Polri Ultah Ke-73, Ketum PPWI Sampaikan Ucapan Dirgahayu Bhayangkara Negara

Jakarta, TFBI.

Ketua Umum Persatuan Pewarta Warga Indonesia (Ketum PPWI) Wilson Lalengke dan seluruh Keluarga Besar PPWI mengucapkan selamat Hari Ulang Tahun Bhayangkara Ke-73 hari ini, 1 Juli 2019. Dalam siaran persnya, Ketua Umum PPWI Wilson Lalengke mengajak segenap anggota dan pengurus PPWI untuk berdoa kepada YME, dan berharap semoga seluruh jajaran Bhayangkara Negara itu semakin berjaya dan dicintai rakyat.

“Dirgahayu Kepolisian Republik Indonesia. Selamat Ulang Tahun ke-73 para Bahayangkara Negara. Mari kita doakan kiranya Polri akan semakin berjaya dan dicintai rakyat kedepannya,” ujar Wilson kepada media ini melalui jaringan WhatsApp-nya, Minggu malam, 30 Juni 2019.

Disamping itu, Wilson juga berharap agar seluruh jajaran Polri dapat meningkatkan sinergitas dengan berbagai elemen masyarakat termasuk dengan insan pers di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia dalam rangka mengawal pembangunan negara demi terciptanya stabilitas nasional dan kemakmuran rakyat. “Selaku Ketua Umum PPWI beserta seluruh keluarga besar PPWI mengharapkan agar kiranya sinergitas Polri dengan semua elemen masyarakat, termasuk dengan kalangan pers akan semakin kuat dan solid,” harap alumni PPRA-48 Lemhannas RI tahun 2012 itu.

Ditambahkannya, guna kepentingan nasional dan penegakan hukum di tanah air tentunya jajaran Polri harus tetap mengedepankan humanisme agar tetap dicintai rakyat. ”Semoga Korps Bhayangkara semakin jaya, selalu mengedepankan wajah humanisme dalam pelaksanaan tugasnya agar selalu dicintai rakyat,” harap Wilson.

Secara khusus, dalam rangka mengawal pembangunan nasional dengan tujuan kesejahteraan rakyat, Wilson yang saat ini juga menjabat sebagai Sekjen Keluarga Alumni Program Persahabatan Indonesia Jepang Abad 21 (Kappija-21) meminta Polri untuk tetap menjalin kemitraan serta sinergi dalam banyak hal dengan para pekerja pers. ”Saya berharap seluruh jajaran Polri agar selalu bersinergi dengan insan pers dimanapun bertugas di negeri ini dalam rangka mengawal pembangunan nasional demi terciptanya keamanan, kenyamanan, keharmonisan dan kelancaran pelaksanaan pembangunan di tengah masyarakat,” ujar Wilson lagi.

Tidak lupa juga, Wilson yang merupakan lulusan pascasarjana bidang Global Ethics dari Birmingham University Inggris dan Applied Ethics dari konsorsium Utrecht University Belanda dengan Linkoping University Swedia juga memberikan apresiasi kepada ibu-ibu Bhayangkari atas kesetiaan menemani suami dalam pengabdian kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Kepada segenap Ibu Bhayangkari kami sampaikan apresiasi atas dedikasinya dalam mendampingi insan Bhayangkara Polri dalam pelaksanaan pengabdiannya kepada bangsa dan negara yang kita cintai ini,” sebutnya.

(Yahya Heriansyah).

Seorang Wanita Terpaksa Di Amankan Di Polres Bogor Karena Masuk Masjid Dengan Menggendong SeekorAnjing Sambil Marah-marah.

Sentul City Bogor, TFBI.

Kejadian tak pantas dipertontonkan oleh seorang Wanita yang mana dengan Congkaknya memasuki Sebuah Masjid tempat Ibadah Umat Muslim tanpa melepas sepatunya dua Memasuki Masjid sambil Menggendong Seekor Anjing.

Peristiwa tersebut terjadi Pada hari Minggu sekitar pkl 14.00 wib di Masjid Al Munawaroh Sentul City kecamatan Babakan Madang kabupaten Bogor dan sekarang wanita tersebut sudah diamankan oleh Satuan Polres Bogor, Wanita yang Bernama SM, umur sekitar 52 tahun alamat sentul bogor.

Saudara SM 52 tahun memasuki masjid al Munawaroh dengan membawa hewan peliharaan dengan tujuan mencari suaminya, atas kejadian ini jamaah yang berada didalam masjid mengusir SM dan hewan peliharaan keluar dari dalam masjid tersebut, karena jelas tanpa Etika dan Sopan Santun dia masuk kedalam Masjid sedangkan Jelas-jelas Air Liur Anjing Najis, apalagi sampai berada didalam Masjid, tidak lama kemudian petugas polsek babakan madang yang datang di TKP mengamankan sodara SM.

Kapolres Bogor AKBP Andi Muhammad Dicky Memberikan Keterangan

Dalam Keterangannya Kapolres Bogor AKBP Andi Muhammad Dicky membenarkan adanya Kejadian yang Viral di masyarakat dan sekarang memang Wanita yang Berinisial SM Berusia 52 Tahun ini sudah diamankan oleh Pihak dari Polres Bogor.

Karena mengundang Kegaduhan dan mengganggu kekhusyuan Umat yang sedang Beribadah maka saudari SM terpaksa diamankan kemudian dibawa ke Polres Bogor untuk dilakukan pemeriksaan dan penyelidikan lebih lanjut. Polres Bogor sudah kumpulkan 4 orang saksi dari DKM dan jamaah mesjid Al Munawaroh untuk diperiksa dan mempertanggung jawabkan perbuatannya yang telah melukai Perasaan Umat Muslim agar dikemudian hari tidak ada lagi terulang peristiwa serupa.

(Irsan Boegiess)

Semarak “Dewek Seduluran”, TNI, Polri, Pemda dan Masyarakat Banyumas, Sambut Hari Bhayangkara Ke-73 Olahraga Bersama

Banyumas,TFBI.

Menyambut HUT ke – 73 Bhayangkara, TNI, Polri, Pemkab. Banyumas, serta masyarakat Banyumas, menggelar olahraga bersama di Alun-alun Purwokerto Banyumas, Minggu (30/6/2019).

Bupati Banyumas Ir. H. Ahmad Husein dalam sambutannya mengatakan, kegiatan olahraga bersama yang digagas Kapolres Banyumas AKBP Bambang Yudhantara Salamun, S.I.K bersama TNI, Pemkab Banyumas dan masyarakat guna menciptakan Banyumas yang aman dan kondusif, serta menolak segala bentuk kekerasan, dengan mengajak masyarakat untuk berbaur, sehingga terjalin rasa persahabatan antara masyarakat dengan Polri, TNI dan Pemda Kab. Banyumas “Dewek seduluran”.

“Selamat Hari Bhayangkara ke-73 kepada Polri, Terimakasih kepada Polres Banyumas yang telah menyelenggarakan acara ini, sehingga kita semua dari berbagai lapisan masyarakat dapat berkumpul di alun-alun ini”, ucapnya.

Dikatakan Bupati, masyarakat Banyumas agar mengetahui bahwa “Dewek Seduluran” di cetuskan oleh Kapolres. Sehingga Kapolres Banyumas merupakan Bapak Dewek Seduluran. “Selain Olahraga jalan sehat, senam bersama, kegiatan berbagai perlombaan juga di gelar meliputi perlombaan Bolla Volly , tarik tambang , panjat pinang, jalan egrang, makan kerupuk, gigit uang dalam semangka yang di lakukan oleh TNI Polri juga masyarakat,” Ujarnya.

Kapolres Banyumas AKBP Bambang Yudhantara Salamun, S.I.K dalam sambutannya mengajak semua pihak untuk mendukung Polri khususnya Polres Banyumas, untuk mewujudkan semboyan Polri melindungi, mengayomi dan melayani masyarakat.

“Olah raga bersama kali ini adalah dalam rangka rangkaian Hari Bhayangkara ke-73, dan kegiatan ini merupakan bentuk wujud Sinergitas TNI-Polri, Pemkab Banyumas serta masyarakat”, terangnya.

Dikatakan, kegiatan ini selaras dengan tema peringatan Hari Bhayangkara ke-73, “Dengan semangat promoter pengabdian Polri untuk masyarakat bangsa dan Negara.”

“Olahraga bersama melibatkan masyarakat seperti ini memiliki tujuan strategis, selain meningkatkan persatuan di tengah-tengah masyarakat dalam menolak anarkhisme juga menjadikan masyarakat semakin hari untuk semakin dekat dengan kepolisian dan benar-benar merasa menjadi sahabat Polri,” katanya.

Ribuan orang terlihat hadir dan memadati Alun-alun Purwokerto, Banyumas untuk mengikuti olahraga bersama yang dimulai dengan jalan santai dan senam bersama ini, diantaranya terlihat kehadiran Bupati Banyumas bersama keluarga besar Pemda Kab. Banyumas, Danrem 071/Wijayakusuma yang diwakili Pasi Binwanwil Siterrem 071/Wijayakusuma, Ka SPN Polda Jateng, Ketuan DPRD Kab. Banyumas, Dandim 0701/Banyumas beserta Forkompimda Banyumas lainnya, Ketua Ormas/LSM Kab. Banyumas, prajurit TNI Makorem 071/Wk, Kodim 0701/Banyumas, Balak Aju Kodam IV/Diponegoro jajaran Korem 071/Wk, Yonif 405/Sk, anggota Polri jajaran Polres Banyumas dan warga masyarakat Banyumas.

(Redaksi)

seorang Anak Perempuan Bernama Fira Angela Nurhidayah Telah Hilang Dan Belum Di Ketemukan

Bogor Megamendung,TFBI

Peristiwa Naas Dialami oleh orang Tua dari seorang anak di Mega Mendung Bogor, karena salah Seorang anaknya sampai hari ini belum bisa diketemukan peristiwa hilangnya terjadi pada hari Sabtu 29 Juni 2019 sekitar jam 16.00 WIB di Wilayah Kampung Cinangka RT. 02/02 Cupayung Girang Puncak Kabupaten Bogor.

Kejadian ini Sontak membuat Shock pihak Keluarga korban yaitu Orang tua dari Fira Angela Nrhidayah, kejadian ini berawal ketika Fira sedant bermain di dekat kolam yang tidak jauh dari kediaman Neneknya, kemudian sekitar jam 17.00 WIB Nenek korban mencari ke kolam tempat korban biasa bermain dan tidak ditemukan, sehingga Nenek korban memberitahukan kejadian tersebut kepada orang tua korban dan secara bersama-sama mencari korban dan sampai jam 18.00 WIB juga tidak diketemukan.

sampai saat ini korban belum diketemukan dan tidak ada satupun warga yang mengetahui kemana serta apa penyebab hilangnya korban.

Pihak Kepolisian Polsek Mega Mendung dan orang tua korban dibantu oleh warga masyarakat masih berupaya mencari korban, namun sampai saat ini belum diketemukan.

Adapun identitas anak hilang yaitu Fira Angela Nurhidayah Beeusoa. 8 tahun, kelas 2 SD dengan ciri-ciri Tinggi badan kurang lebih 140 cm, pakaian terakhir yang dipergunakan dress berwarna putih dan warna pelangi.
Hilang di Kp. Cinangka RT 02/02 Cipayung Girang
Adapun nomor kontak yang dapat dihubungi : Saudara Agus 0838-7794-8496

(Irsan Boegiess)

Peringati Hari Bhayangkara ke 73, Polsek Ciruas Gelar Hiburan Rakyat

Serang Banten, TFBI.

Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke 73, Polsek Ciruas Polres Serang, mengadakan panggung hiburan untuk masyarakat sekitar, Sabtu malam (29/06/2019).

Menghadirkan hiburan untuk masyarakat sekitar yaitu kesenian debus yang merupakan kesenian lokal daerah asli masyarakat Banten, kemudian dilanjutkan dengan sajian lagu dan musik dari band legendaris Koes Plus oleh band lokal.

“Terimakasih atas kehadiran para tamu undangan dan masyarakat sekitar, acara kali ini dalam rangka peringatan Hari Bhayangkara ke 73 tahun 2019,” ucap Kapolsek Ciruas Kompol Winoto.

Lanjut, Kompol Winoto, besok pada tanggal 1 Juli 2019, kami ada program penggratisan biaya dalam pengurusan SKCK di Polsek Ciruas untuk 73 orang masyarakat yang datang untuk melakukan pengurusan SKCK.

“Dihari Bhayangkara ke 73, tanggal 1 Juli 2019 Polsek Ciruas akan menggratiskan pelayanan pengurusan SKCK. Dan untuk di Polres Serang, bagi masyarakat yang lahir pada tanggal 1 Juli maka akan dapat pelayanan pembuatan atau perpanjangan SIM gratis, dengan syarat dan ketentuan yang berlaku,” pungkasnya.

(Red)

Korem 071/Wijayakusuma Gelar Komsos Bersama Masyarakat

Banyumas,TFBI.

Korem 071/Wijayakusuma selenggarakan kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos) dengan komponen masyarakat terdiri dari para Tokoh Masyarakat,Tokoh Pemuda, Tokoh Agama,Tokoh Adat, LSM, Ormas, Akademisi, Pengusaha dan Wirausaha. Dengan tema ” Melalui silaturahmi dengan komponen masyarakat kita tingkatkan rasa cinta tanah air, wawasan kebangsaan dan kesadaran bernegara dalam rangka membantu kesulitan rakyat serta menjaga dan mempertahankan kedaulatan NKRI”, di Gedung Pertemuan A. Yani Makorem 071/Wijayakusuma, Sokaraja, Banyumas. Jumat (28/6/2019).

Danrem 071/Wijayakusuma Kolonel Kav Dani Wardhana, S.Sos., M.M., M.Han., mengatakan, dimana pada era globalisasi saat ini yang ditandai dengan derasnya arus informasi dan komunikasi, maka pemerintah daerah dengan segenap komponen masyarakat, khususnya aparat pemerintah perlu memiliki visi dan misi yang sama untuk menciptakan suasana kehidupan yang tertib, rukun dan kondusif.

“Diharapkan para aparat pemerintah serta segenap komponen masyarakat lainnya sebagai pengemban aspirasi dan amanah rakyat, untuk selalu memahami dan menghayati kekuatan positif dari multikulturalisme dalam rangka memperjuangkan kesejahteraan rakyat”, ujar Danrem 071/Wijayakusuma dalam sambutannya.

Menurutnya, aparat pemerintah dan segenap komponen bangsa harus dapat memiliki kemampuan memilah dan memilih berbagai kepentingan dengan mengedepankan kepentingan bangsa dan negara diatas kepentingan pribadi, kelompok maupun golongan.

“Kami mengajak agar aparat pemerintah dan seluruh komponen bangsa mampu menciptakan suasana yang kondusif melalui komunikasi, dialog, interaksi, koordinasi dan kerjasama yang intensif serta konstruktif dalam membangun masyarakat di daerah ini”, pintanya.

Kolonel Dani juga menghimbau kepada seluruh komponen masyarakat khususnya di wilayah Korem 071/Wijayakusuma, agar jangan terlena dengan adanya perubahan lingkungan yang diakibatkan oleh proses globalisasi. “Arus informasi yang begitu cepat sehingga berdampak luas terhadap dinamika kehidupan bermasyarakat,berbangsa dan bernegara”, tuturnya.

“Pertahanan negara, tidak sepenuhnya merupakan tanggungjawab TNI saja, melainkan menjadi tanggungjawab seluruh warga negara Indonesia”, terangnya.

Oleh karena itu, sambungnya. Setiap warga negara wajib memahami berbagai hal yang menjadi ancaman negara, baik ancaman yang bersifat militer maupun non militer.

Danrem berharap, dengan kegiatan komunikasi sosial bersama masyarakat ini, segenap komponen masyarakat akan semakin mengerti hak dan kewajibannya sebagai warga negara, sehingga terwujud tekad dan semangat yang tinggi untuk bersama-sama mengatasi berbagai permasalahan kebangsaan yang dihadapi bangsa Indonesia. “Melalui forum ini, diharapkan dapat memberikan masukan, saran dan pendapat demi tetap tegak dan kokohnya Negara Kesatuan Republik Indonesia yang sangat kita cintai bersama”, pungkasnya.

(Redaksi)

Kapten Inf Gasar Ikut Semarakkan Halal Bihalal Keluarga Besar FKPPI 1135 Surakarta.

Surakarta, TFBI.

Membangun ketahan wilayah dengan berbagai bentuk silaturahmi dan komunikasi sosial terhadap berbagai elemen dalam mewujudkan komunikasi sosial di Rumah Dinas Wakil Walikota Surakarta menghadiri Undangan Halal Bihalal Keluarga Besar FKPPI 1135 Surakarta dengan tema “Silaturahmi dalam Kebinnekaan” dengan ketua panitia Hino Sadono S.Sos Ketua FKPPI 1135 Kota Surakarta (29/6/2019).

Dalam kegiatan halal bihalal dihadiri Muspida Kota Surakarta, Muspika se Kota Surakarta, Drs. Hasta Gunawan MM (Kadis KLH Kota Surakarta), H. Sutardjo SE (Dewan penasehat DPD HIPAKAD Jateng), H. Riza (Ketua PPAD Kota Surakarta), Edi (Wakil Bupati Wonogiri) dan Ruban (Donatur).

Hino Sadono S.Sos (Ketua FKPPI 1135 Kota Surakarta) menyampaikan Halal bihalal momentum yg tepat untuk menjaga silaturahmibdan salingbmemaafkan; dan Pasca Romadhon munculnya berbagai isu politik dapat kita atasi dengan sinergisitas TNI Polri.

Sambutan Pasiter Kodim 0735 Surakarta Kapten Inf Gasar Dengan halal bihalal mari kita menjaga persatuan dan kesatuan, persatuan akan terwujud manakala kita awali dengan diri kita sendiri, Sudah ada keputusan MK maka sudah tidak ada lagi kelompok-kelompok, yang ada satu persatuan untuk memajukan Indonesia dan
Harapan kami FKPPI merupakan sarana mempererat persatuan bangsa jangan terpengaruh dengan dengan hal-hal yang negatif.

Inti Tausiyah Gus Ipung (Mubalig) Belum sempurna puasa kita kalau belum mengeluarkan zakat, halal bihalal untuk menghapuskan dosa kita sesama tanpa pandang Ras, Halal bihalal merupakan silaturahmi dalam kebinnekaan, keanekaragaman NKRI tidak menjadikan perpecahan diantara kita, halal bihalal hanya di Indonesia, Siapa yang salah harus minta maaf dan yang diminta harus memberi maaf, halal bihalal merupakan budaya yang tidak melanggar aturan agama, Kalau ada Ormas yang akan merong-rong NKRI harus kita perangi karena kita merebut kemerdekaan tidak mudah, NKRI harga mati tidak ada khilafah-khilafahan,Hati-hati tahun 2024 Indonesia akan hancur kalau kita tidak waspada, Ormas yang radikal akan mengganti Pancasila dengan khilafah, sudah dibubarkan tetapi muncul lagi dengan ganti baju dan MK sudah memutuskan, siapapun Presidennya wajib kita dukung dan haram hukumnya kalau tidak patuh kepada pemerintah.
Halal bihalal merupakan sarana untuk silaturahmi guna mempererat persatuan dan kesatuan dalam bermasyarakat, adanya Pemilu yang identik dengan perbedaan dan perselisihan, pasca Pemilu diperlukan silaturahmi yang terus menerus dan berkelanjutan.

(Redaksi))

Ambiguitas Sertifikasi Wartawan dan Verifikasi Media

Jakarta, TFBI.

Media Kabarbangka.Com mempublikasikan berita tentang daftar 57 calon kabupaten baru dan 8 calon provinsi baru tertanggal 21 Juni 2019. Berita itu kemudian direspon sehari kemudian oleh Pusat Penerangan Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia yang pada intinya menyatakan bahwa informasi tersebut tidak benar alias bohong. “Kabarbangka.com telah menyebarkan Hoax Daerah Pemekaran. Hoax tersebut memfitnah institusi Kementerian Dalam Negeri dalam hal ini telah mengaku mendapat rilis resmi dari Puspen Kemendagri. Padahal, rilis tersebut tidak pernah ditulis dan disebarkan Puspen Kemendagri.” Demikian rilis yang dapat dibaca di situs resmi Kemendagri.go.id.

Rilis Puspen Kemendagri selengkapnya di sini: https://www.kemendagri.go.id/blog/31749-Kabarbangkacom-Telah-Menyebarkan-Hoax-Daerah-Pemekaran

Lebih jauh, pihak Kementerian menganggap bahwa pembuatan dan publikasi berita bohong tersebut dianggap sebagai kejahatan, dan akan dilaporkan ke Dewan Pers untuk diproses sesuai mekanisme yang berlaku. “Segera kami laporkan ke Dewan Pers. Media tersebut telah melakukan kejahatan, mengarang dan menyebar fitnah,” tegas Bahtiar Baharudin, Kepala Pusat Penerangan Kementerian Dalam Negeri.

Romlan, pimpinan redaksi Kabarbangka.Com, telah mengaku khilaf dan meminta maaf atas kesalahan tersebut. Dirinya juga sudah menghapus isi berita bohong atau populer disebut hoax itu dari situs media Kabarbangka.com dan menggantinya dengan ungkapan permintaan maaf kepada publik, Kementerian Dalam Negeri serta DPR-RI.

Langkah kesatria mengakui kesalahan dan meminta maaf sang pemimpin redaksi Romlan tentu patut diapresiasi. Penulis secara pribadi, dan organisasi PPWI (Persatuan Pewarta Warga Indonesia) sangat menghargai sifat baik untuk mengakui kesalahan dan meminta maaf kepada publik dan para pihak terkait yang merasa dirugikan. Semoga ketulusan hati dan permintaan maaf itu dapat dipertimbangkan oleh para pihak, seperti Kementerian Dalam Negeri, DPR-RI dan Dewan Pers.

Namun begitu, kasus Romlan dan Kabarbangka-nya itu tidak dapat dilihat sepintas lalu saja sebagai hal yang lumrah, dan dibiarkan berlalu tanpa makna. Kasus ini sesungguhnya sangat krusial dan fenomenal, ia ibarat titik puncak kecil gunung es yang tampak di permukaan air saja. Persoalan substansial yang amat besar, yang selama ini tenggelam di bawah permukaan, semestinya dikeker dan dicarikan solusinya oleh semua kalangan, terutama pemangku kewenangan terkait media massa dan pemberitaan.

Harap diketahui bahwa Romlan itu adalah pemegang Sertifikat Wartawan Utama yang dikeluarkan oleh Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) dan ditandaptangani oleh Ketua Dewan Pers. Seorang wartawan utama, tentulah sudah melewati berbagai pelatihan dan praktek serta pengalaman bermedia-massa dan melakukan tugas jurnalistik yang cukup panjang. Romlan sudah pasti melangkah dari tahap sertifikasi wartawan pemula, wartawan madya, untuk kemudian mengikuti ujian kompetensi wartawan utama.

Berdasarkan fakta tersebut, patutlah kita berasumsi bahwa pelaksanaan sertifikasi kompetensi wartawan, yang oleh banyak pihak dianggap sebagai kebijakan “memandai-mandai”, meminjam istilah orang Sumatera, selama ini banyak menyimpan masalah dan penyimpangan. Seorang rekan wartawan senior Metro-TV beberapa waktu lalu menyatakan enggan mengikuti Uji Kompetensi Wartawan (UKW) karena menurutnya, dia adalah sarjana ilmu komunikasi dari perguruan tinggi ternama di Surabaya, plus sudah mengikuti magang yang ketat, plus (lagi) pengalaman sebagai wartawan di berbagai posisi yang cukup lama. Sementara, kata dia lagi, penguji UKW itu adalah orang-orang yang tidak paham jurnalistik, atau jikapun penguji adalah orang media, ilmu mereka sudah out-of-date alias kedaluwarsa, tidak sesuai dengan kemajuan zaman.

Dari informasi yang terhimpun, Romlan diduga hanyalah tamatan Sekolah Menengah Pertama (SMP). Dengan tingkat pendidikan yang demikian itu, sangat dapat diprediksi kemampuan jurnalisme yang bersangkutan. Anehnya, PWI dan Dewan Pers tidak hanya memberikan kelulusan sebagai wartawan utama, tetapi juga mempercayakan yang bersangkutan menjadi salah satu penguji UKW. Keadaan itu menandakan bahwa sangat patut diduga dalam proses UKW itu ditumpangi oleh kepentingan pribadi para oknum terkait, seperti oknum di institusi PWI, oknum Dewan Pers dan yang bersangkutan sendiri.

Dari situs media Kabarbangka.com, kita juga dapat melihat bahwa media ini sudah diverifikasi dan mendapatkan Sertifikat Dewan Pers. Selama ini, publik memahami sertifikat Dewan Pers yang diberikan kepada sebuah institusi media massa sebagai stempel halal bagi media tersebut melakukan kerja-kerja jurnalisme. Jadi, tidaklah berlebihan jika dikatakan bahwa sajian media berstempel halal dari Dewan Pers merupakan makanan sehat dan halal bagi masyarakat.

Dengan pemahaman seperti itu, publik dapat menilai kondisi media Kabarbangka.com yang dihalalkan oleh Dewan Pers, baik secara fisik tampilan atau desain media yang amat sederhana maupun dari isi pemberitaannya. Mempublikasikan berita bohong dan mencatut nama lembaga negara di tingkat pusat memerlukan keberanian liar yang luar biasa bagi seorang jurnalis. Mungkin sekali, keberanian semacam ini yang dinilai Dewan Pers sebagai sesuatu yang layak dijadikan indikator kelulusan sebuah media massa untuk diberikan sertifikat halal.

Benar, semua orang bisa salah, bisa khilaf, bisa alpa. Setinggi apapun tingkat pengetahuan, tingkat pendidikan, tingkat keprofesionalan dan kehandalan seseorang; pun setinggi apapun tingkat moralitas seseorang, ia dapat saja sewaktu-waktu tergelincir dalam kesalahan. Demikian juga dalam persoalan jurnalisme. Wartawan legendaris bisa salah, seperti juga wartawan pemula. Media sekelas Jawa Pos juga bisa tersandung masalah pemberitaan bohong seperti pada kasus publikasi terkait berita hoax ketidak-netralan TNI tempohari.

Berdasarkan fakta-fakta tersebut dapat disimpulkan bahwa kekeliruan dalam pemberitaan dapat saja terjadi oleh siapapun, kapanpun, di media manapun. Sepanjang khilaf dan alpa masih menjadi bagian manusiawi dari manusia, maka kesalahan publikasi media massa, apalagi media sosial, sangat mungkin terjadi di mana-mana. Terlebih lagi bicara informasi, yang tiada satu informasipun di dunia ini yang bebas nilai, bebas kepentingan, imparsial seratus persen. Informasi juga, selengkap apapun, sedetil apapun, seprofesional apapun, secanggih apapun pengerjaannya, pasti tetap mengandung “error” atau kesalahan. Hasil penelitian ilmiah bidang ilmu pasti saja tidak bebas dari faktor margin error.

Level wartawan utama tidak menjamin pemiliknya mampu bekerja profesional, handal, dan kredibel sesuai predikat sertifikasi yang disandangnya. Stempel halal media massa yang diberikan Dewan Pers bukan jaminan bahwa media tersebut dapat berfungsi sebagaimana mestinya sebuah institusi media harapan publik. Sertifikat UKW dan tanda verifikasi media hanya kertas mati, yang tidak mutlak dijadikan referensi untuk menentukan keprofesionalan dan kredibilitas seorang jurnalis dan sebuah media.

Kenyataan itu bukan berarti perlu dibiarkan, dibiasakan, dan dinihilkan begitu saja. Proses perbaikan harus tetap menjadi perhatian dan dilakukan sepanjang hayat. Dalam setiap tahapan jurnalistik, semestinya peningkatan kualitas keakuratan, kefaktual-an dan keterkinian informasi menjadi mutlak. Untuk itulah, sifat taat azas wajib menjadi ruh yang berdiam dan tumbuh di dalam setiap orang, terutama setiap pewarta dan jurnalis. Prinsip 5W+1H misalnya, harus menjadi landasan suci yang menjadi rujukan setiap informasi/berita yang akan disampaikan oleh setiap pembawa berita, bahkan oleh semua orang. Prinsip check and recheck menjadi sangat penting agar keakuratan dan ke-valid-an setiap informasi dapat ditingkatkan. Demikian juga dasar filosofi penyebaran informasi 3B, yakni Benar, Baik, dan Bermanfaat, harus menjadi nafas kehidupan bagi semua orang, terutama yang berkarya di bidang jurnalisme.

Kembali ke kasus Romlan dengan Kabarbangka-nya, kiranya puncak gunung es itu menjadi catatan dan evaluasi bagi para pemangku kepentingan bidang pers, terutama Dewan Pers yang saat ini dipimpin oleh seorang mantan Menteri Pendidikan. Kebijakan UKW yang sudah dijalankan hampir 10 tahun terakhir ini, ditambah verifikasi media, oleh Dewan Pers, telah digugat ke PN Jakarta Pusat oleh masyarakat pers beberapa waktu lalu. Hasilnya, gugatan ditolak. Sesungguhnya salah satu esensi gugatan itu adalah bahwa kebijakan Dewan Pers itu telah mendegradasi hasil pendidikan formal kesarjanaan dan pengalaman profesionalitas ribuan wartawan selama ini. Demikian juga dengan verifikasi media yang telah melahirkan diskriminasi massif, yang salah satunya adalah kekeliruan pemahaman tentang konsep hakiki tentang media massa sebagai alat penyampai pesan antara komunikator (pengirim pesan) dan komunikan (penerima pesan).

Kekeliruan kebijakan Dewan Pers itu menjadi terstruktur dan sistemik ketika para pemangku kepentingan di daerah-daerah mengaminkannya. Perlakuan diskriminatif terhadap wartawan yang adalah rakyatnya si pemda sendiri, dan media massa yang ada di daerahnya, menjadi pemandangan sehari-hari di hampir setiap sudut negeri ini. Di kalangan aparat negara seperti Polri dan TNI, kondisinya ibarat istilah para milenials 11-12 dengan institusi pemda. Bahkan, TNI mewajibkan wartawan yang berminat untuk mengikuti lomba menulis tentang TMMD harus memiliki sertifikat UKW dan medianya terverifikasi.

Di dunia bisnis, lebih parah lagi. Nasib wartawan ibarat tinggal di Afrika Selatan jaman apartheid, ada kulit putih (ber-UKW) dan kulit hitam (non-UKW). Jika Anda kulit hitam, jangan sekali-kali berlaku kritis terhadap para pengusaha. Jika ditemukan pemberitaan faktual namun kritis terhadap sebuah perusahaan di medianya, jeruji besi menjadi kamar kematian Anda. Dewan Pers akan dengan mudah tersenyum berlepas tangan hanya dengan alibi “Yang bersangkutan belum UKW dan atau medianya tidak terverifikasi Dewan Pers, silahkan masukan ke penjara”.

Lebih dari semua uraian di atas, yang paling penting untuk dievaluasi oleh Pengurus Dewan Pers yang baru di bawah M. Nuh sebagai ketuanya, adalah bahwa kebijakan UKW dan verifikasi media itu bertentangan dengan semangat yang dikandung oleh Undang-Undang Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers. Dari keseluruhan 21 pasal yang ada di Undang-Undang Pers tersebut, tidak ditemukan satu pasalpun yang secara tegas alias tidak ambigu dapat dijadikan payung hukum pelaksanaan UKW dan verifikasi media. Justru yang terjadi adalah bahwa penerapan kebijakan UKW dan verifikasi media merupakan pembangkangan terhadap pasal 2, 3, 4, 6, 8, 9, dan pasal 15 UU Pers.

Langkah kongkrit yang perlu diambil sebagai respon atas kasus Romlan dan Kabarbangka.com, dikaitkan dengan kebijakan UKW dan verifikasi media adalah melakukan moratorium atas kebijakan tersebut, diikuti dengan audit menyeluruh terhadap UKW dan verifikasi media selama ini. Audit itu tidak saja meliputi keuangan negara yang digunakan pengurus Dewan Pers, namun juga terhadap SDM (wartawan) dan media yang telah tersertifikasi. Auditing SDM itu penting untuk mengukur tingkat keberhasilan program UKW dan sertifikasi yang sudah dicapai, apakah berbanding lurus atau tidak dengan pengeluaran anggaran negara yang sudah digunakan selama ini. (Redaksi)

Penulis: Wilson Lalengke, adalah Ketua Umum PPWI, Alumni PPRA-48 Lemhannas RI, Lulusan Pascasarjana bidang Global Ethics dari Birmingham University Inggris dan Applied Ethics dari konsorsium Utrecht University Belanda dengan Linkoping University Swedia, Sekjen Kappija-21 (Keluarga Alumni Program Persahabatan Indonesia Jepang Abad 21)

NELAYAN TEWAS DI LAUT UJUNG GENTENG SUKABUMI

TFBI, 29/06/2019 Sukabumi

Kecelakaan laut di perairan Ujung Genteng, Kabupaten Sukabumi, Info dari petugas Sat Pol Airud Polres Sukabumi, Brigadir Ade kepada etabloidfbi.com lewat pesan whats App nya, tadi siang, 29/06/2019.


Brigadir Ade kepada etabloidfbi.com menjelaskan mengenai penemuan mayat di pantai Ujung Genteng, dan saat ini sudah di evakuasi.

“Telah ditemukan sesosok mayat di pantai Ujung Genteng , akibat kecelakaan laut, dan satu unit perahu nelayan yang dipergunakan korban,” ujar Brigadir Ade.

Jasad Almarhum Teguh (60)

Korban yang saat itu bersama temannya pergi melaut untuk mencari ikan, Mereka Berangkat menuju perairan Ujung Genteng, selama tiga hari tiga malam, dengan menaiki Kapal KM Harum 3, milik Baden, beralamat di kp. rawakalong kel/kec. pelabuhan ratu. namun nasib naas menimpa perahu mereka, pada kurang lebih pukul 01.00 dini hari, 29/06.

Kerusakan pada mesin yang menyebabkan mesin mati dan membuat mereka pun terombang ambing di perairan Ujung Genteng yg kurang lebih berjarak 150 m dari garis pantai, yang pada saat itu cuaca/angin kencang mencapai 30 knots, yg menyebabkan ombak cukup tinggi.

Mereka melakukan tindakan melempar jangkar,tapi upaya mereka gagal perahu pun terhempas dan terbalik ,kedua nelayan tersebut terjun ke perairan, salah satu dari mereka Darwis (34) berhasil muncul ke permukaan, sementara Teguh(60) tidak terlihat muncul oleh rekannya “, jelas, brigadir ade, menjelaskan kronologi kejadiannya.

Pada pukul 09.30 salah satu masyarakat menemukan mayat ditepi pantai Cirangkop, mayat tersebut merupakan salah satu korban perahu terbalik atas nama Teguh(60).

Jenazah dimandikan dan disemayamkan di Mesjid Ujung Genteng oleh masyarakat dan tokoh agama setempat serta aparat berwenang terkait sambil menunggu penjemputan oleh fihak keluarga.

Cuaca yang tidak bersahabat, angin kencang dan menurut perkiraan BMKG, sampai dengan tanggal 7 Juli, diperkirakan cuaca extrim, namun sebagian dari masyarakat atau nelayan pada umumnya terkadang tidak mengindahkan hal itu, yang sudah di himbau oleh pihak terkait, sehingga berdampak akan merugikan mereka dan beresiko tinggi.

Karena kebutuhan dan untuk menafkahi keluarganya mereka ( nelayan) terpaksa harus melaut dan bertaruh dengan ganasnya alam untuk memenuhi kebutuhan rumah tangganya , sungguh mulia, semoga
Allah SWT memberikan tempat yang layak dan memberikan hidayah Nya bagi kita semua. Amin.

Sampai berita ini di turunkan, etabloidfbi.com belum dapat menghubungi keluarga korban kecelakaan Laut tersebut.

( Hendra Sofyan)

Polresta Bandar Lampung Siagakan 1200 Personel, Pengamanan Pertandingan Badak Lampung FC Vs Bali United

Bandar Lampung, TFBI.

Sebanyak 1200 personel gabungan siap mengamankan jalannya pertandingan sepak bola Liga 1 yang mempertemukan Badak Lampung FC Vs Bali United pada hari Minggu (30/06/19) nanti.

Hal tersebut disampaikan oleh Kapolresta Bandar Lampung Kombes Pol Wirdo Nefisco,S.Ik, M.Si, saat menghadiri rapat lintas sektoral terkait kesiapan pengamanan jelang laga pertandingan sepak bola Badak Lampung FC Vs Bali United di Aula Gedung Sumpah Pemuda Kota Bandar Lampung, Sabtu (29/06/19).

“Kami menyiagakan 1200 personel gabungan yang terdiri dari Polresta Bandar Lampung, dengan di back up oleh Polda Lampung, Satuan Brimob Polda Lampung serta rekan kita Kodim 0410/ Kota Bandar Lampung, demi laga ini berjalan dengan aman dan tertib,” jelas Kapolresta Bandar Lampung Kombes Pol Wirdo Nefisco.

Seperti diketahui, sebelumnya laga kandang Badak Lampung FC Vs PSIS Semarang yang berlangsung Rabu (27/06/19) berjalan dengan aman dan tertib.

“Alhamdulillah pertandingan sebelumnya berjalan dengan aman dan tertib, namun kami terus lakukan evaluasi agar laga kali ini dapat berjalan dengan aman dan tertib,” terang Kombes Pol Wirdo.

Kapolresta Bandar Lampung, juga terus menghimbau kepada semua pihak baik penonton dan suporter agar tetap jaga ketertiban selama pertandingan berlangsung.

“Mari kita bersama sama, jadikan Kota Bandar Lampung sebagai pilot project ketertiban penonton untuk dapat dicontoh oleh kota kota lain yang ada di Indonesia,” kata Kombes Pol Wirdo Nefisco.

(Redaksi)

Penentuan dan Pengukuran Arah Kiblat, Masjid Mapolres Serang Akan Segera Dibangun

Serang Banten, TFBI.

Kabupaten Serang. Kepolisian Resort Serang akan segera membangun tempat peribadatan yakini Masjid Polres Serang yang mana Jum’at (28/6/19) telah dilaksanakan kegiatan Pengukuran arah kiblat Masjid Polres Serang.

Dalam pengukuran rencana pembangunan Masjid Polres Serang dilakukan oleh Wakil Ketua MUI Kabupaten Serang KH. Fuad didampingi oleh Kabag Ren Polres Serang, Kompol R. Bayu Yuliantoro dan Kasubag Sarpras Bag Sumda Polres Serang, AKP Satimin.

Kapolres Serang AKBP Indra Gunawan, S.I.K., M.H., mengatakan dalam waktu dekat Polres Serang akan segera membangun Masjid. Dan hari ini sedang dilakukan pengukuran arah Kiblat oleh MUI Kabupaten Serang.

“Insyaallah dalam waktu dekat masjid Mapolres Serang akan kita bangun. Minta do’a nya, semoga rencana pembangunan Masjid dapat segera terlaksana dan dapat segera dipergunakan sebagai mana mestinya,” kata AKBP Indra.

AKBP Indra berharap, nantinya Masjid dapat digunakan bagi seluruh personel maupun masyarakat umum yang hendak melaksanakan ibadah. Apalagi kata AKBP Indra, kondisi Mapolres Serang saat ini jauh dari Masjid masyarakat sekitar.

“Ya harus secepatnya dibangun. Apalagi Masjid sangat penting, kondisi kita saat ini jauh dari Masjid masyarakat sekitar, apalagi bilamana hendak shalat Jum’at,” jelas Kapolres Serang AKBP Indra Gunawan.

(Agus.)

Rachmat Yasin Diperiksa KPK, Ketum PPWI: Pemerintahan Kabupaten Bogor Mesti Tetap Berjalan Baik

Bogor,TFBI.

Mantan Bupati Bogor Rachmat Yasin (RY) kembali diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait dugaan kasus gratifikasi dan pemotongan SKPD untuk biaya kampanye tahun 2013 dan 2014. Sebagaimana diketahui bahwa KPK menetapkan mantan Bupati Bogor 2008-2013 Rachmat Yasin itu sebagai tersangka kasus suap. RY sapaan akrabnya kini dijerat dengan kasus dugaan memalak para Satuan Perangkat Kerja Daerah (SKPD) selama menjabat.

Juru Bicara KPK Febri Diansyah menuturkan Tersangka RY diduga meminta, menerima atau memotong pembayaran dari beberapa SKPD sejumlah Rp 8.931.326.223 miliar. Uang sebanyak hampir Rp 9 miliar itu diduga digunakan Rachmat untuk biaya operasional dan kebutuhan kampanye Pemilihan Kepala Daerah dan Pemilihan Legislatif yang diselenggarakan pada 2013 dan 2014.

Menyikapi hal itu Ketua Umum Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI), Wilson Lalengke, S.Pd, M.Sc, MA, mengapreasi kinerja KPK dalam memberantas segala bentuk penyalahgunaan wewenang oleh pejabat pemerintah, baik di pusat maupun di daerah-daerah. “Kita mengapresiasi dan berterima kasih kepada KPK yang sudah melaksanakan tugasnya dengan baik, secara tegas menindak para pejabat yang menyalahgunakan kewenangan selama menjabat,” tutur alumni PPRA-46 Lemhannas RI tahun 2012 ini, melalui jaringan ponselnya, Jumat (28 Juni 2019).

Berhubung RY merupakan saudara kandung dari pejabat Bupati Bogor saat ini, Ade Yasin (AY), Wilson berharap agar roda pemerintahan Kabupaten Bogor tidak terganggu. Dirinya mengatakan bahwa yang ditangkap KPK itu adalah RY, tidak ada sangkut pautnya dengan Ade Yasin, dan roda pemerintahan Kabupaten Bogor harus tetap berjalan sebagaimana mestinya.

“Jangan karena nila setitik, rusak susu sebelanga. Bahkan, ini saatnya untuk Ade Yasin membuktikan ke publik bahwa di bawah pemerintahan dia (Ade Yasin -red) Kabupaten Bogor harus benar-benar bersih dari kasus korupsi. Ade Yasin harus berani menindak tegas bawahannya bila ada yang korupsi,” imbuh Wilson.

Alumni program persahabatan Indonesia Jepang inipun berharap, dengan adanya kejadian penetapan tersangka tindak kriminal oleh KPK terhadap RY, menjadi cambuk dan pekerjaan rumah (PR) tersendiri untuk Ade Yasin agar memerangi korupsi, dan di bawah  pemerintahan Ade Yasin bersama wakilnya Iwan Setiawan, Kabupaten Bogor benar-benar bersih dari kasus Korupsi.

“Kita dari PPWI akan mengawal kebijakan pemerintahan Ade Yasin dan Iwan Setiawan, agar Kabupaten Bogor benar-benar bersih dari korupsi dan masyarakatnya menjadi sejahtera,” pungkas Wilson. (Red)

Oknum LSM Gempita Laporkan Media ke DP, Ketum PPWI: Kemungkinan Dia Backing Pelanggar Hukum

Jakarta, TFBI.

Terkait adanya salah satu anggota Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Gempita bernama Sutrisna, yang melaporkan dua media online yakni dimensinews dan postnewstime ke Dewan Pers (DP), Ketua Umum Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI), Wilson Lalengke, angkat bicara. Menurut alumni PPRA-48 Lemhannas RI tahun 2012 ini, LSM tidak dibenarkan melakukan tindakan melanggar hukum dengan menjadi backing bagi oknum masyarakat yang diduga melakukan pelanggaran hukum.

“Seharusnya LSM justru harus membela kepentingan rakyat banyak, kepentingan bangsa dan negara dengan mendukung penegakkan hukum atas pihak-pihak yang melakukan pelanggaran hukum dimanapun di negeri ini,” ujar Wilson kepada wartawan, Jumat (28/6/2019).

: Tanda bukti laporan yang dilayangkan anggota LSM Gempita, Sutrisna ke DP

Ditambahkannya, pelaporan salah satu anggota LSM Gempita atas nama Sutrisna ke Dewan Pers terkait pemberitaan tentang dugaan penyewaan lahan fasilitas umum (fasum) jalur Taman Pemda di Jalan Utan Jati Pegadungan Kalideres, Jakarta Barat, ia hargai. “Saya menghargai langkah tersebut, namun perlu diklarifikasi terlebih dahulu apa kerugian dan urusan LSM Gempita atas pemberitaan dua media tersebut,” imbuh Wilson, jebolan pascasarjana dari tiga universitas terbaik di Eropa, Birmingham University Inggris, Utrecht Univeristy Belanda, dan Linkoping University Swedia, itu.

Lebih lanjut Wilson menduga bahwa kemungkinan besar oknum LSM ini punya kepentingan pribadi atas perilaku melanggar hukum yang dilakukan oknum-oknum terkait, seperti para Pedagang Kaki Lima (PKL) yang menempati lahan milik pemda tersebut. Ia menyebut bahwa sangat patut diduga oknum anggota LSM itu mendapatkan upeti dan/atau bentuk keuntungan lainnya dari oknum yang menyewakan dan penyewa lahan milik Pemerintah Daerah DKI Jakarta di Pegadungan itu.

Untuk itu, ungkap trainer bidang jurnalistik bagi ribuan anggota TNI, Polri, mahasiswa, guru, PNS, wartawan, dan masyarakat umum ini, ia mengharapkan agar Dewan Pers juga dapat memilah dan memilih laporan kasus pemberitaan yang diterimanya. “Saya berharap Dewan Pers juga selektif dalam menangani kasus yang bertendensi kepentingan pribadi seperti dalam kasus pelaporan pemberitaan masalah kisruh lahan Taman Pemda di Jl. Utan Jati, Pegadungan ini,” tandasnya.

Sebelumnya, dua media online dimensinews.co.id dan postnewstime.com dan beberapa media online lainnnya, memberitakan tentang kasus lahan taman milik Pemda DKI Jakarta yang di atasnya didirikan belasan kios dan oleh oknum tertentu menjual/menyewakannya kepada masyarakat (PKL – red). (AMY/Red)

Upacara Pencucian Pataka Polda Banten Gawe Kuta Baluwarti, Jelang Hari Bhayangkara ke 73 Tahun 2019

Banten,TFBI.

Jelang peringatan Hari Bhayangkara ke 73, Polda Banten melaksanakan upacara pencucian Pataka Polda Banten Gawe Kuta Baluwarti di Gedung Serba Guna Polda Banten, Jumat, (28/06/2019).

Pada upacara pencucian Pataka Polda Banten Gawe Kuta Baluwarti tersebut, Kepala Bidang Hukum Polda Banten AKBP M. Endro melakukan pencucian Pataka Polda Banten Gawe Kuta Baluwarti.

Upacara pencucian Pataka Polda Banten Gawe Kuta Baluwarti, dipimpin langsung oleh Kabid Hukum Polda Banten AKBP M. Endro, yang diikuti oleh para perwira utama dan anggota Polda Banten.

“Upacara pencucian Pataka Polda Banten Gawe Kuta Baluwarti ini merupakan kegiatan rutin setiap tahunnya, sebelum peringatan Hari Bhayangkara ke 73 tahun 2019 pada tanggal 1 Juli 2019,” ucap AKBP Endro.

Lanjut, AKBP Endro, mengatakan, upacara pencucian Pataka Polda Banten Gawe Kuta Baluwarti, sebagai lambang spirit anggota Polda Banten untuk melaksanakan tugas dalam hal melayani, mengayomi dan melindungi masyarakat. Dengan semangat Promoter pengabdian Polri untuk masyarakat, bangsa dan negara.

“Bagi semua anggota Polda Banten, Pataka Polda Banten Gawe Kuta Baluwarti, untuk mengingatkan kembali terhadap nilai nilai luhur Tribrata,” tutup Kabid Hukum AKBP M. Endro, kepada awak media.

(Redaksi)

Safari Sholat Jum’at Salah Satu Bentuk Pendekatan Babinsa Kemlayan dengan Tokoh Agama dan Masyarakat

Surakarta, TFBI.

Pentingnya silaturahmi Babinsa dengan Tokoh Agama dan Masyarakat dalam menunjang tugas,dan Kemanunggalan TNI dengan Rakyat.

Babinsa kel Kemlayan Koramil 03/Serengan Kodim 0735/Surakarta Serka M Nur Hakib, dalam pendekatan kepada Tokoh Agama dan Masyarakat salah satunya dengan cara melaksankan Safari sholat Jum’at bersama masyarat di Masjid Jami’ Muslimin, Darpoyuda RT/RW: 01/I, Kel Kemlayan Kec Serengan Kota Surakarta, Jum’at (28/6/2019).

Sholat Jumat ini mengambil tema “Keadilan yang Sebenarnya Hanyalah Milik Alloh SWT” di sini Ustad Usman Yazid, mengajak kepada jamah untuk selalu menambah keimanan dan ketaqwaan kita kepada Alloh SWT, dan bisa menjadi pemimpin yang adil, karena kaum Rojul/laki-laki di ciptakan Allah hidup di dunia ini untuk menjadi pemimpin, baik pemimpin bagi dirinya sendiri, Keluarga, Maupun Masyarakat, kerena setiap Amal dan perilaku Manusia akan di pertanggung jawabkan nanti di Akhirat.

Di samping melaksanakan ibadah kepada Alloh SWT, momen ini juga di manfaatkan Babinsa sebagai ajang komsos dan memberikan rasa aman serta nyaman bagi para jamaah, yang ikut melaksanakan ibadah Sholat Jumat. 

(Redaksi)

Rusidi daulat Sukiman Serahkan Santunan Pengawas Pemilu yang Gugur di Rohul.

Rokan Hulu, Riau TFBI.

Ujung Batu-Jum’at (28/6/2019) Badan Pengawas Pemilihan Umun (Bawaslu) Provinsi Riau bersama H.Sukiman Bupati Kabupaten Rokan Hulu menyerahkan santuan kepada keluarga Pengawas Pemilu yang gugur dalam Pileg dan Pilres beberapa waktu lalu.

Penyerahan santunan diselenggarakan di sela-sela acara bimbingan teknis (bimtek) persiapan laporan akhir dan penyusunan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) di Hotel Gelora Bhakti jalan Diponegoro, Rambah Tengah Utara, Kecamatan Rambah, Kabupaten Rokan Hulu dengan peserta dari Panwaslu Kecamatan se-Kabupaten Rokan Hulu.

Dalam kegiatan tersebut, Ketua Bawaslu Provinsi Riau, Rusidi Rusdan mendaulat H.Sukiman Bupati Rohul menyerahkan secara langsung santunan tersebut dan disaksikan oleh peserta bimtek.

Dalam Sambutannya, Rusidi menyampaikan ucapan dukacita sedalam-dalamnya kepada keluarga almarhum dan mengajak semua peserta bimtek untuk tetap semangat dam mengawal demokrasi pemilu.

“Atas nama Keluarga Besar Bawaslu Riau, dan Bawaslu Kabupaten Rohul, Kami turut berduka atas berpulangnya keluarga almarhum, dan untuk seluruh sahabat pengawas jaga kesehatan dan tetap semangat dalam mengawal demokrasi pemilu di provinsi Riau.” Ujar Rusidi saat awal memberikan sambutannya.

Rusidi juga menyampaikan bahwa meskipun tahapan pemilu tahun 2019 telah berakhir, namun masih ada tahapan yang harus pengawas selesaikan bersama.

Rusidi berharap di akhir masa tugas panwascam yang tinggal 2 hari lagi (30/6/2019) secara administrasi, Panwascam se-Kabupaten Rokan Hulu harus tetap menjaga dan menjalin hubungan silaturahmi.

“Walaupun tinggal beberapa hari lagi masa dinas Saudara (Panwascam) habis, jangan sampai silaturahmi kita berhenti. Tetap jalin komunikasi dan silaturahmi.” Ujar Rusidi menutup sambutannya.

(Alm) Syafrial Dasa adalah Pengawas Kelurahan Desa (PKD) Babussalam sedangkan (Alm) Salamat Nasution adalah Bendahara Panwaslu Kecamatan Pagaran Tapah Darussalam tercatat bagian jajaran Pengawas pemilu yang gugur di Kabupaten Rokan Hulu.

Saat sebelum penyerahan santunan H.Sukiman Bupati Kabupaten Rokan Hulu mengajak peserta bimtek untuk mengawal demokrasi pemilu mengingat Kabupaten Rokan Hulu adalah salah satu peserta yang ikut dalam pesta demokrasi Pilkada pada Tahun 2020.

“Bawaslu dan Panwaslu memiliki peran yang sangat penting dalan mensukseskan Pemilu, dan Kabupaten Rokan Hulu merupakan salah satu Kabupaten yang ikut serta dalam Pilkada tahun depan.” terang Suiman.

Santunan diberikan langsung kepada istri keluarga almarhum oleh H.Sukiman dengan didampingi Ketua Bawaslu Riau Rusidi Rusdan dan Ketua Bawaslu Kabupaten Rokan Hulu Fajrul Islami dan disaksikan oleh seluruh peserta bimtek.

Adapun jumlah santunan yang diberikan kepada istri masing-masing Keluarga almarhum sebesar Rp. 36.000.000 (tiga puluh enam juta rupiah).

(Redaksi)

HALAL BIHALAL DPPKB KABUPATEN SUKABUMI DIHADIRI BUPATI

TFBI, 28/06 , KOTA SUKABUMI

Acara Halal Bihalal yang di laksanakan di halaman parkir DPPKB ( Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana) Kabupaten Sukabumi dihadiri oleh Bupati Sukabumi, H. Marwan Hamami beserta beberapa Kepala Dinas yang ikut hadir dalam Halal Bihalal ini.

Dalam Halal Bihalal ini Bupati Sukabumi, H. Marwan Hamami menyampaikan permohonan maafnya , bila dalam kepemimpinannya yang kurang berkenan dan bila ada kebijakan -kebijakannya yang tidak sesuai dengan harapan kepada para peserta Halal Bihalal yang hadir saat itu.

” Saya mohon maaf bila ada yang kurang berkenan atau ada kebijakan -kebijakan yang tidak sesuai dengan harapan, bapak, ibu, karena itu manusiawi, dan membutuhkan proses juga, ” dalam pidatonya Bupati Sukabumi, H. Marwan Hamami menuturkan.

Dalam rangkaian acara Halal Bihalal ini H. Marwan Hamami pun dalam wawancara nya dengan awak media etabloidfbi.com seusai acara, beliau menyampaikan bahwa “agar para kader-kader KB untuk lebih semangat untuk dapat menjawab semua tantangan dan permasalahan saat ini dan menjalankan program-program yang sudah ada untuk dapat memberikan kesejahteraan bagi masyarakat. Jangan sampai terjadi lagi dan terdengar ada masyarakat yang terkena busung lapar, terkena penyakit dan lain-lain, oleh sebab itu dari awak media juga dapat membantu itu, agar jangan sampai informasi hoax / tidak benar itu berdampak merugikan kepada daerah, karena beritanya yang sudah menyebar secara nasional , oleh karena itu peranan DPPKB dalam setiap informasi atau permasalahan harus segera di tanggapi dan dijawab agar bisa secepatnya teratasi “, jelas H. Marwan Hamami kepada etabloidfbi.com

Kepala Dinas DPPKB , Drs. Nasihudin, M.M. kepada Awak Media etabloidfbi. com menjelaskan program DPPKB yang bertujuan untuk memberikan pelayanan yang terbaik untuk masyarakat

“Program dari DPPKB ini yang paling utama sasarannya adalah Keluarga, nah itu yang kita harapkan, oleh karena itu semua Kecamatan sedang melaksanakan upacara menyambut “HARGANAS ” dan kita gebyarkan ini , harapan kita dengan cinta keluarga ini, yang belum menikah agar kelak nanti berencana untuk berkeluarga dapat menjadi sebuah keluarga yang baik dan mempunyai keturunan yang berkualitas dan DPPKB pun saat ini sudah menjalankan program KAMPUNG KB, disana kita siapkan lokasi /tempat khusus ,jadi masyarakat yang membutuhkan pelayanan yang menyangkut Perencanaan Keluarga “, ucap nya.

Halal Bihalal ini selain untuk mempererat tali silaturahmi antar pegawai dan para pejabat di lingkungan DPPKB dan sekaligus memperkenalkan para peserta yang sudah mengikuti Lomba Jambore Ajang Kreatifitas Duta Genre se Provinsi Jawa Barat dan mendapatkan peringkat Juara Ke-2 Tingkat Provinsi Jawa Barat yang di ikuti oleh 23 Kabupaten dan Kota se Jawa Barat.

( Hendra Sofyan )

Jajaran Polresta Bandar Lampung Laksanakan Pengamanan Laga Pertandingan Badak Lampung FC Vs PSIS Semarang

Bandar Lampung, TFBI.

Laga perdana pertandingan Sepak Bola Liga 1 yang mempertemukan Badak Lampung FC Vs PSIS Semarang berlangsung aman dan tertib selama jalannya pertandingan maupun selesai pertandingan.

Hal ini tidak lepas dari pengamanan yang diberikan oleh Polresta Bandar Lampung yang menurunkan ratusan personel guna mengamankan jalannya pertandingan ini.

Kapolresta Bandar Lampung Kombes Pol Wirdo Nefisco, S.Ik, M.Si, menjelaskan, bahwa Polresta Bandar Lampung menerjunkan ratusan personel pengamanan guna menjamin pertandingan sepak bola ini berjalan dengan aman dan tertib.

“Kita terus fokus dalam pengamanan ini, kami juga terus menghimbau kepada para suporter untuk tidak melakukan hal hal yang menggangu jalannya pertandingan, sehingga masyarakat dapat menikmati kegiatan olahraga ini,” jelas Kombes Pol Wirdo Nefisco, Rabu, (26/06/2019).

Apresiasi terhadap pengamanan pertandingan ini juga disampaikan oleh Chief Executive Officer Badak Lampung FC Marco Gracia Paulo sesaat setelah pertandingan selesai.

“Saya apresiasi pengamanan yang diberikan oleh pihak Kepolisian dalam hal ini Polresta Bandar Lampung, 17 tahun lamanya akhirnya Kota Bandar Lampung dapat kembali menggelar pertandingan sepak bola di pentas tingkat nasional dan kegiatan berjalan dengan aman dan tertib, kata Marco.

Kapolresta Bandar Lampung Kombes Pol Wirdo Nefisco, S.Ik, M.Si turun langsung memimpin pengamanan pertandingan Sepak Bola Liga 1 dengan melakukan apel kesiapan pengamanan dan membagi tugas personel pengamanan.

Dalam pertandingan yang berlangsung di Stadion Sumpah Pemuda PKOR Way Halim Kota Bandar Lampung. Hasil akhir Badak Lampung FC harus menelan kekalahan 0-1 dari PSIS Semarang.

(Redaksi)

Jelang Laga Pertandingan Sepak Bola Badak Lampung FC Vs Bali United, Ini Himbauan Kapolresta Bandar Lampung

Bandar Lampung, TFBI.

Jelang laga pertandingan sepak bola Badak Lampung FC Vs Bali United, Kapolresta Bandar Lampung Kombes Pol Wirdo Nefisco, S.Ik, M.Si menghimbau kepada para penonton dan suporter untuk tetap menjaga ketertiban dan keamanan selama berlangsungnya pertandingan.

Hal ini disampaikan oleh Kapolresta Bandar Lampung didepan para awak media setelah pembagian helm gratis di Tugu Adipura Kota Bandar Lampung, Jumat (28/06/2019).

“Selama hampir 17 tahun ini, Kota Bandar Lampung tidak pernah menyelenggarakan event sebesar ini, kami mengajak semua pihak untuk bersama sama menjaga ketertiban selama jalannya pertandingan,” jelas Kapolresta Bandar Lampung Kombes Pol Wirdo Nefisco.

Sebelummya, pertandingan Badak Lampung FC melawan PSIS Semarang mendapatkan apresiasi dari Chief Excutive Manager Badak Lampung FC Marco terkait pengamanan yang diberikan oleh pihak Kepolisian dalam hal ini Polresta Bandar Lampung.

Laga pertandingan sepak bola antara Badak Lampung FC vs Bali United akan digelar pada hari Minggu (30/06/19), di Stadion Sumpah Pemuda PKOR Way Halim Kota Bandar Lampung.

“Saya himbau kepada para penonton dan suporter agar tidak membawa barang barang seperti laser, flare, petasan dan barang barang lainnya yang dapat menggangu jalannya pertandingan nanti,” tegas Kombes Pol Wirdo Nefisco.

(Redaksi)

Sinergitas Babinsa Dan Bhabinkamtibmas Dalam Rangka PAM Serta Monitoring Mider Projo Walikota.


Surakarta, TFBI.

Terkait hal tersebut Babinsa Kel. Kemlayan Koramil 03/Serengan Kodim 0735/Suralarta, Serka  M Nur Hakib, Serda Harnawan dan Bhabinkamtibmas, Iaptu Sarjono ikut serta dalam pengamanan Sepeda Santai program Minder Projo  yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kota Surakarta dengan titik yang dikunjungi Polsek Serengan Jl. Veteran Kel. Kratonan dan Plaza Matahari Singosaren Jl. Gatot Soebroto Kel. Kemlayan, Kec. Serengan Kota Surakarta (28/6/2019).

Pengamanan ini dengan tujuan Menciptakan Keamanan Wilayah dalam pelaksanaan tugas dalam rangka memberikan rasa aman serta mewujudkan tertib sosial di masyarakat wilayah binaannya, hal ini semua bisa terwujud jika diantara kedua belah pihak ada komunikasi yang baik, sehingga tugas dilapangan akan terasa ringan dan masyarakatpun akan merasa nyaman dan merasa terayomi.

Dalam kegiatan Minder Projo Ini dikuti oleh Dandim 0735 Surakarta Letkol Inf Ali Akhwan SE, Aparat Pemkot Surakata, TNI Polri dan Masyarakat. Walikota Surakarta (Fx. Hadi Rudiyatmo) menyampaikan bahwa selamat Kepada pengurus dan pengelola parkirkan dan terimakasih atas kerjasama dalam menjaga ketertiban parkir pasar tradisional.Walikota juga perpesan kepada para tukang parkir Valet dilarang menaikan tarif parkir sesuaikan tarif yang berlaku beda halnya apabila ada pengunjung yang memberikan tips secara iklas.

Kegiatan Peresmian Louncing Lavatar juga disertai Penyerahan Rompi parkir dari Walikota dan Wawalikota Ska kepada Cahyono, Bambang, Daryanto dan Warso sebagai perwakilan pengurus parkir Singosaren.

(Redaksi)

Kapolresta Bandar Lampung : Wujud Kepedulian Keselamatan Terhadap Pengendara Motor

Bandar Lampung, TFBI.

Sambut Hari Bhayangkara Ke 73 tahun 2019, Kepolisian Resor Kota Bandar Lampung membagikan helm standar SNI gratis di Tugu Adipura Kota Bandar Lampung, Jumat (28/06/2019).

Kegiatan ini dilakukan sebagai wujud kepedulian terhadap keselamatan pengguna jalan khususnya pengendara roda dua sekaligus dalam memperingati Hari Bhayangkara Ke 73 tahun 2019.

Kapolresta Bandar Lampung Kombes Pol Wirdo Nefisco, S.Ik, M.Si yang hadir dalam kegiatan tersebut, menjelaskan, bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap keselamatan pengendara dan juga menyambut Hari Bhayangkara Ke 73.

“Ini wujud perhatian dan kepedulian kita kepada masyarakat khususnya pengendara roda dua, dan kami terus menghimbau kepada masyarakat agar menumbuhkan kesadaran diri sendiri untuk keselamatan dalam berlalu lintas,” jelas Kombes Pol Wirdo Nefisco.

Sebanyak 100 helm standar SNI dibagikan kepada penggendara roda dua yang melintas di Tugu Adipura Kota Bandar Lampung.

“Semoga dengan adanya kegiatan ini dapat menumbuhkan kesadaran kepada masyarakat tentang pentingnya keselamatan saat berkendara, salah satunya dengan selalu memakai helm standar SNI,” ucap Kombes Pol Wirdo Nefisco, dalam himbauannya.

(Redaksi)

Haru!!! Terima kasih Polsek Cikande, Anak Tersesat Bertemu Kembali Orang Tuanya

Serang Banten, TFBI.

Sempat beberapa waktu tadi, ada info ditemukan anak yang tersesat di depan salah satu pabrik di Jalan Raya Serang Km 68 Nambo Ilir, Kibin, Kab Serang, pada hari Kamis, (27/06/2019).

Ciri – ciri anak tersebut, anak laki laki, bernama Pratama, umur sekitar 2,5 tahun, memakai kaos berkerah berwarna oranye, tinggi badan sekitar 100 cm, rambut di cat pirang.

Masyarakat yang menemukan anak yang tersesat tersebut langsung menyerahkan anak tersebut kepada petugas Polsek Cikande.

Kepada awak media, Kapolsek Cikande Kompol Kosasih, menuturkan, singkatnya setelah kami mendapat info dari masyarakat, telah ditemukan ada anak yang tersesat di sekitar Pasar Gorda, saya langsung komunikasikan kepada jajaran untuk menemukan siapa orang tuanya anak tersebut.

“Akhirnya anak tersebut dapat bertemu dengan orang tuanya, yang bernama Bapak Andi Irawan asal Kota Bima – NTT, tinggal di Kp. Pabuaran Gorda Kibin Serang,” terang Kompol Kosasih.

“Himbauan saya kepada masyarakat, utamanya kepada orang tua yang membawa anaknya, harap selalu waspada. Dan, saya ucapkan terimakasih kepada masyarakat, bilamana menemukan anak yang tersesat, agar supaya dilaporkan ke kantor Polisi terdekat untuk kami bantu,” kata Kompol Kosasih, dalam himbauannya.

“Terima kasih kepada jajaran Polsek Cikande, yang membantu saya dan keluarga, akhirnya saya dapat bertemu dengan anak saya lagi,” ucap Andi , orang tuanya Pratama.

(Redaksi)

Dharma Pertiwi Koorcab Purwokerto Daerah D Sosialisasi Agen BRILink

Banyumas, TFBI.

BRILink adalah layanan laku pandai yang dikeluarkan oleh Bank BRI, BRILink adalah masyarakat yang menjadi perpanjangan tangan Bank BRI dalam melakukan transaksi perbankan, dengan melalui proses pengajuan, persetujuan dan penandatangan perjanjian-perjanjian tertentu.

Hal tersebut disampaikan Ketua Dharma Pertiwi Koorcab Purwokerto Daerah D Ny. Anita Dani Wardhana dalam Sosialisasi Agen BRILink dari Tim Sosialisasi Bank BRI Cabang Purwokerto kepada anggota Dharma Pertiwi Koorcab Purwokerto Daerah D, Kamis (27/6/2019) di Gedung Pertemuan A.Yani Makorem 071/Wijayakusuma Sokaraja, Banyumas.

“Agen BRILink bukanlah pegawai Bank BRI, agen BRILink adalah pihak masyarakat yang sudah menjadi nasabah BRI yang bersedia bekerjasama dengan Bank BRI untuk melakukan transaksi-transaksi perbankan”, jelasnya.

Dikatakan, program BRILink dapat mempermudah masyarakat yang ingin melakukan transaksi perbankan, karena tidak perlu repot dan mengantri di kantor bank. Transaksi perbankan yang dapat dilakukan di agen BRILink diantaranya, tarik dan setor tunai, transfer sesama BRI dan antar bank, pembayaran PLN, Telkom, angsuran kendaraan, isi ulang pulsa dan masih banyak lagi transaksi lainnya yang bisa dilayani oleh para agen BRILink.

Pada kesempatan yang sama, Ny. Anita juga menyampaikan tentang bahayanya pinjaman online.
Dikatakan, saat ini pinjaman online sedang marak baik dimedia sosial maupun lainnya. “Hadirnya pinjaman online memberikan angin segar bagi masyarakat karena menawarkan banyak kemudahan untuk mengambil kredit. Namun sejumlah resiko pinjaman online perlu dicermati calon nasabah seiring maraknya kasus pinjaman online”, paparnya.

“Hadirnya Fintech menggoyang dunia kredit di Indonesia, proses kredit yang biasanya membutuhkan waktu 1 Minggu untuk cair, sekarang bisa disetujui dalam hitungan jam oleh perysahaan pinjanan online”, terangnya.

Dikatakan pertumbuhan Fintech luar biasa, dari hanya beberapa gelintir perusahaan, saat ini sudah ada lebih dari 30 perusahaan Fintech Otoritas Jasa Keuangan yang memberikan kredit online. “Sesuatu yang baru dan inovatif, selalu ada sisi positif dan negatif. Belakangan muncul banyak keluhan di media soal kasus pinjaman online, antara lain cara penagihan yang dianggap tidak sesuai ketentuan dan melanggar privacy dan sebagainya”, ungkapnya.

Ny. Anita berharap dan menghimbau kepada segenap anggota Dharma Pertiwi Koorcab Purwokerto Daerah D, agar berhati-hati dan waspada dengan pinjaman online, sehingga kita dan keluarga tidak terjebak dengan pinjaman online. “Bila kita terlanjur meminjam secara online ketika kita belum mampu membayar angsurannya, maka semua kontak yang ada di HP kita akan dihubungi oleh peminjam agar supaya segera membayarnya dan belum lagi jasanya yang akan terus bertambah seiring dengan mundurnya waktu pembayaran”, terangnya.

Sementara itu, Noviana Bintang, Manager Agen BRILink BRI Cabang Purwokerto dalam sosialisasinya mengatakan, Agen BRI Link merupakan perluasan layanan BRI dimana BRI menjalin kerjasama dengan nasabah BRI sebagai Agen yang dapat melayani transaksi perbankan bagi masyarakat secara real time online dengan konsep sharing fee.

Produk dan Layanan Agen BRI Link meliputi Laku Pandai, MiniATM BRI, Layanan Keuangan Digital (LKD), Brizzi, ungkapnya.

Lebih lanjut dikatakan manfaat Agen BRI Link yaitu Tambahan sumber pendapatan, Peningkatan Image karen di branding BRI, Menambah segmen pelanggan dan Potenai cross-selling usaha.

“Keunggulan Agen BRI Link sendiri meliputi BRI pioneer busnis Agen Bank, Fee yang kompetitif, Fitur paling lengkap, Tanpa modal Alat, Bebas biaya sewa alat, Jaringan terbesar dan terluas dan Pendampingan lebih dari 29.000 tenaga pembina,” katanya.

Disamping sosialisasi agen BRILink dari BRI Cabang Purwokerto, kegiatan juga diisi dengan ceramah rohani dan sosialisasi Haji dan Umrah dari Takmir Masjid Agung Purwokerto, H. Sudarman, S.Ag., serta Tabungan Emas dari Tim Kantor Cabang Pegadaian Purwokerto. Usai kegiatan sosialisasi, dilaksanakannya kegiatan Halal bi halal, dalam rangka mempererat dan memperkokoh tali silaturahmi anggota Dharma Pertiwi Koorcab Purwokerto Daerah D.

(Redaksi)

SMAN 4 KOTA SUKABUMI SIAP MENDUKUNG PROGRAM PPDB BERBASIS ZONASI

TFBI,  27/06, Kota Sukabumi

PPDB Zonasi merupakan sebuah upaya pemerintah dalam meningkatkan layanan pendidikan dengan mengusung prinsip prinsip non diskriminatif, objektif, transparan, akuntabel dan berkeadilan. 

Pemerintah Provinsi Jawa Barat berharap dengan penerapan PPDB Zonasi ini seluruh sekolah mendapatkan kesempatan sama dalam hal menerima siswa dengan kompetensi yang beragam.

Disdik Provinsi Jawa Barat yang berwenang dalam pengelolaan tingkat SMA, SMK dan SLB telah mengantisipasi hal tersebut dengan adanya jalur zonasi kombinasi yang memberikan ruang kepada siswa memiliki nilai UN yang tinggi dengan porsi 15% dan ditambah dengan jalur prestasi UN 2,5%. Jadi Pemda Provinsi Jawa Barat memberikan kebijakan untuk tidak mengadaptasi surat edaran Kemendikbud tersebut.

“Bagaimana  menurut pandangan Bapak secara umum mengenai proses pendaftaran PPDB sekarang ini dengan system yang berlaku saat ini? ” etabloidfbi.com menanyakan mengenai proses pendaftaran kepada Kepala Sekolah SMAN 4 Kota Sukabumi,  Rachmat Mulyana,S.Pd., M. Hum. 

“Secara umum proses pendaftaran PPDB SMA SMK di Kota Sukabumi berjalan dengan baik, hal ini tentunya tidak terlepas dari sosialisasi yang dilaksanakan secara masif kepada masyarakat,  baik oleh Kantor Cabang Dinas maupun MKKS SMA, SMK dan SMP. Yang masih menjadi harapan masyarakat adalah tersebarnya sekolah di seluruh kecamatan, sehingga tidak ada calon siswa yang dirugikan karena di lokasi tempat tinggalnya tidak ada sekolah yang dekat. Pemerintah tentunya akan memprioritaskan pemenuhan sarana dan prasarana ini pada program pemerintah ke depannya”. Jawab Rachmat Mulyana,  S.Pd., M. Hum.

Dan beliau pun menjelaskan kepada etabloidfbi.com.

“Sekarang ini masyarakat masih memfavoritkan beberapa sekolah yang menjadi tujuan daftarnya, padahal jaraknya relatif jauh, sehingga kemungkinan diterima nya sangat kecil, sedangkan sekolah yang dekat dengan lokasi tempat tinggal masih sedikit pendaftar. Hal ini yang akan menimbulkan daya serap beberapa sekolah menjadi turun karena masih adanya trend tersebut”. 

Pada dasarnya keberhasilan PPDB Zonasi ini tentunya ada di seluruh komponen masyarakat yang harus memiliki kesadaran untuk memberikan pemahaman kepada orang tua dan calon siswa bahwa keberhasilan seseorang tidak tergantung di mana dia sekolah, tetapi dirinya sendirilah yang akan melahirkan keberhasilan itu. 

Mudah mudahan seiring perjalanan penerapan zonasi yang menginjak tahun yang ketiga, menjadi sebuah proses perubahan ke arah yang lebih baik dalam pengelolaan dunia pendidikan.

( Hendra Sofyan ) 

Sinergitas RSUD Kota Tangerang Lintas Sektor Dalam Rangka Mewujudkan Kota Tangerang Berakhlakul Karimah Dan Berdaya Saing

Tangerang Kota, TFBI.

Rumah Sakit Umum Daerah Kota Tangerang provinsi Banten melaksanakan Forum Konsultasi Publik (FKP) di Gedung RSUD Kota Tangerang ruangan aula Lt 4. Kamis (27/06/2019). “Momen tersebut sekaligus mensosialisasikan tentang rencana peningkatan RSUD tersebut menjadi Rumah Sakit Type B, serta mensosialisasikan RSUD kota Tangerang menjadi Rumah Sakit Syariah karena telah mendapat sertifikasi dari Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI) dan bekerja sama dengan Majelis Upaya Kesehatan Islam Seluruh Indonesia (MUKISI) yang pertama di Jawa setelah RSUD Zainoel Arifin provinsi Aceh.

Acara tersebut di hadiri peserta dari berbagai unsur dan elemen masyarakat, dan untuk mensosialisasikan tentang Sinergitas RSUD Kota Tangerang Dengan lintas sektor dalam rangka mewujudkan kota tangerang yang sejahtera berakhlakul karimah dan berdaya saing.

Direktur RSUD Kota Tangerang dr.Feriyansyah,MKM

Dalam presentasinya saat acara sosialisasi Direktur RSUD Kota Tangerang dr.Feriyansyah,MKM memaparkan, “tentang dasar kegiatan,tujuan dari Forum Konsultasi Publik hari ini dan hasil Survey Kepuasan Masyarakat 2018 dan 2019 serta jenis pelayanan yang akan dikembangkan di tahun 2019,” Ujarnya.

Selain itu dr.Feri juga paparkan “Terkait standard Rumah Sakit syariah ada tiga Indikator mutu wajib syariah. Pasien sekaratul maut terdampingi dengan Talqin.
Mengingatkan waktu sholat pasien dan yang memasang kateter sesuaikan dengan gender,katanya.

Untuk di ketahui RSUD kita jalankan dua standar mutu.
Pertama standard nasional akreditasi Rumah sakit, kedua standard mutu pelayanan rumah sakit syariah.
Dr.feri ungkapan bahwa Organisasi perangkat daerah di pemerintahan kota harus sejalan dengan visi Pemerintah Kota Tangerang, sehingga semua Perangkat Daerah dapat mewujudkan masyarakat kota Tangerang yang sejahtera,berakhlakul kharimah dan berdaya saing.


Begitu juga dengan RSUD kita, harus mampu mengimplementasikan serta mewujudkan nya dalam kurun waktu 5 tahun ke depan, dari tahun 2019-2024.
Ini adalah latar belakang pentingnya forum konsultasi publik setiap tahun diadakan berdasarkan (Permenpan RB no 16 tahun 2017), “dimana ada dua tujuan nya, yang pertama memperoleh pemahaman hingga solusi dan tindak lanjut terhadap masukan saran yang di sampaikan masyarakat baik secara langsung maupun pada saat Forum konsultasi publik,serta
untuk memberi kesempatan buat masyarakat menyampaikan aspirasinya agar RSUD dapat terus meningkatkan kualitas layanan dan kualitas SDMnya.
Alhamdulillah tahun 2018 RSUD kota tangerang bisa masuk 5 besar kategori sangat baik dari kurang lebih 228 rumah sakit (RSUD) di Indonesia .
Kami juga kaget dan bangga karena Bapak Walikota Tangerang dapat hadir menerima penghargaan tersebut dari kementrian PAN-RB di Jakarta.
Jadi kita memang terus meningkatkan mutu pelayanan, selain itu kita juga harus bisa melihat karakteristik budaya dan keinginan masyarakat,terkait dengan pelayanan yang ada.
memang kita harus terbuka terhadap saran, kritikan dan masukan sehingga kedepan nya kita terus memperbaiki diri layanan yang ada di RSUD Kota Tangerang,” tambah dr.Feri. //ADV.

Mulyono Lodji: Kappija-21 Siap Gelar RLF di Bali

Jakarta, TFBI.

Presiden Kappija-21 (Keluarga Alumni Program Persahabatan Indonesia Jepang Abad 21) Mulyono Lodji menyampaikan bahwa organisasi para pentolan program persahabatan pemuda Indonesia Jepang itu siap menggelar Regional Leaders Forum (RLF) di Bali. “Kita siap menyelenggarakan event internasional Regional Leaders Forum atau RLF di Bali Oktober mendatang,” ujar Mulyono usai pertemuan coffee-night bersama beberapa pengurus Kappija-21 di Solo Coffee, Hotel Sahid, Jakarta Pusat, Rabu (26 Juni 2019).

Hadir pada pertemuan coffee-night itu, selain Presiden Kappija-21, terlihat juga Sekretaris Jenderal Wilson Lalengke, Yusron Fuadi dan Affan Pasaribu. Ini adalah pertemuan awal yang membahas khusus terkait kesiapan Kappija-21 menggelar RLF sesuai amanat ECM AJAFA-21 di Makati, Philipina, awal Maret 2019 lalu.

Sebagaimana pernah diberitakan di berbagai media beberapa waktu lalu bahwa Kappija-21, sebagai salah satu anggota asosiasi organisasi alumni Asean Jepang, ditunjuk oleh peserta pertemuan ECM AJAFA-21 (Executive Council Meeting ASEAN Japan Friendship Association for the 21st Century) sebagai tuan rumah RLF 2019. Para peserta pertemuan itu juga merekomendasikan Bali sebagai tempat pelaksanaan RLF tersebut.

Sementara itu, Sekjen Kappija-21 Wilson Lalengke menjelaskan bahwa pelaksanaan acara RLF akan berlangsung dari tanggal 4 s/d 7 Oktober 2019. “Sesuai resolusi Makati, RLF tahun ini akan dilaksanakan di Bali pada tanggal 4 sampai dengan 7 Oktober mendatang,” kata alumni Youth Invitation Programme ke Jepang tahun 2000 itu.

Adapun para peserta RLF, sambung Wilson, event ini akan diikuti lebih dari 100 orang, berasal dari 10 negara Asean, termasuk Indonesia. Semua organisasi alumni Jepang dari masing-masing negera berencana mengirimkan delegasi sekitar 10 orang. “Kurang-lebih, event ini akan dihadiri 100 orang delegasi dari organisasi anggota AJAFA-21, termasuk Indonesia,” Ungkap Wilson.

Khusus peserta dari Indonesia, tambah Wilson yang juga menjabat sebagai Ketua Umum PPWI Nasional ini, diusulkan untuk mengikutsertakan anggota delegasi dari kelompok usia di atas 50 tahun. Sebab, sebagaimana diketahui bahwa program persahabatan yang awalnya dikenal sebagai Nakasone Program ini, sudah dimulai sejak tahun 1984. “Jadi, anggota Kappija-21 itu sudah ribuan, hampir 5000 orang, setengahnya sudah sangat senior. Angkatan awal-awal di program ini antara lain Bapak Menteri Tjahjo Kumolo, Menteri Perindustian Airlangga Hartarto, Anggota DPR-RI Ferdiansyah, Jurnalis Senior Ilham Bintang, Komisaris Ancol Geizs Chalifah, dan ribuan lainnya di berbagai instansi penting di ibu kota negara Indonesia ini. Nah, Bapak-bapak itu kita harapkan bisa hadir dan diposisikan sebagai delegasi senior atau Angkatan-50 di acara RLF ini nanti,” jelas Wilson.

Tujuan dari penyelenggaraan event RLF ini agak berbeda dengan pertemuan resmi seperti ECM AJAFA-21 yang juga menghadirkan pengurus dan anggota organisasi dari semua negara Asean. “Kegiatan di RLF lebih banyak acara non-formal, santai dan menyenangkan. Acara resmi hanya pada pembukaan RLF saja, selebihnya adalah acara keakraban, persahabatan, kekeluargaan. Acara utamanya jalan-jalan rekreasi, bermain bersama, wisata, dan makan bersama di tempat-tempat yang akan menjadi kenangan para peserta. Jadi, tujuan kegiatan ini adalah untuk memperkuat relationship, friendship dan fraternity atau persaudaraan di antara sesama alumni persahabatan Asean-Jepang,” ujar alumni PPRA-48 Lemhannas tahun 2012 itu.

Dalam waktu dekat, para pengurus Kappija-21 menjadwalkan untuk melakukan kunjungan audiensi ke beberapa pihak, antara lain Sekretariat Asean, Kementerian Dalam Negeri, Kapolri, dan Gubernur Bali dalam rangka melaporkan persiapan pelaksanaan event internasional tersebut (APL/Red)

Acara Makan Bersama Sebagai Silahturahmi TNI – Polri Dengan Masyarakat

Surakarta, TFBI.

Ribuan personel TNI-Polri dan perwakilan organinasi masyarakat (ormas) makan bersama di Plaza Manahan, Jalan Adi Sucipto, Kota Solo, Rabu (26/6/2019) sore.

Mereka duduk bersila di atas tikar yang digelar di sepanjang jalan tersebut, sembari menyantap nasi gudangan (urap), tempe bacem, bothok, telur rebus dan peyek.

“Kembulan (makan bareng) TNI Polri dan masyarakat Jawa Tengah, mantap!” seru pria berseragam TNI – Polri itu.

Acara itu merupakan salah satu rangkaian gelar Do’a Bersama untuk Negeri yang diselenggarakan Polda Jateng, Kodam IV/Diponegoro dan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.

Kapolda Jateng, Irjen Pol Rycko A Dahniel mengatakan acara tersebut bisa dibilang giat silaturahmi TNI-Polri usai Ramadan.

“Dari Solo ini sekaligus kami menyampaikan pesan damai, Solo yang damai, Jawa Tengah yang damai, Indonesia yang damai. Indonesia yang menolak segala bentuk kekerasan, Indonesia yang menolak segala bentuk kerusuhan,” kata Rycko.

Mantan Gubernur Akademi Kepolisian itu mengapresiasi masyarakat Jawa Tengah yang mampu menjaga kedamaian usai penyelenggaraan Pemilu 2019.

Menurutnya, warga Jawa Tengah patut dicontoh dan diteladani, khususnya dalam menjaga kondisi ketertiban umum.

Pangdam IV Diponegoro, Mayjend TNI Muhammad Effendi menambahkan giat do’a bersama itu sekaligus bentuk antisipasi meredam pergerakan massa ke Jakarta, khususnya Mahkamah Konstitusi.

“Maka dari itu, sore ini kita berdo’a dari Solo, kita ciptakan Solo yang damai, yang merambah ke Nusantara. Antisipasi pergerakan massa sementara ini hanya himbauan,”terangnya.

(Redaksi)

DLLAJ KOTA SUKABUMI LUNCURKAN KARTU ASURANSI UNTUK 300 JUPAKSI ( JURU PARKIR SUKABUMI )

TFBI, 26/06, KOTA SUKABUMI

JUPAKSI atau Juru Parkir Sukabumi adalah merupakan suatu Badan Atau Asosiasi yang menaungi para Juru Parkir di Kota Sukabumi , JUPAKSI ini bekerjasama dengan BPJS Ketenagakerjaan dalam pelaksanaannya untuk memberikan perlindungan / Jaminan Asuransi Ketenagakerjaan kepada Juru Parkir yang menjadi anggota dari JUPAKSI ini.

JUPAKSI yang anggotanya merupakan Juru Parkir yang ada di wilayah Kota Sukabumi ini bekerjasama dengan BPJS dan DLLAJ Kota Sukabumi , tujuannya agar Juru Parkir yang saat ini di kelola oleh DLLAJ untuk sementara waktu , sebelum adanya Pihak Ke Tiga yang menjadi Pengelola Parkiran Di Kota Sukabumi mendapatkan Jaminan.

” Kita luncurkan program ini khusus kepada Juru Parkir yang berada di Wilayah Kota Sukabumi, serta sudah terdata dan terdaftar juga oleh kita, jadi legalitasnya jelas, kita akan berikan Kartu Asuransi Ketenagakerjaan buat mereka ” , Ucap Kepala UPT Parkir DLLAJ Kota Sukabumi, Rudi, saat di wawancarai di ruang kerja nya.

Juru Parkir yang dilengkapi oleh identitas dari DLLAJ berupa ID Card,,Surat Tugas , Baju Seragam, Topi dan Jas Hujan atau Payung yaitu untuk memberikan pelayanan parkir bagi Masyarakat di Kota Sukabumi , memberikan legalitas yang jelas agar lebih profesional dalam pekerjaannya.

Rudi pun menjelaskan mengenai perencanaan dari Pemerintah Daerah mengenai solusi mengatasi masalah pengelolaan parkiran di Kota Sukabumi ini.

” Kita hanya melanjutkan pengelolaan Parkir ini di masa transisi, dimana sebelum adanya pihak ketiga yang akan melaksanakannya nanti, sesuai dengan arahan beliau pa wali dan pa kadis, solusi nya kita harus bisa mengusahakan dan dibuatkannya kantong – kantong parkir untuk mengatasi nya, rencananya salah satunya di area seputar Jalan Ahmad Yani, yaitu kita arahkan ke City Mall untuk membuat Kantong Parkir tersebut, hanya kendalanya mengenai regulasi nya dan biaya yang cukup besar, sedangkan dari Pihak City Mall nya belum ada kesanggupan sampai saat ini, mungkin karena Pihak City Mall belum ada kesiapan sampai ke arah sana “, jelas Rudi.

Permasalahan ini semoga bisa di atasi oleh Pemerintah Daerah serta tak luput dari kita sebagai Masyarakat untuk tertib dalam memarkirkan kendaraan di tempat yang sudah di sediakan, dan tidak memarkirkan kendaraan di tempat yang dilarang, agar dapat memberikan kenyamanan bagi kita semua.

( Hendra Sofyan )

Antusias Warga Dalam Final Olahraga Catur Polresta Bandar Lampung

Bandar Lampung, TFBI.

Malam final lomba catur dan gaple yang diadakan Polresta Bandar Lampung berlangsung meriah, Selasa, (25/06/2019).

Kapolresta Bandar Lampung Kombes Pol Wirdo Nefisco,S.I.K.,M.Si, langsung membuka acara final tersebut.

Dalam sambutannya, Kapolresta Bandar Lampung, mengatakan, bahwa lomba catur dan gaple ini merupakan giat Polresta Bandar Lampung guna memeriahkan Hari Bhayangkara ke 73 tahun 2019 ini, dan dipilihnya catur dan gaple dikarenakan permainan olahraga ini merupakan olahraga yang bisa langsung berinteraksi dengan masyarakat sehingga diharapkan dengan adanya lomba seperti ini Polisi dan masyarakat bisa saling berinteraksi secara langsung.

“Yang akhirnya diharapkan Polisi dan masyarakat bisa semakin dekat dan dicintai masyarakat,” kata Kombes Pol Wirdo Nefisco.

Dalam kegiatan ini juga dihadiri oleh Wakapolresta Bandar Lampung AKBP Yudy Chandra Erlianto,S.I.K.,M.H., para pejabat utama dan Kapolsek serta perwakilan pemenang lomba catur dan gaple yang sudah berlomba ditingkat Polsek serta Pengurus Percasi Provinsi Lampung.

Antusias warga Kota Bandar Lampung, dalam perlombaan catur baik sebagai peserta ataupun sebagai penonton yang di gelar Polresta Bandar Lampung ini sangat meriah, sehingga suasana final lomba catur dan gaple ini tambah ramai.

Dimana pemenang lomba catur dimenangkan oleh Juara 1 yaitu Nurdin, Juara 2 yaitu Supriyadi dan Juara 3 yaitu Andi Azis.

Sedangkan, pemenang lomba gaple Juara 1 yaitu Ali Mudin dan Indri, Juara 2 yaitu Bayu dan Misran, dan Juara 3 yaitu Erwan dan Nahwani

Andi selaku finalis catur mengapresiasi kegiatan Polresta Bandar Lampung dan mengucapkan terima kasih.

“Kami sangat mengapresiasi kegiatan yang di adakan Polresta Bandarlampung Ini dan diharapkan bisa diadakan rutin karena tidak menutup kemungkinan dengan adanya acara-acara seperti ini dapat lahir atlit atlit catur baik dari perserta masyarakat ataupun Polisi sendiri,” ucap Aria Khalief selaku Sekretaris Umum Percasi Provinsi Lampung.

(Redaksi)

Kodim 0735/Surakarta Gelar Upacara Pembukaan KBD Tahap III 2019, Ini Tujuannya

Surakarta, TFBI.

Kodim 0735/Surakarta bekerja sama dengan Pemerintah Kota Surakarta melaksanakan Upacara pembukaan KBD Tahap III tahun 2019 bertempat di halaman SD Negeri Wonosaren No. 42 Kel. Pucang Sawit Kec. Jebres Kota Surakarta, Rabu (26/6/2019).

KBD kali ini mengusung tema “Karya Bakti Daerah Tahap III Tahun 2019 Kita Tingkatkan Pemberdayaan Masyarakat dan Lingkungan Untuk Mempercepat Akselerasi Pembangunan di Daerah Guna Memperkokoh Persatuan dan Kesatuan Menuju Terwujudnya Ketahanan Wilayah Yang Tangguh”

Bertindak selaku Inspektur Upacara Walikota Surakarta Bpk FX Hadi Rudiyatmo dan sebagai Komandan Upacara Danramil 01/Laweyan Kapten Cpl Warji yang diikuti sekitar 200 orang.

Dalam amanatnya, Walikota Surakarta menyampaikan bahwa Karya Bhakti Daerah (KBD) merupakan bentuk partisipasi masyarakat dalam upaya pelestarian budaya gotong royong untuk mendukung pembangunan infrastruktur di lingkungan masing masing. KBD menjadi implementasi keterpaduan dan kemanunggalan Pemerintah Kota Surakarta, TNI dan masyarakat dalam membangun wilayah.

“Kegiatan ini membuktikan bahwa masyarakat dan aparat dapat bersinergi dalam pembangunan baik fisik maupun non fisik dalam menjaga keutuhan Negara. Melalui pembangunan infrastruktur di kelurahan Pucang sawit ini. diharapkan meningkatkan roda perekonomian dan kesejahteraan masyarakat.

Kami yakin jika semua dapat dipadukan maka kita akan dapat mengatasi semua permasalahan dengan mudah dan menghasilkan karya pembangunan yang optimal,” tuturnya.

Lebih lanjut dikatakan Walikota Surakarta bahwa Pemerintah Kota Surakarta memberikan apresiasi kepada semua pihak yang mendukung Program KBD Tahap ke Ill di Kelurahan Pucangsawit yang akan mulai dilaksanakan pada pagi hari ini.

“Melalui program ini diharapkan dapat mewadahi aspirasi dan kepentingan masyarakat sebab proses perencanaan Program KBD selalu diawali dengan melibatkan berbagai instansi dan masyarakat sebagai pelaku dan pengguna hasil KBD yang disusun berdasarkan sistem ‘bottom up planning” (perencanaan dari bawah/masyarakat),” imbuh Bpk FX Hadi Rudiyatmo.

Diakhir amanat Walikota Surakarta berpesan kepada seluruh elemen masyarakat khususnya Kelurahan Pucangsawit untuk tetap menjaga kondusifitas Kota Surakata pasca Pemilu 2019.

“Mari kita tunjukkan bahwa Kota Surakarta adalah kota yang aman, nyaman, dan kondusif untuk ditinggali siapapun,” pungkas Walikota Surakarta.

(Redaksi).

Pelaku DA (33) Pencuri TV di Sebuah Hotel, Berhasil Ditangkap Unit Reskrim Polsek Tanjung Karang Timur

Bandar Lampung, TFBI.

Polisi berhasil menangkap pelaku pencurian dua televisi (TV) di sebuah hotel yang berada di Tanjung Karang Timur Kota Bandar Lampung. Salah satu pelaku telah ditangkap, dan masih ada tiga pelaku lainnya masih dalam pengejaran (DPO).

“Satu yang kami amankan yaitu DA (33), sedangkan 3 orang lagi teman pelaku masih dalam pencarian dan pengejaran pihak Kepolisian yaitu DH, KH dan BO,” jelas Kapolsek Tanjung Karang Timur Kompol Irianto, yang saat itu didampingi Kasubag Humas Polresta Bandar Lampung AKP Titin Maezunah, Rabu (26/06/2019).

Lanjut, Kompol Irianto, mengatakan, pencurian terjadi di salah satu Hotel di wilayah Kebun Jeruk, Tanjung Karang Timur, dan awal diketahui pencurian tersebut informasi didapat dari pegawai hotel sebagai room boy yang mengecek dua kamar yang disewa para pelaku tersebut sudah habis waktunya. Namun, para pelaku tidak juga cek out dan setelah di cek para pelaku sudah tidak ada lagi dan kondisi kamar di cek ternyata TV LED di dua kamar tersebut sudah tidak ada lagi.

“Sehingga dari pihak hotel melaporkan kejadian tersebut ke pihak Polsek Tanjung Karang Timur, lalu berdasarkan rekaman CCTV hotel, baik cek in maupun kegiatan pelaku di hotel dapat ditelusuri oleh Polisi yang kemudian berhasil mengetahui identitas pelaku dan menangkap salah satunya,” kata Kompol Irianto.

Tambah, Kompol Irianto, pelaku utama atau otaknya yaitu DH yang berdasarkan keterangan tersangka DH pada saat cek in, mengajak tersangka yang lain untuk mengambil TV di hotel tersebut, dan TV tersebut nanti akan digunakan sendiri pengakuan dari pelaku.

Dari pencurian tersebut, Polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa 1 unit mobil Kijang Inova yang digunakan para pelaku dan pelaku diancam pasal 363 KUHP dengan ancaman penjara 7 tahun.

(Redaksi)

Pangdam IV Gelar Komunikasi Dengan Aparat Pemerintah Se-Jateng

Semarang, TFBI

Dalam rangka meningkatkan tali silaturahmi, Kodam IV/Diponegoro menggelar kegiatan Komunikasi Sosial dengan aparat pemerintah yang berlangsung di balai Diponegoro (26/06/2019).

Kegiatan yang bertema : “Melalui Silaturahmi dengan Komponen Bangsa Kita Tingkatkan Rasa Cinta Tanah Air Wawasan Kebangsaan dan Kesadaran Berbangsa dan Bernegara Dalam Rangka Membantu Kesulitan Rakyat Serta Menjaga dan Mempertahankan Kedaulatan Rakyat” tersebut dihadiri Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen, Kapolda Jateng Irjen Pol Rycko Amelza Daniel, Kajati dan Kadilti Jateng, para Pejabat Utama Kodam IV/Diponegoro, Walikota Semarang, Kepala BKKBN, BNPB, KPUD, para Kepala Dinas, Kepala Kwarda dan Kakesbangpolinmas Prov. dan Kab/Kota se-Prov. Jateng.

Pada kesempatan ini Pangdam IV/Diponegoro, Mayjen TNI Mochammad Effendi, S.E., M.M., menyampaikan terkait makna halal bihalal dan silaturahmi. Menurutnya, sebelum halal bihalal didahului dengan puasa yang identik dengan kejujuran dan kedisiplinan.

“Hidup disiplin dan jujur merupakan salah satu cara mencapai kesuksesan, dan berpuasa salah satu bentuk upaya agar kita menjadi orang yang disiplin dan jujur”, terangnya.

Menyinggung kondisi yang terjadi saat ini di masyarakat saat ini, Pangdam menjelaskan bahwa sekarang banyak upaya untuk memecah belah bangsa dengan menyebar berita-berita hoax, memberikan opini yang menyimpang atau tidak benar kepada masyarakat Indonesia dengan tujuan memberikan pandangan yang menyimpang kepada rakyat Indonesia.

“Sebagai orang pintar kita harus pandai menggunakan medsos, dan hindari hoax,” tegasnya.

Pangdam menghimbau agar masyarakat pandai dan lebih bijak dalam menggunakan media sosial (medsos).

Sementara Kapolda Jateng, Irjen Pol Dr. H. Rycko Amelza Dahniel menyatakan, bahwa menjelang putusan MK pada 28 Juni mendatang, pihaknya terus berupaya melaksanakan tugas dengan baik. “Yang terpenting, tolak kerusuhan agar Indonesia damai,” tegasnya.

Melalui silaturahmi ini, lanjut Kapolda, dapat menciptakan saling pengertian, saling berkenalan satu sama lain, saling memahami satu sama lain untuk mencapai satu titik yaitu persatuan suatu negara demi keutuhan NKRI.

Menurutnya, masalah gotong royong adalah kunci kehidupan dan peradapan persatuan dan kesatuan negara Republik Indonesia, sehingga harus kita terapkan bersama dalam gotong royong ini.

“TNI dan Polri harus saling gotong royong, saling memberikan Informasi, karena tanpa kerjasama dan gotong royong dengan masyarakat, TNI dan Polri tidak akan mendapat informasi apa-apa,” imbuhnya.

Diungkapkan, bahwa para pemimpin harus bertanggung jawab terhadap anggotanya, dan para pemimpin harus bertanggung jawab untuk menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.

(Didi Prabowo)

Aksi Pelaku Bajing Loncat RS (16), Berhasil Diamankan di Polresta Bandar Lampung

Bandar Lampung, TFBI.

Kepolisian Resor Kota Bandar Lampung melalui Polsek Panjang berhasil menangkap pelaku pencurian dengan pemberatan atau yang sering dikenal dengan sebutan “Bajing Loncat”.

Petugas berhasil menangkap salah seorang pelaku RS (16), serta dua pelaku lainnya yaitu FD (17) dan DS (18) masih dalam pengejaran petugas (DPO).

Ketiganya kerap beraksi di seputaran Jalan Lintas Sumatera Soekarno Hatta Panjang Kota Bandar Lampung.

Pelaku RS (16) diamankan oleh Unit Reskrim Polsek Panjang di sebuah Warnet di Panjang Utara Kota Bandar Lampung.

Pencurian yang dilakukan oleh ketiganya sempat viral di media sosial.

Modus para pelaku yaitu dengan membuntuti mobil angkutan barang jenis truk kemudian naik ke atas bak truk, kemudian mengambil barang yang ada di dalam mobil truk tersebut.

“Pelaku naik ke atas mobil truk kemudian menggunakan pisau jenis karter, pelaku merobek terpal penutup bak mobil truk, kemudian mengambil barang yang ada di bak mobil truk tersebut,”jelas Kapolresta Bandar Lampung Kombes Pol Wirdo Nefisco, S.Ik, M.Si, saat ekspose kasus di Mapolresta Bandar Lampung, Rabu (26/06/19).

Barang bukti yang berhasil disita yaitu 1 ( satu ) unit R2 Honda Supra BE 8527 CK yang di gunakan pelaku untuk melakukan pencurian dan 3 (tiga) buah dus berisikan gula pasir kemasan.

“Selain pelaku, kami juga berhasil mengamankan BL yang berperan sebagai penadah barang curian tersebut,” ucap Kombes Pol Wirdo.

Akibat perbuatannya, pelaku dijerat dengan Pasal 363 KUHPidana tentang pencurian dengan pemberatan dengan ancaman hukuman selama 7 tahun penjara.

(Redaksi)

Nabila Zalianti Safitri, Putri Babinsa Bumiayu Brebes Wakili Jateng Dalam OSN di Manado

Brebes, TFBI.

Provinsi Jawa Tengah mengirimkan sekitar 66 pelajar yang berprestasi untuk berkompetisi dalam ajang Olimpiade Sains Nasional (OSN) SMA/MA sederajat, tingkat Provinsi Tahun 2019 yang akan digelar di Kota Manado, Kabupaten Minahasa Utara dan Kota Tomohon, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), mulai 30 Juni sampai 6 Juli 2019 mendatang.

Nabila Zalianti Safitri (17), anak ketiga dari Serma Bambang, Babinsa Koramil 08/Bumiayu Kodim/0713 Brebes dan siswi SMAN 1 Ajibarang Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, ukir prestasi membanggakan dalam ajang Olimpiade Sains Nasional (OSN) SMA/MA sederajat tingkat Jawa Tengah. Selanjutnya, kedua pelajar ini, akan berlaga dalam Mata Pelajaran (Mapel) bidang Geografi bersama 6 rekan lainnya mewakili Jawa Tengah dalam ajang OSN Tingkat Nasional.

Dandim 0713/Brebes, Letkol Inf Faisal Amri, S.E., saat menerima kunjungan Nabila Zalianti Safitri dalam rangka pamit di ruang kerjanya Makodim 0713/Brebes mengungkapkan, “Saya berharap untuk Kabupaten Brebes kedepan dapat mengirimkan wakilnya untuk membela provinsi Jawa Tengah dalam ajang OSN 2020. Karena itu, merupakan sebuah prestasi serta kemajuan tersendiri bagi pendidikan di kota bawang merah Brebes ini,” ungkapnya, Selasa siang (25/6/2019).

Dandim berharap, kelak akan muncul para teknokrat yang menguasai teknologi dan akan mengisi teknostruktur guna memajukan bangsa dan wilayah khususnya.

Sementara itu, Serma Bambang orang tua Nabila mengatakan, untuk mendapatkan tiket ke tingkat provinsi, putrinya juga harus mengikuti OSN tingkat Kecamatan dan Kabupaten terlebih dahulu. “Nabila disahkan Plt. Disdik dan Kebudayaan Jateng, Sulistyo, S.Pd, MM, sebagai salah satu wakil Geografi pasca berlaga dalam ajang OSN Provinsi yang diselenggarakan dari tanggal 8-11 April 2019 lalu”, terangnya.

Alhamdulillah putri kami juara kedua dalam OSN SMA/MA Mapel Geografi tingkat Provinsi Jawa Tengah yang diselenggarakan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah melalui Cabang Dinas Pendidikan Wilayah X Purwokerto pada 27 Februari lalu,” ungkapnya.

Diketahui, Jawa Tengah silih berganti bersama Provinsi DKI Jakarta, dan Jawa Timur dan Banten menjuarai event tahunan ini. Jawa Tengah, pemegang 10 kali juara umum OSN tingkat nasional tingkat SD, SMP, SMA sederajat ini, terakhir kali keluar sebagai juara kedua OSN yang diselenggarakan di Pekanbaru, Riau (7/7/2017).

Untuk jumlah peserta yang datang ke Sulawesi Utara diperkirakan sebanyak 1.100 siswa/siswi. OSN kali ini akan memperlombakan 9 mata pelajaran yaitu kimia, geografi, informatika, biologi, ekonomi, kebumian, fisika, matematika dan astronomi. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI, Muhadjir Effendy, dijadwalkan akan membuka di Grand Kawanua Convention Center (1/7/2019).

(Redaksi)

SMPN 2 KOTA SUKABUMI MENDAPAT KUNJUNGAN DARI WALIKOTA SUKABUMI

TFBI, 26/06, KOTA SUKABUMI

Walikota Sukabumi, Achmad Fahmi mengunjungi Sekolah SMPN 2 Kota Sukabumi ,siang ini.

Kunjungan Walikota Sukabumi ini dengan tujuan memonitoring dan melihat langsung kegiatan PPDB di sekolah yang ada di wilayah Kota Sukabumi.

PPDB yang sekarang ini sedang di laksanakan oleh setiap sekolah, banyak mendapat sorotan khususnya mengenai System Zonasi yang banyak di perdebatkan saat ini terutama di Kota Sukabumi .

Dalam kunjungannya Walikota Sukabumi mendapat sambutan dari Kepala Sekolah, para guru , calon orang tua siswa dan siswa yang berada di lingkungan sekolah yang saat itu sedang mengadakan kegiatan dan latihan Pramuka Siswa Siswi SMPN 2 Kota Sukabumi dalam rangka Lomba Jambore Budaya Tingkat Nasional .

Etabloidfbi. com mendapatkan kesempatan mewawancarai Walikota Sukabumi, Achmad Fahmi, disaat beliau hendak kembali untuk melaksanakan tugasnya yang lain bersama jajarannya.

” Saya hanya menengok dan berkunjung aza ke SMPN 2 , ini dikarenakan adanya dinamika mengenai PPDB ini, tapi saya lihat alhamdullilah , sejauh ini masih sangat terkendali, karena zonasi ini baru di berlakukan secara mutlak tahun ini, jadi kita coba nanti kita evaluasi dan kita lihat mengenai sytem zonasi ini, yah”, Achmad Fahmi memberikan tanggapannya kepada etabloidfbi. com.

Kepala SMPN 2 Kota Sukabumi, Dudi Jaelani, M. Pd. dalam memberi keterangannya kepada etabloid. com yang saat itu sedang berada di sekolah, beliau memberikan tanggapan mengenai Dinamika dan pelaksanaan PPDB ini, ” Alhamdullillah, sampai hari ini semua berjalan baik-baik saja dan semua terlayani dengan baik ” jelas Dudi Jaelani, M.Pd. kepada etabloidfbi.com

Sekolah yang berada di wilayah Pusat Kota Sukabumi ini merupakan salah satu sekolah favorit yang banyak di minati oleh para calon siswa yang ikut dalam PPDB ini , namun tentunya tidak semua calon siswa yang dapat di terima di sekolah ini, karena adanya aturan yang diberlakukan.

Aturan sistem zonasi PPDB diatur dalam Permendikbud Nomor 51 Tahun 2018 Tentang Penerimaan Peserta Didik Baru. 

Dalam peraturan itu terdapat ketentuan sistem zonasi yang mengharuskan para peserta didik menempuh pendidikan di sekolah yang terdekat dengan domisili setiap peserta didik. 

Sistem zonasi itu dimaksudkan untuk menghilangkan status favorit terhadap sejumlah sekolah negeri yang selalu terjadi setiap tahun. Namun sistem zonasi juga harus memperhatikan daya tampung di setiap sekolah dan wilayah zonasinya.

( Hendra Sofyan )

Dilantik Jadi Asisten II, PPWI Ucapkan Selamat kepada Tokoh PPWI Papua Melkias Werinussa

Jakarta, TFBI.

Ketua Umum Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI) Nasional, Wilson Lalengke, S.Pd, M.Sc, MA menyampaikan rasa bangga dan senangnya atas prestasi yang dicapai oleh salah satu Tokoh PPWI Papua Barat, Bapak Melkias Werinussa, SH, MH.Selamat dan Sukses atas prestasi yang dicapai oleh sahabat PPWI kita Bapak Melkias Werinussa yang dipercayakan menjabat sebagai Assisten II pada Sekretariat Daerah Pemerintahan Provinsi Papua Barat,” tulis Wilson Lalengke kepada pewarta media ini melalui jaringan WhatsApp-nya, Selasa, 25 Juni 2019.

Berdasarkan informasi yang diterimanya, Wilson menjelaskan bahwa pihaknya sangat bangga dan merasa senang dengan kemajuan yang dicapai para kader PPWI di berbagai wilayah di Indonesia, yang salah satunya adalah Bapak Melkias Werinussa di Papua Barat itu. “Tentunya, sebagai penganjur jurnalisme warga yang bertujuan untuk pemberdayaan masyarakat melalui berbagai kegiatan berbagi informasi, inspirasi, dan kreativitas positif, kita terus mendorong terjadinya dinamika yang makin memperkuat akses masyarakat kepada pelayanan publik yang terbaik dari negara melalui aparat dan pejabatnya di semua daerah. Keberadaan orang-orang terbaik PPWI di posisi jabatan pelayanan publik yang tepat akan mempercepat pemberdayaan masyarakat di wilayahnya,” jelas alumni PPRA-48 Lemhannas RI tahun 2012 itu.

Sebagaimana diketahui bahwa jabatan Asisten II di pemerintahan daerah provinsi maupun kabupaten/kota adalah menangani pelayanan bidang Kesejahteraan dan Pembangunan. Dengan jabatan ini, Melkias Werinussa akan mengemban tugas-tugas berat dalam mensejahterakan rakyat Papua Barat. Oleh karena itu, Wilson tidak lupa berpesan agar lulusan magister hukum kelahiran Sarmi itu meneguhkan hati dan terus bersemangat dalam melaksanakan amanah yang diberikan oleh Gubernur Papua Barat kepadanya.

“Saya yakin bahwa Pak Melkias Werinussa akan mampu berkontribusi besar dalam Pemerintahan Provinsi Papua Barat ke depannya. Kepada Pak Melkias, teguhkan hati jangan ragu, terus bersemangat dalam melaksanakan tugas-tugas pelayanan publik demi kemajuan Papua Barat,” imbuh alumni dari tiga universitas terbaik di Eropa itu, Birmingham University Inggris, Utrecht University Belanda, dan Linkoping University Swedia, ini.

Melkias Werinussa dilantik menjadi pejabat Asisen II Bidang Kesejahteraan dan Pembangunan pada Sekretariat Daerah Pemerintah Provinsi Papua Barat hari ini, Selasa, 25 Juni 2019 oleh Gubernur Papua Barat, Drs. Dominggus Mandacan. Selamat Pak Melkias Werinussa atas jabatan barunya, sukses selalu dalam pelaksanaan tugas-tugasnya. (APL/Red)

Pangdam IV : Jalankan Tugas Pengabdian Negara Dengan Tulus dan Ikhlas

Semarang, TFBI.

Seorang prajurit dalam menjalankan tugas pengabdian kepada bangsa dan negara, harus dapat bekerja dengan tulus dan ikhlas. Kita harus bekerja menggunakan hati sehingga kita benar-benar bisa bekerja denga tulus. Jalankan peran masing-masing dengan sungguh-sungguh dan penuh konsentrasi.

Kita harus menyadari bahwa sebagai prajurit, kita mempunyai jati diri tentara rakyat, tentara pejuang, tentara nasional dan tentara profesional. Sehingga kita harus dapat bekerja dengan penuh rasa tanggung jawab. Tak hanya itu, para prajurit berpegang teguh pada Saptamarga dan 8 wajib TNI, untuk setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.

Penekanan tersebut disampaikan Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Mochamad Effendi, S.E., M.M., pada pengarahan kepada anggota prajurit Yon Armed 3/105 Tarik dan anggota Persit saat melaksanakan kunjungan kerja di Yon Armed 3/105 Tarik, Magelang, (25/6/2019).

Lebih lanjut Pangdam IV/Diponegoro mengatakan bahwa, untuk melaksanakan tugas dan tanggung jawab sebagai prajurit, maka dibutuhkan dukungan sepenuhnya dari keluarga dalam hal ini isteri dan anak-anak.

Selain suami dapat menjalankan tugasnya, maka harus ada kesimbangan tugas dari isteri untuk menjalankan perannya sebagai ibu rumah tangga. Disampaikan, peran seorang ibu dalam rumah tangga selain sebagai pendamping suami juga harus pandai mengarahkan anak-anak. Karena kecerdasan anak-anak mulai terbentuk dari dalam kandungan hingga usia 4 tahun. Disinilah peran seorang ibu sangat penting untuk membentuk pertumbuhan anak sebagai generasi.

“Ingat tidak ada manusia yang sempurna, sehingga suami dan isteri harus saling melengkapi, guna membentuk keluarga yang baik dan kuat, karena negara yang kuat berawal dari kehidupan keluarga yang harmonis”, ungkap Pangdam.

Mengingat isteri seorang prajurit sudah tergabung dalam organisasi Persit, maka harus patuh dan taat pada aturan yang telah ditetapkan Peraturan tersebut berlaku untuk seluruh anggota Persit baik yang berperan sebagai ibu rumah tangga maupun bagi isteri prajurit yang bekerja atau berkarier.

Menyikapi situasi yang berkembang saat ini di masyarakat khususnya penggunaan media sosial, maka diharapkan para prajurit dan anggota Persit lebih bijaksana menggunakan medsos. Dalam hal ini kita jangan mudah terhasut dan mudah terpengaruh dengan berita-berita yang tersebar melalui medsos.

“Cek dulu kepastian berita tersebut, jangan mudah menerima berita-berita di medsos terlebih berita-berita hoax”, tegas Mayjen TNI Mochamad Effendi.

Diakhir penyampaian, orang nomor satu di Kodam IV/Diponegoro berhatap dengan suguhan-suguhan berita yang ada di media maka kita harus pandai menyaring setiap informasi. Saring sebelum Sharing dan Sharing yang penting-penting.

(Didi Prabowo)

Pangdam IV Berangkatkan Satgas Yonif 406/CK Operasi Pamtas RI-PNG

Purbalingga, TFBI.

Purbalingga. Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Mochamad Effendi. S.E., M.M., memberangkatkan Satgas Yonif 406/CK yang akan melaksanakan tugas Operasi Pamtas RI-PNG di Papua Sektor Selatan melalui upacara yang digelar di lapangan Yonif 406/Candra Kusuma, Purbalingga, Selasa (25/06/2019).

Selaku Pangdam dirinya mengaku bangga dan mengucapkan selamat atas kepercayaan Pimpinan TNI dan negara yang diberikan kepada Yonif 406/CK untuk melaksanakan tugas mulia di wilayah Papua.

Dijelaskan Mayjen TNI Mochamad Effendi, melaksanakan tugas operasi merupakan suatu kebanggaan dan kehormatan bagi seorang prajurit manakala panggilan tugas itu datang.

“Tidak setiap prajurit memiliki kesempatan dan diberi kehormatan seperti yang kalian dapatkan sekarang, hanya prajurit yang terlatih dan siap secara fisik dan mental diberangkatkan ke medan tugas operasi”, tegasnya.

Untuk itu, tunjukkan sikap perilaku dan tindakan serta kemampuan terbaik dalam melaksanakan tugas di daerah operasi. Keberhasilan dalam setiap pelaksanaan tugas, menjadi ukuran penting bagi profesionalitas prajurit Satgas Yonif 406/CK, imbuhnya.

Orang nomor satu di Kodam IV/Diponegoro itu berpesan, agar para prajurit betul-betul memahami tentang situasi dan kondisi wilayah perbatasan Papua-PNG Sektor Selatan dengan segala dinamika yang berkembang saat ini.

“Pelajari anatomi daerah penugasan dalam berbagai sudut pandang, diantaranya penduduk, wilayah, budaya dan karakter masyarakat Papua saat ini. Walaupun daerah tersebut relatif aman, namun harus tetap waspada dan tidak lengah. Laksanakan disiplin tempur maupun disiplin perorangan di daerah penugasan, serta selalu bertindak sesuai prosedur”, pinta Jenderal bintang dua dipundaknya.

Kepada Danyon dan unsur pimpinan Pangdam meminta untuk bertanggung jawab penuh atas keberhasilan tugas dan keselamatan seluruh anak buah. Bawa kembali anggotamu ke home base dalam keadaan aman, sehat, selamat dan sukses dalam menjalankan tugas mulia ini, tandasnya.

Pangdam juga mengingatkan agar seluruh prajurit yang tergabung dalam Satgas Pamtas RI-PNG ini, agar benar-benar memahami apa yang menjadi tugas pokoknya serta baik-baik dan selalu dekat dengan rakyat.

“Pegang teguh Sapta Marga dan Sumpah Prajurit, niscaya kalian mampu menghindari segala bentuk perilaku dan tindakan yang tercela. Kalian harus tetap fokus dan konsentrasi dalam bertugas”, ungkapnya.

Selanjutnya kepada Kakorum yang ditunjuk, Mayjen TNI Mochamad Effendi berharap benar-benar mengerti tentang tugas dan tanggungjawabnya.

“Kakorum harus selalu memperhatikan kepentingan keluarga yang ditinggal tugas. Isi kegiatan harian di satuan dengan hal-hal positif dan selalu berdoa agar seluruh prajurit yang ditugaskan dapat menjalankan tugas dengan baik dan selamat kembali ke satuan tanpa kurang suatu apapun”, pungkasnya.

Turut hadir dalam upacara tersebut, Irdam IV/Dip. Kolonel Inf Legowo W.R. Jatmiko, S.I.P., Danrem 071/WK Kolonel Kav Dani Wardana, S.Sos., M.M., Tr.Han., para Asisten, Kabalak dan Dansat Kodam IV/Diponegoro serta Ketua beserta pengurus Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XII Korem 071/WK.

(Didi Prabowo)

Polresta Bandar Lampung, Mengadakan Sosialisasi Peraturan Kapolri Nomor 10 Tahun 2017

Bandar Lampung, TFBI.

Polresta Bandar Lampung Sosialisasikan Perkap Nomor 10 tahun 2017 tentang kepemilikan barang yang tergolong mewah oleh pegawai negeri pada Kepolisian Negara Republik Indonesia. Bertempat di aula Patria Tama Polresta Bandar Lampung.

Kegiatan tersebut, dibuka langsung oleh Kapolresta Bandar Lampung Kombes Pol Wirdo Nefisco, S.I.K.M.Si. yang didampingi Kabag Sumda Kompol Memen SH., dan peserta dari personel Polresta maupun Polsek jajaran sejumlah 100 Orang. Selasa (25/06/2019).

Sebagai alat negara yang bertugas memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat, menegakkan hukum serta memberikan perlindungan, pengayoman dan pelayanan kepada masyarakat dalam rangka terpeliharanya keamanan dalam negeri, Kepolisian Negara Republik Indonesia harus mampu mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih melalui penerapan pola hidup sederhana dengan tidak bergaya hidup mewah dalam kehidupan sehari-hari.

Sosialisasi Perkap Nomor 10 Tahun 2017 tentang kepemilikan barang yang tergolong mewah oleh pegawai negeri pada Kepolisian Negara Republik Indonesia yang disampaikan oleh Kabag Sumda Kompol Memen, SH.

“Antara lain pegawai negeri pada Polri dapat memiliki barang yang tergolong mewah sesuai dengan penghasilan yang sah. Penghasilan yang sah sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dapat berupa : Gaji, Usaha yang sah sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan, Hibah, Warisan; dan/atau Perolehan lain yang sah Barang yang tergolong mewah dalam peraturan ini berupa : Alat transportasi pribadi melebihi harga Rp. 450.000.000 (empat ratus lima puluh juta rupiah) dan /atau tanah dan bangunan pribadi melebihi harga Rp. 1.000.000.000 (satu milyar rupiah), Pegawai Negeri pada Polri tidak boleh menggunakan alat transportasi yang tergolong mewah pada saat dinas, Pegawai Negeri pada Polri yang memiliki barang yang tergolong mewah wajib melaporkan kepada pengemban fungsi Propam,” jelas Kompol Memen.

Kapolresta Bandar Lampung Kombes Pol Wirdo Nefisco, dalam sambutannya mengatakan, dengan adanya sosialisasi Peraturan Kapolri Nomor 10 Tahun 2017 tentang kepemilikan barang yang tergolong mewah oleh pegawai negeri pada kepolisian negara republik indonesia diharapkan akan tercipta Polisi ataupun ASN Polri yang berpenampilan dan berpola hidup sederhana sesuai ketentuan yang telah ditetapkan.

“Serta anggota tidak perlu takut-takut bila memang mempunyai barang yang dikategorikan mewah selama itu jelas dalam arti sumber pemilikannya,” terang Kombes Pol Wirdo Nefisco.

(Redaksi)

Kapten Inf Tri Sakti Bertindak Sebagai Irup Persemayaman Almarhum Anggota Veteran

Surakarta, TFBI.

Bentuk penghormatan terakhir kepada Almarhum Pur TNI AD Soewarno syahbandar, Danramil 03/Serengan Kodim 0735/Surakarta Kapten Inf Tri Sakti menjadi Inspektur Upacara dalam peristirahatan terakhir di RT 01/ RW 14 Kelurahan Danukusuman, Kec Serengan Kota Surakarta, Selasa (25/09/2019).

Untuk Komandan Upacara (Dan Up) di ambil oleh Pelda Suprapto, Almarhum meninggal dunia di usia 95 tahun. di karnakan sakit.

“Kami atasnama satuan Kodim 0735/Surakarta mengucapkan bela sungkawa yang sedalam-dalamnya semoga almarhum dapat di terima di sisiNya dan untuk keluarga besar almarhum di berikan kesabaran,” Danramil jg menyampaikan ucapan terimakasih yang sebesar besarnya atas darma bakti yang telah disumbangkan oleh Almarhum untuk bangsa dan negara ini.

(Agus Kemplu Pendim Solo)

Bakti Sosial Bedah Rumah Bapak Zahri, Jajaran Polresta Bandar Lampung Gotong Royong Bersama Warga Sekitar

Bandar Lampung, TFBI.

Hari Bhayangkara ke 73 tahun 2019, Kepolisian Resor Kota Bandar Lampung melalui Polsek Sukarame membedah rumah salah satu warga Kelurahan Sukarame Kota Bandar Lampung, Selasa (25/06/19).

Bakti sosial “Bedah Rumah” yang digelar dalam rangka Hari Bhayangkara ke 73 tahun 2019 dan juga bentuk kepedulian Polri kepada warga masyarakat yang membutuhkan.

Zahri (66) warga RT 003 Lingkungan I Kelurahan Sukarame adalah warga yang nanti rumahnya akan di renovasi.

Kapolresta Bandar Lampung Kombes Pol Wirdo Nefisco, S.Ik, M.Si melalui Kapolsek Sukarame Kompol Mulyadi, mengatakan, bahwa kegiatan ini digelar sebagai bentuk kepedulian Polri terhadap warga masyarakat yang membutuhkan, sekaligus menyambut Hari Bhayangkara ke 73 tahun 2019.

“Hari ini kami dibantu oleh warga sekitar, akan membongkar rumah milik bapak Zahri, setelah dibongkar segera langsung dibangun semi permanen,” kata Kompol Mulyadi.

Seperti diketahui sebelumnya bahwa pada hari Sabtu (22/06/16), Polsek Sukarame dengan menggandeng Keluarga Besar Angkutan Ekspedisi Lampung memberikan bantuan material untuk bedah rumah kepada bapak Zahri.

Puluhan personel Polsek Sukarame dibantu warga sekitar bahu membahu dan gotong royong, untuk membongkar rumah milik bapak Zahri yang sudah dalam keadaan tidak layak huni.

“Awalnya saya sempat terkejut dengan bantuan bedah rumah ini, seperti tidak di sangka sangka, dan saya ucapkan terima kasih atas bantuan bapak bapak Polisi dalam hal ini dari Polresta Bandar Lampung, semoga ini bermanfaat bagi saya dan keluarga,” ungkap Zahri.

(Redaksi)

Pro Aktif Babinsa Kelurahan Kemlayan Dalam Rangka Mengikuti Rakor dan Evaluasi LINMAS.

Surakarta, TFBI.

Babinsa Kel. Kemlayan Koramil 03/Serengan Kodim 0735/Surakarta Serka M. Nur Hakib dan Serda Harnawan menghadiri dan mengikuti rapat evaluasi LINMAS di Aula Kelurahan Kemlayan kecamatan Serengan Kota Surakarta (25/6/2019)

Rapat evaluasi ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan kinerja LINMAS dalam cegah tangkal terhadap gangguan keamanan lingkungan dan menyiapkan Aparatur Satuan Linmas Kelurahan dalam pengembangan Pengamanan Swakarsa yang berbasis masyarakat.

Wiwin Triningsih SH.M.Hum (Lurah Kemlayan) menyampaikan Bahwa Kelurahan mendapatkan anggaran dari Bapak Walikota itu semua adalah kebijakan Lurah tetapi anggaran itu akan di gunakan gunakan kegiatan tingkat kelurahan seperti nanti kita akan melaksanakan latihan Pembinaan Linmas, supaya kinerja dan kedisiplinan nya lebih meningkat, untuk masalah tempat sementara kita arahkan ke daerah Tawangmangu sekalian refresing.

Dalam sambutanya Babinsa berharap Satuan Linmas dapat menjadi pelopor dan pengerak Pengamanan Swakarsa di tengah-tengah masyarakat dan terwujud kerjasama yang sinergi antara Pemerintah Kelurahan dengan Instansi terkait TNI, Polri, dan Tokoh Masyarakat , RT/RW untuk membentuk kelompok-kelompok masyarakat guna menciptakan situasi tertib, tentram dan aman di wilayah kelurahan Kemlayan.

(Redaksi)

Penyakit Demam Berdarah (DBD) semakin mewabah di Halmahera Utara.

Halmahera Utara, TFBI.

Awalnya penyakit yang mewabah di Halut adalah malaria. Namun sejak 2018 hingga Mei 2019 ini, penyakit yang sangat mewabah adalah demam berdarah (DBD). Tercatat di wilayah kerja Puskesmas Tobelo yang meliputi 10 desa, mulai dari desa Wari Ino sampai ke desa Rawajaya, kasus penyakit demam berdarah meningkat menjadi 283 kasus dan penderita yang meninggal dunia sebanyak 5 orang.

Pencegahan Demam Berdarah Dengan Melakukan Pogging atau Penyemprotan

Kepala Puskesmas Tobelo, dr. Justin Tuhuteru kepada media ini menjelaskan, untuk mengantisipasi semakin mewabahnya penyakit menular ini, pihaknya sudah berupaya melakukan beberapa tindakan preventif seperti, fogging, penyuluhan terkait DBD kepada siswa SD sampai ke tingkat SMA di Halut. Selain itu pihaknya juga melakukan penyuluhan-penyuluhan di berbagai tempat serta menyampaikan himbauan yang dibacakan di gereja-gereja maupun mesjid.

Dr. Justin berharap dengan dilakukan tindakan preventif, serta himbauan-himbauan, dengan demikian masyarakat akan lebih waspada untuk mengurangi pakaian yang digantung di dalam rumah. Selanjutnya menguras air di bak mandi dan tempat genangan air, serta selalu memperhatikan kebersihan di dalam maupun di pekarangan rumah. Pasalnya nyamuk aedes aegypt gemar berkembang biak di air yang bersih sementara nyamuk anopheles gemar berkembang biak di air yang kotor. Masyarakat harus waspada karena gigitan nyamuk aedes aegypt ini tidak terasa gatal di kulit. Dan gejalah-gejalah penderita yang terserang DBD yakni terdapat bercak-bercak merah pada tubuh disertai demam tinggi dan berkeringat dingin, tandas dr. Justin.

(Dalen Halmahera)

LOMBA MANCING DI CIMAJA DIBUKA LANGSUNG KAPOLRES SUKABUMI

TFBI, 25/06, Kabupaten Sukabumi

AKBP NASRIADI, SH, SIK, MH , membuka lomba Mancing Mania dalam rangka Hari Bhayangkara ke 73 Polres Sukabumi di Kolam Pemancingan Ripama Cimaja .

Pelaksanakan Lomba mancing mania dalam rangka Hari Bhayangkara ke 73 Polres Sukabumi, di buka langsung oleh Kapolres Sukabumi.

Para peserta Lomba dan Masyarakat sekitar yang sudah berkumpul dan akan mengikuti acara lomba sudah berkumpul dan menunggu pembukaaan oleh Kapolres Sukabumi.

Hadir pula dalam kegiatan tersebut sebagai berikut :

  • Kabag Sumda polres Sukabumi
  • Kabag ren polres sukabumi
  • Kasat sabhara
  • Kasat Pol air
  • Kasi propam
  • Kbo pol air
  • Pemilik Pemancingan
  • peserta Mancing yang berjumlah 50 orang.

Kru etabloidfbi. com mencoba menghubungi Humas Polres untuk mendapatkan informasi mengenai acara ini dan tujuan dari diadakannya kegiatan ini.

” Acara ini di awali dengan makan bersama Kapolres Sukabumi, para PJU Polres Sukabumi dengan seluruh peserta Mancing Mania yang di sediakan oleh Panitia penyelenggara dan setelah acara ceremoni pembukaan langsung pada kegiatan lomba memancing, tujuan dari acara ini untuk memperat tali silaturahmi antara masyarakat dan Polres Sukabumi serta dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara yang ke 73 di wilayah Kapolres Sukabumi”, ucap IPDA Aah Saepul rohman , Humas Polres Sukabumi .

Acara ini berjalan aman , lancar dan meriah, rencananya akan berakhir pada pukul 17.00 Wib dan langsung pada penentuan juara.

( Hendra Sofyan)

Jendral Purn Gatot Nurmantyo Hadiri Halal Bihalal ABRI TNI Dan POLRI Sementara KH. Abdullah Gymnastiar Menutup Acara dengan Doa.

Jakarta, TFBI.

Acara Halal Bihalal ABRI, TNI, Dan POLRI Hari ini Selasa 25/06 dihadiri Ribuan Purnawirawan baik dari Purnawirawan Pati, Pamen, Pama, Bintara maupun Tamtama, acara dilaksanakan di Masjid At-Tin Taman Mini Indonesia Indah.

KH Abdullah Gymnastiar menyampaikan Tausiah

Sementara itu Jendral Purnawirawan Gatot Nurmantyo yang hadir di lokasi mengatakan bahwa, para Purnawirawan yang hadir saat ini juga merupakan Prajurit TNI – POLRI yang dahulu bergabung dalam Angkatan Bersenjata Republik Indonesia atau ABRI, namun setelah Reformasi TNI – POLRI terpisah.

Sementara itu Jendral Purn. Gatot Nurmantyo menyampaikan
“Kami berterimakasih atas kehadiran para Purnawirawan yang telah menyempatkan waktu, tenaga dan pikiran sehingga kita bisa berkumpul bersama disini dalam ajang Silaturahmi dan Halal Bihalal,” Ujarnya

Para Purnawirawan ABRI TNI Dan POLRI Bersama Masyarakat dalam Acara Halal Bihalal Di TMII

Ditambahkan “Acara hari ini bukan Bertajuk Politik tetapi murni temu kangen para Sesepuh yang sudah selesai Pengabdian dalam Militer dan dihadiri oleh seluruh Purnawirawan dari berbagai Agama baik Islam Hindu Kristen dan Budha,” Ungkap Jendral Purn Gatot Nurmantyo.

BACA JUGA : https://etabloidfbi.com/acara-halal-bi-halal-purnawirawan-abri-tni-polri-di-masjid-at-tin-taman-mini-indonesia/

Sementara itu hadir dalam acara dan memberikan Tausyiah KH Abdullah Gymnastiar
Saya berterima kasih sudah di Undang untuk datang dan memberikan Siraman Rohani, karena saya juga merasa sebagai seorang anak TNI dan bahkan pernah ikut daftar Pendidikan Militer hanya saja saya belum beruntung, dan sekarang menjadi Ustadz sudah seyogyanya saya mengingatkan agar kita semua untuk Taat Kepada Allah Swt, karena kita semua juga akan kembali,” ujarnya mengingatkan.

Acara di akhiri dengan Doa bersama untuk Negeri ini agar Para Pemimpin bisa memimpin dengan Amanah agar negeri ini Aman, Damai Sejahtera.

(Andi MH)

Sungai Wailamo Kecamatan Kao Barat butuh penanggulangan serius

Halmahera Utara, TFBI.

Sungai Wailamo di desa Tuguis Kecamatan Kao Barat, saat ini tersumbat hingga sering menimbulkan bencana banjir yang berakibat kerugian bagi masyarakat setempat.

Menyikapi fenomena alam yang memprihatinkan ini, menggugah hati Bupati Halut, Ir. Frans Manery untuk meninjau langsung dan melihat dari dekat kondisi sungai tersebut. Didampingi Sekretaris Daerah, Kadis Pekerjaan Umum, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Kadis Pemberdayaan Masyarakat Desa, dan Kadis Kominfo, orang nomor satu di Halut itu turun langsung ke lokasi sungai untuk melihat dari dekat kondisi sungai yang tersumbat.

Camat Kao Barat, Syahri, meminta kepada Pemda Halut untuk melakukngga tidak terjadi banjir susulan. Bupati pada kesempatan itu menyatakan terima kasih serta apresiasi terhadap gagasan pemuda GMKI(Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia) yang menyuarakan pendapat secara intelek. Pasalnya anak-anak muda itu tidak melakukan demonstrasi di jalanan seperti ormas lain. Tetapi mengajak pemerintah turun langsung berembuk dengan masyarakat terkait persoalan yang dihadapi.

Penanggulangan masalah sungai Wailamo dilakukan dalam dua tahap antara lain, untuk jangka pendek, masyarakat dilarang membuang rakit di DAS (Daerah Aliran Sungai) Wailamo dan hal ini akan dimuat dalam peraturan desa. Menyusul kegiatan penghijauan disepanjang DAS Wailamo. Bupati berjanji akan memberikan kucuran dana untuk membuka sumbatan agar air dapat mengalir mulai awal Juli 2019. Pemda Halut juga akan mengupayakan bantuan dari Provinsi Maluku Utara dan pemerintah pusat, terkait mengatasi sumbatan sungai Wailamo yang berbentuk endapan seperti pulau di tengah sungai yang mencapai jarak 4 km.

(Dalen Halmahera)

Acara Halal Bi Halal Purnawirawan ABRI TNI – POLRI Di Masjid At-Tin Taman Mini Indonesia

Jakarta, – TFBI.

Acara Halal Bi Halal Purnawirawan ABRI TNI – POLRI hari ini Selasa, 25/06 dilaksanakan di Masjid At- Tin Taman Mini Indonesia Indah.

Acara yang dihadiri Oleh Para Purnawirawan baik dari Perwira Tinggi, Menengah sampai Tingkat Bintara dan Tamtama, di mulai pada Pukul 09.00 WIB berjalan dengan Hikmad dan Damai.

Ketika Wartawan etabloidfbi.com mewawancarai Ketua Panitia Bapak DJ Nahrowi Beliau mengatakan “Acara ini adalah temu kangen para Purnawirawan ABRI, TNI – POLRI, setelah sekian lama kami jarang Berkumpul untuk temu kangen dengan Saudara-saudara kami sesama Purnawirawan baik dari ABRI TNI Maupun POLRI dengan semangat Cinta Tanah Air dan Moment setelah Iedul Fitri ini kami ingin melepas rasa kangen dan Rindu baik dari jajaran Purnawirawan Tingkat Tamtama, Bintara, Pamen maupun Pati,” Ujarnya.

Dalam Acara Halal Bi Halal ini Hadir Para Perwira Tinggi antara lain Bapak Jendral Purn. Gatot Nurmantyo, Laksamana TNI Purn. Tedjo Edhy Pujianto Letnan Jendral Purn Sjafrie Sjamsoeddin letnan Jendral Purn. Agus Sutomo dan beberapa yang lain yang tidak disebutkan satu Persatu.

Dalam temu kangen ini Nahrowi selaku
Panitia berharap agar Negeri ini Damai, Aman, Tentram dan Sejahtera, dan berharap agar kita semua selalu mencintai NKRI.

(Yahya Heriansyah)

ULANG TAHUN KE 73.KABUPATEN LAMPUNG UTARA ADAKAN PAWAI BUDAYA DAN KENDARAAN HIAS.

LAMPURA-TFBI.

pemerintah kabupaten Lampung utara,Adakan pawai budaya dan pawai kendaraan hias, pertunjukan seni budaya daerah, dari berbagai macam suku.

Selain itu rangkaian kegiatan lainnya yakni bhakti sosial, sunatan masal, dan donor darah

Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Bupati Lampura, H.Agung Ilmu Mangkunegara, S.STP., M.H, dilaksanakan mulai dari jalan Alamsyah Ratu Perwira Negara melewati tugu Payan mas Pinish di Pemkab Kabupaten setempat. Senin (24/06/2019)

Diikuti Ribuan masyarakat Lampura, yang ingin melihat langsung acara tersebut.

Dihadiri Bupati Lampung Utara, H. Agung Ilmu Mangkunegara, S.STP., M.H., Wakil Bupati Lampung Utara, H. Budi Utomo, SE., M.M., Forkopimda Kabupaten Lampung Utara, Pj. Sekda Sopyan Kabupaten Lampung Utara, Wakil Ketua TP-PKK Kabupaten Lampung Utara, Para Kepala Organisasi Perangkat Daerah dan ribuan masyarakat sekitar.

Dalam sambutannya, H.Agung Ilmu Mangkunegara S.STP MH, mengatakan, acara atraksi budaya dan pawai budaya merupakan sarana dalam meningkatkan ukuwah dan tali silaturahmi antar komponen masyarakat.

Selain itu, juga sebagai sarana dalam pelestarian budaya dan adat yang ada di masyarakat, bahwasanya Lampung Utara memiliki kekayaan adat budaya sesuai dengan asal daerah warganya masing-masing.

“Silaturahmi itu penting sebagai sarana untuk saling mendoakan, baik itu antar masyarakat maupun kemajuan Lampung Utara,” katanya.

Menurutnya, adat dan kebudayaan yang ada di Lampura tidak hanya diisi oleh suku Lampung saja, melainkan juga suku-suku lainnya. Seperti Sumsel, Padang, Jawa, Sunda, Banten dan masih banyak masyarakat lainnya.

Jadi perbedaan ini adalah dari Allah, Swt, mari kita jadikan alat pemersatu bangsa. Bukan malah sebaliknya, dukung terus pembangunan daerah kita guna mewujudkan Lampra maju,”tuturnya.

“Dengan kegiatan itu diharapkan dapat lebih meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya para generasi muda untuk bangga pada kebudayaannya sendiri” harapnya

Sementara itu, Pj. Sekda Sopyan lampura sebagai Ketua Pelaksana mengatakan, kegiatan tersebut melibatkan seluruh lapisan masyarakat, mulai dari satker-satker sampai dengan masyarakat biasa. Sebagai bentuk keseriusan pemerintah dalam meningkatkan pelestarian adat budaya yang ada dimasyarakatnya.

“Penilaiannya kita lihat dari segi kualitas penampilan, bentuk variasi dan kesesuaian tema. Dirgahayu Lampung Utara ke-73, Membangun Bersama Rakyat Menuju Lampung Utara yang Lebih Kuat, Hebat dan Bermartabat.(Rudi)

Peduli Korban Gempa Lombok, Itjenad Berikan Bantuan Sembako di Teluk Nare


JAKARTA, tniad.mil.id – Sebagai bentuk kepedulian terhadap korban bencana gempa Lombok, perwakilan dari Inspektorat Jenderal TNI AD (Itjenad) Kolonel Inf Fajar Budiman, didampingi Danrem 162/WB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. SH. M.Han., memberikan bantuan berupa Sembako kepada warga terdampak gempa di Dusun Teluk Nare.

Hal tersebut disampaikan Kepala Penerangan Korem (Kapenrem) 162/WB, Mayor Inf Dahlan, S.Sos., dalam keterangan tertulisnya di Kabupaten Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB), Senin (24/6/2019)

Pada kesempatan yang baik tersebut, Dahlan mengatakan pemberian Sembako ini sebagai wujud kepedulian satuan Irjen TNI AD kepada saudara-saudara kita yang terkena dampak gempa Lombok pada 2018 lalu.

“Insyaallah, bantuan ini dapat bermanfaat bagi korban gempa,” ucap Dahlan.

Terkait dengan proses percepatan rehab rekon, Dahlan menjelaskan bahwa pihaknya sudah berupaya semaksimal mungkin untuk membantu masyarakat yang terdampak gempa dengan mendatangkan ribuan personel yang memiliki kualifikasi khusus di bidang konstruksi bangunan. Sehingga dapat mempercepat proses pembangunan rumah yang rusak akibat gempa baik ringan, sedang maupun rusak berat.

Hingga saat ini, sambungnya, rumah rusak yang sudah dibangun pasca gempa sekitar 116 ribu rumah dari target 210 ribu hingga Agustus mendatang.

“Kami berharap juga peran serta masyarakat korban gempa untuk membantu pembangunan rumahnya sehingga prosesnya lebih cepat dari target,” pungkas Dahlan.

Acara yang dihadiri oleh Danrem 162/WB beserta Kasi maupun Pasi Korem, dilakukan pemberian Sembako kepada perwakilan warga Dusun Nare oleh Kolonel Inf Fajar Budiman, kemudian dilanjutkan dengan peninjauan proses rehab rekon di wilayah Kabupaten Lombok Utara. (Dispenad)

Restauran & cafe Nada Lestari beroperasi kembali

Bogor kota TFBI(24/06/2019)

Nada Lestari 2 yang berlokasi di pertokoan Cilendek jalan Brigjen Saptaji no.8 kelurahan semplak Kecamatan Bogor barat sudah hampir dua setengah tahun ditutup oleh walikota Bogor Bima Arya bulan Desember 2015 akibat adanya aduan warga kepada walikota karena dianggap mengganggu kenyamanan lingkungan setempat juga ramai diberitakan dibeberapa media kota Bogor terkait kepengurusan perijinan nya belum lengkap,kini sudah mulai buka dan beroperasi kembali//


Gunawan Hasan selaku pemilik/owner Nada lestari saat ditemui media TFBI (Tabloid Forum Bhayangkara Indonesia) mengatakan saat ditanya soal ijin restauran “Sekarang untuk ijin restauran kita sudah mengantongi ijin” Gunawan juga menjamin restaurant dan cafe Nada Lestari 2 tidak menjual atau menyediakan minuman beralkohol juga pemandu lagu di dalam Nada Lestari,karena ini konsep murni restaurant yang difasilitasi ruangan untuk bernyanyi bagi pengunjung restaurant yang ingin santai sambil menyantap makanan yang disajikan di dalam Nada Lestari//

Wawancara dengan Pemilik Cafe Nada Lestari 2 Gunawan Hasan


Restaurant Nada Lestari 2 mempunyai konsep berbeda dibanding dengan restaurant pada umumnya,tidak sekedar makan dan minum saja, pengunjung dimanjakan dengan sajian fasilitas bernyanyi gratis bagi yang suka bernyanyi//


Ada 5 ruangan bagi pengunjung restaurant yang bila ingin makan sambil bernyanyi yang tersedia di restaurant Nada Lestari 2,pengunjung bisa menikmati layaknya di dalam room karaoke,hanya saja yang membuat berbeda di nada Lestari 2 ruangan nya ditempatkan meja untuk makan bagi pengunjung yang inginkan ruangan tersendiri makan sekaligus bernyanyi//

(Gallang)

Kapolresta Bandar Lampung : Memberikan Motivasi dan Semangat Bagi Para Warakawuri

Bandar Lampung, TFBI.

Kegiatan dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke 73 tahun 2019, Kepolisian Resor Kota Bandar Lampung melaksanakan bakti sosial anjang sana ke Warakawuri yang ada di wilayah Kota Bandar Lampung, Senin, (24/06/19).

Kegiatan anjang sana ini dipimpin langsung oleh Kapolresta Bandar Lampung Kombes Pol Wirdo Nefisco, S.Ik, M.Si, bersama jajaran Polresta Bandar Lampung dan pengurus Bhayangkari Cabang Kota Bandar Lampung.

Kapolresta Bandar Lampung beserta rombongan pertama berkunjung ke salah satu istri Warakawuri Almarhum Aipda Suparmin yaitu Ny. Fatimah, yang beralamat di Gang Pioner Gotong Royong Kota Bandar Lampung.

Setelah itu Kapolresta Bandar Lampung beserta rombongan berkunjung ke Istri Wakawuri Almarhum Ipda Sutomo yaitu Ny. Weni Kendati yang beralamat tidak jauh dari rumah Ny. Fatimah.

Suasana haru terlihat saat Kapolresta Bandar Lampung beserta rombongan datang ke kediamanan para warakawuri tersebut.

Dalam kesempatan baik tersebut, Kapolresta Bandar Lampung Kombes Pol Wirdo Nefisco, S.IK, M.Si memberikan tali asih kepada kedua Warakawuri tersebut.

Kapolresta Bandar Lampung, mengatakan, bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap Warakawuri agar tali silaturahmi tetap terjaga dengan baik sekaligus dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke 73.

“Semoga kedatangan kami ini, memberikan motivasi dan semangat bagi para Warakawuri dan yang terpenting adalah tali silaturahmi tetap terjaga,” ucap Kombes Pol Wirdo Nefisco.

Ny. Weni salah satu Warakawuri yang dikunjungi mengaku merasa senang dan haru, atas kunjungan Kapolresta Bandar Lampung dan jajaran.

Untuk diketahui, Warakawuri ialah isteri seorang Militer/Purnawirawan yang sampai saat suaminya gugur/ tewas/meninggal dunia masih menjadi isteri yang sah menurut peraturan yang berlaku.

(Redaksi)

Silaturahmi dan Anjangsana Kepada Tokoh Adat dan Tokoh Masyarakat, Kapolresta Bandar Lampung Beserta Jajaran

Bandar Lampung, TFBI.

Dalam rangkaian kegiatan memperingati Hari Bhayangkara ke 73 tahun 2019 ini, jajaran Polresta Bandar Lampung melaksanakan anjangsana ke tokoh adat dan tokoh masyarakat Kota Bandar Lampung.

Kegiatan anjang sana tersebut, langsung dipimpin oleh Kapolresta Bandar Lampung Kombes Pol Wirdo Nefisco, S.I.K.,M.Si., Senin (24/06/2019).

Kapolresta Bandar Lampung, dalam kegiatan tersebut, didampingi oleh para pejabat Utama Polresta Bandar Lampung, diantaranya Kasat Binmas Kompol Atang Syamsuri, Kasubag Humas AKP Titin Maezunah serta Kapolsek Tanjung Karang Barat Kompol Hapran R, Kapolsek Tanjung Karang Timur Kompol Irianto dan Kapolsek teluk Betung Timur Kompol Faisol Syah, serta pengurus Bhayangkari Kota Bandar Lampung.

Kegiatan tersebut, dimulai dengan mengunjungi salah satu tokoh masyarakat Hi. Zaiful Hidayat Karim di wilayah Pengajaran Teluk Betung, kemudian anjangsana ke rumah tokoh adat Lampung Nurdin Yahya (Sutan Putra Sejati) di wilayah Kedamaian Tanjung Karang Timur.

Dalam kegiatan anjang sana tersebut, Kapolresta Bandar Lampung, berharap hubungan baik Polri khususnya Polresta Bandar Lampung dengan warga Kota Bandar Lampung dan dalam hal ini tokoh adat maupun tokoh masyarakat dapat terus terjalin silahturahim yang baik.

“Bersama sama dapat menjaga situasi wilayah Kota Bandar Lampung yang aman dan kondusif,” ucap Kombes Pol Wirdo Nefisco.

Selain itu juga, Kapolresta Bandar Lampung, dalam kegiatan anjang sana tersebut memberikan sejumlah bingkisan kepada para tokoh yang dikunjungi.

“Mudah mudahan bermanfaat,” harap Kapolresta Bandar Lampung.

Sementara itu, Nurdin Yahya (Sutan Putra Sejati) tokoh adat Lampung yang juga sebagai ketua Majelis Penyimbang Adat Lampung (MPAL) menyambut baik kunjungan Kapolresta Bandar Lampung beserta jajarannya tersebut. Dan, bangga kepada jajaran Polresta Bandar Lampung yang senantiasa memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan ikhlas dan selalu profesional dalam melaksanakan tugas.

“Selamat Hari Bhayangkara ke 73 tahun 2019, semoga kedepan Kepolisian Negara Republik Indonesia lebih profesional dan dicintai lagi oleh masyarakat,” ucap Nurdin Yahya.

(Redaksi)

Alami Kelelahan, Pasangan Difabel dan SPM nya Diantar Personel Kodim Batang

Batang, TFBI.

Kasihan melihat pasangan suami istri penyandang difabel (tuna wicara) yang kelelahan dalam perjalanan pulang dari Purwodadi, personel Kodim 0736/Batang membantu mengantar mereka berikut sepeda motornya sampai ke orang tuanya di Banjarharjo Brebes.

Hal tersebut disampaikan Dandim 0736/Batang, Letkol Kav Hendry R.J.Napitupulu, S.Sos.,M.Pol.,dalam rilis tertulisnya di Batang, Jawa Tengah, Senin (24/6/2019).

Diungkapkan Dandim, peristiwa ini terjadi pada Minggu (22/6/2019), saat pasangan tuna wicara, Prima (31) dan istrinya, pada pukul 17.00 Wib, datang Koramil 01/ Subah, untuk meminta pertolongan.

“Awalnya anggota kita, Serka Subagio, sedikit terkejut atas kedatangan mereka di Koramil Subah. Saat coba di tanya, ternyata mereka merupakan pasangan tuna wicara, sehingga mulanya sulit untuk mendapatkan informasi,” ujar Henry.

“Karena tidak dapat berkomunikasi secara verbal, agar tahu maksud tamu tersebut, Serka Subagyo yang saat itu sedang piket di Koramil, kemudian meminta mereka menulis maksudnya melalui Hp dan tulisan tangan di kertas,”tambahnya.

Meski mereka tuna wicara, lanjut Hendry, mereka fasih dalam menggunakan HP atau menulis.

“Dari komunikasi tersebut, akhirnya diperoleh informasi identitas dari suami dan alamat serta saudara yang bersangkutan,”ujarnya.

“Termasuk untuk menuju alamat rumah pun, akhirnya pakai share lock di google map,”imbuhnya sambil tersenyum.

Seketika itu, setelah menerima laporan dari Danramil, Dandim pun memutuskan untuk mengantar mereka langsung dengan menggunakan kendaraan dinas.
Kita khawatir, jika menggunakan kendaraan umum. Kebetulan kendaraan dinas patroli juga ada, sehingga kita putuskan lebih baik diantar sampai tujuan yaitu di Banjarharjo, Brebes, atau sekitar 140 km dari Kodim,” tegasnya.

Untuk memudahkan memonitor pengantaran mereka, petugas piket, Serka Subagio bersama Serda Abdul Latif, diberikan nomor Hp orang tuanya. Syukur semuanya berjalan dengan lancar, baik Prima dan istrinya maupun anggota kami kembali dari sana,”tambah lulusan Akmil 1999 ini.

Sementara itu, Danramil 01/Subah, Kapten Inf Sugito mengatakan, sepasang suami istri tersebut sedang melakukan perjalan dari Purwodadi menuju Brebes, dengan Alamat Banjarharjo RT/ 04, RW 04, Kecamatan Bajarharjo.

Mereka menuturkan saat memasuki wilayah Subah, sepeda motor yang dikendarainya mogok, dan istrinya juga mengalami pusing. Kemudian, mereka memutuskan mencari Kantor Koramil untuk minta bantuan. Saat itu diterima piket Serka Subagio,”urainya.

Setelah didapat informasi kita laporkan ke Dandim. Sesuai perintah beliau (Dandim), sambil menunggu kendaraan pengantar, mereka berdua diperintahkan istirahat dan diberikan makanan maupun minuman agar segera pulih,”tambah Sugito.

Selain itu, lanjut Danramil, Serka Subagio yang kebetulan ada di piketan juga memanggil tenaga medis dari Puskesmas untuk memeriksa kondisi kesehatan pasangan suami istri itu.

Untuk memastikan keselamatan Prima beserta istrinya, dirinya memerintahkan Serka Muflikin dan Serda Sariyanto (petugas piket angkutan) untuk mengantarkan mereka beserta sepeda motornya ke alamat orang tuanya,” terangnya.

Kemungkinan mereka kecapekan. Setelah dirasakan cukup pulih maka jam 21:00 mereka diangkut dengan menggunakan kendaraan dinas Kodim. Alhamdulillah, tiba di rumahnya yaitu Banjarharjo sekitar pukul 24.00,”pungkasnya.

(Redaksi)

Dua Personel Polresta Bandar Lampung, Dapat Kejutan Berangkat Umroh

Bandar Lampung, TFBI.

Berkah jelang Hari Bhayangkara ke 73 tahun 2019, dua personil Satuan Sabhara Polresta Bandar Lampung mendapat kesempatan untuk menunaikan Ibadah Umroh ke tanah suci Mekah.

Kedua personel tersebut dari Satuan Sabhara Polresta Bandar Lampung, yaitu Bripda Singgih R. G Pramudya dan Brigpol Dwi Nurhayanto.

Keduanya mendapatkan kejutan dari Ketua PKK Kota Bandar Lampung Hj. Eva Dwiyanna dimana saat pembacaan kupon undian Umroh, ternyata Hj. Eva merobek kupon tersebut dan memilih dua anggota Satuan Sabhara Polresta Bandar Lampung yang sedang bertugas untuk berkesempatan bersama delapan orang lainnya untuk menunaikan ibadah Umroh.

“Maaf kupon yang saya pegang tidak saya bacakan dan akan saya berikan buat Polisi saja karena ini adalah momen peringatan Hari Bhayangkara. Dua personil Polisi yang sedang tugas jaga itu, yah yang lengkap dengan senjata dan perlengkapannya mari naik ke atas panggung,” kata Hj. Eva Dwiyanna.

Keberuntungan yang didapatkan oleh keduanya personel tersebut, bertepatan dalam kegiatan jalan sehat dalam rangka Hari Bhayangkara ke 73 yang digelar oleh Polda Lampung bertempat di Tugu Adipura Kota Bandar Lampung, Minggu (24/06/19).

Bripda Singgih R.G Pramudya dan Brigpol Dwi Nurhayanto terlihat sempat kaget mendapat kejutan istimewa tersebut namun senang dapat berkesempatan menginjakkan kakinya berangkat ke tanah suci Mekah.

“Alhamdulillah, ini berkah di Hari Bhayangkara ke 73,” ucap Bripda Dwi.

(Redaksi)

Unit Reskrim Polres Bogor Mendapatkan Penghargaan Dari “ALFAMART” (PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk)

Bogor,TFBI.

Corporate Affairs Director PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk Bapak Solihin memberikan Penghargaan kepada Kapolres Bogor AKBP Andi Moch Dicky dan Kasat Reskrim Polres Bogor AKP Benny Cahyadi serta jajaran Unit Resmob Sat Reskrim Polres Bogor pada Apel Pagi Hari Senin tanggal 24 Juni 2019 jam 07.00 WIB di Halaman Mako Polres Bogor.

Penghargaan ini diberikan Oleh PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk karena POLRI berhasil mengungkap kasus pencurian dengan kekerasan serta pencurian dengan pemberatan dan pembobolan ATM yang terjadi di Alfamart wilayah kabupaten Bogor.

Adapun yang mendapatkan penghargaan diantaranya Kapolres Bogor AKBP ANDI MOCH DICKY PASTIKA GADING S.sos SIK MH, Kasat Reskrim AKP BENNY CAHYADI SH SIK, bersama 10 Personil Jajaran Unit Resmob Sat Reskrim Polres Bogor.

“Saya ucapkan terima kasih kepada Polri khususnya Polres Bogor dan jajarannya satuan Reskrim, ini merupakan suatu prestasi yang Luar Biasa dan kami harus mengakui bahwa dengan adanya pengungkapan ini dapat tercipta rasa keamanan, karena kita (Alfamart) menjadi salah satu incaran daripada kejahatan-kejahatan. Kami harapkan dengan adanya pengungkapan kasus ini ada rasa Jera terhadap kriminal ini,” tutur Solihin.

Total kerugian dari kejadian curas ini sekitar Rp. 287.000,000,- bukan dilihat dari nominal kerugian uangnya namun keresahan yang dirasakan Alfamart itu yang luar biasa, diharapkan efek dari pengungkapan kasus ini dapat tercipta rasa aman atau percaya pihak-pihak lain terhadap Alfamart.

Solihin menuturka bahwa untuk Antisipasi ummencegah terjadinya hal serupa, Alfamart akan meningkatkan kerjasama dengan pihak kepolisian. Walaupun demikian ia menuturkan bahwa seluruh gerai Alfamart pasti dipasang CCTV sebagai alat bantu untuk monitor yang mungkin diperlukan oleh pihak kepolisian untuk suatu saat ada penyelidikan yang diperlukan.

Target utama dari kejahatan yang terjadi di Alfamart salah satu tujuannya adalah brankas di kasir.

“Saya Solihin, dari PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk Mengucapkan selamat hari ulang tahun Bhayangkara ke-73, dirgahayu Polri” Ucap Solihin Corporate Affairs Director PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk.

(Irsan Boegiess)

Awali Minggu Militer Bulan Juni, Kodim Surakarta Gelar Upacara Bendera

Surakarta, TFBI.

Kodim 0735/ Surakarta mengawali kegiatan Minggu Militer dengan melaksanakan Upacara bendera yang dilaksanakan di lapangan upacara makodim Jalan A.Yani No.349, Kelurahan Kerten, Kecamatan Laweyan, Solo, Senin (24-6-2019).

Bertindak selaku inspektur upacara Kepala Staf Kodim (Kasdim) 0735/Surakarta Mayor Inf Alfian Yudha Praniawan, sedangkan Komandan upacara dijabat Danramil 02/ Banjarsari Kapten Inf Paidi. Untuk Pengucap Saptamarga dipercayakan kepada Serka Sujiyanto dan untuk Pengibar bendera Serka Yatmin, Sertu Fajar Hartono, dan Sertu Isdiyanto dari Koramil 02/Banjarsari.

Perwira Seksi Personel (Pasipers) Kodim Kapten Inf Suwarto yang bertindak selaku Perwira Upacara menegaskan bahwa “upacara bendera mingguan ini jangan hanya dijadikan sekedar rutinitas biasa namun harus benar-benar dimaknai sebagai sebuah implementasi jiwa nasionalisme kita, melalui penghormatan terhadap simbol negara yang diperjuangkan melalui pengorbanan jiwa dan harta benda para Pahlawan Kusuma Bangsa.”Tegasnya.

Lebih lanjut Pasipers menambahkan Upacara pengibaran bendera dilaksanakan dalam rangka memupuk jiwa kejuangan, patriotisme, nasionalisme dan solidaritas prajurit serta mengenang jasa para pahlawan dan untuk menumbuhkan jiwa patriotisme guna menghormati sang saka merah putih serta menumbuhkan jiwa kedisiplinan bagi prajurit dalam mengamalkan Sapta Marga, 8 Wajib TNI, dan Sumpah Prajurit.

“Kegiatan ini juga memiliki makna penting bagi upaya mengingatkan prajurit dan PNS sebagai sarana komando guna menjalin komunikasi antara pimpinan, Staf dan anggota agar setiap kebijakan instruksi petunjuk dan informasi dapat mengalir dan dipahami secara saksama, untuk dijadikan pedoman dalam setiap pelaksanaan tugas.” Pungkasnya.

(Redaksi)

Sat Reskrim Polres Bogor Ungkap Kasus Pencurian Dengan Kekerasan

Bogor, TFBI.

Dalam rangka menyambut HUT POLRI ke 73, Polres Bogor berhasil mengungkap kasus pencurian dengan pemberatan dan pencurian dengan kekerasan yang terjadi di minimarket Alfamart di wilayah Cileungsi Kabupaten Bogor.

Kasus ini berhasil diungkap oleh Unit Resmob satreskrim Polres Bogor. Hal ini disampaikan dengan Konferensi pers oleh Kapolres Bogor AKBP Andi Moch. Dicky P.G, S.Sos., S.I.K., M.H didampingi Corporate Affairs Director PT. Sumber Alfaria Trijaya Tbk Bapak Solihin. Senin (24/06/2019)

Kronologis kejadian terjadi pada bulan Mei 2019 dengan adanya 1 kasus pencurian dengan kekerasan dan pencurian dengan pemberatan terhadap minimarket Alfamart di wilayah Cileungsi Kabupaten Bogor kemudian unit Resmob Polres Bogor melakukan penyelidikan dan penyidikan.

Selanjutnya pada hari Selasa tanggal 18 Juni 2019 sekitar jam 03.00 WIB, Personil Sat Reskrim Polres Bogor dipimpin langsung oleh Kasat Reskrim Polres Bogor melakukan penangkapan didaerah Kecamatan Gunung Putri Kabupaten Bogor terhadap 11 (sebelas) orang tersangka tersebut.

“Dari hasil itu kami berhasil mengungkap pelaku / tersangkanya. Dari pelaku tersebut kita melakukan penyidikan lebih lanjut, ternyata pelaku telah melakukan aksi tersebut di wilayah kab bogor tidak kurang dari 17 TKP di wilayah bogor, bekasi maupun banten. Kami berhasil mengamankan 11 orang tersangka dengab total kerugian pencurian sebesar Rp. 287.000.000,-.” Tutur AKBP Andi Moch Dicky Kapolres Bogor.

Adapun inisial pelaku yaitu Sdr. P, Sdr. HV, Sdr. R, Sdr. AD, Sdr. IP, Sdr. JA, Sdr. JIR, Sdr. MYA, Sdr. I, Sdr. RM dan Sdr. PRW.

Kapolres Bogor juga menambahkan bahwa Aksi yang dilakukan para pelaku itu sangat meresahkan masyarakat dan termasuk mengancam jiwa, raga dan harta benda. Hal ini yang menjadi fokus sat reskrim polres bogor untuk mengungkap kasus tersebut.

Dari para tersangka, POLRI berhasil menyita dua senjata api serta beberapa Butir Peluru, sisa sisa uang hasil kejahatan, kemudian kendaraan – kendaraan bermotor yang digunakan untuk melakukan aksi dan motor tersebut adalah motor bodong.

“Jadi pelaku ini selain melakukan aksi curat dan curas di minimarket, mereka juga melakukan aksi curanmor juga termasuk aksi kriminal mengganjal ATM dan bahkan kita temukan juga penggunaan narkoba oleh pelaku. Jadi mereka sebelum melaksanakan aksinya, mereka menggunakan narkoba. Bahkan juga salah satu motif kejahatan mereka salah satunya adalah kecanduan terhadap narkoba. Tentunya kita akan gali lebih dalam lagi untuk mengungkap TKP mana lagi yang mereka lakukan aksinya.” Ucap AKBP Andi Moch Dicky Kapolres Bogor

Dari hasil introgasi sementara bahwa pelaku telah melakukan Pencurian dengan Kekerasan di wilayah Bogor, Banten, Bekasi dan Jakarta.

Modus Operandi pelaku melakukan perbuatan curas dengan masuk ke Toko Alfamart/Indomaret yang akan tutup, kemudian menodongkan kasir dengan Senpi kemudian mengambil yang hasil penjualan berikut barang-barang milik Alfamart/Indomaret. Selain melakukan perbuatan curas di Alfamart/Indomaret, pelalu juga melakukan pencurian dengan pemberatan dengan modus ganjal ATM serta Curanmor.

“Modus mereka ada beberapa bagian diantaranya terbagi beberapa team, salah satu team untuk memonitor lokasi, situasi yang akan menjadi target aksinya. Selanjutnya ada team yang langsung menelusuri terkait dengan upaya penindakan dalam arti kejahatan dimana mereka masing-masing mereka menggunakan senjata api.” Jelas AKP Benny Cahyadi Kasat Reskrim Polres Bogor.

Salah satu bentuk penyamaran mereka ketika mereka mencoba melakukukan pengecekan situasi yang ada di TKP.

Ada beberapa pelaku yang merupakan Residivis dan ada juga beberapa pelaku yang baru melakukan aksinya dan mereka bersomisili dari wilayah pulau sumatera.

Barang Bukti yang diamankan yaitu :

  • 4 unit sepeda motor merk Yamaha Fino, Yamaha Mio dan 3 unit Honda Beat
  • 2 Pucuk Senjata Api rakitan berikut 3 butir peluru
  • 1 buah topi
  • 1 pcs baju seragam Alfamart
  • 6 buah helm berbagai merk
  • 1 pcs sweater warna Biru
  • Kartu ATM berbagai jenis
  • Uang sejumlah Rp. 3.000.000 (tiga juta rupiah)
  • 3 unit Handphone berbagai merk
  • 3 kartu KTP
  • 1 STNK sepeda motor

TKP
1. Curas

  • Alfamart Cikeas Udik, Alfamart Nagrak, Alfamart Bojong Kulur, Alfamart Dayeuh, Alfamart Klapanunggal, Alfamart Bekasi, Alfamart Cibubur, Alfamart Samping Al Azhar dan Indomaret Klapanunggal 2 kali.

2. Ganjal ATM

  • Mesin ATM Bank Muamalat Cileungsi
  • Mesin ATM Bank BRI SPBU Cileungsi
  • Mesin ATM Bank BRI Metland Cileungsi
  • Mesin ATM Bank Mandiri SPBU Narogong-Cileungsi

Pelaku dikenakan Pasal 363 KUHP dan 365 KUHP/Ancaman Hukuman diatas 5 tahun (7 tahun dan 9 tahun).

(Irsan Boegiess)


Goes To Mall, Layanan SKCK Kepolisian Polresta Bandar Lampung

Bandar Lampung, TFBI.

Sambut Hari Bhayangkara ke 73 tahun 2019, Kepolisian Resor Kota Bandar Lampung mengadakan pelayanan penerbitan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) Goes To Mall, Minggu (23/06/19).

Pelayanan SKCK ini dipusatkan di Lantai II Mall Boemi Kedaton Kota Bandar Lampung dibuka mulai pukul 10:00 WIB.

Proses pembuatan yang cepat menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat yang ingin membuat maupun memperpanjang SKCK sambil berbelanja.

Kapolresta Bandar Lampung Kombes Pol Wirdo Nefisco, S.Ik, M.Si, melalui, Kasat Intelkam Polresta Bandar Lampung Kompol Feizal Reza Harahap, menjelaskan, bahwa kegiatan ini digelar dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke 73, sekaligus dengan maksud agar lebih mendekatkan Polri dengan masyarakat dan memberikan pelayanan yang prima kepada masyarakat.

“Selain pelayanan SKCK goes to mall, Kami juga memberikan pelayanan door to door yang sudah dilaksanakan selama 2 minggu hingga puncaknya tanggal 1 Juli 2019” ucap Kompol Reza.

Rahmat, salah satu pemohon yang datang mengatakan bahwa sangat puas dengan pelayanan yang diberikan oleh Petugas Pelayanan SKCK Goes To Mall dari Polresta Bandar Lampung.

“Kegiatan ini sangat baik, pelayanan dibuka pada hari libur dan berada di sebuah pusat perbelanjaan dan prosesnya juga cepat lagi. Terima kasih,” kata Rahmat, salah satu warga masyarakat yang sedang mengurus SKCK.

(Redaksi)

Waaster Kasad Resmi Tutup Persami Saka Wira Kartika Kodam IV/Diponegoro

Kebumen, TFBI.

Waaster Kasad Brigjen TNI Gathut Setyo Utomo, S.I.P bertindak selaku Irup pada upacara penutupan Perkemahan Sabtu – Minggu (Persami) Saka Wira Kartika Kodam IV/Diponegoro di lapangan tembak Krida Manggala Secata Gombong, Minggu (23/6/2019).

Kegiatan yang bertujuan untuk membina dan mewujudkan generasi muda yang berkarakter dan berwawasan kebangsaan serta menyiapkan kader pemimpin yang berjiwa nasionalisme dan bermental Pancasila diikuti enamratusan anggota Pramuka Saka Wira Kartika jajaran Kodam IV/Diponegoro.

Dalam sambutannya Brigjen TNI Gathut Setyo Utomo, S.I.P mengatakan, setelah mengikuti kegiatan Persami ini diharapkan para peserta dapat lebih giat lagi berlatih untuk mengasah ilmu kepramukaan.

“Semua materi-materi yang diperoleh dalam Persami kali ini harus bisa berguna dan dapat diaplikasikan di sekolah/gugus depan masing-masing”, tegasnya.

Dirinya juga berharap, kegiatan Persami yang telah dilaksanakan dapat mendorong perkembangan dan kemandirian gerakan Pramuka Saka Wira Kartika, sehingga mempercepat keberhasilan dalam upaya pembentukan karakter kaum muda yang baik serta sebagai calon pemimpin bangsa yang handal pada masa yang akan datang.

Dijelaskan Jenderal bintang satu itu, Pramuka merupakan organisasi yang dapat membentuk kepribadian yang berakhlak mulia, berjiwa patriot, taat hukum, disiplin dan menjunjung tinggi nilai-nilai luhur bangsa serta memiliki kecakapan hidup yang selalu berpedoman pada Tri Satya dan Dasa Darma Pramuka.

“Kesimpulan dari Persami Saka Wira Kartika ini dapat meningkatkan nilai-nilai wawasan kebangsaan serta menanamkan jiwa kesatria untuk menumbuhkan rasa cinta tanah air dan mempererat ke-Bhineka Tunggal Ika-an demi menjaga keutuhan NKRI”, pungkasnya.

Selesai kegiatan upacara dilanjutkan pemberian hadiah berupa trophy kepada para pemenang lomba.

(Redaksi)

Kodim Surakarta Gembleng Prajuritnya dengan Latihan Permildas,Ini Tujuannya

Surakarta, TFBI.

Usai pelaksanaan Upacara pengibaran bendera di Lapangan Upacara Makodim, Jln A.Yani No.349 Kelurahan Kerten Kecamatan Laweyan seluruh Anggota Kodim 0735/Surakarta bersama-sama mengikuti latihan Peraturan Militer Dasar (Permildas) yang diikuti oleh seluruh Anggota baik Militer maupun PNS,Senin (24/6).

Latihan Permildas yang dilaksanakan pagi ini meliputi latihan Peraturan Baris Berbaris (PBB) dan latihan Peraturan Urusan Dinas Dalam (PUDD), serta Peraturan Dinas Garnisun (PDG).

Perwira Seksi Operasional (Pasiops) Kodim Kapten Inf Mulyono memimpin langsung pelaksanaan latihan tersebut.

Saat ditemui usai pelaksanaan latihan, Pasiops menegaskan bahwa kegiatan Minggu Militer yang dilaksanakan setiap bulan pada minggu terakhir tersebut merupakan sarana untuk memelihara dan meningkatkan kemampuan dasar-dasar keprajuritan. Profesionalisme prajurit dapat dilihat dari sikap,tingkahlaku, disiplin, loyalitas, serta militansi yang ditunjukkan dalam kesehariannya. “Latihan PBB dan PUDD merupakan bagian dari pemeliharaan disiplin bagi prajurit sekaligus bertujuan untuk membentuk karakter serta mental prajurit.”Tegasnya.

Lebih lanjut Mulyono menambahkan bahwa latihan PBB dan PUDD ini rutin dilaksanakan oleh seluruh prajurit, bukan hanya disaat minggu militer saja, namun rutin dilaksanakan usai melaksanakan upacara bendera setiap hari senin dan pada saat selesai melaksanakan apel pagi setiap harinya.

“Kita ingat-ingat kembali Peraturan Militer Dasar (Permildas) yang kita dapatkan semenjak pertama kali menjadi Anggota TNI, Laksanakan latihan ini dengan penuh semangat dan jangan malas untuk berlatih, karena semua ilmu yang sudah kita dapatkan akan lupa jika tidak kita pelajari dan kita latihkan.”Pungkasnya.

(Redaksi)