan oleh SATPOL PP Kota Tangerang Senin 20 November 2019 PKL 9: 00 wib sangat dirasakan sepihak,Sinaga salah satu korban Penggusuran kepada awak media etabloidfbi.com mengatakan,semestinya pihak SATPOL PP memberikan peringatan berupa surat Teguran jangan langsung melakukan penggusuran,apa lagi penggusuran itu hanya salah satu Bangunan milik Sinaga.

Dengan mendatangi Kantor Satpol PP, Kamis PKL 14: 30 wib( 28 November 2019) Sinaga bermaksud hendak mengkonfirmasi kepada KABID TIBUNG Gufron,namun sampai di kantor yang bersangkutan tidak bisa ditemui,

Salah satu staf SATPOL PP Eka menyarankan agar hal ini disampaikan kepada salah satu staf yang juga bisa menampung keluh Kesah Sinaga,

Sinaga pun mengutarakan Maksud tujuannya mendatangi Kantor SATPOL PP lebih lanjut ia mengutarakan keheranannya,dan kekesalannya atas apa yang sudah dilakukan Oleh SATPOL PP Kota Tangerang,yang menggusur Bangunan Warung miliknya,semestinya petugas memberikan teguran berupa Surat Peringatan prosedur ini lah merupakan Protap yang sudah menjadi acuan.

Meskipun sudah belasan tahun tinggal Dilokasi penggusuran,Sinaga sangat menyayangkan kejadian ini hanya menimpa dirinya,meskipun banyak bangunan bangunan lain yang masih berdiri.

Penjelasan Sinaga ditanggapi oleh, pihak PPNS dari satuan Satpol PP Tersebut,dengan merunut menyangkut hak penggunaan tanah yang didirikan bangunan bangunan itu,memang rencana nya akan dilakukan pengosongan lahan secara bertahap.

Kami Sebagai lembaga swadaya masyarakat Dan tugas tupoksinya Sebagai kontrol sosial baik dipemerintah Dan Swasta sangat miris dengan Adanya pembongkaran sepihak serta tidak merata tersebut.
Dan Kami akan melayangkan Surat klarifikasi ke KASAT POL PP Kota Tangerang agar ini semua menjadi jelas Dan clear agar semua bisa diluruskan Dan dibenahi sistem Dan tatacara peraturan yang benar terkait pembongkaran rumah masyarakat,
Dan apabila terbukti pembongkaran tersebut menyalahi aturan, dalam penegakan Perda kota Tangerang, Kami tidak segan segan akan melayangkan Surat ke Walikota Kota Tangerang, “Terang Koordinator LSM GERAM BANTEN INDONESIA KOTA TANGERANG yang biasa disapa, ” Romo, menanggapi. (Wahyudi
)

Barang Diduga Bom di Pergudangan Millenium Cikupa Berhasil Diamankan

Kabupaten Tangerang, Banten.–

Satuan Brimob Polda Banten mengamankan barang diduga bom rakitan berbentuk botol dengan balutan warna kuning, yang ditemukan di Pergudangan Millenium Cikupa Tangerang, Banten, Kamis (28/11/2019) siang.

Terpisah, Komandan Satbrimobda Banten Kombes Pol Reeza Herasbudi, menjelaskan, Subden 2 Jibom sudah terjun melakukan sterilisasi dan mengamankan lokasi serta mengamankan barang bukti yang diduga bom rakitan tersebut. 13 personel Detasemen Gegana dikerahkan.

“Barang tersebut tidak ada indikasi yang merupakan rangkaian bom. Setelah dilakukan pemeriksaan terhadap barang yang diduga bom tersebut, komponennya yaitu 1 botol berisi cairan (light mineral oil), paku, jam weker, kabel panjang 8 cm, dan baterai merk ABC 1,5 V,” ucap Kombes Pol Reeza

Selanjutnya, kata Kombes Pol Reeza, barang bukti yang diduga bom rakitan sudah diserahkan kepada Unit Reskrim Polresta Tangerang, dan tidak ada indikasi yang merupakan rangkaian bom. (***)

POLDA KALBAR : PT. PSL DAN 4 KORPORASI KASUS KARHUTLA AWAL DESEMBER DILIMPAHKAN KE JPU

Pontianak Kalbar, TFBI.–

“Saat ini proses perkembangan kasus penegakan hukum karhutla terhadap korporasi sudah tahap 1 ke Jaksa Penuntut Umum yaitu PT. PSL, 4 korporasi lainnya sedang melengkapi keterangan ahli. Semoga awal Desember sudah kami kirim untuk tahap 1 ke JPU” Demikian Pernyataan Direktur Reserse Kriminal Khusus Kombes Pol Mahyudi Nazriansyah saat mengupdate perkembangan kasus karhutla yang sedang di tangani Polda Kalimantan Barat. Kamis (28/11)

Selain itu Mahyudi juga menerangkan terkait kasus baru korporasi yang ada di Kabupaten Melawi, ia menyatakan akan melakukan asistensi untuk mempercepat proses sidiknya.

“Dan untuk kasus baru korporasi yang di tangani oleh Polres Melawi, dari Polda Kalbar akan melakukan asistensi untuk mempercepat prosesnya” ungka Kombes Pol Mahyudi Nazriansyah.

Diberitakan sebelumnya, Tim penegakan hukum karhutla Polda Kalimantan Barat sampai dengan saat ini memproses 69 kasus, yang terdiri dari 63 kasus perorangan dan 6 korporasi dengan total tersangka 77 orang.

Dari para tersangka pembakar hutan dan lahan tersebut, Direktur Kriminal Khusus Polda Kalbar juga mengatakan ada 35 yang dilakukan penahanan dan 42 pelaku tidak di tahan.

“Kami update penanganan kasus karhutla 69 kasus, tahap 1 total ada 15 kasus, yang sudah P 21 ada 4 kasus tahap II 43 kasus dan SP 3 hanya 1 kasus dengan total lahan yang terbakar 4.563,27 Ha” tutupnya

Dalam keterangan tertulis yang disampaikan, Polda Kalbar menyatakan akan terus mengupdate perkembangan penaganan kasus karhutla sebagai bentuk transparansi dalam proses penegakan hukum dan sarana kontrol masyarakat atas penyelesaian kasus karhutla khususnya yang melibatkan korporasi. ( Sy Mohsin )

Polres Bogor release perkembangan kasus penemuan mayat dalam Koper di Nanggung

Bogor, TFBI.–

Hari ini 28 November 2019 sekitar jam 09.00 WIB, Kepolisian Resort Bogor telah melakukan release perkembangan penyelidikan kasus penemuan mayat dalam Koper yang ditemukan 2 minggu lalu di sebuah semak-semak pada Kp. Teluk Waru Ds. Curug Bitung Kecamatan Nanggung.

Berdasarkan keterangan yang disampaikan oleh AKP BENNY CAHYADI.,SH.,S.iK selaku Kasat Reskrim Polres Bogor pada release yang dilaksanakan tersebut, bahwa hingga saat ini tim Penyelidik telah melakukan pemeriksaan sebanyak 9 orang saksi serta telah mendapatkan hasil sketsa wajah dan ciri-ciri khusus lain dari korban penemuan mayat dalam koper tersebut.

Ciri-ciri korban seperti pada sketsa yang di perlihatkan pada release yang dilaksanakan pagi tadi di Polres Bogor merupakan seorang berjenis kelamin laki-laki, dengan tinggi badan sekitar 183Cm, berhidung besar, muka berbentuk oval, rambut lurus berwarna hitam, mata sedikit sipit dan berdaun telinga besar.

Selain dari itu hasil visum yang telah dilakukan oleh pihak RS Polri Soekanto, didapat bahwa terhadap korban penemuan mayat didalam koper tersebut terdapat luka bekas pukulan benda tumpul pada bagian belakang kepala dan terdapat luka bekas sekapan pada bagian mulut.

“Tidak menutup kemungkinan bahwa korban tersebut merupakan warga negara asing, dan Sat Reskrim Polres Bogor telah berkoordinasi dgn beberapa kedutaan besar luar negeri dan pihak imigrasi”, ujar Kasat Reskrim Polres Bogor.

Kepolisian Resor Bogor terus berupaya secara optimal untuk mengungkap kasus ini, dengan melibatkan seluruh Polsek jajaran dan warga masyarakat melalui sketsa wajah korban yang telah disebarluaskan. (Boegeiss )

Lapas Pemuda Tangerang Beri Motivasi Kepada Mahasiswa Kampus Kehidupan, Ajak Jadi Manusia yang Lebih Bermakna

TANGERANG, TFBI.–

Lembaga Pemasyarakatan Pemuda Kelas IIA Tangerang (Lapas Pemuda Tangerang), Unit Pelaksana Teknis di bawah naungan Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Banten yang juga menjadi salah satu cagar budaya di Kota Tangerang, hari ini menggelar kegiatan pemberian motivasi kepada para mahasiswa Kampus Kehidupan. Kegiatan ini berlangsung di Ruang Kuliah Kampus Kehidupan Lapas Pemuda Tangerang, Kamis pagi (28/11), serta dihadiri oleh Kepala Sub Seksi Bimkemaswat, Gilang Riflianto, beserta jajarannya.

Kegiatan ini menghadirkan Yayasan Mahanaim Mulia Indonesia sebagai pembicara. Sebanyak 33 Mahasiswa Kampus Kehidupan mengikuti kegiatan pemberian motivasi ini. Dalam kegiatan ini, motivator mengajak para mereka untuk bisa mengubah diri menuju arah yang lebih baik. Serta dapat menerima diri sendiri sebagai salah satu bentuk mensyukuri segala yang telah diberikan oleh Tuhan YME.

Dalam sambutannya mengawali kegiatan ini, Gilang Riflianto menyebutkan bahwa Lapas Pemuda Tangerang mengucapkan terima kasih kepada Yayasan Mahanaim Mulia Indonesia atas kesediaannya untuk hadir dan memberikan motivasi kepada para mahasiswa. Gilang juga mengatakan bahwa kegiatan ini diharapkan mampu menjadi fondasi bagi mereka untuk mengembangkan diri.

“Kegiatan ini kami adakan supaya para WBP, khususnya para mahasiswa Kampus Kehidupan, bisa mengembangkan diri supaya bisa berdaya guna bagi masyarakat setelah bebas kelak. Kami juga berharap mereka bisa lebih meningkatkan diri, menjaga lisan dan perilaku agar tidak mengulangi kesalahan yang sama,” ujar Gilang Riflianto.

Dalam presentasinya, Yayasan Mahanaim Mulia Indonesia mengatakan bahwa ada beberapa hal penting dalam hidup yang harus diterapkan supaya hidup menjadi lebih bermakna. Mulai dari jujur dalam hidup, mempunyai tujuan hidup, serta terus berusaha menjadi manusia yang terpelajar.(Dwi Wahyudi)

Kodam XII/Tpr Gelar Sosialisasi dan Penilaian Reformasi Birokrasi

Kubu Raya, TFBI.–

Kepala Staf Kodam XII/Tanjungpura, Brigadir Jenderal TNI Alfret Denny D. Tuejeh selaku Ketua Pelaksana PMPRB Kodam XII/Tpr diwakilkan Asisten Perencanaan Kasdam XII/Tpr, Kolonel Inf Achmad Marzuki membuka acara Sosialisasi dan Penilaian Mandiri Pelaksanaan Reformasi Birokrasi (PMPRB) tingkat Kotama/Balakpus TNI AD bertempat di Aula Mazidam XII/Tpr, Jalan Adi Sucipto, Kubu Raya, pagi tadi. Kegiatan tersebut untuk mewujudkan birokrasi yang bersih, bebas KKN, transparan, akuntabel dan profesional.

Dikatakan Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakasad), Letnan Jenderal TNI Tatang Sulaiman selaku Ketua Pelaksana Reformasi Birokrasi TNI AD dalam sambutanya yang dibacakan oleh Kolonel Czi Adisura Firdaus Tarigan mengatakan, terima kasih atas laporan kinerja dan dedikasi terhadap tugas yang telah ditunjukkan sehingga program PMPRB mengalami kemajuan yang signifikan, reformasi birokrasi TNI AD sebagai kelanjutan dari reformasi internal TNI yang merupakan komitmen kita semua sebagai institusi publik guna mewujudkan pemerintahan yang bersih, transparan dan akuntabel.

Lanjutnya mengatakan, melalui kegiatan penilaian reformasi birokrasi ini, kita dapat mengukur kemajuan pelaksanaan secara mandiri, mengawasi serta mengawal pencapaian kinerja terkait reformasi birokrasi satuan, agar terus diminta dari waktu ke waktu. Tugas ini menuntut kita semua mulai dari unsur pimpinan sampai dengan prajurit, PNS TNI AD yang merupakan bagian sistem kerja di lingkungan TNI AD.

“Mari kita wujudkan TNI AD yang lebih maju, modern dan profesional sesuai dengan kebijakan reformasi birokrasi yang ditetapkan oleh pemerintah. Semoga dengan kerja keras kita ini senantiasa mendapat bimbingan dan perlindungan dari Yang Maha Kuasa sebagai wujud pengabdian kepada TNI AD, Bangsa dan NKRI yang kita cintai,” pungkas Wakasad.

Kesempatan yang sama Kasdam XII/Tpr, Brigjen TNI Alfret Denny D. Tuejeh dalam sambutanya yang dibacakan oleh Asisten Perencanaan Kasdam XII/Tpr, Kolonel Inf Achmad Marzuki mengatakan, reformasi birokrasi TNI merupakan program yang bersifat jangka panjang sesuai dengan Grand Design Reformasi Birokrasi Nasional menuju tata kelola pemerintahan tahun 2025 yang bersih, bebas KKN, transparan, akuntabel dan profesional. Untuk itu diperlukan komitmen yang kuat dari pimpinan TNI dan seluruh personel guna memantapkan pelaksanaan program reformasi birokrasi TNI secara konsisten dan berkelanjutan sampai terwujudnya sasaran program grand design reformasi birokrasi TNI tahun 2010-2025.

Kasdam XII/Tpr juga menekankan kepada seluruh peserta sosialisasi, agar mengikuti kegiatan dengan sungguh-sungguh dan proaktif. Manfaatkan kegiatan ini sebagai sarana untuk berdiskusi dengan tim reformasi birokrasi TNI AD serta berikan data dan informasi akurat, agar dapat digunakan sebagai dasar analisis untuk perbaikan pelaksanaan program reformasi birokrasi Kodam XII/Tpr khususnya, dan reformasi birokrasi TNI AD secara umum pada tahun kedepan, dalam rangka membangun zona integritas di wilayah Kodam XII/Tpr,” tegas Kasdam XII/Tpr mengakhiri. (Sy Mohsin)

Aksi Unjuk Rasa Mahasiswa UMMI Kota Sukabumi di Balaikota Dijaga Ketat Aparat Keamanan

TFBI,  27/11, Kota Sukabumi

Puluhan Mahasiswa dari Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Sukabumi,  geruduk Kantor Balaikota Sukabumi,  hari ini,  27/11, untuk menyampaikan Aspirasi ke Walikota Sukabumi,  Achmad Fahmi.Namun Mahasiswa merasa kecewa karena tidak dapat bertemu dengan nya dikarenakan sedang dalam Kunjungan dan melaksanakan Kegiatan rutin nya.

Saat Aksi berlangsung , Mereka meneriakan Orasi nya dan meminta agar dapat bertemu dengan Walikota Sukabumi. Andri Setiawan sebagai Asdatu di Pemerintahan Kota Sukabumi mencoba untuk mendekat dan bertemu dengan para Pengunjuk rasa,  namun Mahasiswa tidak mengindahkan yang saat itu menemui Mahasiswa, Mereka tetap ingin bertemu dengan Walikota Sukabumi.

Mahasiswa yang merasa kecewa tidak bertemu dengan Walikota Sukabumi,  Achmad Fahmi, akhirnya membubarkan diri dan kembali lagi ke Kampus,  dengan kejadian tersebut,  Mahasiswa dalam Orasinya mengatakan bahwa bila tidak bertemu dengan Walikota Sukabumi maka mereka akan kembali dan Mahasiswa akan melakukan Unjuk Rasa kembali dengan mengajak seluruh Mahasiswa dengan Massa lebih besar dan lakukan Konsolidasi dengan rekan-rekan nya yang berada di Sukabumi untuk Menyampaikan Aspirasinya di Balaikota Kembali.

” Kami minta agar Walikota Sukabumi untuk dapat menerima Kita masuk kedalam Balaikota dimana Balaikota adalah Rumah Rakyat juga. Kita akan sampaikan langsung kepada Walikota Sukabumi, kami tidak mau diwakilkan , bila tidak dapat bertemu , maka kita akan Pulang dan Kami akan berkonsolodasi dengan semua Mahasiswa UMMI untuk kembali lagi nanti dengan Massa yang lebih besar lagi “, Ujar Ketua Korlap UMMI di saat meneriakan Keinginannya di hadapan para Aparat Keamanan yang berjaga dan kepada Para Pegawai Pemerintah Kota yang berada di Halaman Balaikota.

Sementara itu,  Asdatu,  Andri Setiawan saat setelah selesai Aksi Unjuk Rasa ini  memberikan keterangan kepada wartawan mengenai Aksi hari ini di Balaikota.

“Aksi hari ini yang di lakukan oleh teman-teman Mahasiswa adalah merupakan Hak nya menyampaikan Pendapat di muka Umum dan itu di lindungi UU,  kita  Apresiasi, mereka menyampaikan ingin bertemu dengan Walikota Sukabumi,  Achmad Fahmi, namun beliau tidak di tempat dan Beliau menyerahkan segala sesuatunya kepada Saya dan Pa Ayep  selaku Kepala Dinas Diskopdagrin untuk bertemu dengan Mahasiswa yang sudah memberitahukan sebelumnya ke pihak kita. Namun,  Mahasiswa tetap ingin bertemu dengan Walikota  karena tidak dapat bertemu dan tidak mau menyampaikannya kepada kita,  mereka akhirnya membubarkan diri.

Permasalahan Aksi Unjuk Rasa ini di picu karena Adanya Laporan dari Masyarakat dan para Pedagang kepada Mahasiswa yang memberatkan mereka dari Tarif Kios yang sedang di bangun di Pasar Pelita saat ini. Oleh sebab itu Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Sukabumi merasa terpanggil untuk melakukan Aksi ini.

Kepala Dinas Diskopdagrin,  Ayep,  mengatakan dalam sambungan teleponnya kepada etabloidfbi.com , bahwa Pasar Pelita saat ini sudah hampir rampung,  sekitar 85 % progress .

” Aksi Unjuk rasa Mahasiswa tadi adalah ingin bertemu dengan Pa Wali, karena tidak di tempat dan banyak Kegiatan akhirnya tidak dapat bertemu,  mengenai Pasar Pelita sebenarnya sudah akan rampung, sekarang sudah 85% Progress nya, insyaallah sebentar lagi selesai”, Ujar Ayep,  Kadis Diskopdagrin kepada etabloidfbi.com lewat Sambungan telepon.

( Hendra Sofyan )

Kasad Lantik 1.000 Perwira Lulusan Diktukpa Khusus TNI AD

Bandung, TFBI.–

Sejumlah 1.000  orang Perwira lulusan Sekolah Calon Perwira Angkatan Darat (Secapaad) dilantik Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Andika Perkasa dalam Upacara Prasetya Perwira (Praspa) Pendidikan Pembentukan Perwira Khusus (Diktukpasus) TNI AD TA. 2019.

Demikian disampaikan Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Candra Wijaya dalam rilisnya di Bandung, Jawa Barat, Rabu (27/11/2019).

Dijelaskan Kadispenad,  Upacara Praspa lulusan Diktukpasus ini merupakan acara puncak dari proses pendidikan pembentukan Perwira TNI AD yang bersumber dari Bintara.

“Pendidikan mereka 
dilaksanakan selama 3 bulan di Secapaad,” ujar Candra.

“Yang dilantik saat ini terdiri dari 966 prajurit pria dan 34 prajurit Korps Wanita Angkatan Darat (Kowad),  di lapangan Wiradhika Secapa Angkatan Darat,” tambahnya.

Diterangkannya, dalam upacara pelantikan dan pengambilan sumpah perwira tersebut, Kasad juga memberikan penghargaan kepada dua perwira lulusan terbaik atau berprestasi yaitu Letda Inf Doni Christian, S.H. dan Letda Ckm (K) Emiliana Tris Handayani.

“Masing-masing dari Kodam V/Brawijaya ( Letda Inf Doni Christian, S.H.) dan Kesdam XIV/Hasanudin (Letda Ckm (K) Emiliana Tris Handayani).

Para Perwira ini, sambung Candra nantinya akan diproyeksikan untuk mengisi jabatan golongan IX dalam pola pembinaan karier Perwira TNI AD, yaitu Komandan Peleton atau jabatan setingkat di Satuan Tempur, Satuan Bantuan Tempur, dan Satuan Bantuan Administrasi.

”Namun, sebelumnya mereka terlebih dahulu akan mengikuti pendidikan lanjutan sesuai kecabangan masing-masing,” ungkap Candra.

Upacara Prasetya Perwira yang berlangsung dengan khidmat tersebut ditandai dengan pengambilan Sumpah Perwira oleh Kasad dan penandatanganan naskah berita acara penyumpahan Perwira, serta setelah upacara  Kasad dan tamu undangan, menyaksikan display Drumband Canka Panorama, dari anggota organik Secapa AD.

Setelah rangkaian upacara, didampingi Ketua Umum Persit Kartika Chandra Kirana Ny. Hetty Andika Perkasa, Kasad memberikan pembekalan kepada para perwira yang baru dilantik beserta istri dan keluarga.

“Selain mengucapkan selamat kepada para perwira baru dan keluarganya, Kasad juga menekankan agar senantiasa menjaga kesehatan dengan cara berolahraga, dan punya target harus sehat, dengan olahraga setiap hari, minimal jalan kaki 1 jam,” ujar Kadispenad.

“Ini penting, karena TNI Angkatan Darat akan lebih bagus dan produktif, kalau perwira saya sehat semua,” tambahnya mengutip pernyataan Kasad.

Selain itu, lanjutnya, Kasad juga berpesan kepada para perwira agar menjadi kepala keluarga yang sukses dan bertanggung jawab, dengan cara mengutamakan pembinaan keluarga dan jangan pernah lupakan keluarga maupun kecewakan mereka.

“Sebelumnya, hari Sabtu (23/11/2019) lalu, Komandan Secapaad, Brigjen TNI Urip Wahyudi, S.I.P. telah menutup pendidikan Diktukpasus TNI AD TA 2019,” pungkasnya.

Selain Pangkostrad Letjen TNI Besar Harto Karyawan dan Dankodiklatad Letjen TNI A.M. Putranto, juga hadir Irjenad, para Pangkotama Asisten Kasad, Komandan/Direktur/Kepala Balakpus jajaran TNI AD,  Danpusdik jajaran Kodiklatad, pengurus Persit Pusat, orang tua dan keluarga para Perwira Muda serta tamu undangan lainnya. (Redaksi ).

Bawaslu Riau Terima 149 Orang Pendaftar Panwaslu

Pekanbaru, TFBI.–

Di hari Pertama dibukanya penerimaan berkas pendaftaran untuk Panwaslu Kecamatan, sebanyak 149 Orang mengajukan surat pendaftaran di kantor sekretariat Bawaslu Kabupaten/Kota se-Provinsi Riau, Rabu (27/11/2019).

Sesuai dengan amanat undang-undang 10 Tahun 2016 tentang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada), Perekrutan Panwaslu Kecamatan ini dilakukan.

Di Provinsi Riau, terdapat 9 Kabupaten/Kota yang akan menyelenggarakan Pilkada pada Tahun 2020 mendatang. Adapun Kabupaten/Kota yang ikut menyelenggarakan Pilkada Tahun 2020 serentak ini yaitu Kabupaten Siak, Kabupaten Pelalawan, Kabupaten Kuantan Singingi, Kabupaten Indragiri Hulu, Kabupaten Rokan Hulu, Kabupaten Rokan Hilir, Kabupaten Bengkalis, Kabupaten Kepulauan Meranti dan Kota Dumai.

Penerimaan dan pemeriksaan berkas Pendaftaran ini akan berlangsung dari tanggal 27 November hingga 3 Desember 2019. Bagi pendaftar yang lulus administrasi, Bawaslu Kabupaten/Kota akan mengumumkannya pada tanggal 12 Desember 2019.

Berdasarkan laporan 9 Bawaslu Kabupaten/Kota, terangkum sebanyak 149 orang yang mendaftar dengan rincian 111 Orang Pendaftar berjenis kelamin Laki-Laki, dan 38 orang Pendaftar berjenis kelamin Perempuan.

Kemudian, diketahui bahwa jumlah Pendaftar tertinggi di hari pertama ini, berada di Kabupaten Rokan Hilir dengan jumlah pendaftar sebanyak 30 Orang, dengan rincian jenis kelamin Laki-laki sebanyak 25 Orang dan Perempuan sebanyak 5 Orang.

Kemudian disusul oleh Kabupaten Indragiri Hulu dengan jumlah Pendaftar sebanyak 29 Orang, yang mana 25 Orang pendaftar berjenis kelamin laki-laki dan 4 Orang pendaftar berjenis kelamin perempuan.

Hasan, M.Si Koordinator Divisi Sumber Daya Manusia dan Organisasi Bawaslu Provinsi Riau mengajak kepada seluruh masyarakat Riau umumnya untuk ikut mengawasi pelaksanaan pemilihan kepala daerah serentak tahun 2020. khusus kepada masyarakat yg berada di 9 kabupaten/Kota yang akan daftar agar melengkapi dan mempersiapkan segal dokumen persyaratan, telah ditetapkan oleh Bawaslu RI.

“Mari ikut berpartisipasi menjadi panwascam dengan mendatangi kantor Bawaslu di 9 kabupaten/Kota yg melaksanakan Pilkada serentak 2020”. ucapnya. (Anhar Rosal)

PWI Kota Tangerang Adakan Konferensi Sekaligus Pelantikan Ketua Dan Pengurus periode 2019 -2022

Tangerang, TFBI.–

Persatuan Wartawan Indonesia ( PWI) Kota Tangerang adakan Konferensi 2019 yang dibuka langsung oleh ketua PWI Provinsi Banten dengan tema “Menjadikan Wartawan Yang Profesional, Bermartabat dan Beretika” berlangsung di Hotel Pakons, Kota Tangerang pada Rabu (27/11/2019) malam

Konferensi tersebut, sekaligus Pelantikan dan pengukuhan ketua dan Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) perwakilan Kota Tangerang periode 2019 -2022.

Ketua penyelenggara Konferensi dalam dalam laporannya, menyebutkan untuk anggota PWI biasa berjumlah, 42 orang sedangkan yang berlaku hanya 24 orang, 7 orang tidak pernah aktif di PWI kota Tangerang, 3 orang dalam proses, 18 orang dinyatakan gugur, dan 14 orang yang dianggap sah untuk mengikuti konferensi pada malam hari ini.

“Dalam hal ini saya menghimbau kepada rekan-rekan anggota PWI yang merasa kartu anggota nya sudah tidak berlaku atau habis, mari kita sama-sama untuk mengurus segala administrasi yang dipersyaratkan.” Imbau Ayu.

Fahmi Ketua PWI Kota Tangerang mengucapkan banyak terimakasih kepada semua rekan-rekan insan pers yang selama ini mensuport nya dalam menjalankan roda organisasi selaku ketua perwakilan kota Tangerang.

“Terimakasih kepada rekan-rekan anggota dan para pengurus PWI atas dukungannya selama ini,” ujar Fahmi

Fahmi berharap agar kedepan jurnalis bisa lebih profesional dalam menjalankan tugas kewartawanan nya. Selain itu baik organisasi maupun perusahaan media agar dapat lebih mensejahterakan para wartawan.

“Bisa meningkatkan profesionalisme kita sebagai wartawan, ksejahteraan wartawan adalah tugas organisasi, dan saya juga selaku internal pengusaha pers juga turut memperjuangkan,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua PWI Provinsi Banten Rian Nopandra, mengapresiasi apa yang telah dilakukan pengurus PWI Kota Tangerang yang bekerja ekstra mempersiapkan berbagai rangkaian kegiatan menuju tahap ini. “Walaupun dalam waktu yang singkat, ini bisa terlaksana dengan sukses,” ujar Opan.

“Ini sebagai salah satu legalitas sebagai wartawan yang memiliki kompetensi di bidangnya. Kedepan bagaimana agar kita bisa mensejahterakan para wartawan, agenda kedepannya,” jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, ketua PWI Provinsi Banten menegaskan, bagi siapa saja yang masuk kedalam tubuh organisasi PWI untuk tidak masuk ke organisasi lain

“Kita ingin siapapun yang ingin jadi anggota PWI, kita tidak ingin menjadi dua isme (dua organisasi pers) jelas itu pelanggaran. Kalau sudah ikut organisasi PWI tidak boleh ikut organisasi apapun, mari sama-sama jaga marwah organisasi PWI,” jelas ketua PWI Banten

Hadir dalam konferensi tersebut, ketua PWI Provinsi Banten beserta jajaran pengurus, ketua DPRD kota Tangerang GATOT WIBOWO S,IP perwakilan dari Kabag Humas Pemkot Tangerang, Humas PDAM Kota Tangerang, dan para tamu undangan serta rekan-rekan insan pers (Dwi Wahyudi)

Ketua Bhayangkari Cabang Metro Jakarta Pusat; Era Jaman Now Hati-hati Dalam Menggunakan Medsos

Jakarta TFBI–

Guna mempererat tali silahturrahmi dengan sesama anggota Bhayangkari. Ketua Bhayangkari Cabang Metro Jakarta Pusat Ibu. Wenny Harry Kurniawan melakukan kunjungan kerja (Kunker) sekaligus tatap muka dengan anggota Bhayangkari ranting Johar Baru, Jakarta Pusat.

Kegiatan yang berlangsung di
Polsek Johar Baru, Jalan Kramat Pulo Gundul RT. 006/013 Kel. Tanah Tinggi, Kec. Johar Baru, Jakarta Pusat ini dihadiri oleh Komisaris Besar Polisi Harry Kurniawan Kapolres Metro Jakarta Pusat.

Dalam kunjungannya, Ketua Bhayangkari Cabang Metro Jakarta Pusat , Ibu. Wenny Harry Kurniawan didampingi oleh para pengurus Bhayangkari Cabang Metro Jakarta Pusat disambut langsung oleh Ketua Bhayangkari Ranting Johar Baru, Ibu. Hanny Supriadi bersama para pengurus dan anggota Bhayangkari Ranting Johar Baru.

Acara itu dihadiri Kapolsek Johar Baru Kompol Supriadi, SH.,MH dan seluruh jajaran Polsek Johar Baru.

Ibu. Wenny Harry Kurniawan ketika dijumpai awak media mengatakan bahwa peran serta istri harus dapat
mensupport para suami dalam menjalankan tugasnya sebagai abdi negara.

“Dukungan full harus diberikan kepada suami dalam menjalankan tugas sebagai abdi negara,” tuturnya, Rabu (27/11/2019).

Selain itu, Ibu. Wenny menghimbau kepada para anggota Bhayangkari agar bijaksana dalam menggunakan media sosial yang ada saat ini.

“Era jaman now harus hati-hati dalam menggunakan sarana media sosial karena banyak sekali peredaran berita-berita Hoax yang kebenarannya tidak bisa dipertanggung jawabkan,” ujarnya.

Sejalan dengan itu Ia juga berharap kepada semua anggota Bhayangkari baik cabang maupun ranting yang ada di wilayah Metro Jakarta Pusat senantiasa untuk tetap mempererat serta menjaga tali silaturahmi dengan sesama.

“Sehingga bisa lebih baik dan solid lagi dalam menjalankan setiap program-program yang ada selama ini,” katanya.

Selain itu, Ketua Bhayangkari Ranting Johar Baru Hanny Supriadi mengucapkan terima kasih atas waktu serta kunjungannya Ketua Bhayangkari Cabang Metro Jakarta Pusat beserta jajarannya.

Dalam kesempatan tersebut Ketua Bhayangkari Johar Baru melaporkan program kerja yang terdapat di kepengurusan Bhayangkari Ranting Johar Baru. (Dwi Wahyudi)

Pamatwil Polsek Pasar Kemis, Kombes Pol M. Endro: Personel PAM Pilkades Untuk Antisipasi Gangguan Kamtibmas

Tangerang Banten,TFBI.–

Kabid Hukum Polda Banten Kombes Pol M. Endro dan Kabid Dokkes Polda Banten Kombes Pol dr Nariyana, selaku Pamatwil Polsek Pasar Kemis, menyambangi masyarakat pendukung calon no urut 01, sekaligus beramah tamah dan menyapa masyarakat, Rabu (27/11/2019).

Selain beramah tamah dengan masyarakat, juga menemui personel yang sedang melaksanakan tugas penjagaan dan pengamanan tahap kampanye Pilkades 2019. Saat itu, sedang berlangsung kampanye calon no urut 01 Haetomi Desa Pasar Kemis di lapangan Kp. Picung Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tanggerang, Banten.

Pada kesempatan tersebut, Kombes Pol M. Endro, mengatakan, rute kampanye dimulai dari kediaman calon yaitu di Kp. Picung melewati Pasar Kemis, gerbang BTN dan kembali ke Kp Picung.

“Kepada para anggota yang melaksanakan pengamanan di tekankan, agar lebih melekat di Desa guna mengantisipasi gangguan kamtibmas selama berlangsungnya kampanye, dialog antara calon dengan masyarakat,” kata Kombes Pol Endro, berpesan kepada personel.

Lanjut Kombes Pol Endro, menuturkan, alhamdulillah, dengan anggota yang selalu siaga di Desa, untuk menjaga giat kampanye, tahapan kampanye menjadi aman dan tertib, serta arus lalulintas lancar dan kondusif.

“Sudah kewajiban semua yang terlibat dalam pengamanan Pilkades, untuk turun langsung ke lapangan, melaksanakan dan memberikan arahan kepada para personel PAM Pilkades, agar anggota memberikan pelayan yang terbaik kepada masyarakat, santun, humanis kepada warga yang sedang melaksanakan kampanye. Penyampaian visi dan misi dalam bentuk dialog, kepada personel PAM Pilkades agar dilapangan tetap semangat dan menjaga stamina agar pelaksanaan berjalan dengan lancar dan kondusif,” tutup Kombes Pol M. Endro, yang didampingi Kombes Pol dr. Nariyana saat di lokasi. (Redaksi)

KAPPIJA-21 Bakal Gelar National Conference Bekerjasama dengan UNJ

Jakarta, TFBI.–

Pengurus Pusat Keluarga Alumni Program Persahabatan Indonesia – Jepang Abad 21 (KAPPIJA-21) dalam waktu dekat akan menggelar kegiatan bernama Konferensi Nasional bekerjasama dengan Universitas Negeri Jakarta (UNJ). Acara yang didukung sepenuhnya oleh Japan International Cooperation Agency (JICA) Indonesia Office itu bakal dilaksanakan di Gedung Auditorium UNJ, Jl. Pemuda, Rawamangun, Jakarta Timur, pada Rabu, 11 Desember 2019.

Hal tersebut disampaikan oleh Presiden KAPPIJA-21, Mr. Mulyono Lodji, kepada media ini saat bincang-bincang bersama para awak media di Bilangan Plaza Semanggi, Jakarta Pusat, Rabu, 27 November 2019. “Setelah sukses penyelenggaraan National Conference di Universitas Sriwijaya, Palembang, September lalu, disusul acara Regional Leaders Forum di Bali pada Oktober 2019, maka sebentar lagi kita akan menggelar National Conference II di Universitas Negeri Jakarta,” jelas Bang Moel, sapaan akrabnya.

Narasumber yang akan dihadirkan pada acara yang mengusung topik: Global Education and Environment for Sustainable Development atau pendidikan global dan lingkungan untuk pembangunan keberlanjutan itu, panitia akan menghadirkan pembicara dari Kantor JICA Indonesia, Kedutaan Besar Jepang di Jakarta, Rektor UNJ, dan alumni senior KAPPIJA-21. “Kita akan menghadirkan salah satu dari tokoh Kappija senior yang saat ini sedang menjabat di kementerian dan lembaga tinggi di negeri ini, seperti Airlangga Hartarto atau Tjahjo Kumolo atau Rafdinal (salah satu Direktur di Kemendes – red), atau lainnya,” imbuh Mulyono Lodji.

Sementara itu, Sekjen KAPPIJA-21, Wilson Lalengke, yang mendampingi Presiden KAPPIJA-21 saat bincang bareng media sore tadi, menyampaikan bahwa partisipan yang diundang dalam acara konferensi nasional nanti adalah kalangan mahasiswa UNJ, tokoh pendidikan, pejabat Pemerintah Daerah DKI Jakarta, serta alumni KAPPIJA-21. “Kita mengundang sekitar 200 peserta, dari kalangan mahasiswa UNJ, tokoh pendidikan, Pemda, dan alumni Kappija-21,” ujar Wilson Lalengke.

Wilson juga menjelaskan terkait rangkaian mata acara yang akan mengisi kegiatan konferensi nasional tersebut, di antaranya adalah pemaparan para keynote speakers dan narasumber terkait pendidikan dan lingkungan hidup, diskusi kelompok, presentase hasil diskusi kelompok, komitmen untuk aksi bersama dalam pengembangan pendidikan dan lingkungan hidup, serta penanaman pohon persahabatan. “Ya, kegiatannya antara lain presentase, diskusi, penyusunan rekomendasi untuk aksi bersama, serta menanam pohon persahabatan Indonesia – Jepang di Kampus UNJ,” tambah Alumni PPRA-48 Lemhannas RI tahun 2012 itu.

Ditanya soal harapan yang ingin dicapai dari kegaitan tersebut, Mulyono dengan singkat menyampaikan bahwa berbagai kegiatan KAPPIJA-21 diharapkan bermuara pada satu komitmen bersama antara masyarakat Indonesia dengan Jepang untuk saling bersahabat dan bekerjama di berbagai bidang. “Harapannya, dari semua program kegiatan KAPPIJA-21, termasuk national conference di UNJ nanti adalah terciptanya kondisi saling pengertian, saling bersahabat, dan bekerjasama kemitraan di berbagai sektor antara bangsa Indonesia dengan bangsa Jepang,” pungkas alumni Persahabatan Indonesia – Jepang angkatan tahun 2001 itu. (APL/Red)

Anggota Polsek Leuwiliang Membantu Memandikan Jenazah Warga Masyarakat

Bogor, TFBI.–

Pada hari Selasa Tanggal 18 November 2019 bertempat di Kp.Gunung Sodong Desa Karehkel Kecamatan Leuwiliang Kabupaten Bogor, Bripka Andi Ahmad Dahlan anggota Polri yang bertugas sebagai Bhabinkamtibmas Desa Karehkel Polsek Leuwiliang tengah melaksanakan kegiatan ta’ziyah ke warga desa binaannya yang meninggal dunia karena sakit.

Namun, bukan hanya sekedar melaksanakan kegiatan ta’ziyah seperti pada umumnya, Bripka Andi Ahmad Dahlan turut serta dalam proses memandikan jenazah warga desa binaannya yang diketahui bernama Almarhum Saim (81Thn).

Kegiatan ini rupanya bukan pertama kali dalam karir Polisi Bripka Andi Ahmad dalam turut serta memandikan jenazah warga masyarakat. Rupanya Bripka Andi ini sudah lebih dari 6 kali selama setahun sebagai Polisi yang dikenal suka membantu memandikan jenazah warga masyarakatnya yang meninggal dunia.

Ketika Tim Media etabloidfbi.com mewawancarai Warga masyarakat mereka senang dan Bangga karena disaat kesibukan Dinasnya ada Aparat Babinmas mereka memiliki keahlian memandikan Jenazah yang jarang dimiliki oleh masyarakat awam, “Kami bangga Dengan Babinmas kami yang memiliki Kebisaan Memandikan Jenazah jarang sekali ada apalagi dari Aparatur Negara yang bisa dan mampu melakukan ini, semoga apa yang dilakukan menjadi amal perbuatan dan bisa di ikuti oleh Aparatur Kepolisian Lainnya dalam bentuk perbuatan yang bisa di ayomi, Ungkap Salah satu Warga Masyarakat sekitar. (Boegeiss)

Bangunan Kosong Habis Terbakar Didepan Cibinong Square

Cibinong, TFBI.–

Sebuah tempat Lokasi yang berada persis disamping Pertokoan Cibinong Square siang Rabu 27/11 sekitar Pukul 11.00 WIB mengalami Kebakaran.

Penyebab terjadinya kebakaran tersebut diduga api berasal dari bakaran sampah yang dilakukan oleh orang yang sering tidur didalam lokasi karena okasi Kosong, dan tidak ada arus istriku.


“tempat itu memang bangunan Kosong dan kalau malam suka ada orang yang Kurang waras tidur dilokasi sambil bakar-bakaran dan saya suka menegur mereka karena takut terjadi kebakaran dan benar saja terbakar untungnya pi segera padam dan tidak sempat merembet ke Lokasi saya jaga, ” Ujar Tedi selaku keamanan CIBINONG Square.

Api yang membakar dengan cepat membesar dan melahap samping kiri dan kanan dan pihak dari Pemadam Kebakaran dengan sigap segera meluncur Kelokasi dan memadamkan api, tidak lama berselang api padam sekitar Pukul 11.30 WIB, atau kurang lebih butuh waktu sekitar 1/2 jam untuk memadamkan api.

Tidak ada korban Jiwa maupun. Luka-luka dan kerugian ditaksir mencapai Puluhan Juta Rupiah akibat dari Kebakaran Kios bangunan tersebut. (M. Daarussalam)

Rudi Harsa Tanaya, Kunjungi Satuan Pelayanan Rehabilitasi Sosial Lanjut Usia (SPRSLU) Tresna Werdha Sukabumi

Sukabumi TFBI.–

Anggota Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat Fraksi PDI PERJUANGAN Rudi Harsa Tanaya Mengunjungi Panti Wherda,Sukabumi Senin ( 25 November 2019) Dalam kunjungan nya ia merasa prihatin Melihat kondisi para penghuni yang sangat membutuhkan perhatian serta tindakan, ada beberapa kekurangan fasilitas dan anggaran untuk memenuhi kebutuhan panti. Mengingat, tempat tersebut saat ini menampung kaum lansia dari seluruh wilayah di Jawa Barat.

“Kita menyaksikan langsung, disana tak ada ambulan. Padahal, keberadaan ambulan di panti tersebut sangat penting, Semisal kalau ada yang sakit parah, harus segera dibawa ke rumah sakit,selama ini ambulannya harus meminjam ke luar,” ujar anggota Komisi V DPRD Jabar Fraksi PDI PERJUANGAN Rudi Harsa Tanaya saat dihubungi awak media etabloidfbi.com melalui pesan What’s Up Rabu 27 November 2019.

Fasilitas lainnya, sambung dia, adalah terkait lahan untuk pemakaman warga panti. “Yang ada sekarang, lahan pemakaman berada jauh, yakni di Cisaat, Bogor,” sambungnya.

Belum yang lainnya, seperti kursi roda dan pengadaan obat-obatan. “Jumlah total penghuni panti sekarang ada 60 orang lansia. Itu dari beberapa daerah di Jawa Barat, termasuk dari Karawang ada tiga orang. Panti hanya diberi anggaran untuk obat-obatan sebesar Rp 500 ribu/bulan. Sementara kebutuhannya dalam satu bulan, lebih dari satu juta. Karena disana ada pengecekan kesehatan oleh dokter seminggu dua kali. Saat ini juga ada dua orang penghuni panti yang dalam kondisi sakit parah,” ucapnya.

Anggota Fraksi Partai PDI PERJUANGAN ini pun menyoroti soal anggaran lainnya. Salah satunya berkaitan dengan anggaran kematian. “Anggaran kematian untuk penghuni panti dari pemerintah, itu ditarget hanya untuk 15 orang pertahun. Per-orangnya sebesar Rp 1 juta. Sementara kebutuhannya bisa mencapai Rp 1,8 juta. Mirisnya, anggaran ini kenapa harus ditarget untuk 15 orang pertahun? Sementara yang namanya kematian, itu kan takdir, tak bisa diketahui,” katanya.

Untuk itu, kata dia, Komisi V DPRD Jabar mendorong pada pemenuhuan kebutuhan yang paling mendasar, yaitu biaya kesehatan dan biaya perawatan, juga ketika pemakaman. Kami sangat berharap dalam penganggaran, melihat kebutuhan tersebut. Dianggarkan sesuai dengan budget kebutuhan,” pungkasnya.

Sementara ditempat yang sama Pengurus Panti NENI KUSMIATI S.IP sangat berharap “agar Kedepanya kondisi ini segera ditindaklanjuti dalam hal ini oleh para pemangku jabatan yang berwenang sehingga apa yang benar benar dibutuhkan bisa segera teratasi.adapun kebutuhan saat ini menurutnya antara lain Mobil Ambulance,Lokasi Tempat Pemakaman,Pekerja Sosial,Dan Kenyamanan Gedung,khususnya Musholla bagi para penghuni,yang menurutnya kondisi sekarang sangat tidak memungkinkan dikarenakan lokasi Mushollah,jaraknya Menanjak pungkasnya. (Redaksi)

SPRI : BPK RI Tidak Pernah Gunakan Verifikasi Media Dewan Pers

Surat Jawaban dari BPK RI

Jakarta, TFBI.–

Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) ternyata selama ini tidak pernah menggunakan verifikasi perusahaan pers yang dikeluarkan Dewan Pers sebagai salah satu dasar pemeriksaan keuangan pemerintah daerah. Pernyataan itu disampaikan Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Serikat Pers Republik Indonesia Hence Mandagi, dalam keterangan persnya, Rabu (27/11) di Jakarta.

Menurut Mandagi, kontrak kerja sama antara Pemerintah Daerah dengan perusahaan pers yang belum diverifikasi Dewan Pers selama ini digembar-gemborkan pihak Dewan Pers bahwa hal itu bakal menjadi temuan pemeriksaan keuangan. “Ternyata semua itu bohong belaka dan artinya Dewan Pers telah melakukan pembohongan publik,” tandas Mandagi yang juga menjabat Ketua Dewan Pers Indonesia hasil Kongres Pers Indonesia 2019.

Mandagi juga lmenjelaskan isi surat BPK RI kepada SPRI, disebutkan bahwa pihak BPK RI masih menelaah secara internal mengenai kontrak kerja sama antara pemerintah daerah dengan lperusahaan pers yang belum diverifikasi Dewan Pers. “Jadi perusahaan pers atau media yang bekerja sama dengan pemerintah daerah tidak perlu takut diteror kebijakan Dewan Pers dan juga pemerintah daerah tidak boleh paranoid dengan ancaman Dewan Pers,” tegasnya.

DPP SPRI sebelumnya sempat menemui pihak BPK RI dan melayangkan surat resmi permohonan klarifikasi dan konfirmasi terkait isu kontrak kerja sama antara pemerintah daerah dengan perusahaan pers yang belum diverifikasi Dewan Pers bakal menjadi temuan pemeriksaan keuangan.

Dalam suratnya, DPP SPRI menyampaikan kepada BPK RI bahwa kedudukan Dewan Pers adalah lembaga independen dan bukan lembaga pemerintahan sehingga Peraturan dan Kebijakan Dewan Pers tidak bisa dijadikan dasar hukum oleh lembaga Pemerintah untuk melakukan audit keuangan pemerintah daerah.

Mandagi menguraikan, berdasarkan Pasal 15 Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers jelas disebutkan bahwa untuk mengembangkan kemerdekaan pers maka dibentuklah Dewan Pers yang Independen. Sehingga menurut Mandagi, hal itu sudah jelas mengatur kedudukan Dewan Pers sebagai lembaga independen dan bukan lembaga pemerintahan.

Selain itu DPP SPRI dalam surat dengan nomor : 107.PKK/DPP-SPRI/XI/2019 tertanggal 7 November 2019 meminta BPK RI mengklarifikasi kebijakannya menggunakan kewajiban Verifikasi Perusahaan Pers oleh Dewan Pers sebagai salah satu dasar hukum untuk melakukan audit keuangan pemerintah daerah.

BPK RI akhirnya menjawab surat SPRI tersebut melalui suratnya nomor : 438/S/X.2/11/2019 tangal 25 Noveber 2019, tentang Tanggapan BPK atas permohonan klarifikasi terkait kerja sama antara pemerintah daerah dengan perusahaan pers yang belum diverifikasi Dewan Pers.

Dalam suratnya kepada kepada Ketua Umum DPP SPRI, BPK menyatakan bahwa sesuai dengan Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2016 tentang Badan Pemeriksa Keuangan, BPK adalah lembaga negara yang bertugas memeriksa pengelolaan dan tanggung jawab keuangan negara, sesuai Undang-Undang dan Standar Pemeriksaan Keuangan Negara.

“Berkenan dengan permohonan klarifikasi Saudara terkait dengan pemeriksaan BPK atas kontrak kerja sama antara Pemerintah Daerah dengan Perusahaan Pers yang belum terverifikasi Dewan Pers, hal tersebut saat ini masih dalam proses penelaahan pada internal BPK,” kata Wahyudi, Plh Kepala Biro Humas dan Kerja Sama Internasional BPK RI dalam isi surat yang ditanda-tanganinya.

Wahyudi juga berjanji akan segera menginformasikan kepada DPP SPRI apabila pihak internal sudah mendapatkan hasil telaahnya.

Dengan adanya keterangan ini (surat klarifikasi BPK RI), Ketua DPI Hence Mandagi menegaskan, program sertifikasi perusahaan pers yang sedang aktif dilakukan organisasi-organisasi pers konstituen DPI adalah sah dan dapat digunakan menjadi dokumen perusahaan pers untuk memenuhi persyaratan dalam melakukan kerja sama dengan Pemerintah Daerah tanpa harus terpengaruh dengan propaganda negatif oleh Dewan Pers.

Tidak ada alasan lagi Pemerintah Daerah menolak atau memutus kontrak kerja sama dengan media yang berbadan hukum meskipun belum terverifikasi Dewan Pers. (Redaksi)

Warga Jalan Kirai Berharap Tidak Diusik Lagi oleh Pihak Pengembang

Jakarta, TFBI.–

Warga Jalan Kirai, Cepete Utara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan dengan tegas menolak menjual tanah dan bangunan kepada pihak PT Bintang Dharmawangsa Perkasa Rabu (27 November 2019).

Karena itu warga berharap pihak PT Bintang tidak lagi mengusik atau mengganggu keberadaan warga tersebut, yang telah puluhan tahun tinggal.

Nasrudin Rahmat, salah satu warga Jalan Kirai menyampaikan, lahan yang diincar itu berada di RW 1, 4 dan 8 yang panjangnya membentang dari Jalan Kirai hingga Jalan Fatmawati.

Menurutnya, memang sudah ada sebagian rumah warga yang diratakan dengan tanah. Karena pemiliknya telah menjual lahannya kepada pihak PT Bintang.

“Kalau saya dan keluar besar sudah berkomitmen untuk tidak menjual lahan dan rumah kami,” ungkap Nasrudin kepada awak media

Ia menegaskan, lahan dengan SHM No 10 dan 11, seluasnya mencapai 6,5 hektar yang diklaim PT Bintang adalah tidak benar. “Kami berharap agar itu diluruskan kembali. Dalam arti dibatalkan, kemudian terbitkan sertifat sesuai ahli waris dan warga yang telah menduduki lahan tersebut, bahkan ada yang sebelum merdeka,” ungkapnya.

Sonny Santoso, warga RW 06 yang juga menolak menjual tanah dan rumahnya kepada pengembang juga menegaskan hal yang sama.

“Saya tidak mau jual karena mereka hanya mau bayar tiga juta per meter. Kami tetap mau bertahan, karena kami memang tidak ada niat menjual,” tegas Sonny.

Ia berharap agar pihak pengembang tidak lagi mengusik keberadaan warga Jalan Kirai. “Biarkan kami hidup tenang di sini karena memang tidak ada niat menjual,” katanya.

Untuk diketahui, sebenarnya sudah ada keputusan atas lahan tersebut dari Pengadilan Negeri Jakarta Pusat terkait sengketa tanah ini. Tanah addendum 5157 yang diakui oleh pemilik bernama Miung, dinyatakan tidak sah oleh PN Jakarta Pusat pada 1976 silam.

Tanah tersebut kemudian diklaim pihak pengembang PT Bintang Dharmawangsa Perkasa. Lalu mendalilkan bahwa keputusan itu sudah kadaluarsa.

Atas dasar itu, kemudian PT Bintang Dharmawangsa Perkasa ingin mengambil lahan yang ditempati warga saat ini, dengan cara membayar ganti rugi tidak sesuai dengan harga pasaran. Lahan yang akan diambil alih tersebut yang telah memiliki SHM No 10 dan 11, luasnya mencapai 6,5 hektar yang membentang dari Jalan Kirai hingga Jalan Fatmawati.

Sampai berita ini ditulis warga dibantu Para Pengurus Anak Ranting PDI PERJUANGAN Cipete Utara yang dimotori oleh Santoso masih Mengawal dan memperjuangkan haknya untuk mendapatkan SHM di atas lahan tersebut melalui Badan Pertanahan Negara Jakarta Selatan.(Dwi Wahyudi,|etabloidfbi.com)

Pisah Sambut Kapolres Sukabumi di Laksanakan di Mapolres Sukabumi

Kabupaten Sukabumi TFBI.–

Bertempat di Mapolres Sukabumi, di gelar lepas sambut Kapolres yang baru, dari AKBP Nasriadi, S.H.,S.IK.,M.H kepada AKBP Nuredy Irwansyah Putra, S.H., S.IK., M.H. Kegiatan yang di mulai pukul 09.00 Wib ini, di hadiri oleh Wakapolres Sukabumi, Kompol Sigit Rahayudi, S.IK, para PJU Polres Sukabumi, Kabag, Kasat, Kapolsek jajaran Polres Sukabumi serta Bhayangkari cabang Polres Sukabumi, Rabu ( 27/11/2019 ). Kapolres yang baru, AKBP Nuredy Irwansyah Putra, S.H., S.IK.,M.H yang tiba di gerbang Mapolres Sukabumi, di sambut oleh Wakapolres Sukabumi.

Sebagai tradisi dalam lepas sambut jajaran Kepolisian, AKBP Nuredy di sambut dengan parade pedang pora oleh jajaran Polres Sukabumi. Sementara itu, Kapolres yang lama, AKBP Nasriadi, S.H.,S.IK., M.H menanti di pintu masuk utama Mapolres Sukabumi. Acara pun di lanjutkan dengan pengguntingan pita oleh Kapolres Sukabumi yang baru.

Kegiatan di lanjut dengan laporan kesatuan seluruh jajaran Polres Sukabumi serta para Kapolsek, bersama Kapolres yang baru dan lama di ruangan aula Mapolres Sukabumi. AKBP Nasriadi, S.H.,S.IK.,M.H untuk selanjutnya ditugaskan sebagai Wadir Narkoba Polda Jatim. Sementara itu, AKBP Nuredy Irwansyah Putra, S.H.,S.IK.,M.H sebelum nya menjabat Kapolres Karawang. Dalam kata sambut pisahnya, AKBP Nasriadi menyampaikan ucapan terima kasih, kepada seluruh jajaran personil Polres Sukabumi, yang selama 2 tahun dirinya nya menjabat sebagai Kapolres Sukabumi, saling bahu membahu dan selalu solit.

Dirinya berharap, dibawah pimpinan Kapolres yang baru, Polres Sukabumi semakin maju, Promoter dan dekat dengan masyarakat. ” Selamat datang kami ucapkan kepada Kapolres Sukabumi, bapak AKBP Nuredy Irwansyah Saputra, saya ucapkan selamat menjadi Kapolres yang baru di Polres Sukabumi yang menggantikan kami. Saya yang menjabat selama 2 tahun menjadi Kapolres Sukabumi mengucapkan terima kasih yang sebesar besar nya , atas kerja sama dan dedikasi yang telah disampaikan yang telah diberikan kepada kami, oleh seluruh pejabat utama, para Kapolsek dan serta seluruh rekan rekan anggota sekalian ” ujar, AKBP Nasriadi.

Menurut nya, apa yang telah di raih oleh Polres Sukabumi selama ini, berkat kerja sama yang baik dari seluruh jajaran personil Polres Sukabumi. Dirinya juga menambahkan, banyak hal hal positif yang telah dirasakan warga Kab.Sukabumi, berkat kesungguhan dan keikhlasan para jajaran Polres Sukabumi dalam melindungi dan mengayomi warga masyarakat. ” Saya menghimbau dan mengharapkan, tetap menjalin komunikasi dan silaturahmi, karena seluruh jabatan yang kita dapat, nanti harus rela kita melepaskannya, karena seluruh jabatan yang kita peroleh tentu nya akan kita serahkan kepada yang lain nya ” ucap nya.

Sementara itu di tempat yang sama, Kapolres Sukabumi yang baru, AKBP Nuredy Irwansyah Putra, S.H.,S.IK.,M.H dalam kata sambutan nya menyampaikan, ucapan terima kasih atas sambutan yang sungguh luar biasa kepada dirinya. ” Kami merasa bangga bisa bergabung dengan rekan rekan sekalian, dalam menjalankan tugas, sebagai mana yang di sampaikan bapak AKBP Nasriadi tadi bahwa, rekan rekan sekalian merupakan team yang baik, anggota anggota yang hebat ” tutur, Kapolres Sukabumi.

Lanjut nya lagi, ” tentu nya mohon kami di terima di jajaran Polres Sukabumi ini dan tolong kami di bantu, sehingga kita bisa bersama sama bekerja untuk memajukan dan menciptakan masyarakat Sukabumi yang aman, tertib dan nyaman “. AKBP Nuredy juga mengucapkan terima kasih kapada AKBP Nasriadi, atas bakti nya selama 2 tahun menjabat Kapolres Sukabumi. Di akhir acara, AKBP Nasriadi berserta Istri,di lepas dengan upacara pedang pora sebagai penghormatan. ( Hendra Sofyan )

Sosialisasi Empat Pilar MPR RI dilaksanakan di Aula Pesantren Dzikir Al-Fath Kota Sukabumi

TFBI,  26/11, Kota Sukabumi

Hari ini,  26/11, dilaksanakan Sosialisasi Empat Pilar MPR RI di Pesantren Dzikir Al-Fath , Kel.  Karang tengah Kec.  Gunung Puyuh, Kota Sukabumi. Pada Kegiatan Sosialisasi ini di hadiri oleh Anggota MPR RI/DPR RI Fraksi Partai Demokrat Dapil Jabar IV,  H.Mohamad Muraz,  SH., MM., Kepala Pesantren Dzikir Al-Fath, Prof.  Dr. Kyai H.M. Fajar Laksana, SE.,  CQM.,  MM, Moderator,  H.  Munandi Shaleh,  Kapolsek,  , Mahasiswa,  Ormas dan Masyarakat.

Dalam Sosialisasi Empat Pilar MPR RI pada hari ini menyampaikan beberapa  Empat Pilar yang di Sosialisasikan yaitu Pancasila,  UUD 1945, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika yang merupakan empat Pilar sebagai Pegangan dan Panduan bagi warga Negara Indonesia untuk dapat di Implementasikan dalam kehidupan nya sehari-hari.

” Empat Pilar ini bila di Implementasikan dalam kehidupan setiap  Warga Negara Indonesia tentunya akan berdampak sangat baik dan tentunya dapat membuat suatu perubahan yang sangat berarti dalam kehidupan bermasyarakat dan dalam kehidupannya sehari-hari. Efek nya dapat merubah dan membentuk karakter Anak Bangsa yang lebih baik dan akan berdampak baik pula pada Bangsa ini”, Ujar H.  Muhamad Muraz. 

Dengan di sosialisasikannya Empat Pilar tersebut dan dapat di laksanakan dalam Kehidupan Masyarakat sehari-harinya maka Negara ini akan lebih baik dan dengan sosialisasi ini dapat mengingatkan dan memberikan Pemahaman serta Pendidikan bagi Warga Negara Indonesia. 

” Sosialisasi ini di laksanakan di Pesantren Al-Fath ini di karenakan Pesantren Al-Fath merupakan Icon nya Kota Sukabumi,  Selain mendirikan Sekolah dengan Biaya Gratis,  membantu Pelajar yang kurang Mampu,  mendidik mereka dengan sepenuh hati , juga memberikan Ilmu mengenai Wirausaha,  Serta dapat Mendirikan Museum Prabu Siliwangi,antara Kebudayaan , Agama dan berdirinya Museum ini menjadi satu kesatuan yang dapat menjadi Iconnya Kota Sukabumi,  baik di Wilayah,  Provinsi,  Nasional dan sudah dikenal juga oleh Mancanegara ( International),  Kita patut Apresiasi”, jelas H. muhammad Muraz.

Pimpinan Ponpes Dzikir Al-Fath,  Kyai H.  Fajar Laksana menerangkan dan mempertegas dalam pemaparannya kepada Para Peserta yang hadir dan mengatakan bahwa Dalam menjalankan Empat Pilar ini dapat membuat negara ini Kuat dan lebih Maju, Ibaratkan Negara kita adalah Sayur Asam yang ada di sebuah Mangkuk,  dimana dengan beraneka ragam nya Bahasa,  Suku dan Agama di Negeri ini.

” Ibarat Sayur Asam yang ada di sebuah Mangkuk,  inilah negara kita,  beragam Bahasa,  Suku dan Agama,  kita masih dapat bertahan dan merupakan Negara yang terkenal  di Dunia mengenai Keragaman ini,  dengan adanya Bhineka Tunggal Ika,  Pancasila,  UUD 1945 dan NKRI,  Negara kita dapat bertahan dan tetap utuh,  walaupun di dalam negara ini masih ada Aksi Demo,  Perbedaan Pendapat dan Perbedaan lainnya,  tapi masih dalam tahap kewajaran dan tidak merongrong kedaulatan dan Keamanan Negara kita,  itu adalah hal yang biasa dan itu adalah Dinamika dalam berbangsa ini , semua itu demi kemajuan dan perubahan Negara ini menuju ke arah yang lebih baik lagi”, Jelas Pimpinan Pondok Pesantren Al-Fath kepada Peserta yang hadir saat itu. 

(Hendra Sofyan )

MCSTO USU gelar Forum diskusi observatorium pariwisata berkelanjutan di Danau Toba

Sumatera Utara, TFBI.–

Strategis Pemerintah dalam memajukan  pariwisata sebagai pariwisata berkelanjutan di daerah super prioritas, dalam hal ini Kementrian Pariwisata sedang mendorong peran akademisi dalam mengembangkan pariwisata berkelanjutan di Indonesia, dilibatkannya para akademisi melakukan pengamatan di Destinasi wisata Danau Toba, melalui kerjasama yang telah berlangsung Antara kemenpar dengan akademisi/universitas (USU,UGM & UNRAM), maka melalui program MCSTO (Monitoring Center for Sustainable Tourism Observatory) Universitas Sumatera Utara menyelenggarakan Forum INSTO/WINSTO (Wonderful Indonesia Sustainable Tourism Observatory) tgl 26/11/2019 di Niagara Hotel Parapat.

Adapun Narasumber yang hadir dalam Forum itu, Ir Nurlisa Ginting Msc,PhD,IPM (Ketua MCSTO USU), Indra Ni Tua (Asdep Pengembangan Infrastruktur & ekosistem Pariwisata kemenparekraf RI, Juan Kartika Sitepu (Pengelola Ekoswisata Tangkahan) dan Dr Dre I Made Erna Msi (Dirut BUMDA Desa Kutuh Bali). dan peserta kegiatan forum ini berasal dari Akademisi (USU,UGM,UNRAM), Bappeda Sumut dan sekawasan Danau Toba, Kadis Pariwisata Sekawasan Danau Toba dan para penggiat serta komunitas kepariwisataan di Sumatera Utara.

Salah seorang praktisi dan Narasumber akademisi kepariwisataan Ibu Ir. Nurlisa Ginting dan juga Ketua MSCTO USU mengatakan Forum ini merupakan rangkaian pelaksanaan tugas pengawasan 5 isu pariwisata berkelanjutan.
“forum ini membangun networking diantara universitas yang sudah mempunyai tugas dan program memonitoring atau mengamati bagaimana implementasi pariwisata berkelanjutan di destinasi wisata Danau Toba” ujarnya
selanjutnya Bu Lisa yang juga mantan Kadis Pariwisata Propinsi Sumatera utara ini mengatakan bahwa hadirnya akademisi dari USU,UGM dan UMRAM, sebagai universitas yang telah melakukan kerjasama dalam melakukan pengamatan tentang bagaimana sustainable tourism dilakukan di salah satu destinasi wisata Danau Toba dengan melihat,mengumpulkan isu isu,mengingatkan dan memberikan solusi di suatu tempat destinasi wisata.
Beliau juga mengatakan bahwa MSCTO ini telah memulai kegiatan observasi sejak 2017 dengan 4 desa di Pangururan Samosir.

MCSTO adalah komunitas atau entitas yang dibentuk atas kerjasama universitas maupun lembaga penelitian dengan Kementrian Pariwisata, pemerintah daerah, serta World Tourism Organization (UNWTO).
(feri)

Benarkah Pemkot Tangsel Akal Akalan soal RAPBD 2020

Tangerang Selatan. TFBI.–

Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2020 mendatang khususnya Kota Tangerang Selatan Banten kian memanas, pasalnya menurut salah satu organisasi relawan Jokowi, Kornas-Jokowi Koordinator Wilayah Tangerang Raya Agus Safar mengatakan, bahwa penolakan pengesahan Rancangan APBD 2020 Tangsel syarat bermuatan politis.

“Kami menduga penolakan dari salah satu partai tertentu di Tangerang Selatan syarat bermuatan politis. Jadi menurut kami alasan Fraksi Gerindra pasti ada sesuatunya, apalagi pengakuan Wakil Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie, nggak tau apa alasan penolakan itu,” ujar Safar saat memberikan keterangannya kepada wartawan di Tangerang Selatan, Selasa (26/11/2019).

Selain itu menurut dia, penolakan pengesahan RAPBD tersebut dapat saja pihak partai politik di Tangsel mencurigai Pemkot Tangsel yang akan memanfaatkan APBD dalam program kerakyatan semasa kampanye Pilwako.

Kantor DPRD Kota Tangerang Selatan
“Jadi saya kira ya bisa aja kan, mereka curiga yang notabenenya petahana akan manfaatkan APBD untuk program dimasyarakat. Jadi memang ini terlihat lagi adu taktik,” jelasnya.

Kendati demikian, Safar juga menambahkan, Pemkot Tangsel juga jangan sampai akal-akalan seperti tudingan Fraksi Partai Gerindra. “Ya jangan sampai juga itu terjadi akal-akalan, akibat ditundanya rakyat lagi yang jadi korban, ya kan?” pungkasnya.

Sebelumnya seperti diberitakan IBC, bahwa Fraksi Partai Gerindra melalui Ketua DPC nya, Li Claudia Chandra menyampaikan, bahwa pihaknya menunda karena ada indikasi akal-akalan.

“Kami fraksi Gerindra berpendapat pengesahan ini harus ditunda sampai kami selesai mempelajari Rencana Kerja Anggaran (RKA) secara menyeluruh untuk dibahas lagi di badan anggaran. Kalau bukan anggaran akal-akalan untuk mempermainkan uang rakyat kenapa harus takut,” pungkasnya.

Sementara itu Wakil Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie yang juga akan maju sebagai Calon Wali Kota mengatakan, bahwa pihaknya tidak mengetahui alasan penolakan pengesahan Rancangan APBD 2020. (Dwi Wahyudi,-|etabloidfbi.com)

Silahturami Polda Kalbar Dengan Awak Media

Pontianak, TFBI.–

Bertempat di ruang Coffee Morning, Bidang Hubungan Masyarakat Polda Kalbar ( Bid Humas ) melaksanakan tatap muka bersama rekan media yang memang biasa ngepos di Polda Kalbar. Kegiatan ini dalam rangka memperkuat kemitraan. Selasa (26/11)

Acara yang mengusung tema Penguatan Polri yang Promoter Menuju Indonesia Maju ini dipimpin langsung Kabid Humas Polda Kalbar Kombes Pol Donny Charles Go. Turut hadir para pejabat di Humas dan seluruh personel Bid Humas Polda Kalbar.

Lanjutnya bahwa Indonesia sekarang dalam program untuk menuju Indonesia Maju, dimana peran media dalam perkembangan Indonesia sangat berpengaruh.

Kabid Humas Polda Kalbar dalam kesempatan ini mengucapkan terimakasih kepada seluruh rekan rekan media cetak online atau elektronik yang selama ini sudah membantu mempublikasikan pemberitaan mengenai Polda Kalbar.

“Saya rasa komunikasi kita selama ini sudah cukup bagus, acara ini juga sebagai bentuk untuk kita memperkuat kerja sama kita” ucapnya

Ia menambahkan bahwa selama menjabat sebagai Kabid Humas sudah berupaya maksimal dalam menjawab atau menyajikan data kepada para pewarta.

Selain itu, Kombes Pol Donny Charles Go juga menyampaikan beberapa informasi yang salah satunya mengenai perkembangan penegakan hukum kasus karhutla.

“Sekarang sudah masuk di akhir tahun 2019, kita ketahui bersama selama 2019 ini yang cukup menjadi perhatian ialah kasus karhutla. Untuk diketahui bersama penegakan hukum masih terus berjalan” lanjutnya

Terkahir, Donny juga mengharapkan untuk kedepannya kegiatan seperti ini dapat sering dilaksanakan.

“Kita memang sering ketemu di acara atau kegiatan kegiatan yang formal, saya harap kedepan akan lebih banyak waktu kita untuk bertemu di tempat yang santai untuk ngobrol” tutupnya. (M. Zuhdi/Sy Mohsin)

Pengamanan Pilkades di Rajeg, Dansat Brimob Polda Banten: 1 Pleton Di Tiap Polsek

Tangerang Banten, TFBI.–

Komandan Satuan (Dansat) Brimob Polda Banten Kombes Pol Reeza Herasbudi memimpin pelaksanaan pengamanan masa kampanye dalam Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) di wilayah Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang, Selasa (26/11/2019).

Kombes Pol Reeza Herasbudi mengatakan, pihaknya telah menempatkan personelnya di tiap Polsek di wilayah hukum Polresta Tangerang.

“Untuk pola pengamanan dalam satu Polsek, Satbrimob Polda Banten menerjunkan 1 pleton atau sekitar 30 personel,” kata Kombes Pol Reeza.

Menurutnya, pelaksanaan apel tersebut perlu dilakukan untuk mengetahui kesiapan dan informasi terhadap pola dan apa yang akan dihadapi nanti dalam setiap kegiatan pengamanan.

“Memberikan pengarahan apa yang perlu dan tidak boleh dilakukan, ketika melaksanakan pengamanan. Sehingga anggota tahu berbuat apa dan bagaimana mereka bertindak,” ungkap Kombes Pol Reeza.

Lanjut Kombes Pol Reeza berpesan, kepada seluruh personel yang bertugas untuk tidak lupa menjaga kesehatan dan keselamatan saat bertugas. (***)