Diduga Ada Kongkalikong Pejabat dengan Rekanan Terkait Proyek, Ini Kata Inspektorat

Bireuen Aceh, TFBI. —

Selain pengaduan rekanan yang tidak diberikan jawaban dari pihak Inspektorat, ada dugaan kongkalikong dan permainan antara pejabat dengan peserta lelang untuk memenangkan pihak-pihak tertentu untuk menguasai semua proyek di Kabupaten Bireuen. Terkait hal tersebut, redaksi mendapat tanggapan dari Kepala Inspektorat Kabupaten Bireuen, Drs Syahabuddin.

Syahabuddin menyebutkan, terkait kongkalikong pejabat, itu tidak ada. Mengenai surat rekanan tidak dijawab karena surat tersebut tidak pernah diterima pihak Inspektorat.

“Mengenai kongkalikong dan adanya permainan itu tidak ada, tidak ada sama sekali, mengenai surat pengaduan yang dituju ke Inspektorat, bahwa surat itu tidak pernah kita terima,” katanya kepada media ini melalui telepon seluler. Rabu 28 Agustus 2019.

Ia menjelaskan, bahwa surat yang ditujukan ke Inspektorat tidak pernah diterima. Namun ia mengaku pernah melihat surat tersebut di Ulp. Dalam surat itu ditujukan ke Inspektorat tetapi Inspektorat tidak pernah menerima surat pengaduan tersebut.

“Kecuali sebelum sebelumnya pernah kita terima tembusan surat sanggahan, surat itu diberikan sebagai tembusan ke Inspektorat, kalau yang khusus surat terakhir yang dialamatkan ke Inspektorat kita tidak menerimanya,” tegasnya

Saat ditanya media ini bagaiman isi surat tersebut, ia mengaku tidak tahu karena tidak dibaca, apalagi surat itu tidak pernah diterima,” surat itu ada dinampakkan sama Fadlun ULP karena suratnya ada tembusan untuk Unit Layanan Pelelangan, tetapi kita tidak terima dan surat itupun tidak saya baca bagaimana isinya,” ungkapnya

“Mengenai surat tersebut pernah kami periksa di buku agenda, sudah kami cari namun surat tersebut tidak ada masuk ke Inspektorat, karena tidak diterima suratnya bagaimana diberi jawaban atau ditindaklanjuti,” demikian kata Kepala Inspektorat Kabupaten Bireuen Drs Syahabuddin

Seperti diketahui, Pokja PUPR I Bireuen digugat oleh 3 kontraktor ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Banda Aceh, karena diduga adanya permainan dan kongkalikong pihak berwenang untuk memenangkan pihak-pihak tertentu yang ingin melahab semua proyek di Kabupaten Bireuen.

Menurut keterangan dari salah satu pihak rekanan menyebutkan, mereka melakukan gugatan terhadap Pokja PUPT I tahun 2019 karena atas kesewenang-wenangnya menggugurkan perusahaannya.

Para kontraktor akan melawan terhadap para birokrat yang mengatur semua kegiatan lelang untuk memenangkan pihak-pihak tertentu yang ingin melahap semua proyek di Bireuen.

Para kontraktor di Bireuen mengaku, selama 2 tahun ini sudah apatis dengan proses lelang yang ada, artinya tidak mungkin bisa menang karena kongkalikong antara pejabat dan peserta yang akan dimenangkan, sudah sistematis dan terstruktur.

Hal senada juga diungkapkan pihak rekanan CV. ERNORA ZURIBA, yang menyebutkan bahwa terkait permasalahan tersebut, pihaknya sudah membuat surat pengaduan ke Inspektorat Kabupaten Bireuen, namun surat tersebut tidak dijawab oleh pihak inspektorat.

Kontraktor menyebutkan, dasar mereka menggugat karena jawaban sanggah tidak berpedoman kepada dokumen pemilihan sebagai aturan main dari lelang tersebut, hanya cari-cari alasan untuk menjawab.

Menurut mereka, PTUN adalah langkah terakhir dari para kontraktor untuk mencari keadilan, maka permasalahan itu sudah didaftarkan gugatannya oleh para rekanan kepada PTUN Banda Aceh.

Ada tiga kegiatan yang menjadi permasalahkan dengan para rekanan,  yaitu kegiatan proyek Rehabilitasi Daerah Irigasi Krueng Meusagob Kecamatan Simpang Mamplam sumber anggaran APBD tahun 2019 dengan pagu anggaran Rp.1,740.000.000.

Kedua, kegiatan proyek Peningkatan Saluran Pembuang Daerah Irigasi Peuraden Kecamatan Juli-Lancok Kecamatan Kuala tahap II yang bersumber dana APBD tahun 2019 dengan pagu anggaran mencapai Rp.4.912.500.000.

Terakhir, kegiatan Proyek Pengadaan Pembangunan Jalan Pulo Drien Ie Rhop Timu, Kecamatan Simpang Mamplam (otsus), sumber dana APBD tahun 2019 dengan pagu anggaran sebesar Rp. 4.621.080.000. (Redaksi)

Polres Bogor Kerahkan Seluruh Personil Untuk Amankan Pawai Obor dan Tabligh Akbar dalam Rangka Tahun Baru Hijriyah

Bogor, TFBI. —

Dalam rangka menyambut tahun baru Hijriyah 1441 di Kabupaten Bogor dilaksanakan kegiatan masyarakat pawai obor Di Seluruh Kecamatan di Kabupaten Bogor. Namun kegiatan pawai obor terbesar di Kabupaten Bogor berpusat di daerah Ciawi dan kegiatan pawai obor ini dipimpin langsung oleh Bupati Bogor. Sabtu, 31 Agustus 2019.

Untuk memberikan keamanan dan kelancaran kegiatan pawai obor ini, Polres Bogor mengerahkan sekitar 1400 personel gabungan dari polsek Polres dibantu dengan BKO dari Brimob Polda Jabar.

“Untuk arus lalu lintas di jalur puncak aman terkendali, artinya lancar tapi Memang agak terhambat karena ada pawai obor. Tetapi rute untuk pawai obor tidak begitu jauh mungkin sekitar ada 5 km saja selain itu nanti akan terbuka dengan luas dan kembali normal.” Tutur AKBP Andi Moch Dicky P.G. S.Sos., S.I.K., M.H. Kapolres Bogor

Kegiatan Pawai Obor dilanjutkan dengan Tabligh Akbar di Wilayah Masjid Amaliyah Kecamatan Ciawi Kabupaten Bogor, sementara itu Ribuan Masyarakat begitu antusias mengikuti Pawai Obor menyambut kedatangan Tahun Baru 1 Hijriyah 1441

(Boegeiss)

Terima kasih negara-negara Pasifik! Pacific Island Forum peduli kesejahteraan Papua, mentahkan propaganda jahat Benny Wenda!

Gerry Habel Hakubun, SE
Pengamat Pasifik Selatan

Jakarta, TFBI. —

Sebelum KTT Forum Negara Pasifik (PIF) ke 50 dilaksanakan di Tuvalu 13-16 Agustus lalu, beredar info bahwa beberapa pihak yakin bahwa forum tersebut akan memberi angin segar upaya mereka mendorong kemerdekaan Papua dari Indonesia. Tanpa konsep dan argumen yang jelas bagaimana papua dapat sejahtera jika telah mandiri, upaya kelompok yang dimotori Benny Wenda itu pun dimentahkan. Propaganda kemerdekaan Papua telah tercium hanya untuk keuntungan individu dan kelompok tertentu semata. Puji Tuhan, PIF peduli kesejahteraan Papua, bukan propaganda!

  1. Kelompok propagandis mengakui seolah-olah mendapatkan restu PNG dan Fiji atas propaganda mereka. Nyatanya, PNG dan Fiji tetap melihat bahwa kesejahteraan Papua bisa dilakukan dengan memberikan masukan yang membangun untuk pemerintah Indonesia dan Pemda Papua.
  2. Benny Wenda dkk mengklaim Australia dan Selandia Baru akan menghabisi Indonesia dengan menaikkan isu-isu HAM di Papua. Nyatanya, dua negara tersebut tetap menghormati Indonesia dengan langkah-langkahnya menyelesaikan isu HAM di masa lalu. Saat forum PIF berlangsung, bahkan PM Australia terlihat enggan menemui Benny Wenda yang datang karena ‘disusupkan’ oleh Vanuatu.
  3. Propaganda Benny Wenda dll mengklaim bahwa komunike PIF memustuskan bahwa Indonesia menerima utusan Khusus PBB untuk menginisiasi referendum. Nyatanya, tidak ada keputusan semacam itu di PIF. Kalaupun ada, Indonesia selama ini telah terbuka bagi siapapun termasuk utusan PBB, tentunya tetap dalam koridor aturan dan regulasi. Tidak ada negara manapun yang mau dikunjungi orang asing tanpa mengikuti aturan, tidak terkecuali negara-negara pasifik, apalagi negara besar sekelas Australia dan Selandia Baru.
  4. Dikabarkan bahwa kehadiran dua pemimpin dari Papua, Lukas Enembe dan Yunus Wonda mendapat sambutan negative dari warga Selandia Baru pada perhelatan Pacific Expoition di Auckland baru-baru ini. Memang ada demonstran Free West Papua, namun jumlahnya sangat sedikit. Lebih banyak malah warga Indonesia, papua dan non papua, dan juga orang Selandia Baru asli yang menyambut hangat tokoh-tokoh papua tesebut.
  5. Propaganda Benny Wenda dkk selalu mengklaim bahwa orang asli Papua dimarjinalkan dan tidak diberi peran di Papua. Nah, nyatanya, semua pimpinan daerah di Papua adalah orang asli Papua! Hey, Bapak Lukas Enembe dan Bapak Yunus Wonda memangnya bukan orang Papua? Apa itu propaganda itu punya maksud? Nyatanya kini banyak progam dan aksi nyata yang memberikan dorongan akses pendidikan dan kesehatan bagi anak-anak dan pemuda Papua. Apa yang sudah dilakukan Benny Wenda dan semua kelompok yang mengaku mendukung Free West Papua di luar negeri itu? Kosong!
  6. Pemerintah Papua dan Indonesia khususnya telah terbuka mengundang utusan PBB dan juga perwakilan negara-negara Pasifik untuk datang ke Indonesia. Mereka dipersilahkan melihat kondisi perkembangan Indonesia khususnya juga Papua. Sebab, yang peduli hak-hak asasi manusia bukan hanya Benny Wenda saja! Kita semua peduli dan banyak aksi nyata sudah dilakukan di Papua! kita datangkan guru, dokter, tenaga sukarelawan dll dengan sukarelawan. Kita bangun sekolah, perpustakaan dan taman baca untuk anak-anak Papua secara sukarela. Lalu apa yang sudah dilakukan oleh kelompok-kelompok propaganda itu? Coba renungkan.

Papua berduka baru-baru ini. Isu rasisme dan diskriminasi muncul akibat orang-orang yang belum paham arti keluarga. Namun, kita bukannya ingin tercerai berai, malah kita makin menguatkan persaudaraan sesama manusia, sesama ‘anak-anak’ Indonesia. banyak permintaan maaf dan juga pengakuan bahwa ini pelajaran besar bagi Indonesia. Bahwa, kita sebagai keluarga, dinamika seperti ini harus kita lalui bersama. Puji Tuhan, kita mendoakan agar semua perjuangan dan dinamika ini menjadi pelecut Papua untuk makin giat dan maju!

Demikian catatan singkat atas progress Perkembangan Perjuangan untuk kesejahteraan Papua, untuk Papua yang merdeka dari propaganda dan bulan-bulananan kelompok jahat.

Ingat! Negara Pasifik, Australia dan Selandia Baru sudah bersatu bersama suara segenap rakyat Pasifik untuk kesejahteraan Papua. Saatnya siapapun orang Indonesia, Papua dan Non Papua, semua etnis dan agama, bangkit dan bebas jadi satu keluarga besar yang utuh untuk kemajuan bersama.

Teruskan ke semua Orang Papua supaya tahu dan siap-siap diri fokus bekerja membangun Papua mulai saat ini. (***)

TOPAN-RI Lampung: KPK, Tangkap Ahmad Bastian!

Jakarta, TFBI. —

Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) TOPAN-RI Korda Provinsi Lampung dan perwakilan dari masyarakat Lampung mendatangi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), kemarin, Jumat 30 Agustus 2019. Mereka bersama ribuan warga dari berbagai elemen rakyat yang tergabung dalam Forum Gabungan Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (FORGAMAK-Indonesia) menyerbu ke Gedung Merah Putih di Rasuna Said Jakarta Selatan dengan tuntutan agar KPK segera menangkap oknum anggota DPD RI terpilih dari daerah pemilihan Provinsi Lampung, Ahmad Bastian. Sebagaimana santer diberitakan akhir-akhir ini, Ahmad Bastian diduga kuat terlibat kasus penyuapan Bupati Lampung non aktif, Zainuddin Hasan.

Mereka datang ke Jakarta dengan satu harapan agar aspirasi dari masyarakat Indonesia, khususnya Lampung, dapat didengar dan segera ditindak lanjuti untuk mewujudkan pejabat negara yang bersih dari Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN).


Koordinator LSM TOPAN-RI Daerah Lampung, mewakili suara masyarakat Lampung, Edi Suryadi, mengatakan dalam sesi wawancara bahwa Ahmad Bastian telah mengaku di persidangan Tipikor Tanjungkarang bahwa ia menyerahkan uang sejumlah Rp. 9,6 miliar kepada Agus Bakti Nugroho (mantan Kepala Dinas PUPR Lampung Selatan), yang oleh Agus Bakti Nugroho diakui bahwa uang dari Ahmad Bastian tersebut adalah untuk Bupati Lampung Selatan non aktif Zainuddin Hasan. Uang tersebut, kata Agus Bakti Nugroho, adalah untuk mempermulus permohonan mendapatkan proyek di Pemkab Lampung Selatan.


“Kami berharap KPK segera menangkap dan melanjutkan proses hukum terhadap Ahmad Bastian. Karena Ahmad Bastian terpilih menjadi Anggota DPD RI pada pemilu lalu, maka kami juga berharap KPU segera menganulir yang bersangkutan agar tidak dapat masuk Senayan,” jelas Edi Suryadi.


Menurutnya, masyarakat Lampung tidak ingin ada wakilnya di lembaga-lembaga negara yang terindikasi sebagai pelaku suap dan bentuk KKN lainnya, sepert Ahmad Bastian. “Begitu juga dengan masyarakat Lampung sendiri yang sangat tidak menginginkan ada wakil rakyat yang terindikasi korupsi, suap dan KKN lainnya.

” Masyarakat Lampung ingin sekali agar Ahmad Bastian ini segera ditangkap,” tegas Edi berapi-api.


Pertanyaan dari awak media ini mengenai sikap dan tindakan warga Lampung jika KPK lambat respon permintaan mereka, Edi Suryadi mengatakan bahwa dirinya dan masyarakat Lampung akan terus berjuang sampai KPK mendengarkan aspirasi mereka dan bertindak.
“Kami akan terus berjuang sampai KPK bertindak dengan segera untuk menangkap dan memproses hukum Ahmad Bastian ini,” ujarnya dengan tegas dan semangat.


Acara turun ke jalan ribuan massa di depan Gedung KPK, Jl. Rasuna Said Jakarta Selatan, Jumat siang kemarin berjalan aman dan kondusif. Walaupun begitu banyak massa aksi, termasuk adanya aksi teatrikal manusia perak yang menarik perhatian pelintas jalan, namun penjagaan kamanan dan ketertiban aksi demo di depan KPK itu cukup baik dan memadai, sehingga semua berjalan dengan lancar dan baik. (Redaksi)

POLSEK PUTUSSIBAU SELATAN AMANKAN KEDATANGAN JEMAAH HAJI DI BANDARA PANGSUMA

Putussibau, TFBI. —

Sebanyak 10 personil Polsek Putussibau selatan dan 23 personil Satpol PP Pemkab Kapuas hulu serta dinas perhubungan mengamankan kedatangan jemaah haji perdana kab. Kapuas hulu di bandara Pangsuma kedamin pada hari Sabtu, Tanggal 31/08/ 2019 Pukul 09.33 Wib

Jamaah haji Berjumlah 21 Orang dan 1 Orang Pendamping a. n. USTADZ ZAINUDIN, S. Ag. yang menggunakan Penerbangan Pesawat NAM AIR ATR 72-600 serta Nomor Penerbangan IN 141;

Kedatangan Rombongan Pertama Jama’ah Haji Kabupaten Kapuas Hulu di Bandara Pangsuma Putussibau disambung oleh Sekda Kabupaten Kapuas Hulu H. SARBANI, S. E., M. AP.;Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Kapuas Hulu Drs. H. ABDUL HALIM; Kabag Umum Pemda Kapuas Hulu HENRY, S. Sos., M. Si.;Kabag Kesra Pemda Kapuas Hulu Drs. H. IWAN SETIAWAN, S. Sos.

Setelah turun dari Pesawat, Rombongan Jama’ah Haji yang datang langsung Masuk Kedalam Bis Polnep Kapuas Hulu KB 7593 FA sebanyak 20 Orang serta 2 ( Dua ) Orangnya lagi Masuk Kedalam Ambulance Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas Hulu KB 480 XY dikarenakan Sakit dan selaanjutnyan Rombongan Jama’ah Haji Berangkat Menuju Masjid DARUNNAJAH Putussibau serta Meninggalkan Bandara Pangsuma Putussibau;

Telah dilaksanakan Pengamanan Kedatangan Rombongan Pertama Jama’ah Haji Kabupaten Kapuas Hulu di Bandara Pangsuma Putussibau oleh Personil Gabungan dan di laksanakan Pengaturan Lalu Lintas oleh Personil Polsek Putussibau Selatan di Persimpangan Jalan yang dilalui oleh Kendaraan Rombongan Jama’ah Haji,

Direncanakan bahwa, Pada Pukul 13.25 Wib Akan Tiba di Bandara Pangsuma Putussibau Rombongan Kedua Jama’ah Haji Kabupaten Kapuas Hulu Musim Haji 1440 Hijriah / 2019 Masehi berjumlah 9 Orang dan 2 Orang Pendamping Menggunakan Penerbangan Pesawat WING AIR;

Endipriyono

Truk TNI-Polri Dikerahkan Bantu Evakuasi Pendemo.

Jayapura, TFBI. —

Sepuluh truk TNI/Polri dikerahkan untuk membantu mengevakuasi (mengantar pulang) lebih dari 1000 orang massa aksi demo yang semalam menduduki kantor Gubernur Papua.

Hal tersebut disampaikan Kapendam XVII/Cenderawasih Letkol Cpl Eko Daryanto dalam keterangan tertulisnya di Jayapura, Jumat (30/8/2019).

Dikatakan Eko Daryanto, pengerahan truk TNI/Polri yang dimulai sejak pukul 09.15 adalah dalam upaya mengantisipasi bentrok antara massa aksi demo yang merasa ketakutan untuk kembali ke tempat masing-masing dengan aksi masyarakat yang mengatasnamakan kelompok masyarakat Paguyuban Nusantara yang menolak aksi demo.

Upaya selanjutnya, ungkap Eko Daryanto, Kodam XVII/Cenderawasih menghimbau kepada masyarakat paguyuban Nusantara untuk menghentikan aksi sweeping terhadap pelaku aksi demo.

“Upaya kedua yang kami lakukan adalah meningkatkan pengamananan terhadap objek-objek vital dan memback-up Polda Papua dalam rangka pengamanan aksi-aksi demo di lapangan, “ ungkapnya.

“Kami menghimbau agar masyarakat jangan mudah terprovokasi oleh berbagai isu yang kebenarannya masih diragukan. Mari kita selesaikan permasalahan ini secara damai dan bermartabat”, ujarnya mengakhiri. (***)

Ajang Kreasi Seni Tari, Musisi Jalanan dan Pelukis Muda Jateng dan DIY di Museum Mandala Bhakti

Para seniman tari, musik jalanan dan pelukis dari berbagai SMA dan SMK di wilayah Korem dan Kodim Jajaran Kodam IV/Diponegoro unjuk kebolehan pada ajang Lomba yang diselenggarakan Kodam IV/Diponegoro, Jum’at (30/8/2019). Ajang lomba ini digelar di Museum Mandala Bhakti yang berlokasi di Jalan Soegijapranata No. 1 tepat berhadapan dengan monumen Tugu Muda.

Ditempat terpisah, Kapendam IV/Diponegoro Letnan Kolonel Kav Susanto, S.I.P., M.A.P. mengatakan, lomba ini diselenggarakan sebagai bentuk komunikasi sosial (Komsos) kreatif guna lebih mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat. Selain itu, kegiatan ini juga dilaksanakan dalam rangka menyambut dan memeriahkan HUT ke 74 TNI dan HUT ke 69 Diponegoro tahun 2019.

“Lomba dilaksanakan secara berjenjang mulai dari tingkat Kodim, Korem dan Kodam. Para pemenang di tingkat Kodam nantinya akan mengikuti lomba tingkat TNI AD di Jakarta”, paparnya.

Dirinya berharap, kegiatan ini dapat memupuk kreatiiftas dan menjaga serta mengangkat kearifan budaya daerah. Lomba semacam ini juga dapat menanamkan kecintaan dan kebanggaan sebagai bangsa Indonesia yang memiliki keragaman budaya.

Pelaksanaan lomba tingkat Kodam ini disaksikan oleh Kasdam IV/Diponegoro Brigjen TNI Teguh Muji Angkasa, S.E., M.M., Irdam, Perwira Sahli, para Asisten Kasdam IV/Dip., serta masyarakat sekitar kota Semarang.

Setelah beradu kebolehan dan kreatifitas, akhirnya SMAN 1 Bawang meraih juara I lomba Tari Perjuangan, juara II SMAN 1 Gondangrejo, Juara III SMAN I Blora, Juara harapan I SMAN 7 Semarang dan juara harapan II SMKN 1 Kasihan.

Untuk juara I Lomba Musik Jalanan diraih Grup Musik Punakawan dari Kodim 0704/Banjarnegara, juara II grup RVV dari Kodim 0734/Yogyakarta, juara III grup Wong Pitoe dari Kodim 0714/Salatiga, juara harapan I dari grup Debu Senja dari 0728/Wonogiri dan juara harapan II grup Speet dari Kodim 0733-BS/Semarang.

Dan untuk lomba melukis juara I diraih Fatahillah dari Kodim 0733-BS/Semarang, juara II Putria Masriah dari Kodim 0727/Karanganyar dan juara III Nabilah Amalia dari kodim 0719/Jepara. (***)

Penghormatan Terakhir Sertu (Anumerta) Rikson Edi Chandra, Kodam II/Swj Gelar Upacara Penghormatan Secara Militer.

Palembang, TFBI. —

Sebagai bentuk penghormatan terakhir kepada Sertu (Anumerta) Rikson Edi Chandra, Kodam II/Swj menggelar upacara penghormatan secara militer di Bandara SMB Palembang.

Hal tersebut dikatakan Kepala Penerangan Kodam II/Sriwijaya Kolonel Inf Djohan Darmawan, selesai pelaksanaan upacara penerimaan jenazah di Bandara SMB Palembang, Kamis (28/8/2019).

Dikatakan Kapendam, upacara yang dipimpin langsung oleh Kasdam II/Swj Brigjen TNI Syafrial, psc. M. Tr (Han)., tersebut berlangsung dengan penuh khidmat.

Setelah pelaksanaan Upacara, Kasdam II/Swj Brigjen TNI Syafrial, psc. M. Tr (Han)., mengatakan bahwa Keluarga besar Kodam II/Swj menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas gugurnya Sertu (Anumerta) Rikson Edi Chandra akibat bentrokan saat mengamankan aksi massa di depan kantor Bupati Deiyai, Papua.

“Sebagai bentuk penghargaan, Kodam II/Swj memberikan penghormatan yang setinggi-tingginya kepada almarhum, dengan mengajukan kenaikan pangkat satu tingkat lebih tinggi, karena dharma baktinya dalam menjaga persatuan RI dan mendoakan semoga almarhum diterima di sisi-Nya,” terangnya.

Secara terpisah, Kapendam II/Swj mengatakan, Sertu (Anumerta) Rikson Edi Chandra merupakan prajurit TNI dari kesatuan Batalyon Kavaleri (Yonkav) 5/Dwi Pangga Ceta (DPC) Karang Endah yang gugur dalam rangka pengamanan aksi unjuk rasa di Papua.

“Jenazah almarhum dievakuasi dari Papua dan tiba di Bandara SMB Palembang, pada Kamis (29/8/2019) pukul 19.30 WIB,” ujarnya.

“Kedatangannya langsung disambut oleh Kasdam II/Swj beserta seluruh pejabat teras jajaran Kodam II/Swj dalam suatu upacara penghormatan secara militer,” terangnya.

“Kita merasa kehilangan Almarhum melaksanakan tugas pengamanan mempunyai jasa yang besar, beliau gugur sebagai kusuma bangsa,” tuturnya.

“Saat kejadian, dirinya sedang melaksanakan tugas pengamanan aksi unjuk rasa dari kelompok masyarakat Papua yang menuntut akibat kejadian rasisme di Surabaya. Aksi yang berujung anarki tersebut, menyebabkan lima aparat keamanan gabungan TNI-Polri terluka akibat terkena panah dan salah satunya Sertu (Anumerta) Rikson gugur di tempat kejadian,” jelasnya.

Usai upacara penghormatan, jenazah Sertu (Anumerta) Rikson langsung dibawa menuju rumah duka di Karang Endah untuk disemayamkan.

“Rencananya jenazah Sertu (Anumerta) Rikson akan dimakamkan esok hari, Jumat (30/8/2019) secara militer di Taman Makam Pahlawan Kusuma Bangsa, Prabumulih,” ucapnya.

Lebih lanjut dikatakan, Almarhum Sertu (Anumerta) Rikson Edi Chandra bin Suwardi saat ini bertugas di Yonkav 5/DPC, dengan jabatan sebagai Komandan Ranpur AVLB Tonhar Kima Yonkav 5/DPC.

“Ia kelahiran Jambi, tanggal 25 Mei 1981. Almarhum meninggalkan istri Endang Susilawati dan dua orang anak, Richard D (13 th) dan Shakira (9 th),” tambahnya.

“Kita berdoa, semoga almarhum diterima di sisi Allah SWT dan kepada keluarga yang ditinggalkan, semoga diberikan ketabahan dalam menghadapinya,” tandasnya (Dispenad).

Jamin Keamanan dan Kenyamanan di Perbatasan RI-PNG, Satgas Yonif 713 Amankan Pasar Skouw

Jayapura, TFBI. —

Untuk memberikan jaminan keamanan dan kenyamanan di wilayah perbatasan RI-PNG, khususnya bagi masyarakat Skouw dan pengunjung dari PNG saat berbelanja kebutuhan keseharian mereka, Satgas Yonif 713/ST melaksanakan pengamanan di pasar Skouw, Jayapura.

Demikian disampaikan Dansatgas Yonif 713/ST, Mayor Inf Dony Gredinand, dalam rilis tertulisnya di perbatasan Skouw, Papua, Kamis (29/8/2019)

Dansatgas menjelaskan, pasar yang berada tepat di perbatasan RI-PNG ini, tidak hanya dikunjungi oleh warga Skouw namun juga oleh warga PNG yang akan berbelanja kebutuhan keseharian mereka.

“Pasar yang biasa dibuka setiap hari Selasa, Kamis, dan Sabtu ini selalu ramai dikunjungi masyarakat baik yang dari negara tetangga PNG maupun masyarakat warga Indonesia,” ucap Dony.

“Biasanya mereka datang berbondong-bondong untuk berbelanja kebutuhan di pasar Skouw yang terletak di perbatasan,” imbuhnya.

Dalam pelaksanaan tugasnya, sambung Dony, anggota Pos Satgas selalu memeriksa setiap orang yang akan menuju pasar, mereka boleh menuju pasar setelah mereka memberikan ID Card.

“Sebelum mereka sampai di pasar maka masyarakat ini akan diperiksa terlebih dahulu di penjagaan Pos Kotis Satgas yang jaraknya tidak jauh dari Pasar Skouw, kira kira 100 meter,” terang Dony.

“Hasil pemeriksaan kita catat dengan teliti, sehingga dapat mencegah berbagai kemungkinan, seperti penyelundupan narkoba, pelintas batas ilegal yang membaur dan lain sebagainya. Ini juga juga untuk memberikan jaminan keamanan dan kenyamanan bagi warga Papua maupun PNG yang datang berbelanja maupun warga Skouw yang menjual barang di pasar ini.,” pungkasnya.

Berkaitan dengan itu, masyarakat sangat senang bisa berbelanja di pasar Skouw dengan berbagai pertimbangan bahwa mereka tidak perlu pergi ke kota lagi untuk belanja, karena sebagian besar kebutuhan yang mereka butuhkan sudah ada di pasar Skouw ini.

Salah satu warga PNG, Gracia, yang setiap hari selalu datang ke pasar Skouw untuk belanja kebutuhan sehari-hari, sangat senang atas apa yang telah dilakukan oleh personel Satgas Yonif 713 dalam menjaga pengamanan lingkungan pasar.

“Terima kasih dengan adanya penjagaan yang diberikan, dapat menimbulkan rasa aman bagi kami yang belanja disini dan tidak perlu lagi jauh-jauh belanja ke kota yang membutuhkan biaya tambahan karena menempuh jarak yang lumayan jauh,” ucapnya. (Dispenad)

Panglima TNI Tinjau Pos Motaain PLBN di Atambua

NTT, TFBI. —

(Puspen TNI). Panglima TNI, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. melaksanakan kunjungan kerja ke Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) dalam rangka meninjau Pos Motaain PLBN (Pos Lintas Batas Negara) yang berada di Atambua, Kamis (29/8/2019).

Turut serta mendampingi Panglima TNI diantaranya Asops Panglima TNI Mayjen TNI Ganip Warsito, S.E., M.M., Aslog Panglima TNI Marsda TNI Kukuh Sudibyanto, Pangkoarmada III Laksda TNI I.N.G. Ariawan, S.E., M.M., Pangkoopsau III Marsda TNI Andyawan Martono, Pangdam XVIII/Kasuari Mayjen TNI Joppye Onesimus Wayangkau, Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Benny Susianto, S.I.P., dan Kapuskersin Laksma TNI Didik Kurniawan, ST., M.Si.

Dalam peninjauannya, Panglima TNI beserta rombongan melihat secara langsung para Prajurit TNI Batalyon Infantri Raider 408/Suhbrastha yang sedang bertugas sebagai Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) Republik Indonesia-Republik Demokratik Timor Leste (RI-RDTL) dan melakukan dialog terkait situasi terkini dan permasalahan yang terjadi di lapangan.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut diantaranya Bupati Belu, Willybrodus Lay, Dandim 1605 Belu, Letkol (Inf) Ari Dwi Putra, Dansatgas Pamtas RI-RDTL Sektor Timur, Mayor Joni Eko Prasetiyo, Dansatgas Pamtas RI-RDTL Sektor Barat, Mayor Hendra Saputra dan Kapolres Belu, AKBP Christian Tobing. (***)

Danramil 03/Serengan Ajak Jaga Kerukunan Antar Umat Beragama

Surakarta_

Tepat pada tanggal 30 Agustus 2019 Pukul 09.00 WIB Kapten Inf Tri Sakti K Danramil 03/Serengan Kodim 0735/Surakarta dan anggota koràmil melaksanakan Komsos dengan Staf Gereja Kristen Jawa /GKJ Jln. Dewi Sartika Kelurahan Danukusuman, Kec Serengan Kota Surakarta.

Komsos merupakan suatu cara yang sangat baik untuk mendekatkan diri kepada masyarakat di wilayah binaannya, inilah yang merupakan cara yang sangat jitu untuk melakukan komunikasi serta mendengar keluhan keluhan masyarakat di wilayah binaannya.

Dalam Komsosnya Danramil 03/Serengan menyampaikan kepedulian koramil untuk mengajak masyarakat yang ada di wilayahnya untuk selalu menjaga kerukunan antar umat beragama, keamanan dan ketertiban agar wilayah Kecamatan Serengan tetap Kondusif dan aman.

Selaku pengurus Gereja Dina mewakili pendeta Gereja mengucapkan banyak terimakasih atas waktu dan kesempatannya untuk memberikan arahan arahan yang sangat positif dan bermanfaat.

(Redaksi )

Kapolsek Pengkadan gelar tatap muka dengan Perangkat Desa Pinang Laka

Kapuas Hulu, TFBI. —

Kapolsek Pengkadan Polres Kapuas Hulu Ipda Jaspian, mengadakan kegiatan tatap muka dengan Perangkat Desa Pinang Laka, Kecamatan Pengkadan, Kabupaten Kapuas Hulu, yang dilaksanakan di balai Adat Desa Pinang Laka, Jum’at (30/8/2019).

Kegiatan tatap muka ini adalah bertujuan untuk bertatap muka kepada Perangkat Desa dan warga masyarakat Desa Pinang Laka Kecamatan Pengkadan dalam rangka mempererat tali silaturahmi antara Polri dan warga masyarakat Desa Pinang Laka.

Tampak hadir dalam kegiatan tatap muka tersebut antara lain yaitu Kapolsek Pengkadan Ipda Jaspian, Camat Pengkadan Tabri, S.E, M.A.P, Babinsa Pengkadan Sertu Sumadi, Kades Pinang Laka beserta perangkatnya, Ketua BPD Desa Pinang Laka beserta anggota dan Tokoh Masyarakat Desa Pinang Laka.

Kepala Desa Pinang Laka sdr. Mahmud menanggapi dengan baik dan ucapan terima kasih atas kegiatan tatap muka yang dilakukan oleh Kapolsek Pengkadan Polres Kapuas Hulu bersama anggotanya didesa yang dipimpinnya.

“Kami merasa terayomi karena aparat Kepolisian khususnya Polsek Pengkadan dan masyarakat siap bekerja sama dengan pihak Kepolisian dalam memelihara Kamtibmas” ujar Sdr. Mahmud Kades Pinang Laka.

Saat menyampaikan sambutannya disampaikan oleh Camat Pengkadan Tabri, S.E, M.A.P mengucapkan terimakasih dan sangat mendukung serta mengapresiasi apa yang telah dilaksanakan oleh Kapolsek Pengkadan beserta anggota yaitu melaksanakan tatap muka di Desa Pinang Laka.

“Semoga kegiatan tatap muka ini tetap berkelanjutan di setiap Desa yang di Kecamatan Pengkadan demi terciptanya Kamtibmas yang kondusif di Kecamatan Pengkadan ini,” ucap Tabri.

Dalam sambutannya, Kapolsek Pengkadan Ipda Jaspian menghimbau kepada seluruh warga masyarakat Desa Pinang untuk aktif menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).

“Saya mengajak kepada seluruh warga masyarakat untuk berpartisipasi dalam memilihara Kamtibmas dilingkungan tempat tinggal masing-masing, serta tetap menjaga situasi yang aman dan kondusif”, ajak Ipda Jaspian.

Selain itu, Ipda Jaspian mengatakan jadikan kegiatan tatap muka ini sebagai tempat atau media pertukaran informasi permasalahan atau keluhan yang ada di lingkungan masyarakat yang berkaitan dengan Kamtibmas.

“Semoga dengan kegiatan tatap muka ini masyarakat lebih merasakan kehadiran pihak Kepolisian ditengah-tengah masyarakat, dan membangun kerja sama antara Polri khususnya Polsek Pengkadan dan Perangkat Desa serta warga masyarakat Desa Pinang Laka untuk memelihara kamtibmas dan menciptakan situasi yang aman dan terkendali serta kondusif,” tutur Ipda Jaspian.

Endipriyono

Irjen Pol (Purn) Eddy Kusuma Wijaya : Tuduhan kepada CAPIM KPK RI tidak mendasar dan tidak benar

Jakarta, TFBI. —

Anggota komisi II DPR RI Irjen Pol (Purn) Eddy Kusuma Wijaya dengan tegas mengatakan “sungguh tidak mendasar dan tidak benar penolakan terhadap Irjen pol Firli dan Irjen pol Antam sebagai calon pimpinan ( CAPIM) KPK RI.


Tuduhan terhadap Firli dan Antam merupakan tindakan bersifat pembunuhan karakter dan mencemarkan nama baik institusi polri yang dilakukan. Oleh ICW maupun KPK RI//


“Saya katakan itu tidak benar karena saya dulu adalah jenderal polisi purnawirawan,saya tau persis Firli dan Antam ini adalah perwira pilihan yang sudah melalui beberapa macam seleksi perwira di kepolisian,” Ungkap Mantan Jendral Polisi Bintang Dua ini //


Antara lain salah satunya apabila seseorang mau di angkat menjadi pangkat jenderal harus melalui proses Dewan Kebijakan Tinggi(Wanjakti),untuk ditetapkan naik pangkat jenderal// Dalam tubuh polri ada 3 kategori,seseorang yang bisa dikatakan melakukan pelanggaran yakni :
Pertama pelanggaran disiplin, pelanggaran etik,dan pelanggaran yang sudah melalui proses sidang propesi,” kalau seseorang tidak masuk dalam proses itu,berarti itu orang baik” ucap Eddy kepada para awak media di gedung Nusantara 1 komplek DPR RI Kamis kemarin ( 29/08/2019)
Jabatan Firli dan Antam itu jabatan strategis tidak akan mungkin jabatan itu diberikan kepada orang yang tidak benar atau bermasalah,justru saya curiga yang salah itu bukan Firli dan Antam,tetapi komisioner KPK nya yang banyak masalah,mungkin ini ada suatu ketakutan kalau polisi baik masuk KPK RI//
Dulu saya wakil ketua pansus angket KPK,waktu melakukan penyelidikan terhadap KPK,justru disana saya banyak menemukan kasus-kasus yang kita anggap mandek tidak diproses,juga banyak barang bukti yang hilang ,itu salah siapa,,ujar Eddy saat menutup wawancara dengan awak media di gedung Nusantara 1 komplek DPR RI// (Gallang)

Lagi-lagi pencabulan anak dibawa umur, dikabupaten Bogor

Bogor, TFBI. —

Pada hari Rabu 28 Agustus 2019 jam 09.00 korban An. G (9th) sedang bermain dengan teman temannya didekat rumahnya. saat sedang bermain, ada seorang laki laki menanyakan alamat jalan Brigade kepada korban dan meminta untuk diantarkan ke alamat tersebut. kemudian korban menuruti pelaku dan naik ke motor pelaku.

Setelah itu pelaku membawa korban ke rumah kosong di dalam perumahan Bukit Golf Regency. setelah sampai rumah kosong tersebut, pelaku memaksa korban untuk melayani pelaku dan mengancam akan membunuh korban apabila tidak mau melakukannya. setelah itu pelaku melakukan pencabulan dengan memasukan cari telunjuk ke kelamin korban sampai mengeluarkan darah. setelah selesai korban kabur dan mendatangi pos satpam terdekat.

Modus operandi pelaku berpura-pura menanyakan alamat kepada korban dan meminta korban untuk mengantar pelaku serta kemudian pelaku membawa korban ke rumah kosong dan pelaku mencabuli korban.

Pelaku dikenakan pasal 81 dan atau 82 UU No. 35 Tahun 2014.

Terkait dengan kejadian tersebut, Unit PPA Polres Bogor sudah memeriksa 5 orang saksi, serta berkoordinasi dengan Peksos dan P2TP2A terkait pendampingan korban serta pemulihan phisikis korban.

(Boeegiss)

Peringati HUT Korem 071/Wijayakusuma Ke-58, Korem 071/Wijayakusuma Ziarah Ke Taman Makam Pahlawan

Banyumas, TFBI. —

Dandim 0701/Banyumas Letkol Inf Candra, S.E., M.I.Pol., pimpin ziarah dalam rangka HUT Ke-58 Korem 071/Wijayakusuma, Jumat (30/8/2019) di TMP Tanjung Nirwana, Purwokerto, Banyumas.

Hadir dalam ziarah HUT Ke-58 Korem 071/Wijayakusuma, para Kasirem 071/Wk, para Dan/Balak Aju Kodam IV/Dip jajaran Korem 071/Wk, para Perwira, Bintara, Tamtama dan PNS Makorem 071/Wk dan Balak Aju Kodam IV/Diponegoro, Wakil Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Koorcab Rem 071 PD IV/Diponegoro beserta pengurus dan anggota, Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XVI Kodim 0701/Banyumas beserta pengurus dan anggota.

Ziarah diawali penghormatan pasukan kepada arwah para pahlawan dipimpin Dandim 0701/Banyumas, mengheningkan cipta untuk mendoakan para pahlawan kusuma bangsa, peletakkan karangan bunga oleh pimpinan ziarah dan dilanjutkan tabur bunga dipusara para pahlawan oleh pimpinan ziarah diikuti para peserta ziarah lainnya.

Danrem 071/Wk Kolonel Kav Dani Wardhana, S.Sos., M.M., M.Han., menyampaikan kegiatan ini merupakan rangkaian kegiatan dalam rangka HUT TNI Ke-58 Korem 071/Wijayakusuma yang dilaksanakan Korem 071/Wijayakusuma.

“Ziarah yang dilaksanakan ini, memiliki arti penting sebagai wujud penghargaan dan penghormatan kita kepada para pahlawan kusuma bangsa,” ungkapnya, Jumat (30/8/2019).

Disamping itu, lanjutnya. Kegiatan ini juga sebagai wahana kita untuk mengenang jasa para pahlawan yang telah gugur dalam membela dan mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia dengan mengorbankan jiwa dan raganya serta hartanya demi kemerdekaan dan kejayaan bangsa dan negara Indonesia.

“Ziarah yang dilaksanakan ini juga dapat dijadikan sebagai sarana memperkokoh persatuan dan kesatuan,” katanya.

Lanjut Danrem, selain sebagai wujud penghargaan dan penghormatan kita kepada para pahlawan, ziarah ini juga sebagai wahana penanaman nilai-nilai kejuangan kepada para prajurit, PNS dan Persit Kartika Chandra Kirana.

“Diharapkan dengan kegiatan ini, para prajurit dan PNS dapat meresapi perjuangan para pahlawan demi kemerdekaan negara dan bangsa Indonesia”, tandasnya.

Ia menambahkan, sebagai generasi penerus bangsa, sudah sepantasnya kita menghargai dan menghormati jasa-jasa para pahlawan. Dimana tanpa peran para pahlawan, tentunya negara Ini tidak dapat seperti saat sekarang ini.

“Sebagai generasi penerus bangsa, kita wajib meneruskan cita-cita perjuangan bangsa dengan mengisi kemerdekaan dengan kegiatan positif dalam rangka membangun dan memajukan bangsa Indonesia, agar bangsa Indonesia maju dan menjadi bangsa pemenang,” pungkasnya.pungkasnya. (Redaksi)

Kapolsek Cek Lokasi kebakaran di Naga suruk.

Kapuas hulu, TFBI. —

Kapolsek Bunut Hulu IPDA Sri Kusworo saat menunjukkan lokasi kebakaran rumahnya Saiful di Desa Nanga Suruk Kecamatan Bunut Hulu, Kamis (29/8/2019)

 Kapolsek menyatakan telah terjadi kebakaran rumah milik Saiful di yang berada Desa Nanga Suruk, Kecamatan Bunut Hulu diperkirakan terjadi pada pukul 15.00 WIB sore.

“Kebakaran tersebut diduga akibat kebocoran gas elpiji 3 kilogram. Dimana pada saat itu, pemilik rumah yaitu pak Saiful sedang melakukan aktivitas memasak, dengan posisi kompor Gas masih menyala. Namun kelupaan hingga ditinggalkan keluar rumah untuk menghadiri acara yasinan di rumah adik mertua istri,”

Kobaran api diketahui oleh tetangga rumah korban itu yang melihat kobaran api di dinding belakang rumah Syaiful (area dapur rumah).

“Melihat kobaran api tersebut tetangga korban langsung meminta bantuan kepada masyarakat sekitar untuk memadamkan api tersebut,” ucapnya.

Sekitar pukul 16.30 WIB, kobaran api yang menghanguskan rumah Syaiful berhasil dipadamkan oleh masyarakat sekitar.”

Atas kejadian tersebut tidak ada memakan korban jiwa, hanya kerugian materil sekitar Rp 15 juta. Di mana rumah bagian dapur hangus terbakar beserta isinya.

“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat, agar tidak teledor dan berhati-hati, apabila mau keluar rumah, pastikan dulu keadaan rumah agar tidak menimbulkan kebakaran,” demikian diungkapkan oleh Kapolres Kapuas hulu AKBP RS Handoyo.M.Si melalui Kapolsek IPDA Sri Kusworo.

Endipriyono

Quick wins program VI Sat Polair Polres Kapuas Hulu

Kapuas Hulu, TFBI. —

Kegiatan sat Polair Polres Kapuas Hulu untuk wilayah perairan Kab Kapuas hulu Bertempat Di Dermga apung Pos Polairud Polres Kapuas Hulu Kec Putusibau Utara Kab Kapuas Hulu

Quick wins program VI yang di laksanakan oleh Sat Pol air Polres Kapuas Hulu yg dipimpin oleh Kasubnitbinmas Sat Pol air Ipda Bsrdiyono (mewakili kasatpolair ) bersama anggota, dengan giat Kamis 29 Agustus 2019,di mulai dari pukul 09.30 wib s/d 11.30 wib,Bertempat Di Dermga apung Pos Polairud Polres Kapuas Hulu Kec Putusibau Utara Kab Kapuas Hulu.

Dalam kegiatan tersebut di hadiri oleh
A.Kasubnitbinmas Sat polair Polres Kapuas Hulu beserta anggota
B. Kepala Asdp putussibau A.Ullay
C. Ketua RT. Pasar Merdeka Kec putusibau utara/
D.Koordinator koordinator angkutan sungai (speed boat ) Kab Kapuas Hulu, sdr Bujang beserta drifer speed boat dan perwakilan kelompok nelayan sungai dan keramba.
E. Agt Provos Bribda fery p.t dan anggota siewas an bribtu

Kapolres Kapuas Hulu menyampaikan sambutan yang diwakili oleh Kasubnit binmas Sat Polair “ agar para Rekan rekan komunitas tranprtasi air peka dan peduli terhadap kemungkinan bencana Kab Kapuas Hulu maupun aktifitas masyarakat yg mungkin terindikasi paham Radikalisme, agar segera menginformasikan pd aparat setempat serta mencegah berkembangnya paham radikalisme serta menjauhi kehidupan yg berbau Narkoba”.
“Tidak kalah penting nya mari kita jaga bersama sama menjaga kedamaian negara republik indonesia dan tidak mudah terpropokasi akan informasi hoak utk menjaga persatuan dan kesatuan bangsa dn saling menghargai hak asasi manusia serta aktif dan peduli terhadap keamanan dan ketertiban lingkungan” jelas Kasubnit binmas Sat Polair

Endipriyono

Ops Patuh Lodaya 2019 Dimulai, Sat Lantas Polres Bogor incar 9 Poin Pelanggaran Lalu Lintas

Bogor, TFBI. —

Dalam rangka mewujudkan Kamsebtibcar Lantas ( keamanan, keselamatan ketertiban, dan kelancaran lalu lintas ) di wilayah Kabupaten Bogor, maka Sat Lantas Polres Bogor menggelar Ops Patuh Lodaya 2019. Kegiatan ini diawali dengan Lat Pra Ops serta Apel Gelar Pasukan yang dilaksanakan di Mako Polres Bogor Pada Tanggal 29 Agustus 2019.

Apel Gelar Pasukan dipimpin oleh Wakapolres Bogor, Kompol Didik Purwanto, S.I.K., S.H. Sebagai Perwira Apel, Kasat Lantas Polres Bogor, AKP M. Fadli Amri, S.H., S.I.K, M.H dan sebagai Komandan Apel, KBO Sat Lantas Polres Bogor, Iptu Vino Lestari, S.I.K. Dilakukan Penyematan Pita tanda Operasi kepada perwakilan Peserta apel dilanjutkan dengan Pengecekan Pasukan.

“Operasi Kepolisian dengan sandi Ops Patuh Lodaya 2019 ini dilaksanakan selama 14 Hari terhitung mulai tanggal _29 Agustus 2019 s/d 11 September 2019. Operasi ini digelar untuk mewujudkan keamanan dan keselamatan pengendara lalu lintas,” Tutur Kasat Lantas Polres Bogor AKP M. Fadli Amri, S.H., S.I.K., M.H

“Tujuan utamanya adalah meningkatkan kedisplinan masyarakat dalam berkendaraan sehingga dapat mengurangi jumlah laka lantas serta menurunkan fatalitas korban laka lantas” tambah fadli.

Ops Patuh Lodaya 2019 kali ini menargetkan 9 Jenis Pelanggaran Lalu Lintas diantaranya :

  1. Pengendara Sepeda motor yang tidak menggunakan Helm Standar
  2. Pengemudi R4 yang tidak menggunakan safety belt
  3. Pengemudi R4 yang melebihi batas maksimal kecepatan
  4. Pengemudi Kendaraan Bermotor yang melawan arus
  5. Mabuk pada saat mengemudikan Kendaraan Bermotor.
  6. Pengendara Kendaraan Bermotor yang masih dibawah umur.
  7. Menggunakan HP pada saat mengemudikan Kendaraan Bermotor
  8. Kendaraan Bermotor yang menggunakan lampu strobo, rotator dan Sirine tidak sesuai peruntukannya, dan
  9. Kendaraan Bermotor yang Over Dimensi dan Over Loading

Penindakan hukum terhadap pelanggaran lalu lintas ini mengedepankan 60% Penindakan Penilangan, dan 40 % Preventif / Peneguran. Operasi ini diutamakan dilakukan secara Hunting System kepada masyarakat yang melanggar peraturan lalu lintas.

“Kami adalah mitra masyarakat, jadi sudah sepatutnya sesuai job description, kami harus mengingatkan dan menegur masyarakat yang melanggar lalu lintas agar tidak terjadi laka lantas, INGAT kecelakaan itu diawali dengan pelanggaran lalu lintas, oleh karenanya hindari pelanggaran lalu lintas” tutup Fadli.

(Boegeiss)

Security Pasar Baru Jonggol mengamankan pelaku Curanmor diarea parkir

Jonggol Bogor, TFBI. —

Dua orang pria ditangkap karena melakukan pencurian sepeda motor. Kedua korban adalah *ENP dan *HDN* warga Sukamakmur Kab Bogor.

“Hal tersebut diketahui Oleh Pihak Security yang memang sedang bertugas, Kemudian Security melihat 2 orang tersebut mencurigakan dekat parkiran motor yang ada didalam Pasar, lantas Security memperhatikan pergerakan parapelaku yang sedang beraksi membongkar kunci kontak dengan menggunakan kunci leter T, Security langsung menangkap salah satu yang diduga pelaku,” Pungkas Kanit Reskrim Polsek Jonggol Ipda Rahman kepada etabloidfbi.com

Salah satu pelaku meloloskan diri dari penangkapan Security, tidak butuh waktu lama masyarakat yang ada diarea pasar turut membantu dan mengamankan kedua pelaku.

“Petugas kita yang mendapat informasi sampai ke lokasi kejadian dan mengamankan Pelaku, langsung dibawa ke polsek jonggol untuk pemeriksaan lebih lanjut

Dari curanmor disita barang bukti 3 unit sepeda motor Honda Beat F 2035 FCL, F 2932 FCZ, F 5832 FDM, 1 set kunci T, 2 buah HP, dan uang tunai 12.000.”

“Kedua pelanggaran masih dalam pemeriksaan petugas. Disetujui dengan Pasal 363 KUHPidana,” pungkasnya.

( Boegeiss)

KELURAHAN CIPANENGAH LAKUKAN GIAT PENDIDIKAN DAN PENYULUHAN DALAM PEMBERDAYAAN MASYARAKAT

Kota Sukabumi. TFBI. —

Dana Kelurahan yang sudah di cairkan dan di realisasikan oleh Pemda sebesar 40% Tahap pertama kepada setiap Kelurahan di Kota Sukabumi . Kelurahan Cipanengah Kec. Lembursitu saat ini mengadakan Pendidikan dan Penyuluhan kepada Warga Masyarakat di Wilayah Kelurahan Cipanengah.

Kegiatan yang dilakukan saat ini sudah berjalan sekitar 9 hari dan di isi dengan berbagai macam kegiatan Penyuluhan diantaranya , Penyuluhan dan pemberian Materi bagi Masyarakat yang senang memasak , menjahit, servis Komputer , servis Hp , dan Kesehatan .

Lurah Cipanengah, Yudhi Yuliadi, yang saat berada di Kelurahan dan meninjau kegiatan di Aula Kelurahan Cipanengah mengapresiasi kegiatan ini, dan berharap dapat memberikan manfaat untuk Masyarakat di Kelurahan Cipanengah.

” Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini dan kami berharap dengan kegiatan ini dan penyuluhan yang di bimbing dan di berikan materi sekaligus praktek oleh Instruktur yang Kompeten, kita minta bantuan dari LPK, Gang Murni, mereka melakukan pemberian Materi, dan Praktek kepada Warga Masyarakat Cipanengah agar dapat menjadi Masyarakat yang mempunyai Daya Guna, baik bagi dirinya ataupun orang lain , sehingga bila mereka sudah mahir dan ahli maka dapat di jadikan lahan Bisnis dan Usaha bagi mereka untuk memberikan Tambahan Penghasilan untuk Keluarganya, ” ujar Lurah Yudhi Yuliadi kepada etabloidfbi. com di ruang kerjanya.

Bagi Masyarakat , Pendiskan dan Penyuluhan serta bimbingan dari LPK ini dapat memberi manfaat untuk menambah kemampuan dalam menghasilkan uang, dan dapat menyerap tenaga kerja bagi Masyarakat yang membuka Peluang Usaha di saat ahli, nantinya.

Dana Kelurahan dari 352 juta baru di realisasikan sebesar 40% nya, Tahap awal, Oleh karena itu Dana Kelurahan yang saat ini untuk di pergunakan bagi kepentingan Masyarakat dan Kegiatan Pemberdayaan bagi mereka, agar lebih mandiri, kreatif serta berdaya guna tinggi untuk memberikan manfaat bagi dirinya dan keluarga juga lingkungan sekitarnya.

” Penyuluhan dan pembinaan untuk Kesehatan pun kita lakukan dengan memberikan pengertian dan pemahaman kepada Masyarakat mengenai Sanitasi, dimana setiap warga di usahakan membuat Septitank agar tidak mencemari Sungai , kemudian dengan pembinaan
” Jumantik” Juru Pemantau Jentik Nyamuk, agar masyarakat yang di bentuk team Jumantik ini dapat mengawasi dan mengetahui bahayanya jentik nyamuk yang dapat mengakibatkan penyakit Demam berdarah , dengan Jumantik ini warga masyarakat dapat mengingatkan dan men gajak warga yang lain terutama didalam lingkungan keluarganya untuk membersihkan rumahnya dari sarang Jentik Nyamuk yang dapat mengakibatkan penyakit Demam Berdarah “, Jelas Lurah

Semoga dengan turunnya Anggaran Dana Desa ini di wilayah Kota Sukabumi dapat membawa Masyarakat dan Warga Kelurahan mendapatkan manfaat dari setiap Kegiatan dan Pembinaan yang di lakukan .

( Hendra Sofyan )

Kodim Surakarta Utus Prajuritnya Ikuti Pembekalan Keamanan Informasi di Internet Intelijen,Ini Tujuannya

Surakarta, TFBI. —

Bertempat di Aula Makorem 074/Warastratama, Sebanyak 5 orang Ksatria-ksatria Kodim 0735/Surakarta menerima Pembekalan keamanan informasi di internet Intelijen semester II tahun 2019, yang diselenggarakan oleh Pusintelad dan sebagai penanggung jawab Kabalaksandi Pusintelad Kolonel Cpl Erwin G.H. Hasugian, S.I.P, Kamis (29-8-2019).

Kegiatan ini juga diikuti oleh perwakilan dari Anggota Korem dan Kodim-kodim yang ada di Jajaran Korem 074/Warastratama.

Pada kesempatan tersebut, Kepala Staf Korem (Kasrem) 074/Warastratama Letkol Inf Yudi Purwanto, S.M., mewakili Komandan Korem 074/Warastratama Kolonel Inf Rafael Granada Baay menyampaikan bahwa saat ini pengguna internet terus meningkat dan jaringan internet ini dapat tersambung kemanapun secara umum sehingga sangat rawan terjadinya ancaman bagi keamanan informasi melalui internet.

“Oleh sebab itu, pengamanan informasi digital di era internet ini sangat mutlak diperlukan yang idealnya dapat memberikan perlindungan atau proteksi, pencegahan, penanggulangan serta pemulihan terhadap setiap data/informasi dari berbagai ancaman,” imbuh Danrem 074/Warastratama.

Danrem berharap kepada seluruh peserta agar dapat memanfaatkan kegiatan ini dengan penuh rasa tanggung jawab, sebagai sarana untuk menambah pengetahuan dan keterampilan kita di bidang pengamanan informasi dan data di internet yang bersifat rahasia/intelijen.

“Sehingga nantinya kita akan mampu mengoptimalkan penggunaan aplikasi di internet guna kepentingan militer sesuai tugas pokok masing-masing,”.Ungkap Danrem. (***)

BUPATI HALUT SERAHKAN DUA UNIT MOBIL AMBULANCE KEPADA DUA PUSKESMAS

Foto, Bupati Halut serahkan dua unit mobil ambulance kepada dua puskesmas di Halut.

Halut, TFBI. —

Dengan mengusung tema “Penguatan Pelayanan Kesehatan untuk mewujudkan Halut sehat”, Dinas Kesehatan Halut gelar rapat evaluasi tahunan periode tahun 2019, (27/08-2019) di ruang pertemuan Hotel Greenland Tobelo.

Ketua Panitia pelaksana kegiatan, Selfianus Kaya, A.Mk melaporkan, tujuan rapat evaluasi untuk mewujudkan Halut sehat dengan menguatkan kualitas pelayanan. Rapat tahunan tersebut dilaksanakan selama 1 hari dengan rangkaian kegiatan meliputi, pembukaan rapat, pemaparan materi dan hasil pencapaian, diskusi, rencana kesepakatan tindak lanjut, penutupan. Peserta rapat terdiri dari jajaran Dinas Kesehatan, seluruh Kepala Puskesmas lingkup Kabupatenb Halut, Kasubag PU seluruh Puskesmas di Halut, Pengelola program Aspak di seluruh Puskesmas dan lintas sektor terkait, diikuti peserta berjumlah 150 orang.

Bupati Halut, Ir.Frans Manery dalam sambutannya berharap, perlu ada sinkronisasi serta kerjasama antara puskesmas sebagai pelaksana program kesehatan dan Dinas Kesehatan. Dengan demikian semua kegiatan berjalan sesuai standar pelayanan yang ditentukan. Pada kesempatan itu juga Bupati menyerahkan bantuan 2 unit mobil ambulance kepada Puskesmas Dorume dan Puskesmas Supu diterima masing-masing perwakilan. (Dalen Halut).

POLRES HALUT GELAR PASUKAN OPERASI PATUH KIE RAHA 2019

Halut, TFBIP. —

Antisipasi meningkatnya angka kecelakaan lalu lintas serta menertibkan kepatuhan masyarakat pengguna kendaraan bermotor terhadap peraturan lalu lintas. Pihak Kepolisian Resort (Polres) Halut (29/08-2019) menggelar apel untuk pasukan operasi kepolisian kewilayahan dengan sandi “Patuh Kie Raha 2019″, dipimpin langsung Wakil Kapolres Halut, Kompol Rudi Saeful Hadi, S.Ik, bertempat di lapangan upacara Polres Halut.

Melalui kilas amanatnya, Kompol Rudi Saeful Hadi, S.Ik katakan, seiring berkembang dengan dinamisnya kebutuhan transportasi, memerlukan tindakan extra hati-hati dalam penggunaannya, terutama kendaraan roda dua. Selanjutnya pada kesempatan itu juga Wakapolres menyampaikan hasil hasil evaluasi terkait pelaksanaan operasi patuh sejak beberapa tahun lalu, yang sesuai data yang terangkum mengalami peningkatan.

Berdasarkan grafik data, pada tahun 2018 terdapat 3.633 pelanggaran yang meningkat sebesar 2 % dari tahun 2017 yakni 3.552 pelanggaran. Dengan jumlah tilang sebanyak 2.662 pelanggar dan teguran terhadap 971 pelanggaran.

Wakapolres berharap agar semua pihak yang menggunakan kendaraan roda dua dan empat, patuh serta berdisiplin terhadap peraturan lalu lintas. Hal ini demi menghindari berbagai konsekwensi yang terjadi, baik tilang maupun resiko kecelakaan.

Upacara gelar pasukan tersebut diikuti peserta upacara antara lain, anggota Kepolisian Resort Halut, 1 regu personil Kodim 1508/Tobelo, 1 regu personil Kompi C Brimob Kupa-Kupa, 1 regu anggota Dinas Perhubungan Halut, 1 regu Satpol PP Halut. Dihadiri Sekretaris Daerah Freddy Tjandua, Kepala Kejaksaan Negeri Tobelo, I Ketut F. Darsana serta sejumlah undangan lainnya. (Dalen Halut).

29 Motor Berhasil Diamankan Satreskrim Polres Serang, Pengembangan Kasus Tersangka MF

Banten – Kabupaten Serang, TFBI. —

Tersangka MF yang telah dipecat dari keanggotaan TNI, diduga menjadi pencuri kendaraan bermotor (ranmor) di wilayah Cijeruk dan Cikande, Kabupaten Serang.

Diketahui, tersangka MF merupakan disersi TNI AD sejak tahun 2017 dengan pangkat terahir Prajurit Kepala (Praka). Dari aksinya, ia berhasil mencuri 29 kendaraan bermotor.

“Kita sudah komunikasikan dengan kesatuannya, dan sudah diberhentikan sejak 2017. Ada 29 barang bukti yang kita sita,” kata Kapolres Serang, AKBP Indra Gunawan, saat menggelar konferensi pers, Rabu, (28/08/19).

AKBP Indra Gunawan, menjelaskan, tersangka melakukan pencurian tersebut dengan rekannya berinisial MH. Namun saat beraksi, MH ketahuan warga dan di amuk massa. Saat pihak Kepolisian datang dan membawa tersangka ke rumah sakit, korban MH meninggal diperjalanan.

“Sedangkan MF berhasil ditangkap pihak kepolisian di kos – kosanya di daerah Cikande. Saat hendak melarikan diri, pihak Kepolisian berhasil melumpuhkannya dengan terukur, dengan timah panas,” jelas AKBP Indra Gunawan.

Sementara, lanjut Kapolres Serang, modus keduanya membawa senapan angin, seolah olah akan berburu burung dipersawahan yang berada, di daerah Cijeruk dan Cikande.

“Bawa senapan angin, seolah olah berburu. Ketika ada sasaran yang meninggalkan kendaraannya di kebun. dia (tersangka-red) beraksi menggunakan kunci leter T dan gerindra,” ujar AKBP Indra Gunawan.

Akibat perbuatannya tersebut, tersangka MF dikenakan pasal 363 dengan massa hukuman tujuh tahun kurungan penjara. (***)

Sedang Pesta Sabu, Tiga Pemuda Diciduk Polisi Di Areal Tambak Kuala Langsa

LANGSA, TFBI. —

Tiga tersangka pemakai sabu dibekuk Unit Opsnal Sat Res Narkoba Polres Langsa saat pesta sabu di sebuah gubuk di areal tambak Gampong Kuala Langsa Km. 3 Kecamatan Langsa Barat, Rabu (28/8/2019) sekira pukul 23:00.

Kapolres Langsa AKBP Andy Hermawan, SIK, M.Sc melalui Kasat Resnarkoba, Iptu Wijaya Yudi Stira Putra SH, Kamis (29/8) mengatakan, tiga pelaku penyalahguna narkotika jenis sabu yang ditangkap, yakni AN, 26, nelayan warga Gp. Sungai Pauh Firdaus Dsn. Tanjung Kec. Langsa Barat, MZ, 44, nelayan, warga Gp. Sidorejo Dsn. Sentral Kec. Langsa Lama dan ZUL, 33, pejaga tambak, warga Gp. Meurandeh Dsn. Sejahtera Kec. Langsa Lama berserta barang bukti, satu paket sabu seberat 0,13 gram dan satu HP.

Penangkapan ketiga pelaku berdasarkan informasi dari masyarakat bahwa maraknya peredaran sabu di Gp. Kuala Langsa Kec. Langsa Barat yang dilakukan pemuda setempat. 

Menyikapi laporan itu, anggota Unit Opsnal Sat Res Narkoba Polres Langsa melakukan penyelidikan dan menangkap ketiganya saat berada di sebuah gubuk di areal tambak Gp. Kuala Langsa Km. 3 Kec. Langsa Barat. “Saat dilakukan pemeriksaan, ditemukan satu paket sabu yang sempat dibuang salah satu tersangka,” sebut Kasat.

Sambung Kasat Narkoba, berdasarkan pengakuan dari ketiga tersangka, mereka mendapatkan sabu tersebut dengan cara membeli seharga Rp80.000 dari temannya yang berinisial J dan A (DPO).

“Selanjutnya ketiga tersangka dan barang bukti dibawa ke Mapolres Langsa guna dilakukan proses penyidikan lebih lanjut,” pungkas Kasat Narkoba. (andi)

Polres Langsa Laksanakan Apel Gelar Pasukan Ops Patuh Rencong 2019

LANGSA, TFBI. —

Polres Langsa melaksanakan Apel Gelar Pasukan dalam rangka Operasi Patuh Rencong 2019 yang di laksanakan di halaman Mapolres Langsa, Kamis (29/08/2019).

Apel gelar pasukan yang di pimpin langsung oleh Kapolres Langsa AKBP Andy Hermawan,SIK, M.Sc di hadiri oleh para pejabat utama serta Dandim 0104/Atim diwakili oleh Danramil 22/LGSBLettu Inf Suprianto,Pengadilan Negeri Langsa diwakili oleh Hakim Iswandi, S.H., M.H, Kajari Langsa Ikhwan Nulhaki., S.H., M.H, Danpom Kota langsa Lettu CPM Asep Saeful Bahri, S.H.

Kapolres Langsa AKBP Andy Hermawan, SIK, M.Sc dalam amanatnya mengatakan Operasi Patuh Rencong 2019 yang akan di gelar selama 14 hari kedepan di harapkan adanya pemurunan penindakan terhadap pengendara baik roda 2(dua) maupun roda 4(empat).

Demi lancarnya Operasi Patuh Rencong 2019 harus mendapat dukungan dari kita semua, untuk menyampikan kepada masyarakat utamanya apabila hendak berkendara agar memperhatikan kelengkapan pribadi maupun kelengkapn kendaraan, ungkap Kapolres Langsa. (Andi)

Dinas lingkungan hidup tutup Dua Industri diKabupaten Bogor

Bogor, TFBI. —

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bogor (Jawa Barat) melakukan tindakan tegas berupa penutupan permanen saluran pembuangan air limbah industri tanpa izin.

Tindak penutupan pada Kamis (29/9/2019) itu menyasar PT MGP. Lokasinya di Desa Kembang Kuning, Kecamatan Klapa Nunggal, Kabupaten Bogor, bergerak di bidang usaha pengolahan plastik.

Berikutnya, PT. HTI, terletak
Desa Cicadas, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor. Bidang usaha suku cadang logam.

Menurut Anwar Anggana, Sekretaris DLH Kabupaten Bogor yang memimpin inspeksi mendadak (sidak) yang bermuara pada tindak penutupan permanen itu, sebelumnya pada 1 Oktober 2018 kedua pabrik ini sudah disegel DLH Kabupaten Bogor. Namun hingga kini belum juga memenuhi kewajibannya dalam pengelolaan lingkungan hidup.

Selanjutnya kedua perusahaan itu akan diproses sesuai peraturan dan perundangan yang berlaku. “Tindakan ini akan diikuti penindakan terhadap beberapa kegiatan industri lain sesuai jadwal yang sudah ditetapkan. Saat ini DLH sudah diperkuat Pejabat Pengawas Lingkungan Hidup (PPLH),” ujar Anwar.

Puarman, ketua Komunitas Peduli Sungai Cileungsi-Cikeas (KP2C) yang ikut hadir dalam sidak tersebut memberikan apresiasi atas sikap tegas DLH Kabupaten Bogor. “Kami dukung tindakan tegas DLH,” tandasnya di lokasi penindakan.

Ikut juga hadir dalam sidak tersebut jajaran DLH Kabupaten Bogor, yakni Endah Nurmayati, Kepala Bidang Pengendalian Pencemaran dan Kemitraan; Yedi Ahmad Mulyadi, Kabid Penaatan Hukum dan Pemulihan Lingkungan; dan Uli Tiarma Sinaga, PPLH.

Penindakan ini juga disaksikan
Anggota DPRD Kabupaten Bogor, Ahmad Fathoni (F-PKS), dan perwakilan Polres Bogor.

( Boegeiss )

Lewat Forum group discussion polres Kapuas hulu galakkan kembali poskamling demi terciptanya Kamtibmas menuju desa mandiri.

Putussibau, TFBI. —

Kapolres Kapuas hulu AKBP RS Handoyo.M.Si yang diwakili oleh ksat Binmas Iptu Alindaya membuka Forum group Discussion (FGD) yang bertempat di gedung Aula Kantor Bapedda Kab. Kapuas Hulu Jln. D.I. Panjaitan Kec. Putussibau Utara Kab. Kapuas Hulu

Kegiatan Focus Group Discussion (FGD) dalam rangka bertujuan untuk menggalakan kembali Poskamling di Desa – Desa demi terciptanya Kamtibmas menuju Desa Mandiri di Kab. Kapuas Hulu.

Acara tersebut dibuka oleh Kapolres kapuas Hulu yang diwakili oleh Kasat Binmas Polres kapuas Hulu Iptu Alindzya dan turut dihadiri oleh Kadis Pemdes Bpk Alpiansyah, SE. M.Si. Kasat Pol PP Kab. Kapuas Hulu Rupinus, S.Sos. M.Si, Camat Putussibau Utara Rusdi Hartono, SP, Danramil 1206-06/ Psb Kapten Inf. Nanang Sundari, Kapolsek Putussibau Utara Iptu M. Sutikno;

Dalam sambutannya kasat Binmas iptu Alindaya menyampaikan FGD kita laksanakan sesuai dgn tema ini sangatlah baik guna menciptakan situasi yang kondusif di Kab Kapuas Hulu, karena hal tersebut sangat penting untuk kita laksanakan.

Pada Tahun 2020 kita akan memasuki even Nasional yaitu Pemilu Kepala Daerah Kab. Kapuas Hulu, mari dari mulai sekarang kita jaga keamanan lingkungan Desa tempat tinggal kita dan kita siapkan.

“Peran serta Aparat Kepolisian, TNI, Aparatur Desa dan warga masyarakat serta Stakeholder sangat diperlukan guna menciptakan situasi Kamtibmas diwilayah hukum Polres kapuas Hulu tetap aman dan kondusif sehingga program yang akan dilaksanakan dalam rangka menggalakan kembali Poskamling di Desa – Desa demi terciptanya Kamtibmas menuju Desa Mandiri dapat berjalan dengan baik” demikian diungkapkan Iptu Alindaya.

Endipriyono

Berhasil Amankan 8 Tersangka Penyalahgunaan Narkoba di Bulan Agustus 2019, Ini Kata Kapolres Serang

Banten – Kabupaten Serang, TFBI. —

Polres Serang melakukan ekspose kasus terkait delapan tersangka penyalahgunaan narkoba, dan tekah berhasil diamankan oleh jajaran Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Serang.

Kedelapan tersangka ini diamankan secara terpisah sepanjang bulan Agustus 2019. Total barang bukti yang dapat diamankan 3 paket ganja serta 4 paket sabu.

Kedelapan tersangka yang kini ditahan di Mapolres Serang yaitu KAN (24) warga Desa Cisait, Kecamatan Kragilan Serang, IS (32) warga Desa Parigi, Kecamatan Cikande, Kabupaten Serang, AS (32) warga Desa Pasir Haur, Kecamatan Malingping, Kabupaten Lebak, ROH (37) Desa Cihujan, Kecamatan Cijaku, Kabupaten Lebak.

Kemudian tersangka AD (53) warga Desa Sukatani, Kecamatan Cikande, Kabupaten Serang, PA (25) warga Desa Nambo Udik, Kecamatan Cikande, Kabupaten Serang, NUR (28) warga Desa/Kecamatan Cikande, Kabupaten Serang, dan JS (21), warga Kelurahan/Kecamatan Kasemen, Kota Serang.

“Seluruh tersangka yang kami amankan, merupakan pengguna penyalahgunaan narkoba. Personel Satresnarkoba masih melakukan pengembangan untuk menangkap pemasok barang haram ini kepada para tersangka,” terang Kapolres Serang AKBP Indra didampingi Kasat Resnarkoba AKP Trisno Tahan Uji, saat menggelar ekspose di Mapolres Serang, Kamis, (29/08/19).

Kapolres Serang, menjelaskan, tersangka KAN ditangkap di pinggir jalan sekitar Pasar Tambak dengan barang bukti satu paket ganja pada Jumat (02/08/19) sekitar pukul 23:00 WIB. Tersangka IS ditangkap tak jauh dari rumahnya pada hari Senin (05/08/19) siang dengan barang bukti satu paket sabu yang ditemukan dalam saku.

Sementara tersangka AS dan ROH ditangkap dipinggir jalan raya Serang – Jakarta, Kecamatan Cipocok Jaya, Kota Serang pada hari Selasa (06/08/19) dinihari dengan barang bukti satu paket sabu.

Kemudian AD ditangkap di rumahnya pada hari Senin (12/08/19) malam, dengan barang bukti satu paket sabu. Selanjutnya PA ditangkap di rumahnya juga pada hari Senin (12/08/2019) malam, juga dengan barang bukti 1 paket sabu.

“Untuk tersangka NUR ditangkap pada hari Kamis (22/08/19) dan tersangka JS ditangkap pada hari Jumat (23/08/19) dengan barang bukti masing-masing satu bungkus ganja,” kata Kapolres Serang AKBP Indra Gunawan. (***)

HUT POLWAN KE 71, POLRES BOGOR GELAR BAKTI SOSIAL KE PONPES DAARUL ROSUL

Bogor, TFBI. —

Dalam rangkaian Hut Polwan ke 71, Polres Bogor menggelar kegiatan silaturahmi dan bakti sosial ke Pesantren Daarul Rasul Cibinong yang diisi oleh Santri dan Santriwati yang berasal dari Papua. Rabu, 28 Agustus 2019.

Kegiatan ini dipimpin oleh Kapolres Bogor AKBP Andi Moch Dicky P.G. S.Sos., S.I.K., M.H. didampingi oleh ketua Bhayangkari Cabang Bogor Ny. Gina Dicky serta diikuti oleh jajaran polwan Polres Bogor.

Kedatangan jajaran Polres Bogor disambut hangat oleh para santri dan santriwati Pesantren Daarul rasul dengan marawis sholawat nabi dan tarian khas Papua, dilanjutkan dengan penyematan topi khas Papua dan pemberian karangan bunga dari santri kepada Kapolres Bogor dan Ketua Cabang Bhayangkari Bogor.

Dalam kesempatan ramah tamah dan tatap muka Polres Bogor serta seluruh masyarakat Bogor menjamin keselamatan dan keamanan para pelajar atau santri/ wati asal Papua yang menuntut ilmu dibogor termasuk warga papua yang beromisili di kabupaten Bogor.

“Indonesia terdiri dari berbagai macam suku tetapi tetap satu kesatuan dan kita semua adalah bersaudara, dan saudara harus saling menjaga, mengasihi dan menyayangi. Kami berpesan agar adik-adik santri dan santriwati giat belajar dengan baik agar dapat mencapai cita-cita yang tinggi untuk dapat bermanfaat bagi orang lain,” tutur Kapolres Bogor dalam Sambutannya.

Dalam bakti sosial ini polwan Polres Bogor dan Bhayangkari menyerahkan sumbangan biaya pendidikan dan sembako untuk keperluan pendidikan di Pesantren Darul Rasul.

Kegiatan diakhiri dengan Ngaliwet antara santri dan santriwati dengan jajaran Polres Bogor. (Boeegiss )

Wakil bupati Kapuas hulu hadiri Apel gelar pasukan Operasi kewilayahan ” Patuh Kapuas 2019″.

Putussibau, TFBI. —

Wakil bupati Kapuas hulu, beserta forkopimda menghadiri Apel gelar pasukan “Patuh Kapuas 2019”. Yang dilaksanakan di halaman apel polres Kapuas hulu Kamis 29/08/2019 pagi.

Apel gelar pasukan tersebut diikuti oleh 1 SST anggota Kodim Kapuas hulu, 1 SST anggota batalyon 644/RK walet sakti, 1 SST Anggota Sat Pol PP Pemda Kapuas hulu dan anggota polres kapuas hulu.

Dalam amanatnya Kabag OPS polres Kapuas hulu AKP Junaidi yang bertindak sebagai Irup menyampaikan Permasalahan Lalu lintas ini telah berkembang dengan cepat dan dinamis. Hal ini sebagai konsekuensi dari meningkatnya jumlah kendaraan bermotor dan populasi penduduk yang memerlukan alat transportasi sebagai sarana mobilitas dalam memenuhi kebutuhan hidupnya.

Perkembangan transportasi juga telah menginjak era digital, dimana operasional order angkutan publik sudah berada dalam genggaman (cukup menggunakan handphone). Modernisasi ini perlu di ikuti dengan inovasi polantas, dan kinerja polri

Sesuai amanat Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, kita diharapkan untuk:
a. Mewujudkan dan memelihara keamanan, keselamatan dan kelancaran serta ketertiban berlalu lintas (kamseltibcar lantas);
b. Meningkatkan kualitas keselamatan dan menurunkan tingkat fatalitas korban kecelakaan lalu lintas;
c. Membangun budaya tertib berlalu lintas;
d. Meningkatkan kualitas pelayanan kepada publik

Penekanan kepada jajaran selama operasi agar :
a. Panjatkan doa kepada Tuhan sebelum tugas.
b. Utamakan faktor keamanan dan keselamatan dengan mempedomani standar operasiona prosedur yang ada.
c. Hindari tindakan Pungli.
d. Lakukan tugas operasi patuh. dengan baik tanpa menimbulkan komplain masyarakat.

Endipriyono

Bernilai Puluhan Juta Rupiah, 215 Ekor Burung Kacer Ilegal Diamankan Satgas Yonmek 643 di Sekayam

Sanggau KalBar., TFBI. —

Sejumlah 215 ekor burung Kacer yang bernilai puluhan juta rupiah, yang akan diselundupkan AA (warga Balai Karangan, Sekayam) berhasil diamankan anggota Satgas Pamtas Yonif Mekanis 643/Wns yang bertugas di Pos Sui Daun, Kecamatan Sekayam, Kabupaten Sanggau.

Hal itu disampaikan Dansatgas Pamtas Yonif Mekanis 643/Wns, Mayor Inf Dwi Agung Prihanto dalam rilisnya di Pos Kotis Gabma Entikong, Sanggau, Rabu (28/8/2019)

Diungkapkan Dansatgas, diamankannya AA dan barang bukti ratusan burung Kacer itu bermula ketika anggota Satgas yang berada di Pos Sui Daun (Serda Arif dkk 2 orang), sekitar pukul 04:30 WIB menghentikan pelintas yang menggunakan SPM jenis Hondra Supra X Hitam.

“Anggota yang berjaga di Pos Dalduk (Pengendalian Penduduk) curiga, di pagi buta, si pengendara membawa kotak. Dari beberapa peristiwa, dalam waktu yang tidak lazim itu, dimanfaatkan untuk menyelundupkan barang-barang ilegal,”ujar Dansatgas.

“Terbukti, dari hasil pemeriksaan, kotak besar itu berisi 215 ekor burung jenis Kacer dari Malaysia tanpa dilengkapi dokumen resmi,”tambahnya.

Lebih lanjut menurut Dwi Agung, pengendara SPM berinisial AA itu merupakan warga Balai Karangan 1, Desa Balai Karangan, Kec. Sekayam.

“Burung itu diperoleh dari Awang (warga Malaysia) yang akan diantarkan kepada DN (warga Sanggau), yang sudah menunggu di Balai Karangan, dengan menggunakan (kendaraan) pick up Mistubishi Strada berwarna hitam”terang Dwi Agung.

“Namun, untuk Nopolnya, AA tidak mengetahunya,”tambahnya.

Setelah dilakukan pemeriksaan lanjut Dwi Agung, oleh Dan SSK III yaitu Inf Debry Wahyu Pranoto dan empat anggotanya, AA berikut barang bukti (215 burung jenis kacer) dibawa ke Pos Kotis Gabma Satgas Pamtas Yonif Mekanis 643/Wns yang berada di Entikong.

“Burung jenis Kacer, saat ini bernilai antara Rp. 150.000 s.d. 400.00, itu pun masih tergantung jenis dan kondisinya. Kini mereka telah kita limpahkan ke pihak Karantina Pertanian dan Peternakan Entikong,” ujar Dansatgas.

Sedangkan, 215 burung Kacer-nya sendiri, lanjut Dwi Agung, setelah diserahkan ke Statsiun Karantina Pertanian dan Peternakan, telah dilepaskan kembali ke habitatnya.

“Tidak hanya menjaga kedaulatan, sebagai Satgas Pamtas, kami juga bertekad untuk membantu pemerintah dalam menjaga kelesatrian alam, seperti yang dilakukan anggota kami di Pos Sui Daun,” pungkasnya. (***)

Tiba di Aceh, Kasad dan Ny. Hetty Andika Perkasa Disambut Upacara Adat Peusijuek

Aceh, TFBI. —

Sebagai tamu agung, setiba di Bandara Sultan Iskandar Muda Banda Aceh, Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Andika Perkasa dan Ketua Umum Persit Kartika Chandra Kirana (Ketum Persit KCK) Ny. Hetty Andika Perkasa disambut upacara Adat Peusijuek yang dipimpin oleh Ketua Majelis Adat Aceh Drs. H. Saidan, Nafi, S.H., M.Hum.

Hal itu disampaikan Kadispenad Brigjen TNI Candra Wijaya dalam rilis tertulisnya, Jakarta, Rabu (28/8/2019)

Dikatakan Kadispenad, setelah mengunjungi Kodam IX/Udy, kali ini Kasad dan rombongan berkunjung ke Aceh dalam rangka meninjau kondisi dan capaian satuan serta memberikan pengarahan kepada personel Kodam Iskandar Muda, yang akan dilaksanakan pada hari Kamis (29/8/2019) besok.

“Bersama Ketua Umum Persit Kartika Candra Kirana, saat tiba di Bandara (Sultan Iskandar Muda), Kasad diterima Pangdam IM Mayjen TNI Teguh Arief Indratmoko, Pelaksana Tugas Gubernur Aceh (Nova Iriansyah), Wali Nanggroe Aceh Darusallam (Teungku Malek Mahmud Al-Haythar) dan Kapolda Aceh (Irjen Pol Rio S. Djambak) dengan upacara adat Aceh Peusijuek,”ujar Chandra.

Dalam upacara tersebut, menurut Candra, selayaknya tamu agung, Kasad dan Ketum Persit KCK disambut Ketua Majelis Adat Aceh dalam prosesi yang megah.

“Awal kedatangan, sebagai bentuk penyambutan terhadap tamu agung, Kasad dan Ibu Hetty disambut dengan tarian Peumulia Jamee Ranup Lampuan. Kemudian setelah itu, dilanjutkan dengan upacara adat Aceh Peusijuek,” terang Candra.

Menurut Candra, upacara Peusijuek merupakan tradisi adat bagi masyarakat Aceh yang memiliki makna harapan mereka kepada Sang Tamu Agung akan memperoleh keberkahan dan keselamatan serta perlindungan dari Allah, SWT.

“Dalam upacara (Peusijuek) yang memiliki arti membuat sesuatu menjadi sejuk atau dingin itu, terdapat lima prosesi Sipreuk Breuh Pade, Ie Seunenjuk, Bukukat, Temetuk dan pemasangan Pin Rencong dan Liontin Pintu Aceh, yang menjadi ritual saat penyambutan tamu kehormatan masyarakat Aceh,”terang Candra.

Prosesi itu, lanjut Candra, diawali dengan menabur beras atau padi atau Sipreuk Breuh Pade yang melambangkan kemakmuran. Kemudian selanjutnya, memercikkan air penyejuk, Ie Seunejuk, yang melambangkan kesejukan dan kedamaian, serta pemberian nasi ketan Bukukat, yang melambangkan perekat jalinan silaturahmi.

“Sebelum pemasangan Pin Rencong dan Liontin Pintu Aceh yang merupakan proses terakhir, dilakukan pemberian amplop, Temetuk, yang melambangkan kebahagiaan dan kesejahteraan,”tandasnya.

“Pin Rencong kepada Kasad, melambangkan laki-laki Aceh, kesatria perkasa, gagah dan pemberani. Sedangkan pemberian Liontin Pintu Aceh oleh Hj. Rasyidah M Dallah kepada Ketua Umum Persit KCK yang menggambarkan wanita Aceh yang cantik dan selalu dekat di hati untuk semua orang,”pungkas Candra.

Setelah penyambutan di Bandara, Hari ini Kasad dan Ketum Persit KCK serta rombongan berkunjung ke Museum Tsunami Aceh dan Museum PLTD Apung sebelum besok memberikan pengarahan kepada para Prajurit, PNS serta anggota Persit KCK di Makodam IM.(Dńispenad)

Kapolsek Ciampea Kompol bektiyana olah TKP kejadian Kebakaran rumah

Bogor, TFBI. —

Pada hari Rabu tanggal 28 Agustus 2018 Jam 09.30 wib di Kp. Pasar Cikarwang Rt 04/04 Desa Tegalwaru Kec. Ciampea telah terjadi kebakaran rumah milik sdr. Encep , umur 35 tahun.

Menurut keterangan Sdr Atim alias Ukung bahwa ketika sedang memperbaiki genting rumahnya melihat asap dari Rumah saudara Encep kemudian mengecek ke lokasi dan meminta bantuan warga setempat untuk memadamkan api tersebut, “Saya kebetulan lagi memperbaiki atap rumah dan saat itu saya melihat kepulan asap dari atap rumh Saudara Encep dan langsung turun untuk mengecek kelokasi memastikan apakah benar terjadi kebakaran, ternyata benar an saya bersama masyarakat langsung berusaha memadamka api semampu kami sambil menunggu bantuan dari Dinas Kebakaran, ” Ungkapnya.

Sementara itu Kapolsek Ciampea mendapat infimasi dari masyarakat langsung menghubungi Damkar dan api berhasil di padamkan sekitar jam 10.00 wib oleh warga dan 1 unit Damkar Kab. Bogor sedangkan penyebab kebakaran tersebut belum di ketahui namun di duga dari konsleting listrik.

Akibat kejadian tersebut tidak ada korban jiwa dan kerugian materi belum bisa di taksir dan bangunan rumah ukuran 6 x 8 meter mengalami kerusakan di bagian dapur . (Boeegiss)

Kombes Pol Reeza Herasbudi: Tangan yang Di Atas Lebih Baik Dari Tangan yang Di Bawah

Banten – Kota Serang, TFBI. —

Kegiatan anggota Satuan Brimob Polda Banten yang melakukan kegiatan rutin untuk membagikan makanan kepada warga masyarakat yang membutuhkan, kali ini lokasinya di sekitar Taman Sari Kota Serang, Rabu, (28/08/19).

“Tangan yang di atas lebih baik dari tangan yang di bawah. Tangan di atas adalah orang yang memberi dan tangan yang dibawah adalah orang yang meminta.” (HR. Bukhari no.1429, Muslim no.1033)

Komandan Satuan Brimob Polda Banten Kombes Pol Reeza Herasbudi, mengatakan, ini sebagai salah satu bentuk partisipasi aktif Kepolisian agar dekat dan berada di tengah tengah masyarakat. Yaitu, Allah SWT pernah berfirman melalui QS Al Ma’un 1-3 yang berbunyi “Tahukah kamu (orang) yang mendustakan agama? Maka itulah orang yang menghardik anak yatim dan tidak mendorong memberi makan orang miskin.”

“Dengan memberi sedikit rezeki pada yang membutuhkan memiliki banyak manfaat untuk kehidupan kita, belajar keihlasan,” kata Kombes Pol Reeza Herasbudi. (***)

40 % Dana Kelurahan Sudah Dicairkan Oleh Pemerintah Kota

Sukabumi, TFBI. —

Dana Kelurahan yang sudah di cairkan dan sudah siap di gunakan untuk mendukung Kegiatan serta Peningkatan Pelayanan Masyarakat dan Memberdayakan Sumber Daya Manusia di Wilayahnya 40 % di cairkan oleh Pemerintah Daerah.

Dana yang saat ini sudah di cairkan adalah untuk menunjang setiap Kelurahan dalam setiap kegiatan yang dilakukan untuk kemajuan Warga yang berada di lingkungan Kelurahannya masing-masing.

Setiap Kelurahan di wilayah Kota Sukabumi saat ini sedang melaksanakan Kegiatan berupa Pendidikan dan Pelatihan bagi Anggota Linmas yang ada di wilayah Setiap Kelurahan di Kota Sukabumi.

etabloidfbi.com dalam meliput kegiatan di setiap Kelurahan mengenai Kegiatan Pendidikan dan Pelatihan Linmas, yang saat ini sedang dilakukan, diantara nya Kelurahan Cikundul, Kec. Lembursitu Kelurahan Karang Tengah , Kec. Gunung Puyuh, Kota Sukabumi.

Sekretaris Kecamatan Gunung Puyuh, Ika, mengatakan kepada wartawan di saat berada di Villa Cantik, Kel. Dayeuh Luhur, dalam pelaksanaan Pelatihan dan Pendidikan Linmas.

” Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini dalam memberdayakan Sumber Daya Manusia, dengan diberi Pelatihan dan Pendidikan bagi Linmas yang saat ini sedang berlangsung, Kita bersyukur dengan adanya Anggaran Dana bagi Kelurahan yang saat ini di gulirkan dapat membantu Pihak Kelurahan untuk menjalankan setiap Program Kerjanya, terutama untuk Pelatihan bagi Linmas ini, kita berharap agar dengan diadakannya Pelatihan ini dapat menjadi Linmas yang Tangguh, Disiplin dan lebih Profesional dalam bekerja sehingga dapat membantu Masyarakat dalam menghadapi permasalahan yang muncul di Masyarakat”, Ujar Ika, Sekretaris Kecamatan.

Program dan Kegiatan lainnya yang di lakukan setiap Kelurahan berbeda-beda, seperti halnya Kelurahan Cipanengah, Kec. Lembursitu, yang melaksanakan kegiatan Pelatihan Menjahit, Servis Komputer dan Hp. Pelatihan ini bertujuan agar Masyarakat dapat lebih mandiri dan dapat membuka Peluang Usaha untuk mendapatkan Penghasilan bagi dirinya dan Keluarga, sehingga masyarakat lebih sejahtera dan dapat memberikan Lapangan Pekerjaan bagi warga sekitarnya.

( Hendra Sofyan)

Kapolsek Pengkadan Hadiri Rapat Evaluasi Persiapan Keberangkatan MTQ Tingkat Kabupaten

Kapuas Hulu, TFBI. —

Kapolsek Pengkadan Ipda Jaspian menghadiri rapat Evaluasi persiapan kegiatan dan tehnis keberangkatan kafilah Kecamatan Pengkadan pada MTQ tingkat Kabupaten Kapuas Hulu yang akan dilaksanakan Kecamatan Bunut Hilir di gedung serbaguna Kecamatan Pengkadan, Selasa (27/8/2019).

Tampak hadir dalam rapat tersebut antara lain yaitu Camat Pengkadan Tabri, S.E, M.A.P, Kepala KUA Kecamatan Pengkadan diwakili, Kepala Puskesmas Kecamatan Pengkadan Sudadi, Babinsa Kecamatan Pengkadan Sertu Sumadi, Ketua LPTQ Kecamatan Pengkadan Surahman Hidayat beserta anggota dan Kades se-Kecamatan Pengkadan.

Camat Pengkadan Tabri, S.E, M.A.P, menyampaikan kita sengaja mengadakan rapat evaluasi persiapan MTQ ini, dalam rangka mempersiapkan Qori dan Qori’ah kita dalam mengikuti MTQ tingkat Kabupaten Kapuas Hulu yang akan dilaksanakan di Kecamatan Bunut Hilir.

“Kita bertekad, pada MTQ tingkat Kabupaten nanti dapat memperoleh hasil yang lebih baik dari sebelumnya”, ucap Tabri, S.E, M.A.P.

“Berdayakan putra-putri asli Kecamatan Pengkadan dalam pelaksanaan MTQ tingkat Kabupaten Kapuas Hulu yang akan dilaksanakan di Kecamatan Bunut Hilir nanti”, tambah Camat Pengkadan.

Sementara itu, Kapolsek Pengkadan Ipda Jaspian dalam sambutannya menyampaikan bahwa kami (Polsek Pengkadan, red) siap mendukung dan memberikan pengawalan untuk keberangkatan peserta MTQ Kecamatan Pengkadan ke Kecamatan Bunut Hilir.

Ipda Jaspian menambahkan semoga para peserta MTQ Kecamatan Pengkadan dapat memperoleh hasil yang maksimal pada pada MTQ tingkat Kabupaten Kapuas Hulu yang akan dilaksanakan di Kecamatan Bunut Hilir.

Endipriyono

KAPOLSEK HULU GURUNG IKUTI PELATIHAN PEMANDU CAVING / SUSUR GOA.

Kapuas hulu, TFBI. —

Kapolsek Hulu gurung Iptu Edy Supriyanto ikuti pembukaan pelatihan Pemandu caving/susur goa dengan menggunakan DAK Non Fisik Bidang Pariwisata pada hari bertempat di Pondopo Kecamatan Hulu Gurung.

Kegiatan tersebut juga dihadiri oleh Drs. H. Baharudin Camat Hulu Gurung, Iptu Edy Supriyanto Kapolsek Hulu Gurung, Serka Ilham Saputra Harahap Danramil Hulu Gurung, M. Seban Kasi Pengembangan Destinasi dan Industri Pariwisata, Disporapar Kab. Kapuas Hulu, Abang Junaidi Kades Karya Mandiri, Arif Rahman Kades Simpang Senara dan Ahmad Yani Pj. Kades Parang (Peserta Pelatihan), KPP Kec. Hulu Gurung;

  1. KPA Kec. Hulu Gurung, Aselma Mariana staf Dinas Pariwisata, Deby Pebrufianto, Moderator dari Dinas Pariwisata, Aditia Cahya Pratama, Syarif Fayed Fahlevi Al Qadri, Reza Alfarizi dari Mapala Tehnik Untan Pontianak dan Perwakilan 2 orang dari setiap Desa seKecamatan Hulu Gurung (Peserta Pelatihan).

Giat pelatihan dimulai tanggal 27 sd 29 Agustus 2019, Pelatihan tersebut berguna agar melestarikan Pariwisata dan memperkenalkan Pariwisata agar terkenal dan juga Kec. Hulu Gurung menjadi Sentral Pariwisata di Lintas Selatan di Kab. Kapuas Hulu;

Materi / acara tanggal 27 Agustus 2019 terbagi 2 sesi sbb:
a. Panel Sesi I:
-Gambaran Umum Kepariwisata Kab. Kapuas Hulu dan Sapta Pesona Indonesi oleh bpk. M. Seban
-Peranan Pemerintah Desa Dalam Pengembangan Pariwisata;
-Pukul 16.30 sd 19.00 Wib, Isoma;

b. Panel Sesi II:
-Pukul 19.00 sd 21.00 Wib, Wisata Caving/Goa oleh Anselma Mariana.

Endipriyono

KAPOLSEK PUTUSSIBAU SELATAN IKUTI VERIFIKASI DESA STOP BUANG AIR BESAR SEMBARANGAN “OPEN DEFECATION FREE / ODF”

Putussibau, TFBI. —

Kapolsek Putussibau Utara IPDA Cahya Purnawan dan Bhabinkamtibmas desa Malapi Brigpol William Silaban hadiri giat Verifikasi Desa Stop Buang Air Besar Sembarangan ( BABS ) yang diselenggarakan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas Hulu serta Puskesmas Putussibau Selatan dalam rangka Meningkatkan Derajat Kesehatan Masyarakat pada hari Selasa, Tanggal 27/08/2019

Kegiatan tersebut mengambil tempat di Aula Kantor Desa Malapi Jalan Lintas Timur RT 07 Dusun Samandunge Desa Malapi.

Verifikasi Desa Stop Buang Air Besar Sembarangan ( BABS ) yang diselenggarakan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas Hulu serta Puskesmas Putussibau Selatan dalam rangka Meningkatkan Derajat Kesehatan Masyarakat;

Dalam sambutannya Kapolsek Putussibau Selatan IPDA CAHYA PURNAWAN menyampaikan bahwa “Verifikasi Stop Buang Air Besar Sembarangan Tempat ini sangat diperlukan serta di dambakan oleh Masyarakat, terutama Jamban Sehat, adanya perubahan perilaku dari masyarakat disini yang tidak seperti dulu, apabila mau buang air besar serta kecil selalu di lanting – lanting Sungai, Alhamdulillah, saat ini masyarakat sudah tidak banyak lagi yang seperti itu, sekarang sudah membuat WC dirumah masing – masing, mungkin sudah tau dan berkeinginan untuk hidup sehat seperti yang kita harapkan bersama, ” Ungkapnya.

Proses Verifikasi adalah serangkaian kegiatan penilaian yang dilakukan oleh Tim Verifikasi ( Verifikator ) terhadap pernyataan bahwa telah terjadi perubahan perilaku. verifikasi perlu dilakukan untuk memastikan terjadinya perubahan perilaku masyarakat dan Proses ini dilakukan sebelum melakukan deklarasi desa STBM ataupun deklarasi desa Stop Buang air besar Sembarangan.

Endipriyono

KAPOLRES KAPUAS HULU IKUTI PENCANANGAN BHAYANGKARA KB KES DI BUNUT HIlIR

Kapuas hulu, TFBI. —

Kapolres Kapuas hulu AKBP RS. Handoyo M.Si yang diwakili oleh Kasat Binmas Iptu Alindaya ikuti pencanangan Bhayangkara KB Kes Selasa tanggal 27/8 pukul 10.00 WIB.

Pencanangan Bhayangkara KB KES bertempat di Desa Entibab, kec. Bunut Hilir Kapuas Hulu yang dihadiri oleh Bupati Kapuas hulu yg diwakili oleh sekda kab Kapuas Hulu H. Sarbani, Se,MAP, Kapolres Kapuas Hulu yg diwakili oleh Iptu Alindaya dan ibu, Dinas sosial, Marta Banang, SH.MM, Perwakilan SKPD kab. Kapuas hulu, Camat Bunut Hilir, Kapolsek Bunut Hilir, Danramil Bunut Hilir, Ketua ranting Bhayangkari Bunut Hilir dan anggota,Puskemas Bunut Hilir, Para kades se kec. Bunut Hilir, Masyarakat Desa Entibab.

Dalam pelaksanaan giat tersebut terdaftar sebanyak 14 akseptor mengunakan alat kontrasepsi implan.

Pada acara giat Bhayangkara KB KES, diberikan bantuan berupa bibit sayuran yg serahkan oleh sekda kab. Kapuas Hulu kepada kades Entibab, dan giat sarasehan panitia menyiapkan door prize, dengan cara memberikan soal dan dijawab oleh masyarakat.

Endipriyono

Polisi Sahabat Anak Sekolah, Bhabinkamtibmas Kelurahan Gulak Galik Sambangi SMP N 17

Kota Bandar Lampung., TFBI. —

Bhabinkamtibmas Kelurahan Gulak Galik Polsek Teluk Betung Utara Brigpol Mirta Oktaviani melakukam sambang ke SMP N 17 Kota Bandar Lampung, Selasa (27/08/19).

Kegiatan tersebut rutin dilakukan oleh Bhabinkamtibmas jajaran Polresta Bandar Lampung atas arahan dan petunjuk dari Kapolresta Bandar Lampung Kombes Pol Wirdo Nefisco, sebagai wadah untuk mempererat tali silaturahmi kepada guru dan pengurus sekolah, utamanya untuk para siswa sebagai generasi penerus bangsa. Kegiatan tersebut sekaligus memberikan himbauan dan pesan pesan kamtibmas untuk mencegah kenakalan remaja yang marak di era globalisasi.

Kegiatan Polisi sahabat anak sekolah dengan cara sambang ke sekolah, disambut baik oleh Kepala Sekolah SMP N 17 Kota Bandar Lampung dan para dewan guru.

Di hadapan para siswa, Brigpol Mirta Oktaviani menuturkan bahwa sebagai generasi penerus bangsa, tugas seorang murid adalah belajar dengan sungguh sungguh dan menghindari hal hal yang dapat mengganggu proses belajar seperti penggunaan narkoba, tawuran antar pelajar dan kenakalan remaja lainnya.

“Jadilah Polisi bagi diri sendiri, belajar dengan sungguh sungguh, kalian adalah generasi penerus bangsa” jelas Brigpol Mirta.

Lebih lanjut Brigpol Mirta juga berpesan kepada para siswa untuk bijak dalam bermedia sosial, saring sebelum sharing. (Redaksi)

Bakti Sosial, Warga Desa Pamong Ciruas Terbantu Dapat Air Bersih Dari Polres Serang

Banten – Kabupaten Serang, TFBI. —

Satuan Binmas Polres Serang melaksanakan bakti sosial “JIWA RAGAKU DEMI KEMANUSIAAN” berupa pendistribusian bantuan air bersih kepada warga Kampung Tanjungan, Desa Pamong, Kecamatan Ciruas, Kabupaten Serang, Selasa (27/08/19).

Giat bakti sosial yang dilaksanakan Polres Serang merupakan penyaluran bantuan air bersih kepada masyarakat yang mengalami kekurangan air bersih akibat kemarau panjang dan sumur warga yang sudah mengalami kekeringan.

Kapolres Serang AKBP Indra Gunawan, S.I.K., MH., melalui Wakapolres Serang Kompol Agung Cahyono, S.I.K., mengatakan, kegiatan bakti sosial tersebut merupakan wujud kepekaan dan kepedulian sosial Polres Serang untuk membantu masyarakat yang terdampak kekeringan akibat kemarau panjang.

“Ini merupakan panggilan jiwa. Kekeringan yang dialami oleh sebagian masyarakat di Kabupaten Serang harus dapat diatasi. Dengan mengirim bantuan air bersih, semoga dapat bermanfaat, dan mudah – mudahan menjadi ladang ibadah bagi kita semua,” ujar Kompol Agung.

Sementara itu, warga Kampung Tanjung dengan pemberian bantuan air bersih yang diberikan oleh jajaran Polres Serang, sangat berterimakasih. Warga menyebut, air yang diberikan pasti akan bermanfaat dan berguna bagi semua warga.

“Kami ucapkan banyak terima kasih kepada jajaran Polres Serang. Semoga bantuan ini dapat manfaat dan barokah, terima kasih Polres Serang,” kata salah satu warga Desa Pamong, dengan nada haruharu (***)

Ratusan Pelajar dan Penyanyi Jalanan, Adu Kreativitas di Depan Tentara

Banyumas, TFBI. —

Ratusan pelajar dan pemusik jalanan, dari sembilan Kabupaten dan Kota di Jawa Tengah bagian barat, atau yang berada di wilayah jajaran Korem 071/Wijayakusuma, beradu kemampuan menari, melukis dan menyanyi di depan TNI dan masyarakat Purwokerto, Selasa (27/8/2019), di Rita Supermall Purwokerto, Banyumas.

Para pelajar peserta tari perjuangan dan melukis serta pemusik jalanan ini, sebelumnya telah menyelesaikan babak kualifikasi, di masing- masing Kodim jajaran Korem 071/Wijayakusuma, kemudian pemenang diadu kemampuanya dalam kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos) Kreatif Korem 071/Wijayakusuma.

Kepala Seksi Teritorial Korem 071/Wijayakusuma, Letkol Inf Sapto Broto, S.E., mengatakan kegiatan Komunikasi Sosial ini sebagai upaya memberikan ruang kreasi khususnya pada generasi muda khususnya dibidang kesenian, yakni tarian tradisional dan nyanyi. Nyanyi berasal dari para seniman jalanan, seni tari perjuangan dan melukis dari para pelajar SLTA/SMK sederajat, sehingga dengan kegiatan ini akan meningkatkan persatuan dan kesatuan bangsa diwilayah. Selain itu, upaya ini juga untuk mencegah adanya perbuatan negatif, seperti mengkonsumsi alkohol dan narkoba di kalangan anak muda dan seniman jalanan.

“Kita mengangkat kearifan lokal, khususnya tarian daerah. Kemudian memberikan ruang kreasi kepada mereka, mereka biasa latihan, tanpa adanya ruang kreasi maka akan mengurangi motivasi mereka,”kata Sapto Broto.

Diterangkan oleh Sapto, pemilihan mall sebagai ajang untuk mengelar lomba agar memberikan kesempatan lebih banyak penonton dan pengunjung mall. Untuk bisa melihat kreativitas anak muda, menari dan menyanyi.

Hal ini cukup terbukti, ratusan pengunjung mall yang berada di kawasan Alun-alun Purwokerto, cukup antusias melihat para peserta menampilkan kemampuanya menari dan menyanyi.

Turuni Tebing Terjal Tepi Laut, Satgas Yonif 713 Temukan Patok Batas Peninggalan Hindia Belanda di Skouw

Jayapura, TFBI. —

Setelah menempuh perjalanan yang cukup terjal dan menuruni tebing yang curam, selain melaksanakan patroli Patok Perbatasan Negara MM.1, Satgas Pamtas Yonif 713/ST menemukan patok batas peninggalan Belanda dengan Australia yang berada di sektor Utara Perbatasan RI-PNG.

Hal itu dikatakan Dansatgas Yonif 713/ST Mayor Inf Dony Gredinand, S.H., M.Tr.Han.M.I.Pol. dalam rilisnya, Skouw, Jayapura, Selasa (27/8/2019).

Dikatakan Dansatgas, patroli Patok Perbatasan Negara RI-PNG yang dilaksanakan pada Rabu (22/08/2019) itu dipimpin langsung dirinya bersama dengan para perwira Satgas.

“Pengenalan medan bagi kami sangatlah penting, sehingga sebagai Satgas yang baru bertugas menggantikan Yonif PR 328, saat patroli Patok Perbatasan MM-1, selain anggota diajak juga beberapa perwira,” ucapnya.

Dikatakan Dony lebih lanjut, patroli patok perbatasan merupakan salah satu tugas pokok yang mereka terima, untuk memastikan apakah terdapat perubahan baik posisi maupun kondisinya.

“Ini penting, selayaknya rumah kita, jika tidak pernah dibersihkan maka akan rusak atau hilang,” tegasnya.

Untuk diketahui selain Patok Perbatasan MM1 yang berada di Sektor Utara Perbatasan RI-PNG, Satgas Pamtas Yonif 713 bertanggungjawab untuk mengawasi lima (5) patok lainnya.

“Keseluruhannya ada enam, yaitu patok MM.1, MM.2, MM.2.1, MM.2.2, MM.2.3 dan MM.3A”tegasnya

” Patok MM atau Monument Meridian, yaitu tugu veton bertuliskan nomor titik koordinat pada plat yang distempel sekitar 165 cm,”terang Dony.

Meski berjarak relatif dekat, lanjut Dony, karena perjalanan yang cukup terjal dan sulit, mereka tiba di lokasi setelah menempuh waktu sekitar 3 jam 45 menit).

“Saat menuju patok di pinggir laut, karena terjal dan curam, kami menuruni tebing dengan tali yang dilengkapi tali jiwa, selayaknya panjat tebing,” jelas Doni.

“Turun tebing dengan tali merupakan salah satu keterampilan prajurit, meski tebing cukup curam, alhamdulillah, seluruh Tim berhasil tiba di lokasi patok dengan aman,”tambahnya.

Setelah tiba di lokasi, lanjut Dony, sambil istirahat mereka melaksanakan pembersihan disekitar Patok Perbatasan MM.1.

“Kami tiba sekitar pukul 11:45 WIT , sehingga sambil menunggu tiba waktu shalat dzuhur, melaksanakan pembersihan sekitar patok,” tuturnya.

Menurut Dony, keindahan alam di sekitar Patok Perbatasan yang berada di tepi laut itu, mampu mengobati rasa letih dan lelah yang mereka rasakan.

“Saat perjalanan untuk kembali ke Kotis, sekitar 300 meter kami menemukan patok perbatasan peninggalan Belanda dan Australia yang berada di lereng tebing yang curam yang berhadapan dengan laut Pasifik,” kata Dony.

Dikarenakan patok itu tidak menjadi tanggungjawab dan tidak terdata dalam data Satgas, maka temuan tersebut segera di laporkan ke pimpinan mereka yaitu Kodam XVII/Cen dan Korem 172/PWY.

“Patok tersebut dibuat oleh negara Belanda dan Australia pada tahun 1930, yang digunakan sebagai batas wilayah pendudukan dua negara tersebut. Saat ditemukan, Patok yang diukur dengan metode astronomis itu, meski ditemukan dalam kondisi baik, namun brastablet-nya telah hilang”tutur Dony.

“Untuk itu, kita plot dan diperoleh menggunakan koordinat UTM 499919.866 – 9712092.920. Selanjutnya, sebagai kelengkapan data telah kami dokumentasikan juga foto maupun video sebagai bahan laporkan ke komando atas,” pungkasnya. (Dispenad).

Disadarkan Satgas Pamtas Yonif R 303, Warga Malinau Utara Serahkan Senpi

Kalimantan Timur, TFBI. —

Upaya penyadaran masyarakat yang
dilakukan Satgas Pamtas Yonif Raider 303/SSM Kostrad
tentang kepemilikan Senjata Api (Senpi) dan keamanan di wilayah perbatasan, berhasil mendorong warga Malinau Utara untuk menyerahkan senjata secara sukarela.

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Pamtas Yonif Raider 303/SSM, Letkol Inf Taufik Ismail, S.Sos, M.I.Pol.,dalam rilis tertulisnya di Kabupaten Mahakam Ulu, Kalimantan Timur, Selasa (27/8/2019).

Diungkapkan Dansatgas, Pembinaan Teritorial yang rutin dilaksanakan prajurit berhasil menyadarkan seorang warga Malinau Hulu, dengan sukarela menyerahkan kepada Satgas Pamtas Yonif 303/SSM, Kostrad.

“Penyerahan senjata tersebut berawal dari kegiatan sosialisasi yang dilakukan Serma Lukman bersama dua anggota kepada masyarakat yang berada di sekitar pos Satgas,” ujarnya.

Pendekatan secara persuasif tambahnya, berhasil menyadarkan seorang warga (JH) untuk menyerahkan satu pucuk Senpi (Senjata Api), jenis penabur miliknya kepada Satgas, Hari Minggu (25/8/2019).

“Saat anjangsana, anggota senantiasa melakukan sosialiasi kepada warga untuk menumbuhkan kesadaran mereka untuk ikut menjaga keamanan dan ketertiban wilayahnya, termasuk masalah kepemilikan senjata api ilegal,” imbuhnya.

Lebih lanjut dikatakan, dikarenakan tidak memiliki dokumen resmi dan dapat melanggar hukum, akhirnya secara sukarela JH menyerahkan Senpi kepada Satgas.

“Menyadari perbuatannya dapat dikenakan sanksi hukum, JH pun menyerahkan senjatanya yang selama ini dipakai untuk berburu, “jelasnya.

Sementara itu, Serma Lukman menjelaskan, dirinya baru mengetahui JH (wiraswasta) menyimpan Senpi, setelah bersama anggotanya berkunjung memenuhi undangan di rumahnya.

“Dari perbincangan inilah kami mengetahui bahwa JH masih menyimpan Senpi, maka kita berikan pemahaman bahwa setiap warga yang menyimpan senjata, tanpa memiliki dokumen resmi dapat dikenakan sanksi pidana,” ungkap Lukman.

“JH pun mengerti dan tergugah hatinya untuk menyerahkan senjata api tersebut,” tambahnya.

Dikatakan Lukman, saat ini Senpi tersebut telah diamankan di Pos Kout, Satgas Pamtas Yonif Raider 303/SSM Kostrad.

“Kami berharap, masyarakat Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara bisa mencontoh sikap positif yang dilakukan oleh JH, bahwa senjata api sangat berbahaya dan dapat menimbulkan korban jiwa apabila disalahgunakan,” pungkasnya. (Dispenad)

SEORANG IBU TEGA MEMBUANG ANAK YANG BARU DILAHIRKANNYA

Sukabumi, TFBI. -=

Bayi yang begitu lucu dan mungil tega di telantarkan dan di Buang oleh seorang Ibu yang melahirkan nya. Bayi tersebut dilahirkan di area Pesawahan di Kp. Cipetir Rt. 01/01 , Priangan Jaya, Kecamatan Sukalarang, Kabupaten Sukabumi, pada 21/08/2019, lalu, karena Malu akibat hamil diluar Nikah dan takut diketahui oleh orang lain kalo dirinya lagi dalam keadaan hamil akhirnya di buang di Pesawahan.

Pelaku yang saat ini sudah tertangkap dan berada di Tahanan Mapolres Sukabumi Kota untuk dilakukan penyidikan lebih lanjut.

Dalam Jumpa Pers hari ini, Selasa, 27/08/2019, Kapolres Sukabumi Kota, AKBP Susatyo Purnomo Condro, S. H., S.I.K.,M.Si. menyampaikan di depan para awak media bahwa pelaku saat ini sudah tertangkap dan sedang dalam proses penyidikan di Mapolres Sukabumi Kota.

” Pada hari Rabu, 21 Agustus 2019 , sekira jam 03.00 Wib di Kp. Cipetir Rt. 01/01 Desa Priangan Jaya Kec. Sukalarang Kab. Sukabumi , Kita melakukan Penyelidikan mengenai Laporan Ditemukannya seorang Bayi yang menangis di Areal Persawahan dilakukan oleh SJ, sebagai Ibu kandung si Bayi. Pelaku dengan sengaja membuang bayi tersebut dengan tujuan supaya di pungut orang lain, Jadi tidak sampai 1 hari, kami berhasil menemukan Ibu dari bayi tersebut dan kami lakukan penahanan terhadap Ibu dari bayi tersebut di Mapolres Sukabumi Kota saat ini”, ucap Kapolres dihadapan para Wartawan.

Pelaku yang saat ini dalam penahanan di Mapolres Sukabumi Kota sudah di tetapkan sebagai tersangka dan di ancam dengan Pasal 76 B Jo Pasal 77 B UU No. 35 Tahun 2014 tentang Perubahan Atas UU RI No. 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan anak dan atau Pasal 305 KUHPIDANA dan atau Pasal 307 KUHPIDANA dengan Ancaman 5 ( Lima) Tahun Penjara ditambah sepertiga apabila pelaku nya Ayah atau Ibu dari Anak tersebut.

etabloidfbi.com mencoba untuk menanyakan kedaan anak yang menjadi korban Ibu nya sendiri ke RSUD Syamsudin SH ,dr. Wahyu, yang saat kami coba untuk mendapatkan keterangan mengatakan bahwa anak yang telah di telantarkan oleh ibunya pada 21/08 , lalu, telah di rawat di Rumah Sakit dan mendapatkan penanganan Medis.

” Kami, team Rumah Sakit Syamsudin SH, disaat menerima Pasien Seorang Bayi yang di telantarkan oleh Ibunya, segera kami tangani dengan serius dan melakukan tindakan, dalam kondisi yang menghawatirkan dan kurang sehat bayi tersebut, tapi setelah kita lakukan perawatan dan penanganan serius terhadap bayi tersebut, kini sudah membaik dan sehat, dan kemarin bayi tersebut sudah di ambil dan di serahkan kepada keluarganya”, ucap dr. Wahyu lewat sambungan teleponnya .

Saat ini bayi tersebut di rawat oleh Pamannya dan dalam keadaan sehat walafiat, hingga berita ini di turunkan.

( Hendra Sofyan )

Satgas Pamtas 643 Amankan Pelintas Batas Bawa Sabu

Bengkayang KalBar, TFBI. —

Anggota Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) RI – Malaysia, Pos Koki SSK I Jagoi Babang, Yonif Mekanis 643/Wanara Sakti, berhasil mengamankan satu orang warga Jagoi Babang yang membawa 1 (satu) paket sabu kristal siap pakai, berinisial MLK. Berlokasi di Jagoi Babang, Kabupaten Bengkayang. Belum lama ini (27/8)

Dansatgas Pamtas Yonmek 643/Wns, Mayor Inf Dwi Agung Prihanto di Pos Kotis Gabma Entikong, Sanggau menjelaskan bahwa kronologis tersebut pada Selasa 27 Agustus 2019 pukul 01.50 WIB, saat anggota Pos Koki SSK I Jagoi Babang, melintas dari arah batas SPM Yamaha jupiter MX Nopol KB 5404 KU di Pos Dalduk Koki Jagoi Babang. Anggota jaga Pos Dalduk dipimpin Sertu Ariska menghentikan dan melaksanakan pemeriksaan terhadap pengendara motor tersebut dan menemukan Paketan Sabu kristal siap pakai dan alat hisap (bong) yang disembunyikan di dalam tas pengendara, kemudian melaporkan kepada Dan SSK 1.

“Setelah di amankan, pelaku dan barang bukti dibawa menuju pos Koki Jagoi Babang untuk dilaksanakan pemeriksaan dan mengambil keterangan dari pelaku,” ujar Dansatgas.

Lanjut Dansatgas, adapun barang bukti, 1 buah tas polo warna coklat, 1 buah HP Nokia warna hitam, 1 buah dompet, 1 buah KTP, 1 paket kecil sabu berbentuk kristal dengan perkiraan berat 3 s/d 5 gram, 4 buah bong kaca warna putih bening, 3 buah pipet warna hijau, warna putih, warna merah dan warna kuning (alat hisap), 3 buah korek api, 2 bungkus cotton bud, Uang dalam bentuk rupiah Rp. 950.000, Uang dalam bentuk ringgit malaysia RM 128 dan 1 buah jarum suntik serta 1 buah SPM yamaha MX king warna merah nopol KB 5404 KU.

Masih kata Dansatgas, kegiatan pemeriksaan setiap kendaraan yang melintasi Pos Dalduk sudah rutin dilaksanakan anggota Jaga Pos, untuk pemeriksaan dan pengecekan secara detail setiap bagian. Untuk mencegah hal-hal tidak di inginkan. “Saat ini kita sudah serahkan pelaku beserta barang bukti ke Polsek Jagoi Babang untuk proses hukum lebih lanjut,” pungkas Dansatgas. (Pendam XII/Tpr)

Satuan Brimob Polda Banten, Setetes Air Untuk Saudara Kita Di Desa Puser dan Laban Tirtayasa

Banten – Kabupaten Serang, TFBI. —

Untuk dapat kita ketahui bersama bahwasannya air adalah salah satu elemen yang sangat penting di Bumi ini, bahwa air selalu tidak terpisahkan dari kehidupan manusia sehari- hari. Manusia, dan bahkan makhluk hidup yang lainnya pun tidak bisa hidup tanpa adanya air. Air dapat digunakan bahkan dibutuhkan untuk menjaga kelangsungan hidup makhluk hidup di muka Bumi ini.

Terpisah, kepada awak media, Komandan Satuan Brimob Polda Banten Kombes Pol Reeza Herasbudi, mengatakan, kami membantu masyarakat di Desa Puser dan Desa Laban Kecamatan Tirtayasa Kabupaten Serang Banten, untuk menyalurkan air bersih, dibantu para Ketua RT/ RW setempat, tokoh masyarakat setempat.

“Air bersih tersebut dipakai untuk keperluan rumah tangga, misalnya untuk minum, masak, mandi, cuci dan pekerjaan lainnya. Keperluan umum, misalnya untuk kebersihan jalan dan pasar, pengangkutan air limbah, hiasan kota, tempat rekreasi dan lain-lainnya,” ucap Kombes Pol Reeza Herasbudi, Selasa, (27/08/19).

“Dalam pengangkutan air bersih tersebut, kami membawa 3 mobil Armoured Water Cannon (AWC). 1 mobil AWC dengan kapasitas maksimal kurang lebih 6000 liter. Semoga air bersih tersebut bermanfaat bagi masyarakat,” tukas Kombes Pol Reeza Herasbudi.Herasbudi. (Redaksi)

Ketum PARFI Masih Diteror Fitnah Oknum Sutradara


Fhoto : Ketua Umum Persatuan Artis Film Indonesia Febryan Adhitya Merangkap Pemilik Majalah Duta Wisata Serta Dewan Penasehat DPP SPRI.

Jakarta, TFBI. —

Polemik seputar beredarnya link berita yang berisi tudingan sutradara film Iwan Arwana terhadap Ketua Umum Persatuan Artis Film Indonesia Febryan Adhitya ternyata belum juga berakhir sejak lima bulan lalu. Tuduhan dan fitnah yang dialamatkan kepada Febryan Adhitya, sang pemilik majalah Duta Wisata ini, sebetulnya sudah diklarifikasi sendiri oleh sang sutradara Arwana melalui surat terbuka permohonan maafnya kepada Febryan Adhitya. Namun pihak Febryan mengaku hingga kini dirinya masih diteror dengan berita yang terus disebar ke publik tanpa ada konfirmasi dengan pihaknya sebagai korban fitnahan dan tuduhan keji.


“Permasalahan antara saya dan sutradara Arwana murni urusan perdata tapi diseret ke arah pidana dengan tuduhan penipuan seolah-olah urusan ini adalah hubungan pribadi bukan lembaga,” tutur Febryan dalam press releasenya, Selasa 27 Agustus 2019, menjawab tudingan dan fitnah yang diarahkan kepadanya.


Menurut Febryan, hubungan antara pihaknya selaku Ketua Yayasan Widya Citra Nusantara dengan sutradara Arwana, awalnya karena kedekatan sebagai sahabat yang sama-sama berkecimpug di dunia perfilman. Febryan juga mengatakan dirinya memiliki hutang budi kepada Arwana saat diberi bantuan pinjaman uang senilai 15 juta rupiah untuk keperluan mendadak biaya rumah sakit isterinya.


Febryan mengaku untuk membalas budi baiknya, ketika dimintai tolong oleh Arwana mendapatkan pinjaman modal sebesar 6 milyar rupiah dari dana Yayasan WCN yang dikelolanya bersama Ari Haryo Wibowo atau dikenal dengan nama Ari Sigit, cucu mantan presiden RI Soeharto, pihaknya langsung tergerak membantu meskipun permintaan tersebut tidak disertai jaminan dan perusahaan atau badan hukum.


Berawal dari situ, Febryan menjelaskan, maka pihaknya bersedia menjadi personal guarantee dan membantu mencarikan perusahaan atau badan hukum agar memenuhi syarat mendapatkan pemberian pinjaman dari Yayasan WCN.
“Atas dasar itu saya menerima transferan dana untuk mengurus seluruh keperluan legalitas pinjam perusahaan agar memenuhi syarat pinjaman,” ungkap Febryan yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Karyawan Film dan Televisi atau KFT.


Saat berkas masih diproses, Febryan yang juga berprofesi sebagai wartawan ini, mengaku ditekan oleh Arwana agar segera mencairkan dana yang dibutuhkan meskipun proses adminsitrasi belum selesai. Karena keinginan tersebut belum terpenuhi, lanjut Febryan, menyebabkan sutradara Arwana kemudian marah-marah dan menjelek-jelekin pihaknya ke media sosial, dan bahkan lewat pemberitaan di media online. Febryan mengatakan, pihaknya dituduh melakukan penipuan dan kejahatan mengatasnamakan cucu mantan presiden Soeharto Ari Sigit. Padahal, menurutnya, Arwana sendiri telah dipertemukan langsung dengan Ari Sigit dan secara sadar mengajukan permintaan bantuan pinjaman tanpa anggunan tersebut.


Jadi sebetulnya dana pinjaman tersebut sudah akan dicairkan, namun menurut Febryan, Arwana sendiri justeru memilih membatalkan pengajuan kredit tersebut dengan alasan yang tidak jelas.

Surat pembatalan pengajuan pinjaman itu ditujukan langsung kepada Dewan Pembina Yayasan WCN Haryo Wibowo atau Ari Sigit, yang disertai dengan permintaan pengembalian semua biaya adminsitrasi yang dikeluarkan selama pangajuan pinjaman.


“Jadi di mana letak saya menipu mengatasnamakan Ari Sigit kalau dia sendiri sudah bertemu langsung dengan beliau, bahkan ketika dia membatalkan pinjaman pak Ari sudah menyiapkan dananya untuk dikembalikan tapi dia tidak pernah mau datang ke sana malah merongrong saya dengan fitnahan,” ujar Febryan.


Penasehat DPP SPRI ini juga menyayangkan sikap Arwana yang masih saja terus menyalahkannya di media sosial. Padahal Awana sendiri sudah pernah membuat permintaan maaf secara tertulis atas tindakannya mencemarkan nama baik Febryan Adhitya. (***)

Bhabinkamtibmas Polsek Seberuang Sampaikan Antisipasi Karhutla Saat Hadiri Silaturahmi PT. Anugrah Mandiri Sejati Dan Tokoh Masyarakat

Kapuas hulu, TFBI. —

Dalam mengantisipasi Karhutla Babinkamtibmas, Polsek Seberuang menyampaikan cara mengantisipasi adanya Kebakaran yang Melanda HutanPada senin tanggal 26/8 yang dilaksanakan tepatnya dimulai pada pukul 09.00 WIB, yang bertempat di Mess Umum perkebunan Sawit PT. AMS (Anugrah Mandiri Sejati) Desa Nanga Pala Kec. Seberuang, sekaligus melaksanakan kegiatan Silaturahmi antara pihak PT. AMS (Anugrah Mandiri Sejati) dengan pihak Tokoh Masyarakat dan Perangkat Desa Se-Kecamatan Seberuang.

Kegiatan Tersebut dihadiri oleh Camat Seberuang Ibu IYUL, Kapolsek Seberuang diwakili oleh Bhabinkamtibmas Brigadir Kusmulyadi, Danramil 1206/16 Seberuang diwakili oleh Babinsa Kopda Sulasno Kades Nanga pala, kades Ranyai, Kades Nanga Seberuang kec. Semitau, Staf MATNBKDS kec. Semitau, Tokoh masyarakat desa Nanga Ranyai, Askep SJRE beserta staf.

Dalam kesempatan tersebut Bhabinkamtibmas Polsek Seberuang Brigadir Kusmulyadi menyampaikan ajakan untuk Bersama-sama menjaga kamtibmas di wilayah Hukum Seberuang dan berkerja sama menanggulangi pencegahan karhutla di Kecamatan Seberuang, “Mari kita bersama-sama saling menjaga Keamanan, Ketertiban, Untyk seluruh Msyarakat Khususnya di Wilayah Kecamatan Seberuang,” Ungkapnya.

Kades beserta Perangkat Desa diharapkan memberi himbauan agar selalu memantau karhutla dan memberikan Bimbingan kepada masyarakat setempat dan selalu menjaga kamtibmas setempat, agak tercipta lingkungan yang Aman, dan Harmonis.

Sementara itu dari Pihak PT. AMS bisa bekerja sama untuk meminjam pakai mobil tangki air atau turut serta membantu apa bila diperlukan untuk pemadaman api.

Kades beserta perangkat desa mendata masyarakat yg memiliki lahan / ladang dan membentuk regu api utuk pencegahan kebakaran disetiap dusun dan desa.

Endipriyono

Ini kegiatan Dit Pamobvit saat kunjungan ke Polres Kapuas hulu.

Putussibau, TFBI. —

Kegiatan Fungsi PAM Obyek Vital oleh Direktorat Pam Obvit Polda Kalbar di Polres Kapuas Hulu dan giat Sosialisasi Peraturan Polisi nomor. 3 tahun 2019, Perkaba No.1 tahun 2019 serta monev pelaksanaan PNBP Pam Obvit dan Binteknis Fungsi Pam Obvit. Tepatnya senin 26/8 sekitar pukul 10.00 WIB yang diadakan di Ruang PPKO Polres Kapuas Hulu.

Tim Direktorat Pam Obvit diantaranya AKBP SAMSUL BAHRI SITEPU (KA Tim) dan KOMPOL I. CHANDRA. KIRANA, BRIGPOL RUDI SANJAYA, BRIGPOL ANDIKA. A

Dalam kegiatan tersebut dihadiri sekitar 70 peserta diantaranya adalah KOMPOL ALBER MANURUNG. SH. SIK Waka Polres KH, AKP JUNAIDI Kabag Ops beserta Anggota, AKP SELAMET RIYADI Kasat Sabhara beserta Anggota dan Kapolsek Jajaran Polres Kapuas Hulu beserta Kanit Sabhara

Kegiatan tersebut sangat Bermanfaat dan menambah wawasan bagi para peserta, dan tepat pada Pukul 14.00 Wib kegiatan ini berakhir sementara Selama kegiatan berlangsung situasi dalam keadaan aman dan terkendali.

Endipriyono

KANIT RESKRIM POLSEK PUTUSSIBAU SELATAN SEKOLAH TINGGI ILMU TARBIYAH ( STIT ) IQRA’ KAPUAS HULU.

Putussibau, TFBI. —

Pada hari Senin, Tanggal 26 Agustus 2019 Pukul 08.30 s/d 10.00 Wib Bertempat di Aula STIT Iqra’ Kabupaten Kapuas Hulu Jalan Lintas Selatan KM. 09 Dusun Permai Baru Desa Kedamin Darat Kecamatan Putussibau Selatan TELAH DILAKSANAKAN Pembukaan (MASA TA’ARUF MAHASISWA) MASTAMA Calon Mahasiswa Baru STIT IQRA’ Kabupaten Kapuas Hulu Tahun Akademik 2019 – 2020 dengan Tema ” MENANAMKAN JIWA KEISLAMAN KEPADA CALON MAHASISWA BARU STIT IQRA’ KAPUAS HULU DI ERA MILENIAL “;

Hadir dalam kegiatan tersebut yakni Kepala STIT Iqra’ Kabupaten Kapuas Hulu, Kanit Reskrim Polsek Putussibau Selatan AIPDA SARWONO ( Mewakili Kapolsek ), Dosen Tetap STIT Iqra’ Kabupaten Kapuas Hulu, Ketua Panitia Penyelenggara HERI ISKANDAR INDRA, Mahasiswa STIT Iqra’ Kabupaten Kapuas Hulu;dan Calon Mahasiswa ( Peserta MASTAMA ) sebanyak 21 Orang;

Dalam sambutannya Kapolsek Putussibau Selatan yang diwakili oleh Kanit Reskrim AIPDA SARWONO menyampaikan ” Kami menyambut baik kegiatan ini karena menurut kami dengan adanya kegiatan ini, mahasiswa baru akan lebih mengenal lingkungan didalam serta diluar kampus dan juga dapat mengenal lebih dekat Teman – teman, Senior serta Dosen – dosen yang ada di kampus ini guna menjalin persaudaraan serta silaturahmi yang dengan demikian akan mempermudah dan memberikan kenyamanan bagi mahasiswa baru dalam melaksanakan kegiatan kuliahnya;

Diharapakan agar Mahasiswa Baru mengikuti dan memanfaatkan kegiatan MASTAMA Tahun Akademik 2019 – 2020 ini dengan sebaik – baiknya dan kepada kita semua untuk tetap menjaga Kamtibmas tetap kondusif, jangan sampai terjadi sesuatu hal yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain dan terlebih – lebihnya merugikan nama baik Kampus STIT Iqra’ kabupaten Kapuas Hulu;

“Kita jangan berkecil hati dengan jumlah yang sedikit ini, Kita harus menampakkan kedepan bahwa kita ini bisa lebih dengan yang lain dan pergunakanlah waktu kuliah ini dengan benar sampai kita selesai menyelesaikan kuliah kita disini, Hormati Para Guru atau Dosen kita yang ada disini serta jaga nama baik Kampus kita ini” ungkap Aipda Sarwono.

Endipriyono

Rumah Sakit Umum Parapat MAIN-MAIN dalam melayani pasien

Danau Toba, TFBI —

Pelayanan RSU Parapat sangat menyedihkan dan memprihatinkan, pasalnya tgl 22/08/2019 seorang Pasien anak bernama Christian  yang mengalami luka dijari tangan terkena kaca dan luka serius hingga mengeluarkan darah terus menerus tak henti sejak di antar ibunya ke ruang IGD mulai pukul 17.00 wib dan hanya ditangani oleh perawat yang saat itu tak nampak keberadaan dokter jaga sejak pasien masuk keruang IGD dan dikonfirmasi keberadaan dokter, dan disampaikan oleh perawat IGD RSU Parapat bahwa dokter ganti yang jaga saat itu bernama dr Menti Siburian tidak berada di tempat berhubung sedang berada di klinik Putri, usaha salah seorang dokter di Parapat, dan dia (dr Menti) sebagai dokter jaga pengganti dari sifht dokter yang sedang sakit,ujar piket IGD saat itu.


Namun setelah selesai penjahitan jari yang luka dilakukan oleh perawat IGD pukul 17.45 maka dokter jaga baru muncul dengan rasa tak bersalah dan mengucapkan kata” ngak apa apa kok”.
Setelah selesai dilakukan penanganan di IGD dan pasien diperbolehkan pulang namun saat penyelesaian administrasi baik dokter, petugas jaga diregistrasi tidak menanyakan kepada kami memakai BPJS atau tidak, dan kami di sodorkan resep untuk menebus 2 botol obat dan membayar Rp. 180.000 tanpa kwitansi,ujar br Sinaga.


Namun setelah awak media mempertanyakan hal itu maka barulah petugas apotik RSU Parapat memberikan kwitansi dan rincian obat yang dipake, dan sambil bertanya kepada petugas registrasi pasien ibu lasken namun berdalih bahwa BPJS/JKN tak bisa digunakan karena itu kecelakaan sendiri.

Namun selang 1 jam berlangsung petugas registrasi mendatangi pasien kerumah untuk menyampaikan permohonan maaf dan mengajak orang tua pasien kembali ke RSU untuk melengkapi berkas dan berniat mengembalikan uang Rp. 180.000, namun orang tua pasien mengatakan bahwa tak masalah, kami sudah rela yang penting anak kami sehat, petugas itu berdalih dan mengatakan bahwa kami sudah kordinasi ke BPJS dan rupanya bisa di gunakan oleh pasien tapi harus membuat surat pernyataan ujar petugas saat itu bernama Lasken.

Tak berapa lama sekitar pukul 21.00 Wib petugas KTU br Marpaung menghubungi awak media TFBI mewakili Pimpinan untuk meminta maaf atas pelayanan RSU Parapat baik tentang dokter dan layanan lainnya dan akan melakukan penataan internal terkait kritikan dan saran yang datang dari warga dan berharap masalah ini jangan sampai ke media.


Dan saat itu juga awak media meminta kepada KTU RSU Parapat agar ruang IGD tak boleh kosong oleh dokter selama 24 jam karena berhubung RSU Parapat adalah RS yang berada di pintu gerbang wisata Parapat, dan hak pasien jangan di kebiri kalau memang pasien tidak ingat membawa kartu BPJS maka petugas RS harus bertanya ada tidaknya BPJS nya sehingga pelayanan prima RSU Parapat semakin membaik di mata warga.
(FERI – TFBI)

Neta S. Pane: Wakil Rakyat Terpilih yang Terlibat Penyuapan Jangan Dilantik

Jakarta, TFBI. —

Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW) Neta S. Pane meminta agar oknum wakil rakyat terpilih pada Pemilu 17 April 2019 lalu yang terindikasi terlibat Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN) tidak dilantik. Hal tersebut disampaikan Neta kepada media menanggapi adanya oknum anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) terpilih dari daerah pemilihan Provinsi Lampung yang terindikasi terlibat kasus penyuapan.

Terkait Anggota DPD RI terpilih yang terindikasi terlibat kasus suap dapat dibaca di sini: http://www.radarnusantara.com/2019/08/lampung-bakal-punya-senator-terlibat.html

“Jika seorang wakil rakyat (terpilih) sudah terlibat penyuapan, sebaiknya jangan dilantik,” ujar aktivis yang sangat getol mengkritisi kinerja Kepolisian RI itu, Senin, 26 Agustus 2019.

Sebagaimana ramai diberitakan bahwa anggota DPD RI terpilih dari Lampung, Ahmad Bastian, diduga kuat telah melakukan tindak pidana penyuapan terhadap Bupati Lampung Selatan non-aktif, Zainudin Hasan. Hal itu berdasarkan pengakuan yang bersangkutan di Pengadilan Tipikor Tanjungkarang telah memberikan sejumlah Rp. 9,6 miliar kepada terdakwa Agus Bhakti Nugroho, yang oleh terdakwa ini diakui uang tersebut untuk Bupati Lampung Selatan non-aktif, Zainudin Hasan. Juga, dalam berkas dakwaan dan tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Tipikor, nama Ahmad Bastian berulang kali disebut sebagai penyuap Zainudin Hasan melalui Agus Bhakti Nugroho.

Terkait hal tersebut, Neta merasa heran dan mempertanyakan penanganan kasus Ahmad Bastian itu. “Jika yang bersangkutan terlibat kasus penyuapan, kenapa tidak diproses secara hukum? Ini aneh. Apa alasannya tidak diproses. Jika kasusnya sudah diproses tentunya yang bersangkutan tidak bisa masuk ke Senayan sebagai anggota legislative,” imbuh Neta S. Pane penuh tanda tanya.

Apalagi JPU, sambung Neta, sudah menyebutkan yang bersangkutan terlibat menyuap Bupati Lampung Selatan. “Seharusnya majelis hakim segera memerintahkan Polri atau Kejaksaan segera mengusut, bahkan menangkap yang bersangkutan. Pertanyaannya kenapa majelis hakim tidak mengeluarkan perintah agar pemeriksaan terhadap yang bersangkutan segera dilakukan? Ada apa?” tanya Neta.

Terkait kasus Bupati Lampung Selatan non-aktif dapat baca di sini: https://news.detik.com/berita/d-4525053/bupati-lampung-selatan-zainudin-hasan-divonis-12-tahun-penjara

Menurutnya, Majelis Hakim Tipikor tidak boleh tinggal diam. Semua pihak yang diduga terlibat dalam sebuah jaringan kejahatan atau tindak pidana harus diusut tuntas. “Tapi, Majelis Hakim juga tak boleh tinggal diam dan harus action melanjutkan perkara suap yang melibatkan yang bersangkutan,” tegas Neta lagi.

Ketika dikonfirmasi terkait apa yang dapat dilakukan dan siapa yang harus bertanggung jawab untuk menghambat para oknum wakil rakyat yang terindikasi terlibat suap seperti Ahmad Bastian itu, Neta mengatakan bahwa Komisi Pemilihan Umum (KPU) perlu turun tangan. “KPU perlu menanyakan hasil persidangan itu kepada majeslis hakim, terutama menyangkut tuduhan jaksa tentang keterlibatan yang bersangkutan dalam kasus suap. Jika bukti-buktinya kuat dan majelis hakim akan memerintahkan pemeriksaan terhadap yang bersangkutan, KPU bisa menunda sementara pelantikannya,” pungkas Neta mengakhiri pernyataan persnya. (Redaksi )

Sejumlah Pelajar Jepang ke Indonesia, Kunjungi SDN Bangka 3 Bogor dan Istiqlal

Bogor, TFBI. —

Sebanyak 12 orang Jepang, terdiri atas 8 pelajar dan 4 guru pendamping, mengunjungi Indonesia sejak 22 Agustus 2019 lalu. Kunjungan yang akan berlangsung hingga Rabu, 28 Agustus mendatang itu diisi dengan berbagai acara, antara lain mengunjungi perusahaan Jepang di Indonesia, berinteraksi dengan para pelajar di sekolah lokal, dan bersilahturahmi ke JICA Indonesia dan Masjid Istiqlal Jakarta.

“Saat ini kami sedang mendampingi para pelajar dan pendamping mereka dari Jepang yang berkunjung ke Indonesia selama tujuh hari. Dari hari pertama, kegiatan dipusatkan di Kota Bogor, dan kemudian di hari terakhir akan mengunjungi Jakarta, untuk bersilahturami ke kantor JICA dan Masjid Istiqlal,” jelas Yusron Fuadi, anggota Keluarga Alumni Program Persahabatan Indonesia Jepang Abad-21 (Kappija-21) yang menjadi pemandu kegiatan para pelajar Jepang itu selama di Indonesia.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal Kappija-21, Wilson Lalengke, mengatakan bahwa tujuan utama kunjungan para pelajar Jepang itu adalah untuk menjalin persahabatan dengan para generasi muda Indonesia. “Kedelapan pelajar Jepang yang mengunjungi Indonesia ini bertujuan untuk membangun persahabatan melalui proses melihat, mengamati, mempelajari, dan mengalami suasana interaksi dengan para generasi muda kita. Mereka belajar tentang banyak hal tentang Indonesia selama beberapa hari di Bogor, Sukabumi, dan Jakarta,” ujar alumni program Persahabatan Indonesia Jepang tahun 2000 itu.

Salah satu perusahaan yang dikunjungi para pelajar Jepang adalah PT. Amerta Indah Otsuka (Pocari Sweet) di Sukabumi, Jawa Barat. Kunjungan tersebut dilakukan pada hari kedua mereka di Indonesia. Selanjutnya, para pelajar yang terdiri atas 4 pria dan 4 wanita itu menikmati pengalaman spesial yakni tinggal bersama orang tua angkat (homestay) di beberapa keluarga lokal di Bogor. Acara homestay ini dijalani selama dua hari, yakni tanggal 24-25 Agustus 2019.

Pada hari berikutnya, 26 Agustus, para pelajar Jepang mengunjungi SDN Bangka 3, Kota Bogor. Sekolah yang terletak tidak jauh dari Monumen Kujang Bogor itu sangat antusias berinteraksi dengan para pelajar Jepang ini. Berbagai kegiatan bersama diadakan sejak pagi hingga istrahat makan siang. Mulai dari senam pagi bersama, penampilan tarian Jepang, hingga pertunjukan seni angklung dengan menyanyikan lagu-lagu Jepang.

Menurut rencana, kunjungan Team Pelajar Jepang yang difasilitasi oleh Development Association of Youthleader (DAY) Japan pimpinan Mr. Iwao Kanezawa ini akan mengunjungi Kantor Japan International Cooperation Agency (JICA) Indonesia sebelum mengunjungi Masjid Istiqlal pada pagi hingga siang hari Rabu, 28 Agustus 2019. Pada malam harinya, rombongan pelajar Jepang tersebut akan bertolak kembali ke negaranya.

Adapun nama-nama pelajar Jepang yang berkesempatan mengikuti program yang dinamai ‘Globa Education Tour’ atau GET ini adalah: Katsuhiko Katori (L), Keisuke Kudo (L), Yuto Nishimura (L), Yuka Nakazono (P), Maria Ogasawara (P), Eikichi Sakurabayashi (L), Mayu Imoto (P), dan Sakura Murata (P). Sementaraq, pendamping para pelajar ini adalah para pengurus DAY Japan, yakni Mr. Iwao Kanezawa, Ms. Nana Jinnai, Ms. Kurumi Yasuda, dan Mr. Seiji Kumoro. (Redaksi)

Kehadiran Danramil 03 Serengan Kobarkan Semangat Turnamen Bulutangkis Warga Kel Serengan.

Surakarta, TFBI. —

Babinsa Kel Serengan Koramil 03/Serengan Kodim 0735/Surakarta, Sertu E. La Uwe dan Sertu Aris Hadiri kegiatan turnamen bulutangkis yang bertempat di GOR Bulutangkis SMP Negeri 19 Surakarta, kel Serengan kec Serengan Kota Surakarta (26/8/2019)

Kegiatan ini di selenggarakan oleh LPMK serengan yang di buka mulai tanggal 26 Agustus s/d 30 Agustus 2019 dalam rangka mencari bibit-bibit atlet olahraga di tengah masyarakat untuk dibina agar bisa mencetak prestasi lebih tinggi. Oleh karenanya, LPMK kel Serengan kerap memberikan dukungan kepada kegiatan olahraga yang di selenggarakan kali ini.

“Ini kita memberi dukungan penuh kepada kompetisi bulutangkis LPMK CUP VI di Kelurahan Serengan, dari sinilah kita tahu bahwa di tingkat bawah itu juga bisa muncul atlet-atlet handal,” terang Ketua LPMK Serengan Sutanto.

Malam acara pembukaan turnamen tersebut dihadiri oleh : Danramil 03/Serengan Kapten Inf Tri Sakti, Kanit Binmas AKP Maryanto, Camat Serengan yang diwakili Sekcam Serengan Budi Prasetyo SE, Lurah Serengan Ir Ida setyah ningsih. Ketua LPMK Serengan Sutanto, Ketua Panitia Sigit Rahmadi, Ketua RT dan RW se Kel. Serengan dan Warga Masyarakat Serengan dengan jumlah 150 orang. (***)

POLRES SUKABUMI KIBARKAN BENDERA SETENGAH TIANG “SELAMAT JALAN PUTRA BHAYANGKARA”

Kabupaten Sukabumi, TFBI. —

Putra Terbaik Polri Polda Jabar Gugur dalam melaksanakan tugas setelah mendapatkan perawatan yang serius akibat luka bakar yang di deritanya saat pengamanan unjuk rasa di depan Kantor Pemerintah Kabupaten Sukabumi pada saat yang lalu.

IPDA ERWIN YUDHA WILDANI, Pada 01.38 Wib di Rumah Sakit Pusat Pertamina Jakarta saat mendapatkan perawatan kini telah meninggalkan kita semua, GUGUR DALAM MELAKSANAKAN TUGAS PENGABDIAN KEPADA NEGARA DAN MASYARAKAT.

Almarhum adalah seorang Personel Polri Perwira yang berdedikasi dan telah mengabdikan diri tugas di selama 25 tahun 7 Bulan dan telah meninggalkan keluarga 1 Istri dan 2 orang anak Putra/Putri Almarhum beserta keluarganya tinggal di Jln Mayor Harun Kabir Rt 03/Rw 11 Gang Pulo 6 Kabupaten Cianjur.

Alm IPDA ERWIN YUDHA WILDANI di makamkan di Taman Makam Pahlawan Kabupaten Cianjur pada hari ini Senin 26/08/2019.

Dalam kesempatan ini Kapolda Jabar Irjen Pol Drs Rudy Sufahriadi menyampaikan ” Ucapan Bela Sungkawa duka cita mendalam, telah gugur Putra Buah Terbaik Polda Jabar dalam melaksanakan tugas Pengabdian untuk Negara, Masyarakat dan Institusi Polri”

Saat ini , Senin, 26/08, Polres Sukabumi mengibarkan Bendera Setengah Tiang
untuk menghormati almarhum yang gugur dalam Tugas , Almarhum merupakan seorang Bhayangkara Sejati IPDA ERWIN YUDHA WILDAN, perwira Polres Cianjur yang gugur pada saat pengamanan unras di Cianjur beberapa waktu lalu.

Kapolres Sukabumi AKBP Nasriadi, SH, SIK, MH, menyatakan Polres Sukabumi beserta Bhayangkari dan staf mengucapkan duka yang mendalam untuk almarhum dan Keluarganya.

“Mudah2an almarhum diampuni dosanya dan meninggal dalam keadaan husnul khotimah. Saya selaku Kapolres Sukabumi mengajak kepada semua pihak untuk mendoakan almarhum. Selamat jalan Bhayangkara sejati”, ucap Kapolres Sukabumi.

( Hendra Sofyan)

LOMBA CATUR PERCASI DIADAKAN TANPA MELIBATKAN PECATUR YUNIOR KARENA DANA TIDAK MEMADAI

Kota Sukabumi, TFBI. —

Lomba Catur yang di adakan di Ruang Aula Sekolah SMA muhammadiyah Kota Sukabumi tadi siang, 25/08, berjalan tanpa melibatkan Pemain Catur Yunior. Pemain yang mengikuti Lomba hanya peserta dari kelas Senior , padahal dari informasi yang di dapat bahwa pemain Yunior banyak mengukir prestasi untuk mengharumkan nama Kota Sukabumi.

Pemain Catur Yunior yang mempunyai peran dalam dunia Pecaturan di Jawa Barat, mereka anak-anak Muda yang terbilang masih Belia dan Butuh pendampingan, Bimbingan dan Fasilitas yang memadai agar menjadi Pemain Catur Tingkat Nasional bahkan bisa menjadi Tingkat International.

Awak Media, etabloidfbi.com disaat berada di Arena Lomba sempat mewawancarai Ketua 3 Bidang Pembinaan Percasi, Tutang Permadi, SH sekaligus Ketua Panitia Lomba.

” Kegiatan Lomba yang di adakan oleh Percasi ini adalah sebuah rutinitas dari Organisasi Percasi Kota Sukabumi yang di lakukan setiap tahunnya, event kali ini adalah yang ke 4 untuk lomba catur yang melibatkan peserta dari Kota dan Kabupaten Sukabumi. Peserta yang ikut lomba kali ini ada sekitar 150 orang dari Kota dan Kabupaten Sukabumi dari 3 katagori, Yunior, Senior dan Veteran, namun untuk saat ini karena kita kekurangan anggaran maka untuk Yunior tidak di laksanakan”, ujar Tutang Permadi, SH kepada pewarta.

Percasi Kota Sukabumi dalam mengukir Prestasi khususnya bagi Pemain Yunior, kebanyakan mereka masih status Pelajar dan dapat meraih Juara Tingkat Propinsi Jawa Barat sudah 2 kali , dari Kabupaten mendapat juara ke-2 tingkat PON yaitu Andhika , Maulana Mansyur , Mazalat Khoirun Pasha ( Juara 1 ) dan Wati , dari Tingkat Yunior ini sudah mengabdikan Medali Emas, untuk yang akan mengikuti Kejurnas dari Kota Sukabumi adalah Yang mendapat Peringkat Ke-2 Tk.Jawa Barat yaitu Jaenudin dari PB KPCA , Klub Catur Kota Sukabumi.

Percasi Kota Sukabuni yang saat ini di pimpin oleh seorang Pengusaha Sukses, sekaligus pemilik PT. Aladina, Hendi Effendi , merupakan Ketua Umum Percasi Kota Sukabumi . Pada Acara Lomba Percasi Cup IV Kota Sukabumi, beliau hadir dan ikut berpartisipasi dalam Lomba di ajang Kompetisi kali ini. Hendi Effendi saat berada di ajang Lomba berhadapan dengan seorang Pecatur Veteran yang menjadi Lawan Lomba Catur di Percasi Cup IV kali ini.

” Olah Raga Catur ini melatih kesabaran, Ketelitian , dan juga melatih Daya pikir kita”, Ujar Hendi Effendi sambil memindahkan Anak Caturnya disaat sedang bermain catur dengan Peserta Veteran di ajang Lomba.

Percasi Kota Sukabumi yang saat ini dianggap Hobi tapi ternyata sudah membawa nama Kota dan Kabupaten Sukabumi harum dengan diraihnya beberapa prestasi , selayaknya lah Pemerintah Daerah untuk berperan aktif , terutama KONI Kota / Kab. Sukabumi untuk memberikan Support dan memberikan Anggaran yang cukup untuk membangkitkan Minat warga Kota dan Kab. Sukabumi untuk meraih Prestasi di masa yang akan datang, Anggaran yang sekarang ini Percasi Kota / Kab. Sukabumi paling rendah diantara Kota/Kab yang lain,

” Kami mohon untuk Pemerintah Kota /Kab. Sukabumi agar memberikan dukungannya dan menganggarkan untuk Pembinaan dan Mendukung setiap Kegiatan Percasi dengan anggaran yang memadai agar Kita dapat melakukan Pembinaan untuk memberikan Atlet yang lebih Profesional dan berkualitas, semuanya butuh Dana, kan? “, Ucap Tutang Permadi, SH

Ketua Harian Percasi, Nata Kusuma yang saat itu ada di ajang Lomba mengatakan mereka membutuhkan Sponsor dan Dana untuk mendukung kemajuan Olah raga Catur di Kota Sukabumi .

” Organisasi Percasi saat ini membutuhkan banyak Sponsor untuk memberikan dukungan bagi kemajuan Percasi Kota Sukabumi dan mengembangkan bakat bagi masyarakat yang berminat dalam Olah raga Catur ini semuanya butuh Anggaran, karena Anggaran nya tidak memadai maka tidak akan maksimal”, jelas Nata Kusuma, Pelatih PON dan Ketua Harian Percasi Kota Sukabumi.

( Hendra Sofyan)

TIM BASARNAS SUKABUMI LAKUKAN PENCARIAN KORBAN TENGGELAM DI PANTAI CITEPUS

Kabupaten Sukabumi, TFBI. —

Kru Media etabloidfbi.com hari ini, 26/08/2019, mendapatkan informasi adanya pencarian Diduga Korban tenggelam di wilayah Pantai Ketapang Condong , Citepus, Pelabuhan Ratu, Kabupaten Sukabumi.

Korban tenggelam adalah seorang warga Nelayan yang diketahui bernama Asep Setiawan ( 45 Th), beralamat di Kp. Marinjung Girang Rt. 001/008 Desa Karang Papak Cisolok, Kab. Sukabumi.

Pada Minggu, 25/08/2019, pukul. 14.00 Wib, Korban Asep, sedang menarik tambang kapal yang terdampar lalu kemudian karena arus yang cukup kencang maka korban terbawa oleh derasnya arus dan sampai saat ini korban belum diketahui keadaannya.

Team Basarnas Sukabumi saat ini sedang melakukan Briefing dan akan melaksanakan pencarian korban yang tenggelam tersebut. Pencarian akan di lakukan di perairan dan menyisir area sesuai area pencarian dengan 3 SRU, Team akan menyisir sepanjang garis pantai sejauh 5 Km menggunakan Atv.

Pada TW 26 Agustus 2019 pkl 07.00 Wib tim melaksanakan briefing dan membagi tugas menjadi 3 SRU, SRU 1 dan SRU 2 melaksanakan pencarian di perairan menyisir area sesua area pencarian, SRU 3 melakukan pencarian menyisir sepanjang garis pantai sejauh 5km menggunakan atv

Kru etabloidfbi.com mencoba meminta penjelasan kepada Kepala Basarnas, Faber, mengenai kejadian ini lewat saluran telepon nya.

” Saat ini Basarnas dari unsur SAR sedang melakukan Briefing untuk pelaksanaan Pencarian korban yang di duga tenggelam di Pantai Ketapang Condong, Citepus, pada Minggu, Siang, Pukul. 14.00 Wib, kami mendapat laporan dari warga dan segera kami lakukan pencarian pagi hari ini bersama Team”, jelas, Faber, dalam pesan whats App nya.

Team Basarnas ini terdiri dari Unsur SAR, meliputi Tim Rescue Pos Pencarian dan Pertolongan Sukabumi, Pol air, Polsek, Sarda kabsi, BPBD, Satpol PP, dan masyarakat beserta perwakilan keluarga korban.

Dalam mendukung pencarian korban Laka Laut ini Tim Sar menurunkan Perahu Karet, Speedboat, Atv Palsar Medis dan Rescue Car Carrier .

Sampai berita ini di turunkan etabloidfbi. com belum dapat mengkonfirmasi kepada keluarga Korban Tenggelam, kemarin.

(Hendra Sofyan)

Polsek Putussibau selatan amankan Giat Lomba Saprahan Lestarikan Budaya Melayu Kapuas Hulu

Putussibau, TFBI. —

Pada Hari Senin tanggal 26 Agustus 2019 Pukul 08.30 Wib telah dilaksanakan Kegiatan ” Lomba Saprahan Lestarikan Budaya Melayu Kapuas Hulu” di Gedung MABM Kedamin Kecamatan Putussibau Selatan Kab. Kapuas Hulu.

Hadir dalam kegiatan tersebut kurang lebih sebanyak 200 orang.
Adapun yang menghadiri kegiatan tersebut sebagai berikut A.M. NASIR, SH (Bupati Kapuas Hulu) di Wakili Sekda H. SARBANI SE. MAP
SUDARSO (Sektaris Dinas Kesehat )
BAYU KUSUMA SH (Kajari di Wakili KASIPIDUM), SERLI.SOS MM ( Seketaris Pol PP ), AZETMI, SE.MM( Seketaris BKD ), NIJAR ( Kasubag rumah tangga Bupati ), KAPTEN INFANTRI ABBAS (Dandim / Pasi Pes), RUSLI SOS ( Camat Putussibau Selatan ), LISMAROLIJA SH (wakil ketua 1Ketua P DPD MPM-KH) dan Anggota Majelis Perempuan Melayu.

Hal-hal yang di sampaikan dan sambutan :

  1. Laporan Ketua Panitia Ibu HJ. :HERMIWATI SPI.
    Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatu marilah kita pajatkam puji sukur kehadiaran Allah Swt yang mana pada hari ini kita bisa berkumpul dalam keadaan sehat walafiat untuk melaksanakann pembukaan kegiatan lomba Sarpahan yang dilaksanakan oleh perempuan badat melayu Kabupaten Kapuas Hulu. Bapak ibu yang saya Hormati ada pun kegiatan lomba Sarpahan pada hari ini adalah :
    1.Program kerja tahunan majelis Perempuan melayu Kabupaten Kapuas Hulu.
  2. Rapat kerja majelis perempuan melayu tanggal 26 april 2019
  3. Surat keputusan Dewan pengurus majelis perempuan melayu Kapuas hulu nomor. 13 /SK / MPMKH / lV /2019.

Tujuan kegiatan Lomba Sarpahan hari ini adalah
1.Melestarikan budaya adat melayu yang tumbuh dan berkembang di daerah kabupaten Kapuas Hulu guna memperkuat kebudayaan melayu kabupaten kapuas hulu
2.Sebagai sarana Kreatifitas dan Produktivitas orang melayu dalam mengembangkan budaya yang tidak meninggalkan akar budaya sendiri

  1. Memperteguh Marwa dan jati diri orang melayu melayu kegiatan budaya.
    Demikian laporan ini saya sampaikan jika ada hal-hal yang kurang berkenal atas naman pengurus perempuan adat Melayu kabupaten kapuas Hulu dan seluruh panitai mohon di maafkan sesungguhnya kami sudah maksimal namun sebagai manusia kami tidak lepas dari kekurangan dan kehilapan.

2 Jumlah perserta Lomba sebanyak 13 kelompok dari organisasi Islam unsur pelaksana Darmawanita Kapuas hulu 1 kelompok terdiri dari 4 orang ada pun penilai dalam lomba yaitu :
a. Cara Jalan Masuk ( Kekompakan )
b. Penyajian Makanan
c. Rasa Makanan
d. Menu utama

Endipriyono