CEGAH PENYALAHGUNAAN NARKOBA, PERSONIL POLRES BOGOR DI CEK URINE

Bogor, TFBI. —

Polres Bogor Melaksanakan Operasi Penegakkan, Ketertiban dan Disiplin (Gaktibplin) Pemeriksaan Urine terhadap Personil Polres Bogor, Kegiatan ini dipimpin oleh Wakapolres Bogor Kompol Didik Purwanto, SH, S.IK. didampingi Kasi Propam IPTU Ucup Supriatna, S.Pd., dan personil Si Propam Polres Bogor, serta dihadiri Kasat Narkoba AKP Andri Alam, W., SH., SIK. Rabu, 31 Juli 2019.

Kegiatan Gaktiblin Pemeriksaan Urine ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada anggota yang menggunakan Narkoba atau Obat Terlarang.

Sebanyak 127 Orang Personil gabungan fungsi Polres Bogor melaksanakan Pengecekan Urine. Pemeriksaan Urine dilakukan Oleh Dokkes Polres Bogor dan Sat Narkoba Polres Bogor.

Satu per satu anggota menyerahkan sample Urine nya kepada Petugas. Pada saat pengambila Sample Urine dilakukan pengawasan dari Tim Provost Polres Bogor sehingga tidak ada Rekayasa saat berada di Toilet.

Setelah dilaksanakan kegiatan Pengecekan Urine Terhadap 127 Personil Gabungan Polres Bogor, selanjutnya seluruh Anggota Sat Narkoba Polres Bogor melaksanakan Pengecekan Urine.

Hasilnya, Seluruh peserta yang mengikuti Pemeriksaan dinyatakan Negatif Penyalahgunaan Narkotika.Kegiatan diakhiri dengan Pembacaan fakta integritas anti narkoba.

Diharapkan dengan adanya Gaktiblin Pemeriksaan Urine ini dapat menjaga diri, menjaga kesehatan denggan tidak menggunakan Narkotika. Polres Bogor juga berkomitmen akan menindak tegas apabila ada anggota yang hasil tes urinnya terbukti menggunakan narkotika.

( Boegeiss)

Kompol Kosasih: Pentingnya Menjaga dan Merawat Barang Yang Diberikan Negara

Serang Banten, TFBI. —

Jajaran Kepolisian Sektor Cikande Polres Serang melaksanakan kegiatan apel pagi yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Cikande Kompol Kosasih, di lapangan upacara Mako Polsek Cikande, Rabu, (31/07/2019)

Pada kesempatan tersebut, Kompol Kosasih, mengatakan, setelah apel pagi, kami lanjutkan dengan melaksanakan pengecekan barang inventaris yang ada di Polsek Cikande maupun barang alat khusus yang di pegang oleh masing-masing personel Polsek Cikande.

“Kegiatan ini dilaksanakan bertujuan untuk mengecek kesiapan personel, serta untuk mengetahui kepedulian personel Polsek Cikande dalam merawat serta menjaga barang inventaris yang diberikan oleh negara kepada masing-masing personel, dalam hal menunjang pelaksanaan tugas sehari-hari dalam memberikan pelayanan terhadap masyarakat dan juga menjaga kamtibmas ketika di lapangan,” ucap Kompol Kosasih. (***)

Bantuan PKH di Sampit Diduga Tidak Tepat Sasaran

Keterangan foto: Ibu WT (47), seorang janda miskin di Desa Basirih Hulu, Kecamatan Mentaya Hilir Selatan, Kabupaten Kotawaringin Timur, Sampit, Kalimantan Tengah

Sampit, TFBI. —

Program Keluarga Harapan yang selanjutnya disebut PKH adalah program pemberian bantuan sosial bersyarat kepada Keluarga Miskin (KM) yang ditetapkan sebagai keluarga penerima manfaat PKH. Sebagai upaya percepatan penanggulangan kemiskinan, sejak tahun 2007 Pemerintah Indonesia telah melaksanakan PKH. Program Perlindungan Sosial yang juga dikenal di dunia internasional dengan istilah Conditional Cash Transfers (CCT) ini terbukti cukup berhasil dalam menanggulangi kemiskinan yang dihadapi di negara-negara tersebut, terutama masalah kemiskinan kronis.

Sebagai sebuah program bantuan sosial bersyarat, PKH membuka akses keluarga miskin terutama ibu hamil dan anak untuk memanfaatkan berbagai fasilitas layanan kesehatan (faskes) dan fasilitas layanan pendidikan (fasdik) yang tersedia di sekitar mereka. Manfaat PKH juga mulai didorong untuk mencakup penyandang disabilitas dan lanjut usia dengan mempertahankan taraf kesejahteraan sosialnya sesuai dengan amanat konstitusi dan nawacita Presiden RI, Joko Widodo.

Melalui PKH, KM didorong untuk memiliki akses dan memanfaatkan pelayanan sosial dasar kesehatan, pendidikan, pangan dan gizi, perawatan, dan pendampingan, termasuk akses terhadap berbagai program perlindungan sosial lainnya yang merupakan program komplementer secara berkelanjutan. PKH diarahkan untuk menjadi episentrum dan center of excellence penanggulangan kemiskinan yang mensinergikan berbagai program perlindungan dan pemberdayaan sosial nasional.

Namun sangat disayangkan, fakta di lapangan masih banyak orang yang tidak mampu dan penyandang disabilitas tidak mendapatkan bantuan sosial PKH itu. Hal ini terjadi pada Ibu WT (47) seorang janda yang termasuk cacat fisik. Ketika ditemui di kediamannya di Desa Basirih Hulu, Kecamatan Mentaya Hilir Selatan, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, ia mengutarakan keluh-kesahnya kepada media ini. Menurut pengakuannya, WT di zaman pemerintahan sebelumnya pernah mendapatkan Bantuan Langsung Tunai (BLT). Namun sekarang tidak mendapatkan bantuan lagi.

Dari penuturannya, WT mengaku dirinya sudah mempertanyakan hal ini kepada pemerintah desa. Beberapa syarat yang diminta oleh petugas pemerintah desa setempat juga sudah diserahkan. Namun hingga saat ini tidak ada kepastian tentang kapan bantuan itu akan diberikan.

Berdasarkan kenyataan itu, hal ini menunjukkan bahwa pemberian bantuan kepada masyarakat melalui program PKH di wilayah Sampit diduga masih banyak tidak tepat sasaran. Hal ini patut dipertanyakan.

Di beberapa daerah, sudah dilakukan penindakan akibat penyimpangan dalam penyaluran bantuan PKH. Kenakalan para oknum pendamping PKH juga sering berujung ke pihak penegakan hukum.

Anehnya, setiap kali dikonfirmasi tentang kasus tersebut, pemerintahan desa selalu beralibi dengan menyalahkan pemerintah pusat yang katanya menentukan semuanya. Padahal, publik tahu bahwa data lapangan dikumpulkan melalui RT/RW, Desa/Kelurahan, untuk kemudian dijadikan pedoman penentuan sasaran bantuan yang akan diluncurkan pemerintah pusat. (Redaksi)

Ketua Umum PPWI Hadiri Undangan Kedutaan Besar Maroko

Jakarta, TFBI. —

Ketua Umum Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI) Wilson Lalengke memenuhi undangan dari Duta Besar Kerajaan Maroko untuk Indonesia pada acara perayaan 20 tahun King Mohammed VI naik tahta sebagai Raja Maroko. Pada acara yang diselenggarakan di Hotel Four Season, Jakarta Selatan, Selasa 30 Juli 2019 itu, Wilson didampingi beberapa personil PPWI Nasional.

Sebagaimana di tahun-tahun sebelumnya, selama ini PPWI tidak pernah absen mendapatkan undangan khusus dari Duta Besar Maroko untuk menghadiri acara serupa maupun acara-acara Kedubes Maroko lainnya, tahun inipun PPWI diundang ke acara yang dihadiri oleh para Menteri RI, Dubes negara-negara sahabat, dan orang-orang penting lainnya. PPWI memandang hal tersebut sebagai suatu penghargaan yang perlu direspon dengan sebaik-baiknya. Oleh karena itu, Ketua Umum PPWI Wilson Lalengke berupaya semaksimal mungkin dapat menghadiri acara tersebut, sepulang dari roadshow PPWI ke Riau, Palembang dan Kayu Agung.

Hadir pada acara perayaan yang dimulai pukul 19.00 wib itu, 4 Menteri Kabinet Indonesia Kerja, yakni Menteri Perikanan dan Kelautan, Susi Pudjiastuti; Menteri Perencenaan dan Pembangunan Nasional, Bambang Brodjonegoro; Menteri Energi dan Sumber Daya Minteral, Ignatius Jonan; dan Wakil Menteri Luar Negeri, AM. Fachir. Terlihat juga di antara para undangan VVIP, Sandiaga Uno, dan puluhan pejabat negara serta Dubes negara-negara sahabat.

Acara diawali dengan tarian khas Sunda, diikuti dengan paduan suara yang memperdengarkan lagu kebangsaan kedua negara, Indonesia Raya dan Hymne Cherifien. Selanjutnya, Dubes Maroko H.E. Mr. Ouadia Benabdellah tampil ke atas panggung menyampaikan pengantar dan sambutannya. Mewakili Pemerintah Indonesia, Menteri Bambang Brodjonegoro kemudian didaulat untuk menyampaikan sambutan resmi pemerintah di acara yang biasanya disebut sebagai Hari Nasional Maroko ini.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Umum PPWI menyampaikan Selamat kepada Dubes dan Staf Kedutaan Maroko atas suksesnya 20 tahun pemerintahan King Mohammed VI. Sebagaimana diketahui, King Mohammed VI adalah putra dari Raja Mohammed V yang merupakan sahabat karib Presiden Soekarno.

Usai acara seremonial dan sambutan-sambutan, para undangan yang diperkirakan berjumlah seribuan orang memenuhi Ballroom di Lt. 5 Hotel Four Season, Jl. Jenderal Gatot Subroto itu, dipersilahkan menikmati hidangan khas Maroko yang disediakan. Minuman spesial berupa Teh Maroko yang disuguhkan ala penduduk padang pasir Sahara juga tersedia bagi para undangan yang ingin mencobanya.

Congratulation for the 20 Years Enthronement of His Majesty The King Mohammed VI of the Kingdom of Morocco. God bless Morocco and Indonesia. (APL/Red)

Inovasi Antrian Elektronik FIFO, Guna Maksimalkan Pelayanan di Satpas SIM Polresta Bandar Lampung

Bandar Lampung. TFBI. —

Ada inovasi baru yang diberlakukan di Satpas SIM 2526 Polresta Bandar Lampung. Inovasi tersebut yaitu pemberlakuan sistem antrian elektronik First In First Out (FIFO).

“Di Satpas SIM 2526 Polresta Bandar Lampung mengenalkan sistem antrian elektronik FIFO, yang diharapkan dapat mempermudah para masyarakat pemohon SIM dalam proses menunggu antrian penerbitan SIM di Satpas SIM Polresta Bandar Lampung,” jelas Kapolresta Bandar Lampung Kombes Pol Wirdo Nefisco, saat di wawancarai awak media di Gedung Satpas SIM Polresta Bandar Lampung, Rabu, (31/072019).

Lanjut, Kapolresta Bandar Lampung, berharap bagi pemohon SIM bisa lebih tenang menunggu proses penerbitan SIM, karena sudah diatur dengan sistem antrian elekronik ini, sebagai salah satu upaya Satpas SIM Polresta Bandar Lampung dalam memberikan pelayanan yang prima bagi masyarakat pemohon SIM. (***)

Dalam rangka OPS kewilayahan bina karuna Kapuas 2019 ini yang dilakukan oleh polres Kapuas hulu.

Putussibau, TFBI. —

Dalam rangka Operasi Bina Karuna Kapuas 2019, Polres Kapuas hulu melalui Satgas Preventif melakukan patroli ke daerah-daerah rawan terhadap kebakaran hutan dan lahan.

Pada hari 31 Juli 2019 satgas melakukan sosialisasi dengan menempelkan maklumat Kapolda dan berdialog dengan masyarakat ujar untuk menyampaikan himbauan di daerah kec. Kalis dan mentebah

Satgas juga melakukan pengecekan dan pendataan embung untuk antisipasi persediaan air apabila terjadi kebakaran hutan dan lahan.

” Kita tidak henti-hentinya memberikan himbauan dan melakukan patroli ke daerah yang rawan kebakaran hutan serta mencari dan mendatakan sumber air untuk antisilasi apabila terjadi kebakaran” demikian diungkapkan oleh Kapolres Kapuas hulu AKBP RS Handoyo.M.Si melalui kasat binmas Iptu Alindaya yang memimpin langsung giat patroli tersebut.

Untuk saat ini satgas telah mendatakan enbung persediaan air di desa sibau hulu kec. Putussibau Utara dan danau mentebah di kec. Merebah.

(Endipriyono)

GIAT OPERASI TERPADU TERTIB KENDARAAN BERMOTOR , HASILKAN 71 SURAT TILANG DAN 1 UNIT MOTOR BODONG

Kota Sukabumi, TFBI. —

Polres Sukabumi Kota, unsur TNI , Bank BJB dan Dispenda ( P3DW ) melakukan Operasi Rutin , yang dilaksanakan di Jalur Lingkar Selatan, Jalan Pelabuhan II , tepat nya didepan Baso Jalur , Kota Sukabumi, Jawa Barat.

Operasi Terpadu Tertib Kendaraan Bermotor kali ini di laksanakan pada Tri Wulan Pertama dan dilakukan secara rutin di wilayah hukum Polres Sukabumi Kota.

Dalam Giat kali ini, Polres Sukabumi menyita 1 kendaraan bermotor dan 71 Surat Tilang bagi pengendara yang tidak memiliki SIM dan Terlambat / menunggak membayar Pajak Kendaraannya( STNK) .

Kepala P3DW,( Dispenda) Tedi Maryadi, dalam keterangan nya kepada wartawan, pagi ini, 30/07 pukul. 09.30 Wib, setelah selesai Apel Pembukaan Operasi Terpadu , menjelaskan bahwa Giat kali ini untuk menyadarkan Masyarakat Tertib dan Taat Pajak Kendaraan.

“Kita melakukan Giat Operasi Terpadu kali ini masuk pada Tri Wulan Ketiga Tahun ini, dengan tujuan agar masyarakat Taat Pajak Kendaraan dan kita coba untuk mempermudah Pelayanan yaitu dengan menyediakan Kendaraan Pajak Keliling agar masyarakat terlayani dengan baik, hanya dengan beberapa menit saja , pembayaran pajak bisa selesai, tanpa menu nggu lama”, ujar Tedi Maryadi.

Dalam wawancara nya, etabloidfbi.com dengan Kabag Ops Polres Sukabumi Kota, Kompol. Suryo Wirawan selaku Kepala Bagian Operasi Terpadu kali ini menerangkan agar masyarakat patuh kepada Peraturan Lalu Lintas dan selalu melengkapi surat-surat kendaraannya, terutama membayar Pajak bagi pengguna Kendaraan dan SIM.

“Kami bersama Jajaran Kepolisian , TNI, dan Dispenda melakukan Giat Operasi Terpadu yang dilaksanakan hari ini dengan tujuan menyadarkan masyarakat agar Patuh dan Taat pada Aturan Berlalu Lintas, terutama melengkapi Surat-surat Kendaraannya, STNK dan SIM di saat mengendarai kendaraan, serta Taat Pajak, dan melaksanakan kewajibannya membayar pajak kendaraannya. Apalagi sudah di permudah proses pembayaran pajak ini, Dispenda sudah melakukan Inovasi dengan adanya Samsat Keliling,Samsat Gendong di Kecamatan dan Operasi Terpadu yang bisa langsung membayar pajak di tempat , di saat Operasi ini berlangsung”, Jelas Kompol. Suryo Wirawan kepada etabloidfbi. com.

Operasi Terpadu Tertib Kendaraan Bermotor akan terus di lakukan dengan rutin agar meminimalisir pelangggaran bagi pengguna kendaraan , serta memberikan kesadaran dan kenyamanan bagi masyarakat akan penting nya melengkapi surat-surat kendaraannya dan SIM , terutama bila terjadi hal-hal yang tidak di inginkan dalam berkendara di jalan.

Patuhi Aturan Lalu Lintas, lengkapi surat-surat kendaraan Anda, SIM, STNK, dan selalu rawatlah selalu kendaraan Anda, de mi kenyamanan dan keselamatan Kita di Jalan, Karena Keluarga menunggu Kita di rumah.

( Hendra Sofyan )

Pembuatan Patung Mahapatih “Gajah Mada” Di Mojokerto Wacana Wisata Religius

Mojokerto, TFBI. —

Pembangunan patung Mahapatih Gajah Mada di desa randugenengan Kecamatan Dlanggu, Kabupaten Mojokerto dengan tinggi 30 m dan lebar 9 m sudah mencapai bagian kepala patung.

patung yang dibangun persis di depan wisata desa bumi mulyo Jati Mojopahit akan menjadi patung terbesar dan tertinggi di kawasan Mojokerto.

Sampai hari ini Senin 29 Juli 2019 pembangunan patung Mahapatih Gajah Mada telah merampungkan bagian kaki dan badan Semua material dan pekerja yang menggarap patung merupakan warga asli Mojokerto.

Dan seluruh sistem pekerjaan pembuatan patung Mahapatih Gajah Mada dilakukan secara manual.

Menurut pemilik Wisata Desa Bumi Mulyo Jati saudara Mulyono menjelaskan bahwa bagian 1 merupakan murni dibuat oleh para pekerja tanpa memesan kepada seniman patung dari daerah lain
saya mendapatkan amanah atau pesan melalui forum silaturahmi seluruh raton se-nusantara untuk membangun Arca Mahapatih Gajah Mada pada tahun 2005 namun baru bisa terlaksana pada tahun 2014 ke 2016 dan sampai hari ini masih berlanjut,” Ujar Mulyono.

Mulyono menceritakan bahwa untuk membangun patung Mahapatih Gajah Mada beliau tidak menggunakan seniman akan tetapi para pekerja yang biasa mengerjakan pekerjaan las besi dan beberapa tukang yang bisa bekerja dan untuk pembangunannya dia menggunakan dana pribadi tanpa meminta sumbangan atau meminta bantuan dari instansi pemerintah setempat
dulu ada beberapa pihak yang mau menyumbang tetapi dengan sangat terpaksa kami tolak memang saya menggunakan dana pribadi masalah izin sudah satu paket sama izin wisata di sini tidak ada target Selesai kapan dijalani saja sejauh ini Alhamdulillah tidak ada kendala” Ungkapnya

Mulyono berharap pekerjaan patung ini segera rampung mudah-mudahan tahun 2020 semua sudah selesai patung tersebut akan menjadi Icon wisata wilayah Desa Bumi Mulyo Jati Mojopahit rencana akan dijadikan juga sebagai pusat wisata religius. (Redaksi)

Puluhan Warga Dan Konsumen Geruduk Perumahan Green Citayam City (GCC)

Bogor, TFBI, —

Puluhan warga dan konsumen perumahan Green Citayam City (GCC) di Desa Jagaraya, Citayam, Bojong Gede, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, k embali mendatangi kantor pengembang perumahan itu, yakni PT Green Construction City (GCC), Minggu (28/7/2019).

Mereka menagih janji pihak pengembang lewat Direktur Utama PT GCC, AHA, yang berkomitmen menyerahkan salinan akte jual beli (AJB), sertifikat hak milik (SHM), dan izin mendirikan bangunan (IMB) serta bukti pembayaran PBB kepada konsumen. Warga juga menagih janji PT GCC yang akan membangun fasilitas umum dan fasilitas sosial yang menjadi kewajiban pengembang.

Namun, kedatangan mereka ke kantor GCC hanya ditemui oleh beberapa staf dan petugas keamanan. Warga tampak menahan emosi saat mendapat informasi bahwa pimpinan pengembang tidak berada di kantornya. Warga yang tak mau disebutkan namanya mengatakan akan membawa persoalan hukum.

“Fasum dan fasos tidak ada dan kami ingin menanyakan HGB asli,” ujar warga yang tak mau disebutkan namanya.

Sementara itu, Aziz, salah satu konsumen GCC mengaku, kedatangannya ke kantor pengembang untuk menagih akad jual beli yang dijanjikan oleh pengembang. “Ada warga yang sudah dapat unit, tetapi belum pernah akad. Kemudian, ada bangunan yang baru selesai 80%, padahal sudah tiga tahun kami menungggu,” ujar Aziz melalui pernyataan yang diterima di Jakarta, Senin (29/7/2019).

Aziz menambahkan bahwa dirinya telah menyetorkan uang sebesar Rp 50 juga kepada pihak GCC. “Dari tahun ke tahun mereka janji terus, makanya kami kemarin mendatangi pengembang. Tetapi, katanya, pemiliknya sedang ke Arab,” ujar Aziz dengan nada kesal.

Menurut dia, banyak konsumen yang juga mengalami hal serupa. “Banyak yang senasib dengan saya. Mereka sudah keluar uang banyak, tetapi nasibnya tidak jelas. Warga di sana saja yang sudah tinggal diberi HGB palsu. Makanya, selain soal fasum, mereka juga menuntut HGB asli,” ujar warga Cililitan, Jakarta Timur itu.

Aziz berharap pemerintah bisa membantu persoalan ini dan tidak ada lagi konsumen yang terjebak. Persoalan yang dialami warga ini sudah berlangsung lama sejak perumahan ini berdiri pada 2015.

PT GCC sebagai pengembang dianggap belum memiliki izin saat perumahan itu dibangun. Menurut sejumlah pemberitaan, pembangunan perumahan Green Citayam City itu telah tiga kali dihentikan paksa oleh Satpol PP Kabupaten Bogor. Satpol PP Kabupaten Bogor menyegel ratusan unit rumah bersubdisi ini.

Kepala Bidang Pembinaan dan Pemeriksaan pada Satpol PP Bogor saat itu, Agus Ridho mengatakan, penyegalan dilakukan lantaran pihak pengembang belum memiliki IMB. Bahkan, Agus mengaku sudah melakukan penghentian kegitan sejak awal pembangunan dilakukan, tetapi pembangunan masih tetap berjalan. Agus juga mendesak pihak konsumen tidak melakukan transaksi jual beli sebelum ada kepastian hukum.

(Andi M)

Peduli Lingkungan, TNI-Polri dan Masyarakat, Nyemplung Bareng di kali Rompang

Banyumas, TFBI. —

Ratusan personel gabungan TNI, Polri, bersama pemerintah kecamatan dan desa Sokaraja, masyarakat serta organisasi kemasyarakatan, nyemplung bareng bersihkan kali (sungai) Rompang Sokaraja, Selasa (30/7/2019) di Makorem 071/Wijayakusuma Sokaraja, Banyumas.

Kali Rompang yang daerah aliran sungainya tepat berada dibelakang ksatrian Makorem 071/Wijayakusuma dibersihkan mulai dari belakang pasar Sokaraja hingga Desa Kalibagor tersebut kondisinya sebelum dibersihkan sangat memprihatinkan. Banyak kotoran limbah rumah tangga di sepanjang aliran sungai tersebut, hal ini membuat Korem 071/Wijayakusuma bergerak cepat mengatasi pencemaran lingkungan.

Danrem 071/Wijayakusuma Kolonel Kav Dani Wardhana, S.Sos., M.M., M.Han., melalui Kasiterrem 071/Wijayakusuma Letkol Inf Sapto Broto, S.E., mengatakan, kegiatan karya bakti kali ini semata-mata melaksanakan program serbuan teritorial, untuk mempelopori kepedulian lingkungan membersihkan saluran air sungai Rompang.

Dikatakan, sebagai prajurit kewilayahan, Korem 071/Wijayakusuma merasa terpanggil untuk turut berperan aktif dan bertanggungjawab atas kebersihan lingkungan sekitar. “Kegiatan yang kita lakukan ini, wujud nyata TNI dan Polri bersama masyarakat dalam membantu menciptakan kebersihan lingkungan baik disekitar ksatrian maupun ditengah lingkungan masyarakatnya”, terangnya.

Ditambahkannya, sinergitas TNI, Polri dan masyarakat dalam kegiatan bersih-bersih sungai Rompang untuk memotivasi dan menghimbau masyarakat agar turut serta peduli dengan lingkungannya. Sehingga dengan hal ini, masyarakat akan sadar dan tidak membuang sampah sembarangan di sungai. “Sungai Rompang merupakan sumber penghidupan masyarakat sekitar, karena sungai ini berfungsi untuk mengaliri air ke lahan-lahan warga yang dilalui. Apabila sungai Rompang ini kotor, tanaman padi atau tanaman lainnya dapat gagal panen dikarenakan airnya kotor dan terkontaminasi limbah. Karenanya, kami berharap kepada segenap warga masyarakat disekitar daerah aliran sungai Rompang ini, jangan membuang sampah atau limbah lainnya ke sungai, buanglah sampah pada tempatnya. Sungainya bersih, airnya sehat, masyarakatnya sejahtera, baik sejahtera materiil maupun sehat jasmani”, ungkapnya.ungkapnya. (Redaksi)

Dirlantas Polda Banten Berikan Apresiasi Personelnya, Tangkap Tersangka Pengedar Uang Palsu dan Pengedar Narkoba

Banten, TFBI. —

Brigadir Polisi Kepala (Bripka) Idham Kholid, personil Regident Direktorat Lalulintas diganjar penghargaan usai berhasil menangkap salah seorang pengedar narkoba. Penyerahan penghargaan dilakukan dalam apel yang dipimpin langsung Direktur Lalulintas (Dirlantas) Polda Banten Kombes Pol Wibowo di halaman kantor Ditlantas dengan dihadiri Wadirlantas AKBP Mahesa serta para pejabat utama dan personil Ditlantas, Selasa (30/7/2019).

Bersamaan dengan itu, Dirlantas juga memberikan penghargaan kepada dua personil Satuan Lalulintas Polres Kota Tangerang, yaitu Aiptu Parlindungan Sitorus dan Brigadir Iman Budiana. Kedua personil ini diganjar penghargaan atas prestasi mengungkap peredaran uang palsu di wilayah hukum Polresta Tangerang.

Kombes Pol Wibowo dalam sambutannya mengatakan prestasi tersebut merupakan hal yang membanggakan. Para personil Satlantas dinilai cukup cakap tidak hanya bertugas pada bidang Kamseltibcar Lantas tapi juga membantu masyarakat dalam bidang Kamtibmas. Oleh karenanya, prestasi ini diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan publik, khususnya kepada polantas.

“Anggota yang mendapatkan penghargaan itu sudah melakukan hal yang baik dalam rangka memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat. Dalam pengungkapan kasus kejahatan yang menonjol ini diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan publik, khususnya kepada Polantas,” ungkap Kombes Pol Wibowo dalam sambutan.

Perwira menengah 3 melati ini juga mengungkapkan pemberian penghargaan ini diharapkan mampu memotivasi dan menjadi pendorong bagi personil Polantas jajaran Polda Banten lainnya  untuk selalu melakukan kegiatan-kegiatan yang positif baik sesuai fungsi Lantas maupun diluar fungsi Lantas.

“Penghargaan ini, salah satu upaya untuk memicu anggota lainnya supaya bisa terus bekerja dengan baik agar dapat dirasakan masyarakat,” tandasnya.

Dirlantas membeberkan pengungkapan kasus peredaran narkoba ini oleh Bripka Idham Kholid ini terjadi di Jalan Bhayangkara, Kota Serang, Minggu (28/9/2019) petang. 

Saat kejadian, personil Ditlantas ini tengah melakukan patroli menggunakan kendaraan dinas. Di lokasi kejadian, Bripka Idham melihat kerumunanan massa, setelah didekati ternyata baru saja terjadi transaksi narkoba dan pengedar berhasil kabur dari sergapan warga. 

Setelah mengetahui identitas pengedar dan arah larinya, petugas polantas ini langsung melakukan pengejaran. Tak butuh waktu lama, Bripka Idham yang dibantu masyarakat berhasil meringkus pengedar narkoba yang diketahui bernama Ahmad Tajul Khuzari. Dari tangan warga Lhoksukon, Kabupaten Aceh Utara ini didapat barang bukti 10 sachet obat terlarang jenis tremadol. 

“Sesuai locus delicty berada di wilayah Kecamatan Cipocok Jaya, kasus dugaan peredaran narkoba ini dilimpahkan ke Polsek Cipocok Jaya” terangnya. (Redaksi)

Hadiri Sidang Pemeriksaan Saksi Di MK, Bawaslu Riau Jelaskan Perkara Nasdem dan PDI Perjuangan.

Riau. TFBI. —

Jakarta, 30/07/19 Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Riau didampingi Bawaslu Kabupaten Bengkalis, Siak dan Inhil memberikan keterangan terkait sengketa Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) yang di mohonkan oleh Partai Nasional Demokrat (Nasdem) dan PDI Perjuangan. Permohonan Nasdem dan PDI Perjuangan dilanjutkan ke pemeriksaan saksi oleh Majelis Hakim MK di Daerah Pemilihan (Dapil) 3, 4 dan 5 Bengkalis, Dapil 4 Kabupaten Siak dan Dapil 4 Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil).

Sidang digelar di Ruang utama Sidang MK lantai 2 jalan Merdeka Barat Nomor 6, Jakarta Pusat pada pukul 11.00 – 13.00 Wib. Dalam pemberian keterangan tersebut, sidang majelis dinpimpin oleh Ketua MK Anwar Usman dan 2 (dua) anggota Majelis lainnya Arief Hidayat dan Enny Nurbaningsih. Seperti sidang sebelumnya, setelah memberikan keterangan terkait Perselisihan Hasil Pemilu Umum di tiga Kabupaten, Ketua Bawaslu Riau Rusidi Rusdan kembali meminta Hakim MK agar memberikan kesempatan kepada Bawaslu Kabupaten Bengkalis untuk menyampaikan keterangan lebih rinci berdasarkan hasil pengawasan rekapitulasi perolehan suara di tingkat kecamatan dan tingkat kabupaten Bengkalis, sedangkan Bawaslu Siak dan Inhil urung menyampaikan keterangan lisan karna Majelis tidak memberikan kesempatan disebabkan sempitnya waktu.

Sebelumnya Partai Nasdem sudah menyampaikan pemasalahan yang terjadi di Dapil bengkalis 3 dan 5 Kabupaten Bengkalis dengan nomor registrasi 193-05-04/PHPU.DPR–DPRD/XVII/2019. Dimana pemohon mengajukan Permohonan telah terjadi penambahan perolehan suara bagi Partai Golkar yaitu di desa Pinggir kecamatan pinggir TPS 17 sebanyak 70 suara, TPS 21 sebanyak 21 suara, Serta di Desa Tasik Serai Timur Kecamatan Bathin Solapan di TPS 23 sebanyak 8 suara, TPS 15 sebanyak 149 suara , TPS 8 sebanyak 1 suara.

Selain di Dapil 3 Kabupaten Bengkalis, Partai Nasdem juga mengajukan permohonan untuk Dapil 5, dimana telah terjadi penambahan suara di 3 (tiga) desa yaitu desa Simpang Padang, desa Sebangar dan desa Boncah Mahang.

Atas dalil pemohon, Bawaslu Kabupaten Bengkalis menyampaikan bahwa seluruh dalil yang di mohonkan oleh pemohon sudah dilaksanakan perbaikan dengan mencocokkan antara form C 1 dengan C1 Plano/tely untuk direkap dalam form model DAA 1,bahkan sebagian TPS yang didalilkan pemohon sudah dilakukan penghitungan surat suara ulang.

Sementara itu, untuk Dapil 4 dan 5 Kabupaten Benglalis dengan nomor register nomor 70-05-04/PHPU.DPR-DPRDD/XVII/2019 partai PDI-Perjuangan dengan dalil permohonan bahwa pada pelaksanaan pemilihan umum legislatif DPRD Kabupaten Bengkalis Tahun 2019, di Kecamatan Mandau dan Kecamatan Bathin Solapan telah terjadi kejahatan pemilu secara massif dengan terdapatnya penggelembungan suara yang terjadi hampir di semua TPS.

Terhadap dalil permohonan tersebut, Bawaslu Kabupaten Bengkalis telah menyampaikan hasil pengawasannya dengan menyampaikan bahwa apa yang menjadi dalil pemohon benar telah terjadi penambahan suara dihampir semua TPS. Namun, penambahan suara tersebut diakibatkan oleh kesalahan KPPS dalam menyalin C1 plano ke C1 salinan. Dan semua dugaan penambahan suara tersebut telah di proses Divisi Penangan Pelanggaran disentra Penegakkan Hukum Terpadu (Gakumdu) Bawaslu Kabupaten Bengkalis.

Kemudian setelah sentra Gakumdu melakukan pemeriksaan atau klarifikasi terhadap pemohon, termohon, saksi dan ahli, Gakumdu Kabupaten Bengkalis menyimpulkan permohonan pemohon tidak memenuhi syarat untuk dilanjutkan ketahap penyidikan.

Ketua Bawaslu Provinsi Riau Rusidi Rusdan membenarkan adanya keberatan dari pemohon mulai dari Pleno di Rekapitulasi Kecamatan Batin Solapan sampai Rekapitulasi di tingkat Provinsi Riau dan keberatan pemohon yang meminta penghitungan ulang surat suara sampai sidang di MK berlangsung belum diakomodir oleh pihak KPU Kabupaten Bengkalis.

Disisi lain Pihak termohon yaitu KPU Kabupaten Bengkalis, melalui ketuanya Fadli Almausuly bersama Safroni Komisioner Divisi Hukum menjawab bahwa saat rapat Pleno tingkat Kecamatan saksi Pihak Partai Nasdem telah menandatangani BA DAA1 , tapi kemudian pada akhir pleno terjadi pertukaran saksi. Keberatan disampaikan oleh saksi ke-2 sehingga PPK Batin Solapan meminta saksi untuk membuat keberatan dalam pada Form DAA2 .

Selain itu, menurut KPU pada Pleno tingkat Kabupaten pihak KPU Kabupaten Bengkalis sudah melakukan pembukaan kotak surat suara untuk mencocokkan antara C1 dengan DAA1 dan hasilnya tidak ada perbedaan antara keduanya, namun saksi tetap keberatan hingga saksi membawa masalah tersebut ke Mahkamah Konstitusi.

sebanyak 6 orang saksi dari termohon ikut memberikan keterangan kepada Majelis. beberapa orang saksi yang dihadirkan oleh pihak KPU Kabupaten Bengkalis antara lain ketua PPK Bathin Solapan Patriadi, Ketua PPK Pinggir Ahmad, dan 1 orang saksi Pihak terkait.

Dalam sidang kali ini, hadir memberikan keterangan yaitu Ketua Bawaslu Kabupaten Bengkalis Mukhlasin dan Usman Koordinator Divisi Pengawasan Humas dan Hubal (PHL), dan M. Hary Rubiyanto Koordinator Divisi Penindakan Pelanggaran Bawaslu Kabupaten Bengkalis.

Sidang dilanjutkan dengan nomor Register 70-05-04/PHPU.DPR-DPRDD/XVII/2019 dengan pemohon dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) untuk Dapil 3 dan 4 Kabupaten Bengklais, Dapil 4 Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), dan Dapil 5 Kabupaten Siak. Dalam sidang ini, Pihak PDI Perjuangan menghadirkan seorang saksi dengan atas nama Dahlia. Dahlia merupakan salah satu warga kabupaten inhil dengan berprofesi sebagai Bidan. Dahlia menjelaskan bahwa dirinya terdaftar di DPT TPS 2 Desa Hibrida Jaya Kecamatan Teluk Belengkong, namun pada hari H (tanggal 17 April 2019), dirinya tidak datang ke TPS dikarenakan sudah pindah domisili. Namun pada Form C7 (daftar hadir Pemilih) terdapat nama Dahlia hadir dan menggunakan hak pilihnya tersebut.

Hal tersebut sudah disampaikan dan diklarifikasi dirinya kepada pihak Bawaslu Kabupaten Inhil bersama Penyidik Polres Inhil. Dahlia menambahkan, hal serupa juga terjadi pada pasiennya yang sudah lama mengalami penyakit lumpuh, Pasien tersebut terdaftar di TPS 1 Desa Sumber Makmur Jaya, yang bersangkutan pada hari pencoblosan tidak datang dang menggunakan hak pilihnya di TPS tersebut. Namun pada Daftar Hadir Pemilih (Form C7) ada orang lain yang menggunakan hak pilihnya di TPS 1.

Sedangkan untuk Permasalahan di Kabupaten Siak Dapil 4, Pihak KPU Kabupaten Siak menghadirkan saksi melalui Video Konference Ketua KPPS Kandis Olopan. Olopan membantah bahwa adanya pemilih yang ada diluar Provinsi Riau yang mendapatkan 5 surat suara. Olopan membenarkan adanya pemilih yang menggunakan KTP elektronik, namun Pemilih tersebut menerima surat suara sesuai dengan ketentuan yang berlaku, yaitu hanya mendapatkan 1 buah surat suara yaitu surat suara Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden.

Setelah mendengarkan keterangan dari para saksi, Ketua Majelis pada panel 1, Anwar Usman mengesahkan bukti-bukti yang ada. dan sidang lanjutan akan di informasikan lebih lanjut oleh Panitera MK kepada semua pihak. (Redaksi)

Kodim 0735/Surakarta Gelar Sosialisasi Pencegahan Dan Pemadaman Kebakaran, Ini Tujuannya

Surakarta, TFBI. —

Seluruh personil Kodim 0735/Surakarta Baik Militer maupun PNS dan juga Anggota Persit Cabang L mengikuti sosialisasi pencegahan dan pemadaman kebakaran di Aula Makodim, Jln. A Yani No.349, Kelurahan Kerten, Kecamatan Laweyan, di lanjutkan dengan simulasi pemadaman Kebakaran diselenggarakan oleh Dinas Pemadam Kebakaran Pemerintah Kota Surakarta, Selasa (30/07).

Dandim 0735/Surakarta Letkol inf Ali Akhwan S.E yang menyambut tim Dinas Damkar dalam sambutanya menyampaikan ucapan terimakasih dimana tim Dinas DAMKAR yang telah berkenan memberikan sosialisasi tentang pencegahan dan pemadaman kebakaran di Kodim Surakarta.

“Kegiatan ini sangat penting dan bermanfaat untuk menambah wawasan dan pengetahuan kita, saya berharap seluruh anggota bisa mengikuti sosialisasi ini dengan sungguh-sungguh dan seksama” Tutur Dandim.

Sementara itu Kepala Seksi Evakuasi dan Penyelamatan Dinas Damkar Kota Surakarta Suharyanto saat memberikan materi menyampaikan bahwa beberapa faktor penyebab kebakaran diantaranya disebabkan oleh alam,  manusia dan kebakaran yang disebabkan binatang. Kebakaran yang disebabkan oleh alam diantaranya petir, gempa bumi, gunung meletus, panas matahari dan lain-lain.

Kebakaran disebabkan oleh manusia antara lain karena disengaja seperti pembalakan liar, balas dendam. Kelalaian karena lupa mematikan tungku pembakaran saat meninggalkan rumah, kurang pengertian seperti membuang rokok sembarangan, merokok didekat pengisian bahan bakar dan masih banyak lagi penyebab kebakaran.

“Oleh karena sifat kebakaran dimana mengakibatkan banyak kerugian, maka untuk mencegah terjadinya kebakaran harus diadakan pengawasan bersama terhadap segala potensi-potensi kebakaran. Menyediakan sarana pemadam kebakaran aktif maupun pasif di area yang berpotensi tinggi terjadi kebakaran. Dengan demikian dapat diupayakan pencegahan kebakaran secara dini” papar Suharyanto.

Kegiatan Teori selesai dilanjutkan dengan Praktek dilapangan dengan pencegahan dan pemadaman kebakaran yang diikuti oleh seluruh anggota.

(Redaksi)

Nasib Naas Dialami SN, Penjaga Pasar Ciruas Dibacok RD bersama AD

Serang Banten,TFBI. —

Tak disangka nasib naas harus dialami SN salah seorang penjaga pasar Ciruas. SN mengalami luka bacok dibagian kepala dan perut setelah dikeroyok AD dan RD di dalam Pasar Ciruas, Desa Citerep, Kecamatan Ciruas, Kabupaten Serang. Peristiwa tersebut terjadi pada tanggal 5 Juli 2019.

Di Mapolsek Ciruas dalam keterangannya kepada awak media, Kapolsek Ciruas Kompol Winoto memaparkan, kejadian berawal saat korban SN sedang duduk di dalam pasar Ciruas, tiba-tiba pelaku AD yang dihasut oleh RD menghampiri korban dari arah samping dan langsung membacok kepala korban dengan menggunakan golok sebanyak 5 kali dan pelaku RD ikut menendang korban sementara saksi Didik berusaha melerai.

“Menurut keterangan sementara, akibat ketersinggungan, pelaku pedagang, kalau korban keamanan pasar,” ucap Kapolsek Ciruas Kompol Winoto kepada awak media di Halaman Mapolsek Ciruas, Selasa, (30/7/2019).

Kapolsek Ciruas, mengungkapkan setelah melakukan pengeroyokan, kedua pelaku langsung melarikan diri ke Tangerang menggunakan mobil angkutan umum.

Lanjut, Kompol Winoto, kita bersinergi dengan Reskrim Polres Serang, perkiraan orang terdekat atau pihak keluarga ke arah Anyer hingga ke Bogor, kita dapat informasi bahwa terduga tersangka ada di daerah Tamansari Tanggerang, sesuai pengakuan mereka ke Tanggerang langsung menggunakan kendaraan umum.

“Akibat kejadian tersebut korban mengalami luka robek di bagian kepala dan sakit di bagian perut, dan langsung dibawa saksi bernama Didik ke Rumah Sakit Hermina untuk mendapatkan penanganan serta visum dan melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Ciruas,” kata Kompol Winoto.

“Tersangka AD saat ini masih dalam pencarian, sedangkan pelaku RD berhasil ditangkap, atas perbuatannya tersangka dikenakan pasal 170 KUHP dengan ancaman 9 tahun penjara,” pungkas Kapolsek Ciruas Kompol Winoto.Winoto. (***)

Rusak Segel Milik Satpol PP, Cafe Betha Yang Diduga Tak Berijin Resmi, Sang Pemilik SM (41) Kini Berurusan Dengan Penegak Hukum

Serang Banten, TFBI. —

Salah satu tempat hiburan malam bernama Cafe Betha yang diduga tak berijin resmi, entah apa yang dipikirkan dari pemilik Cafe Betha yang berinisial SM (41) berani merusak segel yang sudah dipasang oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Serang.

Terkait, adanya laporan dari warga soal lepasnya segel di tempat hiburan Cafe Betha tersebut, Satpol PP Kabupaten Serang bekerjasama dengan Satpol PP Kecamatan Ciruas, langsung melapor ke Polsek Ciruas untuk ditindak lanjuti.

Kapolsek Ciruas Kompol Winoto membenarkan adanya laporan tersebut. Ia mengatakan bahwa Cafe Betha itu belum memiliki izin resmi, kemudian disegel oleh Satpol PP. Penyegelan di Cafe Betha sudah dilakukan dua kali.

“Pertama dilakukan penyegelan pada 7 Maret 2019, karena dari pemilik Cafe Betha ada permohonan untuk mengambil barang barang yang ada didalamnya kita copot penyegelan tersebut,” kata Kompol Winoto, saat ekspose kasus di Mapolsek Ciruas, Selasa, (30/07/2019).

Lanjut, Kompol Winoto, pada tanggal 19 Maret 2019, dilakukan penyegelan kembali. Namun, pada tanggal 23 Maret 2019 sekitar pukul 16:00 WIB sudah ditemukan segel tersebut dalam keadaan terbuka atau segel yang dipasang sudah keadaan rusak.

“Berkas kita sudah dinyatakan lengkap oleh Kejaksaan Negeri Serang, dan pemilik Cafe Betha SM (41) yang merusaknya sudah ditetapkan sebagai tersangka,” jelas Kompol Winoto.

Pada kesempatan yang sama, Staf Bagian Trantib Satpol PP Kecamatan Ciruas, Komarudin, mengatakan, bahwa berawal dari laporan dari warga soal lepasnya segel di Cafe Betha, pihaknya langsung berkoordinasi dengan Satpol PP Kabupaten Serang untuk melakukan tindak lanjut dengan melakukan pelaporan ke Polsek Ciruas.

“Melihat hal tersebut kita langsung melapor ke Polsek Ciruas, di Kecamatan Ciruas sendiri ada 4 Cafe. Semuanya tidak memiliki izin resmi, namun hanya Cafe Betha yang segelnya rusak,” kata Komarudin.

Akibat perbuatanya tersangka, dikenakan Pasal 232 KUHP tentang perusakan segel dengan ancaman 2 tahun 8 bulan.

(Redaksi)

Penyuluhan dan Himbauan Antisipasi Kenakalan Remaja di MAN 2 Bandar Lampung, Dapat Respon Positif

Bandar Lampung. TFBI. —

Dukung Operasi Bina Kusuma Karakatau 2019, jajaran Satuan Binmas Polresta Bandar Lampung menyambangi pelajar sekolah MAN 2 Bandar Lampung, dengan memberikan penyuluhan dan himbauan tentang antisipasi kenakalan remaja, Senin (29/7/2019).

Kapolsek Teluk Betung Selatan Kompol Yana, melalui Bhabinkamtibmas Bumiraya Aiptu Wahyu Dalhari bersama Panit 1 Binmas Aiptu Halik, memberikan penyuluhan kamtibmas kepada pelajar MAN 2 Bandar Lampung, tentang antisipasi kenakalan remaja, premanisme dan kekerasan, serta himbauan tentang larangan mengkonsumsi minuman keras dan anti narkoba. Tidak melakukan bullying atau kekerasan terhadap pelajar lain.

“Kepada pelajar agar dapat bekerja sama dengan Kepolisian. Bilamana mengetahui ada kelompok pemuda yang suka memalak, dan adanya perjudian serta peredaran miras dan narkoba, untuk tidak takut melapor ke Polsek Teluk Betung Selatan,” kata Aiptu Wahyu.

Sebelumnya Kapolresta Bandar Lampung Kombes Pol Wirdo Nefisco, S.I.K., M.Si. melalui Kasubag Humas AKP Titin Maezunah mengatakan Operasi Bina Kusuma Karakatau 2019 ini mengedepankan kegiatan preemtif (himbauan) dan preventif (pencegahan), dalam rangka penanggulangan penyakit masyarakat (pekat) dalam bentuk kenakalan remaja dan premanisme yang dapat mengganggu ketentraman dan ketertiban seperti mabuk-mabukan, geng motor, jambret, penyalahgunaan narkoba, minuman keras, maupun praktek prostitusi. (***)

9 Orang Pak Ogah Diamankan dan Diberi Himbauan, di Hari Ke – 6 Operasi Bina Kusuma Krakatau 2019 Polresta Bandar Lampung

Lampung, TFBI —

Kota Bandar Lampung. Pelaksanaan Operasi Bina Kusuma Krakatau 2019 Polresta Bandar Lampung sudah memasuki hari ke enam dan berhasil mengamankan sejumlah Pak Ogah yang beraksi di sepanjang jalan Teluk Umur dan Jalan Z. A. Pagar Alam, Kota Bandar Lampung, Senin, (29/7/2019).

Lalu mengapa mereka disebut Pak Ogah? Jawabannya ternyata masih ada hubungannya dengan Pak Ogah yang ada di serial Unyil. Salah satu kalimat andalan Pak Ogah kepada Unyil tak lain adalah “Bagi cepek dong Den”. Dari sinilah pengatur jalan lalu lintas disebut Pak Ogah karena terkadang mereka mendapat receh dari pengguna jalan.

Kepala Kepolisian Resort Kota Bandar Lampung Kombes Pol Wirdo Nefisco, S. I. K., M. Si., melalui Kasat Binmas Kompol Atang Syamsuri, mengatakan, kegiatan tersebut merupakan rangkaian Operasi Bina Kusuma Krakatau 2019 yang tujuannya, sebagai upaya menciptakan rasa aman dan nyaman bagi pengendara kendaraan roda dua maupun roda empat di wilayah hukum Polresta Bandar Lampung, salah satunya karena keberadaan tukang parkir liar yang disebut pak ogah ini sering menjadi salah satu penyebab kemacetan dan bahkan dapat menjadi penyebab keributan terhadap pengendara.

Saat pelaksanaan, sempat terjadi kejar – kejaran antara petugas Kepolisian dengan para Pak Ogah hingga mereka berhamburan. Bahkan, ada beberapa di antaranya nekat berlari diantara kendaraan yang sedang melintas untuk menghindari kejaran petugas.

“Setelah dilakukan pendataan, banyak bukan warga di sini yang jadi Pak Ogah. Mereka datang dari daerah lain dan rata rata bekerja sebagai supir angkot atau pengangguran yang mencari uang tambahan,” tutur Kompol Atang.

Menurutnya, mereka ini memang tidak memaksa meminta uang namun keberadaan mereka dijalan tanpa kemampuan dan kelengkapan keamanan dapat membahayakan bagi mereka sendiri ataupun pengendara lain dan jika dibiarkan dapat terjadi kecelakaan.

Dari hasil kegiatan tersebut, petugas mengamankan sembilan orang warga yang menjadi Pak Ogah untuk selanjutnya dibawa ke Mapolresta Bandar Lampung untuk dimintai keterangan dan dilakukan pendataan serta di berikan penyuluhan agar tidak mengulangi perbuatan tersebut.

“Total kita dapat sembilan orang dan diantaranya ada anak anak yang kemudian orang tuanya akan kita panggil dan selanjutnya kita beri himbauan untuk dapat mengawasi anaknya agar tidak mengulangi lagi untuk menjadi Pak Ogah,” kata Kompol Atang.Atang. (***)

PEMDA HALUT LEPAS MASA TUGAS KEPALA KEJAKSAAN NEGERI TOBELO

Halut, TFBI. —


Pemda Halut (29/07-2019) menggelar acara perpisahan/pelepasan masa tugas Kepala Kejaksaan Negeri Tobelo di lobi utama Kantor Bupati Halut.

Mantan Kajari Tobelo, M. Yusuf Tanggai pada kesempatan itu menyampaikan maaf jika selama dirinya bertugas lebih kurang empat tahun di Halut, ada tutur kata dan tindakan yang kurang berkenan. Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada Bupati Halut beserta jajarannya yang telah banyak membantu selama dirinya bertugas di daerah ini. Kepada masyarakat Halut, Kajari menyampaikan terima kasih telah menerima dirinya bertugas di bumi hibualamo dengan segala kelebihan maupun kekurangan yang dimilikinya. Pengalaman berharga ini akan dijadikan pembelajaran dalam menjalankan tugas di tempat yang baru, cetusnya.

Melalui sambutannya Bupati Halut, Ir. Frans Manery menyampaikan terima kasih atas kerjasama yang baik selama Kajari menjalankan tugas. Serta telah banyak membantu Pemda untuk bahu membahu menyelenggarakan pemerintahan yang baik. Bupati berharap jika ada kerikil-kerikil tajam dan hambatan yang dialami selama bertugas, semoga dapat dimaafkan. Disisi lain, jika ada pengalaman berharga yang diperoleh selama bertugas, semoga dapat dijadikan kenangan manis. Semoga Tuhan memberkati bapak Kajari beserta keluarga di tempat tugas yang baru, tutupnya.

Pelepasan Kajari Tobelo ke tempat tugas baru di Provinsi Jambi, dihadiri Bupati, Wakil Bupati, Dan Dim 1508/ Tobelo, Kasat Binwas Polres Halut mewakili Kapolres, Wakil Panitera Pengadilan Negeri Tobelo, Sekretaris Daerah, para pimpinan organisasi perangkat daerah, serta para staf Kajari.

(Dalen Halut).

LOMBA PARADE CINTA TANAH AIR BAGI PELAJAR/MAHASISWA DI HALUT

Halut, TFBI. —


Kementerian Pertahanan RI Kantor Wilayah Provinsi Maluku Utara menggelar lomba parade cinta tanah air tahun 2019 bagi mahasiswa dan siswa SLTA Halut, pada (30/07-2019) di aula kodim 1508/Tobelo. Dengan tema, “Mewujudkan semangat generasi muda yang cinta tanah air dan bela negara sebagai dasar penggerak industri kreatif”.

Plt. Ka Kanwil Kemhan Provinsi Maluku Utara, Kolonel Mar Rahmat Djunaidi pada kesempatan itu katakan, tujuan kegiatan untuk membina mahasiswa dan siswa agar kedepan bisa mewakili Provinsi Maluku Utara pada event parade cinta tanah air tahun 2019 di Bali. Menurut Ka Kakanwil, sesuai jadwal pada 11 September 2019, tim akan berangkat secara bersama dan akomodasi ditanggung Dirjen Pothan Kemenhan. Ka Kanwil berharap ada suatu terobosan baru di Tobelo, pasalnya kegiatan ini sering digelar di Ternate. Para peserta lomba diharapkan tetap percaya diri dalam berkompetisi dengan peserta dari daerah lain.

Bupati Halut, Ir. Frans Manery pada kesempatan itu katakan, dalam momentum spektakuler ini peluang untuk meraih juara kemungkinan masih minim. Bupati berharap melalui lomba ini dapat menambah semangat para generasi muda. Persoalannya, bagaimana kita mampu menumbuhkan semangat kreativitas generasi muda agar tidak hanya berpikir untuk menjadi karyawan. Peserta lomba siap bertarung dan akan membuktikan kemampuannya berkompetisi dengan para peserta dari daerah lain di Indonesia.

Peserta terdiri dari 21 tim asal Halut dan 2 tim dari luar Halut. Dalam kegiatan lomba tersebut, SMAN 6 Halut meraih juara l , menampilkan produk hasil pengolahan beras dari bahan ubi talas. Juara ll diraih SMAN l Halut, menampilkan produk olahan teh dari bahan dasar jahe. Sementara juara lll diraih SMAN l Kota Ternate, menampilkan produk ikan teri (ngafi) rempah.

(Dalen Halut).

Presiden Jokowi mengunjungi The Caldera Of Lake Toba

Sumatera Utara, TFBI. —

Presiden Republik Indonesia Ir.Joko Widodo melakukan Kunjungan ke Danau Toba selama 3 Hari (29.30.31/07/2019), kali ini beliau memiliki agenda pengembangan Pariwisata Danau Toba menjadikan wisata Kelas dunia dan monitoring proyek yang bersumber dari APBN untuk pengembangan Kawasan Danau Toba sebagai salah satu dari 4 daerah pengembangan destinasi wisata super prioritas selain Mandalika,Labuhan Bajo,dan Borobudur.


Siang ini 30/07/2019 Presiden Republik Indonesia Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana Jokowi didampingi oleh Menko Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri Pariwisata Arief Yahya, Gubernur Sumut Edy Rahmayadi Meninjau The Kaldera “Toba Nomadic Escape”.


Menurut Jokowi, sebagai Penanggung Jawab The Kaldera, Badan Otorita harus memulai Pengembangan secepat mungkin. Pengembangan itu bisa dimulai dari infrastruktur jalan dan lain-lain. Menurutnya, Jika pembangunan “The Kaldera” sudah mulai dan investor tidak juga memulai maka investor tersebut akan di stop lalu diganti. Beliau menambahkan, Pemerintah sekarang harus tegas untuk membangun tempat yang sangat potensial ini karena tempat potensial seperti ini sangat mudah mencari investor.


.
Beliau Menambahkan, Kedepannya dalam pengembangan pembangunan Amenitas akan dibangun hotel bintang 4 dan 5 kemudian resort sampai Atraksi seperti padang golf. Sedangkan untuk MICE sendiri Atraksi wisatanya juga sudah lengkap seperti Air, Alam, sampai wisata religi pun ada.

Sebelumnya (29/07/2019) Rombongan Jokowi telah meninjau geosite humbahas sipinsur dan dermaga muara sebelum c.in di hotel,Beliau berjanji akan menjadikan Danau Toba sebagai Wisata kelas dunia.
Dan di pagi hari tgl 30 juli 2019, Rombongan RI1 menuju lokasi peternakan sapi di desa parsingguran kec. Pollung kab humbahas dan objek wisata Salib kasih Tarutung Kab.Taput. Setelah selesai berkunjung dari Salib kasih Tarutung Beliau menuju tempat makan siang di kaldera Toba Sibisa kab.Tobasa dan setelah makan Siang beliau melewati Parapat menuju Dermaga Ajibata langsung menyebrang ke samosir dengan agenda yang sama.

(Redaksi)

Ratusan Ibu-ibu Gabungan Istri Prajurit TNI dan Polri, Disosialisasi Deteksi Kanker Sejak Dini (SADARI)

Banyumas, TFBI. —

Ratusan ibu-ibu anggota Dharma Pertiwi Koorcab Purwokerto Daerah D terdiri dari anggota Persit Kartika Chandra Kirana Koorcab Rem 071 PD IV/Diponegoro, Jalasenastri Lanal Cilacap dan PIA Ardya Garini Lanud Jenderal Soedirman Purbalingga, dan anggota Bhayangkari dari SPN Purwokerto Polda Jawa Tengah dan Bhayangkari Polres Banyumas, ikuti Sosialisasi Deteksi Kanker Sejak Dini (SADARI), Senin (29/7/2019) di Aula Reconfu Polres Banyumas, Purwokerto, Banyumas.

Sosialisasi Deteksi Kanker Sejak Dini (SADARI) ini, digelar dalam rangka Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari (HKBI) Ke-67 Tahun 2019 Polres Banyumas dengan mengambil tema “Kenali Bahaya Kanker Payudara Sejak Dini, dengan menghadirkan narasumber Ny. Linda Amalia Sari Agum Gumelar (Ketua Yayasan Kanker Payudara Indonesia) dan Dr. Hardina Sabrida, Mars dari RS Kanker Dharmais Jakarta. Selain dihadiri para anggota dan pengurus ketiga organisasi kewanitaan dari tiga matra TNI yang tergabung dalam Dharma Pertiwi Koorcab Purwokerto dan Bhayangkari SPN Purwokerto serta Polres Banyumas, tampak pula Ketua Dharma Pertiwi Koorcab Purwokerto Daerah D yang juga selaku Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Koorcab Rem 071 PD IV/Diponegoro, Ny. Anita Dani Wardhana, Ny. Menik Salamun, Ketua Jalasenastri Lanal Cilacap, Ketua PIA Ardya Garini Lanud Jenderal Soedirman Purbalingga, Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XXVI Dim 0701/Banyumas, Ketua Bhayangkari SPN Purwokerto dan Polres Banyumas, serta para anggota Polwan Polres Banyumas.

Ny. Linda Amalia Sari Agum Gumelar dalam penyampaiannya mengawali sosialisasinya menyampaikan merasa terharu dengan kegiatan tersebut. “Inilah yang menjadi mimpi saya untuk dapat mewujudkan sinergitas TNI-Polri. Saya bangga, karena ibu-ibu Persit dan Bhayangkari bisa duduk bersama dalam forum ini. TNI-Polri merupakan pilar penjaga NKRI dan ibu-ibu mempunyai peranan didalamnya untuk mendampingi suami selama berdinas”, ungkapnya.

Menurutnya, kanker payudara merupakan hal yang sangat berbahaya. “Saya pernah didiagnosis terkena kanker payudara, dengan diperiksakan dan menjalani pengobatan dokter, Alhamdulillah, saya bisa sembuh”, terangnya.

Ia katakan bahwa, visi YKPI pada tahun 2030 Indonesia bebas kanker payudara. Oleh karenanya kita harus melakukan pencegahan sedini mungkin agar tidak berakibat fatal pada diri kita. Ia juga menghimbau kepada hadirin bila ada yang terdiagnosa kanker payudara agar segera memeriksakan diri ke dokter, dan untuk memberikan dukungan semangat sembuh kepada penderita.

Sementara itu, Dr. Hardina Sabrida, Mars menyampaikan kanker merupakan penyakit tidak menular yang telah menjadi masalah kesehatan utama baik di dunia maupun di Indonesia. Kanker paru, hati, perut, kolorektal, dan kanker payudara merupakan penyebab terbesar kematian setiap tahunnya. Saat ini, kanker payudara menjadi jenis kanker yang sangat menakutkan bagi perempuan di seluruh dunia termasuk Indonesia.

Kanker payudara adalah tumor ganas yang terbentuk dari sel-sel payudara yang tumbuh dan berkembang tanpa terkendali sehingga dapat menyebar di antara jaringan atau organ di dekat payudara atau ke bagian tubuh lainnya.
Pemeriksaan payudara sendiri (SADARI) merupakan upaya untuk mendeteksi dini kanker payudara yang sering dianjurkan untuk setiap wanita. Tindakan ini sangat penting karena hampir 85% benjolan di payudara ditemukan oleh penderita sendiri.

SADARI mudah dilakukan, tidak menimbulkan rasa sakit, tidak menimbulkan kerusakan jaringan dan dapat mendeteksi tumor sekecil apapun. Permasalahan yang ada ialah masih kurangnya kesadaran wanita khususnya ibu-ibu rumah tangga berusia produktif untuk melakukan SADARI. Hal ini disebabkan karena minimnya pengetahuan mengenai pencegahan tersebut.

“Dalam rangka peningkatan pengetahuan dan sikap wanita terutama kelompok ibu-ibu rumah tangga usia produktif untuk melakukan SADARI, maka YKPI melakukan penyuluhan kesehatan tentang kanker payudara dan langkah-langkah pencegahan”, ungkapnya.

Adapun langkah-langkah SADARI yaitu berdiri tegak di depan cermin mengangkat kedua tangan dan perhatikan apakah ada kemerahan atau bengkak di payudara, kemudian letakkan kedua tangan di pinggang dan perhatikan kembali payudara apabila ada yang tidak normal. Setelah itu payudara ditekan dengan menggunakan 3 jari tengah yang dirapatkan dan mulai gerakan dari atas ke bawah, melingkar searah jarum jam, kemudian rasakan apakah ada benjolan. Setelah itu, payudara ditekan kembali ke arah puting dan dilihat apakah ada cairan yang keluar.

Setelah posisi berdiri, selanjutnya posisi berbaring mendatar dengan meletakkan bantal/handuk di bawah bahu, tangan kanan diletakkan di belakang kepala kemudian payudara sebelah kanan ditekan menggunakan tangan kiri dengan gerakan yang sama seperti sebelumnya. Apabila terasa benjolan di payudara, terdapat perubahan tekstur kulit payudara, kulit payudara mengeras seperti kulit jeruk, luka di bagian payudara yang tidak sembuh, terdapat cekungan atau tarikan di kulit payudara, atau keluar cairan dari puting saat melakukan SADARI, maka disarankan untuk segera memeriksakan diri ke dokter atau fasilitas pelayanan kesehatan terdekat.

“Pencegahan utama kanker payudara dimulai dari diri sendiri. Upaya pencegahan dapat dilakukan dengan beraktivitas fisik teratur setiap hari, mengonsumsi buah dan sayuran, mengurangi makanan berlemak dan goreng-gorengan, tidak mengonsumsi alkohol, memberikan ASI bagi ibu yang menyusui dan dapat mengganti kontrasepsi oral dengan non hormonal setelah 2 tahun. Ingatlah bahwa mencegah lebih baik daripada mengobati”, jelasnya.jelasnya. (***)

Kabagren polres Kapuas hulu buka Forum group discussion (FGD) tentang Karhutla di hotel Merpati

Putussibau Kalbar , TFBI. —

Kabagren polres Kapuas hulu Kompol Broto Sutopo membuka forum group discussion (FGD) tentang pencegahan karhutla di wilayah kab. Kapuas hulu.

Hadir dalam FGD tersebut adalah perwakilan BPBD, Perwakilan Manggala Agni, Tagana, dan tokoh dan pemuka masyarakat, tokoh adat serta masyarakat peduli api(MPA), dan yayasan pendam kebakaran se Kapuas hulu, FKPPI, Pemuda Pancasila, serta para kades dan Kadus wilayah rawan karhutla serta para camat, luran Kapolsek dan bhabin terdekat.

Dalam sambutannya kabagren menyampaikan permohonan maaf kapolres Kapuas hulu tidak dapat menghadiri giat FGD berhubung orang tua beliau meninggal dunia, selanjutnya kabagren berharap agar kegiatan ini dapat memberi pengetahuan terhadap setiap stake holder dalam bertindak mengatasi karhutla.

Selanjutnya acara diisi denn dilakukanya pemaparan dari beberapa Nara sumber antara lain Bapak Ginawan (Manggala Agni), dan Saudara dwinharono ( dari dinas lingkungan hidup kab. Kapuas hulu).

Usai pemaparan kemudian dilakukan sesi tanya jawab dan photo bersama dengan seluruh peserta forum, tampak para peserta Forum amat antusias melakukan sesi tanya jawab tersebut

(Endipriyono)

PENEMUAN BALITA UMUR 2 TAHUN TELAH KEMBALI KEPANGKUAN ORANGTUANYA

Bogor, TFBI. —

Pada hari minggu tanggal 28 Juli 2019 sekitar jam 03.00 dini hari ditemukan seorang balita umur sekitar 2 tahun jenis kelamin perempuan dalam kondisi sehat, lokasi pememuan di jalan Utama perum Husada Agung, bhabinkamtibmas ds Cibinong Kec. Gn. Sindur atas nama Aiptu Iskandar Saleh menyelamatkan bayi tersebut

Kemudian masyarakat ada yg memviralkan penemuan bayi tersebut di medsos, orangtua bayi tersebut membaca penemuan bayi tersebut di medsos, sehingga secepatnya mencoba menghubungi alamat yang tercantum dan mengakui bahwa bayi tersebut adalah anaknya. ‘Saya Membaca di medsos bahwa telah ditemukan sesosok bayi dengan ciri-ciri seperti anak saya kemudian saya mencoba menghubungi dan mengatakan bahwa bayi tersebut adalah anak saya yang hilang, Alhamdulillah Allah Swt masih mempertemukan saya dengan anak saya yang hilang, ” Ujar Ahyadi orang tua bayi.

Pada tanggal 28 Juli 2019 sekitar jam.07.30 balita tersebut diketahui bernama UMAYIROH (nama Bayi) telah bertemu dengan Ayah Kandungnya bernama
AHYADI Bin JIMAN umur 35 tahun Alamat Kp. Alas tua RT. 01 Rw. 09 Desa Cibinong Gn. Sindur.

Kemudian dengan disaksikan oleh Kepala lingkungan Puri Husada Agung Blok D.VII Rt. 04 Rw 12 Bapak Nursyamsi dan ketua Rt. 04 Bapak WIDJI serta ibu Lia Damayanti yang merawat sejak ditemukan balita tersebut,
Menyerahkan Balita kepada Bp. AHYADI selaku ayah kandungnya.

Dalam penyerahan tersebut hadir pula Kanit Bimmas Ipda Gunawan Hartono dari Polsek Gn. Sindur serta Kepala desa Bp.Asman Efendi.

(Irsan Boogiees)

Peran Serta Babinsa Serengan Dalam Sosialisasi BPJS Ketenagakerjaan

SURAKARTA, TFBI. —

Saat ini telah ada dua jenis BPJS di Indonesia yakni BPJS kesehatan dan BPJS ketenagakerjaan. BPJS ketenagakerjaan adalah badan hukum yang dibentuk untuk menyelenggarakan program jaminan kecelakaan jaminan hari tua, jaminan pensiun dan jaminan kematian.

Terkait hal tesebut maka Babinsa Kelurahan Serengan Koramil 03/Serengan Kodim 0735/Surakarta, Sertu E Lau We, ikuti kegiatan sosialisasi BPJS Ketenagakerjaan di Aula kec Serengan Kota Surakarta,(29/7/2019)

Sosialisasi ini di selenggarakan ole BPJS Ketenagakerjaan Surakarta yang bekerjasama dengan pemerintah Kec Serengan, dengan di Hadiri oleh Camat Serengan (Dra.Islamtini) Babinsa Sewilayah Kec Serengan dan Lurah Sekecamatan Serengan.

Dari BPJS Rofik (Kabid kepesertaan) menyampaikan Ucapan terimakasih kepada peserta yang mengikuti sosialisasi tersebut, dan menerangkan Bahwa BPJS ketenaga kerjaan sangat banyak manfaatnya terutama bagi kita para pekerja dan wira Swasta, yang sangat rentan terhadap kecelakaan pekerjaan, BPJS Ketenagakerjaan ini juga mencakup jaminan hari tua, Pensiun bahkan Kematian.

“Mewakili BPJS Ketenagakerjaan Kami mengucapkan banyak terima kasih kepada para peserta yang Mengikuti sosialisasi BPJS Ketenagakerjaan sebetulnya BPJS Ketenagakerjaan amat sangat bermanfaat khususnya bagi kita para pekerja dan wiraswasta karena kita rentan terhadap kecelakaan pekerjaan an dan BPJS Ketenagakerjaan ini mencakup jaminan hari tua pensiun dan kematian, ” Ujarnya. (***)

Upacara Penutupan Simulasi Latihan Kemampuan Gegana dan Kemampuan Pelopor T.A 2019

Banten, TFBI. —

Upacara penutupan latihan, kemampuan Gegana dan kemampuan Pelopor penindakan organisasi radikal dan anti Pancasila Satuan Brimob Polda Banten T.A 2019, bertempat di Desa Sukarame Kecamatan Carita Kabupaten Pandeglang. Dipimpin langsung oleh Komandan Satuan Brimob Polda Banten Kombes Pol Reeza Herasbudi, Senin, (29/07/2019).

Pada kesempatan tersebut, Komandan Satuan Brimob Polda Banten Kombes Pol Reeza Herasbudi, menjelaskan, simulasi latihan ini guna meningkatkan kemampuan personel dalam penanganan terhadap organisasi radikal, anti Pancasila dan aksi terorisme

Skenario latihan diawali dari pelaporan dari Kapolres Pandeglang AKBP Indra Lutrianto kepada Kapolda Banten Irjen Pol Tomsi Tohir, bahwa telah terjadi aksi terorisme kepada warga Desa Sukarame Kecamatan Carita Kabupaten Pandeglang. Dengan dasar laporan tersebut, Kapolda Banten memerintahkan Dansat Brimob Polda Banten Kombes Pol Reeza Herasbudi, untuk mengirim pasukan Pelopor dan Gegana ke TKP. Setelah tiba di daerah berkumpul, pasukan Pelopor bergerak dengan gerakan taktis membentuk parimeter sekitar TKP. Parimeter telah berhasil dikuasai pasukan Pelopor, dilanjutkan pasukan perlawanan teror Detasemen Gegana memasuki TKP dan melaksanakan penetrasi. Baku tembak terjadi dengan teroris dengan hasil 1 pelaku meninggal dunia dan 1 pelaku diamankan serta barang bukti 2 pucuk senjata api serta sandera berhasil diselamatkan.

Dari hasil pemeriksaan di TKP, terdapat benda mencurigakan yang diduga bom. Tim Penjinak Bom, pasukan Gegana melaksanakan pendeteksian dan mendisposal benda tersebut di area yang aman sehingga situasi dinyatakan aman dan sebagai akhir dari skenario latihan tersebut

“Latihan dilaksanakan untuk memelihara dan meningkatkan kemampuan Pelopor yaitu latihan perang hutan dan kemampuan Gegana dalam hal ini kemampuan tim Penjinak Bom, tim Perlawanan Teror, dan tim KBR,” terang Dansat Brimob Polda Banten.

“Alasan penentuan tempat Upacara Penutupan Latihan di Pantai Carita ini adalah, sekaligus membantu Pemda untuk mempromosikan kembali pariwisata yang sedang lesu di pantai Carita akibat bencana alam Tsunami tahun lalu, dimana saat ini situasi pantai Carita sudah aman dan kondusif sehingga diharapkan masyarakat tidak perlu takut untuk berwisata ke pantai Carita dengan tentunya tetap menjaga keselamatan diri sendiri dan keluarga” kata Dansat Brimob Polda Banten Kombes Pol Reeza Herasbudi.Herasbudi. (***)

Sekjen Kappija-21 Kunjungi Universitas Sriwijaya Palembang

Team Kappija-21 bersama PPWI Sumsel berfoto bersama seusai pertemuan dengan pihak Pusat Administrasi Universitas Sriwijaya, kika: Hardi, Wilson, Syahrizal

Palembang, TFBI. —

Sekretaris Jenderal Keluarga Alumni Program Persahabatan Indonesia Jepang Abad 21 (Sekjen Kappija-21), Wilson Lalengke, melakukan kunjungan silahturahmi ke pimpinan Universitas Sriwijaya Palembang, Sumatera Selatan, Senin 29 Juli 2019. Dalam kunjungan tersebut, Wilson didampingi Ketua dan Sekretaris PPWI Sumatera Selatan, Syahrizal dan Hardi, yang selanjutnya akan menjadi penghubung komunikasi antara Kappija-21 dengan Universitas Sriwijaya.

Pada kesempatan itu, rombongan Kappija-21 diterima oleh bagian administrasi universitas, Zulkifli. Sangat kebetulan, pada saat kunjungan dilakukan, para pimpinan Universitas Sriwijaya sedang berada di Banda Aceh menghadiri pertemuan tentang proses penerimaan mahasiswa baru universitas negeri se-Indonesia.

Team Kappija-21 menyampaikan maksud kunjungannya yang disambut baik oleh pihak universitas. “Kami bermaksud bersilahturahmi dan ingin menawarkan kerjasama pelaksanaan seminar dan workshop terkait pendidikan berwawasan global dan pembangunan berkelanjutan, kerjasama antara Kappija-21 dengan Universitas Sriwijaya, yang dalam pelaksanaannya akan didukung oleh PPWI Sumsel,” jelas Wilson yang juga merupakan Ketua Umum Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI) itu.

Pada kesempatan yang sama, team disarankan untuk melakukan kontak komunikasi langsung dengan Dr. dr. HM Zulkarnain, Sp.KK, Pembantu Rektor III Bidang Kemahasiswaan Universitas Sriwijaya. Ketua PPWI Sumsel, Syahrizal, langsung menghubungi Purek III Dr. Zulkarnain, yang kebetulan merupakan sepupu Syahrizal, melalui sambungan telepon keluarga. Pembicaraan tentang maksud kedatangan Kappija-21 dan rencana kegiatan bersama selanjutnya berlangsung lancar dan posistif.

Sebagaimana diketahui bahwa Kappija-21 bermaksud menjalin kerjasama dengan salah satu perguruan tinggi di Palembang, Sumsel, mengadakan ‘Kappija-21 National Conference on Global Education and Sustainable Development’. Rencananya, kegiatan berbentuk seminar dan workshop ini akan berlangsung pada Sabtu, 14 September 2019 di Kampus Universitas Sriwijaya, Palembang, Sumatera Selatan. Panitia akan menghadirkan narasumber dari Jepang, Senior Kappija-21, Pemerintah Daerah, Pejabat Universitas Sriwijaya, dan praktisi media.

Kegiatan konferensi sehari ini akan mengundang mahasiswa Universitas Sriwijaya, tokoh masyarakat, pemuda, agama, budaya, dan perangkat pemerintahan daerah. Selain itu, juga diundang praktisi media. (Redaksi)

KAPOLDA JAWA BARAT , BERIKAN APRESIASI UNTUK POLRES SUKABUMI KOTA.

Kota Sukabumi, TFBI, —

Kapolda Jawa Barat, Irjen. Pol. Drs. Rudy Sufahriadi, kunjungi Kapolres Kota Sukabumi di Markas Polres Sukabumi Kota Jalan Perintis Kemerdekaan, Siang tadi, Jum’at, 26/07/2019.

Dalam kunjungan kerjanya Kapolda Jawa Barat, Irjen.Pol. Drs. Rudy Sufahriadi , menyampaikan arahan dan amanatnya kepada semua jajaran Personel Polres Sukabumi Kota, Kapolda memberikan arahan dan petunjuk mengenai situasi yang berkembang saat ini, khususnya Kamtibmas.

Pada kegiatan tersebut dihadiri oleh Pejabat Utama Polda jabar, Kapolres Sukabumi Kota AKBP Susatyo Purnomo Condro S.H., S.I.K., M.S.I., Pejabat Polres Sukabumi Kota, Kapolsek Jajaran Polres Sukabumi Kota serta anggota Polres Sukabumi Kota Polda Jabar.

Dalam wawancara nya dengan para awak media, Kapolda memberikan Apresiasi kepada Polres Sukabumi Kota dan jajarannya, Kunjungan kerja yang begitu singkat ini memberikan kesan yang mendal am bagi kita semua, khususnya Polres Sukabumi Kota.

“Saya Apresiasi sekali dengan pekerjaan yang dilakukan oleh Polres Sukabumi Kota dan Anggotanya, semoga bisa di tingkatkan dan dipertahankan seperti saat ini sehingga lebih baik lagi dalam melayani masyarakat kedepannya, ” ujar Kapolda.

Kapolda Jabar merasa bahagia dan bangga terhadap apa yang telah dikerjakaan oleh anggota Polres Sukabumi Kota.

Polri adalah pelayan masyarakat, maka hilangkanlah rasa sombong dalam diri. Berikanlah pelayanan yang terbaik bagi masyarakat kota Sukabumi serta tingkatkan Sinergitas dengan TNI, Semoga apa yang telah dilakukan atau dikerjakan, dapat bernilai ibadah dan Polres Sukabumi Kota Polda Jabar semakin baik, semakin jaya dan semakin di cintai oleh masyarakat

( Hendra Sofyan )

JALAN AMBLAS DAYEUH LUHUR, SUDAH MULAI DIPERBAIKI

Kota Sukabumi, TFBI, —

Menindaklanjuti hasil dari kejadian Amblasnya Jalan Dayeuh Luhur, Kota Sukabumi yang pernah di beritakan juga pada Waktu lalu 18/07 , oleh Kru Etabloidfbi. com,  yang memberitakan keadaan Jalan Dayeuh Luhur yang Amblas, dalam proses nya selalu di informasikan perkembangan di lapangan kepada pihak terkait, terutama kepada Dinas Perhubungan Bidang Binamarga. 

Kru Etabloidfbi.com mengunjungi Dinas Binamarga,  Jum’at,  26/07, dan bertemu dengan Kabid Binamarga, Suhendar Syarif,  yang sebelumnya sudah meminta bertemu untuk menindaklanjuti langkah-langkah apa saja yang sudah di lakukan oleh Binamarga khususnya mengenai Amblasnya Jalan Dayeuh Luhur ini.

Dalam keterangannya kepada kru Etabloidfbi.com,  Suhendar Syarif di ruang kerjanya  di Kantor Binamarga, Jalan Karamat ,  Kota Sukabumi, mengatakan bahwa pengerjaan Jalan yang Amblas tersebut sudah ditangani dan sudah di lakukan pengerjaan. 

“Kami dari Binamarga sudah melakukan hal yang memang harus dilakukan,  seperti sudah memberikan rambu-rambu bahaya, dan sudah melakukan peninjauan ke lokasi disaat mendapatkan informasi dari petugas di lapangan untuk dilakukan tindakan selanjutnya “, ujar nya. 

Keadaan Jalan Dayeuh Luhur yang Amblas yang membuat terganggunya para pemakai Jalan dan Rawan Kecelakaan di saat Malam hari sampai saat ini sudah mulai ada  pengerjaan dan sudah sampai pada pengecoran Jalan. 

Etabloidfbi.com yang langsung meninjau lokasi melihat dari awal pengerjaan dari mulai pembuatan sekatan aliran air dibawah Jalan yang Amblas tersebut,  kiri dan kanan aliran sungai yang ada di bawah Jalan  yang amblas dinding Aliran Sungai sudah ditembok (memakai Batu Kali),  dijadikan penyangga untuk penahan Besi yang akan di Cor diatas nya untuk memberikan kekuatan pada Jalan yang akan di Cor .

“Karena saat ini sedang ada pekerjaan perbaikan dan pembuatan Trotoar di wilayah Dayeuh Luhur,  saya sudah meminta agar mengerjakan dahulu pekerjaan yang amblas,  sekalian aza,  sebab jalan juga prioritas utama”, Suhendar Syarif menambahkan. 

Jalan Dayeuh Luhur yang merupakan jalan yang sering di lalui oleh kendaraan berat yang melebihi dari Tonase dan merupakan salah satu dari akibat jalan tersebut mengalami kerusakan dan sekarang pun sedang dalam perbaikan dan pemeliharaan drainase.

(Hendra Sofyan) 

Forum Wartawan Jakarta Akan “Ukir Sinergitas” Dengan Pemerintah DKI

Jakarta, TFBI. —

Lahirnya Forum Wartawan Jakarta (FWJ) menjadi muatan baru dalam konsistensi peran pers di wilayah Jakarta sebagai bentuk sinergitas di 5 elemen, yakni Pemerintahan Daerah, Institusi Kepolisian Polda Metro Jaya, Institusi Keamanan di wilayah Pangdam Jaya, kontrol pengawasan anggaran DPRD DKI Jakarta, serta membangun komunikasi aktif dengan para stake-holder dan para pengusaha.

Hal itu dikatakan ketua Forum Wartawan Jakarta, Mustofa Hadi Karya yang akrab disapa Opan saat deklarasi Forum Wartawan Jakarta (FWJ) di Gedung Joeang 45 Jakarta Pusat, Minggu (28/7/2019).

“Sedikitnya ada 80 media yang baru terdata dan menggabungkan diri dalam Forum ini, kami tidak membatasi wartawan yang akan bergabung di FWJ, asal teman-teman mengisi formulir dan membawa surat tugas peliputan DKI dari media nya. “Kata Opan saat konferensi pers nya pasca Deklarasi FWJ.

Menurutnya, Pena adalah satu-satunya senjata yang dimiliki wartawan, untuk itu dengan pena, maka FWJ diyakini akan mampu membuka cakrawala.

Disinggung soal sinergitas FWJ dengan berbagai elementasi yang ada, Opan menyebut semua sektor di DKI menjadi target kegiatan FWJ, bahkan ia juga menegaskan dalam waktu dekat ini akan membangun komunikasi ke Gubernur DKI guna membicarakan kaitan BPJS ketenagakerjaan untuk profesi sosial kontrol, membangun UMKM yang berbasis koperasi wartawan terfokus pada anggota FWJ, sekaligus menyoroti di sektor pariwisata, budaya, sosial (potret jakarta), pendidikan, dan pembangunan disetiap sektornya.

“Ya, insyaa Allah dalam dekat ini kami akan audiensi ke pak Gubernur, hasilnya akan kita infokan nanti. “Ucapnya.

Dalam deklarasi Forum Wartawan Jakarta (FWJ) dihadiri lebih dari 100 wartawan dari berbagai media, serta pelindung dari utusan Pangdam Jaya, Kapten Toif dan utusan Polda Metro Jaya, AKBP Gede, beberapa dewan pembina maupun dewan penasehat FWJ diantaranya Habib Abdul Qadir, Dedi Ruslan, Taufik Rahman, Lemens, Joko Irianto Hamid, Ali Zainal Abidin, dan perwakilan penasehat hukum FWJ Pitra Romadhoni Nasution.

Keseriusan Forum Wartawan Jakarta (FWJ) sepakat menandatangani hasil pengurusan yang telah di deklarasikannya bersama. Hal itu dikatakan Opan sebagai bentuk komitmen dan langkah awal dalam menjalankan program kedepan FWJ.

Acara deklarasi yang dibawakan MC kondang Mucle serta santunan anak yatim dan juga dimeriahkan oleh kelompok sanggar sandal jepit yang mengisi akustik lagu ‘Sang Jurnalis’ serta teaterikal tentang masih terkatung-katungnya kemerdekaan pers di Indonesia.

“Kami yakin, forum ini akan menjadi satu terobosan positif dalam merangkul kebersamaan seprofesi wartawan. Tidak media maenstrem maupun non-maenstrem, semua sama sebagai wartawan. “Pungkasnya (Redaksi)

Jajal Kemampuan Anggotanya, Persit Kartika Chandra Kirana Koorcab Rem 071, Ikuti Lomba Hias Tumpeng “Serayu”

Banyumas, TFBI. —

Persit Kartika Chandra Kirana Koorcab Rem 071 PD IV/Diponegoro dibawah kepemimpinan Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Koorcab Rem 071 PD IV/Diponegoro, Ny. Anita Dani Wardhana, terus mengembangkan daya kreatifitas para anggotanya. Hal tersebut, seperti yang terlihat pada Minggu (28/7/2019) dengan menyertakan anggotanya mengikuti Lomba kreatifitas menghias tumpeng dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia Ke-74 dan Hut Ke-3 Hotel Meotel By Dafam Purwokerto di Hotel Meotel By Dafam Purwokerto, Banyumas.

Lomba kreatifitas menghias tumpeng tersebut bertajuk “Serayu” (SEmangat diRgAhaYU) dibuka oleh Wakil Ketua III TP-PKK Banyumas mewakili Ketua TP-PKK Banyumas Ny. Ahmad Husein diikuti organisasi kewanitaan dinas/instansi pemerintahan Banyumas, swasta dan perorangan.

Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Koorcab Rem 071 PD IV/Diponegoro Ny. Anita Dani Wardhana mengatakan, pihaknya menerjunkan anggotanya pada lomba menghias tumpeng terdebut guna untuk mengembangkan kreatifitas anggotanya untuk bersaing dengan peserta lainnya.

“Keikut sertaan kami dalam ajang ini, merupakan bentuk penghormatan terhadap setiap undangan yang diberikan kepada Persit Kartika Chandra Kirana Koorcab Rem 071 PD IV/Diponegoro,” ucap wanita murah senyum nan enerjik tersebut.

Kami sangat merespon kegiatan positif dengan adanya lomba menghias tumpeng ini. Dirinya mengapresiasi terselenggaranya kegiatan bernuansa tradisional yang dipersiapkan oleh pihak penyelenggara. Menurutnya, selain dapat mempererat tali silaturahmi, hal serupa, dapat pula menjadi wadah, sebagai ajang melestarikan nilai tradisi luhur bangsa.

“Artinya lomba sangat bernuansa sederhana namun mengedepkan estetika kuliner nusantara. Mengangkat sisi tradisional, sebagai jati diri (identitas) bangsa Indonesia,” ungkap Ny. Anita.

Terkait perayaan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia Ke-74 dan HUT Ke-3 Hotel Meotel By Dafam Purwokerto, Ny. Anita mengamanatkan kepada jajarannya untuk dapat bersama-sama mendukung, untuk dapat menambah kemeriahannya.

“Melalui ajang ini, semoga silaturahmi senantiasa dapat terjalin. Dengan bertambahnya usia, diharapkan dapat lebih memberikan kesuksesan lagi,” tukas istri dari pria berpangkat tiga melati dipundak itu.

Lebih jauh ia berharap jika keberadaan Hotel Meotel By Dafam ini, dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Purwokerto dan Banyumas umumnya.

Persit Kartika Chandra Kirana Koorcab Rem 071, dibawah kepemimpinan dirinya senantiasa siap bekerjasama dengan pihak menejemen hotel, dalam upaya turut mensukseskan berbagai program sosialnya serta pihak lainnya dalam rangka mengembangkan daya kreatifitas masyarakat serta selain itu guna untuk mengenalkan lebih dekat Persit Kartika Chandra Kirana kepada masyarakat.

Menurut Ny. Anita, keikutsertaan Persit Kartika Chandra Kirana Koorcab Rem 071 pada lomba ini di maksudkan untuk menumbuhkan kreativitas anggota Persit dan nantinya di harapkan mampu menciptakan inovasi baru sehingga dapat menjadi kesibukan di rumah selain mengurus keluarga, juga mampu untuk memberikan tambahan penghasilan sehingga akan meningkatkan kesejahteraan keluarga dan mungkin juga masyarakat sekitar tempat tinggalnya. (Redaksi)

Kapolsek Babakan Madang AKP Silfia Rosa, SH, SIK evakuasi korban tenggelam Di Curug Kencana Bogor

Berniat Berlibur dan berwisata di Curug Kecana Babakan Madang Bogor Dua orang Pemuda tewas tenggelam, kejadian ini terjadi pada hari minggu tanggal 28 juli 2019, sekitar jam 06.30 wib.

Korban datang kelokasi Curug kencana bersama rekan-rekannya sebanyak 4 orang, setelah sampai di lokasi korban dan temannya istirahat sambil minum kopi, selang tidak lama kemudin mereka langsung berenang bertiga sedangkan teman yang satunya tidak berenang karna tidak bisa berenang dan hanya menunggu di pinggir Curug, tidak lama korban yang berbama Sufianto tenggelam dan berusaha di selamat kan oleh teman nya yang bernama Indra namun dia tidak sanggup dan hampir tenggelam juga, sehingga audara Indra ke pinggir Curug, kemudian teman yang satunya bernama Ferdiansyah
mencoba ikut membantu menyelamatka Korbanmenyelamatkan, akan tetapi Saudara Ferdiansyah ikut tenggelam, lalu petugas dan warga berusaha menyelamatkan para korban namun setelah di angkat dari Curug ke pinggir, korban Sufianto dan Ferdiansyah tidak dapat di tolong atau di selamatkan nyawanya,

Korbn yang Tewas ditempat akhirnya di Evakuasi ke Rumah Zakit Cibinog untuk dipastikan keadaannya

A. TKP : curug putri kencana Kp. Wangun RT 02/15 Ds. Karang tengah kec. Babakan Madang kab. Bogor.

Identitas -korban :
1.FERDIANSYAH SAPUTRA 19 September 1998 Jl. H Radian no 6 RT.05/03 DS. Kali baru kec. Medan Satria kota Bekasi.

  1. SUFIANTO Karawang, 04 Mei 1999 Kel. Pekayon jaya kec. Bekasi Selatan kota Bekasi.

saksi yang melihat kejadian tersebut Willy ichsan Jl. Bintara 14 RT. 01/04 Kel.bintara kec. Bekasi barat kota Bekasi dan INDRA LESAMANA Mahasiswa
Jl. Bleter III No. 61 RT.04/26 kel. Pekayon Selatan kec. Bekasi Selatan kota bekasi

(Irsan Boogiees)

WAKIL BUPATI LAMPUNG UTARA HADIRI GATHERING NASABAH PRIORITAS

LAMPUNG UTARA.TFBI. —


Wakil Bupati Lampung Utara,H. Budi Utomo, S.E., M.M menghadiri acara Gathering Nasabah Prioritas serta Undian Umroh dalam rangka Milad PT. BPRS Kotabumi yg ke 11, di Halaman PT.BPRS Kotabumi Lampung Utara. Minggu (28/07/2019).

Hadir Kepala OPD, Direktur Utama PT. BPRS Kotabumi, Direktur PT. BPRS Kotabumi, Komisaris Utama PT. BPRS Kotabumi, Dewan Pengawas Syariah PT. BPRS Kotabumi, Camat Kotabumi Selatan, dan nasabah BPRS Kotabumi Lampung Utara.

Acara tersebut diawali dengan pembacaan Ayat Suci Al-Qur’an dan sambutan dari Direktur Utama PT. BPRS Kotabumi. Dalam sambutannya menyampaikan telah banyak kemajuan pada umur 11 th ini sudah memiliki 4 kantor pelayanan. Nasabah juga semakin banyak meningkat tersebar di seluruh Lampung. Dan telah banyak penghargaan yg diperoleh yg terakhir mendapatkan penghargaan sebagai BUMD terbaik se Indonesia. CSR juga rutin diberikan setiap tahun. “Sebagai penanggung jawab saya merasa amat sangat mensyukuri karena di usia kami yang 11 tahun ini kami sudah memiliki 4 kantor pelayanan nasabah juga semakin banyak meningkat tersebar di seluruh Lampung dan kami juga bersyukur kami dipercaya sehingga banyak penghargaan yang kami peroleh, terakhir Kami mendapatkan penghargaan sebagai BUMD terbaik se-indonesia, ‘Ungkap Direkktur BPRS

Dalam sambutannya, Bupati Lampung Utara selaku Pemegang Saham Pengendali yang diwakili oleh Wakil Bupati Lampung Utara, mengucapkan selamat kepada PT. BPRS Kotabumi telah mencapai usia 11 tahun. Bangga dengan capaian kinerja dan penghargaan tingkat nasional. Memberikan apresiasi kepada PT BPRS telah mengharumkan nama Lampung Utara di tingkat nasional, “Kami mengucapkan selamat kepada PT BPRS wilayah Kotabumi yang mana Di usianya yang ke-11 tahun telah banyak memberikan penghargaan tingkat nasional sehingga mengharumkan Lampung Utara di tingkat nasional kami apresiasi sekali Semoga makin unggul dan produksinya semakin berguna bagi masyarakat,” Ujar Wakil Bupati.

(RUDI RIYANTO)

Ketua PPWI Aceh Tamiang Sambangi Peserta Festival Lomba Literasi Anak Asal SLB Aceh Tamiang di Jakarta

Keterangan foto: Salbiah (tengah, berjilbab hitam) berfoto bersama dengan anak-anak peserta festival dan pendampingnya dengan pose ‘Salam Literasi’

Jakarta, TFBI. —

Ketua DPC Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI) Kabupaten Aceh Tamiang, Salbiah, S.Pd, menyempatkan diri menyambangi peserta Festival dan Lomba Literasi Anak Berkebutuhan Khusus Tingkat Nasional asal SLB Negeri Pembina Aceh Tamiang di Jakarta. Salbiah mengunjungi anak-anak SLB ini di tempat digelarnya kegiatan di Atria Hotel, Jl. Gading Serpong Boulevard No. Kav 2, Pakulonan Barat, Kecamatan Kelapa Dua, Tangerang, Banten 15810 Tangerang, Sabtu (27/07/2019) pagi.

Ketua DPC PPWI Aceh Tamiang, yang juga merupakan Anggota DPRK Aceh Tamiang dari Partai Gerindra, dan berhasil terpilih kembali di periode kedua pada pemilu lalu, adalah sosok perempuan yang sangat peduli terhadap dunia pendidikan. Kepada media, ia menyampaikan bahwa acara festival yang diikuti anak-anak Aceh Tamiang tersebut akan berlangsung selama 5 hari dimulai sejak tanggal 25 s/d 29 Juli 2019.

“Kedatangan saya kemari adalah untuk memberikan motivasi dan semangat kepada anak-anak peserta festival dan lomba literasi anak berkebutuhan khusus tingkat nasional asal SLB Aceh Tamiang yang telah terpilih dalam mengikuti lomba tersebut,” ungkap Salbiah sambil berbagi kemudahan rezeki dengan memberikan sedikit uang saku kepada anak-anak yang mengikuti lomba.

Melalui kunjungan ini, tambah Salbiah, dirinya ingin memberikan dukungan semangat kepada anak-anak yang sedang mengikuti lomba. “Saya berharap agar kepercayaan diri mereka semakin meningkat dan semangat juang juga semakin berkobar karena merekalah aset daerah yang kita miliki,” ungkapnya.

Salbiah, S.Pd juga menjelaskan bahwa anak-anak yang berasal dari SLB Negeri Pembina Aceh Tamiang sebanyak 4 orang yang tercatat sebagai peserta lomba. Masing-masing anak didampingi oleh guru pendampingnya, dan akan mengikuti 4 kategori perlombaan, yaitu:

  1. Raju Laini dengan Guru Pendamping Zulfan Tri Ananda Ramadhan akan mengkuti Lomba Cerpen.
  2. Khairul Efendi dengan Guru Pendamping Zamruddin akan mengikuti lomba Komik Strip.
  3. Nawal Aji Pradana dengan Guru Pendamping Fadlina akan mengikuti lomba baca puisi, dan
  4. Imam dengan Guru Pendamping Cut Muliyani akan mengikuti Lomba Mendongeng.

“DPC PPWI Aceh Tamiang sangat mengapresiasi kegiatan yang telah digagas oleh Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah, Direktorat Pembinaan Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus ini. Kita melihat dengan dilaksanakan kegiatan ini dapat lebih meningkatkan mutu pendidikan khusus dan layanan khusus (PKLK) dan dapat lebih meningkatkan Sumber Daya Manusia. Selain itu, kegiatan ini menurutnya dapat menumbuhkan dan memupuk jiwa seni, sastra, semangat, disiplin, dan rasa percaya diri bagi siswa didik pendidikan khusus dan layanan khusus,” imbuh Salbiah.

Di tempat terpisah, Kepala SLB Negeri Pembina Aceh Tamiang, Muttaqin, S.Pd, M.Pd, saat dikonfirmasi, dirinya membenarkan bahwa anak-anak didiknya sekarang sedang berada di Jakarta dan sedang mengikuti lomba literasi. Diharapkan kegiatan ini dapat memberikan dorongan kepada peserta didik sehingga dapat mengembangkan potensi, bakat dan kreativitasnya di bidang literasi. Juga, dapat menumbuhkan sikap kritis, terbuka dan rasa ingin tahu peserta didik dalam berbagai hal melalui festival literasi.

“Semoga saja anak-anak kita bisa keluar sebagai pemenang, kita sangat bangga karena merekalah kedepan yang akan mengharumkan nama Daerah,” tutup Salbiah. (NSR/Red)

JBMI Gagas Ponpes Khusus Suku Anak Dalam, Bulog Siap Bantu, PPWI Sangat Mendukung

Ketua Umum JBMI Albiner Sitompul (kedua dari kiri) bersama Ketua Umum PPWI Wilson Lalengke (berpeci) berdiskusi bersama terkait rencana pendirian pondok pesantren khusus bagi anak-anak Suku Anak Dalam, Jambi

Jakarta, TFBI. —

Jam’iyah Batak Muslim Indonesia (JBMI) menggagas pembangunan pondok pesantren bagi Suku Anak Dalam (SAD) di Provinsi Jambi. Pesantren ini nantinya akan menjadi pesantren pertama yang secara khusus diperuntukkan bagi anak-anak dan pemuda dari Suku Anak Dalam.
Gagasan pembangunan pesantren Suku Anak Dalam ini lahir setelah JBMI bersama sejumlah lembaga yang tergabung dalam kelompok Al-Jassrah melakukan penelitian kurang lebih 2 bulan terhadap Suku Anak Dalam di beberapa kabupaten di Provinsi Jambi. Selain JBMI, lembaga lain yang tergabung dalam Al-Jassrah adalah STAI Ahsanta, Badko GMI Provinsi Jambi, KMB, Kontra dan Poltekkes Jambi.

Dikutip dari dokumen laporan penelitian yang telah disusun, pembangunan pesantren khusus Suku Anak Dalam ini merupakan salah satu upaya untuk memberdayakan anak-anak Suku Anak Dalam agar siap menghadapi perkembangan zaman dan revolusi industri 4.0.

Berdasarkan penelitian yang dilakukan Al-Jassrah, saat ini masih banyak anak-anak muda dari Suku Anak Dalam yang belum dapat menikmati pendidikan sebagaimana mestinya. Meski sejumlah program pemberdayaan sudah dilakukan oleh LSM/NGO, namun hasilnya belum maksimal.

“Dengan membangun pondok pesanten terpadu khusus Suku Anak Dalam maka anak-anak dan pemuda Suku Anak Dalam akan dididik dengan ilmu keagamaan dan keterampilan khusus sehingga ketika mereka selesai pendidikan, dapat bekerja secara profesional di perusahaan-perusahaan sekitar atau menciptakan usaha sendiri. Pondok pesantren ini juga nanti dapat menjadi lokasi Melangun Destination yang menjadi salah satu budaya Suku Anak Dalam,” demikian kutipan dari penelitian tersebut.

Menurut Ketua Umum DPP JBMI, yang juga merupakan penasehat PPWI, Albiner Sitompul, saat ini sudah ada pihak yang bersedia mewakafkan lahan seluas 12 hektar untuk pembangunan pesantren di Provinsi Jambi. Seluas 3 hektar akan digunakan untuk bangunan pesantren, sedangkan sisa lahan yang lain akan digunakan untuk mendukung praktek keterampilan para santri.

Sejumlah pihak juga menyambut baik rencana pembangunan pesantren ini. Salah satunya Perum Bulog. “Perwakilan Perum Bulog sudah menyatakan kesediannya untuk membantu pembangunan pesantren dan mereka sudah melakukan survei ke lokasi lahan pesantren,” ujar Albiner.

Albiner juga berharap Presiden Jokowi memberikan restu pembangunan pesantren ini. “Kami berharap Bapak Presiden menyetujui pembangunan pesantren pertama untuk Suku Anak Dalam ini,” harap Albiner.

Sementara itu, di tempat terpisah Ketua Umum PPWI Wilson Lalengke menyatakan sangat mendukung rencana pendirian pondok pesantren bagi kelompok Suku Anak Dalam. Menurutnya, Suku Anak Dalam adalah salah satu elemen masyarakat yang ‘terlupakan’ oleh pembangunan bangsa selama ini. Kondisi mereka yang terisolasi dan termarginalkan selama ini membuat warga Suku Anak Dalam tertinggal sangat jauh di belakang dibandingkan dengan warga masyarakat lainnya di Jambi.

“PPWI mendukung gagasan Pak Albiner Sitompul mendirikan lembaga pendidikan khusus berupa pondok pesantren khusus bagi anak-anak Suku Anak Dalam. Intervensi pendidikan secara khusus terhadap masyarakat terasing seperti Suku Anak Dalam merupakan terobosan yang perlu segera dilakukan agar mereka tidak semakin terpuruk ditinggalkan jaman,” tegas Alumni PPRA-48 Lemhannas RI tahun 2012 ini.

Untuk itu, ia mendorong semua pihak dapat melibatkan diri berpartisipasi mewujudkan pendirian pondok pesantren khusus dan bentuk lembaga pendidikan khusus lainnya, baik bagi Suku Anak Dalam maupun suku-suku terasing lainnya di Indonesia. (ALB/Red)

Trail Adventure Nusakambangan TANK #4 2019

Cilacap, TFBI. —

Dalam rangka membangun generasi muda yang positif melalui olahraga otomotif sekaligus meningkatkan kepedulian sosial serta mempromosikan pariwisata di Kabupaten Cilacap, Kodim 0703/Cilacap menggandeng Indonesian Offroad Federatiaon (IOF) menggelar Event Trail Adventure Nusakambangan TANK #4 2019 bertempat di Halaman Makodim 0703/Cilacap, Jln. Jenderal Sudirman No. D-1 Cilacap, Sabtu (27/7/2019).

Kegiatan dibuka langsung oleh Kasdam IV/Diponegoro Brigjen TNI Teguh Muji Angkasa, S.E.,M.M. didampingi Danrem 071/Wijayakusuma Kolonel Kav Dani Wardhana, S.Sos, M.M, M.Han., dan Dandim 0703/Cilacap Letkol Inf.Wahyo Yuniartoto, S.E, M.Tr(Han) dengan tema “Melalui Trail Adventure Nusakambangan, Kita Kobarkan Jiwa Patriotisme Untuk Generasi Muda yang Berkarakter dan Berwawasan”.

Kegiatan “Ngetrail Bareng” diikuti 200 Rider Nusantara yang berasal dari berbagai propinsi dan komunitas trail dari Kabupaten Cilacap termasuk didalamnya Kasdam IV/Diponegoro, Danrem 071/Wijayakusuma beserta Dandim jajaran dan anggota 0703/Cilacap.

Ajang Trail Adventure kali ini juga menjadi wahana untuk menjalin silaturahmi dengan seluruh Rider yang berasal dari berbagai komunitas Trail di Indonesia, juga menyalurkan bakat dan hobi para generasi muda khususnya para pecinta olahraga otomotif IOF 2×1.

Hal itu yang disampaikan Kasdam saat  Opening Ceremony dihadapan ratusan peserta. “Melalui Event-event Trail Adventure Nusakambangan yang ke 4 ini, kita ingin memfasilitasi dan mengakomodir para Rider untuk menyalurkan bakat atau hobinya di bidang olahraga otomotif khususnya Offroad 2X1″, papar Kasdam.

“Disamping itu, kegiatan ini berkaitan dengan bakti sosial guna membantu masyarakat yang kurang mampu. Harapanya  dengan adanya kegiatan ini, akan memberi manfaat kepada semua orang, dan yang tak kalah penting adalah untuk mengexplore atau mempromosikan pariwisata di Kabupaten Cilacap”, tegas Kasdam.

Tampak hadir dalam kegiatan Danlanal Cilacap Kolonel Laut(P) Adi Lumaksana, S.Sos, Dandim jajaran Korem 071/Wijayakusuma diantaranya Dandim 0702/Purbalingga Yudhi Nofrizal, SIP, (M.Han), Dandim 0712/Tegal Letkol Inf Richard Arlond.Y.S, Dandim 0713/Brebes Faisal Amri, Penasehat IOF Cilacap H. Musliman, Ketua Koordinator Sigit beserta anggota IOF Cilacap, Trail Adventure Nusakambangan (TANK) Cilacap, Forkopimda Kabupaten Cilacap, Kapolsek Cilacap Selatan AKP Bambang Ismanto, Kajari Cilacap Agus Sirait, SH, MH, Kepala PN Cilacap Jon Effredi, SH, MH, Kepala BUMN, BUMD dan Stakeholder wilayah Cilacap.Cilacap. (***)

DIDUGA kurang transparan soal tender,Pengusaha cantik datangi kantor UKPBJ Sukabumi

Kota Sukabumi, TFBI. —

Pengusaha cantik Euis Lisnawati mendatangi Kantor dinas UKPBJ(Unit Kerja Pengadaan Barang/Jasa)langsung di sambut oleh Fahrurrozi di ruang kerja nya,kedatangan Euis ke kantor UKPBJ ingin menyampaikan dan menuntut transparansi dari  proses  tender untuk kegiatan Rumah Sakit Al Mulk yang diduga kurang transparan kepada pengusaha yang ikut tender di kota Sukabumi.
( dibawah pengawasan Dinkes) ,  Puskesmas Baros, Puskesmas Lembur situ,peningkatan jalan  Sriwijaya, Sriwidari, Cipanengah Girang,  Brawijaya, Balandongan dan Karamat .

Euis Lisnawati salah Seorang Pengusaha dan Peserta yang mengikuti Tender menanyakan kejelasan dari mekanisme dan proses Tender tersebut,dia meminta keterangan dari Fahrurozzi agar masyarakat dan pengusaha tahu dan benar-benar dilakukan dengan  transparan  serta mengklarifikasi adanya pernyataan yang ditujukkan kepada dirinya yang mengatakan bahwa beliau mendapat kan Tender dari UKPBJ.

Euis Lisnawati seorang pengusaha sekaligus peserta Tender mengatakan
” Demi Allah,  saya tidak mendapatkan Tender tersebut dan semua yang telah di nyatakan ke saya dari orang-orang tersebut adalah tidak benar,  oleh sebab itu saya minta ketemu dengan Kepala Bagian UKPBJ  dan disaksikan oleh awak media,  untuk di clearkan,  mumpung di sini ada pa Kabag, ” Euis Lisnawati menjelaskan kepada awak media Etabloidfbi.com di depan Kabag UKPBJ,  Fahrurrozi, siang itu. 

Kedatangan Euis Lisnawati ke UKPBJ Juga terkait sanggahan dan pengaduan yang sudah di layangkan  pada 19  Juli 2019  dan termasuk ke TP4D pada hari yang bersamaan.

Euis Lisnawati disaat berada di dalam ruangan kerja , bertemu dengan Kabag UKPBJ  Fahrurrozi

“Saya ingin bertemu dengan UKPBJ  yaitu untuk membahas kelanjutan dr pengaduan dan sanggahan Saya yang dijawab bahwa semua teknis dan ketentuan berdasarkn Team PPK, sehingga saat itu saya memilih untuk menunggu saja surat secara tertulis dari mereka dan bukti surat jawaban mereka yang akan saya ajukan pada tahap tingkat yang lebih tinggi,  jika dinilai tidak memuaskan.

Ternyata kegiatan yang saya  ikuti kemudian dibatalkan dengan alasan tidak ada perusahaan yang lulus evaluasi di Puskesmas Baros , kemudian di peningkatan Jalan Balandongan dan Karamat sampai detik terakhir masa jawaban sanggah berakhir,  POKJA UKPBJ  blm memberikan jawaban.

Tetapi tiba tiba di kegiatan lain seperti Sriwijaya, Sriwidari, Cipanengah Girang dan Brawijaya saya mendapatkan email bahwa mereka sudah melakukan Kontrak .

“Secara aturan yang berlaku seharusnya mekanisme pengaduan penanganannya sama dengan sanggahan apalagi dikirimkan,dibahas dan diadukan pada hari yang sama dan secara aturan mereka seharusnya melakukan proses mekanisme,  terkait apakah yang diadukan benar atau tidak dengan tidak menjawab sanggahan dari saya,secara tidak langsung saya menganggap mereka tidak memiliki jawaban atau tidak melalui proses evaluasi sebagaimana mestinya, dikarenakan jika melalui proses evaluasi maka jawaban untuk saya sudah mereka dapatkan “, jelas Euis Lisnawati memaparkan. 

Kabag UKPBJ ,  Fahrurrozi  diruang kerjanya memberikan penjelasan  dan menerima aduan dari Euis Lisnawati saat itu dan memberikan penjelasannya, beliau berterima kasih karena dengan aduan yang di sampaikan,  “Saya sangat berterima kasih sekali atas aduan yang telah di sampaikan,  nanti kita akan coba untuk komunikasikan dengan POKJA yang menangani hal ini.  Kami lakukan secara Profesional dan tidak ada yang memenangkan Tender  dan sudah sesuai mekanisme “, ujar Kabag UKPBJ,   Fahrurrozi,”Dan bila memang ada yang tidak sesuai dengan aturan yang sudah di berlakukan maka Tender tersebut bisa di batalkan demi hukum”, tambahnya

Dalam Proses Tender yang dilakukan oleh UKPBJ sudah di lakukan sesuai dengan UU yang ada dan yang berlaku saat ini,  bila dalam prosesnya masih ada kekurangan ataupun hal yang di rasakan tidak sesuai atau dari pihak peserta merasa berkeberatan bisa mengajukan gugatan dan keberatannya kepada pihak yang terkait,sehingga semua peserta mendapatkan keadilan dan kesamaan hak dalam Tender yang di ikuti. 

“Dalam proses Tender yang sudah di laksanakan, para peserta Tender yang mempunyai Dokumen  tersebut akan melakukan Hearing dan melakukan gugatan dikarenakan dianggap banyak kesalahan dalam proses Tender  tersebut dan tidak ada alasan hanya membatalkannya sebagian”, ujar Euis Lisnawati kepada Kru Etabloidfbi. com 

(Hendra Sofyan)  

PPWI Aceh Tamiang Gelar Acara Coffee Morning Bersama Insan Pers

Aceh Tamiang, TFBI. —

Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI) Kabupaten Aceh Tamiang menggelar acara coffee morning bersama insan pers yang bertugas di kabupaten bergelar Bumi Muda Sedia.

Acara coffee morning bersama tersebut berlangsung di salah satu warung kopi di kawasan Karang Baru, Rabu (24/07/2019) pagi.

Ketua DPC PPWI Kabupaten Aceh Tamiang, Salbiah, S.Pd, dalam sambutannya, menyampaikan ucapan terima kasih kepada rekan-rekan wartawan yang telah hadir pada acara coffee morning yang mereka gelar.

“Acara yang kita adakan ini bertujuan untuk mempererat tali silahturahmi antar para insan pers dengan para pengurus PPWI Aceh Tamiang,” terang Salbiah.

Salbiah juga menjelas, PPWI adalah organisasi menampung semua penulis pewarta warga (Citizen Reporter) dari latarbelakang apapun, khususnya yang memiliki hobi menulis, baik untuk konsumsi media massa online dan offline, maupun menulis di blogger dan media lainnya.

Lanjutnya lagi, dalam era saat ini, salah satu perjuangan pewarta warga dan para insan pers adalah mengedukasi masyarakat dengan memberikan informasi yang benar dan lurus sesuai dengan fakta melalui berbagai saluran yang ada.

“Tentunya acara ini nantinya akan menjadi agenda silaturahmi yang bersifat rutin sehingga dapat menumbuhkan kebersamaan diantara kita, dalam upaya pencapaian dari salah satu tujuan berdirinya Negara Republik Indonesia yang tertuang secara jelas dalam pembukaan UUD 1945 pada alenia ke-empat, yakni MENCERDASKAN KEHIDUPAN BANGSA,” tutup Salbiah. (Andi)

Pelaku Penembakan Bripka Rahmat Effendi Terancam “DIPECAT” Dan Mendapat Hukuman Berat

Jakarta, TFBI. —

Pelaku penembakan terhadap Bripka Rahmat Effendi yakni Brigadir RT bakal diproses secara hukum pidana bahkan RT terancam hukuman pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH)

Kadiv Propam Polri Irjen Pol Listyo Sigit Prabowo mengatakan peristiwa sebagaimana yang dialami Bripka Rahmat tak boleh lagi terjadi saat ini Polri pun telah menurunkan tim untuk memproses oknum anggota yang melakukan penembakan tersebut.


“Pelaku Brigadir RT saat ini sudah diamankan dan selanjutnya diproses pidana dan juga proses kode etik dengan hukuman PTDH, ” kata Listyo saat dihubungi wartawan Jumat 26/7/2019.


Penembakan terhadap anggota Polri terjadi di ruang SPK Polsek Cimanggis, Kota Depok PADA Hari kamis pukul 20.50 WIB 26/7.


Terjadinya penembakan bermula saat korban bernama Bripka Rahmat Effendi anggota Samsat PMJ mengembankan tawuran atas nama FZ ke Polsek Cimanggis sekitar jam 20. 30 malam yang kedapatan membawa sajam jenis Clurit.


Tidak lama kemudian datang orang tua pelaku bernama Zulkarnain bersama seorang polisi lainnya bernama Brigadir RT dan meminta agar FZ untuk bisa dibina oleh orang tuanya.


Namun Bripka Rahmat Effendi langsung menjawab bahwa “proses sedang berjalan, dan dia sebagai Pelapornya,” menurut informasi Bripka Rahmat Effendi berbicara dengan nada agak keras sehingga membuat Brigadir RT EMOSI, karena tidak terima selang tidak lama kemudian dia ke ruang sebelah dan mengeluarkan senjata dan langsung menembakkan senjata api jenis HS 9 ke arah Bripka Rahmat Effendi sebanyak 7 Kali tembakan
Keterangan itu sesuai dengan ditemukannya 7 selongsong peluru yang mengenai bagian dada leher paha dan perut sehingga korban meninggal di tempat.

(Yahya Heriansyah)

Babinsa dan Bhabinkamtibmas Bersinergitas Tanpa Batas

Surakarta, TFBI. —

Babinsa Gandekan Koramil 04/Jebres Kodim 0735/Surakarta Sertu Suparno bersinergi dengan Babinkamtibmas melaksanakan Komunikasi Sosial dengan warga yang menjadi binaanya

Komunikasi Sosial (Komsos) merupakan senjata andalan bagi para Babinsa guna memantau dan mengetahui seluruh keadaan maupun permasalahan di desa binaannya.

Dalam Komsosnya bersama Babinkamtibmas, Sertu Suparno berharap masyarakat di Kelurahan Gandekan ini selalu menjaga kekompakan antar warga, hidup gotong royong dan selalu menjaga Kamtibmas di kampungnya.
Tujuannya satu yakni menciptakan Desa yang kita cintai ini akan selalu kondusif dan tentram.
Salah satu tugas Babinsa yakni membangun Komsos ke semua lapisan masyarakat, agar bisa saling memberikan informasi, dan juga merupakan serap aspirasi keinginan dari bawah. Komsos ini pula sebuah tuntutan dari Komando atas agar bisa dilaksanakan dengan baik.

Sedangkan warga yang ikut Komsos tersebut mengaku senang dapat berbincang bincang dengan TNI. Diakuinya, Komsos ini dapat memunculkan ide-ide baru dari hasil Komsos itu sendiri, sehingga dirinya dapat komunikasi langsung dengan aparat keamanan.
Babinsa bersama Bhabinkamtibmas Kelurahan Gandekan ini selalu berkomunikasi dalam memecahkan permasalahan warga, sehingga kami warga kelurahan gandekan merasa sangat terbantu dan nyaman dalam beraktivitas. (***)

Ciptakan Wilayah Hukum yang Kondusif, Kapolresta Sidoarjo Jalin Kerjasama dengan Media

Sidoarjo, TFBI. –

 Kapolresta Sidoarjo, Jawa Timur, Kombes Pol. Zain Dwi Nugroho, berupaya merangkul sejumlah wartawan dari berbagai media, antara lain Amunisinews.co.id biro Surabaya, DeteksiOnline dan Realita.co. Kapolreta Dwi Nugroho mengundang para awak media itu untuk bersilahturahmi di ruang kerjanya, Jumat, 26 Juli 2019. Hal tersebut dilakukan dalam rangka membentuk suatu hubungan kemitraan yang erat dalam membangun wilayah hukum Polresta Sidoarjo yang kondusif dan aman.

Terlihat sambutan hangat diberikan Kapolresta Dwi Nugroho kepada rekan Ade, salah satu wartawan Sidoarjo pada pertemuan silahturahmi yang diadakan usai sholat Jumat itu. Ade dan rekan-rekan jurnalis lainya merespon positif atas sambutan Kapolresta Sidoarjo.

Kombes Pol Zain Dwi Nugroho menyampaikan terima kasih atas kunjungan rekan media ke kantornya. Menurutnya, saat ini dirinya masih baru memegang tongkat komando di jajaran Polresta Sidoarjo dan butuh banyak informasi dari kawan-kawan wartawan.

“Terima kasih atas kunjungan dari rekan-rekan  media ke kantor Polresta Sidoarjo. Saya berharap kemitraan dan kerjasama kita dalam mewujudkan suatu wilayah yang kondusif dan aman. Rekan media bisa bersinergi dengan kami selaku petugas kepolisian,” ucap Dwi Nugroho.

Pihak kepolisian butuh media atau wartawan. Begitu juga wartawan butuh polisi. Ini merupakan kerjasama berkesinambungan dalam mencari pemberitaan untuk dikonsumsi publik.

“Kita butuh wartawan, begitu juga wartawan butuh kita dalam mencari berita yang aktual,” kata Kapolresta.

Ditambahkan Kapolresta Sidoarjo, dengan adanya informasi dari rekan-rekan wartawan di lapangan, dirinya sangat terbantu adanya temuan wartawan yang tidak diketahuinya. “Saya sangat terbantu atas informasi rekan wartawan yang diberikan kepada saya, besar harapan seluruh jajaran saya, Polresta Sidoarjo menjadi lebih baik dalam melayani masyarakat nantinya,” tandasnya.

Untuk diketahui, Ade beberapa bulan lalu menjadi korban kriminalisasi wartawan di Polresta Sidoarjo dan sempat ditahan karena karya tulisnya dalam pemberitaan kasus asusila di karaoke Sidoarjo. Kriminalisasi terhadap wartawan Ade sempat mengundang simpati ratusan wartawan berdemo atas penangkapannya. Kini, Ade bersama Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Zain Dwi Nugroho bersama rekan-rekannya bergandengan tangan untuk menciptakan wilayah hukum yang aman di Kota Sidoarjo dan sekitarnya. (Redaksi)

Kapolsek Pengkadan Dan Pihak Kecamatan Adakan Giat Bersih Lingkungan

Kapuas Hulu, Kalbar, TFBI. —

Untuk menumbuhkan semangat menjaga kebersihan Polsek Pengkadan Polres Kapuas Hulu yang dipimpin Kapolsek Pengkadan Ipda Jaspian bersama Pemerintah Kecamatan Pengkadan yang dipimpin langsung oleh Tabri, S.E, M.A.P selaku Camat Pengkadan dan Kepala Puskesmas Kecamatan Pengkadan Sudadi melakukan kegiatan kerja bakti di pemukiman warga masyarakat Desa Sasan, Jum’at (26/7/2019).

Dikatakan oleh Kapolsek Pengkadan Ipda Jaspian bahwa kerja bakti di lingkungan pemukiman warga masyarakat Desa Sasan ini sengaja dilaksanakan oleh pemerintah Kecamatan dan Polsek Pengkadan sebagai bentuk wujud kepedulian dalam menjaga kebersihan lingkungan.

Camat Pengkadan Tabri, S.E, M.A.P, yang didampingi oleh Kapolsek Pengkadan Ipda Jaspian dan Kepala Puskesmas Kecamatan Pengkadan Sudadi serta Kades Sasan Abdul Rani, S.PdI dalam sambutannya mengatakan bahwa kedepan kegiatan Jum’at Bersih ini akan terus dilaksanakan oleh Pemerintah Kecamatan dan Polsek Pengkadan dengan tujuan untuk menjalin silaturahmi serta untuk menggugah kepedulian masyarakat dalam menumbuhkan rasa memiliki dan menjaga kebersihan lingkungan sekitar, sehingga diharapkan lingkungan terasa nyaman.

“Kami Berharap agar kedepannya agar kegiatan Jum’at bersih ini agar terus dilakukan agar selalu Terjalin Komunikasi Silaturahmi dan menggugah kepedulian masyarakat agar memiliki rasa dan mau peduli akan kebersihan Lingkungan sekitar dan berdampak Nyaman untuk semua masyarakat, ” Ungkap Camat

Kades Sasan Abdul Rani, S.Pd.I menyampaikan apresiasi kepada Bapak Camat, Bapak Kapolsek dan Bapak Kepala Puskesmas Kecamatan Pengkadan yang telah menjadikan Desa Sasan sebagai titik awal dari kegiatan bakti sosial dengan tema Jum’at Bersih.

“Harapannya dengan kegiatan ini Insya Allah akan terwujud tali silaturrahim antar warga dan Pemerintah Kecamatan Pengkadan sekaligus menumbuhkan semangat gotong royong dan kesadaran bersama akan pentingnya hidup bersih dengan menjaga kebersihan lingkungan dengan membiasakan diri membuang sampah pada tempatnya,” ucap Kades Sasan Abdul Rani, S.PdI.

(Endipriyono)

Wakapolres Hadiri Apel Gelar Pasukan Siaga Darurat Pencegahan Dan Pemadaman Kebakaran Hutan Di Kabupaten Kapuas Hulu Tahun 2019

Putussibau, Kalbar, TFBI. —

Pada Hari Sabtu Tanggal 27 Juli 2019 Pukul 08:30 Wib Bertempat di Halaman Kantor Bupati Kab. Kapuas Hulu telah dilaksanakan Kegiatan Apel Gelar Pasukan Siaga Darurat Pencegahan dan Pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan Kabupaten Kapuas Hulu Tahun 2019.

Hadir dalam kegiatan tersebut adalah ANTONIUS L. AIN PAMERO (Wakil Bupati Kabupaten Kapuas Hulu), LETKOL INF BASYARUDIN (Dandim 1206/Psb), ALBER MANURUNG,.S.H,S.I.K (Waka Polres Kapuas Hulu, HENDRA SINAGA (Pasi Intel Kejaksaan Negeri Putussibau ), RUPIANAUS (Kepala BPBD Kab. Kapuas Hulu), DRS.H.M.YUSUF,.M.M (Asisten Administrasi dan Umum Sekretariat Daerah), Kapolsek Jajaran Polres Kapuas Hulu, Danramil Jajaran Kodim 1206/psb

Dalam Amanat Upacara yang disampaikan Oleh ANTONIUS L. AIN PAMERO (Wakil Bupati Kabupaten Kapuas Hulu) Menyampaikan agar dapat menempatkan pasukan patroli di 7 desa yang berada di kab kapuas hulu untuk mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan “Kami Berharap agar diadakannya pasukan Patroli di Wilayah kami sekitar 7 Desa yang berada d Kabupaten Kapuas Hulu untuk Mengantisipasi terjadinya kebakaran Hutan dan lahan di wilayah kami,” Ujarnya.

Kebakaran hutan dan lahan bisa meningkatkan potensi bencana alam serta terganggu nya sungai dan evaluasi tanah beserta meningkatnya resiko pemanasan global, Berkurang nya jarak pandang yang kurang di akibatkan aspek asap yang bisa menyebabkan terhambat nya jalur penerbangan transportasi darat maupun udara.

Sesuai dengan perkiraan BMKG musim kemarau tahun 2019 ini relatif lama yang terjadi pada bulan juli dan oktober, Kami berharap agar Anggota TNI POLRI beserta seluruh elemen masyarakat, agar selalu berupaya memberikan sosialisasi kepada seluruh masyarakat agar tidak melakukan pembakaran hutan dan lahan pada musim kemarau.

Agar pasukan KARHUTLA ini dapat mejadi garda terdepan dalam melakukan pemadaman kebakaran hutan dan lahan bila mana ada kebakaran hutan dan lahan yang tidak bisa di kendalikan.

Lebih lanjut wakil bupati berharap “Agar anggota satgas ini bisa menjaga sikap dan kedisiplinan dalam pelaksanaan tugas di desa dan di daerah masing-masing”.

(Endipriyono)

Kota Bogor perlu musium edukasi “Kujang” Karena Sakral Dan Bersejarah

Bogor, TFBI. —

Bogor adalah salah satu kota yang berada di wilayah Jawa Barat. Kota Bogor sering di kenal kota hujan ini, mempunyai lambang kota yang bernama Tugu Kujang, sebagai ciri khas kota.

Nama kujang itu sendiri di ambil dari nama sebuah senjata pusaka tradisional etnis sunda, yang konon di yakini memiliki keistimewaan dan kekuatan gaib.

Pusaka Kujang tidak bisa di pisahkan dari masyarakat pada masa pemerintahan Prabu Siliwangi. Masyarakat Jawa Barat mengenalnya sebagai Pusaka Prabu Siliwangi.

Hal yang unik dan tidak biasanya Salah seorang Dosen Perguruan Tinggi di Bogor Angga Sulistiono, SE, MM.
Kolektor dan juga perawat ribuan pusaka, mengatakan, bahwa pusaka itu ada tiga hal yang perlu diketahui tangguh, dapur dan Pamor.

Ia menjelaskannya, “Tangguh” itu pembuatannya kapan, “Dapur” apakah berupa binatang atau wayang, ada dapur naga, dapur jalak dan Pamor.

Menurutnya, kujang selama ini pada umumnya dikenal masyarakat sebagai sebuah senjata khas sunda, beberapa informasi yang tertera di sejumlah laman internet, menyebutkan warisan bersejarah ini dapat digunakan sebagai senjata bahkan alat pertanian.

Nah bogor ini, lanjutnya, mempunyai ikon tugu kujang, jangan sampai kita kenal sama legenda anu tapi tidak tahu sejarahnya.

Ia menambahkannya, Bogor itu ibukota Pajajaran, saya ikut prihatin dan ironis sekali selama ini, karena tidak adanya Musium.

“Saya jalan-jalan ke Belanda, ke Turki penataan musium sangat bagus sekali bagaimana mereka menghargai itu,” tegasnya.

Nah, katanya lagi, apakah di Bogor ada musium pusaka tersebut sebagai bahan edukasi khususnya masyarakat Bogor kalau tugunya sih ada, galerinya dimana?

Kujang bisa disebut Pusaka Bangsa Sunda, katanya lagi, dikarenakan tiga poin, yakni Kujang indentik dengan Budaya Sunda, merupakan ciri khas Bangsa Sunda, dan disakralkan oleh Masyarakat

Orang luar negri beli kaya begini bahkan seperti keris tujuannya untuk koleksi dan keindahan ada nilai yang terkandung di dalamnya.

(Boegeiss)

Perisai Aksi Demo di bellagio Mall mendesak Apollo Club di tutup.

Jakarta, TFBI. —

Puluhan Mahasiswa dan Pemuda yang tergabung dalam organisasi serumpun syarikat Islam yaitu Perisai (Pertahanan Ideologi Syarikat Islam) menggeruduk Mall Bellagio Jakarta Selatan Jumat 26/07/2019.

PERISAI meminta pihak Mall Bellagio untuk tidak memperpanjang penyewaan tempat hiburan mall apollo dikarenakan meresahkan dan membuat masyarakat terjangkit penyakit sosial.

Passalnya Hak TDUP yang dikeluarkan izin dari pemerintahan diduga disalah gunakan fungsi dan kewajibannya menjadi tempat Hiburan Malam (THM). Dalam aksi-aksi sebelumnya Perisai mendesak Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan dan Walikota Jakarta Selatan untuk menutup salah satu hiburan malam di Jakarta Selatan.

Koordinator lapangan aksi, M Happy, mengatakan bahwa pihaknya dari Perisai mendesak Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Walikota Jakarta Selatan Marullah Matali untuk mencabut Tanda Daftar Usaha Pariwisata (TDUP) salah satu hiburan malam di karena disinyalir sebagai tempat berkumpulnya para kaum yang suka sesama jenis atau be-sexual/LGBT.

“Kami mendesak Gubernur DKI Jakarta dan Wali Kota Jakarta Selatan untuk memerintahkan Sudin Pariwisata untuk mencabut Tanda Daftar Usaha Pariwisata (TDUP) tempat hiburan Apollo Bar & Lounge Club tersebut,” tandas Happy

Menurutnya, permintaan ini dinilai tempat hiburan malam ini telah melanggar Pergub No. 18 Tahun 2018 tentang penyelenggaraan Usaha Pariwisata.

Selain itu, massa juga minta management mall belagio bertanggungjawab untuk tidak memperpanjang kontrak penyewaan hiburan Apollo Bar & Louge Club karena diduga membuat masyarakat menjadi terpengaruh menjadi kaum sodom/gay.

Happy katakan, kita sebagai warga Jakarta tidak ingin kota Jakarta khususnya daerah Kuningan, Setiabudi, Jakarta Selatan, menjadi seperti kota Sodom yang di azab oleh Allah SWT.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan menyebutkan, “Pokoknya kalau Anda menemukan laporkan, kita akan melakukan penyelidikan,” tegas Anies di Balaikota, Jakarta Pusat, Kamis (29/3/2018) lalu.

“Kami ingin menghadirkan Jakarta sebagai kota yang standar moralnya tinggi. Kami tidak ingin Jakarta kompromis terhadap praktik yang tidak sesuai dengan Perda,” tandasnya mengikuti ucapan Anies.

Itu adalah penggalan kalimat yang keluar dari mulut Gunernur DKI Jakarta, Anies Baswedan pada 14 November 2017. Anies juga berjanji kepada para tokoh lintas agama yang hadir untuk tidak berkompromi terhadap perbuatan asusila dan perbuatan melanggar moral. (***)

Proyek GPU Tamban Catur Tidak Selesai Tepat Waktu Menuai Kritikan Tajam Petinggi LEKEM KALIMANTAN

Kapuas Kalsel TFBI. – –

Pekerjaan Pembangunan Gedung Pertemuan Umum (GPU) di Desa Warna Sari Kecamatan Tamban Catur Kabupaten Kapuas Kalimantan Tengah satuan kerja Sekretariat Daerah Kabupaten Kapuas APBD tahun 2019 senilai Rp 899.630.451.16. Pelaksana CV ARSIRA OKANSLI pusat Kuala Kapuas dengan masa waktu pengerjaannya selama 90 hari kalender menuai kritikan aktifis LSM LEKEM KALIMANTAN.

Berdasarkan informasi dan hasil penelusuran awak media ini bersama gabungan rekan-rekan petinggi Lembaga Swadaya Masyarakat LEKEM KALIMANTAN dan KIB Kabupaten Kapuas di lapangan, ditemukan fakta pisik bahwa pengerjaan proyek pembangunan GPU tersebut terhenti pengerjaannya, kata Aspihani Ideris yang merupakan pimpinan LSM LEKEM KALIMANTAN, Jum’at (26/7/2019).

“Pembangunan Gedung Pertemuan Umum atau yang disingkat GPU ini terhenti pengerjaannya. Dan kami lihat proyek itu dalam kondisi habis batas waktu pelaksanaan pekerjaan sesuai dokumen kontrak perjanjian kerja, ucap Direktur Eksekutif Lembaga Kerukunan Masyarakat Kalimantan (LEKEM KALIMANTAN) ini kepada sejumlah awak media, Jum’at (26/7/2019).

Aspihani Ideris yang juga diketahui Ketua Dewan Kehormatan dan Etik, Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Perkumpulan Pengacara dan Penasehat Hukum Indonesia (P3HI) ini menegaskan, hasil investigasi lembaganya, pekerjaan pembangunan Gedung Pertemuan Umum (GPU) dimaksud tidak selesai tepat waktu dan pada saat ini pekerjaan tersebut sudah melewati batas waktu yang ditentukan sekitar dua puluh hari lebih.

Selanjutnya Dosen Fakultas Hukum Universitas Islam Kalimantan (UNISKA) ini memaparkan, didalam Perpres 54/2010 diubah terakhir kali dengan Perpres 172/2014 Pasal 93 ayat 2 “Dalam hal pemutusan Kontrak dilakukan karena kesalahan Penyedia Barang / Jasa. Artinya dikarenakan kesalahan kontraktor, maka PPTK berhak memutus sepihak atas proyek tersebut,” tutur Aspihani.

Selain itu, menurut Aspihani yang merupakan tokoh Advokat dan Pengacara Kalimantan ini menegaskan, dikarenakan pekerjaan tersebut pengerjaannya tidak selesai tepat waktu, maka kontrakor wajib membayar denda atas keterlambatan pengerjaan proyeknya dan juga perusahaannya harus dimasukkan didalam Daftar Hitam. (***)

Ratusan Kapal Nelayan Jakarta Di Beragkatkan Melaut Untuk Menangkap Ikan

Jakarta, TFBI. —

Kesyahbandaran muara baru ( KSOP ) muara baru hari ini Jum’at 26/7 telah memberangkatkan ratusan kapal kapal nelayan untuk melaut menangkap ikan di laut agar ada untuk di konsumsi warga DKI dan sebahagian hasilnya akan di ekspor keluar negeri.

Menurut kepala KSOP ( kesyahbandaran otoritas pelabuhan ) keberangkatan kapal tersebut di atas telah melalui prosedur yang baik dalam arti tidak ada masalah lagi dan telah berkordinasi dengan instansi pemerintah terkait, Demikian juga hal nya yang di lakukan oleh kesyahbandaran pelabuhan perikanan Nizam zachman muara baru yaitu struktur kementerian kelautan dan perikanan ( KKP ) juga ikut serta memberikan ijin berlayar untuk melaut menangkap ikan dengan melalui prosedur.

Sedangkan diiformasikan oleh dua Istansi pemerintahan tersebut di atas keberangkatan ratusan kapal nelayan tersebut untuk melaut menangkap ikan tidak ada masalah lagi baik perijinan maupun perlengkapan operasional ABK ( Anak Buah Kapal) dan nahkodanya ( tekong) semua itu telah terpenuhi sesuai dengan standar operasion prosedur ( SOP ), LP,

Tampak dari pantauan Wartawan etabloidfbi.com para ABK yag sudah bersiap-siap diberagkatkan dan juga Kapal Nelayan yang sudah kembali dari hasil memanen ikan dilaut mereka semua tampak Ceria atas hasilyang ddapat.

(Lundak Pakpahan)

Kasad : Kejurnas Judo Kartika Cup XII Ajang Prestasi dan Gali Pengalaman Tanding

JAKARTA, TFBI. – –

Saat membuka Perkasa Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Judo Kartika Cup XII tahun 2019 di GOR Amongrogo, Yogyakarta, Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Andika Perkasa mengatakan bahwa selain prestasi, Kejurnas juga ajang menggali pengalaman bertanding.

Hal tersebut disampaikan Kapenrem 072/Pamungkas Mayor (Arm) Mespan Haryadi, dalam keterangan tertulisnya di Jogjakarta, Jum’at (26/07/2019).

Kapenrem mengatakan, dalam sambutan pembukaan Kejurnas, Kasad Jenderal TNI Andika Perkasa menyampaikan bahwa selain prestasi, Kejurnas juga ajang menggali pengalaman bertanding.

“Kasad menyampaikan, salah satu manfaat kejuaraan ini bukan semata-mata kejuaraannya, tetapi pengalamannya, bagaimana cara berlatih, bagaimana bertanding, itu yang membuat kita akan berkembang,“ ujar Mespan Haryadi.

Kapenrem mengungkapkan, sebagaimana dikatakan Kasad, kejuaraan ini merupakan event yang memberikan pengalaman. Para atlet tentunya mempunyai target masing-masing, ada yang target PON atau Sea Games yang penting pengalaman.

“Kalau benar-benar diakomodasikan, akan mencetak lebih banyak petarung atlet di komunitas yang lebih luas seluruh Indonesia dari semua kelas,“ tutur Mespan.

Kejurnas Judo Kartika Cup XII tahun 2019, jelas Kapenrem, dimulai dari tanggal 26 sampai 28 Juli 2019 ini diikuti tidak kurang 602 atlet dari 28 Provinsi. Pada Kejurnas Judo ini juga diikuti oleh atlet-atlet TNI AD yang tergabung dalam Pengurus Daerah (Pengda).

“Peserta Kejurnas dibagi beberapa kategori yaitu kategori Cadet umur sampai dengan 18 tahun dengan peserta 131 orang, kategori Junior 19 sampai 21 tahun dengan peserta 184 orang, serta kategori Senior 21 tahun keatas dengan peserta 263 orang,“ ujar Mespan.

Masing-masing kategori mempertandingkan delapan kelas dan juga dipertandingkan Nageno-Kata untuk putra dan Yuno-Kata untuk Putri, dengan peserta Kata 24 atlet.

“Kartika Cup ini merupakan kejuaraan yang memiliki grade point paling besar di Indonesia, sehingga diikuti mayoritas Pengda. Selain sebagai ajang persiapan Atlet Pelatnas, Kejurnas Judo ini juga sebagai seleksi PON XX 2020 di Papua nanti,“ jelas Kapenrem.

Terpisah, seorang Pengurus Besar Persatuan Judo Seluruh Indonesia (PB PJSI), Kolonel Arh Hindro Martono menyatakan, semula atlet Pelatnas Sea Games akan turun pada even ini, namun karena dengan pertimbangan skala prioritas, saat ini mereka sedang dipersiapkan mengikuti uji coba di Korea dan Jepang.

“Bulan depan, 10 Agustus, mereka akan uji coba di Korea selama dua bulan, setelah itu ke Jepang dalam kurun waktu sama yaitu dua bulan,”ujar Hindro.

“Ini penting, supaya saat tanding di Sea Games (Filipina), yaitu tanggal 5 sampai 7 Desember 2019, mereka dapat mencapai prestasi tertinggi, yaitu mempersembahkan medali,” tegasnya.

Terkait atlet Judo dari TNI AD, Hindro menjelaskan bahwa, pada Sea Games juga ada yang dilibatkan, diantaran Serda (K) Anny Pandini yang sempat turun di Asian Games 2018.

“Juga dikejurnas ini, TNI AD tidak mengrimkan kontingen khusus, mereka ikut berpartisipasi dan tergabung dalam Pengda-Pengda,” pungkasnya. (Redaksi)

)

Pendekatan Humanis dan Persuasif, Guna Terpeliharanya Kamtibmas oleh Jajaran Polsek Teluk Betung Selatan

Bandar Lampung, TFBI. —

Binmas Polsek Teluk Betung Selatan Ipda Marta Gunawan, bersama enam personel melaksanakan Operasi Bina Kusuma Krakatau 2019, kondisi dengan sasaran premanisme, Jumat, (26/7/2019).

Operasi premanisme yang dimulai pukul 10.00 WIB tersebut kali ini dilakukan di Jl. Laksamana R.E.Martadinata, Gedong Pakuon, Kec. Telukbetung Selatan, Kota Bandar Lampung.

Dalam pelaksanaan operasi tersebut, Polsek Teluk Betung Selatan mengamankan satu (1) orang pak ogah UC (28) yang sering berada dilokasi, selanjutnya diberikan arahan agar jangan sampai menganggu ketertiban keamanan masyarakat umum seperti melakukan pemaksaan terhadap pengendara yang melintas.

“Kegiatan ini, merupakan rangkaian Operasi Bina Kusuma Krakatau 2019 oleh Polresta Bandar Lampung dengan tujuan menekan tindakan kriminalitas di wilayah hukum Polresta Bandar Lampung, dengan upaya mengurungkan niat orang yang akan melakukan kejahatan serta memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat,” kata Ipda Marta Gunawan.

Pesan dari Kapolresta Bandar Lampung Kombes Pol Wirdo Nefisco, S.I.K.,M.Si., sebelumnya menuturkan dalam pelaksanaan Operasi Bina Kusuma Krakatau 2019 ini pihaknya gencar melakukan tindakan preemtif dalam bentuk pembinaan dan penyuluhan kepada siapa saja yang dicurigai atau disinyalir akan berbuat dan menganggu ketertiban keamanan masyarakat, yang pada akhirnya diharapkan akan memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat.

(Redaksi )

Guna Meningkatkan Kekompakan Polwan Polresta Adakan Pertemuan Rutin

Bandar Lampung TFBI. —

Kapolresta Bandar Lampung Kombes Pol Wirdo Nefisco, S.I.K.,M.Si, memberikan pembinaan kepada seluruh Polwan Polresta BandarLampung dalam rangka tatap muka dan pembinaan rutin kepada personel Polwan Polresta Bandar Lampung, bertempat di ruang Rupatama Polresta Bandar Lampung, Kamis (25/7/2019).

Dalam kegiatan tersebut, Kapolresta Bandar Lampung didamping oleh Kabag Sumda dan Kasi Propam, memberikan arahan kepada seluruh Polwan Polresta Bandar Lampung.

Sambutan diawali dengan laporan senior Polwan dan kemudian menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Polwan, kemudian dilanjutkan dengan arahan dari Kapolresta Bandar Lampung.

Dalam arahannya, Kapolresta Bandar Lampung, menekankan kepada seluruh Polwan agar selalu menjaga kekompakan ataupun menjaga solidaritas baik dalam sesama rekan sejawat maupun melayani masyarakat, kemudian Polwan juga dapat menjadi teladan dan contoh yang baik bagi masyarakat dengan menjaga sikap dan tata krama dan yang paling utama bersama-sama melaksanakan tugas utama Polri dalam hal melindungi, mengayomi dan melayani masyarakat.

“Dengan diadakannya kegiatan ini, tatap muka secara rutin setiap bulan, sekaligus dibarengi dengan kegiatan arisan Polwan dapat memberikan dampak positif bagi para Polwan khususnya Polwan Polresta Bandar Lampung dimana senior dapat memberikan masukan atau arahan kepada juniornya untuk secara pribadi maupun institusi Polri sendiri, begitupun yang junior dapat meminta masukan kepada yang senior,” ucap Kapolresta Bandar Lampung.

“Polwan Polresta Bandar Lampung, harus mampu menunjukkan dedikasi dan sikap yang baik dalam melaksanakan tugas sebagai anggota Polri, memiliki tingkat kepedulian yang tinggi antar sesama, saling mengingatkan baik senior maupun junior, saling menegur satu sama lain sehingga selalu terciptanya keharmonisan antar sesama Polwan,” tutup Kapolresta Bandar Lampung, yang kemudian acara dilanjutkan dengan foto bersama dan ramah tamah.

(Redaksi)

Polresta Bandar Lampung, Ungkap 48 Kasus dan Tangkap 44 Tersangka Dalam Operasi Sikat Krakatau 2019

Bandar Lampung,TFBI.–

Kepolisian Resor Kota Bandar Lampung dan Jajaran berhasil mengungkap 48 Kasus tindak pidana C3 (Curat, Curas dan Curanmor).

Ke 48 kasus tersebut diantaranya 15 Kasus Curanmor, 29 Kasus Pencurian dengan pemberatan (Curat), 6 Kasus Pencurian dengan kekerasan (Curas) dan kasus kepemilikan senjata api illegal.

Pengungkapan ini merupakan hasil kerja keras Polresta Bandar Lampung dan Polsek Jajaran dalam Operasi Sikat Krakatau 2019 yang berlangsung selama 2 pekan.

“Kita telah mengungkap 48 TO, dimana TO yang telah kita tagetkan sebanyak 10 sehingga kita over prestasi sebanyak 38 TO, untuk tersangka yang kita tangkap sebanyak 44 orang,” ucap Kapolresta Bandar Lampung Kombes Pol Wirdo Nefisco, S.Ik, M.Si didampingi oleh Kasat Reskrim Polresta Bandar Lampung Kompol Rosef Effendi saat ekspose kasus di Mapolresta Bandar Lampung, Kamis (25/07/19).

Selain itu petugas juga mengamankan 44 orang pelaku dimana diantaranya 10 orang pelaku merupakan target operasi.

Selama pelaksanaan operasi ini juga, Polresta Bandar Lampung melalui Satgas Deteksi Satuan Intelkam menerima 5 pucuk senjata api dari masyarakat.

“Senjata api yang telah kita ungkap ada 1 kasus, sementara 5 pucuk senjata api yaitu penyerahan dari masyarakat,” lanjut Kombes Pol Wirdo.

Barang bukti yang berhasil disita selama Operasi Sikat Krakatau 2019 yaitu 16 unit sepeda motor dan 3 set kunci letter T, 7 unit hand phone, 1 buah gitar, dan satu buah tang.

(Redaksi)

Polsek semitau serahkan TKI an. Natanaiel Balol kepada pihak keluarga.

Kapuas hulu, Kalbar, TFBI.–

Pada hari Kamis Tanggal 25 Juli 2019 sekira Jam 22.00 Wib, pihak Polsek semitau telah menyerahkan seseorang An. sdr. Nataniel Balol oleh Kspk Regu III Polsek Semitau Aiptu Jamroni kepada perwakilan pihak keluarga yaitu Kapt. Inf Harsono ( Danramil 1206 – 02 Semitau ).

Berikut Identitas orang yg di serahkan Pihak Polsek Semitau kpd Kapt. Inf. Harsono ( Danramil 1206 – 02 Semitau ) sbb :
Nama : Nataniel Balol
Tempat / Tanggal lahir : Ala’an, Tahun 1989
Jenis Kelamin : Laki – laki
Agama : Kristen
Alamat : Ds. Ala’an Kec. Kokar Kab. Alor Prov. NTT

Penyerahan orang tersebut dilaksanakan atas dasar hasil koordinasi oleh Danramil 1206 – 06 Semitau dengan pihak Polsek Semitau atas petunjuk dari pihak keluarga Nataniel Balol yaitu An. sdr. Kolonel Kav. Yosafat yang menghubungi Dandim 1206 – 06 Putussibau melalui via telphone, kemudian Dandim 1206 – 06 Putussibau meneruskan kembali kepada Danramil 1206 – 06 Semitau.

Dimana sebelumnya Sdr. Natanael Ballo merupakan TKI ke Malaysia yang melarikan diri dari tempat kerjanya karena alasan tidak tahan dengan gaji yang keci, kemudian ia berjalan kaki selama 19 hari samapai akhirnya ditemukan oleh warga kec. Semitau dan diserahkan kepada pihak Polsek semitau.

Setelah di serahkan orang tersebut kepada Danramil Semitau, orang tersebut malam ini menginap di Koramil Semitau. dan besok pagi pada jam 07.00 Wib, orang tersebut akan di antarkan langsung oleh Danramil Semitau untuk menemui keluarganya yaitu Kolonel Kav Yosafat yang bertugas di Korem 121 / Abw Kab. Sintang.

Penulis:Endipriyono

BNN Ungkap 60 Miliar TPPU dari Kasus Tindak Pidana Narkotika

Jakarta, TFBI.–

Berangkat dari pengungkapan kasus-kasus tindak pidana narkotika, BNN pun turut melakukan penyitaan terhadap aset para tersangka yang dihasilkan dari bisnis haram tersebut. Adapun aset-aset yang dibeli oleh para tersangka dari hasil penjualan narkotika yang dilakukan antara lain rumah, apartemen, tanah, kendaraan, perhiasan, dan bahkan untuk mendirikan perusahaan. Selain itu para tersangka juga memiliki beberapa rekening bank baik atas nama mereka sendiri, keluarga, maupun orang lain untuk dijadikan sebagai tempat penampungan uang dalam bisnis gelap tersebut.

Dalam pengungkapan kasus tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang berasal dari kejahatan narkotika kali ini BNN menyita sejumlah aset dengan total sebesar kurang lebih Rp 60.078.957.386,- (enam puluh miliar tujuh puluh delapan juta sembilan ratus lima puluh tujuh ribu tiga ratus delapan puluh enam rupiah) dari 20 kasus tindak pidana narkotika yang berhasil diungkap BNN sejak bulan Januari sampai dengan Juli 2019. Berikut rincian dari total aset yang disita tersebut.

• 41 bidang tanah dan bangunan senilai Rp 34.784.380.000,- (tiga puluh empat miliar tujuh ratus delapan puluh empat juta tiga ratus delapan puluh ribu rupiah)
• 1 unit pabrik senilai Rp 3.000.000.000,- (tiga miliar rupiah)
• 2 unit mesin potong padi senilai Rp 1.000.000.000,- (satu miliar rupiah)
• 30 unit mobil senilai Rp 6.852.000.000,- (enam miliar delapan ratus lima puluh dua juta rupiah)
• motor senilai Rp 2.698.000.000,- (dua miliar enam ratus sembilan puluh delapan juta sembilan ratus ribu rupiah)
• 440 batang kayu jati gelondongan senilai Rp 90.000.000,- (sembilan puluh juta rupiah)
• Perhiasan senilai Rp 617.000.000,- (enam ratus tujuh belas juta rupiah)
• Uang tunai sebesar Rp 11.036.677.386,- (sebelas miliar tiga puluh enam juta enam ratus tujuh puluh tujuh ribu tiga ratus delapan puluh enam rupiah)

Seluruh aset TPPU dari kasus narkotika tersebut disita dari 22 orang tersangka yang sebagian besar merupakan narapidana yang sedang menjalankan hukuman di Lapas terkait tindak pidana narkotika. Sementara itu, sebagian lainnya merupakan para pelaku yang baru ditangkap serta para pelaku yang sudah beberapa kali melakukan kejahatan tersebut.

Selanjutnya kedua puluh dua orang tersangka tersebut dijerat dengan Undang-Undang No.8 Tahun 2010 Pasal 3, 4, dan 5 tentang Tindak Pidana Pencucian Uang dan Undang-Undang No.35 Tahun 2009 Pasal 137 tentang Narkotika.BNN BERSINAR RI

(Redaksi)

Tidak Ada Istilah Gaptek Bagi ASN

JAKARTA, TFBI.–

Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/ Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro mengatakan bahwa aparatur sipil negara (ASN) tidak boleh gagap teknologi atau gaptek. Di era revolusi industri 4.0, birokrat muda harus melek teknologi dan harus mengikuti perkembangan.

“Kalau anak muda seperti anda tidak boleh ada istilah gaptek, gaptek untuk generasi saya. Untuk generasi Anda tidak ada istilah gaptek, tidak mengerti bagaimana menggunakan teknologi. Semua harus melek teknologi harus paham apa perkembangan terakhir,” ujarnya saat menjadi inspiring speaker pada acara Presidential Lecture 2019, di Istora Senayan Jakarta, Rabu (25/07).

Dihadapan 6.198 CPNS, Bambang mengatakan perubahan teknologi juga membawa perubahan pada gaya birokrasi yang sebelumnya manual menjadi electronic government (e-government). Dengan penerapan e-government atau Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) membuat ASN harus dapat memenuhi 4 tuntutan masyarakat ke depan, yang pertama menerapkan smart government melalui optimalisasi penggunaan teknologi informasi dan digitalisasi.

Kedua, penerapan open goverment dimana output ASN dapat diketahui publik dan dampaknya dirasakan langsung oleh masyarakat luas. Selanjutnya big data driven policy, dimana media sosial menjadi refleksi tuntutan publik kepada pemerintah. Melalui pemanfaatan big data, pemerintah dapat menangkap aspirasi masyarakat serta memberikan layanan terbaik bagi masyarakat. Terakhir, cultural shifting atau pergeseran budaya karena tuntutan zaman.

“Budaya melayani dilakuan karena tuntutan jaman. Posisikan Anda di sektor swasta, kalau Anda tidak memberikan yang terbaik, Anda bisa bangkrut, atau Anda bisa dipecat, artinya culture shifting menunjuk anda untuk selalu memberikan yang terbaik dalam berbagai hal,” jelasnya.

Ia berpesan agar ASN dapat menjadi pribadi yang fleksibel, terbuka dan adaptif. Para ASN tidak perlu berlama-lama di kantor hanya untuk menunjukan seolah-olah pegawai rajin. Namun yang terpenting adalah dengan waktu terbatas, ASN dapat melakukan banyak hal yang berguna.

Selain itu, ASN juga diminta untuk menghilangkan ego sektoral yang sering terjadi antar tiap unit kerja sehingga menyebabkan pelayanan menjadi kurang optimal. “ASN harus menjadi leader. Leader yang bisa merangkul semua pihak. Jangan kemudian hanya menjadi followers,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, Bambang juga menekankan ASN harus memegang nilai integritas untuk menciptakan birokrasi yang bersih, birokrasi yang efisien.

(Yahya Heriansyah)

Motivasi dalam Presidential Lecture di Mata Para Atlet Berprestasi

JAKARTA, TFBI.–

Pesan pada Presidential Lecture 2019 yang disampaikan Wakil Presiden RI Jusuf Kalla dan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Syafruddin berkesan bagi para peserta. Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dari berbagai instansi ini merasa termotivasi dengan pesan-pesan kebangsaan yang disampakan dua pimpinan negara tersebut.

Eko Yuli Irawan, CPNS dari Kementerian Pemuda dan Olahraga mengaku senang bisa hadir di Istora dan menyaksikan Presidential Lecture secara langsung. “Senang bisa dapat informasi yang diberikan untuk bekal kita kedepan,” ujar Eko, usai acara Presidential Lecture.

Eko adalah atlet angkat besi yang sukses meraih medali emas pada Asian Games 2018 lalu. Di kancah internasional lainnya, ia juga pernah meraih medali perak pada Olimpiade Musim Panas 2016, medali emas Sea Games 2007 di Tahiland, medali perunggu Olimpiade Beijing 2008 kelas 56 kilogram dengan total angkatan 288 kilogram, serta masih banyak prestasi lainnya.

“Saya ingin mengabdi lewat olah raga, ikut membangun prestasi,” tegas Eko.

Atlet berprestasi lain yang juga mengapresiasi Presidential Lecture 2019 adalah Alfian M. Fajri. Atlet panjat tebing asal Surakarta ini mengaku, para pembicara dalam Presidential Lecture sangat memotivasi peserta.

Mereka diberikan pembekalan mengenai kondisi dunia yang “memaksa” mereka untuk bersaing di tingkat global dari berbagai sektor, “Pemuda sekarang harus bisa bersaing di tingkat global, misalnya dengan menguasai bahasa asing,” imbuhnya.

Prestasi terbaru yang ditorehkan Alfian, adalah juara dan meraih medali emas pada IFSC Worldcup Chamonix, Prancis pada 9 Juli 2019. Alfian berhasil menjadi yang tercepat setelah mengalahkan atlet panjat tebing asal Tiongkok, Zhong Qixin. Atlet asal Surakarta ini menorehkan catatan waktu 5,764 detik, sedangkan Zhong Qixin 6,382 detik.

Pelaksanaan rekrutmen CPNS 2018 formasi atlet berprestasi ini merupakan hasil koordinasi dengan Menteri Pemuda dan Olahraga, dan merujuk pada ketentuan Permenpora No 6/2018 tentang Persyaratan dan Mekanisme Seleksi, dan Pengangkatan Olahragawan Berprestasi menjadi CPNS tahun 2018. Tetap, dalam rekrutmen PNS, harus sesuai dengan Undang-Undang Apratur Sipil Negara. Syarat usia menjadi salah satu syarat setiap CPNS yaitu minimal 18 tahun dan maksimal 35 tahun.

Pada acara Presidential Lecture itu, mereka diberi pembekalan mengenai penerapan teknologi yang menjadi suatu keharusan dalam sistem pemerintahan. Wapres mengajak seluruh CPNS untuk menambah pengetahuan dan kemampuan untuk meningkatkan pelayanan dan selalu berinovasi dengan memanfaatkan teknologi.

Digitalisasi birokrasi tentu akan berujung pada pelayanan masyarakat yang semakin optimal. “Prinsip yang menjadi pegangan anda adalah melayani,” tegas Wapres JK di hadapan 6.198 CPNS yang mengikuti Presidential Lecture di Istora.

(Yahya Heriansyah)

Koperasi Pekerja Migran, Cegah Risiko Jeratan Utang Rentenir

Jawa Timur, TFBI.–

Direktur Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Luar Negeri (PPTKLN) Kementerian Ketenagakerjaan EvaTrisiana meresmikan pembentukan 4 Koperasi Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang berada Provinsi di Jawa Timur.

4 koperasi PMI yang diresmikan antara lain Koperasi Margo Makmur, Koperasi Perhimpunan Tenaga Kerja Indonesia (PERTAKINA) Kabupaten Blitar, Koperasi Pekerja Migran Indonesia Rumah Migran Berkarya Kediri, dan Koperasi Rumah Migran Berkarya Jenggirat Tangi Kabupaten Banyuwangi.

“Pembentukan koperasi PMI akan memberi manfaat optimal bagi Calon PMI, PMI, maupun PMI Purna beserta keluarganya. Keberadaannya juga diharapkan dapat memutus rantai calo dan rentenir serta membebaskan para PMI dari risiko jeratan rentenir,” kata Direktur Eva Trisiana saat menghadiri acara Festival Kewirausahaan Pekerja Migran Indonesia Purna Penempatan dan Peresmian Koperasi Pekerja Migran Indonesia, Kediri, Jawa Timur pada Rabu (24/7).

Dikatakan Eva selama ini calon Pekerja Migran Indonesia (PMI) terkadang kesulitan untuk mendapatkan akses permodalan, termasuk ketika membutuhkan pembiayaan untuk berangkat bekerja ke luar negeri. Oleh karena, itu pembentukan Koperasi PMI salah satu manfaatnya untuk menjawab persoalan PMI dan keluarganya dalam aspek keuangan sehingga mereka tidak terjerat calo dan rentenir.

“Koperasi PMI ini dari kita dan untuk kita. Dengan adanya koperasi PMI ini, para calon PMI, PMI dan PMI purna diharapkan dapat mendapat pinjaman dengan bunga ringan. Yang nantinya bisa mendorong usaha-usaha produktif,” kata Eva.

Koperasi PMI ini sejalan dengan pilar keempat program desa migran produktif (Desmigratif) yang diinisiasi oleh Menteri Ketenagakerjaan M. Hanif Dhakiri. Pilar keempat itu yaitu penguatan usaha produktif untuk jangka panjang dalam bentuk koperasi usaha.

“Koperasi PMI yang kuat bisa jadi fasilitator pengembangan usaha produktif di masyarakat ataupun kepentingan lain seperti tabungan dan investasi,” kata Eva.

Pemerintah terus mendukung usaha-usaha pembukaan kesempatan usaha melalui program koperasi PMI khususnya di kantong-kantong PMI. Koperasi ini juga bisa memberdayakan PMI sehingga bisa langsung bekerja saat mereka pulang.

“Dengan begitu saat mereka pulang ke kampung halaman tidak memulai dari nol tapi sudah jalan usahanya,” kata Eva.

Selain meresmikan koperasi PMI, dalam kesempatan itu adapula pameran hasil usaha PMI purna penempatan yang bekerja sama dengan Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia.

“Pameran ini baik sebagai upaya untuk melaksanakan konsep kemandirian Pekerja Migran Indonesia pada tahap pencapaian produktivitas karena Pekerja Migran Indonesia purna penempatan setelah bekerja di luar negeri telah memiliki kompetensi dan pengalaman bekerja sesuai kompetensi jabatan pekerjaan yang dimilikinya,” kata Eva. (***)

Pangdam IV : “Sikap Gotong Royong Jangan Hanya Di TMMD, Tapi Untuk Selamanya”

Tegal, TFBI.–

Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Mochamad Effendi, S.E., M.M., hari ini melakukan peninjauan kegiatan TNI Manunggal Mambangun Desa (TMMD) di Desa Jatimulya, Kec. Suradadi, Kab. Tegal, Kamis (25/7/19).

Kepada awak media, Pangdam menyampaikan hasil progres sasaran fisik berupa pembangunan jalan, RTLH dan sebagainya telah mencapai lebih dari 70 %, dan untuk sasaran non fisik sudah berjalan sesuai rencana.

Khusus untuk RTLH sampai saat ini masih terus berjalan sambil menghimpun partisipasi masyarakat. Dikatakan Pagdam, sementara ini sudah terhimpun bantuan dari BRI 10 unit dan BNI 5 unit, tapi kita masih terus menunggu peran serta dan partisipasi masyarakat, mungkin ada yang akan membantu semen, batu, pasir dan sebagainya.

Hal tersebut mengingat besaran biaya yang disiapkan terkadang tidak mencukupi oleh karena kondisi rumah yang akan direhap tidak sama. Semisal dengan biaya 10 juta sudah cukup, karena hanya perlu merehap lantai dan dinding rumah saja. Tetapi terdapat rumah yang harus membangun dari lantai, dinding hingga atap. Bila biaya tidak mencukupi maka perlu bantuan dari masyarakat, sehingga saat penutupan TMMD nanti semua RTLH sudah menjadi RLH, ungkapnya.

Jenderal bintang dua itu berharap, semua masyarakat terlibat untuk bersama-sama berpartisipasi dan berperan serta dalam kegiatan di TMMD. Hal ini dimaksudkan agar semua masyarakat merasa ikut andil dan terlibat sehingga merasa ikut memiliki. Bila sudah merasa memiliki maka merekapun akan menggunakan dan memelihara secara bersama-sama.

“Semua ikut berpartisipasi/berperan sesuai situasi dan kondisi. Yang masih kuat bisa ikut bekerja menata batu, atau ikut menyediakan air minum, atau membantu semen”, pintanya.

Dirinya juga berterimakasih karena masyarakat sudah ikut berperan serta, banyak kaum ibu bahkan nenek-nenek ikut terlibat dalam kegiatan pembangunan sarana fisik. Karena semua masih merasa ikut memiliki dan berpartisipasi/berperan serta, dan itulah yang kita harapkan.

“Sikap kegotong royongan, kerja sama, partisipasi dan ikut berperan serta semacam ini hendaknya tidak hanya pada kegiatan TMMD saja, tapi selamanya”, tandas orang nomor satu di Kodam IV/Diponegoro.

Sementara itu, disinggung tentang kekeringan, Pangdam menyampaikan bahwa sampai saat ini belum perlu melakukan penyiraman melalui udara. Mengatasi bencana kekeringan juga bukan semata-mata menjadi tugas Kodam/Polri, namun demikian bila sewaktu-waktu diminta siap untuk membantu. (***)

Sat Reskrim polres kapuas hulu lakukan olah TKP diduga gantung diri.

Putussibau, TFBI.–

Pada hari Kamis tanggal 25 Juli 2019 pukul 05:30 Wib telah terjadi dugaan bunuh diri dengan cara gantung diri di bangunan milik Sdr. Ariel Jl. Lintas Selatan Simpang Melapi Kec Putussibau Selatan.

Adapun Identitas Korban adalah :
Nama : Markus Sujono
Ttl : Ayo, 1 Mei 1983
Alamat : Dusun Gundaling Desa Senakin Kec. Sengah Temila Kab Landak
Pekerjaan: buruh bangunan

Menurut keterangan saksi rekan kerja di bangunan tersebut bahwa Sdr. Markus sudah dua kali melakukan percobaan bunuh diri pada hari Rabu tanggal 24 Mei 2019 pukul 11.30 wib namun berhasil di gagalkan oleh kawan kawanya , kemudian pada hari Kamis tanggal 25 Juli 2019 sekira pukul 05:30 wib Sdr. Markus ditemukan sudah dalam keadaan tergantung di lantai dua bagian belakang bangunan milik Sdr. Ariel “Almarhum sebelumnya pada hari rabu kemaren sudah 2 kali berusaha mencoba mengakhiri hidupnya namun berhasil digagalkan oleh Rekan-rekannya namun hari ini kamis almarhum saudara Markus ditemukan sudah tak bernyawa dan dalam keadaan tergantung,” dituturkan oleh Saksi.

Setelah menerima laporan dari masyarakat kemudian Sat Reskrim Polres Kapuas Hulu dan Polsek Putussibau Selatan mendatangi dan melakukan olah TKP dan memintai keterangan para saksi.

(Endipriyono)

Sat Sabhara polres Kapuas hulu bersama TNI lakukan patroli Diskresi

Putussibau,TFBI.–

Pada hari Rabu tanggal 24 Juli 2019 pukul 22.00 Wib telah dilakukan Patroli diskresi gabungan Sat Sabhara Polres Kapuas Hulu, Polsek Putussibau selatan dan Anggota TNI.

Kegiatan patroli Diskresi tersebut dipimpin KBO Sabhara oleh Ipda Safaat, dengan beranggotakan 15 personil Polres Kapuas Hulu dan 2 Personil Kodim 1206/Psb serta 2 pers yonif RK 644 Wls mereka para petugas berangkat menuju Lokasi yang disinyalir perlu di adakan pendataan dan pemeriksaan.

Kegiatan diawali dengan pemeriksaan kontrakan gang Suma jl dogom, karaoke Doi, hotel Aman sentosa, penginapan Fadil , penginapan firdaus kedamin, cafe bogienville, dan rumah kontrakan gang Badayu kedamin dan Operasi semua berjalan lancar dan Kondusif.

Dalam giat patroli diskresi tersebut Petugas Gabungan tidak mendapati pasangan yang tidak Syah, akan tetapi kedapatan oleh petugas dan menemukan seorang pria yang membawa senjata tajam yang menginap di hotel Aman sentosa sehingga perlu menjalani proses.

Selanjutnya pria tersebut dibawa ke Mapolres Kapuas hulu untuk diamankan dan membuat surat pernyataan tidak mengulangi perbuatan tersebut kembali.

(Endipriyono)

Kapendam IV : Jamban Itu Kebutuhan Vital

Semarang. TFBI.–

Berkumpul bersama keluarga merayakan hari raya merupakan kebahagiaan tersendiri yang sangat dinantikan banyak orang. Kurang dari sebulan, umat muslim akan merayakan Hari Raya Idul Adha 1440 H atau yang disebut Hari Raya Qurban atau Lebaran Haji. Sebagian masyarakat sudah mulai sibuk berbenah untuk menyambut datangnya hari besar umat Islam itu dengan menyiapkan binatang qurban dan menata rumah mereka.

Namun bagi sejumlah warga khususnya warga Desa Jimbung, Kecamatan Kalikotes, Kabupaten Klaten dan desa-desa lain yang saat ini mendapat program TMMD Reg ke 105 Tahun 2019. Bukan karena mereka mendapat hadiah hewan qurban atau perabot baru, tetapi lebih dari itu karena mulai lebaran haji kali ini rumah mereka telah dilengkapi dengan jamban pribadi.

Demikian penuturan Kapendam IV/Diponegoro Kolonel Arh Zaenudin, S.H., M.Hum., di Kantor Pendam IV/Diponegoro, tentang adanya pembangunan jamban bagi masyarakat di lokasi TMMD ke 105 Tahun 2019 Kodim 0723/Klaten dan Kodim-Kodim lain di wilayah Kodam IV/Diponegoro, Kamis (25/7/19).

Menurut Kapendam, jamban merupakan kebutuhan vital bagi semua orang. Pada umunya, orang setiap harinya pasti akan selalu berhubungan dengan yang namanya jamban baik untuk buang air kecil (BAK) atau buang air besar (BAB).

“Bisa kita bayangkan bila kita buang air kecil dan air besar lantaran tidak ada jamban, atau hal tersebut dilakukan disembarang tempat”, tandasnya.

Menyadari akan hal itu, TNI AD baik melalui program jambanisasi dan khususnya TMMD selalu berusaha membantu masyarakat untuk membangun jamban bagi mereka yang belum memiliki. Walaupun program ini dianggap sepele oleh sebagian orang, ternyata bagi sejumlah warga menjadi sesuatu yang sangat berharga bahkan dianggap sebagai berkah yang tak ternilai harganya, ungkapnya.

Seperti yang dikemukakan, Romlah dan Juwariah, warga Dukuh Krambil Gede, Desa Jimbung beberapa waktu lalu. Mereka merasa tidak ada kata lain kecuali terima kasih kepada Satgas TMMD karena telah membangunkan jamban dirumahnya masing-masing.

Dengan nada yang tulus mereka mengatakan, sebentar lagi rumahnya akan memiliki jamban, sehingga dia tidak harus nunut (menumpang) di rumah tetangga untuk BAB. Apalagi sebentar lagi lebaran haji, dimana adat kebiasaan warga setempat, setiap lebaran haji rumahnya selalu dikunjungi saudara-saudaranya untuk berkumpul bersama.

“Mulai lebaran haji tahun ini saya sudah mempunyai jamban sendiri, sehingga jika saudara-saudaranya kumpul di hari lebaran haji tidak akan bingung lagi”, ungkapnya.

Ungkapan tersebut tentu memiliki makna yang begitu besar, bahwa kepedulian TNI kepada rakyat sampai ke hal-hal kecil dan seringkali dianggap sepele oleh sebagian masyarakat. Semoga dengan sudah terpenuhinya jamban keluarga, tingkat kesehatan masyarakat meningkat sehinga aktifitas keseharian menjadi lebih lancar, perekonomian berjalan normal dan masyarakat lebih sejahtera, pungkas Kapendam penuh harap. (***)

10 Truk Tanki Air Bersih Guyur Jatimulya Suradadi Tegal

Tegal, TFBI.–

10 truk tanki air bersih guyur masyarakat Desa Jatimulya Kecamatan Suradadi Kabupaten Tegal, Rabu (24/7/2019).

Kesepuluh truk yang masing-masing berisikan 7.000 liter ini khusus didatangkan Kodim 0712/Tegal kepada 500 KK atau 2.500 jiwa dari 3 RW di Dukuh Sigerung dan Wanasari Desa Jatimulya, dimana lokasi berlangsungnya TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) 105 Kodim 0712/Tegal.

Bertepatan dengan didistribusikannya air bersih kepada masyarakat Desa Jatimulya, Danrem 071/Wijayakusuma Kolonel Kav Dani Wardhana, S.Sos., M.M., M.Han., saat melaksanakan peninjauan progres TMMD 105 Kodim 0712/Tegal dengan didampingi Dansatgas TMMD 105 Kodim 0712/Tegal yang juga Dandim 0712/Tegal Letkol Inf Richard Arnold Yeheskiel Sangari, SE. M.M., dan wirausahawan Tegal serta para relawan setempat, mengungkapkan, terkait krisis kekeringan yang menimpa masyarakat di Jatimulya khususnya Dukuh Sigerung, sangat apresiatif terhadap kepedulian para wirausahawan dan relawan Tegal yang telah peduli terhadap kesulitan sesamanya.

“Kami berharap, pemerintah daerah dapat memberikan solusi terbaik dalam menyelesaikan permasalahan ini khususnya krisis air akibat kemarau yang berkepanjangan ini. TNI melalui Kodim 0712/Tegal akan selalu siap membantu kesulitan yang dialami masyarakatnya saat ini”, ungkapnya.

“Saya mewakili Satgas TMMD dan segenap warga masyarakat Desa Jatimulya, mengucapkan terima kasih atas niat baik dari Makin Tegal yang telah peduli memberikan bantuan air bersih kepada masyarakat Desa Jatimulya ini”, paparnya.

Dikatakan pula menurut Danrem bahwa TNI dalam hal ini adalah Korem 071/Wijayakusuma pada beberapa hari ini telah berkoordinasi dengan tim ahli geologi dari Undip Semarang dalam rangka mencari titik sumber mata air di Jatimulya. ” Apabila diketemukan sumber mata air diwilayah ini, TNI Korem 071/Wijayakusuma akan langsung melakukan pengeboran mata air untuk membantu kesulitan yang dialami masyarakat”, pungkasnya. (***)