Sat Binmas Polres Bogor Adakan Tablig Akbar dan Istiqosah.

Bogor -TFBI

Sat Binmas Polres Bogor melaksanakan Kegiatan Tabligh Akbar dan Doa Bersama dalam rangka Satgas Nusantara II yang bertempat di Masjid Daruul Ilmi Yayasan Baitul Kabir Gunung Putri Selatan Rt 01/06 Kecamatan Gunung Putri Kabupaten Bogor. Minggu (31/03/2019)

Pada kesempatan tersebut turut dihadiri oleh Kapolsek Gunung Putri Kompol Yudi, Kasat Binmas AKP Doddy Rosjadi, SH., pimpinan Yayasan Baitul Kabir Gunung Putri, Anggota Senkom Kabupaten Bogor, Anggota Pramuka Gunung Putri dan tamu undangan yang berjumlah sekitar 2000 orang.

Kegiatan tersebut dilaksanakan dengan tujuan mengajak masyarakat untuk menangkal berita hoax dan ujaran kebencian (hate speech) di wilayah Kabupaten Bogor serta menciptakan situasi pemilu 2019 yang aman, damai dan sejuk di wilayah Kabupaten Bogor.
“Kami mengajak seluruh lapisan masyarakat agar bisa menbedakan mana Berita nyata dan mana Berita Hoaxs atau ujaran kebencian dan mari kita berdoa bersama agar Pemilu bisa berjalan dengan Damai” ucap Kasat Binmas Polres Bogor AKP Doddy Rosjadi,
SH.

Setelah kegiatan Tabligh Akbar selesai, dilanjutkan Deklrasi Damai untuk menciptakan situasi Pileg dan Pilpres yang aman, damai dan sejuk. Serta dilanjutkan melaksanakan kebersihan di lingkungan Masjid Daarul Ilmi.

(Irsan Bogiess)

Pembukaan ASCI Open Kejuaraan Panahan Terbuka Piala Kapolda Jawa Barat.

Bogor – TFBI

Kegiatan Pembukaan ASCI Open Kejuaraan Panahan Terbuka Piala Kapolda Jawa Barat yang diikuti oleh 952 atlit, yang dilaksanakan pada hari sabtu 30/3/2019 Tepatnya Pukul 08.30 WIB bertempat di Sebelah Padepokan Volley Sentul Desa Citaringgul Kecamatan Babakan Madang Kabupaten Bogor

Adapun yang hadir dalam kegiatan tersebut yaitu :

  1. Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Drs. Agung Budi Maryoto
  2. Karo Ops Polda Jabar Kombes Pol. Drs. Leonidas Braksan, MM;
  3. Dir Intel Polda Jabar Kombespol Arif Rahman S.I.K, MTCP;
  4. Dir Reskrimsus Polda Jabar KombesPol. Samudi, SIK., MH;
  5. Dansat Brimobda Polda Jabar KombesPol. Puji Santosa, SH;
  6. Danrem 061/SK Kolonel Inf Novi Helmy Prasetya;
  7. Kapolres Bogor AKBP Andi Moch Dicky P. G. S.Sos, SIK, MH;
  8. Dandim 0621/Kab. Bogor Letkol Inf Harry Eko;
  9. Ketua yayasan Az-Zikra Drs. Khotib Kholil,
  10. Sekjen Perpani Rizal Barnadi;

Dalam sambutannya Kapolda Jawabarat Irjen Pol Drs Agung Budi Maryoto menyampaikan dan menitipkan pesan sebagai berikut :

  • Kita panjatkan berkah dan rahmat kepada Allah SWT kita bisa berkumpul ;
  • Mari kita tundukan kepala kita sejenak untuk mendoakan Ustad M. Arifin Ilham agar di berikan kesehatan
  • Kepolisian polda jabar bukan hanya memfasilitasi kejuaraan panahan saja kemarin kita adakan kejuaraan karate kapolda cup;
  • Nanti pada saat ulang tahun polri kami akan mengadakan kejuaraan pencak silat Kapolda cup
  • Insyaallah kami akan mengadakan kegiatan rutin bukan hanya di bogor saja;
  • Karena panahan merupakan sunah Rassulullah SAW
  • mudah”an kita dapat yang terbaik bagi indonesia;
  • Harapan kita semua jawa barat Aman dan kondusif
    Dilanjut dengan Pembukaan kejuaraan Panahan ASCI Kapolda Cup oleh Kapolda Jawa Barat.
  • (Irsan Boeegiees)

PEMBANGUNAN KANTOR DESA DALAM BELUM MENDAPAT IJIN DARI ASET.

Jambi – TFBI

Pembangunan Kantor Desa Dalam yang berlokasi di pasar Siulak Gedang kecamatan Siulak Kabupaten Kerinci.”Diduga di bangun diatas tanah milik pemerintah daerah dengan mencatut nama pembangunan sekolah PAUT di dalam Rencana Anggaran Belanja (RAB) serta tanpa adanya pembuktian izin secara resmi dari pihak Aset kabupaten Kerinci.

Tanah yang pada awalnya direncanakan untuk pembangunan rumah Adat Empat jenis Tigo Luhah Tanah Sekudung di era 80-an setelah peletakan batu pertama oleh Bupati Drs H. Mohd Awal pada masa itu, namun tidak diketahui alasan yang jelas sehingga pembangunan tersebut tidak ditindak lanjuti sampai saat ini.

Namun kendati demikian tanah yang kemudian dijadikan sebagai pasar Siulak Gedang ini secara tidak langsung telah menjadi milik pemerintah kabupaten kerinci yang tercatat sebagai Aset pemerintah hingga saat ini.

Yang artinya siapapun yang ingin membangun di tanah tersebut harus mendapat persetujuan dari pihak Aset kabupaten Kerinci terlebih dahulu, hal ini di jelaskan oleh Kabid Aset kabupaten Kerinci (APDEL RISULDITA) dengan mengatakan “memang benar itu adalah tanah adat tigo luhah tanah sekudung dulunya yang gagal untuk dijadikan pembangunan rumah empat jenis namun,itu adalah tanah PEMDA dan harusnya tanah itu di amankan oleh SKPD pengguna untuk pengamanan awalnya tapi nyatanya telah di bangun oleh Desa Dalam bagaimana prosedurnya saya gak tau pasti, dan setelah itu di bangun lagi koperasi dengan membuat los-los di pasar itu, namun yang jelasnya pasar Siulak itu masih tercantum sebagai Aset Kabupaten kerinci hingga saat ini dan belum ada laporanya pada saya selama 4 tahun ini” Ujarnya.

Akan tetapi kenyataan yang terjadi pada saat ini pemerintah Desa Dalam telah mendirikan bangunan Kantor Kepala Desa di tanah itu semenjak beberapa tahun yang lalu tanpa adanya izin yang di kantongi dari pihak aset untuk pembangunan itu, dan bahkan ironisnya Pemerintah Desa Dalam seakan merajai tanah tersebut dengan terus melanjutkan pembangunan baru dengan mendirikan bangunan besar bertingkat berbentuk Ruko di tahun 2018 kemaren.

Pembangunan yang di Danai dari Dana Desa itu jelas merugikan masyarakat kerinci khususnya masyarakat Tigo Luhah Tanah Sekudung dan Desa Pasar Siulak Gedang, seolah-olah tanah mereka di rampas oleh Pemerintah Desa Dalam.

Dan yang menjadi pertanyaannya di dalam hal ini, siapa yang harus bertanggung jawab, dan siapa yang merekomendasikan sehingga semua ini bisa terjadi.

(Domi)

Pekerja POJF ( Penyelesaian kredit Bermasalah ) Tewas Di Hajar Massa.

Sumbar – TFBI

Pekerja Objek Jaminan Fidusia tewas dihajar massa, peristiwa itu terjadi di nagari maninjau, kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) Sabtu (30/3/2019).

Kapolres Agam, AKBP Ferry Suwandi S.Ik melalui Kasat Reskrim Iptu M Reza mengatakan, Korban berinisial M (51) warga Kecamatan Pasaman, Kabupaten Pasaman Barat. Ia bersama 5 orang temannya dihakimi massa karena mengambil tanpa izin satu unit mobil L 300 warga.

“Mereka mengambil paksa mobil pengangkut sawit yang terparkir di Simpang Padang Koto Gadang, Kecamatan Palembayan, sekitar pukul 12.00 Wib, melihat kendaraan diambil tanpa izin Egi selaku sopir langsung menghubungi temannya,” ujar Kapolres.

Mendapat informasi dari Egi, jelas Kapolres, warga langsung melakukan pengejaran ke kecamatan Lubuk Basung hingga ke tanjung raya. Pelarian para Debt Collector berhenti usai ribuan warga menutup habis jalan menuju Bukit tinggi di depan Koramil Tanjung Raya, sekitar pukul 14.30 WIB, sehingga memaksa mereka turun.

Saat keluar dari mobil mereka langsung melarikan diri ke mako koramil sambil menghindari serangan dari warga, satu orang berhasil menyelamatkan diri, namun satu orang lagi dihajar masa yang geram.

Pihak Koramil Tanjung Raya pun berusaha menyelamatkan mereka dengan cara menyembunyikan di Mako Koramil, beruntungnya 4 orang temannya segera menyelamatkan diri ke Mako Polsek Tanjung Raya sehingga luput dari penghakiman massa.

Bersama barang bukti, mereka kemudian diamankan ke Polres Agam, 1 dari 6 debt collector yang diangkut petugas mengalami luka yang cukup parah dan dilarikan RSUD Lubuk basung namun menghembuskan nafas terakhir sebelum mendapat pertolongan. 

“Mereka mengaku satu tim Debt Collector dari pihak ketiga, namun saat ditanyakan surat tugas mereka tidak bisa menunjukkan,” jelasnya.

Kepada polisi mereka juga mengaku beroperasi sebanyak 8 orang menggunakan 2 unit mobil, Toyota Avanza dan Suzuki Karimun.

“Kita mengamankan 6 orang sedangkan 2 orang lagi yang mengendarai Avanza berhasil melarikan diri, saat ini kita masih melakukan pemeriksaan serta menunggu laporan dari pemilik mobil,” tutupnya. ( Indra Eka )

Polda Riau Lamban Menangani Perkara SPPD Fiktif Sekretaris Dewan.

Riau Rohil -TFBI


Pengamat Hukum Pidana Universitas Islam Riau (UIR), Dr. M Nurul Huda SH MH, berpendapat tidak ada alasan bagi pihak Penyidik Polda Riau tidak menaikkan status kasus dugaan korupsi SPPD Fiktif di Sekretaris Dewan (Sekwan) Rohil Provinsi Riau

Namun faktanya, sampai saat ini kasus yang bergulir di Polda Riau tersebut masih saja dalam tahapan pengumpulan barang bukti dan saksi. Seperti yang disampaikan Kabid Humas Polda Riau , Sunarto, “Belum ada update dari penyidik.” katanya.

“Polda Riau menunggu apalagi, harusnya dipercepatlah kasusnya naik, memang apasih kendalanya,” ujar Nurul Huda meminta tanggapan terkait dugaan lambannya Polda Riau menangani kasus korupsi didaerah ini, sabtu (30/03/2019). Jangan hanya karna oknum telah mengembalikan kerugian negara seterusnya dibebaskan dari jeratan pidana.
Karna, jelas Nurul Huda lagi, pada pasal 4 undang-undang tindak pidana korupsi (tipikor) jelas mengatakan pengembalian kerugian keuangan negara tidak menghapus tindak pidana korupsi.

Dalam kasus korupsi ketika seseorang telah mengembalikan berarti kerugian negara yg pernah ia curi, berarti dia sudah mengaku pernah melakukan tindak kejahatan dan pengembalian itu sebagai barang bukti nya.” Terang Nurul Huda.

Tambahnya lagi, bahwa mengembalikan kerugian negara ialah salah satu syarat tidak pidana, namun hanya dikurangi hukuman karna ia jujur

Sebelumnya, Polda Riau telah melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah 45 oknum anggota DPRD Rohil yang diduga pencairan SPPD fiktif.

Hal ini dibenarkan oleh Direktur Reserse kriminal Khusus Polda Riau
Kombes Gidion Arif Setyawan belum lama ini, “Sudah diperiksa 45 anggota dewan dan para stafnya,” kata dia.

Ada beberapa anggota dewan yang mengembalikan uang dugaan korupsi tersebut kebagian Inspektorat Kabupaten Rokan Hilir, “sebutnya.

Namun, Gidion mengaku, tak mengetahui pasti berapa besaran yang telah dikembalikan mereka. Polda Riau katanya akan segera mengecek ke Inspektorat Pemkab Rohil untu mengetahuinya sebagai bahan penyidikan.

Penanganan perkara ini, diketahui berdasarkan Laporan Hasil Pemeriksaan(LHP) Keuangan Pemerintah Kabupaten Pemkab Rohil yang dikeluarkan Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) Perwakilan Provinsi Riau tahun 2017. Dalam LHP itu dinyatakan, adanya dugaan penyimpangan SPPD yang digunakan anggota Dewan tanpa didukung Surat PertanggungJawaban (SPJ)

Terkait besaran dana yang tidak bisa dipertanggung jawabkan (SPJ)

Terkait besaran dana tidak bisa dipertanggung jawabkan pada dugaan penyimpangan itu, ia menyatakan belum dapat menyampaikannya.

Dari informasi yang dihimpun, pada Maret 2017 lalu, Sekwan Rohil menerima uang persediaan (UP) sebesar Rp 3 miliar. Dari jumlah itu, yang bisa dipertanggung jawabkan sekitar Rp.1.395 miliar. Sedangkan sisanya Rp 1,6 miliar tidak bisa dipertanggung jawabkan.

Lalu, penggunaan uang pajak reses II oleh Sekretaris Dewan (Sekwan) Rohil atas nama Firdaus selaku pengguna anggaran sebesar Rp 356.641.430 Namun, dana itu telah disetorkan ke kas daerah.

Kemudian penggunaan uang pajak resus III oleh Sekwan atas nama Syamsuri Ahmad sebesar Rp 239.105.430 dengan modus tidak disetorkan. Selanjutnya terhadap anggaran dilakukan ganti uang (GU) sebanyak 2 kali masing-masing sebesar Rp 1.064.023.000 diperuntukkan membayar hutang kepada Lisa atas perintah Syamsuri, dan Rp 1.100.331.483 untuk pembayaran hutang kepada Syarifudin. Penggunaan uang tersebut belum ada pertanggung jawabannya.
(Mks)

BINAAN PERGURUAN SATRIA MUDA INDONESIA JUARAI PENCAK SILAT TUNGGAL PUTRA.

Kerinci – TFBI

Pada ajang pergelaran lomba O2SN (Olimpiade Olahraga Siswa Nasional)Tahun 2019 tahun ini yang di selenggarakan oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Kerinci pada tingkat Sekolah Dasar yang di selenggarakan di berbagai tempat dengan berbagai cabang olah raga yang di perlombakan.

Khusus Untuk cabang olah raga bela diri (Pencak Silat Tunggal Putra ) yang bertempat di Gedung Sanggar Seni Di kecamatan Siulak pada hari Sabtu 30/03/19 yang di ikuti oleh berbagai perwakilan SD se Kabupaten Kerinci.dan pada perlombaan tersebut di juarai oleh siswa dari SD 205 Kecamatan keliling Danau atas nama IJLAL MUZAMMIL yang merupakan salah satu murid binaan dari perguruan pencak Silat SMI (Satria Muda Indonesia )unit PLN di bawah Pimpinan Sofyan Anwar dan Hasan Basri SH.MH yang juga Caleg muda dari Partai Nasdem di Dapil 1 (satu)saat ini .

Dan yang paling mengesankan lagi,di tengah kesibukannya sebagai Caleg DPRD kabupaten Kerinci Hasan Basri SH.MH masih menyempatkan diri untuk mendampingi anak binaannya untuk mengikuti perlombaan itu serta memberikan suport kepada muridnya itu,dan dengan usaha yang sungguh-sungguh serta persiapan yang maxsimal tentu hasilnya pun tak sia-sia,salah satu dari murid SD 205 itu telah berhasil memboyong juara 1 pada cabang silat Tunggal Putra ini.

Dengan adanya perguruan Pencak silat Satria Muda Indonesia ini merupakan salah satu wahana belajar seni bela diri di kabupaten kerinci yang di harapkan peranannya untuk melahirkan generasi muda yang tangguh dengan semangat juang yang tinggi,yang nantinya akan menciptakan petarung yang sejati yang dapat mengharumkan nama Kabupaten Kerinci kedepanya baik untuk tingkat nasional maupun internasional (Domi)

Hasil Tes Pejabat Sementara, Belum Di Umumkan Oleh Pihak Desa Kota Lua.

Kerinci – TFBI

Pelaksanaan Tes untuk Pejabat Sementara (PJS) Kepala Desa khususnya untuk Desa Koto Lua, Kecamatan Siulak mukai, Kabupaten Kerinci, telah lama dilaksanakan namun hasil yang di tunggu tak juga di keluarkan oleh pihak Pemerintah Desa sehingga hal ini menimbulkan keresahan di sebagian masyarakat terutama perangkat Desa Koto lua yang merasa di bebani dengan tertundanya kegiatan di Desa mereka

Betapa tidak,pelajsanaan kegiatan.
Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) yang merupakan kegiatan rutin itu saat sekarang ini telah jatuh pada giliran Desa Koto lua yang seharusnya terlaksana dalam waktu dekat, sementara menurut keterangan dari salah satu perangkat Desa mengatakan bahwa keadaan Kas Desa untuk saat ini sedang kosong.

Dengan keadaan kas yang kosong membuat para perangkat Desa menjadi bingung untuk berbuat apa dalam rangka karena kegiatan BKMT tersebut.karena ini menyangkut dengan nama baik Desa koto Lua akan tetapi agar dapat terlaksananya kegiatan itu mereka membutuhkan biaya yang lumayan banyak sekitar Rp.3500 000,- hal ini di sampaikan oleh salah satu peangkat desa (pen) kepada etabloidfbi.com beberapa hari lalu di bulan maret 2019, dengan mengatakan
”kegiatan BKMT akan dilaksanakan sebentar lagi di desa kami dan jelas akan membutuhkan biaya yang lumayan bayak, lantas dana dari mana? Yang akan dipergunakan untuk hal itu,” jelasnya kepada media ini.

Mandegnya hasil tes perangkat Desa tersebut jelas menimbulkan berbagai bentuk pertanyaan di benak masyarakat mengapa hal ini bisa terjadi, mungkinkah prosesnya yang memang membutuhkan waktu yang lama,? Atau memang ada permainan tertentuk di balik
(Domi)

PEMANCING TEWAS TENGGELAM DI DANAU PENDEUY BANDUNG BARAT

Jawabarat – TFBI


Tenggelamnya pemancing warga Bandung barat Tatang(49thn) Kamis 27/3/2019 pukul 21:00 malam akhirnya berhasil

diketemukan oleh anggota Basarnas Jawa barat Sabtu 29/3/2019 sore tadi pukul 15:30 dalam keadaan sudah meninggal dunia//
Kejadian bermula saat korban Tatang berniat pergi memancing bersama rekannya naik perahu dari calincing ke pulau pendeuy/dalam perjalanan perahu diduga tidak bisa menampung beban penumpang yang akhirnya mengakibatkan terguling dan langsung menenggelamkan penumpang nya//


Septian anggota Basarnas Jawa barat yang ikut menyisir pencarian mengatakan/ Medan yang luas juga dalamnya danau membutuhkan kerja keras seluruh anggota Basarnas dalam pencarian korban/ yang akhirnya kerja keras Basarnas membuahkan hasil menemukan posisi korban di danau yang sudah dalam keadaan meninggal dunia//
(Abdul Kodir/ kontributor TFBI JABAR)

PT Lee Cooper Indonesia di Gugat di Pengadilan Negeri Tangerang oleh CV Samijaya Perkasa Abadi.

Jakarta – TFBI

Gugatan wanprestasi terhadap PT Lee Cooper Indonesia hari Kamis, 28 Maret 2019 memasuki agenda replik dari Penggugat. Sebelumnya dalam jawaban, PT Lee Cooper Indonesia melalui kuasa hukumnya telah mengakui adanya utang kepada CV Samijaya Perkasa Abadi. Tergugat berdalih utangnya tersebut timbul akibat dari minat beli produk yang dipasarkan olehnya mengalami penurunan. Selain itu meskipun sudah berupaya untuk melakukan kewajibannya kepada Penggugat dengan cara melakukan angsuran, namun faktanya hal tersebut tidak pernah ditepati, PT Lee Cooper Indonesia selalu mengulur-ngulur waktu dengan berbagai alasan, antara lain mereka memiliki para tenaga kerja yang masih belum dibayar upahnya. Alasan lainnya adalah saat ini Tergugat masih sedang mencari investor untuk mengatasi permasalahan yang mereka hadapi.

Dalam repliknya, tim kuasa hukum Penggugat menyatakan Tergugat mengakui dengan tegas memiliki kerjasama pembuatan artikel garmen dengan Penggugat. Dan Tergugat juga mengakui memiliki kewajiban pembayaran atau hutang kepada Penggugat. Lebih lanjut dikatakan, “Tergugat juga tidak dapat menjadikan Kreditur lain dan Tenaga Kerja Tergugat sebagai alasan tidak memenuhi kewajiban. Sebab Penggugat juga memiliki kewajiban pembayaran kepada Tenaga Kerja Penggugat. Di samping itu perbuatan wanprestasi Tergugat telah menyebabkan usaha Penggugat menjadi terhenti sama sekali karena kehabisan modal,” terang salah satu kuasa hukum Penggugat, Agus Sutoyo, SH.

Kasus ini bermula dari adanya kerjasama pembuatan artikel celana jeans antara Willy Setiawan selaku Direktur Utama CV Samijaya Perkasa Abadi dengan PT Lee Cooper Indonesia pada Januari 2016. Bahwa dalam kerjasama ini CV Samijaya Perkasa bertindak sebagai pembuat barang pesanan, sedangkan PT Lee Cooper Indonesia bertindak sebagai pemesan barang dengan harga dan cara pembayaran yang telah disepakati bersama.

Awalnya kerjasama ini berjalan baik, kewajiban pembayaran PT Lee Cooper Indonesia kepada CV Samijaya Perkasa Abadi atas setiap pekerjaan yang telah selesai dibuat berjalan dengan lancar sesuai kesepakatan hingga pertengahan tahun 2017. Akan tetapi sejak pertengahan tahun 2017, kewajiban pembayaran PT Lee Cooper Indonesia kepada CV Samijaya Perkasa Abadi mulai sering mengalami keterlambatan. Hal tersebut tentu saja menimbulkan kerugian yang tidak sedikit bagi CV Samijaya Perkasa Abadi.

CV Samijaya Perkasa Abadi telah berupaya berulangkali meminta kepada Tergugat untuk memenuhi kewajiban pembayarannya tersebut, namun sampai saat ini belum juga terlaksana. Kemudian pada bulan Maret 2018, PT Lee Cooper Indonesia mengajukan permohonan kepada CV Samijaya Perkasa Abadi agar pembayaran kewajibannya dapat dilakukan dengan cara mengangsur atau mencicil sebanyak 15 (limabelas) kali setiap bulan terhitung dimulai pada bulan Mei 2018. Namun dalam kenyataannya, untuk pembayaran angsuran atau cicilan pertama saja, PT Lee Cooper Indonesia telah ingkar janji.

Karena tidak menemui titik terang, Willy Setiawan meminta bantuan hukum kepada Mustika Raja Law Office untuk melakukan somasi dengan harapan kewajiban PT Lee Cooper Indonesia bisa segera diselesaikan. Mustika Raja Law Office sudah mengundang PT Lee Cooper Indonesia untuk melakukan musyawarah pada Agustus 2018 yang dihadiri oleh Jody Dharmawan selaku Direktur Utama. Jawaban yang diberikan pada saat itu bahwa PT Lee Cooper Indonesia sedang mengalami penurunan drastis dalam bisnis dan sedang menunggu investasi tambahan yang diperkirakan akan selesai dalam 3 bulan ke depan. Namun seiring berjalannya waktu hingga November 2018, jawaban yang diberikan masih sama bahwa arus kas perusahaan negatif dan masih menunggu suntikan dana.

Melihat tidak adanya jalan penyelesaian, maka ditempuh jalur gugatan ke Pengadilan Negeri Tangerang yang didaftarkan pada 4 Desember 2018 oleh Willy Setiawan selaku Penggugat yang diwakili oleh Mustika Raja Law Office dengan kuasa hukum Hotmaraja B. Nainggolan, SH, Agus Sutoyo, SH, dan Vincent Suriadinata, SH. Perkara yang diregister dengan nomor 951/Pdt.G/2018/PN Tng telah mulai disidangkan pada 3 Januari 2019.

Sesuai dengan ketentuan perundang-undangan, maka wajib dilakukan upaya mediasi sebelum masuk ke pokok perkara. Namun dalam mediasi ini tidak pernah dihadiri oleh Jody Dharmawan selaku Direktur Utama PT Lee Cooper Indonesia maupun kuasa hukumnya. Barulah pada 7 Februari 2019 kuasa hukum PT Lee Cooper Indonesia datang pada jadwal mediasi namun tidak pernah dilakukan mediasi sama sekali karena dengan mantap dikatakan oleh kuasa hukum Tergugat untuk melanjutkan sidang ke pokok perkara. Selain itu, beberapa kali pihak Tergugat tidak hadir dalam persidangan sehingga sidang harus ditunda hingga berminggu-minggu.

Kepada awak Media Agus Sutoyo, SH, mengatakan; “Klien kami selaku Penggugat telah melaksanakan tanggung jawabnya dengan baik, dan produk yang dihasilkan telah terjual seluruhnya, sehingga seharusnya dana yang diperoleh dibayarkan kepada Klien Kami, tentu saja tidak ada kaitannya dengan berbagai macam alasan, termasuk tentang kemerosotan penjualan pihak Tergugat, sebab produknya telah terjual, seandainya belum terjual, maka produk dapat dikembalikan kepada Klien kami.”

Lebih lanjut disampaikan; “Kesepakatan pihak Tergugat yang akan melakukan angsuran sebanyak 15 x @ Rp 64.050.210,- ternyata tidak pernah ditepati, padahal dibulan pertama kali untuk cicilan jatuh pada bulan Mei 2018 itu masa-masa panen untuk usaha Garment, karena menjelang lebaran, akan tetapi faktanya Tergugat ingkar janji lagi, sehingga klien kami meragukan niat baik pihak Tergugat untuk menyelesaikan kewajibannya, oleh karena itu kami mengajukan sita jaminan untuk mendapatkan jaminan pembayaran yang merupakan hak dari Klien kami, serta klien kami juga menolak permintaan pembayaran secara cicilan lagi, karena faktanya Tergugat terus mengulur-ngulur waktu.” Ungkap Agus.

Bahwa diketahui tertundanya pembayaran tersebut telah berlangsung lebih dari 2 (dua) tahun, sehingga sangat merugikan penggugat, bahkan telah mengakibatkan usaha pihak Penggugat tidak berjalan serta jaminan rumah tempat tinggal Penggugat hendak di sita bank, belum lagi Pengguat mengalami kerugian immaterial, yaitu bunga 6% perbulan, dan kehilangan potensi keuntungan dari usaha sebeasr 10% perbulan, sehingga Pengguat sangat mengharapkan memperoleh keadilan dengan dikabulkannya gugatan tersebut, apalagi telah di ketahui bahwa kesempatan mediasi yang diberikan pengadilan tidak dipergunakan dengan baik, bahkan Tergugat melalui Kuasa Hukumnya menolak perpanjangan waktu mediasi yang sempat ditawarkan oleh Hakim Mediasi.

Saat ditanya oleh awak media bagaimana upaya penyelesaian hutang yang akan dilakukan oleh PT Lee Cooper Indonesia jika tidak ada investor, kuasa hukum Tergugat Rinto Dani Wicaksono, SH enggan untuk mengomentari. Ia mengatakan, “Nanti langsung saja ditanyakan dengan juru bicaranya Pak Robinson Pakpahan atau Pak Syahrizal Damanik, mungkin beliau yang lebih berwenang untuk mengomentari. Karena saya dalam hal ini hanya untuk mewakili beliau (bersidang) saja,”ujar Wicaksono singkat.

Sidang dengan majelis yang diketuai oleh Lebanus Sinurat, SH, MH, anggota Gunawan Tri Budiono, SH, dan Indra Cahya SH, MH ini akan dilanjutkan kembali tanggal 4 April 2019 dengan agenda Duplik dari Tergugat.
(Yahya Heriansyah)

Walikota Kota Tangerang Serahkan 400 Sertifikat Untuk Warganya

Tangerang – TFBI


Bertempat di halaman gedung Pusat pemerintahan Kota Tangerang, Jum’at (29/3/2019), Walikota Arief R. Winsmansyah, membagikan sertifikat untuk warga kota Tangerang sebanyak 400 Sertifikat hak milik.
Moment tersebut bertepatan dengan Penutupan acara lomba Musyabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) se provinsi Banten.

Acara yang di hadiri oleh beberapa pejabat diantaranya dari, Forkopinda, Kapolres Metro kota Tangerang, Dandim Kota Tangerang, Ketua Pengadilan, Kejaksaan Negri, para Camat dan Lurah wilayah Kota Tangerang beserta para masyarakat Tangerang.


Dalam kesempatan tersebut Walikota Tangerang Arief. R Winsmansyah, menuturkan’
Alhamdulillah puji syukur kita panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa, karena setelah bertahun tahun akhirnya hari ini, yang hadir di sini akan menerima Sertifikat dari pemerintah untuk pengakuan status tanah nya masing masing, untuk itu saya atas nama pemerintah daerah mengucapkan terimakasih dan apresiasi atas progam Bapak presiden RI terkait sertifikat tanah lewat program PTSL, Kamipun di dorong sebagai pemerintah daerah untuk memfasilitasi kegiatan PTSL ini, maka dari itu, sertifikat yang sudah Saudara terima bisa dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya, baik untuk usaha ataupun ke hal hal yang positief.
karena ini sifatnya bisa mendorong kesejahteraan bapak ibu, jadi kami berharap pada kesempatan ini kita semua untuk bisa terus menjalankan program-program pemerintah demi kemashalatan dan kemajuan Kota Tangerang yang kita cintai ini” Ucap walikota.

Dalam kesempatan tersebut Kapolres Metro Kota tangerang, Kombes. Pol. Abdul Karim, S.IK, M,Si. juga menyampaikan kepada masyarakat yang hadir, “Kegiatan ini kita patut bersyukur, dan berbahagia di mana pemerintah pusat masih memberikan perhatian nya untuk mendapatkan status tanah yang ada di Kota Tangerang ini khususnya Bapak Presiden RI. kita ketahui bersama, bahwa banyak permasalahan yang ditimbulkan status tanah tumpang tindih termasuk batas batas sertifikat tanah. mungkin sebagai gambaran saja, dalam setiap bulan, dalam laporan ke polisian hampir 20 persen terkait masalah tanah, dengan program pemerintah ini permasalahan tanah tidak terjadi lagi. dan ini sudah membantu tugas kepolisian dalam setiap proses penetapan batas tanah. selanjutnya untuk mendukung proses kedepannya sesuai target BPN kota tangerang untuk mengurus Sertifikat sebanyak 60 ribu bidang tanah, saya berharap segera di keluarkan, kami bersama walikota kota Tangerang dan juga Dandim, siap membantu. Khusus nya dari kepolisian resort metro kota tangerang” ujarnya.

Selanjutnya usai penyampaian sambutan, walikota bersama Kapolres juga Dandim kota Tangerang, menyerahkan langsung Sertifikat kepada masyarakat yang sudah menunggu dengan antusias. terlihat kegembiraan warga yang hadir saat ikut menerima langsung sertifikat tersebut sambil menyampaikan terimakasih kepada pemerintah Kota Tangerang dan kepada Bapak Presiden. “Terimakasih Bapak Presiden” ucap salah satu ibu yang hadir usai menerima sertifikat nya. (Pak Cik)

Pemilik Kubah Emas Dian Djuriah Rais (Dian Al Mahri), Tutup Usia

Depok – TFBI

Pengusaha asal Banten Ibu Hj Dian Djuriah Rais binti Muhammad Rais atau biasa disapa (Dian Al Mahri), Pemilik Masjid Qubah Emas mengembuskan napas terakhirnya di Rumah Sakit Pondok Indah, Jakarta dini hari tadi tepatnya pukul 02.15 WIB Hari Jum’at 29/03/2019.

Ya benar, Almarhumah Ibu Dian Al Mahri sudah berpulang. tadi sekitar pukul 2.15 WIB di Rumah Sakit Pondok Indah, Jakarta,” kata salah seorang Pengurus Masjid Dian Al Mahri,

Almarhumah Ibu Hj Dian Al-Mahri akan di kebumikan setelah selesai Sholat Jum’at di Lokasi Sekitar Masjid Qubah Emas

Tampak Para Pelayat berdatangan dari Daerah sekitar maupun dari jauh untuk ikut turut serta mengantar Almarhumah sampai ke liang lahat.
(Yahya Heriansyah)

Wartawan “Jangan Pernah Takut Kriminalisasi Pers”

Makassar – TFBI

Ketua Dewan Kehormatan DPP Perserikatan Journalist Siber Indonesia (Perjosi), Fredrich Kuen, MSi mengatakan wartawan jangan takut terhadap ancaman kriminalisasi pers saat menjalankan kerja jurnalistik secara benar dan profesional.

Selama wartawan bekerja sesuai Undang Undang nomor 40 tahun 1999 tentang Pers serta sesuai dengan Kode Etik Jurnalistik, maka wartawan tidak akan dipidana, karena siapapun yang bekerja sesuai perintah undang undang maka tidak dipidana mengacu Pasal 50 KUHP (Barang siapa melakukan perbuatan untuk melaksanakan ketentuan Undang-undang, tidak dipidana}.

Hal itu dikemukakan Fredrich ketika menjadi pemateri pada “Pelatihan Penyegaran Jurnalis Online” usai Pelantikan DPD Perjosi Provinsi Sulawesi Selatan di Hotel de Malia Makassar, Kamis malam.

Menurut dia, dari lima fungsi pers yakni sebagai media informasi, pendidikan, hiburan, kontrol sosial dan lembaga ekonomi, maka fungsi sosial kontrol adalah pekerjaan prestisius bagi wartawan sekalipun beresiko hukum.

Berita kontrol sosial disukai masyarakat umum, namun tidak disukai oleh yang terkena kontrol sehingga pihak yang merasa dirugikan akan melakukan perlawanan hukum baik melalui jalur UU tentang Pers sebagai Delik Pers maupun melalui jalur hukum umum (KUHP, UU ITE dan lainnya).

Menurut Fredrich yang juga Penguji Kompetensi Wartawan, karya jurnalistik dalam bentuk berita akan aman secara hukum bila berdasarkan fakta dan kebenaran. Faktanya bisa dalam bentuk fakta kejadian maupun fakta intektual berupa statement (pernyataan, wawancara, keterangan lisan)

Selain itu, harus dilakukan secara berimbang, meyakini kebenaran fakta melalui check and recheck, hingga double check and recheck, menerapkan azas praduga tidak bersalah, tidak melakukan trial by the press (menyatakan seseorang bersalah sebelum putusan pengadilan jatuh).

Di samping itu, patuh terhadap pernyataan off the record serta embargo berita untuk tidak menyiarkan bagian bagian tertentu dari satu statement serta menahan berita sesuai kesepakatan.

Bila langkah tersebut sudah dilakukan secara benar, kata Fredrich yang juga pemegang kartu wartawan utama tersebut, maka sangat kecil kemungkinan berita yang dibuat akan bermasalah hukum.

Namun, pihaknya menyadari bahwa wartawan portal berita online banyak yang khawatir bahwa rekomendasi Dewan Pers bisa menjadi “malaikat maut” bagi mereka dalam menghadapi masalah hukum akibat pemberitaan.

Disatu sisi berita berita dari jurnalis online sekarang ini banyak yang viral dan dikutip oleh media mainstream dan stasium televisi nasional sebagai berita layak siar dan disukai publik. Artinya berita itu karya jurnalstik dari seorang wartawan melalui media portal berita online. Kedudukannya sama dengan wartawan lainnya.

Namun, saat bersentuhan dengan hukum, sekalipun berita itu karya jurnalistik oleh seorang wartawan dan medianya jelas portal berita online, tetapi saat pihak penyidik meminta masukan dari Dewan Pers, maka Dewan Pers tidak semata melihat dari produk berita itu, melainkan juga mengaitkannya dengan klarifikasi apakah wartawan tersebut sudah lulus Uji Kompetensi Wartawan (UKW) dan perusahaan medianya apakah sudah terverifikasi. Kalau itu belum maka rekomendasi yang keluar bukan delik pers melainkan dipersilahkan melanjutkan ke penanganan masalah hukum umum.

Rekomendasi itulah yang menjadi “Malaikat Maut” bagi sebagian besar jurnalis media online yang selama ini belum tersentuh UKW. Kalaupun mengetahui adanya UKW mereka juga tidak mampu mengikutinya karena biaya UKW yang tinggi.

Menurut Fredrich yang juga mantan General Manager Perum LKBN ANTARA, harusnya semua pihak termasuk Dewan Pers melakukan penyesuaian terhadap perkembangan teknologi komunikasi dan media penyiaran yang beragam lalu melakukan penyesuaian aturan agar mayoritas jurnalis terayomi oleh Dewan Pers dan bukan sebaliknya, aturan Dewan Pers menjadi “Momok menakutkan” bagi kalangan pelaku Pers yang terus berkembang.

Pihaknya mengharapkan Dewan Pers kedua yakni Dewan Pers Indonesia (DPI) yang baru terbentuk bisa secepatnya diakui oleh negara sebagai DPI legal lalu membuat aturan aturan yang sifatnya spesifik menyempurnakan aturan yang ada selama ini yang disesuaikan dengan perkembangan jaman, sebab mayoritas anggota DPI adalah media dan jurnalis online.

Ke depan diharapkan jurnalis profesional sebagai pekerja intelektual dapat bekerja tanpa dibayangi ketakutan masalah hukum sebab kriminalisasi pers selayaknya dapat dihentikan, ujarnya. (Yahya Heriansyah)

Acara Kampanye Bersama Di GOR Pakan Sari Cibinong

Bogor – TFBI

Acara Kampanye Bersama yang akan dihadiri oleh Capres Prabowo Subianto nomor urut 02 bertempat di GOR Pakan Sari Cibinong, Kabupaten Bogor sekitar pukul 14.30 WIB.
Wacananya Prabowo Subianto akan Menyampaikan orasinya di Acara tersebut.

Hasil investigasi wartawan etabloidfbi.com dilokasi para pendukung berbaur dengan Masyarakat dan Relawan Prabowo-Sandi yang mulai memadati Stadion Pakansari sejak pukul 11.00 WIB.

Bahkan di sekitar Lokasi dan Jalan-jalan di sepanjang Stadion Pakansari, dan sekitarnya dipenuhi oleh berbagai macam Astribut Bendera dari Partai Politik Pendukung Prabowo-Sandi seperti Partai Gerindra, PKS, PAN, Demokrat dan Partai Berkarya.

Dalam Kampanye terbuka ini banyak dihadiri oleh para Pejabat diantaranya Ketua Umum DPP PAN Zulkifli Hasan, Presiden PKS Sohibul Iman, Fadli Zon, bahkan ada beberapa Ulama, Caleg, dan artis.
(Yahya Heriansyah)

Kokohkan Tali Silaturahmi, Dandim Surakarta bersama Muspida Laksanakan Safari Sholat Jum’at

Surakarta – TFBI

Bertempat di Masjid Baiturohim Jl, Sidoluhur Kelurahan Laweyan Kecamatan Laweyan, Solo, Dandim 0735/Surakarta Letkol inf Ali Akhwan S.E bersama segenap unsur Muspida kota Surakarta melaksanakan kegiatan Safari Sholat Jum’at, (29-3-3019).

Dalam pelaksanaan kegiatan Safari Jum’atan tersebut dihadiri sekitar 100 orang. Khotbah Jum’at diisi oleh Ust Dendi dengan intisari mengajak umat Islam untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Asisten Pemerintahan 1 Pemkot Surakarta Said Romadhon, Kadishub Surakarta Drs Hari Prihanto, Kapolsek Laweyan Kompol Ari Sumarsono, Danramil 01/Laweyan Kapten CPL Warji, Camat Laweyan Ibu Endang Sabar S Sos MM, Lurah se-Kec Laweyan, dan juga segenap Tokoh Agama (Toga), Tokoh Masyarakat (Tomas) dan juga segenap warga masyarakat Laweyan.

Dalam sambutannya Dandim 0735/Surakarta Letkol inf Ali Akhwan S.E menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak ada maksud lain selain untuk mempererat tali silaturahmi dan juga saling mengenal antara pejabat pemerintahan dengan warga masyarakat yang ada di wilayah.

“Mari kita sama-sama menjaga tali silaturahmi yang sudah terjalin dengan baik selama ini agar lebih kuat dan lebih kokoh lagi.” Tuturnya.

Lebih lanjut Dandim menegaskan bahwa keamanan dan ketertiban kota Solo ini bukan hanya menjadi tanggung jawab dari TNI dan POLRI saja, namun menjadi tanggung jawab kita bersama.

“Untuk itu mari kita sama-sama saling bekerjasama untuk memelihara dan menjaga kondusifitas kota Solo ini, sehingga Kota solo tetap menjadi kota yang aman dan kondusif, serta menjadi kota yang nyaman untuk ditinggali.” Pungkas Dandim.

Agus S (***)

Densus 88 tangkap terduga teroris di Rohil,Riau.

Rohil, Riau – etabloifbi.com

Detasemen khusus (Densus) 88 Anti Teror menangkap seorang terduga teroris berinisial RG alias Abu Riky berumur 26 tahun. RG diduga sering mengunggah video tentang teroris.
Kabid Humas Polda Riau, Kombes Pol Sunarto mengatakan, RG ditangkap, Kamis (14/3/2019), “Kami (Polda) cuma back up, giat Densus,”ujar Sunarto.
Sunarto membenarkan kalau RG diamankan saat membeli sarapan di jl. Utama Bagansiapiapi “informasinya begitu beli sarapan” ucapnya

Ditanyakan keterlibatan RG dengan ledakan di wilayah Sibolga Sumatera Utara, Sunarto mengaku belum dapat informasi lengkap dari pihak Densus 88. Dia menyarankan informasi lebih detail ditanyakan ke Densus.

“Kami belum dapat info dari Densus. Selebihnya silakan konfirmasinya ke Densus,” tutur Sunarto

RG disinyalir aktif mengunggah video kejadian-kejadian teror. Diantaranya ledakan diparkir Timur Senayan, pada 17 Februari 2019 lalu yang diposting ke grup channel media khilafah. Polisi menduga riky membantu membuka rekening bank untuk mimin alias Riyan alias Abu Haura, anggota jemaah Ansharut Daulay asal Riau. Polisi mensinyalir Mimin berperan sebagai penyalur dana untuk kelompok JAD Medan. Dia telah ditangkap di Riau pada 14 Agustus 2017.

Menurut polisi, Riky kerap meyebarkan poster propaganda mengenai kelompok ISIS di Filipina, dan menyebarkan ungkapan kebencian terhadap Densus 88.

Informasi diterima setelah penangkapan tim Densus 88 melakukan penggeledahan di rumah terduga teroris yg sehari hari berprofesi sebagai pedagang makaroni ditempat tinggal RG yang berlokasi di jl. Dr.Pratomo tidak jauh berdampingan dengan lembaga Pemasyarakatan, Bagan kota. Bagansiapiapi ditemukan 8 busur anak panah, busur panah, target stunt gun, jaket dan rompi taktis.


(Mukhlis)

Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cabang L Kodim 0735/Ska Resmikan Bazar TMMD Mojosongo

Solo -TFBI

Dalam rangka menyemarakkan penutupan TMMD Sengkutung I TA. 2019 ketua Persit Kartika Chandra Kirana cabang L Kodim 0735/Surakarta Ibu Ali Akhwan meresmikan di bukanya bazar murah dalam rangka penutupan TMMD Sengkuyung I TA. 2019 Kodim 0735/Surakarta di RT. 03/39 Jati Rejo Mojosongo Jebres Surakarta. Rabu (27/3/2019)

Kegiatan bazar murah ini juga sekaligus untuk meramaikan dan menyemarakkan Penutupan TMMD Sengkuyung I TA. 2019 di wilayah Kodim 0735/Surakarta yang di selenggarakan di wilayah Mojosongo Jebres Surakarta.

Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cabang L Kodim 0735/Ska mengatakan Bazaar ini diikuti oleh berbagai instansi dan elemen masyarakat di kecamatan Jebres. masing – masing Stand menjajakan produk unggulan dan dari hasil murni kreativitas dari masing masing instansi dan elemen masyarakat berupa jajanandan hasil bumi dari masing-masing wilayah.

“Sengaja yang kami jajakan di bazar ini adalah masakan rumahan, hasil bumi seperti buah buahan, jajanan dan lain lain. Tujuan kami adalah memberikan contoh kepada masyarakat bahwa masakan rumahan yang sehari-hari kita makan itu tidak kalah dengan masakan restoran,” katanya.

Ibu ketua berharap para peserta dapat lebih mengembangkan inovasi dalam mengolah jajanan atau keterampilan lainnya. Nantinya potensi yang ada akan dipamerkan dan dipasarkan agar bisa lebih berkembang untuk dapat diambil manfaat ekonominya.

Mudah-mudahan momen ini menjadi langkah positif bagi kita semua dalam mewujudkan kebersamaan sebagai upaya membangun silaturahmi dalam rangka memajukan satuan serta mendekatkan diri dengan masyarakat, sehingga terciptanya kemanunggalan antara TNI dengan Rakyat.
Koresponden Surakarta Agus S (***)

Musyawarah Kerja Cabang GAPENSI Kabupaten Bogor 2019

Bogor TFBI

Kegiatan Musyawarah kerja Cabang Gabungan pengusaha Kontruksi (GAPENSI) Kabupaten Bogor hari ini Kamis 28/03.2019 dilaksanakan di Hotel LorIn yang beralamat di Sircuit Sentul Bogor

Kegiatan tersebut bertujuan Membangun kebersamaan, menciptakan Sinergi dalam mewujudkan Optimalisasi usaha bidang jasa dan Kontruksi.

Acara yang dimulai Pukul 09.15 WIB dihadiri oleh Beberapa Pejabat Kabupaten Bogor, seluruh Pengusaha yang bergabung dengan GAPENSI, dan sebagian tamu undangan dari beberapa Ormas dari Kabupaten dan ada juga dari Kota Bandung.

Acara dimulai dengan pembacaan Do’a dan dilanjutkan dengan menyanyikan Lagu Indonesia Raya disambung dengan Susunan Acara.

(Galang)

Danramil 05 Pasar Kliwon ikuti Rapat Koordinasi Resik-Resik Keraton Kasunanan Surokarto Hadiningrat

Solo – TFBI

Kegiatan Rapat Koordinasi Resik-resik Lingkungan Keraton Kasunanan Hadiningrat Surakarta yang di hadiri Danramil 05 / Pasar Kliwon Kapten Cba Kurdi yang dilaksanakan pada Rabu 27 Maret 2019 di Sasono Putro Keraton Surakarta Hadiningrat.

Rapat Koordinasi Resik-resik Keraton Surakarta tersebut dalam rangka Mangayubagyo Hajad Dalem Jumenengan ke 15 SISKS Pakoe Boeono. Rapat Koordinasi tersebut dipimpin oleh Asisten 1 Pemerintahan Provinai Jawa Tengah Sarwa Pranawa.

Hadir dalam Rapat tersebut antara lain Sarwa Pranama (Asisten 1 Pemerintah Prov.Jateng), Drs.Gph.Dipo Kusumo Msi, Gph.Puspo Hadi Kusumo, Gkr. Alit, Gray.Koes Sapardiyah, Gray. Rasmaniyah, Gray Rahmaniyah, Gray Menul, Kpa. Hari Sulistyo Sosronagora, Jajaran Muspika Kec. Pasar Kliwon dan Perwakilan dari masing – masing SKPD Kota Surakarta .

Danramil 05 Pasar Kliwon Kapten Cba Kurdi Menyampaikan hasil Rapat sebagai berikut Kerja bhakti akan dilaksanakan pada Hari Jum`at 29 Maret 2019 yang rencana diikuti sekitar 900 Orang.
Jam 06.30 wib peserta Kerja Bhakti melaksanakan Apel di Kamandungan
Pakaian yang digunakan pakaian Olah Raga
Pengambil Apel Gunernur Jateng, untuk Dandim 0735/Surakarta sebagai Komandan Apel, kemudian dilanjutkan dengan
peninjauan/mengecek sektor – sektor Kerja Bhakti sesuai dengan Kelompok masing -masing.

(***)

Kasus Kriminalisasi Wartawan Aceh dan Sulut Membuktikan Lemahnya Rakyat di Depan Penguasa dan Pengusaha


Jakarta – TFBI

Maraknya kasus kriminalisasi terhadap wartawan dan warga masyarakat akibat menyampaikan aspirasi dan kritikan terhadap kondisi yang terjadi di sekitar mereka, membuktikan bahwa kehidupan demokrasi di negeri ini masih jauh dari harapan. Sistem otoritarianisme dan praktek tiran masih cukup kuat mencengkeram menindas rakyat, terutama yang dianggap tidak seia-sekata dengan pihak tertentu, yakni penguasa dan pengusaha. Jika di masa lalu, sikap otoritarian mewujud melalui penggunaan perangkat militer dan kebijakan sepihak penguasa, sekarang otoritarianisme langgeng didukung oleh perangkat perundangan dan hukum yang dibuat parlemen.

Hal tersebut diungkapkan oleh Ketua Umum Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI), Wilson Lalengke, S.Pd, M.Sc, MA, menyikapi banyaknya persidangan di berbagai pengadilan di Indonesia yang mendudukan rakyat sebagai terdakwa atas dugaan tindak pidana pencemaran nama baik, ujaran kebencian, penghinaan, dan sejenisnya melalui media massa, media sosial, dan jejaring pertemanan berbasis aplikasi telepon genggam. Wilson menunjuk secara spesifik terhadap dua kasus kriminalisasi wartawan yang sedang disidangkan di PN Bireuen, Aceh, dan PN Kotamobagu, Sulawesi Utara. “Bayangkan, wartawan saja yang memang tugasnya mencari dan mempublikasikan informasi ditangkapi dan dipenjara. Mereka dipayungi UU Pers, namun tetap tidak dapat pembelaan dari negara,” jelas Wilson yang merupakan Alumni PPRA-48 Lemhannas RI tahun 2012 itu, Selasa (26/03/2019).

Fhoto adalah Ilusi

Tentu saja, lanjut Wilson, warga masyarakat biasa menghadapi situasi yang lebih rapuh dan berbahaya jika menyampaikan aspirasi ketidakpuasannya terhadap kinerja maupun perilaku para penguasa dan pengusaha. Kasus Supriadi Dadu yang dijadikan pesakitan akibat mempublikasikan berita terkait harta kekayaan salah seorang oknum anggota DPRD di daerahnya, misalnya, sesungguhnya tidak layak untuk diproses oleh aparat penegak hukum. “Isi beritanya tentang harta si anggota Dewan disadur dari data KPK yang ada di situs www.kpk.go.id, bukan berita bohong,” ujar Wilson heran.

Menurut dia, jika sang anggota Dewan merasa dicemarkan nama baiknya, justru sebenarnya sianggota Dewan itu tidak punya nama baik, alias namanya dia memang sudah buruk akibat perilakunya. “Ketika seseorang mengatakan sesuatu yang faktual tentang perilaku buruk seseorang, maka sesungguhnya orang yang terkait pemberitaan itu tidak memiliki nama baik. Tidak perlu dicemarkan nama baiknya, memang sudah cemar karena sikap dan perilakunya sendiri,” tegas alumni pascasarjana bidang Global Ethics dari Birmingham University, England itu.

Jikapun isi beritanya bohong dan tidak benar, maka berdasarkan UU No 40 tahun 1999 tentang Pers, mekanismenya harus melalui hak jawab dan hak koreksi, bukan dikenakan delik pidana sebagaimana diatur oleh KUHP. “UU Pers kalah oleh energi kekuasaan anggota Dewan yang sedang berposisi sebagai penguasa. Ketentuan UU Pers diabaikan aparat hukum, diganti dengan pasal-pasal KUHP. Tujuannya tidak lain adalah untuk menghukum seseorang. Jadi, tujuan hukum kita itu adalah untuk memenjarakan warga, bukan untuk menghadirkan keadilan,” imbuh Wilson.

Demikian juga kasus Epong Reza di Bireuen yang meringkuk di tahanan atas tuduhan mencemarkan nama baik seorang tauke, pengusaha besar di sana. “Epong dituduh menyebarkan berita bohong melalui medianya terkait perilaku sang tauke, yang menggunakan bbm bersubsidi untuk keperluan pabriknya. Kebetulan si tauke ini merupakan adik Bupati setempat. “Habislah si Epong, orang yang dihadapinya memiliki dua kekuatan besar, pengusaha yang banyak uang, sekaligus orang yang bergelimang kekuasaan sang abang yang penguasa,” kata Wilson.

Dari fenomena dua kasus kriminalisasi wartawan Epong dan Dadu di atas, Wilson mengaku sangat prihatin atas ketidakberdayaan keduanya menghadapi gempuran penguasa dan pengusaha. “Itulah potret ketidakberdayaan rakyat di depan para penguasa dan pengusaha di negeri ini. Mereka harus pasrah, tidak berdaya melawan kesewenang-wenangan oknum penguasa dan oknum pengusaha bertameng UU tersebut,” pungkas Wilson menyesalkan.

(Yahya Heriansyah)

Perusahaan Pailit Tetap Beroperasi, Kapitan Sultra Minta Aparat Usut Tuntas PT. KMJ


KENDARI – TFBI

Koalisi Pemerhati Lingkungan dan Pertambangan (KAPITAN) Sulawesi Tenggara (Sultra), Meminta Aparat Berwenang Agar Mengusut tuntas PT. Konnikel Mitra Jaya (KMJ) beraktivitas di konsesi IUP PT. Sultra Jembatan Mas (SJM) yang berada di Desa Waturambaha Kecamatan Lasolo Kepulauan Kabupaten Konawe Utara (Konut) Sulaweai Tenggara (Sultra) Senin, 25 Maret 2019.

Koordinator Kapitan Sultra, Asrul Rahmani mengatakan hadirnya PT. KMJ, meminta aparat berwenang agar duduk bersama antara, Dinas Energi Sumber Daya dan Mineral (ESDM), Kepolisian (polda sultra) Syahbandar, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) dan Gubernur Sultra agar serius menyikapi persoalan tersebut. Sebab hingga sampai saat ini PT. KMJ masih beroperasi dan rutin melakukan pemuatan pengiriman ore nickel. “Jadi inilah yang harus diperhatikan serius oleh pihak berwenang,” ungkap Asrul.

Dimana diketahui PT. SJM ini sudah pailit sejak tahun 2014 berdasarkan keputusan Pengadilan Niaga pada Pengadilan Negeri (PN) Makassar Nomor: 01/PKPU/2014/PN, yang diperkuat surat dari Ombudsman, Dinas ESDM Sultra dan Kementerian ESDM.

“PT. SJM pailit, jadi secara otomatis harus dikembalikan ke Negara untuk di lelang. Dan pihak Pengadilan menunjuk kurator untuk mengurus dalam menyelesaikan harta debitor pailit kepada kreditor dan tidak miliki kewenangan untuk melaksanakan aktivitas produksi pertambangan. “Ini kan aneh, sedangkan fakta dilapangan PT. KMJ melaksanakan aktivitas produksi penambangan ore nickel, padahal hanya mengantongi berupa dokumen SPK (Surat Perintah Kerja) dari Kurator. Jadi kami menilai aktivitas PT. KMJ ilegal mining sebab diduga tidak miliki dokumen lengkap,” terang Asrul.

Asrul juga menambahkan PT. KMJ, tidak miliki Izin Produksi Penambangan dari Dinas ESDM Sultra dan ini sangat jelas telah melanggar hukum. “Olehnya itu, kami meminta kepada aparat hukum untuk segera menghentikan dan menutup segala aktifitasnya,” ungkap Asrul.

“Tak hanya itu Asrul juga meminta kepada aparat hukum dalam hal ini kepolisian untuk melakukan penyegelan terhadap perusahaan tambang milik PT. KMJ dan berharap langkah ketegasan aparat hukum dan pemerintah terkait karena perusahaan tersebut sangat jelas merugikan daerah Konawe Utara khususnya Desa Waturambaha,” harap aktifis putra Konsel ini,” tegas Asrul.

Hingga berita ini diterbitkan belum ada konfirmasi kepada pihak manajemen perusahaan PT. KMJ. (Red)

Penutupan TMMD Mojosongo Wujudkan TNI Manunggal Membangun Desa.

Surakarta – TFBI

Pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung I TA. 2019 di Mojosongo Jebres Surakarta, yang digelar sejak 26 Februari – 27 Maret telah berakhir.

Program TMMD Sengkuyung I Tahun 2019 ditutup oleh Dandim 0735/Surakarta Letkol Ali Akhwan, SE. di Halaman SDN Kendal Rejo Jln Ring Road No. 4 Mojosongo Jebres Surakarta. Rabu (27/3/2019)

Dalam sambutannya Dandim 0735/Surakarta Letkol Ali Akhwan, SE mengatakan Upacara penutupan ini sekaligus menandai berakhirnya program TMMD Sengkuyung I TA. 2019 yang dilaksanakan serentak di 50 Kabupaten atau Kota Solo di seluruh Nusantara. TMMD yang di program kan di tahun 2019 ini adalah wujud pengabdian TNI bersama kementerian dan lembaga negara lainnya untuk membantu mempercepat pembangunan di daerah demi tercapainya kesejahteraan bagi rakyat. Sejalan dengan tema TMMD kali ini saya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bekerja bersama-sama membangun daerah guna mengatasi berbagai masalah dan tantangan di bidang teknologi ekonomi dan sosial budaya. Untuk itulah selama TMMD ini para prajurit TNI hadir di tengah-tengah rakyat menyebarkan semangat gotong royong dan energi positif untuk maju mencapai keunggulan.

Dandim juga menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh pihak terutama pemerintah daerah dan masyarakat atas segala dukungannya sehingga TMMD ini dapat berjalan lancar dan mencapai target yang diharapkan. Tegasnya

Salah satu Warga bpk Trimin mengatakan terima kasih kepada seluruh masyarakat, yang telah bahu-membahu bersama prajurit TNI, mewujudkan pembangunan daerah yang menjadi sasaran pelaksanaan TMMD di wilayah ini. ucapnya.

Koresponden Surakarta Agus S (***)

DPRD LAMPURA GELAR SIDANG PERTAMA

Lampung Utara -TFBI


Sidang paripurna pertama Bupati H. Agung Ilmu Mangkunegara, S.STP, MH dan wakilnya H. Budi Utomo, SE, MM di Gedung DPRD Kabupaten Lampung Utara. Rabu (23/3/2019), Pasca dilantik Gubernur Lampung (25/3), sebagai Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Lampung Utara (Lampura) periode 2019-2024.

sidang paripurna yang merupakan rapat pertama, H. Agung Ilmu Mangkunegara sebagai Bupati untuk yang ke 2 kalinya disampingi, H. Budi Utomo sebagai Wakil Bupati, dihadiri Ketua DPRD, H. Rachmat Hartono, SE beserta seluruh anggota Dewan, Forkopimda, seluruh jajaran Pemda Lampura, OPD, Para Camat, Lurah, Kepala Desa, Ormas, OKP se-Kabupaten Lampura.

Bupati Lampura dalam sambutan memaparkan Visi dan Misinya yang akan di implementasikannya dimasa kepemimpinannya bersama wakilnya diantaranya mewujudkan masyarakat Lampura yang aman agamis maju dan sejahtera, dasar filsafat Pancasila dan undang-undang Dasar 1945.

Kemudian, lanjutnya Bupati, Sai bumi ruwa Jurai, modal dasar (sumber motivasi), menghargai dan menghormati kemajemukan dan keberagaman, prinsip Piil Pesenggiri (menjaga dan menggunakan kehormatan/harga diri menggunakan kearifan lokal untuk Lampung sejahtera dan mandiri), berjuluk Beadek (bersikap mental prestatif dan unggul/berjiwa unggul), Nengah Nyapur (Bermasyarakat), Nemui Nyimah (terbuka pada perubahan peduli pada masyarakat), Sakai sambaian (gotong Royong).

Masih kata Bupati, dasar membangun Visi, dari pada itu untuk membentuk suatu pemerintahan negara Indonesia yang melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia dan untuk memajukan kesejahteraan umum mencerdaskan kehidupan bangsa dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial, maka disusunlah kemerdekaan kebangsaan Indonesia itu dalam suatu undang-undang dasar negara Indonesia yang terbentuk dalam suatu susunan Negara Republik Indonesia yang berkedaulatan rakyat dengan berdasarkan kepada Pancasila.( RUDI)

Pengusaha Dok di Bagansiapiapi Setor 60 Juta Untuk Pencatut Nama Kapolda Riau Terungkap.

Rohil Riau -TFBI

12 pengusaha kalangan kapal (dok) Di Bagansiapiapi mengalami kerugian sebesar 60 juta rupiah karena salah menyetor uang keamanan.
Terungkap saat pembacaan dakwaan dari jaksa penuntut umum Marulitua Sitanggang SH, Senin(18/03/2019) sekira pukul 15.30 Wib.
Diduga mengetahui 12 pengusaha dok Di Bagansiapiapi tidak mengantongi dokumen resmi terkait bahan baku pembuatan kapal, Gustalim alias Akiong dan Surip alias Acin melakukan tindak pidana pencatutan nama Kapolda Riau, dengan dalil meminta dana pengamanan.

Kedua terdakwa saat ini telah menjalani sidang perdana di Pengadilan Negeri (PN) Rohil, dengan di dakwa melakukan tindak pidana pasal 378 KUHP pidana Jo pasal 55 ayat 1 ke (1) mengatasnamakan Kapolda Riau.

Pantauan dalam ruang sidang yang diketuai oleh Faisal SH MH dan dua anggotanya Sondra Murti SH dan Boy Jefri Sembiring SH, kedua terdakwa ini disidangkan secara terpisah, namun Penuntut Umum membuat dakwaan keduanya dalam berkas yang berbeda.

Gustalim alias Akiong dalam sidang terungkap berkerja di PT. Diamond Timber didampingi satu orang Kuasa Hukumnya, sedangkan Surip alias Acin terlihat didampingi oleh tiga orang Kuasa Hukum.

Usai dakwaan kedua terdakwa dibacakan secara bergantian oleh JPU Marulitua Sitanggang SH, tidak seperti biasanya dalam sidang, Kuasa Hukum dari kedua terdakwa tidak mengajukan pembelaan baik tertulis maupun lisan kepada majelis hakim atas dakwaan JPU terhadap kliennya.

Kapal Dok

Setelah berbicara dengan kliennya Kuasa hukum masing-masing terdakwa mengatakan “kami tidak mengajukan pembelaan terhadap Klien kami yang mulia, kami minta dilanjutkan dengan pemeriksaan saksi saja. ” Ujar kedua pengacara terdakwa kepada majelis hakim.

Atas jawaban itu ketua majelis hakim selanjutnya menutup sidang dan mengatakan ” Sidang akan dilanjutkan satu minggu depan dalam waktu yang sama.” Ujar Faisal sambil mengetuk palu tiga kali.

(Muchlis)

Kodim 0735/ Surakarta Gelar Komunikasi Sosial Dengan Keluarga Besar TNI.

Surakarta – TFBI

Untuk Mempererat tali silaturahmi, Kodim 0735/Surakarta menggelar kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos) dengan Keluarga Besar TNI bertempat di Aula Makodim 0735/Surakarta Jln.A Yani No.349, Kelurahan Kerten, Kecamatan Laweyan, Solo.

Kegiatan Komsos yang digelar pada Selasa (26/3/2019) tersebut dihadiri oleh Dandim 0735/Surakarta Letkol Inf Ali Akhwan S.E, para Perwira Staf dan Danramil jajaran Kodim 0735/Surakarta, Anggota Pepabri, LVRI, PPAD, PERIP, FKPPI, HIPAKAD, Korpri PNS Kodim, Serta anggota Persit.

Dalam pelaksanaan komsos kali ini, mengusung tema : Melalui Silahturahmi Dengan Keluarga Besar TNI, kita tingkatkan rasa cinta tanah air, wawasan kebangsaan, dan kesadaran berbangsa, dan bernegara dalam rangka membantu kesulitan rakyat serta menjaga dan mempertahankan kedaulatan NKRI.

Komandan Kodim 0735/Surakarta Letkol inf Ali Akhwan S.E yang membuka langsung kegiatan Komsos tersebut menegaskan pertemuan tersebut merupakan sarana yang efektif untuk memelihara serta meningkatkan kebersamaan, dan membangun komunikasi dialogis di antara keluarag besar TNI baik yang masih aktif maupun sudah Purna bhakti termasuk keluarga Besar TNI lainnya. “Dengan kegiatan semacam ini dapat diperoleh kesamaan pandang dalam memahami setiap permasalahan yang terjadi untuk terpeliharanya keharmonisan dan sinergitas seluruh keluarga besar TNI.” Tegasnya.

Kegiatan Komsos dilaksanakan sebagai bentuk mempertahankan dan memupuk rasa persatuan dan kesatuan yang sangat diperlukan guna menghadapi berbagai permasalahan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. “Mari kita jaga keutuhan bangsa ini dengan tetap mejalin silaturahmi antar anak bangsa”, jelasnya.

Koresponden Surakarta Agus S (Red)

Daftar Kesepakatan Tarif MRT DKI Jakarta

Jakarta -TFBI

Wacana Pemerintah DKI Jakarta dalam menentukan Tarif MRT pada Fase Pertama yaitu Rute Lebak Bulus – Bunderan HI dengan Nilai Maksimal Rp 14.000,-.
Demikian persetujuan yang ditanda tangani oleh Ketua DPRD DKI Prasetio Edi Marsudi dengan Gubernur DKI Anies Baswedan dalam Tabel Tarif usulan MRT.

Alhamdulillah sudah disepakati angka yang tercantum dalam Tabel ini.
Inilah yang akan diumumkan kepada masyarakat di DKI Jakarta” Ujar Anies di DPRD DKI Jakarta senin (25/3/2019).

Gambar adalah Ilusi MRT DKI

Berikut daftar lengkap tarif MRT Jakarta antar stasiun:

Lebak Rp 4.000
Lebak Bulus-Cipete Raya Rp 5.000
Lebak Bulus-Haji Nawi Rp 6.000
Lebak Bulus-Blok A Rp 7.000
Lebak Bulus-Blok M Rp 8.000
Lebak Bulus-Sisingamangaraja Rp 9.000
Lebak Bulus-Senayan Rp 10.000
Lebak Bulus-Istora Rp 11.000
Lebak Bulus-Bendungan Hilir Rp 12.000
Lebak Bulus-Setiabudi Rp 13.000
Lebak Bulus-Dukuh Atas Rp 14.000
Lebak Bulus-Bundaran HI Rp 14.000

Fatmawati-Cipete Raya Rp 4.000
Fatmawati-Haji Nawi Rp 5.000
Fatmawati-Blok A Rp 6.000
Fatmawati-Blok M Rp 7.000
Fatmawati-Sisingamangaraja Rp 7.000
Fatmawati-Senayan Rp 9.000
Fatmawati-Istora Rp 9.000
Fatmawati-Bendungan Hilir Rp 10.000
Fatmawati-Setiabudi Rp 11.000
Fatmawati-Dukuh Atas Rp 12.000
Fatmawati-Bundaran HI Rp 13.000

Cipete Raya-Haji Nawi Rp 3.000
Cipete Raya-Blok A Rp 4.000
Cipete Raya-Blok M Rp 5.000
Cipete Raya-Sisingamangaraja Rp 6.000
Cipete Raya-Senayan Rp 7.000
Cipete Raya-Istora Rp 8.000
Cipete Raya-Bendungan Hilir Rp 9.000
Cipete Raya-Setiabudi Rp 9.000
Cipete Raya-Dukuh Atas Rp 10.000
Cipete Raya-Bundaran HI Rp 11.000

Haji Nawi-Blok A Rp 3.000
Haji Nawi-Blok M Rp 4.000
Haji Nawi-Sisingamangaraja Rp 5.000
Haji Nawi-Senayan Rp 6.000
Haji Nawi-Istora Rp 7.000
Haji Nawi-Bendungan Hilir Rp 8.000
Haji Nawi-Setiabudi Rp 8.000
Haji Nawi-Dukuh Atas Rp 9.000
Haji Nawi-Bundaran HI Rp 10.000

Blok A-Blok M Rp 3.000
Blok A-Sisingamangaraja Rp 4.000
Blok A-Senayan Rp 5.000
Blok A-Istora Rp 6.000
Blok A-Bendungan Hilir Rp 7.000
Blok A-Setiabudi Rp 7.000
Blok A-Dukuh Atas Rp 8.000
Blok A-Bundaran HI Rp 9.000

Blok M-Sisingamangaraja Rp 3.000
Blok M-Senayan Rp 4.000
Blok M-Istora Rp 5.000
Blok M-Bendungan Hilir Rp 6.000
Blok M-Setiabudi Rp 6.000
Blok M-Dukuh Atas Rp 7.000
Blok M-Bundaran HI Rp 8.000

Sisingamangaraja-Senayan Rp 3.000
Sisingamangaraja-Istora Rp 4.000
Sisingamangaraja-Bendungan Hilir Rp 5.000
Sisingamangaraja-Setiabudi Rp 6.000
Sisingamangaraja-Dukuh Atas Rp 7.000
Sisingamangaraja-Bundaran HI Rp 7.000

Senayan-Istora Rp 3.000
Senayan-Bendungan Hilir Rp 4.000
Senayan-Setiabudi Rp 4.000
Senayan-Dukuh Atas Rp 5.000
Senayan-Bundaran HI Rp 6.000

Istora-Bendungan Hilir Rp 3.000
Istora-Setiabudi Rp 3.000
Istora-Dukuh Atas Rp 4.000
Istora-Bundaran HI Rp 5.000

Bendungan Hilir-Setiabudi Rp 3.000
Bendungan Hilir-Dukuh Atas Rp 3.000
Bendungan Hilir-Bundaran HI Rp 4.000

Setiabudi-Dukuh Atas Rp 3.000
Setiabudi-Bundaran HI Rp 4.000

Dukuh Atas-Bundaran HI Rp 3.000.

(Yahya Heriansyah)

Inspektorat ”Kami Akan panggil Kades Sungai Langkap” Mengenai Pembangunan Jembatan Desa

Kerinci – TFBI

Kepala Desa Sungai Langkap Armanudin Kecamatan Siulak Mukai akan segera mendapat panggilan dari inspektorat kabupaten kerinci, perihal pekerjaan pembangunan jembatan di Desanya yang di danai dari DD TA 2018 yang Diduga tidak sesuai dengan RAB ataupun mekanisme pekerjaan yang telah tertuang di dalam perencana sebelumnya.

Pemanggilan itu dimaksudkan untuk dimintai keterangan tentang pekerjaan jembatan tersebut, hal ini di pertegas oleh salah satu staf inspektorat (Fauzi)yang bertugas di wilayah Urban 4 wilayah siulak mukai pada hari senin 25/03/19

Kantor Inspektorat Kabupaten Kerinci

.kepada Tfbi.com ia menjelaskan “kami telah melakukan pemeriksaan di Desa sungai langkap beberapa waktu yang lalu terkait pembangunan Jembatan di Desa itu,dan memang belum memenuhi standar secara maksimal seperti pondasinya ataupun volumenya,
Akantetapi untuk saat ini kami tidak bisa menjelaskan berapa kekurangan volume dan mengapa pembangunan jembatan sampai seperti itu karena kami belum selesai menghitungnya masih dalam tahap proses penghitungan
dan kami belum memanggil kades tersebut untuk dimintai penjelasanya tentang hal itu,” ujarnya

namun perlu diketahui oleh masyarakat bahwa kami dari inspektorat kapasitasnya hanya melakukan pemeriksaan dan mengsingkronkan hasil dari pekerjaan tersebut dengan RAB dan gambar dalam perencanaan sebelumnya,bukan untuk memastikan diterima apa tidak pekerjaan itu,karena yang mempunyai wewenang untuk terima dan tidaknya pekerjaan itu adalah masyarakat di Desa setempat ungkap.
Perencanaan awal adalah pedoman untuk melakukan suatu pekerjaan dan semua perhitungan serta gambar dari suatu pekerjaan itu telah di tentukan oleh teknisinya namun apabila semua itu dilakukan tidak merujuk pada juknis tersebut maka suatu pekerjaan akan menghasilkan pekerjaan yang asal asalan ataupun cacat mutu.
Dan masyarakat tentunya dapat mengetahui akan haknya untuk menolak suatu pekerjaan yang bersumber dari DD sesuai dengan pernyataan dari salah satu staf dari inspektorat (Fauzi) untuk diketahui masyarakat kedepanya.

(Domi)

Koalisi Masyarakat Sipil Jambi Tolak Pembangunan Jalan Angkutan Batubara Melewati Hutan Dataran Rendah


Jambi – PT. Marga Bara Jaya (MBJ) mengusulkan kepada Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Republik Indonesia untuk membangun Jalan Khusus Angkutan Batubara dari Desa Beringin Makmur Kecamatan Rawas Ilir Kabupaten Musi Rawas Utara menuju Desa Mendis Kecamatan Bayung Lencir, Kabupaten Musi Banyuasin, Provinsi Sumatera Selatan. Namun rencana pembangunan jalan khusus angkutan batubara tersebut akan melewati atau membelah kawasan hutan dataran rendah tersisa Sumatera pada Hutan Produksi Terbatas (HPT) Kelompok Hutan Meranti dan Hutan Lalan yang telah dibebani hak atau IUPHHK-Restorasi Ekosistem kepada PT Restorasi Ekosistem Indonesia (REKI) sepanjang 34,5 Km (22,5 Km di Provinsi Sumatera Selatan dan 12 Km di Provinsi Jambi.

Dengan mempertimbangkan aspek kebijakan dan regulasi, aspek ekologi serta aspek sosial budaya, yaitu:

  1. Bahwa pembangunan jalan khusus angkutan batubara tersebut bertentangan dengan kebijakan dan komitmen Pemerintah Indonesia mengurangi emisi gas rumah kaca sebesar 29 persen secara business as usual yang tertuang dalam INDC (Indonesia’s Intended Nationally Determined Contribution), karena memicu deforestasi dan degradasi hutan.
  2. Bahwa pembangunan jalan khusus angkutan batubara tersebut bertentangan dengan Konvensi Keanekaragaman Hayati, Pasal 14, yang telah ditanda tangani dan diratifikasi oleh Indonesia melalui Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1994 tentang Pengesahan Konvensi PBB mengenai Keanekaragaman Hayati, menyatakan bahwa para pihak harus: “Menerapkan prosedur yang tepat menggunakan analisis dampak lingkungan terhadap proyek-proyek yang diusulkan, yang kemungkinan memiliki dampak yang signifikan terhadap keanekaragaman hayati, dengan tujuan untuk menghindari atau meminimalkan dampak, dan memungkinkan partisipasi masyarakat dalam prosedur tersebut.” Sehingga, analisis dampak lingkungan dan dampak sosial dalam pembuatan jalan angkut batubara harus dilakukan secara independen dan mendalam.
  3. Bahwa pembangunan jalan khusus angkutan batubara tersebut bertentangan dengan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 6 Tahun 2007 jo PP Nomor 3 Tahun 2008 tentang Tata Hutan Dan Penyusunan Rencana Pengelolaan Hutan Serta Pemanfaatan Hutan, dimana restorasi ekosistem didefinisikan sebagai upaya mengembalikan unsur hayati (flora dan fauna) dan unsur non-hayati (tanah, iklim dan topografi) pada suatu kawasan kepada jenis yang asli, sehingga tercapai keseimbangan hayati dan ekosistemnya. Kawasan restorasi ekosistem dikelola melalui kegiatan pemeliharaan, perlindungan dan pemulihan ekosistem hutan termasuk kegiatan penanaman, pengayaan, penjarangan, penangkaran satwa, maupun pelepasliaran flora dan fauna. Oleh karena itu, rencana pembangunan jalan angkut batubara yang membelah kawasan restorasi ekosistem akan menggangu upaya pemulihan ekosisem hutan tersebut.
  4. Bahwa pembangunan jalan khusus angkutan batubara tersebut bertentangan dengan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia Nomor: P.27/Menlhk/Setjen /Kum.1/7/2018 tentang Pedoman Pinjam Pakai Kawasan Hutan, dimana Pasal 12 Ayat (1) mengatur bahwa Izin Pinjam Pakai Kawasan Hutan (IPPKH) untuk kegiatan pertambangan mineral dan batubara tidak diberikan pada kawasan hutan produksi yang dibebani Izin Usaha Pemanfaatan Hasil Hutan Kayu Restorasi Ekosistem dalam Hutan Alam atau pencadangan Hutan Tanaman Rakyat, Hutan Kemasyarakatan dan Hutan Desa.
  5. Bahwa pembangunan jalan khusus angkutan batubara tersebut bertentangan dengan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia Nomor: P.28/Menlhk/Setjen /Kum.1/ 7/2018 tentang Tata Cara Pemberian, Perluasan Areal Kerja Dan Perpanjangan Izin Usaha Pemanfaatan Hasil Hutan Kayu Dalam Hutan Alam, Izin Usaha Pemanfaatan Hasil Hutan Kayu Dalam Restorasi Ekosistem, Atau Izin Usaha Pemanfaatan Hasil Hutan Kayu Hutan Tanaman Industri Pada Hutan Produksi, dimana yang dimaksud Izin Usaha Pemanfaatan Hasil Hutan Kayu Restorasi Ekosistem (IUPHHK-RE) adalah izin usaha yang diberikan untuk membangun kawasan dalam hutan alam pada hutan produksi yang memiliki ekosistem penting sehingga dapat dipertahankan fungsi dan keterwakilannya melalui kegiatan pemeliharaan, perlindungan dan pemulihan ekosistem hutan termasuk penanaman, pengayaan, penjarangan, penangkaran satwa, pelepasliaran flora dan fauna untuk mengembalikan unsur hayati (flora dan fauna) serta unsur non hayati (tanah, iklim dan topografi) pada suatu kawasan kepada jenis yang asli, sehingga tercapai keseimbangan hayati dan ekosistemnya. Oleh karena itu jalan khusus angutan batubara tersebut akan mengganggu kegiatan pemeliharaan, perlindungan dan pemulihan ekosistem hutan yang dilakukan oleh PT REKI dalam upaya mencapai keseimbangan hayati dan ekosistemnya.
  6. Bahwa pembangunan jalan khusus angkutan batubara tersebut bertentangan dengan Peraturan Daerah Provinsi Sumatera Selatan No. 11/2016 tetang RTRW Provinsi Sumatera Selatan Tahun 2016 – 2036, pada pasal 54 ayat (2) Larangan terhadap kegiatan pemanfaatan ruang yang dapat mengganggu kelestarian sumber daya air, keseimbangan fungsi lindung, kelestarian flora dan fauna, serta pemanfaatan hasil tegakan.
  7. Bahwa pembangunan jalan khusus angkutan batubara tersebut bertentangan dengan Peraturan Daerah Kabupaten Musi Banyuasin No. 8/2016 tentang RTRW Kabupaten Musi Banyuasin Tahun 2016 – 2036; dimana jalan khusus angkutan batubara melintasi kawasan Hutan Produksi dan Hutan Produksi Terbatas dan bukan merupakan kawasan hutan produksi yang dapat dikonversi yang dapat dialihfungsikan untuk kegiatan lain di luar kehutanan, serta tidak dicadangkan untuk infrastruktur, pertanian dan perkebunan.
  8. Bahwa pembangunan jalan khusus angkutan batubara tersebut bertentangan dengan Peraturan Daerah Kabupaten Batanghari No. 1/2013 tentang RTRW Kabupaten Batanghari Tahun 2011 – 2031 pada pasal 102 ayat (2), yaitu adanya ketentuan umum peraturan zonasi pada kawasan hutan produksi karena adanya kegiatan yang dilarang meliputi: kegiatan yang ada di hutan produksi yang tidak menjamin keberlangsungan kehidupan di daerah bawahnya atau merusak ekosistem yang dilindungi, siapapun dilarang melakukan penebangan pohon dalam radius/jarak tertentu dari mata air, tepi jurang, sungai dan anak sungai yang terletak dalam kawasan hutan, dan pembatasan pembangunan sarana dan prasarana di kawasan hutan produksi.
  9. Bahwa pembangunan jalan khusus angkutan batubara tersebut akan merusak ekosistem yang tengah dipulihkan, meningkatkan potensi terjadi deforestasi dan fragmentasi kawasan hutan, mengancam kelestarian keanekaragaman hayati yang tinggi di hutan dataran rendah Sumatera, dan mengganggu hidupan satwa liar bagi 26 spesies langka, kritis dan dilindungi.
  10. Bahwa pembangunan jalan khusus angkutan batubara tersebut akan membuka akses dan meningkatkan konflik manusia dengan satwa liar (human – wildlife conflict), perburuan satwa liar (poaching) dan pembalakan liar (illegal logging).
  11. Bahwa pembangunan jalan khusus angkutan batubara tersebut akan menimbulkan erosi tanah akibat tidak adanya tutupan hutan, meningkatkan sedimentasi sungai terutama sub-daerah aliran sungai (sub-DAS) Meranti, Kapas, dan Lalan, serta meningkatkan risiko banjir.
  12. Bahwa pembangunan jalan khusus angkutan batubara tersebut akan akan menimbulkan polusi dan mengurangi kualitas air, sehingga berdampak negatif terhadap kesehatan masyarakat dan hidupan satwa liar.
  13. Bahwa pembangunan jalan khusus angkutan batubara tersebut akan mengganggu dan menghilangkan sumber kehidupan keluarga masyarakat adat Suku Anak Dalam (SAD) Batin Sembilan yang masih menggantungkan hidupnya atas sumberdaya hutan dan perairan yang ada di kawasan restorasi ekosistem.
  14. Bahwa pembangunan jalan khusus angkutan batubara tersebut akan membuka akses dan meningkatkan tekanan akibat pembukaan hutan dan berpotensi menimbulkan konflik horizontal dengan keluarga masyarakat Batin Sembilan.

Berdasarkan pertimbangan tersebut, Koalisi Masyarakat Sipil Jambi menyatakan sikap:

  1. MENOLAK rencana pembangunan jalan khusus angkutan batubara yang diusulkan oleh PT Marga Bara Jaya yang melalui atau membelah hutan alam dataran rendah Sumatera pada Hutan Produksi Terbatas (HPT) Kelompok Hutan Meranti dan Hutan Lalan yang sedang dikelola melalui IUPPHK-Restorasi Ekosistem oleh PT REKI.
  2. MEREKOMENDASIKAN agar PT Marga Bara Jaya membangun kerjasama operasional untuk menggunakan jalan yang ada (existing), yaitu melalui jalan PT Conoco Phillip dan PT Bumi Persada Permai.
  3. MEREKOMENDASIKAN agar Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) memfasilitasi kerjasama operasional penggunaan jalan yang ada (existing) di areal PT Sentosa Bahagia Bersama yang selama ini tidak pernah dilibatkan sebagai pemangku kepentingan utama (key stakeholders) dari rencana pembangunan jalan khusus angkutan batubara oleh PT Marga Bara Jaya tersebut. (MRS/Red)

Sambil Fun Bike AKCF Sejabat, BNNP Banten Berkampanye Anti Narkoba


Anyer, Banten – TFBI

Tidak kurang dari 750 orang ikut serta memeriahkan acara Sepeda Santai atau Fun Bike Sejabat (Sepeda Jelajah Wisata Banten) AKCF (Anyer Kramatwatu Cycling Forum) Anti Narkoba, Minggu, 24 Maret 2019. Rute yang ditempuh oleh para peserta Fun Bike Sejabat AKCF Anti Narkoba kali ini mengambil titik start di Kramatwatu dan finish di Pantai Bandulu Anyer, Provinsi Banten.

Peserta cukup ramai, tidak kurang dari 750 orang. Mereka berasal dari perorangan dan komunitas-komunitas sepeda yang ada di Kabupaten Serang dan sekitarnya,” kata Ainul Mardiah, SKM, salah satu panitia usai acara tersebut.

Kegiatan ini, lanjut Ainul, merupakan salah satu agenda yang diprogramkan oleh Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Banten. Tujuan utamanya adalah sebagai wahana penyebaran informasi tentang bahaya penyalahgunaan narkoba. “Kegiatan Fun Bike Sejabat AKCF Anti Narkoba ini merupakan agenda BNNP Banten, yang bertujuan untuk wahana sosialisasi bahaya narkoba, khususnya di kalangan penggemar olahraga bersepeda,” ujar Ainul yang sehari-hari bertugas di BNNP Banten sebagai Kepala Seksi Pencegahan di unit Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat (P2M).

Hadir pada acara itu, antara lain Kepala BNNP Banten, Brigjen Pol Tantan Sulistyana, beserta jajarannya; serta Sekretaris Daerah Kabupaten Serang, Tubagus Entus Mahmud Sahiri,juga beserta beberapa staf. Acara puncak kegiatan tersebut bertempat di Pantai Bandalu Anyer, dengan agenda utama Sambutan Kepala BNNP Banten, Sambutan Sekda Kabupaten Serang, dan ramah-ramah antar peserta dengan pejabat yang hadir. Selain itu, juga diisi acara penyerahan doorprize kepada peserta yang beruntung.

Alhamdulillah, kegiatan berjalan dengan lancer, aman dan terkendali. Semoga semua peserta menikmati acara sepeda santai Fun Bike Sejabat AKCF Anti Narkoba ini. Terima kasih atas dukungan kawan-kawan media juga,” tutup Ainul. (Yahya Heriansyah)

Beri Rasa Aman Kepada Umat Yang Sedang Beribadah, BABINSA Laksanakan PAM Gereja

Surakarta – TFBI

Guna memberikan rasa aman dan nyaman kepada umat Kristen saat Ibadah, termasuk kegiatan Misa Kebaktian Hari Minggu, jajaran Koramil 03/Serengan Kodim 0735/Surakarta melalui para Babinsa secara intens melakukan pengamanan di sejumlah Gereja yang ada di wilayah binaanya.

Jemaat Gereja dalam acara Kebaktian

Seperti yang di lakukan Serka Fitalis Erwan dan Koptu Tito, Babinsa Koramil 03 /Serengan, Kodim 0735 /Surakarta melaksanakan pengamanan di GKG Kristus Pelepas jln Kumbang moro No.8, RT 03 /RW 01 Kelurahan Danukusuman, Kec Serengan Kota Surakarta, Senin (25/3/2019).

Dalam kegiatan KKR Felloship (Kebaktian Kebangunan Rohani), ini dipimpin oleh Pdt. Roy kartika dari Magelang. Dalam kotbahnya Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubalah karena pembaharuan budimu, Sehingga kamu bisa membedakan mana kehendak Allah. dan kegiatan ini dihadiri 150 orang Jemaat Gereja. Selama kegiatan ini berlangsung aman dan hikmat.

Dalam Rangka Menjaga Keamanan

Secara terpisah, Danramil 03/Serengan Kapten Inf Tri Sakti membenarkan bahwa tugas pengamanan di sejumlah tempat ibadah yang berada di wilayah teritorialnya bertujuan untuk mengantisipasi gangguan Kamtibmas (keamanan dan ketertiban masyarakat). “Kami selalu rutin melakukan patroli dan pengamanan di wilayah, termasuk pengamanan kegiatan peribadatan. Tugas ini kami lakukan bersinergi dengan rekan-rekan dari Kepolisian dan elemen masyarakat lainnya. Kami menjamin rasa aman dan nyaman selama berlangsungnya ibadah tersebut,” jelas Danramil.

Koresponden Surakarta Agus S. (***)

CALEG MANFAATKAN KARTU KIS BPJS SEBAGAI SARANA KAMPANYE.

Kerinci – TFBI

Kuatnya ambisi dari seorang Calon Legislatif (Caleg) membuat beberapa dari mereka nekat melakukan berbagai hal untuk mencapai tujuan politiknya,seperti salah satu caleg di Dapil 1 kabupaten kerinci yang berinisial (TN) yang Diduga telah memanfaatkan pembagian Kartu BPJS kepada masyarakat dengan menyuruh mereka menanda tangani surat pernyataan untuk memilihnya pada pemilu serentak yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat .

Hal ini di sampaikan oleh salah satu anggota DPRD kerinci yang akrab di panggil Johan dan ia mengatakan bahwa DPRD akan segera melakukan panggilan terhadap Kadis Sosial Juanda Sasmita untuk dimintai penjelasan perihal kartu BPJS yang di gunakan sebagai sarana untuk mencari masa oleh salah satu caleg di dapil tersebut.

Anggota DPRD Kerinci Johan

Menurut informasi yang berkembang saat ini dan telah di perjelas lagi oleh Johan bahwa (TN) telah memanfaatkan anaknya yang bertugas di Dinsos untuk membawa kartu BPJS pulang kerumahnya untuk di bagikan ke masyarakat yang telah terdaftar sebelumnya dengan syarat menanda tangani terlebih dahulu surat pernyataan agar mereka memilih dirinya sebagai caleg Untuk periode 2019-2024 yang akan datang.

(Domi)

TERSERET ARUS, PEMUDA ASAL NTT HILANG DI PANTAI SEMINYAK


Bali – TFBI

Nasib naas dialami pemuda bernama Semri Fey (19) asal Oleu Kecamatan Amanuban Timur Kabupaten Timor Tengah Selatan, NTT. Dirinya terseret arus kemudian tenggelam di pantai seminyak tepatnya di depan Pura Camplung Tanduk pada (24/3) sekira pukul 17.30 Wita.

Kabar hilangnya korban baru diterima Basarnas Bali pada (25/3) sekitar pukul 10.00 Wita terang Kepala Seksi Operasi Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, I.B Surya Wirawan. “kita terima laporan dari Balawista Badung Bahwa satu orang terseret arus di Pantai Seminyak” imbuhnya. Menindaklanjuti laporan tersebut dirinya menerjunkan tim rescue menuju lokasi kejadian dilengkapi dengan peralatan SAR Laut. “untuk memaksimalkan pencarian, kita menurunkan dua buah jetski di lokasi hilangnya korban” lanjut Bagus Surya.

Sebelumnya diketahui korban bersama dengan tujuh orang temannya, mandi di pantai seminyak pada minggu sore. Karena gelombang dan ombak yang cukup besar akhirnya korban terbawa arus dan tenggelam. Upaya pencarian kemudian dilakukan oleh tim rescue dari Balawista Badung. Namun korban yang bekerja di salah satu koperasi di denpasar ini belum juga ditemukan.

Upaya pencarian baru membuahkan hasil pada senin (25/3) sekitar pukul 16.00 Wita. Korban ditemukan sekitar 2 Km arah selatan dari lokasi hilangnya korban dalam keadaan meninggal dunia. Korban pertama kali ditemukan oleh tim rescue dari Balawista Badung. Korban selanjutnya dievakuasi menuju RSUP Sanglah menggunakan Ambulance Balawista Badung.

Sementara itu Pelaksana Tugas Basarnas Bali, I Made Junetra mengucapkan terima kasih kepada seluruh unsur SAR yang terlibat dalam upaya pencarian terhadap korban. Dirinya juga mengharapkan jalinan koordinasi tetap terjaga dengan baik guna peningkatan pelayanan SAR kepada masyarakat.

(Red)

Begini Cara Kodim 0735/ Surakarta Tingkatkan Jiwa Patriotisme Prajuritnya.

Surakarta – TFBI

Seluruh Prajurit dan PNS jajaran Kodim 0735/Surakarta melaksanakan Upacara Pengibaran Bendera Merah Putih di Lapangan Upacara Makodim 0735/Surakarta Jln.A Yani No.349, Kelurahan Kerten, Kecamatan Laweyan, Solo, Senin (25-3-2019).

Bertindak selaku Inspektur Upacara Kepala Staf Kodim (Kasdim) 0735/Surakarta Mayor inf Alfian Yudha Praniawan, Sementara Danramil 02/Banjarsari Kapten inf Paidi didaulat sebagai Komandan Upacara, Serda Ruben sebagai pengucap Sapta Marga, serta pasukan pengibar bendera dipercayakan kepada Sertu Junaidi, Serda Joko, dan Serda Narmin dari anggota Koramil 02/Banjarsari.

Perwira Seksi Operasional (Pasiops) Kodim 0735/Surakarta Kapten Inf Edi Susilo saat ditemui usai pelaksanaan Upacara tersebut menegaskan bahwa Upacara pengibaran bendera ini dilaksanakan dalam rangka memupuk jiwa kejuangan, Patriotisme, Nasionalisme, Cinta tanah air serta solidaritas prajurit.

Lebih Lanjut Kapten Inf Edi Menambahkan “Kegiatan ini bertujuan untuk mengenang jasa para pahlawan yang telah gugur dalam merebut kemerdekaan, dan untuk menghormati Sang saka Merah Putih, serta menumbuhkan Jiwa kedisiplinan bagi Prajurit dalam mengamalkan Sapta Marga, Sumpah Prajurit, serta delapan wajib TNI .” Tegasnya,

Upacara ini juga sebagai upaya untuk mengingatkan kepada seluruh Prajurit dan TNI Khususnya Kodim 0735/Surakarta sebagai sarana Komando guna menjalin komunikasi antara Pimpinan, Staff dan Anggota, agar setiap kebijakan, instruksi, petunjuk, dan informasi dapat mengalir sampai ke unsur paling bawah, serta dipahami secara seksama, untulk dijadikan pedoman dalam setiap pelaksanaan tugas. Koresponden Surakarta Agus S (***)

Kemenhub Sahkan Tarif Ojeg Online 2000 Rupiah/Km

Jakarta – TFBI

Kementrian Perhubungan Budi Setiyadi, pada hari selasa 19/3, akhirnya menentukan dan mengumumkan besarnya Tarif Ojeg Online (Ojol) walaupun agak sedikit mundur dari rencana semula yakni minggu lalu.

Disampaikan oleh Budi Setiyadi bahwa, Tarif dasar Ojol untuk Jabodetabek sebesar Rp. 2000,- per Km, dan untuk batas atasnya adalah Rp. 2500,- per Km.
Dan untuk tarif 4 Km pertama atas biasa disebut biaya jasa minimal adalah 8 sampai 10 ribu Rupiah.
Jika seandainya naik Ojol dibawah 4 Km biayanya sama 8000-10.000 Rupiah tergantung Aplikator yang menentukan,” Pungkasnya.

Sebagaimana diketahui Kementerian Perhubungan sebelum Merilis aturan Ojol yang tercantum dalam Peraturan Menteri Perhubungan nomor 12 tahun 2019 tentang Perlindungan keselamatan pengguna sepeda motor yang digunakan untuk kepentingan masyarakat, aturan ini memuat semua asfek termasuk tarif.

Akan tetapi aturan ini belum memuat secara rinci angkat Tarif, bahkan Budi Setiyadi sebelumnya telah mengatakan bahwa tarif akan dipisahkan lewat aturan tersendiri.
Saya akan membuat surat keputusan Menteri Perhubungan SK Menteri yang nantinya akan ditanda tangani menyangkut biaya, istilahnya biaya Jasa Ojol per Km berapa, batas minimal pelayanan berapa Km, berapa tarif yang ditentukan, kemudian bagaimana pembagian Zona atau batas wilayahnya” Ujarnya di Kemenhub pada hari selasa lalu.
(Yahya Heriansyah)

Jalur Lingkar Laladon Biang Kemacetan Pengguna Jalanan Arah Kampus IPB Darmaga.

Bogor – TFBI

Wacana Pemerintah Daerah untuk mengurai kemacetan yang pernah di Canangkan oleh Pemerintah Kabupaten yaitu membangun jalan Lingkar Laladon – Darmaga sepanjang 3,7 Km/ dengan tujuan mengurai kemacetan akibat kepadatan arus Lalulintas belum Malsimal//

Bahkan kemacetan parah sering kali terjadi di jalan lingkar Laladon yang menuju arah Kampus IPB Dermaga yang diakibatkan oleh keluar masuknya kendaraan roda empat, roda dua, yang keluar dari arah lingkar Laladon//
Kemacetan parah dikeluhkan oleh beberapa pengendara roda empat yang setiap hari melalui jalanan tersebut/ berangkat di mulai dari keluhan para supir angkutan umum jalur lewiliang Laladon yg mengeluh karena adanya jalur tol lingkar Laladon dibuat/ bukannya menjadi tambah lancar ini malah jadi tambah parah kemacetannya akibat keluar masuknya kendaraan yang mau melalui jalanan tol lingkar Laladon/ cetus Jajang salah satu supir angkutan umum jurusan Laladon lewiliang//

Hasil survei di lokasi media Tabloid Forum Bhayangkara Indonesia (TFBI) di lokasi kemacetan tadi pagi/ memang sangat terlihat jelas parahnya kemacetan dilokasi keluar masuknya pengendara yang melintasi jalur lingkar luar Laladon yang tembusnya di pertigaan sebrang hotel duta berlian//
(Galang)

Kebakaran Melanda Gudang BKPP DI Kabupaten Bogor

Bogor – TFBI

Terjadi kebakaran yang melanda sebuah Gudang kosong milik Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kabupaten Bogor.
Peristiwa yang terjadi pada minggu malam senin tepatnya dijalan Bersih Kelurahan Tengah Kecamatan Cibinong Kabupaten Bogor sekitar pukul 21.00 WIB 24/03/2019.

Peristiwa tersebut awalnya di ketahui oleh Karyawan yang sedang Patroli malam yang pada saat kejadian melihat Kobaran api dan mereka sempat berusaha memadamkan api memakai Pemadam Api Ringan (APAR)
Saya coba padamkan api pakai APAR, tetapi api makin membesar tidak lama kemudian Petugas Damkar datang untuk memadamkan Api” Ujar Anggi Rozadi.

Api baru bisa dipadamkan sekitar 45 menit setelah peristiwa terjadi diduga pemicu kebakaran akibat korsleting arus pendek dari kabel yang ada di tiang listrik tak jauh dari titik Kebakaran.

Koresponden Bogor Andi
(Yahya Heriansyah)

Latihan Permildas, Sarapan Minggu Militer Kodim 0735/Surakarta Dihari Pertama

Surakarta – TFBI

Usai pelaksanaan Upacara Bendera di Lapangan Upacara Markas Komando Distrik Militer (MAKODIM) Jln A.Yani No.349 Kelurahan Kerten Kecamatan Laweyan seluruh Anggota Kodim 0735/Surakarta bersama-sama mengikuti latihan Peraturan Militer Dasar(Permildas) yakni Peraturan Baris Berbaris (PBB) dan latihan Peraturan Urusan Dinas Dalam (PUDD), serta latihan Defile yang dilaksanakan di Lapangan Apel Makodim,Senin (25/3).

Latihan PBB dan PUDD dipimpin langsung oleh Perwira Seksi Operasional Kodim (Pasiops) Kodim Kapten inf Edi Susilo dan diikuti oleh seluruh Prajurit.

Pada kesempatan tersebut Pasiops menyampaikan bahwa “kegiatan Minggu Militer yang dilaksanakan setiap bulan pada minggu terakhir merupakan sarana untuk memelihara dan meningkatkan kemampuan dasar-dasar keprajuritan.”Paparnya.

Profesionalisme prajurit dapat dilihat dari sikap,tingkahlaku, disiplin, loyalitas, serta militansi yang ditunjukkan dalam kesehariannya. ” Ujarnya

Lebih lanjut Pasiops menegaskan bahwa latihan PBB dan PUDD ini rutin dilaksanakan oleh seluruh prajurit, bukan hanya disaat minggu militer saja, namun rutin dilaksanakan usai melaksanakan upacara bendera setiap hari senin dan pada saat selesai melaksanakan apel pagi setiap harinya.

Kapten inf Edi Susilo menegaskan tujuan kegiatan ini adalah untuk melatih, membina, dan meningkatkan Disiplin setiap prajurit, baik perorangan maupun tingkat satuan, sekaligus juga untuk membentuk prajurit yang profesional serta Disiplin dalam mengemban tugas-tugas kewilayahan.

KIta ingat-ingat kembali Peraturan Militer Dasar (Permildas) yang kita dapatkan semenjak pertama kali menjadi Anggota TNI, Laksanakan latihan ini dengan penuh semangat dan jangan malas untuk berlatih, karena semua ilmu yang sudah kita dapatkan akan lupa jika tidak kita pelajari dan kita latihkan.”Pungkasnya.

(Red)

Sesosok Bayi Malang Ditemukan Di Jembatan

Sukamakmur – TFBI

Sesosok bayi Mungil tak berdosa di temukan tak bernyawa oleh warga Masyarakat, pada hari minggu 24/03/2019 malam sekitar jam 19.32 WIB tepatnya di Jembatan Kampung Tegal Danas, Desa. Sirna Jaya, Kecamatan Sukamakmur, Kabupaten Bogor.

Menurut Saksi Mata Bayi malang tersebut, saat ini dibawa Ke Puskesmas Terdekat di wilayah Sukamakmur, untuk dikembangkan lebih lanjut.

Sampai Berita ini diturunkan kami dari team Jurnalis etabloidfbi.com berusaha mencari informasi kepada Masyarakat yang berada di Lokasi.
Kami kaget karena banyak warga kumpul dan ketika saya tanyakan ternyata ada sesosok mayat bayi ditemukan di dekat Jembatan kampung kami dan sekarang Jasadnya sudah di bawa ke Puskesmas Sukamakmur” Ujar salah seorang warga. Menurut informasi lebih lanjut Jasad bayi tersebut setelah sampai di Puskesmas sekarang sudah dibawa ke Rumah Sakitt Umum Daerah (RSUD) Cibinong.
(Yahya Heriansyah)

Panwaslu Menggelar Acara BIMTEK Di PTPS Cibarusah

Bekasi -TFBI

Panitia Pengawas Pemilu (PANWASLU) di kecamatan Cibarusah Kabupaten Bekasi menggelar acara Pelantikan dan Bimbingan teknis Pengawas Tempat Pemungutan Suara se kecamatan Cibarusah Minggu 24/03/19 di Aula kecamatan Cibarusah.
Dalam Acara yang dihadiri oleh, Wakapolsek Cibarusah IPTU.Kadarusman.SH, Danramil Cibarusah yang di wakili PELTU.Imam Sujito, pengawas TPS se kecamatan Cibarusah, jajaran Panwaslu, Ketua Panwaslu Badriawan.SPdi sebagai pimpinan acara.

Di sela-sela waktu luangnya kegiatan acara BINTEK dan Pelantikan Pengawas Tempat Pemungutan Suara Badriawan S.Pd ketika di konfirmasi terkait kegiatan BINTEK dan PPTPS mengatakan
Dengan di gelar acara Pelantikan PTPS mereka resmi menjadi pengawas di masing masing TPS, dan harus siap bertanggung jawab akan tugas nya, begitu pula dengan Bimbingan Teknik yang di sampaikan untuk bekal dan menambah pengetahuan akan fungsi nya sebagai Pengawas di TPS, minimal mereka memahami “ Ujar Badriawan.

Bahkan Badriawan menambahkan, sebagai penyelenggara pengawas PEMILU untuk DPR/DPRD Provinsi/DPRD kabupaten/Kota/dan Presiden serta Wakil Presiden tanggal 17 April tahun 2019 dengan melantik 217 Pengawas TPS sekecamatan Cibarusah adalah suatu langkah kedepan bagaimana sukses dan tidak nya Pemilu ini di awasi oleh Panwas TPS, maka dari itu saya sebagai Panwas dari Kecamatan Cibarusah dan komisioner kecamatan Cibarusah mengucapkan terimakasih terutama kepada masyarakat yang sudah berpartisipasi untuk menjadi Panwas TPS, saya berharap di masing masing TPS agar komitmen dan bertanggung jawab akan fungsi nya, juga saya harapkan kerja sama nya untuk mewujudkan Pemilu yang jujur dan adil, sesuai dengan slogan Bawaslu bersama rakyat awasi Pemilu, bersama Bawaslu tegakan keadilan, kita berharap Pemilu yang akan datang sukses, aman, dan kondusif.

Ditempat yang sama mewakili Danramil Cibarusah Peltu Imam Sujito menuturkan usai acara Pelantikan PTPS ”saya sangat apresiasi dengan di gelarnya kegiatan BINTEK dan Pelantikan Pengawas TPS untuk menambah wawasan pengawas TPS ketika di lapangan, saya berpesan agar Panwas TPS bersifat netal tidak memihak pada salah satu calon, sebagai prajurit TNI kita siap mensukses kan Pemilu tahun 2019, dan TNI bersikap netral, saya berharap Pemilu nanti berjalan sukses, aman, dan kondusif”, Pungkasnya

(Yahya Heriansyah)

Rekayasa Dan Kriminalisasi Wartawan Hoky Akan Disidangkan Lagi Di PN Bantul Atas Dugaan laporan Tersangka Faaz Ismail

Jakarta, – TFBI

Dugaan rekayasa dan kriminalisasi wartawan jilid 2 (dua) terhadap Ir. Soegiharto Santoso alias Hoky selaku Ketum Apkomindo yang juga merupakan Wapemred Media Online www.infobreakingnews.com ini akan diuji lagi di Pengadilan Negeri Bantul, pada hari Rabu, tanggal 27 Maret 2019 mendatang, sebelumnya Hoky telah mengalami proses kriminalisasi jilid 1 (satu) dan sempat ditahan selama 43 (empat puluh tiga) hari dari 24 November 2016 hingga 05 Januari 2017 di Rutan Bantul, dengan cara sewenang-wenang oleh para oknum penegak hukum yang memproses LP/392/IV/2016/ Bareskrim Polri atas laporan rekayasa yang dilakukan oleh Agus Setiawan Lie atas kuasa Sonny Franslay.

Meskipun telah ditahan selama 43 hari, faktanya Hoky divonis Bebas oleh PN Bantul pada tanggal 25 September 2017 dan Kasasi JPU Ansyori, SH (Jaksa Utama Pratama) dari Kejagung RI dengan tuntutan 6 tahun penjara serta denda 4 Miliar subsider 6 bulan penjara telah di TOLAK oleh MA pada tanggal 18 Desember 2018 yang lalu.

Kali ini dugaan rekayasa laporan polisi dilakukan oleh Faaz Ismail yang merupakan kolega dari Agus Setiawan Lie dan Sonny Franslay, bahkan menurut pengakuan Faaz pada saat membuat laporan di Polres Bantul dengan LP/109/V/2017/SPKT, tertanggal 24 Mei 2017, dia didampingi oleh Agus Setiawan Lie.

Faaz dengan 2 (dua) orang saksi yaitu JPU Ansyori SH dan Suwandi Sutikno diduga merekayasa dengan laporan dan keterangan palsu tentang tindak pidana Penganiayaan berat sebagaimana dimaksud dalam pasal 351 KUHP dan Hoky sempat ditetapkan sebagai Tersangka Pasal 351 KUHP pada tanggal 27 Oktober 2018, karena dalam BAP mereka menyatakan Hoky melakukan pemukulan, padahal Hoky tidak melakukan tindak pidana penganiayaan sama sekali.

Oleh karena itu Hoky melakukan Praperadilan terhadap Polres Bantul dengan perkara nomor 3/Pid.Pra/2018/PN Btl. dan dalam persidangan Praperadilan tersebut hadir 5 (lima) orang Saksi yaitu; Dicky Purnawibawa, Edy Anantoratadhi, Ngongo Bili (Veri), Andi Riyanto dan Rohman Yudi Ardianto (Anang) yang menyatakan tidak ada tindak pidana penganiayaan sama sekali, yang ada hanya ribut-ribut soal kata-kata “KUTU KUPRET” saja, selain dari itu masih ada 3 (tiga) orang saksi yaitu Darma Kusuma Setya, Christian Yanuar dan Joko Rianto yang dalam BAP di Polres Bantul telah menyatakan lebih kurang hal yang sama yaitu tidak melihat adanya tindak pidana penganiayaan.

Hoky melakukan Praperadilan karena memang tidak ada tindak pidana penganiayaan sama sekali, bahkan Hoky tidak pernah memperoleh surat panggilan Pertama, tetapi langsung surat panggilan Kedua, serta memang tidak ada bukti visum, termasuk pada CCTV di PN Bantul tidak ada bukti penganiayaan sama sekali, namun pada tanggal 15 Januari 2019 Hoky ditetapkan sebagai Tersangka lagi, meskipun diubah dari tindak pidana penganiayaan berat pasal 351 KUHP menjadi tindak pidana penganiayaan ringan Pasal 352 KUHP.

Saat dilakukan konfirmasi oleh awak media, Hoky menyatakan; “Saya tetap akan hadapi dan siap hadir di PN Bantul, bahkan saya telah proaktif menghubungi penyidik, saya juga telah mengirimkan Chat WA kepada penyidik termasuk ke Sdr. Faaz dan Sdr. Suwandi agar pelapor dan saksi hadir, termasuk saya menghubungi via call dan SMS saksi JPU Ansyori SH, karena saksi JPU Ansyori SH tidak menggunakan WA, tentu saja harapan saya mereka hadir, agar terungkap dimuka persidangan rekayasa mereka, seperti saat sidang pada tahun 2017, dimana salah satu saksi lawan mengungkapkan tentang benar ada orang yang menyiapkan dana agar saya masuk penjara, kesaksian tersebut tertuliskan dalam salinan putusan 3/Pid.Sus/2017/PN Btl. (Hak Cipta), hebat sekali-kan orang yang menyiapkan dana.”” kata Hoky kepada sejumlah media, Minggu (24/3/2019) di Jakarta.

Memang upaya mengkriminaliasi Hoky selaku Ketum Apkomindo terus menerus sejak dia menjabat sebagai Ketum Apkomindo di awal tahun 2015 hingga saat ini di tahun 2019, faktanya telah ada 5 (lima) laporan polisi yaitu (1) satu di Polres JakPus, (3) tiga di Bareskrim Polri dan (1) di Polres Bantul, dimana seluruh laporan polisi tersebut diduga merupakan rekayasa hukum dan dibuat-buat, sehingga satu-persatu dapat diatasi dengan baik oleh Hoky, apalagi saat ini Hoky bersama dengan beberapa koleganya telah mendirikan kantor pengacara dengan nama Mustika Raja Law Office untuk membantu mengatasi permasalahan hukum dirinya, sekaligus untuk membantu teman-teman yang membutuhkan.

Sebab bukan hanya 5 (lima) laporan polisi saja yang harus dihadapi oleh Hoky, terbukti sampai dengan saat ini telah ada total 13 (tiga belas) Perkara Pengadilan berkaitan dengan Apkomindo, dimana telah ada 11 (sebelas) Perkara yang diatasinya antara lain; 1 (satu) di PN JakTim, 1 (satu) di PT DKI Jakarta, 1 (satu) di PTUN, 1 (satu) di PT TUN, 3 (tiga) di PN Bantul, 1 (satu) di PN JakPus dan 3 (tiga) di MA.

Untuk saat ini Hoky juga sedang menghadapi gugatan baru dari Rudy Dermawan Muladi dan Faaz Ismail, dimana Rudy dan Faaz yang sejak 14 Februari 2018 sudah dinyatakan sebagai Tersangka Pidana pencemaran nama baik dan Undang Undang ITE di Polda DIY atas laporan polisi nomor : LP/362/VII/2017/DIY/SPKT, tapi hingga kini telah lebih dari 1 (satu) tahun lamanya masih belum dilimpahkan kepenuntutan, sedangkan sebaliknya Faaz Ismail cs yang melaporkan kasus Tindak Pidana ringan (Tipiring) Hoky dengan Pasal 352 KUHP ini perkaranya sedang berjalan di Pengadilan Negeri Bantul, Yogyakarta.

Gugatan baru mereka perkara perdata nomor 633/Pdt.G/2018/PN JKT.SEL di Pengadilan Negeri JakSel, dimana Rudy dan Faaz mengklaim dirinya masing-masing sebagai Ketum dan Sekjen DPP APKOMINDO Masa Bakti 2015-2020 serta mereka menggunakan jasa pengacara sangat terkenal yaitu Prof. Dr. Otto Hasibuan, SH., MM. , Selain Hoky masih ada Tergugat lainnya yaitu; Muzakkir, Go Andri Sugondo, Agustinus Sutandar, Gomulia Oscar, dan Suwato Kumala, kemudian masih ada pihak Turut Tergugatnya yaitu; Felix Lukas Lukmana, H. Hendra Widya, SE, MM, MBA, Nurul Larasati, SH, Erlien Wulandari, SH, dan Dini Lastari Siburian, SH.

Sehingga nanti pada saat yang sama yaitu hari Rabu, tanggal 27 Maret 2019 akan ada agenda sidang lanjutan di PN JakSel, namun Hoky harus memilih hadir di PN Bantul, sebab untuk di PN JakSel merupakan sidang gugatan Perdata, sedangkan di PN Bantul adalah sidang Pidana.

Hoky yang sempat menjadi Ketua Pantia Kongres Pers Indonesia pada tanggal 06 Maret 2019 lalu di Asrama Haji Pondok Gede, menghimbau agar teman-teman jurnalis berkenan membantu melakukan pemberitaan, namun tetap berimbang serta adil.

Hoky mengatakan; “Saya senang jika teman-teman jurnalis yang berdomisili di sekitar Bantul seperti dari Yogyakarta, dari Sleman, dari Gunung Kidul dan dari Kulon Progo berkenan hadir dan meliput Sidangnya, karena akan semakin terungkap tentang Pihak lawan selalu berupaya melakukan rekayasa hukum terhadap diri saya, bahkan Sdr. Faaz sempat menyatakan kepada saya bahwa untuk gugatan di PN JakSel itu dia hanya tanda tangan saja dan ada orang yang membiayai pembayaran kepada pengacara-nya, nanti bisa bertanya langsung ke Sdr. Faaz di PN Bantul, mereka berpikir hukum itu bisa dibeli dan direkayasa, padahal jaman telah berubah serta faktanya saya telah menang di MA hingga 3 perkara dari pihak mereka, bahkan Kasasi JPU dengan tuntutan penjara 6 tahun telah ditolak oleh MA, saat ini saya sedang menantikan salinan putusan dari MA, mereka malah masih bermain-main dengan hukum terus, yakinlah tidak lama lagi kelompok mereka akan menuai apa yang telah mereka taburkan.” pungkas Hoky.

(Yahya Heriansyah)

BERITA KEHILANGAN

Telah Hilang/terjatuh Dua Buah Kartu Identitas pada hari Minggu 23/03/2019
Sekitar pukul 16.00 WIB Lokasi Antara Jalan Raya Cibinong sampai Kota Kembang Depok

Kedua Kartu Identitas tersebut antara lain :

  1. Kartu Organisasi Forum Bhayangkara Indonesia (FBI).
    Atas nama : Yahya Heriansyah
    Jabatan : Wakil Kepala Divisi Investigasi Hukum
  2. Kartu Jurnalis Tabloid Forum Bhayangkara Indonesia (TFBI)
    etabloidfbi.com
    Atas Nama : Yahya Heriansyah
    Jabatan : Wakil Pimpinan Redaksi

Demikian Berita ini dibuat dengan Sebenar-benarnya demi untuk Pencegahan Terjadinya Penyalah Gunaan Kartu Identitas Tersebut.

Bogor 24 Maret 2019

(Yahya Heriansyah)

Yakinkan Wilayahnya Aman, Babinsa Kadipiro Terjun Langsung Amankan Pengajian Tabligh Akbar

Surakarta – TFBI

Minggu (24-3-2019) bertempat di Lapangan parkir Stikes PKU Muhammadiyah Surakarta Jl. Tulang Bawang Kp. Bayan Rw 10 Kadipiro,Banjarsari, Surakarta, Babinsa Kelurahan Kadipiro Serda Mujono anggota Koramil 02/Banjarsari Kodim 0735/Surakarta melaksanakan pengamanan kegiatan Pengajian Tabligh Akbar yang dihadiri kurang lebih 700 orang anggota jamaah Muhammadiyah Kadipiro.

Dalam kegiatan pengajian ini selaku penyelenggara dari Pimpinan Ranting Muhammadiyah Kadipiro Ir. H. Suhendro. TN. MT dengan mengambil tema Hamba Alloh Yang Beruntung.

Tampak hadir pula pada pelaksanaan kegiatan tersebut Dr. H. Mu’inudinillah Basri. Lc. MA Pimpinan Ponpes Tahfidzdul Quran Ibnu Akbar dari Klaten untuk memberikan tauziah dlm pengajian Tabligh Akbar kali ini.

Serda Mujono selaku Babinsa Kelurahan Kadipiro saat ditemui disela-sela kegiatan tersebut menyampaokan bahwa dirinya akan selalu siap mengamankan kegiatan-kegiatan yang ada di wilayahnya. “Kita juga berkoordinasi dengan Kepolisian, Linmas, dan juga Aparat pemerintahan lainnya dalam mengamankan kegiatan tersebut.” Ujarnya.

Lebih lanjut Mujono menegaskan Dalam kegiatan ini juga diadakan Paket Sembako murah dan Bazar Keummatan.

“Diharapkan dengan hadirnya Babinsa ditengah-tengah Masyarakat dapat memberikan rasa aman dan nyaman, sehingga kegiatan dapat berjalan dengan tertib sesuai rencana.” Pungkas Mujono.

koresponden Surakarta Agus S (Red)

Caleg Perindo Defrizal Tantang Ketua DPRD Debat Caleg

Kerinci -TFBI

Salah datu dari Calon Legislatif (Caleg) dari partai
Perindo Bernama Defrizal menantang ketua DPRD Arfan Kamil untuk debat caleg, hal ini di sampaikanya ke etabloid.com di posko Perindo di Dapil 1 kabupaten kerinci kecamatan Siulak beberapa waktu lalu.

Defrizal menuturkan “untuk debat saya malas ladeni Caleg baru karena bukan level saya, tapi saya ingin ketua Dprd Arfan kamil yang jadi lawan debat saya di hadapan umum baru mantap”ungkapnya

Dan hal ini telah disampaikan oleh etabloidfbi.com kepada Arfan kamil selaku ketua DPRD yang masih aktif hingga saat ini, kepada etabloidfbi.com Arfan kamil di kediaman pribadinya yang di temani sang istri dan hanya memberi tanggapan dengan menolak tantangan dari Defrizal seraya mengatakan gak usah biarlah yang muda- muda saja yang berkomentar jelasnya.

Namun disela perbincangan etabloid.com bersama Arfan kamil secara spontan istri dari Arfan kamil langsung berkomentar tentang Defrizal dengan bahasa yang agak sinis ia mengatakan”Defrizal itu adalah keponakan saya saya tahu persis siapa dia kemarin istri dari dokter yandi saja nyumpahi dia karena sudah mengambil uang untuk kerjakan rumahnya tapi setelah uang itu di ambil dia gak kerjakan istri dokter yandi itu yang mengatakan langsung dengan saya kemaren di rumah “ungkap istri dari Arfan kamil

Tantangan Defrizal untuk Arfan kamil yang di tolak mentah-mentah oleh ketua DPRD ini tentu menimbulkan pertanyaan tersendiri tentang hal ini ada apa dibalik senua ini.?
(DOMI)

Sinergitas TNI, POLRI, Dan Linmas Dalam Persiapan Pemilu 2019


Dalam Rangka menciptakan kondusifitas Kota Surakarta yang Aman ,Damai menjelang pelaksanaan kampanye Terbuka dalam Pilpres dan Pileg 2019.
Aparat Satkowil dalam Hal ini TNI (Koramil )dan Kepolosian (Polsek) beserta Pemerintahan Kecamatan Banjarsari dan Linmas menggelar Apel bersama bertempat di Halaman Kecamatan Banjarsari jl. Adi Soemarmo no 136 Kelurahan Banyuanyar
(Sabtu 23/3/2019.) Pukul 09.30 wib.

Danramil 02 Banjarsari Kodim 0735 Surakarta Kapten Inf Paidi beserta Anggota Beserta kepolisian dan Linmas mengikuti Apel Bersama Dalam rangka Apel Kesiapan Siagaan pengamanan Pilpres dan Pileg Th 2019.
Dalam kegiatan Apel bersama dipimpin oleh Kompol Demianus Palulungan, SH (Kapolsek Banjarsari) didampingi oleh Danramil 02 Banjarsari dan Irianto, SE, MM (Camat Banjarsari) dan diikuti 187 Orang

Hadir dalam Apel bersama Kompol Demianus Palulungan, SH (Kapolsek Banjarsari), Kapten Inf Paidi (Danramil 02 Banjarsari) Irianto., SE., MM (Camat Banjarsari), AKP Wibowo Utomo (Kanit Intelkam Polsek Banjarsari), Iptu Saprudin (Kanit Reskrim Polsek Banjarsari), Iptu Agus (Panit perizinan Intelkam Polsek Banjarsari), Babinsa dan Bhabinkamtibmas Se Kelurahan Kec. Banjarsari, Deri Hantoro., ST., MH ( Ketua Panwascam Banjarsari ) dan Danar (Panwascam Banjarsari).

Adapun susunan Apel sebagai berikut 20 Personil TNI, 60 Personil Polri, 7 Panwascam Banjarsari, 60 Personil Perwakilan Linmas Se Kelurahan Kecamatan Banjarsari dan 50 Orang Masyarakat Kecamatan Banjarsari .

Kapten Inf Paidi mengucapkan selamat datang di Kecamatan Banjarsari ini untuk kepentingan kita bersama agar melaksanakan apel bersama untuk bersinergis dengan TNI, Polri, Linmas serta komponen lainnya dalam rangka mendukung pelaksanaan Pemilu 2019 guna menciptakan Kota Surakarta aman dan damai khususnya di wilayah Banjarsari.
Ini merupakan tugas kita bersama, setiap masalah sekecil apapun bila tidak selesai diselesaikan akan menjadi besar. Saat ini menghadapi Pilpres dan Pileg menjadi Rawan dan kita sudah sepakat bersama sama menghindari kegiatan yang melanggar hukum. Saya berharap kita sebagai aparat keamanan jangan sampai kita yang membuat masalah mari kita bersama sama menciptakan kondisi yang aman di masyarakat.
Selain itu Kegiatan Apel bersama merupakan tahapan – tahapan pengamanan menjelang pelaksanaan pilpres dan pilleg hal ini di laksanakan sebagai upaya menjaga kondusifitas di wilayah Banjarsari pada Khusunya dan kota sirakarta pada umumnya yang aman dan damai

Koresponden Surakarta Agus S (Red)

Tiga Pilar Neglasari Gelar Apel Pasukan Jelang Pemilu


Kota Tangerang – TFBI

Jelang pelaksanaan Pemilu yang tinggal hitungan hari, Polsek Neglasari Polres Metro Tangerang Kota bersama unsur Muspika Neglasari mengadakan Apel Gelar Pasukan Pengamanan Pemilu 2019 yang berlangsung di Alun-alun Kecamatan Neglasari, Jalan AMD Manunggal X, Kelurahan Kedaung Wetan, Kota Tangerang. Sabtu (23/3/19)

Kegiatan nampak dihadiri langsung oleh Kapolsek Neglasari Kompol R. Manurung SH, Camat Neglasari H. Ubaidillah Anshar, S.Sos, M.Si, Danramil 02 Batuceper Mayor Arm Bambang Heryanto, S.Sos, Sekcam Neglasari Ricki Ahmad Fauzan.

Ketua PPK Neglasari Ali Sanjaya berikut Komisioner dan KPPS, Ketua Panwaslu Neglasari Heri Fadli S.Kom, PPL, Lurah se Kecamatan Neglasari Ketua MUI Kecamatan Neglasri H. Cecep Supriyadi, Perwakilan Ormas, Perwakilan Pemuka Agama, Perwakilan Parpol, Forum RT dan RW

Dalam penyampaian kata sambutan, Camat Neglasari H. Ubaidillah Anshar nampak mengawali dengan penyampaian ucapan terima kasih atas terlaksananya kegiatan tersebut. Dirinya pun berharap sinergitas unsur tiga pilar semakin kuat di Neglasari.

Semoga dengan kekompakan semua elemen, Pemilu 2019 di Neglasari aman. Neglasari hebaaat..!,” Paparnya.

Sementara itu, Danramil 02 Batu ceper Mayor Arm Bambang Heryanto, S.Sos, menyatakan bahwa apel tersebut, merupakan kelanjutan dari kegiatan di Lanud Halim.

TNI berkomitmen membantu Polri mengamankan Pemilu dengab didukung komponen bangsa lainnya. Harus mewaspadai hal hal yang bisa mengganggu kondisifitas wilayah Neglasari,” terangnya.

Masih ditempat yang sama, Kapolsek Neglasari Kompol R. Manurung, SH, menjelaskan, secara umum wilayah Neglasari aman dan kondusif berkat kerjasama semua pihak. Pemilu adalah pesta demokrasi, pihaknya berharap bisa menjadi suasana gembira serta aman dan damai.

Mari kita semua mencegah adanya hoax yang bisa memecah belah bangsa dan merusak suasana demokrasi. Perbedaan dalam demokrasi adalah hal biasa, tapi kita jadikan hal tersebut sebagai pemersatu,” Tutupnya.

Diketahui, kegiatan yang diawali dengan Menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya berlanjut dengan penyampaian kata sambutan dan deklarasi Pemilu aman dan damai tersebut, berlangsung khikmat hingga berakhir dengan ramah tamah.

(Sabar Manahan)

Sukseskan Pemilu 2019 Polsek Koramil dan Kecamatan Serengan Laksanakan Apel Gabungan

Surakarta TFBI

Kurang lebih 75 personil mengikuti apel gabungan pasukan dalam rangka pengamanan menghadapi Pemilihan Umum Presiden, Wakil Presiden, DPD RI, DPR RI, DPRD Provinsi dan DPRD di halaman Polsek serengan, jalan Veteran, Kelurahan Kratonan kecamatan Serengan, Sabtu (23/3/2019).

Gelar pasukan pagi ini dipimpin langsung oleh Kapolsek Serengan Kompol Giyono dan Danramil 03/Serengan Kapten Inf Tri Sakti yang di ikuti oleh peserta dari Kepolisian, TNI, dan anggota Linmas kec Serengan.

Kapolsek menuturkan, pelaksanaan apel pasukan dalam rangka pengamanan menghadapi Pemilu Presiden dan Wakil Presiden dan Legislatif dilaksanakan secara serentak di Indonesia.

Pemilu Tahun 2019 adalah Pesta Demokrasi karena dilaksanakan secara serentak, untuk memilih Presiden dan Wakil Presiden dan Legislatif,” kata Kompol Sugiyono.

Kapolsek juga menambahkan, bahwa TNI, Polri, Linmas Serengan harus siap mengamankan Pilpres 2019. yang di mulai tgl 24 maret 2019 mulai kampanye terbuka. di lanjut tanggal 13 s/d 16 April 2019 masa tenang, yang akan di laksanakan penertiban APK oleh Panwas, Satpol PP, untuk TNI, Polri sebagai pengamanan, Penertiban APK berdasarkan perwali no 2. selain itu TNI, Polri, Linmas juga akan melaksanakan Patroli Gabungan.

Danramil Juga menambahkan Bahwa “Dalam Masa Pemilu ini TNI-Polri harus bisa bersikap netral, dan laksanakan tugas penuh tanggung jawab, koordinasikan dengan terkait  baik dengan KPU, Bawaslu, TNI-Polri dan stake holder terkait penting dalam rangka mendukung keamanan pada Pemilu Tahun 2019″ Ujar Kapten Inf Tri Sakti Selaku Danramil 03/ Serengan

Koresponden Surakarta Agus S (***)

Menko Polhukam, Panglima TNI Dan Kalpolri Menghadiri Apel Gelar Pasukan Mantab Brata 2019

Jakarta – TFBI

Acara Gelar Pasukan Mantab Brata menjelang Pemilu 2019 berlangsung di Lanud Halim Perdanakusuma Jumat 22/3/2019.
Dalam Acara Jelang Pengamanan tersebut dihadiri Menko Polhukam Wiranto, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahtanto, Kapolri Jendral Polisi M. Tito Karnavian, dan masih banyak Perwira tinggi lainnya.

Apel tersebut di ikuti oleh Ribuan Anggota Prajurit TNI Polri beserta Seluruh elemen Masyarakat lainnya.
Dalam kegiatan Apel yang dipimpin Langsung oleh Menko Polhukam Wiranto selaku Inspektur Upacara, mengharapkan Pemilu Berjalan Tertib dan Damai.
“Mengamankan Pemilu adalah kehormatan, Pemilu sukses adalah kebanggan, kepada seluruh komponen yang dilibatkan agar bertanggung jawab sepenuhnya dalam mengemban tugas ini.
Kepada para Prajurit TNI Polri, yang terlibat agar memegang teguh Prosedur Tetap, agar Masyarakat tidak Mudah percaya terhadap Berita Hoax” Ujarnya
.

Dalam penyampaiannya Menko Polhukam menambahkan Informasi kepada seluruh yang terlibat langsung dilapangan agar :
= Pahami bahwa tugas pengamanan
Pemilu Serentak Tahun 2019 ini adalah
kehormatan dan kebanggaan yang tidak
dapat dinilai dengan apapun sekaligus
menjadi amal ibadah yang akan
mendapatkan balasan pahala dari
Tuhan Yang Maha Esa bila dilaksanakan
dengan tulus ikhlas.
= Jalin sinergitas antara unsur
Pemerintah, TNI-Polri, dan seluruh
komponen masyarakat guna
mewujudkan keamanan dan kelancaran
pelaksanaan tugas.
= Segera kenali, cari, temukan dan atasi
serta netralisir potensi kerawanan agar
tidak berkembang dan menggangu
penyelenggaraan Pemilu Serentak
Tahun 2019.
= Tindak tegas sesuai aturan hukum yang berlaku tehadap pihak-pihak yang
mencoba mengganggu kelancaran
Pemilu Serentak Tahun 2019.
= Babinsa dan Bhabinkamtibmas harus
mampu ikut serta menenangkan
masyarakat agar tidak resah dengan
menyebarnya berita-berita hoax serta
menguatnya politik identitas yang dapat
menggerus disintegrasi bangsa.
= Inventarisir dan berkoordinasi
tokoh agama, tokoh adat, tokoh
pemuda serta tokoh masyarakat untuk
memberikan rasa tenang kepada
masyarakat sehingga masyarakat dapat
menggunakan hak pilihnya dengan aman.
(Yahya Heriansyah)

Jelang Pilpres Tiga Pilar Gelar Pasukan Pengamanan Pemilu

Tangerang Kota – TFBI

Menyambut penyelenggaraan Pesta Demokrasi Pemilu legislatif dan Pilpres 2019, unsur Tiga pilar bersama Muspika Apel bersama di kecamatan Batu Ceper, Kota Tangerang Provinsi Banten, dalam rangka Gelar pasukan Operasi Mantap Brata Jaya demi mensukseskan pengamanan Pemilihan Umum tepat nya 17 April tahun 2019 mendatang.


Untuk memberikan pengarahan kepada para unsur tiga pilar, agar tercipta nya situasi Kamtibmas di tengah-tengah masyarakat, dan mensuksesan pesta demokrasi, yang jujur, adil, aman , nyaman, lancar dan damai. kegiatan Apel Gelar Pasukan tersebut di laksanakan di halaman kecamatan Batuceper JL.Daan Mogot Km.21 Kota Tangerang.(21/03/2019) dan bertidak sebagai Inspektur Upacara, Camat batu ceper H. Nurhidayatullah,S,Ip,M.Si dan sebagai Komandan Apel IPDA Bambang Antoro.SH dengan kekuatan pasukan sebanyak 200 orang, kegiatan tersebut bertujuan, pembacaan ikrar secara serempak dan bersama-sama di dalam persiapan penyelenggaraan pengamanan Pemilu 2019 ini, sesuai atensi Kaopsda Polda Metro Jaya, Irjen Pol Dr. Gatot Eddy Pramono.


Dalam penyampaian nya saat memimpin upacara tersebut, Camat Batu Ceper menuturkan, bahwa ‘’ Kita di wajibkan untuk selalu aktif meningkatkan hubungan komunikasi untuk menunjang tugas-tugas di dalam melaksanakan yang telah di perintahkan oleh atasan-atasan kita yang berkenaan dengan situasi ketertiban wilayah, berkaitan dengan instruksi-instruksi hajat Nasional maka perlu kiranya setiap petugas di lapangan di harapkan saling berkomunikasi agar kita,nanti pada saat pelaksanaan Pemilu serempak, bisa berjalan dengan efektif.
Saya berharap terhadap para petugas unsur terkait tiga pilar bersama para tokoh Agama, tokoh Masyarakat berikut RT/RW dapat bersinergi tingkatkan jalinan komunikasi dengan baik sekali.’’ucap H. Nurhidayatullah,S,Ip,M.Si
Sementara Kapolsek Batuceper, turut serta memberikan himbauan kamtibmas kepada peserta upacara yang telah hadir, menerangkan ‘’ Pelaksanaan kegiatan pengamanan adalah merupakan tanggung jawab kita bersama untuk dapat secara bersama-sama antara pihak penyelenggara, para tokoh masyarakat, kemudian para Ketua RT/RW dan sebagainya untuk dapat membantu melaksanakan kegiatan pengamanan pada saat tanggal 17 April 2019 dan penyelengaraan Pemilu 2019 akan membutuhkan bantuan elemen seluruh masyarakat untuk dapat ikut berperan aktif membantu mengamankan pesta demokrasi yang kita laksanakan secara bersama-sama. Ujarnya..
Untuk itu‘’ Kami berharap bantuan kepada seluruh elemen masyarakat di dalam pelaksanaan pengamanan terkait kegiatan kita untuk nantinya secara bersama-sama menciptakan terselengaranya Pemilu yang bertujuan agar berjalan dengan baik, terciptanya kamtibmas yang aman, lancar dan Nyaman, tidak ada permasalahan keamanan saat berlangsungnya pesta demokrasi karena di perkirakan pada saat pemungutan suara dan perhitungan suara di TPS akan memakan waktu yang lama hingga malam hari, marilah kita sukseskan, mari kita amankan, marilah kita buktikan kepada warga masyarakat bahwa di kecamatan Batu Ceper telah siap untuk melakukan pengamanan Pesta Demokrasi Pileg dan Pilpres 2019’’.himbaunya..
Di dalam pegelaran Pasukan pengamanan Pilpres tersebut kesiap-siagaan unsur tiga pilar (TNI/POLRI dan Pemerintah Kecamatan Batu Ceper) menyatakan bahwa mereka telah siap menjaga dan siap mensukseskan secara bersama-sama agar tercipta keamanan Pemilu 2019 yang aman, nyaman dan damai,. Dengan berlangsungsung nya kegiatan Apel Gelar Pasukan Gabungan tersebut, bisa memberikan masukan dan pihak terkait yang berkecimpung di bidangnya dapat menerima arahan terkait Pengaman di setiap TPS-TPS yang telah disiapkan oleh pihak penyelengara Komisi Pemilihan Umum (KPU) dengan demikian hajat kebanggaan rakyat Indonesia bisa terwujud dan bisa tercipta keberhasilan atau kesuksesan di dalam penyelenggaraan di bidang Pengamanan Pesta Demokrasi bagi warga masyarakat terutama khusus di wilayah kecamatan Batuceper Kota Tangerang-Banten.
Hal tersebut sejalan dengan arahan Kapolrestro Tangerang Kota Kombes Pol Abdul Karim, SIK, M.Si ” agar seluruh Jajaran anggota personil Polsek-Polsek yang dibawah naungan Polres Metro Tangerang Kota dapat menjaga dan memelihara Kondusifitas di wilayah Jelang Pemilu Pilpres dan Pileg 2019 Periode tahun 2019-2024..mendatang. (Sabar Manahan)

Taman Baca Dan Taman Bermain di Kolong Jembatan Layang Ciputat

Tangsel – etabloidfbi.com

Taman tersebut dikelola oleh Komunitas Taman Baca Masyarakat (TBM) Kolong jembatan layang Ciputat ini menyediakan fasilitas seperti tempat olah raga sepakbola dan perpustakaan dengan berbagai buku yang mendukung masyarakat yang diharapkan untuk meningkatkan minat baca anak -anak jalanan dan masyakarat yang ada di jembatan kolong.

Hadirnya taman baca di kolong ini ikut mendukung pandangan negatif tentang kolong yang rusuh dan kumuh. ” Kami masyarakat sangat membutuhkan suasana, hiburan bahkan tempat membaca sambil nongkrong seperti ini.’ ungkap Tarjo sopir angkot kepada awak media saat terlihat melepas lelah sambil mencari buku bacaan.

Suasana di bawah kolong jembatan ini mirip seperti taman pendidikan anak usia dini. Ada perosotan. Rumput plastik berwarna biru menjadi alas lantai beton. Ada juga lapangan futsal. Di samping itu, ada di dalam ruangan 3 x 3 meter yang berisi buku-buku.

Sementara itu pengunjung dari luar Ciputat mengatakan kepada awak media, bahwa ia tidak menyangka kolong jembatan layang ini akan bersalin rupa. ” Bener saya kaget setelah liat kolong ini, betapa tidak, ” lima tahun kolong jembatan layang ini masih berbentuk tanah merah, menjelang malam datang, kolong ini menjadi tempat duduk anak jalanan.” Cerita Awang pengunjung Taman baca ini

Awalnya Pada tahun 2016, komunitas Orang Indonesia (OI) Tangerang Selatan, penggemar Iwan Fals, mulai gotong royong menata kolong yang mulai kumuh. Tiang jembatan dicat dan ditulis dengan pesan moral, Salah satu pesan moral itu bertuliskan, “Jangan Lupa Bahagia.”

Lalu, bergabunglah bersama mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) UIN Jakarta. Mereka memutuskan membuat taman baca masyarakat. Kelompok ini bernama Komunitas FISIP Mengajar.

“Waktu itu, kami melihat menurunnya minat baca bukan karena anak-anak malas, tetapi akses mereka terbatas terhadap bacaan,” kata Vina salah satu inisiator Taman Baca Masyarakat (TBM) Kolong, saat dihubungi awak media

Hingga tahun 2017, bisa menjawab tidak ada anak-anak yang mengunjungi taman baca ini. Stigma negatif tentang kolong jembatan yang masih melekat di benak disimpan anak-anak yang bermukim di sekitar jembatan.

Anggota komunitas pun berinisiatif untuk “shuttle bola”. Mereka mengunjungi rumah anak-anak itu, menjelaskan tentang mereka agar mau mengajak bermain di taman baca. Ini juga tak mempan. “Kami sering ditolak dan sering diledekin,” ungkapnya lebih lanjut.

Kegiatan di taman baca ini pun dievaluasi. Mereka menyetujui, jika aktivitas hanya membaca tok , barangkali akan sulit untuk meyakinkan anak-anak bermain ke taman baca.

Inovasi pun dilakukan. Setiap Selasa, Kamis, dan Sabtu diadakan bimbingan belajar, dilanjutkan dengan hari Minggu kreasi. Kegiatannya mendongeng, membuat kerajinan tangan. “Pokoknya kegiatan-kegiatan yang menarik buat anak-anak,” jelasnya menceritakan

Ternyata dengan kegiatan tersebut kami membuahkan hasil, para anak-anak jadi lebih semangat.

Kini nampak terlihat begitu indah suasana dikolong jembatan layang Ciputat, Tangerang Selatan, Semoga para dermawan mengulurkan tangan untuk menyumbangkan Buku bacaan agar lebih menambah minat baca anak-anak yang berkunjung (Ag)

Jelang Pemilu Babinsa Kelurahan Jayengan Hadir Dalam Rakor PAM TPS.

Surakarta – TFBI

Pesta demokrasi dalam rangka pemilu pileg dan pilpres yang akan dilaksanakan pada tanggal 17 april 2019 mendatang merupakan hak pilihan setiap rakyat indonesia yang sudah berhak untuk menentukan suara pilihanya dengan mencoblos sesuai pilihanya dengan langsung dan rahasia.

Terkait hal itu Babinsa kel.jayengan Koramil 03/Serenga Kodim 0735/Surakarta Sertu Priyanto hadiri dalam Pertemuan Kegiatan Rapat Koordinasi PAM TPS Pileg dan Pilpres 2019 di Pendopo Kelurahan Jayengan kecamatan serengan (kamis 21 maret 2019)

Untuk kelurahan jayengan terdapat 11 TPS dengan jumlah pengamanan dari linmas diluar piket sebanyak 22 orang diharapkan dlm pengamananya bisa membantu di TPS yg sudah ditunjuk dan membantu PPS ,dengan adanya pertemuan tersebut masing masing perorangan tahu dan mengerti tentang tugas dan tanggung jawabnya.

Kegiatan pengamanan bukan dari hanya Polri dan TNI saja tetapi dari linmas serta pihak pihak terkait dalam pelaksanaan pemungutan suara nantinya sehingga terjalin sinergitas dalam pengamananya untuk menciptakan wilayah yang aman dan damai demi terciptanya kondusifitas kelurahan jayengan khususnya dan umumnya kota surakarta.

Koresponden Surakarta Agus S (Red)

“POHON TERKENAL” Film Yang Di Produksi Humas Polri

Jakarta – etabloidfbi.com

Film Nasional masih tetap berjaya, dan kisah tentang kehidupan putra bangsa yang memilih jalan hidup untuk mengabdi terhadap Negeri dengan mengikuti Pendidikan menjadi Seorang Anggota Kepolisian di Negara Republik Indonesia dengan mengikuti Test Akademi Kepolisian ((AKPOL) diangkat ke Layar Lebar.

Film yang diberi Judul “POHON TERKENAL” adalah sebuah Film yang di Produksi langsung oleh Divisi Humas Polri yang berusaha menampilkan Kisah Haru, Lucu dan akan menjadi Film bertema mendidik serta menarik untuk di Tonton.

Sebagaimana di sampaikan oleh Karo Multimedia Divisi Humas Polri Brigjen Pol. Drs Budi Setiawan MM yang mengatakan bahwa Film ini menggambarkan kehidupan Remaja di Era Milennial yang terpilih Menjadi Taruna dan Taruni Akademi Kepolisian dan mereka lolos dengan melalui proses seleksi Ketat
Film ini menceritakan tentang Perjuangan para Taruna dan Taruni yang menginspirasi dan memotivasi dalam menempuh Pendidikan di Akademi Kepolisian Hingga menjadi seorang Perwira Muda Polri yang Handal Profesional Modern dan Terpercaya” Pungkasnya.

Film ini dibintangi oleh Umay Shahab, Laura Theux, Raim Laode, dan Aktor Senior Cok Simbara.
Film yang dipenuhi dengan pesan Moral Pembinaan dan Karakter yang Pantang menyerah, dan agar tidak jenuh Penonton di suguhi dengan Kisah Persahabatan Sejati dan dihiasi dengan Cinta, Pengorbanan dan Lucu-lucuan ala Remaja masakini.

(Yahya Heriansyah)

Hebat” Kerajinan Tangan Berbahan Baku Sampah Hasil Karya Para Lansia Dijual Online


Jakarta – etabloidfbi.com

Beberapa jenis hasil Karya kerajinan tangan para lanjut usia (lansia) binaan team PKK Kelurahan Pisangan, Kecamatan Ciputat Timur, Tangerang Selatan, Banten, kini dipasarkan melalui online marketing. Hebatnya, bahan baku berbagai hasil kerajinan tangan tersebut berasal dari sampah. Program daur ulang sampah menjadi karya yang bermanfaat, indah, dan berkualitas, telah menjadikan team PKK Kelurahan Pisangan mendapat penghargaan dari pemerintah daerah setempat.

Hal tersebut terungkap saat Ketua PKK, Hj. Yana Rosiana, memberikan sambutannya pada acara Community Action II: Pengelolaan Lingkungan dan Bank Sampah yang dilaksanakan oleh Keluarga Alumni Program Persahabatan Indonesia Jepang Abad 21 (Kappija-21) bekerjasama dengan Japan International Cooperation Agency (JICA), Rabu, 20 Maret 2019. Acara yang digelar di Ruang Aula Kantor Kelurahan Pisangan, Ciputat Timur, Tangerang Selatan, Banten tersebut dihadiri tidak kurang 40 orang relawan sampah PKK Kelurahan Pisangan.

Dari pihak JICA, hadir Senior Representative JICA untuk Indonesia, Mr. Tatematsu Shingo bersama staf, dan dari Kappija-21 terlihat hadir Presiden Kappija-21, Mulyono Lodji, Sekjen Wilson Lalengke, dan beberapa staf Sekretariat Kappija-21.

Dalam sambutan tertulisnya berbahasa Indonesia, Mr. Tatematsu menyampaikan pentingnya kerjasama antar warga masyarakat dalam mengelola setiap kegiatan, termasuk pengelolaan lingkungan dan persampahan. “Dalam setiap kegiatan dan pekerjaan, kerjasama semua pihak sangat penting. Sekecil apapun sebuah program pembangunan, akan jauh lebih berhasil jika dikerjakan secara bersama, saling bersinergi antara satu pihak dengan yang lain,” ujar Tatematsu dalam Bahasa Indonesia yang mulai fasih.

Pejabat JICA yang baru menjabat sekitar dua bulan di Indonesia itu juga menekankan bahwa setiap kegiatan pembangunan dapat dimulai dari lingkup yang kecil-kecil saja dahulu. “Program pengelolaan lingkungan dan sampah dapat dimulai dari hal-hal kecil saja dahulu, di lingkungan yang kecil juga tidak apa-apa. Sedikit-sedikit, lama-lama menjadi bukit,” imbuh pria Jepang mengutip pepatah yang populer di masyarakat Indonesia ini, yang disambut tepuk tangan para hadirin.

Usai rangkaian sambutan-sambutan, para peserta selanjutnya melakukan diskusi kelompok terkait tema pengelolaan sampah dan permasalahannya. Peserta dibagi dalam empat kelompok dengan sub Tema bahasan yang berbeda satu dengan lainnya. Setelah diskusi, masing-masing kelompok menyampaikan hasil diskusinya di depan para peserta lainnya. Pola ini dipandang efektif sebagai wahana saling berbagi pengetahuan, wawasan, dan pengalaman di antara semua yang hadir di acara tersebut.

Yang cukup menarik adalah pada saat seorang Ibu yang sudah cukup sepuh memperkenalkan hasil-hasil karya para lansia, seperti topi, tas, peralatan dapur, asesories dinding, bunga meja, bros baju, dan lain-lain. Semua hasil karya mereka itu terbuat dari sampah rumah tangga, terutama plastik, kertas, besi, dan karet. “Beberapa produk hasil karya kami para lansia Kelurahan Pisangan ini sudah dijual secara online, dan cukup banyak peminat yang membeli via online. Uangnya kami kumpul-kumpul untuk digunakan nanti saat acara ulang tahun paguyuban kami para lansia,” kata Ibu Lisa, mewakili para lansia sambil tersenyum senang. Hebat..!!

Menjelang tengah hari, acara Community Action Kappija-21 yang diawali dengan penanaman pohon di halaman belakang Kantor Kelurahan Pisangan itu diakhiri dengan foto bersama para peserta dengan Mr. Tatematsu Shingo dari JICA dan pengurus Kappija-21. (APL/Red)

KBD Tahap II Wilayah Kodim 0735/Surakarta Resmi Dibuka, Ini Sasarannya

Surakarta – etabloidfbi.com

Bertempat di Halaman Parkir Gedung Purna Yudha Jl. Adi Sucipto No.143 Kel. Karangasem Kec. Laweyan Kota Surakarta, kamis 21/3/2019 Kodim 0735/Surakarta bekerjasama dengan pemerintahan Kota Surakarta melaksanakan Pembukaan Karya Bakti Daerah (KBD) Tahap-II Tahun 2019 dengan Tema “Melalui Karya Bakti Daerah Tahap – II Tahun 2019 Kita Tingkatkan Pemberdayaan Masyarakat Dan Lingkungan untuk Mempercepat Akselerasi Pembangunan Didaerah Guna Memperkokoh Persatuan Dan Kesatuan Menuju Terwujudnya Ketahanan Wilayah Yang Tangguh” sebagai Irup Dr.H Ahmad Purnomo, Apt (Wakil Walikota Surakarta) dengan Danup Kapten Cba Kurdi (Danramil 05/Pasar Kliwon) diikuti sekitar 250 Orang.

Hadir dalam kegiatan tersebut Dr.H Ahmad Purnomo, Apt (Wakil Walikota Surakarta), Letkol Inf Ali Akhwan, SE (Dandim 0735 / Ska). Letkol Cpm Gunawan Setiadi, SH (Dandenpom lV/4 Ska), Kompol Imam Safi’i S.I.K, M.S.I (Kasatlantas Polresta Surakarta), Drs Said Romadhon, MM (Asisten pemerintahan dan Kesra), Para Danramil Kodim 0735/Ska, Serta Jajaran Muspika Kec. Laweyan.

Dalam amanatnya Walikota Surakarta pada Pembukaan KBD Tahap-II Tahun 2019 yang dibacakan oleh Dr.H Ahmad Purnomo,Apt (Wakil Walikota Ska)menyampaikan bahwa Kegiatan Karya Bakti Daerah merupakan bentuk partisipasi masyarakat dalam upaya gotong royong untuk membangun infrastruktur di lingkungan masing-masing, Karya Bakti Daerah menjadi implementasi keterpaduan dan kemanunggalan pemerintah kota Surakarta, TNI dan Masyarakat dalam membangun wilayah.

Kegiatan ini membuktikan bahwa Masyarakat dan Aparat dapat bersinergi dalam pembangunan baik fisik maupun nonfisik dalam menjaga keutuhan negara melalui pembangunan infrastruktur di Kelurahan Karangasem ini diharapkan meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat, Kami yakin jika semua dapat dipadukan maka kita akan dapat mengatasi semua permasalahan dengan mudah dan menghasilkan karya pembangunan yang optimal.” Tegasnya.

Lebih lanjut Walikota menegaskan bahwa Pemerintah Kota Surakarta memberikan apresiasi kepada semua pihak yang mendukung program KBD Tahap II di Kelurahan Karangasem dengan sasaran kegiatan yaitu perbaikan saluran dan gorong-gorong dengan panjang 15,9 m dan Keduk Walet dengan panjang 200 m selain itu kegiatan penyuluhan dan bazaar diharapkan membantu masyarakat di sekitarnya untuk memenuhi kebutuhan dengan harga yang terjangkau.

Melalui program ini diharapkan dapat mewadahi aspirasi dan kepentingan masyarakat sebab proses perencanaan program KBD selalu diawali dengan melibatkan berbagai instansi dan masyarakat sebagai pelaku dan pengguna hasil yang disusun berdasarkan sistem Planning Up atau perencanaan dari bawah.” Paparnya.
Adapun sasaran Kegiatan Karya Bakti Daerah (KBD) Tahap-I Tahun 2019 adalah sasaran fisik dan non fisik.
untuk sasaran fisik meliputi Normalisasi Saluran Air Dan Perbaikan Gorong – Gorong Di RT. 02 Dan 04 RW. IX Kel. Karangasem Kec. Laweyan, Dengan Volume Panjang 15.9 M, Keduk Walet Saluran Air Di RT. 02 Dan 04 RW. IX Kel. Karangasem Kec. Laweyan, Dengan Volume Panjang 200 M.

sedangkan Sasaran Non Fisik meliputi Penyuluhan wawasan Kebangsaan Dan Bela Negara, Penyuluhan Tentang Nilai – Nilai Pancasila, Penyuluhan Pekat Narkoba, Penyuluhan HIV AIDS, Penyuluhan Kesehatan dan KB, Penyuluhan Koperasi /Permodalan Dan KIP,Penyuluhan Tentang Tanggap Bencana Dan Kebakaran, Penyuluhan Tentang Kekerasan Dalam Rumah Tangga, Pemberian Bantuan Sembako Gratis Kepada Masyarakat Kurang Mampu, Fasilitas Kegiatan Bazar dan Pasar Murah bagi Masyarakat Miskin.

Kegiatan dilanjutkan dengan peninjauan ke Lokasi Karya Bakti Daerah (KBD) di RT. 02 Dan 04 RW. IX Kel. Karangasem Kec. Laweyan dan dilaksanakan Peletakan Batu Pertama sebagai awal kegiatan Karya Bakti Daerah (KBD)

Koresponden Surakarta Agus S (Red)

Lomba Posyandu Tingkat Nasional Kota Tangerang Masuk Enam Besar

Tangerang – etabloidfbi.com

Dalam upaya Pemerintah membangun kesehatan yang bermartabat banyak program-program yang telah di laksanakan Pemerintah Provinsi Banten, khususnya di Kota Tangerang saat ini karena selain melakukan pendidikan, ada juga berupa Perlombaan Posyandu di tingkat nasional, dan juga pendidikan cara hidup sehat, seperti Program hidup bersih dan sehat (PHBS) hal tersebut di buktikan oleh pemerintah Provinsi Banten.

Di saat kunjungan langsung oleh Ibu Gubernur Banten, Dra.Hj. Ninik Nuraini Wahidin Halim, ke Kelurahan Karang Anyar Kecamatan Neglasari, kota Tangerang (20/03/2019) untuk menilai langsung Posyandu, yang ikut di Perlombakan ke Tingkat Nasional, dan Kota Tangerang sendiri mendapat peringkat di enam besar.

Selain memberikan Penilaian, Ibu,Hj.Ninik. juga memberikan penerapan cara hidup sehat, khususnya ibu ibu hamil, untuk selalu menjaga kesehatan, karena kesehatan seorang bayi, itu tergantung kesehatan dari ibu yg sedang mengandungnya ucapnya di saat memberikan sambutan, kepada masyarakat yang hadir dari berbagai wilayah di Kota Tangerang itu akan mempengaruhi juga ke generasi Bangsa ini untuk itu kita harus menjadikan generasi bangsa ini yang benar-benar sehat dan cerdas, pungkasnya.

Selain team Ibu-ibu PKK dari Provinsi Banten, turut hadir juga Ibu Walikota Tangerang Kota Aini Suci R. Winsmansyah, beserta Ibu PKK kota Tangerang.
Turut dalam memberikan pemahaman kepada para yang hadir saat acara berlangsung, dalam Paparannya Ibu Aini Suci

“Alhamdulillah kalau saat ini kota Tangerang masuk dalam enam besar Lomba Posyandu tingkat nasional, jadi memang di kota Tangerang ini,dalam posyandu itu banyak kegiatan yang di lakukan, selain menimbang Lansia, bayi dan juga remaja kita kembangkan juga ke kesehatan masyarakat seperti, program Air ASI, juga pasilitas Ambulance buat Ibu yg mau melahirkan di tempat rujukan, jadi khusus ada mobil untuk membawa ibu-ibu hamil yg bermasalah dalam proses melahirkan, jadi ada yg membawa ke tempat rujukan, selain itu ada juga Donor darah kepada setiap warga untuk bisa melakukan donor darah kepada ibu-ibu yg hamil apa bila di butuhkan, jadi banyak kegiatan masyarakat ini karena itu juga untuk masyarakat,


Ditambahkan lagi, karena program ini memang di bangun oleh pemerintah, tetapi di kembalikan lagi kepada masyarakat. ” Bagaimana masyarakat itu mau, dan mengerti dan bergerak arti kesehatan mereka sendiri.nanti ke masa yg akan datang” tutur nya.

Selanjutnya Ibu, Gubernur dan Ibu Walikota melakukan peninjauan langsung ke Posyandu yang mana sudah dinanti nanti oleh masyarakat yg hadir, yang berjumlah kurang lebih dua ratus yang hadir.
Dalam peninjauan langsung ini membawa pesan moral yang cukup baik dan itu terlihat dari antusias nya warga yg hadir saat bertemu dan berbincang langsung dengan ibu, nomor satu di provinsi Banten tersebut bersama Ibu Walikota Tangerang Kota.
(Sabar Manahan)

Penyuluhan Pencegahan Bencana Kebakaran Di Sampaikan Oleh Pihak Koramil 04 Jebres

Surakarta – etabloidfbi.com

Peran TNI membantu pemerintah dalam penanggulangan/pencegahan Bencana alam terutama di daerah padat penduduk. Maka pada hari Rabu tanggal 20 Maret 2019 pkl 09.00 wib bertempat di pendapi Kecamatan Jebres Pelda Yasir Sujoko Batuud 04/Jebres Kodim 0735/Surakarta sebagai Narasumber penyuluhan pencegahan bencana kebakaran Th 2019. hadir dalam penyuluhan tersebut krg lebih 40 org.

Nara sumber penyuluhan pencegahan kebakaran Ahmad Arzoni. ST. MT
Kabid pencegahan Dinas Kebakaran Kota Surakarta, Bhabinkamtibmas Polsek Jebres AKP Sutino Binma, Batuud Koramil/04 Jebres Kodim 0735 Surakarta dan,
Para peserta pelatihan penanggulangan pemadam kebakaran secara tradisional maupun modern dengan Akpar.

Pelda Yasir menyampaikan Kegiatan pelatihan pencegahan pemadam kebakaran kota Surakarta dikaitkan dengan tugas pokok TNI untuk membantu Pemerintah sesuai dengan Undang-undang RI Nomor 34 tahun 2004 tentang TNI menjelaskan bahwa tugas pokok TNI adalah menegakkan kedaulatan negara, mempertahankan keutuhan wilayah Negara kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan UUD negara Republik Indonesia tahun 1945, serta melindungi segenap Bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia dari ancaman dan gangguan terhadap keutuhan bangsa dan negara.

Disamping itu dijelaskan juga tentang tugas TNI membantu Pemerintah seperti Tugas Operasi Militer Selain Perang (OMSP), kriteria bencana, prinsip-prinsip dalam pencegahan bencana alam, pertimbangan pelaksanaan, tataran kewenangan, mekanisme pelibatan satuan TNI AD, tahap pra bencana dan tahap tanggap darurat.

Kegiatan pelatihan ini juga dilaksanakan sosialisasi pencegahan kebakaran oleh Dinas Pemadam kebakaran kota Surakarta ini bertujuan untuk memberikan pembekalan, pemahaman, pengetahuan, perencanaan serta keterampilan teknis penanggulangan bencana bagi satuan tugas penanggulangan bencana Kota Surakarta dengan materi antara lain manajemen penanggulangan bencana, peran TNI dalam penanggulangan bencana, teknik evakuasi korban bencana, pertolongan korban akibat bencana, pencegahan pemadam kebakaran.

Koresponden Surakarta Agus S (Red)

Warga Mojosongo Interests Program TMMD dari Kodim 0735/Surakarta

Surakarta – etabloidfbi.com

Antusias warga Jati Rejo Mojosongo terhadap program TMMD Sengkuyung I TA. 2019 yang di gerakkan oleh Kodim 0735/Surakarta dari tanggal 26 Februari – 27 Maret 2019 yang sasarannya meliputi Betonisasi jalan, Saluran air, Mushola dan Tower air bersih di RT. 03/39 Jati Rejo Mojosongo Jebres Surakarta sangat tinggi.

Kebersamaan TNI dan Warga dalam menjalankan program TMMD mendapatkan respon dan interests yang positif dari warga, khususnya warga desa Jati Rejo Mojosongo Jebres. Rabu (20/3/2019)

Masyarakat Bersama TNI

Danramil 04/Jebres Kodim 0735/Surakarta Kpt Inf Narno menyampaikan Peran serta warga sangatlah penting dalam membantu Program TMMD yang dilaksanakan oleh TNI AD khususnya Kodim 0735/Surakarta.

Selain itu kerja sama, kebersamaan dan keakraban yang terjalin antara TNI dan Rakyat menjadi modal penting dalam mensukseskan pembangunan yang ada di desa tersebut melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD).

Menurut salah satu warga desa Jati Rejo sebut saja Ari, Dia sangat senang dengan adanya program TMMD di wilayah saya ini, yang saya tahu TNI membangun desa bersama rakyat, sangat  terasa erat, akrab, Harmonis dan kebersamaan antara TNI dan masyarakat.

TMMD merupakan progam yang bisa mengembalikan kebersamaan gotong royong yang menjadi ciri khas bangsa Indonesia sejak dari nenek moyang kita dulu.

Semangat kebersamaan ini harus dijaga terus dan program TMMD selaras dengan program pemerintah daerah, jelas program ini sama sama ingin membangun dan mensejahterakan masyarakat dan membangun infrastruktur yang ada di pedesaan khususnya.

TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ini sangat menonjol di masyarakat karena melibatkan masyarakat dalam pembangunanya. Peran serta masyarakat untuk membantu TNI yang tergabung dalam satgas TMMD menunjukkan kemanunggalan TNI – bersama rakyat tetap terpelihara dengan baik. Satgas TMMD juga mencerminkan Solidaritas TNI dan masyarakat dalam membangun Indonesia.

Koresponden Surakarta Agus Suyono (Redaksi)

Ratusan Massa Menggeruduk Kantor Kejaksaan Tinggi KalSel

KALSEL – etabloidfbi.com

Ratusan masa yang tergabung dari beberapa LSM Anti Korupsi Kalimantan Selatan menyerbu Kantor Kejaksaan Tinggi Kalimantan Selatan di Jalan D.I.Panjaitan No.26, Antasan Besar, Banjarmasin Tengah, Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan.

Diantara kasus yang diangkat oleh sejumlah LSM di Kalsel adalah penuntasan kasus dari Kabareskrim Mabes Polri Nomor : B/7206/XI/2016/BARESKRIM, Tanggal November 2016 Ke Polda Kalsel yang merupakan kasus dugaan tindak pidana pemalsuan dan atau menempatkan Keterangan Palsu Ke Dalam Akta Autentik No. 10 Tanggal 9 Desember 2011 oleh Yayasan Korpri Banjar yang dikeluarkan oleh Notaris Martius, SH sebagaimana Pasal 263 KUHP dan atau Pasal 266 KUHPidana, kata Aliansyah kepada sejumlah wartawan yang mewawancarainya.

“Pemalsuan tersebut adalah Pemalsuan Identitas didalam KTP tertera Pekerjaan Swasta yang seharusnya Pekerjaan Pegawai Negeri Sipil,” ujarnya.

Selanjutnya Aliansyah memaparkan, ada kasus penganiayaan Aktifis dan juga wartawan di Kalsel yang selama ini kasusnya tidak ada kejelasan sama sekali, itu menurut Aliansyah harus dilakukan penyelidikan yang sebenar-benarnya. Kasus tersebut menimpa sahabat kami Aspihani Ideris.

LP nya ada pada kami, ucap Aliansyah seraya memperlihatkan data-data hasil yang sudah dilakukan penyelidikan oleh pihak kepolisian, “LP nya No. Pol. : K/131/III/2010/SPK, tanggal 10 Maret 2010. Artinya Kasus ini sudah 9 tahun belum ada kejelasan sama sekali. Aneh kan?, teroris saja dengan mudah ditangkap, masa kasus berskala daerah ini tidak bisa diungkap,” ujar Aliansyah.

Usai melakukan aksi demontrasi di depan Kejati Kalsel dan Mapolda Kalsel, perwakilan masa di terima langsung oleh petinggi Polda Kalsel dan di terima langsung oleh KBO Krimum Polda Kalsel AKBP Sutrisno SE.

Dalam pertemuannya dengan perwakilan LSM dan Wartawan, KBO Krimum Polda Kalsel, AKBP Sutrisno, SE mengatakan, pihak Polda Kalsel akan melakukan penuntasan kasus pemalsuan data dan kasus penganiayaan aktifis LSM yang juga seorang wartawan tersebut, “Kepolisan memastikan akan melakukan proses penyelidikan terhadap kasus yang di sampaikan ini. Dan dengan penyelidikan kami akan mengumpulkan minimal dua alat bukti sebagai tindak lanjut ke penyidikan,” ujar Trisno.

Sutrisno berharap, pihak LSM bisa memberikan data-data guna menunjang penyelidikan terhadap beberapa kasus yang disampaikan. Untuk kasus pemalsuan Akta Autentik oleh Yayasan Korpri Banjar yang di duga dilakukan oleh salah satu mantan kepala daerah di Kalsel ini, kasusnya masih dalam proses penyelidikan.

“saat ini kami memanggil beberapa saksi, namun para saksi dipanggil mangkir tidak ada satupun yang datang memenuhi panggilan kami. Kalau ada saksi-saksi yang bisa dihadirkan oleh kawan-kawan, kami sangat berterimakasih, supaya kasus ini cepat kita selesaikan,” ujarnya. (Redaksi)

Fakta Mengejutkan Dari Seorang Pengemis Tajir Di Bogor

Bogor – etabloidfbi.com

Setelah ditelusuri mengenai berita Pengemis yang Pulang dengan mengendarai Sebuah Mobil Pribadi, kami pun “TERCENGANG
Bagaimana mungkin dengan Pencarian sebagai seorang Pengemis Jalanan
Bisa memiliki kehidupan yang sangat Kontroversial alias tidak lazim dengan Pekerjaannya.

Sang Pengemia tajir dengan mobil Pribadinya

Berita yang sedang Heboh di Dunia Maya tersebut sedang hangat-hangatnya dibicarakan,
Demikian “FAKTA” mengenai Sosok Pengemis tajir tersebut :

  1. Dia memiliki 3 orang istri
  2. Diduga pengemis tersebut memiliki Mobil Avansa dan beberapa Unit Angkot
  3. Dia memiliki sopir Pribadi yang dalam aksinya seringkali diantar oleh supir pribadinya
  4. Dia dari dahulu sudah berprofesi sebagai pengemis dan mangkal di IPB, Simpang Yasmin, Jembatan Merah Simpang Semplak dan Mc Donald.
Ketika sedang menjalankan aksinya mengemis

Menurut saksi mata Udin sebagai Sopir angkot yang kami coba gali Informasinya
Saya sering melihatnya mengemis di sekitar Lampu merah dan siapapun kalau lihat Wajahnya pasti Iba karena memiliki Hidung yang Kurang Sempurna” Ujarnya kepada etabloidfbi.com
(Yahya Heriansyah)

Pengemis Tajir Tertangkap Satpol PP Di Bogor

Bogor – etabloidfbi.com

Seorang pengemis terjaring Razia di Bogor tepatnya di Jalan Raya, KH Abdullah Bin Nuh daerah Yasmin Kota Bogor pada hari Senin tanggal 18/3/2019 WIB

Pengemis yang pada saat ingin di usir oleh Petugas Satpol PP yang sedang melakukan Penertiban APK, Langsung beranjak pergi dan menghampiri sebuah Mobil berwarna agak kuning kehijau-hijauan yang Disinyalir milik Pengemis tersebut.

Sungguh Ironis sebagai seorang Pengemis yang meminta belas kasihan dari orang-orang yang lewat, tetapi dia telah membohongi dirinya sendiri dengan mencari Nafkah dengan jalan meminta-minta tetapi hidupnya amat sangat berkecukupan.

Nampak dari Tinjauan kami memang melihat segi Penampilan dari Tekstur wajah amat sangat mengundang belas kasihan sehingga siapapun yang melihatnya pasti akan iba dan akan mengorek sedikit rejeki yang dimilikinya untuk di berikan kepada pengemis tersebut.


(Yahya Heriansyah)

Salah Satu Pelaku Penggembosan Ban Di Bogor Adalah Oknum Caleg

Bogor -etabloidfbi.com

Terduga pelaku kejahatan dengan Modus Gembos ban dan memecahkan kaca di kabupaten bogor adalah Oknum dari salah satu Partai Berinisial SP.

Hal ini di benarkan oleh Kasat Reskrim Polres Bogor AKP Benny Cahyadi
Ya memang benar berdasarkan dari hasil penyelidikan dan Hasil pemeriksaan memang salah satu pelaku adalah Oknum Caleg bernama SP Berusia 36 tahun” Ujarnya.

Para Pelaku yang tertangkap adalah Kelompok yang berbiasa melakukan kejahatan di Jabodetabek, mereka biasa melakukan kejahatan dengan Modus penggembosan ban sebagaimana data yang kami terima dari hasil proses penangkapan yang berawal pada hari senin 4/3 sekitar jam 10.20 WIB diarea Gor Pakansari Kecamatan Cibinong Kabupaten Bogor, Kelompok pencuri tersebut saling berbagi tugas, adalah Korban atas nama Fadhlul Anshar 25 Tahun yang sedang mengambil uangnya dalam jumlah banyak, salah satu pelaku bertugas mengamati, dan setelah mendapat Target Nasabah, begitu Nasabah keluar dari Bank salah satu dari pelaku berusaha mengikuti sambil menghubungi Tersangka yang lain yang lokasinya tidak jauh dari lokasi, kemudian salah satu pelaku menaruh Paku yang telah disiapkan dan ditancapkan ke sendal jepit di ban belakang mobil calon korban.
Mereka para pelaku berusaha terus membuntuti menggunakan sepeda motor, dan pada saat ban mobil calon korban kempes dua orang pelaku berusaha mendekati mobil dan mengambil uang yang diaimpan di mobil pada saat korban berusaha turun dan membetulkan ban Mobilnya yang Kempes tersebut.

Dari hasil Pemeriksaan Pelaku yang di Ciduk Aparat Kepolisian Polres Bogor pelaku berjumlah 5 orang yang salah salah satunya adalah Oknum dari Caleg yang bernama SP (36) dan rekan-rekannya AM 32, NJ 42, HR 28, NA 31, dan mereka kini sudah ditahan Di Polres Bogor bersama dengan Barang Bukti yang sudah disita oleh Aparat Kepolisian
(Yahya Heriansyah)

Pencegahan Gangguan Kamtibmas Dengan Patroli Malam

Solo – etabloidfbi.com

Kegiatan Patroli malam adalah suatu kegiatan yang sangat efektif, untuk meminimalisir tindak kejahatan atau gangguan Kamtibmas, Kriminalitas, dimana pada Malam Hari Sebagian besar Warga Masyarakat melaksanakan istirahat bersama Keluarga. Tujuaanya adalah semata-mata agar masyarakat lebih Tenang beristirahat dan Aparat berusaha. Menjaga dengan cara Berpatroli keliling Desa.

Kopda Catur menyampaikan Tujuan dari patroli ini yaitu untuk menjaga Kamtibmas di wilayah kecamatan Serengan dan memberi himbauan kepada Warga untuk selalu menjaga keamanan Lingkungan. Karena keamanan Wilayah adalah tanggung jawab Kita semua. “Mendekati Situasi Pemilu ini kita wajib berjaga-jaga agar masyarakat tidak Resah dan kejahatan bisa dicegah dan Lingkungan aman terkendali” Ujarnya. (Red)