BHABINKAMTIBMAS POLSEK SEI KAKAP PESAN : “JANGAN PERCAYA HOAX” AIPDA HENDRA RISMAYADI SILATURAHMI i DENGAN SISWA SEKOLAH SEI KAKAP

Pontianak, 30/9 TFBI.–

Kanit Bhabinkamtibmas Sei Kakap menjadi Bhabinkamtibmas Desa Punggur Besar Polsek Sungai kakap. Aipda Hendra Rismayadi berpesan agar masyarakat dan para siswa sekolah jangan mudah terprovokasi isu yang menyesatkan dan tak bertanggung jawab, apalagi berbau sara, karena akan merusak kesatuan dan persatuan bangsa yang selama ini sudah terjalin dengn baik.

Hal ini di tegaskan Hendra pada upacara bendera hari Senin di SMKN 1 Sungai Kakap, yang di ikuti oleh siswa SMKN 1 Sungai Kakap, Siswa MAN 1 Sungai Kakap dan Mts Miftahul Salam Parit Husin Desa Punggur Besar Kecamatan Sungai Kakap, kabupaten Kubu Raya Provinsi Kalimantan Barat.

Dikatakannya lagi, hal ini juga sebagai upaya untuk menjalin hubungan silaturahmi kemitraan yang harmonis.

Kunjungan tersebut, menurut Aipda Hendra Rismayadi, adalah melaksanakan sambang desa dengan mendatangi SMK Negeri 1 Sungai Kakap yang berada di parit Husin Desa Punggur Besar Kecamatan Sungai Kakap Kabupaten Kubu Raya. Senin (30/09/2019).

Adapun tujuan dari kegiatan sambang ke sekolah SMK Negeri 1 Sungai Kakap tersebut dalam rangka menjadi pembina upacara bendera hari senin dan memberikan himbauan kamtibmas sekaligus menyampaikan atau membacakan surat edaran Menteri Pendidikan dan kebudayaan Republik Indonesia nomor 9 tahun 2019 tanggal 27 September 2019.

Dalam kesempatan tersebut Aipda Hendra Rismayadi juga memberikan pesan-pesan kamtibmas agar para siswa tidak mudah percaya dengan berita Hoax atau berita bohong yang ada di Medsos (media sosial) yang ingin memecah belah persatuan bangsa serta tidak mengikuti ajakan seseorang atau kelompok untuk melakukan perbuatan anarkis atau Kejahatan dan di harapkan para siswa selalu rajin belajar. “Sehingga menjadi pelajar yang terpelajar dan berprestasi” , harap Aipda Hendra Rismayadi

(Sy Mohsin)

3 Tersangka Pelaku Pembunuhan Bocah 5 Tahun Laksanakan Rekonstruksi di Mapolres Sukabumi Kota

Kota Sukabumi 30/9 TFBI.–

Pembunuhan terhadap salah seorang korban Bocah berusia 5 Tahun di Kp. Bojongloa Wetan Rt. 04/08 Kel. Situmekar Kec. Lembursitu Kota Sukabumi pada waktu lalu, Minggu, 22/09, oleh Keluarga Angkat nya sendiri audah terungkap dan 3 Pelaku yang telah melakukan perbuatan yang biadab ini sudah di tetapkan Tersangka oleh Penyidik dari Kepolisian.

Ketiga Tersangka yakni Y(39 Th) Ibu angkat Korban, RG( 16 Th) dan R ( 13 Th) adalah Kakak Korban, mereka telah melakukan perbuatan yang sangat Biadab dan tidak Berprikemanuasiaan, Seorang Bocah Wanita ( Korban), yang masih berusia 5 Tahun tega di Perkosa dan Dihabisi Nyawanya oleh Keluarga Angkatnya.

Korban yang diasuh dan di Angkat sebagai anak oleh Keluarga ini begitu tega di Cabuli, Diperkosa dan berakhir dengan Kematian yang sangat mengenaskan dengan membuang Jasad korban nya ke Sungai Cimandiri yang berada di belakang Rumah Kontrakannya.

Dari hasil Rekonstruksi pihak Polres Sukabumi Kota pada hari ini, 30/09/2019, Pukul 16.00 Wib di Mapolres Sukabumi Kota dilakukan Tertutup dan dilaksanakan didalam Ruangan. Rekonstruksi ini dilakukan tertutup di karenakan Kondisi dilapangan yang tidak memungkinkan dan Pelaku masih di bawah Umur.

Dalam Rekonstruksi di hadirkan beberapa Barang Bukti yang di sita oleh pihak Kepolisian yang diantaranya 1 Stel Pakaian Korban, 1 Helai Sarung Warna Merah, dan 3 Stel Pakaian Tersangka , Rekonstruksi ini juga melibatkan pihak Kejaksaan dengan 34 Adengan .

Dalam keterangan saat Konfrensi Pers di Mapolres Sukabumi Kota, Kapolres mengatakan Rekonstruksi yang dilakukan mengingat situasi di Tempat Kejadian Perkara tidak Kondusif.

” Adengan Rekonstruksi yang dinlakukan di Mapolres Sukabumi Kota hati ini dikarenakan situasi di Tempat Kejadian Perkara ( TKP) tidak memungkinkan dan Tidak Kondusif oleh sebab itubkota lakukan disini”, Ujar Kapolres Sukabumi Kota, AKBP Wisnu Prabowo kepada Wartawan.

Pembunuhan ini berawal di saat R melakukan perbuatan Cabul terhadap Korban dan kemudian di setubuhi oleh RG yang di saksikan oleh ibunya Y, saat itu korban yang menangis membuat RG kesal dan mengambil sarung yang berada di dekatnya dan melingkarkan sarung tersebut keleher korban dan mencekik korban sampai korban pun Pucat karena kekurangan Oksigen dan sulit untuk bernafas.

Baca juga : https://etabloidfbi.com/balita-5-tahun-di-bunuh-disetubuhi-dan-dibuang-ke-sungai-cimandiri/

Korban yang sudah lemas dan Pucat karena sulit bernafas tersebut kemudian di dudukkan oleh Y, ibu Angkat Korban dan Y, mengajak Anaknya RG untuk melakukan Hubungan Badan dengannya di dekat Korban, kemudian setelah Y melakukan hal yang tidak seharusnya dilakukan dengan anaknya sendiri menghampiri korban yang saat itu dalam keadaan yang susah bernapas dan mencekiknya dengan kedua tangannya hingga Tewas dalam keadaan duduk.

Karena takut ketahuan oleh orang lain maka Y mengajak R dan RG kedua anaknya untuk membuang Jasad Korban ke Sungai Cimandiri yang berada di belakang Rumah mereka. Dan Akhirnya diketemukan oleh Warga.

” Hasil Psycologis kedua anak dari Y tersebut memang kurang atau Down”ujar Kapolres saat ditanyakan mengenai Psycologis para pelaku.

Pasal yang di kenakan yaitu Pasal 81 UURI No. 17 Tahun 2016 dengan ancaman Pidana Penjara mimimal 5 Tahun dan Paling Lama 15 Tahun.

Dengan kejadian ini kita dapat mengambil hikmah nya dan setiap permaslahan yang ada di dalam keluarga di himbau kepada Masyarakat untuk dapat melakukan Komumikasi atau Konsultasi dengan Lembaga yang ada, serta selalu memberikan setiap Informasi yang berkembang di wilayahnya kepada Pihak berwajib agar segera di lakukan Antisipasi, Pengawasan dan Pembinaan terhadap setiap Permasalahan Sosial yang ada di Masyarakat, Lingkungan Kita, meminimalisir kejadian yang tidak kita harapkan.

( Hendra Sofyan )

Ketua Koperasi Melaporkan Nota Bodong Kepada Dinas KLH Aceh.

LANGSA 30/9 TFBI. —

Ketua koperasi Flora Potensi akhirnya membuat laporan tertulis kepada dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup provinsi Aceh, akibat adanya penyalah gunaan nota angkutan arang kayu bakau yang mengatasnamakan koperasi yang saya pimpin, terang Agus Riady ketua umum koperasi Flora Potensi melalui telepon selullarnya kepada Wartawan senin ( 30/9/2019).

Agus Riady, mengatakan arang- arang yang memalsukan dokumen angkutan tersebut berasal dari kabupaten Aceh Tamiang, kota Langsa dan Aceh Timur, yang kemudian di angkut kesalah satu gudang yang ada di jalan Bintang terang kabupaten Deli Serdang Provinsi Sumatera Utara, dan cukup meresahkan bagi kami selaku pengurus.

Agus Riady menambahkan, di dalam setiap tahapan laporan hasil produksi ( LHP ), surat keterangan sahnya hasil huta kayu ( SKSHHK ) hanya dapat di gunakan sekali dalam sekali pengangkutan dan sebagaimana yang maksud pada pasal 8 ayat 1 huruf b, SKSHHK hanya dapat diterbitkan untuk melindungi hasil hutan kayu olahan berupa kayu gergajian , venner dan serpih berasal dari bahan baku kayu bulat sah lalu kemudian diolah oleh industriprimer yang memiliki izin yang sah. Yang lalu kemudian SKSHHK diterbitkan oleh sipenerbit SKSHHK secara self assessment melalui sistem informasi penatausahaan hasil hutan ( SIPUHH ), bukan diterbitkan olah siapa saja ataupun kapan saja.

Lalu sipenerbit SKSHHK sebagaimana yang dimaksud pada ayat 3 adalah benar-benar merupakan karyawan dari si pemegang izin yang memiliki kualifikasi tenaga tekhnis / petugas pemegang izin dibidang pengelolaan dan pemanfaatan butan produksi ( GANISPHPL ), “sesuai dengan kompentasinya. Dan nota tersebut dikeluarkan secara self assessment juga olah si karyawan sipemegang izin tersebut, ini di palsukan pula untuk meraup keuntungan pribadi,” Ujar Agus Riady.

Untuk itu saya memohon kepada dinas Kementrian kehutanan RI melalui dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup provinsi Aceh agar dapat mengusut tuntas kasus pemalsuan dokumen nota angkutan ini, apalagi ini sudah mencemarkan nama baik kami dan jelas-jelas merugikan Negara. Karena apabila dilakukan nota secara resmi akan mendatangkan pemasukan pajak bagi negara. Untuk itu kami sangat berharap adanya kerja sama dari pihak instansi terkait agar masalah ini dapat terungkap terang menderang karena in sudah cukup meresahkan ketenangan kami, Agus Riady mengakiri. (***)

Kantor Imigrasi Bentuk TIMPORA Tingkat Kecamatan di Kabupaten Sukabumi

Kab. Sukabumi 30/9 TFBI.–

Gedung Pangrango Hotel Agusta Sukabumi, Jalan CikukuluNo. 72 Desa Cisande Kec. Cicantayan Kabupaten Sukabumi, dilaksanakan Kegiatan Acara Sosialisasi Pengawasan Orang Asing dengan membentuk TIMPORA atau TIM Pengawasan Orang Asing tingkat Kecamatan di wilayah Kabupaten Sukabumi Tahun Anggaran 2019 , Hari ini, 30/09/2019.

Kegiatan ini dilaksanakan oleh Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Sukabumi dan sebagai Ketua pelaksana kegiatan yaitu Zulmanul Arif Kasi Inteldakim Imigrasi Kelas II Sukabumi, Acara Kegiatan Sosialisasi TIMPORA ini dihadiri sekitar 100 orang beserta Undangan.

Dalam Kegiatan ini dihadiri oleh beberapa Pejabat yang diantaranya , Kabid Intel dan Penindakan Kantor Imigrasi Prov. Jawa Barat Divisi Kumham, Isnu Pradowo, Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Sukabumi,Nurudin, Kasat Intelkam Polres Sukabumi, AKP Jayudin, SH , Intel Kejari Kab Sukabumi, Aji Sukartaji , Bid.Poldagri Kesbangpol Kab. Sukabumi, Andri , Kabid Dalduk Disdukcapil Kab. Sukabumi, Dewi ,
Kasi Pelayanan Disnakertrans Kab. Sukabumi, Tatang Arifin , Para Camat/Kasi Trantib di Wilayah Kab. Sukabumi ,Danramil dan yang mewakili jajran Kodim 0622/Kab. Sukabumi dan Kodim 0607/Kota Sukabumi serta Para Kanit Intel/Reskrim Polsek Jajaran Polres Kab. Sukabumi dan Polresta Sukabumi.

Dalam Sambutannya Ketua Pelaksana Kegiatan mengatakan bahwa Pembentukan TIMPORA ini memohon maaf bila dalam pelaksanaan kegiatan kurang berkenan dan mempersilahkan kepada Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Sukabumi memberikan sambutannya di hadapan para Tamu Undangan.

” Kita perlu adanya wadah/Tim Pengawasan Orang Asing dan bahwa Kantor Imigrasi di seluruh Indonesia harus membentuk Tim Pengawasan Orang Asing baik ditingkat Nasional, Provinsi, Kabupaten, Kecamatan dan Kelurahan/Desa , Tujuan dibentuk TIMPORA ini untuk menjadikan wadah dan tempat koordinasi/tukar informasi dalam pengawasan orang asing yang ada di wilayannya masing – masing serta diharapkan dapat berkoordiasi dengan Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Sukabumi , Penegakan hukum dan pengawasan tentang keberadaan orang asing jika mengandalkan dari Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Sukabumi tentunya tidak akan bisa dengan jumlah anggota yg terbatas, hanya 48 orang petugas untuk mengkaper wilayah Kabupaten/Kota Sukabumi dan Kab. Cianjur sehingga kami harapkan wadah ini bisa kita gunakan/manfaatkan untuk pengawasan orang asing. Dengan ucapan Bismillahirohmanirohim Kegiatan sosialisasi pengawasan orang asing dan pembentukan TIMPORA tingkat Kecamatan wilayah Kabupaten Sukabumi tahun anggaran 2019 dengan resmi saya nyatakan dibuka”, Jelas Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Sukabumi, Nurudin.

Selain itu, Kasat Intelkam Polres Sukabumi, AKP Jayudin, SH menyampaikan Selaku tugas dari Kepolisian dalam Undang – Undang No 2 tahun 2002 tentang Kepolisian RI pasal 15 ayat 2 hurup 1 untuk melakukan pengawasan fungsional kepolisian terhadap orang asing yg berada diwilayah Indonesia dengan koordinasi dengan instansi terkait .

” Bentuk dan cara pengawasa orang asing dengan cara mengumpulkan dan olah data Orang Asing yg masuk/keluar wilayah Indonesia, daftar Orang Asing yg berada di wilayah Indonesia, pantau/olah baket dan informasi mengenai giat Orang Asing serta susun daftar nama-nama Orang Asing yg tidak dikehendaki masuk atau keluar wil Indonesia , Kewenangan Polri terhadap warga negara dan tenaga kerja asing hanya pada wiliyah penegakan hukum. Artinya jika ada Orang Asing yg melakukan pelanggaran atau berbuat kejahatan bisa langsung ditangani Kepolisian untuk proses hukum. Polri dapat memberikan pelayanan kepada Orang Asing berupa pendataan dilakukan dengan cara menertibkan Sutar Tanda Melapor Diri(STM), menerbitkan Surat Ijin Mengemudi dan menerbitan surat keterangan catatan kepolisian(SKCK) “, ujar nya.

Kabid Intel dan Penindakan Kantor Imigrasi Prov. Jawa Barat Divisi Kumham, dalam Acara Kegiatan ini pun memberikan penjelasannya.

“Tantangan kita dlm menangani orang asing adalah jumlah WNA yg tersebar di seluruh wilayah Kab. Sukabumi, partisifasi masyarakat blm maksimal dengan kehadiaran Orang Asing di wilayahnya, kurangnya pemahaman tentang Tugas dan fungsi pengawas Orang Asing serta belum maksimalnya koordinasi dan juga Masalah aktual pengawasan Orang Asing adalah kegiatan dan keberadaan kasus TOC(Traficking in ferson, smuggling on miggrant, penyelundupan narkoba, ilegal fishing, cyber crime), Pengungsi dan pencari swaka, keberangkatan WNI ke luar negeri sebagai PMI non prosedural, keberadaan peneliti asing tanpa ijin dan tdk diketahui keberadaannya serta permasalahan pengantin pesanan yg banyak terjadi di daerah Garut, Sukabumi, Cianjur, Bandung, Purwakarta.

Dengan dibentuknya TIMPORA Tingkat Kecamatan maka sesuai KEP Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Sukabumi Nomor W11.IMI.IMI.5-0248.GR.03.01 Tahun 2019 Tentang Tim penanganan Orang Asing  (Tim PORA) Kecamatan mempunyai Fungsi yaitu Koordinasi dan pertukaran data dan Informasi , Pengumpulan Informasi dan data keberadaan Orang Asing secara berjenjang dari Tk Kecamatan sd Tk Kab. Atau Kota, Analisa dan evaluasi thd data / Informasi yg berkaitan dg pelaksanaan pengawasan Orang Asing serta membuat peta pengawasan Orang Asing, Penyelesaian permasalahan keberadaan kegiatan Orang Asing, Pelaksanaan dan pengaturan hubungan serta kerjasama dalam rangka pengawasan Orang Asing, Penyusunan rencana Oprasi Gabungan yg bersifat khusus / Insidental termasuk rencana operasi mandiri setiap instansi anggota TIMPORA dan Pelaksanaan fungsi lain yg ditetapkan oleh Ketua TIMPORA berkaitan dg pengawasan Orang Asing.

( Hendra Sofyan )

Ketum Presidium PB PARFI Siap Somasi DPO Aspar Paturusi

Fhoto : Dari kiri ke kanan 1. Firman Nur Jaya. 2. Dr. Kun Nurchadijat. 3. Soeltan Saladin. 4. Febryan Adhitya. 5. Ronald. Uztad Rizal. 6. Rizky Waldo SH. MH

Jakarta 30/9 TFBI.–

Pengurus Besar Presidium Persatuan Artis Film Indonesia (PB PARFI) menyatakan siap mensomasi Dewan Pertimbangan Organisasi (DPO) yang dipimpin Aspar Paturusi menyusul pembatalan sepihak Surat Keputusan Kongres Luar Biasa No. 6/KLB/PARFI/III/12 Maret 2017 oleh sejumlah anggota DPO lewat rapat yang tidak quorum.
Pernyataan itu disampaikan Ketum Presidium PB PARFI Febryan Adhitya usai memimpin rapat presidium PB PARFI di Sentul City, Senin (30/09/2019). Rapat pimpinan presidium PB PARFI hasil islah ini dihadiri Soultan Saladin, Dr. Kun Nurachadijat, Ronald Reinaldo, dan produser film Ustad Dr. H Rizal, sereta salah satu tokoh PARFI yakni Firman Nurjaya. Rapat ini turut pula dihadiri Rizky, SH, kuasa Hukum Febryan Adhitya.

Febryan menjelaskan, apa yang dialaminya pernah juga menimpa Andrea dan Wieke Widowati oleh kesewenang-wenangan DPO dalam mengangkat dan memberhentikan Ketum PB PARFI. “Saya harus akhiri itu semua, karena DPO ternyata tidak paham etika berorganisasi dan lebih fatal lagi mereka telah membawa urusan pribadi ke masalah organisasi,” ujar Febryan yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Karyawan Film dan Televisi (KFT) dan Ketua Dewan Penasehat DPP Serikat Pers Republik Indonesia.

Lebih lanjut, Pemilik Majalah Doeta Wisata ini mengatakan, DPO harus meminta maaf dan segera membatalkan keputusannya menunjuk Piet Pagau sebagai Ketum PB PARFI. Febryan bahkan mengancam akan melayangkan somasi bahkan hingga ke meja hijau jika penegasannya itu tidak diindahkan. “Saya tidak akan main-main dengan peringatan ini karena kezhaliman DPO harus diakhiri, jika tidak ini akan menjadi preseden buruk dalam berorganisasi,” imbuhnya.

Unsur Presidium PARFI dan Pejabat sementara Ketum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PARFI, Soultan Saladin juga turut angkat bicara terkait keputusan DPO membatalkan hasil Kongres PARFI 2017 lalu. “DPO ini aneh, saat PARFI sedang berupaya guyub kembali, mereka malah mencoba mementahkan lagi. Dan itu contoh yang buruk di sejarah PARFI,” ungkap Saladin.
Menurut Saladin, PARFI adalah organisasi berlevel nasional, sehingga segala keputusan organisasi harus sejalan dengan AD/ART.

Senada dengan Saladin dan Febryan, salah satu pimpinan PB PARFI Firman Nurjaya ikut mempertanyakan sikap DPO yang berani mengambil keputusan dengan melanggar aturan organisasi. “DPO jelas tidak menghargai upaya Sultan Saladin dan Febryan agar pengurus PARFI yang tadinya pecah bisa islah kembali,” sesal Firman Nurjaya, tokoh PARFI yang sudah terlibat di PARFI selama kurang lebih 2 dekade ini.
“Organisasi dimanapun pecah, sudah biasa tapi untuk islah, sangat langka apalagi pasca bersatu langsung bersenyawa, dan itu mungkin baru ada di PARFI,” ujar Rizal, pengurus PARFI lainnya yang ikut hadir rapat.
“Kami saat ini hanya membantu di tataran organisasi dan tidak ikut campur ke dalam urusan internal PB PARFI karena saya adalah presidium dari unsur DPO DPP PARFI yang bertugas hanya mengantarkan PARFI memperoleh SK dari Kemenkumham,” ungkap Ronald salah satu pentolan PARFI yang mengenalkan Aa Gatot untuk pertama bergabung ke PARFI.

Sementara itu, Dr. Kun Nurachadijat ikut pula mengomentari permasalahan yang sedang menimpa PB PARFI. Menurutnya, permasalahan ini sebetulnya hanya masalah intern PB PARFI. “Tapi karena saya juga adalah anggota presidium PARFI, maka kami harus terus ikut memonitor agar apa yang saudara Febryan inginkan untuk membangun kembali marwah PARFI bisa terwujud,” tutup Kun.

Diberitakan sebelumnya, DPO PARFI yang diketuai Aspar Paturusi dan anggotanya Asmiar Yahya, Tien Kardiono, dan Sandec Sahetapy bersama Dewan Kehormatan PARFI Mawardi Harlan menggelar rapat dan membuat keputusan mebatalkan SK Kongres Luar Biasa No. 6/KLB/PARFI/III/12 Maret 2017 yang memilih Febrya Adhitya sebagai Ketum PB PARFI dan menggantikannya dengan Piet Pagau hingga masa jabatan berakhir tahun 2021.
Keputusan DPO itu diambil karena tidak setuju atas kebijakan Febryan Adhitya melakukan islah dengan pengurus PARFI di bawah kepemimpinan Soultan Saladin yang nota bene memiliki legalitas kepengurusan PARFI yang disahkan KemenkumHAM RI. (Redaksi)

Bhabinkamtibmas Menjadi Pembina Upacara Bendera Di SMK CITRA NUSANTARA Kota Tangerang

Kota Tangerang 30/9 TFBI.–

Di hari pertama sekolah, “bhabinkamtibmas Keluraha Bugel Kecamatan Karawaci Metro Tangerang Kota, “Aipda Danu Suheri” menjadi Pembina dalam upacara bendera di SMK Citra Nusantara Rt 04/13 Kel. Bugel, Kec. Karawaci, kota Tangerang. Senin (30/09/2019), pagi hari.

Kegiatan tersebut adalah salah satu Promoter Polri, (Polkiss) serta menindak lanjuti atensi Kapolres Metro Tangerang Kota KOM BES POL ABDUL KARIM SIK MSI dan ditujukan kepada Kapolsek Karawaci AKP.YULIES ANDRI PRATIWI SIK agar setiap anggota dan Kanit Binamas sambang setiap sekolahan di antaranya menjadi pembina upacara, “ucap Aipda Danu Suheri.

Aipda Danu Suheri pada amanat upacara tersebut bertindak sebagai pembina upacara memberi beberapa pengarahan di antaranya para siswa / i, jangan sampai ada yang ikut ikutan demontrasi ke gedung DPR/MPR karena akan merugikan diri sendiri, nama baik Sekolah dan orang tua dan apabila sampai melakukan perbuatan pidana akan diproses sesuai hukum yg ada, paparnya.

“Agar siswa siswi fokus dengan kegiatan belajar mengajar di sekolahan guna mendapatkan nilai yang baik supaya bisa meneruskan sekolah ke jenjang yang lebih tinggi”, ajak Aipda Danu Suheri.

“Bhabinkamtibmas juga menyampaikan kepada para guru maupun wali kelasnya untuk ikut mengawasi dan membina para muridnya supaya tidak ikut kegiatan demontrasi/unjuk rasa”, himbaunya.( Rudi ).

Senator DPD RI Ajak Anggota DPD RI Terpilih Saling Bersatu dan Bangun Kekompakan

Jakarta 30/9 TFBI.–

Senator DPD RI yang juga Pimpinan Komite I, H. Fachrul Razi, MIP meminta kepada seluruh anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPR-RI) terpilih periode 2019-2024 agar menjaga nama baik lembaga, saling bersatu dan bangun kekompakan, Senin (30/09/2019).

Hal ini disampaikan Fachrul kepada awak media disela-sela Sidang Paripurna DPD RI, Senayan Jakarta mengingat kondisi DPD RI hari ini ada sedikit keretakan yang terjadi didalam tubuh DPD itu sendiri.

Fachrul Razi menyampaikan Dewan Perwakilan Daerah ini adalah lembaga terhormat dan memiliki marwah bangsa yang wajib dijaga kestabilan daerah dalam ruang lingkup Negara Indonesia. “Ada 136 orang anggota DPD yang duduk di kursi DPD ini, mereka adalah negarawan dan tokoh daerah terhormat, ada baiknya DPD RI periode kedepan akan menjadi lembaga negara yang terbaik dan dibanggakan,” tegasnya.

Fachrul yakin Senator Indonesia kedepan menjadi wakil daerah yang amanah dan representatif daerah untuk masyarakat dalam melayani serta menjadi leader yang memiliki jiwa negarawan yang bijak,” katanya.

Dirinya meminta untuk menghilangkan ego personal dan sifat yang tidak mencerminkan kenegarawan. “Hentikan segala bentuk perselisihan yang ada, mari kita bersatu untuk membangun indonesia ke arah yang lebih maju,” tegas Senator asal Aceh ini.

Ia juga mengharapkan 136 anggota Dewan Perwakilan Daerah ini menjadi solusi untuk Indonesia sekarang dan masa yang akan datang, tutupnya (***).

Hari Pelantikan Anggota DPRD Kal-Sel Disambut AKSI Demo Oleh Mahasiswa

Kalimantan Selatan 30/9 TFBI. —

Hari ini pelantikan pinpinan DPRD Kalimantan Selatan diwarnai aksi unjuk rasa ribuan perserta dari Aliansi gelombang Rakyat juga Aliansi mahasiswa Kalimantan Selatan senin ( 30/9/2019) pagi ini.

Ditengah pengabilan sumpah / janji jabatan DPRD Provinsi Kalimantan Selatan masa jabatan 2019 – 3024 di ruangan paripurna Gedung DPRD Kalimantan Selatan.

Dalam Orasi nya mahasiswa menuntut dan menolak RUU yg bermasalah juga mendesak Presiden jokowi mengeluarkan perpu KPK .dari masa demo tersebut terpantau ada beberapa macam tulisan sebagai tanda menolak.

Mahasiswa meminta masuk ke Gedung DPRD Kalimantan Selatan untuk menyampaikan langsung aspirasi kepada wakil Rakyat akan terapi tidak di ijinkan oleh pihak kepolisian yang bertugas menjaga keamanan.

Sampai akhirya atas desakan mahasiswa wakil rakyat datang menjumpai mahasiswa, dan Mereka para Wakil Rakyat berjanji akan menyampaikan ke Pusat Yaitu DPR RI di Jakarta agar suara Mahasiswa dan seluruh Elemen yang hadir disini bisa didengar.

Sementara itu pautauan Jurnalus etabloidfbi.com jumlah Pendemo yang ada dilapangan di perkirakan berjumlah 1000 orang lebih dari alemen kampus yg ada di Banjarmasin dan Banjar Baru.( S.Noor )

Hari Pertama Jabat Kapolres Bogor AKBP Muhammad Joni S.I.K. M.Si Pimpin Upacara Pengibaran Bendera Merah Putih di SMKN 1 Cibinong

Bogor, 30/9 TFBI.–

Kapolres Bogor AKBP Muhammad Joni S.I.K. M.Si memimpin Upacara Pengibaran Bendera Merah Putih di SMKN 1 Cibinong yang diikuti Kasat Binmas Polres Bogor AKP Doddy Rosjadi, S.H., M.H, Kasi Propam Polres Iptu Ucup Supriatna bersama dengan KBO Sat Intelkam Polres Iptu Iwansyah, S.H., Mah beserta anggota Polres Bogor yang diikuti oleh sekitar 2146 siswa SMKN 1 Cibinong, Senin tanggal 30 September 2019.

Pantauan etabloidfbi.com dilapangan Kapolres Bogor menyampaikan amanat diantaranya Berdasarkan informasi yang sekarang beredar baik di YouTube maupun dimedsos apa yang menjadi tugas pokok profesi sebagai Polisi, Tugas Polisi merupakan petugas yang menjaga keamanan dan kesejahteraan bagi warga khususnya di Kab. Bogor dengan mengawasi jalannya roda pembangunan dalam segala aspek sektor kehidupan.

Dalam situasi politik dan Kamtibmas yang terjadi sekarang ini baik nasional maupun tingkat Kabupaten saya harapkan kepada siswa/i SMA dan SMK tidak terpicu untuk ikut melakukan aksi yang dapat merugikan siswa itu sendiri, Kepada siswa/i agar lebih kritis dalam menerima informasi di medsos karena banyak berita hoax baik berbentuk fitnah maupun berisi menyebarkan aib orang lain ujar AKBP Muhammad Joni.

Kegiatan dilanjutkan dengan pembacaan Deklarasi Pelajar Kabupaten Bogor oleh siswa/i SMKN 1 Cibinong dan kunjungan ke lokasi-lokasi pembelajaran di SMKN 1 Cibinong // (Boegeiss)

Warga Masyarakat Lubang Buaya Jakarra Timur Menolak Adanya Pengukuran Tanah Yang Bersengketa

Jakarta 30/9 TFBI.–

Warga masyarakat yang tingal di daerah Lobang Buaya tepatnya di RT, 013 RW,09 Kelurahan Lubang Buaya Kecamatan, Cipayung. Jakarta Timur melakukan Aksi Menolak Pengukuran Tanah yang dilakukan oleh Pihak BPN dan Dikawal oleh Aparat Kepolisian Polres Jakarta Timur.

Hal itu terlihat di Lokasi Tanah yang masih Sengketa, tampak Masyarakat melakukan Protes atau Demo dilokasi tanah Sengketa dengan menggunakan kertas karton yang Bertuliskan kata-kata Menolak Penggusuran Oleh Pihak Lawan,

Bahkan masyarakat Mengajukan Beberapa Tuntutan yang tertuang Dibawah ini :

1 . Stop dan Hentikan kriminalisasi terhadap warga

2 Warga menolak dengan tegas adanya pengukuran tanah Yang akan Dilakukan pihak lawan dibantu oleh BPN Dan pihak kepolisian , jika tidak puas silahkan mengajukan gugatan ke pengadilan Karena warga taat Hukum Dan Siap mengikuti prosedur Hukum Yang sesuai dengan UU

  1. kepada oknum aparat kepolisian terkait untuk tidak mengintimidasi warga
    Sehingga membuat warga sebenarnya jusrtru sebagai korban Dan harus Di lindungi menjadi ketakutan dan resah
  2. Mohon pihak kepolisian untuk dapat menindak lanjuti Dan segala memproses laporan warga tentang tindak premanisme 3 truk yang datang kepada warga dan pencurian hp Dan dompet yang pernah di laporkan
    Yang sampai saat ini belum pernah di tindak lanjuti pihak kepolisian
  3. Warga Sudah mempersiapkan dokumen finalisasi menuju PK
  4. Adanya dugaan tindakan kriminal (memberi keterangan Palsu) Yang dilakukan oleh sekretaris Kelurahan
  5. Mohon kepada wali kota jakarta timur menindak lanjuti permohonan warga untuk mendapatkan perlindungan Hukum setelah rapat bersama Di kantor wali kota
  6. Di harapkan Bapak gubernur DKI jakarta bisa ikut andil memperhatikan dan turut melakukan pengawasan terhadap perkara kriminalisasi terhadap warga di lubang buaya
  7. Pada Jumat tanggal 04 September 2019 warga akan memenuhi undangan Polres jaktim untuk memenuhi undangan klarifikasi atas laporan dari pelapor untuk menunjukkan bukti kepemilikan tanah oleh warga

10 . Akan melaporkan pihak2 kepada pihak berwajib , yang telah di duga melakukan tindak pidana terkait dalam kasus kepemilikan tanah warga
Untuk warga mendapatkan kembali hak nya Dan mendapatkan keadilan

Demikian isi tuntutan warga yang tertuang dan ditanda tangani oleh AR. Effendy & Partners selaku Pengacara Bersama Warga Masyarakat Sekitar Lokasi.

(Yahya Heriansyah)

TNI Polri di Soloraya Ikuti Apel Gelar Pasukan Jelang Aksi Massa di Gedung DPRD

Surakarta 30/9 TFBI.–

Prajutit TNI dari Kodim 0735/Surakarta bersama dengan Anggota TNI dan POLRI Di Soloraya melaksanakan apel gelar pasukan di Velodrome Stadion Manahan pada Senin (30/9/2019) pagi.

Apel tersebut dilaksanakan guna mempersiapkan pengamanan di DPRD Solo terkait adanya rencana aksi massa di lokasi tersebut.

Apel pasukan dipimpin langsung oleh Kapolresta Surakarta AKBP Andy Rifai didampingi Komandan Kodim 0735 Surakarta Letkol Inf Wiyata S Aji, S.E, MDS.

Kapolresta menekankan agar anggota melakukan pengamanan dengan mengedepankan sikap humanis dan memberikan sikap yang baik kepada masyarakat.

“Yang jadi fokus kita amankan adalah masyarakat dan sebagian pelajar, saya tekankan giat nanti kedepankan humanis berikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.” Tutur Andy Rifai.

Kapolres juga menegaskan bahwa dalam pengamanan anggota tidak menggunakan senjata api. Tindakan hanya dilakukan watercanon maupun gas air mata. Penggunaan kedua alat itu pun menurut Andy sudah diatur.

“Saya tekankan giat ini tidak gunakan senpi baik panjang maupun pendek, kita gunakan watercanon dan gas air mata, itu pun sudah di atur di perkap. Semua tindakan nanti semua atas dasar perintah.” Tegasnya.

Sesuai informasi yang ada, aksi massa diperkirakan akan terjadi pada pukul 13.00 di depan gedung DPRD Kota Surakarta. (Redaksi)

Kapolsek Jongkong Buka Turnamen Sepak Bola ARTOM CUP

Kapuas hulu, 30/9 TFBI.–

Kapolsek Jongkong Buka turnamen sepak bola ARTOM CUP bertempat di lapangan desa jongkong kiri hulu desa Jongkong kiri hulu kecamatan jongkong (29/09/2019).

Sambutan sekaligus membuka keramaian oleh kapolsek jongkong iptu Josni Barus menyampaikan kepada seluruh peserta /tiem yang berlaga pada turnamen ARTOM CUP ini tetap menjaga sportivitas dalam pertandingan.
Dalam turnamen ini merupakan kreativitas dari pemuda desa jongkong kiri hulu untuk meningkatkan kualitas dalam bidang olahraga raga khususnya di sepak bola.


Pada turnamen ini bukan yang pertama kali yang di laksanakan di laksanakan di kecamatan jongkong namun tetap masih dalam aman dan kondusif, saya harapkan di desa jongkong kiri hulu ini tetap aman dan kondusif.

“Dalam kesempatan ini juga saya ingin menghimbau kepada seluruh lapisan masyarakat untuk tidak mudah terpancing dengan situasi dengan saat ini yang berkembang di media sosial tentang keamanan di beberapa daerah yang kurang kondusif” ungkap kpolsek .
Lebih lanjut kapolsek menghimbau seluruh masyarakat untuk untuk selalu bijak dalam bermedia sosial dan tidak mudah menerus kan informasi yang tidak benar ( Hoax)

“Dalam kesempatan ini kami juga mengucapkan terimakasih atas dipercayanya kami untuk membuka turnen sepak bola ARTOM CUP ini” ucap Iptu Josni Barus

Endipriyono

Bentuk Pelayanan Kepada Masyarakat Polsek Embaloh Hulu Lakukan Pengamanan Ibadah Missa

kapuas hulu, 30/9 TFBI.-

Kanit Anggota Penjagaan Polsek Embaloh Hulu Brigpol Bambang Ismanto beserta Bhabinkamtibmas Briptu Aswandi melaksanakan pengamanan guna menjaga kondusifitas rangkaian kegiatan Ibadah Missa di Gereja Khatolik Paroki Santo Martinus Desa Banua Martinus Kecamatan Embaloh Hulu Kabupaten Kapuas Hulu. Minggu (29/09/2019).

Kesiapsiagaan anggota Polri untuk selalu siap siaga antisipasi keamanan dan ketertiban pada saat pelaksanaan rangkaian ibadah umat Nasrani di gereja menjadi Prioritas Polsek Embaloh Hulu menjaga situasi wilkum Polsek Embaloh Hulu tetap Aman dan Kondusif.

Seperti terlihat pada pagi ini Polsek Embaloh Hulu melaksanakan pengamanan Ibadah Missa di Gereja Khatolik Paroki Santo Martinus Desa Banua Martinus Kecamatan Embaloh Hulu, guna mencegah gangguan kamtibmas selama kegiatan Ibadah Missa tersebut berlangsung.

“Personil Polsek Embaloh Hulu melaksanakan pengamanan terbuka dan tertutup di sekitar lokasi mulai awal sampai dengan akhir kegiatan tidak ada gangguan kamtibmas, kegiatan berjalan aman dan tertib”, Ujar Brigpol Bambang Ismanto

Kapolres Kapuas Hulu AKBP R. Siswo Handoyo, S.I.K.,M.Si melalui Kapolsek Embaloh Hulu Embaloh Hulu Iptu Salmansyah mengatakan bahwa “untuk menjaga agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan kami terjunkan personil Polsek Embaloh Hulu terjun kelapangan untuk melaksanakan pengamanan kegiatan Ibadah Missa di Gereja Khatolik Paroki Santo Martinus sehingga kegiatan tersebut dapat berjalan secara aman dan tertib tidak ada kendala berarti”. Imbuh Iptu Salmansyah

Endipriyono

150 Delegasi ASEAN Bakal Hadir pada AJAFA-21 RLF Ke-25 di Bali

Jakarta 30/9 TFBI.–

Tidak kurang dari 150 orang akan menghadiri kegiatan ASEAN Japan Friendship Association for the 21st Century Regional Leaders Forum (AJAFA-21 RLF) ke-25 yang akan diselenggarakan di Bali pada 4-7 Oktober 2019 mendatang. Para peserta itu berasal dari 8 negara ASEAN dan Jepang. Dua negara ASEAN lainnya, Singapore dan Brunai Darusalam, berhalangan mengirimkan wakilnya pada pertemuan kali ini.

Presiden Kappija-21 (Keluarga Alumni Program Persahabatan Indonesia Jepang Abad 21), Mulyono Lodji, ketika dikonfirmasi media ini terkait kesiapan pelaksanaan event internasional tersebut menyampaikan bahwa pihaknya telah siap menggelar acara RLF dimaksud. “Panitia sudah mempersiapkan acaranya dengan baik, hampir 100 persen telah siap. Peserta yang sudah konfirmasi akan hadir di acara ini lebih dari 150 orang,” ungkap Mulyono yang merupakan alumni Program Persahabatan Indonesia Jepang angkatan tahun 2001 itu, Minggu (29/9/2019).

Terpisah, Ketua Panitia AJAFA-21 RLF 2019, Yusron Fuadi, menjelaskan bahwa dari jumlah peserta yang akan hadir, delegasi dari Kamboja menempati urutan pertama terbanyak dengan total peserta 44 orang, terdiri dari 17 pria dan 27 wanita. Jepang menjadi negara pengirim delegasi terkecil dengan jumlah peserta 3 orang. Sementara itu, Indonesia mengirimkan 33 peserta. “Dari segi jumlah delegasi yang akan hadir, RLF kali ini cukup besar pesertanya. Antusiasme kawan-kawan alumni dari negara-negara ASEAN cukup besar untuk datang ke Bali, mengikuti acara yang dirancang untuk membangun persahabatan dan kerjasama antar masyarakat negara-negara Asean maupun Jepang,” jelas Yusron, alumni progam ini yang berangkat ke Jepang pada tahun 1996.

Japan International Cooperation Agency (JICA) Indonesia yang menjadi sponsor utama kegiatan Kappija-21 selama ini, akan hadir dalam helatan tahunan AJAFA-21 itu. Tidak tanggung-tanggung, Chief Representative JICA, Mr. Shinichi YAMANAKA, bersama tiga pejabat program officers-nya akan hadir pada acara pembukaan RLF ke-25 yang dipusatkan di Kutabex Beach Front Hotel, Jalan Pantai Kuta, Kuta, Kabupaten Badung, Bali, ini. Selain itu, pejabat dari Kedutaan Besar Jepang untuk Indonesia juga akan hadir dan memberikan materi kunci (keynote speech) di pembukaan acara tersebut.

“Alhamdulillah, dari JICA akan hadir Chief Representative JICA Indonesia Office, Mr. Shinichi YAMANAKA, bersama beberapa pejabat JICA lainnya. Juga dari Kedubes Jepang, Mr. Jinno KOSUKE, pejabat bagian kerjasama ekonomi, akan hadir dan memberikan keynote speech di opening ceremony RLF Bali nanti,” imbuh Yusron.

Sebagai informasi, Program Persahabatan Indonesia Jepang Abad 21 adalah sebuah kegiatan pengiriman pemuda-pemudi Indonesia calon pemimpin bangsa di abad ke-21. Program ini merupakan gagasan dari mantan Perdana Menteri Jepang, Yasuhiro Nakasone, yang dimulai sejak tahun 1984. Angkatan-angkatan awal dari program tersebut kini sudah banyak yang menduduki jabatan penting di negeri ini, baik di tingkat daerah maupun di tingkat nasional. Yuherman Yusuf, anggota DPRD Riau tiga periode, merupakan salah satu alumni yang berangkat ke Jepang tahun 1984 bersama Patrialis Akbar, mantan hakim MK. Di tingkat nasional, ada Airlangga Hartarto (Menteri Perindustrian, Ketua Umum Golkar), Tjahjo Kumolo (Menteri Dalam Negeri, Politikus PDI-P), Ferdiasyah (Anggota DPR RI, politisi Golkar), Rafdinal (Direktur Perencanaan dan Identifikasi Daerah Tertinggal, Kemendes RI), dan Ilham Bintang (pemilik media mainstream Check & Recheck). Hingga saat ini, jumlah alumni program tersebut mencapai 4.200 orang tersebar di seluruh Indonesia, bekerja di berbagai bidang, baik pemerintah maupun swasta.

Selain Indonesia, Jepang juga menyelenggarakan program yang sama dengan negara-negara ASEAN lainnya. Oleh karena itu, semua negara ASEAN mempunyai organisasi asosiasi alumni program persahabatan negaranya dengan Jepang. Keseluruhan asosiasi alumni (10 organisasi) negara-negara ASEAN itu, ditambah satu asosiasi Jepang, bergabung dalam satu wadah organisasi di lingkup ASEAN Jepang yang diberi nama AJAFA-21 (ASEAN Japan Friendship Association for the 21st Century).

Organisasi AJAFA-21 mempunyai dua agenda pertemuan tahunan, yakni Executive Council Meeting (ECM) dan Regional Leaders Forum (RLF). ECM biasanya dijadwalkan berlangsung pada akhir Februari hingga awal Maret tahun berjalan, sedangkan RFL di pertengahan hingga akhir tahun berjalan, menyesuaikan kesiapan negara tuan rumah. ECM maupun RLF dilaksanakan di negara-negara ASEAN secara bergilir. Kappija-21 mendapatkan giliran menjadi tuan rumah RLF tahun 2019 ini.

Menurut Sekretaris Jenderal Kappija-21, Wilson Lalengke, pihaknya sangat bersyukur dan berterima kasih atas dukungan berbagai pihak dalam persiapan dan penyelenggaraan event RLF di Bali. Hingga saat ini, empat perusahaan sponsor telah menyatakan siap mendukung dan membantu terselenggaranya acara dengan baik dan lancar. “Atas nama Pengurus Pusat Kappija-21 dan panitia, saya menyampaikan banyak terima kasih atas dukungan dan partisipasi semua pihak, terutama para sponsor yang akan membantu kelancaran terselenggaranya acara AJAFA-21 RLF di Bali. Hingga saat ini, beberapa perusahaan sudah menyatakan siap bantu panitia, antara lain PT. Astra International, PT. WiKA (Persero), PT. Nindya Karya, dan PT. JNE,” ungkap Wilson Lalengke, alumni program persahabatan angkatan tahun 2000 ini.

Selain dukungan dan bantuan dari para sponsor, Wilson juga menyampaikan bahwa support dari pemerintah, termasuk Pemda Bali, juga sangat besar bagi terselenggaranya kegiatan RLF. “Kami juga ingin menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah baik pusat maupun Pemda Bali yang sudah mendukung kegiatan ini. Terutama pihak Kementerian Pariwisata dan Dinas Pariwisata Bali. Tanpa kerjasama yang terjalin baik ini, niscaya kegiatan yang akan berlangsung tanggal 4 hingga 7 Oktober nanti tidak mampu kami persiapkan dengan sebaik-baiknya,” pungkas Wilson yang juga merupakan Ketua Umum Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI) Nasional itu. (APL/Red).

Pengusaha Rumah Makan Membangkang, Surat Panggilan DPRD Dianggap Kertas Sampah

Tobasa 30/9 TFBI.–

DPRD Kabupaten Toba Samosir (Tobasa) telah melayangkan surat panggilan kedua kepada oknum pengusaha rumah makan (RM) Sinar Minang terkait bangunan rumah makan yang dibangun di atas fasilitas umum (saluran irigasi persawahan penduduk), namun tidak diindahkan. Okum pengusaha tersebut tetap tidak mau memenuhi panggilan walaupun telah dua kali dikirimi surat oleh Lembaga Legislatif Tobasa, Sumatera Utara. Pengabaian terhadap panggilan dari DPRD itu dinilai masyarakat Tobasa sebagai bentuk pembangkangan oknum pengusaha terhadap lembaga resmi pemerintahan di kabupaten tersebut.

“Kesannya, pengusaha itu mempunyai kekuatan luar biasa di Tobasa sehingga bisa membangkang atas panggilan lembaga Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Tobasa. Dianggapnya suurat panggilan itu seperti (maaf) taik saja,” ungkap warga Tobasa berdomisili di Laguboti, yang meminta namanya tidak dipublikasikan, dengan nada kesal.

Sebagaimana terlihat dari surat panggilan yang berklasifikasi Penting itu, disebutkan bahwa pengusaha RM Sinar Minang diminta datang ke kantor DPRD pada hari Kamis, tanggal 26 September 2019 kemarin. Namun, surat yang ditandatangani langsung oleh Ketua DPRD Tobasa, Ir. Boyke Pasaribu itu tidak digubris samasekali oleh oknum pengusaha dimaksud.

Sebelumnya, ramai diberitakan beberapa waktu lalu bahwa PPWI Tobasa meneruskan pengaduan masyarakat Desa Sibola Hotang SAS, Kecamatan Balige, Tobasa ke DPRD dan Bupati Tobasa, terkait keluhan mereka atas rusaknya sawah-sawah mereka, tidak dapat diolah dengan baik, akibat saluran air irigasi terhambat akibat berdirinya bangunan rumah makan di atasnya. DPRD dan Pemerintah Kabupaten Tobasa akhirnya menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan mengundang masyarakat Desa Sibola Hotang SAS, berbagai tokoh masyarakat, ormas, dan media di ruang rapat DPRD Tobasa, pada 5 Agustus 2019.

RDP tersebut menghasilkan keputusan bahwa bangunan permanen di atas irigasi Peahorbo, Desa Sibola Hotang SAS, Kecamatan Balige, Kabupaten Tobasa, Sumatera Utara harus dibongkar. Keputusan tersebut diambil terutama karena pembangunan bangunan pribadi di atas fasilitas umum telah menyalahi peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Nomor 8 tahun 2015 tentang Garis Sempadan Irigasi.

Sehubungan dengan fenomena pembangkangan oknum pengusaha rumah makan Sinar Minang tersebut, masyarakat mulai resah dan bertanya-tanya, ada apa di belakang pembangkangan oknum tersebut. Apakah ada pejabat yang mem-back-up oknum itu sehingga demikian bernyali mengangkangi panggilan DPRD Tobasa? Sekarang, masyarakat menunggu reaksi DPRD dan Pemerintah Kabupaten Tobasa terhadap ketidak-patuhan oknum pengusaha rumah makan itu. Ataukah DPRD dan Pemkab Tobasa tidak memiliki nyali untuk menindak sipembangkang itu? Mari kita lihat kisah selanjutnya. (AHG/Red)

ASISTEN I BUPATI HALUT, MELETAKKAN BATU PEMULA PEMBANGUNAN GEDUNG GEREJA ALFA OMEGA TOBELO

Halut, 29/9 TFBI.–

Bukan suatu hal mudah untuk membangun sebuah gedung gereja dengan latar belakang ekonomi jemaat dari kalangan menengah kebawah. Namun menyadari bahwa kehidupan yang dimiliki merupakan berkat Tuhan, maka jemaat gereja Alfa Omega Tobelo yang berjumlah 350 kepala keluarga atau sebanyak 1.434 jiwa itu optimis untuk membangun gedung gerejanya.


Selain itu mencermati kondisi fisik gedung gereja lama yang sudah tidak mampu menampung jumlah jemaat yang semakin bertambah. Dengan demikian jemaat yang 90 % terdiri dari karyawan pemerintah dan swasta ini bertekad membangun gedung gereja baru yang kondisi fisiknya jauh lebih besar. Dengan demikian mampu menampung jemaat dalam jumlah banyak.

Ketua panitia pelaksana pembangunan gedung gereja Alfa Omega, Oni Pulo, ST melaporkan, gedung gereja yang dibangun diatas lahan seluas 42 x 18 m2 ini hingga selesai nanti akan memerlukan dana sebesar Rp. 5.393.900.000.- sumber dana berasal dari swadaya murni jemaat, bantuan dana dari Pemerintah Provinsi Maluku Utara, Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara, para donatur serta sumber-sumber lain yang sah. Melalui upaya kerjasama yang baik dari semua pihak terkait, telah disepakati bahwa pelaksanaan pembangunan dimulai sejak peletakkan batu pemula dan pemancangan tiang utama pada (Sabtu, 28/09-2019).

Sementara Asisten Bupati Bidang Pemerintahan dan Kesra, Drs. E.J. Papilaya, MTP atas nama Bupati berharap, agar semua pihak saling kompak dan mampu menjalin kerjasama yang baik dalam upaya membangun gedung gereja ini. “Diharapkan agar para tukang dapat saling menyamakan persepsi, dengan demikian tidak terjadi silang pendapat yang berdampak pada hal-hal yang tidak diinginkan. Ketua panitia pelaksana pembangunan gedung gereja yang juga seorang anggota legislatif, diharapkan mampu memanage proses pembangunan ini secara optimal, ditunjang semua unsur terkait. Pa Oce (sapaan akrab) mengatakan, Pemerintah Kabupaten menyumbang 100 sak semen serta sejumlah uang dari asisten III. Semoga dapat dipergunakan dengan baik,” tutupnya.

(Magdalena)

Dalam Rangka Hut Ke-2 HIPAKAD Bersinergi Suatu Terobosan Bersifat Membangun

Bogor 29/9 TFBI.–

HUT Hipakad yang ke ll di Kabupaten Bogor berjalan dengan baik tanpa ada hambatan sesuai dengan program yang sudah di rencanakan oleh Ketua dan Pengurus DPC Hipakad Kabupaten Bogor.

Pantauan etabloidfbi.com Hadir dalam acara tersebut adalah para Ketua Rayon se-kabupaten Bogor beserta pengurus DPC yang di dampingi oleh para KSB, dan selanjutnya para rombongan melanjutkan tabur bunga di Taman Makam Pahlawan Pondok Rajek Kabupaten Bogor guna melakukan tabur bunga dan menghenigkan cipta dalam mengenang jasa-jasa pahlawan yang sudah memperjuangkan kemerdekaan Republik Indonesia.

Dalam acara tersebut dari taman makam pahlawan, seluruh rombongan bertolak ke PMI Kabupaten Bogor untuk melaksanakan program selanjutnya donor darah yang dikoordinir oleh KSB Hipakad dan pengurus lainya.

“Sementara etabloidfbi.com menyambangi Ketua DPC Hipakad Kris Mandagi di meja kerjannya di Gedung Pemuda Jln Tegar Beriman. “Beliau menyampaikan ucapan terimakasih untuk seluruh pengurus dan Ketua Rayon se-kabupaten Bogor yang sudah ambil bagian dalam acara Hut Hipakad tersebut dan akan memprogramkan dalam giat ke depan’ya,”

Kris Mandagi, ” kami tetap melakukan tradisi ini mengingat organisasi Hipakad adalah organisasi yang individunya adalah anak anak tentara baik yang masih aktip ataupun yang sudah purnawirawan dan Pejuang 45. Jadi wajib hukumnya meneruskan dan menjaga keutuhan NKRI dan tentunya Hipakad harus berbuat suatu terobosan yang sifat nya membangun karena Hipakad juga bisa di andalkan dalam pembangunan bangsa karena kalau indonesia maju maka Hipakad pun maju,” ujar Kris Mandagi. //Boegeiss

Bangun Sanitasi, Satgas Yonif 734 Cegah Epidemi Penyakit di Maluku Utara

MALUKU, 29/9 TFBI.–

Untuk mencegah epidemi penyakit di Maluku Utara, Satgas Yonif 734/SNS melaksanakan karya bakti dengan membangun saluran pembuangan air di sumur tua yang digunakan sebagai sumber air masyarakat setempat.

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Yonif 734/SNS, Letkol Inf Edwin Charles, dalam rilis tertulisnya di Maluku, Minggu (29/9/2019).

Dikatakan Dansatgas, kegiatan yang dikerjakan pada hari Sabtu (28/9/2019) oleh personel Pos Anoa 2 Daruba bersama masyarakat ini bertujuan untuk menghindari tercemarnya air sumur yang dimanfaatkan masyarakat Desa Pandenga untuk memenuhi kebutuhan air sehari-hari.“Sumur tua bekas peninggalan perang dunia kedua ini masih sering dimanfaatkan sebagai sarana untuk mencuci, memasak, dan lain sebagainya,” ucap Edwin.

Lanjutnya, Ia merasa prihatin karena air yang digunakan untuk mencuci dan memasak berada pada satu tempat. Akibatnya, limbah cucian mengalir kembali ke dalam sumur dan menyebabkannya tercemar.“Oleh sebab itu saya perintahkan Pos Anoa 2 Daruba untuk membuat saluran air agar masyarakat dapat memanfaatkan air tersebut dalam kondisi yang betul-betul bersih dan tidak tercemar,” tegas Edwin.

Selanjutnya Danpos Anoa 2, Sertu Ariyawan Duwila, saat memimpin kegiatan tersebut mengatakan bahwa pembangunan saluran air ini juga bertujuan untuk memberi kesadaran pada warga akan pentingnya kebersihan air. “Harapannya, selain memberi manfaat bagi masyarakat, kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi kepada warga agar semakin memperhatikan kesehatan diri dan lingkungannya,” tutur Ariyawan.

Kepala Desa Pandenga, Muridi Jalal, mengucapkan rasa terima kasih kepada Satgas Yonif 734 yang sudah berinisiatif dalam membuat saluran air di sumur tua bekas peninggalan perang dunia ke dua.“Sekarang kualitas air sumur ini semakin membaik karena sumur tersebut memiliki saluran air tersendiri dan sumur kami tidak lagi tercemar,” ujarnya. (Dispenad)

Atasi Dampak Kemarau di Belu, Satgas Yonif 142 Pasok Air Bersih

NTT 29/9 TFBI.–

Kemarau yang berkepanjangan, mengakibatkan sulitnya pasokan air bersih warga, untuk mengatasinya Satgas Pamtas Yonif Raider 142/KJ mengerahkan truk tangki air untuk memenuhi kebutuhan air bersih warga Umanen.

Hal itu sampaikan Dansatgas Pamtas RI-RDTL Yonif Raider 142/KJ Mayor Inf Ikhsanudin, S.Sos.,M.M dalam rlis tertulisnya di Kabupaten Belu NTT, Minggu (29/9/2019).

Dansatgas mengatakan, sebagai mana daerah lain pada umumnya, saat musim kemarau debit air sangat menurun, menyebabkan warga, khususnya wilayah sekitar Pos Kotis mengalami kesulitan air.

“Kita sering mendapatkan keluhan warga, khususnya masalah air bersih yang sangat sulit dicari, mereka berharap Satgas dapat memberikan bantuan untuk mengatasi pasokan air bersih,” ujarnya.

“Dengan banyaknya keluhan warga, membuat Pasiter Satgas, Letda Inf HG Sitohang langsung mendata dan menyusun rencana dalam rangka membantu pasokan air bersih kepada warga masyarakat di sekitar Mako Satgas,” terangnya.

Dengan dibantu lima prajuritnya, lanjut Dansatgas, Letda Inf HG Sitohang mengerahkan satu unit truk tangki air untuk membantu warga dalam memperoleh air bersih guna mencukupi hidup sehari-hari.

“Dengan truk tangki air ini, daerah yang mengalami kekeringan air dapat dengan mudah dijangkau, sehingga warga tidak perlu jauh-jauh lagi dalam memperoleh air bersih,’’ tandasnya.

Sementara itu, Pasiter Satgas mengatakan saat tiba di lokasi yang telah ditentukan, sesuai SOP didaerah penugasan, bahwa setiap pelaksanaan kegiatan harus ada prajurit yang pengamanan di sekitarnya.

“Dua orang prajurit di stand by kan untuk pengamanan disekitar lokasi kegiatan, sementara prajurit lainnya membantu masyarakat mengisi jirigen dan tempat penampung air yang mereka bawa dari rumahnya,’’ jelasnya.

“Dengan adanya tangki air ini, tentu sangat membantu masyarakat untuk memperoleh air bersih, dan hal ini sudah menjadi tugas kami untuk membantu kesulitan warga. Kami berharap, jangan segan-segan apabila warga membutuhkan bantuan kami, tandasnya.

Terpisah, Ketua RT 01 Egeidius Kali menyampaikan ucapan rasa terima kasihnya kepada personel Satgas Pamtas Yonif Raider 142/KJ yang telah memberikan bantuan pasokan air bersih di wilayahnya.

“Terima kasih kepada bapak-bapak tentara atas bantuan ini, semoga tugasnya kedepan dapat berjalan dengan sebaik-baiknya,” ungkapnya.

Hal senada diungkapkan Ibu Imelda Mako dan Mariam Maneg yang menerima air bersih, mereka mengucapkan terima kasih atas bantuan yang telah diberikan.(Dispenad).

Polsek Langsa Kembali Bekuk Penyalahgunaan Narkotika Jenis Sabu

LANGSA 29/9 TFBI.–

Team Opsnal Unit Reskrim Polsek Langsa mengamankan pelaku penyalahgunaan Narkotika jenis sabu di Gampong Sungai Pauh Tanjung Pemko Langsa, pelaku diamankan sekira pukul 00.00 Wib, Minggu (29/09/2019) 

Kapolres Langsa AKBP Andy Hermawan SIK M.Sc melalui Kapolsek Langsa, IPTU Ritian Handayani SIK Kepada Tribratanewslangsa, mengungkapkan, pelaku  tersebut berinisial F (25), Pegawai RSUD langsa, Gampong Sungai Pauh Tanjung Kecamatan Langsa Barat Pemko Langsa

Dari tangan pelaku diamankan Narkotika Jenis sabu 1 paket besar yang terbungkus plastik tembus pandang dengan berat 76,21 Gram, 1 unit Hp merk samsung warna Hitam

Dalam pengungkapan tersebut Kapolsek langsa menerangkan Pengungkapan tersebut berawal dari informasi masyarakat bahwa di sebuah rumah di Gampong Sungai Pauh Tanjung sering terjadi transaksi jual beli Narkotika Jenis Sabu

Dari informasi tersebut kita lakukan pemantauan dan penyelidikan oleh Team Opsnal Unit Reskrim Polsek langsa, sekira pukul 00.00 Wib Team Opsnal Unit Reskrim Polsek Langsa melalukan pengerebekan di sebuah rumah yang dicurigai menjadi tempat transaksi jual beli narkotika jenis sabu dan berhasil mengamankan pelaku dan barang bukti

Setelah diinterogasi pelaku mengakui bahwa Sabu tersebut titipan dari seseorang yang berinisial I, dijual kembali oleh Tersangka dengan harga sebesar Rp. 35.000.000.-

“Tidak ada Kompromi dengan yang nama nya Narkoba, kami sikat, siapa saja, karena Narkoba ini sangat merusak, merusak jiwa, pikiran, fisik, orang bisa ngak waras lagi kalau udah ketergantungan dengan yang nama nya Narkoba, Apresiasi dan ucapan terima kasih kami Polri khusus nya Polsek Langsa atas informasi yang masyarakat berikan kepada kami, semoga ini akan terus berjalan sampai kapan pun “

“Kini pelaku dan barang bukti telah kita amankan di Polsek Langsa guna pengembangan dan penyidikan lebih lanjut..+,” Tutup Kapolsek. (***)

Polres Kapuas hulu laksanakan latihan Dalmas antisipasi perkembangan Kamtibmas.

Putussibau, 29/9 TFBI.–

Seluruh anggota polres Kapuas hulu melaksanakan apel pagi seperti biasa Minggu (29/09/2019) di halaman apel polres Kapuas hulu.

Apel dimaksud untuk melaksanakan latihan pengendalian massa(Dalmas) untuk mengantisipasi perkembangan Kamtibmas sehubungan dengan banyaknya demonstrasi dan unjuk rasa menjelang pelantikan anggota legislatif serta pelantikan.presidem dan wakil presiden terpilih.

Latihan tersebut dipimpin langsung oleh Wakapolres Kapuas hulu Kompol Alber Manurung yang dipandu oleh Kasat Sabhara AKP Slamet Riyadi.

Latihan Dalmas tersebut melibatkan seluruh anggota seluruh anggota Bag,Sat,Si yang ada di polres kapua hulu.

Latihan ini dimaksudkan untuk menjaga kesiapan dari seluruh anggota apabila setiap saat diperlukan untuk digerakkan atau diminta untuk membantu kesatuan lain yang memerlukan” ungkap Wakapolres Kapuas hulu Kompol Alber Manurung.

Endipriyono

PAC Lembursitu Kirimkan Anggotanya Ikuti Acara Diklat KOTI yang Diadakan Pemuda Pancasila MPC Kota Sukabumi

Kota Sukabumi 29/9 TFBI.–

Dua Bulan sudah Anggota Pemuda Pancasila yang di berikan Pelatihan dan Pembekalan , dan hari ini , Sabtu, 28/09/2019, Anggota Pemuda Pancasila dari Semua Perwakilan dari setiap PAC untuk mendapatkan Diklat Kewiraan dan sekaligus Di resmikan nya menjadi Anggota KOTI, namun sebelum itu, mereka harus mendapatkan Sesi terakhir selama 2 hari, dan merupakan Puncak Kegiatan yang di laksanakan di Pondok Halimun, Selabintana, Kab. Sukabumi, untuk mendapatkan Pelatihan Mental dan Fisik bagi Anggota Peserta Diklat.

PAC Lembursitu saat ini mengirimkan Anggota Calon KOTI sebanyak Kurang Lebih 20 Orang Anggota dari 73 orang
Anggota dari Semua PAC di Kota Sukabumi.
yang ikut dan lolos seleksi menjadi Anggota KOTI.

Walikota Sukabumi, Achmad Fahmi, yang hadir dan meresmikan Pelepasan Diklat Kewiraan bagi Anggota Calon KOTI mengatakan Bangga dan ikut mendukung dengan di selenggarakan nya Acara Diklat ini.

“Apresiasi dari saya dan turut mendukung dengan Apa yang saat ini di laksanakan, Diklat Kewiraan ini dapat membentuk Anggota Pemuda Pancasila yang lebih Tangguh dan Disiplin yang tinggi, serta dapat memberikan Manfaat bagi Masyarakat khususnya di Kota Sukabumi”, ujar Walikota Sukabumi dalam sambutannya sekaligus meresmikan Pelepasan Anggota Calon Koti saat akan diberangkatkan untuk melaksanakan Kegiatannya di Pondok Halimun, Selabintana, Kab. Sukabumi.

Diklat Kewiraan yang merupakan angkatan ke 6 tahun ini diikuti oleh sebanyak 73 peserta, Dankoti MPC Kota Sukabumi di saat berada di lokasi mengatakan bahwa dengan adanya Diklat Kewiraan ini dapat membawa Perubahan yang sangat mendasar bagi Pemuda Pancasila Kota Sukabumi.

” Semoga dengan Diklat Kewiraan yang di adakan oleh MPC Kota Sukabumi dapat membawa Organisasi Pemuda Pancasila Kota Sukabumi semakin Baik lagi dan Semoga Calon Anggota KOTI yang saat ini kita lakukan Diklat, dapat menjadi KOTI yang mempunyai Jiwa Korsa , Disiplin dan dapat menjadi Anggota yang dapat memberikan Perlindungan bagi Masyarakat dan Mitra Pemerintah . Terutama sebagai Ujung Tombak Pemuda Pancasila dalam Menjaga Persatuan dan Kesatuan “, jelas Mangunsong, Dankoti MPC Kota Sukabumi
saat diwawancarai kru etabloidfbi. com setelah acara Pelepasan Calon Anggota KOTI di MPC, Lapang Merdeka Kota Sukabumi .

KOTI Mahatidana Pemuda Pancasila adalah Ujung Tombak Pemuda Pancasila yang harus di berikan Pembekalan dan Pelatihan agar menjadi Komando Inti yang benar-benar Tangguh, Berkualitas, Berani dan Disiplin.

Sementara itu, Ketua Pemuda Pancasila PAC Lembursitu yang memerintahkan Anggota nya untuk mengikuti Diklat Kewiraan ini sangat mendukung dan memberikan Apresiasinya dengan diadakan Diklat Kewiraan bagi setiap Anggota Pemuda Pancasila dapat berguna bagi Dirinya, Keluarga, Masyarakat dan Organisasi.

” Kita dari Pemuda Pancasila PAC Lembursitu mengirimkan Beberapa Anggota sekitar 20 orang , Diklat ini merupakan Pembekalan bagi Anggota nya yang terpilih dan sudah terseleksi untuk menjadi Anggota KOTI, kita harapkan ini dapat memberikan manfaat yang baik untuk Anggota itu sendiri, Organisasi, Keluarga dan Masyarakat, ” Ucap H. Agus , Ketua Pemuda Pancasila PAC Lembursitu kepada etabloidfbi.com saat di hubungi lewat telepon selular nya.

Pemuda Pancasila adalah merupakan Organisasi Masyarakat dari Masyarakat dan untuk Masyarakat mereka ” Tidak kemana-mana tapi ada di mana-mana”
“Sekali Layar Terkembang Surut Kita Berpantang”

Pancasila.. Pancasila.. Pancasila
Abadi.

( Hendra Sofyan )

Takut Ditutup, Preman Perjudian Stasiun Wonokromo Ancam Wartawan

Surabaya 28/9 TFBI.–

Tempat perjudian dan prostitusi Stasiun Wonokromo Surabaya menjadi sarang preman. Pasca viral pemberitaan terkait perjudian dan prostitusi di berbagai media, preman Wonokromo pasang badan hingga mengancam keselamatan jurnalis dan keluarganya.

Ade, wartawan berita-rakyat.co.id, membenarkan kejadian itu. Takut lahan makannya ditutup oleh polisi, preman yang diketahui bernama Heri melakukan pengancaman melalui telpon seluler rekan Ade pada Jum’at (27/09/19).

Heri Dadu, itulah sebutan nama yang dikenal oleh sejumlah “pendekar” di balik beroperasinya perjudian Stasiun Wonokromo Surabaya.

“Kamu dimana, awas yo lek sampek ono seng kecel ambek judi Stasiun Wonokromo ditutup, podo karo mateni sandang panganku. Tak golek i awakmu, pasti ketemu, (awas ya kalau sampai ada yang tertangkap dan sampai perjudian Wonokromo ditutup, sama dengan mematikan sumber makanku. Kamu pasti akan aku cari, pasti ketemu),” ancam preman Heri tersebut terhadap wartawan Ade, (27/09/19).

Ade memaparkan, pengancaman tersebut bukan kepada dirinya saja namun juga keluarga. Jika sampai ketemu diluar bersama ibu, orang tua, maka akan dihabisi.

“Lek sampek awakmu metu ambek ibukmu, metu tak habisi awakmu, sak iki nang ndi, ayo ketemu,” kata Ade menirukan kalimat ancaman si penelepon melalui seluler rekannya.

Terkait dengan ancaman tersebut, Ade sebagai warga masyarakat Surabaya butuh dilindungi pihak kepolisian agar merasa aman dan nyaman dari ancaman preman akibat dari profesinya sebagai wartawan. “Saya berharap pihak kepolisian merespon adanya pengancaman terhadap warga kota Surabaya. Meski saya berprofesi wartawan, saya juga salah satu warga Surabaya yang butuh perlindungan. Saya percaya pihak kepolisian akan segera menindak tempat perjudian dan prostitusi Stasiun Wonokromo yang sudah menjadi sarang preman itu,” kata Ade penuh harap.

Ditambahkan Ade, memang ini sebuah resiko dari pekerjaan sebagai jurnalis, dicari, dicaci, diancam, diintimidasi, hingga keselamatan keluarga terancam.

“Sebagai wartawan, hal itu sudah sering terjadi. Pekerjaan wartawan pastinya bersinergi antara media dan kepolisian, berjalan untuk kepentingan masyarakat dalam memberantas kejahatan  dan premanisme yang ada di kota Surabaya,” tambahnya.

Hingga berita ini viral di berbagai media, pihak kepolisian belum melakukan tindakan terhadap aksi perjudian dan prostitusi di Stasiun Wonokromo Surabaya. (TIM/Red)

Ketua Pemuda Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) Papua Steve Mara Ajak Masyarakat Membangun Narasi Positif untuk Papua Damai

Jakarta, 28/9 TFBI.–

Semenjak aski demo pelajar yang dilanjutkan dengan aksi bakar bangunan pemerintah dan rumah warga di kabupaten Jayawijaya (Wamena) tercatat telah memakan puluhan korban Jiwa. Situasi di wamena jayawijaya saat ini menurut pantauan dilapangan sudah mulai membaik tetapi masih banyak masyarakat yang trauma dengan kejadian tersebut dan ingin segera keluar dari Wamena. Ratusan masyarakat terlihat memadati bandara udara setiap harinya untuk mendapatkan tiket pesawat keluar dari Wamena.

Sementara itu, transportasi udara (pesawat) komersial sebagai satu-satunya alat transportasi yang dapat digunakan keluar dari kota ingin ini sampai saat ini belum membuka pelayanan. Konfirmasi awal pada saat terjadi kerusuhan, pihak bandara menutup akses transportasi udara hingga batas waktu yang tidak ditentukan. Namun, yang terlihat di bandara udara wamena adalah pesawat milik TNI AD (Hercules) yang dibuka untuk melayani masyarakat secara khusus.

Ketua Pemuda LIRA Prov. Papua, Steve R. Elson Mara, saat di hubungi wartawan terkait situasi ini, menghimbau kepada masyarakat Wamena untuk tetap menjaga keamanan diri sendiri dan lingkungan disekitar serta tidak melakukan aktifitas yang dapat menimbulkan kerugiaan bagi diri sendiri.

“Wamena ini kota kelahiran saya, dan kota tempat saya dibesarkan. Saya tumbuh bersama derasnya kali Baliem dan kencangnya angina kurima sehingga membuat saya sangat sedih ketika melihat kota Wamena ini kembali terjadi kejadian berdarah seperti saat ini”, kata Steve Mara, anak LABEWA (Lahir Besar Wamena) ini. Lanjutnya, saya berharap tim terpadu yang menangani kasus Wamena ini cepat resolusi untuk menyelesaikan kasus Wamena, dan para pelaku kejahatan agar segera ditemukan dan dihukum sesuai dengan peraturan yang berlaku di Indonesia. Serta, aktor intelektual di balik peristiwa yang terjadi di Papua ini agar segera di tangkap.

Saya juga mengharapkan masyarakat Indonesia khususnya di Papua agar tidak mudah terprovokasi dengan semua isu yang beredar di masyarakat, kita percayakan kasus ini kepada pihak berwajib agar segera diselesaikan. Warga masyarakat agar tidak membangun narasi negatif yang dapat memecah bela persatuan dan kesatuan bangsa, tetapi sebaliknya kita membangun narasi damai atau narasi positif yang membangun kedamaian di antara kita. mari kita bersatu kita membangun bangsa Indonesia dari tempat dimana matahari terbit, tegas mahasiswa S2 Damai dan Resolusi Konflik Universitas Pertahanan ini. (***)

Meriahkan HUT ke-74 TNI, Serka I Dewa Gede Astawa Ikuti Lari 374 Km

Bali 28/9 TFBI.–

Meraihkan HUT ke-74 TNI, Kodam IX/Udy menggelar Run For Bali, yang diikuti pelari andalannya Serka I Dewa Gede Astawa, berlari keliling Bali sejauh 374 Km.

Hal tersebut disampaikan Kapendam IX/Udy, Kolonel Kav Jonny Harianto G, S.I.P., dalam rilis tertulisnya di Denpasar, Bali, (28/9/2019).

Diungkapkan Kapendam, atlet Serka I Dewa Gede Astawa, selama ini telah membuktikan prestasinya di berbagai even olahraga lari.

“Diantaranya juara 2 Ton Tangkas AD (2001), juara 3 Lomba Lari HUT Divif 2 Kostrad (2004), juara 1 Banyuwangi Ijen Green Run (2018), dan juara 1 Riau Ultra Merdeka Run 74 km (2019),” ujarnya.

Selain tambah Jonny, dirinya juga pernah dipercaya oleh Dandim 1626/Bangli untuk mengibarkan Bendera Merah Putih di puncak Gunung Batur, Kintamani, Kabupaten Bangli,” jelasnya.

Dijelaskan Jonny, Serka Dewa yang telah dikaruniai dua orang anak ini, meski telah mengharumkan namanya sebagai seorang atlet pelari, namun sebagai prajurit TNI AD selalu disiplin dalam tugas sebagai Babinsa dalam melaksanakan Pembinaan Teritorial (Binter) di Desa Buahan yang merupakan salah satu desa destinasi wisata di wilayah Kabupaten Bangli.

“Hal ini tentu sangat membanggakan, karena di sela-sela kesibukkannya dalam melaksanakan tugas dengan berbagai macam permasalahan yang menyangkut sosial kemasyarakatan, tetap mampu menorehkan prestasi yang luar biasa dengan berbekal semangat berlatih sambil melaksanakan tugas,” terangnya.

Terkait even “Run For Bali”, Jonny menjelaskan bahwa Serka Dewa yang nantinya berlari keliling Pulau Bali dengan jarak 374 km direncanakan akan ditempuh selama 4 (empat) hari yang dimulai pada Selasa (1/10/2019) mendatang.

Kegiatan ini pun mendapat apresiasi Pangdam IX/Udy ( Mayjen TNI Benny Susianto, S.I.P), melalui suntikan motivasi untuk Serka Dewa dengan harapan, apa yang dilakukannya merupakan hal istimewa dan tidak semua orang mampu melaksanakan olahraga lari ini.

“Mudah-mudahan melalui kegiatan ini akan dapat diketahui oleh masyarakat luas baik nasional maupun internasional sehingga dapat lebih meningkatkan pariwisata khususnya Bali,” tambah Jonny mengutip peryataan Pangdam.

Sementara itu, Serka Dewa menuturkan, volume latihan yang diambilnya juga tergolong berat dengan porsi latihan antara 15 – 20 km setiap latihan pada medan bervariasi.

“Walapun berat, tidak menyurutkan tekad saya untuk menjadi yang terbaik, seperti yang saya lakukan pada lomba lari memperingati HUT ke 74 RI di Riau beberapa waktu lalu,” urainya.

Waktu itu katanya lagi, meskipun medan yang dilalui cukup berat, namun dirinya bersyukur bisa menjadi yang tercepat.

“Cuaca panas dan adanya asap cukup menjadi tantangan juga, namun saya bisa menjadi yang tercepat karena dukungan masyarakat Riau,” tuturnya.

Dirinya pun sungguh bangga, dukungan masyarakat Riau sepanjang rute yang dilalui begitu luar biasa.

“Dukungan inilah yang terus memotivasi saya, sehingga mampu menyelesaikannya dalam waktu tempuh lebih kurang delapan jam, dan ini akan saya jadikan sebagai spirit untuk menjadi yang terbaik,” pungkas Dewa menuturkan pengalamannya. (Dispenad)

POLSEK BATANG LUPAR LAKSANAKAN GIAT PAM JALAN SEHAT

Kapuas Hulu, 28/9 TFBI.–

Jajaran Polsek Batang Lupar yang dipimpin oleh Kapolsek Batang Lupar Ipda Egnasius melaksanakan pengamanan jalan sehat dalam rangka Gerakan Hidup Sehat dari Puskesmas Batang Lupar pada hari Sabtu (28/09/2019) pukul 06.30 WIB.

Route jalan sehat dimulai dari Jalan Panglima Ngumbang– Jalan Lintas Utara – Jalan Siliwangi – Jalan Dwi Kora – Jalan Pendidikan – Jalan Lintas Utara dan kembali lagi ke jalan Panglima Ngumbang.

Jalan sehat kali ini dikuti seluruh  masyarakat Kec. Batang Lupar ,siswa SDN/SMP N Kec. Batang Lupar dan TK dan para guru kurang lebih berjumlah 500 orang.

“Kami dari pihak Kepolisian berharap dengan dilaksanakannya pengamanan dan pengawalan jalan sehat kali ini dapat memberikan peserta jalan sehat rasa aman, nyaman serta lancar tanpa adanya hambatan,” tutur Ipda Egnasius.

Endipriyono

Jalin Silaturahmi dan Sejukkan Suasana, Kapolres Serang Kota Audensi Bersama PC PMII Kota Serang

Kota Serang Banten, 28/9 TFBI.–

Dalam rangka menjalin silaturahmi dan sinergitas, Kapolres Serang Kota AKBP Edhi Cahyono, menerima kunjungan dan silaturahmi dari Pengurus Cabang PMII Kota Serang, Sabtu (28/09/2019).

Hadir dalam kegiatan tersebut, Kapolres Serang Kota AKBP Edhi Cahyono, S.I.K., Kasat Intelkam Polres Serang Kota AKP Deni Ramadani, KBO Satintelkam Polres Serang Kota Iptu Tatang, SH, Ketua PC PMII Kota Serang Abdul Muhit Hariri, Sekum PC PMII Kota Serang Chulasoh Nurul Yakin, dan Kabid Eksternal PC PMII Kota Serang Habsi Asyidik.

Pada kesempatan tersebut, Ketua PC PMII Kota Serang Abdul Muhit Hariri, menyampaikan, PC PMII Kota Serang adalah organisasi Kemahasiswaan dibawah PMII yang dalam program kerjanya konsen terhadap pembinaan keagamaan dan Kebangsaan.

Ia menjelaskan, PC PMII Kota Serang dalam kiprahnya berkomitmen untuk menciptakan kader kader yang memiliki pemahaman keislaman ahli sunnah waljamaah dan wawasan kebangsaan yang kuat sehingga mampu untuk menjadi benteng NKRI.

“Dalam hal kebangsaan, PMII akan selalu berkomitmen dengan dasar negara Pancasila dan membendung adanya paham paham radikal yang berkembang baik di kampus maupun di masyarakat,” ujar Abdul Muhit Hariri.

Muhit juga menyampaikan, sehubungan dengan adanya Kader PMII yang menjadi Korban dalam aksi unjuk rasa di Kendari, PB PMII sudah menginstruksikan ke seluruh PC Kota dan Kabupaten untuk melakukan aksi di Polda dan Polres wilayah masing masing.

Dalam menyikapi hal tersebut, lanjut Muhit, PC PMII Kota Serang ingin mengkoordinasikan dengan Polres Serang Kota sehingga seluruh kepentingan bisa terakomodir dengan tidak mengganggu sinergitas yang selama ini sudah terjalin antara PC PMII Kota Serang dengan Polres Serang Kota.

Sementara itu, Kapolres Serang Kota AKBP Edhi Cahyono, S.I.K., atas nama seluruh jajaran Polres Serang Kota mengucapkan terima kasih kepada seluruh kader dan Pengurus PC PMII Kota Serang yang telah banyak berkontribusi dalam menciptakan situasi keamanan di wilkum Polres Serang Kota.

Menurut Kapolres Serang Kota, komitmen PC PMII Kota Serang yang insten melakukan pengawasan dan membendung tersebarnya paham radikal khususnya di kampus kampus sangat membantu Pihak Kepolisian.

“Kami harapkan, kedepannya akan menjadi mitra dan saling berkoordinasi sehingga menciptakan situasi Kamtibmas yang kondusif di Kota Serang,” ujar Kapolres Serang Kota AKBP Edhi Cahyono.

AKBP Edhi, menambahkan, Polres Serang Kota tidak pernah alergi dengan kritik saran yang disampaikan masyarakat, khususnya para Mahasiswa. Menurutnya, selama kritik saran tersebut sifatnya membangun dan untuk kemajuan Polres Serang Kota.

“Kami sudah membuat program untuk menciptakan sinergitas dengan organ organ Kemahasiswaan dalam bentuk kegiatan yang lebih kekeluargaan sehingga akan lebih mengakrabkan antara mahasiswa dengan Kepolisian,” imbuhnya.

“Sekali lagi, kami mengucapkan terima kasih kepada Pengurus PC PMII Kota Serang yang sudah mengkoordinasikan adanya instruksi melakukan aksi unjuk rasa di Polda dan Polres dari PB PMII terkait adanya kader PMII yang menjadi Korban di Kendari,” kata AKBP Edhi Cahyono.

Untuk diketahui, pada hari Senin tanggal 30 September 2019 sekitar pukul 19.00 WIB, di Lapangan Polres Serang Kota akan dilaksanakan aksi solidaritas untuk korban Mahasiswa di Kendari dengan agenda refleksi dan Do’a bersama (tahlilan) yang dilaksanakan oleh Kader PC PMII Serang Kota dan Anggota Polres Serang Kota. (***)

PB PARFI : Keputusan Dewan Pertimbangan Organisasi (DPO) Melanggar Aturan

Keterangan Foto: Febryan Adhitya, Ketua Umum PARFI

Jakarta, 27/9 TFBI.–

Menyusul maraknya pemberitaan terkait informasi mengenai keputusan DPO PARFI yang mengganti secara sepihak pucuk pimpinan organisasi para artis film ini, Ketua Umum Pengurus Besar PARFI Febryan Adhitya bereaksi keras atas keputusan tersebut.

Menurut Febryan kedaulatan tertinggi organisasi berada pada anggota yang dilaksanakan oleh Kongres yang dipercepat atau Kongres Luar Biasa sebagaimana diatur pada Pasal 3 Angaran Dasar PARFI.
Febryan juga menjelaskan DPO hanya memiliki wewenang sebagai suatu Badan untuk membantu kelancaran mekanisme organisasi di PARFI sebagaimana diatur dalam Anggaran Rumah Tangga Bab VI Pasal 10.
Jadi untuk alasan pemberian sanksi, menurut Febryan sangat jelas diatur dalam Anggaran Dasar Pasal 15 bahwa Setiap Anggota yang tidak mentaati Anggaran Dasar, Anggaran Rumah Tangga, Kode Etik PARFI serta keputusan dan Ketentuan Organisasi dikenakan sanksi organisasi.

“PARFI memiliki mekanisme organisasi dalam menentukan dan memberikan sanksi kepada anggota dan pengurus berdasarkan tahapan penilaian, jadi tidak bisa seenaknya menuduh seseorang tanpa melalui prosedur organisasi,” pungkasnya.

Ditambahkan pula, sebagaimana diatur dalam Anggaran Rumah Tangga Pasal 7 ayat (2) tentang pemberian sanksi , penentuan sanksi dilakukan oleh Pengurus Besar bersama Dewan Pertimbangan Organisasi (DPO).

“Jadi DPO tidak bisa sendirian memutuskan pemberian sanksi karena aturan organisasi sangat jelas bahwa penentuan pemberian sanksi ditetapkan oleh Pengurus Besar dan DPO, sehingga DPO tidak bisa berdiri sendiri dalam mengambil keputusan peberian sanksi,” urainya.

Febryan juga mengingatkan para anggota DPO bahwa aturan ART tentang pemberian sanksi bagi anggota dan pengurus harus melewati tahapan berupa peringatan pertama, peringatan kedua, peringatan terakhir, skorsing, diberhentikan dari jabatan sebagai anggota yang jadi pengurus, dan dikeluarkan dari keanggotaannya. Dan syarat pemberian sanksi bagi anggota dan penguruspun harus berdasarkan bukti pelanggaran terhadap AD, ART, Kode Etik, dan ketentuan organisasi, atau anggota terbukti telah menjatuhkan nama baik dan wibawa organisasi.

“Selama saya memimpin PARFI belum pernah menerima saran atau masukan berdasarkan hasil rapat Dewan Pertimbangan Organisasi untuk kelancaran mekanisme organisasi sesuai wewenang dan kewajiban DPO, jadi pelanggaran Anggaran Dasar atau aturan apa yang saya lakukan sehingga DPO mengambil keputusan justeru bertentangan dan menyalahi Anggaran Rumah Tangga PARFI,” pungkas Febryan yang juga menjabat Ketua Dewan Penasehat DPP Serikat Pers Republik Indonesia.

Febryan juga menduga pimpinan DPO tidak membaca aturan organisasi dimana pada Pasal 14 ayat (4) Anggaran Dasar parfi sangat jelas disebutkan, anggota mempunyai hak perlindungan organisasi dan hak membela diri.
Sebelumnya DPO menuding selaku Ketua PARFI, Febryan membuat Nota Kesepahaman pembentukan presidium PARFI dengan pihak lain yang tidak diatur dalam AD dan ART. Selain itu Febryan juga dituduh tidak melakukan kordinasi dengan DPO selama memimpin organisasi, sehingga diputuskan untuk diberhentikan dan diganti dengan Piet Pagau sebagai Plt Ketua Umum PARFI tanpa melalui mekanisme Kongres Luar Biasa. Informasi ini disampaikan langsung oleh Ketua DPO Aspar Paturusi dan sejumlah anggota DPO serta Dewan Kehormatan PARFI Mawardi Harlan pada jumpa pers di Jakarta, Kamis (26/9/2019).

Menangapi tudingan DPO tersebut, Febryan mengaku heran karena kedudukan fungsi DPO seharusnya menjadi badan yang melakukan control terhadap kinerja pengurus dengan cara memberikan masukan dan saran baik diminta atau tidak.

“Selama ini kami tidak pernah mendapatkan masukan dan saran, jadi kami tetap fokus untuk membangun kembali citra PARFI yang sempat terpuruk pasca ketua lama terkena masalah hukum dan yang lebih penting khalayak ketahui, saya terpilih di KLB itu hanya sebagai Ketua Umum tidak memiliki kewenangan menyusun kepengurusan. DPO menginginkan saya hanya boneka mereka saja. Dan ini yang saya tolak setegas tegasnya,” ujar pemilik Majalah Doeta Wisata ini mempertanyakan tudingan DPO yang tidak beralasan.

Selama memimpin PARFI pasca Kongres PARFI 12 Maret 2017 lalu, Febryan dan pengurus lainnya berjibaku membangun pencitraan baru bagi PARFI pasca ditinggal Gatot Brajamusti yang tersandung masalah hukum. PARFI yang kini bangkit lagi ditangan Febryan telah melaksanakan sejumlah program yang cukup berpengaruh mengembalikan kepercayaan para artis film di Indonesia untuk kembali bernaung di organisasi PARFI. Bahkan, program sertifkasi kompetensi artis film yang tengah diupayakan Pengurus Besar PARFI sepatutnya mendapat apresiasi dari kalangan artis film karena akan berdampak sangat positif bagi peningkatan kualitas artis film Indonesia. Terakhir, pada 30 Agustus 2019 bersama Dewan Pimpinan (DPP) PARFI di bawah Soutan Saladin, Febryan meleburkan (Islah) dengan Pengurus Besar DPP PARFI yang dipimpinnya menjadi sebuah presidium yang terdiri dari Febryan sendiri bersama dengan Soultan Saladin, Dr. Kun Nurachadijat, Yos Santo dan Ronald Reinaldo.

“Sangat mungkin sekali, pembentukan presidium inilah yang membuat DPO meradang kalap, padahal tujuan kami baik untuk menyatukan kembali PARFI, sehingga keputusan sepihak itu terkuak bahwa DPO memang tidak bisa berorganisasi secara profesional,” tutup Febryan mengakhiri press releasnya (***)

Aksi Damai Jurnalis Se-Sukabumi Menolak Kekerasan Terhadap Wartawan dan RUU KUHP

Kota Sukabumi 27/9 TFBI.–

Liga Jurnalis Sukabumi ( LJS ) hari ini, Jumat, 27/09, melakukan Aksi Unjuk Rasa di depan Bundaran Tugu Adipura Kota Sukabumi. Wartawan Se-Sukabumi yang tergabung dalam LJS ini berkumpul di Apotik Kimia Farma untuk melakukan konsolidasi dan rencana Aksi Damai hari ini.

Setelah sepakat dan mempersiapkan segala sesuatunya , para Wartawan turun ke Lokasi yang sudah di tentukan yaitu di depan Bundaran Tugu Adipura. Massa Aksi dari Wartawan ini dihadiri Puluhan Awak Media.

Aksi para Awak Media ini menolak RUU KUHP dan Kekerasan serta Intimidasi terhadap Wartawan di Lapangan di saat bertugas. Dan meminta agar di bebaskannya rekan wartawan yang telah di lakukan penahanan pada saat Aksi Demo di Gedung DPR RI waktu lalu, Intimidasi , Persekusi dan Pembungkaman terhadap Wartawan merupakan hal yang sangat bertentangan dengan UUD 1945, Tentang Kebebasan berpendapat dan UU No. 40 Tahun 1999 tentang PERS.

Herlan Heryadi sebagai Koordinator Aksi mengatakan bahwa Kebebasan Pers adalah sesuai dengan UU No. 40 Tahun 1999 dan berharap kepada Aparat Kepolisian di Sukabumi untuk tidak melakukan hal yang dapat membungkam dan melindungi Jurnalis Sukabumi dalam melaksanakan Tugasnya.

” Kami meminta kepada Aparat Kepolisian untuk dapat memberikan Perlindungan kepada Awak Media di Wilayah Sukabumi dalam menjalankan Tugasnya, dan kita dari Liga Jurnalis Sukabumi menjunjung Tinggi Kemerdekaan Pers dan Aparat Kepolisian dapat mengusut tuntas kepada Pelaku Kekerasan , Persekusi terhadap rekan -rekan Jurnalis kita khususnya di Sukabumi”,Ujar Koordinator Aksi di depan para Awak Media.

Selain itu, Aksi ini mengundang Kapolres Sukabumi Kota, AKBP Wisnu Prabowo, SIK, untuk menerima Petisi dan Surat dari Dewan Pers yang isinya Menolak RUU KUHP diantaranya Menolak Bentuk Kekerasan terhadap Jurnalis, Menindak Aparat yang melakukan Kekerasan dan Persekusi terhadap Jurnalis serta Mencabut 10 Pasal pada RUU KUHP yang Mengekang Kebebasan Jurnalis.

” Kami menjamin para Awak Media di Sukabumi dalam Peliputannya karena Rekan-rekan Media adalah Mitra Kami juga, Kita akan dukung setiap Peliputan Berita yang di lakukan oleh para Awak Media sesuai dengan UU Pers yang ada”, Ujar Kapolres Sukabumi Kota, saat di wawancarai dan sekaligus menyerahkan Surat dari Dewan Pers.

Apa yang menjadi harapan kita semua bahwa apa yang di lakukan hari ini merupakan rasa Solidaritas para Awak Media di wilayah Sukabumi kepada Rekan -rekan kita yang ada di seluruh Nusantara yang mengalami Masalah Persekusi, Kekerasan dan Pembungkaman terhadap para Awak Media di saat Peliputan. Serta Mendukung Dewan Pers untuk menolak RUU KUHP dengan melakukan Aksi Demo Liga Jurnalis Sukabumi ( LJS ) , hari ini.

( Hendra Sofyan )

Kritis Bersimbah Darah, Remaja Papua Diselamatkan Satgas Yonif 721

JAKARTA, tniad.mil.id,-

Akibat kondisi kritis yang dialaminya, dimana ususnya terurai dan bersimbah darah, seorang pemuda yang tersungkur di tepi jalan, diselamatkan Satgas Yonif 721/Mks, dengan membawanya ke rumah sakit terdekat.

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Yonif 721/MKS, Letkol Inf Andi Wicaksono Wibowo S.I.P.,dalam rilis tertulisnya di Kota Mulia, Puncak Jaya, Papua, Jumat (27/09/2019).

Dikatakan Dansatgas, berawal saat personel Satgas Yonif 721/MKS, Selasa (24/09/2019) malam, sekitar pukul 19.30 WIT, kembali dari Puncak Senyum setelah mengantarkan logistik (bahan makanan).

“Ditegah perjalanan, beberapa personel melihat adanya sekumpulan massa yang berkerumun, yang terlihat seperti tengah memukuli seseorang,’’ ujarnya.

“Tidak lama kemudian, saat kendaraan mendekat, seorang pemuda dalam kondisi mabuk sambil sempoyongan, mencoba menghadang kendaraan Satgas,” terangnya.

Lanjutnya, ketika para prajurit turun dari kendaraan, pemuda tersebut langsung lari bersama teman-temanya karena melihat prajurit yang berpakaian dan bersenjata lengkap.

“Saat salah satu prajurit mencoba mendekati tempat kerumunan para pemuda-pemuda yang mabuk tadi, di pinggir jalan terlihat seorang remaja berusia sekitar 14 tahun tersungkur dan bersimba darah dengan usus terurai,’’ jelas Andi.

“Melihat kondisinya yang terluka parah, beberapa personel langsung bergegas mengangkat korban kedalam kendaraan dan membawanya ke rumah sakit terdekat,’’ tambahnya.

Setibanya di rumah sakit, korban diterima dan langsung ditangani dokter untuk mendapatkan perawatan medis lebih lanjut. Setelah mendapat perawatan, personel kembali melanjutkan perjalanan.

“Untunglah di lokasi kejadian, ada prajurit yang melihat dan membantu korban, jika tidak segera dibawa ke rumah sakit, mungkin akan berakibat fatal bagi korbannya,’’ pungkasnya.

Atas kejadian tersebut, Satgas telah memberikan laporan kepada pihak berwenang untuk dilakukan proses selanjutnya.(Dispenad).

Kapolsek Birem Bayeun Santuni Fakir Miskin

Langsa Aceh, 27/9 TFBI.–

Hari ini Jum’at 27/9 Kapolsek Birem Bayeun Iptu Aiyub,SE di dampingi Wakapolsek Ipda Syarifuddin dan anggota menyerahkan bantuan sembako kepada fakir miskin kepada sdr.Husaini di Dsn Setia Gampong Keude Birem Atim.

Iptu Aiyub,SE selaku kapolsek Birem Bayeun memiliki program polisi berbagi yang dilaksakannya setiap hari Jumat akhir bulan dan kegiatan polisi ini sendiri dilakukan dengan melihat kehidupan sehari hari penerima layak atau tidak untuk di beri bantuan.

Bantuan sembako dan uang saku untuk Minggu ini Iptu Aiyub
menyerahkan kepada Saudara Husaini, 41th, Alamat, Dusun. Setia Gampong Keude Birem Kec.Birem Bayeun Atim.
Husaini ini sendiri mengalami cacat/lumpuh layu sejak kecil.

Iptu Aiyub ,SE mengatakan, bantuan kami ini tidak seberapa nilainya tapi harapannya apa yang kami berikan sedikit banyak bisa meringankan beban hidup Saudara Husaini, “Kami berharap jangan melihat Nilainya Bantuan kami memang tidak seberapa tetapi walaupun sedikit minimal mbisa meringankan beban keluarga,” Ungkap Kapolsek. (Andi)

Reaksi Cepat Satlantas Polres Serang, Penanganan Laka Mobil Odong – Odong di Cikeusal

Serang Banten 27/9 TFBI.–

Telah terjadi kecelakaan tunggal mobil rekreasi alias mobil odong – odong, lokasi kejadian di Jl. Raya Tambiluk Cikeusal tepatnya di Kampung Cihui, Desa Sukaratu, Kecamatan Cikeusal, Kabupaten Serang, Jum’at (27/09/2019).

Kepada awak media, Kapolres Serang AKBP Indra Gunawan, melalui Kasat Lantas AKP Dodin Awaludin, menjelaskan, kejadian kecelakaan tunggal tersebut terjadi sekitar pukul 10:15 WIB hari ini.

“Kronologis yaitu ketika mobil Isuzu jenis pick up (yang dimodifikasi mobil rekreasi atau mobil odong – odong) No Pol : D-8068-VS yang dikendarai oleh Taryanto, tiba sebelum kejadian berjalan dari arah Desa Tambiluk menuju Cikeusal, tiba ditempat kejadian dijalan yang menanjak kendaraan tersebut tidak kuat, sehingga mundur dan terguling. Akibat kejadian tersebut penumpang mengalami luka – luka dan kendaraan mendapat kerusakan,” jelas AKP Dodin.

“Tidak ada yang meninggal dunia, tidak ada luka berat. Hanya luka ringan saja, sudah ditangani petugas medis di Puskesmas Cikeusal, kemudian oleh petugas medis diperbolehkan pulang. Sopir mobil tersebut Taryanto, sementara kami amankan di Mapolres Serang,” kata AKP Dodin.

Dalam himbaunya, AKP Dodin mengatakan, mobil pick up tersebut yang dimodifikasi tidak sesuai fungsi dan peruntukannya, dimohon tidak digunakan di jalan raya, untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan seperti kejadian kecelakaan tunggal hari ini.

“Kami jajaran Satlantas Polres Serang akan melakukan sosialisasi pemahaman tentang kelayakan dan fungsi modifikasi mobil odong – odong tersebut. Kami himbau jangan digunakan karena tidak sesuai kegunaan dan fungsinya,” tukasnya. (***)

PEMBUKAAN PERKEMAHAN PENERIMAAN TAMU AMBALAN, GUGUS DEPAN RADEN MAS LAYIT DAN DAYANG PATIN HULU GURUNG.

Kapuas Hulu 27/9 TFBI. —

Kapolsek hulu gurung Iptu Edy Supriyanto menghadiri Upacara Pembukaan Kehidupan Perkemahan Penerimaan Tamu Ambalan, Gugus Depan Raden Mas Layit dan Dayang Patin di lapangan SMAN 1 Hulu Gurung;

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Drs. H. Baharudin, Camat Hulu Gurung, Serka Ilham Saputra Harahap, Danramil 14 Hulu Gurung;
Utin Diah Puji Astuti, S.Pd, Kepsek SMAN 1 Hulu Gurung dan Dewan Guru, Offi dan Surya Dharma, S.Pd Panitia Perkemahan beserta anggota, Gugus Depan Raden Mas Layit dan Dayang Patin SMAN 1 Hulu Gurung.

Dalam kesempatan itu dilaksanakanserah terima jabatan ketua majelis pembimbing gugus depan patin dari kak Heri Nugroho, S.Pd kepada kak Utin Diah Puji Astuti, S.Pd dan Serah terima jabatan ketua gugus depan raden mas layit dan dayang patin dari kak Utin Puji Astuti, S.Pd kepada kak Apriansyah, S.Pd.

Dalam kegiatan perkemahan dilaksanakan selama 3 hari dimulai pada tanggal 27 September sd 29 September 2019, perkemahan disebut juga perjusami (perkemahan Jumat, Sabtu dan Minggu) di SMAN 1 Hulu Gurung;
Pembekalan pertama diberikan oleh Danramil Hulu Gurung yaitu tentang perkenalan kompas.

Endipriyono

Jajaran Polres Bogor melaksanakan Doa bersama dengan Anak Yatim

Pada hari Kamis tanggal 26 September 2019 jam 15.15 WIB bertempat di Masjid Al-Muhajirin Polres Bogor telah dilaksanakan “Doa bersama dalam rangka terciptanya keamanan dan ketertiban yang kondusif di Wilayah Hukum Polres Bogor” yang dihadiri Wakapolres Bogor Kompol Didik Purwanto, S.H., S.I.K., Kabag Sumda Kompol Hida Tjahjono S.H., Kasat Lantas AKP M. Fadli Amri, S.I.K., Kasat Bimas AKP Doddy Rosjiadi, S.H., Kasi Propam Iptu Ucup Supriatna, Kaurmintu Intelkam Iptu Hasan Nurhasan, Kasat Narkoba AKP Andri Alamsyah, S.I.K, personil jajaran Polres Bogor serta anak yatim lebih kurang 50 orang dari Santri Ponpes Ar-Rohman Pasir Jambu Kec. Sukaraja.

Adapun kegiatan diawali dengan sholat ashar berjamaah sebagai imam Ustad. Sulaiman;

Dalam kesempatan tersebut Wakapolres Bogor menyampaikan bahwa ditempat yang mulia ini kita memohon agar diberikan kesehatan, keselamatan dan kekuatan untuk kita semua serta berdoa untuk Keamanan dan Kondusifitas seluruh wilayah polres bogor.

“Marilah kita semua berdoa bersama-sama agar ditempat yamg di Muliakan Allah Swt ini, kita semua memohon agar diberikan Kesehatan, keselamatan dan kekuatan untuk kita semua, dan mari kita semua Berdoa juga untuk Keamanan dan Kondusifitas seluruh Wilayah di Lingkungan Pres Bogor,” Ujar Wakapolres.

Setelah selesi Do’a Kegiatan, acara dilanjutkan dengan ceramah dan santunan kepada anak yatim //

(Boegeiss)

Korban Berjatuhan Saat Demo, Indikator Gagalnya Program Promoter Polri

Jakarta 27/9 TFBI.–

Demonstrasi mahasiswa, pemuda dan masyarakat umum merebak dalam beberapa hari ini. Kalangan pelajar juga telah ikut turun ke jalan mengungkapkan aspirasinya. Menurut para pengunjuk rasa, demonstrasi terpaksa dilakukan. Penyebabnya, karena suara-suara rakyat yang disampaikan dalam bentuk tulisan, surat terbuka, petisi, dan diskusi-seminar di berbagai tempat tidak mendapatkan respon semestinya.

Eksesnya, korban berjatuhan. Fasilitas umum dan pribadi rusak di sana-sini. Saling memaksakan kehendak menyebabkan bentrok fisik tidak terelakkan. Provokasi memanaskan suasana dan memicu amarah makin membara. Sebaran informasi situasi terkini di lokasi unjuk rasa menumbuhkan penasaran dari warga lainnya. Jadilah suasana demonstrasi semakin riuh-rendah. Letupan senapan dan lemparan berbagai benda bersahutan di suasana makin kacau-balau itu.

Terlepas dari ada atau tidaknya dalang di balik munculnya parlemen jalanan; dan juga terlepas dari relevan atau tidaknya tuntutan yang disampaikan publik peserta aksi, penanganan atas hiruk-pikuk warga itu semestinya dilakukan dengan baik dan profesional. Polisi seharusnya mengedepankan pola kerja yang melindungi, mengayomi, dan melayani. Polri adalah instrumen yang disediakan negara untuk menjaga agar geliat masyarakat dalam aktivitasnya berjalan dengan baik, lancar dan aman.

Faktanya, cara polisi selama ini menangani unjuk rasa masih belum mencerminkan sosok polisi yang ideal. Negara sudah memberikan rambu-rambu bagi Kepolisian Republik Indonesia (Polri) untuk bekerja sebagai pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat. Rakyat sudah membayar lunas seluruh anggota Polri, tidak lain adalah untuk melakukan tugasnya melindungi, mengayomi, dan melayani rakyat.

Korban berjatuhan tatkala unjuk rasa menunjukkan satu hal: Promoter Polri tidak mewujud di lapangan. Visi Polri untuk menjadi Polisi yang Profesional, Moderen, dan Terpercaya hanya slogan di standing-standing banner di kantor-kantor polisi belaka. Promoter hanya penghias bibir Kapolri dan jajarannya. Ia tidak lebih dari sejenis jualan “kecap bangau” perusahaan unilever saja.

Apakah sulit bagi Polri untuk menangani unjuk rasa tanpa kekerasan? Apakah berat bagi Polri untuk menghadapi rakyat yang berdemonstrasi dengan tidak bertameng-berpentungan? Apakah sukar bagi Polri untuk menyikapi kehadiran para pengunjuk rasa dengan tebaran senyum dan sapaan yang menyejukkan? Apakah tidak ada cara lain yang lebih baik dalam menangani kerumunan massa demonstrasi yang tidak bersenjata? Apakah mustahil bagi Polri untuk menciptakan suasana sejuk dan damai di tengah suasana memanas para demonstran?

Jika jawaban-jawaban dari deretan pertanyaan di atas adalah sulit, berat, sukar, tidak ada cara lain, dan mustahil; maka itu berarti program Promoter Polri menghadapi jalan buntu alias gagal total. Bukankah ketika jatuh korban dari pengunjuk-rasa, berarti Polisi gagal melindungi rakyat yang menggaji dia? Berarti Polisi gagal mengayomi warga yang menyediakan seragam dan peralatan kerjanya? Berarti Polisi gagal melayani masyarakat yang membelikan pakaian dalam yang digunakannya sehari-hari?

Adalah wajar jika banyak pihak bertanya: Promoternya di mana Pak Polisi? Profesional apanya? Moderennya dimana? Bagaimana bisa dipercaya?

Atau mungkin Polri akan beralibi ‘memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat serta menegakkan hukum’? Kembali lagi pada pertanyaan-pertanyaan di atas tadi, apakah sulit memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat yang berunjuk rasa dengan tidak menembaki warga? Apakah tidak ada cara lain yang lebih ‘profesional, modern, dan terpercaya’ selain menghadapi para demonstran dengan pentungan, gas air mata, dan hantaman kekerasan fisik?

Ayo Polri, sekali-sekali coba resep ini saat menjaga para demonstran: perbanyak polwan yang berjaga, pakai pakaian biasa, bisa berbatik ria, dan putarkan lagu dangdut di tengah ramainya para pengunjuk rasa. Dijamin acara demo berubah menjadi konser musik dangdut. Unjuk rasa dapat berlangsung lancar, damai dan everybody happy. (WL)

Danrem 162/WB Pimpin Sholat Ashar Berjamaah Bersama Para Mahasiswa Yang Berdemo Di Depan Kantor DPRD Provinsi NTB

Mataram 26/9 TFBI.–


Aksi unjuk rasa yang dilakukan 10.000 Mahasiswa dari berbagai elemen Mahasiswa se Pulau Lombok di Kantor DPRD NTB hari ini, Kamis (25/9) berakhir anarkis. Para Mahasiswa merusak pintu gerbang Kantor DPRD yang sudah dijaga ketat oleh aparat Kepolisian, penembakan gas air mata pun tidak dapat terelakan dan terjadinya aksi lempar-lemparan dan kejar-kejaran.

Aksi unras dilakukan tersebut sebagai bentuk penolakan terhadap revisi UU Nomor 30 Tahun 2002 tentang Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi yang dinilai akan melumpuhkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan penolakan terhadap RUU KUHP yang akan disahkan DPR.

Melihat kondisi tersebut, Danrem 162/WB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. SH. M.Han., berkoordinasi dengan Kapolda NTB Irjen Pol Nana Sudjana yang berada dilokasi maupun dengan pimpinan DPRD NTB dan mengerahkan dua ( 2) SSK anggota Yonif 742/SWY dan jajaran Kodim Lombok barat serta Tim Intel Korem + Kodim Lobar.

Kehadiran anggota Yonif 742/SWY menggunakan delapan unit truk di depan Kantor DPRD NTB jalan Udayana, terlihat mendapat sambutan hangat dari para Mahasiswa yang berada dibawah terik matahari.

Danrem 162/WB langsung melakukan pendekatan dan negoisasi kepada perwakilan Mahasiswa di ajak bersama sholat Dzuhur berjamaah di Masjid Islamic Center & di lanjutkan dgn pemberian Himbauan / Kultum kepada Adik adik Mahasiswa :

  • Agar menjaga nama baik mahasiswa sebagai panutan & contoh bagi masyrakat Indonesia,
  • Agar tidak berbuat anarkis dlm aksi demo nya & menodai cita cita luhur Demokrasi.
  • adalah calon generasi penerus Bangsa Indonesia yg di banggakan & pemimpin masa depan.

. “Alhamdulillah, setelah dilakukan pendekatan dan komunikasi akhirnya tidak ada lagi anarkis,” ungkap Danrem.

“Mari bijak dalam menyampaikan aspirasi dengan tetap mengedepankan aturan hukum dan norma agama yang ada mengingat NTB dikenal sebagai pulau seribu Masjid,” ajaknya.

Selain itu, bersamaan dgn Adzan Ashar Danrem juga mangajak melaksanakan sholat Ashar berjamaah di sepanjang jalan Udayana depan Kantor BPRD NTB yang di pimpin /imami langsung oleh Danrem 162/WB tanpa ada keraguan.

Usai melaksanakan sholat Ashar berjamaah, Danrem 162/WB bersama dgn Ketua / wakil Ketua DPRD NTB serta anggota terus melakukan pendekatan persuasif dan secara perlahan kepada sisa pendemo terdiri dari 31 Aliansi Gabungan mahasiswa & ormas sejumlah 2500 orang , syukur alhamdulilah sisa massa unjuk rasa pukul 17.15 WITA mulai membubarkan diri dengan tertib dan aman kembali ke rumah masing masing. (Yahya Heriansyah)

Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Sukabumi Uji Coba Ruas Jalan Hotmix dengan Beban 8 Ton

Kab. Sukabumi 26/9 TFBI.–

Dinas Pekerjaan Umum saat ini sedang gencar-gencarnya dalam melakukan Setiap Kegiatan untuk memperbaiki ruas Jalan di Wilayah Kabupaten sukabumi. Saat ini etabloidfbi.com mendapatkan informasi mengenai ruas jalan yang di Hotmix oleh Dinas Pu Kab.  Sukabumi. Ruas Jalan yang menghubungkan Jalan Bojong Cikembar hingga ke Jalan Cicantayan,  sepanjang 5 Km.

Asep Jafar,  Kepala Dinas Pu Kab.  Sukabumi mengatakan bahwa saat ini sedang melakukan uji coba Penghamparan dan Pemadatan Jalan dengan Hotmix dan bahan berkualitas tinggi.

” Uji coba langsung ini dilaksanakan di saat melakukan Penghamparan dan Pemadatan Jalan kemudian di uji langsung dengan Kendaraan yang bertonase 8 Ton,  dengan Pengujian langsung tersebut dapat dilihat Kualitas pengerjaan Jalan tersebut.

“Kita bisa liat bahwa Setelah penghamparan Aspal yang masih keadaan belum kering dan langsung di uji coba dengan Dumtruck yang bertonase 8 Ton ini. Bila ternyata dilindas,  jalan tersebut ada bekasnya maka kualitasnya kurang baik tapi kita bisa lihat dengan Kualitas yang kita uji saat ini,  setelah dilindas 5 Unit Dumtruck dengan Tonase 8 Ton per unit nya tidak ada bekas sama sekali”, ujar Kepala Dinas PU , Asep Jafar kepada Kru. 

Bahan  Hotmix yang berkualitas tinggi yang di pakai saat ini oleh Dinas PU Kab.  Sukabumi berasal dari Bogor . Bahan yang di maksud memakai jenis Hotmix ACWC.

Pengerjaan Hotmix ACWC ini di sepanjang Ruas Jalan Bojong hingga Jalan Cicantayan sepanjang 5 KM,  dan Di rencanakan akan selesai selama 5 hari ke depan. Hari ini baru dilaksankan Hotmix sepanjang 900 M.

Sumadi  sebagai Operator di Perusahaan AMP yang melaksanakan Pekerjaan Hotmix Jalan ini mengatakan sesuai dengan Standard Jalan .

” Pengerjaan Jalan yang Baik dan Bermutu harus sesuai Standard Jalan aza,  terutama dari Pengapian,  Kualitas Aspal  dan Peracikannya dan saat ini baru dikerjakan sepanjang 900 M dari 5 Km yang akan di kerjakan,  Insyaallah,  5 Hari selesai”, Ujarnya.

Pengerjaan Jalan sepanjang 5 KM ini di Pantau langsung oleh Petugas dari Dinas PU Kab.  Sukabumi dan langsung melakukan Uji Coba di Lapangan di saat pengerjaan Penghamparan dan Pemadatan agar dapat mengetahui Kualitas dari Bahan dan Pekerjaan yang saat ini sedang di laksanakan. 

Pada waktu lalu di saat Kru etabloidfbi.com berkunjung ke Dinas PU Kabupaten Sukabumi,  yang berada di Pelabuhan Ratu, menemui Kepala Bidang PU Kab.  Sukabumi,  Bidang Binamarga,  Sambas,  di ruang kerjanya, beliau mengatakan saat ini sedang di laksanakan pengerjaan Jalan di Kabupaten Sukabumi   dan akan segera melaksanakan setiap Kegiatan Pembangunan Jalan Kabupaten di Sukabumi.

” Kita laksanakan setiap kegiatan Pembangunan  Jalan di Kabupaten Sukabumi . Setiap Tahun Kabupaten Sukabumi hanya mendapatkan Kapasitas sepanjang 100 Km dalam membangun Jalan setiap Tahun dari Pemerintah. Semua Wilayah yang ada di Jawa Barat. Kabupaten Sukabumi dengan Wilayah terluas hanya mendapatkan 100 KM per tahun,  oleh sebab itu tidak mungkin semua wilayah dapat di laksanakan pembangunan Jalan tersebut, Jadi semua itu butuh waktu,  anggaran dan proses,  Insyaallah akan terlayani Semua nya”, Ujar Sambas,  di ruang kerjanya. 

Wilayah Kabupaten Sukabumi sangat Luas dan Ruas Kabupaten yang harus di bangun dan di perbaiki sangat luas,  hanya Anggaran yang terbatas dengan diberikan 100 Km per Tahunnya untuk pembangunan Jalan di setiap Kabupaten di Jawa Barat  tidak mungkin akan dapat  dilaksanakan di setiap Daerahnya. 

” Setiap Wilayah Kabupaten di Jawa Barat,  baik itu mempunyai Luas Wilayahnya di bawah Kabupaten Sukabumi tetap saja mendapatkan Anggaran untuk 100 KM per Tahunnya, karena Kabupaten Sukabumi ini Luas maka kita lakukan setahap demi setahap agar dapat merata ke seluruh Wilayah di Kabupaten Sukabumi, ” tambah Sambas

( Hendra Sofyan ) 

PERANGI NARKOBA DENGAN MENGENAL SENI BONSAI

LAMPURA 26/9 TFBI.–

Ketua TP-PKK Kabupaten Lampung Utara, Hj. Endah Kartika Prajawati Agung,S.STP., M.H., menghadiri Pembukaan Pameran dan Bazar Bonsai bersama Komunitas Pemuda dan Pecinta Bonsai Candimas (KPPBC) dalam rangka menyambut HUT TNI ke 74 dengan tema “Perangi Narkoba Dengan Mengenal Seni Bonsai”, di Yayasan Dian Cipta Cendikia (DCC) Candimas Kecamatan Abung Selatan Kabupaten Lampung Utara. Kamis (26/09/2019).

Turut hadir para Kepala Organisasi Perangkat Daerah Kabupaten Lampung Utara, Camat Abung Selatan, para Pengurus TP-PKK Kabupaten Lampung Utara, Ketua Perguruan Tinggi DCC Kotabumi, Ketua KPPBC.

Eka Wijaya, SE., selaku ketua panitia menyampaikan ucapan terima kasih kepada TP-PKK Kabupaten Lampung Utara yang sudah menyempatkan diri untuk menghadiri acara ini.
Dikatakannya, dengan menyukai seni dapat mengurangi tindakan negatif dalam kehidupan.
“Kami segenap panitia mengucapkan selamat ulang Tahun kepada TNI sebagai garda terdepan dalam mempertahankan NKRI.”Tutupnya.

Dalam sambutannya, Ketua TP-PKK Kabupaten Lampung Utara mengucapkan mengucapkan Terima kasih dan memberikan apresiasi kepada segenap Pengurus Komunitas Pemuda dan Pecinta Bonsai Candimas (KPPBC), yang pada hari ini menyelenggarakan Pameran dan Bazar Bonsai.

Menurutnya, dengan menggemari bonsai, selain dapat menciptakan keindahan dan keasrian lingkungan atau taman, juga sekaligus merupakan peluang usaha ekonomi kreatif bagi masyarakat. Ini adalah salah satu wujud nyata usaha kita bersama, dalam memberdayakan kaum muda untuk turut mendorong peningkatan ekonomi dan kesejahteraan keluarga, yang tentu akan berpengaruh pula pada pertumbuhan perekonomian daerah.
“Semoga event pameran dan bazar bonsai ini, dapat lebih menambah kemajuan dan kegairahan terhadap kecintaan bonsai di Kabupaten Lampung Utara, yang diharapkan dapat menciptakan peluang usaha baru, terutama bagi pemuda, serta mengubah pemikiran dan paradigma bagi pemuda yang mungkin diidentikan dengan perilaku negatif menjadi pemuda yang positif.”Ungkapnya.

Masih dalam sambutannya, Ibu Endah juga mengatakan nila kita melihat keindahan tanaman bonsai, maka yang ada dibenak pikiran kita adalah kekaguman kita terhadap keuletan dalam merawat dan mengkerdilkan tanaman hias ini. Dengan membentuk, menata, dan mengolah sedemikian rupa, maka tanaman hias ini memiliki unsur-unsur keindahan yang dapat dinikmati oleh indrawi manusia.
Kerja keras dari para pemuda inilah, dalam memelihara bonsai dengan penuh kasih sayang, sabar, tekun, ulet, dan rasa seni yang tinggi, serta berusaha menjaga agar tanaman tersebut tetap subur, sehat, dan segar, telah menjadikan pribadi pemuda menjadi pemuda yang memiliki daya guna dimasyarakat.
“Mudah-mudahan, apa yang telah kita lakukan oleh para pemuda yang tergabung dalam Komunitas Pemuda dan Pecinta Bonsai Candimas ini, dapat memberikan contoh yang baik bagi pemuda lainnya, sehingga Kabupaten Lampung Utara dapat semakin makmur dan sejahtera.”Pungkasnya.

Dilanjutkan dengan kunjungan dan peninjauan lokasi pameran dan bazar bonsai oleh Ketua TP-PKK Kabupaten Lampung Utara. (Rudi riyanto)

Pembinaan terhadap Siswa/i SMK di Wilayah hukum Polres Bogor

Bogor 26/9 TFBI.–

Pada hari Kamis 26 September 2019
Kasat Binmas Polres Bogor Akp. Doddy Rosjadi, SH., MH SMK, Koordinasi dengan Tenaga pendidik dan Kepala Kantor Cabang Dinas Pendidikan Wilayah I Prov. Jabar Kab. Bogor yang bertempat di Lapangan upacara SMKN 1.

Dalam kesempatan tersebut kasat binmas Memberikan arahan Agar adik-adik kita Siswa/i SMKN 1 Cibinong yang berjumlah 2.100 Siswa/i (Kelas X – XII) lebih giat belajar agar cita-cita yang di inginkan bisa tercapai sesuai dengan harapan. “Semiga kalian Anak-anak calin penerus Bangsa agar lebih giat dalam belajar dan semoga apa yang diharapkan baik oleh kita maupun orangtua kita dapat tercapai dengan baik, Ujar AKP Doddy Rosjadi.

Dan ditambahkan oleh Kasat Binmas semoga kita semua tidak mudah terpancing berita HOAX di Medsos mengenai ajakan untuk melaksanakan aksi Unjuk Rasa di Jakarta, tidak melakukan tindakan yang merugikan diri sendiri, orang tua maupun nama baik sekolah Khususnya disekolah ini di SMKN 1 Cibinong.

Drs. Firdaus, R., Mpd., Kepala Sekolah SMKN 1 Cibinong juga memberikan arahan:
Seluruh Siswa/i SMKN 1 Cibinong untuk tetap mengikuti pelajaran seperti biasa apalagi saat ini Siswa/i SMKN Cibinong sedang melaksanakan ujian penilaian tengah semester. Ujian penilaian akhir semester sudah berjalan 4 hari dan akan berakhir Jumat 27 September 2019.

Selanjutnya kami berharap agar Setelah selesai kegiatan sekolah, suoaya Siswa/i SMKN 1 Cibinong untuk langsung pulang ke rumah masing-masing // (Boegeiss)

Tempuh 78 Km, Satgas Yonif R 509 Jamin Kedaulatan Negara dan Kesehatan Warga Papua

JAKARTA 26/9 TFBI.–

Berjalan kaki menempuh medan berat sejauh 78 Km, Satgas Pamtas Yonif Raider 509/Kostrad, mengamankan patok perbatasan menjamin kedaulatan negara sekaligus memberi pelayanan kesehatan bagi warga Papua.

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Pamtas Yonif Raider 509/Kostrad, Letkol Inf Wira Muharromah, S.H., Psc.,dalam rilis tertulisnya di Kabupaten Keerom, Papua, Kamis (26/9/2019).

Lebih lanjut dikatakan, para prajurit yang bertugas menjaga keamanan perbatasan pada Rabu (25/9/2019), selain menggelar patroli di patok MM.4.4, yang dipimpin Komandan Pos Ungalom, Serka Dhino, juga memberi pelayanan kesehatan kepada warga setiap singgah di kampung yang dilewati.

“Mereka menempuh jarak kurang lebih 78 Km dari Pos Ungalom, menuju Patok MM.4.4. Medan yang dilalui sangat berat, karena harus melewati jalan setapak, sungai, rawa dan hutan. Para prajurit membutuhkan waktu 36 jam untuk sampai ketempat tersebut,” ujarnya.

Setelah menempuh medan berat dan panjang tambah Dansatgas, akhirnya personel Satgas Pamtas Indonesia-Papua Nugini ini berhasil menemukan Patok MM.4.4 dalam kondisi baik dan tidak bergeser dari koordinatnya.

“Usai melaksanakan patroli patok perbatasan, para prajurit memberikan pengobatan gratis kepada masyarakat yang tinggal di tapal batas. Selain pengobatan, prajurit juga memberikan bantuan kebutuhan pokok kepada warga.

Di tempat terpisah, Danpos Ungalom, Serka Dhino mengatakan, patroli ini merupakan tugas pokok Satgas yang sedang melaksanakan pengamanan perbatasan.

“Patok batas yang menjadi tanggung jawab pengamanan Satgas wajib untuk dilaksanakan patroli agar tidak bergeser dan mengetahui patok tersebut dalam keadaan baik,” tegasnya.

Ia juga menambahkan, selain melaksanakan tugas pokok, para prajurit juga diwajibkan untuk membantu masyarakat yang tinggal di perbatasan, salah satunya dengan melakukan pengobatan dan memberikan bantuan kebutuhan pokok kepada warga.

“Ini kita lakukan sebagai wujud kepedulian dan perhatian kepada warga setiap melaksanakan patroli, jika melewati kampung pasti kita berikan pengobatan,” tuturnya.

Sementara itu, Lewi Pigai (52), mengungkapkan terima kasih kepada Satgas yang telah memberikan pelayanan kesehatan sekaligus membagikan sembako bagi warga.

“Kami atas nama warga bersyukur mendapat pelayanan kesehatan gratis dari bapak Satgas. Apalagi di tempat kami minim sarana kesehatan, sehingga kesempatan ini sungguh dinanti warga,” pungkasnya. (Dispenad)

Demo Mahasiswa Di Kalimantan Selatan Hampir Ricuh

Fhoto : Wakapolda Bersama Kabag Humas Serta Jurnalis TFBI

Kalimantan Selatan 26/9 TFBI.–

Mahasiswa demo di depan kantor DPRD Kalimantan Selatan dalam orasinya Mahasiswa mengajukan 10 tuntutan,
menarik aksi kali ini karena sejumlah pelajar SMK turut begabung didepan kantor DPRD Kalimantan Selatan Jalan Lambung Mangkurat.

Sementara itu dilokasi Demo para Mahasiswa sempat saling dorong sama pihak aparat gabungan dari Polresta Banjarmasin dan dibantu Polres Marabahan, Polres Martapura, dan Polres Banjar Baru juga itambah Pasukan dari Brimob Polda Kalsel.

Keributan terjadi karena Mahasiswa ingin masuk ke Kantor DPRD yang merupakan Rumah Rakyat, tetapi tidak lama kemudian tensi mereka mulai mereda karena Perwakilan DPRD yang mau menemui para mahasiswa untuk Berdialog.

Menurut salah satu kordinator Aksi Rizal negara, semua pasal karet yang ada dalam rancangan undang-undang seperti RUU KUHP dan RUU KPK Minerba Pertanahan Permasyarakatan dan RUU P/KS harus di hapus.

Ketua BEM Universitas Islam Negeri (UIN) Antasari juga mendesak penundaan pembahasan ulang terhadap pasal demi pasal yang bermasalah dalam RKUHP,
“Kami menuntut kepada negara untuk mengusut dan mengadili elit-elit yang bertanggung jawab atas kerusakan lingkungan di beberapa wilayah di Indonesia,” kata sekretaris Umum HMI Banjarmasin.

” kami mendesak Pasal-Pasal permasalahan dalam RUU pertanahan yang merupakan bentuk penghianatan terhadap repormasi agraria.” tegas Rizal.
(Sugiannor)

Himbauan Kamtibmas, Jajaran Polres Serang Kepada Sekolah Dan Siswa

Serang Banten, 26 /9 TFBI.–

Kepolisian Resort (Polres) Serang melalui Polsek Kragilan melaksanakan himbauan dan arahan kepada pihak sekolah, siswa/siswi di SMKN 1 dan SMA PGRI Kragilan, Kamis (26/09/2019).

Kapolres Serang AKBP Indra Gunawan, S.I.K., MH, melalui Kapolsek Kragilan Kompol Andie Firmansyah, SE mengatakan, kegiatan yang dilaksanakan oleh anggotanya yakni memberikan himbauan dan arahan terhadap siswa siswi SMKN dan SMA PGRI Kragilan agar tidak mengikuti aksi unjuk rasa ke Jakarta.

“Kami tekankan, kepada para siswa, agar jangan mudah terbawa oleh informasi hoax dan menyesatkan krn akan merugikan diri sendiri dan yang lainnya,” kata Andie.

Andie berharap, kepada pihak sekolah maupun orang tua siswa agar sama-sama menjaga dan mengawasi anak-anak mereka. Agar tidak mudah terpengaruh oleh hal-hal negatif yang dapat merugikan dirinya dan orang lain.

Baca Juga : https://etabloidfbi.com/diduga-hendak-ke-jakarta-puluhan-pelajar-berhasil-diamankan-jajaran-polres-serang/

“Untuk para guru (pihak sekolah), orang tua, mari kita sama-sama jaga anak-anak kita. Jangan sampai terjerumus ke dalam pergaulan yang tidak diinginkan,” tukasnya.

Sementara itu, pada saat kehadiran petugas Kepolisian, namapak para guru di masing-masing sekolah menyambut dengan antusias serta mengucapkan terima kasih atas kegiata tersebut. (Redaksi)

Diduga Hendak ke Jakarta, Puluhan Pelajar Berhasil Diamankan Jajaran Polres Serang

Serang, Banten 26/9 TFBI.–

Kepolisian Resort Serang berhasil menggagalkan rencana puluhan siswa SMA dan SMK yang hendak berangkat ke Jakarta, yang diduga akan mengikuti aksi unjuk rasa, Rabu, (25/09/2019) sore.

Kapolres Serang AKBP Indra Gunawan, S.I.K., MH., mengatakan, puluhan siswa SMA dan SMK diduga akan ikut melakukan demo di Jakarta. Namun berkat kesigapan petugas, mereka (siswa-red) berhasil di gagalkan.

“Mereka (para siswa) SMA dan SMK diduga akan mengikuti aksi demo di Jakarta. Namun berhasil kami gagalkan,” kata AKBP Indra Gunawan, saat ditemui di kantornya, Kamis (26/9/2019).

AKBP Indra, menambahkan, dari keterangan para pelajar tersebut (mereka-red) mendapatkan ajakan dari Medsos. Sehingga tanpa berpikir panjang mereka akan ikut melakukan aksi demo ke Jakarta.

“Jadi motifnya, mereka dipengaruhi oleh informasi (ajakan) dari medsos. Kemudian mereka terpengaruh dan hendak berangkat ke Jakarta,” imbuh AKBP Indra Gunawan.

AKBP Indra, menegaskan, kepada masyarakat, orang tua, guru dan pihak sekolah agar sama-sama menjaga dan bertanggungjawab atas anak-anak mereka. Karena, kata Indra, hal tersebut dapat mengakibatkan dampak buruk, baik bagi dirinya sendiri maupun orang lain.

“Saya himbau agar semua ikut berperan dalam menjaga anak. Terutama orang tua dan pihak sekolah agar intens mengawasi para siswa didiknya. Silahkan koordinasikan dengan kami jika ada hal-hal yang berkaitan dengan pengaruh buruk yang ada dilingkungan sekolah,” kata Kapolres Serang AKBP Indra Gunawan. (***)

Kapolres Kapuas hulu hadiri festival anak Kapuas hulu (FAKH) 2019.

Putussibau 26/9 TFBI.–

Kapolres kapuas hulu AKBP R.S Handoyo.M.Si mengahdiri festifal anak Kapuas hulu yang diselenggarakan oleh pemerintah daerah (Pemda) Kabupaten Kapuas Hulu melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud), Kamis (26/9/2019).

Acara itu mengusung tema tema “Menyiapkan Generasi Unggul, Peduli Lingkungan yang Mencintai Budaya”

Acara yang digelar 26 – 27 September 2019 itu dibuka oleh Bupati Kapuas Hulu A.M Nasir, SH dan dihadiri oleh Dandim 1206/Psb, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kapuas Hulu, serta para tamu undangan lainnya.

Adapun kegiatan yang diperlombakan dalam festival tersebut yakni lomba melukis, lomba menulis cerpen, lomba menulis pantun, lomba menulis dan membaca puisi, lomba karnaval, lomba peragaan busana dan kelas inspirasi.

Dalam sambutannya, Bupati Kapuas Hulu A.M Nasir mengingatkan kepada anak-anak agar serius mengikuti lomba tersebut.

Nasir juga berpesan kepada anak-anak agar tidak membiasakan bermain handphone (hp).

“Kepada orang tua harus bisa membimbing anak-anak agar dapat menjadi generasi milenium yang berpikiran maju dan mempunyai akhlak yang baik serta memiliki kemampuan yang dapat menjadi manusia seutuhnya,” demikian diungkapkan oleh Bupati

Endipriyono

Setetes Darah Prajurit Kodam IV Selamatkan Jiwa Seseorang

Semarang 26/9 TFBI.–

Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-74 TNI, Kodam IV/Diponegoro, menggandeng PMI Kota dan Kabupaten Semarang menggelar kegiatan donor darah. Kegiatan yang digelar di RST Bhakti Wiratamtama, Semarang pada Kamis (26/9/2019) ini diikuti ratusan prajurit TNI, POLRI dan PNS se Garnisun Semarang.

Pada kegiatan donor darah kali ini, Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Mochamad Effendi, S.E., M.M., yang didampingi Irdam, para Asisten dan Kabalakdam IV/Diponegoro turut dalam kegiatan ini. Kegiatan ini juga dihadir Ibu Ketua dan Wakil Persit Kartika Chandra Kirana Daerah IV/Diponegoro serta para pengurus Dharma Pertiwi.

Kapendam IV/Diponegoro Letkol Kav Susanto, S.I.P., M.A.P. yang ikut dalam kegiatan tersebut mengungkapkan, melalui peringatan HUT ke 74 TNI dan HUT ke 69 Kodam IV/Diponegoro merupakan momentum untuk mewujudkan kepedulian TNI untuk berbagi dan membantu sesama khusunya bagi yang membutuhkan darah sekaligus dapat menjaga kesehatan bagi pendonor sendiri.

“Menyumbangkan darah berarti telah menyelamatkan nyawa orang lain yang membutuhkannya. Setetes darah yang kita sumbangkan akan sangat berarti bagi keselamatan jiwa seseorang”, pungkasnya.

Kapendam menghimbau kepada kita semua agar tidak segan-segan mendonorkan darah demi kepentingan kemanusiaan dan kesehatan.

Dengan kegiatan ini Letkol Kav Susanto, S.I.P., M.A.P. mengharap dapat meningkatkan kesehatan masyarakat dan sekaligus meningkatkan kemanunggalan antara masyarakat dengan Kodam IV/Diponegoro dalam rangka mewujudkan kemanunggalan TNI dengan rakyat. (***)

Lepas Sambut Kapolres Bogor dari AKBP Andi Moch. Dicky P.G, S.Sos., S.I.K., M.H kepada AKBP Muhammad Joni, S.I.K., M.Si

Bogor, 26/9 TFBI .–

Rangkaian kegiatan diawali Penyambutan Kapolres Bogor yang baru AKBP Muhammad Joni, S.I.K., M.Si beserta Ibu yang disambut langsung oleh Waka Polres Bogor Kompol Didik Purwanto dan Ibu. Dilanjutkan penyambutan pedang pora olah Pama Polres Bogor, serta penyambutan tradisi kesenian tradisional Jawa Barat.

Pantauan etabloidfbi.com Kapolres Bogor yang sekarang AKBP Muhammad Joni beserta Ny. Rere Muhammad Joni melaksanakan pemotongan pita disambut oleh AKBP Andi Moch. Dicky beserta Ny. Gina Dicky.

Kegiatan dilanjutkan laporan kesatuan, rapat paripurna pengurus Cabang Bhayangkari Bogor, pisah sambut dan Apel Parawell Parad anggota yang dipimpin oleh AKBP Andi Moch. Dicky dan Kapolres Bogor AKBP Muhammad Joni.

AKBP Andi Moch. Dicky P.G, S.Sos., S.I.K., M.H mendapat promosi jabatan ke Bareskrim Mabes POLRI. Sementara AKBP Muhammad Joni, S.IK., M.Si yang menjabat Kapolres Bogor yang baru, sebelumnya menjabat sebagai Kapolres Subang Polda Jabar.

Pada kesempatan tersebut, AKBP Andi Moch. Dicky mengucapkan terima kasih, serta rasa hormat setinggi-tingginya, atas segala dukungan dan kerjasama yang terjalin dengan baik selama memimpin Polres Bogor.

“Dengan berakhirnya masa tugas saya sebagai Kapolres Bogor, perkenankanlah saya mewakili sekeluarga memohon diri. Saya juga mohon maaf, apabila selama menjalankan tugas di Kabupaten Bogor, ada hal-hal yang kurang berkenan,” ujar AKBP Andi Moch. Dicky.

Kegiatan dilanjutkan pelepasan AKBP Andi Moch. Dicky P.G, S.Sos., S.I.K., M.H oleh Kapolres Bogor, PJU Polres Bogor, Kapolsek dan Anggota Polres Bogor dengan khidmat dan haru diMako Polres Bogor // (Boegeiss)

Satuan Reskrim Polsek Batu ceper Metro Kota Tangerang Tangkap Di Duga Bandar Ganja

Tangerang Kota 26/9 TFBI.–

Tepat pada Hari Senin, 23 September 2019 sekitar Jam 18.30 Wib satuan Reskrim Polsek Batu Ceper Metro Tangerang kota, berhasil menangkap di duga bandar narkoba, yang sedang melakukan transaksi jenis ganja, “seberat 5 kilo gram” di halaman pakiran depan McD Transmart Cilandak Jakarta Selatan.

Adapun tersangka berisial (AP) dan (NAAS) sedang kepergok memiliki ganja tersebut oleh Aipda Herry Prasetyo dan Brigadir Teddy anggota reskrim Polsek Batu ceper.

Dari penggeledahan yang di lakukan terhadap kedua pelaku, berhasil di amankan, “empat bungkus berlakban coklat dan satu bungkus berlakban hitam yg berisikan Ganja kering berat brutto 5 Kg. satu buah tas gendong warna coklat. satu unit Hp merek Xiaomi warna putih silver.
satu unit Hp merek Lenovo warna hitam abu-abu.
satu unit sepeda motor tHonda Beat warna putih hijau.

Proses penangkapan: “berawal anggota Reskrim mendapatkan informasi bahwa ada peredaran penyalagunaan narkotika, Kemudian satuan Reskrim Polsek Batu ceper di bawah pimpinan Kanit Reskrim Iptu Imron Mas’adi, SH, langsung membentuk team untuk melakukan penyergapan, melalui handpone mencoba melakukan transaksi dengan tersangka di daerah BSD Tangsel, setelah melakukan negosiasi untuk pengantaran berubah di daerah Sawangan Depok. Pada saat menuju ke tempat tersebut, di perjalanan tiba-tiba di telepon bahwa tempat transaksi berubah lagi di Transmart Cilandak Jakarta Selatan.

Tidak mau membuang waktu anggota tersebut langsung mengarah ke tempat, dan ternyata benar lalu di lakukan transaksi degan kedua tersangka, degan membawa tas, tepat nya di parkiran Mall Transmart tepatnya pakiran McD Cilandak Jakarta Selatan, Kemudian kedua orang tersebut langsung di amankan dan dilakukan penggeledahan, ternyata benar tas tersebut berisikan Ganja kering 4 bungkus berlakban coklat dan 1 bungkus berlakban hitam dan menurut pengakuan pelaku daun ganja kering tersebut seberat kurang lebih 5 Kg. Selanjutnya tersangka dan barang bukti di amankan ke Polsek Batuceper untuk penyidikan penyidikan lebih lanjut.

Menurut keterangan humas Polsek Batu ceper Metro kota Tangerang, “kedua pelaku yang di duga bandar nya, saat ini telah di amankan di Mapolsek Batu Ceper, dan akan di jerat Penyalahgunaan Narkotika sebagaimana dimaksud dalam Pasal 114 ayat (2) subs Pasal 111 ayat (2) pasal 132 (1) UU RI No.35 Thn 2009 tentang Narkotika. Jelas nya, saat di konfirmasi awak media di ruang kerjanya. (Armadi.S)

Pelaksanaan Program 1 Quick Wins Sat Polairud Polres Kapuas Hulu Di Kec. Embaloh Hilir

Kapuas hulu 26/9 TFBI.–

Satpolair polres Kapuas hulu melaksanakan Program 1 Quick Wins Sat Polairud Polres Kapuas Hulu tentang Penertiban dan Penegakan Hukum, Rabu 25/09/2019.

Kegiatan mengambil tempat di Aula Kantor Desa Embaloh Kec. Embaloh hilir dengan tema “Dalam upaya mengantisipasi faham radikalisme dan anti Pancasila guna mewujudkan Indonesia Damai ditengah kemajemukan serta dalam rangka tegakknya Bhineka Tunggal Ika”.

Hadir dalam kegiatan yaitu :

  1. Kasubnit Binmas Polair Polres Kapuas Hulu Ipda Bardiyono;
  2. Pjs,kepala desa bapak Idris,beserta staf Desa Nanga Embaloh Kec embaloh hilir
    3.Kanit Binmas Polsek embaloh hilir Aipda Bayu afrizal/mewakili Kapolsek embaloh hilir.
    4.Danramil Embaloh hilir Serda Sugiono
    5.Sekcam kec Embaloh hilir bapak Awang.
  3. Warga Kelurahan Embaloh hilir yang berprofesi sebagai nelayan dan petani sebanyak 20 orang.

Kegiatan Quick Wins Sat Polairud dipandu oleh Pembawa acara yaitu Brigpol Muntoharo Selaku Anggota Polsek embaloh hilir.

Dalam sambutannya Pjs Kepala Desa Embaloh hilir menyampaikan bahwa Masyarakat Embaloh hilir sangat menyambut baik terkait pelaks program 1 Quick Wins Sat Polairud Polres Kapuas Hulu.
Mudah-mudahan kegiatan hari ini dapat berjalan dengan baik dan dapat memberikan manfaat bagi warga Embaloh hilir untuk tetap menjaga NKRI dan kelestarian lingkungan.

Selaku Pjs kepala desa menghimbau juga kepada warga masyarakat agar tidak mudah terpengaruh dengan isu-isu yang dapat memecah belah NKRI (Kesatuan dan persatuan).

Sedangkan penyampaian Kasubnit Binmas Polair Ipda Bardiyono dalam kesempatan tersebut menyerahkan sarana Kontak secara simbolis kepada perwakilan warga Kec. Embaloh hilir berupa:

  1. Paket sembako 20 (dua puluh) buah;
  2. Pelapung Life bouy 12 (duabelas) buah;
  3. Bendera Merah Putih 20 (dua puluh) buah;
  4. Teks Pancasila 20 (empat puluh) buah.

Maksud dan Tujuan dilaksanakan kegiatan program quick win kepada warga supaya jalinan silaturahmi masyarakat lebih erat dan dapat menjaga NKRI sehingga dapat menangkal isu-isu yang akan memecah belah NKRI dan tidak terpengaruh berita Hoax yang dapat memecah belah Persatuan dan Kesatuan bangsa sehingga warga bisa tetap menjaga kerukunan walaupun berbeda suku dan agama.

“Dan untuk Memupuk kebersamaan dengan jiwa Nasionalisme dan rasa solidaritas guna lebih mencitai NKRI serta memperkuat Persatuan dan Kesatuan bangsa sehingga kita tidak mudah dipecah belah” demikian diungkapkan oleh Kapolres Kapuas hulu AKBP RS Handoyo MSI melalui IPDA Bardiyono.

Endipriyono

Dinas Lingkungan Hidup ( DLH) Kota Sukabumi Hentikan Lelang Alun-Alun Karena Tidak Memungkinkan

Kota Sukabumi 25/9 TFBI.–

Lelang Proyek Alun-alun Kota Sukabumi yang saat ini di batalkan oleh Pihak Dinas Lingkungan Hidup ( DLH)  di sebabkan banyak Faktor yang membuat harus menghentikan Lelang tersebut dan dibatalkan. 

Dari hasil Konfirmasi kru etabloidfbi. com, ke Dinas Lingkungan Hidup di Jalan Pemuda Kota Sukabumi,  mendapatkan Informasi dari Kepala Bidang PTKL, Soni,  merupakan Ketua PPK pada Proyek Lelang Alun-alun Kota Sukabumi. 

Proyek Lelang Alun-alun yang dilaksanakan menurut informasi belum ada pemenang Tender dengan Nilai Anggaran 5 Milyar tersebut. Dan hasil kajian dari Dinas Lingkungan Hidup setelah di perhitungkan dan tidak dapat di laksanakan dengan baik bila dengan waktu yang cukup mepet 70.hari Kalender. 

” Dalam pengerjaan Proyek Alun-alun ini tidak akan maksimal bila di kerjakan dan waktu yang cukup singkat akan membuat pekerjaan yang kurang baik , bisa kita paksakan dengan sesuai dengan Anggaran dan RB yang ada namun setelah di kaji bahwa dengan anggaran yang ada dengan waktu yang cukup mepet beresiko tinggi, Proyek Alun-alun Kota Sukabumi yang harus melakukan penghapusan Asset dahulu sebelum di kerjakan dengan waktu penghapusan selama 30 hari,  sudah terpotong waktu 1 bulan oleh penghapusan Aset aza,  belum pengerjaannya yang 70 hari kalender di kurangi 30 hari,  40 hari kalender pengerjaannya, oleh sebab itu kami batalkan”,ucap Soni.

Dengan dihentikannya Ini semua bukan berarti tidak akan dilaksanakan, tapi di ajukan kembali di tahun 2020 dengan Pe ngajuan dan estimasi yang berbeda dengan saat ini. Penghapusan Asset yang di paparkan,  menurut Permendagri No. 19 Tahun 2016, tentang Aset Milik Daerah, dan yang menilainya  dari KPKRL dari Bogor,  

” Penghapusan Lelang yang di maksud adalah menurut Peraturan Permendagri No.  19 Tahun 2016 tentang Aset Milik Daerah dimana yang akan menilai nya dari Lembaga KPKRL dari Bogor dan estimasi waktu untuk penghapusan Aset sebelum adanya pembangunan adalah sekitar 3 Bulan,  karena terlalu lama dan ada nuga yg lebih cepat waktu nya untuk penghapusan aset dengan KJPP dengan estimasi waktu 1 Bulan dan biaya yang cukup besar, apalagi untuk Anggaran di DPA juga tidak di anggarkan, jadi dengan begitu,  selain estimasi Waktu dan Anggaran,  kita hentikan dahulu,  kita ajukan lagi nanti di Tahun 2020,”Soni menambahkan. 

etabloidfbi.com yang melakukan pertemuan dengan Kepala Bidang PTKL dan sekaligus merupakan Ketua PPK Lelang Alun-alun ini mendapatkan informasi selain mengenai Lelang ini dan juga mengenai beberapa hal mengenai Program-program dari Dinas Lingkungan Hidup yang akan dan sedang di laksanakan saat ini. 

( Hendra Sofyan) 

Ribuan Mahasiswa Se -Sukabumi Lakukan Demo di Depan Gedung Dewan Perwakilan Rakyat

Kota Sukabumi 25/9 TFBI.–

Mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi BEM Sukabumi melakukan Aksi Demo di depan Gedung DPRD Kota Sukabuni, Jalan Ir. H. Juanda, Aksi Demo ini dihadiri dari berbagai Kampus yang ada di wilayah Sukabumi. Ribuan Pendemo dari Aksi hari ini, 25/09/2019, Berawal berkumpul di Lapangan Merdeka, Jalan Perintis Kemerdekaan dan kemudian melanjutkan berjalan kaki, Long march ke Jalan R. E. Martadinata untuk menuju ke Gedung DPRD.

Massa Aksi yang Mayoritas dari Mahasiswa ini menyuarakan aspirasi nya di depan Gedung Dewan dengan beberapa tuntutan dan sekaligus meminta Anggota Dewan mau menandatangani Petisi yang sudah di siapkan oleh Mahasiswa.

Meminta agar mengawal dan Menolak RUU KPK dan RUU KUHP agar anggota Dewan di Kota Sukabumi menandatangani Petisi yang di Ajukan oleh para Pendemo. RUU KPK dan RUU KUHP yang akan di Sahkan oleh DPR RI dalam Rapat Pleno nanti diharapkan tidak di Sahkan atau di batalkan karena dalam RUU tersebut dapat merugikan dan Menyengsarakan Rakyat serta Ketidakadilan bagi Rakyat di Seluruh Indonesia.

” Kami dari Aliansi BEM Sukabumi, menolak RUU KPK dan RUU KUHP yang sudah di revisi oleh DPR RI, Kami berharap agar di batalkan dan ditinjau kembali, tidak di sahkan, sebab RUU KPK dan RUU KUHP ini bermasalah dan menurut Rakyat semua itu Rancu oleh sebab itu harus ditinjau kembali. Dengan di tandatangani nya Petisi oleh Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kota Sukabumi kita tetap akan mengawal dan bila tidak dilaksanakan dengan Apa yang sudah di sepakati dengan Anggota Dewan maka Kita akan lakukan Aksi lebih besar lagi “, Ujar Teguh Hidayat, Wakil Aliansi BEM Sukabumi dan merupakan Penanggung Jawab dalam Aksi Demo hari ini.

30 Kampus Se-Sukabumi , akan melakukan Aksi nya lebih besar lagi dengan seluruh Mahasiswa yang ada di Sukabumi apabila Tuntutan dan Petisi yang mereka bawa tidak sesuai dengan Apa yang sudah di sepakati dan ditandatangani hari ini, Petisi yang sudah di Tandatangani oleh Anggota Dewan dan langsung di kirim lewat Fax ke DPR-RI di kawal dan di saksikan langsung oleh Para Mahasiswa dan Anggota Dewan yang hadir saat itu sekitar 22 Anggota Dewan dari 35 Anggota Dewan s. bagai Wakil Rakyat di Kota Sukabumi.

Aksi Demo yang di lakukan Mahasiswa merupakan Aksi menyampaikan Pendapat di muka Umum dan merupakan Hak bagi setiap Warga Negara di Indonesia, Aksi yang sempat memanas dan dapat di kendalikan oleh rekan-rekan Mahasiswanya merupakan Aksi yang cukup damai dan Kondusif. Aparat dan Mahasiswa adalah merupakan Rakyat Indonesia, sama-sama dalam kandungan Ibu Pertiwi.

Kita berharap agar Pemerintah dapat mendengarkan aspirasi dari Rakyat dan dapat mengkaji setiap Permasalahan yang menyangkut Rakyat. Pemerintah dan Rakyat adalah satu Kesatuan yang tak bisa di pisahkan, oleh sebab itu Jaga Persatuan dan Kesatuan Bangsa demi keutuhan Bangsa dan Bersatulah memperjuangkan Kepentingan Rakyat demi terwujudnya Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia.

( Hendra Sofyan )

PERSIAPKAN CALON PEMIMPIN MASA DEPAN, DIKNAS KUBU RAYA GELAR LATIHAN DASAR KEPEMIMPINAN

Pontianak 25/9 TFBI.–

Dinas Pendidikan Kabupaten Kubu Raya (KKR), Kalimantan Barat , menggelar Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK). LDK ini di ikuti oleh 250 pelajar siswa siswi SMP se Kubu Raya yang di mulai sejak Rabu 25 September 2019 selama tiga hari berturut turut bertempat di gedung Graha Pramuka KKR.
Kabid Pembinaan SMP Dikbud KKR Syarif M. Firdaus kepada wartawan baru baru ini mengungkapkan pesertanya mulai dari Ketua Osis dan pengurus Osis, baik sekolah negeri maupun sekolah swasta jelas Firdaus.


Firdaus mengatakan latihan tersebut diberikan untuk bekal kepemimpinan yang nantinya akan menjadi pemimpin di masa mendatang.
“Terutama mampu mengorganisir dan menggerakan orang lain, baik secara perseorangan maupun kelompok di dalam suatu organisasi sehingga menimbulkan kemauan dan kemampuan untuk melakukan sesuatu dalam mencapai tujuan organisasi,”ucap Firdaus.


Disamping LDK, pada kegiatan tersebut juga diberikan materi-materi tentang pendidikan kepramukaan yang juga merupakan ekstra kurikuler wajib, mulai jenjang SD/MI, SMP/MTs, SMA/MA dan SMK dan masuk dalam kurikulum 2013 (K13).
Dengan adanya kegiatan tersebut, bisa mendukung pembentukan kompetensi sikap sosial peserta didik, terutamanya adalah sikap peduli. “Juga sebagai penguatan pembelajaran berbasis pengamatan maupun dalam usaha memperkuat kompetensi keterampilannya dalam ranah konkrit. Makanya pemerintah mempunyai harapan besar terhadap peran yang dapat dimainkan pendidikan kepramukaan dalam membentuk watak dan kepribadian anak bangsa,”katanya.


Tak hanya Kepemimpinan dan Kepramukaan, lanjut Firdaus, tetapi pihaknya juga memberikan wawasan tentang Unit Kesehatan Sekolah (UKS) yang merupakan program pemerintah untuk meningkatkan pelayanan kesehatan, pendidikan kesehatan dan pembinaan lingkungan sekolah sehat atau kemampuan hidup sehat bagi warga sekolah.
“UKS merupakan wahana untuk meningkatkan kemampuan hidup sehat dan selanjutnya membentuk perilaku hidup sehat, yang pada gilirannya menghasilkan derajat kesehatan yang optimal. Makanya kami harapkan dengan kegiatan ini para siswa yang notabene merupakan generasi millenial ini dapat mengambil kesempatan ini dengan baik”, jelas Firdaus. (Sy Mohsin)

Kapolres Kapuas Hulu Bersama Forkopimda Menghadiri Pelantikan Anggota DPRD Terpilih 2019-2024.

Putussibau 25/9 TFBI.–

Anggota DPRD Kapuas Hulu masa jabatan tahun 2019-2024 sudah dilantik oleh Wakil Ketua Pengadilan Negeri Kabupaten Kapuas Hulu, di Gedung DPRD Kapuas Hulu, Rabu (25/9/2019).

Dalam kegiatan pelantikan tersebut pores Kapuas hulu menerjunkan setidaknya 100 personil untuk mengamankan jalannya pelantikan dimana masing-masing personil di floting di pintu-pintu masuk dan pintu keluar gedung DPRD.

Kegiatan pengamanan dipimpin langsung oleh kasat Sabhara polres Kapuas hulu AKP Slamet Riyadi dan pada saat berita ini diturunkan kegiatan pelantikan dapat berjalan aman dan lancar .

Sekitar pukul 13.00 wib kegiatan pelantikan sudah selesai dan dialnjutkan dengan photo bersama anggota dewan terpilih bersama keluarga.

Endipriyono

ASISTENSI KELOMPOK SADAR KAMTIBMAS SAT BINMAS POLRES KAPUAS HULU

Kapuas Hulu , 25 /9 TFBI.–

Sat Binmas polres Kapuas hulu mengadakan Penyuluhan tentang Lalu Lintas dan Bahaya Penyalahgunaan Narkotika di Gedung Serba Guna Desa Semangut Utara Kecamatan Bunut Hulu, Rabu 25/09/2019, tampak masyarakat yang mengikuti penyuluhan begitu semangat dan antusias karena wawasan seperti ini amat sangat diperlukan oleh seluruh lapisan masyarakat.

Hadir dalam kegiatan tersebut adalah Kasat Binmas Iptu Alin Daya, beserta 6 Personil Binmas.
Kapolsek Bunut Hulu Ipda Sri Kusworo, beserta Personil Polsek Bunut Hulu, Danramil Bunut Hulu Serma Diaz, Perangkat Desa Se Kecamatan Bunut Hulu, tokoh Agama, Adat dan Masyarakat, Siswa-siswi SMA N 01 Bunut Hulu.

Dalam sambutannya Kapolsek Bunut Hulu Ipda Sri Kusworo mengucapkan Terimakasih dan Selamat Datang kepada Bapak Kasat Binmas beserta Anggota dan KBO Narkoba ini lah yang mampu kami Hadirkan untuk menerima arahan yang berguna bagi Masyarakat Bunut Hulu dan Terutama bagi pelajar yang hadir disini. “Ucapan terima kasih atas kedatangan seluruh tamu undangan yang hadir khususnya Bapak Kasat Binmas, beserta anggotanya, dan Umumnya masyarakat yang hadir mengikuti Penyuluhan tentang Bahaya Narkoba buat seluruh masyarakat di Wilayah kita ini,” Ujar Kapolsek.

Adapun yang menjadi Nara sumber dalam giat penyuluhan tersebut Penyampaian dari Kanit I Sat Res Narkoba Ipda Budi Anggoro dan Kanit Dikyasa satlantas polres Kapuas hulu Iptu Bindu.

Endipriyono

Sertijab, Kapolsek Pontang Kini Dijabat Iptu Sudibyo Wardoyo

Kab Serang Banten 25/9 TFBI.–

Serah terima jabatan Kapolsek Pontang Polres Serang, dimana jabatan Kapolsek Pontang diserahterimakan dari AKP Boy Ahmad Syafrudin kepada Iptu Sudibyo Wardoyo.

Acara serah terima jabatan (sertijab) yang dipimpin Kapolres Serang AKBP Indra Gunawan, digelar di Aula Mapolres Serang, Rabu (25/09/2019).

Pada kesempatan tersebut, Kapolres Serang, dalam amanatnya mengatakan mutasi jabatan di lingkungan Polri merupakan sesuatu yang biasa dilakukan. Selain penyegaran dan kebutuhan organisasi, mutasi juga untuk pengembangan karier yang bersangkutan.

“Kepada pejabat baru untuk segera menyesuaikan diri ditempat tugasnya masing-masing, untuk meningkatkan kekompakan dan sinergitas dengan instansi samping. Meningkatkan kerjasama dan koordinasi dengan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga situasi kamtibmas yang kondusif, apalagi akan menghadapi agenda pilkades, profiling bakal calon kades,” terang AKBP Indra Gunawan.

Sebagai informasi, AKP Boy Ahmad selanjutnya akan bertugas di Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Banten. Sedangkan Iptu Sudibyo sebelum menjabat sebagai Kapolsek Pontang adalah Panit Reskrim Polsek Cilegon.

Hadir dalam sertijab tersebut, Wakapolres Serang Kompol Agung Cahyono, Kabag Sumda Kompol Nani Rusiani, para Kasat, para Kapolsek dan bintara, dan Pengurus Bhayangkari Polres Serang. (***)

LOMBA SEHAT USAHA KESEHATAN SEKOLAH DI HADIRI BUPATI LAMPUNG UTARA

LAMPURA 25/9, TFBI.–

Bupati Lampung Utara, H. Agung Ilmu Mangkunegara, S.STP.,M.H menghadiri kunjungan Tim Verifikasi Penilaian Lomba Sekolah Sehat-Usaha Kesehatan Sekolah/Madrasah (LSS-UKS/M) Tingkat Nasional Tahun 2019, di SDN 02 Subik, Kecamatan Abung Tengah Kabupaten Lampung Utara. Rabu (25/09/2019).

Hadir para Kepala Organisasi Perangkat Daerah Kabupaten Lampung Utara.

Mengawali sambutannya, Bupati menyampaikan ucapan selamat datang kepada Tim Verifikasi Penilaian Lomba Sekolah Sehat-Usaha Kesehatan Sekolah/Madrasah (LSS-UKS/M) di Kabupaten Lampung Utara ini.
“Mudah-mudahan pelaksanaan verifikasi pada hari ini dapat menambah motivasi bagi kami dalam meningkatkan pembinaan dan pengembangan Usaha Kesehatan Sekolah yang ada di Provinsi Lampung ini, khususnya di Kabupaten Lampung Utara.”Ungkapnya.

Selain itu, Bupati mengungkapkan rasa bangganya karena salah satu Sekolah Dasar yang ada di Kabupaten Lampung Utara, yaitu SDN 02 Subik Kecamatan Abung Tengah, tahun ini terpilih mewakili Provinsi Lampung untuk mengikuti Lomba Sekolah Sehat-Usaha Kesehatan Sekolah Tingkat Nasional Tahun 2019. Ini adalah bukti bahwa pembinaan dan pelaksanaan Usaha Kesehatan Sekolah yang telah kita lakukan bersama, baik pembinaan dari Tim Pembina Pusat, Provinsi, Kabupaten, Kecamatan, dan bahkan hingga ke Tim Pelaksana di lapangan, yaitu Tim Pelaksana UKS SDN 02 Subik ini telah berjalan dengan baik.

Bupati berharap dengan adanya Lomba Sekolah Sehat-Usaha Kesehatan Sekolah/Madrasah (LSS-UKS/M) dapat mendorong mendorong kesungguhan dalam menciptakan perilaku hidup bersih, menciptakan lingkungan yang sehat, meningkatkan derajat kesehatan peserta didik. Melalui evaluasi, pengukuran dan penilaian, seperti halnya penilaian LSS-UKS/M ini dapat menjadi tolok ukur keberhasilan terhadap pembinaan dan pelaksanaan UKS/M di sekolah.

Pembinaan UKS/M ini merupakan upaya untuk pembangunan manusia seutuhnya, melalui pembudayaan kebiasaan hidup sehat yang dilakukan secara terencana, terpadu dan berkelanjutan dengan melibatkan unsur Pemerintah, Sekolah dan Masyarakat. Dengan upaya tersebut, diharapkan mampu memantapkan dan meningkatkan pola hidup sehat melalui sekolah, sehingga pada akhirnya kita dapat membentuk manusia Indonesia yang berkualitas, sehat jasmani dan rohani.

Dan kepada Tim Verifikasi Penilaian Lomba Sekolah Sehat Usaha Kesehatan Sekolah/Madrasah (LSS-UKS/M) Tingkat Nasional, dapat memberikan dukungan moril kepada kami, agar keinginan masyarakat Kabupaten Lampung Utara untuk mendapatkan pengakuan atas hasil kerja kerasnya selama ini dapat terwujud, sehingga dapat membangkitkan semangat dan motivasi bagi sekolah-sekolah lainnya yang ada di Provinsi Lampung ini untuk terus berupaya melaksanakan program UKS ini dengan baik dan optimal.
“Mudah-mudahan, apa yang menjadi tujuan kita bersama, dalam menciptakan lingkungan sekolah yang sehat, melalui penilaian LSS-UKS/M Tingkat Nasional ini, dapat mencapai sasaran sesuai yang kita harapkan bersama.
(Rudi riyanto)

SAT RESKRIM POLRES KAPUAS HULU LAKUKAN PEMASANGAN SEGEL DI AREAL BEKAS KEBAKARAN LAHAN DI KEC. SEBERUANG”.

Kapuas hulu, 25/9 TFBI.–

Sat Reskrim polres Kapuas hulu kembali melakukan penyegelan di areal bekas kebakaran yang berlokasi di dusun Na. koyam Desa Pala pala kec. Seberuang, Selasa.24/09/2019.

Penyegelan dilakukan untuk memudahkan penyelidikan terkait kebakaran lahan tersebut.

Dari Hasil Pengecekan lokasi Titik Hot Spot Koordinat Garis Lintang : 0.424966 – garis bujur 111.947436 19/09/2019 merupakan lahan milik pribadi terdiri dari lima kepala keluarga dan masih berhubungan saudara kandung.

Dari hasil pengecekkan dilapangan tujuan masyarakat membuka lahan untuk bercocok tanam/berladang pada lahan pribadi ( enclave ) diareal perusahaan PT. AMS divisi 4 blok F55 dan Struktur tanah berbukit dan bertanah pasir serta vegetasi tumbuhan semak belukar ( Resam ) dan pada saat skr lahan tersebut sebagian sdh ada ditanami jagung dan padi.

Endipriyono

KAPOLRES PIMPIN GIAT ANJANGSANA DALAM RANGKA HKGB KE-67 TAHUN 2019 DI WILKUM POLSEK HULU GURUNG

Kapuas hulu, 25/9 TFBI.–

Kapolres kapuas hulu memimpin langsung Giat ANJANGSANA di wilayah hukum Polsek hulu gurung selasa, 24/09/2019

Setibanya di Polsek hulu gurung Kapolres beserta Rombongan Bhayangkari Cabang Kapuas Hulu disambut Kapolsek beserta Personil Polsek Hulu Gurung dan Bhayangkari Ranting Hulu Gurung.

Selanjutnya pada pukul 10.30 wib, Kapolres beserta dan rombongan berangkat menuju Dsn. Senai Selatan Ds. Tani Makmur untuk melaksanakan Anjangsana/baksos kepada warga/balita yang menderita Sindrosefalus;

Biodata balita yang di kunjungi/baksos antara lain:
Nama: Bima;
Umur : 3 Bulan;
Jenis Kelamin: Laki-laki;
Alamat: Dsn. Senai Selatan Ds. Tani Makmur Kec. Hulu Gurung.
Anak dari Bapak Senadi dan Ibu Siak.

Dalam kesempatan itu Kapolres dan Rombongan Memberikan bantuan berupa uang dan sembako kepada orang tua balita yang terkena Sindrosefalus yang diserahkan langsung oleh Kapolres dan Ibu Kapolres serta Kapolsek beserta Ibu.

Dalam kegiatan Anjangsana, Bapak Kapolres dan Ibu Kapolres menganjurkan kepada orang tua Bima agar dibawa ke Rumah Sakit agar ditangani medis;

Endipriyono

TNI Mutasi dan Promosi Jabatan 69 Perwira Tinggi

Jakarta 25/9 TFBI.–

  Mutasi jabatan di lingkungan TNI dalam rangka memenuhi kebutuhan organisasi dan pembinaan karier Perwira Tinggi, guna mengoptimalkan tugas-tugas TNI yang semakin kompleks dan dinamis. TNI melakukan upaya peningkatan kinerja melalui mutasi dan promosi jabatan di tingkat Perwira Tinggi TNI.

Berdasarkan Surat Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/1055/IX/2019 tanggal 24September 2019 tentang pemberhentian dari dan pengangkatan dalam jabatan di lingkungan Tentara Nasional Indonesia, telah ditetapkan mutasi dan promosi  jabatan 69 Perwira Tinggi (Pati) TNI terdiri dari 21 Pati jajaran TNI Angkatan Darat, 23  Pati jajaran TNI Angkatan Laut dan 25 Pati jajaran TNI Angkatan Udara.

Dalam mutasi dan promosi jabatan tersebut, tercatat sebagai berikut : 21 Pati TNI Angkatan Darat yaitu Brigjen TNI Richard H.T. Tampubolon, S.T. dari Kasdam VI/Mlw menjadi Kas Kogabwilhan I (orgas baru), Brigjen TNI Bramantyo Andi Susilo dari Staf Khusus Kasad menjadi Asrena Kaskogabwilhan I (orgas baru), Kolonel Inf Suhardi dari Paban IV/Ops Sops TNI menjadi Asops Kaskogabwilhan I (orgas baru), Brigjen TNI Sudarto, S.I.P. dari Staf Khusus Kasad menjadi Aslog Kaskogabwilhan I (orgas baru), Kolonel Inf Rafael Granada Baay dari Danrem 074/Wrt (Surakarta) Kodam IV/Dip menjadi Aster Kaskogabwilhan I (orgas baru), Brigjen TNI Joko Warsito dari Wadan Pusterad menjadi Kaskogabwilhan II (orgas baru), Brigjen TNI Ignatius Yogo Triyono, M.A. dari Danrem 181/PVT (Sorong) Kodam XVIII/Ksr menjadi Wadan Pusterad, Brigjen TNI Yulius Selvanus dari Staf Khusus Kasad menjadi Danrem 181/PVT (Sorong) Kodam XVIII/Ksr, Kolonel Rio Firdianto, S.H. dari Sesmin Kasum TNI menjadi Asintel Kaskogabwilhan II (orgas baru), Kolonel Inf Bobby Rinal Makmun, S.I.P. dari Pamen Denma Mabesad menjadi Asops Kaskogabwilhan II (orgas baru), Brigjen TNI Oerip Soekotjo dari Staf Khusus Kasad menjadi Aspers Kaskogabwilhan II (orgas baru), Brigjen TNI Wahyu Agung Prayitno, S.Pd. dari Staf Khusus Kasad menjadi Askomlek Kaskogabwilhan II (orgas baru).

Mayjen TNI Ganip Warsito, S.E., M.M. dari Asops Panglima TNI menjadi Pangkogabwilhan III (orgas baru), Mayjen TNI Tiopan Aritonang, S.I.P. dari Pangdam XIII/Mdk menjadi Asops Panglima TNI, Brigjen TNI Hendrawan, S.I.P. dari Staf Khusus Kasad menjadi Asintel Kaskogabwilhan III (orgas baru), Kolonel Inf Suswatyo, S.I.P. dari Paban II/Orstra Sops TNI menjadi Asops Kaskogabwilhan III (orgas baru), Kolonel Inf Novy Helmy Prasetya, S.I.P. dari Danrem 061/SK (Bogor) Kodam III/Slw menjadi Aspers Kaskogabwilhan III (orgas baru), Brigjen TNI Hendra Yus dari Staf Khusus Kasad menjadi Aster Kaskogabwilhan III (orgas baru), Brigjen TNI Sofyan Yahya Botutihe, M.B.A. dari Staf Khusus Panglima TNI menjadi Pati Mabes TNI AD (dalam rangka pensiun), Brigjen TNI Ali Sanjaya dari Staf Khusus Kasad menjadi Pati Mabes TNI AD (dalam rangka pensiun), Brigjen TNI Ahmad Saepuddin, S.E., M.M., AIFO dari Dosen Tetap Unhan menjadi Pati Mabes TNI AD (dalam rangka pensiun).

23 Pati TNI Angkatan Lautyaitu Laksdya TNI Dr. Didit Herdiawan, M.P.A., M.B.A. dari Irjen Kemhan menjadi Pati Mabes TNI AL (dalam rangka pensiun), Laksdya TNI Wuspo Lukito, S.E., M.M. dari Wakasal menjadi Pati Mabes TNI AL (dalam rangka pensiun), Laksda TNI Mintoro Yulianto, S.Sos., M.Si. dari Pangkoarmada II menjadi Wakasal, Laksda TNI Heru Kusmanto, S.E., M.M. dari Pangkolinlamil menjadi Pangkoarmada II, Laksma TNI Ahmadi Heri Purwono, S.E., M.M. dari Kas Koarmada II menjadi Pangkolinlamil, Laksma TNI Iwan Isnurwanto, M.A.P. M.Tr.(Han) dari Danguskamla Koarmada II menjadi Kas Koarmada II, Laksma TNI Rachmad Jayadi dari Staf Khusus Kasal menjadi Danguskamla Koarmada II.

Laksda TNI Yudo Margono, S.E., M.M. dari Pangkoarmada I menjadi Pangkogabwilhan I (orgas baru), Laksda TNI Muhammad Ali, S.E., M.M. dari Koorsahli Kasal menjadi Pangkoarmada I, Laksda TNI Anwar Saadi, S.H. dari Staf Khusus Kasal menjadi Koorsahli Kasal, Kolonel Laut (T) Bambang Wahyudi, S.H., M.H. dari Paban VI/Mintel Sintel TNI menjadi Asintel Kaskogabwilhan I (orgas baru), Kolonel Laut (E) Teguh Prasetyo, S.T., M.Soc. Sc. dari Paban III/Litbang Asro Srenum TNI menjadi Askomlek Kaskogabwilhan I (orgas baru), Kolonel Laut (P) Hersan, S.H., M.Si. dari Koorsmin Kasal menjadi Asrena Kaskogabwilhan II (orgas baru), Kolonel Mar Much Sulchan, M.Tr.(Han) dari Dirjian Bangdik Seskoal menjadi Aster Kaskogabwilhan II (orgas baru), Laksma TNI Dadi Hartanto, M.Tr.(Han) dari Kas Koarmada III menjadi Kas Kogabwilhan III (orgas baru), Laksma TNI Maman Firmansyah dari Kas Kolinlamil menjadi Kas Koarmada III.

Laksma TNI Dwika Tjahja Setiawan, S.H. dari Pati Sahli Kasal Bid. Iptek menjadi Kas Kolinlamil, Kolonel Laut (E) Jalasena Satriyawirya dari Pamen Sahli Bid. Tekum Sahli Kasal Bid. Iptek menjadi Asrena Kaskogabwilhan III (orgas baru), Laksma TNI Ir. Aziz Ikhsan Bachtiar, M.Tr.(Han) dari Staf Khusus Kasal menjadi Aslog Kaskogabwilhan III (orgas baru), Laksda TNI Darwanto, M.A.P. dari Staf Khusus Kasal menjadi Pati Mabes TNI AL (dalam rangka pensiun), Laksma TNI Albertus Bambang Pratiknyo, S.E., M.M. dari Staf Khusus Kasal menjadi Pati Mabes TNI AL (dalam rangka pensiun), Brigjen TNI (Mar) Bambang Priambodo dari Staf Khusus Kasal menjadi Pati Mabes TNI AL (dalam rangka pensiun), Brigjen TNI (Mar) Tory Subiyantoro, S.Sos. dari Staf Khusus Kasal menjadi Pati Mabes TNI AL (dalam rangka pensiun).

25 Pati TNI Angkatan Udarayaitu Marsdya TNI Trisno Hendradi dari Dansesko TNI menjadi Pati Mabes TNI AU (dalam rangka pensiun), Marsda TNI Dedy Permadi, S.E., MMDS dari Aspers Panglima TNI menjadi Dansesko TNI, Marsda TNI Diyah Yudanardi dari Dankodiklatau menjadi Aspers Panglima TNI, Marsda TNI Tatang Harlyansyah, S.E., M.M. dari Gubernur AAU menjadi Dankodiklatau, Marsda TNI Nanang Santoso dari Pa Sahli Tk. III Bid. Ekkudag Panglima TNI menjadi Gubernur AAU, Marsma TNI Suparmono dari Dirjianbang Akademi TNI menjadi Pa Sahli Tk. III Bid. Ekkudag Panglima TNI, Kolonel Pnb Arif Widianto, S.A.B., M.Tr.(Han) dari Sesdisopslatau menjadi Dirjianbang Akademi TNI, Marsma TNI Loekman, S.E., M.M. dari Pa Sahli Tk. II Siber Sahli Bid. Intekmil dan Siber Panglima TNI menjadi Pati Mabes TNI AU (dalam rangka pensiun), Marsma TNI Yudi Bustami, S.Sos., dari Pati Sahli Kasau Bid. Sumdanas menjadi Pa Sahli Tk. II Siber Sahli Bid. Intekmil dan Siber Panglima TNI.

Marsma TNI Fachri Adamy, S.E. dari Wagub AAU menjadi Pati Sahli Kasau Bid. Sumdanas, Marsma TNI Paminto Bambang Pamungkas, S.I.P. dari Dirjian Kodiklatau menjadi Wagub AAU, Kolonel Lek Empep Abdurohman dari Kasubdisnav/LLU Disbangopsau menjadi Dirjian Kodiklatau, Marsma TNI Andi Gunawan Wirson dari Pati Sahli Kasau Bid. Air Power menjadi Staf Khusus Kasau, Marsma TNI Andi Heru Wahyudi dari Kas Koopsau I menjadi Pati Sahli Kasau Bid. Air Power, Marsma TNI Ir. Tedi Rizalihadi S., M.M. dari Staf Khusus Kasau menjadi Kas Koopsau I, Kolonel Pnb Mohammad Syafii dari Paban IV/Bindik Spersau menjadi Aspers Kaskogabwilhan I (orgas baru).

Marsda TNI Fadjar Prasetyo, S.E., MPP. dari Pangkoopsau I menjadi Pangkogabwilhan II (orgas baru), Marsma TNI M. Khairil Lubis dari Waasops Panglima TNI menjadi Pangkoopsau I, Marsma TNI Jorry S. Koloay dari Staf Khusus Kasau menjadi Waasops Panglima TNI, Kolonel Tek Dani Harsono dari Dirharpesbang Koharmatau menjadi Aslog Kaskogabwilhan II (orgas baru), Kolonel Lek R. Achmad Prihadi dari Seslem Seskoau menjadi Askomlek Kaskogabwilhan III (orgas baru), Marsda TNI Dwi Fajariyanto dari Staf Khusus Kasau menjadi Pati Mabes TNI AU (dalam rangka pensiun), Marsda TNI Asep Sumaruddin, M.Sc. dari Staf Khusus Kasau menjadi Pati Mabes TNI AU (dalam rangka pensiun), Marsma TNI Amrullah Asnawi, M.Sc. dari Staf Khusus Kasau menjadi Pati Mabes TNI AU (dalam rangka pensiun), Marsma TNI Dr. Agus Mulyadi, S.H., M.H. dari Karokum Setjen Kemhan menjadi Pati Mabes TNI AU (dalam rangka pensiun). (***)

KPK Melempem terhadap Kasus Dugaan Korupsi Ahmad Bastian, TOPAN RI Ancam Perkarakan KPK

Lampung 25/9 TFBI.–

Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Topan RI Korda Lampung mengancam akan memperkarakan Komisi Pemberantas Korupsi (KPK) Republik Indonesia jika tidak mengindahkan surat pengaduan dan laporan mereka terkait dugaan suap yang dilakukan Ahmad Bastian kepada Bupati Lampung Selatan non-aktif, Zainudin Hasan. Hal itu disampaikan Ketua LSM Topan RI, Edi Suryadi, SE kepada redaksi media ini menanggapi lambannya penanganan kasus tersebut oleh lembaga anti rasuah itu.

“Kami masih coba bersabar, namun jika KPK tidak menggubris laporan kami terkait dugaan keterlibatan Ahmad Bastian dalam kasus korupsi Bupati Lampung Selatan non-aktif Zainudin Hasan, maka Topan RI akan menyeret KPK ke ranah hukum,” ungkap Edi Suryadi, Senin, 23 September 2019.

Sebagaimana viral diberitakan di ratusan media online beberapa waktu lalu, Anggota DPD RI terpilih 2019-2024 dari daerah pemilihan Provinsi Lampung, Ahmad Bastian, diduga kuat melakukan penyuapan kepada Zainudin Hasan sejumlah 9,6 miliar rupiah melalui Agus Bhakti Nugroho tahun 2016. Dalam perkaranya masing-masing, Zainudin Hasan yang merupakan adik kandung Ketua MPR RI Zulkifli Hasan telah divonis hakim dengan hukuman 12 tahun penjara. Demikian juga, Agus Bhakti Nugroho telah divonis hakim pengadilan Tipikor Tanjung Karang dengan hukuman 4 tahun penjara.

“Dalam Putusan Hakim Tipikor terhadap Agus Bhakti Nugroho sudah jelas-jelas disebutkan bahwa Ahmad Bastian merupakan salah satu oknum yang terlibat dalam jaringan mafia korupsi Zainudin Hasan. Bahkan, Ahmad Bastian sendiri sudah mengakui dalam kesaksiannya di pengadilan bahwa benar dia menyerahkan uang sebesar 9,6 miliar rupiah kepada Agus Bhakti Nugroho, yang oleh Agus ini dijelaskan bahwa uang itu untuk Zainudin Hasan sebagai uang pelicin agar proses mendapatkan proyek dari Dinas PUPR Lampung Selatan berjalan lancar,” jelas Edi Suryadi.

Oleh karena itu, kata aktivis Lampung yang sudah malang-melintang dalam memperjuangkan hak-hak masyarakat Lampung itu, dirinya heran jika KPK terkesan diam atas kasus keterlibatan Ahmad Bastian dalam lingkaran korupsi yang bernilai miliaran tersebut. “KPK terlihat seperti enggan mengusut kasus ini. Apakah karena ada unsur Ahmad Bastian dijadikan ATM oleh oknum KPK atau ada apa ya? Jangan biarkan publik bertanya dan menduga-duga tidak karuan begini,” ujar Edi bingung.

Di tempat terpisah, pengacara Agus Bhakti Nugroho, Sukriadi Siregar, SH mengatakan bahwa ia sangat yakin Ahmad Bastian terlibat dalam kasus korupsi Zainudin Hasan. “Saya yakin haqul yakin, bahkan sudah mengatakan bahwa Ahmad Bastian harus diusut dalam kasus suap 9,6 miliar ke Bupati Lampung Selatan non-aktif Zainudin Hasan. Dalam persidangan klien saya, Agus Bhakti Nugroho, Ahmad Bastian bersaksi bahwa dia menyerahkan uang 9,6 miliar kepada Agus Bhakti Nugroho, yang oleh klien saya uang itu adalah untuk bupati,” urai Sukriadi Siregar, Senin (23/09/2019).

Untuk itu, pengacara muda Lampung itu menyatakan siap untuk mendampingi pihak-pihak yang ingin memperkarakan KPK jika lembaga tersebut lalai dalam menangani kasus Ahmad Bastian ini. “Saya sudah sampaikan ke Pak Edi Suryadi, Ketua LSM Topan RI, jika KPK tidak memproses pengaduan mereka soal dugaan korupsi Ahmad Bastian ke KPK beberapa waktu lalu, maka kita akan perkarakan KPK ke ranah hukum,” tegas Sukriadi.

Sementara itu, dari Jakarta, alumni PPRA-48 Lemhannas RI tahun 2012, Wilson Lalengke, menyampaikan keprihatinannya terhadap kinerja KPK yang lamban dalam menangani masalah sekrusial kasus dugaan korupsi Ahmad Bastian. “Masalahnya karena oknum terduga pelaku suap itu saat ini terpilih jadi anggota legislatif dan sebentar lagi masuk Senayan sebagai Anggota Senator DPD RI. Tambah rusak berat nanti lembaga DPD RI itu, jadi sarang koruptor. Sedangkan Irman Gusman saja yang anak baik saat masuk DPD RI, eh masuk bui. Apalagi Ahmad Bastian ini, sudah lihai main suap di daerahnya, yaa hampir dipastikan perilaku koruptifnya akan berkembang biak di Senayan nanti,” kata lulusan pascasarjana Applied Ethics dari Utrecht University Belanda dan Linkoping University Swedia ini, Selasa, 24 September 2019.

Wilson berharap agar KPK dapat segera melakukan langkah-langkah pengusutan terhadap kasus dugaan keterlibatan korupsi Ahmad Bastian tersebut. “KPK harus segera menangani masalah Ahmad Bastian ini, jangan sampai dia sudah sempat menikmati gaji ratusan juta uang rakyat saat menjabat sebagai Senator DPD RI nanti, kemudian baru ditangkap. Sudah rugi dana APBN hanya untuk memberi makan oknum bermasalah seperti dia,” pungkas Sekjen Kappija-21 Indonesia ini. (APL/Red)

Balita 5 Tahun Di Bunuh, Disetubuhi Dan Dibuang Ke Sungai Cimandiri

Kota Sukabumi 24/9 TFBI.–

Minggu, 22/09, Siang, Pukul 13.00 Wib Warga Kota Sukabumi dikejutkan oleh Penemuan sesosok Mayat Seorang Anak Perempuan di sungai cimandiri Kp. Platar Rt. 02/06 Ds. Wangunreja Kec. Nyalindung Kab. Sukabumi.

Mayat Seorang Anak Perempuan tersebut ditemukan pertama kalinya oleh Nuji, Nanay dan Mumung yang sedang nyetrum ikan disungai cimandiri , mereka menemukan sesosok mayat anak berkelamin perempuan tersangkut di batu kemudian saksi melaporkan penemuan tersebut kepada aparatur desa wangunreja dan Polsek Nyalindung, selanjutnya anggota Polsek Nyalindung mendatangi TKP dan melakukan olah TKP.

Kemudian setelah melakukan Penyelidikan diketahui mayat anak tersebut adalah NP, umur 5 tahun alamat Kp. Bojong loa Kel. Situmekar Kec. Lembur situ Kota Sukabumi setelah diketahui identitasnya kemudian mayat anak tersebut dibawa ke RS Sekarwangi Cibadak untuk di lakukan autopsi, dari hasil pemeriksaan dokter autopsi diketahui bahwa pada tubuh korban terdapat luka memar melingkar di leher, lidah patah, memar akibat benda tumpul, pada kelamin, dan selaput dara robek.

Berdasarkan hasil autopsi tersebut , Kapolres Sukabumi melakukan penyelidikan dan setelah mendapatkan Informasi serta mengetahui siapa pelakunya maka Jajaran Anggota Kapolres Sukabumi melakukan penangkapan terhadap Para Pelaku. Mereka yang melakukan Pembunuhan dan Pemerkosaan tersebut diketahui sebagai ibu angkat korban yaitu Y, 39 th kemudian anaknya RD, 16 thn dan RH, 14 thn.

Dalam pemeriksaannya pelaku Y mengakui bahwa dirinya yang telah melakukan penyiksaan terhadap korban sampai korban meninggal dunia dengan cara memukul dan RD mencekik korban. Korban juga di setubuhi oleh RD dan RH secara bergantian di depan ibu nya, Y, Setelah korban meninggal dunia kemudian Pelaku Y, dengan dibantu RD dan RH , membawa korban ke sungai Cimandiri untuk di buang.

Perbuatan Mereka sungguh Tidak Manusiawi dan Biadab, Seorang Anak Angkat mereka yang seharusnya di asuh dan di lindungi tidak seharusnya mendapatkan Perlakuan seperti ini, hingga di perkosa, dan lalu di bunuh oleh mereka sebagai Keluarga nya sendiri.

Kapolres Sukabumi, AKBP Nasriadi, SH, SIK, MH, saat melakukan Konfrensi Pers nya menerangkan Kronologis dan Tindakan yang sudah di lakukan olehnya, dari Pengungkapan Kasus hingga Penangkapan Para Pelaku.

” Kita dari Polres Sukabumi, sudah melakukan Pengungkapan Kasus Pembunuhan pada seorang Anak Perempuan yang pertama kali ditemukan oleh 3 orang pencari Ikan di Sungai Cimandiri pada waktu lalu, Minggu, 22/09, siang hari , Pukul 13.00 Wib, Setelah mendapatkan Informasi dan Laporan Warga mengenai Penemuan mayat tersebut maka Kota Jajaran Anggota meluncur Ke TKP dan segera melakukan evakuasi Korban dan kemudian di bawa ke Rumah Sakit untuk di Autopsi. Setelah Melakukan pengembangan dan dari Hasil Autopsi, Pemeriksaan saksi-saksi, Pengumpulan Barang Bukti maka kota dapat mengungkap Kasus ini dan segera dilakukan Penangkapan terhadap para Pelaku dan Polisi sudah menetapkan tersangka kepada para pelaku , Ke-3 Pelaku tersebut ternyata Keluarga Korban sendiri, Ibu , (Y), RD dan RH ( anak Pelaku Y) “, Ujar Kapolres Sukabumi di hadapan Para Awak Media.

Korban sempat di setubuhi oleh tersangka RD, pada saat melakukan persetubuhan, ibu tersangka yang bernama Tersangka Y datang dan memarahi tersangka RD karena tidak menerima teguran ibunya tersangka RD melampiaskan kemarahan terhadap korban dengan mencekiknya dan kemudian di bantu oleh ibu tersangka dengan memukul korban, ketika korban sudah dianggap meninggal dunia, Ibu tersangka RD yang juga merupakan tersangka dalam perkara ini kemudian melakukan hubungan intim antara Ibu dan anak di depan mayat korban. Menurut pengakuan tersangka bahwa hubungan intim yang dilakukan antara ibu dan anak tersebut telah beberapa kali dilakukan.

Dalam kegiatan konferensi pers Kapolres Sukabumi di dampingi oleh :

  • Kapolsek Cibadak Kompol HADI SANTOSO, SE.
  • Kapolsek Nyalindung AKP ENDAH.
  • KBO Reskrim Polres Sukabumi IPTU TEDI, SH.
  • Kanit Opsnal Polres Sukabumi IPTU MUHLISIN, SH.
  • Kasubbag Humas Polres Sukabumi IPDA AAH SAEPUL ROHMAN.

Kapolres Sukabumi sudah menetapkan para pelaku sebagai tersangka dan di jerat Tentang tindak pidana kekerasan terhadap anak yang mengakibatkan korban meninggal dunia, sebagaimana dimaksud dalam pasal 80 ayat 3, 81 dan 82, UURI No. 35 tahun 2014 tentang perubahan atas UURI No. 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak dengan ancaman 15 Tahun penjara.
Barang Bukti yang sudah dapatkan dan di hadirkan saat konfrensi Pers oleh Polres Sukabumi yaitu Hasil autopsi,
Celana yang digunakan oleh tersangka
serta Baju korban.

( Hendra Sofyan)